Meimonews.com – Bagi Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandou, percepatan penurunan stunting memerlukan komitmen yang kuat dari semua pemangku kepentingan.

“Tidak hanya komitmen tingkat pusat maupun provinsi namun upaya advokasi serta komitmen pemerintah daerah juga harus optimal,” ujar Asisten 1 Setdaprov Sulut Denny Mangala ketika membawakan sambutan mewakili Sekprov Sulut  Steve Kepel pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Percepatan Penurunan Stunting (PPS) dan Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB).

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang CJ Rantung Lantai 2 Kantor Gubernur, Kamis (7/9/2023) ini diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut bekerjasama dengan Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukcapil KB) Sulut.

Komitmen ini, sambung Mangala pada kegiatan yang turut dihadiri Kadis Dukcapil KB Sulut Christodharma Sondakh dan Plh.Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Lady Ante, S.Pd, MAP mewakili Kaper Ir. Diano Tino Tandaju M.Erg, harus tetap dijaga dan betul-betul dibuktikan pelaksanaan maupun pelaporannya di daerah.

Mangala lantas memaparkan perkembangan stunting di daerah ini dan target penurunan stunting tahun 2024.

Disebutkan, data stunting di Sulut pada tahun 2022 berada di 20,5 persen, hanya turun 1,1 persen dari tahun 2021 pada angka 21,6 persen. “Terget nasional stunting 2024 berada di bawah 14 persen. Artinya, di dua tahun berjalan ini kita harus mampu turunkan 6,1 persen,” ujar Mangala.

Dilihat progres prevalensi stunting di Sulut yang melambat, olehnya rapat ini diharapkan ada komitmen yang sama antara provinsi dan kabupaten/kota untuk mempercepat penurunan stunting yang menjadi program prioritas Presiden Joko Widodo.

“Progresnya agak lambat sehingga tahun ini dipush lagi untuk mencapai target (turun) 3,01 persen di tahun 2023. Lebih bagus lagi kalau progresnya lebih dari itu. Agar tahun 2024 tantangan kita tidak terlalu berat,” tandasnya.

Mangala berharap, pada rapat ini para peserta perwakilan dari 15 kabupaten/kota di Sulut menyamakan persepsi serta membagikan informasi terkait penurunan stunting.

Sharing informasi supaya di forum seperti ini kita bisa saling menukar informasi dalam percepatan penurunan stunting,” imbau mantan Asisten 1 Setdakab Minahasa ini.

Terkait penerapan pola, Mangala ingatkan agar harus dipikirkan lebih jauh. Sebab, ada laporan masuk seperti contoh pemberian bantuan untuk anak stunting atau keluarga yang ibunya bisa melahirkan anak stunting, tidak tepat sasaran.

“Ada sentuhan yang salah dalam artian, ada yang kasih susu dan telur. Tapi, susu dan telur yang keluar ini bukan dikonsumsi anak tapi orang tua. Lebih parah lagi, ada bantuan susu dengan biskuit untuk anak tapi setiap ada tamu, biskuit ini diberikan ke tamu,” paparnya seraya menambahkan, bantuan yang tidak tepat sasaran itulah yang membuat angka stunting progresnya berjalan lambat.

Mangala juga menyoroti terkait penyerapan anggaran untuk penanganan stunting masih sangat rendah. “Kami juga dapatkan data dari BKKBN BOKB distribusi teralokasi di 15 kabupaten/kota dengan nilai 54,97 miliar, dimana 45,13 % untuk stunting tapi apa yang kita lihat didata yang masuk ke kita sampai hari ini yang terealisasi baru 16 % lebih sedikit.

Ini, menurutnya, masih jauh, padahal ini sudah bulan September. Hitungannya September, Oktober, November, Desember 4 bulan. Artinya 7 bulan yang sudah lewat penyerapannya sangat-sangat kecil, sangat-sangat minim,” ujar Mangala.

“Penanganan stunting ini menjadi tugas kita bersama di samping program pemerintah. Ini adalah misi kemanusiaan tolong kita care sama-sama untuk misi kemanusiaan di mana kita harus memberikan perhatian dan kepedulian untuk kemudian mengangkat anak-anak stunting ini dengan kepedulian kita

Mangala yakin melalui kegiatan  ini pemerintah kabupaten/kota akan solid dan dapat bekerjasama dan memberikan manfaat dan kontribusi demi menciptakan SDM di Provinsi Sulawesi Utara yang hebat, unggul dan dapat bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional.

Dalam kegiatan ini ditampilkan dua pemateri yakni Kepala Bappeda Sulut Elvira M. Katuuk, ST ME dan Plh. Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Lady Ante, Spd, MAP sebagai narasumber, yang dipandu Ketua Satgas PPS Sulut Muphy Kuhu, STP.

