Meimonews.com – Melalui program bantuan sarana air bersih memperingati Hari Bhayangkara 2026, Polresta Manado meresmikan sumur bor dan pompa air yang diperuntukkan bagi warga Kelurahan Bailang Lingkungan II, Kecamatan Bunaken, Manado, Selasa (30/6/2026).

Peresmian dilakukan oleh Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid dan dihadiri Camat Bunaken Heri Anwar, Lurah Bailang Aldo KE Sumerah, Imam Masjid Baitul Muslimin Tana Ramo, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar yang turut menyaksikan momen penuh kebersamaan tersebut.

Bantuan sumur bor dan pompa air yang dibangun di atas lahan milik Fahli Gobel ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polresta Manado dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Bhayangkara.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memperoleh akses air bersih yang lebih mudah, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga di lingkungan sekitar.

Dalam sambutannya, Kapolresta Manado menegaskan, Polri tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu menjawab kebutuhan dan permasalahan warga.

“Hari Bhayangkara adalah momentum untuk memperkuat makna pengabdian. Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan ketika masyarakat membutuhkan perlindungan dan pelayanan keamanan, tetapi juga melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan hidup masyarakat,” ujarnya.

Bantuan sumur bor dan pompa air ini, jelasnya, merupakan bentuk kepedulian Polresta Manado agar masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.

Kapolresta Manado menyampaikan, kedekatan Polri dengan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Polri yang kuat adalah Polri yang dekat dengan masyarakat. Ketika kita saling peduli, saling mendukung, dan bergandengan tangan membangun lingkungan yang lebih baik, maka keamanan dan kesejahteraan akan tumbuh bersama. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kegiatan tersebut. Warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas air bersih tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Polresta Manado atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kelurahan Bailang.

Melalui kegiatan ini, Polresta Manado kembali menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kebutuhan dan kesejahteraan warga.

Semangat Hari Bhayangkara tahun ini pun diwujudkan melalui aksi nyata yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. (AF)

Meimonews.com – Memperongati Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Manado telah dan akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan. Salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan tersebut, Polresta Manado menggelar Bakti Sosial, Rabu (24/6/2026).

Dengan semangat pengabdian dan kepedulian kepada sesama terus jajaran Polresta Manado bersama Bhayangkari Cabang Kota Manado turun langsung mengunjungi dan menyalurkan bantuan kepada anak-anak di sejumlah panti asuhan yang berada di wilayah hukum Polresta Manado.

Kegiatan yang sarat makna kemanusiaan ini dipimpin langsung Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid dan Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro dengan melibatkan para Pejabat Utama Polresta Manado, para Kapolsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang Kota Manado.

Bakti sosial dilaksanakan secara serentak di empat panti asuhan yakni Panti Asuhan Putri Bukit Harapan, Panti Asuhan AN-NUR Kota Manado, Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan di Kelurahan Malendeng, Kecamatan Tikala, serta Panti Asuhan Al Ikhwan Manado.

Kapolresta Manado bersama Tim I mengunjungi Panti Asuhan Putri Bukit Harapan dan Panti Asuhan AN-NUR Kota Manado. Sementara Tim II yang dipimpin Wakapolresta Manado melaksanakan kegiatan serupa di Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan dan Panti Asuhan Al Ikhwan Manado.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri kepada anak-anak panti asuhan. Tidak hanya menyerahkan bantuan, jajaran Polresta Manado juga berbaur dan berbincang langsung dengan para pengurus serta anak-anak panti, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Kapolresta Manado menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 , Wujud Bhayangkari Peduli dan Polwan Peduli yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hari Bhayangkara adalah momentum refleksi pengabdian Polri kepada masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan, mempererat tali silaturahmi, serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama,” ujar Kapolresta,

Ditegaskan, nilai utama yang ingin dibangun dalam peringatan Hari Bhayangkara tahun ini adalah semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong sebagai fondasi dalam menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat.

Kehadiran Kapolresta Manado, Wakapolresta, para pejabat utama, para Kapolsek, serta Bhayangkari Cabang Kota Manado mendapat sambutan hangat dari pengurus dan anak-anak panti asuhan. Senyum dan rasa bahagia tampak menghiasi wajah para penghuni panti saat menerima bantuan dan perhatian dari jajaran Polresta Manado.

Melalui kegiatan ini, Polresta Manado kembali menegaskan komitmennya bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli terhadap berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Semangat berbagi yang ditunjukkan dalam bakti sosial tersebut menjadi wujud nyata pengabdian Polri yang Presisi dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (AF)

Meimonews.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda lewat Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) menggelar Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Mako Bidlabfor, Karombasan, Manado, Rabu (24/6/2026).

