Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan  Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Republik Indonesia  Dr. Jerry Sambuaga di Pasar Bersehati Manado, Sabtu (28/1/2023)

Kunjungan tersebut untuk meninjau harga kebutuhan bahan pokok yang ada di Pasar Bersehati. Walikota menerima laporan dari hasil perbincangan Wamendag dan pedagang terkait harga bahan pokok.

Selain itu, Walikota bersama Wamendag berbincang-bincang terkait pembangunan pasar tematik yang saat ini sedang dibangun di Kelurahan Tongkaina, Kecamatan Bunaken.

Turut mendampingi Walikota, Kepala Disperindag Kota Manado Hendrik Warokka, S.Pd., DEA serta Direksi PD Pasar dan jajaran. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mendampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey menerima kunjungan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNN) Letjen TNI Suharyanto, S.Sos, MM, Sabtu (28/1/2023).

Sebelum kegiatan penyerahan bantuan, Walikota dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang melakukan rapat bersama dengan Kepala BNPB , Gubernur Sulut, Wakil Gubernur Sulut  Steven Kandouw dan Sekretaris Daerah Steve Kepel melakukan rapat bersama di Ruang Rapat Lantai VI Kantor Gubernur Sulut, terkait rencana penanganan bencana di Sulut.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi bencana di Cempaka, Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken Kota Manado.

Selesai peninjauan lokasi, BNPB memberikan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) dan bantuan logistik sebagai dukungan penanganan darurat bencana banjir dan longsor.

Provinsi Sulut menerima bantuan sebesar Rp. 700 juta  dan logistik senilai Rp. 300 juta rupiah dengan peralatan meliputi selimut 3.000 lembar, matras 3.000 buah, terpal 3.000 unit, tenda ukuran 3×4 sebanyak 50 buah dan tenda ukuran 4×4 sebanyak 50 buah. Bantuan ini diterima secara simbolis oleh Gubernur Sulut.

Kota Manado menerima DSP dukungan operasional penanganan darurat bencana banjir dan longsor sebesar Rp. 500 juta  dan logistik senilai Rp  250 juta dengan peralatan meliputi 2.000 selimut, 1.000 matras, 1.000 terpal, 25 tenda ukuran 3×4, dan 25 tenda ukuran 4×4. Walikota Manado menerima secara simbolis bantuan ini.

Diketahui, Pemerintah Kota Manado telah menetapkan status keadaan darurat dengan nomor : 27/KEP/B.06/BPBD/2023 tertanggal 27 Januari 2023, yang menetapkan periode status keadaan darurat sejak tanggal 27 Januari hingga 2 Februari 2023. (elka)

Meimonews.com – Setelah melihat perkembangan/situasi yang ada terkait dengan dampak yang terjadi akibat cuaca ekstrim di beberapa daerah di Sulut termasuk Manado, Walikota Manado Andrei Angouw mengambil langkah cepat.

Orang pertama di Ibukota Provinsi Sulut ini menetapkan bagi Kota Manado Tanggap Darurat Penanganan Bencana Hidrometereologi lewat Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan tanggal 27 Januari 2023 tersebut berlaku selama tujuh hari (sampai 2 Februari 2023).

“Setelah melakukan kajian cepat kejadian bencana maka Walikota Manado telah menetapkan Tanggap Darurat Penanganan Bencana Hidrometereologi selama 7 hari, sejak 27 Januari sampai dengan 2 Februari 2023,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Manado Donald Sambuaga.

Kepada Meimonews.com via telefon, Sambuaga menjelaskan, terkait dengan penanggulangan bencana, telah dibangun Pos Komando Pemerintah Kota Manado di Kantor Camat Tuminting serta Dapur Umum di Kantor Camat Tuminting dan Balai Tumoutou di Kelurahan Paal 4.

Posko (Pos Komando) dan dapur- dapur umum tersebut, sebutnya, sudah melayani warga sejak Jumat (28/1/2023) malam.

Berdasarkan data BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Manado pertanggal 27 Januari 2023 jam 23.45 Wita, korban banjir sebanyak 3.013 kepala keluarga (KK) dengan 9.382 jiwa eementara korban longsor 63 KK dengan 92 jiwa.

