Meimonews.com – Serbuan Vaksinasi yang gencar dilakukan Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado berakhir Rabu (7/7/2021). Namun, warga merangsek masuk ke area terlarang tepatnya di jalan akses masuk ke Shelter Base Ops Lanud Sam Ratulangi, Manado, Kamis (8/7/2021).

Masyarakat bersahut-sahutan mendesak untuk masuk ke lingkungan militer Shelter Base Ops Lanud Sam Ratulangi yang baru selesai dibangun. Banyak di antara warga yang mengayun-ayunkan spanduk protes dengan suara keras penuh amarah.

“Dari tanah kembali kepada tanah. Jadi jangan permainkan tanah!,” ujar salah seorang warga yang tidak puas dengan pembebasan lahan mereka yang merupakan tanah garapan, seperti dikutip Penerangan Lanudsri Manado, Kamis (8/7/2021).

Peristiwa ini merupakan bagian dari skenario pendudukan area bandara oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Akan menghambat operasi penerbangan militer maupun sipil serta dapat mengakibatkan kerugian jiwa dan harta benda yang tidak sedikit.

Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo menjelaskan, latihan Pasukan Huru Hara (PHH) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota Lanud Sam Ratulangi dalam menjaga aset negara yang dipercayakan kepada TNI AU dalam hal ini Shelter Base Ops Lanud Sam Ratulangi.

“Kegiatan hari ini adalah untuk meyakinkan bahwa Lanud tetap secure dari kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan. Hal ini juga harus tetap dilatihkan agar personil kita tetap siap menjaga pangkalan TNI Angkatan Udara,” ujarnya.

Lulusan AAU 1995 ini mengungkapkan, setelahnya berhasil melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) berupa Serbuan Vaksinasi berdasarkan Telegram dari Panglima TNI Nomor TR/578/2021 maka, mengasah kemampuan prajurit dalam pengamanan Pangkalan TNI Angkatan Udara tetap dilakukan secara rutin. (lk)

Meimonews.com – Kabar baik datang dari dunia penerbangan di saat pandemi Covid-19, bahwa masyarakat Sulawesi Utara memperoleh vaksinasi gratis apabila terdesak untuk melakukan perjalanan penting dan belum divaksin.

Program vaksinasi gratis di Bandara Internasional Sam Ratulangi dinisiasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Manado (KKP) dan difasilitasi oleh Angkasa Pura Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi serta dijamin pengamanannya oleh ‘Tentara Langit’ Lanud Sam Ratulangi.

Vaksinasi gratis ini digelar di Lantai I Lobby Keberangkatan Gedung Bandara Internasional Sam Ratulangi Mapanget, Manado, Selasa (6/7/2021).

Menurut dr. Priska Y.M.C Tolala, M.Kes selaku penanggungjawab kegiatan vaksinasi bahwa vaksin ini hanya bagi pelaku perjalanan yang mendesak untuk terbang dan belum mendapatkan vaksin tahap pertama.

“Saat ini, tersedia layanan vaksinasi di lantai satu lobby keberangkatan Bandara Sam Ratulangi Manado. Vaksinasi ini hanya bisa dilakukan oleh calon penumpang untuk vaksinasi tahap pertama dan bukan peserta vaksinasi gotong royong,” jelas Priska seperti dikutip Penerangan Lanidsri Manado, Selasa (6/7/2021).

Ditambahkan, program vaksinasi ini khusus untuk calon penumpang pesawat udara yang akan berangkat dari Bandara Sam Ratulangi Manado dengan menunjukkan KTP asli dan tiket atau e-ticket penerbangansesuai dengan jadwal penerbangan.

“Vaksinasi ini direkomendasikan dilakukan di bandara satu hari sebelum jadwal keberangkatan atau maksimal empat jam sebelum keberangkatan. Jangan lupa tunjukkan hasil negatif Test Swab PCR/Antigen yang masih berlaku untuk menjadi persyaratan perjalanan ” ujar Priska.

