Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengadakan kunjungan kerja (kunker) ke Pemkot Manado, Jumat (21/8/2026).
Pemkot Semarang yang dipimpin Walikota Agustina Wilujeng dan rombongan diterima Walikota Manado dan tim di ruang Toar Lumimuut Kantor Walikota.
Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Dinas Perhubungan Jeffry Worang, Kepala Dinas Perkim Peter Eman, Kepala Dinas Kominfo Noviyanti Mongkau, Kabag Prokopim Setda Kota Manado Gladly Taliawo, rombongan Pemkot Semarang, serta undangan lainnya.
Kunker tersebut dilakukan dalam rangka memperoleh informasi dan mempelajari pengalaman Pemkot Manado dalam pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU), khususnya terkait penerapan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) serta pemanfaatan PJU tenaga surya (solar cell).
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Semarang memaparkan secara umum kondisi Kota Semarang, meliputi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta kehidupan sosial kemasyarakatan.
Selanjutnya, Walikota Manado menyampaikan gambaran mengenai Kota Manado, mulai dari kondisi wilayah dan kependudukan, kehidupan sosial kemasyarakatan, hingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Pembahasan kemudian difokuskan pada pengelolaan PJU di Kota Manado. Walikota menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 15 ribu titik PJU di Kota Manado.
Pengelolaannya mencakup aspek operasional, pengawasan di lapangan, serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk mekanisme kerja sama dengan PT PLN.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pengelolaan PJU adalah pola pengawasan yang melibatkan Ketua Lingkungan (Kaling). Menurut Walikota, Kaling memiliki peran penting karena mengetahui kondisi PJU di wilayah masing-masing.
Apabila ditemukan PJU yang tidak berfungsi, informasi tersebut dapat segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti oleh instansi teknis terkait, termasuk Dinas Perkim Kota Manado.
Selain sistem pemantauan berbasis IoT, pemanfaatan PJU tenaga surya (solar cell) turut menjadi salah satu materi yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan kemudian ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Pemkot Manado dan Pemkot Semarang. (elka)
Meimonews.com – Warga Kima Atas Kecamatan Mapanget Kota Manado yang terkena dampak kekeringan dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino diberi bantuan berupa air bersih.
Kegiatan kolaborasi Badan Penanggulangan Bemcana Daerah (BPBD) Kota Manado, PDAM Wenang Wanua dan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut ini dilakukan Kamis (20/8/2026).
Tak kurang dari 6.000 liter air bersih disalurkan pada kegiatan yang merupakan implementasi program Pemerintah kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang khususnya terkait dengan kemarau panjang dan dampak fenomena El Nino.
Berdasarkan pendataan sementara, sebut Kepala Pelaksana BPBD Manado Donald Sambuaga, jumlah penerima manfaat yang telah terdata sebanyak 6 Kepala Keluarga (KK) dengan total 16 jiwa, yang berada di Lingkungan III Kelurahan Kima Atas.
Penerima bantuan tersebut, ungkap Sambuaga, berdasarksn masukkan dari Pemerintah Kelurahan.
“Kegiatan penyaluran air bersih ini merupakan bentuk sinergi dan kerjasama lintas sektor antara BPBD Kota Manado, PDAM Wanua Wenang, dan PMI Sulawesi Utara di Kelurahan Kima Atas,” ujarnya.
Mereka yang mennerima bantuan tersebut karena dinilai layak/pantas untuk mendapat bantuan tersebut. (elka)
Meimonews.com – Masa perkuliahan bagi mahasiswa baru (maba) Unsrat tahun akademik (TA) 2026/2027 yang tersebar di 11 fakultas telah dimulai pada Selasa (18/8/2026).
Dari jumlah yang lulus seleksi penerimaan 3 jalur yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) yang berjumlah 5.000-an, masih terdapat sejumlah calon maba yang belum mengikuti kuliah dan belum memiliki Nomor Induk Mahasiswa (NIM) karena sesuatu sebab.
Bagi para calon mahasiswa yang sudah lulus SNBP, SNBT dan Mandiri/T2 tetapi belum mampu membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang telah ditetapkan, Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa telah menugaskan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria untuk membantu.
Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria)
Kebijakan tersebut disampaikan Humas Unsrat Max Rembang kepada wartawan di ruang Rektorat Unsrat, Kamis (20/8/2026).
“Keringanan itu antara lain membayar UKT secara mencicil menurut kemampuan dana dari masing-masing orangtua mahasiswa,’ ujarnya.
