Meimonews.com – Sebanyak 30 remaja kelompok beresiko tinggi yakni anak tidak sekolah yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondouw Timur (Boltim) mendapat pembinaan yang diadakan BKKBN Perwakilan Sulut di Tutuyan Boltim, Rabu (31/1/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg ini menampilkan beberapa narasumber/pembicara di antarnya Kadis Pendidikan Boltim Yusri Damopolii, S.Pd, MM, Direktur RSU Boltim dr. Minarni Manoppo, M.Kes dan Kadis PPKB Fera Maria Sewow, S.Sos.

Diketahui, putusnya sekolah pada remaja mengakibatkan remaja tersebut erat kaitannya dengan perilaku remaja yang berisiko, di antaranya merokok, minum-minuman beralkohol, penyalahgunaan narkoba, dan melakukan hubungan seksual pranikah.

Pendidikan hak dan kesehatan reproduksi yang masih kurang mengakibatkan sederet masalah. Salah satunya adalah tingginya kehamilan tak diinginkan (KTD).

Data BKKBN tahun 2020 menyatakan angka kehamilan tidak diinginkan di Indonesia 17,5 persen. Dari jumlah  penduduk remaja (usia 14-19 tahun) terdapat 19,6 persen kasus KTD dan sekitar 20 persen kasus aborsi di  Indonesia dilakukan oleh remaja   (BKKBN, 2021).

Program Keluarga Berencana berupaya dalam menurunkan angka kehamilan yang tidak diinginkan melalui strategi pemberian promosi kesehatan.

Hal ini dibutuhkan untuk dapat memahami fungsi dari promosi kesehatan sendiri dengan meningkatkan pengetahuan, agar remaja memiliki sikap mendukung terhadap pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan dan juga akan mengurangi risiko penyimpangan kesehatan reproduksi.

Remaja pada sekolah menengah berisiko untuk  melakukan penyimpangan reproduksi seperti hubungan seksual di luar nikah.

Upaya promosi kesehatan dan pencegahan masalah kesehatan reproduksi sangat perlu diarahkan pada masa remaja, di mana terjadi peralihan dari masa anak menjadi dewasa, dan perubahan-perubahan dari bentuk dan fungsi tubuh terjadi dalam waktu relatif cepat.

Selain itu, lingkungan keluarga dan masyarakat harus ikut peduli dengan kondisi remaja ini sehingga dapat membantu memberikan jalan keluar bila remaja mengalami masalah tidak malah disalahkan, tetapi perlu diarahkan dan dicarikan jalan keluar yang baik dengan mengenalkan tempat–tempat pelayanan kesehatan reproduksi remaja untuk mendapatkan konseling ataupun pelayanan klinis sehingga remaja masih dapat melanjutkan kehidupannya.

Kehamilan pada usia muda atau remaja antara lain berisiko kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah (BBLR), perdarahan persalinan, yang dapat meningkatkan kematian ibu dan bayi.

Atas dasar beberapa risiko tersebut, tahun ini mengacu pada Renstra BKKBN 2020-2024 terus menekan angka kelahiran kelompok usia remaja sampai 18/1000 kelahiran hidup (KH) pada tahun 2024. Saat ini, ASFR di Sulawesi Utara masih berada pada posisi yang terbilang tinggi dengan angka 42/1000 KH.

Untuk menurunkan angka kelahiran pada kelompok tersebut, Perwakilan BKKBN Sulut  melaksanakan pembinaan kesehatan reproduksi bagi remaja kelompok resiko tinggi (anak tidak sekolah) untuk meningkatkan pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi pada remaja kelompok resiko tinggi dalam menurunkan resiko kehamilan yang tidak diinginkan.

Tandaju yang di dampingi
Ketua Tim Kerja Akses Kualitas Pelayanan KBKR BKKBN Sulut dalam sambutannya berharap dengan  kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para remaja yang hadir saat ini.

Selain itu, peserta dapat memahami fungsi reproduksi sehat pada remaja  dan  menghindari pernikahan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan  serta  dapat menyampaikan tentang kesehatan reproduksi sehat kepada sesama remaja dan menjadi panutan untuk hal-hal yang positif.

