Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou, Smile Train dan Yayasan Senyum Sulut berkolaborasi dalam Operasi Bibir Sumbing, Rabu (8/11/2923).

Operasi dimulai dengan proses konsultasi pasien di mana tim medis akan menilai kelayakan pasien untuk operasi.

Para ahli medis akan menilai persyaratan pasien, termasuk memiliki fotokopi KTP dan KK, serta bayi dengan celah bibir minimal usia 3 bulan dan berat 5 kg, atau celah lelangit minimal usia 1,5 tahun dan berat badan 10 kg.

Pasien yang memenuhi persyaratan akan dijadualkan untuk operasi pada 11 – 12 November 2023. Salah satu syarat penting adalah pasien harus dalam kondisi sehat saat menjalani operasi.

Plt Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Rotty, M.Kes menjelaskan, kegiatan merupakan program dari serangkaian acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59, kerjasama dengan beberapa organisasi.

Organisasi tersebut adalah Yayasan Senyum Sulut, Smile Train Indonesia, Persatuan Ahli Bedah Mulut Indonesia (PABMI) Sulawesi, Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Manado, Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) Sulut, Ikatan Psikologi Klinis Indonesia Wilayah Sulut, serta Ikatan Terapis Wicara Indonesia (IKATWI).

“Ini merupakan kerjasama pertama yang dilakukan oleh RSUP Kandou bersama Smile Train dan Yayasan Senyum Sulawesi Utara,” ujar dokter Ivonne, sapaan Plt. Dirut RSUP Kandou seraya menyebutkan bahwa saat ini sudah terdaftar 36 pasien.

Kegiatan ini, menurut dokter Ivonne, sangat membantu masyarakat yang ada di Sulut terutama masyarakat yang kurang mampu, dan diharapakan kegiatan ini bisa berkelanjutan karena tujuan kita untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Penanggung jawab kegiatan drg. Victor Tengar Pamolango, MMRS, Sp.BM(K) memastikan penyelenggaraan operasi berlangsung lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi pasien yang membutuhkan.

“Ya, tentunya kami berharap operasi ini berjalan dengan lancar dan tidak ada komplikasi, sehingga anak anak yang akan di operasi dapat tersenyum kembali,” ujarnya.

Saat ini, menurut drg Victor, pasien yang mendaftar ada dari Bolaang Mongondouw, Daerah Kepulauan dan Kota Manado.

“Proses screening pasien akan segera dimulai, membawa harapan baru bagi mereka yang mengidap bibir sumbing untuk mendapatkan perawatan yang memadai dan mendukung mereka dalam mencapai kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.(Fer)

Meimonews.com – Rangkaian kegiatan memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) di lingkungan RS Kandou dibuka pelaksanaannya oleh Plt. Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr Ivonne Elizabeth Rotty, M.Kes, yang ditandai pelepasan jalan sehat.

Pembukaan rangkaian kegiatan memperingati HKN Tahun 2023 dilaksanakan di depan Kantor Pusat, Jumat (3/11/2023).

Turut hadir dalam pembukaan HKN Direktur PMKP dr. Yeheskiel Panjaitan, SH, MARS, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV dan Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP, MSi, Ketua Komite Medik Dr. dr, Erling David Kaunang, SpA (K), Ketua SPI dr. B. J. Waleleng, Sp.PD-KGEH, Konsultan Manajemen RSUP Kandou dr. Armenius Sondakh,Sp.THT-KL. MA, para Manager dan Asisten Manager.

Dalam sambutannya, dokter Ivonne (sapaan akrab Plt. Dirut RSUP Kandou), menyampaikan bahwa sesuai dengan tema HKN pada tahun ini adalah Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju

“Kita rumah sakit berada pada pilar kedua yaitu transformasi rujukan tetapi tidak bisa berdiri sendiri harus bergandengan tangan dengan transformasi pertama dan ke enam, termasuk pula pembiayaan kesehatan SDM dan digital, transformasi primer juga masuk di rumah sakit,” sebutnya.

Setiap rumah sakit, tambahnya, dimintakan mempunyai instalasi kesehatan dan permasaran, Ini merupakan wujud atau cita cita bangsa indonesia khususnya bidang kesehatan.

Disebutkan, Menteri Kesehatan memprioritaskan bagaimana rumah sakit vertikal memberikan pengampuhan terhadap penyakit yang dilihat kronologisnya berdampak kesehatan yang tidak baik kepada masyarakat yaitu kanker jantung stroke dan ulonevro.

