Meimonews.com – Polresta Manado mengungkap sejumlah perkara tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Kota Manado. Pengungkapan tersebut disampaikan pada Konferensi Pers yang dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid di dampingi Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Elwin Kristanto dan Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono, di Mapolresta Manado, Senin (5/10/2026).

Dalam pemaparan tersebut, tim l Polresta Manado mengungkap dua perkara menonjol, yakni dugaan penguasaan senjata api rakitan beserta amunisi tanpa izin serta kasus dugaan pencurian berantai.

Pada perkara pertama, polisi mengamankan seorang pria berinisial SR (25). Ia diamankan pada 15 September 2026 sekitar pukul 23.30 Wita di depan Indomaret Jalan Raya Politeknik, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis pistol berwarna hitam, satu butir peluru kaliber .38 dan lima butir peluru kaliber 5,56 mm.

Kasus ini terungkap setelah SR mendapat informasi dari seorang pria berinisial JO mengenai keberadaan senjata api dan amunisi. SR kemudian mendatangi lokasi dan mengambil barang tersebut yang disimpan dalam sebuah tas plastik berwarna kuning.

Berdasarkan pemeriksaan awal, SR mengaku berencana membawa senjata dan amunisi tersebut ke Papua untuk ditukarkan dengan narkotika jenis ganja. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul senjata api tersebut serta pihak lain yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Jajaran Satreskrim Polresta Manado juga berhasil mengamankan FH alias Licing (44), seorang terduga pelaku pencurian berantai yang diduga beraksi di sejumlah wilayah Kota Manado.

FH diamankan Tim Gabungan URC Team Delta dan Team Charlie Satreskrim Polresta Manado setelah diduga berupaya melarikan diri ke Jakarta.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 499 lembar uang Poundsterling pecahan 50 dengan nilai konversi sekitar Rp 595.057.500, serta 20 lembar Poundsterling pecahan 20 dengan nilai konversi sekitar Rp 4.770.600.

Selain uang tunai, turut diamankan satu buah kalung emas, lima buah cincin emas, satu buah kalung emas putih, satu buah gelang emas anak, satu buah cincin emas putih dan lima buah batu cincin.

Kapolresta Manado Kombes menegaskan, pengungkapan tersebut menjadi bukti keseriusan jajarannya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Polresta Manado akan terus melakukan penegakan hukum terhadap setiap bentuk tindak pidana. Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnyam

Kapolresta mengapresiasi kerja keras personil yang telah melakukan penyelidikan hingga berhasil mengungkap perkara dan mengamankan para terduga pelaku.

“Kami akan terus mengembangkan setiap perkara untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian dapat terungkap, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana,” ujarnya.

Untuk perkara dugaan penguasaan senjata api, SR dijerat Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara. Sementara perkara dugaan pencurian yang melibatkan FH masih dalam proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut oleh penyidik Polresta Manado. (AF)

Meimonews.com – Guna mengantisipasi kegiatan balap liar, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Manado melakukan operasi khusus (opsus) di beberapa lokasi, Sabtu (30/3/2024).

Lokasi yang menjadi target kali ini adalah
sekitar Lapangan Sparta Tikala, Jalan Martadinata, Jalan Hasanudin, dan Jalan Boulevard 2 Manado.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menindak beberapa pelanggaran, seperti pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, pengendara yang membawa penumpang melebihi kapasitas, pengendara di bawah umur, dan pengendara yang melawan arus.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasat Lantas Kompol Yulfa Irawati menyatakan, meskipun kegiatan balap liar tidak terdeteksi dalam operasi ini, situasi di sekitar Lapangan Sparta Tikala berhasil dikendalikan dengan aman.

“Operasi ini merupakan bagian dari upaya Sat Lantas Polresta Manado untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah tersebut,” jelasnya. (AF)

Meimonews.com – Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Manado selama beberapa hari melakukan pendataan alat-alat berat /besar yang ada di Kota Manado.

“Memang, kami sedang melakukan pendataan alat-alat berat/besar seperti eskavator yang ada di Kota Manado,” ujar Plh. Kepala UPTD PPD Manado Johanis G. Tamuntuan kepada Meimonews com di ruang kerjanya, Selasa (19/3/2024).

Pendataan yang dilakukan Tim dipimpin Johanis ini dimulai Senin (18/3/2024) dan akan berakhir Jumat (22/3/2024). Tim melakukan pendataan secara tersebar (terbagi dalam beberapa kelompok).