Tandaju mengungkapkan, kehamilan remaja merupakan fenomena  global  dengan penyebab yang diketahui dengan jelas serta dampak serius terhadap kesehatan, sosial dan ekonomi. Seiring kemajuan teknologi, remaja dapat mengakses dengan mudah semua berita melalui Internet.

Menurut data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, seperti dikutip Tandaju, ada 66,6 persen anak laki-laki dan 62,3 persen anak perempuan di Indonesia mengakses kegiatan seksual (pornografi) melalui online.  Hal ini dapat berdampak negatif dalam karakter remaja yang mempunyai sifat mau mencoba hal yang baru.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah kehamilan remaja adalah memberikan informasi kesehatan  reproduksi yang benar dan mudah dipahami. Sehingga remaja dapat mengerti dan memahami fungsi reproduksi dan akibat yang dapat timbul bila melakukan seks pra nikah.

Tandaju menegaskan, sering terjadi kehamilan yang tidak diinginkan, dimana pasangan yang masih usia remaja belum siap untuk menikah dan menjadi orangtua serta dapat mengakibatkan anak yang dilahirkan mengalami stunting.

Pemerintah Kabupaten Boltim melalui Kepala Dinas Pendidikan memfasilitasi remaja putus sekolah untuk bisa melanjutkan pendidikan secara gratis baik pendidikan reguler maupun paket  pendidikan non formal  (Kejar Paket). (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri serahterima Pengelolaan Rumah Susun (Rusun) Penghargaan Kota Manado di Kelurahan Karame Kecamatan Singkil, Rabu (31/1/2024).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I Recky Walter Lahope, ST, MT, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulut Samuel Tandi, Kepala Dinas Perkim Peter Eman, ST, MT, Camat Singkil Fadhly Kasim, SH dan Lurah Karame.

Rusun penghargaan yang merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Kota Manado dengan Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I ini mulai dibangun tahun 2022 dengan anggaran sebesar Rp. 31 miliar.

Rusun terdiri dari 4 lantai yang dilengkapi 60 unit kamar lengkap dengan perabot seperti tempat tidur, meja, kursi dan lemari pakaian. Adanya rusun diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi penyediaan hunian layak skala besar di perkotaan.

Walikota dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I yang sudah menghadirkan rusun di Kota Manado. “Ini akan menjadi solusi bagi warga Kota Manado,” ujar walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menambahkan, Pemerintah Kota Manado berkomitmen untuk menjaga dan mengelola Rusun Penghargaan ini dengan sebaik-baiknya.

Oleh karenanya, walikota berharap agar masyarakat yang menghuni rusun dapat menjaga dan merawat fasilitas yang disediakan dengan baik.

Setelah acara penandatanganan berita acara serahterima dan penyerahan kunci kepada walikota, di dampingi Lahope, walikota melihat kondisi gedung dan unit rusun serta fasilitas-fasilitas yang ada. (*)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng bertemu dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Prof. Yasonna H. Laoly, SH, M.Sc, Ph.D dan Bill Gates Foundation.

Pertemuan berlangsung di ruang kerja Menkumham RI, Jakarta, Rabu (31/1/2024).

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng foto bersama Menkumham RI Prof. Yasonna H. Laoly SH. M.Sc. Ph.D

Hadir mewakili Bil Gates Foundation adalah Christopher JL Murray MD. DPhil (Institute Director, Chair and Professor, Department of Health Metrics Sciences, Universitas of Washington) dan Diane Gu, Ph.D (Chief Philanthropy Officer, Faculty of Education, Universitas of Washington).

Pertemuan ini dalam rangka penjajakan kerjasama Unsrat Manado dan Bill Gates Foundation di bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Manager Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) RSUP Prof. Dr. DR Kandou Ns. Suwandi Luneto, S Kep, M.Kes ditunjuk/diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur SDM dan Diklat RSUP Prof. Dr. RD Kandou.

Penunjukan/pengangkatan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menkes RI Budi Gunadi Sadikin melalui Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RId r. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS.

Penunjukkan/pengangkatan ini dilakukan seiring dengan upaya Kemenkes RI (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia) dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan kesehatan di Indonesia.

