Meimo News

(Oleh : Bert Toar Polii)

Meimonews.com – Bangsa yang besar tidak pernah hidup hanya dari kejayaan masa lalu. Ia bertahan karena mampu menerjemahkan nilai-nilai leluhurnya ke dalam tantangan zamannya.

Minahasa pernah melahirkan banyak negarawan yang memberi warna bagi perjalanan Republik Indonesia. Nama-nama seperti Sam Ratulangi, AA Maramis, Johannes Leimena, GA Siwabessy, dan WZ Johannes bukan sekadar kebanggaan daerah, melainkan bagian dari fondasi bangsa.

Pertanyaannya bukan lagi, mengapa tokoh seperti mereka tidak lagi banyak muncul ? Pertanyaan yang lebih penting adalah Bagaimana melahirkan generasi pemimpin baru yang mampu membawa nilai-nilai Minahasa ke panggung Indonesia abad ke-21 ?

Menurut saya, jawabannya bukan dengan kembali ke masa lalu, melainkan dengan menghidupkan kembali roh kepemimpinan Minahasa dalam bentuk yang sesuai dengan zaman.

Kepemimpinan tidak lagi cukup mengandalkan karisma. Abad ke-21 adalah era yang berbeda. Pemimpin tidak cukup hanya berwibawa. Ia harus mampu membangun komunikasi digital, memahami ekonomi global, mengelola keberagaman, menguasai teknologi, sekaligus menjaga integritas.

Dalam dunia yang berubah sangat cepat, kualitas moral justru menjadi semakin penting. Di sinilah filosofi Minahasa menemukan relevansinya kembali.

Tou Keter: Kuat dalam Integritas, Bukan Sekadar Kekuasaan

Selama ini kata “kuat” sering dipahami sebagai kemampuan mengendalikan orang lain. Padahal Tou Keter memiliki makna yang lebih dalam.
Kekuatan sejati adalah keberanian mengambil keputusan yang benar sekalipun tidak populer.

Pemimpin masa depan harus berani melawan korupsi, politik uang, penyalahgunaan kekuasaan, dan segala bentuk penyimpangan yang merugikan rakyat.

Kekuatan bukanlah dominasi. Kekuatan adalah keberanian memikul tanggung jawab.

Tou Leos : Politik yang Memanusiakan

Politik sering dipersepsikan sebagai perebutan kekuasaan. Padahal hakikat politik adalah mengurus kehidupan bersama.

Tou Leos mengingatkan bahwa kepemimpinan harus berangkat dari kasih, kepedulian, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Dalam masyarakat yang semakin terpolarisasi, pemimpin yang mampu merangkul jauh lebih dibutuhkan daripada pemimpin yang gemar membelah masyarakat menjadi “kami” dan “mereka”.

Indonesia membutuhkan lebih banyak pemimpin yang menyembuhkan daripada mempertajam perbedaan.

Tou Nga’asan: Kepemimpinan Berbasis Pengetahuan

Dunia modern semakin kompleks. Masalah ekonomi, perubahan iklim, kecerdasan buatan, keamanan siber, hingga geopolitik global tidak dapat diselesaikan hanya dengan retorika. Karena itu, Tou Nga’asan menjadi semakin relevan.

Pemimpin harus terus belajar. Ia harus mampu membaca data, memahami ilmu pengetahuan, mendengarkan para ahli, dan membuat keputusan berdasarkan bukti.

Popularitas tidak boleh menggantikan kompetensi.

Lima Agenda Besar Kepemimpinan Baru

Jika ingin kembali melahirkan tokoh nasional, menurut saya Sulawesi Utara perlu membangun lima agenda strategis.

Pertama, Pendidikan kepemimpinan sejak dini. Sekolah, gereja, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, dan komunitas harus menjadi tempat lahirnya calon pemimpin. Kepemimpinan tidak muncul secara kebetulan. Ia dibentuk.

