Meimonews.com – Pernyataan bernada optimis disampaikan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Malarangeng dan Ketua DPD Partai Demokrat Sulut Dr. dr. Elly Engelbert Lasut ketika berbicara pada para wartawan, usai acara pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat se-Sulut di Hotel Peninsula Manado, Sabtu (25/6/2022).

“Partai Demokrat siap memenangkan Pilpres (Pemilihan Presiden) Tahun 2024 dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon presiden dan Pilkada di Sulut,” ujar Malarangeng, di dampingi Ketua DPD Partai Demokrat Sulut Elly Lasut, Sekretaris Billy Lombok dan Bendahara Roger Mamesah.

Dijelaskan, untuk memenangkan kontestasi Pilpres, Partai Demokrat telah melakukan sejumlah pertemuan dengan pimpinan-pimpinan partai politik nasional dan akan terus melakukan pertemuan agar bisa terjadi koalisi.

Partai Demokrat, ungkapnya, telah pula melakukan silahturahmi kepada semua tokoh-tokoh bangsa, semua komponen-komponen kekuatan bangsa untuk mengajak bersama-sama bisa membangun bangsa ini.

Dengan Nasdem sudah, dengan PKS juga sudah. Semakin intensif dampaknya tapi sebenarnya juga dengan partai-partai lain seperti Golkar PPP, PKB, dan dengan Gerindra.

“Bagi Partai Demokrat, bangsa ini bangsa yang besar dan harus dibangun bersama-sama dengan segenap komponen bangsa tapi kalau ada partai lain yang tidak mau kerjasama, mau jalan sendiri tidak masalah,” ujarnya.

Malarangeng mengungkapkan rasa bangganya terhadap kinerja kepemimpinan Dr. dr. Elly Lasut yang sanggup memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk menjadi bagian dari Partai Demokrat.

“Semoga apa yang sudah dilakukan itu dapat diteruskan saat melakukan konsolidasi hingga ke tingkatan akar rumput, sehingga akan semakin menambah daya tarik terhadap Demokrat. Dengan demikian, hal itu bukan tidak mungkin akan menjadi salah satu upaya memenangkan pesta demokrasi tahun 2024 mendatang,” tandasnya.

Ketua DPD Partai Demokrat Sulut Dr. dr. Elly Engelbert Lasut (E2L) menjelaskan, hingga pertengahan atau sampai pada akhir tahun 2023, Partai Demokrat akan melakukan konsolidasi hingga ke kelurahan dan desa.

“Tentu dalam kurun waktu tersisa ini, kami akan memaksimalkan agenda partai yang sudah ditetapkan dengan menggelar konsolidasi hingga ke kelurahan dan desa bahkan lingkunngan,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya bekerja keras untuk melakukan tugas-tugas yang sudah menjadi sasaran yang hendak dicapai.

E2L menyebutkan, 179 Kecamatan sudah selesai dikonsolidasi setelah ini kita akan melakukan konsolidasi untuk kelurahan dan desa yang jumlahnya kurang lebih 1.900 dan kemudian sampai di akhir tahun depan atau pertengahan tahun depan akan mengisi 11.000 lingkungan di Sulut.

Setelah itu, akan deklarasikan Partai Demokrat untuk menghadapi kompetisi pilpres dan pemilihan kepala daerah ini. “Partai Demokrat siap memenangkan Pilpres dan Pilkada baik Pemilihan Gubernur maupun Pemilihan Bupati dan Walikota.,” ujar E2L.

Optimisme tersebut berkaitan dengan konsolidasi yang telah dan akan terus dilakukan sampai pada momen kontestasi tersebut pada 2024.

Berhubungan  dengan namanya telah mencuat sebagai calon Gubernur Sulut, dengan rendah hati, E2L menegaskan, kepercayaan itu telah diapresiasi. “Tapi keputusannya ada di Dewan Pimpinan Pusat (DPP),” ujarnya. (af)

Meimonews.com – Komponen dan mesin Partai Demokrat Sulawesi Utara diminta fokus mempersiapkan diri menyongsong Pemilihan Unum (Pemilu) tahun 2024.

