Meimonews.com – Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Sulut terus menggeliat. Selain menangani parkir berbayar di beberapa lokasi dan terus akan menyasar beberapa lokasi, perusahan ini mengembangkan sayapnya dengan menangani limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Saat ini, ungkap Direktur Perencanaan dan Keuangan PDPS Olvie Atteng dalam percakapan dengan Meimonews.com, baik di kantornya yang terletak di Bumi Beringin maupun di lokasi perparkiran RSUD ODSK, jalan Bethesda Manado, Kamis (16/3/2023), sudah ada beberapa rumah sakit / fasilitas kesehatan yang limbah B3nya ditangani PDPS.

“Saat ini, kami sudah menangani limbah B3 dari beberapa rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. Ada yang sudah berjalan dan ada yang tinggal diangkut,” ujar Atteng.

Mantan Kepala Bapenda Sulut ini lantas merincikan rumah-rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya yang limbah B3nya yang telah ditangani yakni RSUD Manembo-nembo Bitung dan Palang Merah Indonesia (PMI), serta RSUD ODSK dan RS Mata SMEC.

Atteng menambahkan, beberapa rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya sedang dalam tahapan persiapan penandatangan memorandum of understanding (MoU) serta beberapa lainnya sementara dalam penjajakan.

Ditemui terpisah, Manager Operasional PDPS Sonny Runtuwene mengatakan, dalam penanganan limbah B3, PDPS bekerjasama dengan vendor yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memiliki kualifikasi/kompetensi yang diperlukan.

Pihak ketiga (vendor) ini yang melakukan pekerjaan mulai dari lokasi adanya limbah B3 hingga tahapan pengelolaan akhir / pemusnahan di Wasteg Internasional Jakarta, yang dikirim dengan menggunakan kapal laut.

Penanganan limbah B3, menurut Runtuwene, mengacu pada Peraturan Pemerintah RI No. 101 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. 56 Tahun 2015 tentang Peraturan Pengelolaan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya Fasilitas Kesehatan.

PDPS saat ini dipimpin Frangky Paat sebagai Direktur Utama di dampingi Olvie Atteng (Direktur Perencanaan dan Keuangan) dan Eddy Sepang (Direktur Operasional) serta Sonny Runtuwene (Manager Operasional) dan Voura Kumendong (Manager Perencanaan). (Fer)

Meimonews.com – Dewan Pimpinan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menggelar Bimbingan Teknis di Aula Rektorat UKIT, Sabtu (11/3/2023).

Kegiatan bertemakan  Sadar Berorganisasi dengan Kuat Beralasi inii dihadiri Pengurus DPM dan BEM Fakultas Teologi UKIT, Pengurus-pengurus Rukun, Pengurus Inti Angkatan (PIA), Perwakilan Mahasiswa Angkatan (PMA) , dan semua organisasi Internal Kampus UKIT.

Pembawà materi terdiri dari Pdt. Vera Burhan, M. Th (Pendampingan Pastoral Teman Sebaya),  Pdt. Brando Kondoj, M. Th (Manajemen Sidang/Rapat) dan Daniel Assa, S. Th (Manajemen Administrasi Organisasi)

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan semua mahasiswa yang ikut serta dalam berbagai organisasi baik internal ataupun eksternal kampus semakin memahami hal-hal teknis terkait dengan bagaimana berorganisasi yang baik.

“Sehingga didalamnya kami dapat mencapai suatu tujuan bersama guna membangun kepercayaan terhadap semua elemen mahasiswa yang ada, untuk bersinergi dan berafiliasi dengan mengedepankan kepentingan bersama,” ujar Wakil Ketua 2 BEM Fakultas Teologi UKIT Karunia Timuhari.

Diharapkan pula mengarah pada perubahan yang selaras dalam menuju keharmonisan yang nyata dan nampak dalam ruang lingkup Fakultas Teologi UKIT. (**)

Meimonews.com – Forum Komunikasi Organisasi Tomohon (FKOT) menggelar aksi pembagian stiker motivasi dan puisi kepada masyarakat terlebih khusus perempuan dalam rangka Hari Perempuan Internasional di Menara Alfa Omega dan sekitarnya, Rabu (8/3/2023)

Aksi pembagian stiker ini diikuti oleh sejumlah komunitas dan organisasi yang berada di kota Tomohon.

