Meimomews.com – Digitalisasi pengelolaan limbah medis Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (RSUP Kandou) yang menggunakan aplikasi ME-SMILE dipantau Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Tim Kemenkes, dalan hal ini Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) berkolaborasi dengan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia melakukan pemantauan pengelolaan limbah medis rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou itu, Jumat (26/1/2024).

Tim yang dipimpin Direktur Jenderal  P2P Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM. MARS dan Resident Representative of UNDP Indonesia Mr. Norimasa Shimomura disambut oleh Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou dr. Wega Sukanto, Sp, BTKV.

Dirjen dalam sambutannya mengatakan, pemantauan ini bertujuan untuk memastikan efektivitas dan efisiensi pengelolaan limbah medis di rumah sakit.

“Aplikasi ME-SMILE adalah platform digital yang dirancang untuk memantau dan mengelola limbah medis di rumah sakit. Aplikasi ini memungkinkan rumah sakit untuk melacak, memantau, dan mengelola limbah medis secara real-time, sehingga meningkatkan efisiensi dan keamanan pengelolaan limbah medis,”ujar Rondonuwu.

Norimasa mengatakan, Tim akan melakukan pemantauan di RSUP Kandou dan melakukan dialog dengan manajemen rumah sakit serta SDM yang bertanggung jawab atas pengelolaan limbah medis dan juga melakukan inspeksi pada fasilitas pengelolaan limbah medis dan melihat langsung bagaimana aplikasi ME-SMILE dioperasikan.

“Kami sangat mengapresiasi dan terima kasih upaya RSUP Kandou yang sudah menerapkan digitalisasi pengelolaan limbah medis,” kata Norimasa.

Disebutkan, RSUP Kandou merupakan salah satu rumah sakit di Indonesia yang menerapkan aplikasi ME-SMILE dalam pengelolaan limbah medis. “Dengan adanya pemantauan ini, kami berharap dapat memperluas penerapan digitalisasi pengelolaan limbah medis di rumah sakit lainnya di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Dokter Wega yang saat ini mejadi Plh. Direktur Utama RSUP Kandou menyampaikan apresiasi terima kasih atas kunjungan di rumah sakit kandou.

“Terima kepada Kementerian Kesehatan dan UNDP Indonesia yang sudah memberikan bantuan melalui Kemenkes dalam penerapan aplikasi ME-SMILE. Ini sangat membantu RS Kandou dalam efisiensi standar pengelolaan limbah medis dan melindungi lingkungan serta kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Adapun agenda dari kunker ini yakni Peresmian Ensinerator di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM), Pemantauan SMILE Imunisasi di Puskesmas Bahu, Pemantauan Whole Genome Sequencing (WGS) di Universitas Samratulangi (Unsrat) Manado dan pemantauan digitalisasi pengelolaan limbah medis menggunakan Aplikasi ME-SMILE. (Fer)

Meimonews.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mempercayakan RSUP Prof. Dr. RD Kandou sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan Fellowship Kemenkes Periode Ketiga.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Pusat rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou ini  dibuka oleh Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabath Rotty, M.Kes, Kamis (4/1/2024)

Program ini dihadiri peserta dari instansi kesehatan Dr. Arsita Suri, Institusi RSUD Lakipadada Makasar dan dr. I putu Ardika Yuda dari RSUD H Boejasin Kalimantan Selatan.

Dokter Ivonne, dalam sambutannya menekankan pentingnya program fellowship ini dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kemenkes yang telah mempercayakan RSUP Kandou sebagai tuan rumah untuk kegiatan ini dan selamat datang bagi para peserta dokter spesialis anak,” ujarnya.

Dirut berharap, melalui program ini, yang dilaksanakan selama 6 bulan di RSUP Kandou, peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat mereka terapkan di tempat kerja mereka masing-masing.

Kegiatan Fellowship Kemenkes Periode Ketiga ini mencakup serangkaian pelatihan dan diskusi mengenai berbagai topik kesehatan.

Peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para profesional kesehatan di RSUP Kandou dan mempelajari praktek terbaik mereka.

