Meimonews.com – Polsek Sonder dan Polsek Tombariri menggelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Sabtu (17/10/2020). Polsek Sonder menggelar Operasi di Jalan Raya Desa Tounelet sementara Polsek Tombariri menggelar operasi di Jalan Raya Tomohon-Tanawangko.

Tiga warga yang tidak memakai masker yang melewati lokasi operasi Polsek Sonder dikenakan sanksi. Usai dikenai sanksi, warga mendapat masker gratis.

“Sanksi teguran lisan bersifat pembinaan agar warga mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19, yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” jelas Kepala SPK Polsek Sonder Aipda O. Malingkas.

Operasi ini, debut Malingkas, terus digencarkan untuk mendisiplinkan masyarakat. Karena kedisiplinan masyarakat memegang peranan penting dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Kapolsek Tombariri Iptu Julio Jagratara Tampoi menjelaakan, sasaran operasi ini adalah masyarakat pengguna jalan yang tidak memakai masker.

“Petugas mendapati 6 pengendara kendaraan bermotor yang tidak memakai masker, kemudian dijatuhi sanksi teguran lisan bersifat pembinaan,” ujarnya serta menambahkan, dalam operasi itu pihaknya juga menegur beberapa pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm.

Dijelaskan, operasi yustisi ini terus dilakukan untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan. “Mari patuhi prinsip 3 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak,” imbaunya. (af)

Meimonews.com – Polda Sulut menggelar Wisuda Purna Bhakti anggota Polri dan PNS Polri periode Juli dan Agustus tahun 2020 di aula Catur Prasetya Polda Sulut, Jumat (16/10/2020).

Hadir pada acara ini, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Yadi Suryadinata, Karo SDM Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo, Dirbinmas Kombes Pol Dumadi, Pengurus PP Polri dan perwakilan personil yang diwisuda.

Kegiatan ini juga diikuti secara virtual melalui aplikasi zoom meeting oleh jajaran di Polres dan Polresta, dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Sesuai data dari Biro SDM, jumlah personil Polda Sulut dan jajaran yang purna bhakti selama periode bulan Juli dan Agustus tahun 2020 sebanyak 167 orang, 25 orang di antaranya adalah PNS Polri.

Kapolda Sulut Irjen Pol. RZ Putra Panca S melalui Wakapolda dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas pelaksanaan tugas yang telah dijalani oleh anggota yang telah memasuki masa purna bhakti.

Diungkapkan, pengabdian selaku insan bhayangkara telah ditunjukkan dengan penuh dedikasi, integritas dan loyalitas yang tinggi, berbagai macam dinamika pelaksanaan tugas baik keberhasilan maupun tantangan telah saudara hadapi selama masa pengabdian sebagai penjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Purna tugas menurut Wakapolda, akan dialami oleh setiap personil Polri di manapun berada. Purna tugas merupakan akhir dari masa pengabdian di lingkungan kepolisian dan sebagai awal dari episode kehidupan baru kembali kepada masyarakat.

“Untuk itu kita harus mampu mengelola waktu, tenaga dan potensi yang kita miliki dengan tetap menjaga nama baik pribadi dan institusi Polri, sesuai norma yang berlaku serta senantiasa menjadi teladan dan contoh di tengah lingkungan masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Yadi Suryadinata.

AKBP (Purn) Ventje Lapod, perwakilan anggota Polri yang purna tugas menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Polda Sulut yang sudah menggelar kegiatan Wisuda Purna Bhakti.

Ia merasa bangga bisa dilepas secara terhormat. Ia sangat bangga pernah bertugas di lingkungan Polda Sulut. “Kita telah dibentuk, dibina, dibimbing. Kita bersyukur kepada Tuhan boleh melewati masa tugas dengan baik dan dalam keadaan sehat,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Kodim 1309/Manado terus melakukan road show ke Koramil-koramil yang ada di wilayah teritorialnya. Setelah melakukan kunjungan di Koramil 03/Karombasan dan Koramil 04/Pineleng beberapa hari lalu, kini Koramil 05/Wori mendapat giliran.

