Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw meminta jajaran Dinas Kesehatan agar vaksinasi untuk anak-anak menjadi fokus yang utama.

“Saya meminta jajaran Dinas Kesehatan untuk menggenjot vaksinasi untuk anak-anak, karena varian Omricon mudah menulari mereka,” pinta Walikota seperti Kadis Infokom Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com di Manado, Senin (27/12/2021)

Walikota pilihan rakyat ini juga mengharapkan respon baik dari orangtua untuk membawa anak mereka agar segera divaksinasi.

“Topangan dan dukungan dari orangtua untuk membawa anaknya divaksin sangat diharapkan sekali oleh Pemerintah Kota Manado. Karena lewat vaksinasi itu akan mempercepat memutus mata rantai penyebaran virus C19 ini,” tandas Walikota.

Tidak lupa pula, mantan Ketua DPRD Sulut ini meminta agar selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas.

Permintaan Walikota untuk menggenjot vaksinasi terhadap anak – anak ini merupakan respons Pemerintah Kota Manado terhadap seruan Pemerintah Pusat terkait meninggalnya kasus penularan virus Omricom pada anak – anak.

“Merespon seruan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Manado lewat Walikota Andrei Angouw langsung bergerak dan menggenjot vaksinasi untuk warga terutama anak-anak,” ujar Kountu.

Kasus penyebaran virus C19 varian baru Omricon mengalami peningkatan dan telah menyebar ke 115 negara dengan 184 ribu kasus.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan atas nama Pemerintah Pusat engungkapkan, kasus penyebaran virus C19 varian baru Omricon mengalami peningkatan dan telah menyebar ke 115 negara dengan 184 ribu kasus.

Koordinator PPKM Jawa-Bali itu menjelaskan kepada wartawan dalam jumpa pers tentang perkembangan PPKM di Jakarta, Senin (27/12/2021), justru yang mengalami peningkatan penularan terjadi pada anak-anak.

Untuk itu, Luhut meminta semua pihak harus berhati – hati atas gejala ini. “Saya mendorong orang tua agar segera membawa anak-anak untuk segera divaksinasi,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengeluarkan Surat Edaran bernomor 550/21.7340/Sekr.Dishub tertanggal 21 Desember 2021 tentang Fungsional Jalan Tol Dalam Rangka Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Dalam surat edaran (SE) ini disebutkan maksud dikeluarkannya SE yakni untuk mengundang kelancaran angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) dan demi kelancaran arus transportasi pada ruas jalan Manado – Bitung.

Ada tiga hal yang diatur dalam SE tersebut. Pertama, menghimbau masyarakat untuk menggunakan jalur tol Manado – Bitung. Kedua, gratis tol untuk segment Danowudu – Bitung terhitung sejak tanggal 23 Desember 2021 sampai 4 Januari 2022.

Ketiga, khusus kendaraan angkutan barang logistik wajib masuk tol Danowudu – Bitung.

SE yang ditujukan kepada masyarakat pemilik / pengguna kendaraan pribadi, umum dan barang ini ditembuskan kepada Kapolda Sulut, Bupati / Walikota se-Sulut dan Dirut Jasa Marga Manado Bitung. (lk)

Meimonews.com -Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pinasungkulan Karombasan, Rabu.(22/12/2021).

Di dampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado Philip Sondakh, Wawali melakukan inspeksi untuk memastikan ketersediaan bahan-bahan pokok dalam memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi Nataru.

Tak hanya lewat atau berhenti sejenak tapi mantan Anggota DPRD Manado dan Sulut ini mendengar informasi dan masukkan dari penyewa kios yang ada di pasar milik Pemkot Manado ini.

Sejumlah keluhan dari para pedagang pasar didengar dan siap ditindaklanjuti. Makanya, ketika ada pedagang yang mengeluhkan lokasi setempat yang ditanggapi tidak memadai, Wawali langsung merespons.

Di sela road show, Wawali juga berbelanja sejumlah bahan di pasar ini.

