Meimo News

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado menerima bantuan alat kesehatan canggih berupa Heart Lung Machine (Mesin Jantung-Paru) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN), Kamis (25/6/2026).

Penyerahan alat dilakukan oleh Planning and Budgeting Officer Direktorat Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI Ahmed Ramadhan Nur Lubis, kepada Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan di dampingi jajaran direksi.

Program SIHREN merupakan inisiatif Kemenjes untuk memperkuat layanan rujukan nasional melalui penyediaan alat kesehatan bagi layanan prioritas Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU).

Kehadiran Heart Lung Machine di RSUP Kandou diharapkan meningkatkan kapasitas pelayanan bedah jantung dan penanganan kasus-kasus kompleks bagi masyarakat Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.

Dirut RSUP Kandou menyampaikan apresiasi kepada Kemenkes RI atas dukungan yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI atas kepercayaan yang diberikan kepada RSUP Kandou,” ujarnya,

Bantuan Heart Lung Machine melalui program SIHREN ini, menurut Dirut, semakin melengkapi layanan RSUP Kandoui dan akan terintegrasi dengan layanan yang telah ada maupun pengembangan layanan baru di Pusat Kanker RSUP Kandou.

Dijelaskan, alat ini berperan penting dalam operasi jantung karena mampu mengambil alih fungsi jantung dan paru-paru selama tindakan berlangsung, sehingga meningkatkan keselamatan pasien dan memungkinkan tim medis menangani kasus-kasus yang lebih kompleks.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan peninjauan langsung terhadap unit Heart Lung Machine.

Dengan penambahan fasilitas ini, RSUP Kandou semakin memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan regional yang menghadirkan layanan kesehatan berkualitas, modern, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (Fer)

Meimonews.com – PT Bank SulutGo (BSG) kembali menegaskan komitmen berkelanjutannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perikanan.

Komitmen strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pola Kemitraan Pembinaan Pelaku UMKM Perikanan di Kota Bitung, yang diadakan di Aula Lantai 4 Kantor Walikota Bitung, Jumat (26/6/2026).

Acara ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi daerah melalui sinergi nyata antara sektor riil dan sektor jasa keuangan, dengan fokus pada optimalisasi komoditas unggulan daerah seperti perikanan air tangkap di wilayah Indonesia Timur, khususnya Kota Bitung.

Melalui sinergi ini, BSG hadir mempermudah akses pembiayaan yang bersasaran bagi para nelayan lokal lewat produk unggulan KUR Bohusami Ba Soma, KUR Kecil Investasi, hingga Pinjaman Rekening Koran.

Tercatat, total penyaluran kredit khusus sektor perikanan air tangkap (nelayan) oleh BSG Cabang Bitung hingga tahun ini telah mencapai Rp 4.360.000.000,- (empat miliar tiga ratus enam puluh juta rupiah).

Acara penting ini dihadiri Walikota Bitung Hengky Honandar, Kepala OJK Sulutgo Robert HP Sianipar serta Direktur Operasional BSG Louisa J. Parengkuan.

Turut hadir mendampingi, Pemimpin Divisi Kredit Komersial BSG Jerry Tuuk, Branch Manager BSG Cabang Bitung James J. Lumintang, Sekretaris TPAKD Kota Bitung Karlintje L. Monareh, serta jajaran pejabat Pemkot Bitung dan OJK.

Dalam sambutannya, Direktur Operasional BSG menjelaskan, kerjasama ini merupakan perwujudan misi BSG sebagai engine of growth atau penggerak perekonomian daerah.

Melalui kolaborasi erat bersama OJK dan Pemerintah Kota Bitung, pembiayaan yang disalurkan diharapkan mampu memberikan dampak instan dalam meningkatkan produktivitas nelayan, memperkuat ekosistem usaha perikanan, serta mempercepat perputaran ekonomi di Kota Bitung.

Sebagai agenda inti, dilakukan penyerahan secara simbolis mockup plafon kredit kepada perwakilan debitur perikanan BSG Cabang Bitung yang diserahkan bersama-sama oleh Walikota Bitung, Kepala OJK, dan Direktur Operasional BSG:

Engel R Lumakeki menerima plafond kredit sebesar Rp 20.000.000,- melalui skema KUR Bohusami Ba Soma untuk usaha penangkapan ikan di Kelurahan Tandu Rusa.

