Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, menata parkiran tentu harus disesuaikan dengan konsep dan visi pembangunan Kota Manado dalam melakukan penataan kota

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Manado ketika mengikuti pembahasan teknis tentang Pelaksanaan Parkir Bahu Jalan di ruang rapat Kantor Walikota, Rabu (8/6/2022)

“Ada hal-hal yang harus terintegrasi dengan program pembangunan lainnya. Maka harus dibicarakan lebih lanjut dengan instansi terkait,” ujar pejabat yang sangat peduli terhadap pembangunan infrastruktur untuk kepentingan rakyatnya.

Baca juga : Buka Kegiatan Penajaman Cascading, Walikota Ingatkan Tolok Ukur Pencapaian Target

Konsep yang ditawarkan pihak ketiga direspon Walikota namun disampaikan bahwa ada hal-hal substansial yang harus dibahas bersama instansi teknis berdasarkan program pembangunan yang sedang dilaksanakan di Kota Manado.

Sebelum memberikan respon, Walikota yang di dampingi Sekretaris Dinas PerhubunganJeffry Worang dan Kabag Umum Setda Noviyanti Mongkau, mendengarkan pemaparan pihak perusahaan/pihak ketiga yang menawarkan konsep parkiran di Kota Manado.

Baca juga : Peringatan Setahun Kepemimpinan AARS Diwarnai Ibadah dan Launching Batik Manado

Pihak ketiga menyampaikan beberapa contoh penerapan sistem dan aplikasi parkir ini di beberapa daerah di Indonesia yang sudah diterapkan seperti di Semarang, Batam, Makasar dan lain-lain. (lk)

Meimonews.com ‘- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Bhayangkara, Polresta Manado menggelar Bakti Kesehatan berupa Donor Darah di Komplreks Polresta Manado, Selasa (7/6/2022).

Kegiatan yang melibatkan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUP Prof. Kandouw (tujuh orang termasuk Paul Hendrata), RS Bhayangkara Polda Sulut (sekitar tiga orang) dan beberapa personil dari Polresta Manado ini dikoordinasi dokter Arya Perdana.

Dalam kegiatan ini terlihat ibu-ibu Anggota Bhayangkari (termasuk istri-istri perwira) dan Polwan baik dari Polresta Manado maupun Polsek-polsek jajaran, serta dari lingkungan TNI yang menjadi pendonor darah.

“Berdasarkan catatan yang ada, tak kurang dari 150-an orang yang siap mendonorkan darahnya,” ujar Kepala UTD RSUP Kandouw dr. Stephen Lapian kepada Meimonews.com via telefon, Selasa (7/6/2022).

Namun, dari data terakhir, hanya sebanyak 116 orang yang menjadi pendonor. “Hal ini karena ada beberapa calon pendonor tak bisa diambil darahnya karena sesuatu sebab,” jelas Paul Hendrata, yang dihubungi terpisah.

Kegiatan ini dihadiri Kapolresta Manado Kombes Pol. Parulian Sirait, Wakapolresta AKBP Faizol Wahyudi, dan pejabat utama seperti Kabag SDM Kompol Agnes Timbuleng, Kasat Sabhara Kompol Barto Dambe, Kasi Keuangan AKP Nico Tampatty, serta Ketua PC Bhayangkari Polresta Manado Ny. Parulian Sirait. (af)

Meimonews.com – Momen membuka pelaksanaan kegiatan Penajaman Cascading Kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dipakai Walikota Andrei Angouw untuk mengingatkan aparat Pemkot Manado terhadap kinerja yang hendak dicapai.

Ketika memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Gran Puri Manado, Selasa (7/6/2022), Walikota memaparkan soal tolok ukur agar dapat mencapai target dari visi dan misi AARS (Andrei Angouw dan Richard Sualang) sesuai dengan RPJMD Pemkot Manado saat ini.

“Dengan ada target, semua pekerjaan akan menjadi jelas dan saya berharap hal ini menjadi acuan dalam melaksanakan pekerjaan kita. Sekali lagi bahwa target-target itu tercapai dan realistis,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini lantas memberikan beberapa contoh dari beberapa Dinas/Badan yang harus dilakukan sesuai tupoksinya dalam meningkatkan kinerja.

Walikota menyarankan beberapa hal penting yang harus dilakukan oleh Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, PTSP, Dinas Pariwisata dan Dinas/Badan lainnya supaya fokus dengan target dan tolok ukur yang sudah disiapkan sesuai dengan tupoksi masing-masing SKPD.

