Meimonews.com – Dengan didukung oleh WKRI Ranting Kleak pimpinan Merry Kaunang, PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob menggelar Diseminasi Informasi P4GN bagi OMK Kleak di salah satu rumah anggota, Kamis (30/3/2023) malam.

Ada dua pembicara pada kegiatan tersebut yakni Subkorbid Pencegahan dan Pemberdayaan  Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut Melky Kakomore, S.Theol dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran sedang memberikan materi

Kakomore membawakan materi tentang Strategi BNN dalam Upaya P4GN sedang Kalesaran membawakan materi Bahaya Narkoba (Aspek Resiko dan Protektif Generasi Muda terhadap Narkoba).

Dijelaskan Kakomore, ada dua strategi yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yakni demand reduction dan supply reduction.

Strategi P4GN melalui demand reduction, urainya, terdiri dari Pencegahan penyalahgunaan narkotika kepada masyarakat; Pemberdayaan masyarakat dalam P4GN; Mendorong pecandu narkotika melaporkan diri untuk direhabilitasi; dan melakukan rehabilitasi medis dan sosial serta pasca rehab.

Kakomore saat menyampaikan materi

Strategi P4GN melalui supply demand terdiri dari Memberantas jaringan peredaran gelap narkotika; Melakukan kerjasama nasional dan internasional; Memperkuat interdiksi mencegah masuknya narkotika; dan Memiskinkan jaringan dan sindikat narkotika.

Kalesaran, dalam pemaparan materinya, mengawalinya dengan menjelaskan apa itu narkoba, jenis-jenis narkoba dan bahaya penyalahgunaannya, penyebab penyalahgunaan narkoba baik oleh karena faktor internal yakni keluarga, ekonomi dan kepribadian, maupun karena faktor eksternal yakni pergaulan dan sosial masyarakat.

Menurut penggiat dan relawan anti narkoba Sulut yang telah banyak melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba ini menyebutkan empat aspek resiko yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba. Aspek resiko itu adalah merugikan pribadi/individu, merugikan keluarga, merugikan masyarakat, dan merugikan negara.

Disebutkan pula beberapa kepribadian remaja yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, di mana hal ini menjadi potensi pasar potensial bagi pengedar, bandar dan pemilik pabrik narkoba.

Salah satu peserta diseminasi bertanya di momen tanya-jawab

Ada beberapa tips/langkah/upaya yang perlu dilakukan guna terhindar dari penyalahgunaan narkoba, Hal ini harus dibuat oleh generasi muda yang adalah generasi penerus dan pemimpin di masa depan.

Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) ini berharap agar generasi muda termasuk OMK Kleak berperan dalam upaya P4GN setelah mendapat informasi lewat diseminasi ini. “Partisipasi masyarakat termasuk generasi muda dalam upaya P4GN telah diatur dalam UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujarnya. (*)

Meimonews.com – Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob memberikan sosialisasi keamanan, keselamatan dan tertib berlalulintas (kamseltiblantas) di SD Katolik 4 St. Johanes Manado. Hampir 200 siswa kelas 3, 4, 5 dan sebagian kelas 2 jadi peserta sosialisasi yang diadakan di halaman sekolah, Rabu (29/3/2023).

Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat Direktorat Lalulintas (Dikmas Ditlantas) Polda Sulut AKP Sam Dotulong dan Staf Brigadir Adrian Sariowan serta Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran tampil sebagai pembawa materi.

Dalam sosialisasi di sekolah pimpinan Serafin Longdong ini, pemateri memaparkan tentang apa saja yang harus diperhatikan dan dilaksanakan terkait dengan kamseltiblantas.

Dengan memperhatikan dan melaksanakan hal-hal terkait kamseltiblantas maka hal-hal yang dapat merugikan atau berdampak bagi yang tidak memperhatikan dan melaksanakan itu dapat dihindari.

Program kepolisian khususnya Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulut terkait dengan kamseltiblantas lantas diuraikan Dotulong fan Sariowan.. Bagi keduanya, kamseltiblantas sangat penting untuk menjadi perhatian baik pengemudi kendaraan bermotor maupun pejalan kali.

