Meimo News

Meimonews.com – Status Tanggap Darurat bencana cuaca ekstrim dan musim kemarau berkepanjangan di wilayah Kota Manado diperpanjang. Keputusan tersebut diambil setelah diadakan rapat koordinasi (Rakor) di Ruang Rapt Bapperida Manado, Senin (26/10/2026).

Rakor yang dipimpin Asisten 1 Setdakot Manado Julises Oehlers ini diikuti 30 peserta di antaranya Kapolresta Manado Kombes Pol. Idham Halid, Dandim 1309/Mdo, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulut, dan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas 1 Samrat Manado.

“Status Tanggap Darurat bencana cuaca ekstrim dan musim kemarau berkepanjangan diperpanjang selama 14 hari karena beberapa sebab. Dan, diputuskan dal Rakor yang dipimpin Asisten 1 Setdakot Manado,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Kamis (29/10/2026).

Kekeringan kepulauan dan ancaman kebakaran hutan, sebutnya, antara lain menjadi pertimbangan perpanjangan status darurat ini.

Berdasarkan data yang ada, setidaknya sebanyak 919 keluarga dengan 2.571 jiwa yang terdampak kekeringan, sementara kejadian kebakaran lahan pada Oktober 2026 berjumlah 116 yang dilaporkan. (elka)

Meimonews,com – Berbagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, kesiapsiagaan petugas dan ketersediaan fasilitas terus dilakukan Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan.

Tak mengenal lelah dan dibatasi jam kerja, Dirut rutin melakukan telusuran untuk memantau langsung perkembangan yang ada di samping melakukan komunikasi baik dengan petugas pelayanan maupun pasien dan keluarganya.

Itu terlihat ketika Dirut tak cukup hanya memantau dari balik meja dan meski telah beraktivitas seharian di kantor, tapi turun langsung melihat kondisi pelayanan rumah sakit.

Rabu (28/10/2026) malam, Dirut menyusuri Instalasi Gawat Darurat (IGD), menyapa pasien dan keluarga, sekaligus memastikan pelayanan di garda terdepan rumah sakit itu tetap berjalan dengan baik.

Langkah tersebut bukan sekadar kunjungan rutin. Di tengah kesibukan memimpin rumah sakit, Dirut juga tetap meluangkan waktu untuk melihat langsung bagaimana pasien mendapatkan pelayanan.

Baginya, menjaga kualitas layanan tidak cukup hanya mengandalkan laporan, tetapi perlu disertai pemantauan langsung di lapangan.

Saat melakukan telusur, Dirut terlihat dekat dengan pasien maupun keluarga yang ditemuinya. Tanpa membedakan apakah sudah saling mengenal atau baru pertama kali bertemu, ia tetap menyapa mereka dengan ramah.

Kehadiran Dirut di tengah pasien ini menjadi bagian dari upayanya membangun pelayanan rumah sakit yang lebih baik, sekaligus memastikan perhatian terhadap pasien tetap menjadi prioritas.

Sebagai salah satu pintu utama masuknya pasien ke rumah sakit, IGD membutuhkan perhatian khusus. Kecepatan penanganan, koordinasi petugas, dan kualitas pelayanan menjadi hal penting yang harus terus dijaga.

Karena itu, sebut Managemen Hukum dan Humas RSUP Kandou, pemantauan dilakukan Dirut secara bergilir di berbagai unit pelayanan RSUP Kandou. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, berbagai hal yang membutuhkan perhatian dapat diketahui lebih dekat.

Konsistensi ini menunjukkan bahwa upaya membenahi rumah sakit tidak berhenti ketika jam kerja berakhir. Bagi Dirut, menjaga mutu pelayanan merupakan tanggung jawab yang harus terus berjalan, demi memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang baik, aman, dan penuh kepedulian. (Fer)

Meimonews.com – Kita ingin membangun Indonesia yang maju. Tetapi kemajuan bukan hanya tentang gedung yang menjulang tinggi, teknologi yang semakin canggih, atau kekayaan yang berlimpah.

Kemajuan sejati dimulai dari manusia. Dari karakter. Dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama.