Kunjungan di koramil yang wilayah kerjanya meliputi Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara dilakukan Pasiterdim 1309/Manado Kapten Inf. Vencentius Mamoradia, Kamis (15/10/2020).

Kegiatan kunjungan/road show ini merupakan program Kodim 1309/Manado di bawah kepemimpinan Kol. Inf. YR Raja Sulung Purba (Dandim) untuk Triwulan IV/Tahun Anggaran 2020.

Kegiatan Ketatalaksaan Pembinaan Teritorial (Binter) ini mengangkat tema
Mewujudkan data teritorial yang valid dan akurat melalui optimalisasi ketatalaksanaan binter untuk mendukung tugas pokok TNI AD.

Saat berada di Koramil 05/Wori, Vence (sapaan Pasiterdim 1309/Manado) di dampingi Letda Inf. Afun (Plh. Danramil 1309-05/Wori) memberikan materi tentang tugas pokok yang harus dilaksanakan oleh Babinsa untuk mendukung Sisrendal Binter yang valid dan akurat kepada para Babinsa yang ada di wilayah Koramil 05/Wori.

Sejunlah hal terkait dengan sistem administrasi baik kegiatan dari pada Babinsa (Bintara Pembina Desa) maupun keuangannya disampaikan Pasiterdim 1309/Manado sebagaimana arahan/pertunjuk Dandim.

Adanya kekurangan-kekurangan diminta untuk diperbaiki sedang yang sudah berjalan dengan baik diharapkan tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan di waktu-waktu mendatang.

Usai memberikan materi, Pasiterdim melakukan pemeriksaan kegiatan (wasgiat) ketatalaksaan pembinaan territorial (binter).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. (lk).

Meimonews.com – Seksi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Manado kembali menggelar kegiatan Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM) dengan peserta sejumlah anak muda Kelurahan Bitung Karangria Manado di Point Coffe Indonart Sindulang, Kamis (15/10/2020).

Penggiat Anti Narkoba yang adalah juga etua Perhimpunan Putra Putri) PPP Brimob dan Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran tampil sebagai fasilitator pada pertemuan kelima tersebut. Mendampingi peserta adalah Chriatian Jose Samel (kader RBM).

Materi tentang Komunikasi serta Stop dan Tolak Narkoba dibicarakan pada pertemuan yang diwali pengantar oleh Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Manado dr. Greg Tobing itu.

Saat memaparkan materinya yang disertai contoh-contoh praktis dan konkrit, Kalesaran mengurai antara lain apa itu komunikasi, bagaimana berkomunikasi dengan baik, bagaimana mengimbau/mengingatkan teman atau orang lain agar tidak menggunakan narkoba dengan teknik berkomunikasi bijaksana/tepat.

Selain itu, bagaimana memberdayakan diri dan teman untuk menjadi lebih baik, lebih produktif sehingga menjadi kebanggaan keluarga.

Pemaparan materi menjadi hidup karena dilakukan dengan cara interaktif/dialog. Peserta yang adalah generasi muda harapan bangsa ini jadi aktif berkomunikasi. Mereka langsung merespons ketika diminta tanggapannya atau tak segan mengajukan pertanyaan kepada fasilitator.

Rehabilatasi berbasis masyarakat adalah kegiatan yang dilakukan masyarakat dalam bidang rehabilitasi terhadap pengguna narkoba di wilayahnya dengan memanfaatkan fasilitas dan potensi masyarakat lokal.

“Dengan demikian, program ini berjalan dengan pendekatan kearifan lokal,” ujar dokter Greg di dampingi Ayu Yassica, Priety Padu dan Rei Kumu (staf Seksi Rehabilitasi) kepada wartawan, usai kegiatan.

Dijelaskan, dalam menanggulangi masalah narkoba, partisipasi masyarakat dibutuhan karena masalahnya ada di masyarakat dan potensi sumber penanganannyapun ada di masyarakat.

