Meimonews.com – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Yudhiawan di dampingi sejumlah pejabat utama dan Kapolres Tomohon AKBP Lerry Tutu melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Sinode GMIM, Tomohon, Kamis (18/1/2024).

Kedatangan Kapolda disambut hangat Ketua Sinode GMIM Pdt Dr. Hein Arina dan BPMS serta sejumlah tokoh agama. Di kesempatan itu, Kapolda Irjen Pol. Yudhiawan memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di Sulut

“Kegiatan silaturahmi terhadap tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan stakeholder yang lain adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab pejabat baru guna menjalin komunikasi sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolda.

Polri, menurut Kapolda, tidak bisa bekerja maksimal tanpa dukungan dari para tokoh agama, masyarakat, tokoh adat dan stakeholder yang di Sulut.

“GMIM adalah organisasi keagamaan yang sangat besar di Sulut. Oleh sebab itu, kami bersyukur bisa dapat kesempatan silaturahmi dengan Ketua Sinode GMIM dan BPMS,” katanya.

Kapolda juga menegaskan, dalam Pemilu ini, Polri bersikap netral dan siap mengamankan Pemilu yang aman dan kondusif. Polri transparan dan siap menerima kritik.

“Terima kasih, banyak anggota Polri yang menjadi bagian organisasi GMIM sebagai Pelsus sehingga menjadi bagian kontribusi bagi agama dan pemerintah, yang bertujuan untuk kepentingan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” kata Kapolda Irjen Pol. Yudhiawan. (AF)

Meimonews.com – Sinergitas bersama Forkopimda Sulawesi Utara terus dibangun Kapolda Sulut yang baru Irjen Pol. Yudhiawan.

Kali ini, di dampingi sejumlah pejabat utama, Kapolda melaksanakan kunjungan silaturahmi ke 4 instansi terkait yaitu Kejati Sulut, BNNP Sulut, Bakamla dan Pengadilan Tinggi Manado, Rabu (17/1/2024).

Kunjungan Kapolda tersebut diterima oleh masing-masing pimpinan instansi bersama para pejabatnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di Sulawesi Utara, sekaligus membahas sejumlah agenda kerjasama.

“Sebagai pejabat baru, Kapolda Irjen Pol Yudhiawan berkunjung untuk melaksanakan silaturahmi ke Kejati, BNNP, Bakamla dan Pengadilan Tinggi. Beberapa hal yang dibahas antara lain kerjasama meningkatkan sinergitas dalam bidang penegakan hukum,” ujar Kabid Humas Polda Sulut  Kombes Pol. Iis Kristian.

Kapolda dalam kunjungan tersebut  menekankan pentingnya soliditas dan sinergitas antara Polri bersama TNI dan Pemprov serta instansi terkait lainnya dalam menghadapi tahun politik 2024. (AF)

Meimonews.com – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Yudhiawan memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) di aula Tribrata Polda Sulut, yang dihadiri oleh Wakapolda Sulut Irjen Pol. Jan de Fretes, para PJU Polda, Kapolresta dan para Kapolres jajaran, Bhayangkari serta perwakilan personel Polri, Senin (15/1/2024).

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Iis Kristian menjelaskan, ada 5 jabatan yang diserahterimakan. “Ya, pagi ini ada upacara serah terima jabatan di Polda Sulut yaitu Karo Ops, Direktur Intelkam, Dansat Brimob, Kabidkum dan Kapolres Minahasa,” ujarnya.

Karo Ops diserahterimakan dari pejabat lama Kombes Pol RW Wirawan kepada Kombes Mugi Sekar Jaya, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirpolairud Polda Maluku Utara. Sedangkan pejabat lama dimutasi ke SOPS Polri.

Dirintelkam diserahterimakan dari pejabat lama Kombes Pol. Albert BM Sihombing kepada Kombes Pol. Heri Wahyudi, yang sebelumnya bertugas di Baintelkam Polri. Sedangkan pejabat lama dimutasi ke Baintelkam Polri.

Dansat Brimob diserahterimakan dari Kombes Pol. Brury Soekotjo kepada Kombes Pol. Agung Anggoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapusdik Brimob Lemdiklat Brimob. Pejabat lama kini bertugas di SOPS Polri.

