Meimonews.com – Komando Rayon Militer (Koramil) 1309-03/Wanea Sario Malalayang (akrab disebut  Koramil Karombasan) berbagi tali kasih kepada sejumlah warga Manado yang terdampak banjir, Minggu (5/2/202).

Ada sejumlah warga Molas yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrim berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Manado akhir Januari lalu yang diberikan bantuan.

Sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dengan mereka, Dan Ramil 1309-03 Karombasan Mayor Inf. Fransisco Dahua dan tim serta Ketua Persit Wiesje K. Dahua dan tim berbagi tali  kasih di Molas.

Tali kasih tersebut berbentuk paket sembako berisi beras, telur ayam, susu sapi, sabun cuci, supermi, kopi, gula dan teh.

Tali kasih ini, menurut Dahua, dilakukan untuk menunjukkan kebersamaan dengan apa yang  mereka rasakan karena terkena bencana banjir.

“Kami tergugah dan ingin meringankan beban serta memberi semangat untuk lebih siap dan tegar lagi ke depan,” ujarnya seraya menambahkan, hidup ini adalah anugerah sehingga kita hidup saling tolong-menolong sesama. (Fer)

Meimonews.com – Wujud kepedulian terhadap warga Manado yang terdampak banjir, yang melanda Ibukota Provinsi Sulut itu, baru-baru, PMKRI Cabang Manado melakukan aksi sosial berupa berbagi makanan siap saji.

Ada sebanyak 176 bungkus makanan siap saji yang diserahkan kepada.warga di Bailang, Sabtu (4/2/2023).

Sumbangan ini diserahkan kepada warga dari rumah ke rumah. Pemerintah setempat ikut dalam proses pendistribusiannya.

Ada beberapa pengurus DPC (Dewan Pimpinan Cabang) yang dikoordinasi Avidian Kumarurung (Ketua Presidium) dan Laurentino G.P.  Suriman (Sekretaris Jenderal) yang ikut dalam pendistribusian makanan, yang dibuat lewat dapur umum di Sekretariat/Margasiswa PMKRI, Kampung Kakas Kelurahan Wenang Selatan Manado.

Bantuan sosial tersebut disambut dengan senang hati oleh pemerintah dan masyarakat setempat. Pihak pemerintah mengatakan uluran tangan dari PMKRI Cabang Manado ini sangatlah membantu masyarakat yang terdampak karena masih banyak warga masyarakat yang mengungsi karena dampak banjir yang terjadi di Manado beberapa hari yang lalu.

Sebelumnya, pada beberapa hari lalu, PMKRI Cabang Manado berkolaborasi dengan Orang Muda Katolik (OMK) Kevikepan Manado membuat dapur umum dan menyalurkan 303 paket makanan kepada warga terdampak bencana.

Ada yang menerima langsung di dapur umum yang ada di Sekretariat/Margasiswa tapi ada juga yang diantar Pengurus/Anggota PMKRI Cabang Manado dan OMK Kevikepan Manado kepada warga di sejumlah tempat.

Perinciannya, 40 bungkus ke Tanjung Batu, 10 bungkus ke keluarga Teresa Kawalo, 30 bungkus ke Sumompo, 20 bungkus ke Pasar Segar, 50 bungkus ke Kelurahan Ternate Tanjung, 25 bungkus ke Perkamil  dan 128 bungkus ke Sumompo , Mahawu , Bailang.

DPC PMKRI  Cabang Manado melalui Ketua Presidium Avidian Kumarurung menyampaikan, ini merupakan salah satu kontribusi PMKRI Cabang Manado kepada masyarakat dan juga upaya PMKRI untuk mengaktualisasikan visi serta misi PMKRI. (Fer)

Meimonews.com – Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob menggelar sosialisasi keamanan, keselamatan dan tertib berlalulintas (Kamseltiblantas) dengan peserta dari tiga Taman Kanak-kanak secara bersamaan di Sport Hall Bahu, 2/2/2023)

Tiga TK yang ada di Manado tersebut adalah Happy Holy Kids Winangun, Holy Kids Taman Sari Paniki dan Shinning Kids School Tikala mendapat sosialisasi tentang Kamseltiblantas (keamanan, keselamatan dan tertib berlalulintas).