Para pedagang sangat senang dengan kehadiran Pejabat Pemkot Manado, dalam hal ini Wakil Walikota Manado. Apalagi, kehadiran pejabat (Wawali) tersebut bukan hanya sekedar berkunjung tapi mendengarkan keluhan mereka. (lk)

Meimonews.com – Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI dan Polri (KB FKPPI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) X di Hotel Sultan Jakarta, Senin – Rabu (20 – 22/12/2021).

Sebanyak sebelas orang perwakilan dari KB FKPPI pimpinan Handoyo Sugiarto (Ketua Pengurus Daerah Gorontalo) hadir pada Munas yang dibuka pelaksanaannya oleh Menkopolhukam mewakili Presiden Joko Widodo.

Munas kali ini mengusung tema Melalui Munas X KB FKPPI kita sukseskan konsolidasi organisasi untuk meningkatkan peran dan fungsi Bela Negara FKPPI dalam memperkokoh ketabahan nasional NKRI.

Munas 2021 ini selain menyusul program umum dan kebijakan organisasi dan hal-hal strategia lainnya, diagendakan pula pemilihan Pengurus baru.

Ketua PD XXX KB FKPPI Gorontalo Handoyo Sugiarto berharap, dengan terbentuknya kepengurusan KB FKPPI Pusat yang baru, KB FKPPI bisa semakin eksis.

“Selain itu berperan bersama Pemerintah dalam membangun negara dengan tetap Semangat menjaga Pancasila dan NKRI,” ujar Handoyo kepada Meimonews.com via telefon, Selasa (21/12/2021).

Siapapun yang terpilih jadi Ketua dan Pengurus Pusat lainnya,.sambung Kadis PUPR Provinsi Gorontalo ini, KB FKPPI Gorontalo baik pemgurus maupun Anggota akan dan siap memdukungnya. (lk)

Meimonews.com–Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (Barmas) kembali menyiapkan pasukannya untuk ikut mendukung Polri mengamankan ibadah Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Sulawesi Utara.

Ketua Barmas Sulut Defly Brando Lengkey melalui Tonaas Harian Barmas Sulut Jemy Jefri Toar yang dikenal dengan sapaan akrabnya Jeto mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan pasukan untuk melakukan penjagaan di gedung-gedung ibadah dalam perayaan Nataru, berkoordinasi dengan Polri.

“Jumlah anggota Barmas Sulut tercatat sudah mencapai 12 ribu, dan mereka semua telah siap mengamankan jalannya ibadah Natal dan Tahun Baru di wilayahnya masing-masing,” ujar Tonaas Jeto seperti dikutip Sekretaris Barmas Sulut Fernando FX Melo kepada Meimonews.com di Manado, Selasa, (21/12/2021).

Dijelaskan, pengamanan gedung ibadah di maksud agar tidak terjadi keributan, yang dapat mengganggu jalanya ibadah.

Menurutnya, di momen hari-hari besar seperti ini, sangat ramai dengan pemasangan kembang api, iring-iringan kendaraan yang menggunakan knalpot bising, bahkan hambatan, ancaman, gangguan serta serta gangguan lainnya.

“Itu semua dapat mengganggu ketenangan dan.kekhusyukan dalam jalanya ibadah, sehingga Barmas hadir di setiap gedung-gedung ibadah guna memastikan jalanya ibadah dengan lancar, aman, dan hikmat,” tegasnya.

Kagiatan pengamanan gedung-gedung ibadah tersebut, menurutnya, sudah menjadi kegiatan rutin Barmas Sulut perayaan hari besar umat Kristen Protestan, Muslim, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

“Jadi kegiatan ini adalah kegiatan rutin, yang dilaksanakan menyeluruh di enam agama yang di akui di negara kita Republik Indonesia yang kita cintai ini,” tandaanya.

Dengan jumlah anggota atau pasukan Barmas Sulut yang telah mencapai 12 ribu personil dan tersebar di Sulawesi Utara dipastikan mampu melakukan kegiatan pengawalan, penjagaan di wilayah masing-masing.