Kedua, Politik berbasis gagasan. Sudah waktunya ruang publik lebih banyak membicarakan ide daripada sekadar figur. Budaya diskusi, debat kebijakan, dan kajian publik harus dihidupkan kembali. Masyarakat perlu memberi penghargaan kepada mereka yang menawarkan solusi, bukan hanya slogan.

Ketiga, Memanfaatkan era digital. Generasi baru harus hadir di ruang digital dengan narasi yang mencerahkan. Media sosial bukan sekadar tempat mencari popularitas, melainkan ruang pendidikan publik. Pemimpin masa depan harus mampu menjelaskan gagasan yang rumit dengan bahasa yang sederhana.

Keempat, Membangun jejaring nasional, Tokoh Sulawesi Utara tidak cukup dikenal di daerah sendiri. Mereka harus aktif dalam organisasi nasional, dunia akademik, dunia usaha, komunitas profesional, dan berbagai forum lintas daerah. Pemimpin nasional lahir dari jejaring nasional.

Kelima, Menghidupkan budaya kolaborasi, Persaingan adalah bagian dari demokrasi. Namun persaingan tidak boleh berubah menjadi saling menjatuhkan. Budaya mapalus mengajarkan bahwa keberhasilan bersama lebih penting daripada kemenangan pribadi. Semangat ini perlu diterjemahkan ke dalam politik modern.

Dari Mapalus Menuju Indonesia

Mapalus bukan hanya tradisi gotong royong. Ia adalah filosofi bahwa kemajuan seseorang tidak boleh memiskinkan orang lain.

Dalam dunia yang semakin individualistis, semangat ini justru menjadi kekuatan baru. Indonesia membutuhkan lebih banyak kolaborasi daripada konflik. Lebih banyak kepercayaan daripada kecurigaan. Lebih banyak solusi daripada sensasi.

Nilai-nilai Minahasa dapat memberi kontribusi penting bagi kehidupan berbangsa apabila diterjemahkan secara kreatif.

Penutup

Saya percaya Sulawesi Utara tidak sedang mengalami krisis pemimpin. Yang sedang dihadapi adalah perubahan zaman yang menuntut cara baru dalam membangun kepemimpinan.

Filosofi Tou Keter, Tou Leos, dan Tou Nga’asan tidak pernah kehilangan relevansinya. Yang perlu diperbarui adalah cara kita menghidupkannya.

Apabila pendidikan, integritas, kolaborasi, dan keberanian moral kembali menjadi fondasi kehidupan publik, maka tokoh-tokoh nasional dari Sulawesi Utara akan lahir kembali.

Mungkin mereka tidak akan menjadi “KDM dari Manado”. Dan memang tidak perlu. Yang dibutuhkan Indonesia bukan salinan tokoh dari daerah lain, melainkan pemimpin yang autentik—berakar pada budaya Minahasa, berpikiran nasional, dan mampu menjawab tantangan dunia.

Itulah makna sejati menghidupkan kembali Tou Keter, Tou Leos, dan Tou Nga’asan untuk Indonesia abad ke-21. (Penulis ada Pengurus/pemain bridge)

Meimonews.com – Fakultas Peternakan Unsrat Manado resmi memiliki dekan definitif menyusul pelantikan Stanly Oktavianus Bryneer Lombogia sebagai Dekan oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Pelantikan Lombogia sebagai orang nomor satu di Fakultas Peterbakan Unsrat periode 2026-2030 ini dilakukan bersamaan dengan pelantikan Sekretaris Senat Unsrat John Socrates Kekenusa, serta beberapa anggota Senat Unsrat dan Fakultas Peternakan Unsrat di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Selasa (7/7/2026).

Hadir pada acara pelantikan tersebut di antaranya para Wakil Rektor, Ketua Senat Unsrat, pimpinan lembaga Unsrat, Kepala-kepala Biro dan Dekan-dekan Fakultas di lingkungan Unsrat.

