Meimo News

Meimonews.com – Ada sebanyak 1.318 kuota disiapkan Unsrat untuk penerimaan mahasiswa baru (maba) program Strata 1 (S1) Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) Tahun Akademik 2026/2027. Kuota tersebut tersebar di beberapa program studi di 8 (delapan) fakultas.

Disiapkannya kuota tambahan tersebut dikarenakan saat penerimaan Maba Jalur T2 gelombang pertama belum tercukupi jumlah kuota yang disediakan.

Penerimaan Maba Jalur Mandiri T2 Gelombang II ini berdasarkan pengumuman resmi yang dikeluarkan pimpinan Unsrat Nomor : 6760/UN12.1/PD/2026.

“Oleh karenanya, Unsrat membuka seleksi penerimaan Maba Jalur T2 Gelombang II,” ujar Humas Unsrat Max Rembang kepada.wartawan, Jumat (16/7/2026).

Informasi lengkap mengenai syarat pendaftaran, jadual seleksi, tata cara pengisian form online sebutnya, dapat diakses langsung melalui laman resmi Universitas Sam Ratulangi di https://www.unsrat.ac.id.

Kedelapan fakultas tersebut adalah Fakultas Teknik adalah S1 Perencanaan Wilayah dan Kota 23 kuota; Fakultas Pertanian terdiri dari ​S1 Teknik Pertanian 26 quota, S1 Teknologi Pangan 39 kuota, ​S1 Agribisnis 62 kuota, ​S1 Agroteknologi 40 kuota,​S1 Ilmu Kehutanan 36 kuota, ​S1 Ilmu Tanah 47 kuota, ​S1 Proteksi Tanaman 41 kuota, ​S1 Agronomi 45 kuota.

​Fakultas Peternakan adalah ​S1 Peternakan 99 kuota; ​Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan terdiri dari ​S1 Ilmu Kelautan 105 kuota, ​S1 Manajemen Sumberdaya Perairan 47 kuota, ​S1 Budidaya Perairan 41 kuota, ​S1 Teknologi Hasil Perikanan 42 kuota, ​S1 Agrobisnis Perikanan 53 kuota, dan ​S1 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 25 kuota.

​Fakultas Ekonomi dan Bisnis adalah ​S1 Ekonomi Pembangunan 65 kuota; Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik terdiri dari S1 Ilmu Politik 26 kuota, S1 Sosiologi 39 kuota, ​S1 Ilmu Perpustakaan 47 kuota, ​S1 Antropologi Sosial 38 kuota.

​Fakultas Ilmu Budaya terdiri dari ​S1 Sastra Indonesia 42 kuota ​S1 Sastra Jerman 30 kuota,​S1 Ilmu Sejarah 38 kuota; ​Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam terdiri dari ​S1 Matematika 68 kuota, ​S1 Fisika 62 kuota, ​S1 Biologi 36 kuota, dan ​S1 Kimia 56 kuota. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie menerima kunjungan pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (16/7/2026)

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka benchmarking (studi banding) terkait penguatan tata kelola kelembagaan serta peningkatan kualitas layanan Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (PTN-BLU).

Di dampingi Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu dan Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah dan tim, Rektor Unsrat menyambut kedatangan rombongan pimpinan UIN Sunan Gunung Djati di ruang utama rektorat.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh dengan semangat kolaborasi antar-perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dipilihnya Unsrat, sebagai tempat benchmarking.

Rektor menegaskan, tatakelola yang transparan, akuntabel, dan adaptif adalah kunci utama bagi perguruan tinggi berstatus BLU untuk memberikan layanan prima.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran pimpinan UIN Sunan Gunung Djati. Momentum ini bukan hanya sekadar berbagi pengalaman mengenai pengelolaan finansial dan akademis BLU, tetapi juga menjadi jembatan untuk mempererat sinergi demi kemajuan mutu pendidikan tinggi di Indonesia,” ujar Rektor.

Pimpinan UIN Sunan Gunung Djati mengungkapkan bahwa rekam jejak Unsrat dalam mengelola fleksibilitas BLU dan mempertahankan kualitas mutu pelayanan publik menjadi alasan utama kunjungan ini.

Melalui diskusi intensif ini, diharapkan kedua belah pihak dapat saling mengadopsi praktik-praktik terbaik (best practices) dalam efisiensi birokrasi, optimalisasi aset, dan digitalisasi layanan kampus.

