Meimonews.com – Umat Katolik dari 3 (tiga) Paroki yakni Paroki St. Joseph Pelindung Pekerja Kleak Manado, Paroki St. Petrus Warembungan Minahasa, dan Paroki St. Fransiskus Xaverius Kema Minahasa Utara mengadakan ziarah ke Gua Maria Kimentur Kakaskasen, Sabtu (31/10/2026).

Ribuan umat dari 3 paroki tersebut melakukan prosesi ziarah mulai dari depan Biara Karmel Kakaskasen sambil berdoa rosario menuju ke Gua Maria Karmel Kakaskasen. Sejumlah ujud-ujud doa disampaikan. Prosesi dilakukan berkelompok sesuai wilayah rohani masing-masing.

Setelah berdoa rosario yang berpuncak di Gua Maria Kimentur/Bukit Kimentur, umat 3 paroki tersebut mengikuti misa bersama di halaman Seminari Menengah St. Fransiskus Kakaskasen, bersebelahan dengan Gua Maria Kimentur.

Misa dipimpin 7 (tujuh) imam/pastor termasuk Pastor Paroki Warembungan Pastor Alfanus Windy Tangkuman Pr (selebran utama), Pastor Paroki Kleak Pastor Wilfrids Siunta Pr, Paroki Kema Pastor Yansen Dianomo Pr, dan Rektor Seminari Menengah St. Fransiskus Kakaskasen Pastor Danny Surentu Pr.

Pastor Surentu dalam kotbahnya mengatakan, kehadiran umat dari tiga paroki ini mempertemukan dua perjalanan yakni perjalanan para seminaris yang sedang belajar mengenali panggilan Tuhan dan perjalanan umat yang terus mencari serta mengikuti kehendakNya.

Ziarah ini, menurutnya, akan selesai, dan kita akan kembali ke rumah masing-masing. Di sanalah perjalanan iman berlanjut. “Semoga bersama (Bunda – red) Maria, kita semakin merindukan Tuhan sambil menjalankan tanggung jawab dengan setia. Kerendahan hati juga tampak ketika kita mau meminta maaf, menerima nasihat, dan memulai kembali hubungan yang renggang,” ujarnya.

Pastor Surentu mengajak kepada umat ketiga paroki tersebut mempercayakan perjalanan ini kepada Bunda Maria dengan ungkapan : Maria, Regina Sacratissimi Rosarii, ora pro nobis, Maria Ratu Rosario Tersuci, doakan kami. Amin.

Pada kesempatan tersebut, sumbangan umat dari ketiga paroki diserahkan kepada Rektor Seminari. (lex)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Tahun 2026 di Kantor Pusat BSG, Kamis (29/10/2026).

RUPS LB yang dihadiri para pemegang saham, para Komisaris dan para Direksi serta lembaga/instansi terkait ini dipimpin Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus selaku pemegang saham pengendali utama,

Dalam ‎rapat strategis ini dibahas beberapa agenda penting, termasuk pergantian satu jabatan direksi yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, pembahasan terkait dengan remunerasi, pembahasan jabatan pada bidang dana dan treasury direksi, serta membahas penyesuaian nomenklatur jabatan agar selaras dengan ketentuan Bank Indonesia (BI) dan OJK. ‎

‎Gubernur Yulius menjelaskan, RUPS LB digelar untuk menindaklanjuti rekomendasi OJK dengan tenggat waktu 30 hari. Pelaksanaannya juga mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) BSG.

Ditambahkan, keputusan tersebut perlu segera ditindaklanjuti agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan, pembahasan lebih lanjut mengenai pengisian jabatan direksi akan kembali dilakukan dalam RUPS reguler awal 2027. ‎

Untuk sementara, jabatan direksi tersebut akan dijabat Pelaksana tugas (Plt) oleh Direktur Utama BSG Revino Maydi Pepah. “Sesuai keputusan, jabatan tersebut sementara kita Plt-kan ke Direktur Utama BSG,” ujarnya. ‎

Terkait pengisian jabatan direksi, Gubernur mengungkapkan, sudah ada dua nama yang diusulkan. Namun, keputusan mengenai pengisian jabatan tersebut belum ditetapkan dan akan dibahas kembali pada RUPS reguler awal 2027. ‎

“Ada diusulkan dua nama ini untuk mengisi jabatan direksi, tapi kita tunggu saja karena sisa empat bulan lagi bahas itu di RUPS normal awal tahun 2027,” ujarnya. ‎

Dengan demikian, proses penataan jajaran direksi BSG masih akan berlanjut hingga agenda RUPS berikutnya, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang berlaku. ‎(elka)

Meimonews,com – Berbagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, kesiapsiagaan petugas dan ketersediaan fasilitas terus dilakukan Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan.

