Meimonews.com – Keselamatan pasien menjadi perhatian utama RSUP Kandou Manado dalam memberikan pembekalan kepada mahasiswa keperawatan yang akan menjalani pendidikan klinis.

Sebelum memasuki lingkungan klinis, mahasiswa harus memahami tanggung jawab sebagai calon tenaga kesehatan.

“Anda berada di rumah sakit pusat rujukan. Memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan pasien. Untuk itu, pelatihan awal ini wajib diikuti sebelum masuk pendidikan klinis,” ujar Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan ketika berbicara kepada para mahasiswa Program Studi (Prodi) Keperawatan Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) yang mengikuti Orientasi Pendidikan dan Pelatihan di Aula Kantor Pusat RSUP Kandou, Rabu (16/9/2026).

Menurut Dirut, teori harus berjalan bersama praktik. Pengalaman langsung di rumah sakit menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi pasien.

“Belajar tanpa praktik sia-sia. Di sini adik-adik belajar dan praktik. Adik-adik hadir sebagai perpanjangan Tuhan untuk menolong sesama manusia sebagai tenaga kesehatan,” sebutnya.

Dirut memaparkan sejumlah materi yang menjadi bekal mahasiswa selama berada di lingkungan RSUP Kandou, yakni Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.

Selain aspek kompetensi, Dirut juga menekankan pentingnya lingkungan pendidikan yang aman. Ia menyatakan proses pendidikan di RS Kandou harus bebas dari bullying atau perundungan.

Para mahasiswa diminta menyerap seluruh materi yang diberikan dan menjadikannya sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja. “Serap semua materi dengan baik untuk bekal nanti dalam dunia pekerjaan,” pesan Dirut.

Mewakili Polnustar, Ns. Asri menyampaikan terima kasih kepada jajaran RSUP Kandou yang telah menerima mahasiswa Polnustar untuk menjalani pendidikan. “Terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan RS Kandou yang sudah menerima mahasiswa kami untuk melakukan pendidikan,” ujarnya,

Kegiatan dibuka Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati.

Turut hadir, Manajer Tim Kerja Diklat RSUP Kandou Frets Melope, Asisten Manajer Pendidikan Sekplin Sekeon, serta Asisten Manajer Pelatihan Ns. Jimmy Kamagi. (Fer)

Meimonews.com – Langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir di perbatasan utara NKRI terus dipacu.

Itu terlihat ketika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) bersama PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menggelar kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) Tahun 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kepulauan Sangihe, Tahuna, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan edukasi dan inklusi keuangan ini difokuskan pada penguatan literasi keuangan bagi kelompok nelayan, pelaku usaha perikanan, serta masyarakat pesisir Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Hadir dalam.kegiatan ini, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Kepala OJK SulutGo Robert HP Sianipar; Direktur Operasional BSG Louisa J. Parengkuan serta Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Johanis EH Pilat.

Rangkaian acara diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa buku tabungan massal dan akses kredit usaha bagi perwakilan nelayan Sangihe.

Setelah pembukaan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi interaktif oleh tim edukator OJK dan Bank SulutGo, yang disambut antusias oleh ratusan warga pesisir Tahuna hingga penutupan acara.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Bupati Kepulauan Sangihe menyampaikan apresiasi dan menyambut positif inisiasi OJK dan Bank SulutGo yang menjadikan Sangihe sebagai sasaran prioritas gerakan nasional ini.

Nelayan dan pelaku usaha pesisir merupakan pahlawan ekonomi daerah kita. Namun, tantangan berupa fluktuasi hasil tangkapan akibat cuaca serta maraknya ancaman kejahatan keuangan digital seperti pinjaman online ilegal dan investasi bodong menuntut masyarakat kita untuk lebih cerdas mengelola keuangan.

“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe sangat mendukung edukasi ini agar hasil keringat nelayan kita dapat dikelola dengan aman dan mendukung kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Kepala OJK SulutGo menegaskan pentingnya pemerataan pemahaman literasi perbankan hingga ke daerah kepulauan dan perbatasan.