Puluhan murid pimpinan Ir. Joana Montong, S.Pd (Happy Holy Kids Winangun) dan Janty Rorimpunu, S.Th (Happy Holy Kids Taman Sari Mapanget dan Shinning Kids School Tikala) ikut dalam kegiatan sosialisasi tersebut, yang turut didengar orangtua murid dari halaman samping.

Selain narasumber (narsum) dari PPP Brimob (Lexie Kalesaran), ditampilkan pula narsum dari Satuan Lalulintas Polresta Manado yakni Ipda Verry Korompis dan Brigadir Juningsih Djahido.

Peserta mendapat pemaparan materi secara interaktif agar mereka menerima dan memahaminya serta menjadi bekal baik untuk saat ini maupun masa depan.

Sejumlah rambu-rambu lalulintas yang terpasang di sejumlah jalan diperlihatkan  saat pemaparan materi dan dijelaskan apa arti/maknanya serta diberikan penjelasan mengapa  keamanan dan keselamatan berlalulintas perlu dijaga serta pentingnya tertib berlalulintas.

Beberapa contoh diberikan seperti perlunya memakai helm dan memasang sabuk pengamanan saat naik atau mengemudikan kendaraan bermotor baik roda dua, roda empat dan selebihnya karena akan memberikan manfaat baik bagi pengemudi maupun penumpang.

Kamseltiblantas seperti memakai helm atau memasang sabuk pengaman saat berkendara atau menjadi penumpang kendaraan bermotor, menurut Kalesaran, perlu diperhatikan serta dibiasakan/dibudidayakan sejak dini termasuk kepada anak-anak.

Saat membawakan materi, Ipda Verry menjelaskan pula sangat perlunya tertib berlalulintas seperti menggunakan zebra cross saat menyeberang jalan. Sebab, hal itu akan bermanfaat bagi penyeberang jalan yang menggunakan zebra cross karena bisa terhindar dari kecelakaan lalulintas.

Saat sosialisasi, diadakan praktik menyeberang melalui zebra cross yang dipandu Ipda Verry dan Brigadir Juningsih. Semua murid diberi kesempatan untuk berpraktik, bahkan ada yang ingin berulang beberapa kali karena senangnya.

Orangtua murid dan sejumlah guru tak melewatkan momen itu untuk melakukan pengambilan foto dan video ketika anak-anak atau murid mereka sedang berpraktik menyeberang zebra cross.

Eva Monintja, S.Pd (mewakili guru dari ketiga persekolahan itu) berterima kasih kepada PPP Brimob yang telah mengadakan sosialisasi ini dan menghadirkan narsum dari PPP Brimob dan Satlantas Polresta Manado yang dipimpin Kompol Benjamin Noldy Undap. (el)

Meimonews.com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou  Manado berjalan sebagaimana mestinya dengan harapan dan programnya tercapai. Salah satunya berkat kontribusi dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah Unsrat Manado, atau istilah di RSUP Kandou, Staf Medik Pendidikan.

“Bagian ini betul-betul menyatu dengan Rumah Sakit Kandou dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Dirut RS Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD saat memberikan sambutan pada  acara Re-Akreditasi Program Studi Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Unsrat Manado.

Kegiatan dilaksanakan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM PT-Kes) di Aula RS Kandou (sebutan akrab RSUP Prof. Dr. dr. RD Kandou), Senin (30/1/2023).

Namun, tambahnya, dikarenakan masih pendidikan, maka setiap pelayanan itu ada di dalam supervisi.

Di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr. dr Ivonne E.  Rotty, M.Kes, dokter Jimmy (sapaan akrab Dirut) menyampaikan selamat datang kepada tim Assesor LAM PT-Kes, Dr. dr Muhammad Arifin Parenrengi, Sp.Bedah Saraf (K) bersama Dr. dr. Yefta Moenadjat, Sp.Bedah Plastik-Rekonstruksi dan Estetis (K)

“Terima kasih kepada tim Assesor yang berkenan untuk memotret Program Studi Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Unsrat selama 3 hari,”ujar dokter Jimmy.

Dirut patut berbangga di mana dari sekian prodi yang ada di fakultas kedokteran sudah melakukan Re-Akreditasi yang unggul. “Usaha keras itu tidak akan mendustai hasil,” tandasnya.

