Meimo News

Meimonews.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan (FPIK) Unsrat dan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (DJPT KKP) melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Penandatanganan kerjasama tersebut diadakan di Gedung Mina Bahari KKP, Jalan Medan Merdeka Timur No 16 Jakarta Pusat, baru-baru oleh Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran dan Dirjen Perikanan Tangkap Lotharia Latif.

Dekan FPIK Unsrat di dampingi Wakil Dekan 1 Daisy M. Makapedua kepada Meimonews.com di Manado, Senin (2/11/2026) menjelaskan, PKS ini bertujuan untuk memperkuat pendataan perikanan tangkap di lokasi pendaratan ikan melalui sinergi antara Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dengan Perguruan Tinggi guna memperoleh data perikanan tangkap yang akurat.

Mengenai ruang lingkup PKS meliputi Pengumpulan data hasil tangkapan dan data biologi ikan; Pengolahan dan analisis data hasil tangkapan dan data biologi ikan; Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program magang,

Praktik kerja lapangan, atau pengabdian kepada masyarakat; Penelitian yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya ikan; Penyebaran ilmu pengetahuan dan publikasi ilmiah hasil kegiatan pendataan dan penelitian;

“Selain itu, penguatan pengelolaan sumber daya ikan di Unit Pengelola Perikanan (UPP) Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP),” ujar Dekan (FA

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Manado Jamaluddin Jompa membuka Expo Unsrat 2026 secara daring, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga Selasa (3/11/2026) di Mantos 3 ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis ke-65 Unsrat.

Hadir pada acara pembukaan, Wakil Rektor 2 Royke Iwan Montolalu, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Pimpinan dan Anggota Senat universitas, para Dekan, pimpinan lembaga, biro, dan unit kerja, sivitas akademika serta tamu undangan dan ratusan masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran dalam laporannya menyebutkan kegiatan Expo Unsrat Tahun 2026 dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Dies Natalis Unsrat Tahun 2026, serta sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi, inovasi, kreativitas, prestasi, dan berbagai hasil karya yang dimiliki oleh seluruh unsur di lingkungan Unsrat,

Ada enam tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini. Pertama, memeriahkan dan menyukseskan rangkaian peringatan Dies Natalis Unsrat Tahun 2026. Kedua, memperkenalkan profil, keunggulan, dan potensi fakultas, program studi, lembaga, serta unit kerja di lingkungan Unsrat.

Fakultas Pertanian (atas) dan Fakultas Peternakan ambil bagian dalam Expo Unsrat 2026 dengan memamerkan beberapa produk mereka, yang beberapa di antaranya diminati pengunjung

Ketiga, menampilkan hasil penelitian, inovasi, produk unggulan, kreativitas, dan prestasi sivitas akademika. Keempat menjadi media promosi dan publikasi Unsrat kepada masyarakat luas.

Kelima, meningkatkan kerja sama dan jejaring antara universitas, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Keenam, mendorong kreativitas, jiwa kewirausahaan, serta semangat berinovasi di kalangan mahasiswa dan sivitas akademika.

Pimpinan.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan melakukan sosialisasi fakultas mereka

Adapun kegiatan Expo Unsrat Tahun 2026 meliputi Pameran produk unggulan dan hasil karya fakultas; Pameran hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi; Promosi program studi dan keunggulan masing-masing fakultas.

Selain itu, Pameran produk kewirausahaan mahasiswa; Presentasi dan demonstrasi hasil inovasi serta kreativitas; Kegiatan promosi, edukasi, dan interaksi dengan masyarakat; dan kegiatan pendukung lainnya sesuai dengan rangkaian Dies Natalis Unsrat Tahun 2026.

Menurut Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan (FPIK) Unsrat ini, peserta Expo Unsrat Tahun 2026 terdiri atas fakultas, program studi, lembaga, biro, unit kerja, organisasi mahasiswa, mitra kerja sama, pelaku usaha, serta pihak-pihak lain yang berpartisipasi dalam kegiatan

“Dalam menyukseskan kegiatan ini, panitia telah melaksanakan berbagai tahapan persiapan, mulai dari perencanaan kegiatan, koordinasi dengan pimpinan universitas dan fakultas, penyiapan lokasi dan fasilitas pameran, pendataan peserta, penataan stand, publikasi, hingga koordinasi teknis pelaksanaan kegiatan,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Usai sosialisasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Unsrat Periode Tahun 2026-2030 yang dilaksanakan 22-31 Oktober 2026 maka saat ini hingga beberapa hari ke depan telah dibuka Pendaftaran Bakal Calon (Balon) Rektor Unsrat.

“Pendaftaran bakal calon Rektor Unsrat periode tahun 2026-2030 dimulai hari ini (2 November) hingga 6 November) mendatang,” ujar Humas Unsrat Max Reinhart Rembang kepada wartawan, Senin (2/11/2026).