“Melihat dari SDMnya bagian Ilmu Kesehatan Anak devisi Noenatolgi RSUP Kandou, sudah mampu untuk melakukan fellowship bimbingan terhadap peserta,” ujar Dirut.

Peserta juga sesuai regulasi, sambung Dirut, harus dilakukan kredensial sehingga mereka nantinya bisa langsung menangani pasien, sehingga dengan semangat belajar yang tinggi, peserta program fellowship siap untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

Turut hadir pada acara pembukaan kegiatan adalah Direktur PMKP dr. Yeheskiel Panjaitan, SH, MARS, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, Sp BTKV dan Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP, M.Si. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) kembali mendapat kunjungan dalam rangka studi banding dari rumah sakit (luar daerah Sulut).

Kalau sebelumnya (beberapa waktu lalu) RSUP Kandou mendapat kunjungan studi banding dari RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, kini rumah sakit kebanggaan bumi Nyiur Melambai ini mendapat kunjungan studi banding dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUP) dr. Ishak Tulungagung Jawa Timur.

Plt. Dirut RSUP Kandou Dr.dr Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes menerima tim studi banding rumah sakit terkait dengan penunjang medis dan non medis tersebut, Selasa (12/12/2023).

Turut mendampingi dokter Ivonne adalah Direktur PMKP dr Yeheskiel Panjaitan, SH, MARS, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, So BTKV, Direktur Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP, MSi,

Tim studi banding dipimpin Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD dr. Iskak Tulungagung Ns Sujianto, S.Kep MMRS. RSUD ini merupakan RS tipe B.

Sujianto menyampaikan terima kasih kepada jajaran manajemen RSUP Kandou telah menerima timnya untuk melakukan studi banding.

“Tujuan ke sini kami membawa pasukan lengkap di bawah bidang pelayanan penunjang. Sebetulnya, sudah lama kita akan berkunjung ke sini belajar tentang bahan penunjang, namun karena Covid itu akhirnya berubah jadwal. Kami dari pelayanan penunjang ingin belajar banyak terhadap senior kami di RS ini,” ujarnya.

Dikatakan, RSUD Tulungagung sangat penting mendalami terkait dengan pelayanan penunjang yang ada di sini (RSUP Kandou) untuk dibawa pulang ke rumah sakit Tulungagung.

“Sekiranya perlu kami lakukan perubahan dengan melakukan modifikasi untuk pelayanan yang ada di RSUD Tulungagung,” jelasnya.

Dokter Ivonne menyampaikan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada RSUP Kandou untuk menjadi tempat berbagi ilmu.

“Ini merupakan yang kedua kalinya. Puji syukur, alhamdulillah tentunya kita sama-sama berbagi pengetahuan. Saya tahu persis RSUD Tulungagung banyak prestasi yang telah dicapai, walaupun rumah sakit daerah tapi pencapaiannya sangat luar biasa sudah seperti rumah sakit pusat,” ujarnya.

Pada prinsipnya, sambung dokter Ivonne, sebagai RSUP patut berbangga didatangi oleh RSUD yang ingin melakukan studi banding. Pada kesempatan ini nantinya boleh dimanfaatkan saling berbagi ilmu. “Apa yang ada di RSUP Kandou akan kita berikan. Begitu juga sebaliknya,” ujar dokter Ivonne. (Fer)

Meimonews.com – Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-59, Pemerintah Provinsi Sulut, dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Pameran Festival Sulut Sehat 2023 di Mantos 3 Manado, Selasa-Kamis (21-23/11/2023).

Sejumlah instansi/lembaga di lingkungan kesehatan seperti rumah-rumah sakit yang ada di daerah ini berpartisipasi dengan membuka stan pameran.

Salah satu di antaranya adalah Rumah Sakit Unum Pusat Prof. Dr. dr. RD Kandou yang akrab disebut  RSUP Kandou pimpinan Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes (Plt. Dirut).

“Selama tiga hari ( 21-23/11/2023) kami membuka stan di lokasi kegiatan (Mantos 3). Beberapa item kami sediakan di stan RSUP Kandou,” ujar Manajer Tim Hukmas RSUP Kandou Ruslianto A. Urendeng, SH di dampingi penanggung jawab stan pameran Christian Modeong dan Novita (staf hukmas).