Menurutnya, ilmu bedah bisa memberikan kontribusi yang besar dalam upaya pelayanan kesehatan maupun program untuk RSUP Kandou, karena pendidikan bedahnya baik.

“Salah satu brand dari RSUP Kandou yang nantinya dimintakan untuk rumah sakit vertikal adalah pelayanan bedah,” ujarnya.

Diakui, teman teman bagian bedah mempunyai visi yang ingin maju. Mereka ingin memposisikan diri untuk memberi kontribusi yang maksimal terhadap pelayanan di RSUP Kandou.

Disebutkan, akreditasi ini mempunyai nilai positif dan bermanfaat, terutama bisa merubah pola pikir mana yang baik dan tidak. Pemahaman baik itu harus dikerjakan terus, sehingga menjadi kebiasaan yang harus dipelihara dan semuanya itu akan menjadi budaya.

“Menuju ke arah situ tidak semudah membalikan telapak tangan, tapi saya yakin teman-teman staf pengajar bagian B?bedah akan mengejar mutu budaya itu, sehingga pelayanan kesehatan di RSUP Kandou akan semakin baik,”tandasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andy Silangen, SpB-KBD, Direktur RS Dr.J.H Awaloei dr Abraham Talumewo, MHSM, Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado Dr. dr. Billy Johnson Kepel, M.MedSc, para Ketua Bagian dan Ketua KSM, para Koordinator Prodi PPDS-1 FK Unsrat. (Fer)

Meimonews.com – Peduli terhadap masyarakat terdampak banjir, Polisi Wanita (Polwan) Polresta Manado melaksanakan kegiatan sosial dengan berbagi kepada warga masyarakat yang terdampak banjir akibat derasnya air hujan di Kota Manado.

Ada tiga lokasi pengungsian  yang didatangi personil Polwan untuk berbagi makanan siap saji dan paket snack kotak untuk warga yang terdampak banjir, Jumat (27/1/2023). Lokasi itu adalah Kampung Mahawu, SMP Siti Fatima Tuminting dan di Kairagi Weru.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian serta kehadiran Polwan dan Bhayangkari di tengah-tengah masyarakat yang terdampak banjir. Harapan kita semoga bermanfaat, dan masyarakat sekitar bisa tetap semangat dalam menghadapi musibah banjir ini,” ujar Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Ipda Agus Haryono.

Kapolresta berharap, bantuan yang diberikan ini bisa meringankan beban warga masyarakat yang terdampak banjir.

Di sela memberikan bantuan makan siap saji dan snack, Polwan Polresta Manado  memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga masyarakat yang terdampak banjir. (AF)

Meimonews.com – Setelah melihat perkembangan/situasi yang ada terkait dengan dampak yang terjadi akibat cuaca ekstrim di beberapa daerah di Sulut termasuk Manado, Walikota Manado Andrei Angouw mengambil langkah cepat.

Orang pertama di Ibukota Provinsi Sulut ini menetapkan bagi Kota Manado Tanggap Darurat Penanganan Bencana Hidrometereologi lewat Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan tanggal 27 Januari 2023 tersebut berlaku selama tujuh hari (sampai 2 Februari 2023).

“Setelah melakukan kajian cepat kejadian bencana maka Walikota Manado telah menetapkan Tanggap Darurat Penanganan Bencana Hidrometereologi selama 7 hari, sejak 27 Januari sampai dengan 2 Februari 2023,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Manado Donald Sambuaga.

Kepada Meimonews.com via telefon, Sambuaga menjelaskan, terkait dengan penanggulangan bencana, telah dibangun Pos Komando Pemerintah Kota Manado di Kantor Camat Tuminting serta Dapur Umum di Kantor Camat Tuminting dan Balai Tumoutou di Kelurahan Paal 4.

Posko (Pos Komando) dan dapur- dapur umum tersebut, sebutnya, sudah melayani warga sejak Jumat (28/1/2023) malam.

Berdasarkan data BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Manado pertanggal 27 Januari 2023 jam 23.45 Wita, korban banjir sebanyak 3.013 kepala keluarga (KK) dengan 9.382 jiwa eementara korban longsor 63 KK dengan 92 jiwa.

