Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (RSUP Kandou) dan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat menandatangani Pakta Integritas PPDS dan Perjanjian Penyelenggaraan Pembelajaran Klinik di Aula Kantor Pusat RSUP Kandou, Selasa (15/9/2026).

Penandatanganan ini dilaksanakan bersamaan dengan penutupan kegiatan Orientasi, Pendidikan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), Pelayanan Prima serta Ketahanan Mental bagi peserta PPDS.

Dengan adanya kegiatan tersebut dan setelah menjalani rangkaian orientasi dan pelatihan dasar pelayanan rumah sakit, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUP Kandou Manado kini siap memasuki tahapan pendidikan klinis.

Para peserta PPDS selanjutnya menjalani proses pendidikan klinis di RSUP Kandou dengan bekal pengetahuan mengenai keselamatan pasien, mutu pelayanan, pencegahan infeksi, keselamatan kerja, pelayanan prima serta ketahanan mental

Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel menjelaskan, penandatanganan Pakta Integritas menjadi simbol kesanggupan semua pihak untuk menjalankan proses pendidikan secara bertanggung jawab.

Peserta PPDS, sebut Dekan, nantinya tidak hanya menghadapi persoalan akademik dan klinis, tetapi juga berbagai aspek nonakademis ketika berada di lingkungan pelayanan rumah sakit.

“Tidak semua profesi ada pakta integritas. Ini penting karena aspek klinis maupun nonklinis harus diantisipasi saat saudara terjun dalam pelayanan sebagai residen PPDS,” ujarnya.

Diingatkan, proses pendidikan yang akan dijalani selama kurang lebih empat tahun harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tetap berpegang pada Pakta Integritas yang telah ditandatangani.

Dekan menyampaikan terima kasih kepada Direktur Utama RSUP Kandou beserta jajaran yang telah menerima para peserta PPDS untuk menjalani proses pembelajaran klinik. “Terima kasih Pak Dirut dan jajaran. Terimalah mereka untuk belajar di RS Kandou,” ujarnya.

Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan mengatakan, berakhirnya orientasi dan pelatihan menjadi tanda bahwa peserta didik telah siap memasuki pendidikan klinis. “Hari ini penutupan pelatihan. Itu tandanya peserta didik siap mulai dengan pendidikan klinis,” ujarnya.

Memasuki lingkungan klinis, Dirut meminta peserta PPDS menjaga sikap dan menghindari segala bentuk perundungan selama menjalani pendidikan.

Secara khusus, Dirut menitipkan tiga hal kepada para peserta didik, yakni belajar sungguh-sungguh, melayani dengan hati, dan memperlakukan semua orang dengan rasa hormat.

“Jangan membeda-bedakan. Apakah tenaga kesehatan ini atau itu, cleaning service, tenaga kesehatan lainnya, maupun bagian administrasi. Semua harus kita perlakukan dengan rasa hormat,” tegasnya.

Lingkungan pendidikan dan pelayanan rumah sakit, menurutnya, merupakan tempat untuk membentuk kemampuan sekaligus karakter seorang dokter. Karena itu, peserta PPDS dituntut mampu menunjukkan sikap profesional, menghargai sesama dan mengutamakan kepentingan pasien.

“RS Kandou dan Faked Unsrat memiliki tanggung jawab terhadap pendidikan dokter. Jadilah dokter yang berdedikasi,” pesannya.

Dirut juga mengingatkan, pendidikan kedokteran tidak hanya berorientasi pada kemampuan klinis. Pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting yang harus dijalankan secara seimbang.

Usai memberikan sambutan, Dirut di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou Yune Laukati menutup kegiatan orientasi, pendidikan dan pelatihan peserta PPDS.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Dekan 1 Faked Unsrat Nurdjanah Jane Niode. (FA)

Meimonews.com – Dekan FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Unsrat Ferry Markus Daud Liando menegaskan, terjadinya kegaduhan politik di berbagai negara lebih disebabkan oleh karena tingkat kemakmuran suatu negara berada pada level rendah.

Jika angka kemiskinan tinggi, pelayanan publik buruk, biaya pendidikan tinggi dan pelayanan kesehatan tidak bagus maka kecenderuungan yang terjadi di negara itu adalah kekacauan, ketidakpastian serta terjadi instabilitas politik.

Penegasan tersebut disampaikan Liando ketika memberikan sambutan pembukaan Seminar Nasional Peran Mahasiswa sebagai Jembatan Solusi di Tengah Gejolak Sosial Politik dan Ekonomi yang diadakan di Lantai 2 FISIP Unsrat, Selasa (15/9/2026).

