Meimonews.com – Misa syukur mengawali Pesta Emas Hidup Membiara tiga konfrater MSC (Misionarii Sacratissimi Cordi Jesu / Misionaris Hati Kudus Yesus) yang dipusatkan di Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Karombasan, Selasa (11/1/2022)

Ketiga konfrater tersebut adalah Mgr. Petrus Canisius Mandagi (yang akrab disapa Mgr. Canis) serta dua kakak-beradik keluarga Santie yakni Pastor Christian Santie dan Pastor Andre Santie.

Misa Pesta Emas Hidup Membiara tersebut dipersembahkan Mgr. Canis sebagai selebran utama di dampingi Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Uskup Emeritus Yos Suwatan MSC, Asisten General MSC Pastor Laurens Poltje Pitoy, Wakil Provinsial MSC Indonesia Pastor Hubertus Pareira, Supda MSC Sulkaltim Pastor Herry Purasa.

Turut mendampingi pula, Sekretaris Keuskupan Agung (KA) Merauke Pastor Hengky Kariwot MSC, Vikjen KA Merauke Pastor John Kandam Pr, Wakil Uskup (wilayah Makuku Utara) Keuskupan Amboina Pastor Titus Rahael MSC, Ketua UNIO Keuskupan Manado Pastor Revi Rafael Tanos Pr serta Frater Diakon Antonius Obe MSC dan Frater Diakon Firovani Adikila Pr.

Ratusan imam baik tarekat MSC, tarekat religius lain, frater, bruder, suster, perwakilan keluarga, sejumlah undangan dan umat paroki setempat hadir pada misa yang tetap menerapkan protokol kesehatan pandemi Covid-19.

Saat memberikan kesaksian (penggantI kotbah) di gereja, tiga konfrater diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman kehidupan membiara mereka, walau dengan durasi waktu terbatas.

Para yubilaris, satu persatu mengungkapkan kisah perjalanan hidup membiara mereka selama 50 tahun termasuk bagaimana awal – awal menjadi calon imam hingga ketika mereka menjadi imam dan ditempatkan di wilayah-wilayah pelayanan baik di Keuskupan Manado maupun di luar Keuskupan Manado atau tempat tugas / pelayanan lainnya.

Mgr. Canis mengungkapkan rasa terima kalinya kepada Tarekat MSC karena telah mendukung untuk hidup melaksanalan penyerahan diri secara total sebagai misionaris MSC. “Ada banyak hambatan, ada banyak halangan dalam perjalanan hidup membiara,” ujarnya.

Gembala kelahiran 27 April 1945 ini lantas menyebut beberapa contoh seperti saat ditunjuk menjadi Uskup Amboina dan merangkap tugas sebagai Uskup Keuskupan Agung Merauke (walau hanya administrator) dan kemudian ditetapkan sebagai Uskup Keuskupan Agung Merauke.

Bagi Mgr. Canis, menjadi Uskup di Ambon dan Merauke (Papua), tidak gampang. Apalagi harus bolak-balik Ambon-Merauke dan Merauke-Ambon. Cape. Lelah. Tapi, cinta mengatasi segalanya. Cinta mengatasi kelelahan. Cinta mengatasi kekurangan-kekurangan.

Dikemukakan, Allah adalah kasih. Inti hidup membiara adalah penyerahan diri kepada Tuhan secara total melalui kaul. Itulah sebabnya ia menyampaikan terima kasih kepada komunitas Tarekat MSC yang telah mendukung perjalanan penyerahan diri secara total.

Pastor Andre yang mendapat kesempatan pertama mengungkapkan kebahagiaannya karena Pemimpin MSC di Roma selalu mendukung dan mendoakannya supaya tetap setia sebagai MSC. Diceritakan pula masa-masa indahnya saat berada dalam pembinaan di novisiat.

Pastor Christian Santie yang adalah kakak Pastor Andre mengungkapkan kebahagiaannya yang luar biasa karena perayaan 50 tahun hidup membiara di dampingi oleh tiga uskup yakni Mgr. Canis, Mgr. Rolly dan Mgr. Yos.

