Meimonews.com – Mgr. Petrus Turang Pr mengingatkan kepada imam-imam/pastor-pastor baru agar tidak mengejar karier karena dalam tugasnya sebagai imam/pastor tidak dibenarkan hal itu.

Peringatan Uskup Agung Kupang tersebut disampaikan saat memberikan homili pada Perayaan Ekaristi Tahbisan Imam di  Gereja Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Sabtu (13/4/2024).

Ditegaskan, pastor/imam bukan mengejar/mencapai karier. Kalau ada imam/pastor selalu bercita-cita jadi pastor paroki atau Superior atau jabatan lain, itu tidak benar. “Keluar saja dari imam/pastor,” tandas Uskup kelahiran Tataaran, Minahasa ini.

Menurutnya, imam/pastor adalah pembagi berkat, pembagi kasih yang berpegang teguh pada Allah.

Seorang imam/pastor mengaktualisasikan ketaatan kepada Uskup, bukan kepada diri sendiri. Imam/pastor harus menjadikan umat cinta kepada Tuhan.

“Hukum yang paling utama adalah memberi diri. Seorang imam adalah pembawa rahmat dengan tulus hati, dengan rendah hati, dengan senang hati,” ujar gembala berumur 75 tahun ini.

Mantan Ketua Komisi PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi) Keuskupan Manado ini mengingatkan pula agar para imam/pastor tidak boleh pilih-pilih, tidak ego-drama.

Para imam/pastor, menurutnya, harus menjadi imam/pastor yang secara manusiawi menghadirkan martabat mulia dari setiap orang atau kelompok orang, supaya apa yang dinyanyikan yakni Tuhanlah gembalaku aku tak akan berkekurangan sungguh benar.

“Supaya kasih Allah itu hadir setiap hari di paroki, kelompok umat. Supaya kasih Allah itu terkenal dengan benar. Supaya umat sadar kehadiran Allah,” jelas Mgr. Turang.

Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC dalam kata penutup, sebelum mengumumkan tempat tugas para imam/pastor baru, mengatakan, untuk sampai seperti sekarang ini (menjadi imam/pastor) ada proses yang panjang.

Diungkapkan, apa yang terjadi saat ini, ada awalnya. Tuhan yang memberikan kepada keluarga, berproses dalam keluarga, juga asa keterlibatan umat di lingkungan masing-masing, di stasi dan paroki serta pendidikan di seminari  mulai dari pendidikan dasar, pendidikan calon imam, keterlibatan di umat, stasi, paroki dan mendampingi mereka.

Sebelum menjadi imam, harus mengikuti pendidikan di seminari selama 6 tahun , belum lama di tambah tahun pastoral dan diakonal. Belum lagi ada yang lewat seminari Agustinianum, atau seminari menengah dan bahkan ditambah seminari kecil.

Disebutkan, kita bersyukur karena perjalanan ini sudah berhasil dilewati mereka sehingga menjadi imam. Oleh karena itu, mari torang dukung para imam-imam ini dengan doa dan memberikan teguran bila diperlukan agar mereka tetap berjalan sebagai mereka diutus/ditugaskan Tuhan di dunia ini.

“Torang samua hadir di tempat ini sebagai saksi-saksi dari peristiwa iman ini, pesta tahbisan imam-imam baru,” ujar Mgr. Rolly.

Pastor Ekaristho Gerhani Silap Pr dalam sambutannya mewakili imam-imam/pastor yang baru ditahbiskan menegaskan, panggilan Yesus terkadang misteri, tetapi misteri itu terungkap hari ini, lewat peristiwa tahbisan. “Ketika Dia memanggil kami masuk di seminari, belajar dan berproses, dibina dan membina diri, menjalani masa-masa pastoral di tengah umat, pun di lembaga pada hari ini kami boleh menerima rahmat tahbisan imamat,” ujarnya.

Firman Tuhan yang terdapat dalam Matius 4 ayat 19 yakni Mari ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia ini, sebut Silap, menggetarkan dan menyentuh mereka, menunjukkan bagaimana Tuhan memanggil mereka berjuang, menjalani ritme dan dinamika panggilan untuk melayani dan membawa terang kepada sesama.

