Meimonews.com – Kota Manado dipercaya menjadi salah satu dari 41 daerah percontohsn pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansor) secara nasional.
Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Manado Richard Sualang ketika mmeberikan sambutan pada kegaiatan Sosiisasi Digitalisasi Bantuan Sosial dan Portal Perlinsos yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis kepada Agen Pendamping (Training of Trainers).
Kegiatan yang diadakan di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota Manado, Tikala, Kamis (2/7/2026) ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Walikota Manado,
Kegiatan ini diikuti para agen Perlinsos yang akan berperan sebagai pendamping sekaligus pelatih dalam implementasi program digitalisasi bantuan sosial di Kota Manado.
Turut hadir Direktur Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Mardi Brilian Saleh (secara daring), Ketua Pokja Sembako Direktorat Jaminan Sosial Fahri Isnanta, Perwakilan Komite Percepatan Transformasi Digitalisasi Pemerintah Nabila Hanum, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado Nevi Lenda Pelealu.
Kepercayaan tersebut menurut Wakil Walikota Manado, menjadi bukti kesiapan Kota Manado dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik. (elka)
Meimonews.com – Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat/Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsrat Arthur Gehart Pinaria memimpin rapat persiapan pelaksanaan ujian Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) di Pusat TIK Unsrat Manado, Rabu (1/7/2026).
Dalam rapat terungkap bahwa peserta ujian Jalur Mandiri T2 tahun 2026 berjumlah 3.330 orang. Selain itu, pelaksanaan ujian diharuskan berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.
Dalam rapat tersebut, Pinaria menegaskan, semua instrumen pendukung ujian Jalur Mandiri T2 telah siap dan ujiannya akan berlangsung Senin-Kamis (6-10/7/2026).
Ujian Jalur Mandiri T2 dilaksanakan setiap hari ada 3 (tiga) sesi yaitu sesi pertama jam 06.30 – 09.30 Wita, sesi kedua jam 10.00 – 13.10 Wita serta sesi ketiga jam 13.30 – 16.40 Wita.
Usai rapat, diadakan coaching calon pengawas oleh Esry Laoh dan Noldy GF Mamangkey. (FA)
Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Tahunn2026 yang diadakan di Mapolda Sulut Rabu (1/7/2026).
Kehadiran Rektor Unsrat dalam upacara tersebut merupakan wujud dukungan dan sinergi antara dunia akademik dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan nasional, khususnya di Sulut.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat.
Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) juga terus berkomitmen mendukung berbagai program kemitraan dengan Polri melalui pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. (FA)
Meimonews.com – Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026-2027 di SMA Negeri 9 Manado mengacu kepada Peraturan Mendikdasmen RI, Peraturan Gubernur Sulut dan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Sulut.
Oleh karenanya, Kepala SMA Negeri 9 Manado Hendra J. Massie menegaskan, pihaknya dan jajarannya berkomitmen dalam pelaksanaannya baik saat masa penerimaan maupun saat pendaftan kembali.
“Kami tetap mengacu kepada aturan yang berlaku baik saat pemerimaan maupun saat pendaftaran kembali,” ujar Massie dalam percakapan dengan Meimonews,com di ruang kerjanya, Selasa (30/6/226).
Massie memberi contoh, saat pendaftaran kembali yang berlangsung Senin (29/6) – Senin (3/7), calon siswa dan orangtua calon siswa harus membawa kelengkapan dan keaslian berkas siswa. Bila tidak atau belum lengkap atau tidak asli berkas tersebut diberikan kesempatan sebelum batas akhir.
Namun sqmbungnya, bila berkas tersebut tidak lengkap atau tidak asli saat memasukkan pada pendaftaran di batas akhir waktu pendafataran maka calon siswa tersebut tidak bisa diterima untuk belajar di sekolah unggulan ini.
Dikemukakan, bila calon siswa yang telah dinyatakan lulus saat penerimaan siswa baru namun tidak bisa melengkapi data-data yang dibutuhkan saat pendaftan kembali maka penggantinya adalah calon siswa yang menduduki rangkin di bawah batas yang diterima.
Massie memberi contoh, bila calon siswa tersebut masuk dalam quota suatu jalur yang jumlahnya 284 siswa namun dinyatakan gugur karena tidak lengkap berkasnya maka penggantinya adalah calon siswa yang menduduki urutan 285.