Untuk diketahui, menindaklanjuti laporan warga atas kejadian bencana banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem di Sulut termasuk Kota Manado, Jumat (27)1/2023), Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Manado di bawah pimpinan Kalak  Donald Sambuaga, atas petunjuk Walikota, langsung  turun ke lokasi-lokasi banjir dan longsor dengan membawa perahu karet dan peralatan.

Saat turun lokasi, bergabung pula tim lain seperti Basarnas, Polri (termasuk Brimob) dan TNI (seperti Denzipur dan Korem 131/Santiago). Tim turun di beberapa lokasi seperti di Kelurahan Bailang Lingkungan 3  dan 4 , Kelurahan Mahawu Lingkungan 3,  Kelurahan Molas Lingkungan  5  Cempaka dan Kelurahan Ternate Tanjung Lingkungan 1, 2 dan 3  untuk membantu warga yang terisolasi di dalam rumah. Korban berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Walikota dan Wakil Walikota (Andrei Angouw dan Richard Sualang) yang akrab disebut AARS terlihat turun ke lokasi. Sambil memantau kondisi yang ada, AARS memberikan arahan/petunjuk kepada pimpinan dan staf dinas/badan terkait. (elka)

Meimonews.com – Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait dengan cuaca di daerah ini selang tiga hari ke depan.

Rilis yang dikeluarkan Rabu (25/1/2023) mengingatkan untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada 26-28/1/2023.

Untuk Kamis (26/1/2023), daerah-daerah yang perlu mewaspadainya adalah Manado, Bitung, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong, Kepulauan Sitaro dan Kepulauan Sangihe.

Jumat (27/1/2023), Manado, Bitung, Minahasa, Minut, Minsel, Bolmong, Bolmut dan Kepulauan Sitaro. Sabtu (28/1/2023), Manado, Minahasa Utara, Minsel dan Kepulauan Sitaro. (Fer)

Meimonews com – Paduan suara Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Karombasan siap tampil di Sound’s of Hope Choir Competition yang akan dilaksanakan di Manado Treetop Zipline Park, Sabtu – Minggu (28-29/1/2023).

Kesiapan itu disampaikan Ketua Pengurus OMK Paroki HKY Karombasan Fetty Lengkong di Manado, Rabu (25/1/2023).

Guna keikutsertaan dalam iven tersebut, jelas Lengkong, paduan suara OMK Karombasan telah dan terus melakukan latihan sampai dengan hari pelaksanaan kegiatan.

“Rasa gugup melawan dengan kelompok/sanggar paduan suara yang sudah sangat expert atau bisa dibilang profesional dalam dunia paduan suara itu memang ada. Tapi itu tidak menjadi penghalang bagi OMK yang ingin dan mau mengembangkan diri,” tandas Lengkong.

Mengimbangi hal itu, mereka melakukan latihan keras bukan hanya dalam penampilan, tetapi juga persiapan mental untuk kedepannya.

Pada iven yang diikuti 35 peserta ini, OMK Karombasan akan membawakan dua lagu (lagu rohani dan lagu daerah) yaitu Tuhan Kami Tidak Pantas dan Yamko Rambe Yamko.

Paduan suara OMK Paroki HKY  Karombasan dikenal memiliki suara merdu yang mampu memukau orang-orang yang mendengar mereka bernyanyi.

Tidak mau menyia-nyiakan bakatnya, OMK Karombasan akan ikut bertanding melawan berbagai kelompok/sanggar dari berbagai golongan dan usia dalam Sound’s of Hope Choir Competition. (IH/kl)

Meimonews.com – Polda Bali menanggapi berita viral perampokan dan penganiayaan WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, yang terjadi pada  12 Januari, sekitar pukul 04.00 Wita di wilayah  Kuta, yang mengakibatkan WNA tersebut terluka parah karena dipukuli secara brutal hingga dirawat di Rumah Sakit BIMC Kuta, Selasa (24/1/2023).

“Berita yang sudah terlanjur viral di medsos tersebut, sangat mengganggu kenyamanan wisatawan dan juga meresahkan situasi Kamtibmas Bali,” ujar Kombes Pol. Satake kepada Meimonews.com.

