Meimonews.com – Panitia Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2023 Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou (RSUP Kandou) diutus saat ibadah umat kristiani RSUP Kandou, di ruan Irina A Bawah rumah sakit, Rabu (18/10/2023).

Pengutusan dilakukan Pdt. ML Rindengan, S.Th sebelum membawakan kotbah pada ibadah yang rutin dilaksanakan seminggu sekali pada setiap Rabu.

Saat ibadah tersebut, Panitia HKN 2023 mengisi puji-pujian sebelum kotbah yang mengacu pada pembacaan Alkitab Kitab Rut Pasal 1 : 1-22

Susunan panitia HKN ke 59 yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Plt. Dirut RSUP Kandou Manado Dr. dr Ivonne E. Rotty, M.Kes terdiri dari Pengarah yakni Direktur Utama RSUP Prof Dr. RD Kandou Manado, Penanggung Jawab 1. Direktur Medik dan Keperawatan, 2. Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian, 3. Direktur Perencanaan dan Keuangan

Ketua I dr. Wega Sukanto, Sp.B.T.KV (K)
Ketua 2 dr. Agnes Lucia Panda, Sp.PD, Sp.JP (K), Wakil Ketua dr. Janry A. Pangemanan, Sp.JP (K), Sekertaris dr. Nancy Lampus, Sp.JP (K)
Bendahara Ahnec L. Sepang, SE dan Wakil Bendahara Rindang Winastuti Suwandi, SE, MSi.

Koordinator Seksi Acara, Ibadah, Dokumentasi dan Publikasi dr. Gratiani E. H. Reppi, Sp.JP(K), Koordinator Seksi Acara Ilmiah dr. Benny M. Setiadi, Sp.JP (K), Koordinator Seksi Usaha Dana  Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP (K) MARS

Koordinator Seksi Perlengkapan dan Dekorasi dr. Victor Rooroh, Sp.JP, Koordinator Seksi Lomba Olahraga dan Kesenian  dr. Victor Joseph, Sp.JP (K)

Koordinator Seksi Konsumsi dr. Nancy Lampus, Sp.JP(K), dan Koordinator Tim Sekretariat Dr. dr. Erling David Kaunang, Sp.A(K).

Setiap seksi dilengkapi dengan beberapa anggota.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan/dilombakan pada HKN tahun ini adalah bulutangkis, tenis meja, bintang vokalis, konten Tiktok, duta mutu dan dance kesehatan. (Fer)

Meimonews.com – Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Prof Dr. RD Kandou Manado dr. Yeheskiel Panjaitan, SH. MARS bersama Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, SE melakukan penandatanganan kesepakatan bersama terkait Jejaring Pengampuh Pelayanan Prioritas dan optimalisasi layanan kesehatan berkualitas di Provinsi Gorontalo.

Penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di Hotel Grand Q Kota Gorontalo, Kamis (7/9/2023) ini melibatkan pemerintah Kabupaten/Kota serta Rumah Sakit Pengampuh Nasional dan Regional.

Pakaya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya kepada rumah sakit pengampuh yang sudah turut bekerjasama karena sesuai dengan tujuan dari kesepakatan ini adalah meningkatkan pelayanan kesehatan prioritas kepada masyarakat Gorontalo.

“Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Gorontalo akan semakin ditingkatkan, memberikan manfaat besar bagi penduduk Gorontalo dalam mendapatkan perawatan kesehatan yang berkualitas”, ujarnya.

Dokter Yeheskiel menggarisbawahi pentingnya Transformasi 6 Pilar dalam menghadirkan perubahan positif. Dirjen Yankes Kemenkes memberikan penekanan khusus pada Pilar Nomor 2, yang berkaitan dengan transformasi layanan rujukan.

Pilar Nomor 2 ini, yang berfokus pada peningkatan akses dan mutu layanan rujukan, menjadi prioritas utama dalam upaya Kemenkes untuk meningkatkan kualitas perawatan kesehatan di seluruh propinsi.

Salah satu contoh konkrit dari komitmen ini adalah kesepakatan bersama rumah sakit pengampuh nasional,rumah sakit regional dan Pemerintah Propinsi Gorontalo.

Dalam pertemuan tersebut, rumah sakit pengampuh nasional dan regional, serta gubernur dan bupati yang ada di Gorontalo, bergabung untuk menandatangani kesepakatan penting yang akan membawa perubahan besar dalam layanan kesehatan.

Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mutu layanan rujukan di wilayah tersebut.

Dokter Yeheskiel menyatakan, “Peningkatan akses dan mutu layanan rujukan adalah langkah penting dalam memastikan masyarakat Gorontalo mendapatkan perawatan kesehatan yang terbaik. Dengan kerja sama antara semua pihak terkait,”,ujarnya.

Transformasi Pilar Nomor 2 ini diharapkan akan membantu mengatasi masalah aksesibilitas dan mutu layanan kesehatan di seluruh Indonesia, dan kesepakatan di Gorontalo menjadi salah satu contoh terbaik dari komitmen ini.

Ia berharap, langkah serupa akan diambil di seluruh negara untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (RSUP Kandou) Manado yang merupakan salah satu rumah sakit unggulan di Sulawesi Utara,  antusias dan aktif berpartisipasi dalam acara Indonesia Medical Expo and Health Tourism 2023 yang diselenggarakan di Manado Town Square, Jumat-Minggu (4-6/8/2023).

Acara tersebut telah menjadi ajang kolaborasi bagi para profesional medis dan pemangku kepentingan di industri kesehatan untuk berbagi pengetahuan dan mempromosikan potensi pariwisata medis di wilayah Sulawesi Utara.

Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, yang juga Ketua PERSI Sulut menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara Indonesia Medical Expo and Health Tourism 2023 yang pertama di Sulawesi Utara.

Dokter Jimmy berharap acara Indonesia Medical Expo and Health Tourism 2023 dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pariwisata medis di wilayah Sulawesi Utara, bukan hanya menjadi momen seremonial semata, tetapi juga menjadi langkah maju dalam mendukung health tourism dan bahkan wellness tourism.

Menurutnya, talkshow yang diadakan dalam acara ini juga bertujuan untuk mendapatkan arahan dan ide dari para pemimpin masa depan Sulawesi Utara dalam memposisikan wilayah ini sebagai tujuan utama health and tourism.

Dokter Jimmy juga menaruh perhatian pada keberhasilan provinsi Bali dalam mengembangkan Wellness Tourism dan berharap dapat menggali potensi lokal yang dimiliki Sulawesi Utara dalam konteks Wellness Tourism.

Acara pembukaan Indonesia Medical Expo and Health Tourism ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi perkembangan Sulawesi Utara di bidang health and tourism.

Dokter Jimmy mendukung semangat dan yakin bahwa Sulawesi Utara akan semakin maju dan kuat dalam mengembangkan program Health and Tourism.

Turut hadir dalam acara tersebut mantan Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K), Direktur Jenderal P2P Kemenkes Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS. (Fer)

Meimonews com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado, sebagai Hub Extension for Community Healthcare Outcomes (ECHO), yang bekerja sama dengan ECHO Instituti dan Rumah Sakit Pengampuh Nasional Layanan Kanker beserta dengan Direktorat Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menggelar kegiatan Prelaunching Telemonitoring.

Kegiatan yang dilakukan rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou dalam rangka penguatan kegiatan jejaring layanan kanker di Indonesia, yang salah satu bentuk kegiatan adalah Telemonitoring itu dilakukan di Aula Lantai 2 Kantor Pusat Administrasi, Kamis (6/7/2023).

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr, dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada Rumah Sakit Kanker Darmais yang merupakan rumah sakit pengampuh nasional dalam memperluas akses layanan kanker melalui telemonitoring.

Dokter Jimny (sapaan akrabnya) berharap, dengan peluncuran telemonitoring ini, pasien kanker di seluruh Indonesia akan dapat mengakses perawatan yang lebih mudah dan efektif, serta meningkatkan tingkat kesembuhan dan kualitas hidup mereka.

Telemonitoring ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kanker di Indonesia,” ujarnya.

Diketahui, telemonitoring ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang diadakan dalam rangka penguatan jejaring layanan kanker di Indonesia. Melalui teknologi telemonitoring, para pasien kanker dapat memantau kondisi kesehatan mereka dari jarak jauh, sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan berkualitas.

Acara ini juga menjadi kesempatan bagi RSUP Kandou dan mitra kerja samanya untuk memperkenalkan dan menjelaskan secara detail tentang implementasi telemonitoring dalam praktik pelayanan kanker.

