Meimonews.com – Bank SulutGo pimpinan Revino M. Pepah (Direktur Utama) membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) Layanan Kas di Kompleks Unsrat Manado, Kelurahan Bahu, Senin (24/6/2024).

Peresmian ditandai pengguntingan pita oleh Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, Asean IPU Eng di dampingi Direktur Operasional PT Bank SulutGo Louisa Parengkuan.

Hadir pula pada acara peresmian ini Wakil Rektor 2 Unsrat Manado Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH, Wakil Rektor 4 Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Sangkertadi,
DEA, IPU Asean Eng, Dekan FISIP Dr. Daud Markus ‘Ferry Liando, SIP, M.Si dan undangan lainnya.

Pembukaan KCP Layanan Kas Unsrat ini merupakan bagian dari komitmen Bank SulutGo untuk meningkatkan akses layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi civitas akademika Unsrat.

Dengan adanya KCP ini, dosen, mahasiswa, dan karyawan Unsrat dapat dengan mudah melakukan berbagai transaksi perbankan, seperti setoran tunai, penarikan tunai, transfer uang, pembayaran tagihan, dan pembelian pulsa.

“Pembukaan KCP Unsrat ini merupakan wujud nyata komitmen Bank SulutGo untuk mendukung kemajuan pendidikan di Sulawesi Utara. Kami berharap KCP ini dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi civitas akademika Unsrat dalam melakukan transaksi perbankan,” ujar Louisa ketika memberikan pada acara peresmian KCP Unsrat.

Rektor Unsrat menyambut baik pembukaan KCP Unsrat. “Kehadiran KCP Unsrat ini sangat bermanfaat bagi civitas akademika Unsrat. Dengan adanya KCP ini, dosen, mahasiswa, dan karyawan Unsrat tidak perlu lagi pergi ke bank yang jauh untuk melakukan transaksi perbankan,” ujar Prof. Berty.

KCP Unsrat buka setiap hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WITA. KCP ini dilengkapi dengan mesin ATM yang dapat digunakan oleh nasabah Bank SulutGo untuk melakukan transaksi secara mandiri.

Bank SulutGo terus berkomitmen untuk memperluas jaringan layanannya ke seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Dengan pembukaan KCP Unsrat ini, Bank SulutGo saat ini memiliki total jaringan kantor sebanyak 116 yang tersebar di Sulawesi Utara, Gorontalo, Jakarta, Surabaya dan Malang (KP 1, Kanwil 1, Cabang 26, CP 25, KCP-LK 63) dengan didukung oleh 288 ATM, 3 CDM serta Layanan Digital Banking seperti BSGtouch, BSGdirect, BSGqris dll.

Hal ini menunjukkan komitmen Bank SulutGo untuk terus berkembang dan memberikan layanan terbaik bagi para nasabahnya. (FA)

Meimonews.com – Plh. Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ignasius P. Worung, SE, M.Si dan tim menghadiri kegiatan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting dan Launching Aplikasi Mapalus di Kantor Lurah Kelurahan Kakaskasen Dua, Kota Tomohon, Rabu (20/6/2024).

Walikota Tomohon Carol JA Senduk, SH di dampingi Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc F. Senduk – Karundeng sekaligus Bunda Pendamping Keluarga dan Wakil Ketua TPPS Kota Tomohon membuka kegiatan sekaligus melaunching Aplikasi Mapalus Kota Tomohon.

Selesai Launching Aplikasi Mapalus, Walikota dan Wakil Ketua TPPS Kota Tomohon yg di dampingi  Ignasius Worung, SE, MSi selaku Plh. Kepala BKKBN Perwakilan Sulut dan stakeholder TPPS lainnya melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pengukuran Balita.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemberian PMT berupa telur, beras dan susu kepada 20 orang Balita dari Dinas Sosial Kota Tomohon.

Walikota Tomohon dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka pencegahan penanggulangan serta percepatan penurunan stunting di Kota Tomohon, perlu dilakukan perencanaan berkualitas dan terintegrasi demi terlaksananya kegiatan upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting oleh Pemerintah bersama dengan pemangku kepentingan.

Menurut Walikota, data survei kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 pada tingkat nasional menunjukkan penurunan prevalensi balita stunting dari 21,6 persen tahun 2022 menjadi 21,5 persen dan peningkatan prevalensi balita wasting dari 7,7 persen menjadi 8,5 persen.