Oleh karena itu, Dotulong berharap semuanya taat aturan karena berkaitan dengan kepentingan semua. Bukan hanya pengendara tapi juga pejalan kaki.

“Keamanan dan keselamatan sangat penting. Tertib berlalulintas juga harus dilakukan, ” ujar Dotulong.

Kalesaran dalam pemaparan materinya menjelaskan tentang UU Lalulintas dan Angkutan Jalan No. 22 Tahun 2009 di mana di dalamnya diatur antara lain rambu-rambu lalulintas yakni rambu-rambu perintah, rambu-rambu peringatan, rambu-rambu larangan, dan rambu-rambu petunjuk.

Rambu-rambu tersebut dijelaskan Kalesaran disertai contoh gambar-gambarnya agar siswa mudah mengerti dan mengingatnya. Selain itu, diperkuat dengan pemaparan materi dalam bentuk dialogis/interaktif.

Banyak siswa yang ingin menjawab pertanyaan yang diajukan pemateri. Demikian sebaliknya, ketika pemateri memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya banyak yang ingin diberikan kesempatan.

Para siswa nampak sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi ini, yang dipantau langsung para wali kelas dan guru mereka yakni Stanislas Tompo, Sherly Karamoy, Cyrilus Leyley, Apelina Opit, Dona Ansow, Angelina Runtulalo, Yanti Mandagi, dan Merry Kaunang.

Kepada siswa disarankan agar bila ke sekolah memperhatikan rambu-rambu lalulintas yang ada dan mengikutinya serta tidak lupa memakai helm (bila naik kendaraan bermotor roda dua) atau memasang sabuk pengaman bila berada di kendaraan roda empat atau lebih.

“Sebab, keamanan, keselamatan dan tertib berlalulintas sangat penting baik untuk diri sendiri maupun orang lain,” ujar Kalesaran.

Di akhir sosialisasi, diadakan simulasi/peragaan menyeberang di zebra cross yang dipandu Sariowan. (*)

Meimonews.com – Pengurus PMKRI Cabang Manado St. Thomas Aquinas melantik 28 kader baru saat Sidang Kehormatan penutupan Masa Bimbingan (Mabim), Minggu (26/3/2023).

Pelantikan kader baru ditandai pemasangan baret (pembaretan) oleh Ketua Presidum PMKRI Cabang Manado Avidian Paulus Kumarurung di dampingi Sekjen Laurentino G. P. Suriman dan PHC lainnya kepada masing-masing kader baru, yang baru lulus mengikuti Mabim.

Turut hadir pada kegiatan ini, 20 orang Anggota Biasa, beberapa senior/alumni, panitia yang diketuai Agnes Laratmase dan Pengurus Harian Cabang (PHC).

Kader baru organisasi kemasyarakatan mahasiswa ini resmi dilantik setelah mengikuti Mabim yang mengangkat tema Melahirkan Generasi Futuristik dari rahim PMKRI yang militan, Disiplin, dan Konstruktif yang diadakan di Pantai Buntong Tateli (Minahasa), Jumat – Minggu (24-26/3/2023).

Dalam Mabim, selain pemaparan materi di dalam ruangan tapi ada juga kegiatan di luar ruangan yang diharapkan bisa meningkatkan militansi dari peserta.

Materi-materi yang diberikan, diharapkan bisa  mempertajam intelektualitas peserta, praktek yang bisa meningkatkan keberanian dari peserta, dan kegiatan fraternitas lainnya yang turut dirangkaikan dalam kegiatan ini.

Beberapa pembawa materi, di antaranya Valen Lumowa, Ruben Kalalo, Constantinus Naressy,  Winarsi Molintao, Steven Paila, Lexie Kalesaran dan PHC PMKRI Cabang Manado.

Kegiatan di Pantai Buntong ini, menurut Avidian, sangat menunjukkan toleransi yang sangat tinggi di mana peserta yang berbeda-beda latar belakang daerah, kampus, dan fakultas bisa menjalin kebersamaan dan kerjasama yang sangat baik dalam semua agenda kegiatannya.