Seminar nasional yang meghadirkan Dosen Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Muhamadiyah Indonesia Aos Kuswandi sebagai pembicara utama ini dihadiri Wakil Dekan 1 Alfon Kimbal MSI, Wakil Dekan 2 Shirley Goni, para pimpinan jurusan dan dosen serta ratusan mahasiswa FISIP Unsrat.

Liando mengungkapkan, sejumlah negara yang dinamikamia politiknya sangat stabil seperti Denmark, Swedia, Finlandia dan Norwegia. “Negara-negara itu politiknya sangat stabil. Penyebabnya karena masyarakatnya makmur,” ujarnya.

Di negara- negara tereebut dari biaya sekolah, biaya kesehatan, biaya perumahan, rumah pemukiman serta jaminan lapangan pekerjaan bagi rakyatnya sepenuhnya menjadi tanggungjawab pemerintah. Rakyat percaya dengan pemimpinnya, sehingga tidak pernah terdengar adanya kegaduhan di negara itu.

Jika negara Indonesia bisa di kelola dengan baik, maka kemakumaran rakyat dapat tercapai. “Kita sesungguhnya negara kaya. Sumber daya alam kita cukup tersedia untuk mensejahterakan masyarakat. Tinggal komitemen dan motivasi pemerintah dalam mengelola negara secara professional,” sebutnya. (FA)

Meimonews.com – Dekan FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Unsrat Ferry Markus Daud Liando mengungkapkan, salah satu tantangan terberat yang dialami para sarjana saat ini adalah makin ketatnya persaingan dalam memperoleh lapangan pekerjaan.

“Ada banyak sarjana yang hingga kini masih sulit mendapatkan pekerjaan. Konskuensinya adalah pengangguran, beban keluarga dan penyakit sosial,” ujarnya ketika memberikan sambutan pada kegiatan Bina Rohani Mahasiswa Kristen FISIP Unsrat di Sekolah Alkitab Langowan, Sabtu (12/9/2026).

Menurutnya, ada empat penyebab sulitnya mendapatkan pekerjaan saat ini. Pertama, makin terbatasanya institusi baik pemerintah maupun swasta yang membutuhkan tenaga kerja. Kedua, adanya kecanggihan teknologi yang telah banyak menggantikan tenaga manusia.

Ketiga, makin menjamurnya tenaga kerja asing yang mendominasi pangan pekerjaan. Keempat, lemahnya daya saing ketika berkompetisi mendapatkan lapangan pekerjaan.

Namun demikian, sebutnya, di tengah tantangan tersebut, para mahasiswa harus harus berjuang untuk mendapatkan pekerjaan setelah lulus. “Sebab tidak mungkin para mahasiswa hanya terus bergantung pada bantuan orang tua,” tandasnya.

Wakil Dekan 3 FISIP Unsrat Donald M. Monintja saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Bina Rohani Mahasiswa Kristen FISIP Unsrat

Dikemukakan, kelak setiap mahasisswa kelak akan membentuk keluarga baru, membesarkan dan akan menyekolahkan anak-anak dan semuanya itu tidak mungkin hanya bergantung pada orang tua.

“Para mahasiswa yang akan menjadi sarjana harus berusaha untuk bekerja karena ini juga sebagai bentuk kesaksian dan tanggungjawab. Tidak elok jika sudah sarjana tapi masih disebut pengagguran,” ujarnya.

Dujelaskan, salah satu pemicu kakacauan, kerusuhan dan kejahatan dipicu oleh pemuda-pemuda produktif yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

Ditambahkan, meski makin ketatnya persaingan dalam mendapatkan pekerjaan, namun bukan berarti akan menutup peluang dan kesempatan. Jika mahasiswa kristen mampu mewujudkan kualitas diri yang unggul, maka akan sangat mudah untuk mendapatkan pekerjaan yang diibutuhkan.

Dekan lantas membagi beberapa tips sebagai strategi bersaing untuk mendapatkan pekerjaan serta strategi dalam pengembangan karier dalam dunia pekerjaan kelak.

Pertama, kejar kecerdasan mulai dari keseriusan belajar. Intelektul dan kepinteran sangat mendukung peluang mendapatkan pekerjaan. Kedua, perlu memiliki karakter dan track record yang baik. Karakter menjadi salah sastu penentu utama keberhasilan seseorang. Meski pinter tapi jika tidak jujur, tidak sopan, angkuh dan selalu negatif thinking terhadap orang lain, maka kepinteran itu tidak akan menjadi berguna.

