Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait dan Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi serta sejumlah pejabat utama Polresta Manado ikut bekerja pada Bedah Rumah di Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal 2 Manado, Jumat (16/6/2923).

Kegiatan sosial dengan menerjunkan personil Polresta dan jajaran ini diselenggarakan Polresta Manado dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77. Keluarga yang rumahnya dibedah adalah Saudra Gunawan.

Kapolresta Manado menjelaskan, kegiatan bedah rumah ini merupakan target pada program bedah rumah dalam rangka HUT Bhayangkara ke – 77 tahun 2023 Polresta Manado.

“Kegiatan bedah rumah ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-77,” ujar Kapolresta.

Kegiatan bedah rumah ini, sambung Kapolresta, menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

“Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolresta di sela kegiatan bedah rumah.

Melalui kegiatan bedah rumah, pihaknya berharap dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan meningkatkan rasa aman serta nyaman dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya dalam menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Penerima bantuan bedah rumah Saudra Gunawan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Manado yang telah membedah rumah miliknya, yang memang membutuhkan perbaikan mengingat kondisi hunian sudah banyak yang lapuk karena dimakan usia.

“Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Polresta Manado terkhusus kepada Bapak Kapolresta Manado yang telah membedah rumah kami yang memang sangat membutuhkan perbaikan dan sudah banyak yang lapuk karena dimakan usia,” ujar Gunawan. (AF)

Meimonews.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-77 Tahun, Polresta Manado menggelar Bakti Kesehatan Donor Darah di Manado Town Square, Jumat (16/6/2023).

Kegiatan yang bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUP Prof. Dr. RD Kandou  ini dibuka pelaksanaannya oleh Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait.

Sebanyak lima tenaga medis dari Klinik Polresta Manado yang dipimpin dr. I Wayan Arya dan enam tenaga medis UTD RSUP Kandou pimpinan dr. Sumilat BSX Lapian bertugas melayani 120 calon pendonor darah (yang memenuhi syarat 95 orang).

Sejumlah pejabat utama termasuk Kapolresta, Kabagops, Kasat Samapta, Kasat Reskrim, Kasatpolair, Kasat Bimas, beberapa Kapolsek serta personil Polresta dan jajaran menjadi pendonor darah.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com, usai mendonorkan daràhnya, Kapolresta mengungkapkan rasa senangnya karena bisa ikut menyumbangkan darahnya yang akan digunakan untuk kegiatan kemanusiaan.

“Saya bersyukur, di tengah kesibukan dan lain-lain, bisa mendonorkan darah saya untuk kegiatan kemanusiaan. Dan, ini menyehatkan,” ujar Kapolresta.

Dijelaskan, ia melakukan donor darah untuk tahun ini, baru yang pertama dan ingin agar tiga bulan ke depan bisa mendonorkan lagi.

Kombes Pol. Sirait menjanjikan bahwa kegiatan donor darah seperti ini akan dilakukan Polresta Manado setiap tiga bulan sekali. “Pertiga bulan, anggota-anggota Polresta Manado kami rekomendasikan untuk ikut kegiatan donor darah karena ini juga bagus untuk kesehatan mereka masing-masing,” ujarnya.

Kapolresta mereka yang sudah tahu tentang manfaat donor darah agar mengajak kepada masyarakat agar mau terlibat dalam kegiatan donor darah.

“Ayo kita beritahu yang lain-lain bahwa donor darah itu baik dan menyehatkan. Tidak salahnya kita mengajak mereka mendonorkan darahnya untuk kegiatan kemanusiaan,” imbau Kapolresta.

Kasat Samapta Polresta Manado Kompol Bartolomeus Dambe ketika dimintai komentarnya atas keterlibatannya dalam kegiatan donor darah ini menyatakan rasa senangnya karena bisa lagi menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan.