Prosesnya, menurutnya, tidak mudah karena ada banyak hal yang harus dikorbankan dan diperjuangkan. Perjalanan ini mengajarkan mereka untuk menghargai dan belajar dari segala proses yang ada

“Proseslah yang membentuk kami, di mana di dalamnya ada jatuh-bangun, suka-duka yang terkadang melemahkan, menggoyahkan tetapi sebaliknya membuat kami kuat dan memantapkan pilihan sehingga kami bisa seperti ini,” tandasnya.

Diketahui, (Baca : Tujuh Frater Diakon Ditahbiskan jadi Imam oleh Mgr. Turang), ada tujuh imam/pastor baru yang ditahbiskan Mgr. Turang di dampingi Uskup Manado Mgr. Rolly dan Uskup Terpilih Keuskupan Agung Kupang Mgr. Heronimus Pr serta Rektor Seminari Pineleng Pastor Amri Wuritimur Pr dan Superior SkolastikatMSC Pineleng Pastor Yulius Sodah MSC.

Ketujuh imam/baru tersebut adalah Pastor Aloisius Wazi Pr, Pastor Fransiskus Ivandi Panda Raja Pr, Pastor Edward Eduardo Salilo Pr, Pastor Brelianus Susu Ndana Pr, Pastor Ekaristho Gerhani Silap Pr. Pastor Rexi Alfrids Baptisma Kawuwung MSC dan Pastor Zakarias Mayabubun MSC.

Hadir pada acara tahbisan adalah seratusan imam/pastor se-Keuskupan Manado, para frater, suster, bruder serta tamu/undangan seperti Sekda Talaud Johanis Kamagi, para orangtua/keluarga imam baru serta umat Katolik termasuk dari paroki di mana imam/pastor baru berasal atau pernah bertugas pastoral/diakonal.

Usai perayaan ekaristi, dilanjutkan acara syukuran di Wisma Montini, yang berada di kompleks Wisma Keuskupan Manado (berseberangan jalan dengan gereja Katedral Manado). (lk)

Meimonews.com -Tujuh orang frater diakon ditahbiskan menjadi imam/pastor oleh Uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang Pr pada Perayaan Ekaristi (misa) yang dipimpin Mgr. Turang di dampingi Uskup Terpilih Keuskupan Agung Kupang Mgr. Hironimus Pakaenoni Pr,  Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC serta Rektor Seminari Pineleng Pastor Amri Wuritimur Pr dan Superior Skolastik MSC Pineleng Pastor Yulius Sodah MSC.

Turut mendampingi di acara misa yang dilaksanakan di Gereja Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Sabtu (13/4/2024), seratusan imam/pastor Keuskupan Manado dan Tarekat MSC (Missionarii Sacratissimi Cordi Jesu/Misionaris Hati Kudus Yesus).

Ribuan umat Katolik termasuk dari beberapa paroki/asal para imam baru dan keluarga mereka serta tamu/undangan seperti Sekda Talaud Johanis Kamagi dan para frater, bruder, suster menyaksikan peristiwa sakral tersebut baik dari dalam gereja maupun di samping gereja.

Upacara tahbisan diawali pemilihan calon tahbisan baru dan permohonan tahbisan mewakili umat serta homili uskup pemimpin misa.

Kemudian, pengikraran janji setia calon tahbisan, litani para kudus, penumpangan tangan, doa tahbisan, pengenaan kasula, pengurapan tangan, penyerahan piala dan patena serta salam damai.

Saat Mgr. Turang memberi “salam damai,” imam/pastor baru menanggapinya dengan jawaban “dan bersama rohmu.”

Uskup pendamping dan para imam/pastor yang menghadiri misa pun ikut memberikan salam damai kepada imam/pastor baru tersebut.

Para imam/pastor baru tersebut adalah Pastor Aloisius Wazi Pr, Pastor Fransiskus Ivandi Panda Raja Pr, Pastor Edward Eduardo Salilo Pr, Pastor Brelianus Susu Ndana Pr, Pastor Ekaristho Gerhani Silap Pr. Pastor Rexi Alfrids Baptisma Kawuwung MSC dan Pastor Zakarias Mayabubun MSC.

