Meimonews.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut menggelar kegiatan Temu Responden Bank Indonesia Tahun 2026 di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Jalan Siliwangi, Poyowa Besar, Kota Kotamobagu, Senin (26/10/2026).

Forum ini dihadiri oleh jajaran perbankan terkemuka, di antaranya Bank SulutGo (BSG), BNI, dan BRI. Perwakilan dari BSG yang hadir dalam kegiatan ini adalah Pimpinan Divisi OL Nasrudin Herlambang.

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi sekaligus wadah penguatan sinergi antara Bank Indonesia dengan para mitra pelaku usaha yang selama ini menjadi responden aktif dalam penyedia data survei ekonomi daerah.

Kegiatan yang dibuka Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Sulut Sigit Setiawan (mewakili Deputi Kepala BI) menampilkan perwakilan Bank SulutGo (BSG) sebagai salah satu pembicara,

Dalam arahannya, Sigit menekankan pentingnya peran responden dalam menyalurkan informasi ekonomi yang akurat, terpercaya, dan tepat waktu guna mendukung pengambilan keputusan serta perumusan kebijakan moneter yang efektif.

Mewakili Bank SulutGo (BSG), James Watung memaparkan materi yang difokuskan pada Kredit Bohusami dan produk layanan tabungan yang ada di Bank SulutGo memperhatikan dinamika perekonomian terkini serta peran strategis data survei dalam membaca arah perkembangan ekonomi di kawasan Sulawesi Utara, khususnya Kota Kotamobagu dan sekitarnya.

Meskipun kegiatan kali ini berfokus khusus pada interaksi internal antara otoritas moneter, industri perbankan, dan para responden tanpa melibatkan perwakilan pemerintah daerah, diskusi berlangsung hangat dan produktif.

Melalui agenda Temu Responden 2026 ini, Bank Indonesia berharap koordinasi dan komunikasi dua arah dengan para pelaku usaha terus terjalin erat demi menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Provinsi Sulut lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar High Level Meeting (HLM) bertajuk Membangun Fondasi Fiskal yang Kuat melalui Optimalisasi Digitalisasi Pendapatan Asli Daerah di Hotel The Sentra, Selasa (20/10/2026).

Forum strategis yang dipandu Kepala Bapenda June.E. Silamgen ini dirancang untuk mempercepat integrasi ekosistem transaksi nontunai sekaligus memperkokoh transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah di bumi Nyiur Melambai.

HLM ini dihadiri Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Joko Supratikto, Koordinator Tim Ahli Gubernur Ferdinand Mewengkang, serta Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulut Ni Made Ayumulidyawati.

HLM ini melibatkan juga partisipasi aktif para pimpinan daerah tingkat kabupaten dan kota di Sulut di antaranya Wakil Bupati Minahasa Selatan Brigjen TNI Purn. Theodorus Kawatu dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Dony Lumenta, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, para Asisten Sekretaris Daerah.

Selain itu, Kepala UPTD PPD Bapenda se-Sulut, jajaran direktur rumah sakit daerah seperti Direktur RS Mata Meilanny Muaja dan Direktur RS ODSK David Kolibu, dan jajaran pejabat Eselon III Pemprov Sulut.

Dalam pemaparan materi teknis, Group Head Operasional Bank SulutGo (BSG) Nolvy Kilanta, yang hadir mewakili Direktur Utama PT Bank SulutGo Revino Maydi Pepah menegaskan komitmen penuh BSG dalam menyokong akselerasi penerimaan daerah berbasis digital.

Nolvy memaparkan peran BSG dalam mendukung digitalisasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Opsen PKB, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Opsen BBNKB, hingga Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang (DPWKP).

Untuk memperluas aksesibilitas wajib pajak, BSG memaksimalkan integrasi kanal transaksi. Akses tersebut mencakup jaringan kantor cabang dan teller, ATM, Mobile Banking, BSGdirect, BSGqris Mobile, loket di Kantor Bersama Samsat, hingga kanal digital pihak ketiga seperti Tokopedia dan sistem nasional SIGNAL.

