Meimo News

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng berharap, lulusan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado dapat berinovasi memberikan solusi permasalahan di masyarakat khususnya dalam bidang kesehatan.

“Dan disiapkan sebagai dokter yang berkepribadian akhlak baik, serta integritas dan daya juang yang tinggi,” ujar Rektor saat memberikan sambutan pada Sidang Terbuka Senat Faked Unsrat  dalam rangka pengambilan sumpah/janji dokter dan dokter spesialis.

Ada sebanyak 52 dokter dan 14 dokter spesialis yang diambil sumpah/janjinya pada sidang senat yang dipimpin Prof. dr. Linda WA Rotty, Sp.PD. KHOM (Ketua Senat) didampingi Sekretaris Senat Ns. Sefti SJ Rompas, S.Kep, M.Kes yang diadakan di Auditorium Faked Unsrat Manado, Rabu (12/6/2024) ini.

Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pangan Sulut dr. Jemmy Lampus M.Kes, Ketua DPRD Sulut/Ika Alumni Faked Unsrat Manado dr. Fransiskus Andi Silangen, SpB-KBD., Dekan Faked Unsrat Manado Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantow, DAN, M.Sc, Sp GK, dan Wakil-wakil Dekan dan undangan lainnya.

Harapan Rektor Unsrat Manado tersebut terkait dengan tantangan baru yang ada di masyarakat khususnya di bidang kesehatan.

Rektor menegaskan, menjadi dokter spesialis dan dokter merupakan tantangan baru untuk menyelesaikan berbagai masalah kesehatan yang semakin kompleks di masyarakat.

Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE dalam sambutannya yang diwakili Kepala Dinas Pangan dr. Jemmy Lampus M.Kes mengungkapkan, pengambilan sumpah/janji
Ini adalah momen bersejarah yang menandai awal perjalanan sebagai seorang profesional medis yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Di momen ini, “saudara-saudari berjanji mengabdikan diri pada pelayanan kesehatan dengan integritas, keahlian dan empati,” sebutnya.

Gubernur mengingatkan, ini adalah tonggak penting dalam perjalanan profesional, yang membutuhkan komitmen yang kuat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara dan seluruh tanah air Indonesia.

Oleh karenanya, Gubernur mengajak dokter spesialis dan dokter memberikan karya terbaik bagi pembangunan daerah dan bangsa Indonesia yang dicintai. (FA)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Utara mengadakan Bimbingan Teknik (Bimtek) bagi Masyarakat Rawan Narkoba di Aula Kelurahan Airmadidi Atas Kabupaten Minahasa Utara, Selasa-Kamis (11-13/6/2024).

Kegiatan yang dibuka Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. Ratulangi, SIK, MM ini menampilkan seorang narasumber yakni Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran serta dua pengajar yakni  Nehemia Alsyviah Rasuh dan Devis Kombaitan Rasuh.

Kalesaran menyampaikan materi Strategi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) sementara dua pengajar memberikan materi praktek tata rias.

Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. Ratulangi,SIK, MM saat memberikan sambutan

Hadir pada acara pembukaan Kepala Kesbangpol Minut Sammy Rawis (mewakili Bupati Minahasa Utara Joune Ganda), Kapolres Minahasa AKBP Dandung Putut Wibowo, SIK, SH, MH, Camat Airmadidi, Lurah Airmadidi Atas dan undangan lainnya.

Di kegiatan yang diikuti puluhan pelaku usaha salon kecantikan dan perangkat kelurahan ini, BNN Sulut menyerahkan bantuan berupa alat-alat salon kepada pemilik usaha salon kecantikan.

Kaban Kesbangpol Minut Sammy Rawis saat membacakan sambutan Bupati Minut Joune Ganda

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Pitra mengurai bagaimana pentingnya sinergitas terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba termasuk di kawasan yang rawan narkoba seperti di Kecamatan Airmadidi ini.

Kapolres Minahasa AKBP Dandung Putut Wibowo, SIK, SH, MH saat menyerahkan paket bantuan BNN Sulut kepada salah satu peserta

Kegiatan yang dilaksanakan ini, sebutnya, merupakan kegiatan dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2024 dan kegiatan ini berkesinambungan dalam rangka menjadikan kawasan ini sebagai kelurahan Bersinar (bersih dari narkoba).

