Meimonews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong percepatan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat.

Hal itu terjadi lihat ketika BSG bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Tahun 2026 di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo. Rabu (10/6/2026).

Agenda yang berlangsung edukatif ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur Kepala OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) Robert H.P. Sianipar; Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J.Parengkuan; serta Komisaris Bank SulutGo Rania Riris Ismail.

Kegiatan ini secara khusus menyasar 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal sebagai segmen prioritas.

Kegiatan diawali sambutan Kepala OJK SulutGo yang menjelaskan bahwa program Gencarkan merupakan fondasi penting untuk membekali para pelaku usaha agar lebih waspada terhadap berbagai risiko kejahatan keuangan digital, seperti investasi bodong dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

OJK berharap melalui gerakan masif ini, indeks literasi keuangan masyarakat daerah terus merangkak naik secara berkelanjutan.

Sekda Kabupaten Gorontalo ketika membuka kegiatan, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada OJK dan Bank SulutGo atas inisiasi pemberdayaan finansial bagi pelaku UMKM di Kabupaten Gorontalo.

Menurutnya, manajemen keuangan yang cerdas dan adopsi layanan perbankan digital merupakan kunci utama agar UMKM lokal dapat berkembang, berdaya saing, dan naik kelas.

Sebagai Campaign Manager program Gencarkan di tingkat Provinsi, Bank SulutGo memanfaatkan momentum ini tidak hanya untuk memberikan edukasi secara teori, melainkan juga memfasilitasi akses keuangan secara riil.

Kehadiran Direktur Operasional dan Komisaris BSG menegaskan dukungan penuh manajemen puncak terhadap penguatan pilar inklusi keuangan daerah.

Dalam rangkaian acara ini, Bank SulutGo melalui Duta Literasi digital yang ditugaskan berkolaborasi bersama jajaran Kantor Cabang Limboto membuka meja layanan inklusi langsung di lokasi.

Para pelaku UMKM yang hadir diberikan pendampingan praktis untuk melakukan pembukaan rekening tabungan massal, pemanfaatan aplikasi BSGtouch, aktivasi QRIS Merchant untuk digitalisasi transaksi usaha, hingga pengenalan skema permodalan murah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BSG.

Melalui sinergi kokoh antara Pemerintah Kabupaten Gorontalo, OJK, dan Bank SulutGo, diharapkan para pelaku UMKM di Bumi Panua ini dapat mengelola finansial usahanya dengan lebih sehat, efisien, dan modern demi menopang akselerasi ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045. (elka)

Meimonews,com – Guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan daerah serta mendukung penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran, Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar Sosialisasi, Labeling dan Hunting Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dirangkaikan dengan Inspeksi Mendadak (Sidak) di SPBU secara serentak di seluruh wilayah Sulawesi Utara, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini dipimpin Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen bersama jajaran, di dampingi Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sulawesi Utara beserta jajaran, Ditlantas Polda Sulut, Ditreskrim Polda Sulut, Polresta Manado, serta seluruh UPTD PPD Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara yang berkolaborasi dengan Polres di masing-masing wilayah.

Melalui kegiatan ini, petugas melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi guna memastikan penerima manfaat sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus melakukan pemeriksaan kesesuaian identitas kendaraan, status pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta pelunasan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Selain sebagai upaya pengawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan tepat waktu, yang hasilnya digunakan untuk mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik di Sulut.

Pemerintah Sulut berharap melalui sinergi lintas instansi ini dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mengoptimalkan penerimaan daerah, serta memastikan distribusi BBM subsidi berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku. (elka)

Meimonews.com – Tahun ini, Bank SulutGo (BSG) genap berusia 65 tahun. Beberapa kegiatan dilakukan Direksi dan jajaran di momen peringatan HUT tahun ini yang mengangkat tema Elevating Trust, Strenghten Impact (Meningkatkan Kepercayaan, Menguatkan Dampak).

Puncak peringatan dilakukan acara syukuran di Lantai 9 Kantor Pusat BSG, Jln. Pierre Tendean Manado, Rabu (3/6/2026).

Selain Komisaris Utama Godbless Sofcar Vicky Lumentut dan Jacklyn Koloay (komisaris), Dirut Revino Maydi Pepah, Louise J. Parengkuan, Joubert Dondokambey dan jajaran manajemen serta Ketua Ikatan Wanita BSG Esther Mamangkey, hadir pula Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus, Ketua TP PKK Sulut Ny. Amik Yulius Selvanus dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur menjelaskan, usia 65 tahun merupakan angka dengan simbol kematangan dan pengalaman yang sudah teruji. “Maka teruslah menjaga Integritas bank daerah ini, dan teruslah melayani bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Gubernur, kinerja bisnis BSG terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sejak RUPS tahun 2025, laba bersih BSG Rp 425 miliar. Hal ini melebihi target Rp 400 miliar, sangat membanggakan di hari ulang tahun BSG, tambahnya.