“Intinya, kami pasukan Barmas Sulut yang berasal dari tiga etnis dan kearifan lokal siap dan terus melakukan kegiatan pengamanan di rumah-rumah ibadah, mendukung tugas Polri,” tegasnya. (af)

Meimonews.com – Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado menggelar Latihan Kepemimpinan di Mercure Manado Tateli Beach Resort, Kamis – Jumat (9-10/12/2021).

Mengusung tema Membentuk Pemimpin yang Berkarakter dan Berjiwa Nasionalisme, sebanyak 120 dosen fakultas tersebut menjadi peserta.

Para Dosen peserta Pelatihan berasal dari delapan bagian yaitu Bagian Hukum Internasional, Hukum Tata Negara, Dasar-Dasar Ilmu Hukum, Hukum Pidana, Hukum dan Masyarakat, Hukum Keperdataan, Hukum Acara, dan Hukum Administrasi Negara.

Sejumlah pimpinan institusi dan akademisi tampil sebagai narasumber kegiatan yakni dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah , Pimpinan Fakultas Hukum Unsrat dan akademica.

Kepada Meimonews.com di Manado, Jumat (10/12/2021), Dekan Fakuktas Hukum Unsrat Manado Dr. Flora P. Kalalo, SH, MH menjelaskan, kepemimpinan adalah kemampuan untuk menciptakan kegiatan kelompok untuk mencapai tujuan organisasi dengan efektivitas yang maksimal dan kerjasama dari tiap-tiap individu.

“Kepemimpinan dalam suatu organisasi, merupakan suatu faktor yang menentukan berhasil tidaknya suatu organisasi atau usaha,” ujar Kalalo

Kepemimpinan yang efektif, tambahnya, membawa pengelolaan organisasi ke arah kesuksesan. Tanda kepemimpinan yang efektif adalah adanya keteraturan, hasil dan pengembangan dalam organisasi. Namun, upaya untuk menunjukkan adanya kepemimpinan yang efektif tidaklah mudah.

Dikemukakan, kepemimpinan sangat bergantung dari personality yang mengemban posisi sebagai pemimpin. Setiap keterampilan kepemimpinan yang efektif seharusnya melekat erat pada setiap pimpinan, apapun ruang lingkup tanggungjawabnya.

“Sikap dan gaya serta perilaku kepemimpinan seseorang sangat besar pengaruhnya terhadap organisasi yang dipimpinnya, bahkan berpengaruh terhadap produktivitas organisasinya,” tegasnya.

Menurut Kalalo, salah satu kunci penting untuk menjadi pemimpin yang efektif adalah kemampuan untuk melihat persoalan dan masalah dari kacamata yang berbeda.

Esensi kepemimpinan bagi pemimpin adalah adanya suatu komitmen yang kuat dalam rangka mencapai tujuan nasional sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD NRI 1945 yakni adanya kemampuan dan kemauan untuk menyelaraskan perilaku dan kepentingan pribadi dengan kebutuhan prioritas yang mampu mengedepankan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi atau golongan, komitmen yang kuat tidak hanya sekedar sebagai pemimpin yang biasa tapi dibutuhkan seorang pemimpin yang berkarakter.

Disebutkan, perubahan zaman akibat globalisasi menjadikan pergeseran dan perubahan tata nilai, sikap, dan perilaku dalam aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga membutuhkan pemimpin sebagai penggerak dan motivator seluruh komponen untuk menjalani kehidupan nasional.

“Kepemimpinan nasional merupakan seseorang atau sekelompok elit bangsa yang mampu melakukan proses kepemimpinan untuk empowerment all resources bangsa menuju tercapainya tujuan dan cita-cita nasional sesuai moral, etika pancasila serta UUD 1945 di tengah perubahan dunia,” katanya.

Melalui kegiatan ini, ungkap Kalalo, diharapkan ada penambahan wawasan dalam berpikir, bersikap dan bertingkah laku.

Saat ini menjadi pemimpin sangatlah sulit, karena pemimpin dituntut untuk mampu menyatukan perbedaan serta mampu menyatukan seluruh anggotanya dalam suatu organisasi.