“Saya sudah sering mendonorkan darah untuk kegiatan kemanusiaan. Bukan baru pertama kalinya saya mendonorkan darah tapi sudah beberapa kali sehingga telah punya kartu donor darah,” ujar Kompol Barto, sapaan akrabnya seraya tersenyum senang karena bisa ikut lagi mendonorkan darahnya di momen Hari Bhayangkara tahun ini. (AF)

Meimonews.com – Kodim 1309/Manado dan Polresta Manado berkolaborasi dan didukung masyarakat melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di Pantai Desa Kulu, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (15/5/2023).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Ipda Agus Haryono kepada wartawan di Manado, usai kegiatan mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam penghijauan di wilayah pesisir pantai untuk mencegah terjadinya abrasi pantai.

“Guna membendung air laut saat air pasang sehingga dapat mengurangi abrasi di daerah pesisir pantai kedepannya,” jelas Ipda Agus.

Ditambahkan, selain berfungsi menjadi penghalang dan pencegah abrasi, hutan Mangrove juga menjadi benteng pengaman dari ancaman bencana gelombang pasang (tsunami) dan pendukung kehidupan biota laut.

“Jangan anggap remeh tanaman bakau (Mangrove) yang berdiri di tepian pantai. Keberadaan hutan Mangrove punya sejuta manfaat bagi kita dan lingkungan sekitar,” katanya mengingatkan.

Dalam kegiatan ini, pihaknya juga mengajak masyarakat sambil memberikan edukasi sehingga dapat menumbuhkan kesadaran dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan khususnya yang ada di pesisir pantai karena ini adalah tugas bersama.

Penanaman pohon Mangrove manfaatnya sangat besar dapat menjaga pantai dari abrasi dan menjaga iklim karena bisa meningkatkan oksigen demi kelangsungan hidup generasi masa depan.

Hal ini adalah langkah awal yang dilakukan saat ini akan mempunyai dampak besar di masa depan, terutama bagi kelangsungan hidup makhluk-makhluk lainnya di masa yang akan datang.

Pentingnya peran tumbuhan di bumi ini dalam menangani krisis lingkungan terutama di daerah perkotaan, sangat tepat jika keberadaan tumbuhan mendapat perhatian serius dalam pelaksanaan penghijauan perkotaan sebagai unsur hutan kota

Hadir dalam kegiatan penanaman Mangrove adalah Kapolda Sulut Irjen Pol. Setyo Budiyanto, Forkompinda Provinsi Sulut , Kapolresta Manado, Dandim 1309/Manado Letkol Teddy Lakson dan Forkompinda Kota Manado. (AF)

Meimonews.com- Guna menghindari kemacetan lalulintas (lalin) menjelang Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Polresta Manado bersama Polda Sulut melaksanakan Tactical Wall Game (TWG)

TWG yang digelar di ruang kerja Kapolresta Manado dihadiri oleh PJU Polda Sulut  dan PJU Polresta Manado membahas langkah antisipasi dalam mengamankan kegiatan takbiran dan perayaan Idul Fitri di wilayah Kota Manado.

”Sejumlah titik jalan akan kita lakukan pengalihan arus jalan lalulintas. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan mengingat padatnya arus lalulintas menjelang lebaran, apalagi saat malam takbiran,” ujar Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK, Jumat (21/4/2023).

Kepada wartawan, Kapolresta menjelaskan, rekayasa lalulintas ini merupakan bagian dari strategi pengamanan Polresta Manado dan Polda Sulut untuk mengantisipasi euforia atau kegembiraan berlebih masyarakat yang merayakan kemenangan jelang Lebaran.

Kombes Sirait mengimbau kepada masyarakat dalam menyambut malam takbiran Idul Fitri Syawal 1444 H. ”Mari kita sambut malam takbir 2023 dengan takbir, doa dan dzikir di masjid dan musholla, tidak melakukan pesta minuman keras, narkoba karena minuman keras dapat memicu terjadinya tawuran antar warga,” katanya.

Selain itu, tidak melakukan konvoi kendaraan dan kebut-kebutan yang dapat menimbulkan kemacetan dan lakalantas, tidak menyulut petasan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain serta serta tidak melakukan tawuran / perang sarung, karena dapat menimbulkan korban jiwa dan menyebabkan kerugian materil. (AF)

Meimonews.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu yang ada di wilayah hukum Polresta Manado di momen Bulan Suci Ramadhan Tahun 2023, Polresta Manado berbagi sembako kepada sejumlah warga.