Di penghujung misa, sebelum berkat pengutusan, Mgr. Rolly memberikan beberapa kata sambutan dan mengumumkan tempat penugasan para imam baru tersebut.

Setelah perayaan ekaristi, dilanjutkan dengan acara ramah tamah di Wisma Montini, yang berlokasi di kompleks Wisma Keuskupan (berseberangan dengan Gereja Katedral).

Usai ramah tamah, baik keluarga imam baru, kenalan maupun umat mengambil waktu untuk meminta berkat dari imam-imam baru dan foto bersama. (lk)

Meimonews.com – Besok, Sabtu (13/4/2024), Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC akan mentahbiskan 7 (tujuh) imam/pastor baru di dampingi imam/pastor se-Keuskupan Manado.

Acara pentahbisan yang dilakukan dalam perayaan ekaristi ini akan dilaksanakan di Gereja Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado mulai jam 09.00 Wita.

Di penghujung misa tahbisan, akan diumumkan penempatan tugas para imam/pastor baru tersebut baik di wilayah Keuskupan Manado ataupun wilayah tertentu, yang sesuai aturan tarekat.

Dari ketujuh calon imam tersebut, 5 (lima) adalah calon imam/pastor Diosesan Manado, dan 2 (dua) merupakan anggota Tarekat MSC (Missionarii Sacratissimi Cordi Jesu/ Misionaris Hati Kudus Yesus).
Keempat calon imam/pastor Diosesan Manado itu adalah Frater Diakon Aloisius Wazi Pr, Frater Diakon Fransiskus Ivandi Panda Raja Pr, Frater Diskon Edward Eduardo Salilo Pr,  Frater Diakon Brelianus Susu Ndana Pr dan Frater Diakon Ekaristho Gerhani Silap Pr.

Untuk calon imam/pastor Tarekat MSC adalah Frater Diakon Rexi Alfrids Baptisma Kawuwung MSC dan Frater Diakon Zakarias Mayabubun MSC.

Sekretaris Keuskupan Manado Pastor John Montolalu Pr dalam surat pemberitahuan kepada Pastores, Biarawan/ti dan Umat Katolik Keuskupan Manado tentang pentahbisan tertanggal 3 April itu, turut pula memberikan catatan.

Catatan tersebut adalah apabila ada yang mengetahui adanya halangan tahbisan imamat bagi ketujuh calon tahbisan imam tersebut, kiranya sesegara mungkin memberitahukan kepada Uskup Keuskupan Manado, Rektor Seminari Pineleng atau Superior Skolastikat MSC Pineleng. (lk)

Meimonews.com – Orang Muda Katolik (OMK) Kevikepan Stella Maris (Stema) menggelar OMK Stema Youth Day Tahun 2024 yang dipusatkan di Paroki Maria Bunda Hati Kudus Pinonobatuan Barat Desa Bumbungon Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondouw.

Kegiatan yang mengusung tema Don’t Stop ! Hope ! Full Hope ! ini berlangsung Rabu-Jumat (10-12/4/2024) dan dibuka Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.

Maksud dilaksanakannya kegiatan ini adalah menjadi sarana menumbuhkembangkan persatuan dan persaudaraan antar OMK se-Kevikepan Stella Maris dan sarana pendampingan menuju pembentukan yang berkualitas.

Dan, lewat kegiatan ini diharapkan orang muda merasa bangga kekatolikannya dan dengan bentuk kegiatan yang sesuai kegiatan kekhasan kaum muda sehingga banyak kaum muda boleh hadir dan ambil bagian di dalamnya.

Dalam pertemuan OMK kevikepan yang berasal dari satu paroki di Kabupaten Minahasa Selatan, paroki yang ada di Kota/Kabupaten se-Bolmong Raya dan paroki yang ada di Provinsi Gorontalo ini, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan.

Ada misa yang akan dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi sejumlah pastor, pendalaman iman, perkemahan, serta ada pula acara kebersamaan dan lomba kreativitas.