Oleh karena itu, tambah Tobing, RBM adalah layanan yang dibutuhkan pengguna narkoba ringan dan layanan termurah yang dapat disiapkan melalui keguatan penjangkauan , deteksi dini, edukasi dan pendampingan serta rujukan jika diperlukan sesuai tingkat keparahan dan kebutuhan pengguna narkoba

“Jadi, kegiatan RBM ini harusnya dilakukan masyarakat setempat (kelurahan/lingkungan) dengan mendapat dukungan, fasilitasi, pembinaan dan pendampingan dari pemerintah, dalam hal ini BNN dan kelurahan setempat,” sebutnya.

Pertemuan pertama hingga keempat telah menampillan Kasie Rehabilitasi BNN Manado dr. Greg Tobing, Kepala Puskesmas dr. Ivonne Rimbing, Kanit Res Polsek Tuminting Ahmad Arifin SH dan konselor Tommy Panaha (BNN Sulut) sebagai fasilitator.

Masih ada pertemuan-pertemuan lanjutan dengan fasilitor lain dari rencana sepuluh pertemuan untuk kegiatan PBM Seksi Rehabilitasi BNN Manado ini. (af)

Meimonews.com – Kodim 1309 Manado lewat Pasi Teritorial Mayor Vencensius Mamoradia mengadakan kegiatan Ketatalaksanaan Binter (Pembinaan Teritorial) untuk tahun anggaran triwulan IV Ta.2020.

Dalam kegiatan di hari Selasa (13/10/2020), dua Koramil yakni Koramil 03 Karombasan (Wanea, Sario, Malalayang) dan Koramil 04 Pineleng (Pineleng, Tombulu, Mandolang)mendapat kesempatan pertama kunjungan.

“Nantinya, dalam waktu dekat Koramil 01, 02, 05 akan mendapat kunjungan. Waktunya akan disesuaikan,” ujar Mamoradia di danpingi Nur Rohim (staf Teritorial Kodim 1309 Manado) kepada meimonews.com usai kegiatan di Koramil 03.

Koramil 01 meliputi Kecamatan Tuminting, Bunaken Darat, Bunaken Kepulauan dan Singkil. Koramil 02 Kecamatan Wenang, Paal 2, Mapanget dan Tikala. Koramil 05 Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara.

Kegiatan ini mengusung tema Mewujudkan data teretorial yang valid dan akurat melalui optimalisasi ketatalaksanaan binter untuk mendukung tugas pokok TNI AD.

Mamoradia menjelaskan, kegiatan ini bagian dari sistem perencanaan dan pengendalian pembinaan Teritorial di wilayah Kodim 1309 Manado.

Sebelum Pasiter mengadakan road show ke Koramil-koramil, Dandim 1309 Manado Kolonel Inf. Y.R Raja Sulung Purba,S.H, M.Tr (Han) berharap lewat program Kodim ini terlihat pengawasan dan pengendalian terhadap program/kegiatan binter.

“Lewat kegiatan ini akan terlihat sejauhmana pelaksanaan binter di wilayah Koramil dan agar ke depan apa-apa yang kurang bisa diperbaiki sedang yang sudah berjalan dengan baik dilanjutkan bahkan ditingkatkan,” ujar Dandim kepada Mamoradia.

Saat berada di Koramil 03 Karombasan, selain memberikan pengarahan kepada para peserta/babinsa yang ada di wilayah Koramil tersebut, Mayor Vence (sapaan akrab Mamoradia) melihat langsung data-data yang di Koranil setempat sebagaimana arahan/petunjuk Dandim.

Terlihat, Danramil 03 Karombasan Mayor Inf. Gabriel R. Sale merespons apa yang disampaikan Mayor Vence.

Di Koramil 04 Pineleng hal yang sama dilakukan Mayor Vence yang kedatangannya diterima Serma Johni Tingkai mewakili Danramil 04 Pineleng Mayor Inf. Fautinus F. Dahulu, yang lagi melakukan tugas penting di Kodim. (lk)

Meimonews.com – Bentuk solidaritas/perkawanan dalam Manado Sport Club pimpinan Hengky Mogi, tiga puluhan anggota melayat ke rumah duka almarhum Noldy Makalew, yang adalah salah satu anggota MSC.

