Meimonews.com – Walikota Andrei Angouw menegaskan, lurah memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam memastikan data kependudukan di setiap wilayah selalu akurat dan mutakhir.

Setiap perubahan data penduduk, seperti kelahiran, kematian, perpindahan, maupun perubahan status lainnya, sebut Walikota harus segera diketahui dan dicatat dengan baik sehingga pemerintah memiliki basis data yang valid dalam menyusun kebijakan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Data yang akurat akan menghasilkan pelayanan publik yang tepat sasaran,” ujar Walikota ketika membuka Sosialisasi Terkait Pelayanan Pencatatan Sipil yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado di Hotel Gran Puri Manado, Rabu (29/7/2026).

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Manado pimpinan Erwin S. Kontu (Kepala Dinas).

Kegiatan ini, menurut Walikota, merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil di Kota Manado.

Walikota juga mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkannya dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pemanfaatan sistem digital, jelasnya, menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi pelayanan publik.

Sebagai contoh, Walikota menyampaikan bahwa berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial, kini telah memanfaatkan sistem digital sehingga membutuhkan data kependudukan yang akurat dan lengkap.

Hadir pada kegiatan ini, Asisten I Setda Kota Manado Julises Oehlers, Kadis Dukcapil Manado Erwin Kontu dan staf para Lurah se-Kota Manado, serta undangan lainnya. (elka)

Meimonews.com – Sejumlah acara mewarnai Peringatan 45 Tahun Imamat Pastor Johanis Mangkey MSC yang diadakan di Seminari Menengah Kakaskasen Tomohon, Sabtu (18/7/2026).

Acara tersebut adalah ziarah ke makam beberapa pastor, perayaan ekaristi (misa), syukuran dan peluncuran buku.

Saat ziarah, Pastor Yance (sapaan akrab Pastor Johanis Mangkey MSC) yang di dampingi beberapa kenalan serta Pastor Danny Surentu Pr (Rektor Seminari Menengah Kakaskasen), Pastor Ardi Watuseke MSC (Pembina/Seksi Liturgi Seminari) dan Pastor Bernadinus Palangngan MSC (Pastor Paroki Sta Ursula Watutumouw) memberikan percikan air kudus dan memasang lilin di kedua makam rekan imam seangkatannya.

Kedua rekan imam seangkatannya tersebut adalah alm. Pastor Frans Rares MSC (meninggal sekitar tahun 2020) dan alm. Pastor Aloysiis Roong MSC (meninggal sekitar tahun 1998).

Makam para imam yang berjumlah 87 makam (84 sudah permanen sementara 3 belum karena belum lama dimakamkan) termasuk makam Pastor Rares dan Pastor Roong tersebut berada di belakang kompleks seminari.

Saat perayaan ekaristi yang dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estehanus Rolly Untu MSC di dampingi 18 pastor/imam, yang diadakan di gereja seminari, hadir sekitar 200-an undangan dan 140-an para seminaris baik yang berada di dalam maupun luar gereja (karena kapasitasnya terbatas).

Saat syukuran, diadakan peluncuran buku 45 Tahun Imamatku : Luceat lux vestra coram hominibus (Hendaknya terangmu bercahaya di depan orang) tulisan Pastor Yance, yang diawali kata pengantar oleh Frits H. Pangemanan (penulis Kapur Sirih di buku tulisan Pastor Yance).

Di momen ini, Pastor Yamce menyampaikan bahwa ia menyumbang Rp 45 juta dan uang hasil penjualan buku tersebut untuk pembangunan ruang aula/ruang rekreasi yang sementara dalam pengerjaan di seminari.

Acara syukuran berlanjut di sebuah ruangan yang berada di kompleks seminari. Selain makan bersama, terlihat para undangan berfoto bersama Pastor Yance dan meminta tanda tangannya di buku tulisan Pastor Yance yang dibeli mereka.

Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC dalam sambutannya mengatakan, apa yang sudah dibuat oleh Pastor Yance selama dalam tugas panggilannya sebagai imamat sungguh luar biasa.

Lewat motto tahbisan imamat Pastor Yance yakni ‘Ia harus semakin besar tetapi aku harus makin kecil,’ sebut Mgr. Rolly, kita melihat kebesaran yang dibuatnya dengan spiritualitas yaitu semangat yang dihidupi dan dijiwai serta dirangkum dalam rupa-rupa sudut pandang dan lain-lain, yang kemudian menjadi kesaksian bagi kita semua yang hadir pada perayaan ini.

Selain itu, apa yang dibuat Pastor Yance, menurut uskup yang juga tahbisan imamatnya sama tanggal dan bulannya tapi hanya berbeda tahun, juga sesuai dengan bacaan yakni ‘sekiranya aku hendak bermegah juga, aku bukan orang bodoh lagi, karena aku mengatakan kebenaran.’

Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC (gambar atas) dan Rektor Seminari Menengah Kakaskasen Pastor Danny Surentu Pr (gambar bawah) saat memberikan sambutan

Mantan Provinsial MSC Indonesia ini, menjelaskan, setelah menempuh perjalanan di Seminari Kakaskasen dan Seminari Pineleng, terlihat tanda-tanda kebijakan dan kecerdasan Pastor Yance (seperti yang sudah disebut Pastor.Dammy Pongoh Pr saat menyampaikan homili dan Pastor Danny Surentu).

Ada sejumlah kelebihan dari Pastor Yance (pernah menjadi Provinsial MSC Indonesia) yang diungkap Mgr. Rolly termasuk ketika Mgr. Rolly menjadi Provinsial MSC, yang menggunakan kelebihan dari Pastor Yance.

Mgr. Rolly berharap, kelebihan seperti yang ditunjukkan Pastor Yance bisa menjadi pedoman bagi para seminaris dan para imam dalam berkarya, menjalankan panggilan imamat.

Motto tahbisan imamat Pastor Yance, menurut Mgr. Rolly, menunjukkan kerendahan hatinya, seperti yang telah ditunjukkan Yesus Kristus, yang menanggalkan kemuliaan dan kesetaraanNya dengan Allah yang turun untuk mengangkat kita agar memperoleh kebahagiaan keilahian Yesus sendiri. “Saya kira, ini menjadi dan mewarnai sepak terjang Pastor Yance,” ujar uskup kelahiran Lembean, Minahasa (sekarang masuk Kabupaten Minahasa Utara).

Pastor Johanis ‘Yance’ Mangkey MSC saat memberikan sambutan

Rektor Seminari Menengah Kakaskasen dalam sambutannya mengatakan, hari ini adalah hari yang istimewa, saat kita merayakan 45 tahun kesetiaan Tuhan dalam hidup dan pelayanan Pastor Yance. Karena itu pantaslah kita menaikkan pujian dan syukur kepada Tuhan.

“Saya senang karena Pastor Yance tidak pernah lupa akan seminari ini, almamater yang telah membesarkannya. Sikap itu mengingatkan saya pada semangat penulis Surat Pertama Rasul Yohanes :Kita mengasihi karena Allah lebih dahulu mengasishi kita. (1 Yoh 4:19),” ujar Pastor Danny.

Disebutkan, seorang alumnus sejati mengenang dan mengasihi almamaternya, karena di tempat inilah ia lebih dahulu dikasihi Tuhan : dididik, dibina dan dibentuk dalam panggilan.

Peluncuran buku karangan Pastor Johanis Mangkey MSC yang diawali kata pengantar oleh Frits H. Pangemanan (penulis Kapur Sirih) dibuku yang ditulis Pastor Yance

Pastor Yance pulang ke rumah yang dulu membentuknya, berbagi kebahagiaan dan kesaksian hidup sambil membawa serta kenangan akan dua sahabat yang telah berbahagia di Surga.

