Meimonews.com – Dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak daerah, digelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) dan upaya peningkatan pajak daerah melalui alat rekam pajak.
Rapat ini juga menjadi forum bagi Bapenda se-Sulawesi Utara untuk berbagi pengalaman dan best practice dalam optimalisasi pajak daerah melalui alat rekam pajak.
Diharapkan melalui rapat ini, dapat terjalin sinergi yang kuat antara KPK, Bank SulutGo, dan Bapenda se-Sulawesi Utara untuk meningkatkan PAD dan mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Pusat Bank SulutGo, Manado, Jumat (31/5/2024) ini diikuti Tim KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Tim Bank SulutGo dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) se-Sulawesi Utara.
Kasatgas Wilayah IV KPK Andy Purwana menyampaikan pentingnya sinergi antara KPK, Bank SulutGo, dan Bapenda se-Sulawesi Utara dalam meningkatkan PAD melalui optimalisasi pajak daerah.
“Alat rekam pajak merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan PAD. Alat ini dapat membantu Bapenda dalam memantau dan mengawasi transaksi keuangan wajib pajak secara real time, sehingga potensi kebocoran pajak dapat diminimalisir,” ujar Andy Purwana.
Direktur Kepatuhan Bank SulutGo Machmud Turuis menyatakan komitmen Bank SulutGo untuk mendukung upaya peningkatan PAD melalui penyediaan layanan yang mudah dan cepat bagi wajib pajak.
“Bank SulutGo siap bekerjasama dengan Bapenda se-Sulawesi Utara dalam menyediakan layanan pembayaran pajak yang mudah dan cepat. Kami juga akan terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak,” ujar Turuis. (Afer)
Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng menegaskan, patut berbangga dan bersyukur saat ini seluruh civitas akademika Fakultas Kedokteran Unsrat merayakan Dies Natalis ke-65.
“Banyak pencapaian luar biasa yang dicapai oleh segenap civitas akademika FK Unsrat, baik dalam pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, pengembangan SDM dan kegiatan kemahasiswaan,” ujar Rektor saat memberikan sambutan pada acara puncak Peringatan Dies Natalis ke-65 Fakultas Kedokteran Unsrat Manado.
Puncak peringatan hari jadi Fakultas Kedokteran Unsrat yang diadakan di auditorium fakultas, Selasa (28/5/3024) ini dilaksanakan dalam Sidang Senat Terbuka yang dipimpin Prof. dr. Linda WA Rotty, Sp.PD. KHOM (Ketua) di dampingi Ns. Sefti SJ Rompas, S.Kep, M.Kes (Sekretaris).
Di momen ini pula ada oraai ilmiah oleh dr. Linda Maya Tompodung, MpdKed, Sp Rad tentang Peran magnetic resonance imaging pada penentuan bening dan malignan massa ginekologi (Karakterisasi leimyoma uteri tipikal, atipikal dan leiomyoaarcoma) dan Dr. Stephanus JC Tangel, Sip.B, Subsp, BVE(K) tentang Pengaruh hipoalbumin terhadap kejadian disfungsi kateter henodialisis tunnel pada pasien anak dengan penyakit ginjal tahap akhir di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo.
Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng saat memberikan sambutan
Hadir pada acara ini, Kepala Dinas Kesehatan Sulut Dr. Debby Kalalo, Ph.D, Ketua DPRD Sulut/Ketua Ikatan Alumni FK Kedokteran Unsrat Manado dr. Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD, pimpinan lembaga Unsrat, Dekan Fakultas se-Unsrat, Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes, Ketua IDI dr. Franky Maramis, mantan-mantan Dekan FK Unsrat, Civitas Akademi FK Unsrat, dan undangan lainnya.
“Saat ini, sudah banyak kemajuan-kemajuan di bidang kesehatan. Fakultas Kedokteran harus bergerak cepat dalam pengembangan teknologi dan kesehatan,” ujar Rektor.
Orang nomor satu di Unsrat ini lantas memberikan contoh yakni produksi alat-alat kedokteran di mana sampai saat ini negara kita masih banyak menggunakan alat-alat teknologi impor. Seluruh civitas akademika Fakultas Kedokteran harus bergerak cepat dalam melakukan riset-riset di bidang teknologi kedokteran dan kesehatan.
Kadis Kesehatan Sulut Debie KR Kalalo, M.Sc, PhD saat membacakan sambutan Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE
Menurut Rektor, momen peringatan dies natalis ini, mengingatkan seluruh civitas akademika FK Unsrat untuk mengintrospeksi apa upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan para dokter, dokter gigi, perawat yang berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan khususnya pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran dan kesehatan.
Disebutkan, Fakultas Kedokteran merupakan salah satu fakultas tertua di Universitas Sam Ratulangi Unsrat. Melalui perayaan dies natalis ini banyak kegiatan yang dilakukan sehingga diharapkan dapat menjaga atmosfir fakultas yang solid dan kondusif karena ini adalah modal bersama untuk mengembangkan fakultas kedokteran yang lebih baik.
Sidang Senat Terbuka Fakultas Kedokteran Unsrat memperingati Dies Natalis ke-65 Fakultas Kedokteran Unsrat Manado
Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr. Debie KR Kalalo, M.Sc, Ph.D menegaskan, dies natalis ini bukan hanya perayaan bertambah usia, tetapi juga momen refleksi dan apresiasi atas berbagai pencapaian yang telah diraih selama ini.
Fakultas Kedokteran Unsrat, menurut Gubernur, telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah Sulawesi Utara.
Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantow, DAN, M.Sc, Sip.GK saat menyampaikan laporan tahunan
“Selama 65 tahun, Fakultas Kedokteran Unsrat telah melahirkan banyak tenaga medis profesional yang berdedikasi tinggi dan berkompeten. Banyak dari para lulusan FK Unsrat tidak hanya berkiprah du Sulawesi Utara tetapi juga di berbagai penjuru tanah air bahkan di luar negeri,” sebut Gubernur.
Ditambahkan, kontribusi para alumni sangat terasa dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah ini. “Untuk itu, saya atas nama pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara secara khusus mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya,” ujar dokter Debie mengutip Gubernur.
Acara penutupan lilin oleh Rektor Unsrat dan Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat di dampingi sejumlah tamu/undangan
Memperhatikan perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini, terutama dalam bidang teknologi kesehatan, sebutnya, memberikan tantangan sekaligus peluang bagi kita semua. Teknologi seperti telemedicine, artificial intellegence (AI) dalam diagnosis penyakit, serta berbagai inovasi medis lainnya, telah mengubah wajah dunia kesehatan.
Untuk itu, Fakultas Kedokteran Unsrat harus mampu beradaptasi dan mengikuti perkembangan ini agar tetap relevan dan dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Rektor Unsrat Manado dan Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado saat memasang lilin Dies Natalis
“Saya berharap, melalui kurikulum yang terus diperbaharui dan program-program pelatihan yang inovatif, fakultas ini dapat terus menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global masa depan,” sebut Gubernur.
Selain itu, gubernur menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi dan pemerintah dalam memajukan dunia kesehatan di Sulut. Sinergi yang baik antara ketiga pihak ini akan menghasilkan solusi-solusi inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya mengajak Fakultas Kedokteran Unsrat untuk terus memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak, baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional,” harap Gubernur.
Fakultas Kedokteran Unsrat diharap juga dapat terus menjadi pusat penelitian yang menghasilkan tumpuan-tumpuan baru di bidang kesehatan. Penelitian yang berkualitas tinggi tidak hanya memperkaya ilmu pengetahuan tetapi juga akan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dekan FK Unsrat Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantow, DAN, M.Sc, Sp GK dalam laporan tahunannya memaparkan kondisi FK saat ini termasuk sejumlah prestasi yang dicapai serta beberapa evaluasi keberhasilannya.
Akreditasi program studi (prodi),sebut Dekan, dari 16 prodi yang ada, 7 masuk kategori unggul, 4 baik sekali, 1 A, 3 B dan 1 dalam proses.
Jumlah mahasiswa per April 2024 berjumlah 2125 orang. Penerimaan mahasiswa S1 tahun akademik 2023-2024 berjumlah 477 orang. Lulusan sarjana tahun 2023-2024 SE sebanyak 148 orang. Lulusan program profesi 192 orang.
Jumlah peserta program pendidikan dokter spesialis-1 (PPDS-1) per April 2024 sebanyak 635 orang. Data lulusan PPDS-1 periode April 2023-Mei 2024 berjumlah 109.
Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Fakultas Kedokteran Unsrat Manado Dr. dr. Mendy J. Hatibie Oley, Sp.BP(K)RE dalam laporannya menyampaikan program panitia dalam rangka hari jadi FK Unsrat Manado tahun ini.
Pada 4 Mei 2024, Panitia telah melaksanakan acara untuk membuka Peringatan Dies Natalis dengan beberapa agenda yaitu Jalan Pagi, Lomba lari, dan Lomba Yel yel. Dalam acara tersebut, panitia memberikan golden tiket kepada para peserta yang lolos pada tahap selanjutnya dalam lomba lari.
Kemudian, serangkaian kegiatan kesenian seperti pemilihan Putra Putri FK, Faked Got Talent, Medical Voice , kegiatan olahraga yang dimulai serangkaian pertandingan kebersamaan di mana setiap bagian yang terlibat berusaha memberikan yang terbaik.
Lalu, tanggal 21 Mei 2024 panitia melakukan Ziarah di makam para Dekan yang sudah berjasa bagi almamater. Bentuk penghormatan ini dilakukan agar kita tetap mengingat akan ilmu yang mereka berikan tanpa hentinya.
Pada 22-24 Mei 2024, panitia melaksanakan serangkaian kegiatan Ilmiah yang sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pada 22 Mei diadakan kegiatan simposium pertama yang dilaksanakan di Aula FK dengan sistem hybrid. Simposium di hari pertama ini mengangkat tema Transformasi Kedokteran Melalui Peningkatan Riset dan Inovasi Teknologi Kesehatan dengan Pemateri yang sudah expert di bidangnya. Peserta yang hadir sebanyak 1299 orang (onsite 217 dan online 1083).
Pada 23 Mei, pelaksanaan kegiatan ilmiah bertempat di Aula RSUP Prof. Kandou dengan 2 agenda yakni Simposium Leadership By Example: Medical Education And Hospital Management yang dibawakan oleh Dekan-dekan Fakultas Kedokteran yang berasal dari berbagai Universitas dan yang paling dibanggakan sebagian dari mereka merupakan Alumni dari Fakultas Kedokteran Unsrat. Pesertanya sebanyak 654 orang (onsite 124 dan online 529 orang).
Pada sesi kedua di hari itu adalah Mini Simposium dengan tema Illuminating Insights With Ultrasonography dengan pemateri pata ahli di bidangnya dengan peserta 188 orang (onsite 105 orang dan online 83 orang). Pada mini simposium ini juga diberikan demo dengan menggunakan alat usg sehingga peserta juga lebih aktif dalam kegiatan ini.
Pada hari ketiga, panitia mengadakan kegiatan di 3 tempat berbeda dalam waktu yang bersamaan yaitu di Aula FK UNSRAT, Aula RSUP Prof. Kandou dan Gedung Bedah RSUP Kandou. Kegiatan ini terdiri atas Manado Surgical Update 6 dengan total peserta 56 orang (onsite 47 dan online 9).