Dukungan operasional tersebut diperkuat melalui integrasi kode bayar dengan sistem Bapenda, peningkatan standar keamanan siber, kemudahan pelaporan data real-time, serta proses rekonsiliasi dan settlement dana secara berkala baik harian maupun triwulanan.

Rangkaian HLM ini turut diwarnai dengan penyerahan apresiasi dan hadiah dukungan transaksi QRIS di lingkungan rumah sakit binaan Pemprov Sulut.

Bank SulutGo secara resmi menyerahkan hadiah pembinaan kepada Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara dan Rumah Sakit Manembo-nembo atas keberhasilan optimalisasi digitalisasi layanan transaksi publik.

Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital tata kelola keuangan daerah demi kemandirian fiskal Sulut yang berkelanjutan. (elka)

Meimonews.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar Sosialisasi Peredaran Rokok tidak Bercukai dan Cukai Ilegal serta Pertanggungjawaban Tata Kelola Pajak Rokok di Daerah.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka optimisasi pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak daerah khususnya pajak rokok ini diadakan di NDC Hptel & Resto Manado, Rabu (14/10/2026).

Sekitar 100 peserta utusan, antara lain Bapenda/BPKAD Kabupaten/Kota se-Sulut, Camat dan Lurah se-Kota Manado, perwakilan pemilik warung/tokoh di wilayah Molas, perwakilan jasa ekspedisi dan logistik, pejabat struktural Bapenda Sulut serta Kepala UPT PPD Bapenda Sulut mengikuti kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Sekretaris Daerah Sulut.

Kepala. Bapenda Sulut June E. Silangen ketika memberikan materi

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran rokok ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemerintah daerah, mitra kerja, serta instansi terkait dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah.

Tampil sebagai pemateri/narasumber adalah Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen, Kakanwil Ditjen Bea dan Cukai, Kepala BPJS Kesehatan Sulut, serta Kepala BKAD Sulut. (elka)

Meimonews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) iSulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) bersama industri jasa keuangan kembali memperkuat komitmen peningkatan literasi dan inklusi keuangan di daerah.

Kali ini, kegiatan edukasi dan inklusi keuangan dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Boalemo, Desa Bongo III, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SRT 1 Boalemoini dihadiri Bupati Boalemo H. Rum Pagau, Kepala OJK SukutGo Robert HP Sianipar, Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo), Louisa J Parengkuan, serta Deputi Pegadaian Wilayah Gorontalo.

Bank SulutGo memberikan dukungan nyata terhadap inklusi keuangan bagi pelajar melalui fasilitas pembukaan rekening serta penyerahan saldo awal tabungan Simpanan Pelajar (SimPel).

Program ini dirancang untuk menanamkan budaya menabung dan literasi keuangan kepada generasi muda sejak dini, sejalan dengan arahan OJK dalam memperluas akses produk keuangan formal di tingkat satuan pendidikan.

Bupati Boalemo mengapresiasi sinergi yang terjalin antara OJK, Bank SulutGo, Pegadaian, dan pemerintah daerah. Menurutnya, edukasi keuangan dan pengenalan perbankan sejak bangku sekolah merupakan fondasi penting untuk membentuk generasi muda Boalemo yang cerdas finansial di masa depan.

Kepala OJK SulutGo,menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat inklusi keuangan di wilayah pedesaan dan sekolah terintegrasi.

Direktur Operasional Bank SulutGo menegaskan komitmen bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo ini untuk terus mendampingi pelajar dalam mengelola keuangan melalui produk tabungan yang aman dan mudah diakses.

Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola uang saku dan merencanakan masa depan, tetapi juga merasakan langsung pengalaman memiliki rekening tabungan resmi di bank.

Sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan lembaga jasa keuangan ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mencetak generasi muda Indonesia yang literat secara finansial. (elka)

Meimonews.com – Pembukaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2026 bertemakan Edukasi, Sejarah dan Budaya diselenggarakan di Museum Negeri Provinsi Sulut, Manado, Sabtu (10/10/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan olahraga zumba bersama seluruh peserta dan pemangku kepentingan untuk mempererat kebersamaan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kunjungan edukatif ke museum, mempertemukan elemen olahraga, sejarah, budaya, dan edukasi finansial dalam satu tempat.