Kedua sahabat tersebut adalah almarhum Pastor Aloysius Roong MSC dan almarhum Pastor Fransiskus Rares MSC. Mereka bertiga ditahbiskan sebagai imam oleh Uskup Manado Mgr.Theodorus HAJ Moors MSC di Gereja Katedral Manado pada 29 Juni 1981.

“Hari ini, sesungguhnya, kita merayakan dua kebahagiaan sekaligus. Pertama, 45 tahun imamat, dan kedua, 60 tahun perjalanan panggilan sebagai seminaris alumnus Seminari Kakaskasen,'” ujar Pastor Danny.

Motto tahbisan yang dipilih Pastor Yance,, menurutnya, adalah komitmen yang telah menjadi nyawa pelayanannya. “Inilah rahasia seorang alumnus yang tidak pernah lupa : ia terus mengecilkan diri agar Kristus dan rahmat panggilannya semakin besar,” ujar Pastor Danny.

Hari ini, sambungnya, di hadapan kita, Pastor Yance datang bukan untuk memamerkan keberhasilan, melainkan untuk bersyukur dan membagikan berkat, seraya tetap rendah hati mengingat akar panggilannya di seminari ini.

Kepada para seminaris, Rektor mengajak melihat di hadapan kita, para pastor, yang pernah seperti mereka yakni kecil, kadang ragu, rindu rumah, haus, lapar, jenuh. Tetapi mereka (para pastor – red) bertahan karena percaya bahwa Allah yang memanggil. Allah pula.yang memelihara.

“Mereka adalah bukti nyata bahwa almamater ini bukan sekedar bangunan, melainkan rahim rahmat yang melahirkan para pelayan altar. Hari ini angkatan ke-39 pulang merayakan dan memberi kesaksian. Suatu hari nanti, kalian (para seminaris – red) – entah angkatan ke berapa- juga akan pulang untuk bersaksi.

Pastor Yance bersama Mgr. Rolly (gambar atas) dan Pastor Yance saa menyapa beberapa seminaris, usai misa

Dalam sambutannya, Pastor Yance menjelaskan perjalanan panjang mulai dari saat ia masuk Seminari Kakaskasen, setelah lulus Sekolah Rakyat Katolik Tataaran II hingga keberadaannya saat ini.

Diungkapkan, penugasan pertama dan satu-satunya di paroki adalah sebagai Pastor Rekan di Paroki Katedral Manado. Sesudahnya dan sampai sekarang ia tidak pernah mendapat tugas di paroki, tetapi hanya di lingkup Tarekat MSC. “Ini tidak berarti saya tidak melayani sebagai imam. Pelayan sebagai imam tetap berjalan,” ujarnya.

Dalam perayaan syukur imamatnya ke-45, Pastor Yance mengambil panduan refleksi teks Kitab Suci yakni ‘Hendaknya terangnu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatannu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di Surga (Matius 5 : 16).

Dikemukakan, ungkapan Yesus, yang merupakan bagian dari kotbah di Bukit tentang Sabda-sabda Bahagia tersebut menginspirasinya untuk direfleksilan secara lebih mendalam serta menemukan maknanya dalam penghayatan dan pengamalan imamatnya.

“Saya ingin agar terang itu bercahaya melalui pelayanan dan perbuatan baik agar Bapa di Surga yang dimuliakan,” ujar penulis sejumlah buku ini.

Pastor Yance juga menjelaskan alasan ia mau bersyukur di Seminari Menengah Kakaskasen. Pertama, perayaan syukur 5 tahun lalu dibatalkan karena situasi Covid-19. Kedua, ia memulaikan secara resmi pendidikan sebagai calon imam pada Juli 1966 (60 tahun lalu) di seminari ini.

Ketiga, ia ditahbiskan menjadi imam pada 45 tahun lalu bersama dengan dua rekan seangkatannya, yang sudah kembali ke seminari ini, yang kini dimakamkan di kompleks seminari ini. Keempat, sampai sekarang, seminari ini menjadi sumber panggilan imam-imam dan khususnya anggota-anggota baru Tarekat MSC.