Tak mengenal lelah dan dibatasi jam kerja, Dirut rutin melakukan telusuran untuk memantau langsung perkembangan yang ada di samping melakukan komunikasi baik dengan petugas pelayanan maupun pasien dan keluarganya.

Itu terlihat ketika Dirut tak cukup hanya memantau dari balik meja dan meski telah beraktivitas seharian di kantor, tapi turun langsung melihat kondisi pelayanan rumah sakit.

Rabu (28/10/2026) malam, Dirut menyusuri Instalasi Gawat Darurat (IGD), menyapa pasien dan keluarga, sekaligus memastikan pelayanan di garda terdepan rumah sakit itu tetap berjalan dengan baik.

Langkah tersebut bukan sekadar kunjungan rutin. Di tengah kesibukan memimpin rumah sakit, Dirut juga tetap meluangkan waktu untuk melihat langsung bagaimana pasien mendapatkan pelayanan.

Baginya, menjaga kualitas layanan tidak cukup hanya mengandalkan laporan, tetapi perlu disertai pemantauan langsung di lapangan.

Saat melakukan telusur, Dirut terlihat dekat dengan pasien maupun keluarga yang ditemuinya. Tanpa membedakan apakah sudah saling mengenal atau baru pertama kali bertemu, ia tetap menyapa mereka dengan ramah.

Kehadiran Dirut di tengah pasien ini menjadi bagian dari upayanya membangun pelayanan rumah sakit yang lebih baik, sekaligus memastikan perhatian terhadap pasien tetap menjadi prioritas.

Sebagai salah satu pintu utama masuknya pasien ke rumah sakit, IGD membutuhkan perhatian khusus. Kecepatan penanganan, koordinasi petugas, dan kualitas pelayanan menjadi hal penting yang harus terus dijaga.

Karena itu, sebut Managemen Hukum dan Humas RSUP Kandou, pemantauan dilakukan Dirut secara bergilir di berbagai unit pelayanan RSUP Kandou. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, berbagai hal yang membutuhkan perhatian dapat diketahui lebih dekat.

Konsistensi ini menunjukkan bahwa upaya membenahi rumah sakit tidak berhenti ketika jam kerja berakhir. Bagi Dirut, menjaga mutu pelayanan merupakan tanggung jawab yang harus terus berjalan, demi memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang baik, aman, dan penuh kepedulian. (Fer)

Meimonews.com – Setelah melalui proses beberapa kali rapat, Senat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) telah menerbitkan surat keputusan (SK) Jadwal Pemilihan Rektor Unsrat Periode 2026-2030.

“Ya, Senat Unsrat telah menerbitkan SK Jadwal Pemilihan Rektor baru Unsrat untuk empat tahun ke depan,” ujar Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Unsrat Periode Tahun 2026-2030 Arthur Gehart Pinaria (Wakil Rektor 1 Unsrat) kepada Meimonews.com via telefon, Kamis (22/10/2026).

Ada empat tahapan yang akan dilalui sampai terpilih dan dilantiknya Rektor baru yang akan memimpin universitas yang memiliki visi Bersama Menata Universitas Sam Ratulangi Menjadi Universitas Unggul dan Berbudaya Berstandar Internasional, sebagaimana disebutkan dalam SK nomor 2270/UN12.34/LL/2026.

Empat tahapan itu adalah Penjaringan, Penyaringan, Pemilihan, serta Penetapan dan Pelantikan.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Unsrat Periode Tahun 2026-2030 Max RJ Runtuwene (Kepala LPMPP Unsrat) lantas merincikan kegiatan-kegiatan pada empat tahapan tersebut.

Tahapan penjaringan ada 11 kegiatan yakni pertama, Pembentukan Panitia Penjaringan Bakal.Calon (balon) Rektor periode 2026-2030 berdasarkan Peraturan Senat no. 3 tahun 2026 tentang Tata Tertib (tatib) Pemilhan Rektor (Pilrek) tanggal 14 Oktober 2026. Kedua, Rapat panitia penjaringan balon Rektor periode tahun 2026 tentang Tahapan kegiatan, penjaringan, penyaringan, pemilihan serta penetapan dan pelantikan (15 Oktober).