Turut hadir Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, Sp, BTKV, serta Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Dr. Erwin Sondang.Siagian. SSTP, M.Si. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou (RSUP Kandou) pimpinan Prof. Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD menggelar sosialisasi Implementasi Digitalisasi Limbah Medis di ruang pertemuan rumah sakit, Selasa (27/8/2023).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou dr. Wega Sukanto, Sp.BTKV ini menampilkan Sanitarian Ahli Prasetyo Widodo, S.Si, MLM sebagai narasumber.

Wega mengatakan, sosialisasi ini sangatlah bermanfaat dan membantu bagi fasilitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara, terutama RSUP Kandou yang merupakan rumah sakit rujukan dan limbah medisnya perlu untuk didalami secara efisiensi sehingga bisa tercapai pengelolaan sesuai dengan standard dan regulasi.

“Saya berharap juga mewakili rumah sakit lain yang terundang dalam kegiatan ini agar dapat terimplementasi bagaimana mengolah limbah dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, limbah medis itu perlu mendapat perhatian khusus sehingga dirinya berharap agar sosialisasi ini bisa menjalar ke rumah sakit lain yang ada di Sulawesi Utara.

Dalam pemaparan materinya, Prasetyo mengungkapkan, sebagai narasumber dalam kegiatan ini, sangat mendukung pengelolaan limbah medis dengan menggunakan aplikasi berbasis teknologi sehingga data bisa diakses oleh semua kepentingan dan menjadi acuan, sehingga seratus persen limbah di Indonesia bisa dikelola.

“Sampai saat ini, data yang di kami juga Kementerian Kesehatan sangat terbatas dan tidak lengkap, sehingga setiap Kementerian memiliki data masing masing,” ujarnya.

Dengan demikian, ia berharap, data-data yang didapat melalui aplikasi ini bisa lengkap dan setiap Kementerian memiliki data yang sama, sehingga Implementasi terkait limbah medis bisa diperluas lagi.

Prasetyo mengakui, tidak semua daerah di Indonesia fasilitas pengelolaan limbah medis yang merata, terutama di daerah barat dan timur, tidak seperti di pulau Jawa yang cukup banyak.

“Saya berharap pengelolaan limbah medis bisa menyelesaikan masalah ini apabila terjadi kedaruratan atau lonjakan limbah kita semua sudah siap menangani hal tersebut,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan mengeluarkan Sertifikat yang menyatakan bahwa RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado telah memenuhi kualifikasi sebagai Institusi Penyelenggara Uji Kompetensi (Ukom) Jabatan Fungsional Kesehatan untuk jenis Jabatan Fungsional yang telah dilakukan penilaian dengan masa berlaku 5 Tahun.

Sertifikat tersebut diserahkan Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, kepada Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, saat pelaksanaan apel di halaman Kantor Pusat RSUP Kandou, Senin (12/6/2023).

Sertifikat tersebut, sebelumnya, telah diterima dokter Rotty dari Ditjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI.

Dirut menyampaikan apresiasi kepada Direktorat SDM di bawah pimpinan Dokter Ivonne Rotty karena RSUP Kandou saat ini mendapatkan sertifikat dari Kementerian Kesehatan. “Kalau tidak terakreditasi akan berdampak pada biaya, di mana kita akan bolak-balik keluar daerah untuk mengikuti Ukom,”ujarnya

Dengan keluarnya Sertifikat Rumah Sakit Terakreditasi Ukom, secara resmi RSUP Kandou bisa menyelenggarakan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional bagi seluruh Institusi. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. dr. RD Kandou (sering disebut RSUP Kandou) melakukan perjanjian kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut terkait dengan bidang perdata dan tata usaha negara (TUN).

Tanda tangan kerjasama tersebut berlangsung lancar sesuai dengan yang sudah diagendakan bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Administrasi RSUP Kandou, Senin (20/3/2023).

Mendampingi Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD saat penandatanganan adalah Dewan Direksi serta pejabat terkait.

Kepala Kejati Sulut Dr. Andi Muhammad Taufik, SH, MH, CGCAE, bersama tim tiba di RSUP Kandou pukul 14.00 langsung menuju ke Ruangan Webinar Lantai 2 RSUP Kandou.