Kepada para seminaris, Pastor Yance memberi saran agar mengingatkan kata-kata bermakna yakni Pastores dabo vobis iucta cor meum (Yeremia 3 : 15). ‘Belajar baik-baik, berdisiplin,manfaatkan baik-baik waktu yang ada di seminari ini untuk menempa diri dalam iman, pengetahuan dan karakter,’ ujarnya. (LAF)

Meimonews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado di ruang rapat dewan, Kelurahan Buha, Selasa (14/7/2026).

Hadir pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey ini, antara lain Walikota Andrei Angouw, Wakil Walikota Richard Sualang yang di dampingi Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Pinontoan dan Merry Mawardi.

Turut hadir Asisten III Setdaprov Sulut Fransiscus Manumpil (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus), jajaran Forkopimda Kota Manado, para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kota Manado, Konsul Jenderal Republik Filipina di Manado, pimpinan instansi vertikal, sejumlah kepala daerah,

Selain itu, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel di dampingi Ketua DWP Kota Manado, Ny. Syenny Dandel-Tamuntuan, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Direktur Utama BUMD Kota Manado, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan syukur atas bertambahnya usia Kota Manado yang kini memasuki tahun ke-403 serta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemprov Sulut, DPRD Kota Manado, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung pembangunan Kota Manado.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini turut menyampaikan penghargaan kepada para Walikota dan Wakil Walikota Manado terdahulu yang telah memberikan kontribusi dalam perjalanan pembangunan Kota Manado.

Di kesempatan itu, Walikota memaparkan berbagai indikator pembangunan Kota Manado, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang terus menunjukkan tren positif serta PDRB per kapita yang telah mencapai Rp. 174,42 juta per tahun.

Selain itu, IPM Kota Manado juga terus mengalami peningkatan, seiring dengan berbagai program pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa Kota Manado telah berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem hingga tidak lagi terdapat masyarakat yang masuk dalam kategori tersebut.

Walikota juga menjelaskan berbagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, di antaranya penanganan persoalan kebersihan, peningkatan layanan air bersih, penyaluran bantuan sosial yang dilakukan secara tepat sasaran, pengembangan sektor pendidikan dan transportasi publik.

Mengakhiri sambutannya, Walikota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kerukunan Kota Manado. (elka)

Meimonews,com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang menggelar Pesta Rakyat di Manado Beach Walk (MBW), Rabu (14/7/2026).

Pesta Rakyat ini merupakan puncak rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403.Kota Manado.

Beberapa acara diadakan di Pesta Rakyat yang mengusung tema Manado Juara, Maju dan Sejahtera ini dihadiri ribuan warga baik kota Manado maupun warga lainnya.

Beragam hiburan disuguhkan, mulai dari pertunjukan musik, olahraga tinju tarung bebas, tarian daerah, lomba rakyat, bazar UMKM, penampilan Live DJ, hiburan dari artis ibu kota, hingga ditutup dengan pesta kembang api yang menghiasi langit Kota Manado.

Ada juga acara lain yang dilaksanakan di Pesta Rakyat yang mengusung tema Manado Juara, Maju dan Sejahtera ini yaApi Lauching barcode Menu Cakalang Fufu, Penandatangan MoU Pemkot Manado dengan PT Gerbang Nusa Perkasa (kerjasama pengelolaan parkir.di kawaaan Mantos), Penyerahan Akta Kerjasama.antara Pengadilan Negeri Manado dan Dinas Dukcapil Manado.

