Meimonews.com – Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd melantik dan mengambil janji jabatan Kepala Bagian (Kabag) Umum Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Unima dan Kepala Bagian Umum Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Unima.

Pelantikan dan pengambilan janji Grace SJ Roeroe, SE, MAP sebagai Kabag Umum Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Unima dan Master Supit Langi, S.Pd, MAP sebagai Kabag Umum FISH tersebut dilaksanakan di Ruang Mapalus 3 Unima, Tondano, Rabu (22/5/2024).

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, Kabag Umum harus menguasai visi Unima dalam mewujudkan rencana strategis Unima. “Sebagai Kabag Umum haruslah menguasai visi Unima untuk mewujudkan program-program yang telah dituangkan dalam rencana strategis Unima dan juga perjanjian kinerja antara Unima dan Kemendikbud Ristek RI dalam mengimplementasikan IKU,” ujarnya.

Rektor mengingatkan, bahwa jumlah Kabag Umum di Unima tidak banyak. Oleh karena itu, Kabag Umum ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang signifikan.

Kabag Umum di Unima tidak banyak. Hanya ada 9 orang yakni 7 orang di fakultas dan 2 orang di kantor pusat.

Untuk Kabag Umum ini punya peran yang signifikan dalam menunjang program strategis Unima di antara akreditasi dan pengadaan Jurusan dan Prodi baru di Unima.

Mantan Pembantu Rektor 1 Unima ini berharap, pejabat yang baru saja dilantik dapat menjaga integritas dan bekerja sesuai perintah firman Tuhan.

“Saya berharap kepada Kabag Grace Roeroe dan Kabag dan Master Langi untuk menjaga integritas dan memberikan pelayanan yang terbaik seperti yang disampaikan oleh firman Tuhan bahwa kita bekerja bukan untuk manusia tapi untuk Tuhan,” ujar Rektor.

Hadir pada acara pelantikan dan pengambilan janji tersebut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Prof. Dr. Sanusi Gugule, M.Si, Dekan FISH Recky HE Sendow, SP., MM., Ph.D, Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Vivi Winny Saroinsong, S.Pi., MAP, Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan, dan Umum, Joudia Meyke Rangkang, SE., MAP, dan Wakil Dekan FISH Unima Bidang Keuangan dan Umum Dr. Isye Junita Melo, SH, MH.

Turut hadir, Nixon Waha, S.Sos (suami Grace) serta Pdt. Kinda Tunas, S.Th, Bible Langi dan Nobel Langi (suami dan kedua anak Master). (FA)

Meimonews.com – Memperingati Dies Natalis ke-65 Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat, beberapa kegiatan dilaksanakan panitia pelaksana. Salah satu di antaranya adalah kegiatan ilmiah yang dilaksanakan dalam beberapa bentuk dan dalam beberapa hari.

Kegiatan itu terdiri dari simposium, workshop, mini simposium, Manado Surgical Update 6 (MSU), dan Basic Surgical Skill Course (BSS). Kegiatan dilaksanakan Rabu-Jumat (22-24/5/2024) di kompleks Faked Unsrat dan RSUP Kandou.

Sejumlah pakar baik yang berasal dari Sulawesi Utara maupun dari luar daerah ditampilkan pada kegiatan ilmiah yang melibatkan selain mahasiswa tapi juga dosen dan profesi kedokteran. Ada yang mengikuti secara langsung (luring) tapi ada juga secara daring (zoom).

Pembukaan seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan Dekan Faked Unsrat Manado Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantow, DAN, MSc, Sp.GK saat pembukaan pelaksanaan seminar Transformasi Kedokteran Melalui Peningkatan Riset dan Inovasi Teknologi Kesehatan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Faked Unsrat Manado, Rabu (22/5/2024) ini diikuti ratusan peserta.

Dalam sambutannya, Dekan menjelaskan bahwa kegiatan-kegiatan ilmiah yang dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis ke-65 ini berhubungan dengan Tri Dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dengan mengangkat tema Transformasi Kedokteran Melalui Peningkatan Riset dan Inovasi Teknologi Kesehatan kegiatan Ilmiah yang dilangsungkan selama 3 hari yakni Simposium, Workshop, Mini Simposium, Manado Surgical Update 6 (MSU), dan Basic Surgical Skill Course (BSS) boleh tercanangkan.

Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Dr. dr. Mendy Hatibie Oley, Sp.BP.RE(K)

‘Di momen saat ini, saya tentunya mengajak seluruh civitas akademik untuk terus berinovasi dan berkolaborasi. Mari kita gunakan momentum dies natalis ini sebagai langkah awal untuk lebih maju, berkembang, dan berkontribusi lebih luas lagi dalam bidang kedokteran dan kesehatan,” ujar Dekan.

Dekan berharap kegiatan ilmiah ini dalam rangkaian acara Dies Natalis ke-65 tidak hanya berlalu begitu saja, tetapi melalui kegiatan ini dapat memicu semangat baru bagi kita semua untuk dapat melanjutkan apa yang telah kita upayakan ini bahkan boleh terus menghasilkan inovasi yang baru ataupun ide ide yang cemerlang.

Dekan berterima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan rangkaian acara ilmiah ini. Acara yang boleh dikemas dalam 3 hari dengan mengambil begitu banyak pembicara yang ahli di bidangnya bahkan boleh berkolaborasi dengan Pelataran Sehat sehingga setiap kegiatan Simposium, Workshop, Mini Simposium, Manado Surgical Update 6 (MSU), dan Basic Surgical Skill Course (BSS) boleh mengahasilkan SKP.

“Mari kita nikmati rangkaian kegiatan ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-65 ini dengan penuh rasa semangat, antusias, syukur dan kegembiraan. Semoga acara ini berjalan lancar dan memberikan banyak manfaat untuk kita semua,” ujar Dekan.

Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Dr. dr. Mendy Hatibie Oley, Sp.BP.RE(K) dalam laporannya mengungkapkan, 65 tahun Fakultas Kedokteran berdiri tentunya bukan hal yang mudah untuk dilalui akan tetapi dengan bertambahnya umur dari almamater kita memberikan kesiapan untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik dalam pendidikan.

Diakui, walau hanya dalam waktu singkat dan begitu banyak hari libur, panitia terus  berusaha memberikan yang terbaik untuk Fakultas Kedokteran lewat beberapa pelaksanaan kegiatan ilmiah.

Adanya perkembangan yang terjadi, sebutnya, tentu mengharuskan kita untuk dapat menyesuaikan pada perkembangan tersebut. Itulah yang saat ini panitia coba untuk kolaborasikan.

Kegiatan-kegiatan ilmiah yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Dies Natalis Tahun ini berintegrasi dengan pelataran Sehat. Oleh karena itu, kebutuhan akan SKP membuat panitia mengkolaborasikan kegiatan dies ini agar memberikan manfaat signifikan, jelas dan bermutu.

Dijelaskan, simposium hari pertama boleh menghasilkan 5 SKP Kemenkes. Kemudian simposium  tentang Leadership by Example mempunyai 1.5 SKP; Mini Simposium masih menunggu untuk dikeluarkan SKP. Kegiatan hari ketiga terdiri dari Manado Surgical Update 6 (MSU) 2 SKP, Mini Seminar dan Workshop 3.5 SKP dan Basic Surgical Skill Course (BSS) 6 SKP.

“Selaku ketua panitia tentunya sangat berharap kegiatan ini boleh terus terlaksana, tidak hanya dalam peringatan 65 tahun ini akan tetapi dapat berlanjut di tahun-tahun selanjutnya dengan inovasi-inovasi, ide-ide yang lebih banyak lagi,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Empat (4) Dekan, Dua (2) Direktur Utama Rumah Sakit, satu (1) Dewan Pengawas dan satu (1) Direktur berbagi ilmu/pengalaman kepada 400-an mahasiswa dan dokter/dosen pada kegiatan Simposium Leadership by Example Medical Education and Hospital Management.

Simposium yang diselenggarakan Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado ini diadakan di Auditorium Kantor Pusat Rumah Sakit Umum Pusat Dr. RD Kandou Manado, Kamis (23/5/2024).

Mereka yang berbagi ilmu dan pengalaman itu adalah Dekan Faked UPH Prof. Dr. Dr. dr. Eka J. Wahjoepramono, Sp.BS (K), Dekan Faked Unpad Prof. Dr. Youdi Mulyana Hidayat dr. SpOG, SubSp Onk DMAS, Dekan Faked Uncen dr. Inneke Viviane Sumolang, Sp.DVE dan Dekan Faked UPN Veteran Jakarta Dr. dr. Taufik Fredrik Pasiak, M.Kes, M.Pd.I.

