Meimonews.com – Senin (31/8/2020) telah diadakan serahterima jabatan (sertijab) Kapolda Sulut dari Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM kepada penggantinya Irjen Pol. Drs. RZ Panca Putra , MSi bersamaan dengan sejunlah perwira tinggi lainnya yang dipimpin Kapolri Jenderal Idham Azis di Mabes Polri, Jakarta.

Selepas jabatan Kapolda, Irjen Lumowa akan menduduki jabatan Analis Kebijakan Utama Lemdikpol.

Walaupun baru menjabat beberapa bukan sebagai Kapolda Sulut namun sejunlah keberhasilan atau terobosan yang dibuat mantan Kakorlantas Mabes Polri ini. Beberapa sumber mengungkap sosok dan keberhasilan perwira tinggi (pati) bintang dua ini.

Bagi Maksi Sakul, seorang aktivis (mitra Polda Sulut)., Irjen Pol. Royle Lumowa adakah pribadi yang humanis, sejalan dengan kebijakan/program Polri serta merupakan orang yang tegas.

“Pak Lumowa adalah seorang yang punya prinsip. Beliau tegas tetapi sekaligus humanis,” ujar Maksi kepada meimonews.com di Manado, Minggu (30/8/2020).

Jenderal Lumowa, sebut pengusaha muda ini, banyak membantu warga dan memberikan ketenangan terutama di masa pandemi covid-19 ini. Pak Lumowa tak segan turun ke masyarakat memberikan imbauan soal pencegahan penyebaran covid-19 serta pula memberikan bantuan sosial kepada harga terdampak.

Walaupun hanya beberapa bulan menjabat Kapolda Sulut, ungkap Maksi, banyak terobosan lain yang dibuatnya. “Beliau membuat terobosan di bidang keamanan dengan membentuk Tim Maleo dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di Sulut.

“Beliau telah menciptakan sejarah di Polda Sulut dengan hadirnya pataka dalam bentuk bahasa dan logo yang berkarakter da ciri khas daerah kita tercinta,” ujar Maksi tentang terobosan lain yang dibuat Jenderal Lumowa.

Apa yang dibuat mantan Kapolda Maluku itu, menurutnya, membuktitan kecintaan beliau untuk daerahnya. Sejarah akan mencatat itu terjadi di era beliau.

“Sukses selalu dan semoga waktu dekat ini balik lagi di Sulut dalam jajaran pimpinan Muspida sulut,” ujar Maksi ketika ditanya tentang pesan dan harapanya terhadap Irjen Pol. Royle Lumowa setelah tidak menjabat Kapolda Sulut..

Apresiasi terhadap karya dari Irjen Pol. Royle Lumowa datang dari Ferry Woy, mantan Sekretaris Dinas Pariwisata Sekretariat Kota Manado. Dihubungi terpisah, Ferry memberikan pandangan/komentarbya tentang Jenderal Lumowa.

“Sekalipun waktu yang tersedia memimpin di Polda Sulut tidak terlalu lama, namun beliau telah mampu membuat lompatan prestasi,” ujar Ferry.

Pertama,.meningkatkan kebersamaan korps kepolisian di semua lini mulai dari Polda, Polres/ta sampai ke Polsek. Kedua, mampu menumbuhkembangkan potensi budaya yang ada di Sulut. Ketiga, memiliki integritas yang tinggi untuk mewujudkan setiap program-program yang diyakini menjadi dambaan warga masyarakat dari sisi kemanunggalan Polri.

“Itulah beberapa komentar atau pandangan saya soal pak Jenderal Royke Lumowa,” ujar Ferry. (lk)

Meimonews.com – Selang Januari-Agustus 2020 sebanyak 41 kasus peredaran gelap narkoba berhasil diungkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut. Untuk tahun 2019 mencapai 71 kasus.

Hal tersebut disampaikan Kombes Eko Wagiyanto kepada wartawan di Polda Sulut, Rabu (26/8/2020), sehari sebelum mengakhiri tugasnya sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Sulut untuk digantikan AKBP Indra Lutrianto Amstono.

Di Sulut, menurutnya, banyak kasus narkoba, baik itu psikotropika maupun obat-obat lainnya, namun semua semua kasus narkoba telah P21 atau 100 persen.

“Masih didominasi oleh kasus sabu, kemudian kasus obat keras, minuman beralkohol juga banyak terjadi dan terakhir adalah kasus ganja. Polda sementara tangani dua kasus ganja,” jelas Kombes Eko.