“Mulai saat ini, kita harus fokus mempersiapkan diri kita masing-masing juga mesin partai menyongsong Pemilu 2024,” ujar Ketua DPP Partai Demokrat Agus Hari Murti (AHY) ketika memberikan sambutan secara virtual pada acara Pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat se-Sulut Serentak, Sabtu (25/6/2022).

Sejalan dengan itu, AHY meminta seluruh komponen Partai Demokrat di Sulut untuk menjadikan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat se-Sulut sebagai momentum yang baik untuk melakukan konsolidasi organisasi, harmonisasi sekaligus rekonsiliasi.

Fokus tujuan tersebut, ungkapnya, adalah memenangkan kontestasi pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif baik DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota yang waktunya tidak lama lagi.

Oleh karena itu, “kita ingin Partai Demokrat menjadi partai yang semakin cerdas, modern dan adaptif juga semakin kuat dan terhormat serta makin mengakar, semakin mencintai dan dicintai oleh rakyat. Itu semua hanya bisa diwujudkan dengan kerja keras, ikhtiar dan doa yang tiada henti,” papar AHY.

Berkaitan dengan itu, menurutnya, dibutuhkan kepemimpinan dan kepengurusan yang visioner, solid dan efektif serta memiliki kapasitas dan integritas untuk bisa melipatgandakan segala sumber daya dan potensi yang kita miliki.

Putra mantan Presideñ Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menambahkan, kita harus senantiasa optimistis. Insyaallah terbuka jalan dan peluang sukses bagi Partai Demokrat pada Pemilu 2024.

Muscab itu sendiri, sebut Calon Presiden RI dari Partai Demokrat ini mengingatkan agar para peserta menunjukkan kedewasaan dan kesantunan dalam berpolitik dan berdemokrasi.

Dikemukakan, adanya perbedaan merupakan sesuatu yang wajar dan sehat. Yang penting, tetap dalam koridor dan semangat yang sama yaitu kita ingin tetap solid dan maju bersama, juara bersama, menang bersama sehingga siapapun yang terpilih akhirnya mari kita berikan dukungan yang penuh agar sukses. Siapapun yang terpilih, juga harus merangkul semua.

Menurut AHY, Demokrat adalah rumah besar. Untuk kita semua selalu ada ruang dan peran. “Bagi siapapun yang ingin berjuang dan mengabdi bersama Partai Demokrat. Bersama kita kuat, bersatu kita bangkit,” tanďasnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Demokrat Sulut Dr. dr. Elly Engelbert Lasut (E2L)  menyebutkan, kehadiran kader-kader Partai Demokrat untuk mengikuti Muscab adalah dengan satu kehendak.

“Kita bersama-sama memiliki semangat yang sama untuk kemudian membangun Partai Demokrat di Sulut menjadi Partai Demokrat yang sehat, Partai Demokrat yang kuat, yang sanggup memikul aspirasi dan harapan rakyat yang akan direalisasikan di dalam upaya membangun Sulut yang lebih baik,” ujarnya.

Untuk itu, Bupati Talaud ini mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pimpinan dan kader-kader Partai Demokrat yang telah hadir dalam pelaksanaan musyawarah cabang kali ini.

“Saya berharap, semoga kemudian para peserta dapat menyelesaikan Muscab ini, dan akan memberikan kontribusi pikiran-pikiran yang baik bagi pembangunan Partai Demokrat di Sulut,” ujar Calon Gubernur Sulut andalan Partai Demokrat ini.

E2L juga mengucapkan banyak terima kasih kepada DPP yang telah hadir baik secara offline, meninggalkan kesibukan mengorbankan waktu demi untuk bergabung bersama-sama dengan seluruh kadar Partai Demokrat Sulut untuk menyehatkan dan memperkuat organisasi Partai Demokrat ini dalam upaya menjemput kompetisi demokrasi yang akan dihadapi pada tahun 2024.

“Target kita jika kita kemudian bisa membangun struktur Partai Demokrat ini dengan sehat maka kita akan melihat rakyat akan memberikan kepercayaan kepada Partai Demokrat Sulut untuk memenangkan kompetisi pada tahun 2024,” tandasnya.