Diungkapkan, semangat berjuang dan bekerja dari mulai direksi, komisaris, karyawan tidak pernah padam, yaitu sama-sama ingin BSG maju, sama-sama ingin BSG besar.

Gubernur berharap ke depannya BSG terus tumbuh dengan melakukan inovasi bisnis seperti membuka peluang bisnis di sektor pertambangan dan energi, dan bisa menyamai bank nasional.

“Prospek bisnis bank harus stabil, tak bisa ditawar-tawar, jangan sampai bocor sana-sini. Jika kita kerja benar, maka baik nasabah terutama yang ASN tetap betah dengan kita. Berikan excellent service supaya masyarakat mau dengan kita,” sebut Gubernur. (elka)

Meimonews.com.- Bank SulutGo (BSG) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya di momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/Tahun 2026.

Sebagai wujud syukur dan komitmen untuk berbagi dengan sesama, BSG menyalurkan total 19 ekor sapi kurban yang tersebar di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Prosesi penyembelihan dan pembagian daging kurban dilaksanakan di Lapangan Marina Plaza (belakang Kantor Pusat BSG, Manado), Sabtu (30/5/2026)

Sebanyak 15 ekor sapi disalurkan secara langsung melalui kantor-kantor cabang Bank SulutGo yang tersebar di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, 1 ekor sapi diserahkan secara khusus kepada pengurus Masjid Raya untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar, dan 3 ekor sapi disembelih secara internal oleh pihak bank untuk kemudian didistribusikan kepada pegawai serta masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan kantor,.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen dan perwakilan organisasi keagamaan di lingkungan BSG di antaranya Ketua Bapekis Sofie Yusuf, serta Ketua Bapekris Oske Kaligis.

Kehadiran para pimpinan divisi dan departemen semakin menambah suasana kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama yang terjaga dengan baik di lingkungan internal BSG.

Penyaluran hewan kurban ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta memberikan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan di momen Idul Adha tahun ini.

BSG berkomitmen untuk terus menjaga tradisi berbagi ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Dalam sambutannya, Direktur Umum Bank SulutGo Joubert RJ Dondokambey menjelaskan, ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk ketaatan dan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Kegiatan ini, sebutnya, merupakan implementasi dari nilai-nilai spiritual yang kita yakini, sebagaimana perintah Allah SWT dalam QS. Al-Kautsar ayat 2 yakni Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah.

“Semoga melalui momentum ini, Bank SulutGo dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat tali silaturahmi dengan lingkungan sekitar,” ujar Joubert. (elka)

Meimonews.com – Berkomitmen kuat dalam memperluas jangkauan inklusi dan memperdalam pemahaman literasi keuangan bagi pelaku usaha daerah, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) sukses digelar di Tondano, Kabupaten Minahasa, Selasa (26/5/2026).

Agenda masif ini secara khusus menyasar ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Kabupaten Minahasa sebagai pilar utama penggerak ekonomi kerakyatan.

Kegiatan strategis ini dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang; Deputi Direktur Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan LMS OJK SulutGoMalut Budiman P. Siahaan, Direktur Operasional Bank SulutGo (BSG) Louisa J. Parengkuan, Pejabat Sementara (Pjs) Pemimpin Bank SulutGo Kantor Cabang Tondano serta Pemimpin Cabang Bank Mandiri Tondano.

Dalam sambutannya, Deputi Direktur OJK SulutGoMalut menekankan bahwa program Gencarkan 2026 didesain secara terarah agar para pelaku usaha mikro memiliki tameng yang kuat terhadap ancaman kejahatan finansial digital, sekaligus mampu memanfaatkan layanan keuangan formal secara optimal demi perluasan pasar usaha.

Ketika membuka kegiatan, Wakil Bupati Minahasa, atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi aktif antara OJK dan sektor perbankan di Tanah Minahasa.

Ditegaskan, UMKM Minahasa harus naik kelas, bukan hanya dari sisi kuantitas produksi, tetapi juga dari kemandirian dan kecerdasan dalam pengelolaan manajemen keuangan usaha.

Sesi edukasi dan literasi keuangan dipaparkan secara mendalam dan interaktif oleh para narasumber ahli.

Perwakilan OJK SulutGoMalut Shinta Korah mengupas tuntas terkait regulasi pelindungan konsumen serta pentingnya mengenal legalitas Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).

Melanjutkan pilar literasi dan inklusi praktis perbankan, sosialisasi dibawakan secara sinergis oleh Miranda Wakari yang mewakili manajemen Bank SulutGo (BSG), bersama dengan perwakilan dari Kantor Cabang Bank Mandiri Tondano.

