Meimo News

Meimonews.com – Pelaksanaan Pit Stop Akreditasi Starkes RSUP Kandou yang diselenggarakan 4 (empat) hari di lantai dasar rumah sakit sangat ramai dan antusias peserta sangat tinggi.

Ratusan staf/pegawai dan KSO RSUP Kandou terlihat memadati mulai dari tempat ceck-in, stand-stand yang ada hingga tempat check-out tempat kegiatan.

Dirut RSUP Kandou pun mengambil waktu untuk memantau pelaksanaannya, setelah bertugas beberapa hari di luar daerah.

Petugas Pit Stop memang sedikit kewalahan karena cukup banyaknya peserta yang mengantri tapi tetap dengan suasana kekeluargaan dan kemeriahan. Ada canda-gurau baik di antara peserta maupun dengan petugas.

 

Di meja sekretariat pertama (check-in) peserta melakukan pendataan, wajib memakai ID Card, melakukan akses e-Book (ada panduan praktis menuju mutu berkelanjutan),hafal nomor urut untuk mempermudah verifikasi di stand.

Kemudian, hunting stand (zona edukasi dan simulasi). Ada 16 stand yang harus dilalui, walau tidak harus berurutan. Di setiap stand ada edukasi dan aksi serta beberapa pertanyaan yang harus dijawab dengan benar untuk kemudian bisa melanjutkan ke stand berikutnya, ada dokumentasi, bahkan ada kuis (bagi beruntung dapat hadiah).

Setelah selesai mendatangi stand demi stand sampai menyelesaikan 16 stand, peserta diberikan pin, yang diserahkan petugas sekretariat check-out.

Ketua Akreditasi RSUP Kandou Ronaldy Tumbel dan Manager Hukum dan Humas RSUP Kandou Edwin Gidion Kristanto yang dihubungi terpisah di sela kegiatan, Jumat (26/6/2026) berterima kasih karena kegiatan ini telah berjalan dengan baik, apalagi diikuti banyak peserta dan antusiasme yang tinggi.

“Hal ini disebabkan karena momen begini sangat langka terjadinya,” ujar Tumbel. “Dan, karena adanya dukungan dari pimpinan rumah sakit (di bawah pimpinan Starry Homenta Rampengan – Red) dan jajaran termasuk staf/pegawai,” ujar Kristanto.

Tumbel menjelaskan, pit stop ini merupakan bagian dari rencana kerja (time line persiapan akreditasi RSUP Kandou, yang rencananya akan dilaksanakan awal September 2026.

Tujuan dari Pit Stop ini adalah untuk menyosialisasikan kembali apa yang dimaksud dengan standar akresitasi. “Standar akreditasi ada 16. Oleh karena itu, setiap standar itu dibuat stand. Jadi ada 16 stand di Pit Stop ini,” ujarnya.

Pelaksana Pit Stop, menurutnya, mendisain suasananya agar meriah, tidak tegang dan bukan sekedar belajar tapi ada pelepasan kepenatan di rumah sakit. Setiap stand dibuat familiar bahkan ada quis berhadiah agar aurahnya jadi positif dan agar pegawai/staf siap mengikuti akreditasi dan tepat sasaran.

Kalau biasanya bikin sosialisasi di aula terlihat kaku dan terasa lebih terbatas, maka dengan dibuat pit stop terlihat staf begitu antusias dan merespons renacana akreditasi RSUP dengan baik.

“Itulah tujuan dan harapan diadakannya pit stop menjelang akresitasi. Agar tidak tegang, tidak diselimuti dengan begini dan begitu. Persiapan dilakukan dengan serius tapi tetap dengan santai, dengan enjoy. Begitulah kira-kira maksud dan tujuan diadakannya Pit Stop,” ujarnya.

Pegawai atau staf yang telah berhasil melewati 16 stand, sebutnya diberikan pin bukti kelulusan (Pitstop Akreditasi Starkes RSUP Kandou).