Item dimaksud adalah pelayanan keunggulan RSUP Kandou serta pemeriksaan kesehatan gratis seperti pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolestrol.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di sela kegiatan, Kamis (23/11/2023), Anto (sapaan akrabnya) menjelaskan, sebanyak 12 orang, di mana setiap hari ada 5 orang bertugas dari pagi sampai malam di stan pameran.

Pantauan Meimonews.com, terlihat cukup banyak warga berkunjung ke stan ini dan memanfaatkan pemeriksaan gratis yang ada. Dan, terlihat warga senang karena mendapat pelayanan dan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Stan ini turut dikunjungi Rita Dondokambey-Tamuntuan (istri Gubernur Sulut Olly Dondokambey), Kartika Devi Kandou-Tanos (istri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandou) dan rombongan.

Seluruh rangkaian kegiatan (termasuk pameran) memperingati HKN Tahun 2023 yang mengusung tema Melesat Maju Menuju Sulut Semakin Hebat ini ditutup pelaksanaannya oleh Gubernur Sulut Prof. (Hc) Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou, Smile Train dan Yayasan Senyum Sulut berkolaborasi dalam Operasi Bibir Sumbing, Rabu (8/11/2923).

Operasi dimulai dengan proses konsultasi pasien di mana tim medis akan menilai kelayakan pasien untuk operasi.

Para ahli medis akan menilai persyaratan pasien, termasuk memiliki fotokopi KTP dan KK, serta bayi dengan celah bibir minimal usia 3 bulan dan berat 5 kg, atau celah lelangit minimal usia 1,5 tahun dan berat badan 10 kg.

Pasien yang memenuhi persyaratan akan dijadualkan untuk operasi pada 11 – 12 November 2023. Salah satu syarat penting adalah pasien harus dalam kondisi sehat saat menjalani operasi.

Plt Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Rotty, M.Kes menjelaskan, kegiatan merupakan program dari serangkaian acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59, kerjasama dengan beberapa organisasi.

Organisasi tersebut adalah Yayasan Senyum Sulut, Smile Train Indonesia, Persatuan Ahli Bedah Mulut Indonesia (PABMI) Sulawesi, Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Manado, Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) Sulut, Ikatan Psikologi Klinis Indonesia Wilayah Sulut, serta Ikatan Terapis Wicara Indonesia (IKATWI).

“Ini merupakan kerjasama pertama yang dilakukan oleh RSUP Kandou bersama Smile Train dan Yayasan Senyum Sulawesi Utara,” ujar dokter Ivonne, sapaan Plt. Dirut RSUP Kandou seraya menyebutkan bahwa saat ini sudah terdaftar 36 pasien.

Kegiatan ini, menurut dokter Ivonne, sangat membantu masyarakat yang ada di Sulut terutama masyarakat yang kurang mampu, dan diharapakan kegiatan ini bisa berkelanjutan karena tujuan kita untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Penanggung jawab kegiatan drg. Victor Tengar Pamolango, MMRS, Sp.BM(K) memastikan penyelenggaraan operasi berlangsung lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi pasien yang membutuhkan.

“Ya, tentunya kami berharap operasi ini berjalan dengan lancar dan tidak ada komplikasi, sehingga anak anak yang akan di operasi dapat tersenyum kembali,” ujarnya.

Saat ini, menurut drg Victor, pasien yang mendaftar ada dari Bolaang Mongondouw, Daerah Kepulauan dan Kota Manado.

“Proses screening pasien akan segera dimulai, membawa harapan baru bagi mereka yang mengidap bibir sumbing untuk mendapatkan perawatan yang memadai dan mendukung mereka dalam mencapai kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.(Fer)

Meimonews.com – Rangkaian kegiatan memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) di lingkungan RS Kandou dibuka pelaksanaannya oleh Plt. Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr Ivonne Elizabeth Rotty, M.Kes, yang ditandai pelepasan jalan sehat.

Pembukaan rangkaian kegiatan memperingati HKN Tahun 2023 dilaksanakan di depan Kantor Pusat, Jumat (3/11/2023).