Meydan Temp menerima plafond kredit sebesar Rp 25.000.000,- melalui skema KUR Bohusami Ba Soma untuk usaha penangkapan ikan di Kelurahan Girian. Susana Tindage menerima plafond kredit sebesar Rp 50.000.000,- melalui skema KUR Bohusami Ba Soma untuk usaha penangkapan ikan di Kelurahan Batu Putih Atas.

Raman Mamato menerima plafond kredit sebesar Rp 500.000.000,- melalui skema KUR Kecil Investasi. PT Anugrah Sejati Bersama (diwakili oleh Direktur Utama Christy Duakaju) menerima plafond kredit sebesar Rp 2.000.000.000,- melalui skema pinjaman rekening koran selaku mitra offtaker.

Selain penyerahan kepada debitur dan offtaker, PKS ini juga melibatkan pihak mitra penggerak lainnya, termasuk Owner PT Ramantha Kawanua Indonesia Margaretha Kakante serta perwakilan dari 5 kelompok nelayan tangkap di Kota Bitung.

Dalam sambutannya, Walikota Bitung memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada OJK dan Bank SulutGo atas kepedulian dan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat pesisir di Kota Bitung.

Sinergi TPAKD ini diharapkan terus berkelanjutan demi menciptakan kemandirian ekonomi pelaku usaha daerah yang berdaya saing tinggi. (elka)

Meimonews.com – Pelaksanaan Pit Stop Akreditasi Starkes RSUP Kandou yang diselenggarakan 4 (empat) hari di lantai dasar rumah sakit sangat ramai dan antusias peserta sangat tinggi.

Ratusan staf/pegawai dan KSO RSUP Kandou terlihat memadati mulai dari tempat ceck-in, stand-stand yang ada hingga tempat check-out tempat kegiatan.

Dirut RSUP Kandou pun mengambil waktu untuk memantau pelaksanaannya, setelah bertugas beberapa hari di luar daerah.

Petugas Pit Stop memang sedikit kewalahan karena cukup banyaknya peserta yang mengantri tapi tetap dengan suasana kekeluargaan dan kemeriahan. Ada canda-gurau baik di antara peserta maupun dengan petugas.

 

Di meja sekretariat pertama (check-in) peserta melakukan pendataan, wajib memakai ID Card, melakukan akses e-Book (ada panduan praktis menuju mutu berkelanjutan),hafal nomor urut untuk mempermudah verifikasi di stand.

Kemudian, hunting stand (zona edukasi dan simulasi). Ada 16 stand yang harus dilalui, walau tidak harus berurutan. Di setiap stand ada edukasi dan aksi serta beberapa pertanyaan yang harus dijawab dengan benar untuk kemudian bisa melanjutkan ke stand berikutnya, ada dokumentasi, bahkan ada kuis (bagi beruntung dapat hadiah).

Setelah selesai mendatangi stand demi stand sampai menyelesaikan 16 stand, peserta diberikan pin, yang diserahkan petugas sekretariat check-out.

Ketua Akreditasi RSUP Kandou Ronaldy Tumbel dan Manager Hukum dan Humas RSUP Kandou Edwin Gidion Kristanto yang dihubungi terpisah di sela kegiatan, Jumat (26/6/2026) berterima kasih karena kegiatan ini telah berjalan dengan baik, apalagi diikuti banyak peserta dan antusiasme yang tinggi.

“Hal ini disebabkan karena momen begini sangat langka terjadinya,” ujar Tumbel. “Dan, karena adanya dukungan dari pimpinan rumah sakit (di bawah pimpinan Starry Homenta Rampengan – Red) dan jajaran termasuk staf/pegawai,” ujar Kristanto.

Tumbel menjelaskan, pit stop ini merupakan bagian dari rencana kerja (time line persiapan akreditasi RSUP Kandou, yang rencananya akan dilaksanakan awal September 2026.

Tujuan dari Pit Stop ini adalah untuk menyosialisasikan kembali apa yang dimaksud dengan standar akresitasi. “Standar akreditasi ada 16. Oleh karena itu, setiap standar itu dibuat stand. Jadi ada 16 stand di Pit Stop ini,” ujarnya.

Pelaksana Pit Stop, menurutnya, mendisain suasananya agar meriah, tidak tegang dan bukan sekedar belajar tapi ada pelepasan kepenatan di rumah sakit. Setiap stand dibuat familiar bahkan ada quis berhadiah agar aurahnya jadi positif dan agar pegawai/staf siap mengikuti akreditasi dan tepat sasaran.

