Meimonews com – Tahun ini, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Unstrat memasuki usia yang ke-28.
Beberapa kegiatan dilaksanakan di momen istimewa oleh fakultas yang kini dipimpin Gerald Hendrik Tamuntuan. Tema yang diangkat adalah Strength Within, Impact Beyond.
Pembukaan rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis yang dihadiri antara lain pimpinan dan sivitas FPMIPA ini dilaksanakan di kompleks fakultas, Senin (15/6/2026).
Pembukaan ditandai penekan tombol oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie di dampingi Dekan FPMIPA Unsrat.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, tema yang diangkat dalam peringatan dies kali ini bukan sekadar ajakan untuk menjadi kuat secara individu ataupun institusi, tetapi sebuah pengingat bahwa kekuatan sejati lahir ketika kita mampu membangun sinergi, saling percaya dan bergerak dalam tujuan yang sama.
Rektor mengajak seluruh keluarga besar (KB) FMIPA Unsrat untuk terus memperkuat budaya kolaborasi dan membangun lingkungan akademik yang saling mendukung, menghargai serta menguatkan. (FA)
Meimonews.com – Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar memberikan Kuliah Umum kepada ratusan mahasiswa dan dosen Unsrat serta sejumlah undangan lainnya.
Kuliah Umum dengan tema Dinamika Pembinaan Generasi Muda Indonesia Di Tengah Pesatnya Perkembangan Geopolitik Dunia ini diadakan di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikisumo Unsrat Manado, Kamis (11/6/2026).
Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya menegaakan, dewasa ini dunia sedang menghadapi perbagai perubahan yang sangat cepat dan kompleks.
Persaingan antarnegara, perkembangan teknologi, isu keamanan, perubahan iklim, krisis ekonomi globsl serta betbagai konflik di sejumlah kawasan dunia telah membawa dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat internasional termasuk Indonesia.
“Dalam situasi seperti ini generasi muda dituntut untuk memiliki pemahaman yang baik mengenai kondisi geopolitik global sekaligus memperkuat komitmen tethadap nilai-nilai kebangsaan, persatuan dan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.(NKRI – Red),” ujar Rektor.
Mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa, sebut Rektor yang adalah juga Ketua KB FKPPI Sulut ini, perlu memiliki wawasan strategis, kemampuan berpikir kiritis serta kesadaran bela negara agar mampu berkontribusi poistif dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Oleh karena itu, kuliah umum pada hari ini menjadi sangat relevan dan penting. Kami meyakini bahwa pengalaman dan perspektif yang akan disampaikan oleh bapak Mayor Jenderal TNI Rano Tilaar akan memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai bagaimana bangsa Indonesia harus memposisikan diri di tengah dinamika geopolitik dunia yang terus berkembang,” ujarnya.
Di awal pemaparan materinya, Tilaar menjelaskan lahirnya teori geopolitik baik yang dikembangkan oleh Friedrichl Ratzel, Rudol Kjllen dan General Carl Haushofer maupun lahirnya teori ultra nasionalisme.
“Guna mengantisipasi ataupun memghambat geopolitik lawan atau bakal lawan, maka perlu diambil langkah-langkah antisipasi yang disebut geostrategi,” ujar Tilaar seraya memberikan contoh-contoh pemimpin yang punya pengaruh besar bagi perkembangan dunia.
Mantan Dansat Kontra Intel.BAIS TNI ini menegaskan, semua agama mengajarkan kebaikan dan kedamaian. Hanya oknum pengikitnya yang salah dalam memahaminya. Tilaar lantas memberkan contoh-contoh konkrit hal-hal terjadi akibat salam dalam memahminya.
Berdasarkan apa yang terjadi tersebut dan dampaknya maka Tilaar menegaskan mengapa harus balajar geopolitik. Untuk masyarakat Sulut, menurutnya, ancaman sudah berada di pekarangan. Beberapa contoh diberikan.
Mantan Danrem di beberapa wilayah ini lantas memberikan kesimpulan dari materinya. Pertama, geopolitik akan berubah menyesuaikan kepentingan negara di kawasan global dan di kawasan regional kita. Kedua, kepentimgan dalam mempelajari geopolitik adalah untuk memahami dinamika pesatnya perkembangan dunia sehingga kita bisa mengantisipasi dampaknya kepada negara dan bangsa kita.