Kunjungan ke rumah duka di Golden Like Kelurahan Tingkulu, Manado dilakukan Sabtu (3/10/2020) pagi bersamaan dengan waktu olahraga komunitas ini, yang start dari GOR Wolter Monginsodi, Manado menuju rumah duka dengan. berjalan kaki.

Saat berada di rumah duka, Robby Lumi memimpin doa dan puji-pujian untuk menghibur keluarga (Jane Rundengan/istri, anak-anak dan cucu-cucu serta keluarga lainnya).

Setelah itu, Ferdinand Novi Mewengkang (yang ditunjuk Ketua MSC Hengky Mogi) memberikan sambutan atas nama komunitas yang didirikan tahun 2004 ini.

Novi, sapaan akrab Mewengkang yang adalah sesama mantan ASN Pemprov Sulut memberikan kesaksian tentang beberapa kiprah almarhum di dunia kepemerintahan baik saat di Sulut maupun di Pusat.

Banyak hal, menurut Novi, yang telah dibuat almarhum. Pergaulannya cukup luas. Banyak teman enak bergaul dengan almarhum.

Dalam percakapan dengan meimonews.com seusai melayat, Hengky Mogi mengakui bahwa pergaulan yang cukup luas dan baik dengan banyak orang adalah kelebihan dari almarhum.

“Pergaulannya bail.dan luas. Itu salah satu kesan saya tentang almarhum, ” ujar Congky sapaan akrab Hengky, singkat.

Hal senada disampailan Jeffry Sumilat. Almarhum itu orangnya baik. Peduli teman, peduli orang berkekurangan. “Kalau ada yang berkekurangan, memerlukan bantuan, beliau langsung mengulurkan tangan, langsung memberikan bantuan,” ujar Jeffry.

Cili, sapaan akrab Jeffry, menyebutkan, almarhum adalah orang yang ringan tangan, suka membantu tanpa berharap imbalan. Makanya almarhum disenangi banyak orang.(lk)

Meimonews.com – Tim gabungan yang terdiri dari personil Satpol PP Sulut, Polri dan TNI melakukan operasi pelanggaran protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker di ruas jalan 17 Agustus, tepatnya di depan Kantor Samsat Manado, Jumat (2/10/2020) pagi.

“Kami memang sedang melaksanakan operasi walau baru bersifat sosialisasi dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19,” ujar Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Sulut Fransiskus Sule kepada meimonews.com di sela operasi, Jumat (2/10/2020).

Pelaksanaan kegiatan ini, sambung Sule mengacu pada Pergub (Peraturan Gubernur) Sulut No. 2 tahun 2020 berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran covid di Sulut.

Sejumlah warga baik pengguna jalan maupun pengemudi dan penumpang kendaraan bermotor yang tidak menggunakan masker diberiikan imbauan/edukasi untuk memakai masker bahkan dibagikan masker acara gratis.

Yang menarik, ada satu pengemudi kendaraan bermotor roda dua yang memboncengi dua penumpang tanpa memakai masker dan tanpa memakai helm yang diberhentikan.petugas namun terus saja melajukan kendaraannya menerobos penjagaan petugas-petugas lainnya.

Pengemudi berusaha melarikan diri, mencoba menghindari kejaran petugas.

Ketika petugas dapat memberhentikan kendaraannya, pengendara dan dua penumpangnya (ketiganya perempuan) diberi teguran dan diedukasi agar tidak melakukan perbuatan seperti itu, apalagi dapat membahayakan orang lain.

Dua Polwan yakni Briptu Helena dan Bripda Marceli dengan cara simpatik dan humanis memberikan penjelasan/sosialisasi tentang pentingnya menggunakan masker dalam rangka memutus matarantai penyebaran covid-19.

Selain itu, karena tidak menggunakan helm dan berboncengan tiga, yang tidak dibenarkan undang-undang lalulintas, kedua polwan yang berasal dari Satuan Lalulintas Polda Sulut itu mengingatkan kepada mereka agar memakai helm dan tidak berboncengan tiga.

Itu semua, jelas Helena dan Marceli, untuk keselamatan mereka sendiri dalam berlalulintas.

