Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng menegaskan, pihaknya tidak alergi dengan kritik dan tidak
anti kritik. Siapa saja yang ingin memberikan masukkan berupa kritik tidak masalah asal konstruktif.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat di dampingi Humas Unsrat Manado Dr. Drs. Max Rembang, M.Si di dan Drs. Philep Moors Regar, M.Si dalam.pertemuan dengan wartawan di gedung Lantai 4 Kantor Pusat Unsrat Manado, Kamis (6/6/2024).

“Saya tidak alergi dengan kritik. Tidak anti kritik. Saya tidak masalah bila ada yang mengkritik Unsrat apalagi untuk kemajuan Unsrat asalkan dilakukan dengan cara yang pantas dan disertai solusinya. Bukan hanya mengkritik saja,” ujar Rektor.

Kritik konstruktif yang disertai solusi, menurut Rektor tidak dimasalahkan tapi hendaknya menggunakan cara-cara yang pantas dan diberikan solusinya. Masukkan yang untuk kemajuan Unsrat Manado tidak menjadi masalah.

Terkait dengan pemberitaan lewat media baik cetak maupun elektronika termasuk online, Rektor dan ditambahkan Rembang mengingatkan agar ada keseimbangan, ada konfirmasi.

Bukan hanya dari satu sudut semata tapi harus ada sudut pandang lainnya sebagaimana aturan jurnalistik. Para wartawan harus tetap menjunjung etika jurnalistik. “Setiap pemberitaan harus cover both side dan berimbang. Karena itu perlu selalu dikonfirmasi,” ujar Rembang.

Di Unsrat, sebut Rektor, ada aturan yang berlaku. Sudah ada policynya. Rektor tidak bisa  mengambil keputusan di luar ketentuan yang ada.

Rektor mengingatkan, bila mengkritisi dan sudah berulang-ulang tanpa dasar bisa saja dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, hingga saat ini pihaknya belum mengambil langkah tersebut.

Rektor mengakui, pihaknya tidak mau yang enak-enak saja tapi perlu masukkan berupa kritik tapi konstruktif, ada solusinya di samping diperlukan konfirmasi. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar sosialisasi beasiswa S2 Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Targeted Indonesia – Tiongkok di Central South University, Selasa (4/6/2024).

Sosialisasi  yang diadakan di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut ini diikuti puluhan mahasiswa Fakultas Teknik, mahasiswa Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unima.

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unima Dr. Donal Matheos Ratu, S.Pd, M.Hum., membuka kegiatan sosialisasi ini.

Dalam sambutannya, Ratu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak PT QMB New Energy Materials. “Mewakili Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd., saya menyampaikan terima kasih yang luar biasa kepada PT QMB New Energy Materials yang ingin melaksanakan sosialisasi di Unima. Tentunya, Unima bangga karena sosialisasi ini merupakan sosialisasi pertama di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Mantan Dekan FBS ini mengingatkan kepada mahasiswanya untuk mencermati apa saja yang disampaikan oleh perwakilan PT QMB New Energy Materials agar bisa melanjutkan studi S2 dengan beasiswa LPDP di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Momentum ini sangat penting bagi mahasiswa Unima karena perusahaan PT QMB New Energy Materials akan menyiapkan beasiswa ke Central South University Tiongkok. Untuk itu, silahkan bertanya jika ada yang kurang dimengerti.

“Perusahaan ini juga akan berkontribusi dalam rangka mewujudkan Indonesia emas 2045 melalui generasi muda,” jelasnya.

Ratu juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua Badan Kerja Sama Luar Negeri yang telah memfasilitasi PT QMB New Energy Materials untuk melaksanakan sosialisasi beasiswa S2 LPDP Targeted Indonesia – Tiongkok di Unima.

“Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Ketua BKLN Unima Dr. Jeane Tuilan, M.Pd., yang telah memfasilitasi teman-teman PT QMB New Energy Materials. Semoga sosialisasi ini bejalan dengan sukses dan lancar,” ujarnya.

Ratu  berharap melalui sosialisasi ini, mahasiswa Unima bisa melanjutkan studinya dengan program beasiswa S2 LPDP Targeted Indonesia – Tiongkok di Central South University.

“Tentunya sebagai pimpinan Unima, saya sangat berharap kepada seluruh mahasiswa yang hadir pada sosialisasi ini agar bisa melanjutkan program beasiswa S2 ini karena kesempatan ini sangat terbatas,” ujarnya

Turut hadir pada kegiatan in narasumber Wakil Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ultra GEM Shenzhen, Postdoct di GEM CO.LTD, Dr. Wang Yaning, Awardee batch 2, Viola Pongajow, ST, Dekan Fakultas Teknik Dr. Eddy Kembuan, M.Pd, Wakil Dekan Bidang Akademik FMIPAK Prof. Dr. Mokosuli Yermia Semuel, Ketua BKLN Unima, Dr. Jeane Tuilan, M.Pd. (FA)

Meimonews.com – Kesehatan lingkungan di bumi semakin tahun semakin tidak sehat. Isu-isu perubahan iklim, perusakan habitat, hingga hilangnya keanekaragaman hayati menjadi isu besar.