Untuk diketahui, menindaklanjuti laporan warga atas kejadian bencana banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem di Sulut termasuk Kota Manado, Jumat (27)1/2023), Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Manado di bawah pimpinan Kalak  Donald Sambuaga, atas petunjuk Walikota, langsung  turun ke lokasi-lokasi banjir dan longsor dengan membawa perahu karet dan peralatan.

Saat turun lokasi, bergabung pula tim lain seperti Basarnas, Polri (termasuk Brimob) dan TNI (seperti Denzipur dan Korem 131/Santiago). Tim turun di beberapa lokasi seperti di Kelurahan Bailang Lingkungan 3  dan 4 , Kelurahan Mahawu Lingkungan 3,  Kelurahan Molas Lingkungan  5  Cempaka dan Kelurahan Ternate Tanjung Lingkungan 1, 2 dan 3  untuk membantu warga yang terisolasi di dalam rumah. Korban berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Walikota dan Wakil Walikota (Andrei Angouw dan Richard Sualang) yang akrab disebut AARS terlihat turun ke lokasi. Sambil memantau kondisi yang ada, AARS memberikan arahan/petunjuk kepada pimpinan dan staf dinas/badan terkait. (elka)

Meimonews.com – Minahasa diingatkan untuk waspada terhadap cuaca ekstrim yang terjadi saat ini, yang bisa mengakibatkan berbagai bencana dan bisa mengancam keselamatan warga.

Peringatan itu disampaikan Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, MSi  dan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP (akrab disebut ROR-RD) melalui Kepala Dinas Kominfo Minahasa Maya Kainde kepada wartawan, Jumat (27/1/2023).

“Kami mohon waspada terhadap segala kemungkinan bencana yang bakal terjadi,” ujar Kainde mengutip pesan ROR-RD

Diimbau agar masyarakat berhati-hati saat beraktivitas baik di dalam maupun di luar rumah. Hindari berada di lokasi ketinggian atau lereng gunung yang rawan terjadinya bahaya banjir dan tanah longsor. Hindari pohon-pohon yang rawan tumbang.

“Pak Bupati dan Wakil Bupati mengimbau untuk mengikuti informasi oleh BMKG dan BPBD, serta mari kita jaga kebersihan lingkungan kita dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

ROR – RDpun meminta agar seluruh masyarakat tetap berdoa dan memohon pengasihan dan perlindungan agar kita terhindar dari bahaya serta berharap cuaca kembali membaik, sehingga kita bisa beraktifitas dengan baik.

“Hal yang paling penting adalah kita terus berdoa kepada Tuhan, sebagai pencipta segala yang ada di muka bumi ini. Dan tetap yakin bahwa perlindungan dan kasih Tuhan akan selalu menjadi bagian kita,” sebutnya mengutip Bupati dan Wakil Bupati

Kainde menjelaskan,  Kabupaten Minahasa memiliki titik-titik rawan bencana alam baik tanah longsor, banjir dan lainnya, berdasarkan data dari BPBD Minahasa. “Dan ini menjadi perhatian Pemkab Minahasa dan semua pihak termasuk masyarakat,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI) Irjen Pol. Drs. Victor Gustaf Manoppo, MM memberikan kuliah umum bagi mahasiswa dan dosen Unsrat di Kantor Pusat Unsrat, Jumat (27/1/2023).

Irjen Pol. Manoppo dalam pemaparan materinya menyebutkan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan menempatkan Unsrat sebagai salah satu dari lima universitas yang konsern terhadap masalah  kelautan di Indonesia dan juga banyak berkontribusi dalam penentuan kebijakan Blue Economy Indonesia menuju tahun 2045 di mana kontribusi potensi kelautan bisa mencapai minimal 350 triliun rupiah pertahun.

“Oleh karena itu, KKP akan bersinergi dengan Unsrat dalam implementasi kebijakan Blue Economy tersebut,” ujar Dirjen KKP-RI.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktavian Berty Alexander Sompie, M.Eng dalam sambutannya pada acara pembukaan kuliah umum mengungkapkan potensi-potensi yang dimiliki dan yang telah dihasilkan Unsrat, yang bisa dimanfaatkan oleh KKP-RI.

Prof. Sompie menjelaskan, Unsrat memiliki Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang memiliki sumberdaya manusia, sarana dan infrastruktur pendidikan mumpuni yang menghasilkan S1, S2 dan S3 Ilmu Kelautan yang berkualitas dan handal.