Hal senada dikatakan Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, S.H., bahwa perkembangan kasus Covid-19 dalam dua minggu terakhir di Provinsi Sulawesi Utara, telah menggerakkan berbagai pihak secara kolaborasi meningkatkan kewaspadaan serta melakukan tindakan pencegahan penularan.

Danlanudsri Manado ini menegaskan kembali pentingnya penerapan protokol kesehatan saat Serbuan Vaksinasi lagi digalakkan Pemerintah RI.

Program Vaksinasi Covid-19 ini bagi usia di atas 12 tahun, bagi ibu hamil usia kehamilan lebih dari 14 minggu. Tidak memiliki riwayat penyakit yang menjadi kontra indikasi untuk vaksin. Vaksin yang diberikan untuk dosis pertama. Program ini dikhususkan bagi warga negara Indonesia.

Masyarakat wajib mengikuti proses vaksinasi sesuai prosedur dan melaksanakan protokol kesehatan. Rencananya program vaksin gratis ini digelar dari 6 Juli 2021 sampai dengan waktu yang belum ditentukan. (lk)

Meimonews.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado menggelar sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil di Hotel Grand Puri, Selasa (6/7/2021).

Dalam sambutannya ketika membuka acara, Walikota Manado Andrei Angouw
mengingatkan tentang pentingnya penguasaan data-data, termasuk di dalamnya data penduduk supaya dapat meningkatkan kualitas layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk).

“Data adalah bagian penting dalam menganalisis segala hal. Data salah, hasil analisisnya pasti salah. Makanya soal pendataan harus diseriusi,” ujar walikota.

Disebutkan, pengelolaan data yang baik penting untuk merancang program-program pembangunan yang berguna untuk masyarakat.

Walikota berharap agar pungutan liar (pungli) yang kerap terjadi bisa dihindari di dalam melaksanakan tupoksi di Disdukcapil agar tidak menyulitkan masyarakat. “Kalau hal yang mudah dan sederhana jangan dipersulit bagi masyarakat yang kurang mampu,” tegasnya.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini terus mendorong agar semua pihak dapat sama-sama mendukung pelaksanaan vaksinasi. “Ini harus disosialisasikan secara meluas kepada masyarakat,” ujarnya.

Hadir.pada kegiatan tersebut para pejabat eselon termasuk Kadis Dukcapil JD Ohlers, serta Camat dan Lurah se-kota Manado. (lk)

Meimonews.com – Kementerian Kesehatan telah menentukan Harga Eceran Tertinggi (HET) terhadap 11 obat yang digunakan dalam penanganan pandemi Covid-19.

Hal rersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan No HK.01.07/MENKES/4826/2021 tentang Harga EceranTertinggi Obat Dalam Masa Pandemi Covid-19 yang ditetapkan pada 2 Juli 2021.

Penetapan HET ini, menyusul banyaknya platform e-commerce maupun produsen yang menjual obat perawatan pasien Covid-19 dengan harga bervariasi.

“Oleh karenanya, pemerintah perlu menjamin keterjangkauan harga obat dimasa pandemi dengan mengatur harganya,” demikian rilis Kemenkes RI, Sabtu (4/7/2021)

Disebutkan, HET obat ini berlaku bagi apotek dan instalasi farmasi, rumah sakit/klinik, dan fasilitas pelayanan kesehatan yang ada diseluruh Indonesia.

Pemerintah menegaskan hingga saat ini belum ditemukan obat yang dapat mengobati Covid-19, namun beberapa obat berikut dianggap memiliki potensi dan siap digunakan dalam terapi Covid-19.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian obat secara bebas dalam jumlah yang banyak ataupun menggunakannya tanpa resep dokter. “Jangan melakukan self-medication tanpa pengawasan maupun anjuran dari tenaga kesehatan,” tegas rilis Kemenkes tersebut.

Ditekankan, penetapan HET ini adalah untuk kepentingan masyarakat, apabila terdapat pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan yang tidak wajar dimasa pandemi maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. (lk)

Meimonews.com – Komandan Pangkalan Udara Sam Ratulangi (Danlanudsri) Manado Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo berhasil mencatat prestasi cukup menggembirakan pada Lomba Menembak Kapolda Sulut Cup 2021.

