Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengadakan road show mengunjungi beberapa lokasi banjir dan fasum (fasilitas umum) serta Pasar Tematik, Senin (6/2/2023).

Lokasi pertama yang dikunjungi Walikota adalah Kompleks Cempaka, Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken.  Di lokasi ini walikota si dampingi Camat Bunaken, Kapolsek Bunaken dan Lurah Molas.

Orang nomor satu di kota Manado ini melihat kondisi pemukiman warga sekitar jembatan yang terdampak bencana banjir pada 27 Januari lalu.

Walikota melanjutkan kunjungannya ke Kelurahan Tongkaina untuk melihat progres pembangunan Pasar Tematik yang sudah dalam tahap perampungan.

Walikota melihat beberapa fasilitas yang sedang dibangun di Pasar Tematik ini, di antaranya desain lokasi, beberapa bangunan, jalan sekitar lokasi, trotoar, drainase dan saluran air, kolam renang, dan lain-lain.

Di Pasar Tematik,Walikota di dampingi Kepala Disperindag Kota Manado Hendrik Warokka, S.Pd., DEA, Dirut PD Pasar Manado Lucky Senduk, Lurah Kelurahan Tongkaina dan Ketua Lingkungan.

Setelah itu, mantan Ketua DPRD Sulut ini melihat beberapa fasilitas umum, jalan paving, serta drainase dan saluran air di beberapa lingkungan di Kelurahan Tongkaina.(elka)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado yang adalah juga Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) Sulut Prof. Dr. Ir. Octavian Berty Alexander Sompie, M.Eng mengadakan road show meninjau sejumlah lokasi di Manado yang terdampak bencana banjir dan longsor, Senin (6/2/2023).

Selain meninjau lokasi, Prof Sompie yang di dampingi sejumlah dosen dan pengurus FKPPI Sulut memberikan bantuan sebagai wujud kepedulian sosial.

Humas Unsrat Manado Dr. Max Rembang kepada Meimonews.com menjelaskan, ada beberapa tempat yang dikunjungi Rektor sekaligus memberikan sumbangan.

Sejumlah tempat yang dikunjungi dan diberi bantuan, sebut Dr. Welly Areros (dosen dan pengurus FKPPI) dan Ferry Sutanto (Pengurus FKPPI) ketika dihubungi terpisah, adalah Kompleks Angkatan Laut Kairagi, Posko Kodim 1309 Manado di Kelurahan Mahawu, warga Mahawu dan Tuminting serta warga Perkamil.

Sutanto mengungkapkan, di kompleks Lanal ada 45 paket yang diserahkan untuk masyarakat Kairagi Weru, di Mahawu Tuminting 50 paket, di Perkamil 5 paket.

Di Posko Kodim Manado di Mahawu, bantuan yang diserahkan berupa beras, air mineral, mie instan dan pakaian layak pakai. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan Walikota Gorontalo Dr. H. Marten Taha, SE, M.Ec. Dev di kantor Walikota Manado, Senin (6/2/2023).

Kehadiran Walikota Gorontalo bersama rombongan ini adalah dalam rangka menyerahkan bantuan kemanusiaan korban bencana banjir dan longsor di Kota Manado dari Pemerintah Kota Gorontalo untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Walikota Manado menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Gorontalo untuk bantuan kemanusiaan yang diberikan. Bagi Walikota Manado ini merupakan wujud gotong-royong sesama manusia dan saudara sebangsa.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menjelaskan bahwa warga Kota Manado asal Gorontalo juga turut terdampak bencana

Walikota Gorontalo juga menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk kepedulian, gotong-royong dan kebersamaan. Taha menegaskan, duka masyarakat Manado adalah duka masyarakat Gorontalo.

Hadir mendampingi Walikota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado Dr. Micler Lakat, SH., MH, Asisten I  Drs. Heri Saptono, dan pejabat lainnya.

Setelah penerimaan tersebut, Walikota Manado langsung menyerahkan bantuan tersebut ke Posko Tanggap Darurat Bemcana di Kantor Camat Tuminting untuk diteruskan kepada warga yang membutuhkan bantuan.

“Setelah diadakan pendataan, bantuan tersebut, atas petunjuk Walikota Manado langsung diserahkan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Donald Sambuaga.

Kepada Meimonews.com, Sambuaga menambahkan, ada juga bantuan yang diserahkan Walikota Gorontalo kepada warga Gorontalo yang terdampak bencana banjir. Penyerahan dilakukan di Asrama Mahasiswa Gorontalo di Kelurahan Lawangirung. (elka)

Meimonews.com – Kasus-kasus yang viral di masyarakat terkait dengan tindakan penarikan kendaraan bermotor (ranmor) kredit yang macet pembayarannya oleh finance atau pihak ketiga diharapkan Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait perlu ada solusinya.

