Meimo News

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamendikdasmen RI) Atip Latipulhayat mengunjungi SMP Negeri 14 Manado, Senin (27/4/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari verifikasi lapangan terkait program revitalisasi pendidikan tahun 2026 di sekolah yang beralamatkan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado itu.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut Femmy Suluh, Kepala BPMP Sulut Febry Dien, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Bart Assa.

Diketahui, SMP Negeri 14 Manado pimpinan Fransien Rooroh menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan program revitalisasi, baik dari sisi peningkatan sarana prasarana maupun penyediaan peralatan pendukung pembelajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Wamendikdasmen bersama Walikota meninjau sejumlah fasilitas sekolah, di antaranya ruang kelas, perpustakaan, aula, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta laboratorium IPA.

Wamendikdasmen menegaskan, peningkatan mutu pendidikan harus didukung oleh lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan optimal. (elka)

Meimonews.com – Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana di SMP Negeri 8 Manado.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Pelaksana BPBD Manado Donald Sambuaga mewakili Walikota Manado Andrei Angouw ini dilaksanakan Senin – Selasa (27 – 28/4/2026).

Hadir pada acara pembukaan, Kepala Sekolah, guru, staf dan para siswa, unsur Tripika Kecamatan Malalayang, Pemerintah Kelurahan Malalayang Satu Barat, TRC BPBD, instruktur Basarnas Manado, serta para relawan dan potensi SAR.

Dalam sambutannya, Sambuaga menjelaskan, Hari Kesiapsiagaan Bencana yang dilaksanakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum penting untuk membangun kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan kita semua dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa tanda yang pasti.

“Kota Manado merupakan wilayah yang memiliki kerentanan terhadap berbagai jenis bencana. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus menjadi budaya hidup, dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk di sekolah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Manado bersama pihak sekolah dan pemerintah setempat melaksanakan apel kesiapsiagaan, edukasi dan sosialisasi kebencanaan, serta simulasi evakuasi gempa bumi

Mantan Camat Wenang ini menjelaskan, kegiatan ini bertujuan agar seluruh warga sekolah memahami apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi.

“Saat gempa terjadi, yang paling penting adalah tidak panik, segera melindungi diri, dan mengikuti jalur evakuasi yang telah ditentukan. Pengetahuan ini sangat penting, karena keselamatan diri sangat bergantung pada kesiapan kita sendiri,” tegasnya.

Sambuaga mengajak seluruh guru untuk terus menanamkan pendidikan kebencanaan kepada siswa sebagai bagian dari pembelajaran karakter, sehingga tercipta generasi yang tangguh, sigap, dan peduli terhadap lingkungan.

Tema HKB Tahun 2026 yaitu Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana menurutnya, mengandung makna bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangunnya budaya sadar bencana di lingkungan sekolah, meningkatnya kemampuan evakuasi mandiri serta terwujudnya masyarakat Kota Manado yang siap dan tangguh menghadapi bencana. (elka)

Meimonews.com – RSUP Kandou dan RSUP Dr. Hasan Sadikin (akrab disebut RSHS) Bandung berkolaborasi membahas sistem remunerasi dan sosialisasi sistem Informasi sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola, Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan ini dilaksanakan secara hybrid dan daring dari Aula Kantor Pusat RSUP Kandou, Manado.

Turut hadir jajaran direksi RSUP Kandou yakni Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto.

Dari pihak RSHS Bandung, hadir Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Fitra Hergyana (yang turut memberikan sambutan), Direktur Perencanaan dan Keuangan Herry Rukmana serta Manajer Tim Kerja Pelaksana Keuangan Eddie Surachman Suriadinata (juga terlibat dalam diskusi).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien melalui adopsi praktik terbaik serta optimalisasi sistem manajemen rumah sakit.

RSUP Kandou menjadikan RSHS Bandung sebagai rujukan pembelajaran, mengingat reputasinya sebagai rumah sakit unggulan dalam pelayanan dan tata kelola.

Pertemuan ini terfokus pada pembahasan remunerasi sebagai instrumen strategis dalam mendukung kinerja layanan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan di berbagai unit seperti instalasi gawat darurat (IGD) dan layanan operasi.

RSHS juga memaparkan target pengelolaan keuangan yang sehat, peningkatan kualitas pelayanan dengan komposisi penilaian 60 persen layanan, 30 persen penunjang, dan 10 persen lainnya, serta pencapaian klasifikasi rumah sakit “Kelas A”.

Melalui kegiatan ini, diharapkan praktik terbaik yang telah diterapkan di RSHS Bandung dapat diadaptasi dan diimplementasikan di RSUP Kandou guna mendorong peningkatan kualitas layanan serta tata kelola rumah sakit yang lebih baik.