Pengangkatan ini menunjukkan komitmen Kemenkes RI dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Dengan kepemimpinan Luneto diharapkan, RSUP Kandou (sebutan akrab Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou) dapat terus berinovasi dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

Dalam perannya yang baru, Luneto akan bertanggung jawab atas rekrutmen, pengembangan, dan retensi tenaga kesehatan di RSUP Kandou serta memimpin dan mengkoordinasikan penelitian medis dan klinis.

Luneto menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Menkes RI Budi Gunadi Sadikin.

Dalam pernyataannya, Luneto mengungkapkan rasa hormat dan apresiasinya kepada Menkes Budi Gunadi Sadikin dan seluruh tim di Kemenkes RI. “Saya merasa sangat terhormat dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya,” ujarnya.

Luneto berkomitmen untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik dalam memimpin dan mengembangkan Direktorat SDM dan Penelitian di RSUP Kandou.

Luneto, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui peningkatan sumber daya manusia pendidikan dan penelitian. Ia berharap bisa membawa perubahan positif dan memastikan RSUP Kandou terus berada di garis depan inovasi dan penelitian medis.

“Saya berharap dapat bekerjasama dengan seluruh tim di RSUP Kandou dan Kementerian Kesehatan untuk mencapai tujuan kita bersama yaitu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” tandas Luneto. (Fer)

Meimonews.com – Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Nawawi Pomolango menegaskan, harus ada penguatan peraturan dalam menyikapi conflict of interest (benturan kepentingan) yang kerap dilakukan penyelenggara negara.

“Diperlukan adanya pengaturan pengelolaan konflik kepentingan dalam perundang-undangan ataupun sebagai penyempurnaan pada UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” ujarnya

Kepada Meimonews.com via telefon, Kamis (25/1/2024), Bam (sapaan akrabnya) menjelaskan, harus ada aturan khusus yang mengatur terkait benturan kepentingan penyelenggara negara.

Konflik kepentingan sebagai wujud dari perbuatan korupsi. Benturan kepentingan, sebutnya, bukan lagi sekadar embrio korupsi melainkan wujud nyata perilaku korupsi itu sendiri.

Ada tiga opsi yang ditawarkan dalam penguatan aturan tersebut. “Ada tiga usulannya untuk dibuat dalam satu perundang-undangan khusus atau dimasukkan sebagai penyempurnaan UU Nomor 28 Tahun 1999 atau memasukkannya dalam UU Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai salah satu instrumen pencegahan korupsi sebagaimana LHKPN dan Gratifikasi,” ujarnya.

Menurut alumni SMA Negeri 1 Manado dan Fakultas Hukum Unsrat Manado ini,  KPK dan Mahkamah Agung (MA) RI, saat ini telah bekerjasama dalam membentuk kelompok kerja (pokja) untuk menyusun aturan konflik kepentingan di lingkungan MA.

Diungkapkan, KPK sedang bekerjasama dengan MA dengan support dari OPDAT (overseas prosecutorial development assistance and training), telah membentuk pokja di MA yang terdiri dari sejumlah Hakim Agung untuk menyusun aturan tentang konflik kepentingan di lingkungan MA.

Persoalan konflik kepentingan, menurutnya, harus mulai disikapi serius. “Masalah itu pun menjadi salah satu materi yang dibahas KPK saat menggelar program Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (Paku Integritas),” ujarnya.

Dikemukakan, materi konflik kepentingan ini juga saat Paku Integritas capres-cawapres kemarin merupakan salah satu yang diangkat KPK. (lk)

Meimonews.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan, setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) telah memiliki alat ultrasonography (USG) untuk membantu pemeriksaan kehamilan.

“Pagi hari ini saya datang ke Puskesmas Toroh 1 di Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, ingin memastikan bahwa Puskesmas memiliki USG untuk mengecek kehamilan,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan Puskesmas Toroh 1, Kabupaten Grobogan,  Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).

Diungkapkan, pemerintah telah mendistribusikan alat USG tersebut kepada 10 ribu Puskesmas yang ada di seluruh Tanah Air. Alat USG tersebut memiliki sistem yang baik sehingga diharapkan dapat membantu mengentaskan stunting di Indonesia.