Menurut Brigjen Pol. Pitra, berdasarkan pemetaan BNN Pusat, kawasan ini resistensi karena potensi penyebaran narkoba cukup resistensi apalagi kawasan ini berkembang pesat dan potensi ekonominya semakin membaik sehingga menjadi sasaran dari bandar narkoba untuk pengedaran narkoba.

Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran saat membawakan materi

“Oleh karena itu, kita semua terpanggil untuk bagaimana mengatasi agar peredaran narkoba;” ujar mantan Wadir Reserse Narkoba Polda Sulut ini seraya berharap sinergitas aparat pemerintah, kepolisian dan masyarakat dalam hal P4GN.

Dengan adanya sinergitas itu maka jaringan-jaringan peredaran gelap diharapkan jadi tertutup.

Turut memberikan sambutan Bupati Minut Joune Ganda yang disampaikan Kaban Kesbangpol Minut Sammy Rawis.

Usai acara pembukaan, diadakan penyerahan secara simbolis seperangkat alat salon kepada beberapa peserta oleh Brigjen Pol. Pitra, Kaban Kesbangpol Minut, Kapolres Minut. Turut mendampingi Camat Airmadidi, Korbid P2M BNN Sulut Sam G. Repi dan Panitia Pelaksana Terry Tikoalu. (elka)

Meimonews.com – Seluruh mahasiswa semester II program studi (prodi) Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Unima mengadakan kunjungan ke kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Bitung, pekan lalu.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembelajaran lapangan mata kuliah meteorologi dan klimatologi (Metklim).

Dosen Program Studi Geografi FISH Unima Dr. Ir. Grace Suoth, M.Si menjelaskan, tujuan praktikum Metklim untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa tentang berbagai aspek ilmiah dan teknis dalam bidang meteorologi dan klimatologi.

“Tujuan dari praktikum Metklim ini adalah untuk mengajarkan secara langsung kepada mahasiwa cara kerja dan fungsi alat-alat pengukur unsur-unsur cuaca di stasiun BMKG Maritim Bitung,” ujar Grace.

Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan berbagai alat dan teknologi canggih yang digunakan oleh BMKG Maritim Bitung ini dalam pengumpulan data cuaca, seperti radar cuaca, anemometer dan satelit cuaca.

Mantan Koorprodi Geografi FIS Unima ini mengungkapkan manfaat dari praktikum ini yakni memberikan pengetahuan kepada mahasiswa terkait prinsip kerja dan kualitas data yang di hasil oleh BMKG Maritim di kota Bitung ini.

“Praktikum ini memberikan manfaat kepada mahasiswa agar mereka mengetahui pentingnya keberadaan stasiun Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika dan mengetahui prinsip kerja, cara penggunaan alat, serta macam dan kualitas data yang dihasilkan dari suatu alat pengukur analisis cuaca,” sebutnya.

Mahasiswa juga, sambungnya, mendapat kesempatan untuk berdiskusi dengan para ahli mengenai tantangan dan perkembangan terbaru dalam ilmu meteorologi dan klimatologi. Salah satu momen menarik dalam kunjungan ini adalah simulasi prakiraan cuaca yang dipandu oleh tim BMKG.

Drs. Denny Maliangkay, M.Si., yang turut hadir pada kesempatan ini menambahkan bahwa hal ini menjadi bagian dari upaya Jurusan Pendidikan Geografi dan Prodi Geografi FISH Unima untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui interaksi langsung dengan institusi dan pakar di bidang terkait.

“Saya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendukung pembelajaran yang lebih holistik dan aplikatif bagi mahasiswa di Jurusan Pendidikan Geografi FISH Unima,” kata Mantan Kepala Laboratorium Prodi Geografi FISH Unima ini.

Ketua Jurusan Pendidikan Geografi Unima Dr. Erick Lobja, S.Pd., M.Si sangat mengapresiasi kunjungan ke BMKG tersebut dan diharapkan mahasiswanya dapat mengaplikasikan teori yang telah mereka pelajari ke dalam situasi nyata.

“Selaku ketua Jurusan, saya mengapresiasi inisiasi yang dilakukan oleh ibu Dr. Ir. Grace Suoth, M.Si dan bapak Drs. Denny Maliangkay, M.Si., karena kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan mempersiapkan diri mahasiswa menghadapi tantangan pada dunia kerja diwaktu mendatang,” ujarnya.

Diharapkan mahasiswa semester dua ini dapat mengembangkan minat dan keahlian mereka dalam bidang meteorologi dan klimatologi, serta berkontribusi dalam upaya mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim di masa depan.