“Harapannya, semoga para kader yang dilantik boleh selalu tumbuh dalam iman dan karya serta menjadi kader yang futuristik, disiplin dan konstruktif sehingga dapat mewujudkan visi dari organisasi,” ujar Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado ini. (Fer)

Meimonews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Gorontalo St. Yohanes Paulus II dilantik, Sabtu (25/3/2023).

Pelantikan yang digelar di Margasiswa/Sekretariat PMKRI Cabang Gorontalo diawali Ibadat Sabda yang dipimpin Fr. Ignatius Kisa Pr dan dilanjutkan Sidang Kehormatan Pelantikan yang dihadiri Presidium Hubungan Masyarakat PP PMKRI Anthoni Talubun, Komda PMKRI Sulut  Cheryl Pukul.

Selain itu, Pastor Moderator Pastor Marcelino Ronny Singal Pr, Talulembang Sule dan Daud Sandalayuk (Depertim), Pembina Lexie Kalesaran, Kabid 2 DPP Santiago Budiman, Margaritha Tinangon dan Ferdinan Kaporoh (tokoh umat) serta pengurus/anggota PMKRI Gorontalo.

Pelantikan Ketua Presidium (Kapres) hasil RUAC PMKRI Cabang Gorontalo Februari 2023 dilakukan Presidium Hubungan Masyarakat yang ditandai pemasangan jas dan gordon Pengurus kepada Pingkan Kartika Gosal (Ketua Presidium Masa Bakti Tahun 2023-2024) yang didahului pembacaan penetapan Mandataris/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Gorontalo oleh Lidya Ong (Pimpinan Sidang/Panitia Adhoc).

Kemudian, pembacaan SK Ketua Presidium tentang Pengangkatan DPC PMKRI Gorontalo Masa Bakti Tahun 2023-2024 oleh Pingkan Gosal dan penyerahan gordon pengurus kepada yang dilantik.

Usai acara pelantikan, diadakan Rapat Pleno DPC yang dipimpin Ketua Presidium Pingkan yang dihadir antara lain DPC, Depertim dan Pembina serta Presidium Hubungan Masyarakat PP PMKRI dan Komda.

Beberapa hal dibicarakan dalam rapat singkat tersebut termasuk penyiapan crass programe DPC Masa Bakti 2023-2024.

Susunan DPC PMKRI Gorontalo St. Yohanes Paulus II Masa Bakti 2023-2024 terdiri dari Moderator Pastor Marcelino Ronny Singal Pr. Depertim Talulembang Sule, SH, Ir. Handoyo Sugiarto, MM,  Dr. Daud Sandalayuk dan Wimala Weliangan. Pembina Lexie Kalesaran.

Ketua Pingkan Kartika Gosal, Presidium Pengembangan Organisasi Maria K. Ani Bay, Presidium Pendidikan dan Kaderisasi Ludgardis Fibriyanti Nago, Presidium Gerakan Kemasyarakatan Maria Yasinta Goo, Presidium Hubungan Perguruan Tinggi Romulus Manurung.

Sekretaris Lidia Tutoq Lolonrian, Bendahara  Andreas Alianus Hulu, Biro  Jaringan Kampus Shorintji Kaporoh dan Biro Jaringan Kemasyarakatan Septinus Yesnath. (Fer)

Meimonews.com – Komunitas  Tolak Narkoba (KTN) menggelar sosialisasi Bahaya Narkoba bagi siswa/siswi Sekolah Dasar Katolik 4 Manado pimpinan Serafin Longdong, di kompleks sekolah, Jumat (14/3/2023).

Sekitar 100 siswa/siswi kelas 3, 4, 5 dan 6 sekolah yang bersampingan dengan Polda Sulut, Jl. Bethesda Manado mengikuti kegiatan dengan pembicara Kepala BNN Manado Kombes Pol. Eko Kurniawan, SIK dan Ketua KTN Lexie Kalesaran.