Karunia Timuhari selaku koordinator kegiatan berharap, kegiatan ini dimaksudkan untuk  menyadarkan kepada masyarakat agar lebih menghargai perempuan.

“Kami berharap dengan kegiatan ini maka masyarakat lebih sadar tentang bagaimana cara menghargai perempuan, karena sesungguhnya perempuan juga telah memiliki hak yang sama dengan laki-laki,” ujar Karunia.

Menurutnya, perempuan juga mempunyai kesempatan kerja yang sama dengan laki-laki, kesempatan untuk menempuh pendidikan, dan kesempatan untuk meraih harapan dan cita-cita di masa depan. (mg-03)

Meimonews.com – Plt Kepala Bapenda Sulut June Silangen mengungkapkan, alangkah baiknya pemilik kendaraan berplat nomor luar daerah yang telah beroperasi  di Sulut untuk segera melakukan mutasi kendaraannya karena hal itu berkaitan dengan potensi pajak di daerah di mana kendaraan bermotor (ranmor) itu beroperasi.

Karena, kalau tidak daerah kita lost potencial. Apalagi kendaraan-kendaraan  yang R4 (roda empat) ke atas seperti truk/trailer berpotensi merusak jalan, padahal pembangunan infrastruktur jalan dananya bersumber dari pajak daerah.

Demikian disampaikan June Silangen dalam percakapan.dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (1/3/3024).

“Kalau kendaraan tersebut tidak dimutasi maka bagaimana pembiayaan daerah terkait dengan hal seperti pemeliharaan jalan yang juga dilalui/digunakan kendaraan-kendaraan tersebut apalagi kendaraan beroda banyak seperti tronton ?” ujarnya.

Dikemukakan, ada aturan seperti termuat dalam Perda bahwa batas waktu kendaraan dari luar daerah yang beroperasi di Sulut sudah harus mutasi 90 hari setelah masuk, walau ada pengecualian misalnya ada di hutan, kendaraan sewa di mana ada tambahan waktu. Tapi tetap harus diurus mutasinya.

“Ada rasia yang kami lakukan bersama pihak kepolisian terkaitan dengan kendaraan-kendaraan yang belum dimutasi. Dan, saat ditemukan, kami imbau untuk mutasi kendaraan tersebut,” ujarnya.

Disebutkan, ada banyak kendaraan besar yang beroperasi di Sulut dan belum dimutasikan ke daerah ini. Kendaraan-kendaraan tersebut berpotensi merusak jalan yang dilaluinya. (elka)

Meimonews.com – Banyak potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah Sulawesi Utara yang bila dikelola secara profesional bisa menembus pasar nasional bahkan internasional.

Waya soap traditional and handmade adalah produk sabun mandi yang mengoptimalkan potensi lokal daerah Bumi Nyiur Melambai ini.

Berbahan dasar VCO dan ‘Baramakusu‘  (lemongrass), waya soap yang diolah oleh tenaga kerja lokal telah mendapat pengakuan dari HAKI.

Merry Karouwan owner Wale Klabat yang memproduksi Waya soap (traditional and handmade) menjelaskan,  saat ini izin dari BPOM sementara berproses. Workshop Wale Klabat Bukit Moria Winangun Manado adalah binaan Dekranasda Sulut yang diketuai Ir. Rita Dondokambey Tamuntuan.

“Waya soap yang menggunakan bahan dasar produk lokal dibuat oleh ibu-ibu rumah tangga. VCO dari rumah produksi di Sulut, sedangkan serei atau ‘baramakusu’ dari hasil petani lokal,” ujarnya, Minggu (19/2/2023).