Sebelum kegiatan dibuka Asisten 1 mewakili Sekdaprov Sulut, Ketua Panitia Alfira Dilapanga memberikan laporan terkait pelaksanaan kegiatan yang diikuti 60 peserta baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Sulut. (Fer)

Meimonews.com – Jajaran Ditlantas Polda Jateng dipimpin Wadirlantas Polda Jateng AKBP Rahman Wijaya bersama pihak PT Jasa Raharja dan Bapenda Provinsi Jateng melaksanakan sosialisasi tertib berlalulintas dan tertib pajak dalam rangka Operasi Zebra Candi 2023 di sekitar Jalan Majapahit Semarang, Selasa (5/9/2023).

Kasatgas Gakkum Ops Zebra Candi Kompol Christopher Adhikara Lebang menjelaskan, kegiatan sosialisasi tertib berlalulintas serta program taat pajak dilakukan dengan membagikan brosur dan leaflet serta pemberian helm maupun bingkisan kepada pengendara yang tertib berlalulintas.

“Giat ini kita lakukan bersama  Bapenda Provinsi Jateng dan Jasa Raharja untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang  tertib berlalulintas dan tertib pajak kepada pengendara,”ujar Kompol Lebang.

Ditambahkan, dalam kegiatan kali ini sifatnya sosialisasi. Jadi tidak ada penindakan pelanggaran, masyarakat yang kedapatan STNK telat bayar maupun sudah waktunya bayar akan kita arahkan ke petugas Samsat yang disediakan di lokasi.

Kegiatan ini tidak dilakukan upaya represif/penegakan hukum dengan tilang,. Pihaknya lebih mengutamakan upaya preemtif dan preventif kepada masyarakat.

“Kami hanya membantu dan sekaligus memberikan sosialisasi kepada para pengendara, tidak ada upaya penindakan, hanya memberikan edukasi dan sosialisasi dalam kegiatan ini” jelasnya.

Untuk itu, diharapkan seluruh masyarakat yang telah mengetahui informasi tentang pentingnya keselamatan dalam berlalulintas termasuk tertib pajak bisa berperan serta dalam  menyebarluaskan.

“Alhamdulilah tadi surat surat saya lengkap dan dapat bingkisan dari petugas, ” kata Windi Putri, salah seorang pengendara motor yang diperiksa  petugas, seperti dikutip Kabid Humas Polda Jateng Kombespol Satake Bayu Setianto kepada Meimonews.com, Selasa (5/9/2023) sore.

Kombes Pol. Satake mengajak masyarakat khususnya pengendara untuk lebih tertib berlalulintas dengan memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan.

“Tujuan etika dalam berlalulintas adalah dapat mengatur individu dalam menggunakan jalan raya. Terciptanya keamanan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas. Selain itu juga dapat menekan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas maupun fatalitas,” ujar mantan Kabid Humas Polda Bali ini. (AF)

Meimonews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Tribrata Jaya 2023 dalam rangka pengamanan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN yang digelar di Jakarta, Selasa-Kamis (5-7/9/2023). Dalam pengamanan ini, Polri membagi beberapa satgas, salah satunya Satgas Preventif.

Kasatgas Humas Operasi Tribrata Jaya 2023 Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, Satgas Preventif bertugas melakukan pengamanan dalam rangka pencegahan terhadap ancaman dan gangguan keamanan baik sebelum, sesaat maupun setelah kegiatan KTT ASEAN.

“Satgas Preventif terdiri dari beberapa Subsatgas. Salah satunya, Subsatgas pengamanan Bandara. Subsatgas ini mempunyai tugas mengamankan kedatangan delegasi atau tamu negara ke Indonesia,” ujar Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/9/2023).

Ada juga Subsatgas pengamanan akomodasi atau hotel. Satgas ini mengamankan akomodasi atau hotel para delegasi dan tamu negara menginap. Satgas ini berkoordinasi dengan Paspampres yang berjaga di wilayah ring 1.

“Ada juga Subsatgas Pengamanan Objek ada di beberapa tempat yang akan didatangi delegasi dan tamu negara, termasuk di JCC,” tambahnya.

Selain itu, ada Subsatgas Sterilisasi yang melakukan pengamanan barang-barang yang dibawa delegasi dan tamu negara. Subsatgas ini melakukan sterilisasi dan memastikan tempat-tempat yang akan didatangi delegasi dan tamu negara steril, dengan menggunakan alat-alat yang ada, termasuk dengan K9 atau anjing pelacak.

