Meimo News

Meimonews.com – Ada tujuh tugas utama dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI kepada Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa yang harus jadi perhatian dan tanggung jawab bersama.

Tugas tersebut, pada ppkoknya adalah memastikan layanan akademik harus berjalan baik dan lancar, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi tetap optimal, serta seluruh aktivitas kampus berjalan secara normal, tertib, aman, dan kondusif.

Tugas tersebut, jelas Wakil Rektor 2 Unsrat Royke Iwan Montolalu dalam siaran persnya, telah disampaikan Plt Rektor Unsrat pada saat Rapat Pimpinan Unsrat yang diadakan di ruang rapat Rektorat, Rabu (5/8/2026).

Rapat ini dihadiri para Wakil Rektor, Ketua Senat universitas, para Kepala Lembaga dan Biro universitas serta para Dekan se-Unsrat.

Tugas pertama adalah memastikan layanan akademik berjalan lancar. Seluruh fakultas, program pascasarjana, program studi, biro, dan unit pelayanan akademik harus menjamin mahasiswa memperoleh layanan yang cepat, tepat, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Seluruh proses akademik, mulai dari perkuliahan, registrasi, pengisian rencana studi, pembimbingan akademik, ujian, seminar, penelitian mahasiswa, penyelesaian tugas akhir, yudisium hingga kelulusan harus berjalan sesuai kalender akademik.

Tugas kedua adalah memastikan seluruh aktivitas kampus tetap berjalan normal. Kegiatan tersebut meliputi administrasi, keuangan, kepegawaian, kemahasiswaan, serta kerja sama.

Tugas ketiga adalah memperkuat koordinasi dan komunikasi antarpimpinan. Dalam masa pelaksanaan tugas ini koordinas menjadi sangat penting. “Sebagai Plt Rektor saya meminta agar tidak ada unit kerja yang berjalan sendiri-sendiri dan setiap persoalan lintas unit segera diselesaikan melalui koordinasi yang cepat dan efektif,” ujar Jompa.

Tugas keempat, para wakil rektor, dekan, direktur, ketua lembaga, dan kepala biro agar menyampaikan laporan berkala mengenai perkembangan program, kendala yang dihadapi, serta langkah penyelesaian yang telah dilakukan.

Masalah yang dapat diselesaikan di tingkat fakultas atau unit kerja agar segera diselesaikan tanpa harus menunggu arahan dari tingkat universitas. Namun, persoalan strategis yang berdampak luas harus segera dilaporkan agar dapat ditangani bersama-sama.

Tugas kelima, menjaga tata kelola, integritas, dan kepatuhan terhadap peraturan. Seluruh keputusan dan tindakan administrasi harus berpedoman pada perundang-undangan serta ketentuan internal universitas.

Tugas keenam, menjaga suasana kampus yang aman, damai, dan kondusif. Universitas Sam Ratulangi adalah rumah bersama bagi seluruh sivitas akademika.” Oleh karena itu, kita semua bertanggung jawab menjaga suasana akademik yang sehat, saling menghormati, dan bebas dari intimidasi maupun konflik yang tidak produktif,” ujarnya.

Ditambahkan, setiap perbedaan pendapat hendaknya diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan mekanisme kelembagaan yang tersedia. Jangan membiarkan perbedaan berkembang menjadi persoalan yang mengganggu pelayanan akademik dan aktivitas kampus.

Tugas ketujuh, menjaga keberlanjutan program strategis universitas. Program yang telah direncanakan dan sedang berjalan harus tetap dilaksanakan sepanjang sesuai dengan ketentuan dan memberikan manfaat bagi kemajuan universitas.”Saya mengajak seluruh pimpinan bekerja dengan semangat kebersamaan. Tanggung jawab menjaga keberlangsungan universitas bukan hanya berada pada Plt Rektor, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unsur pimpinan universitas,” ujarnya

Rektor Universitas Hasanudin (Unhas) Makasar ini mengajak kepada pimpinan Unsrat untuk menjalankan dengan mengutamakan kepentingan institusi, kepentingan mahasiswa, dan kepentingan masyarakat. Harus juga dipastikan bahwa setiap keputusan yang diambil memberi kepastian, menjaga stabilitas, dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Jompa mengharapkan dukungan, kerja sama, loyalitas terhadap institusi, serta komitmen kuat dari seluruh pimpinan, serta mengajak agar bekerja secara profesional, cepat, tepat, dan tetap berhati-hati dengan berpedoman pada ketentuan yang berlaku. (FA)

Meimonews.com – Rektor Universitas Hasanudin (Unhas) Makasar Jamaluddin Jompa diangkat Kementerian Pendidilan Tinggi, Sains dan Teknolpgi (Kemendiktisantek) RI sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggantikan Oktovian Berty Alexander Sompie.