Ketiga, harus memiliki skill atau keterampilan baik penguasaan teknologi, kemampuan berbahasa asing, pengembangan talenta seni atau keterampilan lain yang bisa saja menjadi persoaln branding yang diakui orang lain.

Keempat, perluas jejaring sosial. Jika poin 1, 2 dan 3 telah kita miliki maka secara otmatis memudahkan kita membangun jejaring sosial. Kadang kesempatan pekerjaan itu datang dari orang yang mengenal kita dan mengetahui diri kita memiliki kepinteran, karakter dan keterampilan yang baik.

“Keempat cara ini, bukan hanya memudahkan kita dalam mendaptkan pekerjaan, namun menjadi bekal kita dalam pengembangan karier jika kita sudah bekerja,” tegasnya.

Bina Rohani Mahasiswa Kristen FISIP Unsrat yang mengangkat tema Be Empowered ini berlangsung dua hari, yang dimulai Jumat (11/9/2026).

Sejumlah materi diberikan kepada para peserta kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Dekan 3 Donald M. Monintja. (FA)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajaran menindaklanjuti setiap laporan pungutan liar, premanisme, dan tindak kejahatan yang mengganggu aktivitas perusahaan serta iklim investasi.

Perintah tersebut disampaikan Kapolri pada kegiatan Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).

Kurang lebih 2.000 pekerja dari sekitar 1.200 perusahaan di Kawasan Industri MM2100 dan sekitarnya itu hadir pada kegiatan yang mengangkat tema Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi tersebut.

Di hadapan perwakilan pekerja, pengusaha, dan pemerintah, Kapolri meminta setiap bentuk gangguan keamanan di kawasan industri segera dilaporkan kepada kepolisian. Laporan tersebut harus direspons dengan cepat agar kegiatan produksi maupun operasional perusahaan tidak terganggu.

“Bagi pengusaha dan perusahaan yang masih menemukan aksi premanisme, pungli, maupun kejahatan lainnya, silakan dilaporkan. Saya minta kepolisian segera menindaklanjuti agar investor tidak ragu untuk masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Kapolri menegaskan, jaminan keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dunia usaha. Penanganan terhadap pungli dan premanisme diperlukan untuk memberikan kepastian kepada perusahaan sekaligus melindungi para pekerja dalam menjalankan aktivitasnya.

Kondisi tersebut semakin penting karena Indonesia tengah mendorong hilirisasi pada berbagai sektor strategis, mulai dari mineral, energi, pangan, hingga manufaktur. Program tersebut diharapkan menghasilkan nilai tambah serta membuka semakin banyak lapangan pekerjaan.

Masuknya investasi dibutuhkan untuk mendukung upaya tersebut. Namun, investasi akan tumbuh apabila didukung kepastian hukum, stabilitas keamanan, dan lingkungan usaha yang terbebas dari berbagai bentuk gangguan.

“Polri ingin meyakinkan para pengusaha dan investor bahwa Indonesia merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk berinvestasi,” jelasnya.

Komitmen itu diwujudkan melalui kesiapan jajaran kepolisian dalam menjaga kawasan industri dan memberikan perlindungan terhadap seluruh aktivitas usaha yang dijalankan sesuai ketentuan.

‘Polri akan terus memberikan jaminan keamanan agar kegiatan investasi dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” tegas Kapolri.

Kapolri juga mengingatkan perusahaan untuk menaati regulasi dan memenuhi hak-hak pekerja. Kepastian berusaha harus berjalan beriringan dengan terciptanya hubungan industrial yang adil.

Dengan keamanan yang terpelihara dan hak pekerja yang terlindungi, kegiatan industri diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi perusahaan, tenaga kerja, dan perekonomian nasional. (*/AF)

Meimonews.com – Brigjen Pol. Yudo Hermanto resmi memimpin Kepolisian Daerah (Polda) Sulut setelah Pataka Maesa’an Waya diserahkan Irjen Pol. Roycke Harry Langie pada Upacara Serah Terima Pataka Maesa’an Waya di Lapangan Presisi Mapolda Sulut Kamis (10/9/2026).

Upacara penyerahan pataka yang merupakan ramgkaian serah terima jabatan orang nomor satu di Polda Sulut ini diselenggarakan bersamaan dengan Farewell and Welcome Parade Kapolda Sulut.