Saat memberikan sambutan di acara syukuran di aula paroki, usai misa, Mgr. Rolly menyampaikan terima kasih kepada konfrater MSC yang merayakan Pesta Emas Hidup Membiara atas pemberian diri mereka karena kasih yang berasal dari Tuhan, yang telah tertanam dan mengalir dalam seluruh perjalanan hidup mereka.

Bersama dengan para imam, frater, bruder, suster dan umat, Mgr. Rolly menyampaikan selamat kepada yubilaris yang merayakan 50 tahun hidup membiara. “Selamat berbahagia,” ujar Mgr. Rolly.

Tentu, sambung mantan Provinsial MSC Indonesia itu, kasih itu menjadi konkrit / nyata mulai dari keluarga. Kehadiran keluarga yakni adik-adik, keponakan di sini (perayaan 50 tahun hidup membiara) mengingatkan kita sekalian khususnya para yubilaris bahwa apa yang terjadi saat ini punya kisah atau cerita yang sangat panjang mulai dari keluarga masing-masing hingga menjadi seperti sekarang.

Dijelaskan, tadi (di gereja – Red), kita sudah mendengarkan sukacita ketiga yubilaris serta sumber kekuatan dari ketiganya seperti disampaikan Mgr. Canis bahwa semua itu bisa terjadi atau bersumber dari kasih.

Dan kasih itu, menurut gembala kelahiran 5 Januari 1957 ini, bersumber dari Allah, seperti disebutkan dalam bacaan Injil (Yoh. 15 : 9-17 – Red). Allah adalah kasih sebagai pemrakarsa kehidupan ketiga yubilaris.

“Karena kekuatan kasih itu, kita boleh menyaksikan, bukan hanya mendengarkan sebagian dari sharing ketiga yubilaris pada saat misa, yang terlalu singkat (karena diibatasi – Red) tapi kita semua tahu ketiga yubilaris ini, yang memberikan diri karena kasih, dan bisa hadir di mana-mana, melayani di mana-mana dengan buah-buah yang luar biasa terutama buah kasih, buah iman, dan buah harapan,” ujar Mgr. Rolly.

Mengutip bacaan misa, Mgr. Rolly. menjelaskan, tiada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan diri dan nyawa untuk sahabat-sahabatnya. “Mgr Canis, Pastor Christian, dan Pastor Andre, terima kasih atas pemberian diri,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Asiano Gemmy Kawatu (yang hadir mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat syukuran) dan Wakil Walikota Wenny Lumentut ketika memberikan sambutan pada acara syukuran menyampaikan selamat atas 50 tahun hidup membiara konfrater MSC tersebut. (lk)

Meimonews.com – Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (Barmas) Sulut memantau kondisi jalan utama Likupang-Bitung yang ambruk di Desa Tinerungan yang berdampak pada aktivitas masyarakat pengguna akses jalan tersebut.

Ketua DPD Barmas Sulut Tonaas Defly Brando Lengkey, SS di dampingi Sekretaris DPD Sulut Fernando FX. Melo, SE bersama sejumlah Kepala Bidang DPD Sulut menjelaskan, hasil pantauan di lapangan didapati sudah terdapat akses jalan yang baru, yang berada tepat di dekat lokasi pertambangan PT. MSM/TTN.

Menurut informasi yang diperoleh, jalan tersebut dikerjakan PT. MSM/TTN yang masih bersifat sementara sehingga masih berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Kami melihat, sudah disiapkan akses jalan yang baru, yang menurut kami belum layak. Sebab, sangat berpotensi terjadi kecelakaan terutama bagi kendaraan roda dua yang melintas di wilayah tersebut apalagi di musim penghujan saat ini,” ujar Tonaas Lengkey Rabu (5/1/2022).

Ditambahkan, menurut informasi yang diterima dari masyarakat, sebelum peristiwa bencana longsor, ternyata kondisi jalan sudah retak sehingga ketika diguyur hujan dengan intensitas tinggi, maka pasti akan mengakibatkan longsor.