Kalau biasanya bikin sosialisasi di aula terlihat kaku dan terasa lebih terbatas, maka dengan dibuat pit stop terlihat staf begitu antusias dan merespons renacana akreditasi RSUP dengan baik.

“Itulah tujuan dan harapan diadakannya pit stop menjelang akresitasi. Agar tidak tegang, tidak diselimuti dengan begini dan begitu. Persiapan dilakukan dengan serius tapi tetap dengan santai, dengan enjoy. Begitulah kira-kira maksud dan tujuan diadakannya Pit Stop,” ujarnya.

Pegawai atau staf yang telah berhasil melewati 16 stand, sebutnya diberikan pin bukti kelulusan (Pitstop Akreditasi Starkes RSUP Kandou).

Diketahui, Pit Stop Akreditasi Starkes RSUP Kandou dibuka Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama Ekwanto (Direktur Perencanaan dan Keuangan) di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto dan Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagiani, Selasa (23/6/2026). (lexie kalesaran)

Meimonews.com – Memperongati Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Manado telah dan akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan. Salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan tersebut, Polresta Manado menggelar Bakti Sosial, Rabu (24/6/2026).

Dengan semangat pengabdian dan kepedulian kepada sesama terus jajaran Polresta Manado bersama Bhayangkari Cabang Kota Manado turun langsung mengunjungi dan menyalurkan bantuan kepada anak-anak di sejumlah panti asuhan yang berada di wilayah hukum Polresta Manado.

Kegiatan yang sarat makna kemanusiaan ini dipimpin langsung Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid dan Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro dengan melibatkan para Pejabat Utama Polresta Manado, para Kapolsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang Kota Manado.

Bakti sosial dilaksanakan secara serentak di empat panti asuhan yakni Panti Asuhan Putri Bukit Harapan, Panti Asuhan AN-NUR Kota Manado, Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan di Kelurahan Malendeng, Kecamatan Tikala, serta Panti Asuhan Al Ikhwan Manado.

Kapolresta Manado bersama Tim I mengunjungi Panti Asuhan Putri Bukit Harapan dan Panti Asuhan AN-NUR Kota Manado. Sementara Tim II yang dipimpin Wakapolresta Manado melaksanakan kegiatan serupa di Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan dan Panti Asuhan Al Ikhwan Manado.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri kepada anak-anak panti asuhan. Tidak hanya menyerahkan bantuan, jajaran Polresta Manado juga berbaur dan berbincang langsung dengan para pengurus serta anak-anak panti, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Kapolresta Manado menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 , Wujud Bhayangkari Peduli dan Polwan Peduli yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hari Bhayangkara adalah momentum refleksi pengabdian Polri kepada masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan, mempererat tali silaturahmi, serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama,” ujar Kapolresta,

Ditegaskan, nilai utama yang ingin dibangun dalam peringatan Hari Bhayangkara tahun ini adalah semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong sebagai fondasi dalam menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat.

Kehadiran Kapolresta Manado, Wakapolresta, para pejabat utama, para Kapolsek, serta Bhayangkari Cabang Kota Manado mendapat sambutan hangat dari pengurus dan anak-anak panti asuhan. Senyum dan rasa bahagia tampak menghiasi wajah para penghuni panti saat menerima bantuan dan perhatian dari jajaran Polresta Manado.

Melalui kegiatan ini, Polresta Manado kembali menegaskan komitmennya bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli terhadap berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Semangat berbagi yang ditunjukkan dalam bakti sosial tersebut menjadi wujud nyata pengabdian Polri yang Presisi dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (AF)

Meimonews.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda lewat Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) menggelar Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Mako Bidlabfor, Karombasan, Manado, Rabu (24/6/2026).

Lomba yang diikuti 90 personil dari Polresta dan Polres jajaran di lingkungan Polda Sulut ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono.

Lomba Olah TKP ini menjadi salah satu upaya Polda Sulut untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam penanganan tempat kejadian perkara, yang merupakan tahapan awal dan sangat menentukan dalam proses penegakan hukum.

Dalam sambutannya, Wakapolda menjelaskan makna dari tema yang diangkat tahun ini yakni Polri untuk masyarakat dengan semangat 80 tahun mengabdi untuk masyarakat.

“Tema tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh pengabdian dan kerja keras Polri harus diarahkan untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Profesionalisme dalam olah TKP, sebut Wakapolda, sangat penting karena keberhasilan pengungkapan suatu tindak pidana sangat bergantung pada kemampuan petugas dalam mengamankan, mengolah, mendokumentasikan, serta mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

“Kesalahan pada tahap awal dapat berdampak pada keseluruhan proses penyidikan dan pembuktian di pengadilan,” jelasnya.