Diketahui, bebeapa waktu lalu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit telah melakukan pelantikan sejumlah pejabat Polri di Mabes Polri, yang salah satu di antaranya Kapolda Sulut.

Penyerahan pataka ini menjadi simbol estafet kepemimpinan sekaligus kesinambungan pengabdian Polri di wilayah Bumi Nyiur Melambai ini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan secara adat kedatangan Kapolda Sulut Brigjen Hermanto dan istri di gerbang utama Mapolda Sulut.

Kapolda disambut Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat Utama Polda Sulut, Kapolresta dan Kapolres jajaran, Bhayangkari serta seluruh personil.

Secara perseorangan, Kapolda menyalami satu persatu pejabat Polda Sulut, Polresta dan Polresta jajaran serta pimpinan Bhayangkari Polda dan Polres/ta jajaran.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Langie menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran, mulai dari Wakapolda, Pejabat Utama, para Kapolresta dan Kapolres, hingga seluruh anggota serta ASN Polda Sulut, atas dedikasi, loyalitas, dan dukungan yang telah diberikan.

“Berbagai pencapaian dan keberhasilan yang diraih selama ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan kerja sama seluruh personel. Mengabdi di Bumi Nyiur Melambai menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus pengalaman berharga dalam perjalanan tugas dan kehidupan,” ujar Langie yang telah diangkat menjadi Asisten Utama Operasional (Astamaops) Polri.

Putra Kawanua ini berpesan kepada seluruh personil kepolisian di daerah ini untuk melaksanakan tugas dengan patuh hukum, sepenuh hati, dan menjaga hal-hal baik yang telah terbangun.

“Berikan dedikasi dan loyalitas yang sama, bahkan lebih, kepada Kapolda Sulawesi Utara yang baru. Jangan pernah lelah berbuat baik dan terus berikan manfaat pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar perwira tinggi (Pati) kelahiran 24 November 1970 ini,

Lulusan Akpol 1994 ini juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan maupun kekurangan selama bertugas dan mengabdi bersama di Polda Sulawesi Utara.

Dakam sambutannya, Brigjen Pol. Yudo Hermanto menegaskan, amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.

“Saya berharap dapat diterima sebagai bagian dari keluarga besar Polda Sulut dan masyarakat Sulawesi Utara, serta memohon dukungan dan sinergi dari seluruh jajaran demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ujarnya.

Mantan Karo Paminal Divpropam Polri ini menegaskan, pataka yang diserahterimakan bukan sekadar simbol organisasi, melainkan lambang kehormatan, kebanggaan, dan pengingat tanggung jawab moral. Nilai persatuan dan kebersamaan yang terkandung di dalamnya menjadi fondasi utama kekuatan Polda Sulut.

Terkait komitmen pelayanan publik dan penegakan hukum, Pati kelahiran Jakarta, 6 November 1974 ini mengingatkan kepada seluruh personil untuk bekerja secara profesional, akuntabel, dan humanis, serta pentingnya tindakan yang cermat, tepat, rukun, dan sesuai perundang-undangan.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Polda Sulut, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, SIK, MH atas dedikasi, kepemimpinan, serta pondasi positif yang telah dibangun selama memimpin Polda Sulut,” ujar lulusan Akpol 1997 ini. (lexie)

Meimonews.com – Tanggal 7 September 1973 Starry Homenta Rampengan lahir di Manado. Berbagai jenjang karier telah dilaluinya dengan suka-duka. Berbagai gelar akademis telah diraihnya dengan jerih-payah disertai semangat pantang menyerah. Jenjang karier sebagai ASN (aparat sipil negara) hingga pelbagai jabatan telah dilalui dan dijalaninya apa adanya.

Dosen tetap Fakultas Kedokteran Unsrat sejak tahun 2000 dan telah menyandang gelar guru besar (profesor) ini senantiasa bersyukur atas berkat yang diterimanya termasuk jabatan Direktue Utama Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou).

Momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53, Starry mensyukurinya dengan memperingatinya dengan sederhana, tanpa bermegahria. Ia merayakannya dengan berbagi kasih kepada anak-anak yang sedang menjalani perawatan di Pusat Kanker Anak Estella RS Kandou, Senin (7/9/2026).

