Meimonews.com – Untuk mencegah terjadinya kejahatan terorisme dan mencegah paham radikalisme, anti Pancasila dan penyakit masyarakat lainya di wilayah hukum Polresta Manado, Polresta Manado kembali menggelar Operasi Bina Waspada 2022.

Kali ini, Rabu (26/10/2022), personil Polresta Manado menyambangi dan bersilaturahmi dengan tokoh agama Masjid Al Azim Kelurahan Lapangan Kecamatan Mapanget.

Saat pertemuan, personil Polresta Manado menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan mengajak bersama-sama dengan Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang saat ini aman, nyaman dan kondusif.

“Hari ini, personil kami yang terlibat surat perintah Ops Bina Waspada melakukan sambang dengan memberikan imbauan agar tidak terprovokasi oleh oknum atau isu yang memecah belah persatuan dan kesatuan yang berkaitan dengan toleransi kerukunan antara umat beragama,” ujar Kasat Binmas Polresta Manado AKP Fatrisius Padenaa.

Disebutkan, peranan dari tokoh agama, tokoh masyarakat dan peran tokoh lainya sangat penting, karena mampu menyampaikan secara berkesinambungan sehingga imbauan yang diberikan bisa tersampaikan kepada masyarakat untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Peran para tokoh ini sangat penting. Kami juga mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak ikut-ikutan dengan kelompok lain yang melakukan kegiatan melawan hukum sehingga dapat merugikan diri sendiri dan keluarga,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Transformasi sektor pertanian berperan dalam kesejahteraan petani menjadi bahasan menarik pada Kuliah Umum dengan pembicara Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Teguh Dartanto, PhD, di lantai 3 Ruang Seminar Faperta Unsrat, Jumat (7/10/2022).

Kuliah umum yang diselenggarakan Jurusan Sosial Ekonomi dan Bisnis Fakultas Pertanian,(Faperta) Unsrat itu dihadiri sekitar 200 mahasiswa dan dosen termasuk Prodi Agribisnis.

Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy, PhD merespon positif untuk permulaan kolaborasi Faperta Unsrat dengan FEB UI melalui kuliah umum yang menambah knowledge dan wawasan baik bagi mahasiswa maupun akademisi.

“Kuliah umum ini disambut dengan baik oleh para mahasiswa dan dosen di lingkungan Fakultas Pertanian Unsrat,” ujar Ketua Jurusan Sosial Ekonomi dan Bisnis Faperta Unsrat
Dr. Maya Montolalu, SP, M.Com, MSc kepada Meimonews.com.

Doktor Maya, sebut Tooy, menginisiasi kegiatan ini dengan menghadirkan doktor Dartanto karena Dekan FEB UI tersebut adalah supervisor utama doktor Maya dalam pendidikan strata 3 (doktor) di UI.

Dalam pemaparan kuliah umumnya, doktor Dartanto mengungkapkan, dalam memasuki dunia indutri 4.0 dan society 5.0, sepertinya sekor pertanian di Indonesia mulai terpinggirkan, sehingga terjadi mobilisasi tenaga kerja pertanian ke industri dan jasa. Namun ternyata tidak menjamin dengan berpindah ke sektor  lain lebih menjanjikan dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, sebutnya, sangat perlu untuk mempertahankan lahan pertanian bagi rumah tangga petani dan perlu kolaborasi pemerintah dan akademisi untuk menghasilkan solusi inovasi dan bersinergi dalam meningkatkan nilai tambah komoditi mentah dan menunjang peningkatan pengetahuan, ketrampilan melalui pendidikan serta modernisasi pertanian.

“Modernisasi atau transformasi ini baik dalam bentuk aset maupun tekonologi yang bisa meningkatkan produktivitas melalui peningkatan human capital dan physical capital,” ujarnya.

Diungkapkan, berdasarkan data sumbangan sector agriculture berjumlah 13.5 persen dari total GDP sedangkan tenaga kerjanya 34.03 persen

Dari hasil observasi, dengan adanya dukungan BUMDEs pertumbuhan desa yang tertinggal terlihat pertumbuhannya lebih tinggi dibandingkan dengan strata desa yang lain, sehingga perhatian pemerintah seperti pendampingan dari segi permodalan, pasar dan alat dan mesin sangat penting ke depan.

