Meimonews.com – Dua ormas (organisasi kemasyarakatan) Katolik yakni VPI (Vox Point Indonesia) Minahasa Utara dan WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia) Ranting  Sta. Antoneta Paroki Airmadidi menggelar Donor Darah di selasar gereja Paroki St. Antonius De Padua, Minggu (5/9/2021).

Kegiatan kemanusiaan tersebut diikuti puluhan umat usai mengikuti Perayaan Misa. Kegiatan dibuka dengan doa yang dibawakan oleh Pastor Johanis Pinontoan Pr (pastor paroki)

“Syukur, puji Tuhan akhirnya kami bisa menggelar kembali kegiatan donor darah ini untuk yang ketiga kalinya berturut-turut dengan kali inipun tetap memperhatikan protokol kesehatan” ujar Youla Sumakud (Ketua VPI Minut) yang didampingi Dhelpia AT Mokalu (Ketua WKRI Ranting  Sta. Antoneta).

Kegiatan donor darah ini, tambah encik Youla (sapaan akrabnya), didukung juga oleh PMI Unit Transfusi Darah Sulut. Sebanyak 34 kantong darah berhasil dikumpulkan.

“Terima kasih untuk semua umat, teman pengurus dan anggota WKRI dan VPI yang berpartisipasi guna kelancaran kegiatan ini,” sebut Sumakud yang juga dosen Fakuktas Pertanian Unsrat Manado.

Kegiatan inipun mendapat dukungan dari aktivis donor darah Sulut Marhaenus Rumondor yang tercatat sudah 122 kali mendonorkan darahnya.

“Syukur bisa kembali memberikan donor darah untuk membantu bagi mereka yang membutuhkannya” ujar Cornelis Dj. Massie yang adalah Koordinator Bidang I Liturgi Paroki Airmadidi. (af)

Meimonews.com – Badan Pengurus KBK (Kaum Bapak Katolik) Paroki St. Khristoforus Gorontalo menggelar Aksi nyata peduli Covid-19 berupa berbagi masker dan sembako, Sabtu (4/9/2021).

Ribuan masker dibagikan kepada penjual dan pembeli, pengemudi dan penumpang bentor / kendaraan roda dua dan empat yang beraktivitas di dua pasar tradisional di Kota Gorontalo serta puluhan paket sembako dibagikan kepada warga / umat di beberapa tempat di wilayah Paroki secara door to door.

Masker dan sembako sumbangan dari antara lain dari Talulembang Sule (Pengurus KBK dan penggerak Paroki) dan Elok Kurniawan (Bendahara KBK Paroki) dibagi-bagikan kepada warga oleh Pengurus dan Anggota KBK Paroki. Pastor Ronny Singal Pr (Pastor Paroki) ikut membagikan sembako kepada sejumlah warga/umat.

Ketua KBK Paroki St. Khristoforus Gorontalo Alexander Maramis menjelaskan,.kegiatan berbagi masker dan sembako ini merupakan aksi nyata dari KBK Paroki dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan bentuk kepedulian terhadap warga/umat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini menjadi aksi nyata kepedulian KBK terhadap Covid-19 dan untuk mendukung ajakan Bapa Uskup Manado Mgr. Benedictus Estepahus Rolly Untu MSC yakni ajakan agar umat peduli dan melakukan upaya memutus matarantai penyebaran Covid-19,” ujar Alex, sapaan Ketua KBK Paroki St. Khristoforus.

Pastor Paroki St. Khristofus Gorontalo Pastor Ronny Singal Pr menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang diadakan KBK Paroki untuk memutus matarantai penyebaran Covid-19 dan membantu warga/umat yang terkena dampak dari pandemi Covid-19.

“Aapalagi aksi nyata ini merupakan bentuk dukungan terhadap kepedulian Gereja Katolik sebagaimana ajakan Bapa Uskup Manado,” ujar Pastor Ronny.

Bendahara KBK Paroki St. Khristoforus Gorontalo Elok Kurniawan merasa senang dan berterima kasih karena warga yang mendapat masker dan sembako mengapresiasi aksi nyata dari KBK yang merupakan bagian dari Gereja Katolik Gorontalo.

