Meimonews.com – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK SNBT) Unsrat tahun 2026 berakhir dan ditutup pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 1 Unsrat/Ketua Panitia UTBK SNBT Unsrat Arthur Gehart Pinaria mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Kamis (30/4/2026).

Dalam sambutannya, Pinaria menegaskan, secara keseluruhan kegiatan UTBK-SNBT Unsrat telah berjalan sangat baik, karena didukung oleh kekompakan semua komponen pantia yang telah bekerja cerdas dan bekerja keras serta bertanggung jawab sesuai fungsi dan peran masing-masing.

“Untuk itulah saya ucapkan terima kasih,” ujarnya pada kegiatan yang dilaksanakan di Gedung TIK Unsrat Manado yang turut dihadiri Ketua Tim Monev Panitia Pusat Andi Ridwan Makkulawa dan staf.

Dalam sambutannya, Makkulawa menyimpulkan bahwa keseluruhan jalannya UTBK-SNBT Unsrat berlangsung sangat baik dan tidak ditemukan adanya praktik kecurangan oleh Panitia, Pengawas dan Peserta.

“UTBK Unsrat berlangsung sangat baik karena didukung oleh fasilitas komputer, koneksi internet, ruangan AC, Monitor CCTV, metal detektor di setiap ruangan untuk scan peserta serta antisipasi gangguan kesehatan peserta, panitia menyediakan Posko dan Tim Medis,” ujarnya.

Ditambahkan, panitia juga telah melaksanakan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan baik.

Diketahui, pelaksanaan UTBK SNBT Unsrat tahun 2026 berlangsung sejak Selasa (21/4/2026) dan dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan di dampingi Pinaria dan Tim Monev Panitia Pusat (Baca : Buka UTBK SNBT Unsrat, Rektor Ingatkan untuk tidak Memberi Uang Pelicin pada Siapapun yang Menjanjikan Kelulusan). (FA)

Meimonews.com -Duta Besar India untuk Indonesia HE Mr. Sandeep Chakravorty berkunjung ke Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) Manado, Jumat (24/4/2026).

Dalam agenda kunjungan terkait dengan implementasi konkrit Unsrat untuk terus memperkuat komitmennya sebagai Perguruan tinggi berdaya saing global melalui pengembangan kerjasama Internasional yang strategis ini, Dubes meresmikan Bharat Corner.

Peresmian Bharat Corner oleh Dubes di dampingi Wakil Rektor 4 (Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Humas) Unsrat Steenie Edward Wallah
dilakukan di Kompleks Kantor Pusat Urusan Internasional LPMPP (Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran) Unsrat yang dikepalai Max Runtuwene.

Peresmian Bharat Corner ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan peninjauan koleksi dan dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai simbol keberlanjutan dan persahabatan antarinstitusi.

Kegiatan ini dihadiri para Dekan, Wakil Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Biro dan staf di lingkungan Unsrat, yang mencerminkan dukungan institusional terhadap agenda internasionalisasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari diplomasi akademik yang bertujuan memperluas akses sumber pengetahuan global sekaligus memperkuat jejaring kerjasama antara Unsrat dan institusi pendidikan di India.

Kehadirian Bharat Corner diharapkan menjadi pusat literasi yang menyediakan referensi komprehensif India mencakup aspek budaya, sejarah, pendidikan dan perkembangan kontemporer.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie yang diwakili Wakil Rektor 4 dalam sambutannya menjelaskan penguatan kerjasama internasional merupakan bagian integral dari visi Unsrat dalam mengembsngkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif dan berorientasi global.

“Kerjasama dengan mitra internasional termasuk dengan India dipandan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, tambahnya, Unsrat mendorong peningkatan mobilitas akademik, pengembangan riset bersama serta pertukaran pengetahuan pengetahuan yang relevan dengan tantangan global.

Sandeep dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan hubungan bilateral di bidang pendidikan sebagai fondasi kerjasama jangka panjang.

Dijelaskan, Bharat Corner merupakan inisiatif yang mendukung peningkatan pemahaman lintasbudaya sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih intensif antara perguruan tinggi di kedua negara.

Secara strategis, kerjasama dengan negara dan institusi luar negeri memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, relevansi riset serta daya saing lulusan.

Unsrat secara berkelanjutan mengembangkan kemitraan yang bersifat kolaboratif dan saling menguntungkan, baik dalam bentuk program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama maupun pengembangan kurikulum berbasis internasional.