Dalam kategori 20 M Pistol Precision untuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopomda) Sulut, Danlanudsri menempati posisi tiga besar.

Dalam ajang uji menembak yang diinisiasi Satuan Brigade Mobil (Sat. Brimob) Polda Sulut di lapangan tembak SPN Karombasan Manado, baru-baru, Danlanudsri menempati parisi ketiga.

Untuk posisi pertama ditempati Danlantamal VIII sedang posisi media ditempati Wakapolda Sulut, demikian antara lain yang disebutkan dalam siaran pers Penerangan Lanudsri Manado, Kamis (1/7/2021).

Lomba Menembak untuk kategori Forkopomda dan umum yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke-75 Bhayangkara tersebut merupakan ajang silaturahmi serta sinergitas TNI, Polri dan masyarakat pada umumnya.

Penyerahan jadilah bagi pemenang lomba baik untuk Forkopimda maupun umum dilaksanakan pada acara puncak peringatan, Kamis (1/7/2021).

Upacara peringatan Hari Bhayangkara secara nasional dipimpin Presiden RI Joko Widodo melalui tele-conference di ruang Tribarata di Polda Sulut. Dilanjutkan dengan acara syukuran di ruangan catur Prasetya, Mapolda Sulut.

Saat acara syukuran, diadakan penyerahan jadilah kepada pemenang lomba untuk semua kategori.

Hadir dalam kegiatan upacara virtual tersebut antara lain Kapolda Sulut Irjen Pol. Nana Sudjana, Danlantamal VIII Manado Brigjend Mar I Wayan Ari Wijaya, Danrem 131 Santiago Brigjend TNI Prince Meyer Putong, Kasdam XIII/Merdeka Brigjend TNI Wirana Prasetya Budi, Ka Zona Bakamla Maritim Tengah Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkus.

Selain itu, Kajati Sulut A. Dita Prawitaningsih, Kabinda Sulut Laksma TNI Andriansyah, Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi ManadoRozi Wahab, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, serta Ketua DPRD Sulut Fransiskus Silangen. (lk)

Meimonews.com – Seluruh masyarakat yang ada di Sulawesi Utara diajak untuk segera mengikuti vaksinasi covid-19. Ajakan itu disampaikan Kapolda Sulut Irjen Pol. Nana Sudjana saat melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi massal di auditorium Unsrat Manado, Sabtu.(26/6/2021)

Kegiatan vaksinasi massal ini digelar Polda Sulut bekerjasama dengan jabatan TNI dan Pemerintaj Daerah nelaluo Dinas Kesehatan menyambut HUT Bhayangkara 2021.

“Saat ini saya selaku Kapolda Sulut bersama rekan-rekan Forkopimda hadir dalam rangka pengecekan juga mengikuti vicon langsung mendengarkan arahan bapak Presiden terkait pelaksanaan Sehari Satu Juta Orang melaksanakan vaksinasi serentak di 34 wilayah polda,” jelas Irjen Pol. Nana Sudjana.

Kegiatan vaksinasi massal ini ungkapnya, dalan rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-75 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2021. “Polda Sulut sendiri menargertkan sebanyak 9.777 orang yang divaksin dalam sehari, yang dilaksanakan di seluruh jajaran polres di Sulut,” kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Pada kegiatan vaksinasi massal ini, jumlah vaksinator yang diterjunkan sebanyak 761 orang, terdiri dari 87 vaksinator asal Polri, 51 vaksinator asal TNI dan 623 dari Dinas Kesehatan.

“Kami ditargetkan Kapolri, mulai tangal 6 sampai dengan 30 Juni harus mendapatkan target vaksinasi sebanyak 77.899 orang, dan sampai dengan tanggal 25 Juni, kami dari Polri yang dalam pelaksanaan di lapangan bersama dengan TNI dan Dinkes, sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak 61.233 orang,” sebut Kapolda.

