Meimonews.com – Sebanyak 76 Pejabat Hukum Tua (yang akrab disebut Kumtua) di Kabupaten Minahasa, menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan mereka dari Bupati Minahasa

SK diserahkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE (OD), Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, Wakil Bupati Dr. (Hc) Robby Dondokambey, S.Si (ROR-RD) di Gedung Wale Ne Tou Tondano, Rabu (8/2/2023).

Dalam sambutannya, Gubernur  menyampaikan bahwa pejabat Hukum Tua yang sudah menerima SK harus menjalankan amanat UU nomor 6 tahun 2014. “Selamat melanjutkan pemerintahan di desa sebagaimana mestinya,” ujar OD

OD mengharapkan, para Pejabat Hukum Tua yang sudah menerima SK, kiranya mampu berinovasi, sembari melanjutkan program kerja sementara berjalan dan yang sudah dilaksanakan.

“Saat ini, para Kumtua menjadi ujung tombak dalam menjalankan visi dan misi pemerintah Provinsi Sulut dan Kabupaten Minahasa,” ujar OD.

Mantan Anggota DPR-RI ini mengingatkan, dalam melaksanakan pemerintahan, Plt dengan Kumtua terpilih sama dan tidak ada perbedaan. “Artinya, tidak ada hambatan dalam rangka pengelolaan dana desa. Jadi, programkanlah dana desa ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pesan OD.

“Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya, sehingga masyarakat percaya. Dan layani masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” tambah mantan Anggota Badan Anggaran DPR-RI ini.

Tampak hadir, Asisten l Pemprov Sulut, Dr. Denny Mangala, M.Si, Sekda Frits Muntu, S.Sos, pejabat dan jajaran Pemkab Minahasa, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya. (Fer)

Meimonews.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia  (BNN-RI) Komjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji beberapa Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan BNN-RI di Hotel Grand Artos Magelang, Senin (6/2/2023).

Di antara pejabat yang dilantik di momen yang dirangkaikan dengan kegiatan Musyawarah Perencanaan BNN RI tahun 2023 yang dihadiri seluruh Pejabat Utama BNN-RI, Kepala BNNP Provinsi dan Kepala BNN Kabupaten/Kota itu terdapat nama Pitra Andrias Ratulangi, SIK, MM yang menjadi Kepala BNN Sulawesi Utara.

Pejabat yang dilantik antara lain Drs. Guruh Ahmad Fadiyanto, MH. sebagai Kepala BNN Sulawesi Barat, Drs. Yuki Ruchimat, M.Si. sebagai Direktur Peran Serta Masyarakat Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Rudy Ahmad Sudrajat, SIK, MH sebagai Kepala BNN Gorontalo, Riki Yanuarfi, SH, M.Si sebagai Kepala BNN Nusa Tenggara Timur.

“Saya harapkan pejabat yang baru dilantik dapat segera memberikan inovasi dan kontribusi positif lainnya untuk membangun organisasi BNN-RI menjadi lebih hebat lagi. Tunjukkan bahwa saudara-saudara adalah pegawai dan pemimpin yang dapat diandalkan dalam menjalankan organisasi ini,” ujar  Komjen Pol. Golose.

Jenderal bintang tiga ini menginstruksikan agar para pejabat yang baru dapat membangun team work yang solid dalam mengembangkan organisasi BNN-RI sebagai lembaga yang profesional, tangguh, dan terpercaya untuk melaksanakan tugas P4GN demi peningkatan dan percepatan dalam penanganan permasalahan narkotika.

“Tingkatkan terus kinerja, kompetensi, dan profesionalisme saudara-saudara agar mampu mengikuti dinamika perubahan,” pesan Komjen Pol. Golose kepada pejabat yang baru. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang (AARS) menghadiri kegiatan Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat Redistribusi Tanah Kota Manado, di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Rabu (8/2/2023)

Kegiatan ini dilaksanakan sehubungan dengan selesainya rangkaian kegiatan redistribusi tanah Kota Manado Tahun Anggaran 2022.

Kegiatan diawali penyampaian laporan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Manado Drs. Alexander Wowiling, M.Si. Selanjutnya, sambutan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulut Lutfi Zakaria, SIP, MH.