Jenis lomba tersebut adalah lomba menghias patung Bunda Maria dan salib di depan tenda, line dance, memasak, tarik tambang dan peserta terbanyak.

“Para pemenang lomba akan disediakan hadiah berupa tropi dan untuk juara umum mendapat tropi dan patung Bunda Maria,” ujar Pastor Joy Derry Pr (Pastor Paroki Maria Bunda Hati Kudus Pinonobatuan Barat dan Pelindung Panitia) kepada Meimonews.com, usai acara pembukaan. (lk)

Oleh :

Dedie Tooy, Maya Montolalu dan Tommy Lolowang

Meimonews.com–Sulawesi Utara adalah daerah ujung utara Indonesia, dan salah satu kabupatennya berbatasan langsung dengan negara tetangga. Di sisi lain internasionalisasi daerah ini terus di galakkan dengan adanya penerbangan langsung dari daerah ini ke beberapa negara, seperti Jepang, Korea Selatan, China dan beberapa negara lainnya.

Perdebatan mengenai dampak liberalisasi perdagangan terhadap ketahanan pangan menimbulkan argumen yang kuat, baik yang mendukung maupun menentang isu tersebut.

Liberalisasi perdagangan pertanian, yang meliberalisasi aturan dan regulasi perdagangan internasional dalam sektor pertanian, dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap ketahanan pangan dan ekonomi pertanian di daerah.

Liberalisasi perdagangan dapat memperluas akses pasar bagi produk pertanian daerah, berpengaruh pada peningkatan pendapatan petani dan ketersediaan pangan bagi masyarakat jika akses dimanfaatkan dengan baik.

Upaya mencapai kemandirian pangan yaitu upaya untuk meningkatkan produksi pangan lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor pangan dari luar, serta mengurangi risiko terhadap fluktuasi harga merupakan hal yang sangat perlu di lakukan pemerintah baik pusat dan daerah .

Liberalisasi perdagangan dari sisi ekonomi membuka peluang bagi petani untuk memperluas pasar mereka dan meningkatkan ekspor produk pertanian ke pasar internasional dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pertanian daerah, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan petani.

Akan tetapi persaingan dengan produk impor yang lebih murah dapat mengancam keberlangsungan usaha pertanian lokal, terutama bagi petani kecil dan skala kecil.

Tanpa perlindungan yang memadai untuk petani lokal, produk impor yang lebih murah dapat mengancam keberlanjutan produksi lokal seperti kehilangan mata pencaharian bagi petani lokal dan meningkatkan ketergantungan pada impor makanan.

Hal ini dapat menyebabkan penurunan pendapatan dan penurunan kesejahteraan ekonomi di daerah.

Bila kita kuat akan dapat mendorong diversifikasi ekonomi daerah. Sehingga petani lokal ditingkatkan kapasitasnya.

Untuk mampu bersaing di pasar global agar dapat menciptakan peluang untuk diversifikasi produksi, seperti beralih ke komoditas yang lebih menguntungkan atau meningkatkan nilai tambah produk mereka.

Untuk menyikapinya penting bagi pemerintah dan stakeholder terkait untuk merancang kebijakan yang memperhitungkan dampaknya terhadap ketahanan pangan dan ekonomi pertanian di daerah.

Investasi infrastruktur dan teknologi perlu ditingkatkan, serta dukungan bagi petani lokal perlu semakin menjadi perhatian pemerintah daerah dan pusat agar dapat membantu memaksimalkan manfaat dan mengurangi risiko negatif dari liberalisasi perdagangan pertanian.

Dampak tarif impor sektoral bervariasi antar pulau di Indonesia, walaupun Sulawesi Utara berbatasan langsung dengan Filipina, tantangan terkait volume impor, kuota, efisiensi tenaga kerja dan biaya produksi maka perlu meningkatkan efisiensi dan menetapkan tarif yang bersaing dengan daerah lainnya.

Era industri 4.0 membawa perubahan besar dalam berbagai sektor termasuk pertanian. Penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam pertanian dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan sektor pertanian.

Era industri 4.0 membawa perubahan besar dalam berbagai sektor termasuk pertanian. Penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam pertanian dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan sektor pertanian.