Di kesempatan tersebut, Walikota juga kembali menyinggung soal gaji dan honor bagi ASN dan THL yang sering tertunda.

Masalah ini sering diutarakannya dalam berbagai pertemuan dan kegiatan bersama jajaran pemerintah kota. Baginya, hal seperti ini akan mengganggu kinerja. “Makanya harus diperhatikan soal gaji ini,” tegas Walikota.

Kegiatan diawali laporan Kepala Bapelitbangda Kota Manado Dr. Lini Tambayong yang memaparkan tentang substansi kegiatan pelaksanaan ini serta hasil evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Kota Manado beberapa tahun terakhir sejak 2011-2021 berdasarkan RPJMD Kota Manado.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Pemerintah Kota Manado Dr. Micler C.S. Lakat S.H.,M.H, para Asisten, Kepala Balitbangda Kabupaten Banggai, Kepala SKPD Pemerintah Kota Manado, para Camat dan peserta lainnya serta para narasumber dari Menpan RB. (lk)

Meimonews.com -Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ODSK Manado berhasil melakukan operasi perdana bedah digestif di Instalasi Bedah rumah sakit, Senin (6/6/2022).

Operasi dipimpin dr. Fransiskus Andi Silangen, SpB, KBD yang adalah Ketua DPRD Sulut bersama dr. Toar Mambu, SpB, KBD dan turut didampingi Tim Bedah Digestif RSUP Prof. Kandouw yang dipimpin Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD.

Kepada wartawan, dokter Andi (sapaan akrab Fransiskus Andi Silangen) menjelaskan, operasi yang dipimpinnya adalah operasi laparascopic cholecystectomy untuk mengeluarkan batu empedu dengan menggunakan alat semacam teropong berkamera yang dimasukkan ke dalam rongga perut pasien dengan sayatan rekatif kecil/minimal.

“Dengan teknik ini, jika tanpa komplikasi, pasien bisa pulang dalam 1-2 hari setelah operasi,” ujar  dokter ahli bedah digestif ini.

Direktur RSUD ODSK dr. Enriko H. Rawung, MARS yang ikut mengawal jalannya operasi di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD ODSK menyambut gembira kesuksesan operasi ini.

Dokter Enriko menjelaskan, pasien yang dioperasi adalah seorang wanita berusia 70 tahun. Operasi dilaksanakan sejak jam 18:36-20:15 Wita, dan berjalan sukses.

“Ini membuktikan sistem internal RSUD ODSK telah handal dan sanggup melaksanakan operasi yang terbilang canggih ini,” ujarnya seraya menyebutkan, persiapan operasi cukup rumit, namun pihaknya gembira bisa operasi ini bisa berjala dengan baik.

Dari hasil laporan yang diterima, kondisi pasien pasca operasi baik dan stabil. :Jika tidak ada komplikasi besok atau lusa pasien bisa pulang,” ujar doktet Enrico.

Jenis operasi ini  adalah operasi canggih dengan menggunakan alat laparoscopi yang masih jarang dilakukakan di Sulawesi Utara.

Masalah penyakit batu empedu adalah masalah yang bisa mengganggu fungsi tubuh lain jika tidak ditangani dengan cepat.

Dikerahui, kalau meradang, si batu bisa menyebabkan fungsi liver terganggu, dan kolesterol jahat bisa tidak terkontrol.

Jika upaya mengeluarkan si batu dengan operasi bedah terbuka konvensional, maka pasien bisa dirawat berminggu-minggu di rumah sakit untuk menunggu luka operasi sembuh dengan resiko komplikasi infeksi pasca operasi.

Dengan teknik laparoskopi, hari ini operasi, besok pasien bisa pulang, karena luka sayatan operasi sangat kecil. (lk)

Meimonews.com – Beberapa personil Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut mengirim utusan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Kamis (2/6/2022)

Personil Bapenda Sulut yang ikut dalam Rakornas tersebut adalah Olvie Atteng (Kepala), Conny Kuhon (Sekretaris), Erick Tambun (Kabid Anggaran) dan Melky Matindas (Kabid Aset).

Selain itu, sejumlah dari Kabupaten/Kota se-Sulut dalam kegiatan yang secara nasional diikuti perutusan 27 Provinsi dan 215 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Rakornas dibuka Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan ditutup Dirtjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri). Dalam Rakornas sehari ini diadakan tiga panel diskusi dengan menampilkan sejumlah pembicara.

