Meimonews.com – Pada mulanya sebuah bilangan terangkum rindu dan harapan, demi tumbuh kembangnya kehidupan. Lima puluh sembilan tahun berselang, rindu dan harap tersebut bersemi dan berbuah dalam umat yang bertumbuh dan bertambah, mengolah hidup dan hidup saling memanusiakan sebagai syukur dan sembah kepada Tuhan.

Hal tersebut disampaikan Walikota Manado Andre Angouw dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Donald Sambuaga pada acara Syukuran HUT ke-59 Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Karombasan di Aula Paroki, Minggu (18/10/2026).

Peringatan HUT tersebut di awali misa syukur di gereja paroki (samping aula) yang dipimpin Pastor Paroki HKY Karombasan Pastor Herry Purasa MSC, yang dihadiri umat setempat serta para undangan.

Menurut Walikota, masing-masing ada depe tiap-tiap. Tiap orang ada depe talenta. Dari hal mengenali, memahami dan menerima diri, nisscaya kita juga dapat mengenali, memahami dan menerima sesama manusia, berbagi dalam kepedulian, saling mengasihi dan menghidupkan.

“Kepedulian adalah jangkar kemanusiaan kita di tengah ombak dan gelombang pencobaan dunia,” ujar Sambuaga mengutip sambutan Walikota.

Walikota menyampaikan doa dan harapan terbaik, kiranya umat Katolik Paroki Hati Kudus Karombasan senantiasa rukun dan bersatu padu serta mengajak umat setempat melakukan beberapa hal penting.

“Bergiatlah dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat. Jadilah garam dan terang dunia, pembawa damai sejahtera, kebaikan dan kemajuan melalui pemikiran, perilaku dan perbiatan,” ajak Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengajak juga umat paroki HKY Karombasan untuk membangun kehidupan yang dimulai dari hal-hal sederhana. Hidup rukun, hidup sehat, jaga kebersihan.

“Mulailah dari diri sendiri dan keluarga, rumah dan lingkungan sekitar. Ini hal-hal kecil tapi manfaatnya besar dan berkelanjutan bagi semua orang,” ajaknya.

Kebaikan, jelas Walikota, ibarat benih yang ditanam dan dirawat. Pada waktunya akan berbuah, dan buah itu akan dinikmati tidak hanya sekarang tapi juga generasi mendatang.

Terkait musim kemarau panjang, Walikota mengajak untuk waspada dan antisipasi hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya, misalnya bahaya kebakaran, terlebih lagi di kawasan padat pemukiman.

“Sekai lagi, perhatikan dan antisipasi hal-hal kecil, misalnya instalasi listrik dan peralatan elektronik. Jangan sembarang membakar sampah atau menyalahkan api tanpa pengawasan. Jangan buang puntung rokok sembarangan, dan lain sebagainya,” ujar Sambuaga mengutip Walikota. (elka)

Meimnoews.com – Pemerintah Kota (Penkot) Manado menerima penghargaan Terbaik 2 Nasional Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 Tingkat Kota dari Kementerian PPN/Bappenas RI.

Terbaik 1 diraih Kota Surabaya sementara terbaik 3 diraih Kota Pekalongan,

Penghargaan diterima Walikota Manado Andrei Angouw pada acara Penyerahan Penghargaan Pembangunan Daerah dan Knowledge Sharing Pembangunan Daerah Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Penghargaan bagi pemenang (terbaik 1-3) dianugerahkan Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Rachmat Pambudy dan Wakil Menteri Dalam Negeri RI Ribka Haluk.

PPD Tahun 2026 mengusung tema Perencanaan dan Kinerja Pelaksanaan Prioritas Nasional di Daerah.

PPD merupakan penghargaan level nasional yang sangat bergengsi dan penganugerahannya telah dilaksanakan sejak tahun 2011.

Penghargaan ini diberikan kepada daerah dengan kualitas perencanaan pembangunan terbaik yang dibarengi juga dengan pencapaian program pembangunan yang baik, termasuk didalamnya adalah sinergitas dengan Program Prioritas Nasional. (elka)

Meimonews.com – Guna mendukung implementasi manajemen talenta, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah membentuk UPTD Penilaian Kompetensi ASN atau Assesment Center.