Kekenusa dilantik sebagai Sekretaris Senat Unsrat menggantikan Jacobus Ronald Mawuntu yang telah dilantik menjadi Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Rabu (24/6/2026).

Lombogia dilantik menjadi Dekan menyusul keterpilihannya pada proses pemilihan Dekan untuk masa jabatan 4 tahun yang diikuti 3 calon, Jumat (3/7/2026).

Lombogia meraih suara mayoritas yakni 25 suara atau 71 persen mengalahkan Jein Rinny Leke yang meraih 8 suara (23 persen) dan Tiltje A. Ransalele yang hanya memperoleh 1 suara (3 persen).

Dalam sambutannya, Rektor menyanpaikan selamat kepada mereka yang dilantik dan selamat menjalankan tugas. (FA)

Meimonews,com – Penerimaan mahasiswa baru (Maba) Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) Unsrat Tahun Akademik 2026-2027 dimulai.

Pelaksanaan ujian diadakan di Gedung Unit Pelaksana Teknis Teknologi dan Ilmu Komunikaai (UPT TIK) Unsrat Manado ini berlangsung Senin-Kamis (6-10/2026).

Ujian Jalur Mandiri T2 dilaksanakan setiap hari ada 3 (tiga) sesi yaitu sesi pertama jam 06.30 – 09.30 Wita, sesi kedua jam 10.00 – 13.10 Wita serta sesi ketiga jam 13.30 – 16.40 Wita.

Sebanyak 3 330 calon Maba akan berkompetisi dalam proses penerimaan Maba yang diselenggarakan Panitia yang diketuai Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria

Agar pelaksanaan ujian berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku, Rektor Unsrat melakukan pemantauan pelaksanaannya pada hari pertama (Senin, 6/7/2026).

Secara cermat dan teliti, Rektor di dampingi Wakil Rektor 1/Ketua Panitia melihat pelaksanaannya, bahkan, sesekali, Rektor bertanya kepada peserta. (FA)

Meimonews,com – Kota Manado berhasil masuk dalam nominasi 5 (lima) besar tingkat kota pada Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026.

Hal tersebut tak terlepas kaitannya dengan keberhasilan Pemerintah Kota Manado dalam melaksanakan program pembangunan termasuk 15 program unggulan.

Keberhasilan masuk masuk nominasi tersebut terungkap pada Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara dalam rangka Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kota Manado Tahun 2026 di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri tim dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Asisten II Setda Kota Manado Atto Bulo, para kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Oleh karenanya, Walikota Manado Andrei Angouw menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada tim penilai dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI atas pelaksanaan kegiatan penilaian.

Di kesempatan itu, Walikota memaparkan berbagai capaian pembangunan Kota Manado, termasuk 15 program unggulan yang menjadi fokus dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Walikota menjelaskan bahwa salah satu fokus utama pemerintah adalah meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menekan biaya hidup melalui pembangunan yang berorientasi pada peningkatan aktivitas ekonomi.

Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi Kota Manado yang mencapai 5,77 persen, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita sebesar Rp124 juta, tertinggi di Provinsi Sulawesi Utara.

“Ini fokus kita sehingga dapat menekan kemiskinan di Kota Manado. Kita genjot dengan perbaikan infrastruktur supaya investasi berjalan dengan baik dan mendukung perputaran ekonomi sehingga juga mendorong kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” ujarnya.

Selain memaparkan kondisi ekonomi makro Kota Manado yang dibandingkan dengan tingkat provinsi dan nasional, mantan Ketua DPRD Sulut ini juga menjelaskan berbagai pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang telah dilaksanakan, termasuk pengembangan layanan transportasi publik melalui Bus Trans Manado sebagai upaya meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan mobilitas masyarakat. (elka)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie berharap seluruh Unit Kerja yang ada di lingkungan Unsrat memastikan data yang diinput telah lengkap, benar, valid, dan sesuai dengan bukti pendukung

Dengan demikian, data yang diimput oleh masing-masing Unit Kerja dapat dipertanggungjawabkan.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Monitoring dan Evaluasi Finalisasi Penginputan Data Kinerja Remunerasi P2 Periode Januari – Juni 2026.