Dekan FISH Unima Recky Harold Elby Sendouw, SP, MM, Ph.D berterima atas penerimaan dan kerjasama dari BMKG Maritim Bitung dan menyakini hal-hal yang diterima saat kunjungan lapangan tersebut sangat bermanfaat bagi para mahasiswa dalam proses belajarnya. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menjamu para tamu/undangan yang hadir dalam rangka peringatan 15 tahun terbentuknya organisasi Coral Triangle Initiative – Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF) dan The Coral Triangle Day 2024 di Manado Bay, Kawasan Megamas, Jumat  (7/6/2024).

Hadir dalam kegiatan ini Executive Director CTI-CFF Dr. Frank Keith Griffin, Special Envoy of Seychelles to Asean HE. Nico Barito, Phillipine Consul General in Manado HE. Mary Jennifer Domingo, sejumlah delegasi negara-negara yang terlibat langsung dalam organisasi CTI-CFF.

Turut hadir Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O. Kandouw, Wali Kota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM, Asisten II Setdakot Manaso Atto Bulo SH., MM, Kepala-kepala SKPD, Camat Wenang, serta undangan lainnya.

Sebelum kegiatan dimulai, AA (sapaan orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut) ini melakukan pengecekan terhadap kesiapan lokasi pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan venue, dermaga, konsumsi, hingga produk usaha yang berjualan di area Manado Bay.

Tak lupa, mantan Ketua DPRD Sulut ini menyapa dan berfoto bersama dengan masyarakat pengunjung Manado Bay.

Kegiatan diawali dengan tur singkat menikmati keindahan laut Manado pada malam hari menggunakan kapal. Para tamu/undangan yang hadir terlihat sangat menikmati tur singkat tersebut.

Setelah menikmati tur singkat dengan kapal, para tamu/undangan bertolak menuju area Kawasan Wisata Kuliner Sentra UMKM Manado Bay untuk menikmati jamuan makan malam dan pertunjukan budaya.

Walikota dalam sambutan (berbahasa Inggris) menyampaikan selamat datang kepada seluruh tamu/undangan yang hadir di Kota Manado.

Diungkapkan, kota Manado sangat bangga karena meskipun merupakan kota yang kecil, namun kekayaan laut di Kota Manado khususnya terumbu karang tetap terjaga dengan dengan baik.

Walikota berharap, pertemuan ini dapat memberikan dampak yang positif untuk masa depan dunia, khususnya dalam hal terumbu karang dan laut. (Afer)

Meimonews.com – Memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31, BKKBN Sulut melakukan beberapa kegiatan, di antaranya Pelayanan KB Sejuta Akseptor (PSA dan program nasional Fasilitasi Intensifikasi Pelayanan KR/KR di wilayah khusus.

Kegiatan ini diadakan di Terminal/Pasar Paal 2 Manado, Jumat (7/6/2024). Hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas OPD-KB Kota Manado, Danrem 131 Santiago Manado, Kepala Dinas Kesehatan Manado, Dirut PD Pasar Manado, Danramil Wenang.

Selain itu, Kapolsek Tikala, Ketua IBI Kota Manado, Kepala Puskesmas Ranomuut, Ketua Tim Kerja Akses Kualitas Layanan KB/KR, Camat Paal 2, Lurah Paal 2 dan  mitra kerja BKKBN lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut  Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg mengatakan, upaya mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas, berdasarkan pasal 20 Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan kependudukan dan Pembangunan Keluarga, menjelaskan, pemerintah perlu menetapkan kebijakan keluarga berencana melalui penyelenggaraan program Keluarga Berencana (KB)

Keluarga berencana merupakan upaya untuk mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi sehingga terbebas dari stunting dan untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Menurut Tandaju, setiap orang memilki hak memperoleh pelayanan kesehatan reproduksi termasuk pelayanan keluarga berencana yang aman, efektif dan terjangkau.

“Dalam  penggarapan program KB dan kesehatan reproduksi di wilayah khusus termasuk juga di wilayah kumuh, miskin perkotaan (wilayah pasar) memiliki tantangan yang tidak mudah dengan berbagai permasalahannya,” ujar Tandaju.

Namun, sambungnya, memiliki aspek strategis dan politis dalam upaya mewujudkan akses pelayanan Keluarga Berencana yang berkualitas dan merata bagi seluruh warga Negara Indonesia.

Upaya peningkatan cakupan kesertaan KB di wilayah khusus harus didukung dengan komitmen yang tinggi dari seluruh pihak, melibatkan peran mitra kerja pemerintah/swasta terkait dan diperlukan kolaborasi dan sinergitas program dengan mitra kerja diberbagai tingkatan wilayah.