Selama ia menjabat, kasus terbesar yang pernah ditangani adalah kasus 300 gram sabu. Kemudian minuman cap tikus sekitar 31 ton, obat keras 18.000 butir dan ganja.

Salah satu PJU (pejabat utama) Polda Sulut ini mengungkapkan, para pelaku didominasi karyawan swasta, wiraswasta, juga ada beberapa PNS dan ada juga anggota Dewan.

“Dari hasil pemeriksaan, awal menggunakan narkoba alasannya coba-coba, selanjutnya faktor ekonomi, ” jelas Perwira menengah penyandang 3 bunga melati ini.

Diungkapkan, bila dibandingkan secara global atau nasional, untuk harga di Sulawesi Utara cukup signifikan. Contoh, kalau di Jawa dan Sulut harga narkotika bisa satu banding empat. “Hal itu memotivasi pelaku melakukan jual-beli narkoba di Sulut untuk dapat keuntungan,” paparnya.

Seperti diberitakan meimonews.com (5 PJU Polda Sulut Dimutasi, Kapolda Pimpin Sertijab), jabatan Direktur Reserse Narkoba dimutasi dari Kombes Pol. Eko Wagiyanto kepada AKBP Indra Lutrianto Amstono.

Serahterima jabat (sertijab) telah dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol. Royle Lumowa, di Aula Catur Prasetya, Kamis (27/8/2020) bersamaan dengan 4 PJU lainnya. (lk)

Meimonews.com – Kapolres Minahasa Utara (Minut) AKBP Grace KD Rahakbau memimpin Operasi Pendisiplinan Masyarakat menggunakan marker dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona (covud-19).

Operasi yang merupakan kolaborasi TNI Polri, Pemdes dan tokoh agama di Minut ini digelar selama satu minggu, 24-30 Agustus 2020.

Operasi masker dimulai Senin (24/8/2020) di pasar tradisional Kauditan, kantor Unit Bank BRI Kauditan I, di pertokoan dan kepada pengguna jalan raya di desa Kauditan I kecamatan Kauditan.

Sebelum menggelar kegiatan peningkatan pendisiplinan masyarakat dalam penggunaan masker, Polres Minut juga melakukan Pendisiplinan Wajib Penggunaan Masker di lingkungan Polres Minut.

Artinya, sebelum kegiatan itu diberlakukan, pendisiplinan juga dilakukan di tingkat internal melalui Seksi Propram Polres Minut.

Turut hadir di awal operas adalah Kabag Ops kompol Hans Karia Biri, Kasat Lantas Iptu Shirley B. Mangelep, Kasat Binmas Iptu Tonny Simarmata, Kasiwas Iptu Jeanny Sambouw, Kapolsek Kauditan AKP Poltje Moningkey, Hukum Tua Kauditan Satu Nancy Worung, Imam Masjid Al – Istiqomah M. Dano serta seluruh Polwan Polres Minut. 

Hi haru yang sama, Senin (24/8/2020), para Srikandi Polres Minut melakukan pembagian sembako kepada sopir mikro dan tukang ojek yang terdampak pandemi covid-19 di terminal Kauditan satu, kecamatan Kauditan

Kegiatan yang dipinpin Kapolres AKBP Grace KD Rahakbau ini dilakukan dalam rangka menyambut hari jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-72. Sebanyak 50 paket sembako yang diserahkan.

“Pemberian bantuan ini sebagai wujud kepedulian Polwan Polres Minut terhadap para sopir mikro dan tukang ojek yang terdampak pandemi covid-19 serta dalam rangka menyambut hari jadi Polwan ke-72,” ujar Kapolres Rahakbau.

Tak lupa saat menyerahkan sembako, para Srikandi Polres Minut juga mengimbau para sopir mikro dan tukang ojek untuk selalu mematuhi rambu lalulintas di jalan dan terus mentaati protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, menjaga jatak dan menggunakan masker saat keluar rumah agar terhindar dari penularan virus korona. (lk)

Meimonews.com – Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado menggelar kegiatan Peningkatan Moderasi Beragama Katolik Kota Manado di SD Frater Don Bosco Manado, Jumat – Sabtu (21-22/2020).

Sebanyak 35 guru agama Katolik ikutserta pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Manado Irwan Musa.