Diketahui, Pit Stop Akreditasi Starkes RSUP Kandou dibuka Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama Ekwanto (Direktur Perencanaan dan Keuangan) di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto dan Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagiani, Selasa (23/6/2026). (lexie kalesaran)

Meimonews.com – Memperongati Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Manado telah dan akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan. Salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan tersebut, Polresta Manado menggelar Bakti Sosial, Rabu (24/6/2026).

Dengan semangat pengabdian dan kepedulian kepada sesama terus jajaran Polresta Manado bersama Bhayangkari Cabang Kota Manado turun langsung mengunjungi dan menyalurkan bantuan kepada anak-anak di sejumlah panti asuhan yang berada di wilayah hukum Polresta Manado.

Kegiatan yang sarat makna kemanusiaan ini dipimpin langsung Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid dan Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro dengan melibatkan para Pejabat Utama Polresta Manado, para Kapolsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang Kota Manado.

Bakti sosial dilaksanakan secara serentak di empat panti asuhan yakni Panti Asuhan Putri Bukit Harapan, Panti Asuhan AN-NUR Kota Manado, Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan di Kelurahan Malendeng, Kecamatan Tikala, serta Panti Asuhan Al Ikhwan Manado.

Kapolresta Manado bersama Tim I mengunjungi Panti Asuhan Putri Bukit Harapan dan Panti Asuhan AN-NUR Kota Manado. Sementara Tim II yang dipimpin Wakapolresta Manado melaksanakan kegiatan serupa di Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan dan Panti Asuhan Al Ikhwan Manado.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri kepada anak-anak panti asuhan. Tidak hanya menyerahkan bantuan, jajaran Polresta Manado juga berbaur dan berbincang langsung dengan para pengurus serta anak-anak panti, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Kapolresta Manado menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 , Wujud Bhayangkari Peduli dan Polwan Peduli yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hari Bhayangkara adalah momentum refleksi pengabdian Polri kepada masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan, mempererat tali silaturahmi, serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama,” ujar Kapolresta,

Ditegaskan, nilai utama yang ingin dibangun dalam peringatan Hari Bhayangkara tahun ini adalah semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong sebagai fondasi dalam menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat.

Kehadiran Kapolresta Manado, Wakapolresta, para pejabat utama, para Kapolsek, serta Bhayangkari Cabang Kota Manado mendapat sambutan hangat dari pengurus dan anak-anak panti asuhan. Senyum dan rasa bahagia tampak menghiasi wajah para penghuni panti saat menerima bantuan dan perhatian dari jajaran Polresta Manado.

Melalui kegiatan ini, Polresta Manado kembali menegaskan komitmennya bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli terhadap berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Semangat berbagi yang ditunjukkan dalam bakti sosial tersebut menjadi wujud nyata pengabdian Polri yang Presisi dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (AF)

Meimonews.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda lewat Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) menggelar Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Mako Bidlabfor, Karombasan, Manado, Rabu (24/6/2026).

Lomba yang diikuti 90 personil dari Polresta dan Polres jajaran di lingkungan Polda Sulut ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono.

Lomba Olah TKP ini menjadi salah satu upaya Polda Sulut untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam penanganan tempat kejadian perkara, yang merupakan tahapan awal dan sangat menentukan dalam proses penegakan hukum.

Dalam sambutannya, Wakapolda menjelaskan makna dari tema yang diangkat tahun ini yakni Polri untuk masyarakat dengan semangat 80 tahun mengabdi untuk masyarakat.

“Tema tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh pengabdian dan kerja keras Polri harus diarahkan untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Profesionalisme dalam olah TKP, sebut Wakapolda, sangat penting karena keberhasilan pengungkapan suatu tindak pidana sangat bergantung pada kemampuan petugas dalam mengamankan, mengolah, mendokumentasikan, serta mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

“Kesalahan pada tahap awal dapat berdampak pada keseluruhan proses penyidikan dan pembuktian di pengadilan,” jelasnya.