Walikota Manado Andrei Angouw saat menyerahkan sertifikat kepada salah satu warga

Kakanwil mengungkapkan, redistribusi tanah untuk Kota Manado merupakan bagian dari penyelesaian masalah tanah. “Kota Manado sangat baik karena redistribusi yang diperuntukan untuk warga relokasi bencana merupakan satu-satunya di Indonesia,” ujar Lutfi.

Selanjutnya, sambung Kakanwil, akan dilakukan redistribusi tanah bagi masyarakat di Pulau Bunaken yang sebelumnya berada di lokasi kawasan hutan lindung.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat tanah secara simbolis kepada 8 orang penerima redistribusi tanah Tahun Anggaran 2022.

Sertifikat tanah diserahkan Walikota Manado, Wakil Walikota Manado, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulut dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Manado.

Wakil Walikota Manado Richard Sualang menyerahkan sertifikat kepada salah satu warga

Walikota dalam sambutannya, menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga sertifikat tanah redistribusi ini dapat diserahkan kepada warga.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan terkait peningkatan status Pandu Relokasi menjadi kelurahan baru dengan dua lingkungan pada tahap awal bagi dua ribuan rumah yang ada. Selain itu, disampaikan pula  terkait perbaikan infrastuktur termasuk pengadaan air bersih lewat PDAM, transportasi, dan lain-lain.

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten II Atto Bulo, SH., MM, Forkopimda Kota Manado, anggota Panitia Pertimbangan Landreform (PPL) Kota Manado, serta perwakilan masyarakat Kota Manado yang tinggal di Pandu Relokasi. (elka)

Meimonews com — Unsrat Manado bekerjasama dengan NCHU (National Chung Hsing University), sebuah universitas negeri di Taiwan yang berlokasi di Kota Taichung, menggelar seminar internasional bertemakan Challenge and Opportunitles on Biomass, Selasa (7/2/2023).

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Octavian Berty Alexander Sompie, M.Eng dalam sambutannya mengatakan, seminar internasional ini merupakan bagian dari kerjasama yang sejalan dengan kebijakan universitas dan program internasionalisasi untuk go international.

“Tujuannya untuk menjangkau komunitas global dan mengembangkan kerjasama dalam penelitian dan pendidikan,” ujar Prof. Sompie.

Prof. Sompie berharap, pertukaran pengetahuan ke depannya akan menghasilkan beberapa nota kesepahaman, menyusul penandatanganan nota kesepahaman tentang potensi penelitian dan pendidikan antara National Chung Hsing University dan Unsrat Manado.

Biomassa adalah istilah yang digunakan untuk menyebut semua senyawa organik yang berasal dari tanaman budidaya, alga dan sampah organik yang dapat dijadikan sumber energi alternatif dengan bahan baku yang dapat terbarukan.

Indonesia memiliki tanah yang subur serta iklim tropis, memungkinkan biomassa diproduksi sepanjang tahun.

Energi biomassa dapat menjadi solusi bahan bakar yang selama ini tidak dapat diperbaharui dan mencemari lingkungan hidup. (FA)

Meimonews.com – Di tahun yang baru (2023) ini, Bapenda Sulut membuat kebijakan baru dalam sistem pembayaran pajak kendaraan bermotor (ranmor).

‘Mulai Februari 2023 sistem pelayanan pembayaran pajak ranmor berubah menjadi TIMSALUT (Sistim Informasi Mobile Samsat Sulut),” ujar Plt Ketua Bapenda Sulut June Silangen kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Senin (6/2/2023).

Masyarakat wajib pajak, sebut June, tinggal mengupdate lewat aplikasi playstore dan mengikuti petunjuk yang ada, dan selesai. Sudah terupdate.

Diakui, dengan adanya perubahan ini, pasti ada hal-hal yang perlu diselesaikan. Namun, dengan adanya aplikasi baru ini, wajib pajak yang akan membayar pajak ranmornya jadi lebih mudah dan cepat.

“Selain itu, dengan adanya aplikasi ini, keterlibatan calo jadi berkurang bahkan bisa hilang sama sekali,” tandas pejabat familiar dan murah senyum ini.

Sebab, saat akan membayar pajaknya, aplikasi akan meminta empat digit nomor rangka terakhir ranmor kemudian mendapat kode bayar dan tinggal membayar di teller bank.

Nomor rangka ranmor tersebut yang mengetahuinya, jelas June, adalah wajib pajak itu sendiri karena tertera di STNK yang dipegang pemilik kendaraan atau wajib pajak.