Dilansir dari National Geographic, satu bahaya yang semakin menyebar ke ekosistem dapat diubah dengan perilaku mengurangi polusi plastik.

“Menyadari hal tersebut kami
Wanita Katolik RI meskipun masih dalam lingkup yang kecil membantu pemerintah dalam hal bersih bersih lingkungan terutama sampah plastik,” ujar Sekretaris Panitia Pelaksana Peringatan 100 Tahun WKRI Sulut Emmy Maturbongs kepada  Meimonews.com di Manado, Rabu (5/6/2024).

Kegiatan bersih-bersih tersebut, sambungnya, merupakan salah satu rangkaian kegiatan memperingati 100 Tahun Wanita Katolik RI yang dilaksanakan di daerah ini oleh panitia pelaksana yang diketuai Neltje Eman.

Bakti Sosial Giat Peduli Sampah yang melibatkan DPD, panitia pelaksana dan perwakilan DPC  yang ada di Manado itu dilaksanakan di Pantai Boulevard II, baru-baru.

“Terima kasih untuk semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini, DPD, Cabang-cabang yang ada di Manado dan sekitarnya.  Semoga kita semua semakin mencintai bumi dan berusaha mengurangi sampah plastik,” ujar Emmy. (lk)

Meimonews.com – Pelbagai upaya dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut dan jajarannya agar pendapatan daerah Sulut sebagai sumber pembiayaan pembangunan optimal dan meningkat.

Salah satu upaya tersebut adalah dengan mendatangi lokasi-lokasi atau kantor perusahaan-perusahaan yang ada di daerah ini.

Itu seperti terlihat saat Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen, SE Ak, tim kantor pusat dan UPTD PPD (Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pajak Daerah) Minahasa Utara serta tim Bapenda Minahasa Utara mendatangi kantor PT MSM Likupang, Selasa (4/6/2024).

Kedatangan ke perusahaan tersebut yang disambut Tim Account PT MSM yang dipimpin Terry adalah dalam rangka identifikasi dan optimalisasi potensi pajak daerah.

Dalam kunjungan tersebut ada sejumlah hal dibahas seperti PNBP (penerimaan negara bukan pajak) untuk royalti; Galian mineral bukan logam dan batuan (wajib menyetor ke Pemkab Minut sebagai opsion bagi hasil);

Pajak alat berat; Pajak bahan bakar; Pajak kendaraan bermotor nomor polisi luar daerah (agar dimutasi ke daerah Sulut); Kendaraan yang sudah rusak agar dilaporkan ke Bapenda;

Berhubungan dengan pajak air permukaan (PAP), tim Bapenda Sulut akan mengunjungi lokasi tambang untuk melakukan identifikasi luasan penampungan air dan kubikasi pemanfaatan air baik yang digunakan untuk keperluan rumah tangga perusahaan maupun kegiatan eksplorasi dan produksi.

Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen, SE. Ak berterima kasih atas penyambutan dari tim PT MSM dan kerjasama yang telah terungkap dalam kunjungan tersebut. (elka)

Meimonews.com – Bank SulutGo mendapat penghargaan penting dari Sentra Medika Hospital. Ada empat penghargaan yang diterima.

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan saat Sentra Medika Hospital Minahasa Utara mengadakan kegiatan Gathering Perusahaan/Instansi dan Asuransi Rekanan, di kompleks rumah sakit swasta itu, Kamis (30/5/2024)

Acara ini dihadiri oleh tamu dari berbagai perusahaan, instansi, dan asuransi rekanan Sentra Medika, termasuk HRD, kepala cabang, dan pimpinan asuransi regional, di antaranya Bank SulutGo (akrab disebut juga BSG).

Gathering ini bertujuan untuk mempererat hubungan dan menjalin kerjasama yang lebih erat antara Sentra Medika Hospital Minut dengan para rekanan.

Dalam acara ini, Sentra Medika juga berkesempatan untuk menyampaikan berbagai informasi dan update terbaru tentang layanan kesehatan yang tersedia di rumah sakit.

Di momen penting dalam gathering ini ada pemberian penghargaan kepada beberapa rekanan yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam kerjasama dengan Sentra Medika. di antaranya BSG

BSG yang saat ini dipimpin Revino M. Pepah sebagai Dirut ,meraih 4 penghargaan bergengsi, yaitu Top Five Out Patient Performance Company, Top Five In Patient Performance Company, The Best Out Patient Performance Company serta The Best In Patient Performance Companya.

Penghargaan ini merupakan bukti komitmen BSG dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para karyawan dan nasabahnya. (Afer)

Meimonews.com – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Unsrat Manado Dr. Daud Markus ‘Ferry’ Liando, SIP, M.Si menegaskan produk institusi pendidikan perguruan tinggi diarahkan tidak hanya berorientasi hasil atau output namun juga yang terpenting adalah berorientasi outcome atau dampak.