Wakapolda mengapresiasi Bidang Laboratorium Forensik Polda Sulut sebagai penyelenggara kegiatan serta seluruh Polresta dan Polres jajaran yang telah mengirimkan personil terbaiknya untuk mengikuti lomba.

Wakapolea berharap, melalui lomba ini dapat terbangun budaya kerja yang semakin profesional, Presisi, objektif dan akuntabel dalam penanganan TKP.

“Kegiatan ini bukan semata-mata ajang kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran, evaluasi dan peningkatan kemampuan personel di bidang olah TKP,” ujarnya.

Dikemukakan momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi sarana refleksi dan motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kemampuan personil dalam penanganan TKP semakin meningkat sehingga dapat mendukung terwujudnya proses penegakan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (AF)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado menerima penghargaan sebagai Mitra Strategis dalam Optimalisasi Pengurusan Piutang Negara Tahun 2025 pada ajang Bentenan Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Kementerian Keuangan RI wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara (Suluttenggomalut), Kamis (25/06), di Gedung Keuangan Negara Manado, Kamis (25/6)2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan dukungan RSUP Kandou dalam mendukung optimalisasi pengelolaan serta pengurusan piutang negara sepanjang periode penilaian kinerja tahun 2025.

Penghargaan diterima Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan turut disaksikan jajaran pimpinan RSUP Kandou yakni Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, Manajer Tata Usaha dan Rumah Tangga Novi Rapar, Asisten Manajer BMN Djunarto, serta Asisten Manajer Mobilisasi Dana Yeheskiel Dondokambey.

Kanwil DJKN Suluttenggomalut sebagai instansi vertikal DJKN memiliki tugas melaksanakan koordinasi, bimbingan teknis, supervisi, pengendalian, evaluasi, dan pelaksanaan tugas di bidang kekayaan negara, penilaian, piutang negara, serta lelang.

Keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terjalin dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk RSUP Kandou.

Direktur Utama RSUP Kandou menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Kanwil DJKN Suluttenggomalut. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi RSUP Kandou untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan dan aset negara secara profesional dan akuntabel.

Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran RSUP Kandou dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang baik. RSUP Kandou mengucapkan terima kasih kepada Kanwil DJKN Suluttenggomalut atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi serta berkomitmen menjalankan pengelolaan keuangan, aset, dan piutang negara secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dirut.

Ditambahkan, kolaborasi yang baik antara instansi pemerintah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.

Melalui Bentenan Awards 2026, Kanwil DJKN memberikan apresiasi kepada para stakeholder yang telah berkontribusi dalam pencapaian target kinerja tahun 2025.

Penghargaan yang diterima RSUP Kandou menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan. (Fer

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, tantangan perguruan tinggi saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif dan berorientasi hasil.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat pada acara pelantikan Dekan Fakultas Hukum (FH) Unsrat, beberapa anggota senat dan beberapa pejabat di lingkungan Unsrat yang diadaka di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Rabu (24/6/2026).

Anggita Senat yang dilantik adalah Anggota Senat Unsrat, Sekretaris Senat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Anggota Senat Fakultas MIPA sementara pejabat di lingkungan universitas yang dilantik adalah Kepala Laboratorium Teknik Sipil Fakultas Teknik, Kepala Pusat Remunerasi pada LPMPP Unsrat, Koordinator Program Studi Agronomi Program Magister (S2) pada Program Pascasarjana Unsrat.

“Mari kita terus memperkuat tata kelola yang baik, meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta membangun budaya kerja yang efektif dan akuntabel,” ujar Rektor pada acara yang turut dihadiri antara lain Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Royke I Montolalu, Wakil Rektor 3 Ralfie Pinasang, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene dan Ketua Senat Unsrat Barnabas Harold Ralp Kairupan.