Selanjutnya, kegiatan Basic Surgical Skill, di mana peserta diberikan materi yang lebih mendalam dengan pemateri yang berasal dari Divisi Bedah Plastik. Peserta diajarkan dengan sangat terarah bahkan diberikan sesi untuk mempraktrekan langsung. Total peserta pada kegiatan ini adalah 19 orang dan semuanya di laksanakan Onsite.
Setelah kegiatan BSS, dilanjutkan dengan Seminar dan Workshop yang berjudul Emergency in Orthopaedic. Para peserta dalam kegiatan ini dituntut untuk harus bisa mempraktikkan langsung apa yang dipelajari. Sehingga membuat para perserta dapat lebih mendalami materi tidak hanya dari teoritis tetapi juga praktikal. Kegiatan ini diikuti oleh 24 orang.
Selanjutnya, ada kegiatan workshop yang membahas tentang penulisan dan publikasi di mana narasumber yang memberikan materi adalah pakar yang sudah diakui. Kegiatan ini diikuti oleh 77 orang dengan sistem onsite.
Pada 25 Mei 2024, Panitia mengadakan 2 kegiatan, yakni adalah Baksos di desa Sampiri. Di hari yang sama Panitia juga melangsungkan kegiatan Hari Baku Dapa yang bertujuan untuk menjadi hari berkumpul bagi semua Alumni tanpa terkecuali, baik yang tua dan muda.
Panitia juga masih memiliki agenda satunya yaitu Lomba Taman dan tentunya diharapkan keikutsertaan dari setiap bagian yang telah dibagi.
“Dan, pada hari ini, adalah peringatan puncak Dies Natalis, dengan beberapa agenda kegiatan,” ujar dokter Mendy. (FA)
Meimonews.com – Dukungan kepada Ir. Rita Maya Tamuntuan untuk menjadi Kepala Daerah (Gubernur) Sulawesi Utara periode tahun 2024-2029 terus berdatangan.
Kali ini, sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Sahabat RTM (Ir. Rita Maya Tamuntuan) mengungkapkan aspirasi mereka agar RMT diusung jadi Gubernur Sulut masa empat tahun mendatang.
“Ir. Rita Maya Tamuntuan layak diusung untuk memimpin Sulawesi Utara ke depan. Sebagai Srikandi Sulut Hebat, tentunya memiliki peran penting dalam memajukan Sulut,” ujar Sekjen Sahabat RMT Pnt. Ir. Dicky Syaranamual saat Temu Sahabat RMT di kompleks Pasar Bersehati Manado, Sabtu (25/5/2024) pagi.
Sekjen Sahabat RMT Pnt. Ir. Dicky Syaranamual saat berbicara di Temu Sahabat RMT di Pasar Bersehati, Sabtu (25/5/2024) pagi
Setidaknya, ada tiga alasan sehingga RMT dinilai layak menjadi orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini. Pertama, pribadi/kapasitas. RMT adalah religius. RMT dan keluarganya taat beribadah. RMT merakyat dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Salah satunya Ketua Ika Unsrat Manado dan Ketua Ika Faperta Unsrat Manado.
RMT bisa jadi teladan. RMT.bersih dalam segala hal selama ini, dan memberi teladan yang baik bagi seluruh perempuan Sulawesi Utara.
Kedua, konektivitas. RMT memiliki jaringan/relasi; berpengalaman mendampingi sang Maestro Sulut Olly Dondokambey, yang melahirkan relasi luar biasa untuk berkolaborasi membangun Sulut terus hebat.
Ketiga, berkelanjutan. Pembangunan menuju Sulut Lebih Hebat butuh keberlanjutan. 2 periode kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey wajib dilanjutkan oleh Srikandi Hebat RMT supaya pembangunan akan terus maju dan ini berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
“Dengan demikian maka Sahabat RMT dengan ini mendeklarasikan diri untuk kerja dalam doa dan sosialisasi untuk mendukung ibu Ir. Rita Maya Tamuntuan menuju Sulut One,” ujarnya.
Terkait dengan adanya Sahabat RMT, Sonya S. Kembuan (Tim Sahabat RMT) dalam percakapan dengan Meimonews.com di sela Temu Sahabat RMT menjelaskan, Sahabat RMT dibentuk usai acara Dies Natalis Unsrat dan Faperta Unsrat Manado beberapa waktu lalu.
“Ada teman-teman alumni baik Unsrat maupun Faperta di WAG yang melontarkan gagasan agar Ibu Rita Maya Tamuntuan maju dalam pencalonan sebagai Kepala Daerah, dalam hal ini Gubernur Sulut dalam Pilkada 2024. Dan, teman-teman lainnya menyambut dengan positif,” ujarnya.
Pengusaha yang akrab disebut SSK ini lantas menambahkan, sambutan positif tersebut ditindaklanjuti dengan dibuatnya Sahabat RMT ini sebagai sarana menampung dan menyalurkan aspirasi untuk RMT maju sebagai Gubernur Sulut ke depan.
“Karena keinginan teman-teman agar Srikandi Sulut ini mau maju jadi Kepala Daerah (Gubernur) Sulut maka teman-teman secara spontanitas membentuk Sahabat RMT,” tambah SSK tentang Sahabat RMT yang dikoordiner Dr. Herry Pinantik.
Acara Temu Sahabat RMT diawali doa
dilanjutkan dengan olahraga /line dance, foto bersama dan diakhiri ngopi/sarapan pagi bersama. (Afer)
Meimonews.com – Empat (4) Dekan, Dua (2) Direktur Utama Rumah Sakit, satu (1) Dewan Pengawas dan satu (1) Direktur berbagi ilmu/pengalaman kepada 400-an mahasiswa dan dokter/dosen pada kegiatan Simposium Leadership by Example Medical Education and Hospital Management.