Dengan diresmikannya Bharat Corner, Unsrat semakin menegaskan arah kebijakannya dalam membangun ekosistem akademik yang terbuka, adaptif dan terintegrasi dengan dinamika global, sejalan dengan visi universitas untuk menjadi institusi unggul di kawasan Asia Pasifik. (FA)

Meimonews.com – Komisi IX DPR RI di dampingi perwakilan Kementerian Kesehatan RI dan perwakilan BPJS Kesehatan mengadakan kunjungan kerja (Kunker) ke RSUP Kandou Manado, Kamis (24/4/2026).

Wakil rakyat pusat dan rombongan tersebut diterima Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan di dampingi jajaran dewan direksi.

Dalam sambutannya, Dirut mempresentasikan profil rumah sakit, termasuk capaian layanan, pengembangan fasilitas, serta tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain itu, Dirut juga memaparkan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan sebagai rumah sakit rujukan di kawasan timur Indonesia.

“Kami RS Kandou Manado menyambut dengan sukacita atas kedatangan dari Komisi IX dan rombongan di rumah sakit tercinta ini untuk melakukan visitasi,” ujarnya.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan layanan kesehatan serta sinergi antara pemerintah, rumah sakit, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran perwakilan Kementerian Kesehatan dan mitra kerja dari BPJS Kesehatan dalam kunker ini adalah bagian dari upaya kolaborasi dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan yang optimal.

Usai sesi pemaparan, Komisi IX DPR RI dan rombongan di dampingi Dirut dan jajaran direksi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruangan pelayanan dan fasilitas rumah sakit.

Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. (Fer)

Meimonews.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan (FPIK) Unsrat mengadakan Kuliah Umum di Auditorium FPIK Unsrat Manado, Rabu (22/4/2026).

Tema yang diangkat dalam kuliah umum ini adalah Mendulang potensi ekonomi biru : Kemitraan lintas sektor untuk pencapaian target pertumbuhan ekonomi.

Ada enam pembicara penting tampil dalam kuliah umum ini yakni Hendra Yusran Siry (Kementerian Kelautan dan Perikanan RI), Febrian Irawati Mamesah (Direktur Kerja Sama Intrakawasan dan Antarkawasan Asia Pasifik dan Afrika Kemenku RI), Benny Kurnia Rahman (Diplomat Ahli Madya Direktorat Kerja Sama Kemenlu RI).

Selain itu, Frank K. Griffin (Executive Director Coral Triangle Initiative (CTI), Hari Kushardanto (Vice President Rare Indonesia) dan Desy Mantiri (Dosen FPIK Unsrat).

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie mengatakan, tema yang diangkat ini mencerminkan komitmen kita bersama untuk menggali dan mengembangkan potensi ekonomi biru melalui lintas sektor.

“Sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha dan masyarakat menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa potensi ini dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Rektor berharap, para mahasiswa dan seluruh peserta dapat memperoleh wawasan yang lebih luas, pemahaman yang mendalam serta inspirasi untuk berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Dekan FPIK Unsrat Ockstan J. Kalesaran dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para narasumber/pembicara yang hadir dan membagikan ilmu, pengalaman dan wawasan kepada civitas akademika FPIK Unsrat.

Dekan yakin, materi yang akan disampaikan tidak hanya memperkaya pengetahuan tetapi juga inspirasi serta membuka cakrawala berpikir yang luas bagi para mahasiswa dan peserta kuliah umum.

Kuliah tamu ini, menurutnya, salah satu bentuk komitmen FPIK Unsrat dalam meningkatkan kualitas akademik, dengan menghadirkan perspektif baru dari narasumber.

Dekan berharap melalui kegiatan ini, terjalin interaksi yang aktif, pertukaran gagasan serta penguatan jejaring akademik yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan di FPIK Unsrat. (FA)

Meimonews,com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie membuka secara resmi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berbasis Tulis (UTBK SNBT) Unsrat Tahun 2026.

Mendampingi Rektor pada kegiatan yang dipusatkan di Gedung TIK Unsrat Manado, Selasa (21/4/2026) ini adalah Ketua Panitia Arthur Gehart Pinaria (Wakil Rektor 1 Unsrat), Tim Monev Panitia Nasional Andi Ridwan Makkulawu serta seluruh Panitia SNBT Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengingatkan kepada calon mahasiswa peserta UTBK dan juga orangtua calon mahasiswa untuk tidak percaya apalagi memberi uang pelicin pada siapapun yang menjanjjkan kelulusan.