Dua institusi ini sepakat untuk melakukan perjanjian kerjasama (MoU) mengingat hal sangat penting dilakukan karena RSUP Kandou sebagai institusi kesehatan yang bergerak di bidang pelayanan publik, diwajibkan melakukan kinerja sesuai aturan hukum yang berlaku.

Apalagi di RSUP Kandou mengelola keuangan negara. (Fer)

Meimonews.com – Keluarga besar RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado menggelar Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke 28 Tahun, di Gereja Oikumene Lukas Kompleks RS, Rabu (08/02)

Ibadah tersebut dipimpin Pendeta dr. Lenny Matoke, SpS, yang sebelumnya di isi puji-pujian oleh masing masing Direksi termasuk Direktur Utama Dr. dr .Jimmy Panelewen, SpB-KBD.

Dokter Jimmy (sapaan Dirut) saat membawakan kesaksian menyampaikan bahwa di HUT ke-28 RSUP Kandou, banyak capaian yang diraih, walaupun banyak tantangan dan rintangan, dinamika, akan tetapi puji Tuhan semua bisa terlewati.

Kementerian Kesehatan yang merupakan pimpinan dari RSUP Kandou, ungkapnya, mengatakan RS Kandou walaupun ada di ujung Timur Utara Indonesia tetapi tidak henti untuk melakukan inovasi.

“RSUP Kandou selalu mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan, dan semua karena Tuhan yang memperkenankan itu terjadi,”ujar Dirut.

Selain itu, dokter Jimmy menyatakan syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas pertolongan-Nya sampai saat ini masih dipercayakan pimpinan untuk memimpin RSUP Kandou.

“Ketika masih diberi kesempatan memimpin rumah sakit ini, itu berarti tugas serta tantangan besar akan menjadi tugas dan tanggung jawab kita,” ujarnya.

Mengutip dari Firman Tuhan, Dirut mengatakan, jangan berpuas diri dengan keangkuhan karena mencapai sesuatu, “Sementara kebutuhan pasien yang lebih penting yang tidak bisa dilihat dari sisi ilmu pengetahuan berdasarkan ilmu pengetahuan kita,” sebutnya.

Ditambahkan, pelayanan rumah sakit harus bertumbuh, karena ekspektasi dari masyarakat terhadap RS Kandou juga bertumbuh. “Dengan status RSUP Kandou saat ini dengan pencapaian pencapaian yang membanggakan, maka jawab kebanggaan itu dengan melakukan sesuatu yang baik pula,” pesannya.

Selaku Pimpinan, pribadi, keluarga berserta manajemen RSUP Kandou, dokter Jimmy menyampaikan terima kasih atas kerja keras, dukungan suport dari teman-teman, yang berujung kepada pelayanan kepada masyarakat dan semua hanya hormat kemuliaan nama Tuhan.

“Jangan ragu, melayanilah dengan penuh keyakinan dan pasti Tuhan akan menolong kita semua,” tandasnya.

Hadir pada ibadah syukur ini, Direktur SPU, Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, Direktur PKB Frets Melope, SE, ,M.Si, dan para mantan Direktur RSUP Kandou Manado. (Fer)

Meimonews.com – Walaupun RSUP Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) lagi berjibaku dengan Covid-19, tapi tidak meninggalkan pelayanan, untuk memenuhi indikator kinerja dari RSUP Kandou, bahkan target yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan.

Demikian ditegaskan Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD saat menjadi pembina apel dalam upacara HKN (Hari Kesehatan Nasional) di halaman gedung Pusat Jantung Pembuluh Darah dan Otak Terpadu (PJPOT) CVBC RSUP Kandou, Sabtu (12/11/2022).

Direntang waktu yang cukup panjang ini, ungkapnya, RSUP Kandou tidak diam dan terpaku hanya karena ada Covid-19. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan berhasil mendapatkan pengakuan dari Kementerian Kesehatan.

“RSUP Kandou dinyatakan lulus akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) tahun 2022, dan merupakan rumah sakit umum vertikal pertama yang lulus dengan akreditasi STARKES,” tandasnya.

Dengan semua pencapaian, pejabat enerjik dan kreatif ini menyampaikan apresiasi kepada tim akreditasi dan seluruh civitas hospitalia RSUP Kandou yang telah berjuang dan bekerja keras.

