Meimo News

Meimonews.com – Usai sosialisasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Unsrat Periode Tahun 2026-2030 yang dilaksanakan 22-31 Oktober 2026 maka saat ini hingga beberapa hari ke depan telah dibuka Pendaftaran Bakal Calon (Balon) Rektor Unsrat.

“Pendaftaran bakal calon Rektor Unsrat periode tahun 2026-2030 dimulai hari ini (2 November) hingga 6 November) mendatang,” ujar Humas Unsrat Max Reinhart Rembang kepada wartawan, Senin (2/11/2026).

Oleh karenanya, kepada mereka yang berkehendak untuk mencalonkan diri sebagai calon Rektor Unsrat untuk masa bakti empat tahun ke depan disilahkan memanfaatkan tahapan ini.

Sudah tentu, tambahnya, dengan membawa dokumen persyaratan yang sesuai aturan yang ada/berlaku.

Panitia Penjaringan yang dipimpin Wakil Rektor 1 (Arthur Gehart Pinaria) sebagai Ketua dan Kepala LPMPP Unsrat (Max Revolta John Runtuwene) sebagai Sekretaris, sebut Rembang, siap menerima pendaftaran balon tersebut.

Disebutkan, bila sampai batas waktu terakhir (6 November), balon Rektor kurang dari empat orang maka pendaftarannya akan diperpanjang 9-11 November 2026. (FA)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menghadiri The 2nd National Forum of the Indonesian Health Council 2026 dan peringatan Hari Upang Tahun (HUT) ke-2 Konsil Kesehatan Indonesia (KKI).

Kegiatan yang mengusung tema Strengthening Competence and Professionalism to Enhance Patient Safety and Quality of Care ini diadakan di Swissôtel Jakarta PIK Avenue, Jakarta Utara, Kamis–Jumat (29–30/10/2026).

Forum ini membahas penguatan kompetensi dan profesionalisme tenaga kesehatan demi meningkatkan keselamatan pasien dan mutu pelayanan.

Dirut mengatakan, peningkatan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian penting dalam pengembangan pelayanan RSUP Kandou. Bagi RS Kandou, keselamatan pasien adalah prioritas utama.

“Karena itu, peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas pelayanan harus terus dilakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam forum nasional ini, RSUP Kandou terus memperkuat upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur. (Fer)

Meimonews.com – Umat Katolik dari 3 (tiga) Paroki yakni Paroki St. Joseph Pelindung Pekerja Kleak Manado, Paroki St. Petrus Warembungan Minahasa, dan Paroki St. Fransiskus Xaverius Kema Minahasa Utara mengadakan ziarah ke Gua Maria Kimentur Kakaskasen, Sabtu (31/10/2026).

Ribuan umat dari 3 paroki tersebut melakukan prosesi ziarah mulai dari depan Biara Karmel Kakaskasen sambil berdoa rosario menuju ke Gua Maria Karmel Kakaskasen. Sejumlah ujud-ujud doa disampaikan. Prosesi dilakukan berkelompok sesuai wilayah rohani masing-masing.

Setelah berdoa rosario yang berpuncak di Gua Maria Kimentur/Bukit Kimentur, umat 3 paroki tersebut mengikuti misa bersama di halaman Seminari Menengah St. Fransiskus Kakaskasen, bersebelahan dengan Gua Maria Kimentur.

Misa dipimpin 7 (tujuh) imam/pastor termasuk Pastor Paroki Warembungan Pastor Alfanus Windy Tangkuman Pr (selebran utama), Pastor Paroki Kleak Pastor Wilfrids Siunta Pr, Paroki Kema Pastor Yansen Dianomo Pr, dan Rektor Seminari Menengah St. Fransiskus Kakaskasen Pastor Danny Surentu Pr.

Pastor Surentu dalam kotbahnya mengatakan, kehadiran umat dari tiga paroki ini mempertemukan dua perjalanan yakni perjalanan para seminaris yang sedang belajar mengenali panggilan Tuhan dan perjalanan umat yang terus mencari serta mengikuti kehendakNya.

Ziarah ini, menurutnya, akan selesai, dan kita akan kembali ke rumah masing-masing. Di sanalah perjalanan iman berlanjut. “Semoga bersama (Bunda – red) Maria, kita semakin merindukan Tuhan sambil menjalankan tanggung jawab dengan setia. Kerendahan hati juga tampak ketika kita mau meminta maaf, menerima nasihat, dan memulai kembali hubungan yang renggang,” ujarnya.

Pastor Surentu mengajak kepada umat ketiga paroki tersebut mempercayakan perjalanan ini kepada Bunda Maria dengan ungkapan : Maria, Regina Sacratissimi Rosarii, ora pro nobis, Maria Ratu Rosario Tersuci, doakan kami. Amin.

