Meimo News

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw berharap hasil Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Pemerintah Kota Manado dapat mendukung penerapan konsep manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Manado.

Harapan tersebut disampaikan Walikota pada acara penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Pemerintah Kota Manado yang diadakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Manado bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulut ini dihadiri Kepala BPSDM Sulut Franky Tintingon, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala BKPSDM Kota Manado Otniel Tewal,

Turut hadir Camat se-Kota Manado, panitia pelaksana, widyaiswara, para mentor pelatihan, serta para peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas.

“Peningkatan kapasitas dan pengembangan karier melalui penempatan pada jabatan tertentu harus diikuti dengan peningkatan kinerja, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar walikota.

Walikota juga berharap hasil dari pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi Pemerintah Kota Manado, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan dampak positif bagi pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pelatihan ini, tambah mantan Ketua DPRD Sulut ini, para peserta memiliki kemampuan untuk bekerja secara profesional, menjalankan tugas dengan baik, serta membangun kerja sama dalam tim.

Hal tersebut dinilai penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat Kota Manado.

Dijelaskan, Pemerintah Kota Manado sangat berkepentingan terhadap tersedianya sumber daya manusia yang baik dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kompetensi aparatur harus diwujudkan melalui kemampuan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dalam menghadapi berbagai persoalan konkret di tengah masyarakat

Di penghujung acara penutupan dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada 10 peserta terbaik serta pelepasan tanda peserta. (elka)

Meimonews.com – Brigjen Pol. Yudo Hermanto resmi memimpin Kepolisian Daerah (Polda) Sulut setelah Pataka Maesa’an Waya diserahkan Irjen Pol. Roycke Harry Langie pada Upacara Serah Terima Pataka Maesa’an Waya di Lapangan Presisi Mapolda Sulut Kamis (10/9/2026).

Upacara penyerahan pataka yang merupakan ramgkaian serah terima jabatan orang nomor satu di Polda Sulut ini diselenggarakan bersamaan dengan Farewell and Welcome Parade Kapolda Sulut.

Diketahui, bebeapa waktu lalu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit telah melakukan pelantikan sejumlah pejabat Polri di Mabes Polri, yang salah satu di antaranya Kapolda Sulut.

Penyerahan pataka ini menjadi simbol estafet kepemimpinan sekaligus kesinambungan pengabdian Polri di wilayah Bumi Nyiur Melambai ini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan secara adat kedatangan Kapolda Sulut Brigjen Hermanto dan istri di gerbang utama Mapolda Sulut.

Kapolda disambut Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat Utama Polda Sulut, Kapolresta dan Kapolres jajaran, Bhayangkari serta seluruh personil.

Secara perseorangan, Kapolda menyalami satu persatu pejabat Polda Sulut, Polresta dan Polresta jajaran serta pimpinan Bhayangkari Polda dan Polres/ta jajaran.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Langie menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran, mulai dari Wakapolda, Pejabat Utama, para Kapolresta dan Kapolres, hingga seluruh anggota serta ASN Polda Sulut, atas dedikasi, loyalitas, dan dukungan yang telah diberikan.

“Berbagai pencapaian dan keberhasilan yang diraih selama ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan kerja sama seluruh personel. Mengabdi di Bumi Nyiur Melambai menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus pengalaman berharga dalam perjalanan tugas dan kehidupan,” ujar Langie yang telah diangkat menjadi Asisten Utama Operasional (Astamaops) Polri.

Putra Kawanua ini berpesan kepada seluruh personil kepolisian di daerah ini untuk melaksanakan tugas dengan patuh hukum, sepenuh hati, dan menjaga hal-hal baik yang telah terbangun.

“Berikan dedikasi dan loyalitas yang sama, bahkan lebih, kepada Kapolda Sulawesi Utara yang baru. Jangan pernah lelah berbuat baik dan terus berikan manfaat pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar perwira tinggi (Pati) kelahiran 24 November 1970 ini,

Lulusan Akpol 1994 ini juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan maupun kekurangan selama bertugas dan mengabdi bersama di Polda Sulawesi Utara.

