Meimo News

Meimonews.com – Guna mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat, Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto di dampingi Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid,, PJU Polda Sulut, PJU Polresta Manado, serta personel Polresta Manado melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Mahsyur Istiqal, Kampung Arab, Kota Manado., Jumat (23/10/2026).

Ibadah Sholat Jumat dipimpin Imam Hi. Thaha Bahmid dan khotib Hasyim Lahilote.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun komunikasi yang harmonis dengan umat beragama serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, jajaran kepolisian memanfaatkan momentum ibadah untuk menjalin silaturahmi dengan pengurus masjid, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Kedekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif.

Ibadah Sholat Jumat dipimpin Imam Hi. Thaha Bahmid dan khotib Hasyim Lahilote.

Kampung Arab sebagai salah satu kawasan bersejarah di Kota Manado memiliki nilai penting dalam kehidupan sosial dan keberagaman masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam memelihara kerukunan serta menciptakan lingkungan yang nyaman dan harmonis.

Kehadiran Kapolda Sulut di dampingi Kapolresta Manado, PJU Polda Sulut, PJU Polresta Manado dan personel Polri dalam kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir, mendengar aspirasi, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan penuh kekeluargaan.

Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polresta Manado terus mendorong kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta mewujudkan Kota Manado yang aman dan damai. (AF)

Meimonews.com – Wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan Polresta Manado melalui aksi bersih-bersih pantai dengan memungut sampah plastik di kawasan Pantai Karangria, Kelurahan Sindulang, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Jumat (23/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid di dampingi Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro, serta diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, dan personel Polresta Manado.

Aksi bersih pantai ini merupakan bagian dari penerapan Green Policing, yakni pendekatan pemolisian yang mengedepankan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus mendukung program pemerintah Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta bersama seluruh personel turun langsung menyisir kawasan pantai untuk mengumpulkan sampah, terutama sampah plastik yang berpotensi mencemari lingkungan laut dan merusak keindahan kawasan pesisir.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi nyata bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau petugas kebersihan.

Pantai Karangria yang berada di kawasan Sindulang merupakan salah satu destinasi wisata pantai dan kuliner di Kota Manado yang memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. Karena itu, kebersihan kawasan tersebut perlu terus dijaga agar tetap nyaman, sehat, dan menarik sebagai ruang publik serta tujuan wisata di Sulawesi Utara.

Melalui aksi ini, Polresta Manado ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, tidak membuang sampah sembarangan, serta membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pantai.

Keterlibatan langsung pimpinan dan seluruh personel juga menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi turut berperan dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Semangat Green Policing diharapkan dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan masyarakat, pelaku usaha, komunitas lingkungan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga ekosistem pesisir dan laut dari ancaman pencemaran sampah plastik.

Polresta Manado mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Pantai yang bersih bukan hanya memberikan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung sektor pariwisata daerah.

Melalui aksi nyata di Pantai Karangria, Polresta Manado menegaskan komitmennya mendukung Green Policing dan Indonesia ASRI: menjaga lingkungan, merawat keindahan alam, serta membangun kesadaran bersama demi Manado yang bersih, sehat, dan nyaman. (AF)

Meimonews.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) bersama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. R. D. Kandou Manado menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Layanan Kanker Regional Tahun 2026.

Rakor yang mencakup wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara in diadakan di The Sentra Hotel Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis-Sabtu (22-24/10/2026)

​Agenda Rakor yang dilaksanakan Panitia yang diketuai Chisty Natalia Alow ini difokuskan pada penguatan jejaring antarrumah sakit guna mempercepat pengembangan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan kanker di kawasan regional.

​Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menegaskan kesiapan pihaknya sebagai tuan rumah dalam mendukung penuh langkah pemerintah pusat.

​Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI Obrin Parulian saat membuka kegiatan mengatakan, program pengampuan kanker baru dapat berjalan progresif tahun ini setelah kendala pembiayaan berhasil diatasi. “Fokus kita adalah mengikis kesenjangan akses layanan berkualitas di seluruh wilayah,” ujarnya.

