Meimonews.com – Ordo Fransiskan Sekular (OFS) Manado berbagi kebaikan di Desa Tambala di rumah embrio OFS Tambala, Kecamatan Tombariri, Minahasa, Munggu (14/1/2024).

Suster Gerarda DSY selaku Pendamping Rohani OFS Manado memberikan materi pada kegiatan yang diikuti dua puluhan umat perwakilan Stasi Tambala, Stasi Tumpaan, Paroki Kali, Paroki Warembungan, Paroki Kairagi dan Paroki Griya Paniki Indah.

Turut hadir pada acara yang didukung mantan Wakil Walikota Tomohon dan mantan Anggota DPRD Sulut Wenny Lumentut, yang diakhiri santap kasih bersama ini Pimpinan Dewan Pastoral Paroki Mokupa Lucia Taroreh yang adalah anggota DPRD Minahasa.

Materi yang diberikan adalah Eco Enzyme. Sejumlah hal terkait mulai dari apa itu eco enzyme, cara pembuatan, produk-produk hingga manfaatnya disampaikan Suster Gerarda yang adalah juga Anggota Dewan Pimpinan Umum Kongregasi Dina Santu Yosep (DSY) Manado

Pembawaan materi (yang dipandu Minister OFS Manado Yonas Adam) disertai dengan pemberian contoh-contoh cara pembuatan dengan mempraktikkan secara langsung.

Sebelum pulang, kepada para peserta diberikan produk-produk eco enzyme yang merupakan produk sendiri. (lk)

Meimonews.com – Mengusung tema Bangkitlah dan jadilah terang alumni SMA Negeri (Smansa) Manado menggelar ibadah Natal Yesus Kristus di Manado Convention Center Manado, Rabu (27/22/2023).

Ratusan alumni dari seluruh angkatan dan sejumlah mantan guru dan guru lembaga pendidikan ini hadir pada kegiatan yang diketuai Fransiskus Andi Silangen (Ketua DPRD Sulut) ini.

Para alumni yang hadir di antaranya Olly Dondokambey yang adalah Gubernur Sulut Marsekal Madya Jorry Koloay, mantan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Roy O. Roring dan Robby Dondokambey, Anggota DPR-RI Adriana Dondokambey, Staf Khusus Gubernur Bidang Pendidikan Anne Dondokambey dan Kepala Bapenda Sulut June Silangen.

Mantan guru yang hadir di antaranya Nurhaya Karinda, Elsye Tangkau dan Lolongbulan.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat memberikan sambutan

Seluruh pengisi acara mulai dari pemimpin ibadah, pembawa acara, pembawa pesan Natal, sambutan dan lain-lain dipimpin/dibawakan oleh para alumni Smansa Manado.

Pesan Natal disampaikan Fransiscus Andi Silangen. Hal-hal terkait tema dan beberapa harapan disampaikan Silangen.

Ketua Panitia Fransiscus Andi Silangen saat membawakan pesan natal

Dalam sambutannya Olly Dondokambey menegaskan, perayaan Natal saat ini
hendaknya dijadikan sebagai momentum  untuk mempererat jalinan persaudaraan dan kekeluargaan serta memperkokoh persatuan, memantapkan komitmen untuk terus menjaga dan mempertahankan kondisi yang saling melengkapi, saling memaafkan dan membina kerukunan dan kedamaian atar sesama di tengah kehidupan bermasyarakat.

Olly berharap, kiranya momentum ini akan mampu memotivasi kita semua untuk melakukan perubahan dan pembaharuan yang nantinya akan diimplementasikan dalam tugas dan peranan di tengah kehidupan bermasyarakat serta dalam pemberian kontribusi terhadap pembangunan bangsa dan daerah. (lk)

Meimonews.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima pengurus baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/11/2023).

Dalam pertemuan di mana Presiden di dampingi Mensekneg Pratikno tersebut, PWI melaporkan kepada Presiden Jokowi atas terpilihnya Ketua Umum PWI Pusat serta upaya PWI dalam peningkatan kompetensi wartawan.