Menurut panitia kegiatan Riska Lumi, Meike Memah dan Jein Timporok, kegiatan ini didanai oleh DIPA Bimas (Bimbingan Masyarakat) Katolik Kemenag Kota Manado

Saat menutup kegiatan, Penyelenggara Bimas Katolik Kemenag Kota Manado Salvatore Ponomban berharap para guru agama Katolik ini tetap semangat dan terus membuat materi pembelaran dan video pembelajaran yang baik dan benar serta menarik bagi siswa dan juga orangtua.

Sejumlah pembicara ditampilkan dalam kegiatan dua hari ini yakni Kakan Kemenag Manado Iwan Musa yang membawakan materi Penguatan Moderasi Beragama bagi Pendidik sebagai Penuntun Arah Generasi Bangsa, Pembimas Katolik Joula Makarawung tentang Moderasi Beragama di Era Disrupsi dan Digital.

Ketua Komkat (Komisi Kateketik) Keuskupan Manado Pastor Kristianus Ludong Pr tentang Berkatekese di Masa Pandemi, Ketua YPK-KM (Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Manado) Pastor Revi Tanod Pr tentang Peranan Guru Agama Katolik di Era Milenial serta Ketua MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Kota Manadi Hanny Rawung tentang Metode Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. (lk)

Meimonews.com – Dua Bhabinkamtibmas (Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarajat) yakni Bhabinkamtbmas Gemeh (Talaud) Brigpol. Oscar Dalita dan Bhabinkamtibmas Beo Brigpol Sarhan Palawa bergerak bersama masyarakat.

Di samping melakukan sesuatu/gerakan bersama masyarakat, kedua abdi negara/bangsa ini melakukan sosialisasi tentang upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Brigpol Oscar bersama warga bekerja bakti di lahan ketahanan pangan Kampung Tangguh Sahengtimbang, Desa Gemeh Wantane, Talaud, Rabu (19/8/2020).

Kegiatan yang dilakukan yaitu membersihkan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman pangan. Di sela kegiatan tersebut, Brigpol Oscar pun menyampaikan imbauan protokol kesehatan dalam menghadapi era Adaptasi Kebiasaan Baru di tengah pandemi covid-19.

“Kami ajakan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran covid-19. Di antaranya dengan rajin cuci tangan, jarak, hindari kerumunan dan selalu pakai masker jika bepergian, ”pungkasnya.

Sementara Brigpol Sarhan bersama warga di desa binaan untuk membuka lahan ketahanan pangan di masa pandemi covid-19, Rabu (19/8/2020) pagi.

“Jadi untuk rencana pembukaan lahan ketahanan pangan ini telah kami bahas bersama warga, dan sudah terbentuk kelompok, beberapa hari yang lalu. Di lahan ini akan ditanami berbagai jenis tanaman pangan, ”ujar Brigpol Sarhan.

Saat istirahat, Brigpol Sarhan juga menyampaikan imbauan protokol kesehatan dalam menghadapi era Adaptasi Kebiasaan Baru di tengah pandemi covid-19,

“Kami terus mengajak masyarakat untuk disiplin terhadap protokol kesehatan demi mencegah penyebaran covid-19. Di antaranya, rajin cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan dan pakai masker jika bepergian,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Pandemi covid-19 sungguh berpengaruh besar terhadap sendi-sendi kehidupan termasuk bidang perekonian. Pendapatan masyarakat berkurang, pembayaran terhadap pajak pun mengalami gangguan.

Berdasarkan data yang ada di Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Sulawesi Utara, hingga pertengahan Agustus ini, PAD (pendapatan asli daerah) baru mencapai 51 persen dari target PAD tahun ini.

Walau demikian, Bapenda Sulut di bawah kepemimpinan Olvie Atteng terus menggenjot PAD di masa Pandemi Covid-19 ini. “Capaian PAD baru demikian karena adanya pandemi. Beberapa bulan belakangan ini sangat berpengaruh pada capaian,” jelas Atteng kepada wartawan usai memimpin rapat dengan seluruh jajaran Bapenda Sulut, baru-baru.

Wanita tangguh ini bersama jajarannya tetap semangat mengejar PAD, walaupun pandemi belum berakhir.

Pihaknya akan terus mencari hingga Desember nanti. ”Mudah-mudahan semangat yang ada di seluruh staf dan pegawai Bapenda tidak pudar. Semangat kemerdekaan ini menjadi momentum untuk lebih bersemangat,” tegasnya.