Dijelaskan, proses evaluasi tidak hanya melihat aspek ketersediaan dan kualitas layanan, tetapi juga keberlanjutan program serta dampaknya terhadap peningkatan angka skrining, deteksi dini, hingga kenaikan angka harapan hidup pasien kanker.

​Dalam Rakor tersebut, Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Kandou Manado Wega Sukanto turut hadir sekaligus memaparkan materi teknis terkait penguatan kapasitas layanan medik.

​Melalui sinergi antara Kemenkes dan rumah sakit jejaring di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara ini, penanganan kanker di kawasan Indonesia Timur diharapkan makin terintegrasi, berkesinambungan, serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Wujudkan pelayanan prima kepada masyarakat, Kapolsek Wenang AKP Ronald Farid Sabaja di dampingi beberapa personel turun langsung ke jalan melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Sudirman, Kota Manado, Kamis (22/10/2026) pagi.

Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk pagi hari ketika aktivitas warga mulai meningkat, baik yang hendak berangkat bekerja, bersekolah maupun menjalankan kegiatan lainnya.

Kapolsek Wenang bersama personel terlihat sigap melakukan pengaturan kendaraan serta membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan tersebut.

Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat meminimalkan potensi kemacetan, meningkatkan ketertiban berlalulintas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Pengaturan lalu lintas pada pagi hari menjadi salah satu bentuk pelayanan rutin kepolisian yang mengedepankan respons cepat, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Kapolsek Wenang menegaskan, melalui kegiatan tersebut, personil Polri harus senantiasa hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pengaturan lalu lintas tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran kendaraan, tetapi juga merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi potensi kecelakaan dan gangguan keamanan di jalan raya.

Polsek Wenang berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kehadiran personel di titik-titik yang membutuhkan pengawasan dan pengaturan lalu lintas.

“Polisi hadir, masyarakat nyaman. Bersama menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas demi Manado yang aman dan tertib,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Arthur Gehart Pinaria dan Max Revolta John Runtuwene dipercayakan memimpin sebagai Ketua dan Sekretaris Panitia Penjaringan Bakal Calon (Balon) Rektor Unsrat Periode Tahun 2026-2030.

Dalam pelaksanaan kerja, Pinaria yang saat ini menduduki jabatan Wakil Rektor 1 (Bidang Akdemik)  Unsrat dan Runtuwene yang saat ini menduduki jabatan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP Unsrat) akan dibantu 11 (sebelas) anggota panitia.

Kesebelas anggota tersebut adalah SLHV Joyce Lapian, Robert Molenaar, Odi R. Pinontoan, Carolus P. Paruntu, Rene Charles Kepel, Lucia IR Lefrandt, Stenly Wullur, Wulan PJ Kaunang, Frederik G. Worang, Johny Budiman, Olivia A. Waworuntu, Feky R. Mantiri, dan Chreisye KF Mandagi.

Pengangkatan Panitia Penjaringan Balon Rektor Unsrat Periode Tahun 2026-2030 dilakukan Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa lewat surat keputusan nomor 2212/UN22/LL/2026 tertanggal 14 Oktober 2026.

Panitia Penjaringan Balon Rektor baru Unsrat berkomitmen agar proses pelaksanaan tahapan-tahapan yang ada bisa berjalan lancar, baik dan sukses.

Pinaria dan Runtuwene yang dihubungi Meimonews.com secara terpisah, Kamis (22/10/2026) menegaskan komitmen mereka untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai aturan yang ada/berlaku.

Diketahui (baca Meimonews.com : Senat Unsrat Terbitkan Surat Keputusan Jadwal Pemilihan Rektor Unsrat, Berikut Jadwal Lengkapnya) proses pemilihan Rektor baru Unsrat ada empat tahapan yakni Penjaringan, Penyaringan, Pemilihan, serta Penetapan dan Pelantikan. (FA)

Meimonews.com – Setelah melalui proses beberapa kali rapat, Senat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) telah menerbitkan surat keputusan (SK) Jadwal Pemilihan Rektor Unsrat Periode 2026-2030.