Kegiatan yang dihadiri perwakilan Unit Kerja di lingkingan Unsrat ini diadakan di gedung Rektorat Unsrat Manado, Senin (6/7/2026).

Rektor menjelaskan, kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan tahapan akhir yang sangat menentukan dalam proses penilaian kinerja dan pembayaran remunerasi. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Hukum Unsrat Manado menggelar kegiatan peringatan Dies Natalis ke-68 yang diadakan di Luis Swimming Pool Desa Sukur, Minahasa Utara, Jumat (3/7/2026).

Pembukaan.kegiatan yang mengusung tema Bergerak Unggul, Berdampak Bagi Negeri ini dilakukan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Pembukaan kegiatan dihadiri pimpinan dan civitas akademika Fakultas Hukum serta sejumlah undangan lainnya termasuk para Wakil Rektor Unsrat,

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, 68 tahun merupakan perjalanan panjang yang menunjukkan komitmen Fakultas Hukum dalam melahirkan lulusan yang berkualitas, berintegritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan penegakan hukum di Indonesia.

Tema dies tahun ini, menurut Rektor, mengajak pimpinan dan civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Oleh karenanya, Rektor berharap Fakultas Hukum terus memperkuat budaya akademik, meningkatkan mutu pembelajaran, memperluas kerjasama dengan berbagai mitra, serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, juga menjunjung tinggi integritas, etika dan keadilan.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Jacobus Ronald Mawuntu dalam laporannya menegaakan, perayaan dies Natalis ke-68 menjadi sangat istimewa karena kita mengusung tema yang sarat makna yakni Bergerak Unggul, Berdampak Bagi Negeri.

“Tema ini menjadi sebuah komitmen dan panggilan pengabdian bagi kita semua. Bergerak Unggul menuntut kita
meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan mengejar standar pelayanan akademik tertinggi. Sementara itu, Berdampak Bagi Negeri menjadi pengingat bahwa ilmu hukum yang kita kaji, kembangkan, dan ajarkan di kampus Gorela ini haruslah memberikan manfaat nyata, menghadirkan keadilan, dan menjadi solusi bagi berbagai permasalahan bangsa dan masyarakat luas,” ujarnya.

Ditegaskan, untuk mewujudkan tema besar tersebut, kekuatan institusi ini bertumpu pada kolaborasi dan dedikasi sumber daya manusia yang luar biasa.

Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, Dekan ingin menyampaikan kebanggaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen keluarga besar fakultas kita yang terus bergerak unggul setiap harinya. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Tim menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintahan Kota (Apeksi) Tahun 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat ini berlangsung Minggu – Sabtu (28/6-4/7/2026) di Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan berbagai agenda strategis, antara lain Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, serta bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai kota di Indonesia.

Rakernas Apeksi menjadi wadah penting bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, berbagi pengalaman dan inovasi, serta merumuskan langkah-langkah kolaboratif dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan, tangguh, dan berdaya saing.

Kehadiran Walikota Manado dan tim dalam forum nasional ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Manado untuk terus memperkuat kerja sama antarpemerintah kota, mendorong kolaborasi lintas daerah, serta mendukung perumusan kebijakan strategis guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin inovatif, adaptif, dan berdaya saing.

Tim yang mendampingi Walikota Manado kegiatan nasional tersebut, Ketua TP PKK Irene Angouw Pinontoan, Asisten 1 Julises Ohler, Asisten 2 Atto Bulo, Inspektur Kota Juddy Eduard Mantiri, Kadis Perindag Hendrik Warroka, Kadis Pendidikan Bart Peter Assa, Kaban BPBD Donald Sambuaga, Kaban Bappenda Jeffry Mondong, Kadis PMPTSP M. Sofyan serta sejumlah Kadis dan Kepala Bagian Setdakot. (elka)

Meimonews.com – Menyusul adanya permasalahan yang terjadi pada proses pemilihan Dekan Fakultas Pertanian beberapa waktu lalu sehingga Dekan terpilih tidak bisa dilantik, Senat Fakultas kembali melakukan proses pemilihan dekan baru.

