Meimo News

Meimonews.com – Polresta Manado mengungkap sejumlah perkara tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Kota Manado. Pengungkapan tersebut disampaikan pada Konferensi Pers yang dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid di dampingi Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Elwin Kristanto dan Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono, di Mapolresta Manado, Senin (5/10/2026).

Dalam pemaparan tersebut, tim l Polresta Manado mengungkap dua perkara menonjol, yakni dugaan penguasaan senjata api rakitan beserta amunisi tanpa izin serta kasus dugaan pencurian berantai.

Pada perkara pertama, polisi mengamankan seorang pria berinisial SR (25). Ia diamankan pada 15 September 2026 sekitar pukul 23.30 Wita di depan Indomaret Jalan Raya Politeknik, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis pistol berwarna hitam, satu butir peluru kaliber .38 dan lima butir peluru kaliber 5,56 mm.

Kasus ini terungkap setelah SR mendapat informasi dari seorang pria berinisial JO mengenai keberadaan senjata api dan amunisi. SR kemudian mendatangi lokasi dan mengambil barang tersebut yang disimpan dalam sebuah tas plastik berwarna kuning.

Berdasarkan pemeriksaan awal, SR mengaku berencana membawa senjata dan amunisi tersebut ke Papua untuk ditukarkan dengan narkotika jenis ganja. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul senjata api tersebut serta pihak lain yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Jajaran Satreskrim Polresta Manado juga berhasil mengamankan FH alias Licing (44), seorang terduga pelaku pencurian berantai yang diduga beraksi di sejumlah wilayah Kota Manado.

FH diamankan Tim Gabungan URC Team Delta dan Team Charlie Satreskrim Polresta Manado setelah diduga berupaya melarikan diri ke Jakarta.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 499 lembar uang Poundsterling pecahan 50 dengan nilai konversi sekitar Rp 595.057.500, serta 20 lembar Poundsterling pecahan 20 dengan nilai konversi sekitar Rp 4.770.600.

Selain uang tunai, turut diamankan satu buah kalung emas, lima buah cincin emas, satu buah kalung emas putih, satu buah gelang emas anak, satu buah cincin emas putih dan lima buah batu cincin.

Kapolresta Manado Kombes menegaskan, pengungkapan tersebut menjadi bukti keseriusan jajarannya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Polresta Manado akan terus melakukan penegakan hukum terhadap setiap bentuk tindak pidana. Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnyam

Kapolresta mengapresiasi kerja keras personil yang telah melakukan penyelidikan hingga berhasil mengungkap perkara dan mengamankan para terduga pelaku.

“Kami akan terus mengembangkan setiap perkara untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian dapat terungkap, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana,” ujarnya.

Untuk perkara dugaan penguasaan senjata api, SR dijerat Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara. Sementara perkara dugaan pencurian yang melibatkan FH masih dalam proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut oleh penyidik Polresta Manado. (AF)

Meimonews.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Manado terus menjalankan program Capil Pdkt seperti terlihat pada Senin (5/10/2026) di lingkungan Polda Sulut, setelah apel pagi

Program itu dilaksanakan bersama Polda Sulawesi Utara untuk meningkatkan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di kalangan anggota Polda Sulut.

Kolaborasi ini terjalin berkat sinergi Kepala Dinas Dukcapil Kota Manado, Erwin S. Kontu dan Direktur Binmas Polda Sulut Kombes Pol. Rio Alexander Panelewen. Kedua instansi berkolaborasi agar seluruh anggota Polda Sulut memiliki IKD.

Petugas Dukcapil Manado mendampingi anggota Polda Sulut mengaktifkan IKD di ponsel masing-masing. Dengan IKD, identitas kependudukan menjadi lebih praktis, aman, dan mudah diakses kapan saja.

Setelah ini, Polda Sulut akan berencana akan mewajibkan setiap peserta ujian satpam Polda Sulut memiliki IKD terlebih dahulu sebelum mengikuti ujian.

Kolaborasi Dukcapil Manado dan Polda Sulut ini diharapkan terus berlanjut untuk mewujudkan layanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah. (elka)

Meimonews.com – Sepanjang Agustus hingga September 2026, Polresta Manado berhasil mengungkap 7 perkara dalam penanganan tindak pidana narkotika, obat keras, serta barang ilegal,

Pengungkapan perkara tersebut disampaikan Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, di dampingi Kasat Narkoba Polresta Manado AKP Ferry Freds Atotoy dan Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono pada konperensi pers di Mapolresta Manado, Senin (5/10/2026).