Pejabat murah senyum ini pun mengurai berbagai upaya siap dilakukan selama lima bulan ke depan. “Kami akan melakukan penelusuran, intestitasnya lebih lagi karena torang sudah lewat saat covid kemarin,” ujarnya bersifat tekad.

Upaya lainnya adalah melakukan labelling. Bahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera turun ke tempat-tempat keramaian, seperti Megamall dan Manado Town Square. “Khan pusat-pusat berbelanjaan sudah mulai dibuka. Itu target kita,” ujarnya.

Berkaitan dengan upaya menggenjot PAD, pihaknya senantiasa melakukan evaluasi terhadap kinerja jajarannya. “Kinerjanya selalu dievaluasi dan kami akan lakukan dorongan lebih konkrit di lapangan, di antaranya door to door,” sebutnya.

Ketua IKA Smansa 81 Manado ini berharap pandemi segera berakhir agar pihaknya lebih ‘berani’ dalam melakukan penelusuran. “Kalau tidak ada pandemi kami yakin bisa tembus target 100 persen. Tapi kalau masih kami berusaha di atas 75 persen,” tekadnya. (lk)

Meimonews.com – Duta Besar RI untuk Republik Demokratik Rakyat Laos Dr. Pratito Soeharyo berharap komunitas Indonesia di Vientiane pada khusunya dan Laos pada umumnya dapat terus menunjukkan citra diri bangsa yang unggul dan bergerak maju.

“Hal ini juga termasuk dalam menunjukkan hubungan persahabatan Indonesia dengan Laos,” ujar Dubes saat memberikan sambutan pada acara ramah tamah berkairan dengan peringatan HUT ke-75 RI.

Acara ramah ramah yang ditandai pemotongan nasi tumpeng HUT ni diadakan usai upacara peringatan HUT ke-75 RI yang diadakan Kedutaan Bessr RI di halaman kedutaan di Vientiane, Senin (17/8/2020) pukul 09.30 waktu setempat.

Hadir pada upacara dan ramah ramah adalah masyarakat dan diaspora Indonesia dan keluarganya serta friends of Indonesia Laos yang adalah peserta kursus bahasa Indonesia di Laos (pelajar, pegawai pemerintah, tentara dan polisi yang mayoritas merupakan warga asli Laos).

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Dubes Laos sementara komandan upacaranya Atase Pertahanan Kolonel inf. Rory Ojak Halomoan Sitorus. Upacara tetap dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19.

Dua warga Manado yakni Irene Debby Caroline Rindorindo dan Happy Smile Watulingas-Karubaba bertugas sebagai protokol/MC dan solois lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang mengiringi pengibaran Sang Merah Putih.

Walaupun cuaca mendung, namun tidak mengurangi semangat puluhan peserta menjalani dengan penuh hikmat upacara yang mengandung pesan dan semangat persatuan dan kesatuan seluruh bangsa Indonesia termasuk yang berada di luar negeri seperti di Laos.

Di bagian lain sambutannya, Dubes mengungkapkan adanya perkembangan positif dalam pencegahan penyebaran covid-19 di Laos, yang mendorong Pemerintah Laos memberikan kelonggaran pembatasan pada pergerakan sehingga membuat masyarakat Indonesia di Vientiane dan sekitarnya dapat bertemusapa dan menjalani silaturahmi antarsesama pada momen perayaan HUT ini.

Kepada masyarakat Indonesia di Laos, diingatkan untuk tetap waspada serta menjalankan apa yang menjadi praktek dan anjuran Pemerintah Laos dalam mencegah penyebaran covid-19, utamanya menjaga kesehatan, kebersihan diri dan keluarga serta menjaga jarak di manapun berada.

“Hal ini mengingat virus corona (covid-19) masih melanda di negara-negara tetangga Laos dan di Kawasan ” ujar Pratito. (lk)

Meimonews.com – Enam imam/pastor baru Diosesan Manado menggelar misa perdana di Paroki St. Paulus Lembean, Minahasa Utara, Minggu (9/8/2020).