“Jadi Subsatgas ini bekerjasama dengan Paspampres karena ada di ring 1,” tandasnya.

Selanjutnya, ada Subsatgas Kawasan yang terdiri dari Polres-Polres tempat penyelenggaraan KTT ASEAN dan venue yang akan dihadiri para delegasi dan tamu negara.

Subsatgas ini bertugas mengantisipasi ancaman dan gangguan kamtibmas termasuk kegiatan unjuk rasa atau masyarakat lainnya. Ada juga Subsatgas Pengamanan Wilayah. Selain di DKI Jakarta, ada dua wilayah lainnya dalam Subsatgas ini yaitu Polda Banten dan Polda Jawa Barat.

“Semua Subsatgas yang tergabung dalam Satgas Preventif ini melakukan secara terpadu melakukan pencegahan mulai dari mengatur, menjaga, melakukan pengawalan termasuk patroli-patroli baik patroli jalan kaki, pakai kendaraan dan patroli gabungan tiga pilar,” katanya.

Satgas Preventif ini terdiri dari 3.784 personil gabungan baik dari Mabes Polri, Polda maupun Polres-Polres. Semua personil yang ditugaskan mengamankan para delegasi maupun tamu negara mulai dari kedatangan hingga kepulangan nanti.

Satgas Preventif ini juga, sebut Ramadhan, akan berkoordinasi dengan stakeholders lainnya seperti Paspampres, TNI, Pemda dan Kementerian/Instansi lainnya.

Ramadhan tak lupa meminta peranserta masyarakat guna mendukung pelaksanaan KTT ASEAN agar berjalan aman dan nyaman.

“Satgas Preventif terus berkolaborasi juga dengan stakeholders lainnya dan masyarakat agar semua berjalan dengan lancar kegiatan dan membawa nama baik bangsa negara. Masyarakat diharapkan ikut berperan serta menjaga situasi selama KTT ASEAN ini sehingga memberikan kesan negara ini betul aman, damai, dan nyaman,” katanya. (AF)

Meimonews.com – Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Zebra Samrat 2023 resmi dilaksanakan di Polda Sulut dan jajaran, mulai 4 hingga 17 September mendatang.

Dimulainya operasi yang difokuskan pada bidang lalulintas ini diawali dengan apel gelar pasukan, di Kawasan Megamas Manado, Senin (4/9) sore.

Pembukaan apel yang dipimpin Kapolda Sulut Irjen. Pol. Setyo Budiyanto ditandai penyematan pita tanda operasi sekaligus penyerahan bekal kesehatan kepada perwakilan personel TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Sat Pol PP serta Jasa Raharja.

“Tujuan utama Operasi Zebra ini adalah menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalulintas,” ujar Kapolda, usai memimpin apel.

Dikemukakan, operasi ini sudah beberapa kali dilakukan secara reguler atau rutin, dan tema operasi kali ini adalah, Cipta Kondisi Kamseltibcar Lantas yang Kondusif Menuju Pemilu Damai 2024 di Wilayah Sulawesi Utara.

“Harapannya dengan pelaksanaan operasi yang dilakukan secara reguler atau rutin, disiplin masyarakat dalam berkendara, disiplin dalam menggunakan jalan raya, itu semuanya bisa berjalan dengan baik. Sehingga berkurang angka pelanggaran, terlebih berkurang angka kecelakaan lalu lintas,” ujar Kapolda.

Kapolda mengajak para pengguna jalan untuk memperhatikan keselamatan bersama. “Ingat bahwa, pada saat kita berada di jalan raya, bukan hanya pribadi saja tetapi ada hak orang lain, ada kepentingan orang lain yang harus diperhatikan, sama-sama memiliki hak untuk memanfaatkan jalan raya,” imbaunya.

Kapolda mengapresiasi dukungan unsur pemerintah, TNI, dan beberapa instansi terkait lainnya dalam pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2023.

“Ini sebagai bentuk sinergitas demi suksesnya Operasi Zebra. Jadi pelaksanaannya nanti di lapangan tentu akan memudahkan segala penertiban atau mungkin ada kekurangan-kekurangan fasilitas jalan yang perlu perbaikan demi mendukung kelancaran lalulintas,” ujar Irjen Pol. Setyo.

Usai apel gelar pasukan, dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan lain yakni, tarian keselamatan berlalulintas oleh Polwan Ditlantas Polda Sulut dan simulasi pengawalan VVIP oleh personil Satuan PJR.

Kemudian, penyerahan piagam penghargaan kepada beberapa komunitas otomotif, penyerahan helm SNI dan diakhiri dengan show of force kampanye tertib lalu lintas. (AF)

Meimonews.com – Sejumlah terobosan dan prestasi dibuat dan diraih Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. dr. RD Kandou atau akrab disebut RSUP Kandou di masa kepemimpinan Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD.