Kabidkum diserahterimakan dari pejabat lama Kombes Pol. Alowsius Josef Maturbongs kepada Kombes Pol. Rendra Kurniawan Prasetya yang sebelumnya bertugas di Divkum Polri. Pejabat lama kini bertugas di Divkum Polri.

Kapolres Minahasa diserahterimakan dari pejabat lama AKBP Ketut Suryana kepada AKBP S. Sophian yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tojo Una-Una Polda Sulteng. Pejabat lama kini menjabat sebagai Wadir Resnarkoba Polda Sulut.

“Upacara sertijab berlangsung dengan khidmat dan lancar, dilanjutkan dengan kegiatan pisah sambut, di aula Catur Prasetya Polda Sulut,” ujar Kombes Pol. Iis Kristian. (AF)

Meimonews.com – Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen mengutus dua pejabat Bapenda Sulut untuk mengikuti kegiatan Tim Pembina Samsat Nasional yang dilaksanakan di Hotel Luxury Trans Studio Bandung, Rabu-Jumat (10-12/1/2024).

Kedua pejabat yang diutus pada kegiatan yang diselenggarakan Tim Pembina Samsat Nasional (Kemendagri, Korlantas Mabes Polri dan PT Jasa Raharja) itu adalah Sekretaris Filma Kepel dan Kabid Pajak Aprine Siwi.

Selain dua pejabat dari Bapenda Sulut, kegiatan ini diikuti pula oleh Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol. Rahmad Iswan Nusi, SIK, MH dan Kepala PT Jasa Raharja Cabang Manado Amaluddin Salam,  S.Kom, ITIL.

Foto bersama perutusan Sulut yakni (dari kiri ke kanan) Sekretaris Bapenda Sulut Filma Kepel, Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol. Rahmad Iswan Nusi, SIK, MH, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Manado Amaluddin Salam, S.Kom, ITI dan Kabid Pajak Bapenda Sulut Aprine Siwi

Peserta kegiatan yang mengusung tema
Simplifikasi Pelayanan melalui Samsat Digital untuk mewujudkan Indonesia Modern adalah semua Dirlantas, Kepala Cabang PT Jasa Raharja dan Kepala Bapenda se-Indonesia.

Narasumber kegiatan yang ditutup pelaksanaannya oleh Dirregident Korlantas Brigjen Pol. Drs. Yusri Yunus berasal dari BSSN, Kakorlantas, Dukcapil Kemendagri, Keuda Kemendagri, Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Kepala Bapenda Jabar selaku Ketua APPDI Indonesia.

Kepada Meimonews.com, Filma menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai penegasan atas pelaksanaan/penggunaan sistem digitalisasi Samsat untuk lebih menyederhanakan proses kesamsatan yang ada di seluruh Indonesia.

Komunikasi antarmitra kerja, sebutnya dalam percakapan lewat WA, Sabtu (13/1/2024), dilakukan secara intens untuk mencapai efektivitas penggunaan sistem digitalisasi.

“Untuk manfaat pasti akan lebih meningkatkan pelayanan dalam hal percepatan proses pembayaran pajak, proses administrasi STNK dan pencetakan plat nomor,” ujarnya.

“Semoga sinergi dengan mitra terkait membawa manfaat sebesar-besarnya bagi pelayanan kami ke masyarakat,” sebut Kepala Cabang PT Jasa Raharja
Amaluddin Salam, S.Kom, ITIL di kesempatan terpisah. (elka)

Meimonews.com – Pataka Polda Sulut Maesa”an Waya
diserahterimakan dari Irjen Pol. Setyo Budiyanto (mantan Kapolda Sulut) kepada Irjen Pol. Yudhiawan (Kapolda baru Sulut).

Acara serahterima pataka Polda Sulut yang dilaksanakan di halaman Mapolda Sulut, Rabu (10/1/2024) pagi tersebut merupakan rangkaian serah terima jabatan Kapolda Sulut dari pejabat lama Irjen Pol. Setyo Budiyanto kepada pejabat baru Irjen Pol. Yudhiawan.