Subsidi saat ini, menurutnya, memang masih perlu untuk mendongkrak tingkat kemiskinan petani. Apalagi tidak dapat dipungkiri sektor pertanian sangat mendukung food security dan kemandirian pangan dan juga untuk mengantisipasi masalah krisis pangan global. (Fer)

Meimonews.com – Wujud kepedulian terhadap mahasiswa Unsrat, Yayasan Bangun Minahasa (YBM) membantu pembiayaan mahasiswa Unsrat khusudnya Fakultas Hukum dan Fakultas Pertanian.

Implementasi kepedulian itu berwujud penandatanganan MOU (memorandum of understanding) antara Ketua YBM Pdt. Dr. Michael Hendri Lumanau, SH, MTh dengan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, MSi, DEA di aula Rektorat Unsrat, Kamis (7/10/2022).

Setelah penandatanganan tersebut dilanjutkan dengan PKS (Penandatanganan Kerjasama) antara pihak yayasan dengan Dekan Fakultas Hukum Dr. Emma Theresa Valentina Senewe, SH, MH dan Dekan Fakultas Pertanian Ir. Dedie Tooy, MSi, PhD yang diwakili Wadek 1 Dr. Ir. Gene Kapantouw.

Turut hadir pada acara tersebut, Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung dan Wakil Rektor 2 Ronny Maramis, SH, MH,Ada Wwwkil Rektor 3 Prof. Dr. Berty Sompiee, beberapa Wakil Dekan di antaranya Toar Palilingan, SH (Wadek Fakultas Hukum) dan sejumlah mahasiswa penerima bantuan.

Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Hukum dan 10 mahasiswa Fakultas Pertanian mendapat bantuan beasiswa dari YBM tersebut.

Dengan bantuan beasiswa ini tentunya dengan semangat yang tinggi dan mahasiswa yang dipilih berprestasi sehingga program akademik empat tahun bisa selesai tepat waktu.

Prof. Kumaat mengungkapkan, Unsrat sangat mengapresiasi kerjasama dari Yayasan Bangun Minahasa, karena baru pertama kali menerima beasiswa secara pribadi.

“Ini adalah niat yang tulus dari Keluarga Lumanau dari Yayasan Bangun Minahasa memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari Fakultas Hukum 15 orang dan mahasiswa Fakultas Pertanian 10 orang,” ujarnya.

Diharapkan, melalui bantuan beasiswa ini tentunya dengan semangat yang tinggi dan mahasiswa yang di pilih berprestasi, sehingga program akademik empat tahun bisa selesai tepat waktu.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Bangun Minahasa Pendeta Lumanau mengatakan, ini sangat penting membantu mahasiswa, karena semua tidak sama kemampuan ekonomi para mahasiswa.

“Sebagai orang Kristen, kita harus setia pada perkara-perkara yang kecil,  setia juga pada perkara-perkara yang besar. Tdak seberapa apa yang kami kerjakan, tapi kami mengerjakannya dengan ketulusan hati,” ujarnya.

Pdt Lumanau berharap, program ini berkesinambungan dan bisa diperluas.

Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unsrat Toar Palilingan, SH, MH menjelaskan, bantuan meliputi beasiswa, uang buku serta penyelesaian penulisan peneletian. “Tahap pertama satu tahun berjalan ini dimulai pada dua fakultas yakni 15 mahasiswa Fakultas Hukum dan 10 dari Fakultas Pertanian,” ujarnya.

Menurut Toar, total bantuan sebesar Rp 150 juta dengan rincian tiap mahasiswa Rp 6 juta untuk dua semester. Bantuan ini sangat membantu mahasiswa, apalagi mereka yang kondisi ekonominya terdampak pandemi.

“Dan semoga mahasiswa penerima memanfaatkan dengan baik, bisa menyelesaikan studi tepat waktu,” tandasnya.(Fer)

Meimonews.com – Berupaya agar nilai kelapa, yang menjadi andalan di Sulut, meningkatkan pendapatan petani dan daerah ini, Faperta Unsrat melaksanakan Diskusi Kolaborasi Gelorakan Kelapa sebagai Komoditi dengan Produksi dan Turunan Unggulan Sulawesi Utara.

Diskusi yang diadakan di Ruang Dekanat Faperta (Fakultas Pertanian) Unsrat Manado, Kamis (7/10/2022) dipimpin Dekan Ir. Dedie Toy, M.Si, PhD.

Diskusi dihadiri Direktur Executive International Coconut Community (ICC) Dr. Jelfina Alouw, Kadis Perkebunan Sulut Jeetij Roring, Kabanlitbang Sulut Dr. Jemmy Lampus , MKes, Kepala Balit Palma Kementan Dr. Steivie Karouw MSi, dan Kepala BPTP Sulut Dr. Femmy Noor Fahmi.