“Kami melaporkan bahwa telah terpilih Ketua Umum baru (dalam) Kongres PWI di Bandung pada 25-26 September yang lalu. Yang kedua, kami melaporkan bahwa kami ingin fokus kembali pada masalah pendidikan, peningkatan kompetensi wartawan, dan wawasan kebangsaan wartawan,” ujar Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch. Bangun di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, selepas diterima Presiden Jokowi.

Hendry mengatakan, PWI menyampaikan terkait dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam penyelenggaraan sekolah jurnalisme Indonesia dan uji kompetensi wartawan. Hendry menyebut, mendengar hal tersebut Presiden pun langsung menindaklanjutinya.

“Tadi Bapak Presiden langsung menelepon Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk membantu kembali PWI agar apa yang telah dilaksanakan dulu dapat berjalan kembali,” jelasnya.

PWI, sebutnya, membahas terkait sosialisasi pers kebangsaan sekaligus peluncuran Graha Pers Pancasila yang akan digelar di Yogyakarta pada November 2023 mendatang. Selain itu, PWI pun menyampaikan terkait acara Hari Pers Nasional yang direncanakan akan digelar di Ancol, Jakarta.

“Bapak Presiden mengatakan seandainya nanti memang ada kekurangan dari pemerintah Provinsi Yogyakarta, pemerintah pusat akan membantu,” ujar Hendry, seperti dikutip Setkab.go.id, Selasa (7/11/2023).

Di samping itu, Hendry menyebut, dalam pertemuan tersebut juga turut membahas terkait bagaimana pers menyikapi pemilihan umum (pemilu) mendatang. Hendry mengatakan, Presiden mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga pemilu tetap damai.

“Disampaikan, sebetulnya sekarang ini tidak ada persoalan, biasa-biasa saja, sejuk-sejuk saja, diimbau agar kita semua masyarakat ikut menjaga pemilu yang damai, yang menjaga keutuhan bangsa dan negara, tidak memecah belah,” ujar Hendry.

“Saya kira kami menerima itu dengan sama pikiran kami juga sebetulnya pers itu bukan pihak yang mengompor-ngomporin, membuat suasana jadi tegang, suasana jadi seolah-olah ini event permusuhan,” tambahnya.(*/Fer)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob melakukan kegiatan sosial berupa berbagi kasih.

Kalau tahun-tahun sebelumnya berbagi kasih dengan sasaran purnawirawan Brimob atau janda purnawirawan Brimob, kali ini sasarannya adalah Brimob yang mendapat masalah kesehatan.

Beberapa anggota Brimob yang mengalami masalah kesehatan fisik didatangi dari rumah oleh Pengurus PPP Brimob untuk menyerahkan bantuan berupa beras, telur dan gula.

Kegiatan penyerahan bantuan kepada beberapa nama yang merupakan rekomendasi dari Staf Brimob Aidin dan Ramli Ramba itu dilakukan Sabtu (4/11/2023).

Selain memberikan bantuan berupa beberapa bahan sembako, Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran memberikan dorongan semangat kepada beberapa anggota Brimob tersebut dalam menghadapi permasalahan kesehatannya, dan berharap bisa pulih/sehat kembali.

Para anggota Brimob dan keluarga yang dikunjungi sangat merasa senang karena adanya perhatian/kepedulian dari Pengurus PPP Brimob dan  berterima kasih atas kunjungan tersebut.

PPP Brimob didirikan di Manado pada 2 November 2012 yang awalnya bernama Perhimpunan Putra Putri Purnawirawan (PPPP) Brimob yang kemudian berubah menjadi PPP Brimob.

Berdirinya organisasi ini mendapat dukungan penuh dari beberapa pejabat waktu itu yakni Dirbinmas Polda Sulut Totok Kasmiarto, Dansat Brimob G. Masnembra dan Kapolda Dicky Atotoy. (*)

Meimonews.com – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Sulut resmi dilantik di Roger’s Hotel Manado, Kamis (26/10/2023).

Ketua Umum DPP IPTI Ardy Susanto di dampingi Sekretaris Jenderal Yen Yen Kuswati melantik Hillary Brigitta Lasut (HBL) menjadi Ketua terpilih DPW IPTI Sulut Periode 2023-2026.

Turut hadir dalam pelantikan ini PSMTI Sulut, perwakilan organisasi keagamaan, Pemuda Katolik, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia PMKRI, organisasi masyarakat, TNI Polri.