Penyerahan Penghargaan 112 kepada Polresta Manado, PT PLN Manado dan PT Telkom, Penyerahan Hadiah kepada Pemenang Lomba Line Dance 87 Kelurahan, Penyerahan Hadiah kepasa Juara Pemilihan ASN Berprestasi, serta Pengumuman Pemenang dan Pemberian Award Akumulasi Penggunaan QRIS selama HUT Kota Manado bagi UMKM di MBW,

Hadir pada kegiatan penuh sukacita dan kebersamaan ini, Kepala Dinas Pariwiaata Sulut Kartika Devi Tanos (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus), Walikota Manado Andrei Angouw, Wakil Walikota Manado Richard Sulang, Forkopimda Manado, Sekretaris Kota Manado Steven Dandel dan pejabat Pemkot Manado.

Turut hadir, Ketua TP PKK Manado Irene Pinontoan, Sekretaris TP PKK Manado Merry Mawardi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Manado Syenny Tamuntuan, Pengurus FKUB dan BKSAUA Manado serta undangan lainnya.

 

Kepada seluruh masyarakat kota Manado, Gubernur Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus menyampaikan selamat HUT dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan Pesta Rakyat ini.

“Pesta Rakyat ini bukan sekedar perayaan ulang semata tetapi juga menjadi simbol kebersamaan serta wujud nyata dan rasa syukur dan semangat dari seluruh elemen masyarakat dalam membangun dan memajukan Kota Manado yang kini cintai bersama,” ujar Devi membacakan sambutan tertulis Gubernur.

Dikemukakan, Kota Manado telah melewati sejarah yang panjang hingga mencapai 403 tahun. Sepanjang perjalanan sejarah tersebut Kota Manado tidak hanya tumbuh menjadi pusat kemajuan ekonomian dan pembangunan tetapi juga menjadi miniatur Indonesia yang mencerninkan keberadaan budaya, suku, dan agama yang hidup berdampingan secara harmonis.

Seiring perjalan waktu, perayaan ulang tahun ke-403 Kota Manado ini tidak hanya menjadi milik jajaran Pemerintah Kota Manado semata tetapi juga menjadi kegembiraan yang dirasakan dan dirayakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara.

Hal ini menunjukkan bahwa momentum historis seperti ini memiliki kekuatan untuk menyatukan kita semua dalam keberagaman serta mempererat hubungan persaudaraan.

“Pesta rakyat yang dilaksanakan hari ini menjadi momen penting untuk terus merawat nilai-nilai luhur, menjaga diri, rukun dan damai serta senantiasa mengobarkan semangat Torang Samua Basudara, yang telah menjadi identitas dan wajah sejati Provinsi Sulawesi Utara,” tandas Gubernur.

Karena itu, di temgah kegembiraan perayaan HUT ini, Gubernur mengajak dan mengimbau kepasa seluruh masyarakat dan pengunjung untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

“Mari kita kawal Pesta Rakyat ini agar berlangsung dengan kondusif. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah kesadaran kita semua untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan di area pelaksanaan acara. Keindahan dan kebersihan lokal ini adalah cerminan dari budaya dan kepribadian kita sebagai warga Sulaweesi Utara,” ajak Gubernur.

Kita sambungnya, harus memastukan bahwa nilai-nilai kerukunan dan kebersihan ini dapat terus dijaga dan diwarisian kepada generasi muda.

Peata Rakyat ini diharapkan pula oleh Gubernur semakin mempererat tali persaudaraan, memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta menjadikan keberagaman sebagai jembatan yang kokoh untuk bersatu. “Mari jadikan perayaan HUT ke-403 Kota Manado sebagai cerninan bahwa kekuatan daerah kita terletak pada persatuan,” sebutnya

Ada oerhargaan terhadap nilai perdamaian, serta pada semangat untuk terus melangkah bersama, bahu-membahu membangun Kota Manado semakin maju, sejahtera dan diberkati.

Dalam sambutannya, Walikota Manado menyampaukan selamat ulang tahun Kota Manado untuk kita semua. Dirgahayu ke-403. Semoga dengan perayaan ke-403 ini kita semakin semangat untuk merawat, menjaga dan membangun Kota Manado tercinta.

