Meimo News

Meimonews.com – Unsrat Expo 2026 yang diisi dengan acara English Speech, Modern Dance, Educative Booth hingga Putra Putri Fakultas Hukum, yang dilaksanakan di Atrium Mantos 3 Manado, Senin-Selasa (2-3/11/2026) ditutup pelaksanaannya.

Pelaksanaan kegiatan yang merupakan rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis ke-65 Unsrat yang diketuai Ockstan Jurike Kalesaran ini dilakukan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Golda Tulung (mewakili Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa).

Tulung menyampaikan terima kasih kepada
Pimpinan Unsrat (Plt Rektor, para Wakil Rektor, Dekan 11 Fakultas, Direktur Pasca dan Kepala Lembaga, narasumber talkshow, seluruh peserta dan juri yang telah mengikuti kegiatan serta semua pihak yang telah membantu kelancaran dan kesuksesan acara ini.

“Kami berharap, apa yang didapat selama kegiatan ini—baik berupa pengetahuan, keterampilan, maupun relasi—tidak hanya berhenti di ruangan ini, tetapi dapat diterapkan dan bermanfaat di kehidupan sehari-hari sebagaimana tema Dies Natalis ke-65 Unsrat yakni Unsrat Berkarya dan Berdampak bagi Negeri,” ujar Tulung yang adalah juga Wakil Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 Unsrat.

Penutupan Expo Unsrat 2026 diwarnai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba/pertandingan yang diadakan dalam rangka Dies Natalis ke-65 Unsrat.

Lomba Booth dimenangkan FMIPA, disusul ⁠Fakultas Hukum dan FPIK sedang harapan 1 Fak Ilmu budaya dan harapan 2. Fakultas Peternakan.

Juara favorit dimenangkan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM). Pengunjung terbanyak diraih FISIP. Juara lomba modern grup dance adalah FMIPA (juara 1), FEB (juara 2), SMA Negeri 2 Manado (juara 3), dan FISIP (juara 4)

Juara pertama tenis meja putra adalah Heldy Wulur (Faperta), jiara kedua Rudy Abjul (FIB) dan juara ketiga Benny Pratasik (FPIK). Untuk putri, juara oertama Sjultje Lamonge (FMIPA), juara kedua Irene Rongkonusa (FIB) dan juara ketiga Rosjiana Arbi (FIB)

Pertandingan catur, juara pertama Stenly Lombogia (Dekan Peternakan), juara kedua Benny Rumengan (Kabag-FIB) dan juara ketiga Andreas (mahasiswa FIB). (FA)

Meimonews.com – Roike Iwan Montolalu yang saat ini memegang jabatan Wakil Rektor 2 (Bidanf Keuangan dan Umum) Unsrat mendatangi Auditorium Unsrat, Selasa (3/11)2026) untuk melakukan pendaftaran sebagai bakal calon (balon) Rektor Unsrat Periode Tahun 2026-2030.

Guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat ini diterima Sekretaris Panitia Penjaringan Max Revolta John Runtuwene dan tim serta disaksikan Sekretaris Senat Unarat John Kekenusa,

Montolalu memasuki proses penjaringan dengan rekam pengalaman dalam pengelolaan akademik, penelitian, penjaminan mutu, dan manajemen perguruan tinggi.

Salah satu bagian penting dari rekam jejaknya adalah penugasan sebagai asesor akreditasi pada tiga lembaga nasional, yakni Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM Teknik), dan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP).

Di lingkungan Unsrat, Montolalu pernah menjalankan berbagai tanggung jawab kepemimpinan, mulai dari Ketua Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), hingga Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum.

Selain menjalankan tugas akademik dan struktural, Montolalu aktif dalam organisasi profesi sebagai Koordinator Wilayah Sulawesi Utara Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI) dan Ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) Cabang Manado.

Kepada Meimonews.com, Runtuwene menjelaslan, pada Kamis (6/11/2026) akan mendaftar lagi tiga balon Rektor baru Unsrat yakni Flora Pricila Kalalo, Rocky Wilar dan Grace D. Kandou.

“Mereka bertiga, rencananya akan mendaftar pada Kamis nanti,” ujar Runtuwene seraya menambahkan, itu informasi yang diterima panitia, dan bisa saja berubah dan bisa pula ada balon lainnya yang akan mendaftar.