HBL mengungkapkan, dirinya merasa terhormat dengan kepercayaan yang diamanatkan kepadanya sebagai Ketua DPW IPTI Sulut.

“Saya berterima kasih kepada kawan-kawan yang telah mempercayakan saya untuk bisa memimpin IPTI Sulut dan saya merasa terhormat atas kepercayaan dari kawan-kawan,” ujarnya.

Anggota DPR-RI ini mengatakan,  ia dan teman-teman DPW akan melakukan advokasi bagi masyarakat Sulut yang kurang mampu serta cita-cita yang diharapkan pemuda Tionghoa untuk menjalankan berbagai kegiatan sosial.

“Kasus yang terjadi di Sulut banyak dialami masyarakat yang ekonominya rendah. Kami akan mengawal warga kurang mampu yang menghadapi persoalan dan ikut serta membantu,” tandasnya.

Susanto dalam sambutannya menjelaskan, IPTI berdiri untuk mengakselerasi pembangunan bangsa yang pada saat orde baru tergoyah.

“Manado merupakan kota yang toleran, kota yang sangat aman, IPTI terbentuk di daerah yang banyak konflik dan itu yang harus kita selesaikan. Tugas IPTI tidak ringan, tugas rekan-rekan berkomunikasi dengan organisasi lain yang ada di Sulut dan berikan pengertian kepada pemuda Tionghoa di Indonesia,” ujarnya. (*)

(Oleh :  Dr. Paulus Januar)

Meimonews.com – Mata merupakan suatu indra terpenting dalam bekerja. Betapa tidak,  penelitian menunjukkan gangguan penglihatan yang paling ringan sekali pun dapat mengurangi akurasi kerja hingga 22 persen serta menurunkan produktivitas sekitar 10 persen.  Sebaliknya, penggunaan kacamata koreksi pada orang yang mengalami gangguan penglihatan kelainan refraksi ternyata dapat meningkatkan produktivitas sampai 22 persen.

Saat ini, di seluruh dunia terdapat sekitar 160,7 juta orang angkatan kerja yang menderita gangguan penglihatan taraf sedang hingga parah. Selanjutnya, gangguan penglihatan tersebut bila tidak diatasi dapat berisiko terjadinya kehilangan penglihatan.

Padahal menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 90 persen kehilangan penglihatan sebenarnya dapat dicegah. Sebagian besar penyakit mata dapat disembuhkan, paling tidak perkembangannya dapat dihambat, terutama bila dilakukan deteksi dan penanganan sejak dini.

World Sight Day 2023
Mungkin tidak banyak yang mengetahui, Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) setiap tahun diperingati pada hari Kamis kedua bulan Oktober. Tahun ini berlangsung pada 12 Oktober 2023 dan tema yang ditetapkan adalah Love Your Eyes At Work (Sayangi mata anda di tempat kerja).

Tema tersebut ditetapkan badan internasional untuk pencegahan kebutaan IAPB (International Agency for the Prevention of Blindness) yang setiap tahunnya secara internasional mengkoordinasikan kegiatan World Sight Day. Berdasar tema tersebut diharapkan diberikannya prioritas yang memadai bagi kesehatan mata, serta tersedianya pelayanan kesehatan mata yang terjangkau bagi para pekerja.

Diharapkan kondisi kerja yang kondusif bagi kesehatan mata seperti penerangan yang cukup, kesempatan istirahat untuk menghindari ketegangan mata (eye strain), dan juga fasilitas peralatan proteksi terhadap gangguan penglihatan. Serta pula dilaksanakannya protokol gawat darurat bila terjadi kecelakaan kerja yang mengenai organ penglihatan pekerja.

Patut disadari, gangguan penglihatan tidak saja menurunkan produktivitas, namun juga berpengaruh terhadap kualitas hidup dan motivasi kerja. Selain itu gangguan penglihatan dapat pula menimbulkan depresi serta menghambat relasi sosial pekerja.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan pada arahan dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia 2023 mengharapkan agar dunia usaha memperhatikan kesehatan mata para pekerjanya.

