Meimo News

Meimonews.com – Beberapa hari belakangan ini sejumlah instansi/lembaga pemerintah tidak melaksanakan aktivitas sebagaimana biasanya karena adanya libur nasional seperti Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Tapi bagi instansi/lembaga pelayanan publik, RSUP Kandou tetap melaksanakan pelayanan kesehatan sebagaimana biasanya.

Itulah sebabnya, agar pelayanan di rumah sakit berjalan dengan baik maka Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan melakukan pemantauan/monitoring untuk melihat langsung kondisi pelayanan yang ada, seperti di Instalasi Gawat Darurat, Selasa (24/3/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan tetap siaga dan responsif, meskipun dalam suasana libur panjang.

Saat melakukan pemantauan, Dirut berinteraksi dengan tenaga kesehatan, serta memastikan pasien tetap mendapatkan penanganan cepat dan maksimal.

“Pelayanan kesehatan tidak mengenal hari libur. Kami pastikan seluruh tim tetap siap melayani masyarakat,” ujar Dirut, pejabat karier di lingkungan kesehatan.

Langkah ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, karena menunjukkan komitmen RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, kapan pun dibutuhkan, termasuk di momen Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. (Fer).

Meimonews.com – Hari ini umat Katolik sedunia memasuki masa Prapaskah kelima.

Bacaan yang diambil dalam misa minggu ini adalah Yeheskiel 37 : 12-14 (Aku akan memberikan Roh-Ku kepadamu supaya kamu hidup), Roma 8 : 8-11 (Roh Allah yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati diam di dalam dirimu, dan Yohanes 11 : 1-45 (Akulah kebangkitan dan hidup).

Ketika orang mempersoalkan apakah setelah kematian di dunia ini masih ada kebangkitan dan kehidupan kekal, dan bagaimana caranya menuju ke sana ? Injil Yohanes menjawab kedua pertanyaan itu sekaligus dengan menunjuk pada diri Yesus. Sebab Dia adalah Jalan menuju kebangkitan dan kehidupan kekal itu dan Dia adalah kehidupan abadi itu sendiri.

Dan, salah satu bukti ialah Yesus membangkitkan Lazarus dari kematiannya, meski sudah dikuburkan beberapa hari lamanya. Karena itu, jawab Yesus kepada Marta yang meragukan hal itu, “Akulah kebangkitan dan hidup. Siapa saja yg percaya kpd-Ku, ia akan hidup walau pun sudah mati. Dan setiap.orang yang percaya kepada-Ku, ia tidak akan mati selama-lamanya. (Bdk. Yoh.11:1-45).

Percaya berarti hati yang terbuka pada tuntunan Roh Kudus, yaitu Roh Allah yangg hidup dan Roh Yesus yang bangkit dan yang telah dicurahkan dalam.hati kita melalui peristiwa Pentakosta dan Permandian.

Bagi Yehezkiel, Roh itulah yang dapat menghidupkan dan membawa kembali bangsa Israel ke tanah airnya yang abadi di surga (Bdk. Yeh.37:12-14).

Demikian bagi rasul Paulus, Roh itulah juga yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati dan Roh yang sama dapat menghidupkan tubuh kita yang fana. (Bdk. Rom.8:8-11).

Dalam konteks itu, masa Praspakah kelima ini mengundang kita untuk percaya akan Yesus sebagai jaminan keselamatan abadi, yaitu ambil-bagian dalam kemesiasan-Nya dengan berkorban dan mati karena cinta akan Tuhan dan sesama sebagai syarat utamanya.

Dengan kata lain, oleh iman, kita harus terbuka pada tuntunan Roh Kudus dari dalam hati melalui doa, tobat dan puasa sehingga kita tidak hidup dari kedagingan, menurut rasul.Paulus (yaitu Materialisme, Kesombongan dan Pencitraan) yang mendatangkan kematian abadi. Amin (RP Eduardus Besembun MSC)

Meimonews.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) memasukan kesiapan layanan perbankan guna memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat.

BSG telah menyiapkan dana tunai sebesar Rp 1 triliun yang dialokasikan untuk pengisian mesin ATM serta kebutuhan transaksi di kantor cabang sebelum periode libur dimulai.

Hal tersebut disampaikan Dirut Bank SulutGo (BSG) Revino Maydi Pepah kepada wartawan di Manado, Senin (16/3/2026).

“Sehubungan dengan Keputusan Bersama Pemerintah mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Fitri 1447H, Bank SulutGo mengumumkan penyesuaian jadual operasional nya,” ujarnya.