Pertemuan tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan teknis dari kedua universitas serta penyerahan cendera mata sebagai simbol komitmen kemitraan yang berkelanjutan. (FA)

Meimonews.com – Puluhan siswa SMP Katolik St. Dominiko Savio Bumi Beringin Manado pimpinan.Betrisiana Lemgkong (Kepala Sekolah) diberikan edukasi tentang Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif)/Narkoba (Narkotika Psikotropika dan Bahan Berbahaya) oleh Ketua KTN Lexie Kalesaran di salah satu ruang kelas sekolah, Rabu (15/7/2026).

Pemberian materi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) Tahun Ajaran 2026/2027 yang dilaksanakan Panitia yang diketuai Monika Korompis di lembaga pendidikan yang berlokasi di Jalan Ch. Taulu Kelurahan Bumi Beringin Manado ini,

Materi-materi yang diberikan selama MPLS, Senin – Jumat (13-17/7/2026) tersebut, di antaranya Pengenalan Diri oleh Panitia; Wawasan Wiyata Mandala oleh Kepala Sekolah; Aku dan Sekolahku oleh Frini Wuisan; Aku dan Sekitarku oleh Monika Manoppo; Aku Anak Indonesia Hebat, Karakterku Kuat oleh Prisilia Pangemanan; Refleksi dan Doa Penutup oleh Monika Korompis.

Kemudian, Pertemuan Pagi Ceria, Cek Denyut Jantung dan Tes Fleksibilitas oleh Prisilia Pangemanan; Ruang Perjumpaan Murid Baru oleh Frini Wuisan; Siaga Bencana oleh Billi Muskitta; Refleksi dan Doa Penutup oleh Monika Manoppo; Identifikasi Awal Kondisi Sosial-Emosional dan Konsentrqsi Belajar Muris, Asesmen Literasi Numerasi dan Identifikasi Bakat dan Minat oleh Panitia; Literasi Digital oleh Frini Wuisan; Pencegahan Isu Napza oleh Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran; Refleksi dan Doa Penutup oleh Monika Manoppo;.

Ada juga tentang Sahabat Hebat : Dengar Peduli dan Hargai oleh Josua Somba; ASRI : Aku, Kamu dan Lingkungan Kita Bersama oleh OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan semua guru; Pengenalan Kurikulum melalui Penumbuhan Motivasi, Semangat, dan Cara Belajar yang Efektif oleh Kepala Sekolah; Budaya Sekolah Berbasis Kekhasan Sekolah oleh Susan Kapoh, Refleksi dan Doa Penutup oleh Susan Kapoh; Pertemuan Pagi Ceria oleh OSIS; Unjuk Karya oleh Billi Muskita.

Pemaparan materi oleh Ketua KTN dibawakan secara interaktif agar para siswa lebih mudah mencerna/memahami pemaparan materi, yang juga ditampilkan lewat LCD.

 

Ketua KTN menjelaskan apa itu Napza/Narkoba, jenis-jenis dan pengelompokannya serta bahaya yang ditimbulkan bila menyalahgunakannya. Dijelaskan pula kondisi penyalahgunaan yang telah menyeret para siswa dan mahasiswa dengan jumlah yang cukup memprihatinkan.

Para siswa yang merupakan generasi penerus bangsa, sebutnya, menjadi sasaran empuk bagi pengedar karena cukup rentan. Beberapa kepribadian remaja yang rentan terhadap penyalahgunaan Narkoba/Napza dirincikan.

Penyebab penyalahgunaan Narkoba/Napza disebutkan agar menjadi perhatian. Ada faktor internal yakni keluarga, ekonomi dan kepribadian serta faktor eksternal yakni pergaulan dan sosial masyarakat.

Oleh karenanya, diingatkan kepada para siswa untuk katakan tidak, tolak dan jangan sekal-kali mencoba Narkoba/Napza. Seharusnya para siswa belajar menahan diri, belajar arti kehidupan dan belajar untuk masa depan.

Disarankan untuk meraih cita-cita dengan berprestasi baik di bidang pendidikan, Pramuka, olahraga, kesenian, aktif dalam kegiatan keagamaan,dan lain-lain.

“Jadilah anak muda yang dibanggakan, baik keluarga, sekolah, masyarakat atau lembaga keagamaan,” ujarnya mengajak. (*)

Meimonews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado di ruang rapat dewan, Kelurahan Buha, Selasa (14/7/2026).

Hadir pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey ini, antara lain Walikota Andrei Angouw, Wakil Walikota Richard Sualang yang di dampingi Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Pinontoan dan Merry Mawardi.