Solusi yang diharapkan Kapolresta adalah adanya edukasi dari pihak finance kepada masyarakat agar masyarakat (penunggak kredit ranmor) memahaminya.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Manado kepada wartawan usai kegiatan Jumat Bacirita yang diselenggarakan Polresta Manado di Warong Bakobong, Jln. Pumorouw, Jumat (3/2/2023).

Dalam kerangka mencari solusi bersama tersebut, jelas Kapolresta, pihaknya mengundang beberapa stake-holder, badan finansial dan pihak-pihak ketiga yang digunakan mereka, yang selama ini terjadi pergesekan-pergesekan dengan masyarakat .

“Ada cukup banyak informasi yang kami dapat di sini (Pertemuan Jumat Bacirita) yang bisa kami ambil kesimpulan sementara bahwa apapun ceritanya, masyarakat perlu diberikan edukasi,” ujar Kombes Pol. Sirait.

Disebutkan, segala sesuatu itu tidak sertamerta diselesaikan dengan kekerasan. Tetapi kalau mengikuti SOP-SOP yang ada, mulai dari pemberian kredit hingga eksekusi, ternyata banyak aturan yang harus dilaksanakan.

Di sini diperlukan memberikan edukasi kepada masyarakat  bahwa ketika dalam melakukan suatu perikatan, kemudian menjadi kreditur atau orang yang berhutang harus mengikuti aturan yang sudah ditandatangani pada saat melakukan kontrak.

Pada saat, misalnya kreditur tidak mampu membayar, banyak solusi yang bisa diberikan kepada mereka yang tidak mampu membayar ini. Misalnya, serahkan barangnya, melakukan negosiasi ulang dengan pihak pemberi biaya sampai dengan dilakukannya lelang.

Dalam lelang, ada juga sisa hasil lelang yang didapatkan karena adanya pembayaran-pembayaran yang pernah dibayarkan sebelumnya.

Bah ini, pelajaran yang terakhir ini adalah bagaimana kita tidak terikat pidana. Kalau barang itu tidak diperkenankan dipindahtangankan dalam keadaan apapun itu, jangan lakukan itu.

Hal inilah yang disampaikan kepada managemen sale. Dan diharapkan mereka juga memberikan informasi kepada masyarakat hingga masyarakat itu diberikan pemahaman . “Ke depan, kita harapkan hal-hal yang viral di masyarakat Kota Manado bisa kita tekan semaksimal mungkin,” ujar Kapolresta.

Saat Jumat Bacirita yang diselenggarakan Polresta Manado di Warong Kobong jalan Pumorouw, penarikan paksa kendaraan bermotor oleh finance atau pihak ketiga menjadi bahasan.

Selain Kapolresta, Wakapolresta AKBP Faisol, Kasat Reskrimum Kompol Sugeng Wahyudi Santoso dan Kasat Samapta Kompol Bartholomeus memberikan penjelasan setelah perwakilan finance, pihak ketiga dan wartawan mengajukan pendapat atau masukkan (Baca :  Penarikan Paksa Ranmor Kredit jadi Bahasan Jumat Bacirita). (AF)

Meimonews.com – Penarikan paksa kendaraan bermotor (ranmor) oleh finance dengan menggunakan jasa pihak ketiga yang dinilai masyarakat kreditur menggunakan cara-cara atau tindakan paksa jadi pembahasan hangat pada forum Jumat Bacirita Polresta Manado di Warong Kobong Pumorouw, Jumat (3/2/2023)

Sejumlah perwakilan finance, pihak ketiga, tokoh masyarakat dan wartawan hadir pada pertemuan yang bersifat sersan (serius tapi santai) sambil menikmati minuman (kopi, teh, es) dan snack yang disediakan Polresta Manado.

Dari Polresta Manado nampak hadir antara lain Kapolresta Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, Wakapolresta AKBP Faisol, Kasat Reskrimum Sugeng Wahyudi Santoso, Kasat Samapta Kompol Batholomeus Dambe dan Kasat Binmas AKP Muris.

Sejumlah perwakilan finance, pihak ketiga serta juga wartawan diberikan kesempatan untuk mengajukan pendapat dan bertanya. Unek-unek dikeluarkan serta kejadian-kejadian di lapangan saat terjadi penarikan ranmor kredit oleh pihak ketiga terungkap termasuk pembelaan atau argumentasi dasar penarikan ramnor kredit.