“Kita harapkan nanti semuanya memiliki USG semuanya sehingga kehamilan ibu, bayi bisa dideteksi lebih dini dan semuanya data masuk ke pusat data di Jakarta. Ini penting sekali dalam rangka pengentasan stunting,” ujar Presiden seperti dikutip Setkab RI, Selasa (23/1/2024).

Selain alat USG, pemerintah juga memberikan alat timbang bayi ke sejumlah Posyandu di seluruh Indonesia. Hal tersebut dilakukan pemerintah sebagai langkah awal penanganan stunting yang akan terus diperbaiki ke depannya.

“Ada 300 ribu timbangan yang sudah kita berikan, yang sebelumnya tidak ada semuanya sekarang diberikan sehingga juga cek berat badan bayi, panjang balita, semuanya bisa dicek. Ini saya kira penanganan sejak dini seperti ini yang akan terus kita perbaiki,” sebut Presiden.

Salah seorang ibu hamil yang bernama Ria mengaku sangat terbantu dengan adanya alat USG di Puskesmas. Ria mengatakan, pemeriksaan kehamilannya menjadi lebih mudah, dekat, dan lengkap.

“Senang ada USG di Puskesmas, jadi tidak jauh-jauh. Bagus, tadi dikasih tau detak jantung janinnya, berat badan janinnya, ketubannya juga dikasih tahu, posisi bayinya juga,” ujarnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, dan Bupati Grobogan Sri Sumarni. (*/Fer)

Meimonews.com – Mengawali tahun 2024, Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou yang akrab disebut RSUP Kandou mendapat dua penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Penghargaan tersebut diterima RSUP Kandou karena mencatat prestasi penting sebagai rumah sakit vertikal dengan sistem remunerasi terbaik ketiga dan peringkat kedua rumah sakit vertikal dengan standar klinis terbaik kedua.

Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi.

Dua penghargaan tersebut diterima Plt. RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes pada acara penganugerahan yang dilaksanakan di Aula Kemenkes RI, Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

Dengan sistem tersebut penerapan sistem informasi remunerasi yang ada di RSUP Kandou telah berjalan dengan efektif dan efisien.

Sistem ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kinerja dan motivasi pegawai, serta meningkatkan pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Menkes RI Budi Gunadi Sadikin

Dengan penerapan standar klinis di rumah sakit pemerintah ini menunjukkan komitmen RSUP Kandou dalam menjaga kualitas layanan kesehatan yang tinggi dan memenuhi standar klinis yang ketat.

Plt. Dirut RSUP Kandou  Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin atas penghargaan ini. “Kami sangat bangga dan berterima kasih atas penghargaan ini,” ujar dokter Ivonne (sapaan akrab Plt. Dirut RSUP Kandou ini).

Prestasi ini, menurut dokter Ivonne, adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Penghargaan ini, sebutnya, menjadi motivasi bagi RSUP Kandou untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“RSUP Kandou berkomitmen untuk terus menjaga standar klinis yang tinggi dan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data pasien,” tandasnya. (Fer)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kepada seluruh masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah momentum Pemilu serentak tahun 2024.

Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri acara bertajuk Jogja Asik yang diselenggarakan di Yogyakarta, Jumat (19/1/2024) malam.

“Bahwa yang namanya peace dan harmony harus selalu kita jaga, 14 Februari pasti. Tapi, yang lebih besar dan harus kita jaga adalah menjaga persatuan dan kesatuan untuk Indonesia. Untuk rumah kita indonesia,” kata Sigit di hadapan masyarakat Yogyakarta.

Sigit menegaskan, dalam pesta demokrasi lima tahunan, yang paling penting adalah terus menjaga semangat untuk menjaga keberagaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

“Kita bangga menjadi warga negara Indonesia. Karena itu, tentunya, semangat untuk terus menjaga mengawal keberagaman Indonesia untuk kita semua terus dikobarkan,” tandas Sigit.

Sigit pun mengapresiasi tergelarnya
kegiatan ‘Jogja Asik’ yang di dalamnya terdapat pameran seni rupa dan pentas seni musik dengan tema’Peace and Harmony, Jogja Bermusik, Untuk Indonesia Apik.