Dikemukakan, pelantikan bukan sekedar pergantian jabatan atau pemenuhan struktur organisasi melainkan merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang diberikan institusi kepada yang dilantik untuk berkontribusi lebih besar dalam pengembsngsn Unsrat.

“Saya berharap, para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme dan tanggung jawab,” ujar Rektor.

Khusus kepada Dekan FH Unsrat yang kini dijabat Jacobus Ronald Mawuntu, Rektor berharap dapat membawa FH semakin maju, menghasilkan lulusan yang unggul serta memperkuat kontribusi fakultas dalam pengembangan ilmu hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepada anggota senat yang dilantik baik di tingkat universitas maupun fakultas, Rektor mengharapkan peran aktif dalam memberikan pertimbangan dan masukkan strategis bagi kemajuan institusi.

Kepada Kepala Laboratorium, Kepala Pusat Remunetasi, dan Koordinator Program Studi, Rektor berharap dapat menjalankan fungsi akademik dan administrasi secara optimal demi peningkatan kualitas layanan dan kinerja universitas.

“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnua atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan bagi kemajuan Universitas Sam Ratulangi. Semoga segala kontribusi yang telah dilakukan menjadi fondasi yang kuat untuk melanjutkan pembangunan institusi ini,” ujar Rektor. (FA)

Meimonews.com – PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sukses menyelenggarakan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Daagon Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang merupakan wujud nyata komitmen BSG dalam memperluas pemerataan literasi finansial kali ini secara khusus menyasar kelompok perempuan, Ibu Rumah Tangga (IRT), serta pelaku usaha mikro perempuan sebagai pilar utama penggerak ekonomi keluarga.

Agenda di ruang terbuka ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolmong Abdullah Mokoginta, Group Head Operasional Bank SulutGo Nolvy Kilanta, Assistant Manager Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK dan LMS) OJK Shinta Korah, Wakil Pemimpin BSG Cabang Lolak Aditya Paputungan serta Pemimpin Kantor Cabang Pembantu (Capem) BNI Lolak Franky Audy Kolibu.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Sekda Kabupaten Bolmong menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada OJK dan Bank SulutGo atas inisiasi strategis ini.

Pemkab Bolmong berharap lewat edukasi keuangan ini, kaum perempuan dan IRT di Bolmong dapat semakin cerdas mengelola anggaran rumah tangga, mandiri secara ekonomi, serta memiliki benteng yang kuat dari ancaman penipuan digital, judi online, dan jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Sebagai Campaign Manager gerakan nasional ini di tingkat regional, BSG memandang pentingnya menyentuh segmen perempuan.

Group Head Operasional Bank SulutGo dalam sambutannya menekankan bahwa peran ibu rumah tangga sangat krusial sebagai ‘Menteri Keuangan’ di keluarga. Oleh karena itu, BSG hadir tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendekatkan akses layanan inklusi perbankan nyata seperti optimalisasi jaringan Agen Laku Pandai (Agen BSG) di desa-desa serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BSG untuk membantu permodalan usaha rumahan.

Sesi edukasi inti dibawakan secara interaktif oleh Assistant Manager Divisi PEPK dan LMS OJK. Ia membedah strategi perencanaan keuangan yang sehat serta pentingnya aspek pelindungan konsumen di era digitalisasi keuangan saat ini.

Melalui sinergi kokoh antara Pemkab Bolmong, OJK, Bank SulutGo, dan jaringan perbankan nasional diharapkan tingkat literasi keuangan kaum perempuan di Bumi Totabuan makin meningkat demi mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera, dan tangguh finansial. (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Wisuda Semester Genap Tahap II Tahun Akademik 2025-2026 di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Tondano, Rabu (24/6/2026).