Sementara diberikan edukasi/sosialisasi, kepada mereka bertiga diberikan masker yang telah disediakan petugas Satpol PP Sulut. (lk)

Meimonews.com – Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan dilaunching oleh Kapolda Sulut Irjen Pol. RZ Panca Putra, S, Pjs. Gubernur Sulut Agus Fatoni dan Forkopimda Sulut, bersamaan dengan launching Gerakan Sulut Sejuta Marker Polda Sulut di halaman Mapolda, Selasa (29/9/2020)

Launching tim ini ditandai secara simbolis dengan melepas kendaraan operasional yang siap beraksi di lapangan.

Kapolda melalui Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan ini terdiri dari personel Polri, TNI, dan Sat Pol PP. “Tim bertugas menertibkan masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan, misalnya kerumunan di suatu tempat,” ujarnya.

Dengan terbentuknya tim, lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan sehingga bisa menekan penyebaran covid-19 di tengah masyarakat.

Sesaat sebelum launching Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Kapolda bersama Pjs. Gubernur Sulut juga memasang sticker ajakan “Mari Jo Pake Masker”, di kaca mobil angkutan umum.

Dikemukakan, pemasangan sticker ini untuk menggugah kesadaran masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. “Mari patuhi 3M, Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak,” pinta Kombes Abast. (lk)

Meimonews.com – Polda Sulut menggelar Gerakan Sulut Sejuta Masker secara masif dan serentak, yang juga dilaksanakan oleh Polresta dan Polres jajaran di Sulawesi Utara sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Gerakan Sulut Sejuta Masker dengan hashtag Marijo Pake Masker gagasan Kapolda Sulut Irjen Pol. RZ Panca Putra ini, dipusatkan di Polda Sulut dan diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran, Selasa (29/9/2020).

Gerakan Sulut Sejuta Masker ini dilaunching oleh Pjs. Gubernur Sulut Agus Fatoni di dampingi Forkopimda Sulut di antaranya Kapolda Sulut dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang

Pjs. Gubernur Sulut mengungkapkan, dengan gerakan ini, pemanfaatan masker bisa lebih masif lagi dan seluruh masyarakat lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan covid, dengan melakukan 4M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan

“Mari kita semua saling mengingatkan agar disiplin dalam penerapan protokol kesehatan,” imbau mantan Direktur Penyidikan KPK ini.

Kapolda Sulut dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dalam upaya melakukan pencegahan covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara..Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan bersama dengan Gugus Tugas dan Forkopimda, antara lain sosialisasi arti pentingnya 4M.

Selain sosialisasi, Polri dan TNI juga membackup Satpol PP melaksanakan Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan.

Upaya lain yang dilaksanakan adalah penyemprotan massal disinfektan, yang hari ini juga katanya dilaksanakan serentak oleh Polri, TNI dan Damkar.

“Tujuan Gerakan Sulut Sejuta Masker ini adalah bagaimana kita seluruh elemen mengingatkan masyarakat untuk tetap menjadikan masker sebagai gaya hidup baru, di tengah pandemi covid-19,” sebut Kapolda.

Kegiatan Gerakan Sejuta Masker ini juga, sebut Irjen Panca, untuk mengingatkan seluruh kontestan Pilkada agar sama-sama menaati protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada Serentak 2020.

Gerakan Sulut Sejuta Masker ini dilakukan dengan pembagian masker di kurang lebih 1.500 titik di seluruh Sulawesi Utara, mulai dari tingkat desa, dengan total masker yang dibagikan sebanyak 1.150.000 pieces masker. Khusus Satker Polda Sulut melaksanakan pembagian masker gratis kepada warga di 27 titik yang tersebar di Kota Manado dan sekitarnya.

Sebelum pelaksanaan pembagian masker secara serentak dan masif di seluruh wilayah Sulut, Forkopimda yang hadir menyerahkan masker secara simbolis kepada perwakilan elemen masyarakat yang ada, penyerahan bantuan masker oleh Ketua Bhayangkari Sulut Ny. Rita Panca Putra kepada Rumah Sakit dan Puskesmas serta pemasangan stiker Mari Jo Pake Masker pada kendaraan angkutan kota.