Program Mari Jo Bakobong sudah diterapkan oleh pemerintah Sulawesi Utara. Untuk itu, sangat perlu ditingkatkan ke depan dengan semua stakeholders agar semakin strategis menyikapi perkembangan Liberalisasi perdagangan dan industri 4.0 saat ini dengan beberapa hal.

Pertama, beberapa komoditi pertanian andalan Sulawesi Utara saat ini seperti kelapa, padi, pala, jagung, kentang, bunga-bungaan, sayuran dan buah-buahan eksotik perlu ditingkatkan produksi dan efisiensi produksinya berdasarkan kapasitas optimal wilayah komoditi (iklim dan cuaca, luasan, daya dukung lahan, sdm, sumber daya air, pasar, infrastruktur dan teknologi).

Kedua, dibuat strategi, program, capaian dan pendapatan daerah untuk pengembangan beberapa komoditi strategis yang mempunyai keunggulan komparatif.

Ketiga, ditingkatkan efisiensi tenaga kerja lokal dengan memberikan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, agar lebih produktif dan dapat bersaing dengan negara lain. Program pemerintah daerah dengan mengirimkan tenaga magang ke Jepang dan negara lain di bidang pertanian perlu ditingkatkan sehingga bila mereka pulang beberapa tahun ke depan akan membawa keterampilan dan teknologi ke daerah nantinya.

Keempat, ditingkatkan adopsi teknologi yang inovatif dan efisien secara biaya dalam proses produksi untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Mekanisasi, automatisasi dan digitalisasi proses produksi di bidang pertanian dapat membantu mengurangi ketergantungan tenaga kerja konvensional.

Kelima, peningkatan sinergitas peran pemerintah pusat dan daerah dalam hal peningkatan investasi infrastruktur dan kebijakan yang mendukung produksi lokal, seperti jaringan transportasi dan akses terhadap sumber daya energi yang murah. Infrastruktur yang baik dapat membantu menurunkan biaya logistik dan produksi.

Keenam, subsidi dan insentif kepada masyarakat tani dan industri pertanian strategis untuk membantu menutup kesenjangan biaya produksi antara produksi lokal dan impor misalnya peralatan dan mekanisasi.

Upaya capaian ketahanan pangan agar masyarakat mengakses makanan yang cukup, aman, dan bergizi secara konsisten dalam aspek ketersediaan pangan, aksesibilitas, keamanan pangan, dan pemanfaatan makanan merupakan hal penting dan terus dilakukan pemerintah.

Hal ini akan diperkuat dengan pencapaian kemandirian pangan yang tidak hanya meningkatkan produksi pangan lokal tetapi juga mengurangi ketergantungan pada impor makanan dari luar.

Bahkan dapat mengekspor ke negara tetangga termasuk di dalamnya mengekspor pangan ke daerah tetangga merupakan kesempatan berharga di era liberalisasi ini.

Kita sudah di tengah. Mari bersama tingkatkan kebersamaan untuk pertanian lebih maju, petani semakin sejahtera dan masyarakat Indonesia semakin makmur. (Penulis adalah dosen Fakultas Pertanian Unsrat Manado)

Meimonews com – Usai proses pemilihan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Periode Tahun 2020-2024 pada Rapat Senat Tertutup yang dipimpin Dr. Burhan Niode, MA pagi harinya, Dekan terpilih langsung dilantik sore harinya, Jumat (5/4/2024).

Dr. Daud Markus Liando, SIP, M.Si yang memperoleh suara terbanyak yakni 14 suara mengalahkan Dr. Drs. Johny Revo Elia Tampi, M.Si 6 suara, sementara Dr. Sherly Yvonne Viviane Irene Goni, S.Sos, M.Si tidak mendapat suara, pada proses pemilihan langsung dilantik Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng.

Dekan FISIP Unsrat Manado periode tahun 2024-2028 Dr. Daud Markus Liando, SIP, M.Si sedang menandatangani berita acara pelantikan

Dalam sambutan pada acara pelantikan, Rektor meminta kepada Dekan yang baru untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab demi kepentingan fakultas, universitas, bahkan negara Indonesia.