Pelayanan KB bagi masyarakat sebagai salah satu bentuk layanan publik untuk membantu menurunkan prevalensi stunting yang merupakan salah satu target RPJMN 2020 – 2024 melalui KB Cegah Stunting.

Oleh karena itu, BKKBN Perwakilan Sulut membuat salah satu inovasi dalam meningkatkan pelayanan KB pada Pasangan Usia Subur (PUS) dengan melaksanakan pelayanan KB gratis secara menyeluruh di lapisan masyarakat yang ada di pusat perbelanjaan dalam hal ini wilayah pasar melalui kegiatan GAS IKO POL (Gerakan Cegah Stunting Iko pelayanan KB, Advokasi dan Konseling).

“Kegiatan inovasi ini akan membantu   masyarakat terutama PUS untuk lebih mudah mendapatkan akses pelayanan KB secara gratis untuk dapat mengatur dan merencanakan kehamilan supaya dengan perencanaan yang baik maka generasi yang dihasilkan juga akan terbebas dari stunting,” jelasnya.

Disebutkan,dalam menurunkan angka stunting diperlukan upaya dan kerja keras melalui peningkatan kesertaan KB untuk menunda atau menjarangkan kelahiran pada keluarga yang beresiko stunting  dengan strategi memperluas akses atau cakupan pelayanan KB di wilayah khusus termasuk wilayah miskin perkotaan dan memperhatikan keberlangsungan berKB dari para PUS agar tidak terjadi putus pakai penggunaan kontrasepsi.

Tandayu lantas memaparkan poin-poin penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Pertama, memperluas dan mendekatkan akses pelayanan KB yang ada di wilayah khusus kepada masyarakat. Kedua, meningkatnya cakupan kesertaan KB khususnya KB MKJP sebagai salah satu upaya percepatan penurunan stunting termasuk di wilayah khusus (Pasar).

Ketiga, mengoptimalkan pemanfaatan dana BOKB khusus Operasional Penggerakan Pelayanan KB MKJP yang ada di tingkat Kabupaten/Kota. Keempat, optimalisasi peran para mitra kerja provinsi/kabupaten/kota dalam penyelenggaraan pelayanan KB dan upaya percepatan penurunan stunting.

Usai membuka pelaksanaan kegiatan  tersebut, Tandaju bersama para  undangan meninjau pelaksanaan pelayanan KB gratis, yang menurut data, ada 100 akseptor yang terlayani. (FA)

Meimonews.com – Memperingati Hari Laut Sedunia, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Manado menggelar Aksi Bersih Pantai dan Laut di beberapa lokasi, Sabtu  (8/6/2024).

Kegiatan yang dipimpin Kasat Polairud Polresta Manado ini melibatkan masyarakat dari berbagai lapisan yakni komunitas lokal, sukarelawan dan organisasi lingkungan.

Dengan kegiatan ini, mereka berusaha meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan laut dan pantai untuk keseimbangan ekosistem laut yang berkelanjutan.

Upaya memperkuat kesadaran akan masalah lingkungan, tidak hanya fokus pada pembersihan fisik, tetapi juga memberikan edukasi tentang dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan laut.

Melalui kegiatan ini, mereka berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama dalam hal perlindungan dan pemulihan ekosistem laut yang rentan terhadap pencemaran.

Aksi bersih pantai dan laut serentak ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan visi keberlanjutan bagi laut dan sumber daya alam yang ada di sekitarnya.

Dengan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi tonggak penting dalam menjaga keindahan dan keberlanjutan ekosistem laut demi generasi mendatang. (AF)

Video terbaru

Meimonews.com – Program Bina Keluarga Balita (BKB) sebagai bagian dari program Bangga Kencana, mempunyai tujuan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kesadaran ibu serta anggota keluarga lain yang menjadi anggota   kelompok dalam membina tumbuh kembang balitanya melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, sosial, emosional, serta moral yang berlangsung dalam proses interaksi antara ibu/anggota kelompok.

“Program BKB akan berjalan dengan baik jika mendapat dukungan dan komitmen dari pemangku kepentingan dan masyarakat akan pentingnya penyiapan kualitas SDM sejak usia dini termasuk melalui sosialisasi dan penyuluhan Kader BKB di kelompok BKB terkait 1000 HPK ini,” ujar Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat membuka Kelas Pengasuhan Kelompok BLN di Tingkat di Desa Sulawesi Utara.