“Jangan. Karena peserta UTBK nanti dinyatakan lulus berdasarkan hasil ujiannya sendiri tanpa dibantu oleh siapapun,” ujar Rektor.

Rektor menegaskan pula komitmen Unsrat dalam menyelenggarakan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk kecurangan.

“Kami telah menyiapkan sarana dan prasarana semaksimal mungkin, mulai dari kestabilan jaringan internet hingga pengawasan yang ketat,” jelasnya.

Kehadiran Tim Monev Pusat, menurut Rektor, memberikan keyakinan lebih bahwa Unsrat siap mencetak generasi unggul melalui proses seleksi yang sangat kompetitif ini.

Kegiatan UTBK SNBT Unsrat tahun 2026 ini, menurut Humas Unsrat Max Rembang kepada Meimonews.com, usai pelaksanaan kegiatan hari pertama, akan berlangsung hingga Kamis (30/4/2026). (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 10 (sepuluh) imam/pastor baru ditahbiskan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC pada Misa Tahbisan di Gereja Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Sabtu (18/4/2026).

Sekitar 100 imam/pastor mendampingi Uskup pada misa tahbisan yang dihadiri seribuan umat dari beberapa paroki di Keuskupan Manado, para suster, frater, bruder serta orangtua/wali dan keluarga imam baru tersebut.

Sepuluh imam/pastor baru tersebut terdiri dari 7 (tujuh) imam diosesan Manado (Projo/Pr) dan 3 (tiga) dari Tarekat MSC(Misionarii Sacratissimi Cordi Jesu/Hati Kudus Yesus).

Mereka adalah Pastor Ftederic Leonardo Ze Pr (Paroki Sta Maria Bunda Penolong Abadi Beteleme Sulteng), Pastor Marcelino Ronaldo Pr (Paroki Hati Kudus Yesus Tanawangko Sulut), Pastor Michael Mefri Kewo Pr (Paroki Hati Kudus Yesus Keroit), Pastor Jecklin Carol Mononimbar Pr (Paroki Hati Kudus Yesus Keroit Sulut), Pastor Beato Dionesius Pasalin Pr (Paroki St. Clemens Kolaka Sultra).

Pastor Wandelinus Gleko Pr (Quasi Paroki Benedictus Abas Lalundu Sulteng), Pastor Christiano Mandagi Pr (Paroki Sta Perawan Ratu Rosari Sinisir Sulut), Pastor Jenner Bernardus Senduk MSC (Paroki Bunda Hati Kudus Woloan Sulut), Pastor Yofalandus Lintong MSC (Paroki Santo Thomas Modo Buol Sulteng) dan Pastor Yohanes Jeng MSC (Paroki Santo Thomas Modo Buol Sulteng).

Upacara tahbisan diawali pemilihan calon tahbisan imam yang dipimpin Mgr. Rolly di dampingi Wakil Superior Skolastikat MSC Pineleng Pastor Aldrin Rey MSC dan Rektor Seminari Tinggi Pineleng Pastor Amri Wuritimur Pr. Ada sejumlah pertanyaan yang diajukan Uskup kepada para frater diakon (calon imam baru) tersebut.

Setelah homili Uskup, dilanjutkan dengan pengikraran kaul janji setia calon imam, litani para kudus, doa tahbisan, pengenaan kasula, pengurapan tangan, penyerahan piala dan patena, serta salam damai.

Saat salam damai, Mgr. Rolly menyapa para imam baru satu persatu dengan berkata “Damai bagimu” dan dijawab para imam baru tersebut dengan berkata “Dan bersama rohmu.”

Setelah itu, para imam baru mendatangi imam-imam yang hadir pada upacara tersebut dalam satu lingkaran yang menandakan satu kologium para imam dengan berkata sama seperti yang diucapkan Uskup (Damai bagimu) dan dijawab dengan jawaban yang sama (Dan bersama rohmu).

Di penghujung misa, sebelum berkat secara umum, Johanes Sikala (mewakili orangtua imam baru), Pastor Wandelmus Gleko Pr (mewakili para imam baru), Provinsial MSC Indonesia Pastor Hironimus Ronny Dahua MSC, dan Mgr. Rolly memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Provinsial MSC Indonesia juga mengumumkan tempat bertugas 3 imam MSC sementara Mgr. Rolly juga mengumumkan tempat bertugas 7 imam diosesan (projo/Pr).