“Benar telah ada Plt Rektor Unsrat berdasarkan SK Kemendiktisaintek RI menggantikan Prof Sompie,” ujar Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Edward Wallah kepada Meimonews.com via telefon, Rabu (5/8/2026).

Humas Unsrat Max Rembang, yang dihubungi sebelumnya, mengakui hal yang sama bahwa sudah ada Plt. Rektor Unsrat. “Saat ini sedang ada rapat yang dipimpin Plt Rektor,” ujar Rembang.

Rapat perdana pimpinan Unsrat yang dipimpin Plt Rektor Jamaluddin Jompa

Sesuai perkembangan yang ada, setelah pengangkatannya sebagai pimpinan universitas kebanggaan masyarakat Sulut ini, Jompa langsung bergerak cepat dengan mengadakan rapat perdana.

Rapat yang diadakan di ruang rapat Rektor ini dihadiri Ketua Senat Unsrat, para Wakil Rektor, para Kepala Lembaga dan Biro serta para Dekan se-Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, seluruh instansi harus mengubah pola penanganan bencana dari yang bersifat reaktif menjadi preventif.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar dampak El Nino dapat diminimalkan sejak dini,” ujar Walikota ketika memberikan sambutan pada Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana di Lapangan Apel Mapolresta Manado, Selasa (4/8/2026).

Apel tersebut, menurut Walikota, menjadi langkah awal memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus memastikan kesiapan personil dan peralatan dalam menghadapi berbagai potensi bencana selama musim kemarau.

Apel ini juga digelar menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino yang diperkirakan memicu penurunan curah hujan dalam beberapa bulan ke depan.

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kekeringan, berkurangnya pasokan air bersih, meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta terganggunya ketahanan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok

Sejumlah langkah strategis pun disiapkan, mulai dari penegakan larangan pembakaran lahan (zero burning), peningkatan patroli dan pemantauan titik panas (hotspot), penguatan koordinasi Satgas Pangan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok, hingga pengawasan distribusi air bersih dan penyediaan sumber air di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, menegaskan, Polresta Manado siap mendukung penuh upaya mitigasi yang dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, seluruh personel telah diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi yang intensif dengan seluruh instansi terkait.

“Penanganan dampak El Nino membutuhkan kerja sama semua pihak. Kehadiran Polri bukan hanya saat terjadi bencana, tetapi juga dalam upaya pencegahan agar risiko yang muncul dapat ditekan semaksimal mungkin. Sinergi yang kuat akan menjadi modal utama dalam melindungi masyarakat,” ujar Kapolresta.

Melalui apel tersebut, sambung Kapolresta seluruh peserta juga melakukan pengecekan kesiapan personil dan perlengkapan sebagai bentuk komitmen menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama musim kemarau.

Kepada.masyarakat diimbau untuk ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan bencana dengan menggunakan air secara bijaksana, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

Melalui sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Kota Manado mampu menghadapi dampak El Nino secara lebih siap, sehingga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan stabilitas keamanan tetap terjaga selama musim kemarau berlangsung.

Hadir pada apel yang dipimpin Walikota Manado yang juga membacakan amanat Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie ini adalah Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro, Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado Jimmy Rotinsulu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Donald Sambuaga, Kepala Satpol PP Kota Manado Novly Siwy, jajaran TNI-Polri, personil Dinas Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, Satpol PP, serta undangan lainnya. (FA)

Oleh : Bert Toar Polii)

Meimonews.com – Ada satu angka yang paling menarik perhatian dari penyelenggaraan 9th World Youth Transnational Championships 2026 di Hefei, China. Bukan jumlah negara peserta, bukan pula hadiah yang diperebutkan, melainkan 98 tim yang mendaftar pada kategori Under-16 (U16).

Angka ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi perkembangan olahraga bridge dunia.