Panel pertama yang mengangkat tema  Bimbingan Percepatan Realisasi APBD dan Penggunaan Produk Dalam Negeri menampilkan pembicara dari BPK, KPK, Reskrim Mabes Polri, Kejagung dan BPKP.

Panel kedua dengan tema Kebijakan dan Implementasi Percepatan Realisasi PAD dan Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) serta Pelaksanaan Program Taspen menampilkan pembicara dari LKPP, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Ditjen Bina Pembangunsn Daerah Kemendagri dan Direksi PT Taspen.

Panel ketiga dengan tema Kebijakan dan Implrmentasi Pengelolaan Keuangan Daerah menampilkan pembicara yakni Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah, Direktur Perencanaan Anggaran Daerah, Direktut Pelaksanaam dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Direktur Patda, Direktut Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah serta Direktur BUMD, BLUD dan BMD.

Padaa Rakornas, diadakan Penganugerahan Realisasi PAD Tahun 2021 berupa Realisasi Patda Tertinggi, Realisasi Belanja Daerah Tertinggi, Realisasi Peningkatan PAD Tertinggi, dan Penghargaam Realisasi Program Taspen (Taspen Award).

Dalam percakapan dengan Meimonews.com via WA, Senin (6/6/2022), Sekretaris Bapenda Sulut Conny Kuhon mengungkapkan, pada Rakornas tersebut, beberapa Kabupaten/Kota di Sulut mendapat penganugerahan/penghargaan.

Kabupaten Bolaang Mongondouw meraih penghargaan tertinggi tingkat Kabupaten sementara Kota Kotamobagu untuk tingkat Kota. Khusus penghargaan peningkatan PAD, Kota Tomohon masuk kategori tertinggi. (af)

Meimonews.com – Markus Paulus Rasuh terpilih sebagai Hukum Tua Desa Lolah 3 Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa setelah dalam proses pemilihan yang diadakan, Selasa  (31/5/2022) berhasil mengungguli calon lainnya.

Pada pemilihan yang turut dihadiri perwakilan Kejaksaan, Staf Khusus Bupati, Perwakilan Polres, Polsek Tombariri dan Camat tersebut, Rasuh mengalahkan tiga calon lainnya dengan suara cukup signifikan.

Baca juga : KTN Hadirkan Kepala BNN Sulut sebagai Pembicara Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA Katolik St. Ignatius Malalayang

Rasuh yang merupakan calon nomor urut 1 mendapat dukungan sebanyak 316 suara, nomor urut 2 Rini Terok 54 suara, nomor urut 3 Yance Wondal 248 suara dan nomor urut 4 Sakarias Karundeng 52 suara. Satu suara rusak.

Mantan Hukum Tua Desa Lolah 3 ini memiliki visi sebagai calon Hukum Tua yakni  Terwujudnya Desa Lolah 3 yang Religius, Berdaya Saing, Aman dan Damai serta Menjamin Kesinambungan Pembangunan.

Baca juga : Misa Syukur, Awali Perayaan 60 Tahun Hidup Membiara Mgr. Yos

Untuk misinya, ada enam yakni, pertama, mewujudkan keimanan dan ketagwaan kepada Tuhan yang Mahaesa. Kedua,  meningkatkan sumber daya manusia yang berbasis digitalisasi. Ketiga,  memberdayakan potensi sumber daya alam berbasis lingkungan hidup.

Baca juga : Limi dan Rinny Resmi Bupati Bolmong dan Bupati Sangihe

Keempat, meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana pertanian. Kelima,  menjamin keamanan,  keyamanan dan kedamaian hidup bernasyarakat. Keenam,  menjamin kesinambungan berbasis SDGs (Subtainable Development Goals). (af)

Meimonews.com – Tim Keimigrasian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung Kanwil Kemenkumham Sulut, Rabu (18/5/2022).

Tim Keimigrasian yang melakukan kunker tersebut terdiri dari Direktur Izin Tinggal Keimigrasian Pramella Yunidar Pasaribu dan Analis Keimigrasian Ahli Utama Ronny F. Sompie dan M. Tamin Setiawan.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Mendampingi Tim Keimigrasian Kemenkumham RI dalam kunker ini adalah Kepala Divisi Keimigrasian, Pejabat Struktural dan Staf Kantor Wilayah Kemenkumham Sulut.