Dakam sambutannya, Brigjen Pol. Yudo Hermanto menegaskan, amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.

“Saya berharap dapat diterima sebagai bagian dari keluarga besar Polda Sulut dan masyarakat Sulawesi Utara, serta memohon dukungan dan sinergi dari seluruh jajaran demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ujarnya.

Mantan Karo Paminal Divpropam Polri ini menegaskan, pataka yang diserahterimakan bukan sekadar simbol organisasi, melainkan lambang kehormatan, kebanggaan, dan pengingat tanggung jawab moral. Nilai persatuan dan kebersamaan yang terkandung di dalamnya menjadi fondasi utama kekuatan Polda Sulut.

Terkait komitmen pelayanan publik dan penegakan hukum, Pati kelahiran Jakarta, 6 November 1974 ini mengingatkan kepada seluruh personil untuk bekerja secara profesional, akuntabel, dan humanis, serta pentingnya tindakan yang cermat, tepat, rukun, dan sesuai perundang-undangan.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Polda Sulut, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, SIK, MH atas dedikasi, kepemimpinan, serta pondasi positif yang telah dibangun selama memimpin Polda Sulut,” ujar lulusan Akpol 1997 ini. (lexie)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang terus memberi perhatian kepada warga yang.terdampak musim kemarau dan fenomena El Nino.

Setelah sejumlah warga di kepulauan Manado Tua diberi bantuan air bersih pada pekan lalu, Selasa (8/9/2026) warga di Pulau Bunaken didatangi dan diberi bantuan berupa air bersih.

Sejumlah personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado dan PDAM Manado dengan memggunakan kapal Pelni (KM Gandha Nusantara 18) membawa 4 tong berisi 16.000 liter air untuk diberikan kepada warga setempat.

“Air bersih diberikan kepada warga Kelurahan Bunaken yang tersebar di 6 lingkungan dengan jumlah 149 KK dan 370 jiwa,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Selasa (8/9/2026).

Penyaluran bantuan, sebutnya, dilakukan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulut, Pemerintah Kelurahan Bunaken dan Pemerintahan Kecamatan Bunaken Kepulauan.

Warga setempat berterima kasih dengan adanya perhatian ini karena mereka sedang dalam keterbatasan air bersih. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, peningkatan pendapatan daerah (Patda) tidak dapat hanya dibebankan kepada satu perangkat daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Manado pada Rapat Koordinasi Peningkatan Pendapatan Daerah Kota Manado sekaligus Launching Pelayanan Digital PBB di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Senin (7/9/2026).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sulut Ni Made Ayu Mulidyawati, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Bapenda Kota Manado Jefry Mongdong, Kepala Dinas Kominfo Kota Manado Noviyanti Mongkau, serta Camat, Lurah, dan Ketua Lingkungan se-Kota Manado.

Kegiatan diawali dengan penayangan video dan Launching Pelayanan Digital PBB. Digitalisasi pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Manado dalam menghadirkan layanan perpajakan yang lebih mudah dan efisien, sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak daerah.

“Diperlukan sinergi seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat yang paling dekat dengan masyarakat,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menjelaskan, penyelenggaraan pemerintahan merupakan rangkaian pembagian tugas dan kewenangan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan.

Dalam konteks peningkatan pendapatan daerah, Walikota turut mendorong intensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Menurutnya, optimalisasi penerimaan pajak daerah memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pemerintah dalam membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. (elka)

Meimonews.com – Dalam rangka memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekurangan air akibat kondisi musim kemarau dan fenomena El Nino, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado dan Pemprov Sulut melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan air bersih.

Salah satunya adalah penyaluran air bersih di Kelurahan Manado Tua II Kecamatan Bunaken Kepulauan Kota Manado, pekan lalu.

Kegiatan penyaluran dilakukan dengan berkoordinasi dengan BWS S1, PT Pelni, PDAM, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kelurahan.

“Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih karena terdampak kekeringan dan kekutangan air bersih diberikan bantuan,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan personil yang terdiri dari BPBD 4 orang, BWS 10 orang, Kecamatan Bunaken Kepulauan 4 oang, (Camat dan staf), Kelurahan Manado Tua II 7 orang (Lurah, staf dan Ketua Lingkungan), Kru kapal (Maranathan01) 10 orang.

Bantuan yang dibawa air bersih sebanyak 72.000 liter. Penyaluran dibagikan ke masyarakat dengan jumlah KK dan jiwa sebagai berikut : Lingkungan 1 (80 KK dan 220 jiwa), Lingkungan 2 (110 KK dan 331 jiwa), Lingkungan 3 (89 KK dan 272 jiwa), Lingkungan 4 (66 KK dan 196 jiwa).

“Total yang disalurkan di Kelurahan Manado Tua II berjumlah 345 KK dan 1019 jiwa. Waktu penyaluran mulai jam 09.30 wita dan berakhir jam 22.00 wita,” sebut Sambuaga. (elka)

Meimonews.com – Tanggal 7 September 1973 Starry Homenta Rampengan lahir di Manado. Berbagai jenjang karier telah dilaluinya dengan suka-duka. Berbagai gelar akademis telah diraihnya dengan jerih-payah disertai semangat pantang menyerah. Jenjang karier sebagai ASN (aparat sipil negara) hingga pelbagai jabatan telah dilalui dan dijalaninya apa adanya.

Dosen tetap Fakultas Kedokteran Unsrat sejak tahun 2000 dan telah menyandang gelar guru besar (profesor) ini senantiasa bersyukur atas berkat yang diterimanya termasuk jabatan Direktue Utama Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou).

Momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53, Starry mensyukurinya dengan memperingatinya dengan sederhana, tanpa bermegahria. Ia merayakannya dengan berbagi kasih kepada anak-anak yang sedang menjalani perawatan di Pusat Kanker Anak Estella RS Kandou, Senin (7/9/2026).

Wakil Ketua Komite Medik RSUP, Kandou 2019 serta Sekretaris Bagian/SMF Kardilogi dan Kedokteran Vascular Faked Unsrat 2015-2023 dan mantan Kepala Bagian/SMF Kareiolpgi dan Kedokteran Vascular ini memilih mengisinya dengan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yang tengah berjuang menghadapi penyakit. Ia datang membawa bantuan berupa makanan dan kain handuk untuk diberikan kepada anak-anak di Pusat Kanker Anak Estella.

Suasana haru terasa ketika ia menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan anak-anak serta keluarga mereka. Senyum dan perhatian yang diberikan menjadi bentuk dukungan moral bagi anak-anak yang sedang menjalani proses pengobatan.

Bagi pemilik Certifiet Patient Centered Care Professional (CPPCC) di Komisi Akreditasi Rumah Sakit 2025 ini, bertambahnya usia tidak hanya menjadi alasan untuk bersyukur, tetapi juga kesempatan untuk berbagi dengan sesama, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Di hari ulang tahun saya yang ke-53 ini, harapan saya sederhana. Kiranya semua pasien boleh memperoleh kesembuhan. Kiranya Tuhan memberikan mukjizat bagi mereka yang sedang berjuang dan menguatkan setiap keluarga pasien,” ujarnya.

Mantan peserta pelatihan seperti Khoo Teck Puat Hospital – Manjemen Rumah Sakit di Singapura 2010, Fellow of International College of Angiology di International College of Angiology 2011, Fellow of American College of Cardiology di American College of Cardiology 2012 ini berharap, anak-anak yang sedang menjalani pengobatan senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan dan masa depan yang baik.

Kehadirannya di tengah anak-anak tersebut bermakna pesan bahwa perhatian dan kasih sayang tidak selalu harus diberikan dalam bentuk besar. Sebuah kunjungan, sapaan, uluran tangan dan doa dapat menjadi kekuatan bagi mereka yang sedang melewati masa-masa sulit.

