Meimonews.com – Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar memberikan Kuliah Umum kepada ratusan mahasiswa dan dosen Unsrat serta sejumlah undangan lainnya.

Kuliah Umum dengan tema Dinamika Pembinaan Generasi Muda Indonesia Di Tengah Pesatnya Perkembangan Geopolitik Dunia ini diadakan di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikisumo Unsrat Manado, Kamis (11/6/2026).

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya menegaakan, dewasa ini dunia sedang menghadapi perbagai perubahan yang sangat cepat dan kompleks.

Persaingan antarnegara, perkembangan teknologi, isu keamanan, perubahan iklim, krisis ekonomi globsl serta betbagai konflik di sejumlah kawasan dunia telah membawa dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat internasional termasuk Indonesia.

“Dalam situasi seperti ini generasi muda dituntut untuk memiliki pemahaman yang baik mengenai kondisi geopolitik global sekaligus memperkuat komitmen tethadap nilai-nilai kebangsaan, persatuan dan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.(NKRI – Red),” ujar Rektor.

Mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa, sebut Rektor yang adalah juga Ketua KB FKPPI Sulut ini, perlu memiliki wawasan strategis, kemampuan berpikir kiritis serta kesadaran bela negara agar mampu berkontribusi poistif dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Oleh karena itu, kuliah umum pada hari ini menjadi sangat relevan dan penting. Kami meyakini bahwa pengalaman dan perspektif yang akan disampaikan oleh bapak Mayor Jenderal TNI Rano Tilaar akan memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai bagaimana bangsa Indonesia harus memposisikan diri di tengah dinamika geopolitik dunia yang terus berkembang,” ujarnya.

Di awal pemaparan materinya, Tilaar menjelaskan lahirnya teori geopolitik baik yang dikembangkan oleh Friedrichl Ratzel, Rudol Kjllen dan General Carl Haushofer maupun lahirnya teori ultra nasionalisme.

“Guna mengantisipasi ataupun memghambat geopolitik lawan atau bakal lawan, maka perlu diambil langkah-langkah antisipasi yang disebut geostrategi,” ujar Tilaar seraya memberikan contoh-contoh pemimpin yang punya pengaruh besar bagi perkembangan dunia.

Mantan Dansat Kontra Intel.BAIS TNI ini menegaskan, semua agama mengajarkan kebaikan dan kedamaian. Hanya oknum pengikitnya yang salah dalam memahaminya. Tilaar lantas memberkan contoh-contoh konkrit hal-hal terjadi akibat salam dalam memahminya.

Berdasarkan apa yang terjadi tersebut dan dampaknya maka Tilaar menegaskan mengapa harus balajar geopolitik. Untuk masyarakat Sulut, menurutnya, ancaman sudah berada di pekarangan. Beberapa contoh diberikan.

Mantan Danrem di beberapa wilayah ini lantas memberikan kesimpulan dari materinya. Pertama, geopolitik akan berubah menyesuaikan kepentingan negara di kawasan global dan di kawasan regional kita. Kedua, kepentimgan dalam mempelajari geopolitik adalah untuk memahami dinamika pesatnya perkembangan dunia sehingga kita bisa mengantisipasi dampaknya kepada negara dan bangsa kita.

Ketiga, geopolitik adalah peta jalan untuk bertahan dan bersaing di dunia internasional. Keempat, dengan paham geopolitik kita bisa lebih waspada terhadap upaya negara lain yang ingin mempengaruhi atau menguasai wilayah serta memanfaatkan aset kekayaan alam kita yang bernilai strategis.

Saat sesi tanya-jawab, karena tidak ada moderator yang disiapkan panitia, Rektor Unsrat langsung mengambil alih dengan menjadi moderator.

Ada beberapa peserta Kuliah Umum yang memanfaatkan sesi tanya-jawab tersebut.

Dan menariknya, para penanya diberikan ‘ole-ole’ oleh Rektor, yang diserahkan di penghujung kegiatan, yang turut dihadiri tokoh-daerah Sulut termasuk Philip Pantouw dan mantan Walikota Manado Wempie Frederik. (FA)

Meimonews.com – Setelah melalui proses panjang, Universitas Negeri Manado (Unima) resmi memiliki Fakultas Kedokteran (Faked), yang merupakan Faked kedua di wilayah Sulawesi Utara, setelah yang pertama Faked Unsrat.

Peresmian (launching) fakultas kedelapan di perguruan tinggi negari yang memiliki visi Unima unggul, mandiri, kompetitif dan intrepreneurial ini dilaksanakan di aula fakultas, Kamis (11/6/2026).