Penegasan tersebut disampaikan Ferry (sapaan akrabnya) dalam percakapan dengan Tim PodCast Unsrat Dr. Odi Kaunang di Kantor PTI Manado, Senin (3/6/2024).

Disebutkan, target lulusan perguruan tinggi tidak hanya sebatas pada capaian jumlah seperti target lulusan pertahun, jumlah mahasiswa mencapai IPK tertinggi, jumlah mahasiswa mendapat predikat tertinggi atau pencapaian lain yang sifatnya numerik atau angka.

Dalam kepemimpinan sebagai Dekan, Liando akan berupaya akan menjadikan para lulusan dipersiapakan tidak hanya pada bekal ilmu pengetahuan atau teori semata, namun perlu juga dibekali dengan keterampilan kerja dan karakter yang baik.

“Menjadikan mahasiswa cerdas, itu suatu kewajiban bagi institusi pendidikan. Namun cerdas saja tidak cukup untuk bisa berkompetisi di dunia kerja kelak. Mahasiswa harus punya skill dan karakter yang baik,” tandasnya

Dosen kepemiluan dan acapkali jadi pembicara di beberapa kegiatan/dialog ini akan merancang sebuah grand design pendidikan baik pembenahan tujuan pembelajaran masing-masing mata kuliah maupun metode pembelajaran.

“Kita tidak perlu mengubah mata kuliah, namun tujuan masing-masing mata kuliah harus diperbaiki. Masing-masing mata kuliah didorong untuk menghasilkan tiga capaian yakni penguasaan teoritik, skill atau keterampilan khusus dan pembentukan sikap atau karakter,” jelasnya.

Ditambahkan, agar mahasiswa memiliki bekal keterampilan maka para dosen perlu juga didorong untuk pengembangan dan pengalaman empirik. Secara teoritik, SDM di Fisip sangat mumpuni. Sebagian besar telah bergelar S3. Sebagiannya meski tidak S3 tapi mereka telah lama menjadi dosen, sehingga kapasitas mereka tidak diragukan.

Namun soal pengalaman empirik di dunia pekerjaan sebagian masih harus dikembangkan. Kita butuh dosen yang ahli dalam penyusunan peraturan seperti perundang-undangan, Perda dan Perdes. Kita akan mempersiapkan dosen ahli dalam bidang perencanaan pemerintahan seperti RPJMD, RKPD, ahli sebagai analis kebijakan pemerintahan, ahli dalam keuangan dan penyusunan anggaran pemerintahan, ahli dalam penyusunan APBD ataupun APBDes.

Menurutnya, di beberapa instansi pemerintahan memang memerlukan pendampingan. Di pemerintahan desa menyediakan banyak anggaran untuk pendampingan. Ada permintaan untuk pembuatan website desa, pendampingan pembuatan Perdes, APBDes serta tata kelola BUMDes.

Di DPRD membutuhkan tenaga ahli dalam penyusunan Perda. Di Bappeda Propinsi, Kabupaten dan Kota butuh ahli perencana dan analis kebijakan. Demikian juga dengan institusi lain yang kerap membutuhkan konsultan, tenaga ahli atau tim pakar.

Dalam hal kepemimpinan pemerintahan maka memerlukan dosen yang ahli dalam strategi pengambilan keputusan, resolusi konflik, mediator, public speaking. “Kita juga mempersiapkan dosen yang ahli di bidang teknologi pemerintahan, akuntansi pemerintahan, jurnalistik dan humas serta keahlian lain yang dibutuhkan mahasiswa ketika mereka masuk dunia kerja kelak,” ujarnya.

Jika para dosen kita sarankan memiliki keahlian khusus maka penerima manfaat bukan hanya bagi mahasiswa yang diuntungkan, namun juga bagi dosen yang bersangkutan. Sebab baik lembaga pemerintahan, swasta ataupun organisasi non pemerintah kerap membutuhkan konsultan, tim ahli, tim pakar dari perguruan tinggi.

Mereka menyiapkan banyak anggaran untuk itu. Yang dibutuhkan oleh lembaga-lembaga tersebut bukan hanya sekedar kepakaran di bidang keilmuan, namun dibutuhkan kepakaran dalam merancang sesuatu untuk menghasilkan produk pemerintahan seperti naskah akademik ataupun policy paper.

Keahlian para dosen juga akan sangat mendukung Indikator Kinerja Utama atau IKU dan akreditasi Prodi. Bahwa dosen harus didorong berkegiatan di luar kampus sebagai penunjang tri dharma perguruan tinggi.

Semua itu butuh proses panjang. “Saya yakin ini bisa. Apalagi terget ini sangat sejalan dengan Visi Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian Alexander Berty Sompie, MEng Asean IPU Eng yakni menjadikan Unsrat Unggul dan Berbudaya menuju World University,” tandasnya.