Dalam pemaparannya, tim perbankan memberikan panduan nyata mengenai manajemen pemisahan kas usaha, efisiensi transaksi harian melalui integrasi pembayaran QRIS, perluasan jaringan Agen Laku Pandai, hingga kemudahan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro yang aman bagi ekosistem UMKM.

Melalui sinergi tanpa sekat antara OJK, Pemerintah Kabupaten Minahasa, Bank SulutGo selaku Campaign Manager Provinsi, dan Bank Mandiri ini, diharapkan para pelaku UMKM di Minahasa dapat tumbuh menjadi pengusaha yang cerdas finansial, tangguh, dan akuntabel demi menopang akselerasi ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045. (elka)

Meimonews.com – Melanjutkan komitmen akselerasi literasi dan inklusi keuangan di wilayah Bolaang Mongondow Raya, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) sukses diselenggarakan di Aula Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jumatn(22/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) dengen mengandeng OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolasng Mongondouw Timur (Boltim), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Perbankan ini difokuskan secara khusus untuk mengedukasi kelompok nelayan, petani, dan masyarakat pesisir di wilayah Boltim.

Kegiatan strategis ini dihadiri Bupati Boltim Oskar Manoppo, Direktur Operasional BSG Louisa J. ParengkuanParengkuan, Perwakilan OJK SulutGo Gracia Marentek, Kepala BPS Boltim Indira Lolowang, Kepala Unit BRI Kotabunan Melky Lantang; serta Pemimpin Bank SulutGo Kantor Cabang Tutuyan Faisal Ambarak.

Acara diawali dengan sambutan dari Bupati Boltim sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif cepat Bank SulutGo dalam menghadirkan program Gencarkan di Boltim.

BupatiI menekankan bahwa pemahaman finansial yang kuat sangat mendasar bagi masyarakat pesisir agar dapat mengelola pendapatan hasil laut dan tani dengan bijak, serta terhindar dari maraknya kejahatan keuangan digital.

Direktur Operasional BSG dalam sambutannya menegaskan posisi Bank SulutGo sebagai Campaign Manager Gencarkan tingkat Provinsi. “Inisiatif pelaksanaan kegiatan hari ini merupakan bentuk tanggung jawab nyata kami untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Utara, termasuk di Kabupaten Boltim, mendapatkan hak edukasi dan akses keuangan formal yang aman, inklusif, dan merata,” ujar Louisa.

Perwakilan OJK SulutGo membawakan materi utama mengenai strategi cerdas keuangan serta kewaspadaan nasional terhadap investasi bodong dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Sementara itu, Kepala BPS Boltim memaparkan sosialisasi pentingnya data statistik dalam membaca peluang pertumbuhan ekonomi mikro di tingkat desa.

Sebagai bentuk nyata dari pilar inklusi, sesi kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan praktis yang dibawakan oleh jajaran staf terpadu dari Bank SulutGo dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Sinergi perbankan ini memberikan edukasi mengenai pemanfaatan produk tabungan resmi, pengenalan kredit usaha rakyat (KUR) mikro untuk tambahan modal usaha nelayan, hingga digitalisasi transaksi melalui Agen Laku Pandai (Agen BSG) dan layanan unit BRI terdekat.

Melalui sinergi kokoh antara Pemkab Boltim, OJK, BPS, serta kolaborasi perbankan BSG dan BRI ini, diharapkan masyarakat pesisir Boltim dapat semakin cerdas mengelola keuangan guna mendorong kemandirian ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045. (elka)

Meimonrws.com – Sekitar 100 petani, nelayan dan pelaku UMKM diedukasi tentang Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) terkait dengan upaya meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan nasional.

Kegiatan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank SulurGo (BSG), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongpndouw Selatan (Bolsel) dan Pegadaian ini diadakan di aula kantor Kecamatan Molibagu, Bolaang Mongondouw Selatan (Bolsel), Kamis (21/5/2026)

Hadir dalam agenda strategis ini Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar; Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, Direktur Operasional BSG) Louisa J. Parengkuan; Sekretaris Daerah (Sekda) Bolsel Marzansius Arfan Ohy serta perwakilan dari PT Pegadaian Jackson Akay.

Dalam sambutannya ketika membuka acara, Bupati Bolsel menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dipilihnya wilayah Bolsel, khususnya Molibagu, sebagai tempat pelaksanaan Gencarkan bulan Mei ini.

Ditekankan pentingnya bagi para petani dan nelayan untuk memahami manajemen keuangan modern agar hasil produktivitas sektor pangan daerah dapat dikelola secara produktif dan aman dari berbagai modus penipuan berbasis digital.

Usai pembukan acara, diadakan pemaparan materi literasi keuangan oleh Kepala OJK SulutGo.

Dalam arahannya, Robert mengupas tuntas mengenai strategi cerdas keuangan, pengenalan produk keuangan legal, serta kewaspadaan mutlak terhadap ancaman investasi bodong, judi online, dan pinjaman online (pinjol) ilegal yang kerap menyasar masyarakat di daerah operasional pesisir dan pertanian.