Lomba yang diikuti 90 personil dari Polresta dan Polres jajaran di lingkungan Polda Sulut ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono.

Lomba Olah TKP ini menjadi salah satu upaya Polda Sulut untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam penanganan tempat kejadian perkara, yang merupakan tahapan awal dan sangat menentukan dalam proses penegakan hukum.

Dalam sambutannya, Wakapolda menjelaskan makna dari tema yang diangkat tahun ini yakni Polri untuk masyarakat dengan semangat 80 tahun mengabdi untuk masyarakat.

“Tema tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh pengabdian dan kerja keras Polri harus diarahkan untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Profesionalisme dalam olah TKP, sebut Wakapolda, sangat penting karena keberhasilan pengungkapan suatu tindak pidana sangat bergantung pada kemampuan petugas dalam mengamankan, mengolah, mendokumentasikan, serta mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

“Kesalahan pada tahap awal dapat berdampak pada keseluruhan proses penyidikan dan pembuktian di pengadilan,” jelasnya.

Wakapolda mengapresiasi Bidang Laboratorium Forensik Polda Sulut sebagai penyelenggara kegiatan serta seluruh Polresta dan Polres jajaran yang telah mengirimkan personil terbaiknya untuk mengikuti lomba.

Wakapolea berharap, melalui lomba ini dapat terbangun budaya kerja yang semakin profesional, Presisi, objektif dan akuntabel dalam penanganan TKP.

“Kegiatan ini bukan semata-mata ajang kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran, evaluasi dan peningkatan kemampuan personel di bidang olah TKP,” ujarnya.

Dikemukakan momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi sarana refleksi dan motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kemampuan personil dalam penanganan TKP semakin meningkat sehingga dapat mendukung terwujudnya proses penegakan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid mengikuti kegiatan Pembukaan Turnamen Badminton Internal Polri Kapolda Cup yang digelar Polda Sulawesi Utara dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di GOR Badminton Naushad, Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Senin (15/6/2026) tersebut dibuka Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Awi Setiyono.

Turnamen yang diikuti 70 tim dari berbagai satuan kerja dan jajaran Polda Sulut ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, serta meningkatkan semangat sportivitas di lingkungan Polri.

Kapolresta Manado yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia menyampaikan laporan pelaksanaan turnamen. Dijelaskan, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah untuk memperkuat soliditas internal dan mempererat hubungan kekeluargaan antarpersonel Polri.

Wakapolda Sulut dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara hendaknya menjadi momentum refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, melalui olahraga dapat dibangun karakter yang disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.

Turnamen ini bukan semata-mata mencari juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan semangat sportivitas di antara sesama anggota Polri.

“Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi fair play dan memberikan yang terbaik bagi satuannya masing-masing,” ujar Wakapolda Sulut.

Usai sambutan, Wakapolda Sulut secara resmi membuka Turnamen Badminton Internal Polri Kapolda Cup Tahun 2026 yang ditandai dengan pemukulan shuttlecock pertama sebagai simbol dimulainya pertandingan.

Kehadiran Kapolresta Manado bersama para Pejabat Utama Polda Sulut dan Polresta Manado menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembinaan olahraga di lingkungan Polri.

Selain menjadi ajang pencarian prestasi, turnamen ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi, soliditas, dan jiwa korsa seluruh personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan pertandingan persahabatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Semangat kebersamaan yang tercipta dalam turnamen ini menjadi cerminan semangat Polri Presisi yang terus bertransformasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. (AF)

Meimonews.com – Wujud pelayanan cepat kepada masyarakat, Polsek Bunaken bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110/112 terkait adanya seorang pria tidak dikenal yang masuk ke rumah warga di Kelurahan Bailang Lingkungan VI, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Minggu (10/5/2026).

Laporan diterima sekitar pukul 11.09 Wita dengan lokasi kejadian berada di kompleks SDN 81 Bailang. Setelah menerima laporan, hanya dalam waktu kurang lebih 10 menit, personil Polsek Bunaken merespon dan bergerak cepat untuk langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.19 Wita.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pengamanan TKP berkoordinasi dengan pihak pelapor serta pemerintah setempat, dan melakukan pencarian terhadap terduga pelaku.

Dalam penanganan tersebut, turut hadir Kepala Lingkungan VI Bailang Ingriani Kakuhese untuk membantu proses penanganan di lokasi kejadian.

Berkat gerak cepat personil di lapangan, terduga pelaku berhasil diamankan tanpa adanya gangguan kamtibmas yang berarti.

Seluruh rangkaian penanganan di lokasi selesai pada pukul 11.30 Wita dalam keadaan aman dan terkendali.

