Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado siap melaksanakan Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2022.

Kesiapan itu disampaikan Ketua Panitia SBMPTN Unsrat Manado Tahun 2022 Prof.Dr. Ir. Grevo Gerung, M.Sc kepada wartawan di Manado, Selasa (10/5/2022).

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

“Unsrat telah siap secara teknis  melaksanakan UTBK terhadap 3.977 calon mahasiswa, dengan tetap memenuhi prokes (protokol kesehatan),” ujar Gerung, yang adalah juga Wakil Rektor 1 Bidang Akademi Unsrat Manado.

Kepada calon mahasiswa Unsrat tersebut diharapkan Gerung memperhatikan pengumuman panitia seperti kehadiran paling lambat 1 jam sebelum ujian dimulai, berpakaian rapih (tidak memakai kaos oblong, jeans bolong, rok mini, blus pendek), dan bersepatu (tidak memakai sandal).

“Ujian pembukaan UTBK diadakan pada Selasa (17/5/2022) mulai  jam 07.00 Wita  bertempat di Gedung TIK Unsrat dan Fakultas Kedokteran Unsrat,” ujar Gerung.

SBMPTN Tahun 2022 Unsrat Manado pimpinan Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA (Rektor) akan dilaksanakan sesuai jadual yang telah ditetapkan yakni dengan dua gelombang.

Baca juga : 6 Imam Baru Ditahbiskan Mgr. Rolly

Gelombang pertama dimulai Selasa (17/5/2022) hingga Senin  (23/5/2022) sedang gelombang kedua dimulai Sabtu (28/5/2022) hingga Jumat (3/6/2022). UTBK ini akan digelar setiap hari mulai pagi dan sore. (af)

Meimonews.com – Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC menahbiskan enam frater diakon menjadi imam tarekat MSC dan OCD pada misa tahbisan yang diadakan di Gereja Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Karombasan, Sabtu (7/5/2022).

Keenam imam baru tersebut adalah Pastor Bonaventura Farneubun MSC, Pastor Paulus Edi Nugroho MSC, Firalen Vianney Ngantung MSC, Pastor Antonius Obe Haryon MSC, Pastor Robertus Talaroga MSC, dan Pastor Budi Alen Agustinus Yosua Ratag OCD.

Misa tahbisan dipimpin Mgr. Rolly di dampingi Provinsial MSC Indonesia  Pastor Samuel Maranresy MSC, Dewan Komisaris OCD Pastor Remigius Todang OCD, Uskup Emeritus Mgr. Yos Suwatan MSC, Supda MSC Sulkaltim Pastor Herry Purasa MSC, Frater Diakon Firovani Adikila Pr serta puluhan imam diosesan, Tarekat MSC dan Tarekat OCD.

Para imam baru ini, nantinya bertugas di sejumlah tempat baik di wilayah Keuskupan Manado, di Indonesia maupun di luar negeri. Pengumuman penempatan tugas dilakukan oleh masing-masing pimpiman tarekat (MSC dan OCD).

Misa tahbisan yang turut dihadiri sejumlah frater, bruder, suster, orangtua imam baru, perwakilan umat (Rodrigo Elias dan istri), serta undangan terbatas tersebut tetap mengikuti protokol kesehatan

Upacara tahbisan diwarnai pemilihan calon tahbisan imam, pengikraran janji setia calon imam, litani para kudus, penumpangan tangan, doa tahbisan, pengenaan kasula, pengurapan tangan, penyerahan piala dan patena serta salam damai.

Saat salam damai, yang merupakan rangkaian terakhir upacara tahbisan, uskup Manado memberikan salam damai kepada imam-imam baru tersebut  dengan berkata “damai bersamamu,” yang dijawab para imam baru “dan bersama rohmu.” Setelah itu, para imam yang hadir memberikan salam damai kepada para imam baru.

Dalam sapaannya kepada para calon imam baru di awal upacara tahbisan, Mgr. Rolly (sapaan akrab Uskup Manado) mengatakan, putra-putraku yang tercinta, kamu akan diangkat masuk ke dalam kalangan para imam. Kamu akan menjalankan tugas suci yaitu mengajat di dalam Kristus, Sang Pengajar.