Dari total 7 perkara yang diungkap, jajaran Polresta Manado menangani 3 perkara narkotika jenis sabu, 2 perkara obat keras jenis trihexyphenidyl, 1 perkara narkotika yang melibatkan anak, serta 1 perkara kosmetik tanpa izin edar.

Dalam tiga perkara sabu, polisi mengamankan tersangka berinisial EP (37), warga Kelurahan Kairagi II, Kecamatan Mapanget, Kota Manado; JP (32), warga Kelurahan Sario Utara, Kecamatan Sario, Kota Manado; dan OM (27), warga Desa Pineleng Satu, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa.

Dari ketiga perkara tersebut, diamankan total 12 paket yang diduga narkotika jenis sabu, yakni EP sebanyak 6 paket, JP sebanyak 5 paket, dan OM sebanyak 1 paket. Polisi juga mengamankan sejumlah alat hisap, telepon genggam, plastik kosong, lakban serta barang lainnya yang berkaitan dengan perkara.

Untuk peredaran obat keras jenis trihexyphenidyl, polisi mengamankan dua tersangka. Masing-masing berinisial CI (18), warga Kelurahan Kombos Barat, Kecamatan Singkil, Kota Manado, dengan barang bukti 2.000 butir, serta AD (29), warga Kelurahan Kombos Barat, Kecamatan Singkil, Kota Manado, dengan barang bukti 103 butir. Dengan demikian, dari dua perkara tersebut diamankan sedikitnya 2.103 butir obat keras.

Sementara itu, Polsek Tikala bersama Satres Narkoba Polresta Manado juga menangani perkara yang melibatkan seorang anak berinisial AT (17), warga Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, Kota Manado. Dalam perkara tersebut diamankan 1 paket kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0,03 gram.

Tidak hanya narkotika dan obat keras, jajaran Polresta Manado juga mengungkap temuan kosmetik merek Brilliant yang tidak memiliki izin edar dari BPOM. Sebanyak 500 paket kosmetik diamankan dari tujuh dus yang ditemukan di kapal yang berlayar dari Kepulauan Sangihe menuju Kota Manado.

Dengan demikian, dalam rangkaian pengungkapan tersebut, Polresta Manado mengamankan 6 orang yang tercatat dalam perkara, termasuk satu anak, serta mengamankan sedikitnya 13 paket yang diduga narkotika jenis sabu, 2.103 butir obat keras jenis trihexyphenidyl, dan 500 paket kosmetik tanpa izin edar.

Polresta Manado tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukumnya. “Upaya pemberantasan akan terus dilakukan melalui penguatan penyelidikan, penindakan terhadap pelaku, serta sinergi dengan berbagai pihak untuk mencegah peredaran barang-barang yang dapat membahayakan masyarakat,” tandas Kapolresta Manado.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk tidak bersikap apatis terhadap lingkungan sekitar. Informasi dari masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam membantu kepolisian mengungkap jaringan maupun peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkotika dan obat-obatan terlarang. Jangan ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan peredaran atau penyalahgunaan narkotika maupun obat keras di lingkungan sekitar,” sebut Kapolresta.

Ditegaskan, pemberantasan narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga dan lingkungan pendidikan, untuk melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Polresta Manado akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk peredaran narkotika, obat-obatan terlarang dan barang ilegal, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari bahaya narkoba. (AF)

Meimonews.com – Guna memastikan kesiapan Gedung Pusat Onkologi RSUP Kandou Manado sebelum difungsikan menjadi fokus site visit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Selama beberapa hari, pekan lalu, Tim Kemenkes RI yakni Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Ghotama Airlangga dan staf di dampingi Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) turun langsung untuk pengecekan kesiapan fasilitas, termasuk nantinya penempatan alat kesehatan dan tempat tidur pasien.

Penempatan alat kesehatan (alkes) dan tempat tidur pasien diperhatikan secara cermat agar nanti tidak menghalangi pergerakan petugas maupun proses tindakan medis. Penataan peralatan juga akan disesuaikan dengan kondisi dan luas masing-masing ruangan.