Peresmian ditandai pemukulan tetangkoren oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto, Gubernur Sulut Mayjen TNI Yulius Selvanus dan Rektor Unima Joseph Philip Kambey, penyerahan surat keputusan oleh Mendiktisaintek kepada Rektor Unima.

Selain itu, pemotongan tumpeng syukur oleh Rektor untuk diserahkan antara lain kepada Mendiktisaintek, Gubernur Sulut, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Rektor Unklab dan Rektor Unibraw (universitas pendamping), serta penyerahan jaket almamater kepada calon mahasiswa baru Faked Unima.

Ratusan civitas akademika, pimpinan Unima, Senat Unima, pimpinan fakultas se-Unima, Forkopimda Sulut, Rektor Unika De La Salle Manado Pastor Gregorius Hertanto Dwi Wibowo, Ketua YPTU De La Salle Manado Pastor Melky Malingkas, sejumlah pimpinan rumah sakit seperti Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan, Bupati/Walikota se-Sulut dan undangan lainnya serta serta puluhan calon mahasiswa baru Faked Unima hadir pada momen bersejarah ini.

Di penghujung acara, setelah Mendiktisaintek, Gubernur dan sejumlah tamu/undangan VIP mengunjungi sejumlah ruangan di Faked Unima, Tenaga Ahli Kemendiktisaintek Tri Hanggono Achmad memberikan materi pada diskusi yang membahas Academic Health System (AHS) yang diikuti sejumlah tenaga pendidikan dan kependidikan serta mahasiswa baru.

Turut hadir pada diskusi tersebut, Wakil Rektor 1/Plt Dekan Faked Unima Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu dan Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, Ketua Tim Pendiri Faked Unima Joy Ratu, Sekretaris Rektor/Humas Unima Marcia Imelda Watulingas dan Kepala UPT TIK Unima Quido Conferti Kainde.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalam laporannya menyebutkan, hari ini tonggak sejarah baru bagi Tanah Minahasa dan Kawasan Indonesia Timur. Berdiri di sini kita tidak hanya merayakan lahirnya sebuah fakultas baru melainkan kita sedang menyaksikan manifesto dari sebuah komitmen panjang untuk menjawab panggilan kemanusiaan, pemenuhan keadilan akses kesehatan, dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Ada lima poin penting diurai Rektor terkait catatan sejarah yang telah diukir perguruan tinggi yang memiliki visi Menjadi perguruan tinggi yang unggul, mandiri, kompetitif dan entrepreneurial ini.

Kelima poin penting tersebut adalah pertama, Akar sejarah dan fondasi transformasi kelembagaan; kedua, Urgensi strategis dan realitas kesehatan wilayah kepulauan; ketiga, Visi genetic berbasis keadilan spsial; keempat, Peta jalan pengembangan akademik dan infrastuktiur; dan kelima, Sistem rekruitmen afirmatif dan standar mutu ketat.

Rektor menyakini, peresmikan Faked Unima akan menjadi gelombang perusahaan beaar di masa depan. “Dari kampus biru ini, dari tanah Tondano dan.Tomohon ini akan lahir dokter-dokter humanis, petarung kemanusiaan yang siap berlayar menembus ombak, mendatangi pulau-pulau terluar demi memastikan tidak ada satupun anak bangsa di negeri ini yang kehilangan haknya untuk sehat dan sejahtera,” ujarnya.

Tenaga Ahli Kemendiktisantek Tri Hanggono Achmat saat memberikan materi pada diskusi yang membahas AHS

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus di awal sambutannya mengungkapkan proses pencalonan mahasiswa baru Faked Unima, yang ditopang Pemerintah Provinsi Sulut dan kabupaten/kota ss-Sulut.

Para calon mahasiswa tersebut, sebutnya, diseleksi oleh Tim Seleksi termasuk dari Universitas Brawijaya (Unibraw) yang merupakan mentor/pembimbing, sesuai aturan yang ada, yang dimulai dari kabupaten/kota diseleksi 10 calon menjadi 3 sementara dari provinsi 5 calon.

Gubernur melaporkan kepada Menteri bahwa calon mahasiswa baru Faked Unima masuk tidak dengan adanya KKN. ‘Ini murni. Tidak ada titipan-titipan,” tandas Gubernur.

Para lulusan Faked Unima ini diharapkan Gubernur akan menjadi dokter-dokter yang handel dan nantinya mengabdi di kampung-kampung halamanya

Gubernur menegaskan, lahirnya Faked Unima adalah sebuah angin segar sekaligus tonggak sejarah baru bagi dunia pendidikan tinggi di Sulut.