Simposium yang diselenggarakan Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado ini diadakan di Auditorium Kantor Pusat Rumah Sakit Umum Pusat Dr. RD Kandou Manado, Kamis (23/5/2024).
Mereka yang berbagi ilmu dan pengalaman itu adalah Dekan Faked UPH Prof. Dr. Dr. dr. Eka J. Wahjoepramono, Sp.BS (K), Dekan Faked Unpad Prof. Dr. Youdi Mulyana Hidayat dr. SpOG, SubSp Onk DMAS, Dekan Faked Uncen dr. Inneke Viviane Sumolang, Sp.DVE dan Dekan Faked UPN Veteran Jakarta Dr. dr. Taufik Fredrik Pasiak, M.Kes, M.Pd.I.
Kemudian, Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes, Dirut RSUP Hasan Sadikin Bandung Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB Subsp.BD (K), Ketua Dewan Pengawas RSHS Bandung Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, DFM, SH, M.Si, Sp.F (K), serta Direktur Pelayanan PT Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto, ST, MM, QRGP.
Para pembicara/narasumber yang adalah dokter berbagi ilmu dan pengalaman ketika mereka menjadi dokter dan saat menjalani profesi mereka di keadaaan yang masih sangat terbatas baik soal infrastruktur (sarana dan prasaran) serta alat kesehatannya maupun lainnya.
Sejumlah terobosan yang dibuat untuk penanganan masalah kesehatan pasien termasuk operasi-operasi yang awal-awalnya lebih banyak pasiennya ke luar negeri tapi dengan terobosan yang dibuat pasien bisa dioperasi di Indonesia walau dana yang dibutuhkan tidak sedikit.
Para pembicara sesi pertama
Pembicara/narasumber lainnya berbagi ilmu dan pengalaman yang mereka ketahui sesuai tupoksinya.
Simposium dibagi dua sesi dengan pemandu sesi pertama Dr. dr. Maximilliam Ch. Oley, Sp.BS (K) SPINE, FINPS, FINSS sedang sesi kedua Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou dr. Yehezkiel Panjaitan, SH, MARS.
Berbagi ilmu dan pengalaman ini dimaksudkan para pembicara/narasumber agar peserta bisa mendapat bahan/bekal agar ke depan mereka maju dan berkembang.
Para pembicara sesi kedua
Dokter Eka berbagi langsung cara ia berhadapan dengan kondisi yang ada mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana hingga saat ini.
Dengan penuh pengabdian dan dengan berbagai terobosan yang dilakukan sebagai seorang pemimpin sehingga berbagai persoalan yang ada mulai bisa tertanggulangi.
“Leadership dan enterpreneurship, menurut dokter Eka, menjadi kata kunci,” ujar Prof. Eka dalam materinya yang berjudul Tantangan Dunia Pendidikan.
Salah satu pembicara menyampaikan materi lewat daring
Dokter Taufik menegaskan, dokter itu perlu tahu tentang politik. Sebab, banyak kebijakan yang dibuat termasuk di bidang kedokteran dan pendidikan terkait dengan politik. Merupakan keputusan politik.
“Biar cuma sedikit para dokter musti paham tentang politik,” tandas mantan aktivis mahasiswa ini dalam pemaparannya yang berjudul Tantangan Dunia Pendidikan Kedokteran dalam Situasi Sosial, Politik dan Budaya.
Momen tanya-jawab
Dokter Jimmy dalam pemaparan tentang Development of Hospital Service Facilities mengulas soal sarana, prasarana dan alkes yang yang ada dan bagaimana memanfaatkannya untuk pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
Dijelaskan tentang regulasi fasilitas rumah sakit, fasilitas rawat inal standar (KRIS) serta kinerja utilitas alkes (OEE).
Mantan Dirut RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou) ini lantas menjelaskan soal penerapan sistem manajemen pemeliharaan dan pengelolaan aset Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung berbasis digital SAMRS.
Dokter Ivonne mengulas soal perundungan (bullying). Mengutip instruksi Menteri Kesehatan, dokter Ivonne lantas merincikan apa itu perundungan, bentuk-bentuk perundungan dan bagaimana mencegahnya, bahkan sanksi hukum bagi mereka yang melakukan perundungan.
“Bentuk-bentuk perundungan terdiri dari perundungan fisik, verbal, siber dan non fisik,” ujar dokter Ivonne seraya menjelaskan perundungan-perundungan tersebut, sebagaimana termuat dalam materinya Breacking the Silent : Eradicating Bullying.
Dokter Ivonne menegaskan bahwa di RSUP Kandou telah dibentuk 2 tim anti perundungan. Dan, tim ini telah bekerja termasuk melakukan pendampingan kepada pasien RSUP Kandou yang dibullying.
Dokter Sumolang memaparkan tentang peran pendidikan kedokteran dan era inovasi dan teknologi.
Pelbagai tantangan yang dihadapi dunia kedokteran di Papua termasuk di Faked Universitas Cendrawasih serta trik-trik mengatasi problematika yang dihadapi diungkapnya.
Prof. Yudi dalam pemaparannya menjelaskan tentang Curiculum transformations medical education in line with transfornation health service.
Prof. Agus memaparkan tentang perlindungan terhadap Pimpinan dan Tenaga rumah sakit. Sejumlah aturan.terkait itu dijelaskannya. Undang-undang yang mengatur hal tersebut dirincikan sebagai bahan pertimbangan/pegangan.
Pembicara terakhir adalah Direktur Pelayanan PT Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto, ST, MM, QRGP yang memaparkan materi tentang Mengutamakan Pelayanan dan Meningkatkan Kendali Mutu.