Disebutkan,.harapan segala wawasan dan pengetahuan dalam pelatihan ini mampu diterapkan dosen, sesuai dengan visi Fakultas Hukum Unsrat menjadi Fakultas Hukum yang Profesional Unggul dan Berbudaya Berbasis Kearifan Lokal serta Misi Profesional, Berkualitas, Unggul, Berbudaya dan Kearifan Lokal.

Menyinggung tentang capaian pelatihan, Kalalo menjelaskan, melalui pelatihan ini menjadikan dosen Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi menjadi dosen yang berjiwa pemimpin yang memiliki pribadi yang tangguh, mandiri, memiliki jati diri, moral dan mampu berkiprah sesuai dengan profesionalitasnya yang berwawasan kebangsaan. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI meraih penghargaan Jabatan Fungsional Kesehatan (JFK) Awards Tingkat Nasional Tahun 2021.

BNN-RI menerima penghargaan pada kategori Kementerian dan Lembaga atas prestasinya dalam pengelolaan jabatan fungsional kesehatan terbaik.

Penghargaan tersebut diterima Inspektur Pengawasan dan Pemeriksaan Khusus Inspektorat Utama BNN-RI Drs. Edhy Moestofa, M.H. mewakili Kepala BNN RI di Swissôtel Jakarta PIK Avenue, Selasa (7/12/2021).

“Kami mewakili Kepala BNN-RI mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI melalui JFK Awards 2021 ini,” ujar Moestofa.

Penghargaan ini, sebutnya seperti dikutip
Biro Humas dan Protokol BNN-RI,
merupakan bentuk pengakuan dan penghargaan atas kinerja BNN dalam pengelolaan JFK.

Moestofa berharap, penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam pengelolaan JFK guna mewujudkan SMART ASN 2024. (lk)

Meimonews.com – Mengantisipasi peningkatan status Covid-19 di saat Natal Yesus Kristus Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, Walikota Manado Andrei Angouw mengeluarkan Surat Edaran.

Surat Edaran No. : 440/D.02/KES/C041 /2021 tertanggal 7 Desember tersebut, sebut Kadis Infokom Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (8/12/2021) ditujukan kepada beberapa pihak.

Pihak-pihak tersebut adalah Kepala Satuan TNI/Polrii, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan BUMN/BUMD, para Camat dan Lurah, para Kepala Sekolah, Pimpinan Rumah Ibadah, para Pelaku Usaha dan warga masyarakat Kota Manado.

Surat edaran tersebut, jelas Kountu mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 31 Yahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Perayaan Natal Tahun 2021.

Selain itu, Instruksi Menteri Dalam Negeri Indonesia Nomor 65 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, Dan Level 1 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 Di Tingkat Desa Dan Kclurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 Di Wilayah Sumatera, Nusa Tenaoara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Dan Papua.

Dalam Surat Edaran ini disebutkan hal-hal yang perlu menjadi perhatian.

Pertama, khusus dalam pelaksanakan ibadah dan peringatan Hari Raya Natal 2021, Gereja membentuk Satuan Tugas Protokol Kesehatan Penanganan COVID- 19 yang berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan COVID- 19 Daerah.

Pada pelaksanaan ibadah dan perayaan Natal, Hendaknya dilakukan secara sederhana dan tidnk berlebih-lebihan, serta lebih menekankan persekutuan di tengah-tengah keluarga; dan diselenggarakan secara hybrid, ynitu secarn berjamaah/kolektif di gereja dan secara daring dengan tatn ibadah yang telah disiapkan oleh para pengurus dan pengelola gereja;

Selain itu, jumlah umat yang dapat mengikuti kegiatnn Ibadah dan Pemyaan Natal secara berjamaah/kolektif tidak melebihi 75 % (tujuh puluh lima persen) dari kapasitns total gereja.