Setelah itu, pemaparan materi Cerdas Keuangan oleh Eunike Gratia Marentek dari OJK, dan Sosialisasi Literasi dan Inklusi oleh Bank SulutGo dan Pegadaian

Melalui sinergi tanpa sekat antara OJK, Pemkab Bolsel, BSG, dan Pegadaian ini, diharapkan masyarakat Molibagu dapat menjadi pelopor masyarakat cerdas keuangan yang mandiri secara finansial demi menopang akselerasi ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045. (elka)

Meimonews.com – Direktur Operasional Bank SulutGo (BSG) Louisa J. Parengkuan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (Pemda) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Ruang Rapat Sasana Bhakti Praja Gedung C Lantai 3, Jl. Medan Merdeka Utara No. 7, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026.

Rapat koordinasi tersebut bertujuan mendorong percepatan implementasi SP2D Online melalui integrasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dengan sistem perbankan, serta mendorong pemanfaatan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) oleh pemerintah daerah di seluruh wilayah Indonesia sebagai bagian dari transformasi digital keuangan daerah yang modern, transparan, efisien, dan akuntabel.

Kehadiran Direktur Operasional BSG dalam forum nasional ini mencerminkan komitmen BSG untuk aktif berperan dalam percepatan transformasi digital keuangan pemerintah daerah.

BSG selaku Bank Pembangunan Daerah (BPD) terus mendukung agenda nasional dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel.

Implementasi SP2D Online merupakan bagian dari transformasi digital yang menghubungkan SIPD dengan sistem perbankan, sehingga proses pencairan dana pemerintah daerah dapat dilakukan secara cepat, aman, dan akuntabel.

Sementara itu, pemanfaatan KKPD bertujuan untuk meningkatkan efisiensi belanja pemerintah daerah sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran non-tunai di tingkat daerah. (elka)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) menggelar Business Meeting (BM) Q1-2026 bertajuk Leaders Conference dengan nengusung tema Elevating Trust, Strengthening Impact di Aston Gorontalo Hotel & Convention Center Gorontalo, Rabu (29/4/2026).

Perhelatan ini bukan sekadar evaluasi rutin, melainkan menjadi sarana strategis bagi jajaran Direksi dan Komisaris yang baru ditetapkan melalui RUPS pada 10 Februari 2026.

Kegiatan business meeting ini juga dirangkaikan dengan orientasi bagi pengurus baru dalam rangka persiapan menghadapi fit and proper test, sekaligus untuk mendapatkan gambaran besar serta pemahaman mendalam.

Acara yang dihadiri oleh jajaran manajemen dan pimpinan unit kerja ini diawali dengan prosesi sakral yakni pembukaan sekaligus pelantikan pejabat eksekutif yang dipandu Divisi HC dan Panitia.

Momentum strategis ini menandai langkah awal BSG dalam memperkuat struktur kepemimpinan guna menghadapi tantangan perbankan tahun 2026.

Komisaris Utama BSG Godbless Sofcar Vicky Lumentut memberikan sambutan pembuka yang menekankan pentingnya integritas dan landasan diskusi, disusul dengan pemaparan Strategic Direction 2026 oleh Direktur Utama Revino Maydi Pepah.

Dalam sesinya, Direktur Utama memaparkan Outlook dan Grand Strategy 2026, termasuk evaluasi kinerja konsolidasi Q1-2026.

Beberapa poin pentingnya yang dibahas dalam konferensi ini adalah Optimalisasi Dana (CASA): Strategi peningkatan dana ritel dan sinergi bisnis dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) PT Mega Corpora; Kualitas Kredit : Fokus pada ekspansi kredit berkualitas, perbaikan NPL, serta pengembangan pasar konsumer di luar ekosistem Pemerintah Daerah; dan Resiliensi Digital :

Direktur Operasional Louisa J. Parengkuan menekankan pentingnya keamanan teknologi informasi dan akselerasi produk digital untuk mendukung ekosistem pemerintah daerah.

Memasuki sesi sore, pembahasan beralih pada penguatan manajemen risiko dan budaya kepatuhan untuk memperbaiki tingkat kesehatan bank (TKB).

Direktur Umum Joubert RJ Dondokambey memaparkan pentingnya pengendalian biaya umum dan peningkatan kapabilitas pegawai di sektor bisnis demi mendukung profitabilitas perusahaan.

Menutup agenda besar di Q1 ini, Bank SulutGo menggelar acara Halal Bi Halal bersama seluruh karyawan dan karyawati muslim yang bertugas di wilayah Gorontalo.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus menyatukan visi seluruh insan BSG dalam memberikan dampak yang lebih kuat bagi masyarakat dan pemangku kepentingan. (elka)