Oleh karenanya, kepada mereka yang berkehendak untuk mencalonkan diri sebagai calon Rektor Unsrat untuk masa bakti empat tahun ke depan disilahkan memanfaatkan tahapan ini.

Sudah tentu, tambahnya, dengan membawa dokumen persyaratan yang sesuai aturan yang ada/berlaku.

Panitia Penjaringan yang dipimpin Wakil Rektor 1 (Arthur Gehart Pinaria) sebagai Ketua dan Kepala LPMPP Unsrat (Max Revolta John Runtuwene) sebagai Sekretaris, sebut Rembang, siap menerima pendaftaran balon tersebut.

Disebutkan, bila sampai batas waktu terakhir (6 November), balon Rektor kurang dari empat orang maka pendaftarannya akan diperpanjang 9-11 November 2026. (FA)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menghadiri The 2nd National Forum of the Indonesian Health Council 2026 dan peringatan Hari Upang Tahun (HUT) ke-2 Konsil Kesehatan Indonesia (KKI).

Kegiatan yang mengusung tema Strengthening Competence and Professionalism to Enhance Patient Safety and Quality of Care ini diadakan di Swissôtel Jakarta PIK Avenue, Jakarta Utara, Kamis–Jumat (29–30/10/2026).

Forum ini membahas penguatan kompetensi dan profesionalisme tenaga kesehatan demi meningkatkan keselamatan pasien dan mutu pelayanan.

Dirut mengatakan, peningkatan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian penting dalam pengembangan pelayanan RSUP Kandou. Bagi RS Kandou, keselamatan pasien adalah prioritas utama.

“Karena itu, peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas pelayanan harus terus dilakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam forum nasional ini, RSUP Kandou terus memperkuat upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur. (Fer)

Meimonews.com – Umat Katolik dari 3 (tiga) Paroki yakni Paroki St. Joseph Pelindung Pekerja Kleak Manado, Paroki St. Petrus Warembungan Minahasa, dan Paroki St. Fransiskus Xaverius Kema Minahasa Utara mengadakan ziarah ke Gua Maria Kimentur Kakaskasen, Sabtu (31/10/2026).

Ribuan umat dari 3 paroki tersebut melakukan prosesi ziarah mulai dari depan Biara Karmel Kakaskasen sambil berdoa rosario menuju ke Gua Maria Karmel Kakaskasen. Sejumlah ujud-ujud doa disampaikan. Prosesi dilakukan berkelompok sesuai wilayah rohani masing-masing.

Setelah berdoa rosario yang berpuncak di Gua Maria Kimentur/Bukit Kimentur, umat 3 paroki tersebut mengikuti misa bersama di halaman Seminari Menengah St. Fransiskus Kakaskasen, bersebelahan dengan Gua Maria Kimentur.

Misa dipimpin 7 (tujuh) imam/pastor termasuk Pastor Paroki Warembungan Pastor Alfanus Windy Tangkuman Pr (selebran utama), Pastor Paroki Kleak Pastor Wilfrids Siunta Pr, Paroki Kema Pastor Yansen Dianomo Pr, dan Rektor Seminari Menengah St. Fransiskus Kakaskasen Pastor Danny Surentu Pr.

Pastor Surentu dalam kotbahnya mengatakan, kehadiran umat dari tiga paroki ini mempertemukan dua perjalanan yakni perjalanan para seminaris yang sedang belajar mengenali panggilan Tuhan dan perjalanan umat yang terus mencari serta mengikuti kehendakNya.

Ziarah ini, menurutnya, akan selesai, dan kita akan kembali ke rumah masing-masing. Di sanalah perjalanan iman berlanjut. “Semoga bersama (Bunda – red) Maria, kita semakin merindukan Tuhan sambil menjalankan tanggung jawab dengan setia. Kerendahan hati juga tampak ketika kita mau meminta maaf, menerima nasihat, dan memulai kembali hubungan yang renggang,” ujarnya.

Pastor Surentu mengajak kepada umat ketiga paroki tersebut mempercayakan perjalanan ini kepada Bunda Maria dengan ungkapan : Maria, Regina Sacratissimi Rosarii, ora pro nobis, Maria Ratu Rosario Tersuci, doakan kami. Amin.

Pada kesempatan tersebut, sumbangan umat dari ketiga paroki diserahkan kepada Rektor Seminari. (lex)

Meimonews.com – Di tengah momen Peringatan ke-98 Sumpah Pemuda, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar Sidang Terbuka Senat dengan agenda Wisuda Program Pascasarjana di Grha Sabha Pramana (GSP).

Wisuda digelar 2 hari (28 dan 29 Oktober 2026), dengan mewisuda 2.524 lulusan.