‘Karena itu, kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati,” ujar Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria ketika membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Pusat Unsrat, Rabu (28/1/2026).

Dijelaskan, patriotik, yang mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata. Gigih, yang tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan, dan tidak berhenti berjuang sebelum memberikan yang terbaik bagi bangsa.

Dan berempati, yang tidak hanya memikirkan keberhasilan dirinya sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan saudaranya. Yang tidak berpaling ketika melihat rakyatnya membutuhkan pertolongan.

“Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” sebut Menpora pada kegiatan yang mengusung tema tema Patriotik, Gigih, Berempati Pemuda Indonesoa.

Dikemukakan, dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Para pemuda Indonesia, diajak untuk berrmimpi setinggi langit. Bekerjalah sekeras mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati. Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani.

“Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya. Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia,” ajaknya.

Upacara memperingati Sumpah Pemuda di lingkungan Unsrat dilaksanakan di unit kerja masing-masing. Khusus di halaman Kantor Pusat dihadiri pimpinan dan staf serta satuan kerja tingkat universitas di mana bertindak sebagaii inspektur upacara adalah Wakil Rektor 1 mewalilki Plt Rektor Jamaluddin Jompa. (FA)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homemta Rampengan turun langsung ke ruang rawat inap IMC Neuro dan ruang tunggu rawat jalan poli bedah, memantau kondisi pasien, mendengarkan keluhan, serta menginstruksikan evaluasi fasilitas demi meningkatkan kenyamanan pasien, Selasa (27/10/2026).

Saat meninjau ruang rawat inap IMC Neuro, Dirut menginstruksikan tim medis untuk melakukan pelayanan secara optimal terhadap pasien yang sedang menjalani perawatan.

Dirut menegaskan, ketelitian dalam memantau kondisi pasien harus disertai sikap ramah, sopan, dan penuh kesabaran. “Jangan lupa senyum, sapa, salam, sopan santun, dan sabar dalam melayani. Berikan observasi yang baik dan perhatian kepada semua pasien yang sedang mendapatkan perawatan,” ujarnya.

Di dampingi Asisten Manajer Keperawatan Ns. Allan Sondakh, Dirut kemudian menyambangi ruang tunggu rawat jalan poli bedah. Dirut berdialog langsung dengan pasien untuk menggali kendala yang mereka alami selama berada di RS Kandou.

Dalam dialog tersebut, Dirut mendengarkan masukan pasien, terutama terkait fasilitas dan kenyamanan ruang tunggu. Ia memilih melihat langsung kondisi di lapangan agar kebutuhan yang disampaikan pasien dapat menjadi bahan evaluasi manajemen.

Ada hal menarik dalam kunjungan tersebut. Saat berada di ruang tunggu Poliklinik Bedah, Dirut diajak berfoto bersama oleh pasien dan keluarga yang sedang menunggu pelayanan. Dengan ramah, Dirut menyambut ajakan tersebut. Momen sederhana itu memperlihatkan kedekatan seorang pimpinan rumah sakit dengan masyarakat.

Kehadiran Dirut tidak hanya untuk memantau pelayanan, tetapi juga membuka ruang interaksi langsung sehingga pasien dan keluarga merasa leluasa menyampaikan masukan.

Menindaklanjuti temuan dan masukan tersebut, Dirut menginstruksikan unit terkait untuk mengkaji perubahan serta pembenahan fasilitas sesuai kebutuhan. Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan ruang pelayanan yang lebih nyaman bagi pasien dan keluarga.

Dirut berharap setiap hasil pemantauan dan masukan pasien dapat ditindaklanjuti secara gercep oleh unit terkait. (Fer)

Meimonews.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut menggelar kegiatan Temu Responden Bank Indonesia Tahun 2026 di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Jalan Siliwangi, Poyowa Besar, Kota Kotamobagu, Senin (26/10/2026).

Forum ini dihadiri oleh jajaran perbankan terkemuka, di antaranya Bank SulutGo (BSG), BNI, dan BRI. Perwakilan dari BSG yang hadir dalam kegiatan ini adalah Pimpinan Divisi OL Nasrudin Herlambang.