Di usia yang ke-53, Starry, seperti dikutip Humas RSUP Kandou, memilih merayakan hari istimewanya dengan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak Pusat Kanker Estella. Sebuah perayaan sederhana, namun meninggalkan pesan kemanusiaan yang mendalam: ketika seseorang mampu berbagi, kebahagiaan akan terasa lebih berarti. (Lexie)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut mengadakan Program Keringanan Pajak Merdeka.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Bapenda Sulut pimpinan June E. Silangen (Kepala), sampai dengan 31 Agustus 2026, jumlah kendaraan yang telah mengikuti program keringanan tercatat sebanyak 4.970 unit, dengan nilai realisasi sebesar Rp. 7.241.968.975.

Perinciannya adalah kendaraan roda empat (R4) sebanyak 2.184 unit dengan nilai Rp. 6.811.057.025 sementara kendaraan roda dua (R2) sebanyak 2.786 unit dengan nilai Rp. 430.911.950.

“Secara proporsi, keringanan PKB (pajak kendaraan bermotor) telah dimanfaatkan oleh 83,24 persen dari total WP (wajib pajak) yang membayar tunggakan PKB serta menyumbang sebesar 34,03 persen dari total penerimaan PKB,” ujar June kepada Meimonews.com, Senin (7/9/2026).

Secara umum, tambah pejabat tak kenal lelah untuk turun ke lapangan ini, pelaksanaan program berjalan dengan baik, partisipasi masyarakat cukup baik, dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepatuhan pajak daerah. (elka)

Meimonews.com – Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado memfasilitasi Ujian Kompetensi PATPI (Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia).

Pelaksanaan ujian secara nasional ini dilaksanakan di ruang kuliah Faperta Unarat Manado, Sabtu (5/9/2026).

Ada sebanyak 10 mahasiswa Prodi (program studi) Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Unsrat yang ikut dalam kegiatan tim PATPI yang terdiri dari Eko Hari Purnomo, Yoakhim Oessoe, dan Dyta Anggraeni ini.

Kegiatan ini, menurut Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy, menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan kesiapan mahasiswa/calon profesional di bidang teknologi pangan sesuai standar kompetensi yang berlaku secara nasional.

Ditegaskan, Faperta Unsrat terus mendorong peningkatan mutu, kompetensi, dan daya saing lulusan. (FA)

Meimonews.com – Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) mengadakan survei akreditasi di Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou), rumah sakit pendidikan Indonesia bagian Timur dan kebanggaan Sulut ini.

Survei akan berlangsung secara daring dan luring. Secara dari daring diadakan Senin (7/9/2026), sementara secara luring dijadualkan pada Rabu – Jumat (9-11/2026).

Dengan dimulainya survei akreditasi ini, seluruh unit pelayanan RSUP Kandou bersiap mengikuti rangkaian penilaian hingga tahap akhir.

Hasil survei diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus memperbaiki sistem pelayanan dan memastikan standar mutu serta keselamatan pasien diterapkan secara konsisten.

Pembukaan survei diadakan di Auditorium Lantai 2 Gedung Administrasi RSUP Kandou dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting.

Hadir pada acara pembukaan tersebut, Ketua Dewan Pengawas RSUP Kandou Manado Yuli Astuti Saripawan bersama anggota Dewan Pengawas, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto, Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, serta Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian.

Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menyambut baik kedatangan tim surveior KARS sekaligus memberikan semangat kepada seluruh civitas hospitalia dalam proses akreditasi.

“Selamat datang dan selamat bertugas bagi tim surveior. Selamat berjuang buat Rumah Sakit Kandou menuju akreditasi,” ujar Dirut.

Dijelaskan, pelaksanaan akreditasi merupakan bagian dari upaya RSUP Kandou untuk menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan serta keselamatan pasien secara berkelanjutan.

Seluruh jajaran rumah sakit diminta mengikuti proses survei dengan terbuka dan memberikan informasi sesuai dengan pelaksanaan pelayanan di masing-masing unit.

Standar pelayanan yang diterapkan juga harus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas sehari-hari, bukan hanya saat menghadapi survei.

Survei akreditasi RSUP Kandou berpedoman pada Standar Akreditasi Rumah Sakit Kementerian Kesehatan RI.