Turut hadir Asisten III Setdaprov Sulut Fransiscus Manumpil (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus), jajaran Forkopimda Kota Manado, para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kota Manado, Konsul Jenderal Republik Filipina di Manado, pimpinan instansi vertikal, sejumlah kepala daerah,

Selain itu, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel di dampingi Ketua DWP Kota Manado, Ny. Syenny Dandel-Tamuntuan, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Direktur Utama BUMD Kota Manado, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan syukur atas bertambahnya usia Kota Manado yang kini memasuki tahun ke-403 serta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemprov Sulut, DPRD Kota Manado, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung pembangunan Kota Manado.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini turut menyampaikan penghargaan kepada para Walikota dan Wakil Walikota Manado terdahulu yang telah memberikan kontribusi dalam perjalanan pembangunan Kota Manado.

Di kesempatan itu, Walikota memaparkan berbagai indikator pembangunan Kota Manado, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang terus menunjukkan tren positif serta PDRB per kapita yang telah mencapai Rp. 174,42 juta per tahun.

Selain itu, IPM Kota Manado juga terus mengalami peningkatan, seiring dengan berbagai program pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa Kota Manado telah berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem hingga tidak lagi terdapat masyarakat yang masuk dalam kategori tersebut.

Walikota juga menjelaskan berbagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, di antaranya penanganan persoalan kebersihan, peningkatan layanan air bersih, penyaluran bantuan sosial yang dilakukan secara tepat sasaran, pengembangan sektor pendidikan dan transportasi publik.

Mengakhiri sambutannya, Walikota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kerukunan Kota Manado. (elka)

Meimonews,com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang menggelar Pesta Rakyat di Manado Beach Walk (MBW), Rabu (14/7/2026).

Pesta Rakyat ini merupakan puncak rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403.Kota Manado.

Beberapa acara diadakan di Pesta Rakyat yang mengusung tema Manado Juara, Maju dan Sejahtera ini dihadiri ribuan warga baik kota Manado maupun warga lainnya.

Beragam hiburan disuguhkan, mulai dari pertunjukan musik, olahraga tinju tarung bebas, tarian daerah, lomba rakyat, bazar UMKM, penampilan Live DJ, hiburan dari artis ibu kota, hingga ditutup dengan pesta kembang api yang menghiasi langit Kota Manado.

Ada juga acara lain yang dilaksanakan di Pesta Rakyat yang mengusung tema Manado Juara, Maju dan Sejahtera ini yaApi Lauching barcode Menu Cakalang Fufu, Penandatangan MoU Pemkot Manado dengan PT Gerbang Nusa Perkasa (kerjasama pengelolaan parkir.di kawaaan Mantos), Penyerahan Akta Kerjasama.antara Pengadilan Negeri Manado dan Dinas Dukcapil Manado.

Penyerahan Penghargaan 112 kepada Polresta Manado, PT PLN Manado dan PT Telkom, Penyerahan Hadiah kepada Pemenang Lomba Line Dance 87 Kelurahan, Penyerahan Hadiah kepasa Juara Pemilihan ASN Berprestasi, serta Pengumuman Pemenang dan Pemberian Award Akumulasi Penggunaan QRIS selama HUT Kota Manado bagi UMKM di MBW,

Hadir pada kegiatan penuh sukacita dan kebersamaan ini, Kepala Dinas Pariwiaata Sulut Kartika Devi Tanos (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus), Walikota Manado Andrei Angouw, Wakil Walikota Manado Richard Sulang, Forkopimda Manado, Sekretaris Kota Manado Steven Dandel dan pejabat Pemkot Manado.

Turut hadir, Ketua TP PKK Manado Irene Pinontoan, Sekretaris TP PKK Manado Merry Mawardi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Manado Syenny Tamuntuan, Pengurus FKUB dan BKSAUA Manado serta undangan lainnya.

 

Kepada seluruh masyarakat kota Manado, Gubernur Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus menyampaikan selamat HUT dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan Pesta Rakyat ini.

“Pesta Rakyat ini bukan sekedar perayaan ulang semata tetapi juga menjadi simbol kebersamaan serta wujud nyata dan rasa syukur dan semangat dari seluruh elemen masyarakat dalam membangun dan memajukan Kota Manado yang kini cintai bersama,” ujar Devi membacakan sambutan tertulis Gubernur.

Dikemukakan, Kota Manado telah melewati sejarah yang panjang hingga mencapai 403 tahun. Sepanjang perjalanan sejarah tersebut Kota Manado tidak hanya tumbuh menjadi pusat kemajuan ekonomian dan pembangunan tetapi juga menjadi miniatur Indonesia yang mencerninkan keberadaan budaya, suku, dan agama yang hidup berdampingan secara harmonis.