Dijelaskan, kendati sudah ada aplikasi baru, untuk saat ini, wajib pajak yang akan membayar secara manual masih bisa dilakukan. Tapi, ke depan akan menggunakan aplikasi baru, kecuali yang lima tahunan yakni saat mengganti STNK (surat tanda nomor kendaraan) tapi polanya online.

“Dengan adanya sistem baru, pelayanan lebih mudah dan gampang. Ada dua jenis pelayanan yang dipangkas sehingga lebih simple,” tandas June. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengadakan road show mengunjungi beberapa lokasi banjir dan fasum (fasilitas umum) serta Pasar Tematik, Senin (6/2/2023).

Lokasi pertama yang dikunjungi Walikota adalah Kompleks Cempaka, Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken.  Di lokasi ini walikota si dampingi Camat Bunaken, Kapolsek Bunaken dan Lurah Molas.

Orang nomor satu di kota Manado ini melihat kondisi pemukiman warga sekitar jembatan yang terdampak bencana banjir pada 27 Januari lalu.

Walikota melanjutkan kunjungannya ke Kelurahan Tongkaina untuk melihat progres pembangunan Pasar Tematik yang sudah dalam tahap perampungan.

Walikota melihat beberapa fasilitas yang sedang dibangun di Pasar Tematik ini, di antaranya desain lokasi, beberapa bangunan, jalan sekitar lokasi, trotoar, drainase dan saluran air, kolam renang, dan lain-lain.

Di Pasar Tematik,Walikota di dampingi Kepala Disperindag Kota Manado Hendrik Warokka, S.Pd., DEA, Dirut PD Pasar Manado Lucky Senduk, Lurah Kelurahan Tongkaina dan Ketua Lingkungan.

Setelah itu, mantan Ketua DPRD Sulut ini melihat beberapa fasilitas umum, jalan paving, serta drainase dan saluran air di beberapa lingkungan di Kelurahan Tongkaina.(elka)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado yang adalah juga Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) Sulut Prof. Dr. Ir. Octavian Berty Alexander Sompie, M.Eng mengadakan road show meninjau sejumlah lokasi di Manado yang terdampak bencana banjir dan longsor, Senin (6/2/2023).

Selain meninjau lokasi, Prof Sompie yang di dampingi sejumlah dosen dan pengurus FKPPI Sulut memberikan bantuan sebagai wujud kepedulian sosial.

Humas Unsrat Manado Dr. Max Rembang kepada Meimonews.com menjelaskan, ada beberapa tempat yang dikunjungi Rektor sekaligus memberikan sumbangan.

Sejumlah tempat yang dikunjungi dan diberi bantuan, sebut Dr. Welly Areros (dosen dan pengurus FKPPI) dan Ferry Sutanto (Pengurus FKPPI) ketika dihubungi terpisah, adalah Kompleks Angkatan Laut Kairagi, Posko Kodim 1309 Manado di Kelurahan Mahawu, warga Mahawu dan Tuminting serta warga Perkamil.

Sutanto mengungkapkan, di kompleks Lanal ada 45 paket yang diserahkan untuk masyarakat Kairagi Weru, di Mahawu Tuminting 50 paket, di Perkamil 5 paket.

Di Posko Kodim Manado di Mahawu, bantuan yang diserahkan berupa beras, air mineral, mie instan dan pakaian layak pakai. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan Walikota Gorontalo Dr. H. Marten Taha, SE, M.Ec. Dev di kantor Walikota Manado, Senin (6/2/2023).

Kehadiran Walikota Gorontalo bersama rombongan ini adalah dalam rangka menyerahkan bantuan kemanusiaan korban bencana banjir dan longsor di Kota Manado dari Pemerintah Kota Gorontalo untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Walikota Manado menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Gorontalo untuk bantuan kemanusiaan yang diberikan. Bagi Walikota Manado ini merupakan wujud gotong-royong sesama manusia dan saudara sebangsa.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menjelaskan bahwa warga Kota Manado asal Gorontalo juga turut terdampak bencana

Walikota Gorontalo juga menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk kepedulian, gotong-royong dan kebersamaan. Taha menegaskan, duka masyarakat Manado adalah duka masyarakat Gorontalo.

Hadir mendampingi Walikota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado Dr. Micler Lakat, SH., MH, Asisten I  Drs. Heri Saptono, dan pejabat lainnya.