Bahkan, World Bridge Federation (WBF) mengakui bahwa jumlah peserta U16 jauh melampaui perkiraan. Antusiasme yang luar biasa tersebut membuat panitia harus memberlakukan biaya pendaftaran pada kategori U16 untuk membantu menutup meningkatnya biaya penyelenggaraan. Hal ini menunjukkan bahwa ledakan jumlah peserta benar-benar di luar ekspektasi penyelenggara.

Fenomena ini memberikan sinyal yang sangat positif. Selama bertahun-tahun, bridge sering mendapat stigma sebagai olahraga yang didominasi pemain senior. Namun kenyataan di Hefei justru memperlihatkan hal sebaliknya. Minat generasi muda terhadap bridge terus bertumbuh, terutama di kelompok usia paling dini.

Hampir seratus tim U16 berarti ratusan pemain berusia di bawah 16 tahun datang dari berbagai belahan dunia untuk berkompetisi. Mereka bukan hanya belajar bermain bridge, tetapi juga belajar berpikir logis, bekerja sama, mengambil keputusan, serta menjunjung sportivitas.

Inilah investasi terbesar bagi masa depan olahraga bridge. Banyak negara kini menyadari bahwa pembinaan harus dimulai sejak usia sekolah. Program bridge di sekolah, klub junior, hingga kompetisi usia dini mulai berkembang pesat di Eropa, Asia, maupun Amerika. Hasilnya mulai terlihat dari semakin banyaknya pemain muda yang tampil pada kejuaraan dunia.

Sayangnya, di tengah perkembangan yang sangat menggembirakan tersebut, Indonesia belum ikut ambil bagian. Tidak ada satu pun tim Indonesia yang tampil pada kategori U16 di Hefei.

Kondisi ini patut menjadi bahan evaluasi bersama. Indonesia sebenarnya memiliki sejarah panjang dalam olahraga bridge. Prestasi internasional pernah diraih, bahkan Indonesia termasuk negara yang disegani di kawasan Asia. Namun prestasi hanya dapat dipertahankan apabila regenerasi berjalan dengan baik.

Keikutsertaan dalam kejuaraan dunia usia muda bukan semata-mata mengejar medali. Yang jauh lebih penting adalah memberi kesempatan kepada pemain muda Indonesia untuk memperoleh pengalaman internasional, memperluas wawasan, membangun jaringan pertemanan, sekaligus menumbuhkan motivasi untuk terus berkembang.

Keberhasilan WBF menarik hingga 98 tim U16 membuktikan bahwa masa depan bridge dunia sedang berada di tangan generasi muda. Negara-negara yang hari ini serius membina pemain usia dini kemungkinan besar akan memetik hasil dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang.

Indonesia tidak boleh tertinggal. Sudah saatnya pembinaan bridge usia muda menjadi prioritas. Program masuk sekolah, festival bridge pelajar, kompetisi U16 dan U21 yang berkesinambungan, serta dukungan pemerintah dan organisasi bridge perlu berjalan seiring.

Semoga pada kejuaraan dunia berikutnya, Indonesia tidak lagi hanya menjadi penonton. Akan jauh lebih membanggakan apabila Merah Putih turut berkibar melalui tim-tim muda yang siap bersaing dengan pemain terbaik dunia.

Karena masa depan bridge Indonesia sesungguhnya dimulai dari anak-anak yang bermain bridge hari. (Penulis adalah Pemain Bridge dan PB Gabsi)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, penilaian maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) tidak hanya bertujuan memenuhi aspek administrasi maupun pengelolaan keuangan.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Berbasis Aplikasi E-Integrity, yang diselenggarakan di Hotel Gran Puri Manado, Senin (3/8/2026).

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulut Heru Setiawan, selaku narasumber utama, Sekretaris Inspektorat Kota Manado, para kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Penilaian SPIP tidak hanya dua hal tersebut, “tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap perangkat daerah melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara efektif, terukur, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Penerapan SPIP secara konsisten, jelas mantan Ketua DPRD Sulut ini, akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan setiap kebijakan dan program berjalan sesuai sasaran yang telah ditetapkan.

Oleh karenanya, Walikota mengingatkan seluruh perangkat daerah agar mengikuti proses penilaian maturitas SPIP dengan sungguh – sungguh, termasuk melakukan penginputan data secara benar, lengkap, dan tepat waktu melalui aplikasi E-Integrity.