“Kami kemudian mempertanyakan hal ini ke perusahaan tambang yang beraktivitas di area tersebut, sebab aspal atau jalan sudah retak sejak sebelum terjadi longsor pada 2 Januari 2022,” ujarnya seperti dikutip Sekretaris DPD Barmas Sulut Fernando FX Melo kepada Meimonews.com, Kamis (6/1/2022).

Disebutkan, perlu diingat bahwa dalam sebuah pertambangan yang berskala besar sering melakukan blasting atau kegiatan memasukan bahan peledak ke lubang tanah untuk menghancurkan bebatuan dan hal tersebut seringkali dikeluhkan oleh masyarakat sekitar bahwa ketika blasting dilakukan, maka rumah warga itu bergetar.

Akibat dari longsornya akses jalan masional tersebut, perlu dilakukan penelusuran yang mendalam apa penyebab utamanya, apakah murni disebabkan oleh alam atau oleh tangan manusia sendiri sehingga dapat di ketahui siapa yang bertanggung jawab atas hal ini.

“Jadi diketahui, saat ini, PT. MSM dan TTN yang kemudian membantu pemerintah untuk melakukan perbaikan, tetapi apakah ini akibat dari blasting yang dilakukan oleh manusia dalam hal ini PT. MSM atau murni disebabkan oleh alam. Ini perlu diusut tuntas

Sebab, sambungnya, jika benar ini akibat dari kegiatan blasting, maka perusahaan yang beroperasi di area tersebut sudah sewajarnya bertanggung jawab dan perlu dievaluasi.

External Relation PT. MSM/TTN Hery Rumondor saat dikonfirmasi mengungkapkan, di mana pihak PT. MSM/TTN saat ini memang sedang fokus pada penanganan akses jalan agar tidak menghambat aktivitas masyarakat.

“Akses jalan dimaksud adalah pengalihan jalan ke area yang sudah dibebaskan oleh PT. TTN yang letaknya tidak jauh dari jalan utama yang terputus,” Rumondor seperti dikutip Lengkey.

Sekretaris DPD Barmas Sulut Fernando FX. Melo, SE mengapresiasi kesigapan PT. MSM dan TTN yang memberikan respon positif pada peristiwa tersebut sembari meminta masyarakat yang menggunakan akses tersebut tetap waspada dan berhati-hati.

“Kami, DPD Barmas Sulut mengapresiasi PT. MSM atas respon terhadap peristiwa longsor ini, dan kepada masyarakat kami harapkan tetap berhati-hati melintas di area tersebut,” ujar Melo. (af)

Meimonews.com – DPRD Sulut menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) berkaitan dengan masalah hilangnya kubur tanpa sepengetahuan keluarga Baginda.

Rapat yang dihadiri Pimpinan DPRD Sulut, Komisi I dan Komisi III, instansi terkait yakni BPN, Dinas Perkintan, Balai Pembangunan Jalan, Kapolres Manado, Camat Bunaken, Lurah Molas dan keluarga Baginda digelar di ruang serbaguna DPRD Sulut, Selasa (4/1/2022).

RDP yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH MH berjalan hingga larut malam karena ingin agar masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan cepat.

Mailangkay menjelaskan, tugas dari wakil rakyat (DPRD – Red) adalah mendengar menjalani serta memperjuangkan aspirasi warga sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sampai jam berapapun kami siap, Ini adalah tugas kami sebagai wakil rakyat yang mendengar, mendalami, serta memperjuangkan aspirasi warga sesuai ketentuan yang berlaku. Terpenting adalah mendapatkan solusi yang terbaik,” ujarnya.

Ada delapan kesimpulan yang dihasilkan pada RDP tersebut. Pertama, DPRD Sulawesi Utara mengawal dan mendukung sepenuhnya upaya hukum yang ditempuh oleh keluarga Baginda terhadap pembuktian kepemilikan tanah yang terletak di lingkungan 4 Kelurahan Molas Kecamatan Bunaken Kota Manado yang berada di sekitar pembangunan jalan Boulevard Il.