Tupoksi Jasa Raharja yang diatur dalam Undang-undang nomor 33 dan 34 Tahun 1964 dijelaskannya. Diungkapkan pula perkembangan korban lalu lintas termasuk yang telah diberikan santunan oleh Jasa Raharja
Berbagi pengalaman tersebut mendapat respon positif dari peserta karena hal-hal yang dipaparkan tersebut sangat bermanfaat bagi mereka. Pada sesi tanya-tanya, sejumlah peserta memanfaatkannya dengan mengajukan pertanyaan dan memberikan masukkan untuk menjadi pengalaman bersama.
Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Faked Unsrat Dr. dr. Mendy Hatibie Oley, Sp.BP saat memberikan laporan panitia
Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 Faked Unsrat Manado Dr. dr. Mendy Hatibie Oley, Sp.BP (K) dalam laporannya menjelaskan, mulai 1 Maret 2024 SKP yang diakui hanyalah SKP yang terintegrasi dengan Pelataran Sehat. Kebutuhan akan SKP ini membuat panitia mencoba untuk mengkolaborasikan Dies Natalis ini agar dapat memberikan manfaat yang signifikan, jelas dan bermutu.
Hal ini tentu tidaklah mudah untuk dilakukan mengingat dengan begitu singkatnya waktu yang diberikan. Persiapan demi persiapan dilakukan guna menghasilkan kegiatan yang bermanfaat dan berkualitas.
Simposium (dan Mini Simposium yang pelaksanaannya usai simposium) ini memiliki nilai SKP. Sama halnya dengan kegiatan yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya (22/5/2024) yang dilaksanakan di Auditoriun Faked Unsrat dan kegiatan Jumat (24/5/2024) di Swadana Room RSUP Kandou.
Selaku ketua panitia tentunya sangat berterima kasih terhadap semua pemateri yang menyempatkan waktu dan boleh hadir saat ini. Para Dekan yang boleh menyempatkan waktu untuk datang bahkan dengan semangat mendukung kegiatan ini untuk terlaksana.
Panitia, menurut dokter Mendy, sangat berterima kasih kepada semua pemateri dan peserta yang telah menyempatkan diri hadir dan bersemangat mendukung kegiatan ini.
“Dukungan besar ini tentu menjadi penyemangat untuk kami panitia dan membuat kami berusaha agar kegiatan ini harus terlaksana,” ujarnya seraya menyampaikan terima kasih panitia kepada Direktur Utama Prof. dr. RD. Kandou dan jajaran yang boleh memberikan fasilitas tempat pelaksanaan kegiatan.
Hadir pada kegiatan simposium di antaranya Wakil Dekan 1 Dr. dr. Nurdjannah Jane Niode, Sp.DVE, Subsp.Ven (mewakili Dekan Faked Unsrat Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantow, DAN, MSc, Sp.GK dan panitia pelaksana seperti Dr. dr. Erwin Kristanto, SH, SpFM, SubSpPF(K), FISQua. (FA)
Meimonews.com – Setelah proses penerimaan mahasiswa baru (Maba) lewat Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Test (SNBT) maka Universitas Negeri Manado (Unima) menyiapkan penerimaan jalur B2P (Baku Beking Pande).
Penerimaan jalur mandiri ini, jelas Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (22/5/2024) dibuka pada 6 April hingga 21 Juni 2024.
“Silahkan bagi siswa-siswa lulusan SMA/SMK sederajat untuk mendaftarkan diri untuk ikut penerimaan Maba jalur Mandiri Baku Beking Pande (B2P),” ujarnya.
Fakultas/Pasca Sarjana yang menerima maba adalah Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Teknik (Fatek), Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FPMIPAK), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), serta Pascasarjana.
Untuk informasi lebih lanjut disilakan melihat di https://www.unima.ac.id/data_b2p. (FA,)
Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pimpinan Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng dan Politeknik Nusa Utara (Polnustar) Tahuna mencatat sejarah baru dalam kaitannya dengan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Test (SNBT).
Itu berwujud pelaksanaan UTBK SNBK Tahun 2024 di Polnustra, Tahuna, yang dibuka pelaksanaannya oleh Direktur Polnustar Ferdinand Gansalangi, SKM, M.Kes, Senin (20/5)2024).
Pembukaan UTBK-SNBT ditandai dengan penyerahan berkas administrasi UTBK dari Direktur kepada Pengawas, disaksikan Korlap Dr.dr. Jano B. Bernadus. M.Biomed dan Tim Unsrat lainnya.
Pelsksanaan UTBK Unsrat Sub Polnustrar sebagai implementasi Kebijakan Kementrian Dikbudristek tahun 2024 khusus daerah kepulauan yang dipercayakan pertama kali kepada Unsrat, Unpati dan USU.
Dalam sambutannya, Gansalangi menegaskan, Unsrat dan Polnustar telah mencatat sejarah baru dalam kerjasama antar perguruan tinggi. Boleh dikatakan bahwa Polnustar merupakan anak kandung Unsrat.
“Kami menyambut dengan gembira Polnustar sebagai Sub UTBK-SNBT Unsrat Tahun 2024. Terima kasih atas kepercayaannya.,” ujarnya.(FA)
Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Sulut Tahun 2024.
Rakerda yang dibuka pelaksanaannya oleh Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE yang diwakili Asisten 2 Setprov Sulut Asripan Nani diadakan di Hotel Sentra Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (16/5/2024).
Sebanyak 200-an peserta mengikuti Rakerda yang mengangkat tema Optimalisasi Bonus Demografi dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia di Sulawesi Utara Menuju Indonesia Emas 2045.
Peserta tersebut, di antaranya Forkopimda Sulut, Bupati/Walikota se-Sulut, kepala dinas/instansi vertikal/kepala badan di lingkungan Pemprov Sulut, para kepala OPD-KB kabupaten dan kota serta mitra kerja program Bangga Kencana.