Panitia Penjaringan (yang diketuai Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria) tetap siap menerima pendaftaran, sesuai jadwal yang berlaku.(FA)

Meimonews com – Fakultas Hukum (FH) Unsrat menggelar Malam Puncak Pemilihan Putra Putri Hukum 2026 di Auditorium Mantos 3 Manado, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di momen Expo Unsrat Manado ini dihadiri Kepala Biro Hukum Setdaprov Sulut Budi Paskah Yanti Putri (mewakili Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay), Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut Darmawan TB Hutabarat, Dekan FPIK Unsrat/Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran dan Bendahara Panitia Rinny Leke (Sekretaris LPPM Unsrat).

Dari 50 pendaftar, terseleksi menjadi 20 mahasiswa, kemudian menjadi 6 besar putra dan putri, dan berakhir keluar sebagai pemenang Putra Putri Hukum Unsrat 2026.

Bertindak sebagai juri adalah Lusy Gerungan, Toar KR Palilingan, Natalia Lengkong, Denis Mawitjere, Deryl Liuntuhaseng, Franda Paat, dan Pricilia Singal.

Wagub Sulut dalam sambutan tertulis yang dibacakan Karo Hukum Setdaprov Sulut menegaskan, gelar yang diperebutkan bukanlah sekadar mahkota atau kehormatan sesaat. Itu adalah amanah. Putra Putri Hukum bukan sekadar wajah yang tampil di panggung melainkan suara yang akan mewakili kebenaran, ketegasan, dan keadilan di tengah masyarakat.

“Ilmu hukum yang sedang kalian pelajari bukanlah senjata untuk kepentingan pribadi, melainkan perisai bagi mereka yang lemah, penuntun bagi mereka yang bingung, dan landasan bagi kehidupan bersama yang harmonis,” ujar Karo Hukum mengutip Wagub.

Wagub merasa bangga melihat semangat yang ditunjukkan Putra Putri Hukum saat ini. Wagub berharap, siapapun yang terpilih, hendaknya membawa amanah ini dengan rendah hati, berani membela kebenaran dan menjadi teladan di manapun berada.

“Bagi yang belum terpilih, janganlah berkecil hati. Kalian semua sudah menjadi pemenang karena berani melangkah ke panggung ini. Kegagalan dalam pemilihan hanyalah awal dari perjalanan yang lebih luas dan bermakna,” tandas Wagub, yang adalah alumni FH Unsrat.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di sela kegiatan, Dekan FH Unsrat Jacobus Ronald Mawuntu menjelaslan, kegiatan ini diselenggarakan untuk menyemarakkan Dies Natalis ke-65 Unsrat.

Kegiatan ini bukan sekadar acara pemilihan tapi merupakan proses pembinaan terhadap mahasiswa. Bukan semata belajar tentang pasal-paaal hukum tapi juga soal mengaspirqsiikan pengetetahuan-pengetahuan umum.
.
“Pemilihan Putra Putri Hukum rutin kami adakan setiap tahun, dan akan terus dilaksanakan di tahun-tahun mensmdatang,” ujar Dekan.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 Unsrat mengapresiasi pelaksanaan PPH 2026 ini, dan meyakini kegiatan ini memberikan manfaat bagi para mahasiswa.

Dan,setelah melalui proses panjang, termasuk pertanyaan yang diajukan Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 Unsrat/Dekan FPIK Unsrat dan Dekan FH Unsrat, Ken Dimitri Lingga (angkatan 2025) dan Gavrilia K. Nender (angkatan 2025) terpilih sebagai Putra Putri Hukum 2026.

Kepada para pemenang 1-3 diberikan hadiah berupa uang hingga sertifikat. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat siap bekerja pada 32 titik di 5 (lima) lokasi yang ada di Sulawesi Utara guna mendukung program Presiden RI yakni Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran kepada Meimonews.com di Manado, Selasa (3/11/2026) menjelaskan, 5 titik yang menjadi lokasi program ini berada di Bitung, Minahasa, Bolaang Mongondow (Bolmong), Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

“Kami siap bekerja di lokasi-lokasi tersebut dalam rangka mendukung prpgram Presiden RI yakni Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.