Sejumlah prestasi tersebut di antaranya, membuat RS Kandou mendapat akreditasi A  sebagai institusi penyelenggara pelatihan; resmi menjadi unit penyelenggara ujian kompetensi (Ukom) bagi tenaga kesehatan (nakes).

Ada juga prestasi berupa kesuksesan melakukan operasi transplantasi ginjal pertama di Indonesia Timur dengan diampuh Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Ada pula terobosan berbuah kesuksesan lain yang dibuat, seperti pelaksanaan kegiatan donor darah dengan cara jemput bola, di mana UTD (Unit Transfusi Daerah) melakukan aksi donor darah di banyak tempat, bekerjasama dengan banyak pihak sehingga kekurangan darah di rumah sakit bisa terbantukan karena ada banyak pendonor darah sukarela ikut dalam aksi sosial ini.

Di rumah sakit ini telah pula melakukan sistem digitalisasi. Sistem informasi di rumah sakit telah berbasis IT. Sehingga semua kegiatan akan berbasis digitalisasi.

“Bila mau tahu absen, mau tahu renumerasi, berapa pasien yang dilayani, itu sudah sangat transparan, sudah bisa langsung dilihat karena sudah digitalisasi;” ujar pejabat yang punya semangat kerja keras dan pengabdian yang tinggi ini.

Dari sisi pengampuhan, dokter Jimmy (sapaan akrabnya) mengungkapkan bahwa pihak RSUP Kandou telah melakukan kerjasama dengan Gubernur Sulut. “Semua rumah sakit di daerah ini telah di bawah pengampuhan RSUP Kandou karena adanya kerjasama tersebut,” ujarnya.

Bahkan, RSUP Kandou bukan hanya menjadi rumah sakit pengampuh di Sulut tapi di Indonesia Timur termasuk Papua.

Saat ini telah pula dimatangkan pembangunan Cancer Center yang tahun depan (2024) akan dimulai pelaksanaan pembangunannya.

Pihaknya juga berupaya untuk melakukan tindakan-tindakan medik yang lebih canggih seperti transplantasi ginjal dan operasi kembar siam.

Terkait dengan ditetapkan sebagai rumah sakit penyelenggara pelatihan/pendidikan, RSUP Kandou telah melakukan banyak pelatihan-pelatihan tenaga kesehatan di mana sertifikat yang dikeluarkan berasal dari Kementerian Kesehatan.

“Sebagai pusat pelatihan tenaga kesehatan, kami melakukan pelatihan-pelatihan tenaga kesehatan yang terakreditasi. Sertifikatnya dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI,” ujarnya.

Terobosan, prestasi dan kesuksesan yang dibuat/diraih itu, sebut dokter Jimmy, saat berdialog dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, Senin (28/8/2023), dipersembahkan untuk kemajuan RSUP Kandou. Menjadi rumah sakit kebanggaan Bumi Nyiur Melambai.

Dokter Jimmy yang kini dipercayakan pula oleh Kementerian Kesehatan sebagai Dirut RS Hasan Sadikin Bandung, ingin agar RSUP Kandou terus maju dan berkembang serta mencatat prestasi/kesuksesan yang membanggakan termasuk semakin memuaskan pelayanan kepada masyarakat di waktu-waktu ke depan.

Terobosan dan prestasi tersebut bisa dicapai/diraih di bawah kepemimpinannya sejak tahun 2018 karena dukungan pula dari rekan-rekan direksi dan staf serta pihak-pihak terkait. (Fer)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut berkolaborasi dengan TNI AU Lanud Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado mengadakan Bakti Sosial Percepatan Penurunan Stunting (PPS).

Kegiatan yang dilaksanakan di Pulau Miangas Kecamatan Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud, Senin (28/8/2028) mengusung tema Langitku Biru, Cinta Keluarga, Cinta Keluarga Indonesia.

Kepala BKKBN RI Dr. dr. (HC) Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) di dampingi Deputi Bidang KB/KR dr. Eni Gustina, MPH dan Kepala Perwakilan Sulut Ir. Tino Tandaju, M.Eng hadir membuka kegiatan dan berdialog dengan masyarakat Desa Miangas yang terdiri dari pasangan usia subur, Lansia dan remaja SMP.

Hasto memberikan apresiasi kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Talaud atas sambutan yang meriah dan atas capaian dana DAK KB Kabupaten Talaud yang cukup baik.

