Meimonews.com  – Direktorat SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Prof. Dr R.D. Kandou Manado menggelar Capacity Building dengan tema Maju Bersama menjadi SDM Unggul selama dua hari, baru-baru.

Kegiatan tersebut dibuka Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, yang di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum (SPU) Dr. dr. Ivonne E Rotty, MKes, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang (PMKP) dr. Jehezkiel Panjaitan, SH, MARS, Ketua Komite Medik  Dr. dr. David E. Kaunang, SpA(K) di hotel Emita Tomohon.

“Setelah berjibaku dengan Re-akreditasi Paripurna Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), RSUP Kandou boleh melaksanakan Capacity Building, guna untuk membangun kapasitas yang berkualitas SDM yang unggul,” ujar dokter Jimmy, sapaan akrab Dirut RSUP Kandou.

Dengan adanya kegiatan Capacity Building, sebutnya, akan menguji kapasitas dari SDM itu sendiri untuk lebih memperkuat skill, karena keberhasilan sebuah tim membutuhkan skills yang mumpuni, serta maju bersama dengan tekad dan kekompakan, membangun komunikasi, menerima serta membagi.

“Itulah yang saya sebut soft skill seseorang untuk menyatukan suatu tim yang hebat,” jelasnya seraya menambahkan, roomnya Capacity Building adalah membangun kebersamaan,kemudian mengikat tali persaudaraan yang kokoh.

“Saya percaya, Direktorat SPU bersama tim akreditasi Rumah Sakit Kandou ini akan menjadi tim solid karena mempunyai niat tulus, dengan persepsi yang sama untuk maju,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Direktur SPU RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne E. Rotty, MKes, bahwa dengan tema Maju bersama menjadi SDM Unggul, Capacity Building ini bagaimana kemampuan membangun kapasitas SDM yang unggul, pemahaman pengetahuan juga kemampuan, sikap serta perilaku,untuk membawa organisasi yang adaptif dan mampu mengikuti perubahan lingkungan yang ada.

“Capacity Building ini bukan kegiatan wisata semata. Rangkaian acaranya ada pelatihan dan materi-materi terkait tiga level yaitu individu, kelompok dan institusi atau organisasi, dan bertujuan untuk menjamin kesinambungan organisasi melalui pencapaian tujuan dan sasaran organisasi,” ujar dokter Ivonne, yang adalah juga Ketua Tim Akreditasi RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado. (Fer)

Meimonews.com – Tim surveior dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) akhirnya menuntaskan tugas mereka terkait penilaian Standar Akreditasi Kesehatan selama 5 hari di RSUP Kandou Manado.

Ketua tim Surveior KARS dr. Tumpal Simatupang, SpOG(K), MH, MARS, FISQua di dampingi dr. Yanuar Jak, SpOG, MARS, PhD, FISQua, dr Islami Rusdianawati, MARS dan  Ns. Syafril Rahim, SKep, MKes mengatakan, sejak 31 Oktober sampai 04 November 2022, tim penilaian akreditasi KARS telah memotret RSUP Kandou Manado, secara daring dan luring.

“Hasil pada umumnya sudah baik, dan perlu kami sampaikan peluang peningkatannya masih ada. Hari ini surveior yang meneliti, esok hari, masyarakat yang menguji,” ujar Simatupang seraya menyebutkan, akreditasi merupakan suatu pembelajaran yang tiada henti.

Simatupang menyampaikan terima kasih sudah menerima dengan hangat, mengesankan, bersahabat, penuh kekeluargaan, dan kerjasamanya dengan tim surveior. “Mohon maaf apabila ada khilaf selama bertugas di RSUP Kandou,” pintanya.

Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyampaikan apresiasi kepada tim akreditasi, bahkan semua sivitas hospitalis RSUP Kandou yang telah bekerja keras memberikan yang terbaik untuk RS Kandou yang tercinta.

“Terima kasih saya sampaikan terutama surveior KARS yang telah membangunkan semangat tim RSUP Kandou, tentunya dengan gambaran ini, RSUP Kandou akan melakukan perbaikan jika ingin memenangkan akreditasi JCI tahun 2023 nanti,” ujarnya.

Disebutkan, begitu ada pencapaian pada tahap tertentu, maka ada ekspektasi lebih di atas, yang menjadi ruang tunggu bagi RSUP Kandou. “Ini merupakan potret atau refleksi diri bahwa kita harus cepat bangun,” tegqsnya.

Diungkapkan, surveior KARS yang bertugas di Rumah Sakit Kandou benar-benar menunjukan profesionalitas dalam melaksanakan tugas. “Saya mengamati bahwa mereka betul-betul menjaga kode etik sebagai surveior, selama menilai komponen-komponen yang ada di RS Kandou,” tandasnya (Fer)