Ketiga, geopolitik adalah peta jalan untuk bertahan dan bersaing di dunia internasional. Keempat, dengan paham geopolitik kita bisa lebih waspada terhadap upaya negara lain yang ingin mempengaruhi atau menguasai wilayah serta memanfaatkan aset kekayaan alam kita yang bernilai strategis.
Saat sesi tanya-jawab, karena tidak ada moderator yang disiapkan panitia, Rektor Unsrat langsung mengambil alih dengan menjadi moderator.
Ada beberapa peserta Kuliah Umum yang memanfaatkan sesi tanya-jawab tersebut.
Dan menariknya, para penanya diberikan ‘ole-ole’ oleh Rektor, yang diserahkan di penghujung kegiatan, yang turut dihadiri tokoh-daerah Sulut termasuk Philip Pantouw dan mantan Walikota Manado Wempie Frederik. (FA)
Meimonews.com -Kontribusi dan dampak signifikan bagi daerah Sulawesi Utara pada khususnya dan negara pada umumnya telah diberikan Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat melalaui tridharma perguruan tinggi selama 67 tahun kehadirannya.
Hal tersebut diungkap Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria pada sidang senat terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-67 Faked Unsrat yang dipimpin Linda WA Rotty di aula fakultas, Kamis (11/6/2026).
Kontribusi besar Faked Unsrat bagi daerah dan menargetkan fakultas ini, menurut Rektor, semakin unggul ke depan.
“Faked Unsrat telah memberikan dampak signifikan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi selama 67 tahun,” ujar Pinaria mengutip Rektor pada acara yang turut dihadiri antara lain Wakil Walikota Manado Richad Sualang dan istri (Merry Mawardi).
Dies natalis ke-67 ini bukan usia singkat. Faked Unsrat sudah terbukti menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan baik.
“Ke depan kami dorong peningkatan riset dan penjagaan kualitas lulusan agar semakin kompetitif,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik.
Wakil Walikota Manado Richard Sualang dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota Manado mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika Faked Unsrat yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor kesehatan, termasuk melalui para alumninya yang mengabdi di berbagai unit kerja dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Manado.
“Semoga Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi senantiasa tetap jaya dan terus menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Wakil Walikota Manado.
Pemkot Manado berharap fakultas ini terus menjadi institusi pendidikan yang unggul dalam mencetak tenaga medis yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam laporannya, Dekan Faked Unsrat Billy Johnson mengurai kondisi fakultas saat ini baik mulai dari visi dan misi fakultas, akreditasi progam studi, bidang pendidikan, penelitian, kerjasama, pengabdian pada masyarakat, bidang keuangan dan umum, serta bidang kemahasiswaan.
Saat ini, sudah ada 18 program studi (Prodi) di Faked Unsrat di mana 2 prodi baru diresmikan pada Maret 2026 sehingga belum diakreditasi. 16 prodi lainnya yang sudah terakreditasi dengan perincian 10 akreditasi unggul dan 6 baik sekali.
Jumlah mahasiswa per April 2026 sebanyak 2084 orang. Jumlah dosen tetap 217 orang.
Sejumlah keberhasilan yang dicapai selang setahun terakhir khususnya di bidang kemahasiswaan serta komitmen fakultas dengan visi Menjadi Fakultas Kedokteran unggul dan berbudaya yang berdaya saing di bidang kesehatan pariwisata tahun 2030 dipapar mantan Wakil Rektor Unsrat ini. (FA)
Meimonews.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Oktovian Berty Alexander Sompie menghadiri Launching (peresmian) Fakultas Kedokteran (Faked) Unima yang diadakan di Aula Faked Unima, Tondano, Kamis (11/6/2026).
Peresmian fakultas kedelapan di lingkungan Unima ini ditandai dengan pemukulan tetengkoren bersama oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto, Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dan Rektor Unima Joseph Philip Kambey.
Selain itu, penyerahan surat keputusan oleh Mendiktisaintek di dampingi Gubernur kepada Rektor Unima, pemotongan tumpeng dan penyerahan jas almamater secara simbolis kepada tiga calon mahasiswa baru Faked Unima.
(Berita terkait baca : Faked Unima Diresmikan, SK Pengesahan Diserahkan Mendiktisaintek kepada Rektor Unima di Dampingi Gubernur Sulut)
Menariknya, kehadiran Rektor Unsrat mendapat perhatian khusus oleh Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus.
Sinergi positif antar-perguruan tinggi besar di Sulawesi Utara ini dinilai sebagai langkah maju yang luar biasa bagi kemajuan daerah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan tenaga medis berkualitas.