Ia juga mengingatkan kembali tentang perlunya merencanakan kehamilan dan menghindari 4 T (terlalu cepat, terlalu tua, terlalu banyak dan terlalu dekat), dan pentingnya mengkonsumsi makanan sehat agar generasi muda Kepulauan Talaud bebas dari stunting.

Bupati Kepulauan Talaud Dr. dr. Elly Engelbert Lasut, ME dalam sambutannya yang dibawakan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Talaud Meike Maatuil, S.Kep, MM mengungkapkan, angka prevalensi stunting di Kabupaten Kepulauan Talaud berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 berada pada angka 26 persen, jauh lebih tinggi dari rata rata Provinsi Sulawesi Utara yaitu 20,5 persen.

Namun, sambungnya, Pemerintah Daerah tetap berkomitmen dan optimis Kabupaten Talaud dapat menekan angka stunting sesuai dengan target nasional yaitu 14 persen di tahun 2024.

Pada kegiatan ini Danlanudsri Marsma TNI Muhammad Mujid, SE, MM dikukuhkan menjadi Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) oleh Kepala BKKBN, yang disambut antusias oleh Danlanud Sri dan jajarannya yang juga memiliki komitmen kuat dalam mengeliminasi permasalahan stunting di Indonesia pada umumnya dan Sulut khususnya.

Pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini ditandai pembubuhan tanda telapak tangan pada prasasti di lokasi titik nol Utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina oleh Kepala BKKBN RI.

Hal ini menunjukkan kesungguhan dan komitmen BKKBN dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di bidang pengendalian penduduk, keluarga berencana dan sebagai koordinator Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia.

Pada kegiatan bakti sosial diadakan pemberian bantuan berupa beras dan telur kepada keluarga beresiko stunting di Pulau Miangas dan peninjauan kegiatan pelayanan KB dan kesehatan. (Fer)

Meimonews.com – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, SP. OG(K) menegaskan, Program Peningkatan Keluarga untuk mencegah stunting (yang terus digalakkan BKKBN termasuk BKKBN Sulawesi Utara) harus disukseskan.

“Mari jadikan keluarga menjadi keluarga yang tenteram, mandiri dan bahagia. Mari bahu membahu membangun keluarga. Jagalah kebersihan lingkungan keluarga dengan menata sanitasi,” ujar Wardoyo pada acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tingkat Provinsi Sulut di Ruang Terbuka Publik (RTP) Amurang, Minahasa Selatan, Minggu (27/8/2023).

Hadir pada kegiatan ini di antaranya Deputi KB BKKBN RI dr. Eni Agustina, MPH, Kepala Dinas Dukcapil dan KB Sulut Christodharma Sondakh, SH (mewakili Gubernur Sulut), Bupati Minahasa Selatan Frangky Donny Wongkar, SH dan jajaran, Pemkab/Pemkot se-Sulut, Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Eng dan jajaran serta para undangan lainnya.

Wardoyo menyebutkan, melahirkan anak lebih tidak masalah, yang paling penting jaga jarak kelahiran. Angka hidup pria lebih rendah karena lelaki lebih banyak ensidennya.

Stunting itu, menurutnya, pendek tapi pendek tidak tentu stunting. Stunting. Itu  sakit sakitan, pertumbuhan lambat.

Diungkapkan, akhir 2023 stunting ditargetkan menjadi 17 persen dan pada tahun 2024, sesuai harapan Presiden Joko Widodo, akan menjadi 14 persen.

Oleh karena itu, Wardoyo menyarankan untuk mengumpulkan para bidan dan melaksanakan pengukuran dan penimbangan dengan baik semua anak balita.

Selain itu diingatkan agar anggaran diserap dengan baik, untuk membelikan makanan tambahan bagi anak dan keluarga beresiko dan anak stunting.

Di kesempatan itu, Wardoyo mengungkapkan apresiasi BKKBN RI terhadap Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Frangky Donny Wongkar, SH dan jajaran yang telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Harganas ke-30 tingkat Provinsi Sulut.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Eng saat memberikan sambutan

Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Eng menjelaskan, dalam rangka pelaksanaan Harganas ke-30 tahun 2023 antara lain dilaksanakan Gelar Dagang Produk (yang tergabung dalam kelompok UPPKA),  pelayanan kesehatan dan pelayanan KB, gelar Dapur Sehat atasi stunting (Dahsat) serta pentas seni dan budaya dari 15 Kabupaten dan Kota se-Sulut.