“Karena ke depan pasti banyak tantangan yang harus dihadapi untuk kemajuan fakultas dan universitas,” ujar Rektor.

Rektor minta juga agar Dekan baru untuk menjaga komitmen dan jalin kebersamaan dengan seluruh civitas akademika FISIP serta Unsrat untuk membangun fakultas dan universitas yang maju, terpercaya, berdaya saing, unggul dan berbudaya untuk menuju universitas kelas dunia.

Diminta juga untuk turut mendukung program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yaitu Kampus Merdeka.

“Kampus Merdeka menjadi salah satu indikator kinerja kita semua sehingga harus kita laksanakan secara bersama-sama,” ujar Rektor.

Pelantikan dekan baru ini ditandai pengambilan sumpah/janji Dekan FISIP periode tahun 2024-2028 dan penandatangan berita acara oleh Dekan baru dan Rektor.

Hadir pada acara pelantikan ini di antaranya para Wakil Rektor, pimpinan lembaga/badan Unsrat, Dekan-dekan Fakultas se-Unsrat, pimpinan dan senat Unsrat dan FISIP serta Panitia Pemilihan. (FA)

Meimonews.com – Unsrat Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Wisuda Periode V Tahun Akademik 2023/2024 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (4/4/2024).

Sebanyak 688 sarjana dari berbagai fakultas/program studi yang ada di perguruan tinggi negeri ini yang diwisuda.

Kegiatan wisuda ini merupakan agenda Sidang Senat Terbuka yang dipimpin Ketua Senat Unsrat Manado Prof. Dr. dr. Barnabas Harold Ralph Kairupan, SpKJ-K, KARKAP yang diikuti antara lain para Anggota Senat Unsrat, Rektor dan Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga Unsrat, para Dekan, dan undangan termasuk orangtua wisudawan.

Saat memberikan sambutan, Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. Asean Eng menegaskan, wisuda adalah pengakuan akademik atas keberhasilan mahasiswa menyelesaikan semua kewajiban kurikulum yang kemudian berhak mendapatkan ijasah sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing.

“Wisuda bukanlah akhir dari kegiatan pembelajaran, tapi menjadi awal dari masa depan yang ingin diraih saudara-saudara, dan teruslah belajar menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Rektor.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng saat memberikan sambutan

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Kepala Dinas Pangan Daerah Sulawesi Utara dr. Jemmy Lampus, M.Kes dalam sambutannya mengatakan, perjalanan para wisudawan belumlah berakhir. Ini hanyalah awal dari babak baru dalam perjalanan kehidupan wisudawan.

“Dunia di luar sana, terlebih dunia kerja penuh dengan tantangan, peluang, dan potensi yang menunggu untuk dijelajahi,” sebutnya.

Kepala Dinas Pangan Sulut dr. Jemmy Lampus, M.Kes saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey

Gubernur mengajak wisudawan untuk tidak lupa akan tanggung jawab pribadi terhadap masyarakat dan bangsa ini, karena sebagai lulusan Unsrat sebagai almamater, wisudawan memiliki peran penting membangun masa depan yang lebih baik bagi Sulawesi Utara dan Bangsa Indonesia.

“Jadilah agen perubahan yang menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi orang-orang di sekitar saudara,” pesan Gubernur. (FA).

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng bersama rombongan menghadiri Buka Puasa di Mesjid Ulil Albab Kampus Unsrat, Rabu (3/4/2024).

Rombongan Rektor di antaranya Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc,  Wakil Rektor 2 Prof. Dr. Ronny Adri Maramis, SH, MH, Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA. Dekan Fakultas Pertanian Ir. Dedie Tooy, M.Sc, Ph.D, dan Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, M.Agr.

Buka puasa ini diwarnai pula dengan Kuliah Umum yang dibawakan Ketua Bakomuhim (Badan Koordinasi Mubaliq Indonesia) Sulut KH Yaser Bachmid.