“Terima kasih karena semua rencana kegiatan berbagi masker dan sembako telah berjalan dengan baik dan lancar, serta mendapat apresiasi dari warga,” ucapnya.

Dalam pantauan Meimonews.com di lokasi berbagi (baik berbagi masker maupun sembako), warga terlihat senang dan berterima kasih dengan aksi ini.

Mereka (warga) senang karena ada organisasi yang peduli Covid-19 dan berbagi masker secara gratis dan sembako. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut memasang baliho Selamat Dies Natalis ke-60 Unsrat Manado di sejumlah tempat di seputaran Kampus Unsrat Manado.

“Ada empat baliho yang kami pasang yakni di dekat pintu-pintu gerbang Unsrat baik yang dari Kelurahan Kleak maupun dari Kelurahan Bahu,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Sulut Sam G. Repy kepada Meimonews.com di Manado, Kamis (2/9/2021).

Isi dari kalimat yang ada di baliho, sebut Repyv adalah terkait dengan Dies Natalis ke-60 Unsrat Manado. Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat P2M BNN Sulut Terry Tikoalu yang mengkoordinasi pemasangannya.

“”Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia mengucapkan Selamat dan Sukses Dies Natalis Unsrat Manado ke-60,” ujar Repy mengutip Repy mengutip isi baliho seraya menambahkan di baliho tersebut ada tambahan kalimat War on Drugs Menuju Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba) serta foto Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. Petrus Golese dan ada juga Komjen Golose dan Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Drs. Victor J. Lasut, MM.

Pemasangan baliho tersebut, menurut Repy, merupakan partisipasi baik BNN RI maupun BNN Sulut di momen Dies Natalis Unsrat Manado tahun 2021 serta merupakan informasi dan Edukasi kepada Masyarakat untuk perang terhadap Narkoba menuju Indonesia Bersinar (bersih dari narkoba). (lk)

Meimonews.com – Komunitas Manajemen Hutan Indonesia (Komhindo) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan cara zoom meeting, Sabru (28/8/2021).

Rapat pertama tersebut merupakan sarana pernyamaan persepsi Tupoksi Komhindo periode 2021 – 2023.

Sebanyak 50 peserta (dari 68 orang yang diundang) mengikuti kegiatan yang dipandu (MC dan moderator) Sekretaris Komhindo La Ode Agus Salim Mando, S.Hut, MSc tersebut.

Ketua Komhindo Prof. Dr. Ir. Aminudin Mane Kandari, MSi dalam arahannya mengungkapkan tentang perlunya silaturahmi. “Melalui Komhindo, kita bisa saring berkomunikasi satu dengan yang lain dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” ujarnya.

Disebutkan, ilmu ada dua. Pertama, menyelamatkan dan menyejahterakan umat manusia bila disebarkan sesama. Kedua, tidal memberikan manfaat karena tidak disebarkan.

Dr. Soni Trison, S.Hut, MSc dalam pemaparan materinya mengingatkan perlunya bersama-sama mengkawali organisasi Komhindo.

Komhindo ada, menurutnya, dalam rangka pengembangan SDM, share antar perguruan tinggi untuk saling mengisi satu dengan lainnya.

Dikemukakan, program Merdeka Belajar (MB), Kampus Merdeka (KM) menuntut kepada kita untuk lebih fokus dan profesional. “Komhindo berperan dalam memfasilitasi MBKM. Beberapa Perguruan sudah melakukan ini, seperti Unila, UHO, Unikhair, ULM Unisuh Makassar, dan lain-lain ” ujar Trison.

Sebelum acara dikutip, Mando membacakan kesimpulan. Ada sejumlah kesimpulan yang dihasilkan pada kegiatan tersebut.

Diantaranya, Komhindo merupakan organisasi terbuka dengan substansi menjiwai pentingnya kelestarian hutan.