Dirut Bank SulutGo (BSG) Revino Maydi Pepah

Adapun jadual tersebut adalah pertama, penutupan operasional. Seluruh kantor cabang Bank SulutGo tidak melayani kegiatan operasional mulai tanggal 18 Maret sampai dengan 24 Maret 2026.

Kedua, weekend banking. Layanan weekend banking diadakan selama periode libur
tersebut. Ketiga, pembukaan kembali. Layanan perbankan akan kembali beroperasi normal pada Rabu (25/3/2026).

Menurit Pepah, penyiapan dana
sebesar Rp 1 triliun merupakan langkah antsipatf terhadap lonjakan penarikan uang tunai di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

“Kami berkomitmen agar nasabah tetap dapat merayakan hari raya dengan nyaman. Meskipun kantor cabang tutup sementara, kami telah memasukan ketersediaan dana di seluruh jaringan ATM kami tetap optmal,” ujar pejabat karier perbankan tersebut.

Pepah mengimbau kepada para nasabah untuk memanfaatkan layanan BSG Touch (Mobile Banking), BSGqris dan BSG Direct untuk transaksi non-tunai seperti Transfer antarbank, Pembelian pulsa dan paket data, Pembayaran tagihan listrik, air, dan pajak, serta Top-up saldo dompet digital.

Bank SulutGo juga mengingatkan nasabah untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan bank dan menjaga kerahasiaan data pribadi seperseperti PIN serta kode OTP. (elka)

Meimonews.com – Kabar gembira bagi wajib pajak kendaraan bernotor (ranmor) yang taat membayar pajak. Bagi wajib pajak yang taat membayar pajak ranmor akan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut.

“Wajib pajak yang taat membayar pajak kendaraan bernotor akan diberikan emas,” ujar Kepala Bapenda.Sulut June E. Silangen kepada Meimonews.com via telefon, Rabu (18/3/2026).

Program yang bekerjasama dengan PT Jasa Raharja Sulawesi Utara (pimpinan Ni Made Ayu Mulidyawati) ini, sebut June berlaku untuk periode pembayaran 1 Maret sampai 30 Juni 2026.

Peserta program ini adalah wajib pajak orang pribadi, bukan pemilik kendaraan dinas milik TNI/Polri/BUMN/BUMD maupun imstansi lainnya. “Jadi musti kendaraan pribadi,” jelas Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pajak Daerah (UPTD PPD) Manado .Michael Langelo,

Dan, sambung Langelo dalam penjelasanya terkait program ini, data identitas pajak pada sistem Samsat harus sesuai dengan dokumen resmi yaitu KTP dan nomor HP jangan lupa harus valid dan aktif agar dapat dihubungi pada saat pengumuman undian emas.

“Jangan lupa membayar pajak tepat pada waktunya secara online untuk pajak tahunan agar terhindar dari denda administrasi dan berpeluang untuk mendapatkan emas pada bulan Juli 2026,” imbau June. (elka)

Meimonews.com – Sejumlah Pos Pengamanan Operasi (Pospamops) Ketupat Samrat 2026 yang tersebar di wilayah hukum Polresta Manado ditinjau Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, Selasa (17/3/2026).

Peninjauan dilakukan guna memastiikan kesiapsiagaan personil dalam pelaksanaan operasi Ketupat Samrat 2026.

Kegiatan peninjauan ini turut melibatkan para pejabat utama Polresta Manado yang telah ditunjuk dan ditempatkan di masing-masing pos, antara lain Kabag Ops AKP Budy Datau di Pos Terpadu, Kasat Intelkam AKP Andri Permadi di Pos Pam Paving, Kasat Reskrim AKP Elwin Kristanto di Pos Pam TKB, serta Kasat Lantas AKP Angelico Timotius Sulu di Pos Yan Pelabuhan.

Selain itu, personil lainnya seperti Kasi TIK AKP Frangky Janis, Kasi Humas Iptu Agus Haryono, dan Kanit Provos Ipda Oudy Amuseng turut mendukung pelaksanaan pengamanan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Manado dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri, dengan mengedepankan pendekatan preventif, humanis, serta responsif terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas.

Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan seluruh pos pengamanan dapat berfungsi optimal dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat Samrat 2026 di wilayah Kota Manado.

Kapolresta Manado meninjau langsung kondisi Pos Terpadu serta Pos Pam Jembatan Merah, Pos Pam Paving, Pos Pam TKB, dan Pos Yan Pelabuhan guna memastikan kesiapan sarana prasarana, kelengkapan administrasi, serta kesiapsiagaan personil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolresta Manado menekankan pentingnya sinergitas antar instansi serta kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Seluruh personil harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan Ops Ketupat Samrat 2026,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Serius melakukan perubahan agar RSUP Kandou menjadi lebih baik, berbagai upaya dilakukan Starry Homenta Rampengan sebagai Dirut RSUP Kandou.