Pembukaan BIK 2026 dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sekprov Sulut) Tahlis Gallang, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Direktur Kredit Bank SulutGo Esther C. Rampengan, serta para Pemimpin Industri Jasa Keuangan (IJK) se-Sulawesi Utara.

Kehadiran Direktur Kredit Bank SulutGo pada iven ini menjadi wujud nyata peran aktif BSG sebagai “Torang pe Bank” dalam mengawal keberlanjutan program inklusi keuangan di Sulawesi Utara, khususnya bagi generasi muda dan pelajar.

Direktur Kredit BSG menyampaikan, pembiasaan mengelola uang saku dan menabung sejak dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter finansial yang kuat dan mandiri di masa depan.

“Bank SulutGo berkomitmen penuh menghadirkan produk serta layanan perbankan yang inklusif, ramah anak, dan terjangkau bagi pelajar. Melalui momentum BIK 2026 ini, kami terus berkolaborasi dengan OJK dan Pemerintah Daerah untuk memastikan akses keuangan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah,” ujarnya.

Pemilihan Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara sebagai lokasi pembukaan BIK 2026 memberikan kesan unik dan bermakna.

KkSelain belajar mengelola keuangan dan menabung secara konsisten, ratusan pelajar yang hadir diajak mengenal lebih dekat nilai-nilai sejarah serta warisan budaya lokal.

Dukungan sinergis dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, OJK, Bank SulutGo, dan jajaran pimpinan IJK se-Sulut diharapkan dapat terus mendorong pencapaian target inklusi keuangan nasional, sekaligus mewujudkan masyarakat Sulawesi Utara yang makin literat dan cerdas secara finansial. (elka)

Meimonews com – Komitmen memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan secara merata tanpa diskriminasi terus dilakukan PT Bank SulutGo (BSG) bergandengan tangan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Itu terlihat ketika BSG bersama OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) menggelar Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) Tahun 2026 bagi siswa-siswi penyandang disabilitas serta tenaga pendidik Kota Manado, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan edukasi keuangan ramah disabilitas ini dipusatkan di SLB Cahaya Kasih, Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, dan diikuti puluhan peserta didik serta guru pendamping dari SLB Cahaya Kasih, SLB Anugerah, SLB Nasareth Tuminting, dan SLB Bartemeus.

Acara yang dibuka pelaksanaannya oleh Staf Ahli Pemerintah Kota Manado Frangky J. Porawouw (mewakili Walikota Manado) tersebut dihadiri Deputi Direktur OJK Sulutgo Budiman Siahaan; serta Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan.

Turut hadir, Pemimpin Corporate Secretary Bank SulutGo Heince J. Rumende, Pemimpin Cabang Calaca, Broery Jacobus, Pempimpin Departemen Public Relation BSG Ivone D Goni dan Pemilik Yayasan SLB Cahaya Kasih Antonius Stevanus Sompotan.

Dalam sambutannya Porawouw memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif antara OJK dan Bank SulutGo yang secara nyata merangkul kelompok disabilitas dalam agenda literasi keuangan nasional.

“Pemerintah Kota Manado menyambut hangat pelaksanaan GENCARKAN bagi anak-anak istimewa kita. Pemahaman mengelola keuangan sejak dini adalah hak setiap warga negara tanpa kecuali,” ujarnya

Ditegaskan, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam membekali anak-anak disabilitas agar memiliki kemandirian finansial dan percaya diri menatap masa depan.

Deputi Direktur OJK Sulutgo menyampaikan bahwa edukasi bagi komunitas disabilitas merupakan pilar penting dalam mewujudkan inklusi keuangan berkeadilan di Indonesia.

OJK terus mendorong lembaga jasa keuangan agar tak hanya memberikan edukasi, namun juga menyediakan akses layanan yang terjangkau, aman, dan memadai bagi penyandang disabilitas.