“Ya, Senat Unsrat telah menerbitkan SK Jadwal Pemilihan Rektor baru Unsrat untuk empat tahun ke depan,” ujar Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Unsrat Periode Tahun 2026-2030 Arthur Gehart Pinaria (Wakil Rektor 1 Unsrat) kepada Meimonews.com via telefon, Kamis (22/10/2026).

Ada empat tahapan yang akan dilalui sampai terpilih dan dilantiknya Rektor baru yang akan memimpin universitas yang memiliki visi Bersama Menata Universitas Sam Ratulangi Menjadi Universitas Unggul dan Berbudaya Berstandar Internasional, sebagaimana disebutkan dalam SK nomor 2270/UN12.34/LL/2026.

Empat tahapan itu adalah Penjaringan, Penyaringan, Pemilihan, serta Penetapan dan Pelantikan.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Unsrat Periode Tahun 2026-2030 Max RJ Runtuwene (Kepala LPMPP Unsrat) lantas merincikan kegiatan-kegiatan pada empat tahapan tersebut.

Tahapan penjaringan ada 11 kegiatan yakni pertama, Pembentukan Panitia Penjaringan Bakal.Calon (balon) Rektor periode 2026-2030 berdasarkan Peraturan Senat no. 3 tahun 2026 tentang Tata Tertib (tatib) Pemilhan Rektor (Pilrek) tanggal 14 Oktober 2026. Kedua, Rapat panitia penjaringan balon Rektor periode tahun 2026 tentang Tahapan kegiatan, penjaringan, penyaringan, pemilihan serta penetapan dan pelantikan (15 Oktober).

Ketiga, Rapat senat tentang Perubahan tatib Pilrek dan penetapan tahapan kegiatan penjaringan, penyaringan serta penetapan dan pelantikan (21 Oktober). Keempat, Revisi SK pembentukan panitia berdasarkan Peraturan Senat no. 4 tahun 2026 tentang tatib Pilrek (21 Oktober).

Kelima, Sosialisasi tahap Pilrek (22-31 Oktober). Keenam, Pendaftaran balon Rektor (2-6 November). Ketujuh, Perpanjangan pemdataran jika pendaftar kurang darin4 balon Rektor (9-11 November). Kedelapan, Seleksi administrasi yang meliputi meneliti kelengkapan dokumen persyaratan balon Rektor; melakukan verifikasi administratif terhadap dokumen persyaratan; dan meminta klarifikasi, perbaikan atau kelengkapan dokumen kepada balon Rektor. (12-18 November).

Kesembilan, Penyampaian hasil penjaringan balon Rektor kepada senat (19 Oktober). Kesepuluh, Pengajuan keberatan balon Rektor dan jawaban tertulis dari panitia penjaringan (20-23 November). Kesebelas, Penetapan/pengumuman hasil balon Rektor (24 November).

Untuk tahap penyaringan, ada empat kegiatan yakni pertama, penyampaian visi, misi dan program kerja balon di hadapan rapat senat terbuka (25 November). Kedua, penilaian dan penetapan tiga calon Rektor (carek) oleh senat Unsrat dalam rapat senat tertutup yang dapat dihadiri pejabat kementerian yang ditunjuk oleh Mendiktisaintek (25 November).

Ketiga, senat menyanpaikan tiga nama carek kepada Mendiktisaintek (26 November). Keempat, penelusuran rekam jejak carek (asesmen dan wawancara Kemendiktisaintek (27 November-17 Desember).

Tahapan pemilihan, ada dua kegiatan yakni pilrek oleh senat Unsrat dan Mendiktisaintek (18 Desember), serta pengiriman hasil pilrek kepada Mendiktisaintek (19 Desember).

Untuk tahapan penetapan dan pelantikan, akan dilakukan oleh Mendiktisaintek yang waktunya disesuaikan. (FA)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudo Hermanto bersama Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid dan para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut membuka ruang dialog bersama masyarakat di kawasan Food Court Pasar Bersehati Manado, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan, serta berbagai aspirasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Manado.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Kapolda Sulut bersama jajaran berdialog langsung dengan masyarakat,sembari minum kopi bersama masyarakat , mendengarkan berbagai pandangan, keluhan, serta harapan warga terhadap pelayanan kepolisian.