Penilaian mencakup berbagai aspek penyelenggaraan rumah sakit, termasuk mutu pelayanan, keselamatan pasien, tata kelola, serta pelaksanaan pelayanan sesuai standar yang ditetapkan.

Dirut mengingatkan seluruh civitas hospitalia agar tetap memberikan pelayanan kepada pasien selama proses survei berlangsung.

Pelaksanaan akreditasi tidak boleh mengurangi perhatian terhadap kebutuhan pasien maupun kelancaran pelayanan rumah sakit. “Yang paling penting, pelayanan kepada pasien tetap berjalan dengan baik. Kita tunjukkan apa yang memang kita kerjakan sehari-hari sesuai standar,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa mengemukakan, tema Dies Natalis ke-62 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat yakni FISIP Unsrat : berinovasi untuk demokrasi, berkarya untuk negeri merupakan tema yang sangat relevan dengan tantangan kehidupan bangsa Indonesia saat ini.

Hal tersebut dikemukakan Plt. Rektor saat memberikan sambutan pada Sidang Senat FISIP Unsrat dalam rangka Dies Natalis ke-62 FISIP yang diadakan di Auditoroum Unsrat Manado, Jumat (4/9/2026).

Hadir pada momen istimewa ini, pimpinan Unsrat, pimpinan dan anggota senat FISIP Unsrat, Dekan FISIP Unsrat Ferry Daud Markus Liando, para Dekan se-Unsrat, sivitas akademika dan alumni FISIP Unsrat serta undangan lainnya seperti Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Johanis Victor Mailangkay mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus.

“Demokrasi tidak hanya membutuhkan sistem dan institusi. Demokrasi membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kesadaran politik, literasi informasi, kemampuan berpikir kritis, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangaaan,” ujarnya.

Dalam konteks inilah, sambung Jompa yang adalah juga Rektor Universitas Hasanudin Makassar (Unhas), FISIP memiliki posisi yang sangat penting.

FISIP, menurut Jompa, harus terus menjadi salah satu pusat pengembangan pemikiran kritis, pusat kajian kebijakan publik, pusat pengembangan ilmu pemerintahan dan politik, pusat pengembangan komunikasi publik, serta pusat kajian terhadap berbagai perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat

“Tema Berkarya untuk negeri, juga harus dinaknai sebagai panggilan bagi seluruh sivitas akademika FISIP Unsrat untuk memberikan kontribusi nyata kepada bangsa,” ujarnya

Ditegasian, universitas tidak boleh menjadi menara gading yang jauh dari masyaraka. Perguruan tinggi harus hadir di tengah berbagai persoalan bangsa. Para akademisi harus mampu memberikan pemikiran dan solusi. Para mahasiswa harus meniliki kepekaan sosial. Dan lulusan harus membawa nilai-nilai keilmuan dan integritas ke dalam berbagai bidang pengabdian.

Tema yang diangkat pada Dies Natalis tahun ini, menurut Gubernur Sulut dalan sambutannya yang dibacakan Wagub, mengandung pesan yang sangat kuat tentang peran perguruan tinggi di tengah perubahan zaman.

Berinovasi untuk demokrasi berarti FISIP Unsrat harus terus melahirkan gagasan, pemikiran dan pendekatan baru dalam menjawab denamika sosial dan politik, sekaligus mendorong demokrasi yang semakin sehat, dewasa, inklusif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sementata berkarya untuk negeri, berarti setiap ilmu pengetahuan, penelitian, pendidikan dan pengabdian yang lahir dari lingkungan FISIP harus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

“Ilmu sosial dan ilmu politik bukan hanya berbicara mengenai teori, pemerintahan, politik, administrasi, hubungan antarindividu maupun hubungan antarlembaga,” ujar Mailangkay mengutip sambutan gubernur.

Lebih jauh dari itu, tambahnya, ilmu-ilmu tersebut berbicara mengenai manusia, masyarakat, tata kehidupan bersama, kepemimpinan, demokrasi, keadilan, pelayanan publik, serta bagaimana kkita membangun kehidupan yang lebih baik. (FA)