“Wartakanlah kepada semua orang Sabda Allah yang kamu sendiri telah terima dengan suka cita. Seraya merenungkan hukum-hukum Tuhan, jagalah agar kamu tetap percaya akan Sabsa Tuhan dan menjadi teladan dari pengajaranmu,” ujar Mgr. Rolly.

Mantan Provinsial MSC Indonesian ini menambahkan, hendaklah pengajaranmu menjadi pegangan bagi umat Allah dan cara hidupmu menjadi kesukaan bagi kaum Kristiani agar dengan perkataan dan teladanmu, kamu membangun rumah yaitu Geteja Allah.

Demikian pula, sebut Mgr. Rolly, kamu akan menjalankan tugas menguduskan di dalam Kristus. Karena oleh pelayananmu kurban rohani dari umat akan dipersembahkan dalam persatuan dengan kurban Kristus.

“Melalui tanganmu kurban itu akan dipersembahkan secara tidak berdarah di atas altar dalam Perayaan Ekaristi. Oleh karena itu, perhatikanlah apa yang kamu lakukan dan teladanilah apa yang kamu jalankan. Yakni, seraya merayakan misteri wafat dan kebangkitan Tuhan, hendaklah kamu berusaha mematikan anggota-anggota tubuhmu dari segala jenis kejahatan dalam cara hidup yang baru,” tegas uskup.

Usai misa tahbisan diadakan syukuran / ramah tamah di aula Paroki yang berada di samping pastoran / gereja. (lk)

Meimonews.com – Suatu prestasi yang membanggakan dibuat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. RD Kandou Manado di bawah pimpinan Dr. dr. Jemmy Panelewen, SpB-KBD (Direktur Utama).

Operasi pemisahan kembar siam yang biasanya dilakukan di rumah sakit besar di Jakarta, kini bisa dilakukan di Manado, di RSUP Prof Kandou Manado. Dan, operasi ini adalah yang pertama kalinya.

Ini terlihat saat RSUP Prof. Kandou Manado melaksanakan operasi pemisahan bayi kembar siam pada Kamis (21/4/2022). Bayi kembar siam yang berhasil dipisahkan adalah anak dari seorang anggota TNI AD yang bertugas di Kodim Minahasa. Operasi berlangsung selama 9 jam, lebih cepat dengan estimasi waktu jadual oleh tim operasi yaitu 12 jam.

Operasi  ini disaksikan Panglima Kodam 13 Merdeka Mayor Jenderal TNI Alfret Denny Tuejeh,  Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Mukhlis SAP MM, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jeheskiel Panjaitan, SH., MARS, dan pejabat terkait RSUP Kandou melalui layar monitor di ruang jantung CVBC RSUP Kandou.

Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Prof Kandou Manado dr Jeheskiel Panjaitan sekaligus sebagai penanggung jawab Tim Terpadu Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam, saat konfrrensi pers, usai operasi mengungkapkan, pemisahan bayi kembar siam dijadualkan pada Kamis karena kedua bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.

“Setelah berkoordinasi dengan tim maka dijadualkan operasi pada tanggal 21 April, karena kedua bayi kembar siam tersebut adalah perempuan sekaligus untuk memperingati Hari Lahir RA Kartini. Puji Tuhan semua boleh berjalan dengan baik dan lancar. Terima kasih atas kerjasama dari semua pihak,” ujarnya seraya menyebut ada 67 tenaga medis yang terlibat dalam operasi ini.

Ketua Tim Terpadu Operasi Pemisahan Kembar Siam RSUP Kandou Dr. dr. Harsali F, Lampus, MHSM, SpBA menambahkan, rencananya operasi ini akan berlangsung selama 12 jam 15 menit. Jam 6 pagi kita sudah mulai persiapan. Tim anestesi sudah mempersiapkan pasien dua jam. Pada jam 08.45 tim dokter sudah siap untuk melakukan operasi dengan kondisi pasien sudah terbius.

“Pada saat jalannya operasi, puji Tuhan kami tidak mendapatkan banyak masalah karena sebelumnya kami sudah melakukan pemeriksaan dan simulasi dengan waktu yang cukup lama,” ujar Lampus seraya menyampaikan terima kasih kepada manajemen RSUP Kandou yang memberikan kepercayaan dan selalu mengsuport bagi tim terpadu.