Setelah penerimaan tersebut, Walikota Manado langsung menyerahkan bantuan tersebut ke Posko Tanggap Darurat Bemcana di Kantor Camat Tuminting untuk diteruskan kepada warga yang membutuhkan bantuan.

“Setelah diadakan pendataan, bantuan tersebut, atas petunjuk Walikota Manado langsung diserahkan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Donald Sambuaga.

Kepada Meimonews.com, Sambuaga menambahkan, ada juga bantuan yang diserahkan Walikota Gorontalo kepada warga Gorontalo yang terdampak bencana banjir. Penyerahan dilakukan di Asrama Mahasiswa Gorontalo di Kelurahan Lawangirung. (elka)

Meimonews.com – Kasus-kasus yang viral di masyarakat terkait dengan tindakan penarikan kendaraan bermotor (ranmor) kredit yang macet pembayarannya oleh finance atau pihak ketiga diharapkan Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait perlu ada solusinya.

Solusi yang diharapkan Kapolresta adalah adanya edukasi dari pihak finance kepada masyarakat agar masyarakat (penunggak kredit ranmor) memahaminya.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Manado kepada wartawan usai kegiatan Jumat Bacirita yang diselenggarakan Polresta Manado di Warong Bakobong, Jln. Pumorouw, Jumat (3/2/2023).

Dalam kerangka mencari solusi bersama tersebut, jelas Kapolresta, pihaknya mengundang beberapa stake-holder, badan finansial dan pihak-pihak ketiga yang digunakan mereka, yang selama ini terjadi pergesekan-pergesekan dengan masyarakat .

“Ada cukup banyak informasi yang kami dapat di sini (Pertemuan Jumat Bacirita) yang bisa kami ambil kesimpulan sementara bahwa apapun ceritanya, masyarakat perlu diberikan edukasi,” ujar Kombes Pol. Sirait.

Disebutkan, segala sesuatu itu tidak sertamerta diselesaikan dengan kekerasan. Tetapi kalau mengikuti SOP-SOP yang ada, mulai dari pemberian kredit hingga eksekusi, ternyata banyak aturan yang harus dilaksanakan.

Di sini diperlukan memberikan edukasi kepada masyarakat  bahwa ketika dalam melakukan suatu perikatan, kemudian menjadi kreditur atau orang yang berhutang harus mengikuti aturan yang sudah ditandatangani pada saat melakukan kontrak.

Pada saat, misalnya kreditur tidak mampu membayar, banyak solusi yang bisa diberikan kepada mereka yang tidak mampu membayar ini. Misalnya, serahkan barangnya, melakukan negosiasi ulang dengan pihak pemberi biaya sampai dengan dilakukannya lelang.

Dalam lelang, ada juga sisa hasil lelang yang didapatkan karena adanya pembayaran-pembayaran yang pernah dibayarkan sebelumnya.

Bah ini, pelajaran yang terakhir ini adalah bagaimana kita tidak terikat pidana. Kalau barang itu tidak diperkenankan dipindahtangankan dalam keadaan apapun itu, jangan lakukan itu.

Hal inilah yang disampaikan kepada managemen sale. Dan diharapkan mereka juga memberikan informasi kepada masyarakat hingga masyarakat itu diberikan pemahaman . “Ke depan, kita harapkan hal-hal yang viral di masyarakat Kota Manado bisa kita tekan semaksimal mungkin,” ujar Kapolresta.

Saat Jumat Bacirita yang diselenggarakan Polresta Manado di Warong Kobong jalan Pumorouw, penarikan paksa kendaraan bermotor oleh finance atau pihak ketiga menjadi bahasan.

Selain Kapolresta, Wakapolresta AKBP Faisol, Kasat Reskrimum Kompol Sugeng Wahyudi Santoso dan Kasat Samapta Kompol Bartholomeus memberikan penjelasan setelah perwakilan finance, pihak ketiga dan wartawan mengajukan pendapat atau masukkan (Baca :  Penarikan Paksa Ranmor Kredit jadi Bahasan Jumat Bacirita). (AF)

Meimonews.com – Penarikan paksa kendaraan bermotor (ranmor) oleh finance dengan menggunakan jasa pihak ketiga yang dinilai masyarakat kreditur menggunakan cara-cara atau tindakan paksa jadi pembahasan hangat pada forum Jumat Bacirita Polresta Manado di Warong Kobong Pumorouw, Jumat (3/2/2023)

Sejumlah perwakilan finance, pihak ketiga, tokoh masyarakat dan wartawan hadir pada pertemuan yang bersifat sersan (serius tapi santai) sambil menikmati minuman (kopi, teh, es) dan snack yang disediakan Polresta Manado.