Dijelaskan, keberadaan OJK bersama industri jasa keuangan adalah untuk memastikan masyarakat tidak hanya paham cara bertransaksi, tetapi juga terproteksi dari bahaya kejahatan finansial digital.

Direktur Operasional BSG menjelaskan, Bank SulutGo bertindak sebagai Campaign Manager program GENCARKAN di tingkat provinsi.

BSG terus menghadirkan kemudahan akses keuangan praktis melalui jaringan layanan Kantor BSG di pelosok pulau serta akses permodalan terjangkau seperti KUR Mikro Nelayan BSG.

“Pola pendapatan nelayan sangat tergantung pada musim. Melalui GENCARKAN, kami hadir membawa solusi agar nelayan paham strategi menyisihkan pendapatan di masa panen ikan untuk dana darurat, serta memanfaatkan layanan transaksi digital yang aman melalui BSGtouch,” ujar Louisa. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan air bersih akibat kondisi musim kemarau, Selasa (15/9/2026).

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Manado dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kebutuhan air bersih selama berlangsungnya musim kemarau,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Selasa (15/9/2026).

Masyarakat di Kelurahan Bailang khususnya Lingkungan 2 dan masyarakat Kelurahan Merah khususnya Lingkungan 1 Kecamatan Bunaken Darat ini, sebutnya, didatangi Tim dari BPBD Manado, PDAM Manado dan Balai Penataan Prasarana dan Kawasan Pemukiman Sulut untuk menyalurkan bantuan air bersih tersebut.

“Masyarakat Lingkungan 2 Kelurahan Bailang yang berjumlah 17 KK dengan 83 jiwa serta masyarakat Lingkungan 1 Kelurahan Meras yang berjumlah 11 KK dengan 52 jiwa diberikan air bersih pada kegiatan ini,” jelasnya.

Masyarakat setempat terlihat senang dan berterima kasih atas kepedulian pemerintah terhadap permasalahan yang dihadapi mereka karena adanya musim kemarau yang berkepanjangan ini. (elka)

Meimonews.com – LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Unsrat pimpinan Jefrey Ignatius Kindangen mengadakan Pembekalan KKT (Kuliah Kerja Terpadu) Angkatan 149 Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027).

Kegiatan pembekalan ini diadakan selama 3 hari yakni Selasa – Kamis (15-17/9/2026) di Auditorium Unsrat Manado.

Tujuan diadakannya KKT adalah menghasilkan sarjana yang memiliki kepedulian dan mampu menanggulangi permasalahan di masyarakat secara nyata dan interdisipliner; Menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh di ruang kelas untuk membantu pembangunan masyarakat; serta Memenuhi pilar ketiga dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Ada sejumlah materi yang diberikan kepada para mahasiswa peserta KKT tersebut. “Ada beberapa materi yang diberikan kepada para mahasiswa KKT TA 2026/2027,” ujar Kepala Pusat Pengelolaan dan Pengembangan KKT LPPM Unsrat Rignolda Djamaluddin kepada Meimonews.com, usai kegiatan hari pertama.

Materi-materi pembekalan, jelas Rignolda, mencakup aspek strategis pelaksanaan KKT yang harus dipahami oleh mahasiswa, yakni Arah kebijakan KKT unsrat; Struktur organisasi pelaksana dan tata-laksana tugas dan koordinasi; Kelengkapan dan tata-kelola posko.

Selain itu, Penyusunan program kerja utama/tematik dan tambahan; Pemerintahan desa/kelurahan; Pelaporan dan yudisium; Simulasi pembentukan posko dan penyusunan program.

Ke- 7 hal tersebut diselesaikan di dalam kelas besar. Selanjutnya pembekalan tingkat dosen pembimbing dan pengawas untuk memastikan kesiapan pemberangkatan. Mahasiswa yang ke lapangan harus berhasil mengikuti pembekalan.

