Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU ASEAN Eng mengukuhkan 11 guru besar (profesor) pada sidang senat terbuka Unsrat Manado yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (31/10/2023).

Rapat senat yang dihadiri Anggota Senat dan guru besar, Rektor dan Wakil-wakil Rektor Unsrat dan pimpinan lembaga Unsrat, para Dekan se-Unsrat, para undangan ini dipimpin Ketua Senat Prof. Dr. Ir. Ralf Kairupan, M.Sc.

Kesebelas guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ronny Adrie Maramis, SH, MH, Prof. Dr.  Dra. Jullie Jeanette Sondakh, Ak, M.Si, CPA, CA,  ASEAN CPA, Prof. Dr. Hendri Fonda Aritonang, S.Si, M.Si, Prof. Dr. Ir. Afriza Yelnetty, MP, Prof. Dr. Ir.  Erwin Wantasan, MP.

Selain itu, Prof. Dr. Ir. Jimmy Rimbing, MP, Prof. Dr. Ir. Netty Salindeho, M.Si, Prof. Dr. Ir. Grace Sanger, M.Si, Prof. Dr. Joshian Nicolas Wiliam Schaduw, SIK, M.Si, Prof. Dr. Ir. Feny Mentang, M.Sc dan Prof. Dr. Ir. Lefrand Manoppo, M.Si.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan, dengan adanya guru besar ini maka akan memperkaya prodi, jurusan dan fakultas di mana dengan kesebelas guru besar ini akan banyak mahasiswa akan tamat lewat tangan mereka (guru-guru besar ini).

” Jadi akan lebih memudahkan segala sesuatu yang sulit menjadi lebih baik dan mudah dikerjakan demi pengembangan akademik di mana mahasiswa adalah custumer,” ujarnya.

Dan sebagai Rektor, Prof. Sompie menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para profesor baru ini dan terus mendukung mereka sebagai tim yang akan menendang bola Unsrat menjadi gol unggul berkualitas dunia.

Sidang Senat yang dipimpin Prof. Dr. dr. Bernabas H. R. Kairupan M.Sc, Sp.KJ (Ketua) didahului laporan Prof. Dr. Jacobus Ronald Mawuntu, SH, M.Hum (Sekretaris) dan pembacaan SK Pengukuhan Mendikbudristek RI oleh Wakil Rektor 1 Unsrat Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc.

Setelah pembacaan SK Pengukuhan, sebelas guru besar baru tersebut (satu persatu) menyampaikan orasi ilmiah mereka. Setelah itu, Rektor di dampingi Wakil Rektor dan pimpinan senat mengukuhkan 11 guru besar. (FA)

Meimonews.com – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Sulut resmi dilantik di Roger’s Hotel Manado, Kamis (26/10/2023).

Ketua Umum DPP IPTI Ardy Susanto di dampingi Sekretaris Jenderal Yen Yen Kuswati melantik Hillary Brigitta Lasut (HBL) menjadi Ketua terpilih DPW IPTI Sulut Periode 2023-2026.

Turut hadir dalam pelantikan ini PSMTI Sulut, perwakilan organisasi keagamaan, Pemuda Katolik, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia PMKRI, organisasi masyarakat, TNI Polri.

HBL mengungkapkan, dirinya merasa terhormat dengan kepercayaan yang diamanatkan kepadanya sebagai Ketua DPW IPTI Sulut.

“Saya berterima kasih kepada kawan-kawan yang telah mempercayakan saya untuk bisa memimpin IPTI Sulut dan saya merasa terhormat atas kepercayaan dari kawan-kawan,” ujarnya.

Anggota DPR-RI ini mengatakan,  ia dan teman-teman DPW akan melakukan advokasi bagi masyarakat Sulut yang kurang mampu serta cita-cita yang diharapkan pemuda Tionghoa untuk menjalankan berbagai kegiatan sosial.

“Kasus yang terjadi di Sulut banyak dialami masyarakat yang ekonominya rendah. Kami akan mengawal warga kurang mampu yang menghadapi persoalan dan ikut serta membantu,” tandasnya.