Ada sebanyak 562 orang lulusan baik strata 1 (S1), S2 maupun S3 yang diwisuda pada sidang senat yang dihadiri pimpinan dan anggota senat Unima, Rektor, para Wakil Rektor dan pimpinan lembaga/staf Unima, para Dekan dan pimpinan fakultas se-Unima, civitas akademika Unima, wisudawan dan keluarga, Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas (mewakili Gubernur Sulut), pejabat TNI dan Polri, sejumlah pejabat Pemkab Minahasa serta undangan lainnya.

Menariknya dan membanggakan, di antara yang diwisuda, ada yang memiliki keterbatasan (disabilitas) tapi bisa menyelesaikam studinya di universitas yang memiliki visi Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul, Mandiri, Kompetitif, dan Entrepreneurial ini.

Semangat menempuh proses perjalanan perkuliahan ini patut diapresiasi dan diharapkan bisa menjadi motovasi bagi penyandang disabilitas lainnya serta mahasiswa normal lainnya.

Dengan jerih-payah dan tanpa mengenal lelah mereka bersemangat pantang menyerah berupaya dan bekerja keras agar bisa menyelesaikan studinya di Unima.

Dan, upaya serta kerja keras tersebut membuahkan hasil. Mereka bisa diwisuda dan disaksikan banyak orang. Mereka resmi menyandang gelar akademik. Mereka sarjana lulusan Unima.

Prestasi tersebut, tentu menjadi kebanggan diri sendiri, keluarga dan masyarakat serta perguruan tinggi di mana mereka studi bahkan pemerintah.

Sebagai bentuk konkrit apresiasi terhadap mereka, Rektor Unima Joseph Philip Kambey memberikan sertifikat penghargaan kepada mereka saat acara wisuda, yang dilaksanakan bersamaan dengan rekan-rekan mereka yang normal.

Sebagai Wakil Ketua Tim Disabilitas Unima, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Vivi Winny Saroinsong mengungkapkan rasa gembiranya karena walaupun mereka memilik keterbatasan (disabilitas) tapi mereka bisa menyelesaikan studinya.

“Kami (Tim Disabilitas Unima yang diketuai Dekan FIPP Aldjon Dapa) senang dan bersyukur karena mereka bisa menjadi sarjana. Bisa menyelesailkan studinya di Unima,” ujarnya dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, usai acara wisuda. (Lexie Kalesaran)

Meimonews.com – PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) melanjutkan konsistensinya dalam memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan serta dorong kesejahteraan nelayan di pelosok daerah.

Hal tersebut terlihat ketika BSG bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Negara Indonesis (BNI) menyelenggarakan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Tahun 2026 di Lantai 3 Aula Kantor Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Boroko, Rabu (24/6/2026).

Rangkaian kegiatan khusus menyasar kelompok nelayan, pelaku usaha pesisir, dan masyarakat perikanan sebagai target prioritas nasional.

Agenda strategis ini dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bolmut Abdul Mutoh Daeng Mulia (mewakili Bupati Bolmut), Group Head Operasional BSG Nolvy Kilanta, Shinta Korah beserta Tim OJK Sulutgo, Pemimpin Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI Boroko Yuyun Mokoginta; serta Pjs. Pemimpin BSG Kantor Cabang Boroko Ekasari Gugule.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Asisten II Pemkab Bolmut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada OJK, Bank SulutGo, dan seluruh industri perbankan yang terlibat.

Pemkab Bolmut berharap, lewat edukasi keuangan ini, para nelayan di Bolmut dapat lebih cerdas mengelola hasil lautnya, membangun budaya menabung untuk menghadapi musim paceklik, serta membentengi diri dan keluarga dari jeratan investasi bodong maupun pinjaman online (pinjol) ilegal.

Sebagai Campaign Manager gerakan nasional ini di tingkat regional, BSG berkomitmen memberikan dampak inklusi yang riil bagi masyarakat pesisir.

Group Head Operasional BSG menegaskan, kehadiran BSG di tengah masyarakat nelayan bukan sekadar memberikan materi teori, melainkan membawa solusi finansial yang praktis.