Pada pernyataan yang disampaikan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Eva Susanti, dikemukakan bahwa edukasi dan informasi untuk menjaga kesehatan penglihatan di tempat kerja perlu dilakukan secara masif agar masyarakat dapat terhindar dari gangguan penglihatan.

Kementerian Kesehatan dalam memperingati Hari Penglihatan Sedunia mengupayakan peningkatan kepedulian dalam memberikan penyuluhan, kampanye dan sosialisasi melalui media sosial, serta mengadakan seminar dan bakti sosial. Termasuk mengajak para pekerja melakukan deteksi dini dengan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, terutama ketika merasakan gejala gangguan penglihatan.

Gangguan Kesehatan Mata di Tempat Kerja
Selama ini kesehatan mata di tempat kerja kerap diabaikan. Kenyataan menunjukkan, gangguan kesehatan mata di tempat kerja dapat berakibat hingga hilangnya penglihatan.

Menurut laporan Organisasi Pekerja Internasional (ILO), pada 2021 di seluruh dunia terdapat sekitar 13 juta orang yang mengalami gangguan penglihatan akibat kerja. Sebanyak 3,5 juta orang per tahun mengalami cedera dan kecelakaan kerja pada organ penglihatannya.

Dengan demikian penting untuk melakukan pencegahan gangguan kesehatan mata di tempat kerja. Sebenarnya sekitar 9 dari 10 gangguan kesehatan mata di tempat kerja dapat dicegah.

Terdapat berbagai faktor risiko yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata di tempat kerja. Faktor risiko tersebut seperti pekerjaaan yang memerlukan intensitas penglihatan, bekerja menangani obyek pekerjaan dalam jarak dekat yakni kurang dari 50 cm (near work), ataupun membaca teks yang ukurannya kecil, apalagi saat ini semakin berkembang penggunaan layar digital dalam bekerja dengan menggunakan komputer, laptop, maupun hand-phone.  Belum lagi ruang kerja dengan penerangan yang kurang, maupun posisi kerja yang tidak sesuai dengan ergonomi penglihatan.

Terdapat pula pekerjaan yang berisiko mengiritasi terhadap organ penglihatan seperti pada pekerjaan proses industri, serta penggunaan laser, radiasi, dan bahan kimia yang berbahaya. Termasuk pula risiko paparan yang dapat menimbulkan gangguan penglihatan seperti kondisi kerja yang berdebu, serta terpapar bahan yang infeksius.

Faktor risiko tersebut dapat menimbulkan penyakit mata akibat kerja. Berbagai penyakit mata akibat kerja yang berpotensi terjadi ataupun meningkat intensitasnya antara lain: kelainan refraksi, katarak, age related macular degeneration (ARMD), konjungtivitis, keratitis, dry eye syndrome, infeksi mata, dan trauma mata.

Kelainan refraksi banyak terjadi pada pekerja yang banyak melakukan aktivitas bekerja jarak dekat, dan pada penggunaan layar digital dengan durasi tinggi.  Risiko katarak akan meningkat bila mata terpapar radiasi atau kalau mengalami trauma.

Age Related Macular Degeneration (ARMD) merupakan degenerasi makula karena penuaan namun akan meningkat risikonya bila terkena paparan sinar dari komputer atau hand-phone.

Konjungtivitis yang merupakan radang pada konjungtiva dapat terjadi karena paparan bahan kimia seperti zat alkali, bahan pewarna, klorin, dan bahan kosmetik.

Keratitis yaitu radang pada kornea mata dapat terjadi pada orang yang dalam bekerja banyak terpapar sinar ultra violet seperti pada pekerja las dan petugas laboratorium.

Dry eye syndrome atau mata kering banyak terjadi pada mereka yang banyak bekerja menggunakan layar digital serta pada orang yang bekerja di ruang AC dengan intensitas tinggi.

Infeksi organ mata akan terjadi bila terpapar bahan yang infektius di tempat kerja. Trauma mata dapat terjadi karena masuknya benda asing, atau pun terkena bahan kimia, dan radiasi.

Berdasarkan kenyataan terdapatnya gangguan penglihatan akibat kerja, maka dalam rangka pencegahan dan perlindungan kesehatan mata pekerja, perlu dilakukan upaya yakni pertama, mengidentifikasi dan menghindari faktor risiko yang dapat berpengaruh negatif terhadap kesehatan mata pekerja.