Dirut mengatakan, pengecekan tersebut penting untuk memastikan seluruh fasilitas telah tertata dengan baik sebelum gedung digunakan untuk pelayanan pasien.

“Penempatan alat kesehatan harus diperhitungkan dengan baik. Jangan sampai mengganggu proses pelayanan dan tindakan kepada pasien. Yang paling penting adalah pasien merasa nyaman dan pelayanan dapat berjalan dengan optimal,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan gedung tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga bagaimana fasilitas di dalamnya ditata untuk mendukung kelancaran pelayanan.

Site visit Kemenkes ini diharapkan dapat memastikan Gedung Pusat Onkologi RSUP Kandou siap digunakan dengan penataan fasilitas yang mendukung pelayanan aman, efektif dan mengutamakan kenyamanan pasien. (Fer)

Meimonews.com – Presiden Prabowo Subianto akan mengundang dokter dari negara lain untuk praktik di Indonesia untuk waktu yang terbatas intuk mengatasi kekurangan yang menurutnya, Indonesia kini membutuhkan setidaknya 84.781 dokter umum, 127.580 dokter gigi, dan 55.712 dokter spesialis.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo pada pidato di Rapat Paripurna DPR dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Khusus mengenai dokter gigi warga negara asing menjadi pembahasan utama webinar yang diselenggarakan PSMKGI (Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia) pada 4 Oktober 2026. Dalam pengantarnya dikemukakan, hal ini penting untuk dibahas terutama bagaimana dampaknya terhadap kedokteran gigi di Indonesia.

Paulus Januar yang menjadi narasumber mengemukakan, rencana tersebut perlu ditelaah secara kritis. Menurut narasumber yang semasa mahasiswa pernah menjadi ketua Senat Mahasiswa dan kini aktif di Pengurus Besar PDGI, permasalahannya bukan hanya mengenai jumlah namun juga tidak meratanya penyebaran tenaga medis maupun tenaga kesehatan.

Mengutip data Kementerian Kesehatan, pada 2024 terdapat 5,99 persen. Puskesmas kekurangan dokter, 32,51persen puskesmas kekurangan dokter gigi, dan 0,22 persen puskesmas dengan status kekurangan perawat.

Sebanyak 56.769 dokter spesialis, jumlah terbanyak berada di Pulau Jawa Bali (65,88 persen) dan Sumatera (18,21 persen) sedangkan dokter spesialis di wilayah Timur hanya 15,91 persen yang tersebar di pulau Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Menurut dokter dan dokter gigi ini selain ketersediaan serta penyebaran tenaga medis dan tenaga kesehatan, pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh berbagai faktor penting antara lain: sistem kesehatan, prasarana dan sarana, peralatan, pendanaan, kondisi kerja, dan pemahaman sosio kultural.

“Ini semua harus dikelola dengan baik, hingga mengatasi permasalahan kesehatan tidak sesederhana hanya dengan mendatangkan dokter dan tenaga kesehatan asing yang cenderung hanya tambal sulam,” ujarnya.

Dikemukakan, asumsi mendatangkan dokter asing terutama untuk mengatasi beban kebutuhan masyarakat yang menderita sakit (kuratif dan rehabilitatif). Padahal, sebenarnya, sebelum menderita sakit, yakni ketika dalam keadaan sehat yang diperlukan adalah pendekatan promotif dan preventif. Dengan melaksanakan promotif dan preventif akan mengurangi beban terjadinya penyakit.

Dalam mengatasi masalahan kesehatan, di samping menambah jumlah dokter dan tenaga kesehatan, sebutnya, terlebih dahulu perlu dilakukan perubahan sistem pelayanan kesehatan dengan menjadikan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit sebagai prioritas.

Melaksanakan program promosi kesehatan dan pencegahan penyakit agaknya tidak perlu dengan mendatangkan dokter asing.

Ditambahkan, kenyataan menunjukkan negara-negara maju sekalipun yang berlimpah dana serta sumber daya manusia ternyata tidak akan sanggup mengatasi masalah kesehatan kalau penanganannya menunggu hingga manfestasi penyakit sudah terjadi.