“Terima kasih kepada pak Dirut yang sudah menyiapkan fasilitas, sarana prasarana, peralatan yang terbaik yang tak kalah saing baik nasional  maupun internasional,” ujarnya pada konferensi pers yang turut dihadiri semua tim dokter yang melakukan operasi, Dandim Minahasa Letnan Kolonel ( Letkol ) Inf Ircham Effendy, serta pejabat terkait lingkup RSUP Kandou.

Dirut RSUP Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD menjelaskan, operasi kembar siam ini baru pertama kalinya dilakukan RSUP Kandou Manado, yang sebelumnya setiap kasus kembar siam selalu dikirim ke Jakarta.

Diungkapkan, terlaksananya operasi pemisahan kembar siam tersebut merupakan atensi dari seluruh jajaran TNI-AD, dan dari sisi RSUP Kandou sendiri mampu untuk melaksanakannya. “Saya mendapat kunjungan dari Danrem 131/Santiago pak Mukhlis untuk silahturahmi, tetapi poin utamanya untuk membahas kedua pasien ini, untuk dilakukan operasi pemisahan,” sebut Panelewen.

Panglima Kodam XIII / Merdeka Mayor Jenderal TNI Alfret Denny Tuejeh menyampaikan terima kasih kepada pimpinan RSUP Kandou dan tim dokter yang sudah berjuang untuk kedua anak tersebut.

“Saya selaku Pangdam terharu melihat perjuangan, semangat dari tim dokter yang melaksanakan operasi besar ini, dan semuanya berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Apresiasi buat RSUP Kandou sudah membantu anak buah saya, yang mempunyai anak kembar siam ini,” ujar Pangdam seraya berharap ada pemantauan terhadap kedua anak kembar siam ini pasca operasi dan berharap kepada Tuhan agar semuanya lancar. (af)

Meimonews.com -Terkait dengan penanganan masalah stunting Kota Manado, Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Hotel Peninsula Manado, Rabu (13/4/2022).

Penandatanganan dilakukan Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Kerja Sama Unika De La Salle Manado Dr. Jozef R. Raco, M.Sc mewakili Rektor Pastor Dr. Yohanes Ohoitimur MSC dan Kepala BKKBN Sulut oleh Ir. D. Tino Tandayu, M.Eng.

Kepala LPPM Unika De La Salle Manado Angelia Melani Adrian, S.Kom, M.Sc. Eng, Ph.D menjelaskan, penandatangan PKS ini merupakan tindak lanjut MoU (Memorandum of Understanding) antara Unika De La Salle Manado dan BKKBN Sulut terkait dengan penanganan stunting di Kota Manado, beberapa waktu lalu.

Unika De La Salle Manado diminta untuk menyusun program penanganan stunting di Kota Manado yang harus tuntas pada tahun 2024, sesuai dengan harapan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE.

“Itu berarti bahwa pada tahun 2024 Sulawesi Utara khususnya Kota Manado sudah harus bebas dari masalah stunting,” ujar Angelia kepada Meimonews.com, usai penandatanganan PKS.

PIC Tim Pelaksana Pendampingan Perguruan Tinggi dalam Percepatan Penurunan Stunting Kota Manado ini menyebutkan, penandatanagan PKS seperti ini dilakukan pula oleh BKKBN Sulut dengan Unsrat, Unima, dan Universitas Muhamadiah Manado.

Kepala Biro Kerja Sama Unika De La Salle Manado Joppie Supit, SH, MBA menambahkan, penandatanganan PKS ini dipadukan dengan Rapat Koordinasi Daerah Tahun 2022 yang mengangkat tema Akselerasi Penurunan Stunting Melalui Penguatan Program Bangga Kencana  dan Konvergensi Lintas Sektor Provinsi Sulawesi Utara, yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandou. (lk)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado pimpinan Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (Direktur Utama) menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) terkait Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dan Covid-19 di aula lantai 2 kantor pusat RSUP Kandou, Rabu – Jumat (29-31/3/2022).

Diklat ini wajib dilaksanakan sesuai dengan regulasi RSUP Kandou sebagai Rumah Sakit Pendidikan Nasional dan sudah terakreditasi.