Oleh karena itu, mantan Wakil Rektor 3 Unsrat Manado dan Staf Khusus Gubernur Sulut ini mengharapkan kepada Dirjen untuk kiranya dapat bersinergi dengan Unsrat dalam mencapai Blue Eonomy. (AF)

Meimonews.com – Cuaca ekstrim berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Manado sejak Kamis (26/1/2023) malam hingga Jumat (27/1/2023) yang mengakibatkan bencana, langsung diberi perhatikan Pemerintahan Kota Manado Andrei Angouw (Walikota) dan Richard Sualang (Wakil Walikota).

Tidak hanya mendengar dan meninjau tapi gerak cepat langsung diberikan kepada warga yang terkena dampak seperti banjir, longsor dan yang membutuhkan bantuan.

Lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado dan instansi terkait, yang dipantau langsung oleh Walikota dan Wakil Walikota akrab disebut duet AARS, sejumlah warga di beberapa tempat yang membutuhkan pertolongan seperti terkena banjir langsung dievakuasi/diselamatkan ke tempat-tempat aman.

Hingga saat ini, jajaran Pemkot Manado masih terus melakukan evakuasi dan penyelamatan bagi warga yang terkena dampak dari cuaca ekstrim ini.

Kepada warga yang terkena dampak diimbau Pemkot Manado untuk berpindah ke lokasi yang aman, menjauhi bantaran sungai dan tebing yang rawan longsor.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan disilahkan untuk menghubungi atau berkoordinasi dengan Ketua-ketua Lingkungan, Kelurahan, TNI/Polri serta pihak-pihak terkait.

“Warga di bantaran sungai dan rawan banjir serta di bukit agar mengungsi di tempat yang aman,” demikian imbauan Pemerintah Kota Manado.(elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado mengimbau kepada warga kota untuk waspada, berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrim yang terjadi hari-hari ini dan hari-hari mendatang.

Sebab curah hujan yang tinggi dan angin yang cukup kencang bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Masyarakat diharapkan untuk waspada dan siaga terhadap potensi cuaca ekstrim yang dapat terjadi seperti hujan lebat disertai kilat atau petir dan dampak bencana hidrometeorologi yang ditimbulkannya,” ujar Kalak (Kepala  Pelaksana) BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com, di sela-sela pemantauannya di sejumlah lokasi, Jumat (27/1/2023).

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) pada Rabu (25/1/2023) telah mengeluarkan rilis peringatan dini terkait dengan cuaca di daerah ini selang tiga hari 26-28/1/2023).

Untuk Kamis (26/1/2023), daerah-daerah yang perlu mewaspadainya adalah Manado, Bitung, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong, Kepulauan Sitaro dan Kepulauan Sangihe. Jumat (27/1/2023), Manado, Bitung, Minahasa, Minut, Minsel, Bolmong, Bolmut dan Kepulauan Sitaro. Sabtu (28/1/2023), Manado, Minahasa.

Pemerintah Kota, sebut Sambuaga, terus memantau, mengantisipasi dan mengambil langkah cepat bila ada bencana, dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Hal tersebut, menurut Sambuaga, sesuai instruksi dari Walikota Manado untuk siaga dan waspada terhadap kondisi alam yang sewaktu-waktu cepat berubah.

Sambuaga menyarankan kepada masyarakat, bila ada informasi terkait dengan bencana atau hal-hal yang membutuhkan perhatian menghubungi call center 112. (Elka)

Meimonews.com – Memenuhi janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada orangtua mahasiswa Unsrat yang menyampaikan unek-unek/keluhannya kepada Presiden saat berkunjung ke Malalayang Beach Walk, pekan lalu, Uang Kuliah Tunggal dari Devid M. Telusa diserahkan, Kamis (26/1/2023).

Penyerahan lewat Bank Rakyat Indonesia Kantor Pusat Unsrat kepada Devid di dampingi Siti Mafirah (ibu Devid) tersebut disaksikan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Octavian Berty Alexander Sompie, M.Eng di dampingi Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, Wakil Rektor 2  Ronny Maramis, SH, MH  dan sejumlah staf, Dekan Fakultas Hukum Dr. Emma Theresa Valentina Senewe, Dandim 1309/Manado Kol. Inf. Daniel Lalawi, Pincab BRI Manado Purwanto dan utusan Staf Khusus Presiden.

