Meimo News

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado meraih penghargaan Most Collaborative di ajang Pameran Festival Sulut Sehat (FSS) 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulut di Atrium Mantos 3 Manado,Kamis-Sabtu (5-7/11/2026).

Penghargaan tersebut diterima Dirut Starry Homenta Rampengan pada acara pwnutupan, Sabtu (7/11/2026) malam.

Selain penghargaan Most Collaborative, RSUP Kandou juga menerima sertifikat sebagai peserta pameran atas partisipasinya selama kegiatan di mana RSUP Kandou menghadirkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Layanan tersebut meliputi pemeriksaan paru-paru, gula darah, mata, hingga pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) atau rekam jantung yang dapat dilakukan langsung di stan pameran.

Khusus pemeriksaan jantung, RSUP Kandou menyiapkan bilik pemeriksaan tersendiri untuk memberikan kenyamanan dan privasi kepada pengunjung.

Layanan ini mendapat sambutan tinggi dari masyarakat. Terlihat pengunjung memadati stan RSUP Kandou untuk memanfaatkan kesempatan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Partisipasi RSUP Kandou dalam kegiatan ini mendapat dukungan penuh Dirut bersama seluruh jajaran Dewan Direksi dan managemen. Selama tiga hari pelaksanaan, para direktur secara bergantian mengunjungi stan untuk memberikan dukungan kepada tim yang bertugas.

Bahkan, Dirut hadir setiap hari di lokasi pameran. Tidak sekadar melakukan pemantauan, Dirut juga turut berinteraksi dengan masyarakat dan terlibat langsung memberikan pelayanan di stan RSUP Kandou.

Dirut Starry menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemprov Sulut selaku penyelenggara Festival Sulut Sehat 2026 yang telah memberikan ruang bagi fasilitas pelayanan kesehatan untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Dirut juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh tim RSUP Kandou yang telah bekerja maksimal selama tiga hari, mulai dari persiapan hingga berakhirnya kegiatan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai penyelenggara yang telah melibatkan RSUP Kandou dalam kegiatan ini. Apresiasi juga kepada seluruh tim yang sudah bekerja keras, memberikan pelayanan terbaik dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati selama pameran berlangsung,” ujarnya.

Keikutsertaan RSUP Kandou dalam FSS 2026 menjadi salah satu upaya memperluas akses informasi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus memperkenalkan berbagai layanan unggulan rumah sakit rujukan tersebut kepada publik. (Fer)

Meimonews.com – Kepedulian terhadap anggota Persi (Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) Sulut yang berpartisipasi dalam Festival Sulut Sehati (FSS) 2026 yang diselenggarakan di Attium Mantos 3 Manado, Kamis-Sabtu (6-8/11/2026) ditunjukkan Starry Homenta Rampengan.

Bahkan, tidak hanya stan-stan rumah sakit, stan-stan unit penyedia layanan kesehatan dan penyedia alat kesehatan lain, termasuk jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dan Kabupaten/Kota serta univeristas-universitas yang memiliki fakultas kedokteran pun didatangi dengan penuh kegembiraan.

Dengan di dampingi Ketua Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit (Makersi) Sulut Erwin Gidion Kristanto dan beberapa manajemen RSUP Kandou, Starry (sapaan akrab Ketua Persi Sulut) mendatangi dan berinteraksi dengan petugas stan-stan.

Secara familiar dan komunikatif, Starry bertegur-sapa/berdialog dengan mereka. Bahkan, sejumlah petugas berkeinginan foto bersama beliau, dan dilayaninya dengan senang hati.

Petugas-petugas stan pun senang dengan kehadiran Starry yang adalah juga Dirut RSUP Kandou ke stan-stan mereka. (Fer)

Meimonews.com – Jabatan sebagai Direktur Utama RSUP Kandou Manado tidak membatasi jiwa pelayanan Starry Homenta Rampengan sebagai seorang dokter spesialis.

Di tengah kesibukannya memimpin rumah sakit rujukan tersebut, Starry tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan turun langsung memberikan pelayanan kesehatan.

Hal itu terlihat ketika mantan Kepala Bagian/SMF Kareiolpgi dan Kedokteran Vascular in hadir selama 3 (tiga) hari pada pelaksanaan Festival Sulut Sehat (FSS) 2026 di Manado Town Square (Mantos), Manado.

Tidak sekadar memantau stan pameran RSUP Kandou, Starry bahkan ikut berjaga dan melayani masyarakat yang datang untuk memeriksakan kesehatan secara gratis dan berkomunikasi intens dengan petugas stan.