Lokasi-lokasi yang ada alat berat/besar dan pemiliknya baik perusahaan maupun perorangan didatangi tim untuk melakukan pendataan.

Dengan pendataan ini, jelas Johanis yang sehari-harinya Kabid Dalev Bapenda Sulut, pihaknya akan mendapat data ril alat-alat berat/besar yang ada karena ini merupakan potensi pajak bagi daerah.

Selain melakukan pendataan, tambah Kepala Seksi Sengketa Pajak dan Retribusi Daerah UPTD PPD Manado Meike CV Laloan yang dihubungi terpisah, Tim melakukan pula sosialisasi program keringanan pajak  Keringanan Ramadhan dan Paskah 2024 Pemprov Sulut (di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandou) lewat Bapenda Sulut pimpinan June E. Silangen.

Tim mengingatkan pula kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang belum membayar pajaknya untuk segera melunasinya dengan mendatangi langsung ke kantor Samsat setempat atau gerai-gerai yang ada. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado melakukan Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Biro Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi.

Oleh karena itu, Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng membentuk Panitia Seleksi.

Panitia Seleksi terdiri Prof. Dr. Ronny Adrie Maramis, SH, MH sebagai Ketua, dengan empat orang anggota yakni Steve Artke Andries Kepel, ST, M.Si, Dr. Fransiscus E. Manumpil, S.Pi, Menv. Mgnt, Clay June H. Dondokambey, S.STP, MAP dan Drs. Sonny Pangerapan, Ak, MM.

Seleksi ini dilakukan menyusul pensiunnya pejabat lama yakni Ir. Marla c. Kindangen,M.Si pada awal Februari 2024.

Ada tiga calon yang terdaftar untuk ikut seleksi yakni Stela Avanti Repi, S.Sos, M.Si (Analis Kepegawaian Ahli Madya), Jeneke Netty Mandei, S.Sos, M.Si (Arsiparis Ahli Madya), dan Maryam Magdalena Wowor, S.Pt, M.Si (Arsiparis Ahli Madya).

Pelaksanaan seleksi dimulai Kamis (14/3/2024). (FA)

Meimonews.com – Untuk memperkuat pendampingan terhadap PKB (Penyuluh Keluarga Berencana) dan PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) maka perlu melakukan feedback ke kabupaten/kota.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg pada kegiatan Pemaparan Data Pemantauan Status Gizi (PSG) menggunakan elektronik- Pencatatan Pelaporan  Gizi  Berbasis  Masyarakat  (e-PPGBM).

Kegiatan yang diikuti sekitar 65 orang yang merupakan Satgas dan pegawai ini dilaksanakan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) BKKBN Perwakilan Sulut di Ruang Lestari BKKBN Perwakilan Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Selasa (13/2/2024).

Koordinator Program Manager Satgas PPS Sulut Danny Lalamentik, SE saat memaparkan data e-PPGM

Kaper memberi contoh, sebagaimana data yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondouw Selatan yang ada kenaikan dan data keluarga resiko stunting (KRS) paling rendah.

Oleh karena itu, Kaper menegaskan perlunya kolaborasi/kerjasama antara Satuan Tugas (Satgas) PPS dan PKB/PLKB dalam rangka akselerasi percepatan penurunan stunting (PPS).

Hal senada disampaikan Sekretaris BKKBN Perwakilan Sulut Lady D. Ante, S.pd, MAP. Menurut Ante, perlu kerjasama secara internal antara BKKBN dan Satgas PPS dalam rangka penurunan jumlah absolut dalam bentuk angka secara prosentase serta bagaimana plan of action dari Satgas PPS.

Ketua Tim Kerja KB/KR dr. Alfrida Bayang, M.Kes mengingatkan agar harus  ada langkah mencari balita yang belum diukur, pendampingan KRS, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) tidak  memahami tupoksi kerja.

Ketua Tim Kerja Hubalila dr. Cyndi PO Taloko, M.Kes menjelaskan beberapa hal di antaranya pola asuh kembali ke tugas  dan fungsi TPK dan mendampingi calon pengantin baru, ibu hamil, baduta/balita serta perkuat  dan pelatihan, sosialisasi  tambahan  dari PKB/PLKB ke TPK.

Pemaparan data e-PPBGM dilakukan Koordinator Program Manager Satgas PPS Sulut Danny Lalamentik, SE.