Diketahui, SMA Negeri 9 Manado mendapat 17 rombongan belajar (rombel) di mana setiap rombel 36 siswa sehingga total siswa yang akan diterima di sekolah ini berjumlah 612 siswa. Mereka terjaring lewat 4 jalur yakni jalur domisili, jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur mutasi. (FA)
Meimonews.com – Melalui program bantuan sarana air bersih memperingati Hari Bhayangkara 2026, Polresta Manado meresmikan sumur bor dan pompa air yang diperuntukkan bagi warga Kelurahan Bailang Lingkungan II, Kecamatan Bunaken, Manado, Selasa (30/6/2026).
Peresmian dilakukan oleh Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid dan dihadiri Camat Bunaken Heri Anwar, Lurah Bailang Aldo KE Sumerah, Imam Masjid Baitul Muslimin Tana Ramo, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar yang turut menyaksikan momen penuh kebersamaan tersebut.
Bantuan sumur bor dan pompa air yang dibangun di atas lahan milik Fahli Gobel ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polresta Manado dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Bhayangkara.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memperoleh akses air bersih yang lebih mudah, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga di lingkungan sekitar.
Dalam sambutannya, Kapolresta Manado menegaskan, Polri tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu menjawab kebutuhan dan permasalahan warga.
“Hari Bhayangkara adalah momentum untuk memperkuat makna pengabdian. Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan ketika masyarakat membutuhkan perlindungan dan pelayanan keamanan, tetapi juga melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan hidup masyarakat,” ujarnya.
Bantuan sumur bor dan pompa air ini, jelasnya, merupakan bentuk kepedulian Polresta Manado agar masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.
Kapolresta Manado menyampaikan, kedekatan Polri dengan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
“Polri yang kuat adalah Polri yang dekat dengan masyarakat. Ketika kita saling peduli, saling mendukung, dan bergandengan tangan membangun lingkungan yang lebih baik, maka keamanan dan kesejahteraan akan tumbuh bersama. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.
Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kegiatan tersebut. Warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas air bersih tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Polresta Manado atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kelurahan Bailang.
Melalui kegiatan ini, Polresta Manado kembali menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kebutuhan dan kesejahteraan warga.
Semangat Hari Bhayangkara tahun ini pun diwujudkan melalui aksi nyata yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. (AF)
Meimonews.com – emangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga lewat aksi nyata berupa kepedulian terhadap sesama.
Hal itulah yang ditunjukkan Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Resort Tomohon dengan menggelar kegiatan berbagi kasih kepada anak-anak anggota Polri yang memiliki keterbatasan fisik.
Selain menyerahkan bantuan, ormas mitra Polri tersebut bersama Bhayangkari juga memberikan dukungan moril kepada keluarga penerima agar tetap kuat dan optimis dalam mendampingi putra-putri mereka.
Kegiatan ini dihadiri Kapolres Tomohon/Pembina KBPP Polri Resort Tomohon AKBP Nur Kholis bersama Ketua dan Pengurus Bhayangkari Cabang Tomohon, Wakil Sekretaris KBPP Polri Sulut/Caretaker Ketua KBPP Polri Resort Tomohon Mario A. Rumbani, serta Pengurus KBPP Polri Resort Tomohon Julita I. Nelwan.
AKBP Nur Kholis mengapresiasi kepedulian KBPP Polri Resort Tomohon yang terus menunjukkan perannya sebagai bagian dari keluarga besar Polri.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini merupakan cerminan nilai-nilai Bhayangkara yang mengedepankan pengabdian, kepedulian, dan kemanusiaan.
Rumbani menjelaskan, kegiatan berbagi kasih ini merupakan bentuk perhatian KBPP Polri kepada keluarga anggota Polri, khususnya anak-anak yang membutuhkan dukungan lebih.
Ia berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus bertumbuh dan meraih masa depan yang lebih baik.
Momentum menjelang HUT Bhayangkara tahun ini menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak hanya diwujudkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui tindakan sederhana yang menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
Melalui kegiatan ini, KBPP Polri Resort Tomohon kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan berbagi bersama keluarga besar Polri dan masyarakat. (*/AF)
Meimonews.com – Catatan penting dan bersejarah dilakukan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang kini dipimpin Dekan Ockstan Jurike Kalesaran.
Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya ikan species langka/purba bahkan dianggap sudah punah karena hidup di zaman Dinosaurus tersebut,
Ikan purba tersebut ditemukan di perairan Pulau Siladen (depan Resort Celebes Diver) oleh nelayan lokal bernama Soni Pontoh sekitar pukul 09.50 Wita saat melaut mencari ikan.
“Ikan purba jenis Raja Laut (Latimeria Manadoensis) tersebut ditemukan di Perairan Pulau Siladen pada Jumat (26/6/2026) pagi ” ujar Ockstan di dampingi Wakil Dekan 1 Daisy M. Makapedua dan Kepala UPA Laboratorium Terpadu Unsrat Stenly Wullur dalam percakapan dengan Meimonews.com di kompleks laboratorium, Selasa (30/6/2026).
Ikan langka/purba tersebut, tambahnya, saat ini telah disimpan di suatu lemari pendingin dengan suhu tertentu di Laboratorium Terpadu Unsrat.
Dibantu staf laboratorium, diperlihatkan isi lemari dan suhu dari lemari pendingin tersebut.
“Spesimen itu sangat penting terutama dunia sains karena species ini sebenarnya sudah tidak ada. Dia hidup di zaman Dinosaurus yang sudah tidak ada tapi ternyata masih ada,” tambah Stenly seraya menambahkan, satu tanda tanya besar di dunia sains, kenapa masih ada jenis ini ?
Berdasarkan informasi yang ada, sejumlah peneliti atau pihak tertentu baik dalam maupun luar negeri sudah berniat untuk datang ke Manado untuk melihat dan melakukan penelitian tentang ikan ini.
Penemuan/fenomena ini, sudah tentu selain membanggakan dan akan ada nilai tambah baik bagi daerah Sulut tapi juga Unsrat dan FPIK Unsrat karena akan ada kelanjutannya. (FA)
Meimonews com – RSUP Kandou Manado kembali memperkuat kolaborasi layanan kesehatan dengan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta melalui kegiatan Proctorship TEVAR yang digelar Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga medis sekaligus penguatan layanan kardiovaskular di Indonesia Timur.
Dalam kegiatan tersebut, tim dokter dari kedua rumah sakit melakukan tindakan terhadap tiga pasien. Sebanyak dua pasien menjalani prosedur Endovenous Laser Ablation (EVLA), sementara satu pasien menjalani tindakan Thoracic Endovascular Aortic Repair (TEVAR) untuk penanganan aneurisma aorta.
Seluruh prosedur berlangsung lancar dan berhasil tanpa kendala.
Proctorship dipimpin oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan dari RS Jantung Harapan Kita Jakarta Taofan bersama tim jantung RSUP Kandou yang terdiri atas Vekky Sariowan dan dr. Edmond L. Jim.
TEVAR merupakan prosedur minimal invasif yang digunakan untuk menangani aneurisma aorta toraks. Melalui tindakan ini, pasien memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh kualitas hidup yang lebih baik dengan risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan operasi terbuka pada kasus tertentu.
RSUP Kandou berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan kesehatan berbasis teknologi dan kompetensi, serta menghadirkan pelayanan spesialistik yang semakin lengkap bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menyampaikan apresiasi kepada tim dari RS Jantung Harapan Kita Jakarta atas kolaborasi yang telah terjalin.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim RS Jantung Harapan Kita Jakarta yang telah berbagi ilmu, pengalaman, dan mendampingi tim RSUP Kandou dalam pelaksanaan Proctorship TEVAR,” ujar Fellow of American Heart Association di American Heart Association 2012 dan Fellow of European Society of Cardiology di European Society of Cardiology 2013 ini.
Kolaborasi seperti ini, menurutnya, sangat penting untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis sekaligus memperkuat layanan jantung dan pembuluh darah di RSUP Kandou, sehingga masyarakat di Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah. (Fer)
Meimonews.com – Beberapa hari belakangan ini telah terjadi kebakaran di beberapa lokasi. Walau mungkin berbeda penyebab atau sumber permasalahannya, tapi itu dipastikan telah merugikan masyarakat baik dari segi material maupun korban nyawa.