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi sekaligus wadah penguatan sinergi antara Bank Indonesia dengan para mitra pelaku usaha yang selama ini menjadi responden aktif dalam penyedia data survei ekonomi daerah.

Kegiatan yang dibuka Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Sulut Sigit Setiawan (mewakili Deputi Kepala BI) menampilkan perwakilan Bank SulutGo (BSG) sebagai salah satu pembicara,

Dalam arahannya, Sigit menekankan pentingnya peran responden dalam menyalurkan informasi ekonomi yang akurat, terpercaya, dan tepat waktu guna mendukung pengambilan keputusan serta perumusan kebijakan moneter yang efektif.

Mewakili Bank SulutGo (BSG), James Watung memaparkan materi yang difokuskan pada Kredit Bohusami dan produk layanan tabungan yang ada di Bank SulutGo memperhatikan dinamika perekonomian terkini serta peran strategis data survei dalam membaca arah perkembangan ekonomi di kawasan Sulawesi Utara, khususnya Kota Kotamobagu dan sekitarnya.

Meskipun kegiatan kali ini berfokus khusus pada interaksi internal antara otoritas moneter, industri perbankan, dan para responden tanpa melibatkan perwakilan pemerintah daerah, diskusi berlangsung hangat dan produktif.

Melalui agenda Temu Responden 2026 ini, Bank Indonesia berharap koordinasi dan komunikasi dua arah dengan para pelaku usaha terus terjalin erat demi menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (elka)

Meimonews.com – Bagi Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan, pelayanan kesehatan (yankes) tidak mengenal hari libur. Sebagai pimpinan, Dirut dituntut selalu siap siaga memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Hal itu terlihat, Sabtu (24/10/2026) malam, ketika Dirut menyambangi Gedung Nyiur Melambai RSUP Kandou untuk memantau pelayanan sekaligus memeriksa kelayakan ruangan dan fasilitas yang tersedia.

Dalam kunjungan tersebut, Dirut uga menyapa dan berinteraksi langsung dengan pasien guna mengetahui pelayanan yang mereka terima.

Selain itu, Durut memberikan apresiasi kepada para petugas yang tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam melayani pasien dengan penuh semangat.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kualitas pelayanan di RSUP Kandou tetap terjaga, sekaligus mendorong seluruh petugas untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan mengutamakan keselamatan pasien. (Fer)

Meimonews.com – Guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), personel Satuan Lalu Lintas Polresta Manado melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas melalui penempatan personel di sejumlah titik Strong Point di wilayah hukum Polresta Manado, Senin (26/10/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung pukul 06.00-08.00 WITA tersebut melibatkan 17 personel lalu lintas yang disiagakan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi kemacetan dan kepadatan kendaraan, khususnya pada jam sibuk aktivitas masyarakat.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid bersama Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Vonna DF Palilingan, turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah titik penempatan personel untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan optimal.

Selain melakukan pengecekan, Kapolresta Manado bersama Kasat Lantas juga turut melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di kawasan Tugu Zero Point Manado. Berdasarkan hasil pemantauan, situasi arus lalu lintas di lokasi tersebut terpantau lancar dan terkendali.

Pelaksanaan kegiatan Strong Point pagi ini merupakan bentuk komitmen Polresta Manado dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar bagi para pengguna jalan.

Melalui kegiatan tersebut, Polresta Manado mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Polresta Manado akan terus meningkatkan kehadiran personel di lapangan sebagai upaya preventif untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kota Manado. (AF)

Meimonews.com – Guna mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat, Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto di dampingi Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid,, PJU Polda Sulut, PJU Polresta Manado, serta personel Polresta Manado melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Mahsyur Istiqal, Kampung Arab, Kota Manado., Jumat (23/10/2026).

Ibadah Sholat Jumat dipimpin Imam Hi. Thaha Bahmid dan khotib Hasyim Lahilote.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun komunikasi yang harmonis dengan umat beragama serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, jajaran kepolisian memanfaatkan momentum ibadah untuk menjalin silaturahmi dengan pengurus masjid, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Kedekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif.