Kedua, terhadap kepemilikan lahan yang digunakan untuk pembangunan jalan Boulevard II, harus dibayarkan ganti untung kepada yang berhak terhadap tanah tersebut.

Ketiga, mendukung dan mengawal upaya yang dilakukan oleh keluarga Baginda terhadap tanah dan pekuburan agar dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku serta mengikuti proses menurut hukum agama Islam terhadap penataan pekuburan leluhur keluarga Baginda di lokasi Lingkungan 4, Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Kota Manado.

Keempat, DPRD Sulawesi Utara akan melakukan kunjungan ke lokasi perkuburan keluarga Baginda untuk melihat secara langsung lokasi perkuburan tersebut.

Kelima, mengedepankan pendekatan persuasi, simpati dan empati dalam proses pembebasan tanah dan penataan lahan perkuburan disekitar pembangunan Jalan Boulevard II di lokasi Lingkungan 4 Kelurahan Molas Kecamatan Bunaken Kota Manado.

Keenam, semua pihak harus menghormati pekuburan keluarga Baginda di lokasi Lingkungan 4 Kelurahan Molas Kecamatan Bunaken Kota Manado.

Ketujuh, semua pihak termasuk keluarga Baginda mendukung sepenuhnya pembagunan Boulevard II di lokasi Lingkungan 4 Kelurahan Molas Kecamatan Bunaken Kota Manado.

Kedelapan, pihak Keluarga Baginda mendukung sepenuhnya dengan memberi diri untuk bekerja di proyek pembangunan jalan Boulevard II.

Pada kesempatan tersebut, Mailangkay mengatakan, akan tetap terus mengawal aspirasi-aspirasi warga dengan berlandaskan aturan yang berlaku.

Ketua Pengurus Daerah (PD) Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI dan Polri (GM FKPPI) Sulut ini juga mengapresiasi kepada semua yang hadir dan terkhususnya keluarga Baginda.

“Saya akan tetap terus mengawal aspirasi-aspirasi warga dengan berlandaskan aturan yang berlaku. Saya juga mengapresiasi kepada semua Komisi I dan III serta instansi-instansi yang terkait juga keluarga Baginda, semoga kita tetap terus diberikan kesehatan dan menjadi lebih baik di tahun 2022 ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, mengawal aspirasi masyarakat menjadi tugas pokok wakil rakyat yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) baik RI, Provinsi maupun Kabupaten / Kota.

Konsistensi tupoksi (tugas pokok dan fungsi) ini yang terus ditunjukkan Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH.

Buktinya, seperti pada dua bulan lalu, wakil rakyat Dapil (daerah pemilihan) Manado ini. saat menggelar reses III dengan mendatangi tempat lokasi Lingkungan 4 Kelurahan Molas Kecamatan Bunaken untuk menyerap aspirasi dari masyarakat khususnya Keluarga Baginda yang kubur leluhurnya dibongkar tanpa sepengetahuan keluarga pada Kamis (25/11/2021).

Di awal Tahun 2022, Keluarga Baginda menyurat ke Pimpinan DPRD Sulawesi Utara. Senin (3/1/2022), Keluarga Baginda bertemu dengan Ketua DPRD Sulut. Hasilnya, pimpinan DPRD mengundang yang sejumlah instansi-instansi yang terkait untuk mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP). (lk)

Meimonews.com – Selang tiga hari di awal tahun 2022, ada pertambahan kasus positif, jumlah pasien sembuh dan jumlah pasien yang meninggal karena Covid-19.

Dari data yang dikumpulkan Meimonews.com dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Senin (3/1/2022), terlihat pada 1 Januari konfirmasi positif 4.262.994 orang, bertambah 174 orang sehingga menjadi 4.263.168 orang pada 2 Januari, dan bertambah 265 prang sehingga menjadi 4.263.433 orang pada 3 Januari.

Pasien sembuh pada 1 Januari berjumlah 4.114.499.orang dan bertambah 199 orang pada 2 Januari sehingga menjadi 4.114.689 orang dan bertambah 112 orang pada 3 Januari sehingga menjadi 4.114.801 orang.