Dalam menjalankan tupoksi, baik koordinator lembaga maupun Koordinator bidang bersama wakil dan Sekretaris bidang selaku mengedepankan silaturahmi agar yang berat menjadi ringan, dan ringan menjadi tambah ringan dengan motto Komhindo yakni Bersama kita bisa, dari Komhindo untuk semua,” tambahnya.

Kondinator lembaga Komhindo Gorontalo Daud Sandalayuk menjelaskan, Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo bergabung dalam Komhindo untuk menyatukan persepsi membangun hutan yang berkelanjutan dengan memperhatikan kaidah keilmuan untuk menjaga hutan tetap lestari dan berdaya guna bagi masyarakat dan peningkatan ekonomi yang berkelanjutan demi kemakmuran masyarakat kususnya yang berada di sekitar hutan.

“Melalui Komhindo para pakar yang berada suatu wadah menyamakan persepsi yang berasal dari perguruan tinggi dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” ujarnya kepada Meimonews.com, Minggu (29/8/2021).

Ditegaskan, keberadaan hutan sangatlah penting untuk dilestarikan sesuai Undang2 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dan ini tentu sesuai tuntutan masyarakat pada umumnya. (lk)

Meimonews.com – Setelah sukses menggelar aksi nyata Peduli Covid-19 berupa pemberian masker, hand sanitizer dan sembako pada Sabtu (21/8/2021), PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) Kota Jajakan Gorontalo lewat Tim Kerja Peningkatan Status PMKRI Gorontalo menggelar lagi aksi serupa pada Sabtu (28/8/2021).

Kalau pada Sabtu lalu aksi pembagian masker dan hand sanitizer dilakukan di Pasar Andalas dan Perlimaan Telaga serta pembagian sembako secara door to door maka Sabtu ini pemberian masker dan hand sanitizer di Pasar Andalas sedang pembagian sembako tetap door to door.

Aksi nyata khususnya penyerahan sembako kali ini turut dihadiri Moderator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo Pastor Roni Singal Pr (Pastor Paroki St. Khristoforus Gorontalo).

Setelah berkumpul di Sekretariat PMKRI di Kelurahan Tenda Kecanatan Hulontalangi Kota Gorontalo, sebanyak 15 Pengurus dan Anggota PMKRI yang dikoordinasi Tim Kerja Peningkatan Status PMKRI Gorontalo melakukan aksi
Peduli Covid-19 yaitu #Gerakan Berbagi, Indonesia Sehat, Indonesia Hebat .

Sejumlah pedagang dan pemgunjung yang sedang beraktivitas di Pasar Andalas diberikan masker dan hand sanitiser secara cuma-cuma / gratis.

Saat memberikan masker PMKRI Gorontalo tanpa sungkan memakaikan masker kepada setiap pengunjung yang didapati tidak atau lupa memakai masker, bahkan mereka memberikan pencerahan tentang potensi tertular Covid 19 jika abai menaati protokol kesehatan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

Valdi Melo (fungsionaris PMKRI Kota Jajakan Gorontalo) kepada Meimonews.com menyatakan, masih banyak ditemui pengunjung dan pedagang pasar Andalas, Kota Gorontalo yang abai terhadap protokol kesehatan. “Ada sejumlah pengunjung dan pedagang tidak memakai masker.

“Setelah diingatkan, mereka akhirnya bersedia menerima dan memakai masker yang dibagikan oleh anggota PMKRI,” ujarnya.

Selesai melaksanakan Aksi Peduli Covid 19 di Pasar Andalas, para kader PMKRI bergerak door to door untuk membagikan sejumlah paket sembako kepada warga Kota Gorontalo yang kurang mampu termasuk sebagian di antaranya umat Paroki St. Khristoforus Gorontalo .

Saat menyerahkan sembako, Pastor Roni menyapa umatnya sambil menyemangati mereka agar selaku taat pada anjuran Pemerintah untuk menaati protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Pastor Roni mengapresiasi upaya yang telah dilakukan PMKRI Gorontalo untuk Peduli terhadap situasi pandemi Covid-19.

Bagi Pastor Roni, aksi Peduli Covid 19 PMKRI Gorontalo ini sesungguhnya merupakan implementasi dari Ajaran Sosial Gereja tentang panggilan keterlibatan Gereja dalam masalah sosial kemasyarakatan.