Susanto dalam sambutannya menjelaskan, IPTI berdiri untuk mengakselerasi pembangunan bangsa yang pada saat orde baru tergoyah.

“Manado merupakan kota yang toleran, kota yang sangat aman, IPTI terbentuk di daerah yang banyak konflik dan itu yang harus kita selesaikan. Tugas IPTI tidak ringan, tugas rekan-rekan berkomunikasi dengan organisasi lain yang ada di Sulut dan berikan pengertian kepada pemuda Tionghoa di Indonesia,” ujarnya. (*)

Meimonews.com – Guna membahas nilai perolehan air permukaan (NPAP), Bapenda Sulut mengikuti zoom mèeting dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Indonesia.

Pertenuan yang dilaksanakan, Senin (23/10/2023) pagi hingga siang ini diikuti  seluruh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi di Indonesia.

Dari Bapenda.Sulut, hadir Kepala Badan June E. Silangen, Sekretaris Filma Kepel, Kabid Dalev Johanis Gerald Tamuntuan,
Plh Kabid Pajak Aprine Siwi, dan jajaran terkait serta Kepala UPTD PPD (Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah) Minahasa Harold Lumempouw.

June dalam pengantarnya menjelaskan upaya-upaya yang telah dilakukan Bapenda Sulut terkait dengan penerimaan pajak dari sumber ini (Pajak Air Permukaan/PAP).

Dalam pemaparan itu, disebut pula kendala-kendala yang dihadapi di lapangan dan langkah-langkah yang dilakukan Bapenda Sulut sesuai regulasi/aturan yang ada/berlaku.

Sekretaris Bapenda Filma Kepel dalam percakapan dengan Meimonews.com, usai kegiatan menjelaskan, dalam zoom meeting ini banyak hal terkait dengan upaya dan langkah penerimaan PAP termasuk hal-hal yang akan dilakukan berhubungan dengan NPAP.

Dibahas pula hal-hal teknis mulai dari perhitungannya, pengambilan datanya dari hulu sampai ke hilir baik dari PDAM industri, pertambangan, dan lain.

“Dari pertemuan ini masing-masing memberikan masukkan terkait dengan bagaimana untuk penetapan penerimaan  pajak air permukaan,” ujar mantan Kabid Pajak Bapenda.Sulut ini.

Bapenda Sulut, menurut Filma, terus menyimak upaya-upaya/langkah-langkah yang dilakukan beberapa Bapenda terkait  dengan cara-cara perhitungan mereka, yang bisa diterapkan di daerah ini, sesuai kondisi yang ada.

“Pada prinsipnya, sama. Kami akan melaksanakan NPAP mengacu pada peraturan Menteri PUPR seperti nilai perolehannya, ambang batas atas dan bawah, serta bobotnya,” ujar Filma. (elka)

Meimonews.com  – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU ASEAN IPU membuka International Sustainable, Environment and Architecture yang diadakan di Arya Duta Manado, Jumat (20-21/102023).

Kegiatan yang diselenggarakan Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado ini berlangsung Jumat – Sabtu (20-21/10/2023).

Kegiatan yang mengusung tema Facing climate chance trouch green cities for sustainable culture society development in the 5 0 era ini diselenggarakan di Arya Duta Hotel Manado, Jumat – Sabtu (20-21/10/2923l).

Dalam sambutannya, Rektor mengapresiasi pelaksanaan kegiatan seminar yang mengangkat tema Facing climate chance trouch green cities for sustainable culture society development in the 5 0 era ini.

Dikemukakan, saat ini kita berada di Era Revolusi Industri 4.0, dan dunia sedang diperkenalkan dengan konsep Society 5.0, konsep yang menggunakan ide teknologi digital dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup, memecahkan masalah dan menciptakan lingkungan lebih baik.

Contoh penerapan Society 5.0, sebut Rektor, adalah smart city yang bertujuan memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan kota, sistem transportasi, pengelolaan sampah, pengawasan keamanan dan pelayanan publik.