Wakil Rektor 1 yang juga Plh. Wakil Rektor 3, sebutnya, mengharapkan agar calon mahasiswa yang memiliki kendala tersebut untuk menghadap kepadanya, selambat-lambat Senin (24/8/2026) jam 16.00 Wita. (FA)
Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa mengungkapkan rasa bersyukurnya sebab di masa awal-awal bertugas Plt. Rektor Unsrat ada suatu acara yang sangat penting yakni proses wisuda.
Wisuda adalah simbol bahwa peredaran darah universitas nadinya masih lancar dan semuanya berjalan mulus sehingga prosesi wisuda bisa berjalan. “Kalau tidak, bisa ada tanda-tanda masalah besar,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa kepada wartawan di Ruang Rektorat, usai pelaksanaan Wisuda Gelombang 1 Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (20/8/2026).
Tadinya, yang mau diwisuda hanya sekitar 600-700 orang tapi dengan kesepakatan kita untuk membantu alumni-alumni untuk cepat diwisuda, walau ada masalah di Kemendiktisaintek. Ini membuat saya merasa sangat senang karena bisa membantu alumni diwisuda.
Di dampingi Wakil Rektor 1 dan Plh. Wakil Rektor 3 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah dan Humas Unsrat Max Rembang, Plt. Rektor menjelaskan, hal ini akan dijadikan model. Bila kita banyak membantu alumni-alumni maka semangat belajar mereka akan meningkat dan merasa ada rasa cinta kepada almamaternya karena ada jasanya.
“Tentunya sebagai Plt. Rektor saya harus banyak belajar. Dan saya bersyukur hari ini bisa dihadiri Wakil Gubernur Sulut, mewakili Gubernur. Ini juga merupakan momentum untuk kita berkoordinasi dengan Pemda secara simbolik di depan wisudawan yang berjunlah 1.017 orang,” ujarnya.
Hal ini merupakan investasi yang luar biasa. Ini bagus secara sinbolik bahwa Pemda hadir dan memberi perhatian, dan terlebih lagi Wagub tidak langsung pulang setelah memberikan sambutannya. Bahkan ikut memberi selamat kepada oara wisudawan satu persatu. Itu merupakan wujud perhatian.
“Sebagai pimpinan Unsrat, Plt. Rektor, Wakil-wakil Rektor dan Dekan merasa bangga seorang Wakil Gubernur bersama kami memberilan ucapan selamat kepada para wisudawan,” ujarnya.
Dan, tak kalah pentingnya adalah kehadiran Kapolda Sulut (Irjen Pol. Roycke Harry Langie – red). Ini jiuga secara simbolik bahwa Forkopimda secara mekanisme mengawal masa transisi ini untuk membenahi dan tumbuh lebih cepat lagi.
.”Pak Kapolda beberapa kali menyampaikan kesiapannya untuk mendukung segala proses perbaikan di Unsrat. Untuk menjaga Unsrat, menjaga kekompakan pimpinan Unsrat dan civitas akademika,” ujar Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini.
Plt. Rektor berterima kasih kepada Kapolda, Wakil Gubernur Sulut dan semua pihak yang telah membantunya di awal kepemimpinan tiga minggu ini sehingga mulai penerimaan mahasiswa baru hari hingga saat ini.
Ahli biologi dan ekologi kelautan terkemuka Indonesia kelahiran Takakar (Sulawesi Selatan) 8 Maret 1967 ini berharap, sinergi dan kolaborasi ini akan terus berlanjut.untuk kemajuan Unsrat ke depan.
Plt. Rektor menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan membutuhkan dukungan termasuk dari media-media untuk membangun Unsrat yang adalah kebanggaan Dearah Sulut bahkan Sulawesi. (FA)
Meimonews.com – Sebanyak 1.017 lulusan Unsrat dari 11 fakultas diwisuda gelombang pertama tahun akademik 2026/027 pada Sidang Senat Unsrat yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (20/8/2026).
Lulusan gelombang pertama tahun akademik 2026/2027 tersebut, sebagaimana Laporan Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria, terdiri dari Program Doktor/S3 sebanyak 11 orang, Program Magister/S2 (94 orang), Program Pendidikan Dokter Spesialis 1 (37 orang), Program Pendidikan Profesi (130 orang), Program Sarjana/S1 (745 orang).
Dari lulusan yang diwisuda tersebut ada seorang yang memiliki keterbatasan fisik (disabilitas netra). Saat memulai memberikan sambutan Plt. Rektor Jamaluddin Jompa meminta yang bersangkutan untuk berdiri dan Plt. Rektor menyampaikan apresiasinya karena yang bersangkutan telah berhasil menyelesaikan studi dengan dukungan beasiswa Unsrat.
Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa saat memberikan sambutan (gambar atas). Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria saat memberiksn laporan (gambar bawah)
“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih.prestasi, selama ada tekad, kesempatab dan dukungan yang inklusif,” ujar Plt. Rektor.
Dikemukakan, keberhasilan saat ini bukanlah milik para wisudawan seorang. Di balik setiap toga yang dikenakan, ada tangan orangtua yang tidak pernah lelah menopang, ada doa keluarga yang diam dipanjatkan, serta ada ketulusan para dosen dan tenaga kependidikan yang mendampingi perjalanan para wisudawan.
“Karena itu, sebelum kita melanjutkan sukacita ini saya mengajak wisudawan-wisudawati untuk sejenak menoleh kepada orangtua dan keluarga. Tataplah wajah-wajah yang mungkin hari ini menyimpan airmata kebahagiaan,” ujar Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) ini.
Dalam hati, sambungnya, sampaikanlah terima kasih. Sebab, boleh jadi, sebagian dari mereka menunda banyak impian agar wisudawan/wisudawati dapat meraih impian pada hari ini.
Ditegaskan, setelah wisuda ini, dunia mungkin tidak menyambut dengan jalan yang mudah. Ketika saat itu datang, jangan menganggap diri gagal. Ingatlah perjuangan para pendiri bangsa. Mereka tidak berhenti ketika menghadapi keterbatasan.
“Maka, teruslah belajar, sebab ijasah menandai selesainya suatu jenjang pendidikan, bukan berakhirnya proses belajar. Tetaplah rendah hati, sebab ilmu yang tinggi hanya akan bermakna apabila disertai budi pekerti. Jagalah nama baik diri, keluarga, dan almamater Unsrat di tengah masyarakat,” ajaknya.
Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Sulut (gambar atas) dan Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie saat memberikan sambutan (gambar bawah)
Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay mengungkapkan, gelar akademik yang diraih adalah hasil dari proses panjang yang membutuhkan kerja keras, disiplin, ketekunan dan pengorbanan.
“Karena itu, jangan melihat wisuda ini hanya sebagai akhir dari sebuah perjalanan pendidikan tetapi jadikan momen ini sebagai awal dari perjalanan pengabdian yang lebih besar,” sebut Gunernur.
Wisuda ini, menurut Gubernur, adalah keberhasilan bersama, seperti,orangtua/wali dan keluarga. Ada airmata dan perjuangan dan doa yang akhirnya terbayar dengan suatu kebanggaan (diwisuda).
Gubernur memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Unsrat atas komitmen menjaga mutu pendidikan dan terus melahirkan sumber daya manusia yang unggul.
Pemprov Sulut, sebut Gubernur, siap terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan Unsrat dalam mendukung pembangunan daerah, penelitian , inovasi dan pengembangan SDM serta berbagai program yang memberilan dampak nyata bagi masyarakat.
Wagub Sulut yang adalah alumni Unsrat (lulusan tahun 2003 dan 20-an tahun menjadi dosen Fakultas Hukum) secara pribadi, sebelum membacakan sambutan Gubernur, memberikan motivasi kepada para wisudawan dan atas nama keluarganya menyampaikan selamat kepada.para lulusan yang telah diwisuda dan keluarga wisudawan/wisudawati.
Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para wisudawan. “Selamat berkarya dan jadilah para wisudawan yang mematuhi atiuran, dan menjunjung tinggi, seperti yang di Mars Unsrat, tridharma perguruan tinggi,” ujarnya.
Kapolda yakin hal tersebut sudah ada dalan benak para wisudawan. Tapi, yang paling penting, harus diimplementasikan dalam karya dan kerja supaya menghasilkan suatu yang berguna atau outcone yang penting bagi negara dan bangsa.
Putra kawanua ini mengajak untuk satukan diri dan dengan penuh semangat membangun daerah Sukaweai Utara yang lebih baik. Ia dan jajaran Polda Sulut siap mendukung semua yang menjadi program Rektor dan seluruh jajaran. (FA)
Meimonews.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat pimpinan Billy Johnson Kepel (Dekan) menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Dokter Spesialis dan Dokter di The Sentra Medika Hotel dan Hospital, Jl. Ir. Soekarno Desa Maumbi, Minahasa Utara, Rabu (19/8/2026).
Ada sebanyak 37 dokter spesialis dan 109 dokter yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya di Tahun Akademik 2026/2027 ini.
Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Arthur Gehart Pinaria dalam sambutannya berharap para dokter spesialis dan dokter yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya untuk menjadi dokter yang berkontribusi, berkarakter, dan bermartabat bagi masyarakat karena kalian adalah etalase Unsrat.