Di momen Rakerda ini ada enam Bupati/Walikota di daerah ini yang mendapat penghargaan dari BKKBN Perwakilan Sulut. Penyerahan penghargaan dilakukan antara lain oleh Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI Dr. Bonivasius Prasertya Ichtiarto, S.Si, M.Eng (mewakili Kepala.BKKBN RI Dr. Hasto Wardoyo), Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan, dan Kaper BKKBN Sulut.
Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg dalam laporannya menjelaskan, tujuan pelaksanaan Rakerda adalah untuk meningkatkan koordinasi, sinergitas, evaluasi dan penyelenggaraan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) secara efektif, konvergen dan terintegrasi dengan melibatkan lintas sektor di tingkat daerah terutama yang terkait dengan tugas dan fungsi (tupoksi) BKKBN.
Tupoksi tersebut adalah mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang guna mendukung tercapainya Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong.
Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan saat menyerahkan penghargaan BKKBN kepada Bupati Minut Joune Ganda
Dalam laporan tersebut, Kaper turut memaparkan gambaran umum pencapaian Indikator Kinerja Utama BKKBN Perwakilan Sulut tahun 2023.
Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI Dr. Bonivasius Prasertya Ichtiarto, S.Si, M.Eng dalam sambutannya mewakili Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo antara lain menegaskan, BKKBN memastikan dilakukannya pendataan terhadap seluruh ibu hamil dan balita yang ada di daerah, memastikan seluruh ibu hamil dan balita datang ke posyandu, memastikan alat antropometri terstandar tersedia di posyandu, dan memastikan seluruh kader posyandu memiliki keterampilan dalam penimbangan dan pengukuran antropometri terstandar.
Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI Bonivasius saat memberikan sambutan
Dikemukakan, pentingnya data yang presisi untuk penguatan kemitraan agar mencegah stunting. Ke depan kemiskinan ekstrim akan terdiri dari keluarga yang unmodifiable atau sulit diubah. Maka, memberdayakan perempuan menjadi hal yang penting.
“Memberdayakan perempuan punya visi ke depan sehingga ketika ageing population terjadi, semua perempuan yang populasinya lebih banyak, masih produktif dan tidak menjadi beban.
Inilah makna dari mengarusutamakan gender. Oleh karena itu, pembangunan berbasis perempuan juga sangat bermakna bagi kita,” ujar Bonivasius.
Gubernur Sulut dalam sambutannya yang dibacakan Asisten 2 Setprov Sulut menegaskan, untuk mendukung cita-cita bangsa dan negara menuju Indonesia Emas 2025 maka salah satu upayanya adalah melalui pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.
Dalam hal ini, BKKBN tentunya memiliki sasaran prioritas pada keluarga, memiliki peran yang sangat strategis, terutama peran yang terkait dengan pertumbuhan penduduk seimbang (antara kualitas dan kuantitas), perwujudan keluarga berkualitas, kontribusi pada bidang kesehatan dalam keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, termasuk peran penting dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrim, PPS,serta pemanfaatan Bonus Demografi.
“Peran penting tersebut diharapkan memiliki daya ungkit yang cukup kuat untuk turut mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tandas gubernur.
Selain itu, tambah gubernur, sebagaimana kita ketahui bersama, Pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isi prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan target penurunan yang signifikan dari kondisi 24,4 persen pada tahun 2021 menjadi 14 persen pada 2024.
Dikemukakan, sesuai Perpres 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, yang mana BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana PPS, Perpres tersebut memberikan penguatan untuk tiga hal yaitu penguraian kerangka kelembagaan, penguatan kerangka intervensi, dan penguatan kerangka pendanaan.
“Oleh karena itu, Pemda Sulut menaruh perhatian penuh terhadap program Bangga Kencana dan PPS di Sulut.
Oleh karena itu, berbagai upaya terus dilakukan termasuk melibatkan berbagai sektor,” sebut Gubernur.
Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung komitmen pemerintah pusat lewat arahan Presiden RI kepada BKKBN sebagai penanggung jawab. Berdasarkan hal tersebut, upaya PPS tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja namun merupakan tanggung jawab semua pihak.
Program penta helix yang melibatkan kerjasama pemerintah, swasta, masyarakat, akademisi san medi massa harus terus dikembangkan. Selain dari pada itu, diperlukan juga peningkatan sinergitas pemangku kepentingan program Bangga Kencana baik tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota serta mitra strategis BKKBN, dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan bonus demografi sebagai variabel utama dalam upaya peningkatan kualitas SDM di Sulut guna menuju Indonesia Emas di tahun 2045
Karena itu, melalui Rakerda ini, Gubernur mengajak kita semua bersinergi dalam melaksanakan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.
Dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, pemerintah dan sektor swasta sangat diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.
“Dengan kerja keras dan komitmen yang tinggi, saya yakin kita mampu mewujudkan keluarga-keluarga yang sehat, cerdas dan sejahtera di Sulut,” tandasnya.
Menurutnya, jika berbagai potensi yang dimiliki daerah mampu dipadukan dalam sebuah sinergitas maka kita mampu membawa daerah, negara dan bangsa kita menuju kemajuan.
Usai acara pembukaan dan penyerahan penghargaan BKKBN Sulut kepada beberapa bupati dan walikota, Rakerda dilanjutkan dengan pemaparan oleh Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI dan Kepala Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi UI Turro Wongkaren, SE, MA, PhD yang dipandu Dr. Tri Oldy Rotinsulu, SE, M.Si. (Fer)
Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI) mengadakan Welcome Dinner di salah satu hotel di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (13/5/3024).
Usai welcome dinner, para tamu dan undangan melakukan Ambassador Goes to Kampung KB.