“Untuk Kota Tomohon terjadi tren penurunan positif prevalensi stunting dari 13,7 persen tahun 2022 menjadi 10,5 persen tahun 2023,” ujar Senduk seraya menambahkan, Pemkot Tomohon terus melaksanakan serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting sehingga dapat menghasilkan anak-anak Kota Tomohon terbebas dari kondisi stunting. (FA)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Gebyar Mini Lokakarya di 8 Kecamatan di 2 Kabupaten, Kamis (20/6/2024).

Dua Kabupaten itu adalah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Untuk Bolsel dilaksanakan di Kecamatan Bolaang Uki, Kecamatan Pinolosian, Kecamatan Helumo dan Kecamatan Tomini. Untuk Boltim di Kecamatan Kotabunan, Kecamatan Tutuyan, Kecamatan Matongkad dan Kecamatan Nuangan.

Di setiap kecamatan, kegiatan ini dihadiri para Camat, Kepala Puskesmas, Tenaga Gizi,  Dokter Bidan dan Tim Penggerak PKK Kecamatan,.Penyuluh KB, PLKB, ASN dan non ASN.

Pelaksanaan kegiatan ini dipantau Direktorat Lini Lapangan BKKBN RI melalui daring.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya percepatan penurunan stunting berupa pertemuan di kecamatan yang diinisiasi dan dipimpin oleh camat dalam rangka mengawal dan mengevaluasi pelaksanaan pendampingan keluarga dan hasil pendampingan keluarga di tingkat kecamatan  agar terwujud tiga standar.

Ketiga standar tersebut adalah adanya TPK yang terlatih, tersedianya alat ukur/aplikasi pengukuran sasaran stunting, dan tersedia dan terlaksananya  prosedural  operasional Percepatan Penurunan Stunting dan terwujudnya empat PASTI.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg yang diwakili Ketua Tim Kerja Hubungan Antar Lembaga, Kemitraan dan BOKB Maurend J. Lesar, S.Sos berharap pelaksanaan Mini Lokakarya ini dapat menjadi forum strategis bagi setiap pemangku kepentingan di kecamatan untuk memastikan semua sasaran keluarga berisiko stunting (catin, bumil, pasca salin, baduta dan balita) terdata.

Selain itu, memastikan semua sasaran memperoleh pelayanan, memastikan semua sasaran memanfaatkan intervensi dari pelayanan serta memastikan semua pelaksanaan dan pendampingan tercatat dan terlaporkan baik di EPPGBM, Elsimil dan SIMKAH. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw melakukan kunjungan ke kompleks Malalayang Beach Walk (MBW) II Manado, Rabu (17/6/2024).

Di kompleks pariwisata ini, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini memantau kondisi pantai dan penataan kompleks yang sedang dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Republik Indonesia.

Walikota menyusuri lokasi sepanjang kurang lebih 800 meter untuk melihat proses pekerjaan yang sedang dilakukan dan turut menelusuri informasi terkait pekerjaan yang sedang dilakukan sekaligus mensinkronkan program yang ada, mengingat pengelolaan lokasi ini akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Manado.

Hadir dalam kunjungan ini Direktur Utara PD Pasar Manado Lucky Senduk, penanggungjawab pengelolaan MBW Stevanus Polii, pihak Kejaksaan Negeri Manado, serta pejabat teknis lainnya.(afer)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Utara mengadakan Bimbingan Teknik (Bimtek) bagi Masyarakat Rawan Narkoba di Aula Kelurahan Airmadidi Atas Kabupaten Minahasa Utara, Selasa-Kamis (11-13/6/2024).

Kegiatan yang dibuka Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. Ratulangi, SIK, MM ini menampilkan seorang narasumber yakni Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran serta dua pengajar yakni  Nehemia Alsyviah Rasuh dan Devis Kombaitan Rasuh.

Kalesaran menyampaikan materi Strategi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) sementara dua pengajar memberikan materi praktek tata rias.

Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. Ratulangi,SIK, MM saat memberikan sambutan

Hadir pada acara pembukaan Kepala Kesbangpol Minut Sammy Rawis (mewakili Bupati Minahasa Utara Joune Ganda), Kapolres Minahasa AKBP Dandung Putut Wibowo, SIK, SH, MH, Camat Airmadidi, Lurah Airmadidi Atas dan undangan lainnya.

Di kegiatan yang diikuti puluhan pelaku usaha salon kecantikan dan perangkat kelurahan ini, BNN Sulut menyerahkan bantuan berupa alat-alat salon kepada pemilik usaha salon kecantikan.