Harapan dengan kegiatan Harganas ke-30 yang bertemakan Keluarga Bebas Stunting untuk Sulut Laju, sebut Tandaju, dapat memberikan daya ungkit dalam pencapaian program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

Kepala Dinas Dukcapil dan KB Sulut Christodharma Sondakh dalam sambutannya mewakili Gubernur Sulut menegaskan, momen Harganas ke 30 ini merupakan  momentum yang luar biasa, bukan sekedar memperingati tapi bagaimana memahami pentingnya keluarga  dalam membangun fondasi keluarga.

“Mari kita tingkatkan waktu yang berkualitas dan   menjunjung tinggi nilai nilai keluarga,” ajaknya.

Ketika memberikan sambutan, Bupati Minahasa Selatan Frangky Donny Wongkar, SH memberikan apresiasi yang tinggi kepada  Kepala BKKBN Pusat, Gubernur Sulut yang diwakili oleh Kadis Dukcapil Sulut yang telah mempercayai Kabupaten Minsel menjadi tuan rumah penyelenggaraan peringatan Harganas ke-30 tingkat Provinsi Sulut.

Bupati menyapa seluruh hadirin dengan salam bahagia dan menyampaikan selamat mengikuti peringatan Harganas Tahun 2023 tingkat Provinsi Sulut. (Fer)

Meimonews.com – SMA Negeri 7 Manado menggelar Gen Z Talent Activation dengan mengusung tema Membangun generasi digital bebas stunting di kompleks persekolahan, Jumat (25/8/2023).

Kegiatan yang diikuti siswa, guru dan staf sekolah pimpinan Hanny Rawung ini menghadirkan perwakilan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perwakilan beberapa perusahaan di bawah naungan BUMN serta Kadis Dikda Sulut Femny Suluh dan Kabid Pendidikan Dikda Sulut Ratna Pasiak.

Ada sejumlah kegiatan dan atraksi ditampilkan pada acara yang digelar sekolah yang terletak di Kelurahan Teling Tingkulu ini. Di antaranya talk show dengan pembicara dari Jasa Marga, Telkomsel dan ASDP dengan inspirator talk perwakilan Kementerian BUMN Floristo P. Siahaan (Direktur Utama Jasa Marga Manado Bitung) mewakili Stafsus III Menteri BUMN Arya Sinulingga

Ada juga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak sekolah dengan Telkomsel, games and activity BUMN (safety fiding Jasa Marga dan kompetisi games  (Telkomsel), serta tarian kabasaran, tarian bakera, kolintang dari siswa sekolah.

“Ada juga pembagian hadiah pemenang E-Sport baik juara 1, 2 dan 3 yang masing-masing mendapat uang berjumlah Rp. 500.000, Rp. 300.000 dan Rp. 200.000 serta hadiah dari telkomsel,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan Lisye Manumpil di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas Meiske Maindoka kepada Meimonews.com.

Kepala SMA Negeri 7 Manado dalam sambutannya menyampaikan rasa gembiranya dengan kehadiran perwakilan Kementerian BUMN dan sejumlah pimpinan beberapa perusahaan di bawah naungan BUMN di sekolah yang dipimpinnya.

“Segenap civitas akademika mulai dari pendidik dan tenaga kependidikan dan siswa sekolah merasa terhormat dan sungguh luar biasa dengan kunjungan dari Kementerian BUMN di sekolah kami,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, menghadirkan beberapa perusahaan berkompeten di bawah naungan Kementerian BUMN

Pihaknya merasa bersyukur karena dari ratusan SMA/SMK yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, sekolah yang dipimpinnya mendapat kehormatan untuk dipilih dikunjungi perwakilan Kementerian BUMN.

Rawung berharap, suatu saat nanti, Menteri BUMN (Erick Tohir) dan Stafsus III (Arya Sinulingga) bisa berkunjung langsung ke sekolah ini untuk bertemu dengan siswa-siswa yang hebat untuk menginspirasi dan bersama-sama membangun NKRI agar makin berkembang di era digital ini. “Teruslah melaju untuk Indonesia maju,” ujarnya.

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh mengapresiasi kolaborasi SMA Negeri 7 Manado dan Kementerian BUMN dalam kegiatan ini, apalagi dari sekian banyak sekolah yang ada di daerah ini, Kementerian BUMN memilih sekolah ini sebagai mitranya.

“Mudah-mudahan, sekolah ini menjadi roll model dan bisa menjangkau sekolah-sekolah lain dengan tema-tema spesifik, sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan,” ujar Suluh dalam sambutannya.

Pihaknya menyadari, di satu sisi pemerintah bertanggung jawab tapi di sisi lain pemerintah memiliki keterbatasan, apalagi di dunia digital saat ini.

Tema kerjasama ini, sebutnya, akan dijadikan roll model untuk ke depan dikembangkan dengan berbagai kreativitas, inovasi yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.