Kegiatan yang berlangsung dua hari, Rabu-Kamis (5-6/6/2024) di Hotel Whiz Manado ini dibuka pelaksanaannya oleh Tandaju. Mendampingi Tandaju, Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting BKKBN Sulut Bionda Wowiling, S.Sos M.Si.

Dikemukakan, pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dilaksanakan dengan pendekatan siklus kehidupan manusia melalui upaya peningkatan kualitas anak, kualitas remaja, kualitas lansia dan rentan, serta pemberdayaan ekonomi keluarganya.

“Dari seluruh siklus kehidupan, tahap yang sangat penting adalah 1000 hari pertama kehidupan yang akan menentukan kualitas SDM untuk kedepannya,” ujarnya.

Diungkapkan, sekaitan dengan 1000 HPK dimana saat ini sedang digencarkan percepatan penurunan stunting melalui  intervensi serentak dimana 10 langkah yang harus segera ditindaklanjuti salah satunya yaitu dengan meningkatkan peran serta masyarakat (keluarga baduta, balita, ibu hamil, pasca salin, catin) datang dalam pertemuan posyandu.

Kelompok kegiatan BKB yang berintegrasi dengan Posyandu (BKB-HI) dengan cara promosi, komunikasi informasi dan edukasi (KIE) mengenai pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan (sejak saat kehamilan hingga anak berusia dua tahun), wajib dimaksimalkan sehingga optimalisasi pengasuhan kelompok BKB di desa/kelurahan melalui gerakan Ayo ke BKB – Posyandu selaras dengan program percepatan penurunan stunting.

Dalam pertemuan ini, menurut Tandaju, penyuluh KB ditetapkan sebagai PIC (person in charge) dalam kegiatan BKB-Posyandu yang dilaksanakan setiap bulan di masing – masing wilayah,  di mana target 1 desa 1 BKB dan 102.000 keluarga anggota yang wajib hadir dalam pertemuan dan dipantau tumbuh kembang melalui KKA, ini akan dievaluasi setiap minggunya dan  bapak/ibu wajib untuk kerja cepat, tepat, cerdas dan kolaboratif.

“Kiranya pertemuan ini memberi dampak bagi pencapaian penurunan stunting di Sulawesi Utara melalui partisipasi keluarga – keluarga dalam pertemuan BKB – Posyandu, sehingga semakin banyak yang teredukasi tentang stunting,’ ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng menegaskan, pihaknya tidak melawan putusan pengadilan terkait dengan pengangkatan Dekan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado yang saat ini dalam proses peradilan.

“Saya tidak melawan putusan pengadilan  terkait putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Manado tentang pengangkatan Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat,” ujar Rektor saat pertemuan dengan wartawan di  gedung Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Kamis (6/6/2024).

“Saya tidak melawan hukum. Niat saja tidak sama sekali, apalagi melawan putusan pengadilan. Oleh karena itu, saya merasa dipojokkan dengan berita tentang masalah pengangkatan Dekan Fakultas Kedokteran tersebut,” ujarnya.

Menurut Rektor yang di dampingi Humas Unsrat Manado Dr. Drs. Max Rembang, M.Si dan Drs. Philep Moors Regar, M.Si, masih ada upaya hukum ke Mahkamah Agung yang dilakukan pihaknya, yang diwakili oleh Tim Hukum Unsrat Manado.

Wakil Rektor 2 Unsrat Manado Prof. Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH dalam pernyataannya, seperti dikutip Humas Unsrat Manado meminta untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

Hal senada disampaikan Dekan Fisip Unsrat Dr. Daud Markus ‘Ferry’ Liando, SIP, M.Si.  “Saya yakin Rektor Unsrat taat hukum. Jika proses hukum telah ingkrah atau berkekuatan hukum tetap maka Rektor tidak mungkin akan melakukan perlawanan terhadap keputusan pengadilan. Karena itu, mohon bersabar saja menunggu putusan mahkamah agung (MA),” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng menegaskan, pihaknya tidak alergi dengan kritik dan tidak
anti kritik. Siapa saja yang ingin memberikan masukkan berupa kritik tidak masalah asal konstruktif.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat di dampingi Humas Unsrat Manado Dr. Drs. Max Rembang, M.Si di dan Drs. Philep Moors Regar, M.Si dalam.pertemuan dengan wartawan di gedung Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Kamis (6/6/2024).