Kader Partai Demokrat, sebutnya, memiliki tugas untuk memenangkan Pilpres di mana Ketua Umum kita menjadi salah satu konsep yang akan hadir di dalam kompetisi tersebut. Kita akan memberikan dukungan baik secara mobile dan memberikan dukungan lainnya.

Kita akan berupaya untuk merealisasikan harapan Partai Demokrat Sulut untuk memenangkan Pilpres pada 2024 serta untuk membangun kesinambungan aspirasi warga Sulut dalam pembangunan nasional. Kita juga membutuhkan wakil-wakil rakyat dari Sulut untuk bisa duduk sebagai anggota DPR-RI.

Turut memberikan sambutan/arahan pada acara pembukaan yang juga dihadiri sejumlah DPD Partai Demokrat Sulut seperti Billy Lombok (Sekretaris), Brian Charles dan Ruben Kalalo (Ketua dan Anggota Badan OKK) dan Ketua-ketua DPC Partai Demokrat se-Sulut.
Wasekjen DPP Partai Demokrat Renada Bachtar dan Sekretaris Majelis Tinggi Andi Malarangeng.

Muscab yang berlangsung hingga 26 Juni ini dibuka secara virtual oleh  Bachtar dan pemukulan tetengkoren oleh Malarangeng di dampingi (antara lain) E2L dan Ketua-ketua DPC Partai Demokrat se-Sulut. (af)

Meimonews.com – Analis Keimigrasian Utama Kemenkumham RI Irjen Pol (Purn) Dr. Ronny F. Sompie, SH, MH mewakili Plt. Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Tingkat Pusat di Kemenkumham RI, Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Dalam kegiatan itu, Sompie  mengungkapkan, kehadiran orang asing di Indonesia memiliki dampak positif bagi ekonomi negara. “Namun, di sisi lain juga terdapat dampak negatif yang harus diantisipasi,” ujarnya.

Pertemuan yang dilaksanakan Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Ditwasdakim) dilakukan guna memperkuat kerjasama antarinstansi dalam pemantauan kegiatan orang asing.

Apalagi, Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diselenggarakan pada November 2022.

Contoh terbaru adalah WNA buron asal Jepang berinisial MT yang melarikan diri ke wilayah Republik Indonesia. Hal serupa dapat terjadi ke depannya.

Oleh karena itu diharapkan sinergitas antarinstansi dapat ditingkatkan. “Ini juga merupakan salah satu upaya menyukseskan kegiatan KTT G20, di mana tahun ini Indonesia menjadi tuan rumahnya,” sebut mantan Dirjen Imigrasi itu.

Mendukung pernyataan tersebut, Direktur Keamanan Diplomatik Kementerian Luar Negeri Agung Cahya Sumirat menjelaskan, pada tahun 2023, Indonesia akan menjadi Ketua Asean.

Hal ini, tidak terlepas dari kekuatan sumber daya alam dan demokrasi yang kuat. Dikatakan, terkait Timpora, pihaknya bertugas melakukan pengamanan fisik, informasi dan personel, serta perizinan organisasi kemasyarakatan asing.

Selain itu, Kemlu juga menjalin kerjasama pengamanan dalam dan luar negeri, serta evaluasi Perwakilan Rawan dan Perwakilan Berbahaya.

“Pada saat ini, pengamanan Informasi adalah salah satu pengamanan yang sulit. Seperti kita ketahui, saat ini serangan siber ke Amerika dan Canada semakin marak terjadi,” ujarnya.

Beberapa ancaman (threat) yang mungkin terjadi saat pelaksanaan KTT G20, ungkap Sompie,  antara lain unjuk rasa, kekerasan, perusakan, bencana alam. Ancaman lainnya teror, sabotase, penyadapan, peretasan hingga potensi gangguan dari konflik yang sedang terjadi di beberapa negara.

Potensi kerawanan lain yang menghinggapi pertemuan internasional itu yakni terorisme, maraknya pengungsi dan provokasi.

Menanggapi berbagai informasi yang dibagikan perwakilan kementerian dan lembaga dalam forum tersebut, Sompie menyampaikan, seluruh pihak yang terlibat dalam Timpora perlu memperkuat komunikasi, serta responsif terhadap penyebaran informasi dan berita mengenai KTT G20.