Pada kesempatan tersebut, sumbangan umat dari ketiga paroki diserahkan kepada Rektor Seminari. (lex)

Meimonews.com – Di tengah momen Peringatan ke-98 Sumpah Pemuda, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar Sidang Terbuka Senat dengan agenda Wisuda Program Pascasarjana di Grha Sabha Pramana (GSP).

Wisuda digelar 2 hari (28 dan 29 Oktober 2026), dengan mewisuda 2.524 lulusan.

Dalam suasana sukacita dan penuh keharuan di antara ribuan orangtua maupun keluarga wisudawan UGM, nampak salah satu wisudawan yang juga aktivis lingkungan asal Minut (Minahasa Utara). Dia adalah Julio Ignatius Luntungan.

Pemuda yang dikenal sosok aktivis, peduli lingkungan yang ramah dan sederhana ini mengikuti pendidikan S-2 Ilmu Lingkungan selama 2 tahun di Pascasarjana UGM. Ia memyelesaikan S-2nya usai berjuang selama 2 tahun dalam perkuliahan dan praktek lapangan di Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM.

Julio Ignatius Luntungan

Kepedulian terhadap Lingkungan akhirnya mengantar putra pasangan suami-istri Geraldus Herry Luntungan dan Stans Meivine Antou.ini mendalami ilmu lingkungan di UGM. Dan bukan tanpa alasan akhirnya masuk di UGM.

“Saya bersyukur pada Tuhan akhirnya bisa menyelesaikan studi dengan waktu tepat dan bersyukur pula dengan capaian predikat Cumlaude. Capaian ini akan saya dedikasikan untuk masyarakat dan negeri ini ” ujar Julio di dampingi kedua orang tua serta adiknya Elisabeth F.Luntungan.

Kecintaannya pada lingkungan akhirnya mengantar sosok ini mendalami Ilmu Lingkungan di UGM dan sukses meraih gelar Master Ilmu Lingkungan (Geo Informasi Untuk Manajemen Bencana dan Perencanaan Spasial)

Sosok Julio ini pun sempat menarik perhatian undangan saat prosesi pelepasan di SPs. UGM, karena tampil percaya diri dengan balutan baju adat Minahasa yang berwarna Hitam dan bordiran emas .

Sejumlah teman pun memberikan apresiasi.
“Keren banget mas Julio pake baju adat Minahasa. ini bukti Mas Julio cinta tanah Minahasa Utara” ujar Akbar dan teman lain seangkatannya. (*)

Meimonews.com – Organisasi Mahasiawa (Ormawa) Himpunan Mahasiswa Sumber Daya Perairan (Himawasuper) Program Studi (Prodi) Managemen Sumber Daya Perairan (MSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat menggelar Seminar Hasil Penelitian Mahasiswa.

Seminar yang dibuka pelaksanaanya oleh Wakil Dekan ((Wadek) 3 FPIK Unsrat James Paulus mewakili Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran ini mengusung tema Berbagi hasil riset, mengembangkan ilmu perikanan dan kelautam untuk masa depan.

Kegiatan yang didampingi Pembina Mahasiswa Rose Mantiri (Dosen FPIK Unsrat) ini menampilkan hasil penelitian dari sejumlah mahasiswa.

Wadek 3 FPIK Unsrat James Paulus (mewakili Dekan Ockstan Jurike.Kalesaran) saat memberikan sambutan pada acara pembukaan seminar

Wadek 2 FPIK Unsrat mengapresiasi inovasi dan kreativitas dalam kegiatan akademik ini, terutama mempublikasikan hasil penelitian dalam bentuk seminar.

Kegiatan ini, sebutnya, merupakan kegiatan pertama kali di lingkup Unsrat, yang berkegiatan di tingkat Program Studi, tetapi ruang lingkup kegiatannya tingkat Fakultas.

“Ada multiply efeck dari kegiatan ini mulai dari mahasiswa berprestasi sampai kinerja dosen pada sistem remunerasi,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Tahun 2026 di Kantor Pusat BSG, Kamis (29/10/2026).

RUPS LB yang dihadiri para pemegang saham, para Komisaris dan para Direksi serta lembaga/instansi terkait ini dipimpin Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus selaku pemegang saham pengendali utama,

Dalam ‎rapat strategis ini dibahas beberapa agenda penting, termasuk pergantian satu jabatan direksi yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, pembahasan terkait dengan remunerasi, pembahasan jabatan pada bidang dana dan treasury direksi, serta membahas penyesuaian nomenklatur jabatan agar selaras dengan ketentuan Bank Indonesia (BI) dan OJK. ‎

‎Gubernur Yulius menjelaskan, RUPS LB digelar untuk menindaklanjuti rekomendasi OJK dengan tenggat waktu 30 hari. Pelaksanaannya juga mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) BSG.