Ketiga, Rapat senat tentang Perubahan tatib Pilrek dan penetapan tahapan kegiatan penjaringan, penyaringan serta penetapan dan pelantikan (21 Oktober). Keempat, Revisi SK pembentukan panitia berdasarkan Peraturan Senat no. 4 tahun 2026 tentang tatib Pilrek (21 Oktober).

Kelima, Sosialisasi tahap Pilrek (22-31 Oktober). Keenam, Pendaftaran balon Rektor (2-6 November). Ketujuh, Perpanjangan pemdataran jika pendaftar kurang darin4 balon Rektor (9-11 November). Kedelapan, Seleksi administrasi yang meliputi meneliti kelengkapan dokumen persyaratan balon Rektor; melakukan verifikasi administratif terhadap dokumen persyaratan; dan meminta klarifikasi, perbaikan atau kelengkapan dokumen kepada balon Rektor. (12-18 November).

Kesembilan, Penyampaian hasil penjaringan balon Rektor kepada senat (19 Oktober). Kesepuluh, Pengajuan keberatan balon Rektor dan jawaban tertulis dari panitia penjaringan (20-23 November). Kesebelas, Penetapan/pengumuman hasil balon Rektor (24 November).

Untuk tahap penyaringan, ada empat kegiatan yakni pertama, penyampaian visi, misi dan program kerja balon di hadapan rapat senat terbuka (25 November). Kedua, penilaian dan penetapan tiga calon Rektor (carek) oleh senat Unsrat dalam rapat senat tertutup yang dapat dihadiri pejabat kementerian yang ditunjuk oleh Mendiktisaintek (25 November).

Ketiga, senat menyanpaikan tiga nama carek kepada Mendiktisaintek (26 November). Keempat, penelusuran rekam jejak carek (asesmen dan wawancara Kemendiktisaintek (27 November-17 Desember).

Tahapan pemilihan, ada dua kegiatan yakni pilrek oleh senat Unsrat dan Mendiktisaintek (18 Desember), serta pengiriman hasil pilrek kepada Mendiktisaintek (19 Desember).

Untuk tahapan penetapan dan pelantikan, akan dilakukan oleh Mendiktisaintek yang waktunya disesuaikan. (FA)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudo Hermanto bersama Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid dan para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut membuka ruang dialog bersama masyarakat di kawasan Food Court Pasar Bersehati Manado, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan, serta berbagai aspirasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Manado.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Kapolda Sulut bersama jajaran berdialog langsung dengan masyarakat,sembari minum kopi bersama masyarakat , mendengarkan berbagai pandangan, keluhan, serta harapan warga terhadap pelayanan kepolisian.

Melalui dialog tersebut, Polri berupaya membangun komunikasi yang terbuka dan memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat.

Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran kepolisian untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan, serta merespons kebutuhan masyarakat secara tepat.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid bersama jajaran turut mendukung upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat sebagai bagian dari pemeliharaan kamtibmas yang kondusif di Kota Manado.

Kehadiran langsung pimpinan kepolisian di tengah masyarakat juga menunjukkan komitmen Polri untuk tidak hanya hadir dalam pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga membuka ruang komunikasi, mendengarkan aspirasi, dan mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado. (AF)

Meimonews.com – Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) menggelar Sidang Terbuka Senat dengan agenda Wisuda Program Doktor, Magister, PPDS, Profesi dan Sarjana Gelombang II TA 2026/2027.

Pelaksanaan wisuda di auditorium Unsrat Manado, Kamis (22/10/2026) yang diadakan dua sesi yakni sesi pagi dan sesi siang ini dihadiri pimpinan dan anggota universitas, pimpinan dan staf Unsrat, pimpinan dan staf Fakultas se-Unsrat, pejabat mewakili Gubernur Sulut serta para wisudawan dan keluarga.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria dalam laporannya menyebutkan, sebanyak 1.299 orang yang diwisuda pada gelombang II TA 2026/2027.

Sesi pagi diikuti 706 lulusan dengan perincian Program Doktor (S3) 10 orang, Program Magister (S2) 60 orang, Program Pendidikan Profesi Insinyur 1 orang,, dan Program Sarjana (S1) 635 orang.

Untuk sesi siang 593 lulusan dengan perincian Program Pendidikan Dokter Spesialis 1 (PPDS-1) 21 orang, Program Pendidikan Profesi 17 oramg, dan Program Sarjana (S1) 555 orang.