Acara ini dihadiri Wakapolda Sulut Irjen Pol .Jan de Fretes, para PJU Polda, Kapolresta dan Kapolres jajaran, seluruh personel Polda Sulut serta Pengurus Bhayangkari.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Setyo Budiyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh personil Polda Sulut dan jajaran yang sudah membantu memberikan dukungan dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas.

“Saya ucapkan terima kasih atas dukungan, partisipasi dan kerja sama sehingga seluruh pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik. Banyak prestasi, banyak kegiatan rutin yang bisa dilaksanakan dengan maksimal. Itu bisa terlaksana karena dukungan semua anggota. Soliditas dan solidaritas paling penting untuk membangun organisasi,” katanya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan tugas apabila ada hal yang kurang berkenan serta kekhilafan. “Saya sampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota,” katanya.

Irjen Pol Yudhiawan  yang baru dilantik Kapolri pada Kamis (4/1/2024) lalu di Jakarta, menyampaikan terima kasih atas penyambutan terhadap dirinya.

“Saya berharap, kiranya saya dan keluarga dapat diterima oleh seluruh keluarga besar Polda Sulut dan masyarakat Sulawesi Utara, untuk selanjutnya secara bersama dan bersinergi dengan semua komponen yang ada dalam melaksanakan tugas pengabdian untuk menjaga kamtibmas di daerah ini,” ujarnya.

Terkait penegakan supremasi hukum, hak asasi manusia dan demokratisasi, ia menegaskan bahwa polisi tidak boleh salah dalam bertindak.

“Untuk memenuhi tuntutan tersebut, maka kita harus lebih proaktif, berpikir maju, bergerak cepat, bertindak tepat dan terukur secara profesional, proporsional dan humanis,” ujarnya.

Menurutnya, ukuran keberhasilan tugas Polri adalah apabila masyarakat dapat merasakan suasana aman dan bebas dari rasa takut dan kekhawatiran dalam melaksanakan kegiatan dan aktivitas kehidupan sehari-hari.

Ia juga bertekad akan melanjutkan semua program kebijakan dan strategi yang telah dirintis oleh pejabat lama. “Untuk itu, saya mengajak kita semua, segenap personil jajaran Polda Sulut untuk berusaha semaksimal mungkin berbuat yang terbaik,” ujarnya.

Disebutkan bahwa ia tidak akan dapat bekerja sendiri dalam mewujudkannya, tanpa adanya kerjasama yang baik serta dukungan dari seluruh personil.

Olehnya, ia mengajak personil semua Polri untuk senantiasa menunjukan dedikasi, loyalitas, disiplin dan semangat kerja yang tinggi serta berupaya memacu kreatifitas dan inovasi dengan membuat terobosan-terobosan positif dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kita.

Sebelum pelaksanaan kegiatan serah terima pataka, dilaksanakan penyambutan Kapolda Sulut yang baru, diawali dengan penyambutan oleh Wakapolda Sulut bersama isteri, pengalungan dan pemberian bunga oleh Polisi Cilik, jajar hormat, penjemputan oleh Tarian Kabasaran oleh anggota Polri, nyanyian oleh Tim Hadrah Polda Sulut dan penyambutan oleh seluruh PJU dan para Kapolres/ta jajaran. (AF)

Meimonews.com – Realisasi Pajak Daerah Sulut tahun 2023 mencapai Rp. 1.191.780.552.936 dari target perubahan yang berjumlah Rp. 1.261.561.118.499 sedang target induk Rp. 1.194.666.514.991.

“Realisasi pajak daerah Sulut untuk tahun 2023 berjumlah demikian atau 94,47 persen dari target perubahan yang berjumlah Rp. 1,261 triliun lebih,” ujar Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen kepada Meimonews.com di kantor Bapenda Sulut, Selasa (9/1/2024).

Capaian tersebut, menurut June dikarenakan ada perubahan target penerimaan dari Rp. 1,194 triliun lebih dari target induk menjadi Rp. 1261 triliun lebih pada target perubahan.