Ditambahkan, keputusan tersebut perlu segera ditindaklanjuti agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan, pembahasan lebih lanjut mengenai pengisian jabatan direksi akan kembali dilakukan dalam RUPS reguler awal 2027. ‎

Untuk sementara, jabatan direksi tersebut akan dijabat Pelaksana tugas (Plt) oleh Direktur Utama BSG Revino Maydi Pepah. “Sesuai keputusan, jabatan tersebut sementara kita Plt-kan ke Direktur Utama BSG,” ujarnya. ‎

Terkait pengisian jabatan direksi, Gubernur mengungkapkan, sudah ada dua nama yang diusulkan. Namun, keputusan mengenai pengisian jabatan tersebut belum ditetapkan dan akan dibahas kembali pada RUPS reguler awal 2027. ‎

“Ada diusulkan dua nama ini untuk mengisi jabatan direksi, tapi kita tunggu saja karena sisa empat bulan lagi bahas itu di RUPS normal awal tahun 2027,” ujarnya. ‎

Dengan demikian, proses penataan jajaran direksi BSG masih akan berlanjut hingga agenda RUPS berikutnya, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang berlaku. ‎(elka)

Meimonews.com – Wujudkan program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menginisiasi diskusi bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Manado, tokoh pemuda, dan komunitas masyarakat Jalan Roda untuk mencari solusi konkret dalam menekan angka pengangguran di Kota Manado.

Diskusi yang berlangsung di kawasan Jalan Roda, Manado, Kamis (29/10/2026) ini menjadi langkah membangun sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dunia usaha, dan elemen masyarakat dalam memperluas akses kesempatan kerja bagi warga, khususnya generasi muda.

Hadir pada oertenuan tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Manado Fadly Kasim, Kasat Binmas AKP Sonny Soputan, Kapolsek Wenang AKP HRF Sabaja, Kasi Humas Iptu Agus Haryono, serta tokoh pemuda, masyarakat dan komunitas Jalan Roda, serta staf Disnaker Kota Manado.

Program Poliran tidak hanya berfokus pada diskusi, tetapi juga mendorong langkah nyata melalui pendataan jumlah warga yang belum bekerja, pemetaan kebutuhan tenaga kerja, serta identifikasi peluang kerja yang dapat diakses masyarakat.

Kapolresta Manado menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab persoalan pengangguran. Sinergi dengan Disnaker, tokoh pemuda, perusahaan swasta, dan Balai Latihan Kerja (BLK) diharapkan dapat membuka peluang penempatan kerja sekaligus meningkatkan keterampilan dan kompetensi pencari kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

Berdasarkan data ketenagakerjaan yang disampaikan, Kota Manado memiliki 359.983 penduduk usia kerja, dengan 232.680 orang tergolong angkatan kerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 212.882 orang telah bekerja, sementara 19.798 orang masih menganggur.

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Manado tercatat sebesar 8,51 persen, turun 0,22 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya. Meski menunjukkan perbaikan, angka tersebut menandakan bahwa persoalan pengangguran masih membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.

Di sisi lain, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) mencapai 64,64 persen atau meningkat 1,47 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan semakin banyak penduduk usia kerja yang terlibat dalam aktivitas ekonomi, sekaligus menjadi tantangan untuk memastikan tersedianya lapangan kerja yang memadai.

Melalui Poliran, Polresta Manado mendorong agar data ketenagakerjaan dapat ditindaklanjuti dengan program yang terarah, mulai dari pendataan pencari kerja, penyebaran informasi lowongan pekerjaan, pelatihan keterampilan, hingga membangun kemitraan dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Keterlibatan tokoh pemuda dan komunitas masyarakat juga dinilai penting untuk menjangkau warga yang belum bekerja, menggali potensi mereka, serta menghubungkan pencari kerja dengan pihak-pihak yang memiliki peluang penyerapan tenaga kerja.

Upaya ini menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun komunikasi, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong terciptanya solusi atas persoalan masyarakat.

Melalui program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Manado berharap terbangun kerja sama berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sehingga semakin banyak warga memperoleh kesempatan bekerja, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan berkontribusi bagi kemajuan Kota Manado. (AF)

Meimonews.com – Status Tanggap Darurat bencana cuaca ekstrim dan musim kemarau berkepanjangan di wilayah Kota Manado diperpanjang. Keputusan tersebut diambil setelah diadakan rapat koordinasi (Rakor) di Ruang Rapt Bapperida Manado, Senin (26/10/2026).

Rakor yang dipimpin Asisten 1 Setdakot Manado Julises Oehlers ini diikuti 30 peserta di antaranya Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, Dandim 1309/Mdo, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulut, dan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas 1 Samrat Manado.