Kaban Kesbangpol Minut Sammy Rawis saat membacakan sambutan Bupati Minut Joune Ganda

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Pitra mengurai bagaimana pentingnya sinergitas terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba termasuk di kawasan yang rawan narkoba seperti di Kecamatan Airmadidi ini.

Kapolres Minahasa AKBP Dandung Putut Wibowo, SIK, SH, MH saat menyerahkan paket bantuan BNN Sulut kepada salah satu peserta

Kegiatan yang dilaksanakan ini, sebutnya, merupakan kegiatan dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2024 dan kegiatan ini berkesinambungan dalam rangka menjadikan kawasan ini sebagai kelurahan Bersinar (bersih dari narkoba).

Menurut Brigjen Pol. Pitra, berdasarkan pemetaan BNN Pusat, kawasan ini resistensi karena potensi penyebaran narkoba cukup resistensi apalagi kawasan ini berkembang pesat dan potensi ekonominya semakin membaik sehingga menjadi sasaran dari bandar narkoba untuk pengedaran narkoba.

Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran saat membawakan materi

“Oleh karena itu, kita semua terpanggil untuk bagaimana mengatasi agar peredaran narkoba;” ujar mantan Wadir Reserse Narkoba Polda Sulut ini seraya berharap sinergitas aparat pemerintah, kepolisian dan masyarakat dalam hal P4GN.

Dengan adanya sinergitas itu maka jaringan-jaringan peredaran gelap diharapkan jadi tertutup.

Turut memberikan sambutan Bupati Minut Joune Ganda yang disampaikan Kaban Kesbangpol Minut Sammy Rawis.

Usai acara pembukaan, diadakan penyerahan secara simbolis seperangkat alat salon kepada beberapa peserta oleh Brigjen Pol. Pitra, Kaban Kesbangpol Minut, Kapolres Minut. Turut mendampingi Camat Airmadidi, Korbid P2M BNN Sulut Sam G. Repi dan Panitia Pelaksana Terry Tikoalu. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menjamu para tamu/undangan yang hadir dalam rangka peringatan 15 tahun terbentuknya organisasi Coral Triangle Initiative – Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF) dan The Coral Triangle Day 2024 di Manado Bay, Kawasan Megamas, Jumat  (7/6/2024).

Hadir dalam kegiatan ini Executive Director CTI-CFF Dr. Frank Keith Griffin, Special Envoy of Seychelles to Asean HE. Nico Barito, Phillipine Consul General in Manado HE. Mary Jennifer Domingo, sejumlah delegasi negara-negara yang terlibat langsung dalam organisasi CTI-CFF.

Turut hadir Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O. Kandouw, Wali Kota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM, Asisten II Setdakot Manaso Atto Bulo SH., MM, Kepala-kepala SKPD, Camat Wenang, serta undangan lainnya.

Sebelum kegiatan dimulai, AA (sapaan orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut) ini melakukan pengecekan terhadap kesiapan lokasi pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan venue, dermaga, konsumsi, hingga produk usaha yang berjualan di area Manado Bay.

Tak lupa, mantan Ketua DPRD Sulut ini menyapa dan berfoto bersama dengan masyarakat pengunjung Manado Bay.

Kegiatan diawali dengan tur singkat menikmati keindahan laut Manado pada malam hari menggunakan kapal. Para tamu/undangan yang hadir terlihat sangat menikmati tur singkat tersebut.

Setelah menikmati tur singkat dengan kapal, para tamu/undangan bertolak menuju area Kawasan Wisata Kuliner Sentra UMKM Manado Bay untuk menikmati jamuan makan malam dan pertunjukan budaya.

Walikota dalam sambutan (berbahasa Inggris) menyampaikan selamat datang kepada seluruh tamu/undangan yang hadir di Kota Manado.

Diungkapkan, kota Manado sangat bangga karena meskipun merupakan kota yang kecil, namun kekayaan laut di Kota Manado khususnya terumbu karang tetap terjaga dengan dengan baik.

Walikota berharap, pertemuan ini dapat memberikan dampak yang positif untuk masa depan dunia, khususnya dalam hal terumbu karang dan laut. (Afer)

Meimonews.com – Memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31, BKKBN Sulut melakukan beberapa kegiatan, di antaranya Pelayanan KB Sejuta Akseptor (PSA dan program nasional Fasilitasi Intensifikasi Pelayanan KR/KR di wilayah khusus.

Kegiatan ini diadakan di Terminal/Pasar Paal 2 Manado, Jumat (7/6/2024). Hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas OPD-KB Kota Manado, Danrem 131 Santiago Manado, Kepala Dinas Kesehatan Manado, Dirut PD Pasar Manado, Danramil Wenang.