Oleh karena itu diperlukan upaya pencegahannya, apalagi, saat ini memasuki musim kemarau, di mana risiko terjadinya kebakaran meningkat akibat cuaca yang panas dan kering.
Terkait dengan itu, Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang mengeluarkan imbauan.
Seluruh masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama melakukan langkah pencegahan.
Ada lima hal yang perlu diperhatikan. Pertama, jangan membakar sampah, lahan, atau rumput kering; kedua, pastikan kompor, regulator gas, dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
Ketiga, hindari penggunaan stop kontak secara berlebihan; keempat, jangan membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang banyak terdapat rumput atau bahan mudah terbakar.
Kelima, siapkan alat pemadam sederhana apabila memungkinkan dan segera laporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran. (elka)
Meimonews.com -Sebanyak 8 (delapan) frater Tarekat Misionaris Hati Kudus Yesus (Missionarii Sacratissimi Cordi Yesu/MSC) ditahbiskan menjadi diakon pada Misa Tahbisan yang dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di Kapel Biara Hati Kudus Skolastikat MSC Pineleng, Sabtu (27/6/2026).
Mendampingi Uskup pada misa konselebrasi ini adalah Wakil Dewan Provinsi MSC Indonesia P. Anselmus Jamlean, Supda MSC Sulkaltim P. Kornelius Kulikeban, Supda Skolastikat MSC Pineleng Aldrin Amstrong Rey.
Selain itu, Sekretaris Keuskupan Manado P. Poltje Pitoy MSC, Rektor Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STFSP) P. Amrosius Wuritimur Pr, Ketua STFSP Pastor Barnabas Ohoiwutun MSC serta puluhan imam lainnya.
Mereka yang ditahbiskan adalah Fr. Meibivis Xaverius Rotikan Fr. Ekanisius Dedianto, Fr. Fransiskus Mario Charlos, Fr. Eusebius Verceli So’o Kowe, Fr.Joseph Kanar Tethol, Frater Jeffrey Claudius, Frater Basilio Bryan de Mang Nukak, dan Fr. Mario Mikael Mengko.
Para Diakon yang ditahbiskan foto bersama Uskup Manado dan beberapa pimpinan Tarekat MSC dan sejumlah imam/pastor, usai misa tahbisan
Upacara tahbisan terdiri dari pemilihan calon tahbisan, janji para diakon terpilih, tahbisan diakon berupa penunpangan tangan oleh uskup, doa tahbisan, pengenaan stola dan dalmatik serta penyerahan buku injil (evangeliarium).
Mewakili seluruh orangtua dari para diakon baru, Linda Tuegeh mengungkapkan bahwa hatinya tergetar oleh rasa bangga, haru, dan rasa pantas yang bercampur menjadi satu.
“Bagi kami para orangtua, rasanya baru kemarin kami mengantarkan anak-anak kami ke pintu seminari. Meyerahkan mereka dengan segala kepolosan, kelebihan dan kekurangan yang mereka miliki,” ujarnya.
Misa tahbisan diakon yang dihadiri selain para imam, para frater, suster dan bruder tapi oleh ratusan keluarga dan tamu undangan lainnya
Hari ini, para orangtua melihat mereka berdiri di altar suci, mengenakan stola dan dalmatik, siap melayani Tuhan dan sesama sebagai seorang diakon.
Sungguh ini bukan karena kehebatan para orangtua mendidik mereka, melainkan murni karena penyelenggaraan ilahi dan kasih karunia Tuhan yang bekerja dalam diri mereka
Oleh karenanya, para orangtua diakon berterima kasih kepada banyak pihak seperti para formator, pastor dan seluruh keluarga besar Tarekat MSC.
“Terina kasih karena telah menerima anak-anak kami apa adanya. Terima kasih karema telah mendidik, menuntun, meneguhkan, dan sabar mendampingi mereka selama masa formasi,” ujarnya.