Menariknya, saat berlangsung pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) atau rekam jantung di stan RS Kandou, Dokter Subspesiqlie Kardiologi Intervensi sejak 2017 ini turut mengambil bagian dengan memeriksa langsung masyarakat yang ingin mengetahui kondisi kesehatan jantung mereka.

Pemandangan tersebut terbilang tidak biasa. Seorang direktur utama rumah sakit yang di tengah kesibukan tugas manajerialnya masih menyempatkan diri turun langsung melayani pasien di lokasi pameran kesehatan.

Bagi guru besar kelahiran Manado, 7 September 1973 ini, pelayanan kesehatan juga membutuhkan kehadiran langsung di tengah masyarakat.

Melalui keikutsertaan RSUP Kandou dalam Festival Sulut Sehat 2026, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi mengenai layanan rumah sakit, tetapi juga dapat merasakan langsung manfaat pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan jantung. (Fer)

Meimonews.com – Penanganan perkara dugaan tindak pidana 3 keping emas masih terus berlanjut dan tidak dihentikan. Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul barang serta memastikan terpenuhinya unsur pidana dalam perkara tersebut.

Hal tersebut dijelaskan Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Erwin Kristanto di dampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono kepada wartawan di Mapolresta Manado, Sabtu (7/11/2026).

Penjelasan tersebut sebagai bentuk klarifikasi sekaligus memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait perkembangan penanganan perkara dan keberadaan tiga warga negara asing (WNA) yang sebelumnya telah meninggalkan Indonesia.

Kasat Reskrim menjelaskan saat meninggalkan wilayah Indonesia, ketiga WNA tersebut belum berstatus sebagai tersangka dan tidak sedang menjalani penahanan. Sebelum keberangkatan, penyidik telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari pemeriksaan, profiling, identifikasi, pengambilan sidik jari hingga koordinasi dengan pihak Imigrasi.

Berdasarkan proses tersebut, ketiganya meninggalkan Indonesia secara sukarela sesuai prosedur keimigrasian yang berlaku.

Terkait barang bukti, Kasat Reskrim menegaskan, tiga keping emas tersebut hingga kini tetap berada dalam penguasaan penyidik. Bahkan, terhadap barang bukti itu telah dilakukan pemeriksaan oleh PT Pegadaian dan Laboratorium Forensik sebagai bagian dari proses penyidikan dan pembuktian.

Penyidik juga masih mendalami asal-usul emas tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya keterkaitan dengan ketentuan perundang-undangan di bidang Mineral dan Batubara (Minerba).

Selain itu, sejumlah alat bukti masih terus dilengkapi dan keterangan ahli juga sedang didalami untuk memastikan apakah seluruh unsur tindak pidana dalam perkara tersebut telah terpenuhi.

Oleh karena itu, Polresta Manado meminta masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan bahwa tiga keping emas tersebut berasal dari aktivitas pertambangan ilegal sebelum seluruh rangkaian penyidikan dan pembuktian selesai dilakukan.

Polresta Manado memastikan proses penanganan perkara tetap berjalan secara profesional, objektif dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak adanya penahanan terhadap ketiga WNA maupun keberangkatan mereka dari Indonesia tidak serta-merta menghentikan proses penyidikan.

Polresta Manado juga menghormati fungsi kontrol media sebagai bagian penting dari pengawasan publik. Setiap perkembangan perkara yang dapat dipublikasikan akan disampaikan secara terbuka dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum serta tidak mengganggu kepentingan penyidikan.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang utuh dan berimbang serta memberikan ruang kepada penyidik untuk menuntaskan perkara tersebut berdasarkan fakta, alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku. (AF)

Meimonews.com – Langkah-langkah strategis dan membuka jaringan internasional terus dilakukan pimpinan RSUP Kandou guna meningkatkan hal-hal seperti pengembangan kompetensi tenaga medis khusus bidang mata.

Hal ini terlihat ketika RSUP Kandou melakukan kerjasama lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan National University Hospital (NUH) Singapore di Aula Kantor Pusat RSUP Kandou, Sabtu (7/11/2026).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Head of Department of Ophthalmology NUH Singapore Viktor Koh dan Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan disaksikan, antara lain jajaran Direksi RSUP Kandou.

MoU internasional ini pertama kali sejak RSUP Kandou berdiri. Ini langkah konkret kepemimpinan Dirut Starry Homenta Rampengan untuk mamajukan RSUP Kandou ke lever international.

Dirut mengatakan, kerjasama ini diarahkan untuk mengembangkan kompetensi tenaga medis, khususnya di bidang kesehatan mata, melalui transfer pengetahuan, peningkatan keterampilan, serta pertukaran pengalaman dengan tenaga ahli dari NUH Singapore.