Usai misa/upacara tahbisan acara dilanjutkan dengan syukuran di kompleks pastoran dan gereja paroki HTM Katedral dan Wisma Keuskupan Manado, yang berdekatan dengan gereja. (Leka)

Meimonews.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI) Maruarar Sirait mengingatkan agar jangan niatnya yang diubah, jangan niat kebaikannya diubah.

“Yang diubah adalah aturannya yang menghambat negara berbuat baik bagi rakyatnya,” ujarnya ketika memberikan Kuliah Umum di Unsrat yang di Auditorium Unsrat Manado, Sabtu (11/4/2026).

Cara berpikir ini, menurutnya harus kuat, karena kalau kita tidak punya cara berpikir seperti ini, kita akan terbatas dan saya belajar banyak dari Presiden Prabowo Subianto.

Menteri PKP RI berharap Unsrat bisa melahirkan pikiran-pikiran yang produktif dan inovatif yang bermanfaat. Jangan hanya melanjutkan apa yang ada, tetapi harus juga siap mengantisipasi perubahan, serta harus lahir pemikir-pemikir cerdas dari Unsrat.

“Tugas saya bukan menyenangkan birokrasi tapi tugas saya menyenangkan masyarakat,” tandasnya ketika memberikan materi Peran perguruan tinggi dalam memperkuat wawasan kebangsaan.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya menegaskan, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab strategis dalam membentuk karakter, integritas dan semangat kebangsaan generasi muda.

Rektor berharap kuliah umum ini, akan lahir pemikiran-pemikiran kritis, inspirasi baru serta semangat untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, khususnya di wilayah Indonesia Timur. (FA)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polda Sulut menggelar Open Fishing Tournament Kapolda Sulut Cup I Tahun 2026, Sabtu – Minggu (11-12/4/2026).

Ada dua kategori yang dilombakan pada iven yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar komunitas pencinta olahraga memancing, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi di sektor kepariwisataan Sulawesi Utara, khususnya wisata bahari ini.

Dua kategori itu adalah pertama, Shore Fishing (Mancing Pinggiran) yang diikuti oleh 250 peserta dengan lokasi di sepanjang garis pantai Pasir Putih Boulevard hingga Youth Center Manado.

Kedua, Sport Fishing (Mancing di Laut), yang diikuti oleh 105 tim dengan total 516 pemancing. Kategori ini diikuti oleh tim asal Sulawesi Utara dan luar daerah, termasuk peserta mancanegara dari Timor Leste.

Iven ini memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah, dengan hadiah utama kategori Sport Fishing sebesar Rp.100 juta bagi juara pertama, Rp 75 juta untuk juara kedua dan Rp. 50 juta untuk juara ketiga.

Selain itu, pihak Kementerian Pariwisata RI juga telah memberikan dukungan penuh dan berencana menjadikan turnamen ini sebagai agenda nasional tahunan.

Ketika membuka kegiatan, Wakapolda Sulut Brigejn Pol. Awi Setiyono (mewakili Kqpolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie) menekankan pentingnya peran sektor pariwisata dalam menggerakkan ekonomi daerah yang juga berdampak pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

“Masalah ekonomi ini sangat menentukan, khususnya dalam rangka maintenance of public order. Dengan ekonomi yang berjalan, hunian hotel menggeliat, kapal nelayan disewa, dan UMKM seperti toko pancing serta restoran turut merasakan dampaknya,” ujarnya.

Wakapolda juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kelestarian lingkungan laut selama kompetisi berlangsung, terutama di kawasan konservasi Taman Nasional Bunaken.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Kami berharap melalui kegiatan ini, Polri semakin dicintai masyarakat dan sinergitas dengan berbagai elemen, termasuk komunitas angler, terus terjaga,” sebut Wakapolda.

Pembukaan kegiatan yang dipusatkan di Dermaga Youth Center Manado, Sabtu (11/4/2026) ini dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Sulawesi Utara, perwakilan Kementerian Pariwisata, para Pejabat Utama Polda Sulut, Kapolresta Manado dan Kapolres jajaran serta undangan lainnya seperti Dirut Bank SulutGo Revino Maydi Pepah. (AF)

Meimonews.com – Saat ini, kita berada pada era di mana sektor pertanian tidak lagi dapat dijalankan secara konvensional semata. Perubahan iklim, keterbatasan sumber daya lahan, meningkatnya kebutuhan pangan, serta pesatnya perkembangan teknologi menuntut adanya transformasi menuju pertanian modern.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Dies Natalis ke-66 Fakultas Pertanian Unsrat Manado yang diadakan di halaman parkir fakultas, Jumat (10/4/2026).