Hal tersebut disampaikan Walikota Manado Andrei Angouw.pada kegiatan Sosialisasi Penguatan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kota Manado di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (24/9/2026).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Regional XI BKN Akhmad Syauki, Sekretaris Daerah Sulut Tahlis Gallang, para Sekretaris Daerah se-Sulut para Asisten Setda Kota Manado, Kepala BKD, BKPP, dan BKPSDM se-Sulawesi Utara, Kepala PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Manado Agus Humaedi, para Kepala Perangkat Daerah di jajaran Pemkot Manado serta undangan lainnya.

“Saat ini, fasilitas tersebut tengah dipersiapkan, baik dari sisi perangkat lunak maupun perangkat keras, dengan target dapat beroperasi secara penuh pada tahun depan,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menjelaskan, Pemkot Manado telah mulai menerapkan manajemen talenta secara mandiri sejak tahun 2025 melalui aplikasi internal.

Selanjutnya, Pemkot Manado akan berkolaborasi penuh dengan sistem Simata (Sistem Manajemen Talenta) milik BKN sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Kepala BKN RI (Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan, manajemen talenta bukan sekadar sistem untuk melakukan pemetaan ASN, tetapi merupakan instrumen strategis bagi kepala daerah dalam mengelola sumber daya aparatur.

Sistem ini menerapkan prinsip meritokrasi untuk memastikan penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat (the right man on the right place).

Kepala BKN RI juga mengajak seluruh instansi pemerintah daerah di wilayah kerja Kantor Regional XI BKN untuk terus memperkuat penerapan manajemen talenta, sehingga pengelolaan karier ASN dapat berjalan secara lebih profesional, terencana, objektif, dan berbasis kinerja.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BKN RI menyerahkan piagam penghargaan kepada Walikota Manado. Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemkot Manado sebagai instansi di wilayah kerja Kantor Regional XI BKN yang dinilai patuh terhadap norma, standar, prosedur, dan kriteria manajemen ASN serta telah menerapkan manajemen talenta.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Kepala BKN RI dan Walikota Manado. (elka)

Meimonews.com – Kota Manado raih Terbaik 1 Kategori Pemerintah Kota dalam Anugerah Layanan Investasi 2026.

Trofi dan piagam penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu kepada Walikota Manado Andrei Angouw di Auditorium Nusantata Kementeeian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Penghargaan tersebut diraih Kota Manado atas hasil Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemerintah Daerah Tahun 2026.

Penghargaan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Manado dalam mendorong kemudahan berusaha dan investasi, meningkatkan transparansi dalam pelayanan perizinan, serta mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi dunia usaha.

Hadir mendampingi Walikota Manado dalam kegiatan ini adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Manado M. Sofyan, serta Kepala Dinas Kominfo Kota Manado Noviyanti Mongkau. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw berharap hasil Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Pemerintah Kota Manado dapat mendukung penerapan konsep manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Manado.

Harapan tersebut disampaikan Walikota pada acara penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Pemerintah Kota Manado yang diadakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Manado bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulut ini dihadiri Kepala BPSDM Sulut Franky Tintingon, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala BKPSDM Kota Manado Otniel Tewal,

Turut hadir Camat se-Kota Manado, panitia pelaksana, widyaiswara, para mentor pelatihan, serta para peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas.

“Peningkatan kapasitas dan pengembangan karier melalui penempatan pada jabatan tertentu harus diikuti dengan peningkatan kinerja, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar walikota.

Walikota juga berharap hasil dari pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi Pemerintah Kota Manado, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan dampak positif bagi pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pelatihan ini, tambah mantan Ketua DPRD Sulut ini, para peserta memiliki kemampuan untuk bekerja secara profesional, menjalankan tugas dengan baik, serta membangun kerja sama dalam tim.

Hal tersebut dinilai penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat Kota Manado.

Dijelaskan, Pemerintah Kota Manado sangat berkepentingan terhadap tersedianya sumber daya manusia yang baik dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kompetensi aparatur harus diwujudkan melalui kemampuan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dalam menghadapi berbagai persoalan konkret di tengah masyarakat

Di penghujung acara penutupan dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada 10 peserta terbaik serta pelepasan tanda peserta. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, peningkatan pendapatan daerah (Patda) tidak dapat hanya dibebankan kepada satu perangkat daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Manado pada Rapat Koordinasi Peningkatan Pendapatan Daerah Kota Manado sekaligus Launching Pelayanan Digital PBB di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Senin (7/9/2026).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sulut Ni Made Ayu Mulidyawati, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Bapenda Kota Manado Jefry Mongdong, Kepala Dinas Kominfo Kota Manado Noviyanti Mongkau, serta Camat, Lurah, dan Ketua Lingkungan se-Kota Manado.