Upaya seperti kegiatan telusur terus dilakukan untuk mengetahui keadaan atau permasalahan yang ada dan segera bertindak untuk melakukan perbaikan bila ditemukan adanya masalah.

Seperti terlihat, Selasa (17/3/2026), Dirut Starry di dampingi Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang serta pejabat terkait melakukan telusur ke sejumlah unit pelayanan rumah sakit untuk memastikan progres perbaikan fasilitas dan peningkatan sistem pelayanan.

Telusur dilakukan di sejumlah ruangan, di antaranya Irina D, NICU, PICU, Irina E Bawah, Irina E Atas, serta Ruang Estella.

Dalam telusur/peninjauan itu, jajaran direksi memeriksa berbagai aspek pelayanan mulai dari ketersediaan alat kesehatan, kondisi fisik bangunan, hingga sarana dan prasarana penunjang.

Hasil dari telusur yang dilakukan menunjukkan adanya progres perbaikan yang cukup signifikan, sebagai tindak lanjut dari monitoring yang terus dilakukan oleh Dirut Starry.

Selain meninjau fasilitas, tim juga melakukan pengecekan terhadap sistem pelayanan, administrasi, hingga pelayanan farmasi guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar pelayanan rumah sakit.

Dalam kunjungan tersebut, Dirut juga menyempatkan diri menyapa pasien dan keluarga pasien yang ditemui di ruang perawatan.

Ia memberikan dukungan serta motivasi kepada para pasien, sekaligus mendengarkan secara langsung kondisi pelayanan yang mereka rasakan.

Di sela-sela kunjungan, Dirut juga mencermati berbagai kebutuhan fasilitas yang masih perlu ditingkatkan di ruang rawat inap.

Penataan ruang perawatan, peningkatan sarana prasarana, serta pemenuhan tenaga dokter spesialis menjadi bagian dari fokus pembenahan yang terus dilakukan manajemen rumah sakit

Dengan berjalan menyusuri selasar rumah sakit dan keluar masuk ruang perawatan, Dirut bersama jajaran direksi memastikan bahwa proses perubahan dan peningkatan kualitas layanan di RSUP Kandou terus berjalan secara nyata demi memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. (*/Fer)

Meimonews.com – Sebanyak 677 mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Gelombang 1 Tahun 2026 Unima (Universitas Negeri Manado) mengikuti kegiatan pembekalan sebelum diterjunkan ke masyarakat.

Pembekalan bagi para mahasiswa dari fakultas-fakultas se-Unima ini dilakukan di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Tondano, Senin (16/3/2026).

Kegiatan pembekalan ini mengangkat tema Pembangunan sikap hospitality untuk pengembangan SDM yang bermakna, profesional, sopan dan bebas dari kekerasan seksual.

Pembekalan yang menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 2 (Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum) Donal Matheos Ratu, mewakili Rektor Joseph Philip Kambey di dampingi Kepala LPPM Unima Amstrong Sompotan bersama sekretaris dan jajaran pimpinan Unima lainnya,

Dalam sambutannya, Warek 2 menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan, sikap profesional, serta nilai-nilai sosial selama pelaksanaan KKN.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wakil Rektor 2 menyerahkan, secara simbolis pataka Unima kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa yang diwakili oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Minahasa Johny Tendean.

Penyerahan ini menjadi simbol pelepasan sekaligus bentuk sinergi antara Unima dan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan KKN yang berdampak bagi masyarakat. (*/FA)

Meimonews.com – Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang (PMKP) RSUP Kandou Wega Sukanto mewakili Direktur Utama (Dirut) Starry Homenta Rampengan hadir dalam Forum Group Discussion (FGD) Akselerasi Kinerja Pelayanan Rumah Sakit di Tengah Transisi Iuran Tunggal BPJS Kesehatan yang diadakan di Kantor DPD RI Sulit, Senin (16/03).

Kehadiran Direksi RSUP Kandou tersebut menunjukkan komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit rujukan nasional dalam mendukung penguatan sistem pelayanan kesehatan (yankes) khususnya dalam menghadapi dinamika kebijakan pembiayaan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

FGD ini turut dihadiri pimpinan BPJS Kesehatan, perwakilan farmasi, serta Dinas Kesehatan Sulut.

Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat saling bertukar pandangan, menyampaikan masukan, serta merumuskan langkah strategis guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, efektif, dan berkelanjutan di tengah masa transisi kebijakan iuran tunggal BPJS Kesehatan.

FGD yang dirangkaikan dengan sesi diskusi ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan untuk membahas strategi peningkatan kinerja pelayanan kesehatan di tengah perubahan kebijakan sistem iuran BPJS Kesehatan.