Saat ini, menurut dokter Ivonne, pemerintah lagi konsen untuk seluruh rumah sakit vertikal agar dapat memberikan pengampuhan kepada rumah sakit yang ada di propinsi dan kabupaten kota.

Banyak sekali upaya dari pemerintah terkait bagaimana transformasi rujukan dan bagaimana kita dapat mencapai indikator program inisiatif yang diberikan pemerintah mulai dari inisiatif pertama sampai sembilan,Yang didalamnya ada indikator mutu dari masing-masing unit yang termasuk remonerasi

“Kami berharap program remonerasi yang diberikan oleh pemerintah akan mensejahterakan kita semua,” ujarnya saat acara pembukaan yang ditandai pelepasan peserta jalan sehat.

Ketua I Panitia HKN dr. Wega Sukanto, Sp.B.T.KV (K) dalam laporannya menyampaikan, terdapat 6 pilar transformasi kesehatan yang harus dijalankan yaitu layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, serta teknologi kesehatan

Menurut Ketua 2 Panitia dr. Agnes Lucia Panda, Sp.PD, Sp.JP (K), rangakaian HKN ke 59, sesuai instruksi dari Menkes yang terdiri dari kegiatan upacara tabur bunga pahlawan kesehatan yang diadakan serentak tanggal 2 November 2023.

Di RSUP Kandou sendiri pembukaan HKN diawali dengan jalan sehat dan germas, selanjutnya ada bakti sosial berupa operasi bibir sumbing, seminar nasional dan internasional, rangkaian lomba olahraga badminton tenis meja dan fun run.

Rangkaian acara kesenian yaitu bintang vokalia dan lomba dance dan acara puncak Hari Kesehatan Nasional 12 November mendatang.

Maksud dari rangkaian HKN adalah untuk kembali mengingat jasa dari para pahlawan kesehatan,menambah ilmu terkini dalam bidang kesehatan,
Menjadi berkat bagi masyarakat serta membangun satu dengan yang lain dalam mencapai transformasi kesehatan

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah bahu membahu berjuang tanpa mengenal lelah dalam melaksanakan pembangunan kesehatan indonesia perjuangan kita masih panjang.
Dan terima kasih untuk semua panitia yang telah bersama sama membantu mewujudkan rangkaian Hari Kesehatan Nasional ke-59,” ujar Ketua 1 Panitia. (Fer)

Meimonews.com – Panitia Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2023 Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou (RSUP Kandou) diutus saat ibadah umat kristiani RSUP Kandou, di ruan Irina A Bawah rumah sakit, Rabu (18/10/2023).

Pengutusan dilakukan Pdt. ML Rindengan, S.Th sebelum membawakan kotbah pada ibadah yang rutin dilaksanakan seminggu sekali pada setiap Rabu.

Saat ibadah tersebut, Panitia HKN 2023 mengisi puji-pujian sebelum kotbah yang mengacu pada pembacaan Alkitab Kitab Rut Pasal 1 : 1-22

Susunan panitia HKN ke 59 yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Plt. Dirut RSUP Kandou Manado Dr. dr Ivonne E. Rotty, M.Kes terdiri dari Pengarah yakni Direktur Utama RSUP Prof Dr. RD Kandou Manado, Penanggung Jawab 1. Direktur Medik dan Keperawatan, 2. Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian, 3. Direktur Perencanaan dan Keuangan

Ketua I dr. Wega Sukanto, Sp.B.T.KV (K)
Ketua 2 dr. Agnes Lucia Panda, Sp.PD, Sp.JP (K), Wakil Ketua dr. Janry A. Pangemanan, Sp.JP (K), Sekertaris dr. Nancy Lampus, Sp.JP (K)
Bendahara Ahnec L. Sepang, SE dan Wakil Bendahara Rindang Winastuti Suwandi, SE, MSi.

Koordinator Seksi Acara, Ibadah, Dokumentasi dan Publikasi dr. Gratiani E. H. Reppi, Sp.JP(K), Koordinator Seksi Acara Ilmiah dr. Benny M. Setiadi, Sp.JP (K), Koordinator Seksi Usaha Dana  Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP (K) MARS

Koordinator Seksi Perlengkapan dan Dekorasi dr. Victor Rooroh, Sp.JP, Koordinator Seksi Lomba Olahraga dan Kesenian  dr. Victor Joseph, Sp.JP (K)

Koordinator Seksi Konsumsi dr. Nancy Lampus, Sp.JP(K), dan Koordinator Tim Sekretariat Dr. dr. Erling David Kaunang, Sp.A(K).