Kedua, penatalaksanaan prosedur serta penggunaan peralatan perlindungan terhadap faktor risiko yang dapat membahayakan kesehatan mata pekerja. Ketiga, edukasi dan pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja yang berkaitan dengan kesehatan mata pekerja. Keempat, pelayanan kesehatan mata bagi pekerja, termasuk penyediaan kacamata koreksi bagi pekerja yang mengalami kelainan refraksi.

Perkembangan mutahir dalam kesehatan mata di tempat kerja adalah dampak perubahan pola kerja akibat pandemi Covid-19. Dalam hal ini Covid-19 telah menimbulkan perubahan drastis dalam kehidupan masyarakat.

Perubahan yang signifikan adalah peningkatan intensitas penggunaan layar digital dalam bekerja dengan menggunakan komputer, laptop, maupun handphone.

Penggunaan layar digital yang berkepanjangan bila tidak dilakukan secara seksama dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mata. Dampak negatif penggunaan layar digital yang tidak terkendali selain dapat berakibat meningkatnya kelainan refraksi juga terutama menimbulkan CVS (Computer Vision Syndrome) atau disebut juga Digital Eye Strain.

CVS adalah memburuknya kondisi kesehatan mata akibat tingginya intensitas penggunaan layar digital. CVS ditandai dengan sekumpulan gejala berupa mata menjadi lelah, nyeri, kering, tegang, serta penglihatan kabur dan sulit fokus.

Mencegah CVS dilakukan dengan cara menggunakan layar digital dengan penerangan yang cukup, pada jarak yang ideal yaitu sekitar 50-60 cm dari layar, serta posisi kerja yang ergonomis. Sebaiknya juga dibatasi waktu penggunaan layar digital (screen time) sesuai dengan anjuran maksimal 6-8 jam sehari bagi orang dewasa.

Dalam mengendalikan dampak buruk penggunaan layar digital terdapat pula anjuran 20 – 20 – 20. Setiap kali menggunakan layar digital selama 20 menit, usahakan beristirahat selama 20 detik, dengan memandang obyek yang berjarak minimal 20 feet atau sekitar 6 meter.  (Penulis adalah dosen ARO KIP Akademi Refraksi Optisi Kartika Indra Persada Jakarta)

Meimonews.com – Koordinator Wilayah (Korwil) Konfederasi Serikat  Buruh Seluruh Indonesia (KSBI) Sulut Jack Andalangi menegaskan, pernyataan Walikota Manado Andrei Angouw yang termuat dalam akun media sosial Pemerintah Kota Manado dua hari lalu, tidak mendiskreditkan warga atau suku Talaud.

“Tapi, sejatinya hanya memotivasi dan mendorong kepada warga Kota Manado untuk tidak berhenti berkreativitas dalam bekerja dan selalu menciptakan lapangan kerja,” ujar Andalangi kepada Meimonews.com via WhasApp, Kamis (14/9/2023).

Jadi,  tambah Andalangi yang adalah juga pemerhati sosial kemasyarakatan asal Talaud ini, kalau ada kalimat tentang Talaud, yang dalam video tersebut, bukan berarti mendeskreditkan warga atau suku Talaud. “Jadi, sejujurnya, tidak ada niatan sedikitpun dari pak Walikota Manado untuk menghina warga Talaud,” tandasnya.

Dijelaskan, kalau menyimak baik-baik video tersebut tidak ada unsur penghinaan atau mendiskreditkan. Yang ada, hanya ada pesan moral yang sangat tulus dan inspiratif kepada warga Kota Manado atau siapapun bahwa hidup ini sebuah perjuangan yang menuntut kita untuk bekerja  keras dalam meraih kesuksesan untuk tujuan hidup lebih baik dan sejahtera.

Di dalam video tersebut, menurutnya, Walikota mengutip data BPS (Badan Pusat Statistik) tentang PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) perkapita tahun 2022 di mana Manado.menduduki urutan pertama yakni Rp. 96 juta, kemudian Bitung Rp. 89 juta, Minahasa Utara Rp. 78 juta dan terendah Talaud Rp. 27 juta.