Kunker tersebut dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi terkait dengan pelayanan keimigrasian khususnya pelayanan Izin Tinggal Keimgrasian sekaligus penguatan dalam pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung Kanwil Kemenkumham Sulut.

Baca juga : Pertama Kali Ikut Lomba OSN, SMA Katolik St. Ignatius Malalayang Siapkan 10 Siswa

Di akhir kunjungannya, Direktur Izin Tinggal Keimigrasian Pramella Yunidar Pasaribu menegaskan terkait dengan pelayanan keimigrasian khususnya pelayanan Izin Tinggal agar segera disosialisasikan secara massif terkait dengan peraturan terbaru PMK No. 9/PMK.02/2022 yang mengatur tentang Tarif terbaru pelayanan Izin Tinggal. (lk)

Meimonews.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN-RI) Komjen Pol. Dr. Petrus Reinhad Golose melantik dua pejabat BNN-RI di Kantor BNN-RI, Jumat (13/5/2022).

Pelantikan kedua pejabat tersebut  berdasarkan pada Keputusan Presiden RI No. 50/TPA Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkingan BNN.

Kedua pejabat itu adalah Drs. Tagam Sinaga, MM sebagai Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas) BNN-RI dan Kombes Pol. Rudi Ahmad Sudrajat, SIK, MH sebagai  Kasubdit Perencanaan Teknis dan Evaluasi Direktorat Intelejen Deputi Pemberantasan BNN-RI.

Baca juga : Menkes Beberksn Cara Cegah Hepatitis Akut

Dalam sambutannya, Komjem Pol. Golose menyebutkan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan penghargaan tertinggi  dari institusi. “Jadikan jabatan ini sebagai berkat dan amanah  yang wajib dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sebagaimana sumpah jabatan yang telah saudara ucapakan,” ujar.Golose.

Kepada pemangku jabatan Deputi Dayamas yang baru, Golose  menitikberatkan target kebijakam program Kota Tanggap Narkoba (Kotan), sesuai dengan Renstra BNN 2020-2024 yakni sebanyak  60 kabupaten/kota.

“Capaian penilaian Kotan tahun 2021 sebanyak 101 Kotan yang terdiri dari 4 wliayah kategori Sangat Tanggap, dan 97 wilayah dengan kategori Tanggap Ancaman Narkoba,” ujarnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Golose berharap di bawah kepemimpinan Sinaga, mampu memenuhi target 2022 yakni 90 kabupaten/kota  atau bahkan melebihi target seperti tahun sebelumnya.

Disampaikan, berdasarkan capaian kinerja tahun 2021, kegiatan pemberdayaan alternatif telah bethasil melakukan kerjasama pada 3 pilot project, salah satunya penanaman jagung di atas lahan seluas 7.090 hektar dengan  melibatkan 6.710 orang petani dan menghasilkan 49.630 ton jagung di Provinsi Aceh.

” Saya harap pada tahun 2022 akan ada terobosan kreatif program Grand Disign Alternative Development (GDAD)  maupun dalam pemulihan kawasan rawan narkoba,”  ujarnya, seperti dikutip Humas dan Protokol BNN-RI.

Baca juga : Saat Membuka Musprov X, Walikota Manado Ungkapkan Beberapa Harapan

Di akhir sambutannya, Golose berpesan untuk terus meningkatkan kepercayaan  masyarakat melalui Tagline War on Drugs dengan lebih cepat  dan tak boleh surut (speed up never let up).

Kepada pejabat yang dilantik, Golose meminta untuk segera membuktikan kemampuannya dengan menunjukkan prestasi kerja yang baik, beradaptasi cepat dengan tugas jabatan yang baru serta mampu bekerja dengan  keras dan cerdas. (lk)

Meimonews.com – Selain mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) X Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sulawesi Utara, Walikota Manado Andrei Angouw mengungkapkan beberapa harapan.

Harapan-harapan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan sambutan pada acara Musprov X Inkindo Sulut di Four Point Manado, Selasa (17/5/2022).

Baca juga : Program Guru Penggerak Diharapkan jadi Pendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Manado

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan selamat atas pelaksanaan Musprov Inkindo ini dan berharap agar acara ini dapat berjalan dengan baik serta organisasi ini dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan.