Pada kesempatan itu, Wega memaparkan kesiapan rumah sakit dalam penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sesuai kebijakan pemerintah.

Wega menjelaskan, terdapat 12 kriteria KRIS yang harus dipenuhi oleh rumah sakit, di mana 9 kriteria harus siap diterapkan, sementara 3 kriteria lainnya bisa dapat menyesuaikan dengan kondisi fasilitas yang ada.

Selain itu, Wega juga menjelaskan tentanh pentingnya transformasi layanan rujukan serta peningkatan berbagai fasilitas pendukung rumah sakit, seperti penataan area parkir, taman, toilet, hingga ruang tunggu pasien dan keluarga.

Tidak hanya itu, aspek waktu tunggu pelayanan dan tingkat kepuasan pelanggan juga menjadi indikator penting yang terus dipantau oleh Kementerian Kesehatan RI (Fer)

Meimonews.com – Saat pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran dan Validasi Data yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (16/3/2026), Walikota Manado Andrei Angouw memaparkan berbagai permasalahan yang ditemui di lapangan terkait proses pendataan masyarakat.

Itulah sebabnya, Walikota yang di dampingi Wakil Walikota Richard Sualang antara lain menekankan pentingnya penyamaan persepsi antara para pelaksana di lapangan, mulai dari Camat, Lurah, Ketua Lingkungan hingga petugas pendata, khususnya dalam menentukan masyarakat yang berhak menerima pelayanan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Menurutnya, penentuan kategori kesejahteraan masyarakat melalui sistem desil, mulai dari Desil 1 hingga Desil 10, memang memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi. Namun, proses tersebut sangat penting agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengingatkan agar proses pendataan dilakukan secara objektif dan akurat, tanpa didasarkan pada penilaian subjektif dari pendata.

Ditegaskan, masyarakat yang benar-benar membutuhkan harus menjadi prioritas penerima bantuan, terutama kelompok miskin ekstrem yang masuk dalam kategori Desil 1.

Walikota meminta agar para Camat menindaklanjuti hasil rapat koordinasi ini dengan menggelar rapat atau musyawarah di tingkat kecamatan dan kelurahan bersama seluruh Lurah dan Ketua Lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, diharapkan pihak Badan Pusat Statistik (BPS) dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait mekanisme pendataan serta penentuan kategori desil masyarakat.

Dalam Rakor tersebut Kepala BPS Sulut Agus Sudibyo dan Kepala BPS Kota Manado Simon Remiasa memberikan pemaparan terkait proses integrasi dan validasi data. Rapat koordinasi kemudian diakhiri dengan sesi dialog bersama para peserta.

Hadir dalam kegiatan ini Sekdakot teaven Dandel sejumlah Kepala SKPD terkait seperti Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Erwin Kontu, Kadis Kominfo Noviyanti Ningsih Mongkau, para Camat dan Lurah, serta undangan lainnya. (elka)

Meimonews.com – Upaya memperkuat peran perempuan dalam ekonomi digital terus didorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Ratusan perempuan potensial dari berbagai daerah mengikuti Pelatihan Digital Marketing yang diadakan di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur di Manado, Senin (16/3/2026).

Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan materi tentang strategi pemasaran digital, pengelolaan media sosial, hingga teknik membuat konten promosi yang menarik.

Peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai pemanfaatan platform e-commerce dan marketplace sebagai sarana memperluas pemasaran produk.

Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar pelaku usaha perempuan. Dalam sesi diskusi, peserta saling bertukar pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha, mulai dari keterbatasan akses pasar hingga kurangnya pemahaman tentang teknologi digital.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap semakin banyak perempuan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal.

Dengan demikian, perempuan tidak hanya menjadi pelaku usaha yang mandiri, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan,
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Sulut Tienneke Adam menjelaskan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.

Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha, terutama pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui pelatihan digital marketing ini, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran produk dan meningkatkan daya saing usaha mereka.

“Perempuan Sulawesi Utara memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat. Dengan kemampuan digital marketing, produk-produk lokal dapat dipromosikan secara lebih luas bahkan hingga ke pasar nasional dan global,” ujarnya.

Para peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Selain mendapatkan materi teori, mereka juga diajak untuk melakukan praktik langsung mengenai cara mempromosikan produk melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan platform digital lainnya.

“Program pelatihan digital marketing bagi perempuan potensial ini diharapkan dapat terus berlanjut pada masa mendatang sebagai bagian dari strategi pemberdayaan perempuan di Sulawesi Utara, ujar Neltje Sumajow peserta pelatihan. (JK)