Meimonews.com – Sebanyak 1.017 lulusan Unsrat dari 11 fakultas diwisuda gelombang pertama tahun akademik 2026/027 pada Sidang Senat Unsrat yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (20/8/2026).
Lulusan gelombang pertama tahun akademik 2026/2027 tersebut, sebagaimana Laporan Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria, terdiri dari Program Doktor/S3 sebanyak 11 orang, Program Magister/S2 (94 orang), Program Pendidikan Dokter Spesialis 1 (37 orang), Program Pendidikan Profesi (130 orang), Program Sarjana/S1 (745 orang).
Dari lulusan yang diwisuda tersebut ada seorang yang memiliki keterbatasan fisik (disabilitas netra). Saat memulai memberikan sambutan Plt. Rektor Jamaluddin Jompa meminta yang bersangkutan untuk berdiri dan Plt. Rektor menyampaikan apresiasinya karena yang bersangkutan telah berhasil menyelesaikan studi dengan dukungan beasiswa Unsrat.

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih.prestasi, selama ada tekad, kesempatab dan dukungan yang inklusif,” ujar Plt. Rektor.
Dikemukakan, keberhasilan saat ini bukanlah milik para wisudawan seorang. Di balik setiap toga yang dikenakan, ada tangan orangtua yang tidak pernah lelah menopang, ada doa keluarga yang diam dipanjatkan, serta ada ketulusan para dosen dan tenaga kependidikan yang mendampingi perjalanan para wisudawan.
“Karena itu, sebelum kita melanjutkan sukacita ini saya mengajak wisudawan-wisudawati untuk sejenak menoleh kepada orangtua dan keluarga. Tataplah wajah-wajah yang mungkin hari ini menyimpan airmata kebahagiaan,” ujar Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) ini.
Dalam hati, sambungnya, sampaikanlah terima kasih. Sebab, boleh jadi, sebagian dari mereka menunda banyak impian agar wisudawan/wisudawati dapat meraih impian pada hari ini.
Ditegaskan, setelah wisuda ini, dunia mungkin tidak menyambut dengan jalan yang mudah. Ketika saat itu datang, jangan menganggap diri gagal. Ingatlah perjuangan para pendiri bangsa. Mereka tidak berhenti ketika menghadapi keterbatasan.
“Maka, teruslah belajar, sebab ijasah menandai selesainya suatu jenjang pendidikan, bukan berakhirnya proses belajar. Tetaplah rendah hati, sebab ilmu yang tinggi hanya akan bermakna apabila disertai budi pekerti. Jagalah nama baik diri, keluarga, dan almamater Unsrat di tengah masyarakat,” ajaknya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay mengungkapkan, gelar akademik yang diraih adalah hasil dari proses panjang yang membutuhkan kerja keras, disiplin, ketekunan dan pengorbanan.
“Karena itu, jangan melihat wisuda ini hanya sebagai akhir dari sebuah perjalanan pendidikan tetapi jadikan momen ini sebagai awal dari perjalanan pengabdian yang lebih besar,” sebut Gunernur.
Wisuda ini, menurut Gubernur, adalah keberhasilan bersama, seperti,orangtua/wali dan keluarga. Ada airmata dan perjuangan dan doa yang akhirnya terbayar dengan suatu kebanggaan (diwisuda).
Gubernur memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Unsrat atas komitmen menjaga mutu pendidikan dan terus melahirkan sumber daya manusia yang unggul.
Pemprov Sulut, sebut Gubernur, siap terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan Unsrat dalam mendukung pembangunan daerah, penelitian , inovasi dan pengembangan SDM serta berbagai program yang memberilan dampak nyata bagi masyarakat.
Wagub Sulut yang adalah alumni Unsrat (lulusan tahun 2003 dan 20-an tahun menjadi dosen Fakultas Hukum) secara pribadi, sebelum membacakan sambutan Gubernur, memberikan motivasi kepada para wisudawan dan atas nama keluarganya menyampaikan selamat kepada.para lulusan yang telah diwisuda dan keluarga wisudawan/wisudawati.
Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para wisudawan. “Selamat berkarya dan jadilah para wisudawan yang mematuhi atiuran, dan menjunjung tinggi, seperti yang di Mars Unsrat, tridharma perguruan tinggi,” ujarnya.
Kapolda yakin hal tersebut sudah ada dalan benak para wisudawan. Tapi, yang paling penting, harus diimplementasikan dalam karya dan kerja supaya menghasilkan suatu yang berguna atau outcone yang penting bagi negara dan bangsa.
Putra kawanua ini mengajak untuk satukan diri dan dengan penuh semangat membangun daerah Sukaweai Utara yang lebih baik. Ia dan jajaran Polda Sulut siap mendukung semua yang menjadi program Rektor dan seluruh jajaran. (FA)






