“Dengan demikian, sampai sekarang ini, lulusan Universitas Sam Ratulangi seluruhnya berjumlah 125.768 lulusan,” ujar Pinaria.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutannya menegaskan, semangat Sumpah Pemuda juga sangat dekat dengan makna wisuda. Para pemuda dari berbagai latar belakang menunjukkan, perbedaan dapat dipertemukan dalam tujuan bersama. Semangat tersebut perlu dilanjutkan melalui kerja dan pengabdian.

“Jagalah persaudaraan yang telah tumbuh selama masa studi. Perluas pergaulan Saudara, hormati orang yang berbeda pendapat, dan bangun kerjasama untuk menyelesaikan persoalan bersama,” ujarnya.

Di ruang digital pun, sambungnya, tunjukkan kedewasaan sebagai insan terdidik. Periksa kebenaran informasi sebelum membagikannya. Sampaikan pendapat dengan santun. Gunakan pengetahuan untuk membantu masyarakat
memahami persoalan dengan lebih jernih.

Menurut Jompa, sesudah hari ini, perjalanan para wisudawan akan menempuh arah yang berbeda. Ada yang melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, membangun usaha, atau kembali ke daerah asal untuk mengabdi. “Apa pun jalan yang saudara pilih, saya ingin menitipkan tiga pesan,” ujarnya.

Pertama, teruslah belajar. Dunia akan terus berubah, dan para wisudawan perlu tumbuh bersama perubahan itu. Bersikaplah terbuka terhadap pengetahuan baru. Jangan malu bertanya atau memulai sesuatu dari dasar. Kemauan belajar akan membantu para wisudawan.menemukan peluang dan menghadapi tantangan.

Kedua, jagalah integritas. Akan ada situasi yang menguji kejujuran dan prinsip para wisudawan. Pertimbangkan setiap keputusan dengan hati-hati. Pilihlah langkah yang dapat dipertanggungjawabkan kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan Tuhan.

Ketiga, jadikan ilmu para wisudawan bermanfaat. Mulailah dari lingkungan terdekat. Bantulah menyelesaikan persoalan yang para wisudawan pahami. Sumbangkan gagasan, tenaga, dan keahlian dengan sungguh-sungguh. Pengabdian dapat dimulai melalui pekerjaan sehari-hari yang dilakukan dengan baik.

“Sebagai alumni Universitas Sam Ratulangi, Saudara membawa semangat Si Tou Timou Tumou Tou: manusia hidup untuk memanusiakan manusia. Rawatlah semangat itu melalui kepedulian dan kesediaan membantu orang lain tumbuh,” ujar Jompa. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat Manado menggelar seminar internasional di auditorium Fakultas, Selasa – Rabu (20-21/10/2026).

Seminar internasional ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke-65 FPIK Unsrat yang diketuai Medy Ompi sementara Ketua Panitia Seminar adalah Calvin Sondakh.

Seminar internasional Coastal, Marine and Freshwater Ecosystem Management for Sustainability (CEMPOS) 2026 yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 2 Unsrat Iwan Roike Montolalu atas nama Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa ini mengangkat tema Marine and Freshwater Ecosysten for a Resilient Blue Economy.

Wakil Rektor 2 Unsrat Iwan Roike Montolalu saat membuka kegiatan secara zoom

Ada sejumlah pakar baik dari daerah/negara Indonesia maupun pakar dari 6 negara yakni Italia, Cina, Jerman, Amerika Serikat, Israel, dan Indonesia tampil sebagai pembicara dengan pembicara kunci Plt. Rektor Unsrat,

Kegiatan yang diikuti sekitar 300 dosen dan mahasiswa FPIK serta dari CTI dan BRIN ini dilakukan secara luring (hadir langsung dari auditorium fakultas) dan secara zoom 76.

Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran saat memberikan kata pengantar

Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran dalam kata pengantarnya menyampaikan apresiasi kepada semua pembicara, peserta, peneliti, dan mitra yang telah bergabung dalam pertemuan ilmiah yang penting ini.

“Terutama, pembicara kunci seminar internasional ini yakni Prof. Jamaluddin Jompa sebagai Rektor Universitas Hasanudin dan juga Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado,” ujarnya.