“Kementerian dan lembaga juga harus dapat menyeleksi orang asing yang akan diberikan rekomendasi. Deteksi dini diperlukan sebelum menerbitkan rekomendasi bagi WNA tersebut,” ujarnya.

Ditekankan bahwa data informasi orang asing yang akan masuk ke wilayah Indonesia perlu diperkuat. Dalam hal ini, Ditjen Imigrasi siap membantu kementerian dan lembaga terkait perlintasan orang asing. Selain itu, pengerahan intelijen hingga tingkat desa/kelurahan juga patut dipertimbangkan.

“Stakeholders di wilayah seperti RT/RW serta masyarakat kelak akan menjadi ujung tombak dalam hal keberadaan orang asing di wilayahnya,” jelas Sompie. (af)

Meimonews.com -Sebanyak 20 orang mengikuti Bimbingan Teknik (Bimtek) Pendamping dalam Rencana Aksi Pemberdayaan Alternatif pada Kawasan Rawan Narkoba yang diadakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut di Desa Warembungan, Minahasa, Selasa (21/6/2022).

Keduapuluh orang tersebut  adalah tokoh masyarakat, tokoh agama, BPMD, perangkat desa,  Babinkamtibmas dan Babinsa setempat serta perwakilan Polsek Pineleng.

Sejumlah narasumber ditampilkan pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. VJ Lasut di dampingi Korbid P2M Sam G. Reppy serta Terry Tikoalu (Staf Pemberdayaan) dan Dian Yuni Seria (Staf Pencegahan). Bertindak sebagai moderator/pemandu adalah Terry Tikoalu dan Andi Aprilia Wulandari (staf BNN Sulut).

Narasumber tersebut adalah Koordinator Bidang P2M BNN Sulut Sam G. Reppy yang membawakan materi Pendamping Masyarakat Binaan, Ketua KTN Lexie Kalesaran yang membawakan materi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba), Kaban Kesbangpol Minahasa Jani Moniung tentang Peran Pemerintah dalam mewujudkan Desa Bersinar dan Camat Pineleng Jonly Wua tentang Optimalisasi Pendamping Masyarakat Binaan.

Ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan, Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. VJ Lasut memaparkan bagaimana proses sehingga Warembungan dicanangkan sebagai Desa Bersinar (bersih dari narkoba).

Ada sejumlah tahapan yang dilalui dan dilakukan tindakan/upaya sehingga prosesnya pencanangan bisa terjadi beberapa waktu lalu.

“Ada sejumlah penilaian yang dilakukan dan rangkaian kegiatan yang kemudian Desa Warembungan ditetapkan dan dicanangkan sebagai Desa Bersinar,” ujar Lasut.

Pendamping, menurut Brigjen Pol. Lasut, memiliki peran dan fungsi penting dalam menjamin keberlanjutan program dan kegiatan kewirausahaan sehingga perlu dilakukan pembinaan bagi Pendamping.

“Hal ini juga dalam rangka menciptakan Desa Warembungan Bersih Narkoba menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar,” ujar Lasut.

Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran dalam pemaparan materinya menjelaskan hal-hal seputar bahaya narkoba dan dampaknya serta soal pemberdayaan masyarakat termasuk tujuan pemberdayaan masyarakat (dayamas), konsep dayamas, prinsip dayamas, strategi dayamas, sasaran program, tahapan dayamas.

Disebutkan, dalam upaya P4GN,  sangat diperlukan sinergitas dan keterlibatan atau peranserta masyarakat. “Tidak boleh ada lagi pikiran bahwa P4GN hanya urusan BNN atau Kepolisian. Semua pihak harus memiliki semangat dan sinergi yang sama untuk kemajuan bersama,” ujarnya.