Pemberian bantuan kepada warga masyarakat yang berkekurangan di saat pandemi Covid 19 adalah sejalan dengan sikap Gereja untuk selalu mendahulukan kaum miskin dan mereka yang menderita. “Preferential option for the poor ” ujarnya.

Aksi nyata Peduli Covid-19 tersebut, ungkap Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo Stevan Lintang merupakan dukungan PMKRI Gorontalo terhadap Surat Edaran Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC tanggal 7 Agustus 2021.

Adapun semangat yang termaktub dalam surat edaran tersebut yakni ajakan kepada umat Katolik untuk peduli dan melakukan upaya nyata mencegah penyebaran Covid-19 dan membantu mereka yang terdampak melalui tiga bidang pelayanan yakni Pelayanan Informasi dan Literasi, Pelayanan Sosial dan Pelayanan Doa.

“Sebagai respon terhadap seruan Uskup Manado tersebut , pengurus dan anggota PMKRI Kota Jajakan Gorontalo melaksanakan Aksi Peduli Covid-19 melalui #Gerakan Berbagi, Indonesia Sehat, Indonesia Hebat berupa aksi bagi-bagi masker, hand sanitizer dan sembako,” ujar Lintang kepada Meimonews.com. (lk)

Meimonews.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Jajakan Gorontalo menyambut baik dan mendukung kebijakan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC membentuk Satuan Pelayanan Penanggulangan Bahaya Covid -19 mulai dari tingkat Keuskupan, Kevikepan hingga Paroki sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran Uskup Manado tertanggal 7 Agustus 2021.

Adapun semangat yang termaktub dalam surat edaran tersebut yakni ajakan kepada umat Katolik untuk peduli dan melakukan upaya nyata mencegah penyebaran Covid-19 dan membantu mereka yang terdampak melalui tiga bidang pelayanan yakni Pelayanan Informasi dan Literasi; Pelayanan Sosial dan Pelayanan Doa.

Sebagai respon terhadap seruan Uskup Manado tersebut, pengurus dan anggota PMKRI Kota Jajakan Gorontalo lewat Tim Kerja Peningkatan Status melakukan Aksi Peduli Covid-19 melalui # Gerakan Berbagi, Indonesia Sehat, Indonesia Hebat.

Aksi nyata tersebut berupa bagi-bagi masker dan hand sanitizer kepada sejumlah warga Kota Gorontalo yang beraktivitas di pasar tradisional Jl. Andalas Kota Gorontalo maupun para pengguna jalan di Perlimaan Telaga, Kota Gorontalo , Sabtu (21/8/2021).

Selain itu, para kader PMKRI Gorontalo juga membagikan sembako kepada beberapa warga kurang mampu di Kota Gorontalo, sebagian di antaranya adalah anggota umat Katolik Paroki St Christoforus Gorontalo .

“Aksi Peduli Covid-19 merupakan respon cepat PMKRI Kota Jajakan Gorontalo terhadap seruan Uskup Manado, sekaligus merupakan wujud kepedulian PMKRI Gorontalo untuk mengambil peran membantu upaya pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 sekaligus membantu mereka yang secara sosial ekonomi terdampak oleh pandemi Covid-19,” ujar Stevan Lintang, Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo.

Secara ekonomis, sambungnya kepada Meimonews.com di sela kegiatan, bantuan yang disalurkan oleh PMKRI Gorontalo nilainya tidak seberapa, tapi aksi ini lebih dimaksudkan sebagai ajakan kepada semua pihak untuk segera mengambil langkah nyata ikutserta menanggulangi pandemi Covid-19 dan membantu mereka yang terdampak mengingat saat ini angka positif Covid-19 di Provinsi Gorontalo masih relatif tinggi.

Sejalan dengan itu, Shorinji F. Kaporoh (Ketua Tim Kerja Peningkatan Status PMKRI Gorontalo) menyatakan, di tengah kesulitan yang dihadapi warga Kota Gorontalo, bantuan masker, hand sanitizer dan sembako yang disalurkan PMKRI Gorontalo dirasakan warga sangat berarti.