Kemudian, Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes, Dirut RSUP Hasan Sadikin Bandung Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB Subsp.BD (K), Ketua Dewan Pengawas RSHS Bandung Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, DFM, SH, M.Si, Sp.F (K), serta Direktur Pelayanan PT Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto, ST, MM, QRGP.

Para pembicara/narasumber yang adalah dokter berbagi ilmu dan pengalaman ketika mereka menjadi dokter dan saat menjalani profesi mereka di keadaaan yang masih sangat terbatas baik soal infrastruktur (sarana dan prasaran) serta alat kesehatannya maupun lainnya.

Sejumlah terobosan yang dibuat untuk penanganan masalah kesehatan pasien termasuk operasi-operasi yang awal-awalnya lebih banyak pasiennya ke luar negeri tapi dengan terobosan yang dibuat pasien bisa dioperasi di Indonesia walau dana yang dibutuhkan tidak sedikit.

Para pembicara sesi pertama

Pembicara/narasumber lainnya berbagi ilmu dan pengalaman yang mereka ketahui sesuai tupoksinya.

Simposium dibagi dua sesi dengan pemandu sesi pertama Dr. dr. Maximilliam Ch. Oley, Sp.BS (K) SPINE, FINPS, FINSS sedang sesi kedua Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou dr. Yehezkiel Panjaitan, SH, MARS.

Berbagi ilmu dan pengalaman ini dimaksudkan para pembicara/narasumber agar peserta bisa mendapat bahan/bekal agar ke depan mereka maju dan berkembang.

Para pembicara sesi kedua

Dokter Eka berbagi langsung cara ia berhadapan dengan kondisi yang ada mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana hingga saat ini.

Dengan penuh pengabdian dan dengan berbagai terobosan yang dilakukan  sebagai seorang pemimpin sehingga berbagai persoalan yang ada mulai bisa tertanggulangi.

“Leadership dan enterpreneurship, menurut dokter Eka, menjadi kata kunci,” ujar Prof. Eka dalam materinya yang berjudul Tantangan Dunia Pendidikan.

Salah satu pembicara menyampaikan materi lewat daring

Dokter Taufik  menegaskan, dokter itu perlu tahu tentang politik. Sebab, banyak kebijakan yang dibuat termasuk di bidang kedokteran dan pendidikan terkait dengan politik. Merupakan keputusan politik.

“Biar cuma sedikit para dokter musti paham tentang politik,” tandas mantan aktivis mahasiswa ini dalam pemaparannya yang berjudul Tantangan Dunia Pendidikan Kedokteran dalam Situasi Sosial, Politik dan Budaya.

Momen tanya-jawab

Dokter Jimmy dalam pemaparan tentang  Development of Hospital Service Facilities mengulas soal sarana, prasarana dan alkes yang yang ada dan bagaimana memanfaatkannya untuk pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Dijelaskan tentang regulasi fasilitas rumah sakit, fasilitas rawat inal standar (KRIS) serta kinerja utilitas alkes (OEE).

Mantan Dirut RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou) ini lantas menjelaskan soal penerapan sistem manajemen pemeliharaan dan pengelolaan aset Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung berbasis digital SAMRS.

Dokter Ivonne mengulas soal perundungan (bullying). Mengutip instruksi Menteri Kesehatan, dokter Ivonne lantas merincikan apa itu perundungan, bentuk-bentuk perundungan dan bagaimana mencegahnya, bahkan sanksi hukum bagi mereka yang melakukan perundungan.

“Bentuk-bentuk perundungan terdiri dari perundungan fisik, verbal, siber dan non fisik,” ujar dokter Ivonne seraya menjelaskan perundungan-perundungan tersebut, sebagaimana termuat dalam materinya Breacking the Silent : Eradicating Bullying.

Dokter Ivonne menegaskan bahwa di RSUP Kandou telah dibentuk 2 tim anti perundungan. Dan, tim ini telah bekerja termasuk melakukan pendampingan kepada pasien RSUP Kandou yang dibullying.

Dokter Sumolang memaparkan tentang peran pendidikan kedokteran dan era inovasi dan teknologi.