Semua proses pelayanan maupun administrasi sudah terstandarisasi. Setiap peserta yang baru bergabung dengan RSUP Kandou, baik Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), pegawai baru dalam bentuk BLU, Pegawai kontrak dan peserta diklat harus mengikuti workshop dan orientasi.

Hal tersebut disampaikan Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Kandou Manado, Dr. dr. Ivonne Rotty, M.Kes, saat membuka kegiatan tersebut, Rabu (29/3/2022).

Dokter Ivonne yang di dampingi Koordinator SDM Ns. Suwandi Luneto, S.Kep, M.Kes, dan Subkoor Pendidikan dan Penelitian, Jemmy Sambul, SE, menyebutkan, pelatihan ini merupakan orientasi umum yang tergabung dalam 2 Institusi besar. Seluruh proses kegiatan diklat mengacu pada regulasi Covid-19 tentang protokol kesehatan, juga mengikuti pada program pemerintah.

“Dalam diklat ini jika mengikuti regulasi awal tidak ada materi Covid-9 regulasi berubah setelah adanya pandemi Covid-19. Ini merupakan ilmu yang baru dan sama-sama kita belajar karena pemahaman Covid-19 ini semua harus tau”, ujar Sekretaris PERSI Daerah Sulawasi Utara ini.

Dokter yang pernah menjadi Kepala Puskesmas Dodaga, Kecamatan Wasile Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku tahun 1991 – 1992 ini menambahkan, banyak orang-orang pintar dil uar sana, tetapi soft skillnya masih kurang. Yang berhubungan dengan pelayanan publik harus diutamakan soft skill, cara dan perilaku, serta komunikasi yang baik.

“Saat adik-adik menimbah ilmu selama 5 hari ked epan, saya minta untuk mengikutinya dengan baik agar apa yang didapatkan bisa terimplementasikan sesuai dengan SOP yang ada.” ujar dokter Ivonne. (lk)

Meimonews.com – Kepemimpinan Partai NasDem (Nasional Demokrat) Sulawesi Utara mengalami perubahan menyusul keluarnya SK (Surat Keputusan) DPP NasDem tertanggal 25 Maret 2022 yang ditandatangani Surya Paloh (Ketua Umum) dan Johny G. Plate (Sekjen).

Dalam SK Nomor : 94 -Kpts/DPP-NasDem/111/2022 tentang Pengesahan Pengangkatan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Provinsi Sulawesi Utara Periode 2022-2024 tersebut, Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH, MH diangkat menjadi Ketua DPW.

Dengan adanya SK tersebut maka SK DPP NasDem Nomor : 343-SK/DPP-NasDem/X1/2018, tertanggal 8 November 2018 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Provinsi Sulawesi Utara Periode 2022 — 2024 dinyatakan tidak berlaku lagi.

Kepada Mailangkay yang kini Wakil Ketua DPRD Sulut diberikan tugas, wewenang dan tanggung jawab untuk menyusun struktur pengurus definitif DPW Partai NasDem Sulut dalam batas waktu 30 (tiga puluh) hari kalender.

Khusus untuk jabatan Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Sulut, DPP mempercayakan dipegang oleh Maximiliaan Jonas Lombam, SE, MSi. (lk)

Meimonews.com – Konferensi Studi Nasional (KSN) akan digelar pada Senin – Sabtu.(21-26/3/2022) di Manado, Sulut.

Para peserta KSN adalah utusan DPC/DPCC dan Komda PMKRI se-Indonesia, Pengurus Pusat PMKRI dan undangan lainnya untuk acara tertentu.

Untuk melihat / memantau persiapan pelaksanaan iven nasional tersebut, Ketua Presidium (Kapres) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Benedictus Papa mengunjungi daeah ini, Minggu – Selasa (13 – 15/3/2022).

Di dampingi salah satu anggota lembaga PMKRI Pusat, Benny (sapaan akrab Kapres PMKRI Pusat) bertemu dengan panitia dan datangi lokasi yang akan dijadikan tempat pelaksanaan kegiatan.

Sejumlah arahan / masukkan disampaikan Benny kepada panitia pelaksana yang diketuai Aristoteles Sjafii, yang saat ini menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PMKRI Manado St. Thomas Aquinas.