Pihaknya berupaya mengangkat potensi lokal untuk masuk dalam kompetisi global. Tentunya ini semua akan bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Lahirnya ide memproduksi sabun berbahan dasar VCO dan baramakusu, ungkap Merry, berasal dari diskusi dengan beberapa teman yang saat ini berkiprah di luar daerah namun sangat peduli dengan perkembangan serta pembangunan SDM Sulut seperti Dr. Ir. W. Donald R. Pokatong, M.Sc., yang saat ini tercatat sebagai dosen di UPH dan termasuk pakar pangan nasional.

Ditambahkan, waya soap juga menggunakan tenaga apoteker asal Sulut jebolan Universitas Surabaya Fakultas Farmasi. Waya soap dengan bentuk dan kemasan yang menarik, telah dijadikan sebagai salah satu souvenir pada waktu hari ulang tahun Provinsi Sulut tahun 2022.

Saat ini, sebut mantan Ketua Asita Sulut ini, pihaknya sementara mempersiapkan untuk masuk dalam pasar internasional. Masuk dalam persaingan global.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Sulut yang dipimpin Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, yang telah membuka penerbangan Manado-Jepang. Ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha tradisional dalam mempromosikan produknya ke luar negeri,” ujar Merry. (Fer)

Meimonews.com – Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparawi Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi  Gorontalo di bawah kepemimpinan Handoyo Sugiarto melakukan silaturahmi dengan Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Dr. HM. Muflih  B. Fattah di ruang kerja Kakanwil, Kamis (16/2/2023)

Pertemuan silaturahmi ini terkait dengan telah berlangsungnya Musyawarah Daerah (Musda) LP3KD Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan 4 Februari 2023 dan telah terpilihnya kepengurusan baru yang kembali dipegang Handoyo Sugiarto sebagai Ketua.

Mendampingi Handoyo adalah Tallulembang Sule (Pimpinan Sidang  Ad Hoc Musda LP3KD Provinsi Gorontalo Tahun 2023), Kristoforus Edison (Sekretaris LP3KD), Paris Melo (Koordinator Bidang  Kesenian) dan Ferdinad Kaporoh (Hunas). Sementara Kakanwil di dampingi Pembimas Katolik Reine Koraag.

Handoyo yang kini Asisten II Setdaprov Gorontalo melaporkan pelaksanaan forum tertinggi LP3KD Provinsi Gorontalo di mana salah satu hasilnya adalah keterpilihannya kembali sebagai Ketua LP3KG Gorontalo untuk jabatan tahun 2023-2027.

Selain itu, diharapkan adanya arahan/masukkan dari Kakanwil terkait dengan kegiatan LP3KD ke depan  termasuk agenda Pesparawi Tahun 2023 di Jakarta, Agustus mendatang.

Mantan Kepala Dinas PU Provinsi Gorontalo ini memohon kesediaan Kakanwil untuk menindaklanjuti hasil Musda untuk diteruskan kepada Gubernur guna penerbitan Surat Keputusan Kepengurusan LP3KD Provinsi Gorontalo sebagai dasar pelantikan nanti.

“Prioritas program LP3KD saat ini adalah mengikuti lomba paduan suara gerejawi di Jakarta Agustus 2023 . Selain itu, akan berupaya mendorong terbentuknya LP3KD di Kabupaten Boalemo,” ujarnya.

Dilaporkan, dalam waktu dekat LP3KD akan melaksanakan Rakerda untuk menyusun program kerja dan berharap Kakanwil  bisa hadir pada Rakerda tersebut.

Handoyo juga menyampaikan terima kasih kepada Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo yang selama ini sudah mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan LP3KD Gorontalo seperti pada even Pesparawi yang lalu.

Kakanwil sangat menghargai kunjungan silaturahmi LP3KD Gorontalo dan berharap agar lembaga ini terus bergiat  bahkan berprestasi dalam event-event Pesparawi di tingkat  nasional  sehingga membawa nama  harum Provinsi Gorontalo.

Kakanwil menyarankan kepada Pembimas Katolik agar memproses sesegera mungkin surat pengantar kepada Pemprov Gorontalo untuk penerbitan SK Pengurus LP3KD Provinsi Gorontalo.

Kakanwil menegaskan, pihaknya akan membantu pembentukan LP3KD di Boalemo.