Dari Faperta, selain Dekan, hadir Wakil-wakil Dekan, Pimpinan Jurusan dan sejumlah dosen.

Dilaksanakannya diskusi ini, menurut Toy, karena pihaknya berkomitmen untuk bersinergi mengembangkan kelapa yang ada dan peremajaan termasuk meningkatkan nilai kelapa untuk peningkatan pendapatan petani dan di Sulut dan di Indonesia.

“Program ke depan akan dibuat grand desain kerjasama dengan mensinergikan masing-masing program agar berdampak maksimal bagi masyarakat, seperti teaching industri, ekoeduwisata, training bahkan program studi kelapa,” ujarnya kepada Meimonews.com. (Fer)

Meimonews.com – Belasan murid Taman Kanak-kanak (TK) Bukit Sion Pakowa mendapat Sosialisasi Tertib Berlalulintas (Tiblantas) dan Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) yang diselenggarakan Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob di kompleks TK, Selasa (4/10/2022).

Dengan menggandeng Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Manado pimpinan Kompol Benyamin Noldi Undap, dua narasumber/pembicara ditampilkan pada kegiatan sosialisasi tersebut yakni Ipda Noviandy Hiola dari Satlantas Polresta Manado dan Lexie Kalesaran (Ketua PPP Brimob).

Dikarenakan sasaran sosialisasi adalah murid TK, anak usia dini maka cara pembawaan materi diatur semenarik mungkin dan sesuai dengan kondisi murid agar mereka dapat menangkap materi yang diberikan.

Setelah dibuka oleh Kepala TK GMIM Bukit Sion Pakowa Mary ME Lumempow, Kalesaran dan Ipda Hiola menyampaikan materi mereka secara interaktif.

Pemberian materi diikuti dengan peragaan alat-alat peraga dan diakhiri simulasi menyeberang di zebra cross sehingga murid-murid merasa senang dan mudah menangkap/memahami materi yang diberikan.

Para murid senantiasa respons ketika ditanya para narasumber/pembicara menanyakan sesuatu. Para murid berebutan ingin menjawab pertanyaan narasumber/pembicara. Acungan tangan bahkan sambil berdiri, murid-murid ingin diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan narasumber.

Ketika simulasi menyeberang zebra cross, sejumlah orangtua murid yang memang ikut mendengar pemaparan materi dan guru memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengambil gambar dan membuat video.

Kepala TK GMIM Bukit Sion Pakowa Mary ME Lumempow di dampingi beberapa pengajar berterima kasih atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang dilakukan PPP Brimob yang melibatkan Satlantas Polresta Manado.

“Kegiatan ini akan bermanfaat bagi anak didik kami baik sekarang maupun di masa mendatang,” ujarnya. (*)

Meimonews.com – Siswa SD Negeri 36 Manado khususnya yang kelas 5 dan 6 mendapat bekal tentang Kamsel (keamanan dan keselamatan) dan Tiblantas (ketertiban berlalulintas).

Sebanyak duapuluhan siswa sekolah pimpinan Lastriyani mendapat bekal yang diberikan Ipda Noviandy Hiola dari Satlantas Polresta Manado dan Lexie Kalesaran selaku Ketua PPP Brimob.

Pembekalan lewat kegiatan sosialisasi dilakukan di ruang kelas dan di halaman sekolah, Senin (19/9/2022).

Sejumlah alat peraga berupa rambu-rambu lalulintas seperti larangan, arahan atau petunjuk dan lain-lain ditunjukkan kepada siswa disertai penjelasan tentang arti/makna dari rambu-rambu lalulintas tersebut yang diakhiri dengan praktik menyebrang di zebra cross.

Para siswa terlihat senang dan acapkali merespons pertanyaan-pertanyaan dari pembicara/narasumber. Bahkan, saat praktik menyebrang di zebra cross, generasi penerus bangsa ini ingin mengulang beberapa kali.

Kegiatan sosialisasi dan akan berlanjut di kesempatan berikut untuk menjadikan sekolah ini termasuk para siswa tertib berlalulintas dan terjaga keamanannya baik saat datang maupun pulang itu diakhiri dengan foto bersama.(Fer)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Si, DEA menegaskan, terlibat dalam penilaian AUN-QA sangat bermanfaat bagi Unsrat.  “Ini tentu memotivasi kami untuk lebih siap menuju universitas yang berdaya saing internasional,” ujar Rektor.