Benny berharap KSN tahun ini, yang diselenggarakan di bumi Nyiur Melambai ini bisa berjalan dengan baik dan sukses. Itulah sebabnya ia meminta dukungan dari berbagai pihak terkait. (lk)

Meimonews.com – Ketua Dewan Penasehat  Yayasan Pengembangan Kebudayaan Minahasa (YPKM) Irjen Pol. (Purn) Dr. Ronny F. Sompie, SH, MH menyambut baik ide-ide dan gagasan penyelenggaraan Webinar dengan topik  Ada Apa dengan Kolintang.

Hal tersebut disampaikan Sompie mewakili Ketua Umum YPKM pada acara pembukaan Webinar yang diselenggarakan secara zoom meeting, Kamis (10/3/2022).

Sompie berharap, kiranya kegiatan webinar ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua dan menghasilkan sebuah upaya perjuangan bersama yang saling bekerjasama dan sama-sama bekerja untuk keberhasilan kemajuan Kolintang.

“Saatnya kita semua mapalus sesuai peran kita masing-masing untuk memajukan kebudayaan Indonesia termasuk kolintang sebagai musik khas Minahasa,” pinta Tonaas Umbanua Tou Minahasa ini.

Ketua Umum KKK Indonesia ini mengungkapkan, musik kolintang merupakan warisan budaya tak benda (Intangible Culture Heritage) serta kebanggaan suku Minahasa di Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam UU nomor 5 tahun 2017 tentang p
Pemajuan Kebudayaan pada pasal 41, sebutnya, mengatur bahwa setiap orang berhak berekspresi juga mendapat perlindungan atas hasil ekspresi budayanya, berpartisipasinya dalam kemajuan budayanya mendapatkan akses informasi mengenai kebudayaan, memanfaatkan sarana dan prasarana kebudayaan serta memperoleh pemajuan dari kebudayaan.

Pasal 42 juga mengatur bahwa setiap orang berkewajiban untuk mendukung upaya kemajuan kebudayaan, memelihara kebinekaan, mendorong lahirnya interaksi antar budaya, mempromosikan kebudayaan Indonesia dan memelihara sarana dan prasaranan kebudayaan termasuk kebudayaan dan kesenian Minahasa.

“Oleh karena itu, webinar kali ini bertujuan untuk menyatukan pemahaman kita bersama tentang musik kolintang khas Minahasa untuk meningkatkan kesejahteraan yang telah menjadi warisan budaya tak benda (WBTb) secara nasional sejak tahun 2013 yang telah ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,” ujar Sompie

Kapolda Bali tahun 2015 dan Kadiv Humas Mabes Polri tahun 2013 ini tak lupa menyampaikan terimakasihnya kepada Prof. Perry Rumengan selaku musikolog dan etno musikolog dari Unima, di mana sudah berkenan menjadi pembicara dalam acara webinar ini untuk menjelaskan tentang hasil penelitiannya yang berkaitan dengan kolintang sebagai musik khas Minahasa dan semua Peserta Webinar yang diselenggarakn oleh YPKM.

“Saya  sangat mengharapkan  bagi semua yang hadir sebagai peserta dalam webinar memberikan tanggapan, masukan, saran dan rekomendasi serta mungkin juga bisa menjadi masukan yang komprehensif, sebagai pengayaan bagi upaya menjadikan kolintang sebagai Intangible Culture Heritage di Unesco” ujar Sompie yang saat ini menjabat Analis Keimigrasian Utama Kemenhukham RI.

Tidak lupa pula Sompie mungucapkan terimakasihnya kepada Ketua Umum Persatuan Insan Kolintang Indonesia (PINKAN) yang sudah mau bekerjasama dengan YKPKM dalam upaya menjadikan kolintang sebagai warisan budaya khas Minahasa.

Sompie menjelaskan, tujuan webinar ini ada beberapa yang harus di pahami. Pertama, untuk memahami bahwa kolintang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda tingkat nasional sebagaimana penghargaan yang diberikan tahun 2013 oleh Mendikbud.

Kedua, memahami tentang cara dan mekanisme pengajuan Kolintang sebagai warisan budaya tak benda tingkat nasional yang bisa diakui oleh Unesco.

Ketiga, bisa mendapatkan informasi tentang proses pengajuan yang telah diupayakan sejak tahun 2014 sampai tahun 2022 oleh pemerintah.