Sementara itu,  Reine Koraag menyatakan Bimas Katolik Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo  selama ini terus mendukung kegiatan-kegiatan LP3KD sesuai alokasi anggaran yang tersedia dan berharap di tahun-tahun yang akan datang dapat lebih maksimal lagi memberikan dukungan dan pendampingan kepada LP3KD Provinsi Gorontalo agar lembaga ini terus eksis dan berjaya  di pentas nasional. (Fer)

Meimonews.com – Pusat Kanker Anak Estella RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado merayakan Hari Kanker Anak Internasional (15 Februari), dan dihadiri oleh Plh. Direktur Utama RSUP Kandou dr. Yeheskiel Panjaitan, SH MARS, Rabu (15/2/2023).

Acara diawali dengan pemberian bingkisan kepada pasien penderita kanker di ruangan anak Estella, selanjutnya pelepasan balon.

Panjaitan yang sehari-harinya Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang (PMKP) mengatakan, pihak RS Kandou (sebutan akrab RSUP Prof. Dr. RD Kandou) selalu berupaya terus untuk memenuhi kebutuhan dalam proses penyembuhan kepada anak anak penderita kanker.

Bahkan, RSUP Kandou saat ini sedang dalam upaya untuk mempersiapkan gedung Cancer Center yang dalam waktu dekat ini akan segera dimulai pengerjaannya.

“Mohon doanya warga masyarakat Sulawesi Utara agar semuanya berjalan dengan lancar, RS Kandou akan segera memiliki gedung Cancer Center lengkap dengan peralatan dan fasilitasnya,” ujar Panjaitan.

Panjaitan berharap, dengan berdirinya Gedung Pusat Kanker di RS Kandou, nantinya pelayanan kanker di Indonesia Timur, barometernya ada di Sulut.

“Saya berharap pelayanan kanker terus ditingkatkan, bukan cuma pelayanannya, namun sarana dan prasarana juga harus memadai agar pasien merasa nyaman sehingga bisa membantu proses pemulihan,” sebutnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Sulut dr. Kartika Devi Tanos mengungkapkan rasa terharunya ketika melihat semangat dari anak anak penderita kanker dan semangat orang tua yang ingin mendapatkan kesembuhan total bagi anak mereka.

Istri dari Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw itupun berpesan kepada penyelenggara pelayanan kesehatan, dalam situasi apapun anak anak berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang yang prima.

“Kami selalu mengsuport agar anak-anak terus mendapatkan pelayanan total,” ujar Devi, sapaan akrab Kadis P3A ini. (Fer)

Meimonews.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Gorontalo St. Yohanes Paulus II menggelar Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) di Sekretariat/Margasiswa, jalan P. Kalengkongan Kelurahan Tenda Hulonthalangi Kota Gorontalo, Minggu (12/2/2023).

Pelaksanaan RUAC ini merupakan tindak lanjut dari peningkatan status PMKRI Gorontalo dari Calon Cabang menjadi Cabang yang ditetapkan dalam Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) tahun 2022.

RUAC dengan agenda utama  laporan pertanggungjawaban Dewan Pimpinan Calon Cabang (DPCC) PMKRI Gorontalo, pembahasan Anggaran Rumah Tangga Cabang (ARTC) PMKRI Gorontalo, dan pemilihan Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Gorontalo di awali dengan Sidang Kehormatan Pembukaan RUAC dan diakhiri Sidang Kehormatan Penutupan RUAC PMKRI Gorontalo.

Saat memberikan sambutan pada acara pembukaan, Talulembang Sule (Dewan Pertimbangan PMKRI Gorontalo) antara lain mengingatkan tentang tiga benang merah PMKRI (Kristianitas, Intelektualitas dan Persaudaraan) dan nilai-nilai kebangsaan yang harus diimplementasikan dalam berorganisasi.