Rencananya, ada lagi satu mahasiswa Unsrat bernama  Bayu Samadi yang akan diberikan bantuan UKT dari Presiden, namun setelah lama ditunggu belum datang sehingga acara penyerahan baru dilakukan kepada Devid. Devid dan Bayu adalah mahasiswa semester 2 Fakultas Hukum.

Devid mendapat UKT sebesar Rp. 18 juta untuk 6 semester di mana tiap semester besarnya Rp. 3 juta sementara Bayu Rp. 6 juta di mana setiap semesternya Rp. 1 juta. Uang tersebut masuk di buku tabungan yang bersangkutan yang diserahkan petugas bank.

Rektor Unsrat, saat diwawancarai wartawan usai penyerahan bantuan, menyatakan sangat mengapresiasi kepada Presiden yang sempat bertemu dengan orangtua dari salah satu mahasiswa Unsrat dan memberikan bantuan (yang realisasinya pada saat ini).

Sompie menjelaskan, mahasiswa  Unsrat yang mengajukan keikutsertaan dalam Program Indonesia Pintar (PIP) di Unsrat ada seribuan orang. Namun, belum semuanya bisa mendapat karena ada batasan quota.

“Ada ratusan mahasiswa yang telah kami berikan lewat PIP sedang sisanya ada yang diberikan keringanan, bahkan ada yang tidak membayar UKT pada semester lalu,” ujar mantan Wakil Rektor 3 Unsrat dan Staf Khusus Gubernur Sulut ini.

Prof. Gerung dan Drs. Max Rembang (Humas Unsrat) ditemui terpisah mengakui, ada banyak mahasiswa Unsrat yang diberikan keringanan membayar UKT (uang kuliah tunggal) di samping ada yang telah masuk dalam PIP.

“Bahkan pada semester lalu, ada banyak mahasiswa yang diberikan.pengurangan dan bahkan bebas membayar UKT (lewat kebijakan Pimpinan Unsrat),” tandas Gerung.

Kebijakan tersebut, menurut  Gerung dan Rembang, merupakan bentuk perhatian yang besar dari Pimpinan Unsrat terhadap mahasiswa yang memang membutuhkan bantuan, apalagi indeks prestasi mereka cukup bagus.

Kendati begitu, mekanisme yang telah diatur harus diikuti mahasiswa calon penerima program/kebijakan tersebut seperti ada surat keterangan dari Kelurahan/Desa, diajukan lewat Fakultas dan diteruskan ke Pimpinan Unsrat (Rektorat). (Fer)

Meimonews.com – Polda Bali menanggapi berita viral perampokan dan penganiayaan WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, yang terjadi pada  12 Januari, sekitar pukul 04.00 Wita di wilayah  Kuta, yang mengakibatkan WNA tersebut terluka parah karena dipukuli secara brutal hingga dirawat di Rumah Sakit BIMC Kuta, Selasa (24/1/2023).

“Berita yang sudah terlanjur viral di medsos tersebut, sangat mengganggu kenyamanan wisatawan dan juga meresahkan situasi Kamtibmas Bali,” ujar Kombes Pol. Satake kepada Meimonews.com.

Saat ini, sebutnya, Polda Bali telah menurunkan tim untuk menyelidiki  dan mencari fakta, mulai dari bukti-bukti dan saksi-saksi di lapangan tentang apa yang sebenarnya dialami WNA tersebut.

Ditegaskan, dari hasil penyelidikan tim Polda Bali, melalui keterangan-keterangan saksi yang melihat apa yang dialami oleh WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, yang mengaku mengalami perampokan dan penganiayaan di wilayah Kuta, dinyatakan Lachlan Briam Hunt, yang bersangkutan diduga mengalami kecelakaan lalulintas tunggal (Out Control), karena pada saat itu yang bersangkutan berkendara dalam kondisi mabuk berat.

Saksi di TKP atas nama Muhsar Hadi, alamat Jl. Poppies 1 Kuta, menerangkan, WNA tersebut  sekitar pukul 04.00 Wita mengendarai motor honda vario berwarna merah dengan
kecepatan tinggi, diperkirakan WNA tersebut dalam keadaan mabuk berat dan ketika melewati polisi tidur (gundukan jalan) motor yg dikendarai oleng dan mengakibatkan WNA terjatuh dalam posisi tengkurap serta  pingsan. Kemudian sekitar pukul 04.30 Wita WNA tersebut bangun dengan muka penuh darah kemudian langsung pergi.