Keempat, memberikan dukungan penuh terhadap upaya yang telah dilaksanakan oleh pemerintah sebagai bagian dari tanggung jawab sesuai UU nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Budaya. (lk)

 

Meimonews.com – Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuminting mendapat sosialisasi Jiwa, Semangat dan Nilai 45 serta wawasan kebangsaan dari Pimpinan DHD 45.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan di Lapas Tuminting, Senin (7/3/2022). Pimpinan inti DHD 45 yang menjadi pembicara adalah dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B, KBD (Ketua Umum) dan Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH.

Andi, sapaan akrab Ketua Umum DHD.45 Sulut yang adalah juga Ketua DPRD Sulut membawakan materi dengan judul Wawasan Kebangsaan dalam Perspektif Spiritual sementara Victor, sapaan akrab Ketua I DHD 45 Sulut yang adalah juga Wakil Ketua DPRD Sulut membawakan materi Peran DHD 45 dalam Pembudayaan Jiwa, Semangat dan Nilai 45 serta Wawasan Kebangsaan.

Victor menegaskan, sosialisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dalam kehidupan berbangsa. “Kita harus benar-benar menjadi penerus-penerus bangsa di masa depan tanpa mengurangi nilai perjuangan 45,” ujarnya

Victor mengingatkan untuk siap sedia dalam menghadapi kondisi saat ini. Kita sekalian harus melawan hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. “Sekali merdeka tetap merdeka ! tandas Ketua DPD GM FKPPI Sulut ini.

Andi dalam pemaparan materinya menjelaskan, mendalami wawasan kebangsaan ini, sebagai orang percaya kita harus sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan.

Selain itu, “juga selarasnya dalam mensukseskan hal tersebut harus diiringi dengan kepercayaan kita sebagai umat beragama,” ujar Andi.

Kepala Lapas Manado memberi apresiasi terhadap DHD 45 Sulut yang sudah memberikan materi / pengetahuan bagi seluruh staf Lapas dan warga binaan.

“Ini menjadi makanan untuk kita serap dan tak lupa mengimplementasikan di dalam kehidupan kami,” ujar Kepala Lapas Tuminting Amry Langkamane.

Lewat kegiatan sosialisasi ini, ungkapnya, bisa membuka wawasan masyarakat termasuk warga di Lapas Manado untuk lebih memperkental nilai-nilai kebangsaan dalam berkehidupan sehari-hari.

Selain kegiatan sosialisasi, DHD 45 Sulut menyerahkan masker dan hand sanitizer bagi seluruh peserta Lapas Tuminting.

Turut hadir seluruh pengurus DHD 45 dan Kadis Koperasi dan UKM Sulut. (lk)

Meimonews.com – Umat Katolik termasuk di Keuskupan Manado yang meliputi wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah akan memasuki Masa Prapaskah Tahun 2022, yang dimulai pada perayaan Rabu Abu, 2 Maret 2022.

Dan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Uskup Keuskupan Manado mengeluarkan Surat Puasa sebagai pedoman memasuki masa tersebut di Masa Prapaskah bagi pastor, suster, frater, bruder dan umat se-Keuskupan Manado.

Untuk tahun ini, Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengeluarkan Surat Puasa Tahun 2022 pada 22 Februari 2022.

Surat Puasa kali ini (tahun 2022) diberi judul Mengelola harta benda gereja demi bumi yang sehat dan manusla yang sejahtera.

Berikut surat puasa tersebut :

Kita mengawali dan memasuki Masa Prapaskah tahun 2022 dengan perayaan Hari Rabu Abu tanggal 2 Maret, sambil dibayang-bayangi gelombang ketiga Covid-19, khususnya dengan varian Omicron.

Pandemi Covid-19, yang sudah berlangsung selama 2 tahun ini, sudah mengganggu stabilitas kehidupan manusia. Begitulah juga dengan kejadian-kejadian bencana Iainnya, baik bencana alam pun bencana kemanusiaan.

Menghadapi bencana-bencana tersebut, manusia terus menerus menggalang kekuatan sambil mengoptimalkan segala daya dan strategi untuk menanggulanginya.