Dikatakan, PMKRI adalah Ormas kemahasiswaan/kepemudaan yang sudah menunjukkan eksistensi dan perannya dalam perjalanan bangsa melalui aktivitas pembinaan kader-kader bangsa yang berjiwa nasionalis dan perjuangannya menegakkan nilai-nilai kebangsaan atas dasar ideologi Pancasila, UUD 1945,  kebhinnekaan dalam wadah NKRI.

PMKRI, sebutnya, harus menjadi wadah atau rumah bagi mahasiswa Katolik untuk  mengembangkan nilai – nilai kekatolikan, kemahasiswaan dan kebangsaan.

Nilai kebangsaan, menurut mantan Ketua PMKRI Cabang Manado ini harus terus-menerus ditanamkan dalam diri mahasiswa Katolik termasuk Anggota PMKRI karena nilai ini menjadi cita-cita pendiri bangsa Indonesia.

Nilai luhur ini yang membuat Indonesia bisa seperti sekarang karena menjadi nilai dasar kehidupan kebangsaan yang berbhineka tunggal ika.

“Kedepan, PMKRI harus terus menyumbangkan dharma baktinya untuk kemajuan bangsa terutama dalam mensosialisasikan moderasi beragama, mencegah radikalisme dan intoleransi sambil terus mengasah daya kritis yang konstruktif sesuai idealisme mahasiswa sebagai agent of change,” pinta Sule.

Dalam RUAC I ini, dihasilkan antara lain antara lain penetapan Anggaran Rumah Tangga Cabang (ARTC) dan terpilihnya/ditetapkannya Pingkan Kartika Gosal sebagai Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI  Cabang Gorontalo Masa Bakti Tahun 2023-2024. (Baca juga : Pingkan Kartika Gosal Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Presidium PMKRi Gorontalo)

Sebelum acara berakhir, Ketua Presidium DPCC Jujur Marpaung menyerahkan secara simbolis gordon dan jaket PMKRI kepada Pingkan Kartika Gosal, Ketua Presidium DPC Gorontalo Masa Bakti Tahun 2023-2024.

Hadir pada RUAC yang pelaksanaan kegiatannya dilakukan oleh Panitia yang diketuai Lidya Ong ini, antara lain Talulembang Sule dan Daud Sandalayuk (Depertim), Lexie Kalesaran (Pembina), Frater Ignatius Kisa (mewakili Pastor Ronny Singal Pr yang adalah Pastor Paroki St. Kristoforus dan Moderator PMKRI Gorontalo,
Margaretha H. Tinangon, Ferdinan Kaporoh, Kristoforus Edison, Pengurus dan Anggota PMKRI dan mahasiswa Katolik. (AL)

Meimonews.com – Pingkan Kartika Gosal, Presidium Hubungan Perguruan Tinggi Dewan Pimpinan Calon Cabang (DPCC) PMKRI Gorontalo St. Yohanes Paulus II terpilih secara aklamasi sebagai Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua PMKRI Cabang Gorontalo St. Yohanes Paulus II Masa Bakti Tahun 2023-2024.

Terpilihnya Pingkan untuk jabatan tersebut terjadi pada Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia  (PMKRI) Cabang Gorontalo St. Yohanes Paulus II yang diadakan di Sekretariat/Margasiswa PMKRI Gorontalo, jalan P. Kalengkongan Kelurahan Tenda Hulonthalangi Kota Gorontalo, Minggu (12/2/2023).

RUAC ini diselenggarakan terkait dengan adanya peningkatan status PMKRI Gorontalo dari Calon Cabang menjadi Cabang yang telah diputuskan dalam Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA)  Tahun 2022.

Dalam RUAC pertama ini ada sejumlah agenda yang dilaksanakan. Salah satunya adalah pemilihan Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Gorontalo untuk masa jabatan tahun 2023-2024.

Setelah melalui proses/mekanisme yang disepakati dalam RUAC, saat pencalonan, hanya nama Pingkan Kartika Gosal yang diajukan peserta sidang.