Saat ini, sebutnya, Polda Bali telah menurunkan tim untuk menyelidiki  dan mencari fakta, mulai dari bukti-bukti dan saksi-saksi di lapangan tentang apa yang sebenarnya dialami WNA tersebut.

Ditegaskan, dari hasil penyelidikan tim Polda Bali, melalui keterangan-keterangan saksi yang melihat apa yang dialami oleh WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, yang mengaku mengalami perampokan dan penganiayaan di wilayah Kuta, dinyatakan Lachlan Briam Hunt, yang bersangkutan diduga mengalami kecelakaan lalulintas tunggal (Out Control), karena pada saat itu yang bersangkutan berkendara dalam kondisi mabuk berat.

Saksi di TKP atas nama Muhsar Hadi, alamat Jl. Poppies 1 Kuta, menerangkan, WNA tersebut  sekitar pukul 04.00 Wita mengendarai motor honda vario berwarna merah dengan
kecepatan tinggi, diperkirakan WNA tersebut dalam keadaan mabuk berat dan ketika melewati polisi tidur (gundukan jalan) motor yg dikendarai oleng dan mengakibatkan WNA terjatuh dalam posisi tengkurap serta  pingsan. Kemudian sekitar pukul 04.30 Wita WNA tersebut bangun dengan muka penuh darah kemudian langsung pergi.

Berdasarkan hasil interogasi tim Polda Bali kepada WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, mengakui pada 12 Januari 2023 pukul 22.00 Wita, ia pergi dari Hotel Masa Inn Bali Jl. Poppies Lane 1 Kuta (tempatnya menginap) menuju Engine Room bersama temannya dengan menggunakan sepeda motor honda vario untuk minum-minum hingga selesai dan pulang dini hari sekitar pukul 03.30 Wita.

Di saat perjalanan pulang , yang bersangkutan merasa handphonenya terjatuh. Pada saat ia berusaha mengambil handphonenya ia merasa didorong oleh orang yg tidak dikenal. Selanjutnya korban tidak ingat lagi apa yang terjadi, dikarenakan yang bersangkutan dalam kondisi mabuk berat.

“Dan, Lachlan Briant Hunt juga mengaku tidak tahu siapa yang memviralkan dirinya dirampok dan dianiaya,” ujar Kombes Satake mengutip pengakuan Lachlan.

Dari hasil penyelidikan sementara tim Polda Bali, Kabid Humas menyampaikan WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, diduga mengalami kecelakaan tunggal (OC) karena yang bersangkutan berkendara dalam kondisi mabuk berat dan tidak ditemukan adanya unsur perampokan maupun penganiayaan.

Pihaknya berharap kepada masyarakat Bali dan para wisatawan agar bijak menggunakan medsos dan tidak gampang mempercayai berita-berita hoax yang dapat memberikan citra negatif terhadap Bali.

“Mari kita sama-sama jaga situasi Kamtibmas Bali. Polda Bali menjamin keamanan para wisatawan sehingga para wisatawan merasa aman dan nyaman berkunjung ke Pulau Bali yang kita cintai ini,” ujarnya mengimbau. (Fer)

Meimonews.com – Negosiasi dan mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa (alternative dispute resolution) dapat menjadi upaya yang efektif untuk menyelesaikan kecenderungan meningkatnya sengketa medis pasien yang menggugat tenaga kesehatan (nakes).

Hal tersebut disampaikan Dr. Paulus Januar drg, MS, CMC pada seminar Professional Leadership Academy bagi tenaga kesehatan yang diikuti dokter, dokter gigi, perawat, dan apoteker di Jakarta, Sabtu (21 /1/2023).

“Negosiasi dan mediasi merupakan cara penyelesaian sengketa medis secara cepat, efektif, murah, serta adil,” ujar Paulus yang adalah Ketua Badan Kehormatan Etik Mediator dan Legislasi PKMBI (Perkumpulan Konsultan Mediasi Bersertifikat Indonesia).

Disebutkan, sengketa medis merupakan sengketa yang terjadi antara pasien dengan nakes atau antara pasien dengan rumah sakit/fasilitas kesehatan. Sengketa medis umumnya karena pasien tidak puas atau tidak senang dengan pelayanan kesehatan yang diperolehnya, serta dipandang penyebabnya karena kesalahan atau kelalaian tenaga nakes yang merawatnya.