Selanjutnya, pelaku langsung dibawa dan diamankan ke Polresta Manado guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Bunaken Iptu Nurhanny Montolalu di dampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengatakan, respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu kamtibmas melalui layanan Call Center 110/112 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian,” ujar Kapolsek Bunaken. (AF)

Meimonews.com – Sehubungan dengan informasi yang berkembang di masyarakat terkait adanya seorang pria yang diamankan di lingkungan Universitas Negeri Manado (Unima) pada Rabu (6/5/2026), Polres Minahasa memberikan penjelasan.

Kejadiannya, pada Rabu (6/5/2026), Satuan Pengamanan (Satpan) Kampus Unima mengamankan seorang pria karena menunjukkan gelagat yang mencurigakan di area kampus. Selanjutnya yang bersangkutan diserahkan kepada Tim Resmob Polres Minahasa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan dan pendalaman yang dilakukan oleh pihak kepolisian, tidak ditemukan adanya indikasi maupun niat dari yang bersangkutan untuk melakukan tindak kejahatan di lingkungan kampus ataupun terhadap civitas akademika.

Adapun senjata tajam yang sempat didapati saat proses pengamanan diketahui bukan milik yang bersangkutan, melainkan milik rekannya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, klarifikasi, serta pembinaan oleh pihak kepolisian, yang bersangkutan kemudian dipulangkan dan dibebaskan pada Kamis (7/5/2026).

Polres Minahasa mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Kepolisian juga menyampaikan apresiasi kepada pihak keamanan kampus yang telah bertindak cepat dan kooperatif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan kampus. (*)

Meimonews.com – Sidang gugatan terkait terbitnya surat keputusan (SK) penonaktifan ST sebagai tenaga medis mitra RSUP Kandou kembali digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado, Rabu (22/4/2026).

Sidang kasus penonaktifan ST karena adanya temuan Satgas Pencegahan dan Penanganan Perundungan Faked Unsrat dan RSUP Kandou yang berlangsung di Ruang Olden Bidara ini menghadirkan 2 (dua) orang saksi dari pihak tergugat.

“Agenda sidang adalah pemeriksaan tambahan bukti surat serta pemeriksaan saksi dari pihak tergugat. Keterangan 2 saksi tersebut memperkuat terbitnya SK penonaktifan tersebut.,” ujar Humas RSUP Kandou kepada Meimonews.com, Jumat (24/4/2026).

Ketua Majelis Hakim menerima dua saksi dari pihak tergugat yakni dr. Ronaldy Tumbel, SpTHT-KL (saksi pertama) dan dr. Michele (saksi kedua) ke dalam ruang sidang dan menyaksikan sumpah kedua saksi akan memberikan keterangan sebenar-benarnya.

Saksi pertama menjelaskan dirinya sebagai Ketua Tim Satgas Investigasi yang dibentuk bersama oleh Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dan RSUP Kandou untuk menangani laporan dugaan perundungan.

Saksi, jelas Humas RSUP Kandou, menyebut proses diawali adanya laporan dugaan perundungan di program studi (Prodi) Anak, dan ditindaklanjuti bersama oleh institusi pendidikan dan RS melalui Tim Satgas Investigasi dengan pemeriksaan sejumlah pihak yang terlibat.

“Tim investigasi menggali informasi kepada 9 peserta didik, 5 tenaga pendidik, Dr.dr. Suryadi Tatura, SpA(K) sebagai terlapor, hingga sopir terkait dugaan pembayaran jasa transportasi. Hasilnya, sopir mengaku menerima pembayaran dari mahasiswa, bukan dari dokter Suryadi saat pemeriksaan terakhir kepada sopir,” ujar Ronaldy, seperti dikutip Humas RSUP Kandou.

Ronaldy menambahkan, pihak tim kerja pendidikan dan pelatihan RS secara rutin melakukan proses monitoring mutu pendidikan dan pencegahan perundungan melalui berbagai upaya, yang salah satunya survei kuisioner rutin kepada peserta didik untuk mengidentifikasi dugaan perundungan.

Jadi, jelasnya, satgas hanya bertugas melaksanakan investigasi ada tidaknya perundungan dan menyampaikan rekomendasi hasil investigasi kepada Dekan Faked Unsrat dan Direktur Utama RSUP Kandou. Mengenai sanksi yang diberikan diserahkan kepada para pimpinan kedua institusi.

Saksi kedua mengaku pernah diminta oleh seniornya untuk memesankan dan membayar jasa rental mobil untuk penggugat bertugas sebanyak empat kali.

“Saya pernah mendapatkan sanksi hukuman dan dipersulit nilainya, Saya bersama rekan satu tim dalam pelatihan praktis di rumah sakit bagi mahasiswa kedokteran (Stase). Hanya karena kelalaian lupa memesankan kendaraan untuk dokter Suryadi bertugas ke Rumah Sakit Noongan,” ujar Michele.