Dalam suasana sukacita dan penuh keharuan di antara ribuan orangtua maupun keluarga wisudawan UGM, nampak salah satu wisudawan yang juga aktivis lingkungan asal Minut (Minahasa Utara). Dia adalah Julio Ignatius Luntungan.

Pemuda yang dikenal sosok aktivis, peduli lingkungan yang ramah dan sederhana ini mengikuti pendidikan S-2 Ilmu Lingkungan selama 2 tahun di Pascasarjana UGM. Ia memyelesaikan S-2nya usai berjuang selama 2 tahun dalam perkuliahan dan praktek lapangan di Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM.

Julio Ignatius Luntungan

Kepedulian terhadap Lingkungan akhirnya mengantar putra pasangan suami-istri Geraldus Herry Luntungan dan Stans Meivine Antou.ini mendalami ilmu lingkungan di UGM. Dan bukan tanpa alasan akhirnya masuk di UGM.

“Saya bersyukur pada Tuhan akhirnya bisa menyelesaikan studi dengan waktu tepat dan bersyukur pula dengan capaian predikat Cumlaude. Capaian ini akan saya dedikasikan untuk masyarakat dan negeri ini ” ujar Julio di dampingi kedua orang tua serta adiknya Elisabeth F.Luntungan.

Kecintaannya pada lingkungan akhirnya mengantar sosok ini mendalami Ilmu Lingkungan di UGM dan sukses meraih gelar Master Ilmu Lingkungan (Geo Informasi Untuk Manajemen Bencana dan Perencanaan Spasial)

Sosok Julio ini pun sempat menarik perhatian undangan saat prosesi pelepasan di SPs. UGM, karena tampil percaya diri dengan balutan baju adat Minahasa yang berwarna Hitam dan bordiran emas .

Sejumlah teman pun memberikan apresiasi.
“Keren banget mas Julio pake baju adat Minahasa. ini bukti Mas Julio cinta tanah Minahasa Utara” ujar Akbar dan teman lain seangkatannya. (*)

Meimonews.com – Organisasi Mahasiawa (Ormawa) Himpunan Mahasiswa Sumber Daya Perairan (Himawasuper) Program Studi (Prodi) Managemen Sumber Daya Perairan (MSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat menggelar Seminar Hasil Penelitian Mahasiswa.

Seminar yang dibuka pelaksanaanya oleh Wakil Dekan ((Wadek) 3 FPIK Unsrat James Paulus mewakili Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran ini mengusung tema Berbagi hasil riset, mengembangkan ilmu perikanan dan kelautam untuk masa depan.

Kegiatan yang didampingi Pembina Mahasiswa Rose Mantiri (Dosen FPIK Unsrat) ini menampilkan hasil penelitian dari sejumlah mahasiswa.

Wadek 3 FPIK Unsrat James Paulus (mewakili Dekan Ockstan Jurike.Kalesaran) saat memberikan sambutan pada acara pembukaan seminar

Wadek 2 FPIK Unsrat mengapresiasi inovasi dan kreativitas dalam kegiatan akademik ini, terutama mempublikasikan hasil penelitian dalam bentuk seminar.

Kegiatan ini, sebutnya, merupakan kegiatan pertama kali di lingkup Unsrat, yang berkegiatan di tingkat Program Studi, tetapi ruang lingkup kegiatannya tingkat Fakultas.

“Ada multiply efeck dari kegiatan ini mulai dari mahasiswa berprestasi sampai kinerja dosen pada sistem remunerasi,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Tahun 2026 di Kantor Pusat BSG, Kamis (29/10/2026).

RUPS LB yang dihadiri para pemegang saham, para Komisaris dan para Direksi serta lembaga/instansi terkait ini dipimpin Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus selaku pemegang saham pengendali utama,

Dalam ‎rapat strategis ini dibahas beberapa agenda penting, termasuk pergantian satu jabatan direksi yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, pembahasan terkait dengan remunerasi, pembahasan jabatan pada bidang dana dan treasury direksi, serta membahas penyesuaian nomenklatur jabatan agar selaras dengan ketentuan Bank Indonesia (BI) dan OJK. ‎

‎Gubernur Yulius menjelaskan, RUPS LB digelar untuk menindaklanjuti rekomendasi OJK dengan tenggat waktu 30 hari. Pelaksanaannya juga mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) BSG.