Salah satunya melalui pemanfaatan jaringan Agen Laku Pandai (Agen BSG) di desa-desa pesisir serta akses permodalan berbunga murah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BSG untuk modernisasi alat tangkap nelayan.

Shinta Korah bersama Tim OJK dalam sesi edukasi inti membedah strategi perlindungan konsumen dan pengelolaan keuangan digital yang aman.

OJK terus mendorong agar indeks literasi keuangan di wilayah kepulauan dan pesisir dapat tumbuh merata seiring dengan masifnya digitalisasi perbankan saat ini.

Sinergi ini juga diperkuat dengan kehadiran BNI KCP Boroko melalui Yuyun Mokoginta yang turut mendukung penguatan ekosistem keuangan terintegrasi di wilayah Bolmut.

Di lokasi kegiatan, jajaran BSG Kantor Cabang Boroko membuka meja layanan langsung (on-the-spot). Para nelayan dan pelaku usaha mikro yang hadir langsung difasilitasi untuk melakukan pembukaan rekening tabungan massal, aktivasi aplikasi BSGtouch, serta edukasi transaksi nontunai demi mendorong modernisasi ekonomi masyarakat Boroko.

Melalui sinergi kuat antara Pemerintah Kabupaten Bolmut, OJK, BSG, dan perbankan jejaring, diharapkan kesejahteraan finansial masyarakat nelayan dapat meningkat signifikan demi menopang akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang tangguh dan mandiri. (elka)

Meimonews.com – Sebanyak 562 orang yang terdiri dari strata 1(S1) 480 orang, S2 74 orang, dan S3 8 orang lulusan Unima semester genap tahap II tahun akademik 2025-2026 diwisuda pada sidang senat terbuka Unima yang diadakan di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Tondano, Rabu (24/6/2026).

Para wisudawan tersebut berasal dari Pascasarjana 55 orang (47 S2 dan 8 S3), FT 60 orang (60 S1), FIKKM 40 orang (60 S1), FISH 132 orang (128 S1 dan 4 S2), FEB 78 orang (64 S1 dan 14 S2), FIPP 100 orang (91 S1 dan 9 S2), FMIPAK 45 orang (45 S1), dan FBS 52 orang (52 S1).

Di antara para wisudawan tersebut, ada beberapa orang yang memiliki disabilitas. Oleh karenanya, sebagai bentuk apresiasi terhadap mereka, Rektor Unima Joseph Philip Kambey memberikan sertifikat penghargaan.

Lulusan yang memiliki disabiliitas mendapat penghargaan berupa sertifikat oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey

Acara wisuda ini dihadiri para pimpinan dan anggota senat Unima, pimpinan Unima baik tingkat universitas maupun fakultas, civitas akademika Unima, para wisudawan dan keluarga, Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas (mewakili Gubernur Sulut), pejabat TNI dan Polri, sejumlah pejabat Pemkab Minahasa serta undangan lainnya.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey, dalam sambutannya mengatakan, hari ini, ia mewisuda 562 anak-anak bangsa dan putra-putri terbaik yang berasal dari seluruh Indonesia.. Atas nama pimpinan Unima, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang secara resmi menyandang gelar akademik.

“Gelar yang saudara peroleh bukan sekedar simbol keberhasilan menyelesaikan studi, tetapi juga merupakan amanah untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tandas Rektor.

Foto bersama usai wisuda

Mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unima dan Wakil Rektor Unima ini menyebutkan, wisuda hari ini memiliki makna yang sangat istimewa karena dilaksanakan pada momentum bersejarah dalam perjalanan Unima. Di antaranya, beberapa waktu lalu telah diluncurkan Fakultas Kedokteran (Faked) Unima yang ditandai penyerahan surat keputusan pendirian oleh Mendiktisaintek.