Kesiapan tersebut, tambah Ockstan, merupakan perwujudan dari penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan FPIK Unsrat dan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (DJPT KKP), baru-baru.

Penandatanganan PKS oleh Dekan FPIK Unsrat dan Dirjen Perikanan Tangkap Lotharia Latif tersebut berlangsung di Gedung Mina Bahari KKP, Jalan Medan Merdeka Timur No 16 Jakarta Pusat.

Tindak lanjut dari kesiapan mendukung program KNMP tersebut terlihat dengan disiapkannya 32 surveyor dalam penyiapan serta perencanaan calon lokasi pembangunan KNMP di 5 kabupaten/kota di bumi Nyiur Melambai ini,

32 surveyor tersebut dijadwalkan melakukan survei selama hampir dua bulan (November hingga Desember 2026).

Sekretaris Program KNMP Unsrat Daisy M. Makapedua menjelaskan, tim surveyor telah mendapat pembekalan sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan di lapangan yang diadakan di Hotel Sintesa Peninsula Manado pada 26–30 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, tim memperoleh pedoman dari Tenaga Ahli Satuan Tugas Perencanaan Kampung Nelayan Merah Putih 2027. (lexie)

Meimonews.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan (FPIK) Unsrat dan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (DJPT KKP) melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Penandatanganan kerjasama tersebut diadakan di Gedung Mina Bahari KKP, Jalan Medan Merdeka Timur No 16 Jakarta Pusat, baru-baru oleh Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran dan Dirjen Perikanan Tangkap Lotharia Latif.

Dekan FPIK Unsrat di dampingi Wakil Dekan 1 Daisy M. Makapedua kepada Meimonews.com di Manado, Senin (2/11/2026) menjelaskan, PKS ini bertujuan untuk memperkuat pendataan perikanan tangkap di lokasi pendaratan ikan melalui sinergi antara Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dengan Perguruan Tinggi guna memperoleh data perikanan tangkap yang akurat.

Mengenai ruang lingkup PKS meliputi Pengumpulan data hasil tangkapan dan data biologi ikan; Pengolahan dan analisis data hasil tangkapan dan data biologi ikan; Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program magang,

Praktik kerja lapangan, atau pengabdian kepada masyarakat; Penelitian yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya ikan; Penyebaran ilmu pengetahuan dan publikasi ilmiah hasil kegiatan pendataan dan penelitian;

“Selain itu, penguatan pengelolaan sumber daya ikan di Unit Pengelola Perikanan (UPP) Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP),” ujar Dekan (FA)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Manado Jamaluddin Jompa membuka Expo Unsrat 2026 secara daring, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga Selasa (3/11/2026) di Mantos 3 ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis ke-65 Unsrat.

Hadir pada acara pembukaan, Wakil Rektor 2 Royke Iwan Montolalu, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Pimpinan dan Anggota Senat universitas, para Dekan, pimpinan lembaga, biro, dan unit kerja, sivitas akademika serta tamu undangan dan ratusan masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran dalam laporannya menyebutkan kegiatan Expo Unsrat Tahun 2026 dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Dies Natalis Unsrat Tahun 2026, serta sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi, inovasi, kreativitas, prestasi, dan berbagai hasil karya yang dimiliki oleh seluruh unsur di lingkungan Unsrat,

Ada enam tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini. Pertama, memeriahkan dan menyukseskan rangkaian peringatan Dies Natalis Unsrat Tahun 2026. Kedua, memperkenalkan profil, keunggulan, dan potensi fakultas, program studi, lembaga, serta unit kerja di lingkungan Unsrat.

Fakultas Pertanian (atas) dan Fakultas Peternakan ambil bagian dalam Expo Unsrat 2026 dengan memamerkan beberapa produk mereka, yang beberapa di antaranya diminati pengunjung

Ketiga, menampilkan hasil penelitian, inovasi, produk unggulan, kreativitas, dan prestasi sivitas akademika. Keempat menjadi media promosi dan publikasi Unsrat kepada masyarakat luas.

Kelima, meningkatkan kerja sama dan jejaring antara universitas, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Keenam, mendorong kreativitas, jiwa kewirausahaan, serta semangat berinovasi di kalangan mahasiswa dan sivitas akademika.