Dalam pemaparannya diungkapkan, data KRS menurut PK 2023 menunjukkan sebanyak 25 persen BNBA merupakan KRS Baduta dan 2 persen PUS Hamil. Oleh karenanya, perlu pemanfaatan data KRS untuk intervensi risiko dan dijadikan sasaran kegiatan tagging stunting.

Diketahui, pentingnya pemenuhan informasi status gizi berdasarkan individu terpenuhi maka  dengan menggunakan sistem aplikasi e-PPGBM di mana dengan aplikasi  ini kebutuhan intervensi dalam penguatan surveilans gizi melalui kegiatan  PSG secara by name by addres.

Penggunaan e-PPGBM bertujuan agar tenaga pelaksana gizi dan pemangku kebijakan di daerah lebih muda dalam mengamati permasalahan gizi dan selanjutnya mengambil keputusan dan tindakan apa yang akan dilaksanakan, baik secara komunitas maupun individu.

Data keluarga beresiko stunting Sulut tahun 2023 adalah PUS (pasangan usia subur) hamil yang terdiri dari PUS 321.668 orang, PUS  hamil 7.281 orang, PUS Hamil tingkat kesejahteraan 1 sebanyak 448 orang, PUS hamil tingkat kesejahteraan 2 sebanyak 581orang, PUS  hamil tingkat kesejahteraan di atas 2 sebanyak 1.029 orang.

Untuk bayi bawah dua tahun (Baduta) terdiri dari Resiko Stunting 5.235 orang, PUS hamil tingkat kesejahteraan 1 sebanyak 1.052 orang, PUS  Hamil tingkat kesejahteraan 2 sebanyak 1.378 orang, PUS  Hamil tingkat kesejahteraan di atas 2  sebanyak 947 orang.

Berdasarkan data e-PPGBM Oktober 2023 (penarikan 5 Februari 2024), Entry Balita e-PPGBM 147,815 orang, Entry Pengukuran Balita  212.263 orang, Stunting 2.430 orang, jumlah balita tidak diukur 26.299 orang.

Data e-PPGBM dan Gizi RPJMN (penarikan data 5 Februari 2024),
Rekapitulasi Capaian Indikator Gizi RPJMN Gizi Terpadu 31 Januari 2024 adalah jumlah balita diukur 51.118 orang dan jumlah balita stunted 1.543 orang. (Fer)

Meimonews.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut dan jajaran yakni Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) se-Sulut melakukan labeling kendaraan bermotor (ranmor) yang menunggak pajak dan penelusuran ranmor yang sudah jatuh tempo.

Kegiatan yang serentak ini dilakukan pada Rabu (6/12/2023). Di Manado, kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen sementara di UPTD PPD dipimpin Kepala-kepala unit setempat.

Dengan gaya yang simpatik tim baik dari Kantor Pusat (Bapenda Sulut) maupun UPTD PPD yang tersebar di kabupaten/kota se-Sulut melakukan labeling ranmor yang menunggak pajak dan penelusuran ranmor yang sudah jatuh tempo serta melakukan sosialisasi Chrismas Gift Keringanan Pajak Ranmor 3 Hebat Lanjutkan Lagi.

Warga wajib pajak baik yang belum melunasi pajaknya maupun yang sudah melunasinya merespon positif kegiatan yang dilakukan Bapenda Sulut dan jajarannya.

June mengapresiasi dan berterima kasih kepada wajib pajak ranmor yang sudah melunasi pajak ranmornya. Sebab, dana hasil pajak tersebut dipakai untuk pembiayaan pembangunan di daerah ini. (elka)

Meimonews.com – Guna menciptakan karakter anggota yang humanis sehingga citra kepolisian di masyarakat dipandang lebih baik, Polresta Manado rutin melakukan pembinaan rohani dan mental (binrohtal).

Kegiatan ini rutin digelar setiap Kamis seusai Apel pagi, seperti Kamis (23/2/2023) di Mushola Kompleks Polresta Manado.

“Binrohtal sebagai wadah untuk membentuk karakter Anggota Polri menjadi lebih humanis, sehingga Citra Kepolisian di mata masyarakat di pandang lebih baik,” ujar Kasi Humas Polresta Manado Ipda Agus Haryono mengutip Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungam Sirait kepada.wartawan, Kamis (23/2/2023).