Dalam pemaparan materinya, Kombes Pol. Kurniawan mengungkapkan betapa pentingnya masyarakat termasuk siswa-siswi di SD Katolik 4 St. Johanes Manado ini mengetahui tentang narkotika dan dampaknya. Oleh karena itu, diharapkan agar tidak coba-coba pakai apalagi kalau sudah jadi kebiasaan.

Narkotika, menurutnya, sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup negara. Karena, bagaimana bisa bila pemimpin-pemimpinnya menggunakan narkotika.

Kepada para siswa-siswi dianjurkan untuk sayang pada diri sendiri dan keluarganya dengan tidak menggunakan narkotika. Apalagi para siswa adalah generasi penerus bangsa.

Kalesaran dalam pemaparan materinya menyebut jenis-jenis narkoba (narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya atau zat adiktif dqn bahayanya saat menyalahgunakannya.

Ada sejumlah jenis narkoba dan dampak yang ditimbulkan bila menyalahgunakannya, apalagi bila digunakan secara rutin atau beberapa kali. Slide-slide/gambar-ganbar tersebut ditampilkan lewat layar ohp.

Kalesaran menyarankan agar para siswa untuk seharusnya belajar. Belajar menahan diri (tidak terpengaruh dengan bujuk rayu orang sehingga coba-coba pakai), belajar tentang arti kehidupan bahwa kehidupan ini harus diisi dengan hal-hal yang positif, serta belajar untuk masa depan, menjadi orang yang sukses seperti menjadi seorang polisi/TNI, dokter, pejabat dan lain-lain.

Menariknya, pada sosialisasi ini, Kalesaran membawakan materinya secara dialogis/interaktif. Ada peserta yang diberikan pertanyaan tapi ada juga yang diberi kesempatan untuk bertanya.

Hal demikian membuat sejumlah peserta ingin mengambil bagian baik saat diajukan pertanyaan untuk menjawab maupun ada yang ingin bertanya.

Kepala SD Katolik 4 St. Johanes Manado Serafin Longdong di dampingi Wakil Kepala Sekolah Denny Gosal, Guru Meri MM Kaunang (pemandu acara) dan Frater Yoga berterima kasih dengan adanya sosialisasi bahaya narkoba karena sangat penting bagi para siswa-siswi di sekolahnya.

Ia berharap, dengan adanya sosialisasi ini para siswa di sekolah yang dipimpinnya menjadi tahu tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba sehingga siswa-siswi di sekolahnya tidak ingin coba-coba apalagi memakai secara berlanjut karena akan merusak masa depan mereka. (*)

Meimonews.com – Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob mengadakan Sosialisasi Keamanan, Keselamatan dan Tertib Berlalulintas (Kamseltiblantas) bagi murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-kecamatan Mapanget di Kompleks Lippo Plaza Manado, Selasa (21/3/2023).

Seratus lebih murid PAUD yang tergabung dalam K3S PAUD Kecamatan Mapanget yang diketuai  Meity Vanda mengikuti sosialisasi dengan pembawa materi Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Kegiatan sosialisasi ini diadakan dalam momen memperingati Hari Kartini dan Hardiknas (ada lomba mewarnai, lomba fashion show dan lomba paduan suara) Tahun 2023 dengan panitia Aswin Jafar dan Linda Rugian (Ketua dan Sekretaris) yang turut dihadiri Kepala Seksi GTK PAUD Dikmas Dikbud Kota Manado Fetny Mamuko.

Saat pemaparan materi, Kalesaran menjelaskan tentang pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan berlalulintas serta tertib berlalulintas, yang bukan hanya bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Ada sejumlah rambu-rambu lalulintas  baik yang bersifat perintah, peringatan, larangan maupun petunjuk diperlihatkan dan dijelaskan apa fungsinya dalam bentuk gambar agar murid-murid PAUD mudah mengerti dan mengingatnya.

Demikian pun diajarkan dan dipandu cara menyeberang jalan menggunakan zebra cross.