Pelbagai tantangan yang dihadapi dunia kedokteran di Papua termasuk di Faked Universitas Cendrawasih serta trik-trik mengatasi problematika yang dihadapi diungkapnya.

Prof. Yudi dalam pemaparannya menjelaskan tentang Curiculum transformations medical education in line with transfornation health service.

Prof. Agus memaparkan tentang perlindungan terhadap Pimpinan dan Tenaga rumah sakit. Sejumlah aturan.terkait itu dijelaskannya. Undang-undang yang mengatur hal tersebut dirincikan sebagai bahan pertimbangan/pegangan.

Pembicara terakhir adalah Direktur Pelayanan PT Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto, ST, MM, QRGP yang memaparkan materi tentang Mengutamakan Pelayanan dan Meningkatkan Kendali Mutu.

Tupoksi Jasa Raharja yang diatur dalam Undang-undang nomor 33 dan 34 Tahun 1964 dijelaskannya. Diungkapkan pula perkembangan korban lalu lintas termasuk yang telah diberikan santunan oleh Jasa Raharja

Berbagi pengalaman tersebut mendapat respon positif dari peserta karena hal-hal yang dipaparkan tersebut sangat bermanfaat bagi mereka. Pada sesi tanya-tanya, sejumlah peserta memanfaatkannya dengan mengajukan pertanyaan dan memberikan masukkan untuk menjadi pengalaman bersama.

Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Faked Unsrat Dr. dr. Mendy Hatibie Oley, Sp.BP saat memberikan laporan panitia

Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 Faked Unsrat Manado Dr. dr. Mendy Hatibie Oley, Sp.BP (K) dalam laporannya menjelaskan, mulai 1 Maret 2024 SKP yang diakui hanyalah SKP yang terintegrasi dengan Pelataran Sehat. Kebutuhan akan SKP ini membuat panitia mencoba untuk mengkolaborasikan Dies Natalis ini agar dapat memberikan manfaat yang signifikan, jelas dan bermutu.

Hal ini tentu tidaklah mudah untuk dilakukan mengingat dengan begitu singkatnya waktu yang diberikan. Persiapan demi persiapan dilakukan guna menghasilkan kegiatan yang bermanfaat dan berkualitas.

Simposium (dan Mini Simposium yang pelaksanaannya usai simposium) ini  memiliki nilai SKP. Sama halnya dengan kegiatan yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya (22/5/2024) yang dilaksanakan di Auditoriun Faked Unsrat dan kegiatan Jumat (24/5/2024) di Swadana Room RSUP Kandou.

Selaku ketua panitia tentunya sangat berterima kasih terhadap semua pemateri yang menyempatkan waktu dan boleh hadir saat ini. Para Dekan yang boleh menyempatkan waktu untuk datang bahkan dengan semangat mendukung kegiatan ini untuk terlaksana.

Panitia, menurut dokter Mendy, sangat berterima kasih kepada semua pemateri dan peserta yang telah menyempatkan diri hadir dan bersemangat mendukung  kegiatan ini.

“Dukungan besar ini tentu menjadi penyemangat untuk kami panitia dan membuat kami berusaha agar kegiatan ini harus terlaksana,” ujarnya seraya menyampaikan terima kasih panitia kepada  Direktur Utama Prof. dr. RD. Kandou dan jajaran yang boleh memberikan fasilitas tempat pelaksanaan kegiatan.

Hadir pada kegiatan simposium di antaranya Wakil Dekan 1 Dr. dr. Nurdjannah Jane Niode, Sp.DVE, Subsp.Ven (mewakili Dekan Faked Unsrat Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantow, DAN, MSc, Sp.GK dan panitia pelaksana seperti Dr. dr. Erwin Kristanto, SH, SpFM, SubSpPF(K), FISQua. (FA)

Meimonews.com – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2024, Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Lomba Olahraga dan Kesenian.

Lomba yang diikuti masing-masing Fakultas, Bagian dan Biro di jajaran Unima dilaksanakan di depan kantor pusat, Selasa (21/5/2024).

Kegiatan ini dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd yang ditandai pelepasan Jalan Sehat dengan rute seputaran Kampus Unima, Selasa (21/5/2024).