Dirut RSUP Kandou dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan pendapatan rumah sakit yang efektif melalui sistem remunerasi yang transparan dan akuntabel. (Fer)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Gorontalo mengajak para suami untuk ambil bagian dalan merencanakan keluarga yang bahagia dan sejahtera.

Ajakan tersebut dilakukan mengingat keluarga bahagia bukan hanya tanggung jawab ibu semata tapi ayah juga punya peran penting seperti melalui pelayanan metode operasi pria (MOP).

Diketahui, MOP adalah metode kontrasepsi permanen yang aman, sederhana, tidak memengaruhi hormon maupun fungsi seksual, dan prosesnya cepat hanya sekitar 15 – 20 menit.

Vasektomi tidak menyebabkan impoten, tidak mengurangi kejantanan, dan justru menjadi bentuk tanggung jawab pria dalam melindungi kesehatan pasangan serta masa depan keluarga.

“Yuk, mulai ubah cara pandang ini !Konsultasikan dengan tenaga kesehatan, Penyuluh KB atau datang langsung ke layanan terdekat. Karena keluarga berkualitas dimulai dari keputusan yang direncanakan bersama,” ajak tim BKKBN Gorontalo, pekan lalu. (lex)

Meimonews.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat menggelar pembukaan kegiatan menyambut Dies Natalis ke-67 yang dipusatkan di kompleks fakultas, Sabtu (25/4/2026).

Sejumlah kegiatan diadakan di acara pembukaan yang diawali pelepasan jalan sehat oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Kegiatan tersebut adalah lomba yel-yel, senam line dance, mediquiz, lomba poster dan pameran lukisan bagian forensik.

Turut hadir pada kegiatan yang diikuti pimpinan dan sivitas akademika Faked Unsrat adalah dekan atau perwakilan dari beberapa fakultas di lingkungan Unsrat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengingatkan, 67 tahun bukan sekedar angka. Ini adalah perjalanan panjang yang hanya bermakna jika menghasilkan dampak.

“Kita tidak hanya sedang mencetak lulusan, namun kita sedang membentuk dokter yang berintegritas dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya,

Rektor berharap, momentum dies natalis ini bukan sekedar perayaan, tetapi titik akselerasi, bukan sekadar refleksi, tetapi keputusan untuk melangkah lebih jauh, dan bukan sekadar bertahan tapi memimpin dan memberi dampak.

Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel dalam sambutannya menjelaskan antara lain upaya yang dilakukan institusi yang dipimpinnya dalam meraih dan mempertahankan status akreditasi unggul program studi-program studi di Faked Unsrat. (FA)

Meimonews.com -Duta Besar India untuk Indonesia HE Mr. Sandeep Chakravorty berkunjung ke Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) Manado, Jumat (24/4/2026).

Dalam agenda kunjungan terkait dengan implementasi konkrit Unsrat untuk terus memperkuat komitmennya sebagai Perguruan tinggi berdaya saing global melalui pengembangan kerjasama Internasional yang strategis ini, Dubes meresmikan Bharat Corner.

Peresmian Bharat Corner oleh Dubes di dampingi Wakil Rektor 4 (Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Humas) Unsrat Steenie Edward Wallah
dilakukan di Kompleks Kantor Pusat Urusan Internasional LPMPP (Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran) Unsrat yang dikepalai Max Runtuwene.

Peresmian Bharat Corner ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan peninjauan koleksi dan dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai simbol keberlanjutan dan persahabatan antarinstitusi.

Kegiatan ini dihadiri para Dekan, Wakil Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Biro dan staf di lingkungan Unsrat, yang mencerminkan dukungan institusional terhadap agenda internasionalisasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari diplomasi akademik yang bertujuan memperluas akses sumber pengetahuan global sekaligus memperkuat jejaring kerjasama antara Unsrat dan institusi pendidikan di India.

Kehadirian Bharat Corner diharapkan menjadi pusat literasi yang menyediakan referensi komprehensif India mencakup aspek budaya, sejarah, pendidikan dan perkembangan kontemporer.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie yang diwakili Wakil Rektor 4 dalam sambutannya menjelaskan penguatan kerjasama internasional merupakan bagian integral dari visi Unsrat dalam mengembsngkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif dan berorientasi global.

“Kerjasama dengan mitra internasional termasuk dengan India dipandan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, tambahnya, Unsrat mendorong peningkatan mobilitas akademik, pengembangan riset bersama serta pertukaran pengetahuan pengetahuan yang relevan dengan tantangan global.

Sandeep dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan hubungan bilateral di bidang pendidikan sebagai fondasi kerjasama jangka panjang.