Pembagian sembako tidak dipusatkan di suatu tempat melainkan para personil Polresta mendatangi rumah ke rumah warga yang membutuhkan bantuan sosial untuk diserahkan langsung dalam program Polri Berbagi ini.

Pembagian bansos yang ikut dilakukan Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK ini dilakukan pada Selasa (28/3/2023).

Ada tiga Kelurahan yang warga kurang mampunya diberikan bansos dalam Program Polri Berbagi ini yakni Kelurahan Kombos Timur, Kelurahan Tuminting dan Kelurahan Mahawu.

“Dalam kegiatan bansos Polri Berbagi ini kita mendatangi langsung rumah warga dengan maksud agar bantuan ini dapat tepat sasaran kepada warga kurang mampu di Bulan Suci Ramadhan,” ujar Kombes Pol. Sirait.

Disebutkan, melalui program Polri Berbagi ini, dapat membantu mengurangi beban ekonomi warga yang kurang mampu sehingga terjalin sinergitas kebersamaan dengan warga masyarakat di Kelurahan Kombos Timur, Kelurahan Tuminting dan Kelurahan Mahawu.

“Semoga dengan adanya program Polri Berbagi, bantuan sosial berupa sembako yang tidak seberapa ini dapat sedikit meringankan beban warga masyarakat kurang mampu pada bulan Suci Ramadhan di Kelurahan Kombos Timur, Kelurahan Tuminting dan Kelurahan Mahawu,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado menduduki peringkat kedua Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Pagu di atas Rp. 50 miliar tahun 2022.

Hasil tersebut berbuah penghargaan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan) Sulut.

Piagam penghargaan diterima Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK saat kegiatan Executive Gathering dan rapat koordinasi pelaksanaan anggaran tahun 2023 yang dilaksanakan di lantai 6 Gedung Keuangan Negara, Jl. Bethesda Manado, Senin (27/3/2023).

Kapolresta Manado menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan sebuah prestasi yang patut disyukuri dan merupakan kebanggaan bagi Polresta Manado, sehingga hal ini harus dipertahankan dan ditingkatkan kinerjanya khususnya dalam pengelolaan anggaran.

Kepala Kantor Wilayah  DJP Sulut Ratih Hapsari Kusumawardani mengapresiasi anggaran yang diserap sebelumnya lebih baik.

Ratih menyampaikan terima kasih kepada para kuasa penggunaan anggaran Satker anggaran tahun 2023 di Sulut untuk triwulan 1 realisasi karena bisa menunjukkan kondisi yang lebih baik.

“Dengan penyesuaian kondisi dan perkembangan saat ini sehingga diharapkan satuan kerja mampu mengelola APBN dengan tertib dan lancar pelaksanaan pengelolaan dan pertanggungjawaban,” ujarnya.

Ditambahkan, kiranya dapat dilaksanakan tepat waktu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. (AF)

Meimonews.com – Guna meningkatkan rasa kebersamaan dan jalinan kekeluargaan di antara personil Polresta dengan personil lain dan keluarga, Polresta Manado menggelar Family Gathering.

Kegiatan ini digelar di salah satu lokasi wisata yang ada di Desa Minaesa Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (18/3/2023).

Sebelum kegiatan Family Gathering dimulai personil Polresta Manado melaksanakan Apel Pagi.

Acara yang diikuti juga oleh Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi dan pejabat utama serta personil Polresta Manado hingga Polsek jajaran kemudian dilanjutkan dengan berbagai jenis kegiatan lomba berupa lomba kelereng, lomba mengidentifikasi pasangan, lomba lato-lato, lomba geser kertas, lomba lompat maju-mundur, lomba makan kerupuk, pertandingan menyanyi, pertandingan catur, dan pertandingan tarik tambang dengan peserta seluruh personil dan keluarga untuk memeriahkan suasana.

Suasana semakin meriah karena keikutsertaan pula Ketua dan Pengurus serta Anggota Bhayangkari Polresta Manado dan Polsek jajaran bersama dengan anak dan keluarga.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK mengatakan, kegiatan Family Gathering ini dilaksanakan untuk meningkatkan rasa kebersamaan keluarga besar Polresta Manado.