Kegiatan ini  diikuti Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Prof. Dr. Sanusi Gugule, M.Si, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Donal Matheos Ratu, S.Pd, M.Hum, Sekertaris Senat Universitas Prof. Dr. Beatrix Jetje Podung, M.Kes, Ketua SPI Prof. Dr. Philoteus EA. Tuerah, M.Si., DEA.

Dekan Fatek Dr. Eddy Djubir Kembuan, M.Pd, Dekan FEB, Dr. Joseph P. Kambey, MBA., Ak, Dekan FISH Recky HE Sendow, SP., MM., Ph.D, Dekan FIKKM Prof. Dr. Theo W. E. Mautang, M.Kes., AIFO, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Tinneke E.M Sumual, MS, Kepala LP3M Dr. Patricia M. Silangen, S.Pd, M.Si, Koordinator PPG Prof. Dr. Cosmas Poluakan, MS, Ketua Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan Dr. Masje Wurarah, M.Si, Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Dr. Meidy Santje Selvy Kantohe, SE.Ak, MSi.

Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Vivi Winny Saroinsong, S.Pi., MAP, Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Joudia Meyke Rangkang, SE., MAP, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Akademik Agustin Tulong, Komandan Satpam Unima Joldy Paat dan seluruh Cleaning Service di Unima.

Dalam sambutannya, Prof. Deitje Katuuk menyampaikan bahwa dalam rangka Hardiknas dan Harkitnas Tahun 2024 diadakan lomba olahraga dan kesenian.

“Tujuan pelaksanaan lomba ini untuk menumbuhkan kebersamaan kita dalam mewujudkan visi Unima Unggul, Inovatif Berdasarkan Mapalus,” ujar Rektor.

Selain itu, Rektor menekankan pentingnya kebersamaan dan kekeluargaan di Unima. “Untuk itu, mari kita tunjukkan kebersamaan dan kekeluargaan kita di Unima menuju Indonesia Emas,” pintanya. (FA)

Meinonews.com – Setelah proses penerimaan mahasiswa baru (Maba) lewat Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Test (SNBT) maka Universitas Negeri Manado (Unima) menyiapkan penerimaan jalur B2P (Baku Beking Pande).

Penerimaan jalur mandiri ini, jelas Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (22/5/2024)  dibuka pada 6 April hingga 21 Juni 2024.

“Silahkan bagi siswa-siswa lulusan SMA/SMK sederajat untuk mendaftarkan diri untuk ikut penerimaan Maba jalur Mandiri Baku Beking Pande (B2P),” ujarnya.

Fakultas/Pasca Sarjana yang menerima maba adalah Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Teknik (Fatek), Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FPMIPAK), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), serta Pascasarjana.

Untuk informasi lebih lanjut disilakan melihat di https://www.unima.ac.id/data_b2p. (FA,)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Sulut Tahun. 2024  di Auditorium Unsrat, Selasa (21/5/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Gubernur Sulut Steven O. Kandou yang ditandai pemukulan tambur ini diawali dengan parade kontingen Peksimida dari 12 Perguruan Tinggi se-Sulawesi Utara.

Hadir pada acara pembukaan ini, Rektor Unsrat Manado  Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng dan jajaran, para undangan serta perwakilan perguruan tinggi dan mahasiswa kontingen Peksimida.

Pememang Peksimida ini nantinya diutus mewakili Sulut di ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksimanas) yang akan diadakan di Jakarta, September mendatang.

Wakil Gubernur Sulut Drs  Steven OE Kandouw mewakili Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE, dalam sambutannya mengatakan, seni itu mencerminkan kebudayaan masyarakat setempat, dan semakin tinggi seninya, semakin dahsyat budayanya.

Seni itu menjadi parameter peradaban, tapi seni itu juga jangan disalahgunakan. Oleh karena itu, Wagub mengajak kita untuk membesarkan seni dan budaya daerah untuk meningkatkan peradaban.

Dikemukakan, Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan ODSK, selalu fokus pada pengembangan health tourism (pariwisata kesehatan) serta pendidikan. “Mudah-mudahan kalau Tuhan berikan kesempatan, ke depan di bidang kebudayaan torang jadikan Sulawesi Utara juga jadi pusat kebudayaan nasional,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Samrat) Manado mengadakan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru (Maba) Tahun 2024 jalur Mandiri – T2 (Tumou Tou) melalui Ujian Tertulis Berbasis Komputer di SMA Negeri 1 Tahuna, Senin (20/5/2024).