“Saya tidak alergi dengan kritik. Tidak anti kritik. Saya tidak masalah bila ada yang mengkritik Unsrat apalagi untuk kemajuan Unsrat asalkan dilakukan dengan cara yang pantas dan disertai solusinya. Bukan hanya mengkritik saja,” ujar Rektor.

Kritik konstruktif yang disertai solusi, menurut Rektor tidak dimasalahkan tapi hendaknya menggunakan cara-cara yang pantas dan diberikan solusinya. Masukkan yang untuk kemajuan Unsrat Manado tidak menjadi masalah.

Terkait dengan pemberitaan lewat media baik cetak maupun elektronika termasuk online, Rektor dan ditambahkan Rembang mengingatkan agar ada keseimbangan, ada konfirmasi.

Bukan hanya dari satu sudut semata tapi harus ada sudut pandang lainnya sebagaimana aturan jurnalistik. Para wartawan harus tetap menjunjung etika jurnalistik. “Setiap pemberitaan harus cover both side dan berimbang. Karena itu perlu selalu dikonfirmasi,” ujar Rembang.

Di Unsrat, sebut Rektor, ada aturan yang berlaku. Sudah ada policynya. Rektor tidak bisa  mengambil keputusan di luar ketentuan yang ada.

Rektor mengingatkan, bila mengkritisi dan sudah berulang-ulang tanpa dasar bisa saja dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, hingga saat ini pihaknya belum mengambil langkah tersebut.

Rektor mengakui, pihaknya tidak mau yang enak-enak saja tapi perlu masukkan berupa kritik tapi konstruktif, ada solusinya di samping diperlukan konfirmasi. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar sosialisasi beasiswa S2 Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Targeted Indonesia – Tiongkok di Central South University, Selasa (4/6/2024).

Sosialisasi  yang diadakan di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut ini diikuti puluhan mahasiswa Fakultas Teknik, mahasiswa Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unima.

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unima Dr. Donal Matheos Ratu, S.Pd, M.Hum., membuka kegiatan sosialisasi ini.

Dalam sambutannya, Ratu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak PT QMB New Energy Materials. “Mewakili Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd., saya menyampaikan terima kasih yang luar biasa kepada PT QMB New Energy Materials yang ingin melaksanakan sosialisasi di Unima. Tentunya, Unima bangga karena sosialisasi ini merupakan sosialisasi pertama di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Mantan Dekan FBS ini mengingatkan kepada mahasiswanya untuk mencermati apa saja yang disampaikan oleh perwakilan PT QMB New Energy Materials agar bisa melanjutkan studi S2 dengan beasiswa LPDP di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Momentum ini sangat penting bagi mahasiswa Unima karena perusahaan PT QMB New Energy Materials akan menyiapkan beasiswa ke Central South University Tiongkok. Untuk itu, silahkan bertanya jika ada yang kurang dimengerti.

“Perusahaan ini juga akan berkontribusi dalam rangka mewujudkan Indonesia emas 2045 melalui generasi muda,” jelasnya.

Ratu juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua Badan Kerja Sama Luar Negeri yang telah memfasilitasi PT QMB New Energy Materials untuk melaksanakan sosialisasi beasiswa S2 LPDP Targeted Indonesia – Tiongkok di Unima.

“Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Ketua BKLN Unima Dr. Jeane Tuilan, M.Pd., yang telah memfasilitasi teman-teman PT QMB New Energy Materials. Semoga sosialisasi ini bejalan dengan sukses dan lancar,” ujarnya.

Ratu  berharap melalui sosialisasi ini, mahasiswa Unima bisa melanjutkan studinya dengan program beasiswa S2 LPDP Targeted Indonesia – Tiongkok di Central South University.

“Tentunya sebagai pimpinan Unima, saya sangat berharap kepada seluruh mahasiswa yang hadir pada sosialisasi ini agar bisa melanjutkan program beasiswa S2 ini karena kesempatan ini sangat terbatas,” ujarnya

Turut hadir pada kegiatan in narasumber Wakil Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ultra GEM Shenzhen, Postdoct di GEM CO.LTD, Dr. Wang Yaning, Awardee batch 2, Viola Pongajow, ST, Dekan Fakultas Teknik Dr. Eddy Kembuan, M.Pd, Wakil Dekan Bidang Akademik FMIPAK Prof. Dr. Mokosuli Yermia Semuel, Ketua BKLN Unima, Dr. Jeane Tuilan, M.Pd. (FA)