Pimpinan.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan melakukan sosialisasi fakultas mereka

Adapun kegiatan Expo Unsrat Tahun 2026 meliputi Pameran produk unggulan dan hasil karya fakultas; Pameran hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi; Promosi program studi dan keunggulan masing-masing fakultas.

Selain itu, Pameran produk kewirausahaan mahasiswa; Presentasi dan demonstrasi hasil inovasi serta kreativitas; Kegiatan promosi, edukasi, dan interaksi dengan masyarakat; dan kegiatan pendukung lainnya sesuai dengan rangkaian Dies Natalis Unsrat Tahun 2026.

Menurut Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan (FPIK) Unsrat ini, peserta Expo Unsrat Tahun 2026 terdiri atas fakultas, program studi, lembaga, biro, unit kerja, organisasi mahasiswa, mitra kerja sama, pelaku usaha, serta pihak-pihak lain yang berpartisipasi dalam kegiatan

“Dalam menyukseskan kegiatan ini, panitia telah melaksanakan berbagai tahapan persiapan, mulai dari perencanaan kegiatan, koordinasi dengan pimpinan universitas dan fakultas, penyiapan lokasi dan fasilitas pameran, pendataan peserta, penataan stand, publikasi, hingga koordinasi teknis pelaksanaan kegiatan,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Usai sosialisasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Unsrat Periode Tahun 2026-2030 yang dilaksanakan 22-31 Oktober 2026 maka saat ini hingga beberapa hari ke depan telah dibuka Pendaftaran Bakal Calon (Balon) Rektor Unsrat.

“Pendaftaran bakal calon Rektor Unsrat periode tahun 2026-2030 dimulai hari ini (2 November) hingga 6 November) mendatang,” ujar Humas Unsrat Max Reinhart Rembang kepada wartawan, Senin (2/11/2026).

Oleh karenanya, kepada mereka yang berkehendak untuk mencalonkan diri sebagai calon Rektor Unsrat untuk masa bakti empat tahun ke depan disilahkan memanfaatkan tahapan ini.

Sudah tentu, tambahnya, dengan membawa dokumen persyaratan yang sesuai aturan yang ada/berlaku.

Panitia Penjaringan yang dipimpin Wakil Rektor 1 (Arthur Gehart Pinaria) sebagai Ketua dan Kepala LPMPP Unsrat (Max Revolta John Runtuwene) sebagai Sekretaris, sebut Rembang, siap menerima pendaftaran balon tersebut.

Disebutkan, bila sampai batas waktu terakhir (6 November), balon Rektor kurang dari empat orang maka pendaftarannya akan diperpanjang 9-11 November 2026. (FA)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menghadiri The 2nd National Forum of the Indonesian Health Council 2026 dan peringatan Hari Upang Tahun (HUT) ke-2 Konsil Kesehatan Indonesia (KKI).

Kegiatan yang mengusung tema Strengthening Competence and Professionalism to Enhance Patient Safety and Quality of Care ini diadakan di Swissôtel Jakarta PIK Avenue, Jakarta Utara, Kamis–Jumat (29–30/10/2026).

Forum ini membahas penguatan kompetensi dan profesionalisme tenaga kesehatan demi meningkatkan keselamatan pasien dan mutu pelayanan.

Dirut mengatakan, peningkatan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian penting dalam pengembangan pelayanan RSUP Kandou. Bagi RS Kandou, keselamatan pasien adalah prioritas utama.

“Karena itu, peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas pelayanan harus terus dilakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam forum nasional ini, RSUP Kandou terus memperkuat upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur. (Fer)

Meimonews.com – Umat Katolik dari 3 (tiga) Paroki yakni Paroki St. Joseph Pelindung Pekerja Kleak Manado, Paroki St. Petrus Warembungan Minahasa, dan Paroki St. Fransiskus Xaverius Kema Minahasa Utara mengadakan ziarah ke Gua Maria Kimentur Kakaskasen, Sabtu (31/10/2026).

Ribuan umat dari 3 paroki tersebut melakukan prosesi ziarah mulai dari depan Biara Karmel Kakaskasen sambil berdoa rosario menuju ke Gua Maria Karmel Kakaskasen. Sejumlah ujud-ujud doa disampaikan. Prosesi dilakukan berkelompok sesuai wilayah rohani masing-masing.