Ibadah Sholat Jumat dipimpin Imam Hi. Thaha Bahmid dan khotib Hasyim Lahilote.

Kampung Arab sebagai salah satu kawasan bersejarah di Kota Manado memiliki nilai penting dalam kehidupan sosial dan keberagaman masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam memelihara kerukunan serta menciptakan lingkungan yang nyaman dan harmonis.

Kehadiran Kapolda Sulut di dampingi Kapolresta Manado, PJU Polda Sulut, PJU Polresta Manado dan personel Polri dalam kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir, mendengar aspirasi, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan penuh kekeluargaan.

Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polresta Manado terus mendorong kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta mewujudkan Kota Manado yang aman dan damai. (AF)

Meimonews.com – Wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan Polresta Manado melalui aksi bersih-bersih pantai dengan memungut sampah plastik di kawasan Pantai Karangria, Kelurahan Sindulang, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Jumat (23/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid di dampingi Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro, serta diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, dan personel Polresta Manado.

Aksi bersih pantai ini merupakan bagian dari penerapan Green Policing, yakni pendekatan pemolisian yang mengedepankan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus mendukung program pemerintah Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta bersama seluruh personel turun langsung menyisir kawasan pantai untuk mengumpulkan sampah, terutama sampah plastik yang berpotensi mencemari lingkungan laut dan merusak keindahan kawasan pesisir.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi nyata bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau petugas kebersihan.

Pantai Karangria yang berada di kawasan Sindulang merupakan salah satu destinasi wisata pantai dan kuliner di Kota Manado yang memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. Karena itu, kebersihan kawasan tersebut perlu terus dijaga agar tetap nyaman, sehat, dan menarik sebagai ruang publik serta tujuan wisata di Sulawesi Utara.

Melalui aksi ini, Polresta Manado ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, tidak membuang sampah sembarangan, serta membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pantai.

Keterlibatan langsung pimpinan dan seluruh personel juga menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi turut berperan dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Semangat Green Policing diharapkan dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan masyarakat, pelaku usaha, komunitas lingkungan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga ekosistem pesisir dan laut dari ancaman pencemaran sampah plastik.

Polresta Manado mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Pantai yang bersih bukan hanya memberikan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung sektor pariwisata daerah.

Melalui aksi nyata di Pantai Karangria, Polresta Manado menegaskan komitmennya mendukung Green Policing dan Indonesia ASRI: menjaga lingkungan, merawat keindahan alam, serta membangun kesadaran bersama demi Manado yang bersih, sehat, dan nyaman. (AF)

Meimonews.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) bersama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. R. D. Kandou Manado menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Layanan Kanker Regional Tahun 2026.

Rakor yang mencakup wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara in diadakan di The Sentra Hotel Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis-Sabtu (22-24/10/2026)

​Agenda Rakor yang dilaksanakan Panitia yang diketuai Chisty Natalia Alow ini difokuskan pada penguatan jejaring antarrumah sakit guna mempercepat pengembangan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan kanker di kawasan regional.

​Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menegaskan kesiapan pihaknya sebagai tuan rumah dalam mendukung penuh langkah pemerintah pusat.

​Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI Obrin Parulian saat membuka kegiatan mengatakan, program pengampuan kanker baru dapat berjalan progresif tahun ini setelah kendala pembiayaan berhasil diatasi. “Fokus kita adalah mengikis kesenjangan akses layanan berkualitas di seluruh wilayah,” ujarnya.

Dijelaskan, proses evaluasi tidak hanya melihat aspek ketersediaan dan kualitas layanan, tetapi juga keberlanjutan program serta dampaknya terhadap peningkatan angka skrining, deteksi dini, hingga kenaikan angka harapan hidup pasien kanker.

​Dalam Rakor tersebut, Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Kandou Manado Wega Sukanto turut hadir sekaligus memaparkan materi teknis terkait penguatan kapasitas layanan medik.

​Melalui sinergi antara Kemenkes dan rumah sakit jejaring di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara ini, penanganan kanker di kawasan Indonesia Timur diharapkan makin terintegrasi, berkesinambungan, serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (Fer)