Dikemukakan, selain penguatan kurikulum dan pengembangan keahlian dosen, perlu juga pengembangan kegiatan extra kurikuler mahasiswa. Belajar di kelas tidak cukup untuk melatih mereka memiliki kapasitas yang dibutuhkan dunia kerja kelak. Sehingga pengembangan kepemimpinan mahasiswa harus di dorong lewat organisasi kemahasiswaan.

Terdapat beberapa mata kuliah yang harusnya wajib mensyaratkan kegiatan kemahasiswaan untuk bisa lulus. Misalnya mata kuliah Agama, wajib mahasiswa untuk ikut kegiatan-kegiatan kerohanian baik oleh BKK, KMK dan Badan Tadzkir. Mata kuliah organisasi dan manajemen diwajibkan bagi mahasiswa menjadi anggota di organisasi lingkungan kampus atau wajib mengikuti kegiatan LKMM fakultas atau universitas. Mata kuliah metodologi atau kapita selekta di wajibkan bagi mahasiswa untuk ikut lomba LKTI.

Jadi, nantinya tujuan pembelajaran masing-masing mata kuliah tidak hanya diarahkan pada penguasaan pengetahuan teoritik semata, namun pengalaman kepemimpinan mahasiswa harus dijadikan target juga guna mempersiapkan diri mereka untuk berkompetisi di dunia lapangan pekerjaan ketika mereka lulus kelak atau untuk pengembangan karier mereka dalam dunia kerja.

“Ada link and match antara mata kuliah yang diajarkan dengan kebutuhan dunia kerja,” tandas Ferry. (FA)

Meimonews.com – Sejumlah atraksi kesenian, talkshow serta spirit and mission mewarnai hari pertama Perayaan Syukur 40 tahun Seminari Tahun Orientasi Rohani (TOR) Pondok Emaus (Poem) Tateli, Minahasa, Sabtu (1/6/2024).

Atraksi tersebut adalah koor dari Frater-frater Seminari Pineleng, Koor Frater-frater Seminari TOR Poem, Koor Mahasiswa STFS Pineleng, Vokal Group Mahasiswa Asrama Benedicta serta Tari Kabasaran (Minahasa) dan Tari Myama Tawahuk (Tanimbar) yang dibawakan Frater-frater Seminari TOR Poem.

Selain itu, talkshow yang menampilkan pembicara Uskup Amboina Mgr.Inno Ngutra Pr dengan pemandu Rektor Seminari TOR Poem Pastor Bonefasius Boro Bin Ola Pr serta spirit and mission dari Ketua Pukat (Profesional Usahawan Katolik) Keuskupan Manado Jimmy Asiku dan Ketua Catholic Family Ministry Raldi Laluyan.

Acara digelar Panitia yang diketuai Jonas Adam ini dimulai di gereja dan diawali Angelus serta berlanjut di aula tempat pembinaan calon-calon imam Diosesan Keuskupan Manado.

Hadir pada kesempatan itu, antara lain Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Uskup Sorong Monokwari Mgr. Datus Lega, Wakil Rektor Seminari TOR Poem Pastor Marson Pungis Pr, Ketua UNIO Pastor Melky Malingkas Pr, Rektor Baru TOR Poem Pastor Danny Surentu Pr, Rektor Seminari Pineleng Pastor Ambrosius Wuritimur Pr, Rektor Seminari Kakaskasen Pastor Berthi Imbar Pr, Rektor Agustinianum Pastor Jivon Motikas Pr.

Sejumlah undangan lainnya juga hadir di antaranya perwakilan Kongregasi Suster-suster DSY Sr. Geralda Untu, perwakilan Frater-frater CMM Frater Herman Mandagi dan tokoh umat Keuskupan Manado Welly Pesoth dan istri serta tokoh umat Stasi Tateli Paroki Mokupa (lokasi seminari ini berada) seperti Bismark Lumentut.

Saat talkshow, Mgr. Inno memaparkan pengalamannya saat pembinaan di seminari ini sewaktu masih berstatus frater. Banyak hal-hal yang dialaminya serta menjadi pendorong semangat sehingga ia bisa ditahbiskan menjadi imam dan bahkan menjadi uskup.

Pengalaman-pengalaman tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para frater yang sementara menjalani pembinaan di seminari yang berlokasi di Stasi Tateli Paroki Mokupa ini. (lk)

Meimonews.com – Berbagai upaya dalam penanggulangan eceng gondok danau Tondano Kabupaten Minahasa terus-menerus dilakukan.

Hal ini, antara lain terlihat saat Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado, dalam hal ini Tim Peneliti dari Program Studi (Prodi) Proteksi Tanaman Jurusan Hama dan Penyakit bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa dan PT PLN melakukan upaya dimaksud secara alami di Danau Tondano.

“Upaya penanggulangan secara alami eceng gondok Danau Tondano yang merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Minahasa, PT PLN dan Fakultas Pertanian Unsrat semakin menjanjikan,” ujar Dekan Faperta Unsrat Ir. Dedie Tooy, M.Si, PhD kepada Meimonews.com  via WhasApp, Sabtu (1/6/2024).