“Hari ini luar biasa. Di dalam situasi Pemilu yang sebentar lagi akan berlangsung puncaknya tanggal 14. Hari ini, seluruh partai ada di sini, tim pemenangan ada di sini berkumpul dengan seluruh masyarakat Jogja dan ini mungkin baru terjadi di Jogjakarta,” sebut Sigit yang disambut meriah masyarakat.

Sigit juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi terkait diciptakannya lagu berjudul Polisi Jagoanku. Tembang itu sendiri liriknya ditulis oleh budayawan Butet Kartaredjasa bersama dengan Helarius Daru I. (Ndarboy Genk) sebagai penulis lagu.

“Jadi, dalam kesempatan ini mas Daru, mas Butet terima kasih atas apresiasi luar biasa kepada kami, kepolisian dan tentunya ini hadiah. Namun juga amanah yang sangat berat. Tetapi saya kira personil Polri, saya, disaksikan seluruh warga masyarakat Jogja, penghargaan diberikan beliau tentunya harus kita bisa pertanggung jawabkan,” ujar Sigit.(AF)

Meimonews.com – Tim Jantung Anak RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado berhasil melakukan tindakan penyelamatan jiwa pada anak usia 1 tahun dengan diagnosis Pulmonary Atresia-Intact Ventricular Septum (monopartie) ASD bidirectional shunt PDA L-R shunt Sianotic spell + Bronkopneumonia, Kamis (18/1/2024).

Pulmonary Atresia-Intact Ventricular Septum (PA-IVS) adalah kondisi di mana katup yang mengontrol aliran darah dari jantung kanan ke paru-paru (katup pulmonal) tidak terbentuk dengan baik, menyebabkan aliran darah ke paru-paru terhambat.

Pada kasus ini, tim dokter melakukan prosedur PDA Stenting, sebuah tindakan untuk membuka dan mempertahankan pembukaan pada duktus arteriosus, sebuah pembuluh darah penting yang biasanya menutup sendiri setelah bayi lahir. Pada beberapa kondisi, seperti PA-IVS, pembukaan ini perlu dipertahankan untuk memastikan aliran darah ke paru-paru.

Prosedur ini dilakukan sebagai tindakan darurat (CITO) untuk menyelamatkan jiwa anak tersebut yang juga mengalami Sianotic spell, kondisi yang ditandai dengan penurunan tiba-tiba kadar oksigen dalam darah, dan Bronkopneumonia, infeksi paru-paru yang mempengaruhi bronkus dan jaringan paru-paru sekitarnya.

Tim Jantung Anak RSUP Kandou merasa bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dan bantuan dari semua pihak yang telah membantu, serta pasien dan keluarga yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka.

“Terima kasih banyak Kepada Plt. Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes beserta Dewan Direksi yang telah memfasilitasi tindakan intervensi jantung sehingga puji Tuhan karena kasih karuniaNya Tim Jantung Anak boleh berhasil melakukan tindakan penyelamatan ini,” ujar Dr. dr. David Kaunang, Sp.A(K)),

Salah satu Tim Jantung Anak ini, seperti dikutip Hukormas RSUP Kandou (sebutan akrab RSUP Prof. Dr. RD Kandou), menyampaikan terima kasih pula kepada pasien, orang tua, keluarga dan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada RSUP Kandou untuk melaksanakan tindakan ini.

Tim Jantung Anak Dr. David Waworuntu, Sp.A(K), Dr. dr. David Kaunang, Sp.A(K)), Dr. Sandro, Dr. Thomas, Dr. Fikri, Dr. Claresta, Dr. Avi dan Tim Anestesi Dr. Eka Lantang, Sp.An, KIC, Dr. Junior, Tim Keperawatan Penunjang Suster Florence, Broer Janry, Broer Ferry, Broer Edmond, pak Stephen serta Tim. (Fer)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut menggelar Optimalisasi Peran Bunda Pendamping dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Sulut dengan tema Menuju  Keluarga Bebas Stunting  untuk  Indonesia Maju.

Kegiatan yang dilaksanakan di Peninsula Hotel Manado, Jumat (19/1/2024) dan diikuti 100-an peserta baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Sulut termasuk mitra kerja dan Tim  Kerja BKKBN Perwakilan Sulut ini dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) melalui daring.