Setelah berdoa rosario yang berpuncak di Gua Maria Kimentur/Bukit Kimentur, umat 3 paroki tersebut mengikuti misa bersama di halaman Seminari Menengah St. Fransiskus Kakaskasen, bersebelahan dengan Gua Maria Kimentur.

Misa dipimpin 7 (tujuh) imam/pastor termasuk Pastor Paroki Warembungan Pastor Alfanus Windy Tangkuman Pr (selebran utama), Pastor Paroki Kleak Pastor Wilfrids Siunta Pr, Paroki Kema Pastor Yansen Dianomo Pr, dan Rektor Seminari Menengah St. Fransiskus Kakaskasen Pastor Danny Surentu Pr.

Pastor Surentu dalam kotbahnya mengatakan, kehadiran umat dari tiga paroki ini mempertemukan dua perjalanan yakni perjalanan para seminaris yang sedang belajar mengenali panggilan Tuhan dan perjalanan umat yang terus mencari serta mengikuti kehendakNya.

Ziarah ini, menurutnya, akan selesai, dan kita akan kembali ke rumah masing-masing. Di sanalah perjalanan iman berlanjut. “Semoga bersama (Bunda – red) Maria, kita semakin merindukan Tuhan sambil menjalankan tanggung jawab dengan setia. Kerendahan hati juga tampak ketika kita mau meminta maaf, menerima nasihat, dan memulai kembali hubungan yang renggang,” ujarnya.

Pastor Surentu mengajak kepada umat ketiga paroki tersebut mempercayakan perjalanan ini kepada Bunda Maria dengan ungkapan : Maria, Regina Sacratissimi Rosarii, ora pro nobis, Maria Ratu Rosario Tersuci, doakan kami. Amin.

Pada kesempatan tersebut, sumbangan umat dari ketiga paroki diserahkan kepada Rektor Seminari. (lex)

Meimonews.com – Di tengah momen Peringatan ke-98 Sumpah Pemuda, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar Sidang Terbuka Senat dengan agenda Wisuda Program Pascasarjana di Grha Sabha Pramana (GSP).

Wisuda digelar 2 hari (28 dan 29 Oktober 2026), dengan mewisuda 2.524 lulusan.

Dalam suasana sukacita dan penuh keharuan di antara ribuan orangtua maupun keluarga wisudawan UGM, nampak salah satu wisudawan yang juga aktivis lingkungan asal Minut (Minahasa Utara). Dia adalah Julio Ignatius Luntungan.

Pemuda yang dikenal sosok aktivis, peduli lingkungan yang ramah dan sederhana ini mengikuti pendidikan S-2 Ilmu Lingkungan selama 2 tahun di Pascasarjana UGM. Ia memyelesaikan S-2nya usai berjuang selama 2 tahun dalam perkuliahan dan praktek lapangan di Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM.

Julio Ignatius Luntungan

Kepedulian terhadap Lingkungan akhirnya mengantar putra pasangan suami-istri Geraldus Herry Luntungan dan Stans Meivine Antou.ini mendalami ilmu lingkungan di UGM. Dan bukan tanpa alasan akhirnya masuk di UGM.

“Saya bersyukur pada Tuhan akhirnya bisa menyelesaikan studi dengan waktu tepat dan bersyukur pula dengan capaian predikat Cumlaude. Capaian ini akan saya dedikasikan untuk masyarakat dan negeri ini ” ujar Julio di dampingi kedua orang tua serta adiknya Elisabeth F.Luntungan.

Kecintaannya pada lingkungan akhirnya mengantar sosok ini mendalami Ilmu Lingkungan di UGM dan sukses meraih gelar Master Ilmu Lingkungan (Geo Informasi Untuk Manajemen Bencana dan Perencanaan Spasial)

Sosok Julio ini pun sempat menarik perhatian undangan saat prosesi pelepasan di SPs. UGM, karena tampil percaya diri dengan balutan baju adat Minahasa yang berwarna Hitam dan bordiran emas .

Sejumlah teman pun memberikan apresiasi.
“Keren banget mas Julio pake baju adat Minahasa. ini bukti Mas Julio cinta tanah Minahasa Utara” ujar Akbar dan teman lain seangkatannya. (*)