Ketua Bakomuhim (Badan Koordinasi Mubaliq Indonesia) Sulut KH Yaser Bachmid saat membawakan kuliah umum

Ratusan mahasiswa, dosen, staf, pegawai dan sejumlah undangan hadir pada acara yang mengangkat tema Hikmah Ramadhan dalam Persaudaraan dan Kebangsaan.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan, patut bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena bisa berkumpul dalam acara buka puasa di bulan Ramadhan 1445 H dan kuliah umum.

“Pada bulan ini, umat muslim melakukan ibadah puasa dan masa yang bermakna bagi saudara-saudara kita umat muslim. Momen keagamaan yang membawa umatnya untuk membersihkan diri dan memperoleh derajat taqwa,” ujarnya.

Disebutkan, makna dari puasa, salah satunya adalah menahan diri untuk tidak berbuat sesuatu yang dilarang agama termasuk menahan dari hal-hal yang berpotensi merusak tata hubungan sosial bermasyarakat.

Bulan suci Ramadhan, jelas Rektor, sejatinya hadir sebagai momentum yang tepat untuk memperkuat toleransi dan kebersamaan di antara kita semua.

Sebagai bulan penuh berkah, sambung Rektor, Ramadhan mengajarkan berbagai nilai luhur yang menjadi landasan untuk membangun toleransi dan kebersamaan.

“Kesabaran, misalnya menjadi kunci untuk menghadapi perbedaan pendapat dan sikap yang mungkin timbul di tengah masyarakat yang beragam. Ramadhan juga menekankan pentingnya saling menghormati, berbagi kepada sesama dan saling membantu,” ujar Rektor.

Ditegaskan, bayangkan, jika nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, bukanlah kehidupan bermasyarakat akan menjadi lebih harmonis ?

Oleh karena itu, Rektor mengajak untuk menjadikan bulan suci Ramadhan ini sebagai momentum untuk memulai perubahan. “Mari kita saling menghormati, berbagi dan bahu-membahu untuk membangun Indonesia yang lebih toleran dan damai,” pintanya.

Dengan semangat Ramadhan diimbau untuk menjaga persatuan dan kesatuan  bangsa demi mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.

KH Bachmid dalam pemaparan materi kuliah umumnya mengulas makna puasa di bulan ramadhan dan memberikan contoh-contoh konkrit implementasi puasa tersebut. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 35 dokter, dokter spesialis dan dokter gigi diambil sumpah/janjinya pada sidang terbuka Senat Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado, Rabu (3/4/2024).

Acara pengambilan sumpah/janji 16 dokter, 10 dokter spesialis dan 9 dokter gigi yang dilaksanakan di Aula Faked Unsrat ini dihadiri, antara lain Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng, Dekan Faked Unsrat Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantouw, DAN , M.Sc, SpGK, serta para undangan.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan, sekarang tiba waktunya mereka yang diambil sumpah/janji untuk menerapkan dan mengabdikan ilmu pengetahuan, baik hard skill maupun soft skill yang telah didapatkan selama ini, sehingga bergelar dokter spesialis, dokter dan dokter gigi.

Rektor berharap, dengan keilmuannya, lulusan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado dibentuk dan disiapkan sebagai dokter yang handal dengan kepribadian akhlak baik, integritas dan daya juang yang tinggi. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng melepas mahasiswa KKT Angkatan 138 Unsrat Manado bertempat di kompleks LPPM, Selasa (2/4/2024).

Para mahasiswa Unsrat Manado ini akan KKT (kuliah kerja terpadu) di Kabupaten Minahasa untuk jangka waktu tertentu.

Dalam sambutannya pada acara pelepasan, Rektor menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pejabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Kumendong, M.Si yang telah bersedia menerima mahasiswa Unsrat melaksanakan KKT di Kabupaten Minahasa.

KKT, sebut Rektor, adalah tugas Tridharma dalam bentuk kuliah pengabdian kepada masyarakat yang wajib diikuti setiap mahasiswa program sarjana, sebelum menyandang gelar akademik kesarjanaan.

Kepada para mahasiswa yang akan berKKT, Rektor berpesan untuk manfaatkan kesempatan ini sebagai sarana mengembangkan kreativitas dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Mendampingi Rektor pada acara pelepasan itu, di antaranya Wakil Rektor 2 Prof. Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH. (FA)