Selain itu, Kapolsek Tikala, Ketua IBI Kota Manado, Kepala Puskesmas Ranomuut, Ketua Tim Kerja Akses Kualitas Layanan KB/KR, Camat Paal 2, Lurah Paal 2 dan  mitra kerja BKKBN lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut  Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg mengatakan, upaya mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas, berdasarkan pasal 20 Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan kependudukan dan Pembangunan Keluarga, menjelaskan, pemerintah perlu menetapkan kebijakan keluarga berencana melalui penyelenggaraan program Keluarga Berencana (KB)

Keluarga berencana merupakan upaya untuk mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi sehingga terbebas dari stunting dan untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Menurut Tandaju, setiap orang memilki hak memperoleh pelayanan kesehatan reproduksi termasuk pelayanan keluarga berencana yang aman, efektif dan terjangkau.

“Dalam  penggarapan program KB dan kesehatan reproduksi di wilayah khusus termasuk juga di wilayah kumuh, miskin perkotaan (wilayah pasar) memiliki tantangan yang tidak mudah dengan berbagai permasalahannya,” ujar Tandaju.

Namun, sambungnya, memiliki aspek strategis dan politis dalam upaya mewujudkan akses pelayanan Keluarga Berencana yang berkualitas dan merata bagi seluruh warga Negara Indonesia.

Upaya peningkatan cakupan kesertaan KB di wilayah khusus harus didukung dengan komitmen yang tinggi dari seluruh pihak, melibatkan peran mitra kerja pemerintah/swasta terkait dan diperlukan kolaborasi dan sinergitas program dengan mitra kerja diberbagai tingkatan wilayah.

Pelayanan KB bagi masyarakat sebagai salah satu bentuk layanan publik untuk membantu menurunkan prevalensi stunting yang merupakan salah satu target RPJMN 2020 – 2024 melalui KB Cegah Stunting.

Oleh karena itu, BKKBN Perwakilan Sulut membuat salah satu inovasi dalam meningkatkan pelayanan KB pada Pasangan Usia Subur (PUS) dengan melaksanakan pelayanan KB gratis secara menyeluruh di lapisan masyarakat yang ada di pusat perbelanjaan dalam hal ini wilayah pasar melalui kegiatan GAS IKO POL (Gerakan Cegah Stunting Iko pelayanan KB, Advokasi dan Konseling).

“Kegiatan inovasi ini akan membantu   masyarakat terutama PUS untuk lebih mudah mendapatkan akses pelayanan KB secara gratis untuk dapat mengatur dan merencanakan kehamilan supaya dengan perencanaan yang baik maka generasi yang dihasilkan juga akan terbebas dari stunting,” jelasnya.

Disebutkan,dalam menurunkan angka stunting diperlukan upaya dan kerja keras melalui peningkatan kesertaan KB untuk menunda atau menjarangkan kelahiran pada keluarga yang beresiko stunting  dengan strategi memperluas akses atau cakupan pelayanan KB di wilayah khusus termasuk wilayah miskin perkotaan dan memperhatikan keberlangsungan berKB dari para PUS agar tidak terjadi putus pakai penggunaan kontrasepsi.

Tandayu lantas memaparkan poin-poin penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Pertama, memperluas dan mendekatkan akses pelayanan KB yang ada di wilayah khusus kepada masyarakat. Kedua, meningkatnya cakupan kesertaan KB khususnya KB MKJP sebagai salah satu upaya percepatan penurunan stunting termasuk di wilayah khusus (Pasar).

Ketiga, mengoptimalkan pemanfaatan dana BOKB khusus Operasional Penggerakan Pelayanan KB MKJP yang ada di tingkat Kabupaten/Kota. Keempat, optimalisasi peran para mitra kerja provinsi/kabupaten/kota dalam penyelenggaraan pelayanan KB dan upaya percepatan penurunan stunting.

Usai membuka pelaksanaan kegiatan  tersebut, Tandaju bersama para  undangan meninjau pelaksanaan pelayanan KB gratis, yang menurut data, ada 100 akseptor yang terlayani. (FA)

Meimonews.com – Program Bina Keluarga Balita (BKB) sebagai bagian dari program Bangga Kencana, mempunyai tujuan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kesadaran ibu serta anggota keluarga lain yang menjadi anggota   kelompok dalam membina tumbuh kembang balitanya melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, sosial, emosional, serta moral yang berlangsung dalam proses interaksi antara ibu/anggota kelompok.