“Untuk mahasiswa dengan program tematik akan diberi pembekalan khusus berkaitan dengan tema yang akan dikerjakan mahasiswa atau berdasarkan kerjasama dengan institusi tertentu,” tambahnya. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 8 (delapan) suster Konggregasi Suster-suster JMJ (Jesus Maria Joseph) akan memperingati Hidup Membiara pada Rabu (16/9/2026).

Peringatan istimewa yang diwarnai misa syukur tersebut akan diadakan di Komunitas Sta. Anna Lembean, Minahasa Utara.

Sejumlah imam/pastor termasuk Pastor Paroki St. Paulus Lembean Pastor Aloysius Wilar Pr akan memimpin misa syukur yang mengangkat tema Dalam segala hal tidak binasa karena Engkau menguduskan kami.

Kedelapan suster tersebut adalah Sr. Rafael Keni SJMJ dan Sr. Johanetta Langitan SJMJ yang akan memperingati 70 tahun hidup membiara, Sr. Vinsensia Siunta SJMJ, Sr. Elsabeth Ray SJMJ dan Sr. Caroline Tan SJMJ memperingati 40 tahun hidup membiara serta Sr. Kristina Karonggora SJMJ, Sr. Anastasya Sambine SJMJ, dan Sr. Bernadetha Nurut SJMJ memperingati 25 tahun hidup membiara. (lex)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa menegaskan, Peraturan Akademik merupakan landasan penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Universitas Sam Ratulangi.

Karena itu, implementasinya dalam kurikulum harus dipahami secara bersama dan diterjemahkan secara nyata dalam proses pembelajaran.

Penegasan tersebut dikemukakan Plt. Rektor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Gehart Arthur Pinaria pada Workshop Implementasi Peraturan Akademik Unsrat Nomor 3 Tahun 2026 dalam Kurikulum di Hotel Tateli, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang antara lain dihadiri Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Program Studi, para pimpinan lembaga dan unit kerja, lingkungan Unsrat ini dilaksanakan hingga Sqbtu (12/9/2026).

“Kurikulum bukan sekadar dokumen akademik, tetapi merupakan instrumen utama untuk memastikan mahasiswa memperoleh kompetensi yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan masyarakat, dunia kerja, serta tantangan masa depan,” ujarnya.

Melalui workshop ini, Plt. Rektor berharap dapat memastikan keselarasan antara Peraturan Akademik, kurikulum, proses pembelajaran, asesmen, dan capaian pembelajaran lulusan.

Perlu juga menjadikan momentum ini untuk memperkuat penerapan Outcome-Based Education (OBE), pembelajaran yang adaptif, pemanfaatan teknologi dan Artificial Intelligence, serta penguatan karakter dan kompetensi lulusan.

Plt. Rektor meminta kepada seluruh fakultas dan program studi agar hasil workshop ini ditindaklanjuti dengan melakukan pemetaan terhadap kurikulum masing-masing dan melakukan penyesuaian sesuai dengan ketentuan Peraturan Akademik Nomor 3 Tahun 2026.

“Mari kita jadikan perubahan regulasi ini bukan sebagai beban administratif, tetapi sebagai momentum untuk meningkatkan mutu akademik dan menghasilkan lulusan Unsrat yang unggul, adaptif, berintegritas, dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya berharap. (lexie)

BSG Siap Gelar BSG Fest 2026, 53 Unit Kendaraan Disiapkan dalam Penarikan Undian Tabungan ASN dan Pensiunan

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) siap menggelar BSG Fest 2026 di Atrium Manado Town Square 3, Jumat – Sabtu (25-26/9/2026).

Ada sejumlah kegiatan akan digelar pada momen membahagiakan bagi para nasabah BSG dan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai ini.

Sejumlah kegiatan tersebut adalah Line Dance Competition, ASN Group Singing Competition, ASN Fashion Show Kreasi Wastra Sulut-Go, serta booth UMKM.

Selain itu, program sosial BSG Peduli melalui kegiatan donor darah dan penampilan khusus penyanyi Fresly Nikijuluw.