Pada proses pemilihan dekan yang dilaksanakan di aula fakultas, Jumat (3/7/2026), telah terpilih dekan baru masa bakti 2026-2030.

Hadir pada proses pemilihan ini, di antaranya Wakil Rektor 1 Arthur Gerhart Pinaria (mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie) dan Plt Dekan Fakultas Peternakan Unsrat Ralfie Pinasang (Wakil Rektor 3 Unsrat).

Dekan terpilih Fakultas Peternakan Unstat Stanly OB Lombogia

Dari tiga calon yang ikut dalam proses pemilihan, Stanly OB Lombogia berhasil meraih suara mayoritas. Stanly meraih 25 suara atau 71 persen mengalahkan Jein Rinny Leke yang meraih 8 suara (23 persen) dan Tiltje A. Ransalele yang hanya memperoleh 1 suara (3 persen).

Setelah terpilih dekan, proses pelantikannya akan disesuaikan, setelah berkoordinasi dengan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie yang akan melantik. (FA)

Meimonews.com – Upaya memperkuat pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan rumah sakit, RSUP Kandou menghadirkan Gedung Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) baru berlantai dua.

Gedung tersebut diresmikan oleh Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan, Selasa (30/6/2026).

Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi RSUP Kandou dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pelatihan, dan pengembangan tenaga kesehatan. Tidak hanya menjadi simbol hadirnya sarana baru, gedung tersebut langsung difungsikan sebagai pusat pembelajaran dan peningkatan kapasitas SDM sejak hari pertama diresmikan.

Ruangan tersebut sudah difungsikan dalam kegiatan pelatihan seperti saat Dirut membawakan materi kepada peserta diklat sebagai bentuk komitmen pimpinan rumah sakit dalam mendorong budaya belajar, peningkatan kompetensi, serta penguatan profesionalisme seluruh tenaga kesehatan dan pegawai di RSUP Kandou.

Gedung Diklat yang baru dibangun ini dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan dan pelatihan dengan fasilitas yang modern dan representatif.

Di lantai dua tersedia aula berkapasitas sekitar 50 orang yang dapat dimanfaatkan untuk seminar, workshop, pelatihan, konferensi, maupun kegiatan ilmiah lainnya.

Selain itu, terdapat beberapa ruang kelas berkapasitas sekitar 20 orang yang dirancang khusus untuk kegiatan pembelajaran dalam kelompok kecil sehingga proses pelatihan dapat berlangsung lebih efektif dan interaktif.

Sementara lantai satu dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, di antaranya ruang meeting yang dapat digunakan untuk rapat koordinasi maupun diskusi akademik, ruang perpustakaan sebagai pusat referensi ilmu pengetahuan, serta ruang skill laboratory (skill lab) yang menjadi sarana praktik bagi peserta pelatihan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan klinis.

Gedung ini juga dilengkapi dengan pantry sebagai fasilitas penunjang kenyamanan peserta, musala untuk memenuhi kebutuhan ibadah, serta toilet yang nyaman dan representatif sehingga seluruh aktivitas pendidikan dapat berlangsung dengan baik.

Dirut mengatakan, keberadaan Gedung Diklat merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia rumah sakit.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang bermutu harus didukung oleh tenaga kesehatan dan seluruh SDM yang terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kompetensinya melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan.