Berdasarkan hasil interogasi tim Polda Bali kepada WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, mengakui pada 12 Januari 2023 pukul 22.00 Wita, ia pergi dari Hotel Masa Inn Bali Jl. Poppies Lane 1 Kuta (tempatnya menginap) menuju Engine Room bersama temannya dengan menggunakan sepeda motor honda vario untuk minum-minum hingga selesai dan pulang dini hari sekitar pukul 03.30 Wita.

Di saat perjalanan pulang , yang bersangkutan merasa handphonenya terjatuh. Pada saat ia berusaha mengambil handphonenya ia merasa didorong oleh orang yg tidak dikenal. Selanjutnya korban tidak ingat lagi apa yang terjadi, dikarenakan yang bersangkutan dalam kondisi mabuk berat.

“Dan, Lachlan Briant Hunt juga mengaku tidak tahu siapa yang memviralkan dirinya dirampok dan dianiaya,” ujar Kombes Satake mengutip pengakuan Lachlan.

Dari hasil penyelidikan sementara tim Polda Bali, Kabid Humas menyampaikan WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, diduga mengalami kecelakaan tunggal (OC) karena yang bersangkutan berkendara dalam kondisi mabuk berat dan tidak ditemukan adanya unsur perampokan maupun penganiayaan.

Pihaknya berharap kepada masyarakat Bali dan para wisatawan agar bijak menggunakan medsos dan tidak gampang mempercayai berita-berita hoax yang dapat memberikan citra negatif terhadap Bali.

“Mari kita sama-sama jaga situasi Kamtibmas Bali. Polda Bali menjamin keamanan para wisatawan sehingga para wisatawan merasa aman dan nyaman berkunjung ke Pulau Bali yang kita cintai ini,” ujarnya mengimbau. (Fer)

Meimonews.com – Pihak Unsrat Manado belum mengetahui identitas mahasiswa (yang menurut orangtuanya kuliah di Unsrat), yang orangtuanya mengadu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke daerah ini, baru-baru.

“Sampai saat ini, kami (Unsrat Manado) belum tahu siapa mahasiswa yang orangtuanya mengadu, menyampaikan unek-uneknya kepada Presiden,” ujar Humas Unsrat Dr. Max Rembang, MSi kepada Meimonews.com via telefon, Selasa ,(24/1/2023).

Terus terang, sambungnya, Pimpinan Unsrat belum tahu nama dan dari fakultas mana mahasiswa yang orangtuanya mencegat dan menyampaikan unek-uneknya kepada Presiden terkait dengan UKT (uang kuliah tunggal).

Saat ketemu Presiden di Malalayang Beach Walk Manado pada 20 Januari 2023,  Siti Mafirah tiba-tiba mencegat Presiden untuk menyampaikan keluhannya. Siti mengaku tidak memiliki biaya membayar UKT Rp. 3 juta anaknya yang berkuliah di Unsrat.

“Tolong kasiang kita bapak (tolong kasihani saya bapak),” ujar Siti Mafirah sambil memegang tangan Presiden Jokowi, yang langsung direspons Presiden dengan meminta anggota Polri mendata KTPnya. Setelah itu, Presiden Jokowi dan rombongan pergi meninggalkan lokasi.

Kejadian ini diekspos  Presiden Jokowi di laman resmi Facebooknya dengan videonya. Presiden menyebutkan, “Ibu Siti Mafirah menyeruak di antara masyarakat yang saya temui dalam kunjungan di Manado, pekan lalu. Setengah terisak, ia mengadukan masalahnya. Saya mencatat identitasnya dan mencari jalan keluar masalah yang ia hadapi,” ujar Jokowi.

Presiden kerap menemui dan menerima pengaduan langsung dari masyarakat setiap kali turun ke lapangan. “Dan, itulah tujuan saya ke lapangan: untuk mendengar langsung masukan atau keluhan masyarakat,” tandasnya.

Rembang menjelaskan, bila ada mahasiswa Unsrat yang tidak mampu membayar UKT, bisa mengajukan keringanan ke Pimpinan  Unsrat lewat mekanisme yang ada, yakni mengajukan ke Pimpinan Fakultas, yang nantinya diteruskan ke Rektor Unsrat, nanti dieksekusi Wakil Rektor. (Fa)