Tim dari Faperta Unsrat Manado, sebut Tooy, terdiri Prof. Dr. Ir. Max Tulung, MS , Dr. Ir. Maxi Lengkong, MS, Dr. Ir. Wilson M. Moniaga, MS, Ir Caroulus S. Rante, MS dan  Ir. Daisy S. Kandowangko, M.Si.

Tooy menjelaskan, presentasi hasil penelitian skala kecil terbukti selama 3 bulan sudah ada hasil yang signifikan. “Upaya alami, dan memberikan jaminan ekosistem dan tidak mengganggu secara ekologis,” ujarnya.

Menurutnya, kerjasama ABG Akademisi, Bisnis dan Government terus menjadi upaya yang kiranya terus berkesinambungan. Tim merasa bangga sebagai bagian Fakultas Pertanian Unsrat.

Tooy mengimbau warga Sulut dan Indonesia untuk join dengan Prodi Proteksi Tanaman Jurusan Hama dan Penyakit Faperta Unsrat Manado. (FA)

Meimonews.com – Memperingati 3 tahun kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado, Staf Khusus Walikota, APM dan Dinas Kominfo Manado menggelar Dialog  Tabea Manado di Manado Bay, Rabu 29/5/2024).

Dialog Janji AARS : No one left behind (tidak ada yang ditinggalkan) yang disiarkan juga secara life streeming di Facebook dan Youtube ini menampilkan narasumber AARS dengan host Astrid Kumentas dan dihadiri para pejabat Pemkot Manado, Direktur Umum Perumda Pasar Manado Jefry Salilo, tokoh-tokoh agama/masyarakat dan undangan lainnya.

Sejumlah penanya yang adalah tokoh agama/masyarakat mengapresiasi apa yang sudah dibuat AARS selama tiga tahun kepemimpinan mereka. AARS telah banyak berbuat untuk kemajuan ibukota provinsi Sulut ini.

Apa yang mereka sampaikan bukan hanya karena mendengar/melihat tampilan video saat awal acara atau paparan AARS tapi mereka rasakan langsung karena berada di tengah masyarakat.

Berdasarkan data yang ada, sejak mengawali pemerintahan di kota Manado pada tahun 2021, Visi dan Misi AARS untuk Manado Maju dan Sejahtera sangat sejalan dengan sistem perencanaan Nasional  Berdasarkan Undang-Undang No 25 Tahun 2004. Fokus pembangunan kota dijabarkan melalui 15 rangkuman program prioritas yang didalamnya berisikan target dan indikator untuk pencapaian pembangunan.

Di awal pemerintahan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado, Andrei Angouw dan Richard Sualang harus diperhadapkan dengan kondisi yang tidak mendukung, karena wabah Covid-19 masih terjadi yang mengakibatkan krisis dan refocusing anggaran sehingga AARS dituntut harus mengambil kebijakan tepat dalam pengalokasian anggaran sehingga pembangunan tetap berjalan.

Kepemimpinan yang kuat tercermin dari karakter pelayanan, bukan semata mata karena kekuasaan yang dimiliki oleh seorang pemimpin publik. Inilah yang tercermin dari figur AARS yang ditantang untuk menjadi inspiratif dan transformatif. Maka AARS mulai membenahi infrastruktur mendasar yang selama ini tidak menjadi perhatian pemerintahan sebelumnya yaitu jalan dan drainase.

Panjang jalan yang teraspal tahun 2021 adalah 4.683,00 meter, tahun 2022 adalah 54.768,40 meter sedangkan pada tahun 2023 adalah 11.311,80 meter. Berdasarkan Data dari Dinas Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat kota Manado total jalan yang sudah diaspal hingga saat ini adalah 802.049 meter dengan persentasi kondisi mantap jalan adalah 83,90 persen.

Selain itu, untuk meminimalisir kerusakan jalan dan bangunan serta mengurai kelebihan air/drainase di seanteru kota Manado dikeruk dan diperbaiki secara sporadis. Terhitung sejak awal tahun pemerintahan AARS 2021,  pertama kali dalam beberapa dekade sungai Manado dikeruk. Pekerjaan pengerukan dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi Kementrian PUPR atas permintaan Walikota Manado Andrei Angouw.

Sepanjang tahun 2022 Sungai Tondano, Sungai Tikala, Sungai Sario dilaksanakan pengerukan dengan anggaran 3,2 miliar. Termasuk drainase berskala kecil, sedang dan besar dirombak dan ditata bahkan ratusan bangunan liar yang melanggar ijin bangunan dan berdiri di atas wilayah drainase dan sungai ditertibkan oleh tim gabungan dan langsung diawasi oleh Walikota dan Wakil Walikota Manado.

Hasilnya tidak ada lagi luapan air yang masuk ke rumah warga meskipun volume air yg masuk ke sungai akibat hujan cukup tinggi atau dengan kata lain Manado bebas genangan air. Jika sebelum Tahun 2021 Manado rentan dengan banjir pada wilayah yang cukup besar, saat ini kondisinya sudah berubah. Pembenahan infrastruktur utama mampu mereduksi banjir dan meminimalisir genangan air akibat curah hujan tinggi yang terjadi setiap tahunnya.