“Status Tanggap Darurat bencana cuaca ekstrim dan musim kemarau berkepanjangan diperpanjang selama 14 hari karena beberapa sebab. Dan, diputuskan dal Rakor yang dipimpin Asisten 1 Setdakot Manado,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Kamis (29/10/2026).

Kekeringan kepulauan dan ancaman kebakaran hutan, sebutnya, antara lain menjadi pertimbangan perpanjangan status darurat ini.

Berdasarkan data yang ada, setidaknya sebanyak 919 keluarga dengan 2.571 jiwa yang terdampak kekeringan, sementara kejadian kebakaran lahan pada Oktober 2026 berjumlah 116 yang dilaporkan. (elka)

Meimonews,com – Berbagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, kesiapsiagaan petugas dan ketersediaan fasilitas terus dilakukan Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan.

Tak mengenal lelah dan dibatasi jam kerja, Dirut rutin melakukan telusuran untuk memantau langsung perkembangan yang ada di samping melakukan komunikasi baik dengan petugas pelayanan maupun pasien dan keluarganya.

Itu terlihat ketika Dirut tak cukup hanya memantau dari balik meja dan meski telah beraktivitas seharian di kantor, tapi turun langsung melihat kondisi pelayanan rumah sakit.

Rabu (28/10/2026) malam, Dirut menyusuri Instalasi Gawat Darurat (IGD), menyapa pasien dan keluarga, sekaligus memastikan pelayanan di garda terdepan rumah sakit itu tetap berjalan dengan baik.

Langkah tersebut bukan sekadar kunjungan rutin. Di tengah kesibukan memimpin rumah sakit, Dirut juga tetap meluangkan waktu untuk melihat langsung bagaimana pasien mendapatkan pelayanan.

Baginya, menjaga kualitas layanan tidak cukup hanya mengandalkan laporan, tetapi perlu disertai pemantauan langsung di lapangan.

Saat melakukan telusur, Dirut terlihat dekat dengan pasien maupun keluarga yang ditemuinya. Tanpa membedakan apakah sudah saling mengenal atau baru pertama kali bertemu, ia tetap menyapa mereka dengan ramah.

Kehadiran Dirut di tengah pasien ini menjadi bagian dari upayanya membangun pelayanan rumah sakit yang lebih baik, sekaligus memastikan perhatian terhadap pasien tetap menjadi prioritas.

Sebagai salah satu pintu utama masuknya pasien ke rumah sakit, IGD membutuhkan perhatian khusus. Kecepatan penanganan, koordinasi petugas, dan kualitas pelayanan menjadi hal penting yang harus terus dijaga.

Karena itu, sebut Managemen Hukum dan Humas RSUP Kandou, pemantauan dilakukan Dirut secara bergilir di berbagai unit pelayanan RSUP Kandou. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, berbagai hal yang membutuhkan perhatian dapat diketahui lebih dekat.

Konsistensi ini menunjukkan bahwa upaya membenahi rumah sakit tidak berhenti ketika jam kerja berakhir. Bagi Dirut, menjaga mutu pelayanan merupakan tanggung jawab yang harus terus berjalan, demi memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang baik, aman, dan penuh kepedulian. (Fer)

Meimonews.com – Kita ingin membangun Indonesia yang maju. Tetapi kemajuan bukan hanya tentang gedung yang menjulang tinggi, teknologi yang semakin canggih, atau kekayaan yang berlimpah.

Kemajuan sejati dimulai dari manusia. Dari karakter. Dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama.

‘Karena itu, kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati,” ujar Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria ketika membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Pusat Unsrat, Rabu (28/1/2026).

Dijelaskan, patriotik, yang mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata. Gigih, yang tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan, dan tidak berhenti berjuang sebelum memberikan yang terbaik bagi bangsa.

Dan berempati, yang tidak hanya memikirkan keberhasilan dirinya sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan saudaranya. Yang tidak berpaling ketika melihat rakyatnya membutuhkan pertolongan.

“Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” sebut Menpora pada kegiatan yang mengusung tema tema Patriotik, Gigih, Berempati Pemuda Indonesoa.

Dikemukakan, dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Para pemuda Indonesia, diajak untuk berrmimpi setinggi langit. Bekerjalah sekeras mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati. Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani.

“Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya. Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia,” ajaknya.

Upacara memperingati Sumpah Pemuda di lingkungan Unsrat dilaksanakan di unit kerja masing-masing. Khusus di halaman Kantor Pusat dihadiri pimpinan dan staf serta satuan kerja tingkat universitas di mana bertindak sebagaii inspektur upacara adalah Wakil Rektor 1 mewalilki Plt Rektor Jamaluddin Jompa. (FA)