Demikianpun, bila dibandingkan dengan realisasi tahun 2022, memang ada penurunan karena target perubahan pada tahun tersebut  berjumlah Rp. 1.189.889.331.643 dengan realisasi Rp. 1.217.412.836.143 atau 102.31 persen.

Ditemui terpisah, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Ernie Purukan dan Kasub PTIPD Jerry Rumondor merincikan realisasi penerimaan pajak daerah tahun 2023 sesuai jenis penerimaan.

Untuk pajak kendaraan bermotor (PKB), realisasinya mencapai Rp. 391.835.704.764 dari target induk sebesar Rp. 420 miliar atau 93,29 persen. Untuk bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) mencapai Rp. 264.647.471.275 (88,34 persen).

Untuk pajak air permukaan (PAP) realisasinya berjumlah Rp. 4.136.700.242  dari target induk Rp.5,5 miliar (75,21 persen). Untuk pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBB-KB) berjumlah Rp. 328.676.701.163  dari target induk Rp. 315.938.267.250 (104,03 persen). Untuk pajak rokok berjumlah Rp. 202.484.975.492 dari target induk Rp. 220.541.823.258 (91,81 persen).

“Jumlah tersebut merupakan realisasi pajak daerah untuk tahun lalu (2023),” ujar Erni.

June berterima kasih kepada wajib pajak yang telah taat membayar pajak dan berharap di tahun berjalan ini (2024), wajib pajak taat membayar pajak yakni membayar pajaknya sebelum jatuh tempo karena dari pajak ini akan digunakan untuk pembangunan di daerah ini,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Daerah dan Penandatangan Pakta Integritas di ruang rapat kantor pusat Bapenda, Senin (8/1/2024).

(Rakorev) dan Penandatanganan Pakta Integritas di ruang rapat kantor pusat Bapenda, Senin (8/1/2024).

Rapat yang membahas pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dan penandatanganan pakta integritas tersebut dipimpin Sekretaris Bapenda Filma Kepel di dampingi Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi (Kabid Dalev) Johanis Tamuntuan.

Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen yang diapit Sekretaris Filma Kepel dan Kabid Dalev Johanis Tamuntuan

Sebanyak 70-an peserta yang terdiri dari pejabat eselon 3 dan 4 Bapenda Sulut, Kepala UPTD PPD se-Sulut dan staf kantor pusat dan jajaran hadir dalam kegiatan ini.

Sejumlah hal dibahas dalam rapat awal tahun 2023 yang berlangsung secara serius tapi santai dan penuh keakraban. Beberapa strategi dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah dibahas. Masukkan/usulan dari UPTD PPD langsung direspon.

Peserta kegiatan

Dalam kata pengantarnya, Filma memaparkan hasil-hasil capaian tahun 2023 dan sejumlah harapan untuk tahun 2024.

Disampaikan pula hal-hal terkait dengan kepatuhan dan upaya-upaya agar pencapaian tahun berjalan ini (2024) bisa berjalan dengan baik bahkan ada peningkatan.

Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen di awal arahannya, mengapresiasi kinerja para pejabat baik di lingkungan kantor pusat maupun UPTD PPD dan staf/pejabat yang telah ditunjukkan selang tahun 2023.

Kasubag Umum Richard Sumarauw saat menandatangani pakta integritas disaksikan June, Filma dan peserta kegiatan

Untuk tahun berjalan ini, June berharap kinerja demikian terus ditunjukkan bahkan ditingkatkan. Diperlukan kerja keras dalam menjalankan tugas agar target tahun 2024 bisa dicapai bahkan melebihi.

Kaban berharap agar kolaborasi jajarannya dengan lembaga/pihak terkait terus dimantapkan bahkan ditingkatkan. “Kolaborasi dengan kepolisian, Bank Sulutgo dan pihak/lembaga terkait terus dimantapkan bahkan ditingkatkan,” ujar pejabat kreatif dan dekat dengan wartawan ini.