Pemaparan materi dilakukan secara dialogis/interaktif. Ada sejumlah murid yang diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan maupun diberi kesempatan untuk bertanya. (*)

Meimonews.com – Setelah beberapa kali tertunda, akhirnya satu amanat yang menjadi tanggung jawab dari KSM Anestesiologi dan Terapi Intensif RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado dapat dituntaskan.

Hal itu terbukti saat operasi cangkok ginjal pertama berhasil dilakukan tim operasi yang dipimpin dr. Wim Damopolii, Sp.B, SpU, MM, Kes di dampingi Tim Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), yang dilakukan di Ruang Operasi Pusat Jantung Pembuluh Darah dan Otak Terpadu CVBC (Cardiovascular and Brain Center) lantai 2 gedung RSUP Prof Kandou, Sabtu (18/3/2023).

Dengan keberhasilan operasi ini maka RSUP Prof. Dr. DR Kandou (acapkali disebut RSUP Prof. Kandou) tercatat sebagai rumah sakit pertama yang melakukan operasi cangkok ginjal di Indonesia Timur (di luar pulau Jawa, Bali dan Sumatera.

Direktur Utama RSUP Prof. Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, Sp.B-KBD mengungkapkan rasa syukur karena operasi perdana cangkok ginjal dapat berlangsung baik dan lancar.

Disebutkan, pemberi/pendonor ginjal adalah seorang ibu berusia 50 tahun sedang penerima donor usianya  22 tahun yang merupakan putri pendonor.

Pihak rumah sakit, menurut dokter Jimmy (sebutan akrab Dirut) bersyukur bahwa kegiatan perdana bisa terlaksana secara sukses. “Operasi yang dilaksanakan berjalan sangat lancar di mata saya dan diakui tim. Intinya kami telah melakukan persiapan sesuai regulasi yang ada,” ujarnya.

Kedokteran transplantasi (Transplantation Medicine) adalah salah satu pencapaian tertinggi dalam dunia kedokteran  bukan hanya karena memberikan kesempatan kedua bagi pasiennya tetapi juga memberikan suatu penanda kuat bahwa dalam institusi layanan kesehatan itu telah memiliki tim lintas disiplin ilmu yang solid, terus berkomunikasi dan berkomitmen.

Pencapaian yang membuahkan keharuman dan mencatat sejarah penting ini bukanlah milik satu orang atau satu kelompok tertentu tetapi menjadi persembahan dari seluruh insan rumah sakit bagi masyarakat.

Itu semua bisa terjadi karena adanya kolaborasi/sinergitas antara lain jajaran direksi dan manajemen lainnya, rekan sejawat nefrologi, urologi, radiologi, patologi klinik, keperawatan, farmasi.

Selain itu, adanya dukungan dari tim pengampu dari RSCM terutama Dr. dr. Dita Aditianingsih, SpAn-TI, Subsp.TI (K) dan Dr. Alfan Mahdi, SpAn-TI, Subsp.AO(K) yang sudah menjadi mentor tim.

Semoga semakin banyak lagi pasien-pasien di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya bisa mendapatkan manfaat dari pelayanan seperti ini dan semakin banyak pula terobosan lain yang dihasilkan rumah sakit untuk kebanggaan Bumi Nyiur Melambai ini. (Lexie Kalesaran)

Meimonews.com – Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Sulut terus menggeliat. Selain menangani parkir berbayar di beberapa lokasi dan terus akan menyasar beberapa lokasi, perusahan ini mengembangkan sayapnya dengan menangani limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Saat ini, ungkap Direktur Perencanaan dan Keuangan PDPS Olvie Atteng dalam percakapan dengan Meimonews.com, baik di kantornya yang terletak di Bumi Beringin maupun di lokasi perparkiran RSUD ODSK, jalan Bethesda Manado, Kamis (16/3/2023), sudah ada beberapa rumah sakit / fasilitas kesehatan yang limbah B3nya ditangani PDPS.

“Saat ini, kami sudah menangani limbah B3 dari beberapa rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. Ada yang sudah berjalan dan ada yang tinggal diangkut,” ujar Atteng.