Setiap seksi dilengkapi dengan beberapa anggota.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan/dilombakan pada HKN tahun ini adalah bulutangkis, tenis meja, bintang vokalis, konten Tiktok, duta mutu dan dance kesehatan. (Fer)

Meimonews.com – Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Prof Dr. RD Kandou Manado dr. Yeheskiel Panjaitan, SH. MARS bersama Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, SE melakukan penandatanganan kesepakatan bersama terkait Jejaring Pengampuh Pelayanan Prioritas dan optimalisasi layanan kesehatan berkualitas di Provinsi Gorontalo.

Penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di Hotel Grand Q Kota Gorontalo, Kamis (7/9/2023) ini melibatkan pemerintah Kabupaten/Kota serta Rumah Sakit Pengampuh Nasional dan Regional.

Pakaya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya kepada rumah sakit pengampuh yang sudah turut bekerjasama karena sesuai dengan tujuan dari kesepakatan ini adalah meningkatkan pelayanan kesehatan prioritas kepada masyarakat Gorontalo.

“Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Gorontalo akan semakin ditingkatkan, memberikan manfaat besar bagi penduduk Gorontalo dalam mendapatkan perawatan kesehatan yang berkualitas”, ujarnya.

Dokter Yeheskiel menggarisbawahi pentingnya Transformasi 6 Pilar dalam menghadirkan perubahan positif. Dirjen Yankes Kemenkes memberikan penekanan khusus pada Pilar Nomor 2, yang berkaitan dengan transformasi layanan rujukan.

Pilar Nomor 2 ini, yang berfokus pada peningkatan akses dan mutu layanan rujukan, menjadi prioritas utama dalam upaya Kemenkes untuk meningkatkan kualitas perawatan kesehatan di seluruh propinsi.

Salah satu contoh konkrit dari komitmen ini adalah kesepakatan bersama rumah sakit pengampuh nasional,rumah sakit regional dan Pemerintah Propinsi Gorontalo.

Dalam pertemuan tersebut, rumah sakit pengampuh nasional dan regional, serta gubernur dan bupati yang ada di Gorontalo, bergabung untuk menandatangani kesepakatan penting yang akan membawa perubahan besar dalam layanan kesehatan.

Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mutu layanan rujukan di wilayah tersebut.

Dokter Yeheskiel menyatakan, “Peningkatan akses dan mutu layanan rujukan adalah langkah penting dalam memastikan masyarakat Gorontalo mendapatkan perawatan kesehatan yang terbaik. Dengan kerja sama antara semua pihak terkait,”,ujarnya.

Transformasi Pilar Nomor 2 ini diharapkan akan membantu mengatasi masalah aksesibilitas dan mutu layanan kesehatan di seluruh Indonesia, dan kesepakatan di Gorontalo menjadi salah satu contoh terbaik dari komitmen ini.

Ia berharap, langkah serupa akan diambil di seluruh negara untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (RSUP Kandou) Manado yang merupakan salah satu rumah sakit unggulan di Sulawesi Utara,  antusias dan aktif berpartisipasi dalam acara Indonesia Medical Expo and Health Tourism 2023 yang diselenggarakan di Manado Town Square, Jumat-Minggu (4-6/8/2023).

Acara tersebut telah menjadi ajang kolaborasi bagi para profesional medis dan pemangku kepentingan di industri kesehatan untuk berbagi pengetahuan dan mempromosikan potensi pariwisata medis di wilayah Sulawesi Utara.

Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, yang juga Ketua PERSI Sulut menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara Indonesia Medical Expo and Health Tourism 2023 yang pertama di Sulawesi Utara.

Dokter Jimmy berharap acara Indonesia Medical Expo and Health Tourism 2023 dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pariwisata medis di wilayah Sulawesi Utara, bukan hanya menjadi momen seremonial semata, tetapi juga menjadi langkah maju dalam mendukung health tourism dan bahkan wellness tourism.

Menurutnya, talkshow yang diadakan dalam acara ini juga bertujuan untuk mendapatkan arahan dan ide dari para pemimpin masa depan Sulawesi Utara dalam memposisikan wilayah ini sebagai tujuan utama health and tourism.

Dokter Jimmy juga menaruh perhatian pada keberhasilan provinsi Bali dalam mengembangkan Wellness Tourism dan berharap dapat menggali potensi lokal yang dimiliki Sulawesi Utara dalam konteks Wellness Tourism.

Acara pembukaan Indonesia Medical Expo and Health Tourism ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi perkembangan Sulawesi Utara di bidang health and tourism.

Dokter Jimmy mendukung semangat dan yakin bahwa Sulawesi Utara akan semakin maju dan kuat dalam mengembangkan program Health and Tourism.