Tentunya, kegiatan vaksinasi ini akan terus dilaksanakan sampai mencapai terget. “Kami berharap kegiatan vaksinasi massal dapat mempercepat herd imunitas atau kekebalan komunitas sehinga penyebaran covid dapat diminimalkan,” ujar Kapolda.

Kapolda berharap kepada masyarakat yang belum divaksin agar segera mendaftarkan diri untuk memperoleh vakisinasi.

“Meski sudah divaksin, saya berharap kepada masyarakat agar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan, mencuci tangan memakai masker dan menjaga jarak,” ujarnya.

Peninjauan kegiatan Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-Polri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75 ini, juga dihadiri oleh Forkopimda Sulut, di antaranya, Pangdam XIII/Merdeka Mayjej TNI Santos G. Matondang, Danlantamal Manado, Ketua DPRD Provinsi, Ketua PD Bhayangkari Sulut Ny. Shinta Nana Sudjana, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Rudi Darmoko dan para PJU Polda Sulut. (lk)

Meimonews.com – Penanganan pasien terkonfirmasi covid-19 bisa dilakukan di rumah sakit, bisa juga dengan isolasi/karantina mandiri tapi dengan tetap memperhatikan/mengikuti ketentuan yang telah dikeluarkan Pemerintah.

Kememterian Kesehatan Republik Indonesia (Kememkes RI) memberikan petunjuk soal isolasi/karantina mandiri.

“Pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang tidak bergejala atau bergejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri/karantina di rumah,” demikian bunyi postingan Kemenkes RI di Facebook, Kamis (24/6/2021).

Kemenkes lantas memberikan beberapa hal yang harus diperhatikan saat isolasi mandiri agar tetap aman dan tidak menularkan kepada anggota keluarga lain di rumah.

Pertama, hindari kontak dengan orang lain serta tidak bepergian dan tidak menerina tamu. Kedua, gunakan masker dengan benar. Ketiga, cuci tangan dengan sabun.

Keempat, jaga jarak. Kelima, bersihkan permukaan dengan disinfektan berkala. Keenam, tangani sampah dengan baik-baik. Ketujuh, gunakan alat tersendiri untuk makan, minum dan mandi.

Kesembilan, ventilasi dan pencahayaan yang baik. Kesepuluh, Kamar mandi terpisah, tetapi jika tersedia, lakukan disinfeksi rutin permukaan yang sering disentuh. Kesebelas, kamar tidur terpisah.

Keduabelas, pemantauan harian gejala. Ketigabelas, berkoordinasi dengan Puskesmas. Keempatbelas, jika muncul gejala atau semakin parah lapor petugas. Kelimabelas, orang yang merawat perhatikan protokol kesehatan 3 M.(lk)

Meimonews.com – Presiden RI Joko Widodo berharap warga Indonesia tidak menyia-nyiakan untuk divaksinasi bila sudah ada kesempatan.

“Jika sudah ada kesempatan mendapatkan vaksin, segera ambil. Jangan ada yang menolak,” tulis Presiden dalam postingannya di Facebook, Kamis (24/6/2021).

Agama apapun, sebut Presiden yang akrah disapa Jokowi, tidak ada yang melarang vaksin. Ini demi keselamatan kita.

“Vaksin merupakan upaya terbaik yang tersedia saat ini. Kita harus mencapai kekebalan komunitas untuk mengatasi pandemi,” sebut mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Maka sebelum itu tercapai, sambungnya, kita harus tetap berdisiplin dan menjaga diri terutama memakai masker. “Saya minta satu hal yang sederhana ini yakni tinggallah di rumah jika tidak ada kebutuhan yang mendesak,” imbau Presiden.