Hadir dalam acara Gerakan Sulut Sejuta Masker ini, para pejabat Forkopimda Sulut, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Yadi Suryadinata, Bhayangkari Sulut, Anggota DPD RI Maya Rumantir, Ketua KPU Sulut, Ketua Bawaslu Sulut, Timses Paslon Gubernur dan dihadiri oleh seluruh Forkopimda Kabupaten/Kota yang mengikuti kegiatan secara virtual.

Seluruh rangkaian kegiatan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19, diantaranya pengukuran suhu badan, memakai masker dan menjaga jarak.

Selain mencanangkan Gerakan Sulut Sejuta Masker, Polda Sulut kembali melakukan penyemprotkan cairan disinfektan sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran covid-19.

Penyemprotan puluhan ribu liter disinfektan ini dilakukan menggunakan mobil AWC (Armoured Water Cannon) milik Ditsamapta dan Satbrimob Polda Sulut, dibantu Dinas Damkar.

Disinfektan disemprotkan di wilayah Kota Manado, di antaranya ruas Jalan Bethesda, Wolter Mongisidi, Piere Tendean (Boulevard), Sam Ratulangi, dan Ahmad Yani.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, kegiatan tersebut diinisiasi langsung oleh Kapolda Sulut, Irjen Pol R.Z. Panca Putra S. “Penyemprotan disinfektan ini merrupakan wujud nyata keseriusan Polda Sulut bersama TNI, Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk menekan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat,” ujar Kombes Abast.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas di tengah pandemi Covid-19. “Mari patuhi prinsip 3M. Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak,” ajaknya. (lk)

Meimonews.com – AKBP Mulyono meminpin langsung Satker (satuan kerja)nya yakni Bidang Keuangan Polda Sulut untuk membagikan masker dalam rangka Gerakan Sulut Sejuta Masker Polda Sulut, Selasa (29/9/2020)

Bersama sejumlah Pama (Perwira Pertama) yakni Kompol Paulus Palamba, AKP Mawar Anggreany A. Sarra, AKP Andrew Kilapong, AKP M .Yahya, IPTU Natalia Goni dan IPDA Marten Talippa dan staf lainnya serta perwakilan TNI, Kombes Mulyono membagikan masker kepada warga pengguna jalan dan para pengemudi kendaraan bermotor yang lewat di perempatan Banjer.

Tidak hanya membagikan masker semata, namun Pamen (Perwira Menengah) Polri ini dan staf serta perwakilan TNI ini mengedukasi/mensosialisasikan warga tentang pentingnya menggunakan masker.

Dengan menggunakan masker, menghindari kerumuman, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan, sebutnya, maka kita telah melakukan upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Pencegahan penyebaran covid-19 ini, jelas Kombes Mulyono kepada meimonews.com di sela kegiatan pembagian masker yang merupakan commander wish Kapolda Sulut Irjen Pol. Panca Putra, S, merupakan tanggung jawab bersama dan kiranya menjadi adaptasi kebiasaan baru di masa new normal terkait dengan.pandemi covid-19 ini.

Pembagian masker oleh Satker Polda dilakukan di 27 titik. Untuk Bidang Humas pimpinan Kombes Pol. Jules Abraham Abast dilakukan di depan Hotel Quality Manado.

Kompol Selfie Torondek dan Sandra Senewe mengkoordinasi staf Satker ini dalam membagikan masker dan mengedukasi/mensosialusasi kepada warga pengguna jalan dan pengemudi ranmor (kendaraan bermotor) yang lewat di lokasi itu tentang pentingnya protokol kesehatan seperti penggunaan masker.

Gerakan simpatik Polda Sulut ini mendapat respon positif dari warga. Mereka berterima kasih karena Polda Sulut terus-menerus memberi perhatian terhadap upaya pencegahan penyebaran covid-19 seperti pemberian masker ini disertai sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya menggunakan masker dan penerapan protokol kesehatan lainnya. (AF)