Menariknya, sebagai bentuk apresiasi bagi nasabah melalui BSG Fest 2026, disediakan 53 unit kendaraan pada penarikan undian Tabungan ASN dan Pensiunan.

Hadiah yang disiapkan untuk periode undian 31 Januari – 31 Agustus 2026 tersebut terdiri dari dua unit mobil Toyota Agya dan 51 unit sepeda motor Honda Revo Fit.

Direktur Utama BSG Revino Maydi Pepah menjelaskan, BSG Fest 2026 menjadi momentum bagi perseroan untuk memberikan apresiasi sekaligus mempererat hubungan dengan nasabah dan masyarakat.

“BSG Fest ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada nasabah, khususnya nasabah ASN dan pensiunan yang telah mempercayakan kebutuhan perbankannya kepada BSG,” ujarnya.

Ditambahkan, BSG tidak hanya menghadirkan penarikan undian, tetapi juga dengan berbagai kegiatan yang dapat melibatkan ASN, komunitas, pelaku UMKM hingga masyarakat umum.

Keterlibatan UMKM dan komunitas dalam BSG Fest, menurut Pepah, menjadi bagian penting untuk menunjukkan bahwa BSG tidak hanya hadir sebagai lembaga perbankan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem ekonomi daerah.

BSG Fest bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, mengembangkan potensi masyarakat dan memperkenalkan berbagai layanan serta program BSG.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. BSG akan terus hadir dan bertumbuh bersama masyarakat Sulawesi Utara,” ujar pejabat karier perbankan ini. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw berharap hasil Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Pemerintah Kota Manado dapat mendukung penerapan konsep manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Manado.

Harapan tersebut disampaikan Walikota pada acara penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Pemerintah Kota Manado yang diadakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Manado bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulut ini dihadiri Kepala BPSDM Sulut Franky Tintingon, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala BKPSDM Kota Manado Otniel Tewal,

Turut hadir Camat se-Kota Manado, panitia pelaksana, widyaiswara, para mentor pelatihan, serta para peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas.

“Peningkatan kapasitas dan pengembangan karier melalui penempatan pada jabatan tertentu harus diikuti dengan peningkatan kinerja, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar walikota.

Walikota juga berharap hasil dari pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi Pemerintah Kota Manado, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan dampak positif bagi pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pelatihan ini, tambah mantan Ketua DPRD Sulut ini, para peserta memiliki kemampuan untuk bekerja secara profesional, menjalankan tugas dengan baik, serta membangun kerja sama dalam tim.

Hal tersebut dinilai penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat Kota Manado.

Dijelaskan, Pemerintah Kota Manado sangat berkepentingan terhadap tersedianya sumber daya manusia yang baik dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kompetensi aparatur harus diwujudkan melalui kemampuan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dalam menghadapi berbagai persoalan konkret di tengah masyarakat

Di penghujung acara penutupan dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada 10 peserta terbaik serta pelepasan tanda peserta. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang terus memberi perhatian kepada warga yang.terdampak musim kemarau dan fenomena El Nino.

Setelah sejumlah warga di kepulauan Manado Tua diberi bantuan air bersih pada pekan lalu, Selasa (8/9/2026) warga di Pulau Bunaken didatangi dan diberi bantuan berupa air bersih.

Sejumlah personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado dan PDAM Manado dengan memggunakan kapal Pelni (KM Gandha Nusantara 18) membawa 4 tong berisi 16.000 liter air untuk diberikan kepada warga setempat.

“Air bersih diberikan kepada warga Kelurahan Bunaken yang tersebar di 6 lingkungan dengan jumlah 149 KK dan 370 jiwa,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Selasa (8/9/2026).

Penyaluran bantuan, sebutnya, dilakukan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulut, Pemerintah Kelurahan Bunaken dan Pemerintahan Kecamatan Bunaken Kepulauan.

Warga setempat berterima kasih dengan adanya perhatian ini karena mereka sedang dalam keterbatasan air bersih. (elka)