“Kehadiran Gedung Diklat ini merupakan wujud komitmen RSUP Kandou dalam membangun budaya belajar yang berkesinambungan. Kami ingin seluruh tenaga kesehatan dan pegawai memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan kompetensi sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Ditambahkan, pemanfaatan gedung ini menunjukkan bahwa fasilitas tersebut dibangun bukan hanya sebagai infrastruktur, tetapi benar-benar menjadi pusat pembelajaran, inovasi, serta pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan RSUP Kandou.

Dengan hadirnya Gedung Diklat dua lantai tersebut, RSUP Kandou Manado semakin memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan nasional di kawasan Indonesia Timur yang tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga pada pengembangan pendidikan, pelatihan, penelitian, dan peningkatan mutu sumber daya manusia secara berkelanjutan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Fer)

Meimonres.com – PT Bank SulutGo (BSG) kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong optimalisasi penerimaan dan pengelolaan keuangan yang akuntabel.

BSG diwakili Direktur Operasipnal Louisa J. Parengkuan hadir dalam rangkaian acara Sosialisasi Peredaran Rokok Tidak Bercukai dan Cukai Ilegal yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Sinergi Pajak Daerah serta Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) se-Sulawesi Utara, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan akbar ini dipusatkan di Gedung Lapangan Futsal Area Perkantoran Panango, Molibagu Pemkab Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Kolaborasi lintasinstansi ini sengaja digelar untuk memperkuat pengawasan komoditas ilegal sekaligus memantapkan sistem pemungutan pajak di bumi Nyiur Melambai.

Agenda penandatanganan PKS antara Sekretaris Daerah Provinsi dan Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara ini merupakan tindak lanjut nyata dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati oleh Gubernur Sulut bersama Bupati dan Wali Kota pada 23 Februari 2026.

Sebelum penandatanganan, draf kesepakatan tersebut telah dimatangkan melalui pembahasan bersama jajaran Bapenda/BPKPD/BKD Kabupaten/Kota se-Sulut pada 20 Mei 2026 di Kantor Pusat PT Bank SulutGo.

Perjanjian Kerjasama ini memfokuskan sinergi pada tiga sektor pajak daerah krusial, meliput Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Opsen PKB; Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta Opsen BBNKB; Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta Opsen Pajak MBLB.

Selain integrasi pajak daerah, momentum ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) guna menjamin kelancaran alokasi anggaran pembangunan di masing-masing wilayah.

Untuk memberikan pemahaman mendalam terkait pentingnya menekan peredaran produk ilegal yang merugikan pendapatan negara dan daerah, forum ini turut membekali peserta lewat sosialisasi intensif.

Acara menghadirkan pemaparan materi dari sejumlah narasumber kompeten yaitu Minhajuddin Hapsah (Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, mewakili Kepala Kantor Wilayah DJBC Sulawesi Bagian Utara), yang mengupas tuntas strategi penindakan rokok ilegal tanpa cukai.

Ada juga Yuli Hajriani (Kepala Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Pemeriksaan Kantor Cabang Tondano, mewakili Deputi Direksi Wilayah X BPJS Kesehatan); Clay Jun H Dondokambey (Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Utara); serta Lasya L. Mamonto (Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan).

Kegiatan ini turut dikawal dan disaksikan oleh para pemangku kebijakan utama di daerah, di antaranya Haji Iskandar Kamaru (Bupati Bolaang Mongondow Selatan), Tahlis Gallang (Sekretaris Provinsi Sulut), para Sekretaris Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara.

Selian itu, Ni Made Ayu Mulidyawati (Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara), June E. Silangen (Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara), Zainudin S. Hilimi (Kepala Dinas Komunikasi dan Digitalisasi Daerah Provinsi Sulawesi Utara), para Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Sebagai Torang pe Bank, Bank SulutGo berkomitmen penuh memberikan dukungan penuh dari sisi kesiapan infrastruktur perbankan dan layanan digital. BSG siap memastikan proses rekonsiliasi, pelimpahan hasil pajak, hingga transaksi keuangan daerah berjalan secara cepat, aman, dan transparan demi mendorong kemandirian fiskal daerah. (elka)