Meimonews.com – Upaya memperkuat peran perempuan dalam ekonomi digital terus didorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Ratusan perempuan potensial dari berbagai daerah mengikuti Pelatihan Digital Marketing yang diadakan di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur di Manado, Senin (16/3/2026).
Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan materi tentang strategi pemasaran digital, pengelolaan media sosial, hingga teknik membuat konten promosi yang menarik.
Peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai pemanfaatan platform e-commerce dan marketplace sebagai sarana memperluas pemasaran produk.
Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar pelaku usaha perempuan. Dalam sesi diskusi, peserta saling bertukar pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha, mulai dari keterbatasan akses pasar hingga kurangnya pemahaman tentang teknologi digital.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap semakin banyak perempuan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal.
Dengan demikian, perempuan tidak hanya menjadi pelaku usaha yang mandiri, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan,
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Sulut Tienneke Adam menjelaskan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.
Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha, terutama pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui pelatihan digital marketing ini, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran produk dan meningkatkan daya saing usaha mereka.
“Perempuan Sulawesi Utara memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat. Dengan kemampuan digital marketing, produk-produk lokal dapat dipromosikan secara lebih luas bahkan hingga ke pasar nasional dan global,” ujarnya.
Para peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Selain mendapatkan materi teori, mereka juga diajak untuk melakukan praktik langsung mengenai cara mempromosikan produk melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan platform digital lainnya.
“Program pelatihan digital marketing bagi perempuan potensial ini diharapkan dapat terus berlanjut pada masa mendatang sebagai bagian dari strategi pemberdayaan perempuan di Sulawesi Utara, ujar Neltje Sumajow peserta pelatihan. (JK)