Dari Polresta Manado nampak hadir antara lain Kapolresta Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, Wakapolresta AKBP Faisol, Kasat Reskrimum Sugeng Wahyudi Santoso, Kasat Samapta Kompol Batholomeus Dambe dan Kasat Binmas AKP Muris.

Sejumlah perwakilan finance, pihak ketiga serta juga wartawan diberikan kesempatan untuk mengajukan pendapat dan bertanya. Unek-unek dikeluarkan serta kejadian-kejadian di lapangan saat terjadi penarikan ranmor kredit oleh pihak ketiga terungkap termasuk pembelaan atau argumentasi dasar penarikan ramnor kredit.

Secara arif dam bijaksana masukkan yang diungkap/disampaikan didengar oleh Kapolresta, Wakapolresta dan jajaran tapi ada pula penegasan-penegasan yang disampaikan agar finance dan pihak ketiga mengikuti prosedur/aturan yang ada/berlaku serta ditawarkan solusinya.

Merespon pernyataan dari perwakilan finance dan pihak ketiga, Kasat Reskrimum Kompol Sugeng Wahyudi Santoso menjelaskan, semua laporan yang masuk akan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang ada. Namun, bila ada yang bisa dilakukan mediasi maka hal itu disarankan.

Para pihak disarankan duduk bersama membicarakannya. “Bila tidak ada kata sepakat, proses hukum jalan keluarnya,” ujar Sugeng.

Kasat Samapta Kompol Bartholomeus Dambea menjelaskan, dalam menghadapi persoalan yang ada, Polisi bersikap netral.  “Dengan posisi netral ini tidak gampang dengan segala aturan yang ada,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini (Jumat Bacirita), sebut Bartholomeus, dicari solusinya bagaimana menghadapi persoalan ini di lapangan.

Di lapangan, menurutnya, semua finance menggunakan caranya sendiri, tidak baku satu SOP (standar operasional prosedur).  Padahal aturan dari atas sama tapi pelaksanaan di lapangan berbeda-beda.

Diakui, sosialisasi dari finance kurang sehingga masyarakat banyak belum paham. Maka diharapkan agar aturan baku, sesuai SOP itu disosialisasikan kepada masyarakat agar ada kesepahaman bersama (sehingga tidak terjadi jadi benturan di lapangan).

Kapolresta Manado menegaskan, masyarakat perlu diedukasi agar mereka paham tentang aturan yang telah disepakati bersama.

“Lakukan edukasi kepada masyarakat, saat melakukan perjanjian. Dijelaskan apa yang kewajiban dan hak masing-masing. Dengan adanya hak dan kewajiban, ada konsekuensinya,” ujar Kapolresta.

Apa konsekuensi ? Kalau tidak melaksanakan kewajibannya akan diberikan SP (surat peringatan) 1, SP2, SP3. Bila setelah diberikannya SP-SP tersebut maka akan ada yang namanya eksekusi. “Eksekusinya apa ? Anda (kreditur) harus menyerahkan barangnya,” tandas Kapolresta.

Saat melakukan eksekusi, Kapolresta minta pihak ketiga melengkapi persyaratan/surat-suratnya. “Jangan main todong. Jangan gaya preman,” saran Kapolresta.

Menurut Kapolresta, kalau dijelaskan dengan baik-baik maka masyarakat (kreditur) bisa memahaminya. Bila mau diadakan negosiasi lagi, silahkan datang ke kantor. Akan ada opsi-opsi penyelesaian masalahnya.  Bila akan dilelang kendaraannya, mereka bisa mendapat dana bila ada kelebihan dari hasil lelang.

“Ini khan bagian dari edukasi. Saya yakin, bila langkah ini dilakukan, masyarakat pasti memahaminya. Bila hal ini sudah dilakukan namun tidak ada penyelesainnya maka diproses hukum/pidana. Bila sudah masuk rana pidana, polisi bisa melakukan penyitaan,” ujarnya. (AF)