Turut hadir dalam pembukaan HKN Direktur PMKP dr. Yeheskiel Panjaitan, SH, MARS, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV dan Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP, MSi, Ketua Komite Medik Dr. dr, Erling David Kaunang, SpA (K), Ketua SPI dr. B. J. Waleleng, Sp.PD-KGEH, Konsultan Manajemen RSUP Kandou dr. Armenius Sondakh,Sp.THT-KL. MA, para Manager dan Asisten Manager.

Dalam sambutannya, dokter Ivonne (sapaan akrab Plt. Dirut RSUP Kandou), menyampaikan bahwa sesuai dengan tema HKN pada tahun ini adalah Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju

“Kita rumah sakit berada pada pilar kedua yaitu transformasi rujukan tetapi tidak bisa berdiri sendiri harus bergandengan tangan dengan transformasi pertama dan ke enam, termasuk pula pembiayaan kesehatan SDM dan digital, transformasi primer juga masuk di rumah sakit,” sebutnya.

Setiap rumah sakit, tambahnya, dimintakan mempunyai instalasi kesehatan dan permasaran, Ini merupakan wujud atau cita cita bangsa indonesia khususnya bidang kesehatan.

Disebutkan, Menteri Kesehatan memprioritaskan bagaimana rumah sakit vertikal memberikan pengampuhan terhadap penyakit yang dilihat kronologisnya berdampak kesehatan yang tidak baik kepada masyarakat yaitu kanker jantung stroke dan ulonevro.

Saat ini, menurut dokter Ivonne, pemerintah lagi konsen untuk seluruh rumah sakit vertikal agar dapat memberikan pengampuhan kepada rumah sakit yang ada di propinsi dan kabupaten kota.

Banyak sekali upaya dari pemerintah terkait bagaimana transformasi rujukan dan bagaimana kita dapat mencapai indikator program inisiatif yang diberikan pemerintah mulai dari inisiatif pertama sampai sembilan,Yang didalamnya ada indikator mutu dari masing-masing unit yang termasuk remonerasi

“Kami berharap program remonerasi yang diberikan oleh pemerintah akan mensejahterakan kita semua,” ujarnya saat acara pembukaan yang ditandai pelepasan peserta jalan sehat.

Ketua I Panitia HKN dr. Wega Sukanto, Sp.B.T.KV (K) dalam laporannya menyampaikan, terdapat 6 pilar transformasi kesehatan yang harus dijalankan yaitu layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, serta teknologi kesehatan

Menurut Ketua 2 Panitia dr. Agnes Lucia Panda, Sp.PD, Sp.JP (K), rangakaian HKN ke 59, sesuai instruksi dari Menkes yang terdiri dari kegiatan upacara tabur bunga pahlawan kesehatan yang diadakan serentak tanggal 2 November 2023.

Di RSUP Kandou sendiri pembukaan HKN diawali dengan jalan sehat dan germas, selanjutnya ada bakti sosial berupa operasi bibir sumbing, seminar nasional dan internasional, rangkaian lomba olahraga badminton tenis meja dan fun run.

Rangkaian acara kesenian yaitu bintang vokalia dan lomba dance dan acara puncak Hari Kesehatan Nasional 12 November mendatang.

Maksud dari rangkaian HKN adalah untuk kembali mengingat jasa dari para pahlawan kesehatan,menambah ilmu terkini dalam bidang kesehatan,
Menjadi berkat bagi masyarakat serta membangun satu dengan yang lain dalam mencapai transformasi kesehatan

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah bahu membahu berjuang tanpa mengenal lelah dalam melaksanakan pembangunan kesehatan indonesia perjuangan kita masih panjang.
Dan terima kasih untuk semua panitia yang telah bersama sama membantu mewujudkan rangkaian Hari Kesehatan Nasional ke-59,” ujar Ketua 1 Panitia. (Fer)

Meimonews.com – Panitia Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2023 Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou (RSUP Kandou) diutus saat ibadah umat kristiani RSUP Kandou, di ruan Irina A Bawah rumah sakit, Rabu (18/10/2023).

Pengutusan dilakukan Pdt. ML Rindengan, S.Th sebelum membawakan kotbah pada ibadah yang rutin dilaksanakan seminggu sekali pada setiap Rabu.