“Program BKB akan berjalan dengan baik jika mendapat dukungan dan komitmen dari pemangku kepentingan dan masyarakat akan pentingnya penyiapan kualitas SDM sejak usia dini termasuk melalui sosialisasi dan penyuluhan Kader BKB di kelompok BKB terkait 1000 HPK ini,” ujar Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat membuka Kelas Pengasuhan Kelompok BLN di Tingkat di Desa Sulawesi Utara.

Kegiatan yang berlangsung dua hari, Rabu-Kamis (5-6/6/2024) di Hotel Whiz Manado ini dibuka pelaksanaannya oleh Tandaju. Mendampingi Tandaju, Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting BKKBN Sulut Bionda Wowiling, S.Sos M.Si.

Dikemukakan, pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dilaksanakan dengan pendekatan siklus kehidupan manusia melalui upaya peningkatan kualitas anak, kualitas remaja, kualitas lansia dan rentan, serta pemberdayaan ekonomi keluarganya.

“Dari seluruh siklus kehidupan, tahap yang sangat penting adalah 1000 hari pertama kehidupan yang akan menentukan kualitas SDM untuk kedepannya,” ujarnya.

Diungkapkan, sekaitan dengan 1000 HPK dimana saat ini sedang digencarkan percepatan penurunan stunting melalui  intervensi serentak dimana 10 langkah yang harus segera ditindaklanjuti salah satunya yaitu dengan meningkatkan peran serta masyarakat (keluarga baduta, balita, ibu hamil, pasca salin, catin) datang dalam pertemuan posyandu.

Kelompok kegiatan BKB yang berintegrasi dengan Posyandu (BKB-HI) dengan cara promosi, komunikasi informasi dan edukasi (KIE) mengenai pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan (sejak saat kehamilan hingga anak berusia dua tahun), wajib dimaksimalkan sehingga optimalisasi pengasuhan kelompok BKB di desa/kelurahan melalui gerakan Ayo ke BKB – Posyandu selaras dengan program percepatan penurunan stunting.

Dalam pertemuan ini, menurut Tandaju, penyuluh KB ditetapkan sebagai PIC (person in charge) dalam kegiatan BKB-Posyandu yang dilaksanakan setiap bulan di masing – masing wilayah,  di mana target 1 desa 1 BKB dan 102.000 keluarga anggota yang wajib hadir dalam pertemuan dan dipantau tumbuh kembang melalui KKA, ini akan dievaluasi setiap minggunya dan  bapak/ibu wajib untuk kerja cepat, tepat, cerdas dan kolaboratif.

“Kiranya pertemuan ini memberi dampak bagi pencapaian penurunan stunting di Sulawesi Utara melalui partisipasi keluarga – keluarga dalam pertemuan BKB – Posyandu, sehingga semakin banyak yang teredukasi tentang stunting,’ ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, Indonesia merupakan bangsa yang besar, beragam dan Bersatu. “Kita punya semangat persatuan dengan lahirnya organisasi Boedi Oetomo,” ujarnya ketika memberikan sambutan pada Youth of Indonesia Festival yang diadakan di IAIN Manado, Rabu (5/6/2024).

Sebenarnya, sambung Walikota, kalau 116 tahun yang lalu kita bicara persatuan, sudah keterlaluan kalau kita bicara perbedaan sekarang ini.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini lantas menyampaikan konsep persatuan yang membuat Indonesia merdeka. Bagi AA (sebutan akrabnya), kebanggaan menjadi bangsa Indonesia dapat memupuk rasa persatuan.

“Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia. Kita harus bangga, tunjukan, mempromosikan, dan menjaga kebudayaan Indonesia,” tegas pejabat yang rajin turba (turun ke bawah) ini.

Di akhir sambutannya orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini, dan berharap agar kegiatan dapat terlaksana dengan baik serta maksud dan tujuan kegiatan dapat tercapai untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Kegiatan pelibatan masyarakat dalam pencegahan radikalisme dan terorisme melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2024 ini mengusung tema Muda mandiri berkarya untuk negeri.

Hadir dalam kegiatan ini, Rektor IAIN Manado Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.HI, perwakilan BNPT dan FKPT, serta undangan lainnya. (Afer)

Meimonews.com – Rapat Tim Pembina Samsat (sistem administrasi manunggal satu atap) Sulawesi Utara digelar dalam rangka mencari solusi terbaik optimalisasi peningkatan penerimaan daerah dengan peningkatan pelayanan publik.