Dijelaskan, hanya dengan langkah bersama kita bisa menghentikan wabah ini. Semua orang harus berperan-serta. Semua orang harus ikut berkontribusi. Tanpa kesatuan itu, kita tak akan mampu menghentikan penyebaran Covid-19.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa melindungi kita semua,” tulis Presiden di akhir postingannya. (lk)

Meimonews.com – Menyusul terjadinya lonjakan kasus covid-19 di sejumlah daerah, Pemerintah RI menetapkan sejumlah kebijakan yang bertujuan untuk membatasi mobilitas dan interaksi masyarakat, khususnya di daerah-daerah dengan tingkat penularannya tinggi (zona merah). Hal ini dilakukan untuk mengurangi laju penyebaran virus covid-19.

Sejumlah langkah tegas yang diambil Pemerintah guna membatasi mobilitas masyarakat agar dapat mengurangi laju penyebaran virus covid-19 salah satunya dengan kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro.

PPKM Mikro akan diperpanjang selama 2 minggu, mulai 22 Juni hingga 5 Juli 2021 dengan membatasi pergerakan masyarakat sebanyak 75-100 persen, disesuaikan dengan kegiatan dan zona merah penularan covid-19.

“Kita harus menangani sisi hulu dengan baik agar bisa mengurangi tekanan di sisi hilirnya,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Selasa (22/6) seperti dikutip Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI drg. Widyawati, MKM dalam dalam siaran persnya.

Di sisi hulu, sambung Menkes, kita harus membatasi mobilisasi masyarakat melalui penerapan PPKM Mikro guna mengurangi penyebaran virus dan juga mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Di hilir, kita akan fokus pada peningkatan pelayanan kesehatan.

Terkait kecepatan penyuntikan vaksin, Kementerian Kesehatan didukung oleh TNI, Polri dan Pemerintah Daerah akan meningkatkan kecepatan penyuntikan menjadi 700 ribu/hari di bulan ini dan 1 juta/hari mulai bulan depan seiring dengan relaksasi batasan kriteria dan usia penerima vaksin di atas 18 tahun.

Setelah memprioritaskan vaksinasi Tahap 1 untuk tenaga kesehatan di bulan Januari hingga Februari, lalu Tahap 2 untuk penerima lanjut usia dan pekerja publik di bulan Maret hingga Juni, pemerintah akan membuka Tahap 3 untuk seluruh masyarakat Indonesia yang berusia 18 tahun ke atas.

Seiring dengan pembukaan Tahap 3, cakupan dan kecepatan vaksinasi akan dapat ditingkatkan menjadi rata-rata 1 juta/hari. “Pemerintah menargetkan vaksinasi untuk 181 juta penduduk untuk mencapai kekebalan kelompok. Saat ini lebih dari 23 juta penduduk atau 12.8% dari target, sudah mendapatkan vaksinasi pertama,” sebut Menkes.

Dikemukakan, saat ini, masyarakat umum dengan usia 18 tahun ke atas di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sudah dapat divaksinasi lebih awal dari jadwal Juli.

Menkes kembali mengingatkan masyarakat meskipun telah divaksinasi covid-19 secara lengkap, kemungkinan untuk terpapar virus masih ada. “Bisa dilihat dari tenaga kesehatan yang tingkat vaksinasinya tinggi dan sudah lengkap, masih ada yang tertular. Tapi hampir semua yang terpapar tanpa gejala dan tingkat kesembuhannya juga sangat baik,” ujar Menkes.

Di sisi hilir, Kemenkes sebelum libur Idul Fitri tahun ini, telah melakukan langkah-langkah sebagai antisipasi terjadinya lonjakan kasus merujuk pada pengalaman sebelumnya.

Langkah-langkah tersebut di antaranya memberikan instruksi kepada rumah sakit di seluruh Indonesia untuk menambah jumlah tempat tidur dan ruang isolasi, menambah obat-obatan yang diperlukan serta peralatan seperti APD, dan juga menambah tenaga kesehatan.

“Hingga Senin (21/6), jumlah total keterisian tempat tidur untuk pasien COVID-19 secara nasional ada di angka 57 ribu. Kemenkes kemudian menginstruksikan tempat tidur perawatan khusus covid-19 untuk ditingkatkan dari 75 ribu menjadi 83 ribu. Dengan asumsi seluruh rumah sakit di Indonesia memberikan 30% kapasitas ruangan untuk merawat pasien covid-19, kapasitas tempat tidur isolasi untuk pasien covid-19 masih bisa ditingkatkan hingga mencapai 130 ribu tempat tidur,” ungkap Menkes.