Rektor berharap para peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk lebih memahami dan memunculkan ide-ide cemerlang terkait konsep pembangunan perkotaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU ASEAN IPU Eng saat memberikan sambutan

Dekan Fatek Unsrat Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, M.Agr dalam sambutannya mengungkapkan,  selain Era Revolusi Industri 4.0 kita juga sedang diperkenalkan dengan konsep Society 5.0 yang berasal dari negara Jepang yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan konsep Revolusi Industri 4.0.

Revolusi industri 4.0 menggunakan Artificial Intelligence sebagai komponen utama sedangkan Society 5.0 ini menggunakan teknologi modern dengan mengandalkan manusia sebagai komponen utama.

Dekan Fatek Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, M.Agr. (kanan) memoderàtori konferensi

Konsep Society 5.0 ini, menurutnya, bisa diimplementasikan untuk membantu kehidupan masyarakat terutama masyarakat perkotaan dalam menciptakan lingkungan yang baik dan berkelanjutan.

“Karena itu saya selaku Dekan Fakultas Teknik sangat mengapresiasi Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unsrat yang berinisiatif untuk melaksanakan International conference for sustainable, environment and architecture dengan tema facing climate change through green cities for sustainable culture society development in the 5.0 era,” ujarnya.

Dekan berterima kasih kepada pimpinan Universitas dalam hal ini Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Oktovian B. A. Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng. yang turut mendukung dan akan membuka dengan resmi acara international conference ini.

“Semoga international conference ini bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya sebagai media untuk saling bertukar ketrampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemajuan pendidikan tapi juga kemajuan kehidupan masyarakat pada umumnya,” ujarnya.

Ketua Panitia Dr. Eng. Ir. Pingkan Peggy Egam, MT, PM dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dari suatu komunitas yang terpanggil dan peduli di bidang arsitektur termasuk dalam hal perkembangan global change dan lain-lain.

“Hal ini menjadi penting karena hubungan manusia dan lingkungan tidak bisa dilepaskan,” ujar dosen Fatek Unsrat Manado.

Ketua Panitia Dr. Eng. Ir. Pingkan Peggy Egam, MT, PM saat memberikan laporan

Oleh karena itu, sebutnya, ada suatu kepedulian untuk melihat sejauhmana arah perubahan-perubahan yang terjadi termasuk perubahan perilaku, building, disain termasuk disain.

“Itulah yang menjadi latar sehingga Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat menggelar kegiatan ini,” ujar doktor Peggy.

Seminar menampilkan enam pembicara yakni dari Jepang dua orang, Thailand satu orang dan dari Indonesia tiga orang dengan moderator Dekan Fatek Unsrat Manado Prof. Dr. Fabian J. Manopo, M.Eng..

Pembicara utama adalah Prof. Naburo Mishima (Saga Univercity – Japan), Prof. Johanis Widodo (National Univercity Singapore) dan Prof. Dr. Ir. Jefry I. Kindangen, DEA (Sam Ratulangi Univercity -Indonesia).

Peserta berjumlah 75 orang yang berasal dari empat negara yakni Jepang, Thailand, Singapura dan Indonesia baik yang datang langsung maupun lewat daring. (FA)

Meimomes.com – Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg menegaskan, penurunan sunting memerlukan strategi dan metode yang lebih kolaboratif dan berkesinambungan mulai dari hulu hingga hilir.

“Salah satu strategi yang diterapkan oleh Perwakilan BKKBN Sulut adalah dengan mengoptimalisasi peran dan fungsi Tim Pendamping Keluarga (TPK),” ujar Tandaju dalam sambutannya pada Workshop Tim Pendamping Keluarga (TPK) Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Minahasa Utara, Senin (16/10/2023).

Kaper BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat memberkan sambutan

Turut mendampingi Kaper pada kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kantor Bupati Minut tersebut adalah Sekretaris Lady D. Ante, S.Pd, MAP, Ketua Pokja Adpin Rosilia Bionda Wowiling, S.Sos, M.Si dan Satgas PPS Provinsi Sulut.