Dekan percaya bahwa FPIK Unsrat memainkan peran strategis dalam menghasilkan pengetahuan ilmiah, di mana temuan penelitian dapat berfungsi sebagai solusi praktis yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk memperkuat penelitian interdisipliner, meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kemitraan internasional, dan mendukung pengelolaan perikanan dan sumber daya laut yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dekan berharap seminar ini akan menjadi platform yang bermakna untuk bertukar ide, berbagi hasil penelitian, dan mengeksplorasi pendekatan inovatif untuk konservasi dan pengelolaan ekosistem. (FA)

Meimonews.com – Menindaklanjuti direktif Kapolri dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, Polresta Manado menggelar operasi di sejumlah kafe dan tempat hiburan malam di wilayah hukum Polresta Manado, Sabtu (17/10/ 2026).

Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan penegakan hukum untuk mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkotika di lingkungan tempat hiburan malam, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Operasi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran pengelola usaha hiburan malam agar turut bertanggung jawab menjaga lingkungan usahanya dari aktivitas yang melanggar hukum.

Kegiatan yang dipimpin Kabag Ops Polresta Manado C Samuri, Kasat Reskrim Kompol Erwin Kristanto dan Kasat Narkoba Polresta Manado AKP Verry Atotoy ini melibatkan Team URC Sat reskrim Polresra Manado,POM TNI, BNN kota Manado dan Rayon Pantera Sat Samapta Polresta Manado.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemeriksaan dan pengawasan di lokasi sasaran guna mengantisipasi potensi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang.

Polresta Manado nelalui Kasat Narkoba menegaskan, upaya pemberantasan narkotika membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Pengelola kafe dan tempat hiburan malam diharapkan berperan aktif mencegah tempat usahanya dimanfaatkan sebagai lokasi penyalahgunaan maupun transaksi narkotika.

Selain melakukan pengawasan dan penindakan sesuai ketentuan hukum, kepolisian juga mengedepankan langkah pencegahan guna melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika.

Polresta Manado mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Dari Hasil kegiatan diamankan 4 orang yaitu JH (49) warga Singkil, AH warga Ternate Tanjung Singkil , RM (33) warga Singkil dan RI (35) warga Singkil dan setelah dilakukan pemeriksaan melalui Rapied Test Urien 1 orang dinyatakan positif yaitu AH alias Hasan, warga Singkil Manado, selanjutnya AH diserahkan ke BNN untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Melalui operasi ini, Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan pimpinan, memperkuat pemberantasan narkotika, serta mewujudkan wilayah Kota Manado yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (AF)

Meimonews.com – Polda Sulawesi Utara bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat mengantisipasi antrean dan keresahan masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Manado dan sekitarnya.

Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto di dampingi beberapa pejabat utama melaksanakan audiensi bersama jajaran PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang dipimpin oleh Deny Sukendar selaku Executive General Manager Regional Sulawesi, di ruang kerja Kapolda Sulut, Jumat (16/10/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian dari koordinasi antara Polda Sulut dan pihak Pertamina untuk membahas kondisi penyaluran serta pelayanan BBM kepada masyarakat, sekaligus mencari langkah yang tepat guna menyikapi antrean panjang yang terjadi di lapangan.

Kapolda Sulut mengimbau seluruh masyarakat agar tidak panik (panic buying) karena stok BBM dipastikan aman dan mencukupi. “Masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panik, stok BBM aman. Bahkan pasokan sudah dilebihkan hingga 30 persen dari kuota normal,” ujarnya

Sebagai langkah penanganan cepat, kapal pengangkut BBM yang membawa sekitar 5 juta liter BBM telah merapat di Terminal BBM Bitung. Jumlah tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama 4 hingga 5 hari ke depan.

Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan nominasi kapal berikutnya dengan pasokan tambahan mencapai 10 juta liter untuk menjamin kelancaran pasokan di Sulawesi Utara.

Guna mengurai antrean kendaraan, Pertamina dan pihak kepolisian mengambil sejumlah langkah operasional strategis, antara lain operasional Terminal BBM Bitung ditingkatkan menjadi 24 jam selama 2 hingga 3 hari ke depan untuk mempercepat distribusi ke SPBU.

Juga akan dilakukan pembukaan beberapa SPBU disiapkan untuk beroperasi selama 24 jam, dengan tahap awal menyiagakan dua SPBU di wilayah Manado.

“Kita tentunya akan menerjunkan personel untuk melakukan pengawalan pengiriman serta pengamanan di titik-titik SPBU agar proses antrean berjalan tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas,”ujar Kapolda.

Pihak Pertamina dan Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengantre secara tertib, serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan hak BBM secara merata. (AF)