Saat ibadah tersebut, Panitia HKN 2023 mengisi puji-pujian sebelum kotbah yang mengacu pada pembacaan Alkitab Kitab Rut Pasal 1 : 1-22

Susunan panitia HKN ke 59 yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Plt. Dirut RSUP Kandou Manado Dr. dr Ivonne E. Rotty, M.Kes terdiri dari Pengarah yakni Direktur Utama RSUP Prof Dr. RD Kandou Manado, Penanggung Jawab 1. Direktur Medik dan Keperawatan, 2. Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian, 3. Direktur Perencanaan dan Keuangan

Ketua I dr. Wega Sukanto, Sp.B.T.KV (K)
Ketua 2 dr. Agnes Lucia Panda, Sp.PD, Sp.JP (K), Wakil Ketua dr. Janry A. Pangemanan, Sp.JP (K), Sekertaris dr. Nancy Lampus, Sp.JP (K)
Bendahara Ahnec L. Sepang, SE dan Wakil Bendahara Rindang Winastuti Suwandi, SE, MSi.

Koordinator Seksi Acara, Ibadah, Dokumentasi dan Publikasi dr. Gratiani E. H. Reppi, Sp.JP(K), Koordinator Seksi Acara Ilmiah dr. Benny M. Setiadi, Sp.JP (K), Koordinator Seksi Usaha Dana  Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP (K) MARS

Koordinator Seksi Perlengkapan dan Dekorasi dr. Victor Rooroh, Sp.JP, Koordinator Seksi Lomba Olahraga dan Kesenian  dr. Victor Joseph, Sp.JP (K)

Koordinator Seksi Konsumsi dr. Nancy Lampus, Sp.JP(K), dan Koordinator Tim Sekretariat Dr. dr. Erling David Kaunang, Sp.A(K).

Setiap seksi dilengkapi dengan beberapa anggota.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan/dilombakan pada HKN tahun ini adalah bulutangkis, tenis meja, bintang vokalis, konten Tiktok, duta mutu dan dance kesehatan. (Fer)

Meimonews.com – Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Prof Dr. RD Kandou Manado dr. Yeheskiel Panjaitan, SH. MARS bersama Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, SE melakukan penandatanganan kesepakatan bersama terkait Jejaring Pengampuh Pelayanan Prioritas dan optimalisasi layanan kesehatan berkualitas di Provinsi Gorontalo.

Penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di Hotel Grand Q Kota Gorontalo, Kamis (7/9/2023) ini melibatkan pemerintah Kabupaten/Kota serta Rumah Sakit Pengampuh Nasional dan Regional.

Pakaya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya kepada rumah sakit pengampuh yang sudah turut bekerjasama karena sesuai dengan tujuan dari kesepakatan ini adalah meningkatkan pelayanan kesehatan prioritas kepada masyarakat Gorontalo.

“Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Gorontalo akan semakin ditingkatkan, memberikan manfaat besar bagi penduduk Gorontalo dalam mendapatkan perawatan kesehatan yang berkualitas”, ujarnya.

Dokter Yeheskiel menggarisbawahi pentingnya Transformasi 6 Pilar dalam menghadirkan perubahan positif. Dirjen Yankes Kemenkes memberikan penekanan khusus pada Pilar Nomor 2, yang berkaitan dengan transformasi layanan rujukan.

Pilar Nomor 2 ini, yang berfokus pada peningkatan akses dan mutu layanan rujukan, menjadi prioritas utama dalam upaya Kemenkes untuk meningkatkan kualitas perawatan kesehatan di seluruh propinsi.

Salah satu contoh konkrit dari komitmen ini adalah kesepakatan bersama rumah sakit pengampuh nasional,rumah sakit regional dan Pemerintah Propinsi Gorontalo.

Dalam pertemuan tersebut, rumah sakit pengampuh nasional dan regional, serta gubernur dan bupati yang ada di Gorontalo, bergabung untuk menandatangani kesepakatan penting yang akan membawa perubahan besar dalam layanan kesehatan.

Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mutu layanan rujukan di wilayah tersebut.

Dokter Yeheskiel menyatakan, “Peningkatan akses dan mutu layanan rujukan adalah langkah penting dalam memastikan masyarakat Gorontalo mendapatkan perawatan kesehatan yang terbaik. Dengan kerja sama antara semua pihak terkait,”,ujarnya.