“Kerjasama ini kita harapkan dapat mengembangkan kompetensi tenaga medis, khususnya di bidang mata. Ke depan, kita akan menyiapkan kerja sama lainnya, misalnya di bidang jantung dan bidang pelayanan kesehatan lainnya,” ujarnya.

Pengembangan kerjasama dengan rumah sakit bertaraf internasional, sebutnya, menjadi salah satu upaya RSUP Kandou untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kemampuan pelayanan spesialistik.

Melalui kerjasama ini, Dirut berharap pengembangan kompetensi tenaga kesehatan tidak hanya terbatas pada bidang oftalmologi, tetapi juga dapat diperluas ke bidang spesialisasi lainnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Manajemen RSUP Kandou dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan memperluas akses masyarakat Sulawesi Utara serta kawasan Indonesia Timur terhadap layanan medis yang berkualitas.

Head of Department of Ophthalmology NUH Singapore menyambut baik terjalinnya kerjasama dengan RSUP Kandou.

Ia berharap kolaborasi kedua institusi dapat membuka peluang pertukaran ilmu pengetahuan, pengalaman klinis, serta pengembangan keterampilan tenaga medis, khususnya dalam penanganan penyakit mata.

Kerjasama ini juga diharapkan menjadi awal hubungan profesional yang lebih luas antara kedua rumah sakit, sehingga pengalaman dan keahlian para tenaga medis dapat saling dibagikan demi peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien.

Penandatanganan MoU ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Workshop PAUL Glaucoma Implant Surgical Technique and Procedures, yang memberikan kesempatan kepada tenaga medis RSUP Kandou untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam teknik serta prosedur operasi implan glaukoma. (Fer)

Meimonews.com – Pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sulut terus bergerak, tidak hanya seremoni pelantikan semata. Setelah dilantik, sejumlah kegiatan dilakukan pengurus.

Selain itu, beberapa upaya dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan (yankes) bagi masyarakat dilakukan Pengurus Persi Sulut,

Itu tetlihat ketika Ketua Persi Sulut Starry Homenta Rampengan di dampingi Abraham Talumewo (Sekretaris) melakukan pendampingan proses re-kredensial BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Siloam Manado, Jumat (6/11/2026).

Pada kesempatan tersebut, Dirut RS Siloam Manado Liany Mokoginta menyampaikan kondisi layanan rumah sakit,

Re-kredensial ini merupakan proses kualifikasi ulang yang wajib dilalui setiap rumah sakit mitra untuk meninjau kembali kelaikan fasilitas, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) medis, sarana prasarana, hingga kepatuhan regulasi pelayanan demi kelanjutan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Pendampingan ini adalah wujud sinergi dan tanggung jawab moral Persi untuk memastikan seluruh rumah sakit anggota di Sulawesi Utara, termasuk RS Siloam mampu memenuhi standar pelayanan terbaik dan lulus evaluasi dengan hasil yang optimal,” ujar Starry di sela-sela kegiatan.

Pendampingan ini juga merupakan pelaksanaan dari Permenkes 99 tahun 2015 yang mengamanatkan keterlibatan Asosiasi Fasilitas Kesehatan dalam proses rekredensialing.

Kehadiran jajaran petinggi Persi Sulut ini diharapkan dapat memberikan penguatan teknis sekaligus motivasi bagi manajemen RS Siloam dalam mempertahankan serta meningkatkan mutu layanan bagi para peserta JKN-KIS ke depan.

Kegiatan berakhir dengan penandatanganan berita acara..(Fer)

Meimonews.com – Theresia MD Kaunang menjadi pendaftar terakhir bakal calon (balon) Rektor Unsrat Periode Tahun 2026-2030.

Di dampingi suami dan tim, Kaunang mendatangi Auditorium Unsrat dengan membawa berkas-berkas yang diperlukan dan menemui panitia penjaringan untuk siap ‘bertarung’ dalan proses pemilihan Rektor baru Unsrat.

Konsultan anak dan remaja kelahiran Manado pada 7 November ini diterima Johnny Budiman (Wakil Ketua), Max Revolta John Runtuwene (Sekretaris) dan beberapa anggota panitia penjaringan serta disaksikan Senat Unsrat seperti John Kekenusa (Sekretaris), Zetly Tamod (Anggota/Komite Etik) dan Robert Moolenard (Anggota).