Dijelaskan, tujuan kegiatan ini dilakukan yaitu meningkatkan karakter anggota Polri khususnya anggota personil Polresta Manado menjadi lebih humanis dan juga meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, yang mana dengan di adakan kegiatan ini maka moral serta kelakuan yang buruk bisa menjadi lebih baik.

“Binrohtal ini rutin dilaksanakan setiap hari Kamis, selain meningkatkan keimanan dak ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, binrohtal juga bertujuan untuk membentuk karakter personil yang lebih humanis serta ikhlas pada setiap pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Ipda Agus. (AF)

Meimonews.com – Sejumlah personil Polresta Manado mengikuti latihan menembak di Lapangan Tembak Satuan Brimob Polda Sulut, Selasa (29/11/2022). Latihan ini dipimpin Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi.

Latihan menembak yang dilaksanakan jajaran Polresta Manado ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan personil dalam menggunakan senjata api (senpi) baik laras panjang maupun laras pendek.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait mengatakan, latihan menembak ini dilakukan rutin, guna mengasah kemampuan setiap personil dalam menggunakan senjata api.

“Sebelum dilaksanakan latihan menembak, setiap personil diberi bimbingan teknis menggunakan senjata pendek maupun laras panjang, tujuannya supaya para personil memahami cara pengunaannya ketika melaksanakan tugas keamanan,” ujarnya.

Disebutkan, meski para personil yang sudah memegang senpi laras pendek, mereka juga mengikuti latihan tersebut guna mengasah kembali kemampuan dan penggunaan senjata, sehingga mereka bertanggung jawab terhadap senjata yang mereka miliki.

“Latihan menembak wajib diikuti personil terutama bagi personil yang sudah mengikuti tes psikologi untuk pemegang senpi, karena tugas polisi sangat berat di lapangan saat melaksanakan tugas” jelas Kombes Pol. Sirait.

Apalagi, sambungnya, dengan kondisi saat sekarang, tingkat ancaman semakin berat, maka personel diperlukan kemampuan dan keterampilan menembak serta terus diasah. (AF)

Meimonews.com – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Manado rutin menggelar pengawasan terhadap tahanan terutama berkaitan dengan kondisi kesehatan mereka.

“Pemeriksaan kesehatan tahanan merupakan bagian dari perawatan tahanan, dan hal ini dilakukan setiap hari guna memastikan kesehatan dari para tahanan,” ujar Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait kepada wartawan, Kamis (24/11/2022).

Diungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan pada Kamis (24/11/2022) tidak ditemukan tahanan yang mengalami gangguan kesehatan.

Selain pemeriksaan rutin, pihaknya juga menyediakan obat-obatan serta selalu siap 24 jam ketika ada tahanan yang sakit, serta melakukan pengawalan jika ada tahanan di rujuk ke rumah sakit.

“Tenaga medis, selalu siap jika dibutuhkan, bahkan hingga pengawalan apabila tahanan di rujuk ke rumah sakit,” jelas Kombes Pol Sirait.

Kegiatan pemeriksaan ruang tahanan dan kondisi kesehatan para tahanan yang berada di ruang tahanan Polres Manado memang wajib dilakukan dan pelaksanaannya rutin dilakukan namun untuk waktunya memang dengan sistem random atau tidak teratur untuk antisipasi tahanan menghafal jadual pemeriksaan ruang tahanan.

“Pemeriksaan rutin kami lakukan namun secara acak supaya tahanan tidak mudah menghafal jadual kami untuk melakukan kegiatan. Artinya, setiap melakukan kegiatan kami lakukan secara mendadak, kadang pagi, siang bahkan malam hari,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat di Kantor Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado, Selasa (18/10/2022).

Pengawalan aksi unjuk rasa tersebut dimulai dari titik kumpul masyarakat kemudian dilakukan pengawalan perjalanan rombongan hingga ke PD Pasar yang berada di Kompleks Pasar 45 New.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto P.arlindungan Sirait menjelaskan, pengawalan itu tidak menggunakan senjata api sama sekali. “Jadi, betul-betul humanis kita laksanakan,” ujarnya.

Dalam pengamanan dan pengawalan pun personil Polresta Manado mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aksi agar menyampaikan aspirasinya secara tertib tanpa melakukan tindak anarkis yang dapat menganggu ketertiban dan keamanan.

“Ini merupakan dinamika sosial yang terjadi, kebijakan ini juga harus bisa diterima masyarakat agar masyarakat bisa menjalani kondisi sosialnya lebih baik,” jelas Kombes Pol. Sirait. (AF)