“Peristiwa ini menjadi sangat esnsial karena Fakultas Kedokteran Unima kini resmi menjadi Fakultas Kedokteran kedua yang berdiri di Sulawesi.Utara,” ujarnya.

Kehadiran Faked Unima, menurut Gubernur, adalah jawaban progesif atas harapan masyarakat dan tantangan pembangunan daerah. Sebagai kepala daerah, Gubernur melihat momentum ini dari sudut pandang strategis.

Mendiktisaintek di awal sambutannya menyampaikan rasa syukur dan gembira Presiden Prabowo Subianto karena telah lahir Faked Unima. Ini adalah inisiatif langsung dari Presiden yang disampaikan kepadanya kemudian dibantu Rektor dan Gubernur Sulut dan teman-teman dari Istana Keprisidenan dan dari kementerian.

“Tidak lebih dari 1 tahun, kita telah melahirkan FK (Fakultas Kedokteran – Red) Unima ini untuk menemani FK di Universitas Sam Ratulangi,” ujar Menteri, yang langsung direspon dengan tepuk tangan dari para hadirin/undangan.

Presiden, menurut Menteri, menitipkan pesan agar menjaga amanah Presiden Prabowo Subianto yakni membesarkan dan melahirkan dokter-dokter yang nantinya penuh semangat dan berdedikasi dengan kemampuan/skill yang sangat baik memberikan yang terbaik untuk rakyat Sulut. (FA)

Meimonews.com – Gerak cepat tanggap darurat ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang.

Itu terlihat ketika terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 SR mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026) pagi, Pemkot Manado lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado langsung membentuk Satgas (Satgas),

‘Kami segera membentuk Tim Satgas untuk memantau kondisi di sekitar pesisir kota Manado dan berkoordinasi dgn aparat di wilayah kecamatan dan kelurahan terutama yang berada di pesisir kota Manado,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Donald Sabuaga kepada Meimonews.com, usai memantau lokasi di pesisir teluk Manado.

Lokasi yang dimaksud adalah di kawasan Boulevard Megamas, Sindulang Tumumpa, Bailang, Malalayang, Bahu, Bunaken Pesisir, Kawasan Pelabuhan dan Reklamasi.

Walikota dan.Wakil.Walikota, menurut Sambuaga, mengimbau agar masyarakat tetap waspada namun tidak panik serta segera mencermati kondisi alam apakah ada tanda tanda di laut seperti penurunan muka air laut atau tidak, dan segera melaporkan
Ke BPBD dan Pemkot lewat layanan telegon 112.

Diungkapkan, hingga saat ini (wawancara), belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban di Kota Manado akibat gempa tersebut. (elka)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menegaskan, keberhasilan rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik tidak hanya ditentukan oleh kompetensi tenaga kesehatan, tetapi juga oleh kerjasama seluruh elemen rumah sakit.

“Kerja tim harus menjadi budaya kerja di RSUP Kandou. Setiap bagian harus saling mendukung dan bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing demi peningkatan mutu pelayanan,” ujar Starry saat memimpin kegiatan telusur internal di RSUP Kandou Manado, Kamis (4/6/2026).

Saat melakukan telusuran sebagai upaya mastikan kesiapan rumah sakit menghadapi akreditasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat tersebut Dirut di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penunjang Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto, manajemen rumah sakit dan tim akreditasi.

Dalam telusur tersebut, jajaran direksi melakukan pemantauan langsung di sejumlah unit pelayanan yang menjadi fokus pemeriksaan, yakni Instalasi Rehabilitasi Medik, Intensive Care Unit (ICU), Instalasi Bedah Sentral (IBS), hingga area halaman dan lingkungan rumah sakit.

Selain meninjau kesiapan akreditasi bersama tim terkait, Direksi juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sumber daya manusia guna memastikan kepatuhan dan disiplin pegawai dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada pasien.

Dalam telusuran ini, berbagai aspek menjadi perhatian khusus Direksi mulai dari kondisi sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan. Saluran air yang mengalami penyumbatan turut menjadi objek pemantauan karena dinilai dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan lingkungan rumah sakit.

Perhatian juga diberikan terhadap kondisi ruangan-ruangan intensif, termasuk ketersediaan dan kelayakan fasilitas penunjang yang digunakan dalam pelayanan pasien kritis.

Dirut menegaskan setiap peralatan medis yang mengalami kerusakan, meskipun tergolong ringan, harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti secepatnya.