“Terima kasih untuk momen yang membanggakan ini. Terima kasih untuk kerjasama yang luar biasa ini,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Gubernur Sulawesi Utara Profesor Olly Dondokambey, SE tampil membawakan orasi ilmiah pada Rapat Terbuka Senat Fakultas Hukum Unsrat Manado yang dipimpin Dr. Donald Mawuntu (Ketua Senat) di dampingi Dekan Dr. Emma VT Senewe, SH, MH dan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng..Asean IPU dalam rangka Dies Natalis ke-65 yang dilaksanakan di halaman fakultas, Selasa (22/8/2023).

Hadir pada acara ini di antaranya Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc, Wakil Rektor 2 Dr. Ronny Maramis, SH, MH, Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, M.Sc, pimpinan lembaga tingkat Unsrat, para Dekan se-Unsrat, Forkopimda, Bupati Minsel Frangky Wongkar, SH (alumni Fakultas Hukum Unsrat), undangan lainnya serta dosen, staf, mahasiswa dan alumni civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat dan panitia yang diketuai Toar Palilingan, SH, MH.

Dalam orasinya, Gubernur mengangkat tema Sinergi Kebijakan dan Strategi Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara. Materi tersebut mengacu pada visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulut.

Visi tersebut adalah Menjadikan Sulut Maju dan Sejahtera Sebagai Pintu Gerbang Indonesia Ke Asia Pasifik.

Misinya adalah pertama, Meningkatan kualitas manusia Sulut; kedua, Penguatan ekonomi yang bertumpu pada industri pertanian, perikanan, pariwisata dan jasa; ketiga, pembangunan infrastruktur dan perluasan konektivitas; keempat, pembangunan daerah yang berkelanjutan; dan kelima, Pemerintahan yang baik dan bersih didukung oleh sinergitas daerah.

Apa-apa yang sudah dibuat Pemerintah Provinsi Sulut serta bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di bumi Nyiur Melambai ini dipapar Profesor Olly Dondokambey disertai data/contoh yang ada.

Sejumlah keberhasilan yang dilakukan Pemprov Sulut termasuk kerjasama dengan, antara lain negara Cina, menurut Gubernur, tak terlepas dari perhatian salah satu Universitas di sana sehingga memberinya gelar profesor.

Saat memberikan sambutan pada acara puncak dies ini, Rektor Unsrat menyebut Gubernur Sulut dengan sebutan Profesor Olly Dondokambey.

Di bagian awal orasinya, Gubernur memapar keadaan geografis Indonesia yang berada di Bibir Pasific, yang sudah tentu, memiliki potensi yang cukup strategis.

Potensi itu, termasuk juga potensi strategis yang dimiliki daerah kita harus dikembangkan sehingga membuat Sulawesi Utara menjadi maju. Apalagi, menurutnya, potensi yang dimiliki daerah kita ini sungguh besar.  “Daerah kita ini memiliki letak geografis dan geostrategis,” ujarnya.

Sulawesi Utara memiliki potensi ekonomi yang bertumpuh pada sektor perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan dan pertambangan. Itu berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat di daerah ini ke depan.

Dalam mendukung hal-hal tersebut, Pemprov Sulut membuat kebijakan-kebijakan seperti pembuatan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub). Telah ada beberapa Perda dan Pergub yang dibuat Pemprov Sulut.

Adanya Perda dan Pergub tersebut, menurut Gubernur, akan membuat investor akan nyaman berinvestasi di daerah ini. Dengan demikian, dengan semakin banyaknya investor masuk ke daerah ini  maka akan mendorong kemajuan pembangunan di daerah ini.

Pemprov Sulut telah membuat program peningkatan kualitas sumber daya manusia. Telah banyak beasiswa diberikan kepada mereka yang berstudi di luar negeri.

Perhatian Pemprov terhadap kaum disabilitas, fakir miskin dan anak terlantar, menurut Gubernur, juga cukup besar, yang dapat dilihat pada kebijakan yang dibuat Pemprov seperti terlihat pada Perda yang telah ada atau  Ranperda.yang sementara disusun.

Gubernur menyebut pula perhatian terhadap petani cukup besar. Diberikan contoh, bila saja ada gagal panen maka petani (bukan penggarap) akan diberikan kompensasi.

Diinformasikan pula bahwa Pemprov sedang menggarap Perda Kebudayaan Daerah karena hal ini sangat penting.

Kehadiran dua bendungan baik Bendungan Kuwil di Minahasa Utara maupun Bendungan Lolak di Bolmong, sebutnya akan memberikan dampak positif bagi sejumlah daerah. Selain adanya pengendalian banjir tapi sekaligus bermanfaat dari segi pertanian.