Direktur Operasional BSG menjelaskan peran BSG sebagai Campaign Manager GENCARKAN di tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang berkomitmen menghadirkan layanan perbankan yang ramah dan inklusif.

“Setiap anak lahir dengan keistimewaan dan potensi luar biasa. Melalui GENCARKAN, kami ingin mengenalkan kebiasaan menabung yang aman dan menyenangkan lewat produk khusus seperti Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar),” ujarnya.

BSG juga, tanbahnya, terus meningkatkan aksesibilitas sarana cabang serta kesiapan frontliner agar rekan-rekan penyandang disabilitas merasa nyaman bertransaksi.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif dengan hadirnya pendampingan intensif dari para guru.

Selain penyampaian materi oleh Eunike Gratia Marentek dari OJK, acara dirangkaikan dengan penyerahan simbolis buku tabungan SimPel dan bantuan edukasi, serta kuis interaktif yang disambut antusias oleh para siswa hingga akhir acara. (elka)

Meimonews.com -Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Sulawesi Utara menjalin kerjasama strategis dengan PT Bank SulutGo (BSG) mengenai Pengelolaan Keuangan dan Pemanfaatan Layanan Jasa Perbankan.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (7/10/2026).

Penandatanganan dokumen kerjasama ini dilakukan Ketua PWRI Sulut Ferdinand EM Mewengkang bersama Direktur Utama Bank SulutGo Revino Maydi Pepah.

Prosesi penandatanganan menjadi salah satu momen penting yang dirangkaikan dengan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 PWRI Sulawesi Utara.

Momen bersejarah bagi para purna bakti pegawai negeri ini disaksikan Gubernur Sulut Nayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dan istri, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, serta Sekdaprov Sulut Tahlis Gallang.

Turut hadir, pejabat Eselon II di lingkungan Pemprov Sulut, pimpinan instansi vertikal, serta pengurus dan anggota PWRI dari kabupaten/kota se-Provinsi Sulut.

Dengan mengusung tema Satu Tekad, Satu Jiwa, Memperkokoh Solidaritas Wredatama Demi Kesejahteraan Bersama, peringatan HUT ke-64 PWRI tahun ini semakin bermakna melalui hadirnya kolaborasi bersama BSG.

Kerjasama ini diharapkan mampu memberikan kemudahan, kepastian, serta efisiensi dalam pengelolaan keuangan organisasi maupun peningkatan akses pemanfaatan layanan perbankan bagi seluruh anggota PWRI di wilayah Sulut.

Rangkaian acara HUT ke-64 PWRI diawali dengan pembukaan dan laporan ketua panitia
Roosje Kalangi, dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dan tanda kehormatan, penyerahan penghargaan kepada keluarga harmonis.

Setelah itu, penandatanganan kerjasama, hingga penyampaian sambutan dari Ketua PWRI Sulut dan Gubernur Sulut selaku Pembina PWRI Provinsi Sulut.

Seluruh prosesi kegiatan berlangsung penuh kehangatan, kebersamaan, dan kehidmatan. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo memperkuat kemitraan strategis dengan Bank SulutGo (BSG) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta kepastian Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Tahun Anggaran 2027 yang diadakan di Rumah Dinas Bupati Kabupaten Gorontalo, Rabu (30/9/2026) malam.

Acara penting ini disaksikan Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Dandim 1315/KG Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, Kapolres Gorontalo AKBP KI Ide Bagus Tri, Kajari Kabupaten Gorontalo Laurence Hasiholan Pasaribu, Dansatradar 207 Kwandang Letkol Lek. Yohanes Kristiardi, Ka Akun Lanal Gorontalo Kapten Laut (S) Andrik Sukarmoko, dan Sekdakab Gorontalo Sugondo Makmur beserta pimpinan OPD.

Selain itu, Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo M. Andi Destryan serta dua Komisaris BSG yakni Djafar Alkatiri dan Rania Riris Ismail.

Penandatangan PKS dan kepastian Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Tahun Anggaran 2027 ini menegaskan komitmen Pemkab Gorontalo dan Bank SulutGo dalam mempercepat digitalisasi sistem keuangan daerah, memperkuat transparansi, serta mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga ke tingkat desa.