Pemerintah Kota juga berhasil membuat inovasi dengan memperlebar jalur pejalan kaki sepanjang 2,4 kilometer dan lebar 8 meter di sepanjang Jl Piere Tendean atau dikenal dengan pedestarian Boulevard. Jalur ini menjelma menjadi ruang terbuka hijau yang asri/nyaman untuk pejalan kaki/menjadi tempat bercengkerama warga sambil menikmati bantaran pantai Manado dan terlihat estetik sebagai wajah utama kota Manado.

Sejumlah taman kota juga diperbaiki. Besaran areal Ruang Terbuka Hijau Publik adalah 257 hektar. Pemerintah sudah membuat dan menata sebanyak 54 taman di kelurahan dan kecamatan/13 taman gantung dan 7 taman kota yang baru.  Semuanya untuk keindahan dan kenyamanan kota.

Sistem penerangan jalan juga menjadi salah satu fokus AARS. Dari total penerangan jalan umum sebanyak 15.580 titik dan yang berfungsi hanya 7.200 titik. Dari tahun  2021 hingga 2023 pemerintah telah mengadakan 8.800 lampu untuk mengganti dan menambah titik PJU di Kota Manado.

Sampai dengan awal tahun 2024 seluruh jalan protokol di Manado yakni Jl. Sam ratulangi (zero point sampai Winangun),
Jl. Sudirman (zero poin sampai Kairagi), Jl. Hasanudin dan sejumlah lajur jalan
posisi 99,9 persen sudah menyala. Dan  apabila ada gangguan di titik tersebut, dinas terkait akan merespon cepat dalam selang waktu 2×24 jam sudah bisa ditangani.

Penanganan TPA Sumompo menjelang peralihan ke TPA terpadu Iloilo
menunjukkan peningkatan yang signifikan dari 2021 hingga 2024. Dari tumpukan sampah menggunung, sejak awal masa pemerintahan/ penataan TPA Sumompo telah dilakukan secara terpadu beberapa perangkat daerah seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, dan bersama Bapelitbangda yang melakukan penyemprotan ecoenzym.

Dampak penggunaan ecoenzym telah secara signifikan mengurai konsentrasi metana, di mana jika sebelum penyemprotan berada pada skala 0, pasca penyemprotan menjadi lebih terurai dan berada pada skala 100,01 – 500.

Mall Pelayanan Publik adalah pengintegrasian pelayanan publik yang diberikan oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah,
serta swasta secara terpadu pada 1 (satu) tempat sebagai upaya meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, dan keamanan pelayanan.

Visi AARS adalah menjadikan tempat ini sebagai fungsi utama dari semua layanan publik pemerintah, sehingga cepat dan secara profesional dirasakan masyarakat.

Terbukti indeks Kepuasan Masyarakat sejak tahun 2021 hingga 2023 meningkat drastis dari angka 3,19 persen naik menjadi 3,53 persen pada tahun 2023 karena inilah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu mewakili Pemerintah Kota Manado, menerima penghargaan tingkat Nasional dengan kategori TERBAIK dari sejumlah Kementrian dengan persentasi pencapaian diangka 82,75 persen.

Inovasi lain yang sangat signifikan adalah pelayanan terhadap masyarakat dalam hal pendataan. Dinas terkait memberikan ruang sebesarnya kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang ramah,cepat dan tanpa biaya.

Karena data kependudukan dapat digunakan untuk mengetahui dan memahami kondisi kependudukan suatu wilayah, yang dapat menjadi dasar dalam penentuan kebijakan, pelayanan publik, perencanaan pembangunan hingga alokasi anggaran suatu wilayah sehingga sangat penting pemerintahan suatu wilayah untuk memiliki data kependudukan wilayahnya sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Inilah yang menjadikan alokasi anggaran pembangunan di Manado selama ini  menjadi tepat sasaran dan tepat guna bagi masyarakat karena objek pembangunan adalah penduduk.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang terus berinovasi dengan membuat program perlindungan kesehatan dan tenaga kerja bagi Pekerja Bukan Penerima Upah atau PBPU. PBPU Pemda Kota Manado adalah peserta Jaminan Kesehatan Nasional/BPJS yang iurannya dibayarkan lewat APBD Kota Manado.

Dengan status Universal Health Coverage untuk Kota Manado sehingga masyaralat yang didaftarkan melalui pendataan pada Dinas Sosial kota Manado ke BPJS kesehatan dan dapat langsung aktif kepesertaannya di hari yang sama.

Sejak tahun 2021 hingga per tanggal 30 April 2024 jumlah peserta PBPU yang di cover pemerintah Kota adalah sebanyak 24.568 jiwa. Program ini sangat membantu masyarakat dengan penggunaan anggaran yang terarah atau tepat sasaran. Hal ini yang membuat Pemerintah Kota Manado menerima penghargaan Universal Health Coverage Award 2023 dari BPJS Republik Indonesia sebagai Inovasi Terbaik dan menempatkan posisi kota Manado sebagai percontohan secara nasional.