Di penghujung Rakorev diadakan Penandatanganan Pakta Integritas dan pembacaan surat keputusan (SK) pengangkatan Plh Kepala UPTD PPD Manado yang dijabat Johanis Tamuntuan, menggantikan Christian Mingkid yang telah memasuki masa pensiun. (elka)

Meimonews.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mempercayakan RSUP Prof. Dr. RD Kandou sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan Fellowship Kemenkes Periode Ketiga.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Pusat rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou ini  dibuka oleh Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabath Rotty, M.Kes, Kamis (4/1/2024)

Program ini dihadiri peserta dari instansi kesehatan Dr. Arsita Suri, Institusi RSUD Lakipadada Makasar dan dr. I putu Ardika Yuda dari RSUD H Boejasin Kalimantan Selatan.

Dokter Ivonne, dalam sambutannya menekankan pentingnya program fellowship ini dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kemenkes yang telah mempercayakan RSUP Kandou sebagai tuan rumah untuk kegiatan ini dan selamat datang bagi para peserta dokter spesialis anak,” ujarnya.

Dirut berharap, melalui program ini, yang dilaksanakan selama 6 bulan di RSUP Kandou, peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat mereka terapkan di tempat kerja mereka masing-masing.

Kegiatan Fellowship Kemenkes Periode Ketiga ini mencakup serangkaian pelatihan dan diskusi mengenai berbagai topik kesehatan.

Peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para profesional kesehatan di RSUP Kandou dan mempelajari praktek terbaik mereka.

“Melihat dari SDMnya bagian Ilmu Kesehatan Anak devisi Noenatolgi RSUP Kandou, sudah mampu untuk melakukan fellowship bimbingan terhadap peserta,” ujar Dirut.

Peserta juga sesuai regulasi, sambung Dirut, harus dilakukan kredensial sehingga mereka nantinya bisa langsung menangani pasien, sehingga dengan semangat belajar yang tinggi, peserta program fellowship siap untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

Turut hadir pada acara pembukaan kegiatan adalah Direktur PMKP dr. Yeheskiel Panjaitan, SH, MARS, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, Sp BTKV dan Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP, M.Si. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) mengadakan apel perdana tahun 2024 di halaman kantor pusat rumah sakit, Rabu (3/1/2024.

Apel ini diikuti oleh staf dan karyawan RSUP Kandou dan turut dihadiri Direktur PMKP dr. Yeheskiel Panjaitan, SH, Mars, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, Sp BTKV, Direktur Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP, MSi,

Apel yang merupakan tanda dimulainya aktivitas setelah libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 yang juga ajang membaharui komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat di tahun baru ini dipimpin Dirut Dr. dr. Ivonne Elizabeth Rotty, M.Kes.

Semua peserta apel tampak antusias dan bersemangat untuk memulai tahun baru dengan semangat baru.

Dalam sambutannya, dokter Ivonne (sapaan akrab Dirut), menekankan pentingnya kerjasama dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Diingatkan semua staf dan karyawan tentang misi dan visi RSUP Kandou yaitu memberikan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan memuaskan bagi pasien.

Dikemuksksn, tahun 2024 akan menjadi tahun yang lebih baik dan lebih produktif bagi RSUP Kandou. Olehnya, dokter Ivonne berharap, semua staf dan karyawan akan terus bekerja keras dan berdedikasi untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

 “Saya memberikan apresiasi kepada civitas RSUP Kandou atas pencapaian di tahun 2023 yang sangat memuaskan.Ini bukan kerja keras dari satu dua orang, tapi kita semua,” ujarnya.

Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes

Direktur Penunjang Medik Keperawatan dan Penunjang dr. Yeheskiel Panjaitan, SH,  Mars menekankan beberapa poin penting dalam apel tersebut yakni komunikasi antarunit dalam aktivitas pelayanan di rumah sakit perlu ditingkatkan; keramahan dalam pelayanan; dan kecepatan.

“Kinerja kita selalu terpantau oleh sistim.  Untuk itu, saya harap yang masih ada keluhan tolong diperbaiki indikatornya,” pinta dokter Yeheskiel. (Fer)

Meimonews.com – Hari ini, Minggu (1/1/2024) gereja Katolik merayakan tiga peristiwa penting secara bersamaan yakni Hari Raya Maria Bunda Allah,Tahun Baru dan Hari Perdamaian Sedunia.