Ada sejumlah hal lain yang telah dibuat terkait misi Pemprov Sulut yang disampaikan pada orasi ilmiah, yang diharapkan akan bermanfaat bagi civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Hukum Unsrat mengadakan Puncak Peringatan Dies Natalisnya ke-65 yang mengangkat tema Maju bersama dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi dalam Rapat Terbuka Senat Fakultas yang dipimpin Ketua Senat Dr. Donald  Mawuntu di halaman fakultas, Selasa (22/8/2023).

Hadir pada acara tersebut di antaranya Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU,  Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc, Wakil Rektor 2 Dr. Ronny Maramis, SH, MH, Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, M.Sc, pimpinan lembaga tingkat Unsrat, para Dekan se-Unsrat, Forkopimda, Bupati Minsel Frangky Wongkar, SH (alumni Fakultas Hukum Unsrat), undangan lainnya serta dosen, staf, mahasiswa dan alumni civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat.

Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU saat memberikan sambutan

Di penghujung rapat yang sekaligus merupakan salah satu acara utama, Gubernur Sulut diberikan kesempatan untuk menyampaikan orasi ilmiah. Gubernur yang di salah satu Universitas di Cina memberikan gelar profesor (yang dalam sambutan Rektor menyebut pak Gubernur dengan sebutan Profesor Olly Dondokambey) membawakan orasi ilmiah dengan judul Sinergi Kebijakan dan Strategi Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara.

Di awal sambutannya,  Rektor menyampaikan banyak selamat kepada fakultas hukum karena boleh memasuki usia yang ke-65 (Fakultas Hukum hadir pada 1 Agustus 1958 – Red).

Usia yang ke 65, sebut Rektor adalah usia yang matang bagi dunia pendidikan sehingga ia berharap fakultas hukum dalam program ke depan dapat berkompetisi baik secara internal maupun eksternal dalam pencapaian akreditasi program studi  yang Unggul.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Dr. Emma VT Senewe, SH, MH saat memberikan laporan

“Pencapaian indikator utama maksimal. Akreditasi internasional sehingga dapat menjadi salah satu tumpuan tugas menuju institusi Unsrat Unggul dan Berbudaya,” ujarnya mengandung harapan.

Rektor memuji panitia yang bisa menghadirkan Gubernur Sulut Prof. Olly Dondokambey untuk menyampaikan orasi ilmiah terkait dengan keberhasilan otonomi daerah  termasuk aspek hukum yang menjadi social enginering dalam pembangunan Sulawesi Utara.

Kepada gubernur, Rektor menyampaikan terima kasih atas perhatian yang cukup besar bagi Unsrat.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Dr. Emma VT Senewe, SH, MH dalam laporannya mengungkapkan keberadaan fakultas yang dipimpinnya baik jumlah mahasiswa, tenaga dosen maupun program-program yang telah dilakukan dan akan dilakukan dalan kepemimpinan empat tahun ini.

Sejumlah keberhasilan yang dicapai di tahun 2022-2023 oleh mahasiswa, dosen dan institusi dipaparkan Senewe disertai data-data yang ada. Beberapa kerjasama dengan pihak ketiga termasuk dalam lembaga/institusi pendidikan tinggi disebutkannya.

Ketua Panitia Dies Toar Palilingan, SH, MH dalam laporannya menjelaskan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan panitia sejak dicanangkan (pada acara pembukaan yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor, beberapa waktu lalu).

Ada sejumlah kegiatan sosial yang dilakukan seperti anjangsana ke panti-panti asuhan sekaligus memberikan sumbangan, ziarah ke makam-makam mantan Dekan, pertandingan olahraga dan kuliah umum dari Ketua KPK-RI Komjen Pol. Purn. Firly dan di momen acara puncak ada orasi ilmiah dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Palilingan berterima kasih karena ketika ia dan Dekan bertemu dengan Gubernur, beliau langsung menyatakan kesediaannya untuk hadir dan memberikan orasi ilmiah.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 Fakultas Hukum Unsrat Toar Palilingan, SH, MH saat memberikan laporan

Di awal orasinya, Gubernur menyampaikan terima kasihnya atas kontribusi Fakultas Hukum Unsrat baik untuk daerah Sulut maupun Indonesia. Itulah sebabnya, Gubernur berharap dukungan dari civitas akademika termasuk alumni untuk berperan dalam mendorong kemajuan pembangunan di daerah ini.

Acara puncak diakhiri pemasangan dan peniupan lilin oleh Gubernur di dampingi Dekan, Ketua Panitia dan pimpinan senat. (FA)