Pasien meninggal pada 1 Januari berjumlah 114.096 orang dan bertambah 1 orang pada 2 Januari sehingga menjadi 114.097 orang, dan bertambah 5 orang pada 3 Januari sehingga menjadi 144.102 orang.

Untuk suspek diperiksa pada 1 Januari berjumlah 3.376, spesimen 177.159, dan kasus aktif 4.399. Pada 2 Januari suspek diperiksa 2.123, spesimen 201.482 dan kasus aktif 4.382. Pada 3 Januari 2.299, spesimen 284.413, dan kasus aktif 4.530.

Terkait dengan vaksinasi, total sasaran vaksinasi pada 2 Januari jam 18.00 berjumlah 208.265.720. Total vaksinasi pertama berjumlah 165.938.279 (79 68 persen), vaksinasi kedua 114.113.046 (54,79 persen), sedang vaksinasi ketiga 1.288.787 (87,75 persen).

Guna memutus matarantai penyebaran Covid-19, Kemenkes mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menjaga jarak. (af)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat menerima Ombudsman Perwakilan Sulut di ruang kerjanya, Senin (3/1/2022)

Kehadiran Ombudsman bertemu Walikota untuk membahas soal pelayanan publik di Kota Manado serta beberapa persolan yang menimpa publik.

Ikut dibicarakan dalam pertemuan tersebut adalah adanya aduan masyarakat pada persoalan seleksi paskibraka beberapa waktu yang lalu.

Yang dipersoalkan adalah Peraturan Walikota dalam kaitan dengan seleksi
Paskibraka ini yang tidak berdasarkan aturan yang terbaru. Artinya, kebijakan aturan Walikota ini tidak menjadikan landasan aturan yang terbaru. Jadi Ombudsman ingin melihat soal ‘kelalaiannya’ ada di mana dan dilakukan oleh siapa.

Kadispora Kota Manado dan yang mewakili Dispora Provinsi Sulut yang hadir juga ikut mengklarifikasi dan memberikan penjelasan soal seleksi Paskibraka ini.

Sekretaris Kota Manado Micles C.S. Lakat ikut memberikan penjelasan berbagai hal dalam kaitan seleksi Paskibraka ini baik untuk tim seleksinya, mekanisme kerja serta berbagai aturan yang melandasinya termasuk Peraturan Walikotanya.

Walikota pun ikut menyampaikan pandangannya secara umum dalam kaitan pelayanan publik di Kota Manado. Bagi Walikota segala sesuatu apalagi berhubungan dengan persoalan-persolan pembangunan bagi masyarakat harus dikoordinasikan kepada semua pihak.

“Masyarakat juga harus memiliki kesadaran dalam rangka merespon berbagai kebijakan pembangunan di Kota Manado,” ujar Walikota.

Hadir dari Ombudsman Perwakilan Sulut pada pertemuan tersebut Kepala Perwakilan Meilany F. Limpar S.H, M.H., Asisten Stenly Kalengkian S.H.,M.H., dan Raldy Rengkuan. (lk)

Meimonews.com – Mengawali kegiatan / kerja di tahun 2022, Walikota Manado Andrei Angouw mengadakan turun lapangan (turlap) yakni melihat parit-parit dan drainase yang ada di sejumlah lokasi di Manado.

Di dampingi Kadis PUPR Johny Suwu, Walikota mengawali kegiatan turun lapangan, Senin (3/1/2022) di Ranomuut Paal II sampai perbatasan dengan Perkamil.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini responsif turun lapangan ketika mendengar laporan warga bahwa di lokasi Ranomuut terjadi luapan air kejalan.

Di lapangan / lokasi, jelas terlihat bahwa parit dan drainase terjadi pendangkalan karena sedimen yang banyak akibat air yang mengalir ikut membawa lumpur dan tanah dari ketinggian.

Ikut terlihat di lokasi, Sekretaris Kecamatan Paal II, Lurah dan beberapa Ketua Lingkungan ketika Walikota bersama Kadis PUPR menyusuri parit-parit di lokasi hingga ke jembatan Maesa. (lk)

Meimonews.com – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmidzi mengumumkan secara virtual adanya satu kasus transmisi lokal varian baru Omicron di Jakarta, Selasa (28/12/2021).