“Peralatan medis yang mengalami kerusakan ringan jangan dibiarkan. Harus segera dilaporkan untuk dilakukan tindak lanjut agar tidak mengganggu pelayanan kepada pasien,” ujarnya.

Kebersihan area pelayanan maupun lingkungan luar rumah sakit juga menjadi fokus utama dalam telusur tersebut. Menurutnya, kebersihan merupakan salah satu indikator penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Usai melakukan telusur lapangan, Dirut bersama jajaran direksi langsung menggelar briefing dengan seluruh unit dan bagian terkait.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing bagian diminta mempresentasikan hasil temuan selama telusur untuk dilakukan evaluasi bersama.

Dirut menegaskan, seluruh temuan yang diperoleh tidak boleh berhenti pada tahap laporan semata, melainkan harus segera ditindaklanjuti oleh unit terkait.

“Setelah telusur selesai, setiap bagian harus langsung melakukan tindak lanjut terhadap seluruh temuan. Perbaikan harus dilakukan secara cepat dan berkelanjutan demi peningkatan mutu layanan rumah sakit,” ujarnya.

Melalui kegiatan telusur internal ini, manajemen RSUP Kandou berharap seluruh unit pelayanan semakin siap menghadapi proses akreditasi serta mampu mempertahankan standar pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unarat) Manado mengadakan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan International Cultural Communication Center Malaysia (ICCCM).

Acara penandatangan dilakukan secara zoom oleh pihak ICCCM sementara dari Unsrat dilakukan dari Ruang Rapat Rektor Unsrat Manado, Kamis (4/6/2026)

Mendampingi Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, di antaranya Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat Max RJ Runtuwene.

Dalam samburannya, Rektor Unsrat menjelaskan, penandatangan MoU ini menandai tonggak penting dalam perjalanan internasional Unsrat Manado.

Penandatanganan nota kesepahaman ini, menurut Rektor, lebih dari perjanjian formal dan mewakili komitmen bersama untuk memajukan keunggulan akademik, memperkuat pemahaman budaya, mempromosikan kolaborasi penelitian, serta membina hubungan yang bermakna di antara institusi dan komunitas kita.

Ditegaskan, MoU bukan pada tanda tangan yang tertera di dalamnya, tetapi pada tindakan yang menyertainya. “Hari ini kita tanda tangan perjanjian, besok kita memulai pekerjaan,” ujarnya.

Rektor berharap nota kesepahaman ini menjadi awal dari kemitraan yang profuktif, dinamis, dan langgeng yang memberikan hasil yang bermakna bagi kedua institusi dan masyarakat yang dilayani. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan.

Turut pula menerima Satylancana Wira Karya seperti ini adalah Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Gubernur Kepri Ansar Ahmad , Gubernur Kalteng Periode 2016-2024 Sugianto Sabran, Bupati Demak Eisti’anah, Bupati Pangkep Muhamad Yusran Lalogau, dan Kadis Perikanan dan Kelautan Jawa Timur Muhamad Isa Anshori.

Tanda Kehormatan ini diserahkan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Aula Sasana Bakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Diketahui, Satyalancana Wira Karya adalah tanda kehormatan sipil yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada warga negara Indonesia yang telah memberikan darma bakti dan kontribusi besar kepada negara.

Satyalancana ini adalah bentuk apresiasi negara atas jasa, inovasi, atau prestasi luar biasa di bidang tertentu yang memberikan manfaat bagi keselamatan, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa.

Penerima penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden, setelah sebelumnya dilakukan verifikasi lapangan dan sidang dari tim penilai untuk kelayakan penerima.

Walikota Manado menerima tanda kehormatan ini sebagai bukti nyata bahwa kinerja pembangunan kelautan dan perikanan di Kota Manado telah mendapat pengakuan di tingkat nasional, terutama dengan kebijakan Walikota Manado terkait dengan pemanfaatan pesisir laut Kota Manado sebagai area ekonomi dan pembangunan.

Diketahui, sjak awal kepemimpinan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil.Walikota Richard Sualang telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam memperkuat dan memberdayakan sektor ekonomi kreatif, khususnya melalui pemberdayaan Industri Kecil Menengah (IKM), UMKM, serta optimalisasi potensi pariwisata daerah.

​Langkah ini menjadi krusial karena ekonomi kreatif terbukti memberikan dampak berganda (multiplier effect) yang langsung dirasakan oleh masyarakat, mulai dari sektor kuliner, kriya, fashion, hingga pemanfaatan platform digital seperti Tabea Manado. (elka)

Meimonews.com – Jumat (29/5/2026) menjadi hari yang istimewa bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang.