Dalam kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat maka perlu ada lembaga/organisasi  termasuk satuan tugas (satgas), adanya penggiat/relawan, pelatihan, kegiatan/program, dukungan/sinergitas, komitmen serta pengembangan potensi masyarakat di kawasan yang rawan/rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Komitmen, sangat diperlukan. “Untuk upaya pemberdayaan/pelaksanaan kegiatan diperlukan adanya komitmen. Komitmen merupakan modal dasar dan penting untuk setiap gerak atau usaha. Beri dori menjadi acuan,” tandas Kalesaran yang adalah juga Ketua Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob. (af)

Meimonews.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Utara Olvie Atteng mengapresiasi dan berterima kasih kepada wajib pajak (WP) yang telah membayar pajak kendaraan bermotornya tepat pada waktunya.

“Terima kasih dan patut diapresiasi bagi wajib pajak yang telah membayar pajak kendaraan bermotornya tepat waktunya,” ujar Atteng kepada Meimonews.com via telefon, Jumat (17/6/2022).

Kesediaan membayar pajak tersebut, menurut Atteng, sangat membantu pembiayaan pembangunan di daerah ini, untuk Sulut maju dan sejahtera. Sebab, pendapatan pajak merupakan sumber pembiayaan pemerintahan, pembangunan serta untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

“Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang dapat membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan serta dapat meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sehubungan dengan adanya keringanan pembayaran pajak program Pemda Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK),  Atteng mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan terbatas tersebut. Sebab,  ada batas waktunya.

“Program keringanan tunggakan pajak, bebas denda dan bebas bea balik nama kendaraan bermotor  (BBNKB) hanya sampai 9 Juli 2022,” sebut Atteng

Untuk informasi lebih lanjut seperti persyaratan/ketentuan berkaitan dengan program keringanan tersebut, Olvie mengimbau kepada warga untuk menghubungi UPTD Samsat setempat. (af)

Meimonews.com – Demo Udara pada kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam XIII/Merdeka, Kamis (16/6/2022) mendapat dukungan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Sam Ratulangi (Lanudsri).

Pesawat C130 Hercules didatangkan dari Skadron Udara 32 Lanud Abd Rahman Saleh diawaki Mayor Penerbang Ebor. Sejalan dengan instruksi Komandan Lanudsri Marsma TNI M. Satriyo Utomo, S.H.

Para awak C130 A1316 Hercules mengangkut 16 penerjun Free Fall menuju Drop Zone atau sasaran dengan ketinggian 8500 feet dan kembali ke Lanud Sam Ratulangi Manado.

Keenam belas penerjun mendapatkan penekanan yang penting oleh Danlanudsri bahwasanya olahraga dirgantara selalu memiliki resiko yang tinggi. Sebab itu, diperlukan sikap kehati-hatian dalam hal ini.

Marsma Utomo berpesan kepada semua pendukung Demo Udara,  koordinasi intens harus dilakukan antara tim peterjun, crew pilot, maupun dengan Koordinator Demo Udara. “Tidak ada keraguan, tidak ada kira-kira. Di Angkatan Udara yang ada eksakta. Pasti !” ujarnya.

Selanjutnya, sambung Danlanudsri, kesiapan, mental dan parameter. Demo udara penuh dengan resiko. Dilarang untuk jumawa, arogan dan tidak pula menganggap enteng. Jika ada yang merasa tidak fit, tidak nyaman, segera mundur. Perencanaan harus matang. Planning adalah 90 persen keberhasilan.

Enam belas penerjun ini berasal dari FASI Sulut, Kopassus, Kostrad dan Kodam 13/Merdeka. Sebanyak lima penerjun FASI Sulut, tiga di antaranya wanita. Mereka melaksanakan Free Fall dan mendarat aman di Lapangan Rindam XIII/Merdeka.

Warna-warni payung atlet Free Fall menghiasi langit Kota Tomohon. Beberapa penerjun merentangkan bendera yakni bendera Merah Putih, bendera Provinsi Sulut, bendera Provinsi Sulteng, bendera Provinsi Gorontalo serta bendera Kodam 13/Merdeka.

Atlet penerjun wanita asal Sulut Pingkan Mandagi (peraih perak Pon XX Papua 2021) dan Liven Tuegeh (Fasida Sulut Atlit Pon XX Papua 2021) serta Chintia Doodoh (Fasida Sulut Atlit Pon XX Papua 2021), merupakan srikandi-srikandi yang turut memeriahkan ulang tahun Kodam 13/Merdeka di tahun 2022.