“Selalu baku-baku bae, baku-baku sayang, jaga toleransi. Jangan buang sampah sembarangan, jaga kebersihan dan infrastruktur yang telah dibuat pemerintah,” ujar.mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Di momen Pesta Rakyat tersebut, Walikota dan Wakil Walikota mengambil kesempatan untuk menonton pertandingan tinju yang diadakan di dekat tribun utama sehingga beberapa pertandingan final terlihat semakin semarak dan menarik. (elka)

Meimonews.com. – Perkuat wilayah perbatasan serta menunjukkan komitmen menjaga dan membangun wilayah beranda utara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terlihat ketika Kodam XIII/Merdeka membentuk Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti Skala Besar Tahun Anggaran 2026.

Program strategis TNI Angkatan Darat ini difokuskan di dua wilayah kepulauan paling utara Indonesia, yakni Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Aksi nyata pembangunan daerah perbatasan kali ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang kuat, salah satunya dengan menggandeng civitas akademika dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Sejumlah mahasiswa dari Unsrat dilibatkan dalam program ini sebagai Satgas. Meteka yang sudah berangkat beradal dari FPIK, FPMIPA, FH, FEB, FISIP dan Fatek. Keterlibatan mahasiswa Unsrat dalam satgas ini disambut positif sebagai bentuk implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Para mahasiswa yang ikut bertolak dari Pelabuhan Bitung nantinya akan membaur bersama prajurit TNI untuk melaksanakan berbagai program.

Melalui sinergi Kodam XIII/Merdeka dan Unsrat pimpinan Rektor Oktavian Berty Alexamder Sompie ini, diharapkan akselerasi pembangunan di Kepulauan Sangihe dan Talaud dapat berjalan lebih masif, sekaligus memperkokoh sabuk pengaman di utara Nusantara.

Upacara Pemberangkatan Sathas Karya Bakti Skala Besar Tahun Anggaran 2026 ini dipusatkan di Pelabuhan Samudera Bitung, Sulut, Sabtu (11/7/2026).

Upacara pelepasan dipimpin Pangdam XIII/Merdeka dan turut dihadiri antara lain Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria (mewakili Rektor Unsrat), Dekan FH, Dekan FEB, Dekan FPMIPA, Dekan FISIP dan Dekan Fatek. Beberapa Dekan juga terlibat sebagai panitia.

Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan, Karya Bakti Skala Besar ini bukan sekadar program rutin, melainkan wujud kehadiran negara dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

“Kolaborasi kemanunggalan TNI dengan rakyat dan akademisi akan menjadi motor penggerak pembangunan di Sangihe dan Talaud,” ujar Pangdam. (FA)

Meimonews.com – Kabar menggembirakan mencuat dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat Manado. Hal ini dikarenakan 2 (dua) mahasiswa dari fakultas yang dipimpin Dekan Ockstan Jurike Kalesaran itu dikabarkan telah berangkat menuju Bologna (Italia).

“Benar, ada dua mahasiswa kami telah berangkat menuju Bologna, Italia. Saat ini (Sabtu, 11 Juli 2026) mereka telah di Bandara Soekarno Hatta Jakarta untuk .melanjutkan perjalanan ke Bologna, Italia,” ujar Ockstan kepada Meimonews.com via telefon, Sabtu (11/7/2026) sore.

Kedua mahasiswa tersebut adalah Farah Aliyyah Haryono Putrì dan Jessica Elenvania Werot.

Mereka berangkat ke Bologna, jelas Dekan, terkait kerjasama Univercity (Universitas) Bologna Italia dengan Unsrat Manado dalam hal pertukaran akademik.

Proyek ini berfokus pada studi komparatif dan restorasi habitat pesisir antara terumbu biogenik tropis dan beriklim sedang (temperate).