Secara arif dam bijaksana masukkan yang diungkap/disampaikan didengar oleh Kapolresta, Wakapolresta dan jajaran tapi ada pula penegasan-penegasan yang disampaikan agar finance dan pihak ketiga mengikuti prosedur/aturan yang ada/berlaku serta ditawarkan solusinya.

Merespon pernyataan dari perwakilan finance dan pihak ketiga, Kasat Reskrimum Kompol Sugeng Wahyudi Santoso menjelaskan, semua laporan yang masuk akan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang ada. Namun, bila ada yang bisa dilakukan mediasi maka hal itu disarankan.

Para pihak disarankan duduk bersama membicarakannya. “Bila tidak ada kata sepakat, proses hukum jalan keluarnya,” ujar Sugeng.

Kasat Samapta Kompol Bartholomeus Dambea menjelaskan, dalam menghadapi persoalan yang ada, Polisi bersikap netral.  “Dengan posisi netral ini tidak gampang dengan segala aturan yang ada,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini (Jumat Bacirita), sebut Bartholomeus, dicari solusinya bagaimana menghadapi persoalan ini di lapangan.

Di lapangan, menurutnya, semua finance menggunakan caranya sendiri, tidak baku satu SOP (standar operasional prosedur).  Padahal aturan dari atas sama tapi pelaksanaan di lapangan berbeda-beda.

Diakui, sosialisasi dari finance kurang sehingga masyarakat banyak belum paham. Maka diharapkan agar aturan baku, sesuai SOP itu disosialisasikan kepada masyarakat agar ada kesepahaman bersama (sehingga tidak terjadi jadi benturan di lapangan).

Kapolresta Manado menegaskan, masyarakat perlu diedukasi agar mereka paham tentang aturan yang telah disepakati bersama.

“Lakukan edukasi kepada masyarakat, saat melakukan perjanjian. Dijelaskan apa yang kewajiban dan hak masing-masing. Dengan adanya hak dan kewajiban, ada konsekuensinya,” ujar Kapolresta.

Apa konsekuensi ? Kalau tidak melaksanakan kewajibannya akan diberikan SP (surat peringatan) 1, SP2, SP3. Bila setelah diberikannya SP-SP tersebut maka akan ada yang namanya eksekusi. “Eksekusinya apa ? Anda (kreditur) harus menyerahkan barangnya,” tandas Kapolresta.

Saat melakukan eksekusi, Kapolresta minta pihak ketiga melengkapi persyaratan/surat-suratnya. “Jangan main todong. Jangan gaya preman,” saran Kapolresta.

Menurut Kapolresta, kalau dijelaskan dengan baik-baik maka masyarakat (kreditur) bisa memahaminya. Bila mau diadakan negosiasi lagi, silahkan datang ke kantor. Akan ada opsi-opsi penyelesaian masalahnya.  Bila akan dilelang kendaraannya, mereka bisa mendapat dana bila ada kelebihan dari hasil lelang.

“Ini khan bagian dari edukasi. Saya yakin, bila langkah ini dilakukan, masyarakat pasti memahaminya. Bila hal ini sudah dilakukan namun tidak ada penyelesainnya maka diproses hukum/pidana. Bila sudah masuk rana pidana, polisi bisa melakukan penyitaan,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Octavian Berty Alexander Sompie, M.Eng menerima kunjungan Atase Pendidikan Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang Mrs. Yurika Kawakubo di ruang kerja Rektor, Kamis (2/2/2023).

Kunjungan ini dilakukan Yurika terkait dengan persiapan kunjungan Dubes Jepang untuk Indonesia, akhir Februari.

Selain itu, Atase Pendidikan Kedubes Jepang juga ingin melihat secara langsung perkembangan pendidikan di lingkungan Kampus Unsrat serta ingin mensosialisasikan dan memfasilitasi pertukaran mahasiswa dan dosen serta yang ingin studi lanjut ke Jepang.

Seperti diketahui, Prof. Sompie (sapaan akrab Rektor Unsrat) pernah studi lanjut di Jepang ketika ia mengikuti program studi Magister (S2). Saat itu, Prof. Berty mengambil studi bidang Geotechnical Engineering, Department Architecture & Civil Engineering, di Fukui University, Jepang, dan lulus tahun 2000. (AF)

Meimonews.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Prof. Dr. Ir. Octavian Berty Alexander Sompie, M.Eng menegaskan, keberhasilan yang telah dicapai Unsrat saat ini tak terlepas dari kontribusi setiap fakultas termasuk Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

Selain itu, tambah Prof. Sompie (sebutan akrabnya), pencapaian akreditasi Unggul Institusi yang diperoleh Unsrat, tak terlepas kaitannya dengan kontribusi dari civitas akademika fakultas yang dulunya dikenal dengan nama Fakultas Sastra ini.