Misa konselebrasi ini dipimpin P. Koresta Fransiskus Rian Lila Pr (pernah bertugas sebagai frater diakon di paroki ini selama setahun, yang kini mendapat tugas di Paroki Melongguane) sebagai selebran utama di danpingi lima imam baru lainnya sebagai selebran yakni Pastor Jerry Bambalu Torabelaz Pr (Paroki HKY Tomohon), Pastor Jufri Anthonius Dotulong Pr (Paroki St. Thomas Modo), Pastor Malvinas Anthonius Pr Karundeng (St. Yohanes Rasul Tahuna), Pastor Yohanes I Made Pantyasa (Komsos, Radio Montini dan membantu di Paroki St. Joseph Pelindung Pekerja Manado dan Pastor Bernardus I Wayan Sugiarta (membantu di Komisi PSE-KM).

Turut pula mendanpingi sebagai seleban yakni Pastor Wens Mawikere Pr (Pastor Paroki), Pastor Alex Sondakh Pr (pastor rekan/Ketua Panitia Misa Perdana) dan Pastor Maurits Lensun Pr (pastor rekan) serta Frater Diakon Cheryl Angelo Ferdy Tanod Pr (dari paroki Lembean) yang 18 Juli 2020 ditahbiskan sebagai frater diakon serta dilantik sebagai Lektor dan Akolit.

Sejumlah umat dengan junlah terbatas yakni perwakilan dari wilayah rohani dan stasi Paroki Lembean termasuk tokoh umat Piet Luntungan dan pimpinan kelompok kategorial paroki serta perwakilan dari Paroki St. Fransiskus Xaverius Kema (pemekaran dari paroki Lembean) turut hadir pada misa yang disiarkan secara langsung oleh Komsos dan Dokumentasi Paroki Lembean).

Sebelum misa, diadakan penjemputan di depan piatu masuk gereja bagi para imam yang baru ditahbiskan bersama empat imam Tarekat MSC oleh Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di danpingi Superior Provinsial MSC Indonesia Pastor Samuel Maraanesy MSC dan Rektor Seminari Hati Kudus Yesus (HKY) Pineleng Pastor Melky Malingkas Pr di Kapel Seminari HKY Pineleng, Sabtu (26/7/2020).

Usai misa diadakan santap kasih bersama di aula paroki.

Semua acara, mulai dari penjemputan, misa dan santap kasih bersama dilaksanakan dengan memperhatikan prosedur kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Di penghujung misa, sebelum berkat/pengutusan dari pastor baru kepada tiga pastor di Paroki Lembean dan kepada umat secara umum oleh keenam pastor dan tiga pastor di Paroki Lembean, para imam baru itu diberi kesempatan untuk berbicara, berbagi cerita singkat perjalanan imamat dan pesan mereka.

Ada yang bercerita bahwa ia masuk seminari karena panggilan sendiri tapi ada juga yang karena dorongan dan ingin menyenangkan hati orangtua namun kemudian tergerak untuk menjawab panggilan itu dengan sungguh-sungguh (menjadi panggilan diri), ada yang dari ‘anak jalanan’ yang terpanggil, dan lain-lain sebab sehingga mereka bisa masuk seminari dan ditahbiskan menjadi imam.

Pastor Paroki St. Paulus Lembean Pastor Wens Mawikere Pr berterima kasih dengan kesediaan para imam baru ini memimpin misa perdana di Paroki Lembean.

Mantan Ketua Komsos Keuskupan Manado ini berharap misa perdana ini bisa menjadi pemacu semangat panggilan bagi umat di paroki ini untuk terpanggil/menjadi imam atau suster.

“Ketua OMK Paroki St. Fransiskus Xaverius Kema mengundurkan diri dari jabatannya untuk menjadi suster. Mudah-mudahan, tahun depan Frater Diakon Cheryl Angelo Ferdy Tanod Pr yang putra Lembean ditahbiskan menjadi imam, dan ada lagi yang menjadi pastor dari Paroki Lembean,” ujar Pastor Wens penuh harap.

Kepada para imam baru, Pastor Wens menyanpaikan selamat bergabung dalam kolegial para imam diosesan Manado. (lk)

Meimonews.com – Bupati Minahasa Royke O. Roring (ROR) menyambut gembira inisiatif dari Alumni Smanto 170. 1 lewat programnya yang peduli terhadap Kota Tondano.

Program peduli yang akan dilaksanakan adalah mari menanam bunga di halaman rumah dan pembentukan koperasi dengan salah satu tujuan utama memberdayakan sawah-sawah yang ada di sekitar Danau Tondano.