Memasuki Masa Prapaskah tahun ini, Gereja Katolik, khususnya Iewat Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi, menawarkan tema permenungan, dan sekaligus aksi nyata sebagai bagian dari upaya bersama untuk menanggulangi dampak bencana dan pandemi, yaitu : Memulihkan Kehidupan (Bumi Sehat — Manusia Sejahtera).

Bencana dan pandemi berdampak pada hancumya keharmonisan alam dan juga tatanan kehidupan manusia. Di sana-sini kita melihat lingkungan yang rusak dan kita mendengar jeritan manusia yang menderita. Gereja mengajak kita untuk tidak menyerah melainkan bangkit dengan semangat iman Paulus (Rm. 8:18-39).

Sebagai orang beriman kita tetap yakin sambil membangun harapan bahwa : “dalam semuanya itu kita lebih daripada orangorang yang menang,” dan karena tidak ada satu jeritanpun yang “memisahkan kita dari kasih Allah” (ay. 37-39).

Di Masa Prapaskah ini, kita dalami dan perkuat iman kita, supaya pada waktunya kita tampil sebagai pemenang untuk merayakan hari kemenangan terhadap dosa dan maut.

Memasuki Masa Prapaskah ini, mari kita melanjutkan apa yang sudah kita mulaikan dengan penuh semangat pada awal pandemi Covid-19, yaitu : bapacol, batanam, supaya pada waktunya siap bapanen.

Kita melanjutkan gerakan itu sambil memegang spiritualitas ekologis sebagaimana yang sudah dimandatkan dalam Kitab Kejadian : “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi” (I : 28).

Kepada manusia diberi kewenangan untuk menaklukkan dan menguasai. Kewenangan ini tentu saja terbatas sesuai dengan wilayah kekuasaan dan batas kepemilikan kita: lahan milik keluarga, lahan milik Gereja (tanah misi, tanah sekolah).

Kita pulihkan kehidupan sambil menanami lahan kita untuk menanggulangi biaya-biaya operasional kehidupan dan karya pastoral kita, pada tingkat keluarga, wilayah rohani, stasi, paroki dan bahkan pada tingkat keuskupan.

Batasan penting dalam spiritualitas ekologis adalah menaklukkan dan menguasai bukan sambil merusak, melainkan sambil menjaga dan memelihara serta menjamin keberlanjutannya.

Dengan cara itu kita pulihkan kehidupan dengan menghadirkan bumi yang sehat dan manusia yang sejahtera untuk hari ini dan seterusnya.

Dalam rencana strategis Keuskupan Manado Tahun 2019 -2023, terkait pengelolaan harga benda gereja, dikatakan: “GereJa Katolik Keuskupan Manado mengelola harta bendanya secara tepat untuk mendukung karya-karyanya. Kitab Hukum Kanonik menyatakan bahwa Gereja memandang harta benda secara positif terutama karena dapat mendukung tujuan utama penciptaan manusia, yaitu untuk memuliakan Allah Penciptanya” (hlm. 40).

Terungkap rasa tanggungjawab terhadap harta benda gereja yang sudah diperoleh sebagai berkat dari Sang Pencipta; terungkap pula sikap iman yang dibutuhkan pada waktu mengelola harta benda gereja dengan baik, yaitu untuk memuliakan Allah Pencipta.

Sikap dasar yang perlu dibangun untuk itu adalah bersikap positif. Kita memulihkan kehidupan sambil menanami lahan secara bertanggungjawab sebagai orang beriman, yaitu menjamin masa depannya.

Lahan tetap tersedia, terus ditanami dengan rasa syukur, sehingga tetap subur secara berkelanjutan. Tata kelola lahan seperti itu menjadi salah satu jalan bagi ketahanan ekonomi umat Allah.

Mari kita pulihkan kehidupan sambil tak pernah berhenti menghadirkan bumi yang sehat dan manusia yang sejahtera baik lahir maupun batin.

Di akhir Surat Puasa ada dua catatan yakni pertama, Surat Puasa ini dibacakan pada hari Minggu sebelum hari Rabu Abu atau pada kesempatan Iain sesuai situasi setempat; dan kedua, Masa sambut paskah berlaku: Hari Minggu V Masa Prapaskah tanggal 3 Maret 2022 sampai Hari Minggu Tritunggal Mahakudus tanggal 12 Juni 2022. (lk)