Penyaluran dana Lansia dan insentif operasional rohaniawan atau tokoh agama/juga menjadi bagian dari program peningkatan kesejahteraan yang dilakukan pemerintah. Tercatat untuk penerima bantuan untuk Lanjut Usia yang terdaftar sebagai penerima layak adalah tahun 2022  sebanyak 2131 orang, tahin 2023  sebanyak 1941 oran dan tahun 2024 sebanyak 2711 orang

Sedangkan untuk Insentif operasional tokoh agama Tahun 2021 sebanyak 1.170 penerima, tahun 2022 berjumlah 1229 penerima, tahun 2023 sebanyak 1662 penerima dan tahun 2024 triwulan pertama sebanyak 1.275 orang rohaniawan.

Demikian pun dengan bantuan kelengkapan duka bagi masyarakat yang mengalami kedukaan. Pemerintah Kota Manado memberikan bantuan kelengkapan duka yang dikhususkan  bagi masyarakat yang masuk golongan kurang mampu atau miskin dan miskin ekstrim.

Dalam rangka melaksanakan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim secara tepat sasaran melalui strategi kebijakan yang meliputi pengurangan beban  pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat dan penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan.

Pemerintah kota mengeluarkan Surat Keputusan Walikota tentang penatapan nama sasaran keluarga miskin penerima program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim kota Manado.

Sebanyak 474 keluarga miskin ekstrem sudah terdata dan berhak menerima bantuan yaitu biaya hidup, renovasi rumah, memberikan pekerjaan, mengfasilitasi anak putus sekolah dan bantuan fasilitas kesehatan.

Program ini adalah inovasi ekstrem yang baru pertama kali diterapkan di Sulawesi Utara bahkan di Indonesia. Tujuan utama adalah pemerataan keseimbangan sosial dan keseimbangan kesejahteraan. Masyarakat pun terharu. Belum pernah ada kebijakan seperti ini yang pernah dilakukan  di kota Manado.

AARS punya keyakinan bahwa Tdak perlu yang canggih canggih tapi hal-hal sederhana yang dilakukan dengan sungguh-sungguh’ karena itu melalui musyawarah perencanaan pembangunan, program pembangunan kota dijajaki dari tingkat kelurahan.

Sesuai janji kampanye AARS maka program dana lingkungan disalurkan untuk kebutuhan infrastruktur. Untuk tahun 2022, kegiatan Dana Lingkungan sebesar 75 miliar  dan tahun 2023 sebesar 94 miliar sedangkan tahun 2024 ini sebesar 75 miliar dengan peruntukkan perbaikan lingkungan berupa pembuatan/perbaikan jalan hotmix; pembuatan jalan paving; pembuatan dan perbaikan saluran air; pembuatan talud penahan jalan; pembuatan jembatan; pembuatan jalan tangga, railing tangga; pembuatan rabat jalan; pembuatan jalan lapen.

Pemasangan penerangan jalan umum (PJU). Tercatat pada  tahun 2023 dana lingkungan terbagi di 354 lingkungan dan  tahun 2024 ini naik menjadi  504 lingkungan dan sedang dalam proses pembangunan.

Kajian indikator makro kota Manado dari tahun ke tahun menunjukkan tren positif dengan angka kenaikan 5-10 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kota Manado pada tahun 2022 sebesar 43,9 triliun rupiah dan di tahun 2023 meningkat menjadi 48,54 triliun rupiah. Kota Manado menjadi daerah pembentuk terbesar atas PDRB Sulawesi Utara yaitu 28,24 persen.

Pertumbuhan ekonomi kota Manado tahun 2021 adalah 5,15 persen, tahun 2022  5,64 persen, tahun 2023  5,54 persen. InflasiI tetap terjaga pada tahun 2021 yakni 2,65 persen, tahun 2022 4.00 persen dan tahun 2023 2,87 persen, yang merupakan rekor Inflasi terendah di Indonesia.

Tingkat pengangguran terbuka menurun  pada tahun 2021 yakni 12,17 persen, tahun 2022 sebesar 10,47 persen, tahun 2023 sebesar 8,85 persen. Hal ini mengartikan semakin banyak persentase penduduk angkatan kerja yang mendapatkan pekerjaan.

Angka kemiskinan pun menurun jauh, jika pada tahun 2021 sejumlah  6,19 persen, tahun 2022 5,85 persen sedangkan tahun 2023  5,79 persen yang merupakan terendah di Sulawesi Utara. Menurunnya angka kemiskinan ini bermakna bahwa secara umum kondisi penduduk miskin Manado menunjukkan perbaikan.

Indeks Pembangunan Manusia merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia terkait hasil pembangunan kota. Tahun 2021 : 79,20, tahun 2022 : 79,66, tahun 2023 : 81,40 yang merupakan tertinggi di Sulawesi Utara dan Indonesia.