Para pemberi sambutan usai misa tahbisan yang dipimpin Uskup Manado di dampingi puluhan imam/pastor
Di bawah naungan spiritualitas Hati Kudus Yesus, tambahnya, anak-anak mereka telah tumbuh menjadi pribadi yang siap diutus. Mereka sadar, tugas mendidik calon pelayan altar tidaklah mudah, dan cinta kasih yang tarekat ini berikan tidak akan mampu dibalas mereka. Mereka menyerahkan seutuhnya anak-anak mereka ke dalam pelukan misioner Tarekat MSC.
Mewakil para diakon baru, Fr. Meibivis Rotikan MSC mengungkapkan, mereka sadar bahwa mereka bukanlah orang sempurna sehingga mereka menerima rahmat ini, melainkan karena menyadari kerapuhan diri mereka maka mereka senantiasa mengusahakan sikap kerendahan hati dan dengan penuh iman berserah dan percaya kepada Hati Kudus Yesus, sumber segala rahmat.
“Anda sekalian mengetahui keberadaan kami, kekurangan kami, kelemahan kami dan kerapuhan diri kami. Demikian juga anda sekalian mengetetahui bagaimana perjuangan kami, bagaimana keadaan kami waktu bangkit ketika jatuh, bagaimana kami tidak menyerah pada kerapuhan diri kami, melainkan terus berusaha memperbaiki diri dan berserah pada penyelenggaraan ilahi Hati Kudus Yesus dan perantaraan Bunda Hati Kudus,” ujarnya.
Diakui, semua perjalanan atau pengalaman yang mereka lalui adalah bagian dari sekolah Hati Kudus Yesus. Maka, dalam kesadaran itu, Bunda Hati Kudus adalah pengajarnya, pelindung, dan penuntun arah bagi mereka dalam belajar memiliki hati yang sudah bergerak oleh belas kasihan.
Wakil Dewan Provinsi MSC Indonesia Pastor Aselmus Jamlean mengingatkan kepada kedelapan diakon tersebut untuk tidak mengukur nilai pelayanan hanya dari banyaknya pekerjaan yang dapat diselesaikan atau keberhasilan yang dapat dicapai.
“Tangan memang dapat bekerja tanpa kasih, tetapi hati yang dipenuhi kasih akan selalu menemukan cara untuk melayani. Itulah sebabnya Kongregasi kita tidak hanya membentuk pekerja-pekerja gereja, tetapi membentuk para misionaris yang membawa Hati Kudus Yesus ke tengah dunia,” ujarnya.
Dunia, menurutnya, tentu membutuhkan pelayan yang cakap dan terampil. Namun, lebih dari itu, Gereja membutuhkan pelayan yang kehadirannya membawa penghiburan, membangkitkan harapan, dan membuat orang semakin percaya bahwa Allah yeng mengasihi mereka.
Karena itu, sambungnya, di manapun konfrater diutus, janganlah pertama-tama bertanya, apa yang harus saya kerjakan tapi bertanyalah lebih dahulu bagaimana melalui hidup saya, orang dapat mengalami kasih Hati Kudus Yesus. “Saya percaya, di situlah letak misi yang sesungguhnya dari seorang Miaionaris Hati Kudua,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Mgr. Rolly mengurai perjalanan seotang hingga bisa menerima tahbisan diskon. Ada sejarah panjang dari mereka, yang seperti diajarkan Kristus yakni datang bukan untuk dilayani tapi melayani.
Peran orangtua/keluarga, menurut Mgr. Rolly, memang sangat besar, yang kemudian diikuti pembinaan di seminari baik seminari kecil, menegah maupun seminari tinggi.
Mgr. Rolly berterima kepada orangtua diakon yang telah memberi anak-anaknya untuk melayani Tuhan, yang saat ini telah ditahbiskan menjadi diakon,
Diingatkan kepada para diakon untuk menjadi garam dan terang dunia di manapun berada. Selain itu, tetap bersemangat dalam melayani dan memberikan yang terbaik.
Usai misa tahbisan, diadakan syukuran di aula dan halaman Skolastikat MSC Pineleng yang diwarnai suasana kegembiraan dan kekeluargaan.
Di momen ini, keluarga, tamu/undangan memanfaatkan kesempatan untuk berfoto bersama baik dengan masing-masing diakon yang baru ditahbiskan tapi juga dengan Uskup Manado dan pimpinan Taraket MSC. (LAF)