Saat ini, masyarakat yang tidak puas terhadap pelayanan kesehatan yang diperolehnya cenderung dengan mudah menuntut dan menggugat. Sebagai akibatnya sengketa medis semakin meningkat intensitas maupun jumlahnya. Cukup banyak dokter, dokter gigi, perawat dan bidan yang diadukan dengan tuduhan melakukan malpraktik medis.

“Masyarakat umumnya berpandangan, sengketa medis lebih baik diselesaikan di pengadilan. Namun permasalahannya, penyelesaian melalui pengadilan relatif lama, biaya tidak sedikit, serta pembuktian di pengadilan tidak mudah,” tandasnya.

Sebenarnya, ungkap Paulus, terdapat alternatif penyelesaian sengketa medis dalam bentuk negosiasi dan terutama mediasi. Malah, pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan ditetapkan, dalam hal tenaga medis diduga melakukan kelalaian dalam menjalankan profesinya, harus diusahakan diselesaikan terlebih dahulu melalui mediasi.

Negosiasi merupakan penyelesaian sengketa yang dilakukan dengan perundingan antar para pihak yang bersengketa untuk mendapatkan kesepakatan bersama. Sedangkan mediasi merupakan penyelesaian sengketa yang dilakukan dengan perundingan antar para pihak yang bersengketa untuk mendapatkan kesepakatan bersama dengan difasilitasi mediator sebagai pihak ke tiga yang netral.

Dikemukakan, kerapkali negosiasi tidak berhasil mencapai kesepakatan karena kedua belah pihak bersikukuh dengan pendiriannya. Sedangkan mediasi merupakan negosiasi yang disertai peran mediator. Peran mediator menjadi unsur penting dalam penyelesaian sengketa karena berperanan dalam membantu saling pemahaman, mengendalikan proses, serta mendorong inisiatif mencari penyelesaian bersama.

Mediator, menurutnya, adalah pihak netral yang membantu para pihak yang bersengketa dalam proses perundingan mediasi guna mencari berbagai kemungkinan penyelesaian sengketa tanpa menggunakan cara memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian. Terdapat mediator bersertifikat berdasarkan pendidikan mediator yang diselenggarakan oleh lembaga yang terakreditasi oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Dalam kaitan dengan mediasi sengketa medis, diharapkan terdapatnya mediator profesional yang bersifat netral serta memahami permasalahan medis.

“Saat ini terdapat tenaga kesehatan seperti dokter, dokter gigi, dan perawat yang telah menempuh pendidikan mediator bersertifikat,” ujar mediator bersertifikat ini.

Dijelaskan, secara lebih mendasar, negosiasi dan mediasi merupakan perwujudan keadilan restoratif (restorative justice). Keadilan restoratif adalah penyelesaian sengketa dengan melibatkan pelaku, korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan, dan bukan penghukuman apalagi balas dendam.

Dalam penegakan hukum berlangsung pergeseran paradigma dari keadilan retributif yang cenderung punitif (menghukum) menjadi keadilan restoratif yang memperhatikan kepentingan pihak yang dirugikan.

“Keadilan restoratif pada hakikatnya hendak menempatkan fungsi penjatuhan hukuman sebagai ultimum remidium, yaitu solusi akhir apabila upaya hukum lainnya sudah tidak bisa digunakan lagi,” sebutnya.

Namun di lain pihak, sambungnya, negosiasi dan mediasi terhadap sengketa medis sebagai perwujudan keadilan restoratif, sama sekali bukan upaya impunitas untuk membenarkan yang salah, melainkan justru untuk semakin meningkatkan profesionalisme dan tanggung jawab pelayanan kesehatan.

Koordinator seminar Professional Leadership Academi Dr Hananto Seno drg, SpBM(K) MM CMC, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk bersama-sama mengatasi permasalahan maupun kebutuhan bersama para tenaga kesehatan.

Seminar ini diselenggarakan berkat kerja bareng PKMBI, Yayasan PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia), ICD (International College of Dentistry), IDI (Ikatan Dokter Indonesia), serta didukung alomedika dan Formula. (Fer)