“Di negara-negara maju tetap upaya promotif dan preventif diprioritaskan secara bersunggung-sungguh, tidak sekedar menjadi semboyan belaka,” sebutnya.

Ternyata kekurangan dokter gigi bukan hanya di Indonesia. Paulus Januar mengungkapkan, data menunjukkan Amerika Serikat, negara-negara Uni Eropa, serta juga Cina masih mengalami kekurangan dokter gigi. Malah berdasarkan pemberitaan pada agustus 2026 menunjukkan, di Belanda karena kekurangan kini sekitar seperempat dari seluruh dokter gigi yang berpraktik berasal dari negara lain terutama dari Siria, Afrika Selatan, Turki, Brasil, dan Irak.

“Berdasarkan kenyataan tersebut, dikuatirkan hadirnya tenaga medis dan tenaga kesehatan sub-standar dari luar negeri. Belum tentu dapat mengatasi permasalahan distribusi pemerataan tenaga medis dan tenaga kesehatan, pungkas,” tandasnya.

Narasumber lain yakni Ketua Tim Pendayagunaan Tenaga Medis dan Kesehatan WNI Kementerian Kesehatan RI Lita Dwi Astari mengatakan, pendayagunaan tenaga medis dan tenaga kesehatan asing selama ini dijalankan secara terbatas dan selektif.

Menurutnya, pendayagunaan tenaga medis dan tenaga kesehatan asing adalah dalam rangka alih ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah diatur dalam regulasi. Sehingga tidak tepat kalau dikatakan untuk mengambil lahan praktik tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Diuraikannya, untuk menjalankan kegiatannya di Indonesia, maka harus melalui Komite Evaluasi yang terdiri dari unsur Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Tinggi, para pakar dan dari kalangan profesi, serta juga Kolegium.

‘Evaluasi berdasarkan kualifikasi minimal dokter spesialis / subspesialis atau untuk tenaga kesehatan minimal KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) level 8, dengan disertai ketentuan pengalaman kerja, dan juga pelaksanaan pendayagunaan dilakukan dalam jangka waktu terbatas,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan, mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Johnny dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Dari 88 personil yang dimutasi, sebanyak 70 personil mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru. Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri turut mengalami pergantian.

Pada jajaran PJU (pejabat utama) Mabes (mabes) Polri, terdapat 14 personil yang mendapat penugasan baru. Di antaranya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, SIKK, M.Si sebagai Irwasum Polri; Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti, SIK MTCP. sebagai Kabaintelkam Polri; Irjen Pol. Asep Safrudin, SIK, MH. sebagai Kabareskrim Polri; dan Irjen Pol. Dr. Hery Herjawan, SIK, M.Hum sebagai Kabaharkam Polri.

Selain itu Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, SIK, M.Si sebagai Kalemdiklat Polri; Irjen Pol. Dr. Andik Setiyono, SIK, SH, MH sebagai Astamarena Kapolri; Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan, SIK, SH, M.Kn sebagai Aslog Kapolri; serta Brigjen Pol. Deni Dharmapala, SIK, SH, MH. sebagai As SDM Kapolri.

Ada juga, Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap, SIK MH, MM sebagai Kadivpropam Polri; Irjen Pol. Roberto GM Pasaribu, SIK, M.Si sebagai Kadiv TIK Polri; Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani, SIK, M.Si sebagai Kadensus 88 AT Polri; Irjen Pol. Dr. Ahrie Sonta N, M.Si, M.PICT sebagai Kadivkum Polri; Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi, SIK, M.Si sebagai Kakortastipidkor Polri; serta Kombes Pol. Didik Hariyanto, SIK, M.Si sebagai Koorspripim Polri.

Selain jajaran PJU Mabes Polri, mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda. Di antaranya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, SIK, M.Si; Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggoan, SIK MH; Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri, SIK, SH, M.PSDM; Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat, SIK, M.Si; Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, SIK dan Kapolda Jabar Irjen Pol. Hengki, SIK, MH.

Ada juga Kapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, SIK, MM, MH; Kapolda Jateng Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan, SiK, SH, MH; Kapolda Jatim Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, SIK, MH; Kapolda Bali Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, SIK, MH; Kapolda Sumbar Irjen Pol. Drs. Jawari, SH MH; Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, SIK, MH; Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, SH, MH; dan Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Nurworo Danang, SIK.

