Meimonews.com – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat bekerjasama dengan Google Indonesia dan Paideia Educational Solutions menyelenggarakan pelatihan Gemini Academy for Higher Education.
Kegiatan yang berlangsung Rabu – Sabtu (7-10/10/2026) di Ruang Pelatihan Lantai 1 Gedung A LPMPP Unsrat ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa di dampingi Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene.
Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi Artificial Intelligence (AI) di lingkungan perguruan tinggi bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Pelaksanaan kegiatan dikoordinasi Kepala Pusat Teknologi dan Inovasi Pembelajaran LPMPP Unsrat Sary DE Paturusi dan Kepala Pusat Data dan Dokumen Penjaminan Mutu dan Pembelajaran Henry Valentino Florensius Kainde.

Pelatihan berfokus pada dua teknologi AI generatif dari Google. Ada dua materi yang diberikan pada pelatihan ini yang dibawakan Andy dan Tresna dari Paideia Educational Solutions, yang di dampingi Surya Putra Sarungu dari Google.
Materi pertama adalah Gemini AI : penguasaan prompt engineering untuk riset, penyusunan bahan ajar, pembuatan silabus dan modul, serta efisiensi administrasi akademik. Materi kedua adalah Gemini Notebook yang meliputi optimalisasi analisis dokumen riset, sintesis jurnal ilmiah, pengelolaan ruang kerja digital, dan pemanfaatan fitur Audio Overview.
Peserta mengikuti sesi materi dan praktik langsung menggunakan akun Google Workspace for Education (email resmi Unsrat). Setelah itu, peserta mendaftar dan mengikuti ujian sertifikasi bersama.

Melalui program ini, peserta dapat mengikuti ujian sertifikasi internasional Gemini Certified Faculty dan Gemini Certified University Student tanpa biaya.
Sertifikat dikeluarkan langsung oleh Google dan Paideia. Perguruan tinggi yang meraih minimal 50 sertifikasi Gemini Certified Faculty juga berpeluang memperoleh pengakuan sebagai Gemini for Education Reference Institution dari Google.
Program ini diharapkan turut mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Unsrat, khususnya pada aspek kerja sama internasional dan sertifikasi kompetensi.
Kepada Meimonews.com, Kepala LPMPP Unsrat menjelaskan, kegiatan ini dibagi dalam 4 (empat) sesi. Hari pertama (7/10/2026) pagi diikuti 69 peserta dari unsur pimpinan universitas, fakultas, lembaga, dan unit di lingkungan Unsrat. Pada sesi siang, 72 peserta mengikuti pelatihan yang terdiri dari Kepala Pusat di LPPM, Ketua dan Sekretaris Jurusan, serta Direktur dan Wakil Direktur RSGM.
Hari kedua (8/10/2026)) peserta kegiatan adalah Koordinator Program Studi dan Kepala Laboratorium dari seluruh fakultas serta Program Pascasarjana yang berjumlah 147 orang dalam dua sesi.
“Tanggal 9-10/10/2026 pelatihan dilanjutkan secara daring dengan sasaran sekitar 1.000 dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa,” ujarnya di dampingi Reynald J. Pakasi (Staf LPMPP Unsrat).
Pelaksana Tugas Rektor Unsrat dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Rektor 1 menjelaslan perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) saat ini bergerak sangat cepat dan telah mengubah lanskap pendidikan tinggi global.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri terkemuka, Unsrat tidak boleh hanya menjadi penonton dalam era transformasi digital ini. Kita harus menjadi garda terdepan yang adaptif, inovatif, dan terampil memanfaatkan teknologi untuk memajukan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Filosofi pahlawan nasional kita, Dr. GSSJ Ratulangi yakni Si Tou Timou Tumou Tou (Manusia hidup untuk memanusiakan orang lain) harus terus kita jiwai.
Di era modern ini, menurutnya, memanusiakan manusia juga berarti membekali diri kita, dosen kita, tenaga kependidikan kita, dan mahasiswa kita dengan kompetensi digital berstandar global agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Oleh karena itu, Plt Rektor menyambut baik penyelenggaraan pelatihan ini yang dilaksanakan dalam skema komprehensif. Kehadiran para pimpinan teknis perguruan tinggi ini sangat vital untuk menggerakkan integrasi teknologi AI di unit kerja masing-masing.
Ditegaskan, pelatihan ini bukan sekadar seminar umum, melainkan sebuah program sertifikasi kompetensi bertaraf internasional. Melalui materi Gemini AI dan Gemini Notebook, kita akan mempelajari teknik prompt engineering untuk mempercepat riset, penyusunan bahan ajar, sintesis literatur ilmiah, hingga efisiensi administrasi akademik.
“Penting untuk kita pahami bersama, kegiatan ini memberikan kontribusi langsung terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Sam Ratulangi,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik membacakan sambutan Plt. Rektor.
Disebutkan seluruh peserta memiliki kesempatan untuk mengambil ujian sertifikasi internasional (Gemini Certified Faculty dan Gemini Certified Student) dari Google secara gratis.
Saya mengimbau kepada seluruh peserta—khususnya para Dosen dengan Tugas Tambahan pada sesi luring hari ini dan esok hari, serta para Dosen, Tendik, dan Mahasiswa pada sesi daring nanti—untuk mengikuti seluruh rangkaian materi dan ujian sertifikasi ini dengan sungguh-sungguh.
Plt. Rektor mengajak kepada para peserta untuk memanfaatkan kesempatan emas ini untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah dan efektivitas kerja akademik.
Kepada jajaran Paideia Educational Solutions dan Google Indonesia, Plt Rektor Unsrat menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kolaborasi dan komitmennya dalam mendukung akselerasi digitalisasi di Unsrat.(FA)