Walikota, tambàhnya, menjelaskan pula bahwa Kota Manado adalah kota sangat menjanjikan untuk para pencari kerja (buruh/pekerja), dan kalau memiliki mental petarung, etos kerja yang tinggi, produktif (rajin) dan kreatif, maka tidak ada warga yang susah sekali. Kalaupun ada itu kemungkinan karena malas.

Di akun Pemerintah Kota Manado, selain dipapar urutan PDRB tahun 2022 yang diangkat Walikota, disebutkan pula bahwa siapa saja bisa datang dan mencari nafkah di Kota Manado, tapi tentu harus sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh pemerintah agar supaya ketertiban tetap terjaga.

Pemerintah harus membuat kebijakan yang tepat dan masyarakat harus memiliki etos kerja yang tinggi, harus produktif dan kreatif untuk bisa sama-sama menciptakan Kota Manado yang Maju dan Sejahtera. (elka)

Meimonews.com – Perhimpunan Warakawuri Katolik Keuskupan Manado (PWK KM) menyelenggarakan Pesta Pelindungnya yakni Santa Monika yang dipusatkan di Paroki Hati Kudus (HKY) Tanawangko, Sabtu (25/8/2023).

Kegiatan diawali misa syukur di gereja, yang dipimpin Moderator PWK KM Pastor Joseph Ansow Pr di dampingi Pastor Paroki HKY Tanawangko Pastor Wilfrids Siunta Pr.

Usai misa syukur,  bertempat di aula paroki dan turut dihadiri Hukum Tua Desa Sarani Matani George Palandi, diadakan berbagai acara dan atraksi, yang bersifat hiburan. Ada juga sambutan/ucapan dari Ketua PWK KM Femmy Rumagit dan Pastor Paroki Frits Siunta Pr.

Dimulai penampilan tari maengket dari siswa-siswa SMP Katolik Sta. Theresia Tanawangko yang cukup menghibur para warakawuri yang hadir, yang berjumlah ratusan dari sejumlah paroki.

Setelah itu, beberapa tarian dari PWK St. Antonius de Padua Tataaran, menari bersama seluruh peserta dan lomba joget berpasangan memakai balon yang diletakkan di kepala di mana setiap paroki mengutus dua orang.

Dari seluruh rangkaian acara dan tampilan atraksi yang ada, terlihat betapa senang dan bahagianya para warakawuri ini karena bisa berkumpul dari banyak paroki dan bergembira bersama, yang jarang terjadi.

Di saat acara makan, terlihat pula para anggota membawa makanannya sendiri dan saling berbagi makanan, walaupun telah disediakan tuan rumah.

Dalam kotbahnya saat misa syukur, selain memberi penjelasan terkait dengan bacaan misa, Pastor Ansow memberi semangat kepada para warakawuri yang saat ini memperingati Pesta Pelindungnya yakni Santa Monika, yang jatuh pada Minggu (27/8/2023).

Dijelaskan pula tentang peran Sta. Monika yang menjadi Pelindung dari PWK KM, yang hendaknya dicontoh/diteladani para anggota PWK KM yang tersebar di seluruh paroki se-keuskupan Manado (tersebar di Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Tengah).

Koordinator Cabang PWK KM Femmy Rumagit berterima kepada Dewan Pastoral Paroki (DPP) HKY Tanahwangko dan didukung Pastor Paroki, yang berkenan menjadi tuan rumah dan mempersiapkan seluruh acaranya dengan baik dan sukses.

Rumagit mengungkapkan rasa senang dan terima kasihnya karena cukup banyak anggota PWK (termasuk utusan dari Palu, Sulawesi Tengah) yang walaupun sudah lansia namun bisa bersama-sama merayakan Pesta Pelindung organisasi di Paroki HKY Tanahwangko.

Apalagi, pertemuan terakhir telah dilaksanakan cukup lama yakni tahun 2019 yang dilaksanakan di Paroki Santu Josep Pelindung Pekerja Manado.

Femmy berharap pada pertemuan berikutnya yakni pada tahun 2024 yang akan diselenggarakan di Paroki St. Antonius de Padua Tataaran, kegembiraan dan sukacita seperti ini akan terjadi juga.