“Bupati Minahasa menyambut gembira insiatif ini dan berjanji akan mendukung penuh dan memberikan arahan agar yang menjadi anggota koperasi adalah seluruh pemilik sawah dan diharapkan ada database petani pemilik. Disarankan agar Koperasi berbentuk Koperasi Serba Usaha,” ujar Bert Toar Polii, salah satu pengurus Alumni Smanto 170.1 kepada meimonews.com, Rabu (29/7/2020).

Bupati juga menyarankan agar program memperindah Kota Tondano dengan penanaman pohon hias tabebuya diserahkan kepada Denny Mangala.

Dukungan tersebut, jelas Berce (sapaan akrabnya), terungkap saat perwakilan Alumni Smanto 170.1 bertemu dengan Bupati Minahasa yang di dampingi Asisten Setdakab Minahasa Denny Mangala di rumah dinas, baru-baru.

Perwakilan (PIC) yang menghadap bupati adalah mantan Bupati Minahasa Stevanus Freeke Runtu, Dekan Unima Dr. Anetha Lyta Flora Tilaar, Deithy Hermanus Worek, Recky Montong dan anggota DPD RI, Stefanus Liow.

Hasil pertemuan dengan bupati dilaporkan Perwakilan (PIC) pada rapat virtual antara Alumni Smanto 170.1 dengan anggota WAG Tondano Kinatoaunku, semalam.

Dilaporkan oleh Deithy Hermanus Worek (salah satu PIC), untuk program memperindah Tondano dengan pembelian bunga tabebuya, Sekda Minahasa menyatakan akan ikut membeli 300 pohon hias.

“Dengan demikian, jika rencana dari Alumni Smanto 170.1 akan menyumbang 500 pohon hias tabebuya maka pada tahap pertama akan langsung ditanam 800 pohon hias,” sebutnya, seperti dikutip Berce.
Pohon hias tabebuya rencananya ditanam di jalur Kasuang-Tataran; Koya-Roong; Leleko-Tonsaru; Kiniar-Touliang Oki; Liningaan-Papakelan; Suluan-Sasaran; Tanggari-Tonsea lama.

“Selain untuk memperindah kota Tondano dengan tanaman hias, dianjurkan juga ada penanaman pohon seho, tanaman serbaguna kebanggaan Tou Minahasa,” ujar Ismail Maskromo dari Balai Penelitian Tanaman Palma di Mapanget.

Salah satu peserta rapat, Mareyke Tairas mengingatkan agar jangan dilupakan soal perawatan terutama menyangkut kebersihan setelah bunganya gugur.

Peserta rapat lainnya, Joice Anshory menekankan agar peduli keindahan Tondano itu berkelanjutan dan tidak hanya tanam bunga saja, tapi ada usaha yang lain, misalnya kuliner (di lokasi kebon sawah); cari lokasi dengan bangun kios yg lebih bagus, menggantikan kios yang penampilannya jelek dan dibuat khas Minahasa tampilannya.

Dua program yang direncanakan yakni Mari Menanam Bunga di halaman rumah atau dalam bahasa Tondano Meimou Tumanem Wungang Waki Kalasan dan program pembentukan koperasi yang salah satu tujuan utama untuk memberdayakan sawah-sawah di sekeliling Tondano terutama di daerah Boulevard Tondano dan di sisi jalan dari Kiniar menuju Touliang Oki, dari Katinggolan menuju Papakelan agar tidak terbiar seperti saat ini diharapkan segera terwujud.

Ketua Alumni Smanto 170.1 Irjen Pol. Carlo Tewu di tengah kesibukannya sempat menyapa peserta rapat dan mengingatkan, Alumni Smanto 170.1 hanya sebagai inisiator sehingga siapapun yang peduli Tondano bisa ikut kegiatan ini. (lk)

Meimonews.com – Banyak kejutan yang terjadi di Kejurnas Bridge Online Antar Kabupaten/Kota 2020 yang mempertandingkan empat nomor pertandingan yaitu open, ladies, mixed dan senior tim dan pertandingan kelompok umur yang terdiri dari U12, U16, U18, U21, U26 dan U31 telah berlangsung dua session babak penyisihan. Session pertama berlangsung tanggal 20 dan 21 Juli kemudian session kedua dimainkan tanggal 22 dan 23 Juli 2020.