Pencapaian ini, menurut Rektor, merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan dukungan berbagai pihak yakni Pemerintah RI, Kemendiktisaintek, Kemenkes, Pemprov Sulut, Pemkab Minahasa serta seluruh pemangku kepentingan.

Di kesempatan itu, Rektor juga menyanpaikan apresiasi untuk Prodi Geografi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dan Prodi Akuntasi FEB yang pada beberapa waktu lalu telah berhasil meraih akreditasi unggul, serta adanya ketambahan Prodi Manajemen pada FEB sehingga semakin meningkatkan kualitas layanan dan standar akademik serta memperkuat reputasi Unima sebagai perguruan tinggi dengan akreditasi unggul.

Rektor juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada mahasiswa-mahasiswa yang telah meraih prestasi bukan hanya di tingkat nasional tapi internasional. Rektor lantas menyebutkan nama-nama mahasiswa yang berprestasi tersebut baik dari fakultas mereka serta prestasi yang diraih di ajang yang mereka ikuti.

Sidang senat Unima dalam rangka wisuda semester genap tahap II tahun akademik 2025+2026 yang dipimpin Herry Sumual (Ketua Senat)

Kepada para dosen dan, tenaga kependidikan serta seluruh civitas akademika, Rektor memberikan apresiasi dan penghargaan karena telah bekerja dengan dedikasi tinggi dalam mendidik dan membimbing mahasiswa hingga mencapai tahap kelulusan.

Kepada para wisudawan, Rektor berpesan agar jangan berhenti belajar, jangan takut menghadapi perubahan, dan jangan ragu untuk bermimpi besar. “Bangunlah masa depan dengan ilmu, karakter, dan semangat pengabdian. Bangsa Indonesia menbutuhkan generasi muda yang cerdas, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ajaknya.

Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas saat membacakan sambutaan tertulis Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Balitbangda Sulut Yani Lukas menjelaskan, momen wisuda bukanlah sekedwe seremoni akademik atau penyerahan ijazah semata.

“Wisuda adalah tanda keberhasilan dari sebuah proses panjang yang telah dilalui dengan penuh perjuangan, kerja keras, pengorbanan, dan ketekunan. Di balik toga yang dikenakan hari ini terdapat berbagai cerita tentang semangat belajar, tantangan yang dihadapi, kegagalan yang pernah dialami, serta telad untuk terus bangkit dan menyelesaikan pendidikan dengan baik,” ujar mengutip Gubernur.

Karena ini, atas nama Pemprov Sulut, Gubernur menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil mencapai salah satu tonggak penting dalam perjalanan hidupnya. Prestasi ini patut disyukuri, namun sekaligis menjadi awal dari sebuah perjalanan baru.

Unima, menurut Gubernur, merupakan salah satu perguruan tinggi negeri kebanggaan Sulut. Selama bertahun-tahun, Unima telah memberikan kontribuai beaar dalam menghasilkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

“Tidak sedikit alumni Unima yang mengabdikan diri sebagai pendidik, akademisi, birokrat, wirausahawan, profesional, maupun pemimpin di berbagai bidang kehidupan,” sebutnya.

Lebih dari itu, tambah Gubernur, Unima juga menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembentukan karakter generasi muda. Kehadiran perguruan tinggi tidak hanya berfungsi mencetak lulusan tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah.

Karena itu, Pemprov Sulut menaruh harapan besar agar Unima terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundayang saat memberikan pesan dan kesan mewakili alumni/wisudawan

Mewakili alumni/wisudawan, Vanda Sarundayang dalam kesan dan pesannya mengungkapkan, momen hari ini bukan habya menjadi tanda selesainya sebuah proses akademik tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk mengamalkan ilmu, menjaga nama baik almamater, dan memberi manfaat bukan saja bagi diri sendiri tapi juga mqayarakat.