Mutasi jabatan Kapolda juga mencakup Kapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan, SIK, MH; Kapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, SIK, MTCP; Kapolda Sulteng Irjen Pol. Rizal Irawan, SIK, MH; Kapolda Sulbar Irjen Pol. Totok Suharyanto, SIK, MH; serta Kapolda DIY Irjen Pol. Langgeng Purnomo, SIK, MH.

Mutasi tersebut juga mencakup kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personil, serta penyesuaian jenjang jabatan bagi sejumlah Pati dan Pamen lainnya.

Johnny mengatakan, para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program serta pelaksanaan tugas di satuan masing-masing.

“Setiap personil yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Pimpinan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menerima kunjungan kehormatan dari jajaran pimpinan TNI Angkatan Darat (AD) dalam pelaksanaan Job Fair Unsrat 2026 yang digelar di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo Unsrat, Kamis (1/10/2026).

Pimpinan TNI AD yang terdiri dari Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus bersama Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahit, disambut hangat oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat Arthur Gehart Pinaria, Kepala LPMPP Max RJ Runtuwene dan sejumlah Dekan fakultas se-Unsrat.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan serta mendukung ruang kolaborasi antara dunia militer dan perguruan tinggi, khususnya dalam penyediaan peluang karier, pengabdian negara, serta pengembangan potensi generasi muda.

Kunjungan pada kegiatan yang diselenggarakan LPMPP Unsrat ini tidak hanya bersifat seremonial tapi wujud nyata dukungan seperti terlihat ketika Pangdam memberikan sambutan/materi kepada pencari kerja yang memadati lokasi serta mendatangi booth-booth/tenan-tenan yang ada dan berdialog dengan penyedia lapangan kerja dan pimpinan Unsrat.

Wakil Rektor 1 Unsrat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran para pejabat utama Kodam XIII/Merdeka dan Korem 131/Santiago di tengah penyelenggaraan bursa kerja kampus.

Kehadiran pimpinan TNI AD ini memberikan dorongan motivasi bagi para mahasiswa dan alumni yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Melalui sinergi ini, diharapkan lulusan Unsrat tidak hanya siap bersaing di sektor industri dan profesional, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat serta peluang untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara melalui jalur pengabdian TNI. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 700+an lansia (lanjut usia) Kevikepan Tombulu bertemu di Paroki Maria Ratu Pencinta Damai (MRPS) Lolah, Kabupaten Minahasa, Kamis (1/10/2026).

Pertemuan diawali perayaan ekaristi yang dilaksanakan bersamaan dengan Parayaan HUT ke-40 Pastor Paroki MRPD Lolah/ Moderator Lansia Kevikepan Tombulu Pastor Stevian Undap Pr.

Turut hadir pada kegiatan ini, Vikep Tombulu Pastor Bertie Karundeng Pr dan pasto-pastornse-Kevikepan Tombulu.

Usai misa, acara dilanjutkan dengan pemilihan pengurus Lansia Kevikepan Tombulu, di mana Ketua Lansia Paroki St. Fransiskus Pineleng Jhon Taroreh.

Setelah jeda makan siang bersama, acara dilanjutkan dengan rekreasi bersama. Di momen rekreasi bersama, masing-masing Lansia paroki menampilkan atraksi seperti menari Lilieya.

Susana kegembiraan dan kebersamaan terlihat di momen ini. Tegur-sapa, bincang-bincang, tawa dan sendagurau mewarnai momen khusus ini. (lex)

Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo memperkuat kemitraan strategis dengan Bank SulutGo (BSG) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta kepastian Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Tahun Anggaran 2027 yang diadakan di Rumah Dinas Bupati Kabupaten Gorontalo, Rabu (30/9/2026) malam.

Acara penting ini disaksikan Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Dandim 1315/KG Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, Kapolres Gorontalo AKBP KI Ide Bagus Tri, Kajari Kabupaten Gorontalo Laurence Hasiholan Pasaribu, Dansatradar 207 Kwandang Letkol Lek. Yohanes Kristiardi, Ka Akun Lanal Gorontalo Kapten Laut (S) Andrik Sukarmoko, dan Sekdakab Gorontalo Sugondo Makmur beserta pimpinan OPD.

Selain itu, Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo M. Andi Destryan serta dua Komisaris BSG yakni Djafar Alkatiri dan Rania Riris Ismail.