Transformasi Pilar Nomor 2 ini diharapkan akan membantu mengatasi masalah aksesibilitas dan mutu layanan kesehatan di seluruh Indonesia, dan kesepakatan di Gorontalo menjadi salah satu contoh terbaik dari komitmen ini.

Ia berharap, langkah serupa akan diambil di seluruh negara untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (RSUP Kandou) Manado yang merupakan salah satu rumah sakit unggulan di Sulawesi Utara,  antusias dan aktif berpartisipasi dalam acara Indonesia Medical Expo and Health Tourism 2023 yang diselenggarakan di Manado Town Square, Jumat-Minggu (4-6/8/2023).

Acara tersebut telah menjadi ajang kolaborasi bagi para profesional medis dan pemangku kepentingan di industri kesehatan untuk berbagi pengetahuan dan mempromosikan potensi pariwisata medis di wilayah Sulawesi Utara.

Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, yang juga Ketua PERSI Sulut menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara Indonesia Medical Expo and Health Tourism 2023 yang pertama di Sulawesi Utara.

Dokter Jimmy berharap acara Indonesia Medical Expo and Health Tourism 2023 dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pariwisata medis di wilayah Sulawesi Utara, bukan hanya menjadi momen seremonial semata, tetapi juga menjadi langkah maju dalam mendukung health tourism dan bahkan wellness tourism.

Menurutnya, talkshow yang diadakan dalam acara ini juga bertujuan untuk mendapatkan arahan dan ide dari para pemimpin masa depan Sulawesi Utara dalam memposisikan wilayah ini sebagai tujuan utama health and tourism.

Dokter Jimmy juga menaruh perhatian pada keberhasilan provinsi Bali dalam mengembangkan Wellness Tourism dan berharap dapat menggali potensi lokal yang dimiliki Sulawesi Utara dalam konteks Wellness Tourism.

Acara pembukaan Indonesia Medical Expo and Health Tourism ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi perkembangan Sulawesi Utara di bidang health and tourism.

Dokter Jimmy mendukung semangat dan yakin bahwa Sulawesi Utara akan semakin maju dan kuat dalam mengembangkan program Health and Tourism.

Turut hadir dalam acara tersebut mantan Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K), Direktur Jenderal P2P Kemenkes Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS. (Fer)

Meimonews com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado, sebagai Hub Extension for Community Healthcare Outcomes (ECHO), yang bekerja sama dengan ECHO Instituti dan Rumah Sakit Pengampuh Nasional Layanan Kanker beserta dengan Direktorat Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menggelar kegiatan Prelaunching Telemonitoring.

Kegiatan yang dilakukan rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou dalam rangka penguatan kegiatan jejaring layanan kanker di Indonesia, yang salah satu bentuk kegiatan adalah Telemonitoring itu dilakukan di Aula Lantai 2 Kantor Pusat Administrasi, Kamis (6/7/2023).

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr, dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada Rumah Sakit Kanker Darmais yang merupakan rumah sakit pengampuh nasional dalam memperluas akses layanan kanker melalui telemonitoring.

Dokter Jimny (sapaan akrabnya) berharap, dengan peluncuran telemonitoring ini, pasien kanker di seluruh Indonesia akan dapat mengakses perawatan yang lebih mudah dan efektif, serta meningkatkan tingkat kesembuhan dan kualitas hidup mereka.

Telemonitoring ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kanker di Indonesia,” ujarnya.

Diketahui, telemonitoring ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang diadakan dalam rangka penguatan jejaring layanan kanker di Indonesia. Melalui teknologi telemonitoring, para pasien kanker dapat memantau kondisi kesehatan mereka dari jarak jauh, sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan berkualitas.

Acara ini juga menjadi kesempatan bagi RSUP Kandou dan mitra kerja samanya untuk memperkenalkan dan menjelaskan secara detail tentang implementasi telemonitoring dalam praktik pelayanan kanker.

Turut hadir Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, Sp, BTKV, serta Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Dr. Erwin Sondang.Siagian. SSTP, M.Si. (Fer)