Turut hadir dalam acara tersebut mantan Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K), Direktur Jenderal P2P Kemenkes Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS. (Fer)

Meimonews com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado, sebagai Hub Extension for Community Healthcare Outcomes (ECHO), yang bekerja sama dengan ECHO Instituti dan Rumah Sakit Pengampuh Nasional Layanan Kanker beserta dengan Direktorat Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menggelar kegiatan Prelaunching Telemonitoring.

Kegiatan yang dilakukan rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou dalam rangka penguatan kegiatan jejaring layanan kanker di Indonesia, yang salah satu bentuk kegiatan adalah Telemonitoring itu dilakukan di Aula Lantai 2 Kantor Pusat Administrasi, Kamis (6/7/2023).

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr, dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada Rumah Sakit Kanker Darmais yang merupakan rumah sakit pengampuh nasional dalam memperluas akses layanan kanker melalui telemonitoring.

Dokter Jimny (sapaan akrabnya) berharap, dengan peluncuran telemonitoring ini, pasien kanker di seluruh Indonesia akan dapat mengakses perawatan yang lebih mudah dan efektif, serta meningkatkan tingkat kesembuhan dan kualitas hidup mereka.

Telemonitoring ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kanker di Indonesia,” ujarnya.

Diketahui, telemonitoring ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang diadakan dalam rangka penguatan jejaring layanan kanker di Indonesia. Melalui teknologi telemonitoring, para pasien kanker dapat memantau kondisi kesehatan mereka dari jarak jauh, sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan berkualitas.

Acara ini juga menjadi kesempatan bagi RSUP Kandou dan mitra kerja samanya untuk memperkenalkan dan menjelaskan secara detail tentang implementasi telemonitoring dalam praktik pelayanan kanker.

Turut hadir Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, Sp, BTKV, serta Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Dr. Erwin Sondang.Siagian. SSTP, M.Si. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou (RSUP Kandou) pimpinan Prof. Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD menggelar sosialisasi Implementasi Digitalisasi Limbah Medis di ruang pertemuan rumah sakit, Selasa (27/8/2023).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou dr. Wega Sukanto, Sp.BTKV ini menampilkan Sanitarian Ahli Prasetyo Widodo, S.Si, MLM sebagai narasumber.

Wega mengatakan, sosialisasi ini sangatlah bermanfaat dan membantu bagi fasilitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara, terutama RSUP Kandou yang merupakan rumah sakit rujukan dan limbah medisnya perlu untuk didalami secara efisiensi sehingga bisa tercapai pengelolaan sesuai dengan standard dan regulasi.

“Saya berharap juga mewakili rumah sakit lain yang terundang dalam kegiatan ini agar dapat terimplementasi bagaimana mengolah limbah dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, limbah medis itu perlu mendapat perhatian khusus sehingga dirinya berharap agar sosialisasi ini bisa menjalar ke rumah sakit lain yang ada di Sulawesi Utara.

Dalam pemaparan materinya, Prasetyo mengungkapkan, sebagai narasumber dalam kegiatan ini, sangat mendukung pengelolaan limbah medis dengan menggunakan aplikasi berbasis teknologi sehingga data bisa diakses oleh semua kepentingan dan menjadi acuan, sehingga seratus persen limbah di Indonesia bisa dikelola.

“Sampai saat ini, data yang di kami juga Kementerian Kesehatan sangat terbatas dan tidak lengkap, sehingga setiap Kementerian memiliki data masing masing,” ujarnya.

Dengan demikian, ia berharap, data-data yang didapat melalui aplikasi ini bisa lengkap dan setiap Kementerian memiliki data yang sama, sehingga Implementasi terkait limbah medis bisa diperluas lagi.

Prasetyo mengakui, tidak semua daerah di Indonesia fasilitas pengelolaan limbah medis yang merata, terutama di daerah barat dan timur, tidak seperti di pulau Jawa yang cukup banyak.

“Saya berharap pengelolaan limbah medis bisa menyelesaikan masalah ini apabila terjadi kedaruratan atau lonjakan limbah kita semua sudah siap menangani hal tersebut,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan mengeluarkan Sertifikat yang menyatakan bahwa RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado telah memenuhi kualifikasi sebagai Institusi Penyelenggara Uji Kompetensi (Ukom) Jabatan Fungsional Kesehatan untuk jenis Jabatan Fungsional yang telah dilakukan penilaian dengan masa berlaku 5 Tahun.

Sertifikat tersebut diserahkan Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, kepada Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, saat pelaksanaan apel di halaman Kantor Pusat RSUP Kandou, Senin (12/6/2023).