“Pertanian modern bukan hanya tentang mekanisasi atau penggunaan alat canggih, tetapi tentang integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan manajemen yang cerdas,” ujar Rektor terkait tema Dies Natalis 2026.

Tema yang diangkat dalam dies natalis kali ini, yang menurut Rektor sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini adalah Pertanian modern sebagai fondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan.

Perkembangan ini, menurut Rektor, mencakup pemanfaatan data dan digitalisasi, penerapan pertanian presisi, serta penguatan prinsip keberlanjutan yang menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kelestarian lingkungan.

“Dalam konteks ini, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi memiliki peran yang sangat strategis. Fakultas tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menjadi pusat inovasi, riset, dan solusi bagi berbagai permasalahan pertanian,” ujarnya.

Ada empat hal yang diharapkan Rektor untuk Faperta Unsrat ke depan. Pertama, terus mengembangkan riset yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kedua, mendorong hilirisasi hasil penelitian menjadi produk yang bernilai tambah.

Ketiga, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Leempat, menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Dikemukakan, dalam pembangunan nasional, sektor pertanian memegang peran yang sangat vital sebagai fondasi ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, dan penopang ekonomi masyarakat.

Untuk mewujudkan pertanian sebagai fondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan, diperlukan pendekatan yang holistik dan kolaboratif. Kita tidak dapat bekerja sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas generasi.

Unsrat melalui Fakultas Pertanian (yang kini dipimpin Dedie Tooy – Red) turut berkontribusi dalam mendukung program-program nasional, antara lain melalui penguatan hilirisasi dan agroindustri, pemberdayaan petani dan pengembangan sumber daya manusia, pengembangan bioenergi dan ekonomi sirkular, serta pembangunan desa dan agrowisata.

“Sebagai Rektor, saya menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung penguatan sarana dan prasarana, termasuk laboratorium dan fasilitas penunjang lainnya, guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pengembangan program-program strategis tersebut.

Kepada para mahasiswa, Rektor mengingatkan bahwa kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan pertanian Indonesia.

“Jangan pernah memandang pertanian sebagai sektor yang tertinggal. Justru di tangan kalian,pertanian akan menjadi sektor yang modern, inovatif, dan penuh peluang. Manfaatkan waktu selama di kampus untuk belajar, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri. Jadilah agen perubahan yang mampu membawa pertanian Indonesia ke arah yang lebih maju,” ajaknya,

Kepada para dosen dan tenaga kependidikan, Rektor menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.

“Peran anda sangat penting dalam membentuk kualitas lulusan dan arah pengembangan fakultas ke depan,” tandasnya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan mengungkapkan, acara pembukaan hari ini tentunya menandai dimulainya serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi Fakultas Pertanian Unsrat.

“Ini bukanlah perayaan puncak, melainkan awal dari berbagai agenda bermakna yang telah disiapkan untuk memperkaya wawasan, mempererat kebersamaan, dan merefleksikan kontribusi Fakultas Pertanian dalam medukung kedaulatan pangan, khususnya di Bumi Nyiur Melambai,” ujar Kadis mengutip Gubernur,

Fakultas Pertanian Unsrat, menurut Gubernur, telah lama menjadi pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berkontribusi nyata bagi sektor agraris.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi global, peran akademisi pertanian menjadi sangat krusial.

Di momentum pembukaan Dies Natalis ini, Gubernur berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, sukses, dan penuh makna, sekaligus menjadi wahana untuk memperkuat jaringan antara akademisi, praktisi, dan masyarakat.

Kolaborasi antara Pemprov Sulut dan Unsrat, khususnya Fakultas Pertanian, menurut Gubernur, harus diperkuat baik dalam riset terapan, pendampingan petani, maupun pengembangan komoditas ekspor.

“Saya berharap, Fakultas Pertanian Unsrat dapat menjadi center of excellence yang melahirkan solusi-solusi kreatif bagi masalah kebangsaan,” sebutnya.

Gubernur juga berharap memasuki usia ke-66, Fakultas Pertanian Unsrat semakin jaya, terus berinovasi, dan tetap setia pada misi mencerdaskan anak bangsa.

“Mari kita songsong masa depan dengan
optimisme. Mari kita bangun pertanian yang tangguh sebagai fondasi ekonomi daerah, sehingga bersama-sama kita mewujudkan Sulawesi Utara Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ajaknya. (FA)