“Jadilah ahli untuk bidang yang digeluti dan dapat mengawal pembangunan baik secara nasional maupun di daerah Sulut dan Kota Manado,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Pejabat yang rajin turun ke bawah (turba) ini  mengapresiasi pula kegiatan Musprov ini dan  berharap dapat menghasilkan hasil yang terbaik untuk Inkindo Sulut juga bagi kepentingan Inkindo secara nasional.

Acara pembukaan Musprov bertema “Inkindo Kerja, Inkindo Membangun, Sulut Maju” yang ditandai pemukulan gong ini diakhiri dengan pemberian cendera mata dari DPP Inkindo Sulut kepada Walikota.

Baca juga : Menkes Beberkan Cara Cegah Hepatitis Akut

Hadir dalam Musprov Inkindo ini, pimpinan Inkindo Pusat, Ketua DPP Inkindo Sulut beserta Pengurus Inkindo, mantan Ketua-Ketua Inkindo Sulut, Ketua-Ketua Asosiasi serta para peserta dan undangan lainnya. (lk)

Meimonews.com Walikota Manado Andrei Angouw berharap, lewat program guru penggerak akan menjadi buster, pendorong untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Manado.

Harapan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Lokakarya 7 Festival Hasil Belajar Calon Guru Penggerak Angkatan 3 Kota Manado yang diadakan di Hotel Arya Duta Manado, Jumat (13/5/2022).

“Kalau kita mau berubah maka cara kita juga harus berubah. Lewat program guru penggerak ini diharapkan akan ada perubahan yang cukup cepat. Siapa yang menjadi guru penggerak hendaknya bisa menggerakkan perubahan dimaksud,” ujar Angouw.

Baca juga : Menkes Beberkan Cara Cegah Hepatitis Akut

Guru penggerak, menurut Angouw, hendaknya menjadi agen perubahan baik bagi siswa, teman-teman guru maupun lingkungannya. “Guru penggerak harus menjadi pendorong baik bagi siswa-siswa, bagi temam guru maupun lingkungannya,” ujarnya.

Di awal sambutannya tanpa teks, Walikota menyampaikan terima kasih dan  mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta berharap agar semakin banyak mencetak guru-guru penggerak.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyebutkan, pendidikan sangat penting untuk masa depan dan kepentingan bersama kita, untuk kesinambungan bangsa ini. “Kita tidak bisa membangun bangsa ini kalau putus pendidikan kita.,” tandasnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Sebelum meninggalkan lokasi kegiatan, Walikota  mengambil kesempatan untuk  melihat hasil karya guru penggerak yang ada di lokasi pameran, di kompleks kegiatan.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan kelas berbagi di mana beberapa CGP berbagi pengalamannya sebagai CGP di sekolahnya, yang dipandu Syuaib Suleman (Guru SMA Negeri 9 Manado), dan Pameran.

Baca juga : Unsrat Siap Laksanakan UTBK SBMPTN Tahun 2022

Kegiatan ini diselenggarakan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan  Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling (P4TK Penjas BK) Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek selama dua hari yakni Kamis-Jumat (12-13/5/2022).

Hendra Massie selaku panitia melaporkan, kegiatan program Guru Penggerak ini diikuti 36 peserta yang adalah calon guru penggerak (CGP) Angkatan 3 sedang pengajar praktek berjumlah 8 orang.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menampilkan hasil karya CGP di bawah bimbingan pengajar praktek dan fasilitator. Adapun yang ditampilkan apa yang dipelajari selama mengikuti Pendidikan Guru Penggerak sekitar 7 bulan dengan harapan guru-guru dapat menjadi agen perubahan, membawa transformasi pada dunia pendidikan.

Selain itu, untuk mewujudkan Merdeka Belajar serta mencetak generasi yang memiliki profil Pelajar Pancasila yang adalah pilar dan masa depan bangsa.

Acara pembukaan dihadiri Kepala Balai Guru Penggerak Sulut Mohamad Hartono, perwakilan Dinas Pendidikan Sulut, Sekretaris Dikbud Manado Steven Tumiwa, Kasikur Bidang SMP Dikbud Manado Youla Paimin, Pengawas, beberapa Kepala Sekolah di antaranya Mediatrix Ngantung (Kepsek Penggerak SMA Negeri 8 Manado) dan Jemmy Jermias (SMA Negeri 1 Manado) serta sejumlah undangan lainnya termasuk praktisi pendidikan. (lk)