Pada penyelenggarann ibadah dan peraynan Natal, pengurus dan pengelola gereja berkewajiban untuk menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area gereja; Melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area gereja;

Menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari gereja serta hanya yang berkategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk; Mengatur arus mobilitas jemaat dan pintu masuk (entrance) dan pintu keluar (exit) gereja guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan;

Menyediakan fasilitas cuci tangan/ sabun/hand sanitizer di pintu masuk dan pintu keluar gereja; Melakukan pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk bagi seluruh pengguna gereja; Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus di lantai/kursi, minimaljarak 1 (satu) meter;

Melakukan pengaturan jumlah jemaat/umat/pengguna gereja yang berkumpul dalam waktu bersamaan, untuk memudahkan pembatasan jaga jarak; Melarang jemaah dengan kondisi tidak sehat mengikuti pelaksanaan kegiatan peribadatan/keagamaan; Menyarankan kepada jemaah yang berusia 60 (enam puluh) tahun ke atas dan ibu hamil/menyusui untuk beribadah di rumah; dan Tidak mengadakan jamuan makan bersama.

Dilarang untuk melakukan pawai atau arak-arakan dalam rangka Perayaan Natal Tahun 2021 yang melibatkan jumlah peserta dalam skala besar.

Kedua, khusus untuk pelaksanaan Perayaan Tahun Baru 2022 dan tempat perbelanjaan/ mall/ tempat hiburan malam dan rekreasi : Perayaan Tahun Baru 2022 sedapat mungkin tinggal di rumah berkumpul bersama keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan, serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing yang fidak berpotensi menimbulkan kerumunan, sambil melakukan anüsipasi menyuapkan diri dan lingkungan dalam menghadapi potensi bencana Hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG);

Selain itu, melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi men imbulkan kerumunan; Menggunakan aplikasi Pedu1iLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari mall/pusat perbelanjaan/tempat hiburan malam serta hanya pengunjung dengan kategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk;

Meniadakan event perayaan Nataru di Pusat Perbelanjaan dan Mall, serta menutup tempat hiburan malam pada tanggal 24, 25, 26, 31 Desember 2021 dan tanggal 1, 2 Januari 2022;

Pembatasan jam operasional sampai pukul 22.00 Wita dan melakukan pembatasan dengan jumlah pengunjung tidak melebihi 50 % (lima puluh persen) dari kapasitas total serta penerapan protokol kesehatan yang lenih ketat.

Bioskop dapat dibuka dengan pembatasan kapasitas maksimal 50 % (lima puluh persen) dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat; dan kegiatan makan dan minum di dalam pusat perbelanjaan/mall dapat dilakukan dengan pembatasan kapasitas maksimal 50 % (lima puluh persen) dengan penerapan protokol Kesehatan yang lebih ketat.

Ketiga, khusus untuk pengaturan tempat wisata : Tetap menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan SM (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/ hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan);

Menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari tempat wisata serta hanya pengunjung dengan kategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk; Memastikan tidak ada kerumunan yang menyebabkan tidak bisa jaga jarak;

Membatasi jumlah wisatawan sampai dengan 50 % (lima puluh persen) dari kapasitas total; Melarang pesta perayaan dengan kerumunan di tempat terbuka/ tertutup;

Mengurangi penggunaan pengeras suara yang menyebabkan orang berkumpul secara masif; dan Membatasi kegiatan seni budaya dan tradisi baik keagamaan maupun nonkeagamaan yang biasa dilakukan sebelum pandemi Covid- 19.

“Surat Edaran ini mulai berlaku sejak tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 02 Januari 2022 dengan memperhaükan perkembangan epidemiologi Covid-19,” ujar Kadis Infokom. (lk)

Meimonews.com – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung AR menyampaikan, dalam waktu dekat akan melakukan rekruitmen calon prajurit Angkatan Darat (AD) dari kalangan santri dan lintas agama.

Kasad mengungkapkan keinginannya itu di sela meninjau kondisi dan kesiapan prajurit TNI AD di halaman Monumen Nasional (Monas) Jakarta dalam mengantisipasi Reuni 212, Kamis (2/12/2021) siang.