Sementara itu, tim paralayang yang telah mendaki Gunung Lokon sejak semalam, dibatalkan melakukan lompatan disebabkan cuaca yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakannya penerjunan dari puncak Gunung Lokon.

Kali ini, jelas Kapen Lanudsri Mayo (Sus) Michiko Moningkey dalam siaran persnya, bertindak selaku Koordinator Demo Udara adalah Kadispotdirga Lanudsri Kolonel Pasukan Paulus Purwadi. (af)

Meimonews.com – Wakil Walikota Manado Richard Sualang meminta kepada para perangkat daerah agar berupaya lebih baik lagi dalam hal cascading penyusunan kinerja.

“Jika memang masih ada hambatan maka baiklah disampaikan,” ujar Wawali ketika memberikan sambutan/arahan mewakili Walikota Andrei Angouw pada kegiatan Tindak Lanjut Penajaman Cascading Penyusunan Kinerja Perangkat Daerah Lingkup Pemerintahan Kota Manado, di Ruangan Serbaguna Kantor Walikota Manado, Selasa (14/6/2022).

Kekurangan ataupun kekeliruan, sambung Wawali, haruslah diperbaiki, supaya kita dapat bersama-sama melangkah maju.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Manado ini menegaskan agar jangan malu bila masih ada kekurangan, tapi malulah jika tidak belajar dan berubah. Dari hal ini, semoga kedepannya dapat meraih predikat A dan bahkan di tahun-tahun berikutnya beroleh predikat AA.

Usai sambutan, para perangkat daerah mulai dari Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian hingga Camat mempresentasikan cascading penyusunan kinerjanya.

Turut hadir Sekretaris Daerah Dr. Micler Lakat, Kepala Bapelitbang Dr. Ir. Liny Tambayong, ST, M.Si, para asisten serta perwakilan perangkat daerah di lingkup Pemerintahan Kota Manado. (lk)

Meimonews.com – Langkah / upaya cerdas dilakukan RSUP (Rumah Sakit Umum Pusat) Prof. Kandouw pimpinan Dr. dr. Jimmy Panelewen, SPd, KBD terkait dengan penyiapan darah bagi pasien di rumah sakit yang terletak di Kecamatan Malalayang Manado ini.

Pihak rumah sakit telah menyediakan fasilitas bagi warga yang ingin menyumbangkan darahnya. Ada petugas UTD (Unit Transfusi Darah) yang akan melayaninya.

“Warga yang ingin menyumbangkan darahnya bisa langsung berhubungan dengan UTD RSUP Prof. Kandouw. Silahkan datang, kami siap melayani. Menampung dan menyimpan darah tersebut untuk stok darah bagi pasien rumah sakit di sini,” ujar Kepala UTD RSUP Prof Kandouw dr. Stephan Lapian.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang tunggu UTD dan ruang kerjanya, Senin (13/6/2022), dokter Stephan lantas menjelaskan prosedur dan mekanisme warga dan keluarga/kenalan pasien yang akan mendonorkan darahnya.

Diungkapkan, pelayanan donor darah ini sudah tersediakan mengingat banyak pasien-pasien di rumah sakit ini yang membutuhkan darah namun ketersediaannya masih terbatas. Oleh karena itu, bila ada warga yang bersedia dan peduli terhadap kegiatan kemanusiaan ini, pihak RS khususnya UTD sangat berterima kasih.

Warga yang ingin jadi pendonor, begitu datang ke lokasi, ungkap dokter Stephan, dilayani dengan ramah oleh petugas untuk mengikuti prosedur standart medis.

Setelah mengisi formulir yang disediakan dan pemeriksaan, dan memenuhi syarat (tekanan darah normal, hb sesuai dan standart lainnya), petugas memasang alatnya untuk pengambilan darah hingga selesai.

Waktunya tidak lama. “Begitu pengambilan darah selesai maka setelah istirahat sejenak sambil disediakan snack, pendonor bisa langsung pulang, ” jelasnya.

Prosedur/mekanisme kegiatan pengambilan darah baik dari warga atau keluarga dan kenalan pasien yang akan mendonorkan darahnya telah beberapa kali dilihat Meimonews com.