Wakapolda mengapresiasi Bidang Laboratorium Forensik Polda Sulut sebagai penyelenggara kegiatan serta seluruh Polresta dan Polres jajaran yang telah mengirimkan personil terbaiknya untuk mengikuti lomba.

Wakapolea berharap, melalui lomba ini dapat terbangun budaya kerja yang semakin profesional, Presisi, objektif dan akuntabel dalam penanganan TKP.

“Kegiatan ini bukan semata-mata ajang kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran, evaluasi dan peningkatan kemampuan personel di bidang olah TKP,” ujarnya.

Dikemukakan momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi sarana refleksi dan motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kemampuan personil dalam penanganan TKP semakin meningkat sehingga dapat mendukung terwujudnya proses penegakan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (AF)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado menerima penghargaan sebagai Mitra Strategis dalam Optimalisasi Pengurusan Piutang Negara Tahun 2025 pada ajang Bentenan Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Kementerian Keuangan RI wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara (Suluttenggomalut), Kamis (25/06), di Gedung Keuangan Negara Manado, Kamis (25/6)2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan dukungan RSUP Kandou dalam mendukung optimalisasi pengelolaan serta pengurusan piutang negara sepanjang periode penilaian kinerja tahun 2025.

Penghargaan diterima Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan turut disaksikan jajaran pimpinan RSUP Kandou yakni Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, Manajer Tata Usaha dan Rumah Tangga Novi Rapar, Asisten Manajer BMN Djunarto, serta Asisten Manajer Mobilisasi Dana Yeheskiel Dondokambey.

Kanwil DJKN Suluttenggomalut sebagai instansi vertikal DJKN memiliki tugas melaksanakan koordinasi, bimbingan teknis, supervisi, pengendalian, evaluasi, dan pelaksanaan tugas di bidang kekayaan negara, penilaian, piutang negara, serta lelang.

Keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terjalin dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk RSUP Kandou.

Direktur Utama RSUP Kandou menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Kanwil DJKN Suluttenggomalut. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi RSUP Kandou untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan dan aset negara secara profesional dan akuntabel.

Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran RSUP Kandou dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang baik. RSUP Kandou mengucapkan terima kasih kepada Kanwil DJKN Suluttenggomalut atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi serta berkomitmen menjalankan pengelolaan keuangan, aset, dan piutang negara secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dirut.

Ditambahkan, kolaborasi yang baik antara instansi pemerintah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.

Melalui Bentenan Awards 2026, Kanwil DJKN memberikan apresiasi kepada para stakeholder yang telah berkontribusi dalam pencapaian target kinerja tahun 2025.

Penghargaan yang diterima RSUP Kandou menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan. (Fer

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, tantangan perguruan tinggi saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif dan berorientasi hasil.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat pada acara pelantikan Dekan Fakultas Hukum (FH) Unsrat, beberapa anggota senat dan beberapa pejabat di lingkungan Unsrat yang diadaka di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Rabu (24/6/2026).

Anggita Senat yang dilantik adalah Anggota Senat Unsrat, Sekretaris Senat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Anggota Senat Fakultas MIPA sementara pejabat di lingkungan universitas yang dilantik adalah Kepala Laboratorium Teknik Sipil Fakultas Teknik, Kepala Pusat Remunerasi pada LPMPP Unsrat, Koordinator Program Studi Agronomi Program Magister (S2) pada Program Pascasarjana Unsrat.

“Mari kita terus memperkuat tata kelola yang baik, meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta membangun budaya kerja yang efektif dan akuntabel,” ujar Rektor pada acara yang turut dihadiri antara lain Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Royke I Montolalu, Wakil Rektor 3 Ralfie Pinasang, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene dan Ketua Senat Unsrat Barnabas Harold Ralp Kairupan.

Dikemukakan, pelantikan bukan sekedar pergantian jabatan atau pemenuhan struktur organisasi melainkan merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang diberikan institusi kepada yang dilantik untuk berkontribusi lebih besar dalam pengembsngsn Unsrat.

“Saya berharap, para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme dan tanggung jawab,” ujar Rektor.