Sertifikat tersebut, sebelumnya, telah diterima dokter Rotty dari Ditjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI.

Dirut menyampaikan apresiasi kepada Direktorat SDM di bawah pimpinan Dokter Ivonne Rotty karena RSUP Kandou saat ini mendapatkan sertifikat dari Kementerian Kesehatan. “Kalau tidak terakreditasi akan berdampak pada biaya, di mana kita akan bolak-balik keluar daerah untuk mengikuti Ukom,”ujarnya

Dengan keluarnya Sertifikat Rumah Sakit Terakreditasi Ukom, secara resmi RSUP Kandou bisa menyelenggarakan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional bagi seluruh Institusi. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. dr. RD Kandou (sering disebut RSUP Kandou) melakukan perjanjian kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut terkait dengan bidang perdata dan tata usaha negara (TUN).

Tanda tangan kerjasama tersebut berlangsung lancar sesuai dengan yang sudah diagendakan bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Administrasi RSUP Kandou, Senin (20/3/2023).

Mendampingi Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD saat penandatanganan adalah Dewan Direksi serta pejabat terkait.

Kepala Kejati Sulut Dr. Andi Muhammad Taufik, SH, MH, CGCAE, bersama tim tiba di RSUP Kandou pukul 14.00 langsung menuju ke Ruangan Webinar Lantai 2 RSUP Kandou.

Dua institusi ini sepakat untuk melakukan perjanjian kerjasama (MoU) mengingat hal sangat penting dilakukan karena RSUP Kandou sebagai institusi kesehatan yang bergerak di bidang pelayanan publik, diwajibkan melakukan kinerja sesuai aturan hukum yang berlaku.

Apalagi di RSUP Kandou mengelola keuangan negara. (Fer)

Meimonews.com – Keluarga besar RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado menggelar Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke 28 Tahun, di Gereja Oikumene Lukas Kompleks RS, Rabu (08/02)

Ibadah tersebut dipimpin Pendeta dr. Lenny Matoke, SpS, yang sebelumnya di isi puji-pujian oleh masing masing Direksi termasuk Direktur Utama Dr. dr .Jimmy Panelewen, SpB-KBD.

Dokter Jimmy (sapaan Dirut) saat membawakan kesaksian menyampaikan bahwa di HUT ke-28 RSUP Kandou, banyak capaian yang diraih, walaupun banyak tantangan dan rintangan, dinamika, akan tetapi puji Tuhan semua bisa terlewati.

Kementerian Kesehatan yang merupakan pimpinan dari RSUP Kandou, ungkapnya, mengatakan RS Kandou walaupun ada di ujung Timur Utara Indonesia tetapi tidak henti untuk melakukan inovasi.

“RSUP Kandou selalu mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan, dan semua karena Tuhan yang memperkenankan itu terjadi,”ujar Dirut.

Selain itu, dokter Jimmy menyatakan syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas pertolongan-Nya sampai saat ini masih dipercayakan pimpinan untuk memimpin RSUP Kandou.

“Ketika masih diberi kesempatan memimpin rumah sakit ini, itu berarti tugas serta tantangan besar akan menjadi tugas dan tanggung jawab kita,” ujarnya.

Mengutip dari Firman Tuhan, Dirut mengatakan, jangan berpuas diri dengan keangkuhan karena mencapai sesuatu, “Sementara kebutuhan pasien yang lebih penting yang tidak bisa dilihat dari sisi ilmu pengetahuan berdasarkan ilmu pengetahuan kita,” sebutnya.

Ditambahkan, pelayanan rumah sakit harus bertumbuh, karena ekspektasi dari masyarakat terhadap RS Kandou juga bertumbuh. “Dengan status RSUP Kandou saat ini dengan pencapaian pencapaian yang membanggakan, maka jawab kebanggaan itu dengan melakukan sesuatu yang baik pula,” pesannya.

Selaku Pimpinan, pribadi, keluarga berserta manajemen RSUP Kandou, dokter Jimmy menyampaikan terima kasih atas kerja keras, dukungan suport dari teman-teman, yang berujung kepada pelayanan kepada masyarakat dan semua hanya hormat kemuliaan nama Tuhan.

“Jangan ragu, melayanilah dengan penuh keyakinan dan pasti Tuhan akan menolong kita semua,” tandasnya.

Hadir pada ibadah syukur ini, Direktur SPU, Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, Direktur PKB Frets Melope, SE, ,M.Si, dan para mantan Direktur RSUP Kandou Manado. (Fer)