Penegasan tersebut disampaikan Prof. Sompie ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Dies Natalis ke-58 FIB di kompleks fakultas, Kamis (2/2/2023).

Terkait dengan itu, Prof. Sompie berharap, civitas akademika Fakultas Ilmu Budaya dapat menjadikan akreditasi Unggul Unsrat sebagai penyemangat dalam mempersiapkan akreditasi tiga jurusan yang ada di FIB.

Mantan Wakil Rektor Unsrat dan mantan Staf Khusus Gubernur Sulut ini mengajak agar civitas akademika FIB bersama bekerja keras menuju tiga jurusan mencapai akreditasi Unggul.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Maya Pingkan Warouw, SS, M.Hum, M.Ed m, PhD dalam sambutannya mengatakan, Dies Natalis ke-58 Fakultas Ilmu Budaya menandakan usia yang cukup dewasa.

“Walaupun kami ini fakultas yang kecil, saya berharap Fakultas Ilmu Budaya tetap menjadi bagian Universitas Sam Ratulangi yang besar,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Berbagai upaya dilakukan pimpinan, staf dan jajaran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado agar perguruan tinggi ini selain dibanggakan tapi juga benar-benar memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dunia pendidikan bukan hanya di daerah ini tapi juga Indonesia bahkan dunia.

Salah satu yang berhasil dilakukan adalah menerapkan teknologi kekinian untuk menjaga dan melindungi data akademik lewat teknologi blookchain.

“Unsrat Manado membuktikan diri sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang mampu menerapkan tekonologi kekinian untuk menjaga dan melindungi data akademik, yakni teknologi blookchain,” ujar Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Octavian Berty Alexander Sompie, M.Eng seperti dikutip Humas  Drs. Max Rembang, M.Si kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (1/2/2023).

Diketahui, Blockchain adalah teknologi penyimpanan data secara terdistribusi yang menggunakan penanda digital dengan teknologi kriptografi. Dengan adanya teknologi blockchain, data dan dokumen digital yang telah dibuat tidak dapat diubah lagi sehingga meningkatkan keamanan dan integritas data tersebut.

Diungkapkan, setiap pembaruan terhadap data dicatat dan dapat ditelusuri kembali sehingga memudahkan untuk mendeteksi perubahan data secara ilegal.

Dengan suksesnya implementasi teknologi blockchain ini, sebutnya, semua data, dan dokumen digital yang tersimpan di pangkalan data Portal INSPIRE sebagai portal layanan akademik di Unsrat terlindungi.

Humas Unsrat Drs. Max Rembang, M.Si

“Blockchain menjadi single and trusted view of the truth untuk semua data yang terlibat dalam proses akademik untuk mahasiswa, dari awal masuk hingga studinya selesai,” paparnya.

Menurutnya, pengimplementasia teknologi blockchain menjadi bagian dari upaya Unsrat untuk meningkatkan kualitas keamanan layanan data akademik yang tersimpan di pangkalan data serta meminimalkan upaya kecurangan maupun kesalahan yang tidak terdeteksi.

“Dengan diimplementasikannya teknologi blockchain, Unsrat akan menyediakan juga layanan verifikasi data akademik berbasis blockchain kepada pihak eksternal,” tandas Rembang.

Layanan teknologi ini akan bermanfaat bagi pihak industri yang ingin merekrut lulusan Unsrat untuk dapat melakukan verifikasi data identitas dan prestasi akademik lulusan secara lebih akurat dan terpercaya sehingga dapat berkontribusi  pada peningkatan serapan lulusan di dunia kerja.

Selain itu, tambahnya, hal ini juga menunjukkan tekad Unsrat untuk terus berinovasi menuju perguruan tinggi yang unggul dan berbudaya serta ikut mendukung pilar teknologi di Era Revolusi Industri 4.0, (AF)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dan Binus University melakukan kerjasama yang diwujudkan dalam bentuk penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua pimpinan perguruan tinggi tersebut.

Acara penandatangan yang berlangsung di Jakarta, Senin (30/1/2023) dilakukan Prof. Dr. Ir. Octavian Berty Alexander Sompie, M.Eng (Rektor Unsrat) dan Prof. Dr. Ir. Harijanto Prabowo, MM (Rektor Binus University).

Mendampingi Prof. Sompie adalah Wakil Rektor 2 Dr. Ronny Maramis, SH, MH, dan Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, sedangkan memdampingi Rektor Binus adalah Direktur Binus Global Dr. Diah Wihardini, Med, PhD, dan Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Nina Nurdiani, ST. MT.