Adanya satu kasus transmisi lokal tersebut menambah jumlah kasus konfirmasi positif Omicron di Indonesia menjadi 47 kasus. Dengan demikian sebanyak 46 kasus merupakan kasus impor dan 1 kasus transmisi lokal.

“Yang terbaru adalah kasus laki-laki usia 37 tahun yang tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir, ataupun kontak dengan pelaku perjalanan luar negeri,” jelas dr. Nadia.

Dalam rilisnya, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati, MKM disebutkan, pasien bersama istri tinggal di Medan, kemudian ke Jakarta setiap satu bulan sekali. Pada 6 Desember 2021 mereka tiba di Jakarta dan 17 Desember 2021 sempat mengunjungi Mall Astha District 8 SCBD.

Selanjutnya, pada 19 Desember 2021 mereka melakukan pemeriksaan antigen di Rumah Sakit Grand Family, Jakarta untuk kembali ke Medan. Pemeriksaan tersebut menunjukkan hasil positif Covid-19 pada pasien, sementara hasil pemeriksaan antigen istrinya negatif.

Kemudian, dilakukan PCR pada 20 Desember 2021. Setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium GSI (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium) didapatkan konfirmasi Omicron pada 26 Desember 2021.

Sebagai tindak lanjut, pasien diisolasi di Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso (RSPI). dr. Nadia menyebut ini adalah kasus pertama transmisi lokal, sehingga diperlukan pengawasan ketat oleh tenaga medis dan fasilitas lengkap untuk meminimalisir kemungkinan penularan yang terjadi. Kondisi klinis pasien hingga saat ini tidak bergejala.

“Pengendalian infeksi di rumah sakit itu akan lebih baik dan akan lebih ketat pengawasannya. Oleh karena itu kita membawa yang bersangkutan ini ke rumah sakit RSPI,” sebut dr. Nadia.

Tracing, menurut dr. Nadia masih dalam proses sampai saat ini, mengingat yang bersangkutan banyak melakukan aktivitas. Artinya, kita harus melihat 14 hari sebelum pasien dinyatakan positif yaitu 14 hari sebelum19 Desember 2021.

Tracing dilakukan untuk menemukan siapa saja kontak erat dengan pasien di antara nya di restoran di wilayah SCBD, apartement tempat pasien tinggal, dan aktivitas lainnya selama pasien di Jakarta.

Pemerintah selalu melakukan pemantauan terhadap peningkatan risiko penularan Covid-19 baik di level provinsi maupun di level kabupaten. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus bekerja sama dengan semua pihak untuk terus memantau terutama jika muncul adanya potensi-potensi cluster.

Hal ini dapat mempercepat investigasi dan penilaian apakah ada keterkaitan dengan varian baru Omicron atau tidak.

“Dengan ditemukannya kasus transmisi lokal ini pemerintah kembali mengingatkan dan meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas terutama dalam masa libur Natal dan tahun baru ini. Hindari kerumunan dan juga selalu memakai masker. Mari kita ajak saudara-saudara kita yang belum divaksin untuk segera divaksin,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulawesi Utara mengadakan Rapat Bersama untuk finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RAPBD Tahun 2022.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sulut dr. Andi Fransiskus Silangen, S.Th yang di dampingi dua Wakil Ketua yakni Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH dan Billy Lombok, SH tersebut diadakan di ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, Rabu (29/12/2021).

Turut hadir Sekretaris Provinsi Sulut Asiano Gemmy Kawatu yang adalah juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulut.

Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH menjelaskan, rapat banggar ini diadakan dalam rangka singkronsasi tentang hasil konsultasi dan evaluasi atas Rancangan Peraturan Daerah Sulut  tentang APBD tahun anggaran 2022 setelah melewati prosesnya di paripurna di mana Ranperda itu ditetapkan menjadi Perda.

“Sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah Tahun 2022, Ranperda tersebut dikonsultasikan ke Mendagri melalui Dirjen Bina Keuangan,” ujar Mailangkay kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (29/12/2021).

Setelah itu, sambungnya, hasil kajiannya dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri. Kemudian hasil tersebut dikembalikan ke Pemda Sulut, dan oleh Pemda tentu lewat pengkajian selanjutnya akan dibahas bersama dengan DPRD Sulut.

Politisi Partai Nasdem ini menyebutkan, hari ini kita telah membahas bersama Ranperda APBD Tahun 2022. Hal itu guna singkronisasi tim Banggar dengan TAPD untuk selanjutnya disahkan.

” Apa yang diputuskan dan dikirim banggar DPRD dengan apa yang menjadi keputusan Kemendageri, berdasar apa yang disampailan dan hal itu yang tengah dibahas bersama dalam rapat banggar terkait Ranperda APBD Tahun 2022,” ujarnya.

Selanjutnya, hal-hal yang menjadi catatan tentang jadual berdasar Permendagri No. 13 tahun 2006, di antarahnya dari jumlah 5 tahapan jadual pembahasan ternyata ada 3 tahapan yang tidak sesuai, dan hanya 2 tahapan yang sesuai.

Tiga tahapan yang tak sesuai itu, sebut Ketua DPD GM FKPPI Sulut ini, antara lain pertama, penyampaian Gubernur atas KUA-PPAS kepada DPRD seperti tertera sesuai jadual minggu kedua Juli, sementara itu terjadi pergeseran diajukan minggu ketiga  sehingga hal ini tidak sesuai jadual dari evaluasi Kemendagri.

Kedua, kesepakatan G dan DPRD atas rancangan KUA-PPAS setelah diajukan ke DPR dibahas dan disepakati paling lambat sesuai jjadual minggu kedua Agustus, ternyata disepakati bersama tanggal 19 bulan Oktober dan ini tidak sesuai dengan evaluasi Kemendagri.

Ketiga, penyampaian Ranperda Gubernur kepada DPRD tidak sesuai karena  diajukan 29 oktober padahal seharusnya paling lambat minggu kedua September sudah harus diajukan ke dewan,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya berharap,.ke depan tidak terulagi lagi pergeseran jadual tahapan dan pembahasan Ranperda dari Pemerintah Pusat.

“Karena hal ini sudah dari tahun 2006, terjadi pergeseran, karena itu kedepan jangan tidak sesuai lagi dari jjaual pembahasan-pembahasan dari Pemerintah Pusat,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Guna membangun koordinasi dalam rangka pengawal aspirasi masyarakat, Pengurus Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (Barmas) Sulut bakudapa deng (bertemu dengan) Pimpinan DPRD Sulut.

Pertemuan tersebut dilakukan di gedung DPRD Sulut, Kairagi Manado, Rabu (29/12/2021). Ketua DPRD Sulut Andi Silangen menerima kunjungan Pengurus Barmas tersebut.

Kunjungan ini dipimpin Ketua DPD Barmas Sulut Tonaas Defly Brando Lengkey dan Sekretaris DPD Fernando FX. Melo dan di dampingi Ketua Dewan Penasehat (Wanhat) Barmas J. Victor Mailangkay yang adalah juga Wakil Ketua DPRD Sulut.

“Kunjungan ini dimaksudkan untuk membangun koordinasi bersama para pimpinan DPRD Provinsi Sulut dalam rangka mengawal aspirasi masyarakat, sebab Wakil Ketua DPRD Sulut DR. J. Victor Mailangkay, SH., MH adalah juga Ketua Dewan Penasehat Barmas DPD Sulut,” ujar Defly.

Barmas Sulut melakukan koordinasi sehubungan dengan langkah-langkah sinergitas dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat Sulut ke depan, sebutnya, karena Barmas adalah organisasi yang terdepan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat guna mempersatukan seluruh masyarakat adat Sulut.

Tonaas Defly mengakui, Barmas Sulut saat ini terus berbenah secara administrasi organisasi melalui Sekretaris Fernando FX Melo, namun terus semakin solid dalam melakukan pengawalan aspirasi masyarakat adat Sulut.