Melalui dialog tersebut, Polri berupaya membangun komunikasi yang terbuka dan memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat.

Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran kepolisian untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan, serta merespons kebutuhan masyarakat secara tepat.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid bersama jajaran turut mendukung upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat sebagai bagian dari pemeliharaan kamtibmas yang kondusif di Kota Manado.

Kehadiran langsung pimpinan kepolisian di tengah masyarakat juga menunjukkan komitmen Polri untuk tidak hanya hadir dalam pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga membuka ruang komunikasi, mendengarkan aspirasi, dan mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Manado, tokoh remaja, pemerhati lingkungan, serta masyarakat Kota Manado melaksanakan diskusi terkait solusi mengatasi pengangguran di Kota Manado, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Food Court Pasar Bersehati Manad ini dihadiri Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham.Halid, Kadis Tenaga Kerja Kota Manado Fadly Kasim, Dirum Perumda Pasar Bersehati Rangga T. Paronganan, Camat Calaca AnwarHalidu, FP4T Pasar Bersehati, tokoh agama , tokoh masyafakat dan para pedagang Pasar Bersehati.

Diskusi menjadi ruang terbuka untuk membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan, termasuk pendataan jumlah pengangguran di Kota Manado dan rencana kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Manado.

Dalam suasana penuh keakraban, para peserta menyampaikan pandangan, saran, dan masukan terkait upaya menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan keterampilan masyarakat. Berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung penyerapan tenaga kerja turut dibahas bersama.

Kapolresta Manado menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, kepolisian, tokoh masyarakat, pemerhati lingkungan, dan seluruh elemen warga dalam mencari solusi terhadap persoalan pengangguran.

Menurutnya, data yang akurat mengenai jumlah pengangguran sangat diperlukan sebagai dasar penyusunan program dan kebijakan yang tepat sasaran. Selain itu, pelatihan keterampilan dan pengembangan potensi lokal dinilai dapat menjadi langkah strategis untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Kadisnaker Manado turut memaparkan rencana kerja dinas dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja, memperluas akses informasi lowongan pekerjaan, serta mendorong terciptanya peluang usaha bagi masyarakat.

Diskusi yang berlangsung secara santai tersebut diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan langkah nyata dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Manado. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar setiap program yang dirancang dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, serta membangun Kota Manado yang lebih maju dan berdaya saing.

“Bersinergi mengatasi pengangguran, mewujudkan Manado yang sejahtera,” ajak Kapolresta Manado seperti dikutip Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono kepada Meimonews.com, usai kegiatan. (AF)

Meimonews,com – Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Manado Donald Sambuaga dan TRC BPBD Manado mendampingi Walikota Manado Andrew Angouw saat penyaluran air bagi masyarakat Pulau Siladen, Manado Tua 2 (Bualo), dan di Bunaken dan melakukan penanaman Mangrove dengan dukungan Polda Sulawesi Utara, Rabu (21/10/2026).

Ada sebanyak 68.000 liter air untuk kebutuhan warga masyarakat pesisir di Kecamatan Bunaken Kepulauan yang disalurkan.

Kalak BPBD Manado menjelaskan, bagi masyarakat kepulauan, air bersih bukan hanya kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menyangkut kesehatan, kelangsungan hidup, dan kesejahteraan keluarga.

“Karena itu, pemerintah harus hadir secara nyata, terutama ketika masyarakat menghadapi keterbatasan akses air bersih akibat musim kemarau,” ujarnya kepada Meimonews.com di Manado, Kamis (22/101/2026),

Pemkot Manado menyampaikan apresiasi kepada Polda Sulawesi Utara atas kepedulian dan dukungan nyata bagi masyarakat. Sinergi ini menunjukkan bahwa penanganan persoalan masyarakat akan lebih efektif apabila dilakukan bersama, melalui kolaborasi pemerintah daerah, TNI/Polri, dan seluruh unsur terkait.

Bagi BPBD, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan sekaligus penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

“Kami akan terus mendorong koordinasi, pemantauan kebutuhan masyarakat, dan penyaluran bantuan secara tepat sasaran, agar warga yang membutuhkan dapat memperoleh akses air bersih,” ujarnya.