Kegiatan ini dibuka Bupati Minahasa Utara Joune JE Ganda, SE, MAP, MM. M.Si dan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Minut / Bunda Pendamping Keluarga Rizya Ganda Davega serta dilanjutkan laporan kegiatan oleh Kepala Dinas PP dan KB Kabupaten Minahasa Utara dr. Jane Symons, M.Kes.

Untuk Percepatan Penurunan Stunting, sambung Tandaju, sasaran pendampingan yaitu keluarga beresiko stunting yakni CATIN, CAPUS, ibu hamil dan menyusui sampai dengan pasca salin dan anak 0-59 bulan.

Dikemukakan, dalam pelaksanaan pendampingan keluarga beresiko stunting perlu dilakukan kolaborasi di tingkat lapangan yang terdiri dari bidan, PKK serta kader Keluarga Berencana.

Menurutnya, untuk melaksanakan pendampingan keluarga ini akan berperan sebagai ujung tombak percepatan penurunan stunting di Kabupaten Minahasa Utara.

Usai pembukaan, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pertama BKB KIT pada kelompok BKB yang ada di 20 desa sebagai lokus tahun 2023 yang diserahkan Bupati Minahasa Utara di dampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Minut, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Kepala Dinas PP dan KB Kabupaten Minut dan jajaran.

Setelah itu, penyerahan bantuan kedua bantuan Kelompok BKL yang diserahkan langsung di Desa Kauditan I. (Fer)

Meimonews.com – Misa syukur mewarnai puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Keuskupan Manado yang dipusatkan di Paroki Stella Maris Bitung.

Misa syukur yang dipersembahkan Sekretaris Keuskupan Manado Pastor John Montolalu Pr, Ketua Komisi PSE Keuskupan Manado Pastor I Wayan Putra Yasa Pr dan Pastor Paroki Stella Maris Bitung Pastor Fidelis Donald Liuw Pr dilaksanakan di gereja paroki, Minggu (15/10/2023).

Turut hadir Ketua Animator Laudato Si Keuskupan Manado Fongky Ponomban, Pengurus Eco Enzym Keuskupan Manado dan sejunlah suster dari beberapa Tarekat.

Sebelum berkat perutusan, ada pesan penting disampaikan Pastor John kepada ratusan umat yang mengikuti misa HPS ini.

Melaksanakan tugas pokok sebagai ciptaan Allah yakni menaklukan bumi tapi menaklukkan bumi

Tapi nenakluklan bumi dengan cara-cara yang mendatangkan kebaikan, kesejahteraan dan keuntungan untuk semua.  ” Dan kalau semua sudah berjalan dengan baik, percayalah suatu waktu akan mengadakan perjamuan,” ujarnya.

Tapi, sambungannya, perjamuan dengan menu terbaik sehingga perjamuan itu menghasilkan berkat dan sukacita bagi semua.

HPS Keuskupan Manado tahun 2023 yang diketuai Wandi Mewengkang ini diselenggarakan Sabtu – Minggu (14-15/10/2023). Ada sejumlah kegiatan yang diadakan.

Kegiatan-kegiatan dengan tema Pertanian, Penyedia Pangan Bagi Semua tersebut adalah pameran, stand education eco enzym, lomba cipta menu, talkshow/pofcast agricukture sustainability, konser agriculture sustainablity  short video competition, dan misa puncak HPS 2023.

Wandi Wewengkang menjelaskan HPS tahun ini bertujuan pertama, membangun kesadaran menghargai sumber makanan kita manusia; kedua, apresiasi kepada petani, peternak, nelayan dan buruh tani; ketiga, edukasi pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Keempat, gerakan melindungi, merawat tanah, air, udara agar dimanfaatkan dengan baik dan benar untuk kesejahteraan bersama; kelima, membangun kesadaran bersama bahwa alam ciptaan adalah saudara kita yang sangat berharga; keenam, adanya Gerakan Bersama “Pertanian, Penyedia Pangan Bagi Semua” Gereja Katolik Keuskupan Manado. (lk)

Meimonews.com – Tiga harapan disampaikan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU ketika membuka seminar internasional perkelapaan yakni Harnessing Coconut Potential for Offsetting Carbon Emission : Integrating Science and Economy for a Sustainable Future (Memanfaatkan potensi kelapa untuk mengganti emisi karbon : integrasi ilmu pengetahuan dan ekonomi untuk masa depan yang berkelanjutan), Kamis (12/10/2023).