Menurut Walikota, data yang akurat menjadi dasar dalam mengukur tingkat kematangan sistem pengendalian intern serta menjadi acuan dalam penyempurnaan tata kelola pemerintahan di masa mendatang.

“Saya berharap setiap perangkat daerah dapat melakukan penginputan data penilaian maturitas SPIP Terintegrasi berbasis aplikasi E-Integrity dengan baik. Dengan demikian, kita dapat memastikan seluruh proses pemerintahan berjalan sesuai tugas, fungsi, dan target yang telah ditetapkan,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Kabar menggembirakan dan membanggakan ditebarkan/ditunjukkan Scola Cantorum (Paduan Suara SMP Katolik Pax Christi Manado) ketika berlaga pada 15th Bali International Festival (BICF) Tahun 2026.

Pada iven bergensi internasional yang berlangsung di Bali, Minggu – Kamis (26 – 30/7/2026) tersebut siswa sekolah pimpinan Sr. Aniata SJMJ berhasil meraih Gold Medal (medali emas).

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi keluarga besar SMP Katolik Pax Christi Manado, tetapi juga bagi Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, bahkan Indonesia.

Di tengah persaingan yang sangat ketat
dengan peserta dari berbagai daerah dan negara, Scola Cantorum Pax Christi mampu menampilkan kualitas musikalitas, disiplin, serta penghayatan yang memukau sehingga berhasil memperoleh predikat gold medal.

Diketahui, BICF merupakan salah satu festival paduan suara internasional paling bergengsi di Indonesia yang diselenggarakan oleh Bandung Choral Society.

Pada tahun 2026, festival ini diikuti oleh ribuan penyanyi yang berasal dari 11 negara dan 16 provinsi di Indonesia.

Selain kompetisi paduan suara, BICF juga menghadirkan kompetisi solo vokal, lokakarya, konser persahabatan, hingga Grand Prix dengan dewan juri profesional yang berasal dari berbagai negara dan memiliki reputasi internasional di bidang musik paduan suara.

Selama bertahun-tahun, Bandung Choral Society telah menjadi wadah bagi para pecinta musik paduan suara untuk mengembangkan bakat, karakter, kreativitas, serta membangun jejaring persahabatan lintas budaya.

Melalui festival ini, peserta tidak hanya berkompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga belajar menghargai keberagaman, menjunjung tinggi sportivitas, serta membangun semangat kolaborasi melalui bahasa musik yang universal.

Prestasi yang diraih Scola Cantorum Pax Christi, sebut Sr. Aniata SJMJ, merupakan buah dari kerja keras, disiplin, ketekunan, dan semangat pantang menyerah seluruh anggota paduan suara.

Selama berbulan-bulan mereka menjalani proses latihan yang intensif di bawah bimbingan pelatih profesional, disertai berbagai kesempatan pelayanan musik di gereja maupun kegiatan lainnya sebagai sarana membangun pengalaman, kekompakan, dan kepercayaan diri.

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh pimpinan dan guru SMP Katolik Pax Christi Manado yang senantiasa memberikan ruang bagi setiap peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.

Sekolah terus berkomitmen membentuk generasi yang beriman, berkarakter, dan berprestasi, sejalan dengan motto sekolah Fides, Mores, Intellectum – iman yang kokoh, karakter yang luhur, dan kecerdasan yang unggul.

Selain itu, pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi yang erat antara sekolah, Yayasan Joseph Esa Ene, pelatih, orang tua, alumni, serta seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan moral, maupun pengorbanan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.

Kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama yang mengantarkan Scola Cantorum Pax Christi meraih prestasi di tingkat internasional.

Sr. Aniata SJMJ menyampaikan rasa syukur atas anugerah yang diberikan Tuhan serta apresiasi kepada seluruh anggota paduan suara yang telah membawa nama baik sekolah dan daerah.

“Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berani bermimpi, bekerja keras, mengembangkan talenta yang dimiliki, serta mengukir prestasi di berbagai bidang,” ujarnya.

Semoga keberhasilan ini, tambahnya, menjadi langkah awal menuju prestasi-prestasi yang lebih tinggi serta semakin memotivasi generasi muda untuk mencintai seni paduan suara sebagai sarana pembentukan karakter, persaudaraan, dan pelayanan.