Binus University adalah perguruan tinggi nasional yang menempati peringkat pertama di antara Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia, menurut The WUR 2023.

Unsrat berkepentingan melakukan kerjasama dengan Binus University sebagai institusi yang sangat maju dalam pengelolaan pendidikan maupun penelitian agar kemajuan yang progresif di Binus dapat juga terjadi di Unsrat sebagai PTN yang sudah terakreditasi klasifikasi Unggul oleh BAN PT.

Ruang lingkup kerjasama meliputi bidang-bidang pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat serta implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka.

Prof. Sompie mengingatkan, setelah MoU ini ditandatangani maka segera harus dilanjutkan dengan implementasi teknis kerjasama antar fakultas atau lembaga di Binus dan Unsrat.

Pihak Binus menawarkan antara lain penyelenggaraan kerjasama seminar internasional sebagai host dan co-host, atau faculty mobility, atau bentuk lainnya yang akan disepakati.

Saat ini, Binus juga sedang mengembangkan fokus pembelajaran dan penelitian di bidang Bio Informatics yang mungkin bisa dikerjasamakan dengan Unsrat pada Fakultas Kedokteran atau Informatika. (AF)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado meraih Juara II Pengelolaan Pojok Statistik Perguruan Tinggi Tahun 2022, bersaing dengan 82 perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) itu diserahkan Kepala BPS  Pusat kepada Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktavian Berty Alexander Sompie, M.Eng di Jakarta, Senin (30/1/2023).

Pemberian penghargaan yang disaksikan Menpan-RB dilaksanakan bersamaan dengan acara Launching Reformasi Birokrasi 2023 dengan tema Kolaborasi Mewujudkan Indonesia Maju.

Mendampingi Prof. Sompie pada momen istimewa di mana BPS Sulut juga mendapat penghargaan yang diterima Asim Saputra (Kepala) tersebut adalah Wakil Rektor 2 Dr. Ronny Maramis, SH, MH dan Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA.

Unsrat sebagai lembaga pendidikan tinggi terbaik di wilayah Indonesia Timur, senantiasa mengembangkan diri melalui kerjasama dengan berbagai pihak, antara lain BPS, yang adalah lembaga negara yang memang memiliki tupoksi dalam mensensus, mengkoleksi dan mengelola berbagai data untuk kepentingan akademik dan pembangunan.

“Karena itu, maka Unsrat berkepentingan untuk bekerjasama dengan BPS dalam rangka pengembangan bidang tridharma perguruan tinggi,” sebut Prof. Sangkertadi

Dalam sambutannya, Prof. Sompie mengungkapkan bahwa Pojok Statistik di Universitas Sam Ratulangi merupakan pusat pengelolaan data dan informasi statistik yang bersumber dari BPS.

Fasilitas ini berdiri pada tahun 2022, segera setelah ditandatangani MoU dan Perjanjian Kerjasama dengan BPS Sulut pada tahun 2021. Pojok Statistik Unsrat dipimpin  Dr. Deiby Salaki, S.Si, M.Si dari FMIPA.

Segera setelah peresmian Pojok Statistik pada 5 Oktober 2022, tim yang dipimpin oleh doktor Salaki langsung melakukan pergerakan taktis dengan mengikuti pameran di Mantos, pada akhir Oktober 2022, dalam rangka memasyarakatkan statistik bagi kalangan umum serta menyelenggarakan seminar nasional dengan narasumber ahli statistik dari BPS.

‘Selain itu, sejumlah mahasiswa Unsrat juga dinobatkan sebagai Duta Statistk dalam melayani proses pendataan, pengolahan data atau distribusi data bagi kalangan umum maupun pihak tertentu yang membutuhkan,” tambah doktor Maramis.

Prof. Sompie berpesan pada jajarannya agar fasilitas Pojok Statistik bukan nantinya hanya sekedar dipelihara namun juga harus terus dikembangkan melalui kerjasama yang lebih erat dengan BPS, dan selanjutnya Pojok Statistik Unsrat juga harus berperan membantu pembangunan Provinsi Sulawesi Utara melalui pengolahan data data akurat yang dikelola.

“Kini, para mahasiswa, dosen dan peneliti Unsrat dalam mencari data-data untuk pembelajaran maupun penelitian, tidak perlu jauh-jauh pergi ke tempat lain, namun cukup datang ke Pojok Statistik atau mengakses melalui jaringan internet yang terhubung,” tandas mantan Staf Khusus Gubernur Sulut itu. (AF)