Saat penutupan waktu pendaftaran balon Rektor baru Unsrat yang dihadiri panitia penjaringan dan beberapa anggota senat Unsrat

Setelah pemeriksaan berkas selesai dan penandatanganan berita acara, mantan konsultan Unicef Indonesia ini membacakan pakta integritas yang disaksikan panitia penjarinngan, Senat Unsrat serta hadirin yang ada pada saat itu.

Setelah Kaunang, tidak ada lagi akademisi Unsrat yang mendaftar maka proses pendaftaran dinyatakan ditutup.yang ditandai dengan doa bersama.

Kepada wartawan, Budiman dan Runtuwene yang di dampingi anggota panitia menjelaskan, pendaftaran balon Rektor Unsrat Periode Tahun 2026-2030 berakhir dengan pendaftar Kaunang.

“Jumlah pendaftar bakal calon Rektor Unsrat berjumlah lima orang. Dan, karena jumlah tersebut telah memnuhi persyaratan yang ditetapkan maka pendaftaran tidak diperpabjang,” ujar Rondonuwu.

Proses selanjutnya, sebut Runtuwene, adalah seleksi adninistrasi yang berlangsung pada 12-18 November 2026.

Ketua Panitia Penjaringan Balon Rektor/Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria yang dihubungi Meimonews.com lewat telefon berterima kasih karena proses pendaftatan balon Rektor baru Unsrat telah berjalan dengan lancar dan baik.

“Selanjutnya akan memasuki proses seleksi administrasi yang akan berlangsung beberapa hari,” ujar Pinaria. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat mengadakan Open Day Tahun 2026 dengan menggusung tema Navigating fisheries and marine innovation, fastering healthy and competitive generations.

Ada tiga kegiatan diselenggarakan pada Open Day yang diadakan Senin-Rabu (2-11/11/2026) di kompleks fakultas yang memiliki visi Menjadi Fakultas yang Unggul dan Berbudaya di Kawasan Pasifik.

“Ada tiga kegiatan yang diadakan pada Open Day FPIK Tahun 2026 yakni Lomba Valleyball, Lomba Kewirauaahaan, dan Lomba Putra Putri FPIK Unsrat yang pesertanya siswa-siswi SMA/SMK, calon mahasiswa, dan mahasiswa se-Unsrat,” ujar Ketua Panitia Winda M. Mingkid kepada Meimonews.com di kompleks fakultas Jumat (6/11/2026).

Vollyball diadakan tanggal 2-7 November, Kewirausahaan 2-7 November dan Lomba Putra Putri FPIK 2-14 November,

Ketika membuka kegiatan, Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran menjelaskan, ada delapan maksud dan tujuan dari kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini.

Pertama, memperkenalkan FPIK Unsrat kepada masyarakat dan calon mahasiswa! Kedua, memberikan informasi mengenai program studi yang ada di FPIK. Ketiga, memperkenalkan fasilitas pendidikan, laboratorium, perpustakaan dan sarana pendukung. Keempat, memberikan informasi mengenai sistem pembelajaran dan kehidupan akademik mahasiswa.

Kelima, memperkenalkan berbagai kegiatan kemahasiawaan dan organisasi mahasiswa. Keenam, memberikan informasi mengenai prospek kerja dan karier lulusan FPIK. Ketujuh, meningkatkan minat siswa-siswi SMA/SMK sederajat untuk melanjutkan pendidikan di bidang perikanan dan ilmu kelautan. Kedelapan, membangun hubungan dan kerjasama yang baik antara FPIK dengan sekolah-sekolah dan masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Program Studi (Prodi) Neurologi Fakultas Kedokteran (Faked) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) pimpinan Fenny Warouw menggelar sosialisasi visi, misi dan kurikulum pimpinan kepada pimpinan rumah sakit pendidikan utama, pimpinan rumah sakit pendidikan jejaring, serta pimpinan Faked Unsrat, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Program Studi Neurologi RSUP Kandou Manado ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan menyamakan pemahaman seluruh pihak terkait arah pengembangan pendidikan dokter spesialis Neurologi.

Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan mengatakan, rumah sakit pendidikan sekaligus pengampuan memiliki peran dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis.

Menurutnya, visi, misi dan kurikulum harus dipahami serta dijalankan secara selaras oleh seluruh unsur yang terlibat, baik di rumah sakit pendidikan utama maupun jejaring.

“RSUP Kandou siap mendukung pengembangan pendidikan dokter spesialis Neurologi. Sinergi antara fakultas kedokteran dan seluruh rumah sakit pendidikan sangat penting untuk menghasilkan dokter spesialis yang kompeten, profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Dirut.