Dengan semangat Fides, Mores, Intellectum, sebutnya, SMP Katolik Pax Christi Manado berkomitmen untuk terus melahirkan generasi yang unggul, berintegritas, dan mampu menjadi kebanggaan bagi bangsa dan negara. (*/Fer)

Meimonews.com – Suatu prestasi membanggakan diukir 4 (empat) mahasiswa Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat di ajang

International 47th Asian Medical Students Conference (AMSC) 2026.

Bersama dengan rekan mahasiswa dari Faked Universitas Indonesia, sebut sumber dari Unsrat, mereka meraih posisi kedua (runner up) kategori Scientific Poster di ajang yang digelar sepekan (9 – 15 Juli 2026) di Jakarta.

Keempat mahasiswa Faked Unsrat yang bersama dengan Robby Malik Chandra Sudrajat mengarunkan nama Unsrat tersebut adalah Gresita Novelia Uirianto, Grizelda Sabina, Lilirani Kinanti, dan Carlos Immanuel Miracle Tangkuman.

Melalui penelitian berjudul “Comparing Multiple Mass Drug Administration Prophylaxis Strategies to Reduce Malaria Incidence in Endemic Areas: A Network Meta-Analysis of Randomized Trials” tim ini membandingkan berbagai strategi pemberian obat pencegahan malaria secara massal untuk mencari kombinasi yang paling efektif menekan penyebaran malaria di wilayah endemis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ivermectin + DHP memberikan potensi paling menjanjikan, karena bekerja dari dua sisi sekaligus membunuh parasit di tubuh manusia sekaligus memutus rantai penularan lewat nyamuk.

Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel mengapresiasi prestasi yang diukir mahasiswa yang bersama rekan dari Faked UI di ajang yang bergengsi tersebut.

Semoga capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh mahasiswa Faked Unsrat untuk terus aktif berkontribusi dalam dunia riset kesehatan, termasuk lewat kolaborasi lintas kampus. (FA)

Meimonews com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) terus mengakselerasi perluasan literasi dan inklusi keuangan hingga ke pelosok daerah.

Itu terlihat ketika BSG bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BRI menyelenggarakan kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Tahun 2026 di Kabupaten Minahasa Selatan Minsel), Kamis (30/7/2026)

Rangkaian kegiatan kali ini difokuskan pada penguatan kapasitas finansial kelompok petani, pengurus kelompok tani (poktan), serta pelaku usaha agribisnis lokal.

Agenda strategis ini dihadiri Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, Direktur Operasional BSG Louisa J. Parengkuan; Asisten Manager Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK & LMS) OJK SulutGo Ahmad Rudy Prasetya dan Nathania Theresia.

Selain itu, Pemimpin BSG Kantor Cabang Amurang Fitri Tuwaidan, Pemimpin Kantor Cabang Pembantu (KCP) BRI Amurang Arman Handrianel, serta jajaran pimpinan daerah Minsel yakni Asisten I, Asisten II, dan Asisten III.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Bupati Minsel memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif kolaboratif antara OJK, BSG dan BRI.

Bupati menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi Minsel, sehingga peningkatan pemahaman pengelolaan keuangan bagi para petani sangat krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga tani serta membentengi masyarakat dari ancaman kejahatan keuangan digital seperti pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong.

Direktur Operasional BSG dalam sambutannya, menyampaikan komitmen BSG sebagai Campaign Manager Gencarkan tingkat provinsi untuk menghadirkan solusi finansial yang nyata dan mudah diakses oleh sektor pertanian.

BSG hadir tidak hanya membawa materi edukasi perencanaan keuangan hasil panen, melainkan juga mendekatkan layanan transaksi Digital BSG di wilayah pedesaan serta memberikan kemudahan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian BSG berbunga rendah.

Sesi edukasi interaktif dibawakan oleh tim OJK SulutGo, yang membedah strategi pemisahan keuangan usaha tani dengan kebutuhan rumah tangga serta pentingnya aspek perlindungan konsumen.

Sinergi ini diperkuat oleh keterlibatan aktif mitra perbankan dari BRI KCP Amurang yang demi mendorong ekosistem keuangan terintegrasi di Minahasa Selatan.

Melalui kolaborasi yang kokoh antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, OJK, BSG, dan perbankan jejaring, diharapkan kesejahteraan para petani Minsel makin meningkat, menuju masyarakat agraris yang mandiri, cerdas, dan tangguh secara finansial. (elka)

Meimonews.com – Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Tahun 2026 digelar dengan fokus utama memperluas akses keuangan inklusif serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan utara Sulawesi.

