Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou) Manado merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 di Aula Lantai 2 Kantor Pusat Administrasi RSUP Kandou, Senin (9/2/2026).
Kegiatan yang mengusung tema One Spirit, One Commitment ini menjadi penguatan dan komitmen seluruh insan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada pasien.
Turut hadir pada momen istimewa ini, Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut.

Kehadiran Gubernur dan Forkopimda disambut Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Diklat Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto.
Dirut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sulut beserta Forkopimda yang telah meluangkan waktu untuk hadir langsung dalam peringatan HUT ke-31 RSUP Kandou.
Kehadiran mereka, menurut Dirut, merupakan kehormatan dan penyemangat besar bagi seluruh civitas hospitalia RS Kandou. “Ini menjadi bukti dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan layanan kesehatan di RSUP Kandou,” ujar Dirut ketika memberikan sambutan.
Menyinggung tentang tema peringatan yakni One Spirit, One Commitment, Dirut menjelaskan, tema ini mencerminkan semangat kolektif seluruh civitas hospitalia RS Kandou untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
“One Spirit, One Commitment adalah simbol bahwa seluruh insan RS Kandou harus melayani dengan hati dan terus bertransformasi untuk negeri. Ini menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berkesinambungan,” ujarnya.
Dirut juga menekankan tentang pentingnya pelayanan yang berlandaskan empati serta transformasi berkelanjutan guna menjawab tantangan pelayanan kesehatan ke depan.
Gubernur Sulut dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pelayanan prima di seluruh fasilitas kesehatan, khususnya rumah sakit yang berada di bawah pemerintah daerah dan pusat.
Diingatkan agar tidak ada ego sektoral dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. “RS Kandou berada di Provinsi Sulawesi Utara dan melayani masyarakat Sulawesi Utara, sehingga patut mendapat perhatian bersama,” ujar Gubernur.
Gubernur juga berbagi pengalaman pribadi saat menjalani tindakan operasi jantung di RSUP Kandou. Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran manajemen dan tenaga kesehatan RS Kandou atas pelayanan yang diterimanya.
“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Prof Starry Rampengan dan seluruh tim. Saya mempercayakan tindakan operasi jantung di RS Kandou, dan pelayanan yang saya terima sangat baik,” ungkapnya.
Memasuki usia ke-31, Gubernur berharap RSUP Kandou dapat menjadi role model bagi rumah sakit lainnya di Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.
Ditekankan pula tentang pentingnya kolaborasi antarfasilitas kesehatan, bukan kompetisi, dalam memperkuat sistem layanan kesehatan. “RS Kandou adalah rumah sakit milik Kementerian Kesehatan. Jadilah contoh bagi rumah sakit lainnya, tuntun dan bimbing rumah sakit di daerah agar pelayanan kesehatan semakin merata,” pesannya.
Rangkaian peringatan HUT ke-31 RSUP Kandou diwarnai pula dengan prosesi tiup lilin dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan pengabdian rumah sakit dalam melayani masyarakat Sulut dan sekitarnya. (Fer)