Dirut menekankan, kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan kualitas pelayanan kepada pasien. Dengan demikian, proses pendidikan tidak hanya menghasilkan tenaga medis yang unggul secara akademis dan klinis, tetapi juga memiliki kepedulian serta kemampuan melayani pasien dengan baik.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan koordinasi yang semakin kuat antara Faked Unsrat, RSUP Kandou sebagai rumah sakit pendidikan utama, dan rumah sakit pendidikan jejaring dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dokter.

Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel ketika memberikan sambutan secara online menjelaskan, visi dan nisi adalah panduan unit kerja. Apa yang ditetapkan dan disosialisasikan ini akan menjadi panduan bagi prodi neurologi untuk mengembangkan diri.

“Tentunya ini harus inline inline dengan Unsrat, dengan Fakultaa Kedokteran dan progran studi. Tapi yang lebih penting dari itu adalah implementasi dari visi dan misi tersebut,” ujarnya.

Itulah yang dituangkan dalan rencana operaional pertahun. Itulah kegiatan-kegiatan yang terukur. Yang secara kumulatif, kegiatan tersebut baik bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdiwn masyarakat itu dapat mewujudkan visi dan misi tersebut. (Fer)

Meimonews.com – Sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan pengabdian para Rektor Unsrat sebelumnya yang telah dunia, serta pahlawan kemerdekaan Indonesia Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob (GSSJ) Ratulangi, Pimpinan dan staf Unsrat mengadakan ziarah ke makam mereka, Kamis (5/11/2026).

Ziarah dilakukan secara berkelompok yang dipimpin para Dekan dan pimpinan lembaga Unsrat. Enam kelompok awalnya berziarah ke makam para mantan Rektor dan kemudian bergabung dengan kelompok yang berziarah ke makam GSSJ Ratulangi di Tondano.

Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran menjelaskan, ziaran ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis Unsrat tahun ini (2026).

“Ada enam kelompok yang berziarah ke makam para mantan Rektor Unsrat sedang satu kelompok berziarah ke makam Sam Ratulangi di Tondano, yang kemudian ikut bergabung enam kelompok yang berziarah ke makam para mantan Rektor,” ujarnya kepada Meimonews.com, usai berziarah.

Enam makam mantan Rektor Unsrat yang dikunjungi adalah makam dr. FH Palilingan, makam Prof. Dr. H. Kandou, makam Prof. Drs. RS Tangkudung, makam Prof. Mrs. GMA Ingkiriwang, makam Prof..WJ.Waworuntu, dan makam Prof. Ir. Joppy Paruntu.

Setelah keenam kelompok berziarah ke makam para mantan Rektor, mereka bergabung untuk berziarah ke makam Dr. GSSJ Ratulangi.

Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Edward Wallah yang memimpin ziarah di makam Dr. GSSJ Ratulangi, Tondano mengatakam, pelaksanaan ziarah ke makam Dr. GSSJ Ratulangi dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-65 Unsrat merupakan salah satu momen untuk mengenang jasa dan pengabdian Pahlawan Kemerdekaan Nasional tersebut kepada bangsa dan negara Indonesia.

Sebagai salah satu tokoh nasional kebanggaan Sulut, nama beliau telah diabadikan menjadi nama Institusi yang kita cintai, Universitas Sam Ratulangi.
.
“Bukan hanya namanya saja yang terpatri di Unsrat, tetapi jasa dan pengabdiannya telah menginspirasi Unsrat sehingga boleh berkembang menjadi salah satu universitas terkemuka di Indonesia,” ujar Wallah.

Falsafah dari Dr. Sam Ratulangi yaitu Sitou Timou Tumou Tou (manusia hidup untuk memanusiakan manusia yang lain) telah menjadi nilai-nilai penting yang merupkan bagian yang tidak terpisahkan dari karya-karya Tri Dharma perguruan tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) dari Universitas Sam Ratulangi.

Di momen ziarah dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-65 Unsrat ini, Wakil Rektor 4 mengajak semua civitas akademika Unsrat untuk terus memegang falsafah luhur tersebut dan berkarya lewat Tri Dharma pendidikan tinggi sehingga ke depannya Unsrat terus berkembang dan semakin berdampak bagi masyarakat, bangsa dan negara.

“Dengan semangat Tumou Tou ini juga marilah kita terus membangun kebersamaan termasuk dalam masa-masa transisi kepemimpinan di Unsrat sehingga transisi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Wakil Rektor 4 meneruskan pesan dari Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaludin Jompa, yang menyampaikan penghormatan serta penghargaan yang setinggi-tingginya bagi Dr. GSDJ Ratulangi yang juga adalah Gubernur pertama Sulawesi. (FA)