Penegasan tersebut disampaikan Prof. Kumaat pada saat kunjungan virtual dari Asean University Network Quality Assurance (AUN-QA) dalam bentuk penilaian, Senin (12/9/2022).

AUN merupakan organisasi jejaring antar universitas di Asean. Lembaga ini memiliki tujuan memperkuat dan memperluas kerjasama bidang pendidikan tinggi antar negara-negara di Asia Tenggara.

Ada sebelas fakultas dan satu program pascasarjana di universitas kebanggaan masyarakat di daerah ini. Saat ini, Unsrat terus mengembangkan kurikulumnya yang berbasis standar nasional seminimal mungkin.

Hal ini memungkinkan setiap program studi untuk lebih mengembangkan kualitasnya, dan proses pembelajaran didukung penuh oleh fasilitas teknologi.

Sebagai kampus digital, Unsrat memastikan prosesnya harus sesuai dengan penjaminan mutu internal.  Secara eksternal, peningkatan kualitas telah dinilai oleh lembaga akreditasi nasional pendidikan tinggi.

“Hasilnya adalah yang tertinggi yang dinyatakan sebagai universitas yang sangat baik,” ujar Prof. Kumaat seraya menyebutkan, suatu kehormatan bagi Unsrat karena tahun ini AUN memberikan kesempatan kepada empat program studi untuk dinilai.

Rektor berharap ada program studi lain yang mendapat kesempatan untuk dinilai dalam waktu dekat. (Fer)

Meimonews.com – Sekitar 250 siswa kelas tiga SMA Negeri 3 Tondano mendapat Informasi dan Edukasi Bahaya Narkoba yang diselenggarakan PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob bekerjasama dengan pimpinan sekolah tersebut, Jumat (9/9/2022).

Narasumber kegiatan yang diadakan di aula sekolah tersebut adalah Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Sulut Brigjen Pol. Drs. Victor Jefry Lasut, MM dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Dalam pemaparan materinya, Brigjen Pol. Lasut menjelaskan tentang apa itu narkoba, jenis-jenis narkoba, bahayanya serta bagaimana peredarannya dan upaya yang telah dilakukan BNN dalam kaitannya dengan pencegahan dan pemberantasan serta upaya rehabilitasi bagi mereka yang telah dipapar narkoba.

Terkait dengan pengedaran narkoba, mantan Direskrimum Polda Sulut ini menegaskan, peredaran gelap narkoba di Indonesia khususnya di Sulut, ada yang melalui udara, laut maupun darat. “Dan, banyak modus pengedarannya,” ujar Brigjen Lasut

Sasaran pengedaran narkoba, sebutnya, bukan hanya orang dewasa tapi juga ada anak-anak. Belum lama ini, ungkapnya, ada anak SD berusia 10 tahun telah diketahui menggunakan barang berbahaya ini.

Oleh karena itu, Brigjen Lasut senang dan mengapresiasi di sekolah ini ada kegiatan informasi dan edukasi tentang bahaya narkoba. “Saya berharap, sekolah ini akan ada pencanangan sebagai sekolah bersinar (bersih dari narkoba),” pintanya.

Dalam penyampaian materinya, Kalesaran berharap para siswa di sekolah ini tidak coba-coba pakai, apalagi pakai teratur. Sebab, hal itu akan merusak masa depan para siswa sendiri.

“Bila para siswa sudah menggunakan narkoba, maka masa depan adik-adik akan terganggu, akan rusak. Kasihan, orangtua kirim adik-adik ke sekolah untuk mendapat bekal masa depan, menjadi orang yang berguna di masa mendatang, namun bisa terganggu bila adik-adik  menyalahgunakan narkoba itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, disarankan untuk fokus belajar dan menimba ilmu sebanyak-banyak di sekolah, aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler serta memperkuat keimanan dan rajin beribadah, masuk gereja/tempat ibadah.

Sebelum penyampaian materi, Kepala SMA Negeri 3 Tondano Deny Pakasi di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Willem Yanrewav dan guru Joubert Supit memberi kata pengantar kegiatan.

Pakasi menegaskan, pihaknya merespon kerjasama dengan PPP Brimob untuk mengadakan kegiatan sosialisasi itu karena adanya keinginan untuk membuat sekolah ini terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Makanya, ketika Rabu (7/9/2022) dihubungi pak Lexie Kalesaran, Pengurus PPP Brimob dan penggiat anti narkoba untuk rencana mengadakan sosialisasi di sekolah ini, saya langsung meresponsnya,,” ujar Pakasi.