Selain itu, saksi mengungkap adanya tekanan untuk menyewa kamar kos milik usaha penggugat.

Michele mengakui pernah sekali menerima total transfer Rp 2 juta yang berasal dari 3 dokter spesialis (salah satunya tergugat) yang dibantu saksi kedua pada Desember 2024 sebagai bentuk ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugasnya di RS Wolter Mongisidi ketika ia ditugaskan di sana oleh Prodi Anak Faked Unsrat.

Sidang kasus ini akan dilanjutkan pada 29 April 2026 dengan agenda pemeriksaan bukti dan saksi dari pihak tergugat. (*)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polda Sulut menggelar Open Fishing Tournament Kapolda Sulut Cup I Tahun 2026, Sabtu – Minggu (11-12/4/2026).

Ada dua kategori yang dilombakan pada iven yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar komunitas pencinta olahraga memancing, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi di sektor kepariwisataan Sulawesi Utara, khususnya wisata bahari ini.

Dua kategori itu adalah pertama, Shore Fishing (Mancing Pinggiran) yang diikuti oleh 250 peserta dengan lokasi di sepanjang garis pantai Pasir Putih Boulevard hingga Youth Center Manado.

Kedua, Sport Fishing (Mancing di Laut), yang diikuti oleh 105 tim dengan total 516 pemancing. Kategori ini diikuti oleh tim asal Sulawesi Utara dan luar daerah, termasuk peserta mancanegara dari Timor Leste.

Iven ini memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah, dengan hadiah utama kategori Sport Fishing sebesar Rp.100 juta bagi juara pertama, Rp 75 juta untuk juara kedua dan Rp. 50 juta untuk juara ketiga.

Selain itu, pihak Kementerian Pariwisata RI juga telah memberikan dukungan penuh dan berencana menjadikan turnamen ini sebagai agenda nasional tahunan.

Ketika membuka kegiatan, Wakapolda Sulut Brigejn Pol. Awi Setiyono (mewakili Kqpolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie) menekankan pentingnya peran sektor pariwisata dalam menggerakkan ekonomi daerah yang juga berdampak pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

“Masalah ekonomi ini sangat menentukan, khususnya dalam rangka maintenance of public order. Dengan ekonomi yang berjalan, hunian hotel menggeliat, kapal nelayan disewa, dan UMKM seperti toko pancing serta restoran turut merasakan dampaknya,” ujarnya.

Wakapolda juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kelestarian lingkungan laut selama kompetisi berlangsung, terutama di kawasan konservasi Taman Nasional Bunaken.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Kami berharap melalui kegiatan ini, Polri semakin dicintai masyarakat dan sinergitas dengan berbagai elemen, termasuk komunitas angler, terus terjaga,” sebut Wakapolda.

Pembukaan kegiatan yang dipusatkan di Dermaga Youth Center Manado, Sabtu (11/4/2026) ini dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Sulawesi Utara, perwakilan Kementerian Pariwisata, para Pejabat Utama Polda Sulut, Kapolresta Manado dan Kapolres jajaran serta undangan lainnya seperti Dirut Bank SulutGo Revino Maydi Pepah. (AF)

Meimonews.com – Guna menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh jemaat serta tamu undangan yang akan hadir dalam perayaan Paskah Nasional di Kawasan Megamas Manado, Rabu (8/4/2026), personil Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Sulawesi Utara melaksanakan prosedur sterilisasi di lokasi pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan sterilisasi ini dipimpin Ipda M. Sidik. Tim menyisir seluruh sudut area pelaksanaan ibadah, mulai dari panggung utama, deretan kursi jemaat, hingga area parkir dan akses masuk kawasan.

Dengan menggunakan peralatan deteksi khusus, petugas memastikan tidak ada benda mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulut Kombes Pol. Robby M. Samban menegaskan, kegiatan ini merupakan standar operasional prosedur (SOP) dalam pengamanan kegiatan hari besar keagamaan berskala nasional.

“Kami mengerahkan tim untuk memastikan lokasi benar-benar steril sebelum rangkaian ibadah dimulai. Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan beribadah,” ujarnya,

Ditambahkan, berdasarkan hasil penyisiran di lapangan, situasi terpantau kondusif. “Situasi aman, tidak ditemukan barang-barang yang dicurigai maupun potensi ancaman lainnya di sekitar lokasi,” jelasnya.

Pengamanan di Kawasan Megamas terus diperketat dengan koordinasi lintas satuan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran Ibadah Paskah Nasional ini. (AF)