Khusus kepada Dekan FH Unsrat yang kini dijabat Jacobus Ronald Mawuntu, Rektor berharap dapat membawa FH semakin maju, menghasilkan lulusan yang unggul serta memperkuat kontribusi fakultas dalam pengembangan ilmu hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepada anggota senat yang dilantik baik di tingkat universitas maupun fakultas, Rektor mengharapkan peran aktif dalam memberikan pertimbangan dan masukkan strategis bagi kemajuan institusi.

Kepada Kepala Laboratorium, Kepala Pusat Remunetasi, dan Koordinator Program Studi, Rektor berharap dapat menjalankan fungsi akademik dan administrasi secara optimal demi peningkatan kualitas layanan dan kinerja universitas.

“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnua atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan bagi kemajuan Universitas Sam Ratulangi. Semoga segala kontribusi yang telah dilakukan menjadi fondasi yang kuat untuk melanjutkan pembangunan institusi ini,” ujar Rektor. (FA)

Meimonews.com – PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sukses menyelenggarakan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Daagon Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang merupakan wujud nyata komitmen BSG dalam memperluas pemerataan literasi finansial kali ini secara khusus menyasar kelompok perempuan, Ibu Rumah Tangga (IRT), serta pelaku usaha mikro perempuan sebagai pilar utama penggerak ekonomi keluarga.

Agenda di ruang terbuka ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolmong Abdullah Mokoginta, Group Head Operasional Bank SulutGo Nolvy Kilanta, Assistant Manager Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK dan LMS) OJK Shinta Korah, Wakil Pemimpin BSG Cabang Lolak Aditya Paputungan serta Pemimpin Kantor Cabang Pembantu (Capem) BNI Lolak Franky Audy Kolibu.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Sekda Kabupaten Bolmong menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada OJK dan Bank SulutGo atas inisiasi strategis ini.

Pemkab Bolmong berharap lewat edukasi keuangan ini, kaum perempuan dan IRT di Bolmong dapat semakin cerdas mengelola anggaran rumah tangga, mandiri secara ekonomi, serta memiliki benteng yang kuat dari ancaman penipuan digital, judi online, dan jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Sebagai Campaign Manager gerakan nasional ini di tingkat regional, BSG memandang pentingnya menyentuh segmen perempuan.

Group Head Operasional Bank SulutGo dalam sambutannya menekankan bahwa peran ibu rumah tangga sangat krusial sebagai ‘Menteri Keuangan’ di keluarga. Oleh karena itu, BSG hadir tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendekatkan akses layanan inklusi perbankan nyata seperti optimalisasi jaringan Agen Laku Pandai (Agen BSG) di desa-desa serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BSG untuk membantu permodalan usaha rumahan.

Sesi edukasi inti dibawakan secara interaktif oleh Assistant Manager Divisi PEPK dan LMS OJK. Ia membedah strategi perencanaan keuangan yang sehat serta pentingnya aspek pelindungan konsumen di era digitalisasi keuangan saat ini.

Melalui sinergi kokoh antara Pemkab Bolmong, OJK, Bank SulutGo, dan jaringan perbankan nasional diharapkan tingkat literasi keuangan kaum perempuan di Bumi Totabuan makin meningkat demi mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera, dan tangguh finansial. (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Wisuda Semester Genap Tahap II Tahun Akademik 2025-2026 di Auditorium Maria Walanda Maramis Unima, Tondano, Rabu (24/6/2026).

Ada sebanyak 562 orang lulusan baik strata 1 (S1), S2 maupun S3 yang diwisuda pada sidang senat yang dihadiri pimpinan dan anggota senat Unima, Rektor, para Wakil Rektor dan pimpinan lembaga/staf Unima, para Dekan dan pimpinan fakultas se-Unima, civitas akademika Unima, wisudawan dan keluarga, Kepala Bapelitbang Sulut Yani Lukas (mewakili Gubernur Sulut), pejabat TNI dan Polri, sejumlah pejabat Pemkab Minahasa serta undangan lainnya.

Menariknya dan membanggakan, di antara yang diwisuda, ada yang memiliki keterbatasan (disabilitas) tapi bisa menyelesaikam studinya di universitas yang memiliki visi Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul, Mandiri, Kompetitif, dan Entrepreneurial ini.

Semangat menempuh proses perjalanan perkuliahan ini patut diapresiasi dan diharapkan bisa menjadi motovasi bagi penyandang disabilitas lainnya serta mahasiswa normal lainnya.

Dengan jerih-payah dan tanpa mengenal lelah mereka bersemangat pantang menyerah berupaya dan bekerja keras agar bisa menyelesaikan studinya di Unima.