Sebanyak 90 siswa sekolah yang berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe tersebut ikut dalam kegiatan sosialisasi dari Tom Unsrat Manado tersebut.

Ketua Tim Sosialisasi Dr. Ir. Esry Laoh, MS dalam pemaparannya mengatakan, penerimaan mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia dilakukan melalui 3 jalur yaitu Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan Seleksi Mandiri-T2.

Untuk kedua seleksi nasional yakni (SNBP dan SNBT) sudah selesai. Sementara untuk seleksi Mandiri baru akan dibuka bulan Juni. “Silahkan adik-adik pantau informasinya melalui unsrat.ac.id,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pimpinan Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng dan Politeknik Nusa Utara (Polnustar) Tahuna mencatat sejarah baru dalam kaitannya dengan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Test (SNBT).

Itu berwujud pelaksanaan UTBK SNBK Tahun 2024 di Polnustra, Tahuna, yang dibuka pelaksanaannya oleh Direktur Polnustar Ferdinand Gansalangi, SKM, M.Kes, Senin (20/5)2024).

Pembukaan UTBK-SNBT ditandai dengan penyerahan berkas administrasi UTBK dari Direktur kepada Pengawas, disaksikan Korlap Dr.dr. Jano B. Bernadus. M.Biomed dan Tim Unsrat lainnya.

Pelsksanaan UTBK Unsrat Sub Polnustrar sebagai implementasi Kebijakan  Kementrian Dikbudristek tahun 2024 khusus  daerah kepulauan yang dipercayakan pertama kali kepada Unsrat, Unpati dan USU.

Dalam sambutannya, Gansalangi menegaskan, Unsrat dan Polnustar telah mencatat sejarah baru dalam kerjasama antar perguruan tinggi. Boleh dikatakan bahwa Polnustar merupakan anak kandung Unsrat.

“Kami menyambut dengan gembira Polnustar sebagai Sub UTBK-SNBT Unsrat Tahun 2024. Terima kasih atas kepercayaannya.,” ujarnya.(FA)

Meimonews.com – Puluhan mahasiswa dan dosen/dokter tampil memukau pada Malam Kesenian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado di aula fakultas, Jumat (17/5/2024) malam.

Mereka tampil selain untuk mengisi acara tapi juga terkait dengan pelaksanaan beberapa jenis lomba yang diadakan panitia Dies Natalis  yang dketuai dr. Mendy Hatibie, Sp.BP-RE (K), dengan koordinator Bidang Kesenian dr Rangga BV Rawung, Sp OT, Subsp COA (K).

Acara itu antara lain Semifinal Medical Voice, Semifinal Faked Got Talent, Penampilan Perdana Faked Got Talent Kategori Supervisor serta Fashion Show Putra Putri Fakultas.

Tepuk tangan dan sorak-sorai baik oleh pendukung maupun penonton yang berjumlah sekitar 500-an tak terbendung ketika mereka lagi beraksi, yang malam itu turut disaksikan antara lain Ketua Senat Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Ralf Kairupan, M.Sc.

Kemeriahan tersebut sangat jarang terjadi karena profesi mereka baik sebagai mahasiswa maupun dosen/dokter yang  kesehariannya bergelut dalam bidang medis, ilmiah, dan lain-lain.

Cara berpakaian pun, kalau biasanya berpakaian resmi maka pada malam ini, terlihat santai dan bahkan sama dengan teman-teman mereka yang berprofesi lain, berpakaian gaul kayak anak muda
zaman now.

Kebebasan berekspresi untuk mengeksplore bakat/talenta mereka memang dibuka panitia lewat kegiatan seperti ini karena tidak dapat disangkal banyak potensi bakat/talenta yang dimiliki baik para mahasiswa maupun dosen/dokter.

“Kani membuka kesempatan seluas-luasnya kepada mereka untuk berekspresi, menunjukkan talentanya,” ujar dokter Mendy dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, baru-baru. Hal senada disampaikan dokter Rangga.

Penampilan-penampilan yang telah mereka tunjukkan mulai dari awal lomba pada beberapa waktu lalu hingga Jumat (17/5/2024) sangat diapresiasi. “Kami mengapresasi karya seni mereka,” ujar dokter Rangga di sela kegiatan. (FA)