Mekanisme / prosedurnya terlihat tidak rumit. Hanya beberapa saat saja, tetapi tetap mengikuti prosedur medis, kegiatan pengambilan darah sudah selesai dan pendonornya merasa senang, terlihat gembira.

Satu hal yang patut diapresiasi, saat berada di UTD RSUP Prof. Kandouw Meimonews.com melihat seorang penggiat kegiatan donor darah Paul Hendrata ikut menyumbangkan darahnya.

Paul sudah mendonorkan darah sejak lama. “Hari ini (13/6/2022) saya mendonorkan darah sudah yang ke-120 kali, dan akan terus memberikan darah saya,” ujarnya.

Paul mengimbau/mengajak warga yang ingin mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan agar mendatangi UTD RSUP Prof. Kandouw kapan saja. (lk)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Daerah Optimalkan Daerah Sehatkan Keluarga (RSUD ODSK) baru diresmikan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE pada 23 April 2022 menyusul launching pada 1 April 2022 , namun kebutuhan pasien dimudahkan dan diprioritaskan.

Sejalan dengan itu, pelbagai upaya dan langkah dibuat pihak manajemen agar kepuasan pasien dan keluarga terpenuhi. Halmana, sejalan dengan motto rumah sakit yakni Our Patient’s, Our Priority (Torang Pe Pasien, Torang Pe Prioritas).

“Kebutuhan dan kepentingan pasien merupakan prioritas manajemen rumah sakit ini (RSUD ODSK),” ujarvDirut RSUD ODSK dr. Enrico H. Rawung, MARS kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (9/6/2022).

Baca juga : Dipimpin dokter Andi Silangen, RSUD ODSK Sukses Lakukan  Operasi Perdana Bedah Digestik

Ia lantas menguraikan langkah dan upaya manajemen rumah sakit terkait dengan kepuasan pasien tersebut.

Dijelaskan, ada dua pintu masuk di RSUD ODSK, yang pertama, bila pasien dalam kondisi darurat, langsung ke IGD (Instalasi Gawat Darurat), sementara non darurat atau yang rujukan dari RS kelas C, pasien ke poliklinik. Di sini, ada yang namanya anjungan pasien mandiri.dia daftar secara digital dan memilih sendiri dokter atau poliklinik yang pasien perlukan. Kemudian, dia mendapatkan kertas dan perlu ke ruang registrasi.

Begitu pasien tiba di RS, di depan pintu masuk, counter masuk, ada yang merah, dia daftar di situ, dokter atau poliklinik yang dipilih, yang diklik dan akan keluar kertas, nota untuk kemudian ke ruang registrasi, yang akan mengarahkan ke doktet atau poliklinik mana yang dituju.

Kalau pasien BPJS, akan terverifikasi kepesertaannya, dan akan keluar surat egalitas bahwa dia benar-benar pasien BPJS, yang rajin atau taat membayar iuran agar proses pembayaran pengobatannya bisa diklaim BPJS. Begitu keluar, dia akan ke poliklinik yang dituju untuk mendapat pelayanannya dan kemudian dia pulang.

Baca juga :  Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Untuk pasien yang non BPJS, yang membayar,  maka ketika di proses registrasi akan keluar stroke pembayaram, yang bisa dibayar pakai  cris secara caselest  atau bayar cash/langsung kemudian dibrigjing ke E-Pendapatan Bapenda atau Dispenda.

Jadi, sebutnya, kebocorannya nol. Setiap uang pendapatan, uang masuk, langsung ke report ke sistem Bapenda/Dispenda. Setelah itu, pasien ke atas untuk mendapatkan pelayanan, kemudian bisa pulang.

Kalau dia (pasien) baik BPJS maupun non BPJS harus menginap, dari poli, dia akan dikirim ke ruang rawat inap untuk menginap di kamar yang tersedia. Demikianpun pasien yang gawat darurat, yang perlu rawat nginap, disediakan tempat/kamar nginapnya. “Jadi, dibuat sesimpel mungkin pelayanan kepada pasien-pasien,” ujarnya.