Untuk mengantisipasi kekurangan tenaga kesehatan di Rumah Sakit, Kemenkes bekerja sama dengan IDI dan PPNI terus mengirim bantuan tenaga kesehatan yang memang dibutuhkan, termasuk dokter pasca internship, peserta program Pendidikan Dokter Spesialis, peserta program Nusantara Sehat, lulusan Poltekkes Kemenkes, serta merekrut kembali relawan yg telah habis masa tugas.

Selain penanganan lonjakan kasus secara menyeluruh mulai hulu hingga hilir, Menkes juga menyampaikan bahwa seluruh vaksin covid-19 yang dipakai di Indonesia terbukti efektif untuk menangani varian covid-19, khususnya varian Delta. “Manfaat vaksinasi sudah terbukti. Mumpung sekarang vaksinnya makin banyak tersedia, masyarakat tidak usah ragu-ragu lagi untuk segera vaksinasi,” ujar Menkes, mengimbau.

Menkes tetap berpesan bahwa masyarakat harus terus disiplin mematuhi protokol 3M, yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan. Selain mobilitas yang tinggi, lonjakan kasus pasca Lebaran tahun ini yang melebihi kenaikan kasus pasca liburan Lebaran dan Natal serta Tahun Baru 2020 juga dipicu oleh adanya varian of concern covid-19 yang telah masuk ke Indonesia.

Varian ini memang lebih cepat menular, tetapi cara menurunkan laju penularannya sama yakni dengan tidak lelah, tidak bosan, dan tidak abai dengan protokol 3M. “Saya menghimbau kepada masyarakat masih ada momentum libur-libur lain kedepannya, tolong untuk tinggal di rumah saja agar kita bisa melindungi keluarga, tetangga, dan orang terdekat dari penularan covid-19 ini,” ujar Menkes. (lk)

Meimonews.com – Wakil Walikota Manado Richard Suialang menyaksikan langsung vaksinasi covid-19 yang diadakan di halaman rumah Fatma Bin Syekh Abubakar Kelurahan Islam Lingkungan II Manado, Sabtu (19/6/2021).

Pada kegiatan Vmvaksinasi yang dilaksanakan Pemerintah Kelurahan Islam bekerjasama dengan Puskesmas Tuminting ini terlihat antusias masyarakat Kelurahan Islam dalam mengikuti dan mendaftar untuk mendapatkan suntikan vaksin

Yang mengikuti dan mendaftar Program Pemerintah Kota Vaksinasi Hebat, tercatat 80 orang yang melakukan Vaksinasi dari jumlah tersebut terdapat seorang lansia yang divaksin dosis 2 Astra Zeneca.

Bahkan, mereka yang divaksin dosis pertama Astra Zeneca terdiri dari 6 orang lansia, 22 orang dari kelompok rentan dan sisanya masyarakat umum dan publik.

Sejumlah tokoh masyarakat mengungkapkan, vaksin untuk Pencegahan Covid-19 terbukti aman walaupun ada efek samping ringan mengantuk dan panas ringan, seperti halnya mengkonsumsi obat lain.
“Saya dan keluarga sudah divaksin, bahkan isteri saya sudah vaksin yang kedua,” ujar Andi Roen Bangkang, Staf Ahli DPD/MPR – RI.

Untuk masyarakat diajuga mengajak untuk segera vaksin diri kita dan keluarga, karena manfaatnya jauh lebih besar dan jangan terprovokasi dengan berita – berita hoax tentang vaksin.

“Insya Allah vaksin hebat rakyat sehat, aktivitas akan kembali normal,” sebutnya seperti dikutip Kadis Infokom Setdakot Manado Erwin Kountu kepada Meimonews.com di Manado, Minggu (20/6/2021).(lk)