Betapa tidak, di tanggal tersebut Pemkot Manado mencatatkan capaian membanggakan dengan meraih tiga prestasi signifikan dalam satu hari.

Prestasi tersebut mencakup pengelolaan keuangan daerah, penanganan kemiskinan dan stunting, serta inovasi pembiayaan pembangunan.

Pada siang hari, bertempat di Aula Kantor BPK Perwakilan Sulawesi Utara, Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Manado Tahun 2025 resmi memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Capaian ini menjadi yang kelima kalinya secara beruntun sejak tahun 2022.

LHP diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Sulut Bombit Agus Mulyo dan diterima oleh Wakil Walikota Manado bersama Ketua DPRD Kota Manado Dra. Aaltje Dondokambey.

Pada malam harinya, di Hotel Claro Kendari, Walikota Manado menerima dua penghargaan nasional yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri bekerjasama dengan Kompas.

Penghargaan tersebut adalah Peringkat II kategori Pemerintah Daerah yang berhasil menekan angka kemiskinan dan stunting di wilayah Pulau Sulawesi, serta Peringkat III kategori Pemerintah Daerah yang berhasil mengupayakan Creative Financing dalam pembiayaan pembangunan daerah. (elka)

Meimonews.com – Bupati Minahasa Robby Dondokambey melakukan kunjungan kemanusiaan dengan menjenguk bayi terlantar asal Kabupaten Minahasa yang sedang menjalani perawatan di RSUP Kandou Manado, Senin (25/5/2026).

Setelah berada di RS pendidikan dan rujukan nasional tipe A ini, Bupati disambut dengan hangat oleh Dirut Starry Homenta Rampengan dan jajaran manajemen untuk kemudian menjenguk bayi asal Minahasa tersebut.

Bayi tersebut sebelumnya ditemukan dalam kondisi terlantar di wilayah Kabupaten Minahasa dan sempat mendapatkan penanganan awal di RSUD Sam Ratulangi Tondano sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Kandou untuk penanganan medis lebih lanjut.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada pihak RSUP Kandou yang telah memberikan pelayanan cepat dan maksimal terhadap bayi tersebut.

Bupati berharap kepada pihak RSUP Kandou agar dapat merawat dan memberikan penanganan terbaik bagi bayi tersebut hingga kondisinya benar-benar stabil.

Dirut RSUP Kandou menegaskan, keselamatan dan penanganan medis bayi menjadi prioritas utama pihak rumah sakit. “Yang paling utama adalah penanganan dan keselamatan bayi tersebut,” ujarnya.

Dirut menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam proses penanganan bayi terlantar tersebut. “Terima kasih atas kunjungan dari Pemerintah Minahasa kepada RS Kandou dalam penanganan bayi terlantar asal Minahasa ini,” ujarnya.

Saat ini kondisi bayi terus dipantau secara intensif oleh tim medis RSUP Kandou guna memastikan proses perawatan berjalan optimal dan kondisi kesehatan bayi semakin membaik. (Fer)

Meimonews.com – Tinggal dua hari lagi (27/5/2026) umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Sehubungan dengan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah menyiapkan hewan kurban untuk diserahkan kepada umat Islam yang ada di kota Manado.

Penyerahan hewan kurban berupa sapi sebanyak 30 ekor dilakukan Wakil Walikota Manado, Richard Sualang (mewakili Walikota Manado Andrei Angouw) bersama jajaran BKSAUA Kota Manado di lapangan Sparta Tikala Manado, Senin (25/5/2026).

Sejumlah pejabat dan tokoh lintasagama turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain, Kapolresta Manado Irham Halid, Sekretaris Kota Manado Steven Dandel, Ketua MUI Manado Yaser Bachmid, Ketua BKSAUA Manado Judy Tunari dan Presidium BKSAUA Manado.

Bantuan ini merupakan wujud keinginan yang tulus dari pemerintah Kota Manado. “Kiranya hewan kurban yang disalurkan ke berbagai tempat ibadah ini dapat menjadi berkah yang melimpah bagi kita semua, khususnya saudara-saudara umat Muslim di Manado,” ujar Wawali.

Pemerintah Kota Manado bertterima kasih atas sinergi para tokoh agama, jajaran Forkopimda, serta presidium BKSAUA. “Selamat menyambut Hari Raya Idul Adha, semoga kebersamaan dan kedamaian di kota tercinta ini terus terjaga,” sebut Wawali. (elka)