“Hal ini nampak dari antusiasme dan aroma kegembiraan yang terpancar dari raut muka mereka pada saat menerima bantuan,” ujarnya ketika ditemui terpisah.

Hal ini, tambahnya, tentu saja semakin menyemangati para anggota PMKRI yang sejak pagi pukul 08.00 Wita sudah berkumpul di Margasiswa untuk selanjutnya bergerak menyalurkan bantuan di tengah hiruk-pikik aktivitas pasar, keramaian kendaraan yang lalulalang dan sempitnya lorong-lorong jalan pemukiman padat penduduk hingga siang hari pukul 12.30 Wita.

“Suatu pengalaman menarik melaksanakan aktivitas sosial kemasyarakatan sebagai kader PMKRI yang terpanggil untuk menghadirkan Gereja di saat-saat sulit seperti ini,” tambah Maria Bay (Sekretaris PMKRI Kota Jajakan Gorontalo sekaligus Sekretaris Tim Kerja Peningkatan Status), yang bangga dengan baret merah berjambul kuningnya.

Kehadiran ormas PMKRI di Provinsi Gorontalo masih sangat muda, baru berjalan beberapa bulan. Jumlah anggotanya pun baru hampir 20 orang yang pada umumnya merupakan mahasiswa Katolik yang berasal dari luar Gorontalo seperti Papua, NTT, Sulsel, yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Kota Gorontalo maupun Kabupaten Gorontalo seperti Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Universitas Gorontalo (UG) maupun Universitas Ichsan Gorontalo.

Meski demikian, warga PMKRI Gorontalo dengan didukung pimpinan dan umat Katolik Gorontalo bertekad akan mendayagunakan ormas PMKRI bagi kepentingan Gereja dan Tanah Air sesuai semboyan Pro Ecclesia et Patria.

“Semoga PMKRI Gorontalo akan terus tumbuh dan berkembang (Crescat et Floreat),” ujar Rita Tinangon, aktivis umat Katolik Paroki St. Christoforus Gorontalo. (lk)

Meimonews.com – Paroki St. Theodorus Kaaruyen Boalemo Provinsi Gorontalo genap berusia 3 tahun pada 19 Agustus 2021. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) tersebut diadakan Misa Syukur, Pemberkatan Gua Maria dan Perayaan Syukur.

Ketiga kegiatan yang diadakan pada Minggu (22/8/2021) tersebut tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang dikeluarkan Pemerintah.

Misa dipersembahkan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC bersama Pastor Nicodemus M. Rumbayan MSC (pastor paroki) dan Pastor Robert Mawuntu Pr serta di dampingi Frater Diakon Firovani Adikila Pr.

Paduan suara dari Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparawi Katolik Daerah (LPK3D) Provinsi Gorontalo pimpinan Handoyo Sugiarto turut mengisi lagu-lagu misa.

Sejumlah undangan tampak hadir di antaranya Pembimaskat Gorontalo Reine Koraag, mantan Ketua DPP St. Christoforus Gorontalo (paroki induk dari Paroki St. Theodorus sebelum dimekarkan jadi paroki) John Lasut Talulembang Sule (humas LPK3D Gorontalo dan Depertim PMKRI Gorontalo), serta Elok Kurniawan (Bendahara KBK Paroki St. Christoforus Gorontalo).

Usai misa di gereja, diadakan pemberkatan Gua Maria Bunda Hati Kudus dan penandatanganan prasasti oleh Mgr. Rolly, sapaan akrab Uskup yang disaksikan umat dan undangan.

Acara dilanjutkan dengan perayaan syukur. Ada pengipasan lilin menyala dan penyerahan kue HUT dari Uskup di dampingi Pastor Nico, sapaan akrab pastor Paroki kepada sejumlah umat, pimpinan DPP seperti Handoyo Sugiarto dan tamu/undangan serta di akhiri makan bersama.