Kegiatan diawali dengan penayangan video dan Launching Pelayanan Digital PBB. Digitalisasi pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Manado dalam menghadirkan layanan perpajakan yang lebih mudah dan efisien, sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak daerah.

“Diperlukan sinergi seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat yang paling dekat dengan masyarakat,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menjelaskan, penyelenggaraan pemerintahan merupakan rangkaian pembagian tugas dan kewenangan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan.

Dalam konteks peningkatan pendapatan daerah, Walikota turut mendorong intensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Menurutnya, optimalisasi penerimaan pajak daerah memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pemerintah dalam membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mendorong seluruh pihak untuk mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Masyarakat yang bekerja perlu mendapatkan perlindungan sehingga dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih aman,” ujar Walikota pada acara Pengukuhan dan Bimbingan Teknis Keagenan Kelurahan Kota Manado Tahun 2026 di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Rabu (26/8/2027).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado Juwenly Jona Librata Soselisa, Asisten I Setda Kota Manado Julises Oehlers, sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, para Camat dan Lurah se-Kota Manado, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya ketika membuka acara, mantan Ketua DPRD Sulut ini mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Walikota menjelaskan pentingnya pelayanan ketenagakerjaan, termasuk perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja dan berbagai manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan lainnya.

Menurutnya, perlindungan tersebut memiliki kaitan erat dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kesejahteraan keluarga.

Kepada para Lurah, Walikota menekankan pentingnya validasi data kepesertaan, termasuk memastikan data warga yang telah meninggal dunia diperbarui. Validasi data yang akurat diperlukan agar hak dan manfaat jaminan sosial dapat diberikan kepada pihak yang berhak.

Walikota juga meminta agar proses pengunggahan dan validasi data dapat dilakukan secara efektif di tingkat kelurahan.

Selain persoalan jaminan sosial ketenagakerjaan, Walikota mengingatkan juga kepada para Lurah dan Ketua Lingkungan mengenai sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya data kemiskinan ekstrem, kamtibmas, khususnya kasus yang berkaitan dengan senjata tajam, kebersihan dan pengelolaan sampah, PJU, anak terlantar, ODGJ, serta pengukuran tanah yang menjadi kewenangan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ditegaskan, Ketua Lingkungan dan Lurah memiliki peran penting dalam mengetahui kondisi masyarakat di wilayah masing-masing, termasuk melakukan pemutakhiran data serta menyampaikan berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti.

Setelah membuka kegiatan, acara dilanjutkan dengan pengukuhan Pengurus Perisai, yang ditandai penyerahan rompi dan kartu nama anggota Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) serta penyerahan santunan kematian kepada ahli waris. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengadakan kunjungan kerja (kunker) ke Pemkot Manado, Jumat (21/8/2026).

Pemkot Semarang yang dipimpin Walikota Agustina Wilujeng dan rombongan diterima Walikota Manado dan tim di ruang Toar Lumimuut Kantor Walikota.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Dinas Perhubungan Jeffry Worang, Kepala Dinas Perkim Peter Eman, Kepala Dinas Kominfo Noviyanti Mongkau, Kabag Prokopim Setda Kota Manado Gladly Taliawo, rombongan Pemkot Semarang, serta undangan lainnya.

Kunker tersebut dilakukan dalam rangka memperoleh informasi dan mempelajari pengalaman Pemkot Manado dalam pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU), khususnya terkait penerapan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) serta pemanfaatan PJU tenaga surya (solar cell).

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Semarang memaparkan secara umum kondisi Kota Semarang, meliputi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta kehidupan sosial kemasyarakatan.

Selanjutnya, Walikota Manado menyampaikan gambaran mengenai Kota Manado, mulai dari kondisi wilayah dan kependudukan, kehidupan sosial kemasyarakatan, hingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Pembahasan kemudian difokuskan pada pengelolaan PJU di Kota Manado. Walikota menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 15 ribu titik PJU di Kota Manado.