Baca juga : Menkes Beberkan Cara Cegah Hepatitis Akut

Untuk kasus-kasus tertentu, pasien yang tidak sadar, kita tidak tahu siapa keluarganya, tidak bawa uang, kedaruratan. Kita handle dulu. Kita life saving dulu. Kita selamatkan dulu nyawanya. Bila sudah sadar baru diproses administrasinya.

Jadi, diutamakan dulu adalah bagaimana menolong orang, menyelamatkan pasien, menyelamatkan nyawanya. Masalah administrasi adalah tahap yang kedua.

Kalau pasien yang tidak mampu bayar ? Kalau pasien demikian, setelah kita rawat, kita siapkan carity program. Sudah ada beberapa pasien demikian yang kita tangani. Kita yang di rumah sakit yang melakukan dan melaporkan kepada pimpiman.

Baca juga : KTN Hadirkan Kepala BNN Sulut sebagai Pembicara Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA Katolik St. Ignatius Malalayang

RS ODSK memiliki 380 kamar. Satu lantai ada sekitar 30 kamar. Kamar-kamar tersebut tersebar di lantai 6 sampai lantai 11. Jenis kamarnya ada VVIP,  VIP, kelas 1 hingga kelas 3.

Dokter sekitar 60-an sudah termasuk dokter umum,  dokter spesialis dan dokter sub spesialis. Yang pasti semua layanan yang sudah dibuka full, dokternya sudah terpenuhi Operasionalnya sudah memenihi syarat.

Total tenaga medis dam non medis sekitar 300-an, yang terdiri dari dokter, perawat, admin dan tenaga penunjang lainnya.

Dokter Enrico dipercayakan jadi Dirut pada 21 Maret 2022. Hanya 10 hari setelah dilantik sebagai Dirut, rumah sakit yang dipimpinnya angsung dioperasionalkan. “Biasanya tiga bulan persiapannya.tapi saya hanya 10 hari. Saya percepat,” tukasnya tanpa bermaksud membanggakan diri.

Diungkapkan, waktu ia dipercaya memimpin rumah sakit ini, ‘mesinnya’ belum jalan. Sub sistemnya belum jalan. Kemudian, dipacu pelaksanaannya. Semua instalasi yang ada, baik utama maupun penunjang langsung dioperasionalkan. Yang macet-macet langsung dibenahi dan dibereskan dalam waktu cepat.

“Awal-awalnya, core bisnisnya yaitu pelayanan medik dibikin start lebih awal. Rumah sakit core bisnisnya khan pelayanan medik, kita bikin berjalan secara stabil. Dan, itu sudah dilakukan PPA baik dokter spesialis, dokter umum, perawat dan tenaga medis lainnya. Mereka sudah bekerja secara kolaboratif,” paparnya. (af)

Meimonews.com – Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Manado yang berada di Jalan Boulevard Manado diinspeksi Walikota Manado Andrei Angouw, Rabu (8/6/2022) siang.

Kehadiran Walikota di dampingi Kabag Umum Setda Noviyanti Mongkau di MPP tersebut untuk melihat kondisi kantor dan ruangan serta beberapa counter pelayanan yang ada di lokasi ini.

Baca juga : Walikota Manado : Pelaksanaan Parkir Bahu Jalan Harus Sesuai Konsep dan Visi Pembangunan Kota

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini ingin memastikan berbagai fasilitas yang ada dan tersedia menunjang aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Terdapat beberapa fasilitas yang masih kurang dan harus dilengkapi menjadi perhatian Walikota.

Kantor MPP ini, memang belum lama beroperasi. Sebab bangunannya baru selesai dibangun setelah bertahun-tahun terbengkalai.

Baca juga : Buka Kegiatan Penajaman Cascading Kinerja Pemkot, Walikota Ingatkan Tolok Ukur Pencapaian Target

Bagi mantan Ketua DPRD Sulut ini, kehadiran Kantor MPP yang sangat megah ini tentunya dimaksudkan untuk   menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Artinya, kehadiran MPP ini dapat membantu masyarakat dan mempermudah untuk berbagai urusan administrasi dan segala surat menyurat serta masalah perijinan. (lk)