“Saya sampaikan bahwa level rumah sakit ini tujuannya bukan hanya untuk mendapatkan kelulusan akreditasi, tetapi bagaimana marwah (roh/ spirit) akreditasi itu bisa kita laksanakan dalam tugas setiap hari. Betul kita sudah terakreditasi, tetapi kita selalu berupaya keras untuk melaksanakan standar dan elemen dari akreditasi itu sendiri,” tegasnya.

Dokter Jimmy (sapaan akrabnya) bersyukur berada dalam satu jajaran yang membanggakan, mempunyai potensi yang besar untuk menjawab berbagai pencapaian pencapaian yang diraih RSUP Kandou.

” Teman-teman turut bangga, berada dalam institusi yang tidak kalah dengan yang lain, dan itu tidak dikerjakan oleh Direktur Utama, Dewan Direksi. Itu dikerjakan anda semua,” ujarnya seraya menambahkan, kunci dari semua itu adalah pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Di awal arahannya, dokter Jimmy mengungkapkan, jajaran RSUP Kandou bersyukur tahun ini boleh merayakan semarak HUT ke-58 HKN, tetapi juga pertama kali melaksanakan upacara setelah pandemi Covid-19, walaupun saat ini mulai terjadi lagi peningkatan kasus Covid-19 di beberapa daerah, tetap fokus jangan sampai ada mutasi-mutasi baru yang menyebabkan situasi kembali seperti kondisi awal di tahun 2020. (Fer)

Meimonews.com – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 58 (12/11/ 2022),  RSUP Prof. Dr R.D. Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) Manado menggelar serangkaian kegiatan selama dua hari, Jumat – Sabtu (11 – 12/11/ 2022.

Kegiatan tersebut dibuka Direktur Utama RSUP Prof. Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD di depan gedung Pusat Jantung Pembuluh Darah dan Otak Terpadu (PJPOT) CVBC, Jumat (11/11) dan ditandai pelepasan jalan sehat dari sivitas hospitalia RSUP Kandou.

Dalam sambutannya, dokter Jimmy (sapaan akrab Dirut) menyampaikan syukur boleh merayakan semarak HKN ke 58 dengan tema “Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku” walaupun indonesia sempat terpuruk dengan wabah Covid-19.

“Ternyata Indonesia mampu untuk bertahan. Kita patut berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa karena boleh melewati semua itu, dan bersamaan dengan HKN, RSUP Kandou dinyatakan lulus akreditasi STARKES dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). RSUP Kandou juga merupakan Rumah Sakit vertikal pertama yang lulus akreditasi STARKES,” ujarnya.

Kendatipun demikian, dokter Jimmy mengingatkan kepada seluruh jajaran RSUP Kandou agar tujuan untuk akreditasi bukan hanya mendapatkan selembar kertas dan pengakuan semata, akan tetapi hati nurani yang tulus, bagaimana pemberian diri untuk memberikan pelayanan yang bermutu dan terarah kepada masyarakat.

“Lepas dari pengakuan tadi, harapan dan kepuasan dari pasien, itu yang harus kita kejar,” ujarnya.

Ketua Panitia HKN RSUP Kandou dr. Nico Alexander Lumintang, Sp.B(K)KL menjelaskan, makna dari HKN adalah bagaimana melihat dari kondisi pandemi sekarang, RSUP Kandou akan bangkit sesuai tema HKN, dan berharap Indonesia semakin sehat, dengan upaya yang dilakukan pemerintah melakukan vaksinasi, tatapi juga dalam hal pelayanan yang sudah dilakukan saat pandemi Covid-19.

“Dengan kesibukan RSUP Kandou melaksanakan akreditasi, momen HKN bisa terlaksana dimulai hari ini, dengan serangkaian kegiatan,jalan sehat, senam zumba, dan lomba Idol Kandou, dan pihak RSUP Kandou juga akan memberikan apresiasi bagi staf yang berprestasi dalam lomba ini,” ujarnya.

Puncak HKN, Sabtu (12/11/2022), RSUP Kandou mengikuti apel bersama Kementerian Kesehatan RI.

Turut hadir Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dan Penunjang, dr Jehezkiel Panjaitan,SH. MARS, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Dr. dr. Billy J. Kepel, M.Med.Sc, Ketua Komite Medik Dr dr David E Kaunang,SpA (K), para Koordinator dan Sub Koordinator, Kepala Instalasi dan para Penanggung Jawab Ruangan. (Fer)