Seminar yang diselenggarakan Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat dalam rangka Dies Natalis ke-63 fakultas yang diketuai John Tasirin ini diadakan di Arya Duta Hotel Manado hingga Sabtu (14/10/2023).

Seminar ini  dilaksanakan untuk menjawab tantangan perubahan iklim global dan menjalankan agenda pembangunan berkelanjutan.

Para ilmuwan berkumpul dalam seminar internasional ini  berfokus pada pemanfaatan potensi kelapa untuk mengurangi emisi karbon.

Para pakar mempresentasikan beragam penelitian terkini yang mengungkapkan potensi besar kelapa dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Selain menjadi salah satu sumber pangan utama di berbagai negara, kelapa juga memiliki manfaat ekologis dan ekonomis yang tak terhingga.

Seminar internasional ini memberikan landasan kuat bagi upaya bersama dalam memanfaatkan potensi kelapa untuk mengimbangi emisi karbon, menjalankan pembangunan berkelanjutan, dan menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Tiga harapan Rektor itu adalah pertama, kolaborasi dalam bidang: penelitian, pengembangan industri kelapa di Sulawesi Utara sebagai daerah penghasil kelapa terbesar kedua di Indonesia.

Kedua, inovasi produk kelapa dan turunannya yang beradaptasi dengan pertumbuhan ekonomi lokal. Ketiga, mampu mengkuantifikasi sekuistrasi karbon dari perkebunan kelapa di daerah Sulut, yang pada akhirnya berkontribusi pada perjuangan bersama dunia melawan krisis akibat perubahan iklim.

Harapan tersebut terkait dengan kelapa adalah komoditas tanaman perkebunan terbesar di Sulut. “Jadi, sebagai komoditas unggul, saya berharap besar melalui seminar ini akan muncul terobosan baru untuk perkembangan komoditas ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani kelapa di Sulut dan di Indonesia.

Diharapkan pula, seminar ini menjadi tempat berbagi dan bertukar pengetahuan dan bermanfaat, serta berharap yang tinggal di Sulut menyenangkan.

Seminar ini menghadirkan pakar dan dosen dari 5 negara sebagai pembicara yakni dari USA, Prancis, India, Filipina dan Indonesia sebagai pembicara.

Untuk peserta yang mengikuti langsung berasal dari lima negara yakni USA, Prancis, India, Filipina dan Indonesia (Jawa, Samarinda, Gorontalo dan Sulut) sementara yang mengikuti secara virtual berasal dari 23 negara. Total jumlah.peserta 125 orang.

Kata pengantar pembukaan kegiatan disampaikan Dekan Faperta Unsrat Ir. Dedie Tooy, M.Si, PhD.

Tooy berterima kasih dengan kehadiran para pakar dan dosen dari beberapa negara serta dari beberapa daerah di Indonesia pada kegiatan seminar ini. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan wisuda di Auditorium Unsrat, Kamis (12/10/2023. Sebanyak 800 orang yang diwisuda pada acara ini.

Turut hadir pada acara ini Wakil-wakil Rektor Unsrat, pimpinan lembaga Unsrat, Senat Unsrat, para Dekan, orangtua wisudawan dan undangan lainnya.

Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. Asean Eng dalam sambutannya mengatakan,  wisuda adalah puncak dari perjalanan akademik, tetapi juga awal dari usaha untuk meraih pencapaian yang harus direbut.

Dengan jumlah 800 wisudawan, sebutnya, kita melihat beragam bakat dan minat yang telah berkembang di kampus Unsrat dari proses akademik dalam menciptakan sarjana, magister, doctor, profesi  dan dokter spesialis yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Rektor berharap, wisudawan hari ini akan membawa pengaruh positif pada masyarakat, industri dan dunia dalam membangun NKRI.