Kapolresta berharap, melalui kegiatan Family Gathering yang digelar keluarga besar Polresta Manado ini, selain upaya menjaga dan mempererat silahturahmi, juga dapat menjadi sebuah momen yang tak lekang oleh waktu.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Dan rasa persaudaraan seirama akan tumbuh lebih erat lagi. PJU Polresta Manado dan Kapolsek Jajaran Polresta Manado ke depan semakin solid,” harap Kapolresta.

Dengan terjalinnya silahturahmi dan rasa persaudaraan yang kuat, sambung Kapolresta, maka ke depan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepolisian diyakini akan berdampak lebih baik.

“Di sini, saya mengajak semua harus bisa berkontribusi positif. harus taat dan mau dikoreksi guna meningkatkan kinerjanya. Dan sekarang yang sudah lebih baik, tolong dipertahankan,” pinta Kombes Pol. Sirait.

“Silahkan bersenang-senang menikmati segala kegiatan yang ada. Sambut dengan hati gembira sehingga semua mendapatkan manfaat yang baik,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Guna menciptakan karakter anggota yang humanis sehingga citra kepolisian di masyarakat dipandang lebih baik, Polresta Manado rutin melakukan pembinaan rohani dan mental (binrohtal).

Kegiatan ini rutin digelar setiap Kamis seusai Apel pagi, seperti Kamis (23/2/2023) di Mushola Kompleks Polresta Manado.

“Binrohtal sebagai wadah untuk membentuk karakter Anggota Polri menjadi lebih humanis, sehingga Citra Kepolisian di mata masyarakat di pandang lebih baik,” ujar Kasi Humas Polresta Manado Ipda Agus Haryono mengutip Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungam Sirait kepada.wartawan, Kamis (23/2/2023).

Dijelaskan, tujuan kegiatan ini dilakukan yaitu meningkatkan karakter anggota Polri khususnya anggota personil Polresta Manado menjadi lebih humanis dan juga meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, yang mana dengan di adakan kegiatan ini maka moral serta kelakuan yang buruk bisa menjadi lebih baik.

“Binrohtal ini rutin dilaksanakan setiap hari Kamis, selain meningkatkan keimanan dak ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, binrohtal juga bertujuan untuk membentuk karakter personil yang lebih humanis serta ikhlas pada setiap pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Ipda Agus. (AF)

Meimonews.com  – Polresta Manado melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Samrat 2023 yang dipimpin Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi  di halaman Mako Polresta Manado, Selasa (7/2/2023).

Pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat berlangsung dari 7 hingga 20 Februari 2023.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait menjelaskan, Operasi Keselamatan Samrat tahun 2023 bertujuan untuk menciptakan kamseltibcar lantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas) jelang hari raya idul Fitri 1444 H tahun 2023.

Ditambahkan, berdasarkan evaluasi pelaksanaan Operasi Keselamatan tahun 2021 dan 2022, terdapat peningkatan angka pelanggaran dan kasus kecelakaan lalulintas. Salah satu faktor penyebab kenaikan tersebut adalah kesadaran masyarakat dalam lintas lintas yang dinilai masih kurang.

Oleh karena itu, dalam rangka menekan angka kecelakaan lalulintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas, maka Polda Sulut beserta jajarannya secara serentak melaksanakan operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Keselamatan Samrat 2023.

”Kepada seluruh personil yang terlibat operasi agar meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas serta melakukan koordinasi secara intensif dengan berbagai pihak dalam rangka menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas,” ujarnya.

Diharapkan dengan dilaksanakannya Operasi keselamatan Samrat 2023 ini, dapat memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal tertib berlalulintas. (AF)

Meimonews.com – Penarikan paksa kendaraan bermotor (ranmor) oleh finance dengan menggunakan jasa pihak ketiga yang dinilai masyarakat kreditur menggunakan cara-cara atau tindakan paksa jadi pembahasan hangat pada forum Jumat Bacirita Polresta Manado di Warong Kobong Pumorouw, Jumat (3/2/2023)

Sejumlah perwakilan finance, pihak ketiga, tokoh masyarakat dan wartawan hadir pada pertemuan yang bersifat sersan (serius tapi santai) sambil menikmati minuman (kopi, teh, es) dan snack yang disediakan Polresta Manado.