Wakil Ketua Komite Medik RSUP, Kandou 2019 serta Sekretaris Bagian/SMF Kardilogi dan Kedokteran Vascular Faked Unsrat 2015-2023 dan mantan Kepala Bagian/SMF Kareiolpgi dan Kedokteran Vascular ini memilih mengisinya dengan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yang tengah berjuang menghadapi penyakit. Ia datang membawa bantuan berupa makanan dan kain handuk untuk diberikan kepada anak-anak di Pusat Kanker Anak Estella.

Suasana haru terasa ketika ia menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan anak-anak serta keluarga mereka. Senyum dan perhatian yang diberikan menjadi bentuk dukungan moral bagi anak-anak yang sedang menjalani proses pengobatan.

Bagi pemilik Certifiet Patient Centered Care Professional (CPPCC) di Komisi Akreditasi Rumah Sakit 2025 ini, bertambahnya usia tidak hanya menjadi alasan untuk bersyukur, tetapi juga kesempatan untuk berbagi dengan sesama, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Di hari ulang tahun saya yang ke-53 ini, harapan saya sederhana. Kiranya semua pasien boleh memperoleh kesembuhan. Kiranya Tuhan memberikan mukjizat bagi mereka yang sedang berjuang dan menguatkan setiap keluarga pasien,” ujarnya.

Mantan peserta pelatihan seperti Khoo Teck Puat Hospital – Manjemen Rumah Sakit di Singapura 2010, Fellow of International College of Angiology di International College of Angiology 2011, Fellow of American College of Cardiology di American College of Cardiology 2012 ini berharap, anak-anak yang sedang menjalani pengobatan senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan dan masa depan yang baik.

Kehadirannya di tengah anak-anak tersebut bermakna pesan bahwa perhatian dan kasih sayang tidak selalu harus diberikan dalam bentuk besar. Sebuah kunjungan, sapaan, uluran tangan dan doa dapat menjadi kekuatan bagi mereka yang sedang melewati masa-masa sulit.

Di usia yang ke-53, Starry, seperti dikutip Humas RSUP Kandou, memilih merayakan hari istimewanya dengan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak Pusat Kanker Estella. Sebuah perayaan sederhana, namun meninggalkan pesan kemanusiaan yang mendalam: ketika seseorang mampu berbagi, kebahagiaan akan terasa lebih berarti. (Lexie)

Meimonews.com – PT Bank SulutGo (BSG) memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan tinggi di Sulawesi Utara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah pimpinan perguruan tinggi se-Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Acara penting ini dilangsungkan dalam rangkaian kegiatan Kuliah Umum dan Wisuda Bersama Perguruan Tinggi di Kota Kotamobagu di Ballroom Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Jumat (4/9/2026).

Rangkaian kegiatan ini diawali dengan jalan sehat di Ilongkow (lahan kampus STMIK Multicom) pada pukul 06.00 WITA, kemudian dilanjutkan dengan prosesi akademik serta penandatanganan kerjasama strategis bersama Bank SulutGo.

Penandatanganan MoU dan PKS ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Bank SulutGo nRevino Maydi Pepah, bersama pimpinan dari berbagai perguruan tinggi di wilayah BMR.

Perguruan tinggi yang melakukan MoU dan PKS dengan Bank SulutGo adalah STMIK Multicom Bolaang Mongondow di mana MoU ditandatangani oleh Supit Mamuaya sementara PKS oleh Novyan Joiner Deno Mamuaya.

Institut Agama Islam Kotamobagu, MoU oleh Muliadi Mokodompit sementara PKS oleh Zainul A. Lantong. Institut Kesehatan dan Teknologi Jainudin, MoU oleh Eko Susilo sementara PKS oleh Jainudin Damopolii

Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, MoU dan PKS ditandatangani oleh Ns. Echa Efendy Siswanto Amir. Institut Agama Islam Muhammadiyah, MoU dan PKS ditandatangani oleh Feiby Ismail.

Kehadiran Asisten 1 Setdaprov Sulut Denny Mangala (mewakili Pemerintah Provinsi), bersama Wakil Walikota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, serta para pejabat tinggi lainnya semakin memberikan legitimasi pentingnya kolaborasi lintas sektor ini.

Gubernur Sulut Mayor Jenderal TNI Purn.Yulius Selvanus yang diwakili Asisten 1, dalam orasi ilmiah dan kuliah umum mengupas tuntas berbagai potensi besar serta kemajuan pembangunan yang sedang dicapai oleh Provinsi Sulawesi Utara.

Gubernur juga menekankan pentingnya peran strategis serta peluang terbuka bagi para wisudawan baru untuk turut serta berkontribusi nyata demi kemajuan dan kesejahteraan Provinsi Sulawesi Utara ke depan.