Mantan Kepala Bapenda Sulut ini lantas merincikan rumah-rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya yang limbah B3nya yang telah ditangani yakni RSUD Manembo-nembo Bitung dan Palang Merah Indonesia (PMI), serta RSUD ODSK dan RS Mata SMEC.

Atteng menambahkan, beberapa rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya sedang dalam tahapan persiapan penandatangan memorandum of understanding (MoU) serta beberapa lainnya sementara dalam penjajakan.

Ditemui terpisah, Manager Operasional PDPS Sonny Runtuwene mengatakan, dalam penanganan limbah B3, PDPS bekerjasama dengan vendor yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memiliki kualifikasi/kompetensi yang diperlukan.

Pihak ketiga (vendor) ini yang melakukan pekerjaan mulai dari lokasi adanya limbah B3 hingga tahapan pengelolaan akhir / pemusnahan di Wasteg Internasional Jakarta, yang dikirim dengan menggunakan kapal laut.

Penanganan limbah B3, menurut Runtuwene, mengacu pada Peraturan Pemerintah RI No. 101 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. 56 Tahun 2015 tentang Peraturan Pengelolaan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya Fasilitas Kesehatan.

PDPS saat ini dipimpin Frangky Paat sebagai Direktur Utama di dampingi Olvie Atteng (Direktur Perencanaan dan Keuangan) dan Eddy Sepang (Direktur Operasional) serta Sonny Runtuwene (Manager Operasional) dan Voura Kumendong (Manager Perencanaan). (Fer)

Meimonews.com – Dewan Pimpinan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menggelar Bimbingan Teknis di Aula Rektorat UKIT, Sabtu (11/3/2023).

Kegiatan bertemakan  Sadar Berorganisasi dengan Kuat Beralasi inii dihadiri Pengurus DPM dan BEM Fakultas Teologi UKIT, Pengurus-pengurus Rukun, Pengurus Inti Angkatan (PIA), Perwakilan Mahasiswa Angkatan (PMA) , dan semua organisasi Internal Kampus UKIT.

Pembawà materi terdiri dari Pdt. Vera Burhan, M. Th (Pendampingan Pastoral Teman Sebaya),  Pdt. Brando Kondoj, M. Th (Manajemen Sidang/Rapat) dan Daniel Assa, S. Th (Manajemen Administrasi Organisasi)

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan semua mahasiswa yang ikut serta dalam berbagai organisasi baik internal ataupun eksternal kampus semakin memahami hal-hal teknis terkait dengan bagaimana berorganisasi yang baik.

“Sehingga didalamnya kami dapat mencapai suatu tujuan bersama guna membangun kepercayaan terhadap semua elemen mahasiswa yang ada, untuk bersinergi dan berafiliasi dengan mengedepankan kepentingan bersama,” ujar Wakil Ketua 2 BEM Fakultas Teologi UKIT Karunia Timuhari.

Diharapkan pula mengarah pada perubahan yang selaras dalam menuju keharmonisan yang nyata dan nampak dalam ruang lingkup Fakultas Teologi UKIT. (**)

Meimonews.com – Forum Komunikasi Organisasi Tomohon (FKOT) menggelar aksi pembagian stiker motivasi dan puisi kepada masyarakat terlebih khusus perempuan dalam rangka Hari Perempuan Internasional di Menara Alfa Omega dan sekitarnya, Rabu (8/3/2023)

Aksi pembagian stiker ini diikuti oleh sejumlah komunitas dan organisasi yang berada di kota Tomohon.

Karunia Timuhari selaku koordinator kegiatan berharap, kegiatan ini dimaksudkan untuk  menyadarkan kepada masyarakat agar lebih menghargai perempuan.

“Kami berharap dengan kegiatan ini maka masyarakat lebih sadar tentang bagaimana cara menghargai perempuan, karena sesungguhnya perempuan juga telah memiliki hak yang sama dengan laki-laki,” ujar Karunia.

Menurutnya, perempuan juga mempunyai kesempatan kerja yang sama dengan laki-laki, kesempatan untuk menempuh pendidikan, dan kesempatan untuk meraih harapan dan cita-cita di masa depan. (mg-03)