Plt. Rektor berharap, sumpah dan janji dokter yang kalian ucapkan, gambaran kalian berhak mengabdikan diri kepada masyarakat, dimana moralitas harus dikedepankan dalam keseharian ketika melayani masyarakat.(FA)
Meimonews.com – Fakultas Hukum (FH) Unsrat menggelar sidang terbuka Senat fakultas dalam rangka memperingati puncak peringatan ke-68 fakultas di aula fakultas, Rabu (19/8/2026).
Acara puncak peringatan hari kelahiran fakultas yang kini dipimpin Jacobus Ronald Mawuntu ini turut dihadiri Wakil Rektor 2 Unsrat Roike Iwan Montolalu (mewakili Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa), Asisten 2 Sekdaprov Sulut Christian Talumepa (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus) dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy.
Di momen yang mengangkat tema Bergerak Unggul, Berdampak bagi Negeri tersebut, Kajati Sulut memberikan Orasi Ilmiah dengan topik Praksis Keadilan Keperdataan dalam Transformasi Jaksa Pengacara Negara Menuju Advocaat General.
Plt. Rektor Unsrat yang diwakili oleh Wakil Rektor 2 (Bidang Administrasi Keuangan dan Umum) dalam sambutannya menegaskan, usia 68 tahun menjadi momentum bagi Fakultas Hukum untuk semakin memperkuat reputasi akademiknya.
“Kita tidak sekadar memperingatinya, tapi kita sedang merayakan perjalanan sebuah institusi yang telah mendidik insan hukum, membangun pemikiran hukum, serta memberi kontribusi bagi penegakan hukum, pembangunan daerah, dan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya membacakan sambutan Plt. Rektor.
Asisten 2 (Bidang Perekonomian dan Pembangunan) Setdaprov Sulut ketika memberikan sambutan mengungkapkan harapan Gubernur agar FH Unsrat terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu hukum di kawasan Indonesia Timur, serta kampus ini, dapat semakin dekat dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Gubernur mengajak sivitas akademika FH Unsrat terus bergerak, berkolaborasi dan berkarya, sehingga FH Unsrat semakin unggul, semakin dipercaya dan semakin besar dampaknya bagi Sulawesi Utara dan Indonesia pada umumnya. (FA)
Meimonews.com – Bupati Malang HM Sanusi dan rombongan mengadakan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Selasa (18/8/2026).
Bupati Malang dan rombongan diterima Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Asisten III Setda Kota Manado Donald Supit, serta para Kepala Perangkat Daerah lainnya di Aula Serbaguna Pemkot Manado.
Kunker Pemerintah (Pemkab) Malang ini dilaksanakan dalam rangka mendukung implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 5 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang Tahun 2025–2029, khususnya terkait percepatan pengembangan wilayah Malang Selatan melalui penguatan konektivitas wilayah, pengembangan ekonomi kelautan, pariwisata, investasi, serta inovasi pembangunan daerah.
Melalui kunker ini, Pemkab Malang bermaksud melakukan koordinasi sekaligus studi pembelajaran kepada Pemerintah Kota Manado terkait berbagai program dan inovasi pembangunan yang telah diterapkan di Kota Manado.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Malang menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerja sekaligus memaparkan gambaran umum Kabupaten Malang, meliputi kondisi kependudukan, wilayah, sosial kemasyarakatan, serta perkembangan ekonomi daerah, termasuk sektor industri dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sementara itu, Walikota Manado menyampaikan gambaran umum Kota Manado, khususnya kondisi perekonomian daerah yang turut didukung oleh sektor perdagangan dan jasa.
Walikota menjelaskan, Kota Manado merupakan kota jasa dan perdagangan, sementara sektor pariwisata juga terus berkembang meskipun kontribusinya terhadap perekonomian daerah masih belum sebesar sektor perdagangan dan jasa.
Mantan Ketua DPRD Sulut ini turut memaparkan perkembangan penduduk Kota Manado.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab yang membahas berbagai hal terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, antara lain penerangan jalan umum (PJU), posisi Kota Manado sebagai wilayah transit bagi daerah-daerah di sekitarnya maupun negara tetangga.
Selain itu, digitalisasi pemerintahan, Command Center dan Call Center 112, peran Ketua Lingkungan, keterlibatan tokoh-tokoh agama, serta berbagai hal lainnya.
Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Pemerintah Kota Manado dan Pemerintah Kabupaten Malang. (elka)
Meimonews.com – Puluhan warga Desa Sea Tumpengan mendapat edukasi pencegahan dan pengendalian hipertensi dan peningkatan kapasitas kader dalam deteksi dini PTM (penyakit tidak menular).
Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu rumah warga, baru-baru ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM).
Oleh karenanya Tim Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Manado yang terdiri dari Elisabeth N. Barung, Djois S. Rintjap, dan Elvie R. Rindengan mengelar edukasi ini.
Kegiatan yang mengangkat tema Edukasi penyakit tidak menular (PTM) pada masyarakat dan pelatihan deteksi dini PTM (Diabetes Melitus dan Hipertensi) pada kader kesehatan ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, pencegahan, dan pengendalian diabetes melitus (DM) serta hipertensi.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan agar mampu melakukan deteksi dini PTM secara tepat dan membantu masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Kegiatan dibuka Hukum Tua Desa Sea Tumpengan Filadelfus Kukihi, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan edukasi dan pelatihan tersebut dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Kukihi menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit serta mendukung program kesehatan.
Usai sambutan Hukum Tua, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi kepada masyarakat mengenai DM dan hipertensi, termasuk faktor risiko, pentingnya deteksi dini, serta upaya pencegahan dan pengendalian melalui penerapan perilaku hidup sehat.
Selain edukasi kepada masyarakat, kegiatan juga diisi dengan pelatihan deteksi dini PTM bagi kader kesehatan.
Kader diberikan pelatihan mengenai tata cara pengukuran tekanan darah dan kadar gula darah serta pengukuran faktor risiko lainnya, seperti tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut, termasuk perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT).
Pelatihan dilakukan melalui demonstrasi, simulasi, dan praktik langsung sehingga kader memperoleh pengalaman dalam melakukan pemeriksaan secara benar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian diabetes melitus dan hipertensi semakin meningkat, sekaligus memperkuat kapasitas kader sebagai penggerak kesehatan masyarakat dan pelaksana deteksi dini PTM di Desa Sea Tumpengan secara berkelanjutan. (lex)
Meimonews.com – Tim Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado menggelar Edukasi Pencegahan Diabetes Mellitus dan Bahaya Bahan Tambahan Pangan Berisiko Kesehatan.
Kegiatan Pengabmas yang diketuai Djois S. Rintjap, dengan anggota Elisabeth N. Barung dan Rilyn N. Maramis serta dibantu mahasiswa ini dilaksanakan di Desa Sea Tumpengan Kecanatan Pineleng, baru-baru.
Kegiatan edukasi pangan sehat untuk pencegahan diabetes mellitus dan pelatihan deteksi sederhana boraks dan formalin pada makanan menggunakan indikator alami ini dihadiri Hukum Tua Desa Sea Tumpengan Filadelfus Kukihi dan jajarannya, kader kesehatan, Tim Penggerak PKK dan masyarakat setempat.
Kegiatan ini dilaksanakan mengingat pangan sehat untuk pencegahan diabetes mellitus harus memenuhi unsur gizi yang seimbang serta aman dari bahan-bahan berbahaya seperti boraks dan formalin.
Dukungan terhadap masyarakat dalam hal keamanan pangan diperlukan sehingga kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilih serta mengonsumsi pangan yang sehat dan aman.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan diawali sambutan Hukum Tua yang menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan ini dan berterimakasih kepada Tim Pengabmas yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat Desa Sea Tumpengan untuk mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan terkait identifikasi boraks dan formalin dalam makanan.
“Diharapkan kegiatan Pengabmas ini dapat berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan wawasan bagi masyarakat,’ ujarnya.
Setelah sambutan Hukum Tua, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi mengenai pangan sehat untuk pencegahan diabetes nellitus, di mana makanan harus memenuhi syarat gizi serta bebas dari bahan berbahaya boraks dan formalin yang dapat mengganggu kesehatan.
Masyarakat diberikan wawasan mengenai diabetes mellitus, pangan sehat dan bahan berbahaya bagi makanan dan ciri-ciri fisik makanan yang mengandung boraks dan formalin.
Pada kegiatan ini, pengurua dan anggota TP PKK, kader kesehatan dan masyarakat dilatih untuk mendeteksi secara sederhana boraks dan formalin dalam makanan seperti mie basah, bakso, tahu menggunakan indikator alami yaitu sari kunyit dan kulit buah naga.
Metode identifikasi ini mudah dilakukan secara mandiri, murah karena menggunakan bahan-bahan yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, sederhana, mudah diaplikasi oleh ibu-ibu dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Desa Sea Tumpengan Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa semakin meningkat pengetahuan mengenai pangan yang sehat, bijak memilih makanan, serta memiliki keterampilan dasar untuk melakukan deteksi sederhana terhadap boraks dan formalin menggunakan bahan alami sebagai indikator. (lex)