Direktur Utama BSG Revino Maydi Pepah, bersama Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi menandatangani empat PKS strategis. PKS ini menjadi landasan utama membangun ekosistem keuangan daerah yang transparan, efisien, dan terintegrasi secara digital.

Adapun poin-poin PKS strategis yang disepakati mencakup Pengelolaan dan Penyimpanan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), Pengembangan serta penerapan digitalisasi sistem transaksi keuangan hingga ke pemerintahan desa, Akselerasi inklusi keuangan daerah dan efisiensi tata kelola kas, dan Penguatan pembiayaan Sektor Usaha Mikro melalui program khusus KUR Bohusami.

“Empat PKS ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang transparan, efisien, dan terintegrasi secara digital. Harapan kami, Kabupaten Gorontalo bisa menjadi model kawasan digital yang inklusif di Sulawesi,” ujar Dirut BSG.

Bupati Kabupaten Gorontalo menegaskan, untuk Tahun Anggaran 2027, pengelolaan RKUD Kabupaten Gorontalo dipastikan tetap dipercayakan kepada Bank SulutGo. Pemkab berharap BSG terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam mengelola dana daerah.

Selain penandatanganan PKS, kegiatan malam itu dirangkaikan dengan peluncuran Kawasan Digital Kabupaten Gorontalo, launching SPTJ JAMKESDA, apresiasi TP2DD, penyerahan Business Matching, penyaluran KUR Bohusami BSG (seperti Baternak Sapi dan BSG Perempuan Hebat), hingga penyerahan QRIS Merchant dan hadiah undian.

Dirut BSG memuji terobosan dan inovasi Pemkab Gorontalo di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi. BSG berkomitmen untuk mengawal UMKM lokal agar naik kelas melalui program pembiayaan KUR Bohusami.

“Kami berkomitmen akan memberikan layanan yang sebaik mungkin. Apabila ada kekurangan, kami senantiasa menerima masukan dari pemerintah daerah demi menyempurnakan kemitraan ini ke depan,” sebut Dirut.

Acara penting ini disaksikan Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Dandim 1315/KG Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, Kapolres Gorontalo AKBP KI Ide Bagus Tri, Kajari Kabupaten Gorontalo Laurence Hasiholan Pasaribu, Dansatradar 207 Kwandang Letkol Lek. Yohanes Kristiardi, Ka Akun Lanal Gorontalo Kapten Laut (S) Andrik Sukarmoko, dan Sekdakab Gorontalo Sugondo Makmur beserta pimpinan OPD.

Selain itu, Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo M. Andi Destryan serta dua Komisaris BSG yakni Djafar Alkatiri dan Rania Riris Ismail. (elka)

Meimonews.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut June E. Silangen menjadi narasumber Kongko-kongko Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Manado yang diadakan di ruang rapat Bapenda Sulut, Rabu (30/9/2026).

Materi yang dibawakan Kepala Bapenda Sulut tersebut adalah Pengembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulut 5 Tahun Terakhir.

Hadir pada acara ini, sekitar 60 orang yakni Pengurus dan anggota ISEI Manado di antaranya Joy Elly Tulung (Ketua), Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat Victior PK Lengkong, mahasiswa-mahasiswa FEB Unsrat, pimpinan dan Staf Bapenda Sulut di antaranya Filma D. Kepel (Sekretaris).

Dalam pemaparan materinya, June menjelaskan tentang apa itu pendapatan daerah yang terdiri dari PAD, yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah.

Menurutnya, pajak daerah terdari dari pajak kemdaraan bermotor (ranmor), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak permukaan air permukaan (PAP), pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), pajak rokok, pajak alat berat, dan opsen mineral bukan logam dan batuan.

“Pendapatan daerah Sulut tahun 2026 berjumlah Rp. 3,168 miliar, dan untuk PAD berjumlah Rp. 1,435 miliar,” ujarnya seraya merincikan proporsi PAD 2026.

June lantas menguraikan realisasi indikator kinerja utama (IKU) dan indikator kinerja kunci (IKK) Bapenda Sulut tahun 2026. (elka)