Seiring perjalan waktu, perayaan ulang tahun ke-403 Kota Manado ini tidak hanya menjadi milik jajaran Pemerintah Kota Manado semata tetapi juga menjadi kegembiraan yang dirasakan dan dirayakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara.

Hal ini menunjukkan bahwa momentum historis seperti ini memiliki kekuatan untuk menyatukan kita semua dalam keberagaman serta mempererat hubungan persaudaraan.

“Pesta rakyat yang dilaksanakan hari ini menjadi momen penting untuk terus merawat nilai-nilai luhur, menjaga diri, rukun dan damai serta senantiasa mengobarkan semangat Torang Samua Basudara, yang telah menjadi identitas dan wajah sejati Provinsi Sulawesi Utara,” tandas Gubernur.

Karena itu, di temgah kegembiraan perayaan HUT ini, Gubernur mengajak dan mengimbau kepasa seluruh masyarakat dan pengunjung untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

“Mari kita kawal Pesta Rakyat ini agar berlangsung dengan kondusif. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah kesadaran kita semua untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan di area pelaksanaan acara. Keindahan dan kebersihan lokal ini adalah cerminan dari budaya dan kepribadian kita sebagai warga Sulaweesi Utara,” ajak Gubernur.

Kita sambungnya, harus memastukan bahwa nilai-nilai kerukunan dan kebersihan ini dapat terus dijaga dan diwarisian kepada generasi muda.

Peata Rakyat ini diharapkan pula oleh Gubernur semakin mempererat tali persaudaraan, memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta menjadikan keberagaman sebagai jembatan yang kokoh untuk bersatu. “Mari jadikan perayaan HUT ke-403 Kota Manado sebagai cerninan bahwa kekuatan daerah kita terletak pada persatuan,” sebutnya

Ada oerhargaan terhadap nilai perdamaian, serta pada semangat untuk terus melangkah bersama, bahu-membahu membangun Kota Manado semakin maju, sejahtera dan diberkati.

Dalam sambutannya, Walikota Manado menyampaukan selamat ulang tahun Kota Manado untuk kita semua. Dirgahayu ke-403. Semoga dengan perayaan ke-403 ini kita semakin semangat untuk merawat, menjaga dan membangun Kota Manado tercinta.

“Selalu baku-baku bae, baku-baku sayang, jaga toleransi. Jangan buang sampah sembarangan, jaga kebersihan dan infrastruktur yang telah dibuat pemerintah,” ujar.mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Di momen Pesta Rakyat tersebut, Walikota dan Wakil Walikota mengambil kesempatan untuk menonton pertandingan tinju yang diadakan di dekat tribun utama sehingga beberapa pertandingan final terlihat semakin semarak dan menarik. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado lewat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Manado berkolaborasi dengan Pengadilan Negeri (PN) Manado menggelar Sidang Keliling Teroadu di Kompleks Kantor Dukcapil Manado, Tikala, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara PN Manado dan Pemkot Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang dalam memberikan kemudahan akses layanan hukum bagi masyarakat, khususnya terkait proses persidangan yang berkaitan dengan dokumen Dukcapil.

Melalui layanan jemput bola seperti ini, masyarakat dapat mengurus proses hukum secara lebih cepat, mudah, dan tanpa harus datang langsung ke pengadilan.

Dinas Dukcapil Kota Manado di bawah kepemimpinan Erwin Kountu (Kepala Dinas) berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengembangkan kerjasama ini secara berkelanjutan, sebagai wujud pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat Kota Manado. (elka)

Meimonews.com. – Perkuat wilayah perbatasan serta menunjukkan komitmen menjaga dan membangun wilayah beranda utara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terlihat ketika Kodam XIII/Merdeka membentuk Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti Skala Besar Tahun Anggaran 2026.

Program strategis TNI Angkatan Darat ini difokuskan di dua wilayah kepulauan paling utara Indonesia, yakni Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Aksi nyata pembangunan daerah perbatasan kali ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang kuat, salah satunya dengan menggandeng civitas akademika dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Sejumlah mahasiswa dari Unsrat dilibatkan dalam program ini sebagai Satgas. Meteka yang sudah berangkat beradal dari FPIK, FPMIPA, FH, FEB, FISIP dan Fatek. Keterlibatan mahasiswa Unsrat dalam satgas ini disambut positif sebagai bentuk implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Para mahasiswa yang ikut bertolak dari Pelabuhan Bitung nantinya akan membaur bersama prajurit TNI untuk melaksanakan berbagai program.