Di penghujung acara, sebelum peserta pertemuan pulang, Pastor Siunta memberikan ucapan terima kasih dan memberikan berkat pengutusan. (Fer)

Meimonews.com – Komisi Kateketik (Komkat) Regio MAM (Keuskupan Agung Makasar, Keuskupan Amboina dan Keuskupan Manado) menggelar pertemuan di Wisma Lorenso Lotta, Minahasa, Senin-Selasa (14-15/8/2023).

Di momen pertemuan tersebut, diagendakan pembahasan terkait dengan pengajaran, pewartaan dan misi lewat media sosial (medsos).

Kegiatan yang dipandu Ketua Komkat Keuskupan Manado Pastor Kris Ludong Pr ini berlangsung pada Senin (14/8/2023) sore hingga malam.

Sebelum perkenalan dan berbagi informasi/pengalaman, Sekretaris Eksekutif Komkat Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Pastor F. Emanuel Santo dan Ketua Komkat Keuskupan Amboina/Penghubung Komkat Regio MAM Pastor Novly Masriat Pr diberikan kesempatan untuk tampil menyampaikan beberapa hal.

Pastor Emanuel memaparkan tugas dari Komkat KWI, Program tahun 2023 dan rencana kegiatan KGK tahun 2023 (bulan Oktober) sementara Pastor Novly menyampaikan beberapa poin rekomendasi PKKI di Muntilan, baru-baru.

Setelah itu, peserta pertemuan yang merupakan praktisi/penggiat medsos baik Komsos Paroki/Lembaga/Tarekat maupun media/wartawan mendiskusikan dua poin dengan membentuk tiga kelompok.

Dua poin yang didiskusikan adalah pertama, apa yang boleh dibuat ke depan sebagai penggiat medsos untuk pengajaran, pewartaan dan misi; dan kedua, apa harapan dari penggiat medsos (untuk paroki, keuskupan dan KWI).

Setelah didiskusikan dalam kelompok, masing-masing kelompok lewat perwakilannya menyampaikan hasil diskusi untuk nantinya akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan lanjutan Komkat Regio MAM, Selasa (15/8/2023). (elka)

Meimonews.com – Jolly Motto dan istri (Serly Katili) melakukan pemotongan hewan kurban dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan di Hari Raya Idul Fitri 2023.

Kegiatan sosial keluarga Katolik ini dilakukan di kompleks Marina Beach Resort (MBR), milik mereka, Jumat (30/6/2023).

Kegiatan di salah satu hotel di kawasan Pantai Pohon Cinta Marisa Kabupaten Pohuwato seperti ini, sebut Jolly telah dilakukan pula pada tahun-tahun sebelumnya.

“Ini sudah dilaksanakan sejak orang tua masih ada, dan hingga saat ini saya laksanakan,” ujar alumni 88 SMA Negeri 1 Kota Gorontalo ini kepada Meimonews.com, Jumat (30/6/2023).

Ditambahkan, kegiatan sosial seperti ini dilakukan bukan saja hanya pada pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tapi juga pada bulan suci Ramadhan. Keluarga dan karyawan MBR pun melakukan kegiatan  buka puasa bersama baik di mesjid maupun dengan anak anak yatim serta pesantren di wilayah setempat.

“Hal ini kami lakukan karena kita sudah seperti saudara yang tak bisa dipisahkan dan dicerai beraikan,” ujar Jolly di dampingi istri tercinta Serly Katili, yang merupakan keluarga yang punya peduli sosial tinggi.

Diketahui, nenek Jolly adalah muslim dan 99 persen karyawan MBR adalah muslim, dan itu juga yang memotivasi pelaksanaan kurban.

“Papa telah memulainya sejak bermasyarakat di Marisa. Alhamdulillah sebagai anak, niat baik beliau saya teruskan dengan rasa keikhlasan,” tandas Jolly seraya berharap, semoga ini akan menjadi perekat sesama manusia yang beriman di Pohuwato khususnya di Marisa.

“Saya bersama keluarga besar Motto – Katili, mengucapkan selamat hari raya Idul Adha tahun 2023. Minal aidin walfaidzin. Mohon maaf lahir dan batin,” ujar Jolly. (Fer).