Pelaksanaan Rakorwil TPAKD SulutGo 2026 ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor antara Kementerian, OJK, Bank Indonesia, dan lembaga keuangan nasional dalam menciptakan ekosistem keuangan yang merata dan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Acara penting yang diadakan Rabu (29/7/2026) ini dihadiri jajaran pejabat tinggi pemerintah daerah, regulator, dan pimpinan perbankan, di antaranya Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Asisten 2 Setda Sulut (mewakili Gubernur Sulut) Christian Talumepa, Bupati Kabupaten Gorontalo, Bupati Minahasa Selatan, dan Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud.

Ada juga Dirut Bank SulutGo Revino Maydi Pepah, Kepala OJK SulutGo Robert Sianipar, Direktur Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah DMND-OJK Pusat Isan Hasani, Direktur Ekonomi Syariah dan Badan Usaha Milik Kementerian PPN/Bappenas Rosy Wediawaty serta Perwakilan Bank Indonesia (BI), Bank Mandiri, BTN, BRI, PNM, dan BNI.

Dalam rangkaian kegiatan strategis tersebut, PT Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) mempertegas komitmennya sebagai agent of development dengan melangsungkan penandatanganan Kerja Sama Perjanjian Kerja Sama (PKS) Potensi Ekonomi Daerah bersama Pemerintah Kabupaten Sangihe, serta penyerahan secara simbolis pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami kepada sejumlah pelaku usaha.

Penandatanganan PKS antara Bank SulutGo dan Pemkab Sangihe menjadi langkah konkrit untuk mengoptimalkan sektor-sektor unggulan di wilayah kepulauan, sehingga mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Sebagai wujud nyata mendorong inklusi keuangan di kawasan Sulawesi Utara dan Gorontalo, pada momentum yang sama Bank SulutGo menyerahkan penyaluran KUR secara simbolis kepada para debitur sektor produktif.

Untuk skema KUR Bohusami Ba’ternak (BSG Cabang Limboto), penerimanya adalah Jufri Karim (plafond Rp 75.000.000), Hasanudin Husain (pafond Rp 75.000.000, Syaiful Arsyad (plafond Rp 195.000.000) dan Fitri Katili (plafond Rp 500.000.000).

Skema KUR Bohusami Ba’soma (BSG Cabang Bitung), penerimanya adalah Jolly Tamputi (plafond Rp 30.000.000).

Dirut BSG Revino Maydi Pepah mengungkapkan, sinergi antara Bank SulutGo, pemerintah daerah, OJK, serta jajaran industri jasa keuangan merupakan kunci utama mempercepat perluasan akses perbankan hingga ke pelosok daerah.

“Dukungan pembiayaan melalui KUR Bohusami dirancang khusus untuk menyasar berbagai sektor produktif, seperti peternakan dan perikanan, agar UMKM dapat naik kelas dan menjadi penopang utama ekonomi daerah,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Walikota Andrei Angouw menegaskan, lurah memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam memastikan data kependudukan di setiap wilayah selalu akurat dan mutakhir.

Setiap perubahan data penduduk, seperti kelahiran, kematian, perpindahan, maupun perubahan status lainnya, sebut Walikota harus segera diketahui dan dicatat dengan baik sehingga pemerintah memiliki basis data yang valid dalam menyusun kebijakan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Data yang akurat akan menghasilkan pelayanan publik yang tepat sasaran,” ujar Walikota ketika membuka Sosialisasi Terkait Pelayanan Pencatatan Sipil yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado di Hotel Gran Puri Manado, Rabu (29/7/2026).

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Manado pimpinan Erwin S. Kontu (Kepala Dinas).

Kegiatan ini, menurut Walikota, merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil di Kota Manado.

Walikota juga mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkannya dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pemanfaatan sistem digital, jelasnya, menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi pelayanan publik.

Sebagai contoh, Walikota menyampaikan bahwa berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial, kini telah memanfaatkan sistem digital sehingga membutuhkan data kependudukan yang akurat dan lengkap.

Hadir pada kegiatan ini, Asisten I Setda Kota Manado Julises Oehlers, Kadis Dukcapil Manado Erwin Kontu dan staf para Lurah se-Kota Manado, serta undangan lainnya. (elka)