Mgr. Rolly dalam sambutannya menyampaikan selamat atas peringatan tiga tahun Paroki hasil pemekaran dari Paroki St. Christoforus Gorontalo ini. Hal ini bisa terjadi karena ada penyelenggaraan Tuhan.

“Ada rahmat dan pemberian Tuhan yang diberikan khususnya kepada perintis paroki ini sehingga bisa seperti ini, ada seperti sekarang,” ujar Mgr. Rolly yang menguraikan secara detail bagaimana paroki ini bisa mekar, menjadi paroki mandiri.

Dengan kisah sejarah dari perintis / pemuka umat, ungkap Mgr. Rolly, itu bisa terjadi karena yang mengikat, ada yang menyambut, bagaikan benang merah. Menyambung kisah umat.pertama yang datang ke sini sampai saat ini.

“Tentu ada yang menyambung terus sebagai benang merah. Dan, kita yakin dan percaya, itu adalah Tuhan. Ada Tuhan yang menuntun perjalanan dari Paroki ini. Tentu dengan garapan agar apa yang didambakan umat di sini dengan segala kegiatan yang ada, bisa membuat yang terbaik,” sebut Mgr. Rolly.

Uskup mengakui, dengan gambaran tadi, umat kecil di stasi-stasi tapi imannya kuat. Swadaya umat luar biasa sehingga membanggakan walau tersebar di mana-mana.

Paroki ini memang kecil. Jumlah umatnya seperti disampaikan Pastor Nico, hanya 322 jiwa. “Namun jumlah bukan menjadi ukuran tapi yang penting kualitasnya,” tandas uskup

Dalam laporannya, Pastor Nico menjelaskan, paroki ini masih balita, baru berusia 3 tahun berdasarkan SK Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC No..77/U/SK/VIII/2018 tanggal 19 Agustus 2018 yang ditetapkan pada 8 Agustus 2018.

Sebagai pastor baru di paroki ini, yang menjabat pada 14 Juni 2021, Pastor Nico menegaskan, hal pertama yang akan dilakukan adalah mengefektifkan pelayanan kepada umat Allah melalui pastoral keluarga, katekese umat dan perayaan ekaristi. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut menggelar Pelatihan Softskill di SMP dan SMA sederajat di Warong Kobong Manado, Jumat (20/8/2021).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor J. Lasut di dampingi Kabid P2M Sam G. Repi dan Kasi Pemberdayaan Bidang P2M ini diikuti oleh 20 orang guru-guru SMP Negeri 4 Manado.

Sejumlah materi diberikan kepada peserta yakni Jenis serta Dampak Narkoba dan NPS oleh Brigjen Lasut, Bahaya Penyalahgunaan Narkoba oleh Lexie Kalesaran (Ketua KTN / Komunitas Tolak Narkoba), Faktor Resiko dan Protektif Remaja terhadap Narkoba oleh Direktur Ditres Narkoba Polda Sulut diwakili Kompol Elia Maramis (Kasubdid III ditres Narkoba Polda Sulut).

Selain itu, Upaya Menghindari Penyalahgunaan Narkoba oleh Beldie Aryona Tombeg, ST. M.Ars (Ketua Relawan Anti Narkoba, dan Pencegahan berbasis Sekolah oleh Dr. Daghlan Walangitan, M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado)

Tujuan diselenggarakannya Pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman serta mengembangkan kemampuan yang aplikatif kepada sekolah dalam menciptakan siswa yang adaptif dalam menolak penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada sekolah untuk semakin memperkuat nilai dan mutu anak didik dalam menghadapi tantangan dan kemajuan teknologi, yang sifatnya dapat diaplikasikan pada anak didik selanjutnya.

Manfaat dilaksanakannya pengembangan softskill ini yakni anak dan remaja (siswa) memiliki kesiapan untuk bersih narkoba, menumbuhkan kepercayaan diri dalam bersosialisadi sehingga akan memperkuat citra positif siswa.

Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protap Covid-19 yakni seluruh peserta wajib menggunakan masker, seluruh peserta kegiatan dites suhu badan menggunakan thermal gun.