Angka Indeks pembangunan manusia dapat mengukur kualitas hidup masyarakat, menentukan peringkat/level pembangunan dan sebagai alokator penentuan Dana Alokasi Umum.
Angka Harapan Hidup kota Manado pun dari tahun ke tahun meningkat yaitu tahun 2021 : 71,90, tahun 2022 : 72,18 dan ahun 2023 : 75,02, yang juga tertinggi di Sulawesi Utara dan Nasional.

Selain itu, revitalisasi sejumlah pasar  khususnya Pasar Bersehati adalah cermin komitmen pemerintah untuk mendorong ekonomi rakyat dengan menjadikan pasar Bersehati dari konsep tradisional menjadi konsep modern berbasis wisata. Pasar Bersehati kini menjadi layak /bersih/sehat/aman/tertib/indah dan kebanggaan warga kota Manado. Dengan luas 5 hektar, pasar ini memiliki kapasitas 1241 lapak, 200 kios dan dapat menampung 1311 pedagang.

“Janji AARS untuk Manado adalah no one left behind (tidak ada satupun uang ditinggalkan). Tidaklah mudah menjalani pemerintahan yang singkat sejak 2021 hingga 2024 ini ibarat mendayung perahu dari Tongkaina ke Pulau Bunaken, dalam sekejap sudah tiba dan tidak menunggu lama pula kepemimpinan AARS selama 3 tahun akan segera berakhir,” ujar Felix Palenewen (Staf Khusus Walikota Manado kepada Meimonews com via WhassApp, usai dialog.

Seluruh janji kampanye Andrei dan Richard, sebutnya, sudah ditepati. Bahkan inovasi pembangunan terus dijalankan sebagai bagian penting dari integritas kepemimpinan AARS sebagai penggerak pembangunan dan pelayan publik

Menjadi role model atau teladan adalah bukan seperti melambaikan tangan saja tetapi di balik itu sense of belonging, beban tanggungjawab dan kepekaan moral sebagai pemimpin telah menjadi darah daging bagi Andrei Angouw dan Richard Sualang.

Prestasi bukanlah sebuah kebetulan dan impian tidak akan pernah menjadi kenyataan tanpa kerja keras. Pencapaian pembangunan selama 3 tahun bukanlah sebuah kebanggaan untuk mengangkat muka. Ini barulah awal dari perjuangan karena tujuan Manado Maju dan Sejahtera masih ada di depan menunggu. menunggu tangan dingin sang pemimpin AARS bersama jajaran pemerintah kota.

“Namun, hukum alam tidak pernah salah bahwa kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil, masyarakat pun telah menikmati pembangunan di kota tercinta ini,” sebutnya.

Akankah semua pergerakan dan realita pembangunan ini harus berakhir di sini ?ataukah kita akan mengubur impian seluruh masyarakat Manado  yang mendambakan kemajuan dan kesejahteraan ? “Pilihannya hanya satu yakni lanjutkan untuk Manado Maju ran Sejahtera !” ujar Palenewen. (Afer)

Meimonews.com – Badan Kependudukan Nasional (BKKBN) menyelenggarakan Lomba Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Tingkat Nasional Tahun 2024.

Mereka yang diikutsertakan dalam lomba tingkat nasional ini adalah perwakilan dari masing-masing provinsi, yang penilaiannya telah dilakukan beberapa waktu lalu, dan untuk Sulut telah ditetapkan Kampung KB Kasama’an Desa Munte Kabupaten Minahasa Selatan.

Oleh karena itu, tim verifikasi lapangan nasional mendatangi lokasi tersebut pada Kamis (30/5/2024) untuk melakukan penilaian.

Tim yang dipimpin Ir. Siti Fathonah, MPH dan didampingi Plh. Kepala BKKBN Sulut Ignasius P. Worung, SE, M. Si dan Sekretaris Lady D. Ante, S.Pd, MAP disambut oleh Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

Kampung Keluarga Berkualitas dan Rumah Data Kependudukan Kasama’an Desa Munte masuk nominasi nasional dari 68000 Kampung KB yang mengikuti lomba,

Maksud dan tujuan pelaksanaan lomba Kampung KB adalah untuk memverifikasi keberhasilan penyelenggaraan Kampung KB dan mengamati pelaksanaan program yang direncanakan dengan yang dilaksanakan.

Selanjutnya tim akan mengamati sejauh mana intervensi Kampung KB ini dimanfaatkan oleh stakeholder dan mitra kerja terkait.

Bupati Minsel mengatakan siap serta berkomitmen dan memberikan dukungan penuh dari pemerintah daerah Minahasa Selatan untuk menjadikan Kampung KB Kasama’an menjadi kampung KB yang berkelanjutan bagi pembangunan kesejahteraan dan kualitas masyarakat.

Dalam kesempatan ini dilaksanakan penyerahan bantuan kepada anak stunting, yang diserahkan langsung oleh Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH dan Ir. Siti Fathonah, MPH selaku Pembina Wilayah Sulawesi Utara. (FA)