Dalam sambutannya, Gubernur berterima kasih atas kehadiran Rektor Unsrat yang merupakan wujud nyata dukungan atas kehadiran Faked Unima tersebut.
Gubernur mengungkap bagaimana Rektor Unsrat menyatakan dukungannya ketika keduanya (Gubernur dan Rektor) bertemu di momen nonton bersama final bolakaki.
“Ketika saya tanya, apakah Rektor mendukung ? Rektor langsung menyatakan menduking,” ujar Gubernur yang langsung mendapat aplaus berupa tepuk tangan hadirin/undangan yang hadir pada momen penting dan bersejarah ini.
Gubernur berterima kasih atas kehadiran Rektor Unsrat dan dukungan Unsrat atas kehadiran Faked Unima untuk kemajuan Sulut ke depan. (FA)
Meimonews.com – Setelah melalui proses panjang, Universitas Negeri Manado (Unima) resmi memiliki Fakultas Kedokteran (Faked), yang merupakan Faked kedua di wilayah Sulawesi Utara, setelah yang pertama Faked Unsrat.
Peresmian (launching) fakultas kedelapan di perguruan tinggi negari yang memiliki visi Unima unggul, mandiri, kompetitif dan intrepreneurial ini dilaksanakan di aula fakultas, Kamis (11/6/2026).
Peresmian ditandai pemukulan tetangkoren oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto, Gubernur Sulut Mayjen TNI Yulius Selvanus dan Rektor Unima Joseph Philip Kambey, penyerahan surat keputusan oleh Mendiktisaintek kepada Rektor Unima.
Selain itu, pemotongan tumpeng syukur oleh Rektor untuk diserahkan antara lain kepada Mendiktisaintek, Gubernur Sulut, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Rektor Unklab dan Rektor Unibraw (universitas pendamping), serta penyerahan jaket almamater kepada calon mahasiswa baru Faked Unima.
Ratusan civitas akademika, pimpinan Unima, Senat Unima, pimpinan fakultas se-Unima, Forkopimda Sulut, Rektor Unika De La Salle Manado Pastor Gregorius Hertanto Dwi Wibowo, Ketua YPTU De La Salle Manado Pastor Melky Malingkas, sejumlah pimpinan rumah sakit seperti Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan, Bupati/Walikota se-Sulut dan undangan lainnya serta serta puluhan calon mahasiswa baru Faked Unima hadir pada momen bersejarah ini.
Di penghujung acara, setelah Mendiktisaintek, Gubernur dan sejumlah tamu/undangan VIP mengunjungi sejumlah ruangan di Faked Unima, Tenaga Ahli Kemendiktisaintek Tri Hanggono Achmad memberikan materi pada diskusi yang membahas Academic Health System (AHS) yang diikuti sejumlah tenaga pendidikan dan kependidikan serta mahasiswa baru.
Turut hadir pada diskusi tersebut, Wakil Rektor 1/Plt Dekan Faked Unima Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu dan Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, Ketua Tim Pendiri Faked Unima Joy Ratu, Sekretaris Rektor/Humas Unima Marcia Imelda Watulingas dan Kepala UPT TIK Unima Quido Conferti Kainde.
Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalam laporannya menyebutkan, hari ini tonggak sejarah baru bagi Tanah Minahasa dan Kawasan Indonesia Timur. Berdiri di sini kita tidak hanya merayakan lahirnya sebuah fakultas baru melainkan kita sedang menyaksikan manifesto dari sebuah komitmen panjang untuk menjawab panggilan kemanusiaan, pemenuhan keadilan akses kesehatan, dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Ada lima poin penting diurai Rektor terkait catatan sejarah yang telah diukir perguruan tinggi yang memiliki visi Menjadi perguruan tinggi yang unggul, mandiri, kompetitif dan entrepreneurial ini.
Kelima poin penting tersebut adalah pertama, Akar sejarah dan fondasi transformasi kelembagaan; kedua, Urgensi strategis dan realitas kesehatan wilayah kepulauan; ketiga, Visi genetic berbasis keadilan spsial; keempat, Peta jalan pengembangan akademik dan infrastuktiur; dan kelima, Sistem rekruitmen afirmatif dan standar mutu ketat.
Rektor menyakini, peresmikan Faked Unima akan menjadi gelombang perusahaan beaar di masa depan. “Dari kampus biru ini, dari tanah Tondano dan.Tomohon ini akan lahir dokter-dokter humanis, petarung kemanusiaan yang siap berlayar menembus ombak, mendatangi pulau-pulau terluar demi memastikan tidak ada satupun anak bangsa di negeri ini yang kehilangan haknya untuk sehat dan sejahtera,” ujarnya.