Dijelaskan, Bharat Corner merupakan inisiatif yang mendukung peningkatan pemahaman lintasbudaya sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih intensif antara perguruan tinggi di kedua negara.

Secara strategis, kerjasama dengan negara dan institusi luar negeri memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, relevansi riset serta daya saing lulusan.

Unsrat secara berkelanjutan mengembangkan kemitraan yang bersifat kolaboratif dan saling menguntungkan, baik dalam bentuk program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama maupun pengembangan kurikulum berbasis internasional.

Dengan diresmikannya Bharat Corner, Unsrat semakin menegaskan arah kebijakannya dalam membangun ekosistem akademik yang terbuka, adaptif dan terintegrasi dengan dinamika global, sejalan dengan visi universitas untuk menjadi institusi unggul di kawasan Asia Pasifik. (FA)

Meimonews.com – Komisi IX DPR RI di dampingi perwakilan Kementerian Kesehatan RI dan perwakilan BPJS Kesehatan mengadakan kunjungan kerja (Kunker) ke RSUP Kandou Manado, Kamis (24/4/2026).

Wakil rakyat pusat dan rombongan tersebut diterima Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan di dampingi jajaran dewan direksi.

Dalam sambutannya, Dirut mempresentasikan profil rumah sakit, termasuk capaian layanan, pengembangan fasilitas, serta tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain itu, Dirut juga memaparkan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan sebagai rumah sakit rujukan di kawasan timur Indonesia.

“Kami RS Kandou Manado menyambut dengan sukacita atas kedatangan dari Komisi IX dan rombongan di rumah sakit tercinta ini untuk melakukan visitasi,” ujarnya.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan layanan kesehatan serta sinergi antara pemerintah, rumah sakit, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran perwakilan Kementerian Kesehatan dan mitra kerja dari BPJS Kesehatan dalam kunker ini adalah bagian dari upaya kolaborasi dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan yang optimal.

Usai sesi pemaparan, Komisi IX DPR RI dan rombongan di dampingi Dirut dan jajaran direksi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruangan pelayanan dan fasilitas rumah sakit.

Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. (Fer)

Meimonews.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Manado menggelar Sosialisasi dan Pelayanan IKD (Identitas Kependudukan Digital).

Kegiatan ini akan dilakukan di kecamatan se-Kota Manado untuk memberikan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Sejumlah kecamatan seperti Mapanget, Tuminting, Wanea, Sario dan Malalayang telah dilakukan sementara kecamatan lainnya menyusul.

Kegiatan ini dibuka Wakil Walikota Manado Richard Sualang di dampingi antara lain Kepala Dinas Dukcapil Manado Erwin Kontu dan Kabid Kominfo Manado Yetty Mukuan di Kecamatan Mapanget,

Diketahui, Kota Manado menjadi salah satu dari 42 Kabupaten/Kota yang terpilih sebagai pilot project untuk pelaksanaan Digitalisasi Bansos (bantuan sosial).

Pemerintah Kota Manado berkomitmen melalui kolaborasi antara Dinas Dukcapil, Dinas Sosial dan Dinas Kominfo akan terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. (elka)

Meimonews.com – Sidang gugatan terkait terbitnya surat keputusan (SK) penonaktifan ST sebagai tenaga medis mitra RSUP Kandou kembali digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado, Rabu (22/4/2026).

Sidang kasus penonaktifan ST karena adanya temuan Satgas Pencegahan dan Penanganan Perundungan Faked Unsrat dan RSUP Kandou yang berlangsung di Ruang Olden Bidara ini menghadirkan 2 (dua) orang saksi dari pihak tergugat.

“Agenda sidang adalah pemeriksaan tambahan bukti surat serta pemeriksaan saksi dari pihak tergugat. Keterangan 2 saksi tersebut memperkuat terbitnya SK penonaktifan tersebut.,” ujar Humas RSUP Kandou kepada Meimonews.com, Jumat (24/4/2026).

Ketua Majelis Hakim menerima dua saksi dari pihak tergugat yakni dr. Ronaldy Tumbel, SpTHT-KL (saksi pertama) dan dr. Michele (saksi kedua) ke dalam ruang sidang dan menyaksikan sumpah kedua saksi akan memberikan keterangan sebenar-benarnya.

Saksi pertama menjelaskan dirinya sebagai Ketua Tim Satgas Investigasi yang dibentuk bersama oleh Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dan RSUP Kandou untuk menangani laporan dugaan perundungan.

Saksi, jelas Humas RSUP Kandou, menyebut proses diawali adanya laporan dugaan perundungan di program studi (Prodi) Anak, dan ditindaklanjuti bersama oleh institusi pendidikan dan RS melalui Tim Satgas Investigasi dengan pemeriksaan sejumlah pihak yang terlibat.