“Sebagaimana tujuan berdirinya Barmas adalah untuk mempersatukan masyarakat adat di tiga etnis dan puji Tuhan Barmas DPD Sulut diterima dengan baik oleh Ketua dan Wakil Ketua DPDRD Sulut,” ujarnya kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (29/12/2021).

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Barmas Sulut Fernando FX Melo mengatakan, kunjungan ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan para pimpinan DPRD Sulut yang didahului dengan arahan dari Ketua Dewan Penasehat Barmas DPD Sulut.

“Sebelumnya, Barmas DPD Sulut sudah bertemu dengan Ketua Dewan Penasehat dan kami sudah dinasehati dengan arahan-arahan yang sifatnya membangun dan mempersatukan masyarakat di tiga etnis sehingga saat ini Barmas DPD Sulut diterima langsung oleh Ketua DPRD Sulut dalam nuansa persaudaraan,” kata Fernando. (lk)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol. Mulyatno memimpin serahterima jabatan (sertijab) dua PJU (Pejabat Utama) Polda Sulut dan tiga Kapolres/ta yang dilaksanakan di ruang Tribrata Mapolda Sulut, Selasa (28/12/2021).

Sertijab tersebut dilakukan berdasarkan dua Keputusan Kapolri, masing-masing nomor Kep/1906/XII/2021 dan Kep/1907/XII/2021 tanggal 17 Desember 2021.

Jabatan Karo SDM diserahterimakan dari Kombes Pol. Octo Budhi Prasetyo kepada Kombes Pol. Riyadi Nugroho sedang Dirreskrimsus dari Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil kepada AKBP Nasriadi.

Kemudian, Kapolresta Manado dari Kombes Pol. Elvianus Laoli kepada AKBP Julianto Sirait, Kapolres Tomohon dari AKBP Yuli Kurnianto kepada AKBP Arian Primadanu Colibrito, dan Kapolres Minsel dari AKBP S. Norman Sitindaon kepada AKBP C. Bambang Harleyanto.

Upacara sertijab turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol. Johnny Eddizon Isir beserta para Pejabat Utama dan Kapolres jajaran Polda Sulut. Kegiatan berlangsung khidmat dan tetap menerapkan prokes ketat.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulut Irjen Pol. Mulyatno kepada Kapolresta dan Kapolres jajaran untuk memprioritaskan tiga hal yaitu Pengamanan tahun baru, penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes), dan akselerasi vaksinasi.

“Saat ini, ada tiga hal yang diprioritaskan. Pertama, pengamanan pergantian tahun baru 2021 ke 2022, di mana banyak potensi terjadinya arak-arakan dan kerumunan yang melanggar prokes maupun potensi terjadinya gesekan antar kelompok. Hal ini harus diantisipasi sejak awal,” pinta Mulyatno.

Prioritas kedua, sambungnya, adalah penegakan disiplin prokes terhadap masyarakat harus terus dilakukan. “Dan ketiga yakni akselerasi vaksinasi massal, sehingga kita bisa mampu mencapai target yang sudah ditentukan oleh Pemerintah,” sebutnya.

Terkait tahun baru, jenderal bintang dua ini mengimbau masyarakat agar merayakannya di rumah saja bersama keluarga dan dengan cara yang sederhana.

“Masyarakat agar menjaga situasi keamanan yang kondusif. Saya mengucapkan juga selamat menyongsong tahun baru 2022, semoga di tahun yang baru Tuhan memberkati kita semua dan akan membawa suasana yang lebih baik dari sekarang ini,” ujarnya.

Terkait sertijab, Mulyatno menjelaskan, mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan penyegaran bagi organisasi, di mana setiap personil Polri harus mengalami tour area dan tour of duty sebagai bagian dari pembinaan personi.

“Khusus kepada pejabat Kapolresta dan Kapolres jajaran yang baru, harus cepat menyesuaikan diri dengan karakteristik situasi kamtibmas di wilayah hukum masing-masing,” pinta Kapolda. (lk)