Kegiatan ini dihadiri Deputy Head of Mission of the Embassy of Kenya to Indonesia Jackson Nyagaka Onkoba, Deputy Head of Mission of the Embassy of Finland to Indonesia Essi Evelina Ervasti, Counselor, Head of ASEAN Section of the Embassy of United Arab Emirates Matar Ali Fadhel Almansoori, Counselor of the Embassy of Malaysia to Indonesia Rosnita.
Counselor of the Embassy of Australia to Indonesia Simon Joseph Flores, Counselor of the Embassy of Canada to Indonesia Kevin Tokar, Program Officer of the Envoy of Seychelles to ASEAN Joshua G. Somba, Junior Advisor of the Embassy of Finland to Indonesia Julia Maria Malvina Hoffman dan Executive Assistant to The Envoy of Seychelles to ASEAN Erik Zikri Harivani.
Deputy Head of WHO Indonesia, Momoe Takeuchi; UNFPA Assistant Representative, Dr. Verania Andria, beserta jajaran, Director Program USAID Monica Pons beserta jajaran, Chief of Filed Office in Jawa (UNICEF) Arie Rukmantara, NPO-RMNCAH WHO Nurlely Sinaga. General Counsel, Head of Corporate & Regulatory Affairs Heinz ABC Lusia Mira. B beserta jajaran.
Technical Sectors Director Yayasan Wahana Visi Indonesia Yacobus Runtuwene, MEL Manager Program PASTI Silvia Sagita, Partnership Manager AMMAN Minerals Anindya Praharsacitta, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestandani, S.Pd, beserta jajaran, Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Nyigit Wudi Amini beserta jajarannya.
Duta Besar Thailand untuk Indonesia HE Prapan Disyatat beserta istri, Duta Besar Romania untuk Indonesia HE Dan Adrian Balanescu, Charge D’affaires of the Embassy of Zimbabwe, Viola Matongorere dan Special Envoy Seychelle to ASEAN Nico Barito.
Ambassador Goes to Kampung KB ini dilakukan untuk melihat potret sesungguhnya program BKKBN di tingkat akar rumput.
Setelah berhasil meraih penghargaan ‘The 2022 United Nations Population Award’ dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), BKKBN semakin giat dan aktif mempromosikan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di tingkat internasional.
Salah satu kegiatan promosi tersebut terlihat saat Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sip OG (K) diwakili Plt. Deputi Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN dr. Irma Ardiana, MAPS menyambut para tamu dan undangan tersebut.
Dokter Irma mengatakan, di Kampung KB akan disuguhkan program Bangga Kencana yang sesungguhnya (yang bergerak) di tingkat ‘grassroot’ (akar rumput). Di sana dapat melihat potret/miniatur program Bangga Kencana yang pendekatannya adalah siklus kehidupan manusia mulai dari pranikah melalui calon pengantin, balita beserta keluarganya, remaja beserta keluarganya, lansia beserta keluarganya serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
Selain itu, diberikan informasi tentang bagaimana upaya pemerintah melalui BKKBN mengatasi stunting. Salah satunya melalui Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting). Edukasi dan informasi yang akurat dan jelas juga diberikan terkait perawatan bayi dan balita. Terutama bagaimana menjamin asupan makanan sehat dalam 1000 hari pertama kehidupan.
“Bagaimana keseluruhan program terintegrasi dan tentunya didukung oleh seluruh jajaran pemerintahan,” ujar Special Envoy Seychelke to ASEAN Nico Barito,
Nico, menjelaskan, BKKBN memiliki tim di akar rumput. Dan, untuk itu mitra kerja internasional diundang BKKBN untuk melihat langsung kegiatan program di Kampung KB.
BKKBN memiliki banyak program. Bukan hanya sektor kependudukan, tapi juga remaja dengan program GenRe (Generasi Berencana), dan kesejahteraan sosial.
“Kami dari Seychelle datang untuk ‘sharing’ dan belajar. Dan, rencananya, saudara kita dari Kenya berencana membuat ‘centre of excellence of family welfare for African profesional juga,” sebutnya.
Seychelles sendiri sudah bekerjasama dengan BKKBN sejak lama dan memulai kolaborasi kembali di tahun 2017.
“Satu hal yang sangat menarik adalah Seychelles dan BKKBN mengembangkan satu program yang dinamakan Lingkungan Sehat Keluarga Sejahtera. Kami telah launching program ini di Kabupaten Kulonprogo (DI Yogyakarta), dua tahun lalu saat Covid-19. Program ini sudah berjalan dengan sangat baik,” ujarnya.
Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan dapat membuka jalan kerjasama yang harmonis di masa depan dengan berbagai pihak. Terutama dengan negara sahabat, mitra dan lembaga internasional untuk menurunkan angka stunting di Indonesia dari 27,7 persen pada 2019 menjadi 14 persen di tahun 2024. (Fer)
Meimonews.com – Perkembangan yang ada di tempat pembuangan akhir (TPA) Sumompo terus dipantau dan dilakukan tindaklanjutnya oleh Walikota Manado Andrei Angouw.
Hal itu terlihat ketika AA, sapaan akrab orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini ketika mengadakan turun ke lapangan (turlap) di lokasi tersebut, Rabu (8/5/2024).
Mendampingi AA pada kegiatan ini adalah Asisten II Atto Bulo, SH., MM dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Supryatna.
Dalam tinjauan lapangan ini, AA melihat langsung aktivitas bongkar dan aduk sampah di TPA Sumompo. AA juga berdialog dengan pejabat teknis terkait efisiensi pekerjaan yang dilakukan di TPA Sumompo.