Dilansir dari Antara, Dudung berharap para prajurit TNI AD yang memiliki latar belakang santri dan lintas agama punya akhlak dan tingkah laku yang baik. Sehingga mampu mengamalkan Delapan Wajib TNI, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit secara benar di lapangan.

Menyinggung alasannya rekrutmen dari santri, jenderal keturunan Sunan Gunung Jati ini mengungkapkan, perekrutan prajurit TNI AD dari kalangan santri dan lintas agama didasari pada keyakinannya. “Saya yakin mereka sudah terdidik, baik dari segi moral maupun akhlaknya,” ujar Dudung.

Dengan prajurit AD dari pesantren dan lintas agama, diyakini akan memiliki moral dan akhlak yang baik.

Diungkapkan, apa yang disampaikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bahwa “TNI Adalah Kita” bisa terwujud dengan cepat dan baik bila rekruitmen itu terjadi.

“Ini bisa segera diimplementasikan dengan bagaimana caranya rakyat dapat menyayangi TNI AD. zerta TNI AD lebih sayang kepada rakyat,” katanya.

Pola rekruitmen Calon prajurit TNI AD dari kalangan santri dan lintas agama seperti disampaikan Kasad disambut positif dan dinilai baik oleh GM FKPPI (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI dan Polri) Sulut.

Ini merupakan kabar baik untuk para santri karena terbuka peluang semakin banyak calon prajurit dari kalangan santri dan lintas agama,” ujar Ketua GM FKPPI Sulut JV Mailangkay kepada Meimonews.com di Manado, Jumat (3/12/2021). (lk)

Meimonews.com – Varian baru virus corona B.1.1.529 terdeteksi di Afrika Selatan. Hal ini berdasarkan release dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Jumat (26/11/2021), dan ditetapkan sebagai variant of concern (VOC) bernama Omicron.

“Berdasarkan bukti yang disajikan, yang menunjukkan perubahan merugikan dalam epidemiologi Covid-19, TAG-VE menyarankan WHO bahwa varian ini harus ditetapkan sebagai VOC,” rilis WHO, akhir pekan lalu.

WHO mengungkapkan, varian Omricon telah terdeteksi pada tingkat penularan yang lebih cepat dari lonjakan infeksi sebelumnya di Afrika Selatan. “Menunjukkan, varian ini mungkin memiliki keunggulan pertumbuhan,” sebut WHO.

Sementara itu, Pemerintah Pusat kembali mengubah durasi karantina bagi WNA dan WNI dari luar negeri. Aturan itu imbas dari varian Omicron.

“Pemerintah juga akan meningkatkan waktu karantina bagi WNA dan WNI yang dari luar negeri di luar negara-negara yang masuk daftar pada poin A menjadi 7 hari dari sebelumnya 3 hari,” ujar Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam jumpa pers, Minggu (28/11/2021).

Menindak lanjuti hal itu, Pemerintah Kota Manado lewat Walikota Andrei Angouw menegaskan, seluruh warga Manado agar lebih waspada dengan varian baru virus tersebut.

Walikota meminta agar protokol kesehatan (prokes) selalu diterapkan dalam kegiatan. Karena waktu gelombang kedua serangan C19 pertengahan tahun ini, kota Manado mengalami peningkatan jumlah korban yang tertular Virus Delta C19.

” Jangan terjadi lagi serangan gelombang ketiga virus Omricon di Kota Manado, ” ujar walikota, seperti dikutip Kadis Indokom Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com, Senin (29/11/2021).

Pemimpin yang rajin turun ke bawah (turba) ini pun meminta agar seluruh warga Manado untuk ikut program Vaksinasi. “Yang belum vaksin, segera di vaksin. Yang baru pertama divaksin, segera tuntaskan vaksinasi sampai kedua kali,”.pintanya.

Karena bila sudah tuntas divaksin, jelas mantan Ketua DPRD Sulut ini, sistem imun kita segera terbentuk sempurna dan kita akan kebal dari serangan virus C19. (lk)