Dari Polresta Manado nampak hadir antara lain Kapolresta Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, Wakapolresta AKBP Faisol, Kasat Reskrimum Sugeng Wahyudi Santoso, Kasat Samapta Kompol Batholomeus Dambe dan Kasat Binmas AKP Muris.

Sejumlah perwakilan finance, pihak ketiga serta juga wartawan diberikan kesempatan untuk mengajukan pendapat dan bertanya. Unek-unek dikeluarkan serta kejadian-kejadian di lapangan saat terjadi penarikan ranmor kredit oleh pihak ketiga terungkap termasuk pembelaan atau argumentasi dasar penarikan ramnor kredit.

Secara arif dam bijaksana masukkan yang diungkap/disampaikan didengar oleh Kapolresta, Wakapolresta dan jajaran tapi ada pula penegasan-penegasan yang disampaikan agar finance dan pihak ketiga mengikuti prosedur/aturan yang ada/berlaku serta ditawarkan solusinya.

Merespon pernyataan dari perwakilan finance dan pihak ketiga, Kasat Reskrimum Kompol Sugeng Wahyudi Santoso menjelaskan, semua laporan yang masuk akan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang ada. Namun, bila ada yang bisa dilakukan mediasi maka hal itu disarankan.

Para pihak disarankan duduk bersama membicarakannya. “Bila tidak ada kata sepakat, proses hukum jalan keluarnya,” ujar Sugeng.

Kasat Samapta Kompol Bartholomeus Dambea menjelaskan, dalam menghadapi persoalan yang ada, Polisi bersikap netral.  “Dengan posisi netral ini tidak gampang dengan segala aturan yang ada,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini (Jumat Bacirita), sebut Bartholomeus, dicari solusinya bagaimana menghadapi persoalan ini di lapangan.

Di lapangan, menurutnya, semua finance menggunakan caranya sendiri, tidak baku satu SOP (standar operasional prosedur).  Padahal aturan dari atas sama tapi pelaksanaan di lapangan berbeda-beda.

Diakui, sosialisasi dari finance kurang sehingga masyarakat banyak belum paham. Maka diharapkan agar aturan baku, sesuai SOP itu disosialisasikan kepada masyarakat agar ada kesepahaman bersama (sehingga tidak terjadi jadi benturan di lapangan).

Kapolresta Manado menegaskan, masyarakat perlu diedukasi agar mereka paham tentang aturan yang telah disepakati bersama.

“Lakukan edukasi kepada masyarakat, saat melakukan perjanjian. Dijelaskan apa yang kewajiban dan hak masing-masing. Dengan adanya hak dan kewajiban, ada konsekuensinya,” ujar Kapolresta.

Apa konsekuensi ? Kalau tidak melaksanakan kewajibannya akan diberikan SP (surat peringatan) 1, SP2, SP3. Bila setelah diberikannya SP-SP tersebut maka akan ada yang namanya eksekusi. “Eksekusinya apa ? Anda (kreditur) harus menyerahkan barangnya,” tandas Kapolresta.

Saat melakukan eksekusi, Kapolresta minta pihak ketiga melengkapi persyaratan/surat-suratnya. “Jangan main todong. Jangan gaya preman,” saran Kapolresta.

Menurut Kapolresta, kalau dijelaskan dengan baik-baik maka masyarakat (kreditur) bisa memahaminya. Bila mau diadakan negosiasi lagi, silahkan datang ke kantor. Akan ada opsi-opsi penyelesaian masalahnya.  Bila akan dilelang kendaraannya, mereka bisa mendapat dana bila ada kelebihan dari hasil lelang.

“Ini khan bagian dari edukasi. Saya yakin, bila langkah ini dilakukan, masyarakat pasti memahaminya. Bila hal ini sudah dilakukan namun tidak ada penyelesainnya maka diproses hukum/pidana. Bila sudah masuk rana pidana, polisi bisa melakukan penyitaan,” ujarnya. (AF)