Mereka akan tinggal selama satu (satu) bulan di Ravenna Campoes yang adalah Cabang dari Universitas Bologna, yang terkenal dengan keunggulan dalam bidang warisan budaya, teknik pesisir dan hukum lingkungan. Ada sejumlah agenda kegiatan selama mereka magang di sana. (lexie)

Meimonews.com – Wakil Walikota Manado Richard Sualang membuka Half Marathon memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado di Malalayang Beach Walk (MBW) II, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema Manado Juara dan mempertandingkan kategori 21K dan 5K ini diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga pelari internasional, termasuk dari Kenya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Manado untuk mendorong gaya hidup sehat, mempererat kebersamaan masyarakat, sekaligus mempromosikan Kota Manado sebagai kota yang aktif, sehat, dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, Sekda Kota Manado Steaven Dandel, Asisten II Kota Manado Atto Bulo, Asisten III Kota Manado, Donal Franky Supit, Kadispora Kota Manado Bonyx Yusak Saweho dan Camat Malalayang Yusuf Kopitoy.

Usai pelaksanaan lomba, Panitia langsung menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba. Penyerahan hadiah dilakukan Wakil Walikota Kapolresta Manado dan pejabat Pemkot lainnya.

Wakil Walikota Manado, dalam sambutannya, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan lomba lari perdana yang digelar Pemerintah Kota Manado tersebut.

“Ini pertama kali diselenggarakan Pemerintah Kota Manado dan kami sangat bersyukur antusias masyarakat maupun atlet begitu tinggi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk Forkopimda Manado, Kapolresta manado dan seluruh jajaran pemerintah,” ujarnya.

Kegiatan ini, menurutnya, tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan HUT Kota Manado, tetapi juga merupakan upaya pemerintah mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga.

Wakil Walikota berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-403 Kota Manado mampu memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah. “Semoga seluruh rangkaian HUT ke -403 ini menjadi penyemangat bagi masyarakat dan pemerintah untuk bersama – sama membangun Kota Manado yang semakin maju, sehat, dan sejahtera,” ujarnya.

Kehadiran Kapolresta Manado dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan positif yang mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan.

Kapolresta Manado menyampaikan bahwa olahraga bukan hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi media untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat persatuan di tengah masyarakat.

“Half Marathon 2026 ini menjadi momentum yang sangat baik untuk menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, komunitas, dan seluruh masyarakat.

Polresta Manado akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya

Untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, Polresta Manado menurunkan personil di sejumlah titik guna melaksanakan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dan para peserta lomba. (elka)

Meimonews.com – Setidaknya, peneliti dari tiga negara serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sudah menyatakan kesiapan mereka untuk mengadakan oenelitian tentang spesimen Ikan Purba Jenis Raja Laut

“Sudah ada peneliti dari tiga negara dan BRIN serta beberapa peneliti lainnya telah meminta izin untuk melakukan penelitian Ikan Purba Jenis Raja Laut (Latimeria menadoensis) yang kini disimpan di Laboratorium Terpadu Unsrat,” ujar Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran.

Ketiga negara tersebut adalah Cina, Prancis dan Jepang sementara dari Indonesia, antara lain adalah BRIN (sebuah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas menyelenggarakan penelitian, pengembangan, dan inovasi nasional).

Dalam percakapan dengan Meimonews,com di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026), Ockstan merincikan para peneliti tersebut, yang telah mengajukan permohonan izin untuk melakukan penelitian ikan yang sudah dianggap punah karena hidup di zaman Dinosaurus itu.

Walau demikian, sambungnya menegaskan, pihaknya masih menunggu legalitas/izin dari Kementerian Kelauatan dan Perikanan RI.

“Bila sudah ada legalitas dari KKP RI maka kami segera menindaklanjutinya sehingga para peneliti bisa melakukan penelitian terhadap ikan purba yang kini dititipkan/disimpan di Laboratorium Terpadu Unsrat,” sebutnya.

Dengan banyaknya antusiasme peneliti baik dari dalam maupun luar negeri yang tertarik melakukan penelitian terhadap ikan purba ini, sambungnya, maka setidaknya nama daerah Sulut pada umumnya serta Universitas Sam Ratulangi dan FPIK Unsrat pada khususnya terangkat/diharumkan.