Tenaga Ahli Kemendiktisantek Tri Hanggono Achmat saat memberikan materi pada diskusi yang membahas AHS
Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus di awal sambutannya mengungkapkan proses pencalonan mahasiswa baru Faked Unima, yang ditopang Pemerintah Provinsi Sulut dan kabupaten/kota ss-Sulut.
Para calon mahasiswa tersebut, sebutnya, diseleksi oleh Tim Seleksi termasuk dari Universitas Brawijaya (Unibraw) yang merupakan mentor/pembimbing, sesuai aturan yang ada, yang dimulai dari kabupaten/kota diseleksi 10 calon menjadi 3 sementara dari provinsi 5 calon.
Gubernur melaporkan kepada Menteri bahwa calon mahasiswa baru Faked Unima masuk tidak dengan adanya KKN. ‘Ini murni. Tidak ada titipan-titipan,” tandas Gubernur.
Para lulusan Faked Unima ini diharapkan Gubernur akan menjadi dokter-dokter yang handel dan nantinya mengabdi di kampung-kampung halamanya
Gubernur menegaskan, lahirnya Faked Unima adalah sebuah angin segar sekaligus tonggak sejarah baru bagi dunia pendidikan tinggi di Sulut.
“Peristiwa ini menjadi sangat esnsial karena Fakultas Kedokteran Unima kini resmi menjadi Fakultas Kedokteran kedua yang berdiri di Sulawesi.Utara,” ujarnya.
Kehadiran Faked Unima, menurut Gubernur, adalah jawaban progesif atas harapan masyarakat dan tantangan pembangunan daerah. Sebagai kepala daerah, Gubernur melihat momentum ini dari sudut pandang strategis.
Mendiktisaintek di awal sambutannya menyampaikan rasa syukur dan gembira Presiden Prabowo Subianto karena telah lahir Faked Unima. Ini adalah inisiatif langsung dari Presiden yang disampaikan kepadanya kemudian dibantu Rektor dan Gubernur Sulut dan teman-teman dari Istana Keprisidenan dan dari kementerian.
“Tidak lebih dari 1 tahun, kita telah melahirkan FK (Fakultas Kedokteran – Red) Unima ini untuk menemani FK di Universitas Sam Ratulangi,” ujar Menteri, yang langsung direspon dengan tepuk tangan dari para hadirin/undangan.
Presiden, menurut Menteri, menitipkan pesan agar menjaga amanah Presiden Prabowo Subianto yakni membesarkan dan melahirkan dokter-dokter yang nantinya penuh semangat dan berdedikasi dengan kemampuan/skill yang sangat baik memberikan yang terbaik untuk rakyat Sulut. (FA)
Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan di Indonesia Timur.
Hal ini dibuktikan melalui gelaran Rapat Pimpinan (Rapim) bersama Fakultas Kedokteran Unsrat dan Tim dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Rabu (10/6/2026).
Rapim strategis yang berlangsung di Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat ini menghadirkan Tri Hanggono Achmad, Tenaga Ahli Kementerian Diktisaintek sebagai narasumber utama untuk mematangkan implementasi Academic Health System (AHS) di Sulawesi Utara.
Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menyambut baik kehadiran tim kementerian dan menegaskan bahwa penerapan AHS merupakan langkah penting bagi masa depan institusi.
AHS bukan sekadar konsep akademik, melainkan sebuah ekosistem yang mengintegrasikan pendidikan tinggi, riset, dan pelayanan kesehatan secara terpadu.
“Dengan bimbingan dari Kemendiktisaintek, kami optimis Fakultas Kedoktetan Unsrat mampu mencetak tenaga medis yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat,” ujar Rektor.
Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel memaparkan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta jejaring rumah sakit pendidikan yang selama ini telah menyokong proses pembelajaran mahasiswa kedokteran dan spesialis. (FA)
Meimonews com – Suatu kepercayaan penting diberikan Direktorat Jenderal Bina Talenta Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) kepada Universitas Negeri (Unima).
Hal itu berwujud ditunjuknya Unima untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas Talenta Saintek (Kolaborasi Global) Tahun 2026.
Kegiatan yang diadakan di Swiss-Belhotel Manado, Senin – Jumat (8-12/6/2026) ini diselenggarakan Direktorat Jenderal Bina Talenta Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek bekerjasama dengan LLDIKTI Wilayah 16 dan Unima.