Semoga kolaborasi ini, tambahnya, terus terpelihara dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kepulauan Kota Manado. Pemerintah hadir, masyarakat terlindungi, dan tidak ada warga yang dibiarkan menghadapi kesulitan sendirian. (elka)

Meimonews.com – Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) menggelar Sidang Terbuka Senat dengan agenda Wisuda Program Doktor, Magister, PPDS, Profesi dan Sarjana Gelombang II TA 2026/2027.

Pelaksanaan wisuda di auditorium Unsrat Manado, Kamis (22/10/2026) yang diadakan dua sesi yakni sesi pagi dan sesi siang ini dihadiri pimpinan dan anggota universitas, pimpinan dan staf Unsrat, pimpinan dan staf Fakultas se-Unsrat, pejabat mewakili Gubernur Sulut serta para wisudawan dan keluarga.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria dalam laporannya menyebutkan, sebanyak 1.299 orang yang diwisuda pada gelombang II TA 2026/2027.

Sesi pagi diikuti 706 lulusan dengan perincian Program Doktor (S3) 10 orang, Program Magister (S2) 60 orang, Program Pendidikan Profesi Insinyur 1 orang,, dan Program Sarjana (S1) 635 orang.

Untuk sesi siang 593 lulusan dengan perincian Program Pendidikan Dokter Spesialis 1 (PPDS-1) 21 orang, Program Pendidikan Profesi 17 oramg, dan Program Sarjana (S1) 555 orang.

“Dengan demikian, sampai sekarang ini, lulusan Universitas Sam Ratulangi seluruhnya berjumlah 125.768 lulusan,” ujar Pinaria.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutannya menegaskan, semangat Sumpah Pemuda juga sangat dekat dengan makna wisuda. Para pemuda dari berbagai latar belakang menunjukkan, perbedaan dapat dipertemukan dalam tujuan bersama. Semangat tersebut perlu dilanjutkan melalui kerja dan pengabdian.

“Jagalah persaudaraan yang telah tumbuh selama masa studi. Perluas pergaulan Saudara, hormati orang yang berbeda pendapat, dan bangun kerjasama untuk menyelesaikan persoalan bersama,” ujarnya.

Di ruang digital pun, sambungnya, tunjukkan kedewasaan sebagai insan terdidik. Periksa kebenaran informasi sebelum membagikannya. Sampaikan pendapat dengan santun. Gunakan pengetahuan untuk membantu masyarakat
memahami persoalan dengan lebih jernih.

Menurut Jompa, sesudah hari ini, perjalanan para wisudawan akan menempuh arah yang berbeda. Ada yang melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, membangun usaha, atau kembali ke daerah asal untuk mengabdi. “Apa pun jalan yang saudara pilih, saya ingin menitipkan tiga pesan,” ujarnya.

Pertama, teruslah belajar. Dunia akan terus berubah, dan para wisudawan perlu tumbuh bersama perubahan itu. Bersikaplah terbuka terhadap pengetahuan baru. Jangan malu bertanya atau memulai sesuatu dari dasar. Kemauan belajar akan membantu para wisudawan.menemukan peluang dan menghadapi tantangan.

Kedua, jagalah integritas. Akan ada situasi yang menguji kejujuran dan prinsip para wisudawan. Pertimbangkan setiap keputusan dengan hati-hati. Pilihlah langkah yang dapat dipertanggungjawabkan kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan Tuhan.

Ketiga, jadikan ilmu para wisudawan bermanfaat. Mulailah dari lingkungan terdekat. Bantulah menyelesaikan persoalan yang para wisudawan pahami. Sumbangkan gagasan, tenaga, dan keahlian dengan sungguh-sungguh. Pengabdian dapat dimulai melalui pekerjaan sehari-hari yang dilakukan dengan baik.

“Sebagai alumni Universitas Sam Ratulangi, Saudara membawa semangat Si Tou Timou Tumou Tou: manusia hidup untuk memanusiakan manusia. Rawatlah semangat itu melalui kepedulian dan kesediaan membantu orang lain tumbuh,” ujar Jompa. (FA)