Ditambahkan, keputusan tersebut perlu segera ditindaklanjuti agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan, pembahasan lebih lanjut mengenai pengisian jabatan direksi akan kembali dilakukan dalam RUPS reguler awal 2027. ‎

Untuk sementara, jabatan direksi tersebut akan dijabat Pelaksana tugas (Plt) oleh Direktur Utama BSG Revino Maydi Pepah. “Sesuai keputusan, jabatan tersebut sementara kita Plt-kan ke Direktur Utama BSG,” ujarnya. ‎

Terkait pengisian jabatan direksi, Gubernur mengungkapkan, sudah ada dua nama yang diusulkan. Namun, keputusan mengenai pengisian jabatan tersebut belum ditetapkan dan akan dibahas kembali pada RUPS reguler awal 2027. ‎

“Ada diusulkan dua nama ini untuk mengisi jabatan direksi, tapi kita tunggu saja karena sisa empat bulan lagi bahas itu di RUPS normal awal tahun 2027,” ujarnya. ‎

Dengan demikian, proses penataan jajaran direksi BSG masih akan berlanjut hingga agenda RUPS berikutnya, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang berlaku. ‎(elka)

Meimonews.com – Wujudkan program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menginisiasi diskusi bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Manado, tokoh pemuda, dan komunitas masyarakat Jalan Roda untuk mencari solusi konkret dalam menekan angka pengangguran di Kota Manado.

Diskusi yang berlangsung di kawasan Jalan Roda, Manado, Kamis (29/10/2026) ini menjadi langkah membangun sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dunia usaha, dan elemen masyarakat dalam memperluas akses kesempatan kerja bagi warga, khususnya generasi muda.

Hadir pada oertenuan tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Manado Fadly Kasim, Kasat Binmas AKP Sonny Soputan, Kapolsek Wenang AKP HRF Sabaja, Kasi Humas Iptu Agus Haryono, serta tokoh pemuda, masyarakat dan komunitas Jalan Roda, serta staf Disnaker Kota Manado.

Program Poliran tidak hanya berfokus pada diskusi, tetapi juga mendorong langkah nyata melalui pendataan jumlah warga yang belum bekerja, pemetaan kebutuhan tenaga kerja, serta identifikasi peluang kerja yang dapat diakses masyarakat.

Kapolresta Manado menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab persoalan pengangguran. Sinergi dengan Disnaker, tokoh pemuda, perusahaan swasta, dan Balai Latihan Kerja (BLK) diharapkan dapat membuka peluang penempatan kerja sekaligus meningkatkan keterampilan dan kompetensi pencari kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

Berdasarkan data ketenagakerjaan yang disampaikan, Kota Manado memiliki 359.983 penduduk usia kerja, dengan 232.680 orang tergolong angkatan kerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 212.882 orang telah bekerja, sementara 19.798 orang masih menganggur.

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Manado tercatat sebesar 8,51 persen, turun 0,22 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya. Meski menunjukkan perbaikan, angka tersebut menandakan bahwa persoalan pengangguran masih membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.

Di sisi lain, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) mencapai 64,64 persen atau meningkat 1,47 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan semakin banyak penduduk usia kerja yang terlibat dalam aktivitas ekonomi, sekaligus menjadi tantangan untuk memastikan tersedianya lapangan kerja yang memadai.

Melalui Poliran, Polresta Manado mendorong agar data ketenagakerjaan dapat ditindaklanjuti dengan program yang terarah, mulai dari pendataan pencari kerja, penyebaran informasi lowongan pekerjaan, pelatihan keterampilan, hingga membangun kemitraan dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Keterlibatan tokoh pemuda dan komunitas masyarakat juga dinilai penting untuk menjangkau warga yang belum bekerja, menggali potensi mereka, serta menghubungkan pencari kerja dengan pihak-pihak yang memiliki peluang penyerapan tenaga kerja.

Upaya ini menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun komunikasi, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong terciptanya solusi atas persoalan masyarakat.

Melalui program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Manado berharap terbangun kerja sama berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sehingga semakin banyak warga memperoleh kesempatan bekerja, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan berkontribusi bagi kemajuan Kota Manado. (AF)

Meimonews.com – Status Tanggap Darurat bencana cuaca ekstrim dan musim kemarau berkepanjangan di wilayah Kota Manado diperpanjang. Keputusan tersebut diambil setelah diadakan rapat koordinasi (Rakor) di Ruang Rapt Bapperida Manado, Senin (26/10/2026).

Rakor yang dipimpin Asisten 1 Setdakot Manado Julises Oehlers ini diikuti 30 peserta di antaranya Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, Dandim 1309/Mdo, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulut, dan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas 1 Samrat Manado.

“Status Tanggap Darurat bencana cuaca ekstrim dan musim kemarau berkepanjangan diperpanjang selama 14 hari karena beberapa sebab. Dan, diputuskan dal Rakor yang dipimpin Asisten 1 Setdakot Manado,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Kamis (29/10/2026).

Kekeringan kepulauan dan ancaman kebakaran hutan, sebutnya, antara lain menjadi pertimbangan perpanjangan status darurat ini.

Berdasarkan data yang ada, setidaknya sebanyak 919 keluarga dengan 2.571 jiwa yang terdampak kekeringan, sementara kejadian kebakaran lahan pada Oktober 2026 berjumlah 116 yang dilaporkan. (elka)