Karena hanya namanya yang  diajukan peserta maka pimpinan sidang menanyakan kesediaannya menjadi calon/bakal calon dan menanyakan kepada peserta sidang apakah Pingkan memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Setelah menyampaikan bahwa Pingkan memenuhi persyaratan maka pimpinan sidang meminta Pingkan untuk menyampaikan visi dan misinya sebagai calon Ketua Presidium. Ada tanya-jawab dan masukan dari peserta terkait dengan apa yang perlu menjadi perhatian bila Pingkan menahkodai ormas ini.

Dalam pemaparannya, Pingkan mengatakan bahwa visinya sebagai calon ketua adalah Mewujudkan PMKRI Cabang Gorontalo yang maju dan berdayaguna untuk Gereja dan Tanah Air.

Maju yang dimaksudnya adalah terwujudnya PMKRI Cabang Gorontalo yang dikelola secara profesional, didukung oleh SDM yang cakap, terampil dan visioner.

Untuk berdayaguna, terwujudnya PMKRI Cabang Gorontalo yang mampu memberikan manfaat  bagi mahasiswa Katolik, Gereja dan masyarakat Gorontalo.

Untuk misinya adalah pertama, melaksanakan tertib organisasi sesuai AD/ART; kedua, melaksanakan berbagai kegiatan organisasi dalam rangka pengembangan nilai-nilai persaudaraan, intelektualitas, dan semangat kekatolikan.

Ketiga, menjadikan PMKRI sebagai organisasi yang dicintai dan dibanggakan oleh mahasiswa dan Gereja Katolik di Gorontalo; keempat, menjadikan PMKRI sebagai sarana pewartaan iman melalui berbagai aksi nyata di tengah masyarakat; kelima, menjadikan PMKRI sebagai wadah mahasiswa Katolik berpartisipasi aktif dalam hidup menggereja.

Untuk mewujudkan visi dan misinya, disiapkan beberapa program baik jangka panjang maupun jangka pendek. Bahkan, sudah disiapkan beberapa program quick wins.

Setelah melalui proses/mekanismenya, pimpinan sidang menetapkan Pingkan menjadi Mandataris RUA/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Gorontalo Masa Bakti Tahun 2023-2024. Kepada Pingkan diberikan waktu untuk menyusun kepengurusan lengkap DPC..

Dalam RUA I PMKRI Cabang Gorontalo yang mendapat dukungan penuh seperti Moderator Pastor Ronny Singal Pr dan Wimala Weliangan (pemilik Margasiswa/Sekretariat PMKRI Gorontalo) ini dihadiri Talulembang Sule dan Daud Sandalayuk (Dewan Pertimbangan) dan Lexie Kalesaran (PMKRI), Frater Ignatius Kisa Pr (mewakili Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo/Moderator PMKRI Gorontalo), Pengurus dan anggota PMKRI serta sejumlah mahasiswa Katolik dan undangan lain. (AL)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado yang adalah juga Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) Sulut Prof. Dr. Ir. Octavian Berty Alexander Sompie, M.Eng mengadakan road show meninjau sejumlah lokasi di Manado yang terdampak bencana banjir dan longsor, Senin (6/2/2023).

Selain meninjau lokasi, Prof Sompie yang di dampingi sejumlah dosen dan pengurus FKPPI Sulut memberikan bantuan sebagai wujud kepedulian sosial.

Humas Unsrat Manado Dr. Max Rembang kepada Meimonews.com menjelaskan, ada beberapa tempat yang dikunjungi Rektor sekaligus memberikan sumbangan.

Sejumlah tempat yang dikunjungi dan diberi bantuan, sebut Dr. Welly Areros (dosen dan pengurus FKPPI) dan Ferry Sutanto (Pengurus FKPPI) ketika dihubungi terpisah, adalah Kompleks Angkatan Laut Kairagi, Posko Kodim 1309 Manado di Kelurahan Mahawu, warga Mahawu dan Tuminting serta warga Perkamil.

Sutanto mengungkapkan, di kompleks Lanal ada 45 paket yang diserahkan untuk masyarakat Kairagi Weru, di Mahawu Tuminting 50 paket, di Perkamil 5 paket.

Di Posko Kodim Manado di Mahawu, bantuan yang diserahkan berupa beras, air mineral, mie instan dan pakaian layak pakai. (Fer)