Hadir pada acara pembukaan secara virtual adalah Inspektur Wilayah 1 BKKBN RI Cinggih Widanarto, SE, M.Si, Wakil Gubernur Sulut  Drs. Steven O. Kandou, Asisten 1 Setdaprov Sulut Dr. Denny Mangala, M.Si, Ketua TP PKK Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan dan sejumlah undangan lainnya.

Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) saat memberikan sambutan lewat daring

Dalam pelaksanaan kegiatan ini diberikan penghargaan bagi Kabupaten/Kota atas capaian penyerapan  anggaran  BOKB Tahun 2023 yakni terbaik I Kabupaten Bolmong Selatan  yang capaiannya 97,93 persen, terbaik II Kota Bitung (95,08 persen) dan terbaik III Kota Tomohon (94,37 persen) serta penyerahan bantuan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) bagi 12 keluarga beresiko stunting  di Kota Manado.

Pada kegiatan ini, Bunda-bunda Pendamping Keluarga Kabupaten/Kota Se-Sulut tampil menjadi panelis seorang demi seorang. Masing-masing panel menampilkan lima pembicara dari 5 Kabupaten/Kota se-Sulut.

Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O. Kandou saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Sulut Prof. (Hc), Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg dalam laporannya mengungkapkan, kegiatan ini diawali dengan rapat Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penurunan Stunting (PPS)  bersama mitra kerja sekaligus sosialisasi DAK BOKB tahun 2024 pada Kamis (18/2/2024).

Tandaju berterima kepada Gubernur Sulut, Wakil Gubernur Sulut, Ketua TP PKK Sulut Bunda Pendamping Keluarga Sulut, Bupati dan Walikota se-Sulut, Ketua TP PKK se-Sulut selaku Bunda Pendamping Keluarga Kabupaten/Kota se-Sulut dan kepada seluruh mitra kerja terkait Program Bangga Kencana  serta Program PPS.

Tandaju mengajak semua pihak yang hadir pada kegiatan ini untuk menyegarkan kembali komitmen bersama dalam Program Bangga Kencana dan PPS di Sulut.

Ketua TP PKK Sulut sekaligus Bunda Pendamping Keluarga Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan saat memberikan sambutan

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan dalam sambutannya mengapresiasi BKKBN Sulut yang telah menginisiasi dan memprakarsai kegiatan ini serta kepada Bunda Pendamping Keluarga Kabupaten/Kota yang hadir dalam kegiatan ini.

Apresiasi kepada Bunda Pendamping Keluarga Kabupaten/Kota karena tekad dan komitmen yang masih terjaga, untuk terus menjalankan peran dengan baik, terus bersinergi dan memberikan dukungan terhadap upaya penurunan stunting di daerah ini melalui optimalisasi pencegahan di tingkat hulu dan pendamping terhadap keluarga yang berisiko stunting.

Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat memberikan laporan

Ditegaskan, keluarga memegang peran penting dalan upaya pencegahan stunting pada setiap fase kehidupan. Mulai dari janin dalan kandungan, bayi, balita, remaja, menikah, hamil dan seterusnya.

“Sehingga setiap keluarga harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik,” ujar Rita yang adalah juga Bunda Pendamping Keluarga Sulut ini seraya merincikan pengtahuan yang dimaksud.

Pengetahuan yang dimaksud terkait dengan bagaimana mendapatkan dan memberikan nutrisi pada anak; bagaimana pemenuhan gizi; bagaimana upaya-upaya mitigasi dini untuk melindungi anak dari jangka panjang dampak stunting.

Selain itu, bagaimana mempersiapkan anak agar tumbuh optimal; dan bagaimana mempersiapkan remaja (sebagai calon keluarga baru, sebagai calon orangtua) mempunyai perencanaan sebelum kehidupan berkeluarga sehingga tercipta keluarga yang berkualitas, yang dapat memberi sumbangsih dalam pencegahan dan penurunan stunting .

Dalam sambutannya, Kepala BKKBN RI memberikan apresiasi kepada  Kaper BKKBN Sulut yang sudah  menyelenggarakan kegiatan  ini, juga kepada Bunda Pendamping Keluarga Provinsi Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan serta Bunda Pendamping Keluarga Kab/Kota yang sudah bekerja keras dalan penanganan dan percepatan penurunan stunting di Sulut. (Fer)