Mengapa langsung diresponsnya ? “Supaya sekolah ini bersih dari narkoba. Siswa-siswa di sekolah ini tidak ada yang memakai narkoba, apalagi menjadi pengedar,’ tambah pimpinan sekolah yang kreatif dan enerjik ini.(af)

Meimonews.com – Tawuran sekarang ini seringkali terjadi di kalangan pelajar. Tawuran ini pun seringkali mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan maupun kematian dan luka-luka terhadap orang lain maupun pelajar tersebut.

Mengantisipasi hal tersebut, Polsek Mapanget menyelenggarakan penyuluhan dan pembinaan kepada para siswa di SMK Negeri 5 Manado, Senin (5/9/2022) pagi.

Kapolsek Mapanget Iptu I Gusti Ayu Utami ,SE menyampaikan, tujuan kedatangan mereka ke sekolah ini karena adanya kejadian-kejadian tawuran yang sering terjadi di antara kalangan pelajar. “Maka itu, kami dari pihak kepolisian menyelenggarakan kegiatan penyuluhan ke sekolah ini,” ujarnya.

Iptu Utami menghimbau agar mulai hari ini sejak kedatangan mereka di sekolah ini sampai seterusnya tidak ada lagi yang melakukan tawuran, baik antar siswa yang ada di sini maupun dengan siswa dari sekolah lain, karena hal itu merupakan perilaku yang tidak terpuji serta berdampak buruk baik bagi sekolah maupun siswa –siswi itu sendiri.

“Kepada para siswa juga diharapkan agar tidak merokok, miras, narkoba serta pergaulan bebas, karena ini dapat berdampak buruk, baik kesehatan maupun kelangsungan masa depan adik – adik semua,” ujar Kapolsek Mapanget.

Kapolresta Manado Kombes Pol  Julianto P. Sirait, SH, SIK berharap, apabila terjadi tawuran agar segera menghubungi guru sekolah atau Polsek terdekat.

“Bisa juga bisa langsung menghubungi Polresta Manado agar kami bisa segera menindaklanjuti guna terciptanya kamtibmas yang kondusif. (af)

Meimonews.com – Di sela kegiatannya di Desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa, Selasa (23/8/2022), Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengambil waktu untuk mengunjungi beberapa umat di Stasi St. Rafael Paroki Hati Kudus Yesus (HKY,) Tanawangko.

Dengan berjalan kaki, setelah mengikuti Pelatihan Eco Enzym yang diselenggarakan CU Kamberu Tanawangko di rumah salah satu anggota, Keluarga Dareda Sumelang untuk menuju ke Kantor Desa Tambala dalam rangka menyerahkan bantuan paket sembako, Mgr. Rolly (sapaan akrab uskup), mendatangi rumah untuk memberikan berkat kepada beberapa umat yang menderita stroke dan lansia.

Dua umat yang mendapat kesempatan langka tersebut, jelas Jonas Adam (Sekretaris CU Kamberu Tanawangko) adalah Martje Makahekung dan Yance Wowor. Selain itu, diberkati pula seorang lansia bernama Bertin Kaligis (73 tahun).

Martje mengalami stroke sudah sekitar dua tahun sementara Yance tiga tahun. Bahkan ada yang sudah beberapa bulan tidak bisa ke gereja karena kesulitan berjalan.

Dengan kunjungan/kehadiran dan berkat dari Mgr. Rolly yang adalah juga Delegatus Karya Kesehatan KWI (Konferensi Waligereja Indonesia), beberapa umat tersebut merasa terharu, senang, bersyukur dan berterima kasih karena mendapat kunjungan kegembalaan dari Mgr. Rolly, yang tahun ini memasuki lima tahun kepemimpinannya di Keuskupan Manado.

“Saya sangat bersyukur karena bisa diberkati Bapa Uskup karena sudah beberapa bulan tidak ke gereja karena kesulitan berjalan,” ujar Yance.

Jarak rumah Yance ke gereja Stasi St. Rafael hampir 1 kilometer. Di rumahnya, bapak berusia 62 tahun tinggal bersama istri dan cucunya.

“Saya merasa terharu karena Bapa Uskup boleh mampir di rumah dan memberkati saya yang lagi stroke. Sungguh Roh Kudus hadir dan menyapa serta menguatkan saya,” ujar Martje.

Ibu berusia 62 tahun ini tinggal di rumah bersama suami dan seorang anak yang menjaganya. (af)