Melalui kolaborasi strategis ini, Bank SulutGo berharap dapat terus memberikan layanan perbankan terbaik serta mendukung ekosistem pendidikan tinggi yang lebih maju dan mandiri di wilayah Bolaang Mongondow Raya, sejalan dengan semangat “Torang Pe Bank.” (elka)

Meimonews.com – Brigjen Pol Yudo Hermanto, SIK, MM resmi menjadi Kapolda Sulut menyusul Upacara Serah Terima (Sertijab) yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Sertijab ini dilakukan bersamaan dengan sertijab sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan beberapa pejabat kewilayahan seperti Kapolda berdasarkan mutasi Polri yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026, yang salah satunya yaitu pergantian Kapolda Sulawesi Utara.

Jabatan Brigjen Pol. Hermanto sebelumnya adalah Karopaminal Divpropam Polri, sementara Irjen Pol. Langie dipromosikan menjadi Astamaops Kapolri, menggantikan Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si. yang dimutasi sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka purna tugas.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Alamsyah Parulian Hasibuan menjelaskan, pergantian jabatan Kapolda Sulut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang dilakukan dalam rangka pembinaan karier, penyegaran serta peningkatan kinerja organisasi.

“Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier, penyegaran, dan peningkatan kinerja organisasi di tubuh Polri secara berkala, serta dalam rangka tour of duty dan tour of area,” ujarnya.

Mutasi dan pergantian pejabat, sebutnya, merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Setiap pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Irjen Pol Roycke Harry Langie atas dedikasi, pengabdian, dan kepemimpinannya selama menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara. Selanjutnya, kami menyambut dan mendukung Brigjen Pol Yudo Hermanto sebagai Kapolda Sulut yang baru,” ujarnya.

Seluruh jajaran Polda Sulut siap mendukung kepemimpinan Kapolda yang baru serta menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

“Kami berharap kepemimpinan Kapolda yang baru dapat semakin memperkuat soliditas internal dan sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Utara tetap aman, kondusif dan terpelihara,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com- PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo / BSG) kembali menegaskan fundamental keuangan dan tata kelola bisnis yang solid.

Lembaga pemeringkat internasional PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) secara resmi mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank SulutGo pada level ‘A(idn)’ dengan Outlook Stabil.

Dalam surat keputusan resmi No. 157/DIR/RATLTR/VIII/2026 tertanggal 14 Agustus 2026 yang ditujukan kepada Direktur Utama Bank SulutGo Revino Maudy Pepah, Fitch Ratings juga mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Pendek BSG pada level ‘F1+(idn)’.

Predikat ini menunjukkan kapasitas perseroan yang paling kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka pendek secara tepat waktu serta didukung oleh profil likuiditas yang sangat baik.

Selain pemeringkatan korporasi, Fitch Ratings turut mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang di level ‘A(idn)’ untuk Obligasi Berkelanjutan I Bank SulutGo Tahap I Tahun 2021. Instrumen obligasi senilai Rp 750 Miliar tersebut dijadwalkan akan berakhir (jatuh tempo) pada tanggal 7 September 2026.

Peringkat ‘A(idn)’ mengindikasikan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar (default risk) yang rendah relatif terhadap emiten atau obligasi lain di Indonesia.

Peringkat ‘F1+(idn)’ menunjukkan profil risiko gagal bayar terendah untuk jangka pendek dengan daya dukung likuiditas yang tergolong sangat kuat.

Ringkasan Pemeringkatan Fitch Ratings (Agustus 2026) : Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank SulutGo: ‘A(idn)’ / Outlook Stabil Peringkat Nasional Jangka Pendek Bank SulutGo: ‘F1+(idn)’. Peringkat Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2021 (Rp 750 Miliar): ‘A(idn)’ Tanggal Jatuh Tempo Obligasi 7 September 2026

Afirmasi peringkat dari lembaga pemeringkat independen seperti Fitch Ratings menjadi bukti nyata komitmen Bank SulutGo dalam menjaga kualitas aset, efisiensi operasional, serta manajemen risiko secara prudent.

Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2021 sebesar Rp 750 Miliar pada 7 September 2026 mendatang, perseroan menegaskan kesiapan dan kapasitas likuiditas yang sangat aman untuk menyelesaikan seluruh kewajiban keuangan perseroan secara tepat waktu.

Bank SulutGo terus berfokus untuk memperkuat permodalan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo secara berkelanjutan. (elka)