“Memang untuk setiap session yang memainkan 16 session pada babak penyisihan disediakan waktu 2 hari untuk menyelesaikan pertandingan,” ujar Ketua Bidang Humas PB Gabsi Bert Toar Polii kepada Meimonews.com, Kamis (23/7/2020).

Untuk babak penyisihan, open, mixed, U26 dan U21 bermain Swiss 9 session @16 papan. Sedangkan untuk nomor U18 walaupun sama memainkan sistim Swiss 9 session tapi berbeda jumlah board hanya memainkan 12 board. Untuk U12 main double round robbin 12 board. Yang main double round robbin juga Ladies yang digabung senior dan U31 tapi mereka memainkan 16 board setiap session.

Pesertanya sendiri, sebut Bertje (sapaan akrabnya), cukup banyak. Di open team diikuti 61 tim sehingga selesai babak penyisihan 16 tim terbaik akan melaju ke babak knock-out. Mixed Team diikuti 19 tim dan langsung diambil 4 tim terbaik untuk melaju ke semi final demikian juga beberapa nomor lainnya, kecuali nomor Junior U26 yang diikuti 25 tim dan U21 dengan peserta 24 tim akan dipilih 8 tim terbaik untuk berlaga di babak knock out dan khusus ladies dan senior langsung ke babak final untuk peringkat 1 dan 2.

“Terjadi cukup banyak kejutan di session pertama di mana Kabupaten/Kota yang selama ini tidak terdengar prestasinya ternyata bisa menunjukan taringnya,” tegasnya.

Wakil Ketua Bidang Luar Negeri ini mengungkapkan, salah satu partai yang cukup mengejutkan adalah tumbangnya tim bertabur bintang Gabungan Vridge Jakarta Utara dengan para pemain Taufik G Asbi/Lusje Bojoh, Jemmy Bojoh/Conny Sumampouw dan Leslie Gontha/Tetty Sianipar dikalahkan secara telak oleh Minahasa di nomor mixed team. Demikian juga tim Bandung dihancurkan oleh Mamuju di nomor yang sama.

Kalau melihat hail lengkapnya, sambungnya, terlihat jelas banyak Kabupaten/Kota yang selama ini tidak terdengar tapi sekarang malah memimpin di tempat teratas.

Bertje berharap, event online ini bisa menghasilkan bibit-bibit baru yang selama ini terhambat untuk menunjukan kepiawian mereka karena berbagai ffakor penghalang, seperti waktu, biaya dan lain-lain untuk berpartisipasi di turnamen bridge online.

Diakui, pada tahap awal terjadi beberapa ‘kericuhan kecil’ yang patut dimaklumi karena masih banyak pemain yang masih kurang akrab dengan bridge online dan sekaligus juga menerapkan aturan-aturan ketat yang diterapkan panpel.

Regu yang bertanding dan menjadi tuan rumah harus meng’create’ sendiri turnamen di BBO dan ini memerlukan sedikit pengalaman, yang menjadi lawannya harus mengisi line-up dan mengirimkan kepada tuan rumah agar segera bisa di ‘create’ pertandingan team match.
Belum lagi menyangkut koneksi yang belum sama di seluruh Indonesia, dimana ada daerah yang koneksi internetnya tidak stabil. Belum lagi mengambil hasil pertandingan di BBO kemudian melaporkan ke Panpel melalui link dan formulir yang telah disiapkan secara online.

“Tapi untunglah kegesitan Panpel dalam memberikan layanan dan petunjuk mampu mengatasi kericuhan kecil ini sehingga pertandingan kemudian berjalan lancar,” ujarnya.

Berikut hail tiga besar penyisihan antarkabupaten/kota. Untuk open Kabupaten Jember,Kota Balikpapan dan Kota Bekasi.

U26 terdiri dari Kabupaten Pasuruan, Kota Palembang dan Kota Malang. U31 terdiri dari Kota Surabaya, Kabuoaten Jember 1 dan Manado (Gabmo). U21 terdiri dari Kabupaten Sleman, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Minahasa Utara.
U18 terdiri dari Kabupaten Pamekasan.1, Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Padang Pariaman. U12 terdiri dari Kota Tasikmalaya, Manado (Gabmo) dan Kabupaten Jember.

Untuk Ladies terdiri dari GBJU Ladies, Gabsi Kota Semanang SR dan Gabsi Kota Cilegon SR. Untuk Mixed terdiri dari Kabupaten Mamuju, Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Grobogan. (lk)