Dengan seksama, mantan Ketua DPRD Sulut ini mendengar dan bertanya kendala-kendala yang selama ini dialami, serta memberikan masukan kepada para pejabat teknis dalam rangka evaluasi program. (Afer)
Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng menegaskan, tema yang diangkat pada peringatan ke-64 Dies.Natalis menunjukkan kontribusi Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado.
Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Dies Natalis ke-64 Faperta Unsrat yang dilaksanakan di halaman Faperta Unsrat Manado, Jumat (3/5/2024).
“Tema ini menunjukkan bagaimana Fakultas Pertanian berkontribusi dalam pengembangan pertanian sebagai sektor unggulan di provinsi Sulawesi Utara,” ujar Rektor.
Kepala Dinas Perkebunan Sulut Drs. Edwin Kindangen, M.Si saat membacakan sambutan Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE
Dikemukakan, konsep agribisnis dan urban farming yang diangkat dalam tema diharapkan dapat berkontribusi untuk akselerasi pertanian maju dan berkelanjutan dalam upaya ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian daerah.
“Sebagai fakultas yang menyiapkan sumber daya manusia pertanian, telah diejawantahkan oleh civitas akademika Faperta Unsrat melalui berbagai pencapaian dan prestasi di bidang akademik dan non akademik,” sebutnya.
Rektor lantas memberikan beberapa contoh prestasi membanggakan tersebut. Di antaranya, PPK Ormawa juara 1 poster terfavorit, kelompok P2MW juara harapan 1 kategori jasa dan perdagangan serta meraih gold medal untuk PKM berkolaborasi mahasiswa Faperta sebagai anggota tim Fakultas MIPA.
Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng
Faperta Unsrat juga terus menunjukkan komitmennya untuk mensuport Unsrat dalam membangun kolaborasi dan meningkatkan daya baik di tingkat nasional maupun internasional, antara lain melalui publikasi riset dan pelaksanaan seminar internasional uang berkontribusi pada jumlah artikel terindeks scopus.
Oleh karena itu, Rektor mengapresiasi prestasi yang telah diraih tersebut dan berharap ke depan akan banyak lagi prestasi yabg bisa dicapai. Selain itu, ” semakin banyak kontribusi fakultas untuk pertanian maju dan berkelanjutan sehingga Fakultas Pertanian dan Unsrat pada umumnya akan maju bersama, semakin unggul, berbudaya menuju world class university,” ujarnya.
Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Perkebunan Drs. Edwin Kindangen, M.Si mengungkapkan, tema Dies Natalis ke-64 Faperta Unsrat sangat relevan dengan tantangan dan peluang yang dihadapi sektor pertanian di zaman modern ini.
“Sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, Sulawesi Utara memiliki potensi besar untuk memimpin inovasi dalam bidang agribisnis dan pertanian perkotaan,” sebut Gubernur.
Menurut Gubernur, kita semua tahu betapa pentingnya pertanian dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta dalam mendukung perekonomian dan pertanian berkelanjutan.
Namun, dengan populasi yang terus berkembang dan urbanisasi yang terus meningkat, ada tantangan besar yang harus dihadapi dalam memastikan ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan.
“Di sinilah pentingnya konsep agribisnis dan pertanian perkotaan. Agribisnis membuka peluang bagi para petani untuk mengelola usahanya secara efisien dan berkelanjutan, sementara pertanian pertanian perkotaan memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan perkotaan yang pada penduduk,” tandasnya.
Ketua Umum Panitia Ir. Jein Sumilat dalam laporannya menyebutkan, ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan dalam memperingati dies tahun ini, yang berkolaborasi dengan pemerintah provinsi Sulut serta kota Manado dan kabupaten Minahasa Utara untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat.
Selain itu, akan ada kegiatan ziarah dan anjangsana ke mantan pimpinan dan keluarga. “Agenda acara puncak dan temu alumni akan dilaksanakan pa bulan Mei ini sebagai bulan Dies Natalis Fakultas Pertanian.
Ditambahkan pula bahwa untuk meningkatkan sumber daya mahasiswa, berbagai kegiatan bersama BEM Fakultas akan dirancang sekaligus sebagai aktivitas sosialisasi fakultas, di samping kegiatan pengembangan sumber daya dosen dengan melaksanakan seminar nasional dan internasional.
Acara pembukaan diwarnai antara lain pelepasan burung ke udara. Setelah itu, pelaksanaan sejumlah lomba serta door price.
Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng saat didaulat utk menyanyi
Ketua IKA Faperta Unsrat Manado Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan berharap lewat dies natalis uni silaturahmi civitas akademika semakin kuat dan berkembang serta menjadi momen untuk terus berkontribusi bagi perkembangan pertanian di daerah ini.
“Apalagi sekarang (yang mengangkat tema terkait terkait dengan) agribisnis dan urban farming. Diharapkan, kita kita semakin hijau yang bermanfaat untuk kesehatan dan pangan masyarakat,” ujarnya kepada Meimonews.com, usai kegiatan.
Ketua Umum Panitia Dies Natalis ke-64 Faperta Unsrat Manado Ir. Jein Sumilat (kiri) bersama Dekan Faperta Unsrat Manado Ir. Dedie Tooy, M.Si, PhD dan staf
Dekan Faperta Unsrat Manado Ir. Dedie Tooy, M.Si, Ph.D menjelaskan diangkatnya tema ini karena merupakan implementasi kontribusi Faperta Unsrat dalam hal pengembangan pertanian sebagai sektor unggulan di daerah ini dan agar daerah kita ini semakin maju dan berkelanjutan dalam upaya ketahanan pangan.
“Selain itu, sebagai bentuk kontribusi bagi perekonomian di daerah tercinta ini,” ujar Tooy ketika ditemui terpisah, usai kegiatan yang diwarnai dengan kegembiraan dan kebersamaan di antara civitas akademika. (FA)