Pengelolaannya mencakup aspek operasional, pengawasan di lapangan, serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk mekanisme kerja sama dengan PT PLN.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pengelolaan PJU adalah pola pengawasan yang melibatkan Ketua Lingkungan (Kaling). Menurut Walikota, Kaling memiliki peran penting karena mengetahui kondisi PJU di wilayah masing-masing.

Apabila ditemukan PJU yang tidak berfungsi, informasi tersebut dapat segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti oleh instansi teknis terkait, termasuk Dinas Perkim Kota Manado.

Selain sistem pemantauan berbasis IoT, pemanfaatan PJU tenaga surya (solar cell) turut menjadi salah satu materi yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan kemudian ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Pemkot Manado dan Pemkot Semarang. (elka)

Meimonews.com – Bupati Malang HM Sanusi dan rombongan mengadakan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Selasa (18/8/2026).

Bupati Malang dan rombongan diterima Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Asisten III Setda Kota Manado Donald Supit, serta para Kepala Perangkat Daerah lainnya di Aula Serbaguna Pemkot Manado.

Kunker Pemerintah (Pemkab) Malang ini dilaksanakan dalam rangka mendukung implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 5 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang Tahun 2025–2029, khususnya terkait percepatan pengembangan wilayah Malang Selatan melalui penguatan konektivitas wilayah, pengembangan ekonomi kelautan, pariwisata, investasi, serta inovasi pembangunan daerah.

Melalui kunker ini, Pemkab Malang bermaksud melakukan koordinasi sekaligus studi pembelajaran kepada Pemerintah Kota Manado terkait berbagai program dan inovasi pembangunan yang telah diterapkan di Kota Manado.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Malang menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerja sekaligus memaparkan gambaran umum Kabupaten Malang, meliputi kondisi kependudukan, wilayah, sosial kemasyarakatan, serta perkembangan ekonomi daerah, termasuk sektor industri dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Walikota Manado menyampaikan gambaran umum Kota Manado, khususnya kondisi perekonomian daerah yang turut didukung oleh sektor perdagangan dan jasa.

Walikota menjelaskan, Kota Manado merupakan kota jasa dan perdagangan, sementara sektor pariwisata juga terus berkembang meskipun kontribusinya terhadap perekonomian daerah masih belum sebesar sektor perdagangan dan jasa.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini turut memaparkan perkembangan penduduk Kota Manado.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab yang membahas berbagai hal terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, antara lain penerangan jalan umum (PJU), posisi Kota Manado sebagai wilayah transit bagi daerah-daerah di sekitarnya maupun negara tetangga.

Selain itu, digitalisasi pemerintahan, Command Center dan Call Center 112, peran Ketua Lingkungan, keterlibatan tokoh-tokoh agama, serta berbagai hal lainnya.

Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Pemerintah Kota Manado dan Pemerintah Kabupaten Malang. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengingatkan, kedaulatan harus terus dijaga melalui persatuan dan keberamaan, keadilan diwujudkan melalui imtegritas serta keberpihakan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Walikota Manado ketika memberikan sambutan pada upacara memperongati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Imdonesia yang diadakan di Lapangan Sparta Tikala Manado, Senin (17/8/2026).

Untuk kemakmuran, sambung Walikota Manado yang menjadi Inspektur Upacara (Irup), dapat dicapai melalui kerja keras, kolaborasi, dan inovasi.

“Kemerdekaan bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab kita untuk membangun negeri ini menjadi lebih baik. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya nyata bagi kemajuan Kota Manado dan Indonesia,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini Wali mengajak seluruh masyarakat untuk merefleksikan kembali makna kemerdekaan yang telah memasuki usia ke-81 tahun dengan mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.

Hadir pada upacara ini, Wakil Walikota Manado Richard Sualang, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan dan.Merry Mawardi, jajaran Forkopimda Kota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Ketua DWP Kota Manado Syenny Dandel-Tamuntuan.

Selain itu, Pimpinan dan anggota DPRD Kota Manado, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Direktur Utama BUMD Kota Manado, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Manado, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Walikota Manado dan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey. (elka)