Hal senada disampaikan Kepala Laboratorium Terpadu Unsrat Stenly Wullur. Dihubungi terpisah, Stenly mengakui bahwa menyusul tersebarnya informasi adanya penemuan ikan purba ienis Latimeria menadoensis (Raja Laut) pada beberapa waktu lalu, sudah beberapa pihak yang menghubungi FPIK Unsrat dan pihaknya.

“Sudah ada sejumlah pihak (para peneliti) yang menghuhungi FPIK Unsrat dan kami untuk melakukan penelitian. Kelanjutannya tinggal menunggu keputusan dari FPIK Unsrat dan legalitas dari KKP,” ujarnya kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026).

Dijelaskan, keputusan ada di FPIK Unsrat. Laboratorium Terpadu Unsrat hanya tempat titipan, tempat penyimpanan.

Wullur optimis, dengan terobosan dari Dekan baru FPIK Unsrat (Ockstan Jurike Kalesaran) legalitas dari KKP segera keluar sehingga penelitian terhadap ikan purba ini bisa dilaksanakan.

Dan, ini, sebutnya akan menjadi kebanggan bagi daerah Sulut serta Unsrat dan FPIK Unsrat.

Diketahui (Baca Meimonews.com : Ikan Purba Bahkan Dianggap Sudah Punah Ditemukan di Perairan Pulau Siladen, Kini Tersimpan di Laboratorium Terpadu Unsrat), Ikan Purba Jenis Latimeria menadoensis (Raja Laut) ditemukan di perairan Pulau Siladen depan Resort Celebes Diver oleh nelayan lokal bernama Soni Pontoh sekitar pukul 09.50 Wita, saat melaut mencari ikan.

Jenis ikan langka/purba tersebut, saat ini, telah disimpan di suatu lemari dengan pendingin suhu tertentu di Laboratorium Terpadu Unsrat.

Spesimen itu sangat penting terutama dunia sains karena species ini sebenarnya sudah tidak ada. Dia hidup di zaman Dinosaurus yang sudah tidak ada tapi ternyata masih ada. (FA)

Meimonews,com – Kota Manado berhasil masuk dalam nominasi 5 (lima) besar tingkat kota pada Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026.

Hal tersebut tak terlepas kaitannya dengan keberhasilan Pemerintah Kota Manado dalam melaksanakan program pembangunan termasuk 15 program unggulan.

Keberhasilan masuk masuk nominasi tersebut terungkap pada Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara dalam rangka Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kota Manado Tahun 2026 di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri tim dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Asisten II Setda Kota Manado Atto Bulo, para kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Oleh karenanya, Walikota Manado Andrei Angouw menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada tim penilai dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI atas pelaksanaan kegiatan penilaian.

Di kesempatan itu, Walikota memaparkan berbagai capaian pembangunan Kota Manado, termasuk 15 program unggulan yang menjadi fokus dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Walikota menjelaskan bahwa salah satu fokus utama pemerintah adalah meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menekan biaya hidup melalui pembangunan yang berorientasi pada peningkatan aktivitas ekonomi.

Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi Kota Manado yang mencapai 5,77 persen, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita sebesar Rp124 juta, tertinggi di Provinsi Sulawesi Utara.

“Ini fokus kita sehingga dapat menekan kemiskinan di Kota Manado. Kita genjot dengan perbaikan infrastruktur supaya investasi berjalan dengan baik dan mendukung perputaran ekonomi sehingga juga mendorong kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” ujarnya.

Selain memaparkan kondisi ekonomi makro Kota Manado yang dibandingkan dengan tingkat provinsi dan nasional, mantan Ketua DPRD Sulut ini juga menjelaskan berbagai pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang telah dilaksanakan, termasuk pengembangan layanan transportasi publik melalui Bus Trans Manado sebagai upaya meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan mobilitas masyarakat. (elka)