Melalui sinergi Kodam XIII/Merdeka dan Unsrat pimpinan Rektor Oktavian Berty Alexamder Sompie ini, diharapkan akselerasi pembangunan di Kepulauan Sangihe dan Talaud dapat berjalan lebih masif, sekaligus memperkokoh sabuk pengaman di utara Nusantara.

Upacara Pemberangkatan Sathas Karya Bakti Skala Besar Tahun Anggaran 2026 ini dipusatkan di Pelabuhan Samudera Bitung, Sulut, Sabtu (11/7/2026).

Upacara pelepasan dipimpin Pangdam XIII/Merdeka dan turut dihadiri antara lain Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria (mewakili Rektor Unsrat), Dekan FH, Dekan FEB, Dekan FPMIPA, Dekan FISIP dan Dekan Fatek. Beberapa Dekan juga terlibat sebagai panitia.

Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan, Karya Bakti Skala Besar ini bukan sekadar program rutin, melainkan wujud kehadiran negara dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

“Kolaborasi kemanunggalan TNI dengan rakyat dan akademisi akan menjadi motor penggerak pembangunan di Sangihe dan Talaud,” ujar Pangdam. (FA)

Meimonews.com – Kabar menggembirakan mencuat dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat Manado. Hal ini dikarenakan 2 (dua) mahasiswa dari fakultas yang dipimpin Dekan Ockstan Jurike Kalesaran itu dikabarkan telah berangkat menuju Bologna (Italia).

“Benar, ada dua mahasiswa kami telah berangkat menuju Bologna, Italia. Saat ini (Sabtu, 11 Juli 2026) mereka telah di Bandara Soekarno Hatta Jakarta untuk .melanjutkan perjalanan ke Bologna, Italia,” ujar Ockstan kepada Meimonews.com via telefon, Sabtu (11/7/2026) sore.

Kedua mahasiswa tersebut adalah Farah Aliyyah Haryono Putrì dan Jessica Elenvania Werot.

Mereka berangkat ke Bologna, jelas Dekan, terkait kerjasama Univercity (Universitas) Bologna Italia dengan Unsrat Manado dalam hal pertukaran akademik.

Proyek ini berfokus pada studi komparatif dan restorasi habitat pesisir antara terumbu biogenik tropis dan beriklim sedang (temperate).

Mereka akan tinggal selama satu (satu) bulan di Ravenna Campoes yang adalah Cabang dari Universitas Bologna, yang terkenal dengan keunggulan dalam bidang warisan budaya, teknik pesisir dan hukum lingkungan. Ada sejumlah agenda kegiatan selama mereka magang di sana. (lexie)

Meimonews.com – Wakil Walikota Manado Richard Sualang membuka Half Marathon memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado di Malalayang Beach Walk (MBW) II, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema Manado Juara dan mempertandingkan kategori 21K dan 5K ini diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga pelari internasional, termasuk dari Kenya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Manado untuk mendorong gaya hidup sehat, mempererat kebersamaan masyarakat, sekaligus mempromosikan Kota Manado sebagai kota yang aktif, sehat, dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, Sekda Kota Manado Steaven Dandel, Asisten II Kota Manado Atto Bulo, Asisten III Kota Manado, Donal Franky Supit, Kadispora Kota Manado Bonyx Yusak Saweho dan Camat Malalayang Yusuf Kopitoy.

Usai pelaksanaan lomba, Panitia langsung menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba. Penyerahan hadiah dilakukan Wakil Walikota Kapolresta Manado dan pejabat Pemkot lainnya.

Wakil Walikota Manado, dalam sambutannya, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan lomba lari perdana yang digelar Pemerintah Kota Manado tersebut.

“Ini pertama kali diselenggarakan Pemerintah Kota Manado dan kami sangat bersyukur antusias masyarakat maupun atlet begitu tinggi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk Forkopimda Manado, Kapolresta manado dan seluruh jajaran pemerintah,” ujarnya.

Kegiatan ini, menurutnya, tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan HUT Kota Manado, tetapi juga merupakan upaya pemerintah mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga.

Wakil Walikota berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-403 Kota Manado mampu memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah. “Semoga seluruh rangkaian HUT ke -403 ini menjadi penyemangat bagi masyarakat dan pemerintah untuk bersama – sama membangun Kota Manado yang semakin maju, sehat, dan sejahtera,” ujarnya.