Oleh karena itu, saat memberikan kotbah di gereja Paroki St. Josep Pelindung Pekerja Manado, Pastor Yohanes I Made Pantyasa Pr (Pastor Rekan) mengupas makna tiga peristiwa penting itu yang didengar umat paroki setempat yang mengikuti misa pertama ini.

Berkaitan dengan Maria Bunda Allah, seperti yang termuat dalam bacaan Injil Lukas 2:16-21, Pastor Made menjelaskan, (Bunda) Maria memberi teladan hari ini, ‘Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hati dan merenungkannya.’

Ditegaskan, menyimpan pergumulan dan pengalaman hidup saja tidak cukup. Jika pengalaman itu baik pasti ada rasa bersyukur, namun jika pengalaman itu buruk maka yang akan lahir adalah dendam, karena hanya menyimpan dendam, karena hanya menyimpan tanpa ada permenungan.

“Maka menyimpan pengalaman dan merenungkan dalam hati adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan. Merenungkan pengalaman dalam hidup adalah karakter hidup dari Maria Bunda Allah,’ ujar Ketua Komsos Keuskupan Manado ini.

Merenungkan dalam hati atas apa yang dialami, menurutnya, menjadi semangat hidup Bunda Maria untuk bisa mendengarkan dalam hati suara Allah dan apa yang menjadi kehendak Allah di dalam diri.

Merenung bukan berarti kita menghayal akan apa yang akan terjadi ke depan, namun merefleksikan pengalaman seraya memetik hikmah dan belajar dari apa yang terjadi. Bermenung menjadi kesempatan untuk sejenak membuka hati mendengarkan suara Allah di dalam hati kita. Untuk menjadi motivasi bergerak ke depan.

“Maria sebagai Bunda Allah hari ini sungguh memberi teladan bagi kita bahwa dia yang melahirkan Putra Allah tidak larut hanya dalam kegembiraan semata namun mampu memberi sukacita kepada orang yang menjumpainya,” tandasnya.

Dikemukakan, tahun yang baru ini juga memberi kesempatan  kepada kita untuk melahirkan buah damai dari permenungan atas pengalaman hidup yang kita alami. Damai yang lahir dari refleksi atas pengalaman hidup sebagai Bunda Maria yang merenungkan semua kehendak Allah sehingga layak menjadi bunda Allah, Sang Damai.

“Hari ini juga merupakan Hari Perdamaian Sedunia. Jadikanlah pengalaman hidup yang lalu dan yang akan kita jalani sebagai bekal untuk membawa damai bukan permusuhan, dan kesatuan bukan perpecahan. Maka renungkanlah awal perjalanan yang akan kita mulai hari ini agar benar-benar membawa damai dan sukacita,” ujarnya mengajak.

Karena itu, tambahnya, tahun yang baru ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk sejenak bermenung atas apa yang menjadi keberhasilan tahun lalu dan juga mungkin kegagalan untuk bergerak maju dengan iman yang kokoh.

Berilah dalam hari-hari kita waktu sejenak untuk bermenung, membiarkan Allah berbicara dalam hati kita. Memberi waktu sejenak untuk mendengarkan suara Allah. Semua itu akan dapat kita temui dalam doa-doa kita dan dalam perjumpaan kasih dengan sesama. Sehingga hidup kita tetap bersukacita bukan hanya saja pada saat Natal tetapi juga untuk hari-hari selanjutnya. Bukan hanya untuk pribadi kita sendiri tetapi juga untuk orang lain yang kita jumpai.

Semoga tahun ini, sebutnya, kita dapatkan yang baru, lupakan masa lalu, biarlah berlalu. Tahun lalu mungkin kelabu, sampai buat luka membiru, sudahlah tak perlu ada yang tahu. Semoga saja jalan ke depan ini tak berliku.

“Semoga ada semangat yang baru, warnai hidup yang mungkin kadang abu- abu. Maka mulailah hari ini dengan pasti, jangan pernah ragu. Berilah waktu untuk sejenak bermenung dan berseru dalam doa dan syukur, seperti Maria yang berserah pada Allah,” harap Pastor Made. (lk)