Rapat yang dibuka pelaksanaannya oleh Sekretaris Provinsi Sulut Steve Kepel (Ketua Tim Pembina Samsat Sulut) ini dilaksanakan di salah satu hotel di Manado, Rabu (5/6/2024).

Hadir pada kegiatan ini, perutusan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut, perutusan Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut, perutusan PT Jasa Raharja Sulut, perutusan Bank SulutGo dan perutusan BPKP Sulut.

Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen menegaskan, saat ini perlu ditingkatkan sistem pelayanan publik berbasis digital.

Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen saat memberikan pemaparan

Untuk itu, pihak-pihak terkait seperti perbankan, kepolisian, Jasa Raharja, PT Pos Indonesia dan dealer tentunya diharapkan bisa memberikan solusi terbaik demi peningkatan penerimaan kas daerah.

Disebutkan, terselenggara kegiatan Rakor Pembina Samsat di Sulut, dalam rangka menyikapi berbagai proses pengolahan yang nantinya menjadi dasar bagi Tim Pembina Samsat Sulut dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab memberikan pelayanan publik di bidang Kesamsatan.

Dalam kegiatan ini, harapannya di dalam rapat Pembina Samsat utamanya adalah bagaimana kita menyatukan persepsi, menyatukan ide pemikiran inovasi yang ada di masing-masing untuk kita tuangkan menjadi satu kegiatan positif yang bisa membawa khususnya lintas sektoral serta untuk bisa mengoptimalkan penerimaan masing-masing yaitu untuk Bapenda, Kepolisian dan Jasa Raharja.

“Hal ini yang torang coba rumuskan dalam kegiatan ini. Karena ketika menjadi hambatan di dalam satu di satu pihak, itu akan berdampak juga ke pihak lainnya. Sehingga saat inilah momen kita berkolaborasi sambil memberikan ide masukan, mungkin saran, mungkin juga ada usulan perbaikan,” ujarnya.

Sehingga, sambungnya, menjadi harapan kita bersama dalam rangka utamanya adalah peningkatan penilaian publik. Dari situ tentu saja akan berdampak terhadap optimalisasi penerimaan.

Dalam sambutannya, Sekprov mengajak semua pihak berkomitmen dan bersama bekerja keras dengan mengoptimalkan rapat tersebut guna memperkuat sinergi, kolaborasi dan memperbaiki kinerja dalam melayani masyarakat.

Beberapa point yang ditekankan dalam rapat tersebut antara lain, optimalisasi pelayanan publik, peningkatan kepatuhan wajib pajak, digitalisasi pelayanan samsat, pengawasan dan pengendalian internal, dan kolaborasi dan sinergi.

Ketua Tim Pembina Samsat Sulut ini menegaskan, harus berbenah mengikuti era digitalisasi. Samsat memiliki peranan vital untuk pengelolaan kendaraan bermotor. Di mana, dalam menjalankan tugas tersebut, bukan hanya Bapenda Sulut saja, tapi perlu kerja sama dengan instansi terkait, seperti kepolisian dan Jasa Raharja.

“Kerja sama ini penting dan selalu dikuatkan, dikoordinasikan sehingga sinergitas dapat meningkatkan penghasilan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegas Kepel.

Kepel pun memberikan beberapa catatan untuk peningkatan pelayanan bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Sulut.

Pertama, terkait dengan pengembangan digitalisasi pelayanan. Memangkas keberadaan birokrasi bagi warga yang akan membayar pajak. Pemberian kemudahan atau akses lebih luas bagi para pembayar pajak kendaraan bermotor menjadi tantangan.

“Paling tidak tantangan ketersediaan jaringan infrastruktur komunikasi, keberadaan SDM (Sumber Daya Manusia). Itu yang harus dibenahi,” jelasnya

Tantangan lainnya yang menjadi catatan adalah tidak semua wajib pajak kendaraan bermotor adalah kaum milenial dan Generasi Z, yang menguasai digitalisasi. Oleh karena itu, penting menyiapkan help desk, Samsat car, updating software. Ini sesuai pangsa di tengah masyarakat.

Catatan selanjutnya yakni mengenai dengan relaksasi bagi wajib pajak kendaraan bermotor. Program keringanan pajak tersebut dinilainya belum tersosialisasi dengan baik.

Terakhir, bagaimana kepatuhan pajak ini betul-betul konsisten. Untuk menjawab tantangan ini bukan hanya satu instansi, tapi butuh peran instansi terkait lainnya. (elka)