Dan, upaya serta kerja keras tersebut membuahkan hasil. Mereka bisa diwisuda dan disaksikan banyak orang. Mereka resmi menyandang gelar akademik. Mereka sarjana lulusan Unima.

Prestasi tersebut, tentu menjadi kebanggan diri sendiri, keluarga dan masyarakat serta perguruan tinggi di mana mereka studi bahkan pemerintah.

Sebagai bentuk konkrit apresiasi terhadap mereka, Rektor Unima Joseph Philip Kambey memberikan sertifikat penghargaan kepada mereka saat acara wisuda, yang dilaksanakan bersamaan dengan rekan-rekan mereka yang normal.

Sebagai Wakil Ketua Tim Disabilitas Unima, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Vivi Winny Saroinsong mengungkapkan rasa gembiranya karena walaupun mereka memilik keterbatasan (disabilitas) tapi mereka bisa menyelesaikan studinya.

“Kami (Tim Disabilitas Unima yang diketuai Dekan FIPP Aldjon Dapa) senang dan bersyukur karena mereka bisa menjadi sarjana. Bisa menyelesailkan studinya di Unima,” ujarnya dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, usai acara wisuda. (Lexie Kalesaran)

Meimonews.com – PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) melanjutkan konsistensinya dalam memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan serta dorong kesejahteraan nelayan di pelosok daerah.

Hal tersebut terlihat ketika BSG bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Negara Indonesis (BNI) menyelenggarakan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Tahun 2026 di Lantai 3 Aula Kantor Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Boroko, Rabu (24/6/2026).

Rangkaian kegiatan khusus menyasar kelompok nelayan, pelaku usaha pesisir, dan masyarakat perikanan sebagai target prioritas nasional.

Agenda strategis ini dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bolmut Abdul Mutoh Daeng Mulia (mewakili Bupati Bolmut), Group Head Operasional BSG Nolvy Kilanta, Shinta Korah beserta Tim OJK Sulutgo, Pemimpin Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI Boroko Yuyun Mokoginta; serta Pjs. Pemimpin BSG Kantor Cabang Boroko Ekasari Gugule.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Asisten II Pemkab Bolmut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada OJK, Bank SulutGo, dan seluruh industri perbankan yang terlibat.

Pemkab Bolmut berharap, lewat edukasi keuangan ini, para nelayan di Bolmut dapat lebih cerdas mengelola hasil lautnya, membangun budaya menabung untuk menghadapi musim paceklik, serta membentengi diri dan keluarga dari jeratan investasi bodong maupun pinjaman online (pinjol) ilegal.

Sebagai Campaign Manager gerakan nasional ini di tingkat regional, BSG berkomitmen memberikan dampak inklusi yang riil bagi masyarakat pesisir.

Group Head Operasional BSG menegaskan, kehadiran BSG di tengah masyarakat nelayan bukan sekadar memberikan materi teori, melainkan membawa solusi finansial yang praktis.

Salah satunya melalui pemanfaatan jaringan Agen Laku Pandai (Agen BSG) di desa-desa pesisir serta akses permodalan berbunga murah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BSG untuk modernisasi alat tangkap nelayan.

Shinta Korah bersama Tim OJK dalam sesi edukasi inti membedah strategi perlindungan konsumen dan pengelolaan keuangan digital yang aman.

OJK terus mendorong agar indeks literasi keuangan di wilayah kepulauan dan pesisir dapat tumbuh merata seiring dengan masifnya digitalisasi perbankan saat ini.

Sinergi ini juga diperkuat dengan kehadiran BNI KCP Boroko melalui Yuyun Mokoginta yang turut mendukung penguatan ekosistem keuangan terintegrasi di wilayah Bolmut.

Di lokasi kegiatan, jajaran BSG Kantor Cabang Boroko membuka meja layanan langsung (on-the-spot). Para nelayan dan pelaku usaha mikro yang hadir langsung difasilitasi untuk melakukan pembukaan rekening tabungan massal, aktivasi aplikasi BSGtouch, serta edukasi transaksi nontunai demi mendorong modernisasi ekonomi masyarakat Boroko.

Melalui sinergi kuat antara Pemerintah Kabupaten Bolmut, OJK, BSG, dan perbankan jejaring, diharapkan kesejahteraan finansial masyarakat nelayan dapat meningkat signifikan demi menopang akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang tangguh dan mandiri. (elka)