“Tim investigasi menggali informasi kepada 9 peserta didik, 5 tenaga pendidik, Dr.dr. Suryadi Tatura, SpA(K) sebagai terlapor, hingga sopir terkait dugaan pembayaran jasa transportasi. Hasilnya, sopir mengaku menerima pembayaran dari mahasiswa, bukan dari dokter Suryadi saat pemeriksaan terakhir kepada sopir,” ujar Ronaldy, seperti dikutip Humas RSUP Kandou.

Ronaldy menambahkan, pihak tim kerja pendidikan dan pelatihan RS secara rutin melakukan proses monitoring mutu pendidikan dan pencegahan perundungan melalui berbagai upaya, yang salah satunya survei kuisioner rutin kepada peserta didik untuk mengidentifikasi dugaan perundungan.

Jadi, jelasnya, satgas hanya bertugas melaksanakan investigasi ada tidaknya perundungan dan menyampaikan rekomendasi hasil investigasi kepada Dekan Faked Unsrat dan Direktur Utama RSUP Kandou. Mengenai sanksi yang diberikan diserahkan kepada para pimpinan kedua institusi.

Saksi kedua mengaku pernah diminta oleh seniornya untuk memesankan dan membayar jasa rental mobil untuk penggugat bertugas sebanyak empat kali.

“Saya pernah mendapatkan sanksi hukuman dan dipersulit nilainya, Saya bersama rekan satu tim dalam pelatihan praktis di rumah sakit bagi mahasiswa kedokteran (Stase). Hanya karena kelalaian lupa memesankan kendaraan untuk dokter Suryadi bertugas ke Rumah Sakit Noongan,” ujar Michele.

Selain itu, saksi mengungkap adanya tekanan untuk menyewa kamar kos milik usaha penggugat.

Michele mengakui pernah sekali menerima total transfer Rp 2 juta yang berasal dari 3 dokter spesialis (salah satunya tergugat) yang dibantu saksi kedua pada Desember 2024 sebagai bentuk ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugasnya di RS Wolter Mongisidi ketika ia ditugaskan di sana oleh Prodi Anak Faked Unsrat.

Sidang kasus ini akan dilanjutkan pada 29 April 2026 dengan agenda pemeriksaan bukti dan saksi dari pihak tergugat. (*)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) terus mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital dan menjaga stabilitas sistem keuangan di Sulawesi Utara.

Hal itu tercermin dalam pertemuan strategis BSG, BI Perwakilan Sulut dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon di Kantor Pusat BSG, Manado, Rabu (22/4/2026).

Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Operasional BSG Louisa Parengkuan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut Darmawan Hutabarat beserta jajaran, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon Denny Liuw serta perwakilan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut.

Fokus utama pertemuan ini adalah penguatan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam mengakselerasi digitalisasi pemerintah melalui perluasan kanal Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Sebagai bank persepsi sekaligus aggregator, BSG berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan sistem transaksi yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien bagi Pemerintah Kota Tomohon.

“BSG terus berinovasi untuk menyediakan infrastruktur pembayaran digital yang mumpuni. Sinergi ini memastikan bahwa pelayanan publik di Kota Tomohon semakin mudah diakses masyarakat melalui kanal-kanal digital,” ujar Louisa,

Selain digitalisasi di Tomohon, agenda pembahasan meluas pada implementasi pelaporan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui kerjasama dengan Bapenda Provinsi Sulut.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat sinkronisasi data dan distribusi pendapatan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Di sisi lain, aspek ketersediaan uang layak edar (ULE) di wilayah kepulauan turut menjadi poin krusial. Perwakilan Bank Indonesia dan manajemen BSG melakukan evaluasi serta optimalisasi pengelolaan Kas Titipan (Kastip) Bank Indonesia yang dikelola oleh BSG Cabang Melonguane dan BSG Cabang Siau.

Hal ini bertujuan untuk menjamin kebutuhan uang tunai masyarakat di wilayah terluar tetap terpenuhi dengan kualitas uang yang baik.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh jajaran struktural BSG untuk memastikan eksekusi kebijakan berjalan teknis dan tepat sasaran, di antaranya Jimmy Alexander (Pemimpin Divisi Pengembangan Bisnis) beserta tim, Nasrudin Herlambang (Pemimpin Divisi Operasional Layanan) beserta tim, Pemimpin Cabang (Pincab) BSG dari Cabang Tomohon, Cabang Melonguane, dan Cabang Siau.

​Melalui kolaborasi lintas instansi ini, BSG optimistis mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah melalui kemudahan akses keuangan dan pengelolaan kas negara yang profesional. (elka)