Seluruh peserta kegiatan dites Swab antigen terlebih dahulu sebelum registrasi,.para peserta harus menjaga jarak dan oleh panitia disediakan handsanitizer dan tempat cuci tangan untuk para peserta. (lk)

Meimonews.com – Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021 diselenggarakan secara virtual di Mako Polresta Manado, Selasa (17/8/2021) dan diikuti sejumlah PJU secara terbatas dengan tetap mengikuti prokes.

Hadir pada kegiatan yang mengusung tema “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” tersebut adalah Wakapolresta AKBP Faisol Wahyudi, Kabag Ops Kompol Thommy Aruan, Kabag Sumda Kompol Agnes Timbuleng, Kabagren Kompol Meiske Ering, Kasat Reskrim Kompol Taufik Arifin, Kasat Intel AKP Boy Rawung, Kasat Narkoba AKP Sugeng Santoso.

Kasat Sabhara Bartolomius Dambe Kasat Binmas AKP Fatrisius Pandenaa, Kasi Propam AKP Arke Parasan, KSPK AKP Beltasar R. Galanti, Kasikeu AKP Nico Tampati, Plt Kasat Tahti Iptu Nurhisayat Potabuga, Ps Kasitipol Iptu Yorid Hmisi.

Rangkaian kegiatan upacara antara lain diisi dengan peringatan Detik-detik Proklamasi berupa tembakan meriam 17 kali, sirine, selama 1 menit, pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPR-RI, mengheningkan cipta,.pembacaan doa oleh Menteri Agama.

Pengibaran bendera negara Sang Merah Putih diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya, fly pass pesawat TNI AU, persembahan lagu oleh Gita Bahana Nusantara secara virtual, lagu ”Syukur” dan lagu ”Maju Tak Gentar,” dan helikopter TNI AU yang membawa giant flag Merah Putih. (lk)

Meimonews.com – Dalam sepekan terakhir, sebanyak 826 warga baik yang tinggal di Manado maupun beberapa daerah di luar Manado telah divaksinasi di Gerai Vaksin Presisi Polresta Manado.

Warga yang mendapat vaksinasi oleh tim yang berasal Bidang Dokkes Polda Sulut, Pemkot Manado dan Polresta Manado tersebut terdiri dari berbagi macam profesi atau latar belakang.

Ada yang masuk kategori masyarakat umum, lansia, pelajar, pekerja pemerintah, TNI/Polri, pelayanan publik, SDM kesehatan, pendidik, tokoh agama dan wartawan.

Menurut data Humas Polresta Manado, pada 9 Agustus ada sebanyak 101 warga yang telah divaksin. Pada 10 Agustus 113 orang, 12 Agustus 124 orang, 13 Agustus 153 orang, 15 Agustus 110 orang, 16 Agustus 145 orang dan 18 Agustus 80 orang.

“Total yang divaksin baik vaksin pertama maupun kedua di Gerai Vaksin Presisi Polresta Manado di sepekan terakhir berjumlah 826 orang,” ujar Kepala Humas Polresta Manado AKP Yusak Parinding kepada Meimonews.com di sela pelaksanaan vaksinasi, Rabu (18/8/2021).

Bila ditambah dengan jumlah warga yang telah divaksin sejak 30 Juni 2021 (waktu pertama kali pelaksanaan vaksinasi mendukung Program Presiden Joko Widoda untuk sejuta vaksin setiap hari ini maka sudah ribuan orang yang mendapat pelayanan vaksinasi gratis di Gerai Vaksinasi Presisi Polresta Manado ini.

Pelaksanaan vaksinasi di Gerai Vaksinasi Presisi Polresta Manado ini, menurut pemantauan Meimonews.com senantiasa dipantau oleh Kapolresta Manado Kombes Pol. Elvisnus Laoly, Wakapolresta AKBP Faisol Wahyudi dan sejumlah Pejabat Utama Polresta Manado seperti Kasumda Kompol Agnes Timbuleng.

Bahkan, tak segan mereka turun memberikan arahan agar peserta program vaksinasi tetap mengikuti prokes yang telah ditetapkan. (lk)