Kehadiran Kapolresta Manado dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan positif yang mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan.

Kapolresta Manado menyampaikan bahwa olahraga bukan hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi media untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat persatuan di tengah masyarakat.

“Half Marathon 2026 ini menjadi momentum yang sangat baik untuk menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, komunitas, dan seluruh masyarakat.

Polresta Manado akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya

Untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, Polresta Manado menurunkan personil di sejumlah titik guna melaksanakan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dan para peserta lomba. (elka)

(Oleh : Bert Toar Polii)

Meimonews.com – Kalau ada yang bertanya kapan waktu senggang bagi pemain bridge pada semester kedua tahun 2026, ? jawabannya mungkin sederhana yakni hampir tidak ada.

Mulai Juli hingga Desember, kalender turnamen bridge dipenuhi berbagai kejuaraan, baik nasional maupun internasional. Hampir setiap akhir pekan terdapat turnamen yang dapat diikuti. Bahkan, ada beberapa periode ketika dua atau tiga kejuaraan berlangsung hampir bersamaan.

Juli menjadi pembuka dengan Pesta Sukan Singapura dan Walikota Pontianak Cup. Memasuki Agustus, intensitas kompetisi langsung meningkat. Diawali Ernst Gultom Memorial Trophy di Jakarta, kemudian World Youth Transnational Championship di Hefei, Intercity Hong Kong, World Bridge Series di Katowice, hingga Kejuaraan Pasangan HUT ke-81 RI DPP KKK di Jakarta.

Kesibukan berlanjut pada September. Tugu Muda Cup di Semarang menjadi pembuka sebelum disusul EA 2nd International Bridge Championship di Chennai, Kejuaraan Nasional Bridge di Mamuju, APBF Youth Championships di Hainan, serta Gubernur Kanagawa Cup di Jepang.

Belum sempat beristirahat, Oktober langsung diawali HCL International Bridge Championship di New Delhi, dilanjutkan FISU Mind Sports University Games di Liaocheng, China, dan ITS Challenge di Surabaya.

November bahkan menjadi bulan paling padat. Asia Pacific Fall Transnational Championship di Qingdao, Porprov Kalimantan Barat, Festival Online Wanita WBF, Seoul International Bridge Tournament, Rektor UGM Cup, serta kemungkinan Piala Pahlawan Surabaya membuat hampir seluruh akhir pekan terisi agenda bridge.

Desember pun belum menjadi waktu untuk bersantai. Kalender masih menghadirkan 9th SEABF Championships dan 42nd Asian Bridge Clubs Championship (ABCC) di Kuala Lumpur, peringatan HUT GABSI dan Hari Bridge Nasional, serta rencana penyelenggaraan Christmas Bridge Festival di Manado.

Yang menarik, kalender tersebut kemungkinan masih akan bertambah padat.

Memasuki Oktober hingga Desember, sejumlah provinsi diperkirakan menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang mempertandingkan cabang olahraga bridge. Hingga saat ini baru Porprov Kalimantan Barat yang telah mengumumkan jadual resminya, sedangkan provinsi-provinsi lain masih menunggu pengumuman resmi.

Artinya, jadual yang sudah padat ini masih sangat mungkin bertambah.

Padatnya kalender tentu membawa tantangan. Atlet harus pandai mengatur jadwal, menjaga kondisi fisik dan mental, serta menentukan prioritas turnamen yang akan diikuti. Pengurus dan penyelenggara juga perlu berkoordinasi agar benturan jadwal dapat diminimalkan.

Namun, di sisi lain, ramainya kalender merupakan indikator positif. Semakin banyak turnamen berarti semakin banyak kesempatan bertanding, semakin banyak pengalaman yang diperoleh atlet, serta semakin besar peluang munculnya pemain-pemain muda berbakat.

Bridge Indonesia tampaknya sedang memasuki fase yang sangat menggembirakan. Aktivitas kompetisi tidak lagi terpusat di beberapa kota saja, tetapi menyebar ke berbagai daerah dan terhubung dengan kalender internasional.

Kini, tantangannya bukan lagi mencari turnamen, melainkan bagaimana mengelola begitu banyak kesempatan tersebut agar benar-benar menghasilkan prestasi.

Melihat kalender semester kedua tahun 2026, rasanya judul tulisan ini memang sangat tepat : “Ketika Kalender Bridge Nyaris tak Menyisakan Akhir Pekan.” (Penulis adalah Pengurus/pemain bridge)