Penandatangan PKS dan kepastian Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Tahun Anggaran 2027 ini menegaskan komitmen Pemkab Gorontalo dan Bank SulutGo dalam mempercepat digitalisasi sistem keuangan daerah, memperkuat transparansi, serta mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga ke tingkat desa.

Direktur Utama BSG Revino Maydi Pepah, bersama Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi menandatangani empat PKS strategis. PKS ini menjadi landasan utama membangun ekosistem keuangan daerah yang transparan, efisien, dan terintegrasi secara digital.

Adapun poin-poin PKS strategis yang disepakati mencakup Pengelolaan dan Penyimpanan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), Pengembangan serta penerapan digitalisasi sistem transaksi keuangan hingga ke pemerintahan desa, Akselerasi inklusi keuangan daerah dan efisiensi tata kelola kas, dan Penguatan pembiayaan Sektor Usaha Mikro melalui program khusus KUR Bohusami.

“Empat PKS ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang transparan, efisien, dan terintegrasi secara digital. Harapan kami, Kabupaten Gorontalo bisa menjadi model kawasan digital yang inklusif di Sulawesi,” ujar Dirut BSG.

Bupati Kabupaten Gorontalo menegaskan, untuk Tahun Anggaran 2027, pengelolaan RKUD Kabupaten Gorontalo dipastikan tetap dipercayakan kepada Bank SulutGo. Pemkab berharap BSG terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam mengelola dana daerah.

Selain penandatanganan PKS, kegiatan malam itu dirangkaikan dengan peluncuran Kawasan Digital Kabupaten Gorontalo, launching SPTJ JAMKESDA, apresiasi TP2DD, penyerahan Business Matching, penyaluran KUR Bohusami BSG (seperti Baternak Sapi dan BSG Perempuan Hebat), hingga penyerahan QRIS Merchant dan hadiah undian.

Dirut BSG memuji terobosan dan inovasi Pemkab Gorontalo di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi. BSG berkomitmen untuk mengawal UMKM lokal agar naik kelas melalui program pembiayaan KUR Bohusami.

“Kami berkomitmen akan memberikan layanan yang sebaik mungkin. Apabila ada kekurangan, kami senantiasa menerima masukan dari pemerintah daerah demi menyempurnakan kemitraan ini ke depan,” sebut Dirut.

Acara penting ini disaksikan Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Dandim 1315/KG Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, Kapolres Gorontalo AKBP KI Ide Bagus Tri, Kajari Kabupaten Gorontalo Laurence Hasiholan Pasaribu, Dansatradar 207 Kwandang Letkol Lek. Yohanes Kristiardi, Ka Akun Lanal Gorontalo Kapten Laut (S) Andrik Sukarmoko, dan Sekdakab Gorontalo Sugondo Makmur beserta pimpinan OPD.

Selain itu, Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo M. Andi Destryan serta dua Komisaris BSG yakni Djafar Alkatiri dan Rania Riris Ismail. (elka)

Meimonews.com – Universitas.Sam Ratulangi (/Unsrat) memperingati Hari Kesaktian Pancasila dalam bentuk upacara yang diadakan di halaman Kantor Pusat Unsrat Manado, Kamis (1/10/2026).

Bertindak sebagai pembina upacara pada kegiatan yang diikuti antara lain para Wakil Rektor, Pimpinan dan staf Lembaga tingkat universitas, Kepala Biro dan staf serta pegawai di lingkungan kantor pusat Unsrat adalah Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria, mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa.

Dalam sambutannya, Plt Rektor mengajak sivitas akademka Unsrat untuk membangun universitas ini dengan semangat Si Tou Timou Tumou Tou/ST4 (manusia hidup untuk memanusiakan manusia), sejalan dengan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pengabdian dalam Pancasila.

Peringatan ini, menurut Plt Rektor, menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengorbanan para Pahlawan Revolusi, sekaligus meneguhkan kembali Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tema peringatan kali ini yakni Pancasila pemersatu bangsa menuju Indonesia berdaulat, adil, dan makmur, mengingatkan kita bahwa di tengah berbagai perbedaan dan tantangan zaman, Pancasila harus tetap menjadi kekuatan yang mempersatukan bangsa Indonesia. (FA)