Gubernur Sulut Prof. (Hc), Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE yang diwakili  Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Drs. Edwin L. Kindangen dalam sambutannya mengatakan, pendidikan adalah hal penting yang harus diperjuangkan dan juga diharapkan mampu menghadirkan SDM-SDM unggul dan berdaya saing tunggi, yang secara langsung maupun tidak langsung akan turut meningkatkan pembangunan di daerah Nyiur Melambai.

Staf Ahli Gubernur Sulut Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Drs. Edwin L. Kindangen saat membawakan sambutan mewakili Gubernur Prof. (Hc), Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE

“Saudara tentunya akan menghadapi banyak rintangan dan hambatan, tapi ingat, tak ada yang dapat menghentikannya jika kita memiliki motivasi yang kuat,” sebutnya.

Diingatkan jangan takut untuk gagal, karena dari kegagalan kita belajar tumbuh dan menjadi lebih kuat. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar S Seminar Pendidikan Karakter Pancasila bagi mahasiswa Unsrat bertempat di Auditorium Unsrat, Senin (9/10/2023).

Seminar ini dihadiri Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. Asean Eng, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI WR. Jatmiko, SIP, MM, Direktur Intelkam Polda Sulut  Kombes Pol Albert Barita Sihombing, (mewakili Kapolda Sulut), Kaban Kesbangpol Sulut Feri Sangian dan Ketua IMA Manado Ivanry Matu (mewakili Ketua Kadin Sulut).

Seminar Pendidikan Karakter
“Mahasiswa Unsrat berkarakter Pancasila yang semakin unggul, inovatif, bermakna dan berkelas internasional” ini menunjukkan kembali komitmen Unsrat dalam membentuk mahasiswa berkarakter Pancasila yang kuat pada generasi muda terutama di lingkungan pendidikan.

Seminar ini membuktikan pula komitmen Unsrat dalam menghasilkan lulusan-lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Pancasila yang kuat, inovatif, bermakna dan mampu bersaing di tingkat internasional. (FA)

Meimonews.com – Aksi sosial berupa penyaluran air bersih dilaksanakan Humas Polda Sulut dan Polresta Manado di tiga Kecamatan di Kota Manado, Rabu (4/10/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Hubungan Masyarakat (Humas) Polri.

Tiga kecamatan yang menjadi sasaran penyaluran aksi sosial ini adalah Kecamatan Bunaken, Kecamatan Tuminting dan Kecamatan Wanea.

Kegiatan bertemakan Humas Polri yang presisi untuk Indonesia maju ini dilepas oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Setyo Budiyanto, SH, MH di dampingi Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK, dan Pejabat Utama Polda Sulut termasuk Kabid Humas Kombes Pol. Iis Kristian, SIK dari halaman Mapolda Sulut.

Kapolresta Manado melalui Kasi Humas Polresta Manado Ipda Agus Haryono, menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang saat ini mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

“Hari ini, kami jajaran Humas Polresta Manado dan Humas Polda Sulut, menggelar bantuan sosial dalam rangka memperingati HUT ke-72 Humas Polri,” ujarnya.

Salah satu bentuknya, sambung Ipda Agus, adalah dengan membagikan air bersih kepada warga di Kecamatan Bunaken, Kecamatan Tuminting dan Kecamatan Wanea mengingat kondisi musim kemarau yang sedang berlangsung sehingga warga kekurangan pasokan air bersih.

Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan bantuan signifikan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan akibat kekeringan. “Kami berharap, kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kehangatan dan kepedulian kepada masyarakat. Semoga dapat meringankan beban warga, khususnya dalam menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan,” ujarnya.

Salah seorang warga setempat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Manado dan Polda Sulut atas bantuan air bersih yang telah diberikan.

“Kami berterima kasih kepada Polresta Manado dan Polda Sulut yang saat ini berbagi air bersih. Keberadaan bantuan ini sangat membantu kami, terutama karena kami mengalami kekurangan air bersih dalam satu bulan terakhir ini akibat musim kemarau yang berkepanjangan,” ujar warga tersebut.

Program ini, mencerminkan komitmen pihak kepolisian dalam menjalankan peran sosialnya sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan musim kemarau yang berdampak pada kebutuhan dasar warga. (AF)