“Hari ini memgajarkan kita bahwa keberhasilan tidak lahir dari jalan yang mudah. Setiap capaian adalah buah dari ketekunan, doa, pengorbanan, dan proses panjang yang kadang penuh tantangan. Tanpa perjuangan, tidak ada hasil yang sungguh bernilai,” ujarnya.

Wakil Bupati Minahasa ini, menambahkan, tanpa proses, keberhasilan tidak akan memiliki makna yang mendalam. Karena itu, apa yang diterima hari ini adalah cerminan dari usaha, kesabaran, dan komitmen yang telah dijalani.

Ditegaskan, keberhasilan kita (para wisudawan – Red) juga tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. “Untuk itu, dengan penuh kerendahan hati, izinkan saya mewakili oara wisudawan dan wisudawati menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Unima : Rektor, para Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Kepala UPT, para Dekan dan pimpinan fakultas, para Ketua Program Studi serta seluruh civitas akademika yang telah memberikan arahan, pelayanan, dan ruang belajar terbaik bagi kami,” ujarnya.

Vanda juga menyampaikan penghargaan kepada sejumlah pihak termasuk para dosen serta keluarga wisudawan, para sahabat dan semua orang yang telah menopang para wisudawan-wisudawati dengan doa, kasih sayang, kesabaran serta dukungan yang tiada henti. (FA)

Meimonews.com – Kelompok Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (Pokja PWI) Manado bekerjasama dengan Pemerintah Kota Manado menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado.

Kegiatan dengan target pengumpulan 403 kantong darah yang diadakan di Aula Lantai 2 Kantor Walikota Manado, Selasa (23/6/2026) ini ditinjau langsung oleh Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang.

Saat mengunjungi lokasi kegiatan donor darah, Wawali mengungkapkan apresiasi Pemerintah Kota Manado dan memberikan respek positif terhadap kegiatan yang merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini adalah kegiatan yang sangat baik dan menyentuh kebutuhan kemanusiaan. Manfaatnya dapat dirasakan banyak orang, khususnya pasien yang membutuhkan transfusi darah. Saya memberikan apresiasi kepada Pokja PWI Kota Manado yang telah mengambil peran dalam aksi sosial seperti ini,” ujarnya.

Ditegaskan, donor darah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk menebarkan kebaikan.

Oleh karenya, diimbau warga Kota Manado yang sehat dan memenuhi syarat untuk tidak ragu mendonorkan darahnya demi membantu sesama yang membutuhkan.

“Setetes darah yang disumbangkan bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain. Karena itu saya mengajak masyarakat yang sehat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini,” sebutnya.

Wawali berharap, kegiatan donor darah yang diprakarsai Pokja PWI Kota Manado dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memiliki dampak sosial yang sangat besar bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali sempat menanyakan mekanisme pelayanan dan penyaluran darah kepada masyarakat yang membutuhkan saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Menjawab pertanyaan tersebut, Koordinator UDD PMI Sulut Julita Pinontoan menjelaskan, mekanisme penyaluran darah dilakukan melalui kerjasama resmi atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PMI dan rumah sakit.

Julita menegaskan, pasien peserta BPJS tidak dikenakan biaya tambahan terkait pelayanan darah sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa apabila stok darah tersedia di PMI, keluarga pasien tidak perlu lagi mencari pendonor pengganti.

“Jika stok darah tersedia, pasien dapat langsung dilayani sesuai kebutuhan medis tanpa harus mencari orang untuk mendonorkan darah terlebih dahulu,” ujarnya.

Ketua Pokja PWI Kota Manado Hut Kamrin menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang dalam kegiatan ini.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Manado yang terus memberikan dukungan sehingga kegiatan donor darah ini dapat terlaksana dengan baik. Semangat kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama adalah tanggung jawab bersama,” ujar Hut Kamrin.

Ia berharap target 403 kantong darah dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam memeriahkan HUT ke-403 Kota Manado. (*/elka)