Pembukaan kegiatan dihadiri Direktur Bina Talenta Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek Adi Nuryanto, Kepala LLDIKTI Wilayah 16, Munawir Sadzali Razak, Ketua Tim Kerja Fasilitasi Talenta Saintek di Kancah Internasional, Roosida Taufani, serta Ketua Tim Kerja Sama dan Kemitraan Penguatan Talenta Saintek, Carolina.
Turut hadir para pakar Bimtek Kolaborasi Global yaitu Wisnu Sardjono Soenarso, I Made Wirayana, dan Ruben Silitonga bersama para Wakil Rektor Unima, narasumber, tim Ditjen Bina Talenta Sains dan Teknologi, tim LLDIKTI, tim kerja Unima, serta seluruh peserta Bimtek.
Dalam sambutannya, Rektor Unima Joseph Philip Kambey, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Negeri Manado sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Bimtek Kolaborasi Global merupakan program strategis yang dapat memperkuat kapasitas dan kapabilitas talenta sains dan teknologi di lingkungan perguruan tinggi.
“Kami menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan ini karena dapat membekali talenta dan sumber daya perguruan tinggi agar mampu menginisiasi, menjalin, dan mengelola kemitraan strategis internasional yang kompetitif,” ujar Rektor.
Rektor juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang berasal dari perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI 16 yang meliputi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
Rektor berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juni 2026, sehingga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari para pakar dan narasumber dapat memberikan manfaat optimal bagi penguatan kolaborasi global di masing-masing institusi.
Rektor menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Bina Talenta Sains dan Teknologi, LLDIKTI Wilayah 16, serta seluruh tim pelaksana yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan Bimtek Kolaborasi Global yang menjadi pelaksanaan perdana di tiga wilayah Indonesia.
Di akhir sambutannya, Rektor menegaskan komitmen Unima untuk terus mendukung berbagai program strategis dan siap memperluas kolaborasi pada kesempatan-kesempatan mendatang sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing perguruan tinggi Indonesia di kancah internasional. (*/FA)
Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menghadiri acara Lepas Sambut Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago yang diadakan di Markas Korem 131/Santiago, Manado, Selasa (9/6/2026).
Acara penuh kebersamaan ini menandai penyerahan tongkat kepemimpinan dari Brigjen TNI Martin Susilo M. Turnip kepada pejabat baru Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi.
Kehadiran Rektor Unsrat dalam acara ini menegaskan komitmen Unsrat untuk terus menjaga dan memperkuat hubungan kelembagaan yang harmonis antara dunia akademis dan jajaran TNI di Sulut.
Sinergitas antara Unsrat dan Korem 131/Santiago selama ini telah berjalan dengan sangat baik, terutama dalam mendukung program-program strategis daerah serta pembinaan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.
Rektor Unsray menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Brigjen TNI Martin Susilo M. Turnip atas dedikasi, pengabdian, dan kolaborasi erat yang terjalin selama memimpin Korem 131/Santiago.
“Terima kasih untuk pejabat lama dan selamat datang untuk pejabat baru,” ujar Rektor yang adalah juga Ketua Pengurus Daerah Keluarga Besar Forum Putra Putri TNI/Polri (PD KB FKPPI) Sulut.
Unsrat, nenurut Rektor, siap untuk terus bersinergi dan berkolaborasi di masa depan demi kemajuan kemanusiaan, pendidikan, dan keamanan di Bumi Nyiur Melambai.
Acara Lepas Sambut ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Sulut, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta mitra strategis Korem 131/Santiago. (FA)
Meimonews.com – Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas luaran penelitian dan inovasi yang dihasilkan oleh Universitas Sam Ratulangi.
Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada kegiatan Bimtek HKI yang diselenggarakan di Quality Hotel Manado, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang diikuti kaum intelektual kampus yang memiliki visi Bersama Menata Universitas Sam Ratulangi Menjadi Universitas Unggul dan Berbudaya ini dibuka pelaksanaannya oleh Rektor.
“Hak kekayaan intelektual bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan pengakuan atas kreatifitas, inovasi dan kerja keras para dosen peneliti atau iinventor,” ujar Rektor pada kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM) Unsrat pimpinan Jefrey Ignatius Kindangen.
Rektor berharap, seluruh peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun dokumen HKI, mulai dari identifikasi potensi kekayaan intelektual hingga proses pengajuan dan pendaftarannya. (FA)