Meimonews.com – Penarikan paksa kendaraan bermotor (ranmor) oleh finance dengan menggunakan jasa pihak ketiga yang dinilai masyarakat kreditur menggunakan cara-cara atau tindakan paksa jadi pembahasan hangat pada forum Jumat Bacirita Polresta Manado di Warong Kobong Pumorouw, Jumat (3/2/2023)

Sejumlah perwakilan finance, pihak ketiga, tokoh masyarakat dan wartawan hadir pada pertemuan yang bersifat sersan (serius tapi santai) sambil menikmati minuman (kopi, teh, es) dan snack yang disediakan Polresta Manado.

Dari Polresta Manado nampak hadir antara lain Kapolresta Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, Wakapolresta AKBP Faisol, Kasat Reskrimum Sugeng Wahyudi Santoso, Kasat Samapta Kompol Batholomeus Dambe dan Kasat Binmas AKP Muris.

Sejumlah perwakilan finance, pihak ketiga serta juga wartawan diberikan kesempatan untuk mengajukan pendapat dan bertanya. Unek-unek dikeluarkan serta kejadian-kejadian di lapangan saat terjadi penarikan ranmor kredit oleh pihak ketiga terungkap termasuk pembelaan atau argumentasi dasar penarikan ramnor kredit.

Secara arif dam bijaksana masukkan yang diungkap/disampaikan didengar oleh Kapolresta, Wakapolresta dan jajaran tapi ada pula penegasan-penegasan yang disampaikan agar finance dan pihak ketiga mengikuti prosedur/aturan yang ada/berlaku serta ditawarkan solusinya.

Merespon pernyataan dari perwakilan finance dan pihak ketiga, Kasat Reskrimum Kompol Sugeng Wahyudi Santoso menjelaskan, semua laporan yang masuk akan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang ada. Namun, bila ada yang bisa dilakukan mediasi maka hal itu disarankan.

Para pihak disarankan duduk bersama membicarakannya. “Bila tidak ada kata sepakat, proses hukum jalan keluarnya,” ujar Sugeng.

Kasat Samapta Kompol Bartholomeus Dambea menjelaskan, dalam menghadapi persoalan yang ada, Polisi bersikap netral.  “Dengan posisi netral ini tidak gampang dengan segala aturan yang ada,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini (Jumat Bacirita), sebut Bartholomeus, dicari solusinya bagaimana menghadapi persoalan ini di lapangan.

Di lapangan, menurutnya, semua finance menggunakan caranya sendiri, tidak baku satu SOP (standar operasional prosedur).  Padahal aturan dari atas sama tapi pelaksanaan di lapangan berbeda-beda.

Diakui, sosialisasi dari finance kurang sehingga masyarakat banyak belum paham. Maka diharapkan agar aturan baku, sesuai SOP itu disosialisasikan kepada masyarakat agar ada kesepahaman bersama (sehingga tidak terjadi jadi benturan di lapangan).

Kapolresta Manado menegaskan, masyarakat perlu diedukasi agar mereka paham tentang aturan yang telah disepakati bersama.

“Lakukan edukasi kepada masyarakat, saat melakukan perjanjian. Dijelaskan apa yang kewajiban dan hak masing-masing. Dengan adanya hak dan kewajiban, ada konsekuensinya,” ujar Kapolresta.

Apa konsekuensi ? Kalau tidak melaksanakan kewajibannya akan diberikan SP (surat peringatan) 1, SP2, SP3. Bila setelah diberikannya SP-SP tersebut maka akan ada yang namanya eksekusi. “Eksekusinya apa ? Anda (kreditur) harus menyerahkan barangnya,” tandas Kapolresta.

Saat melakukan eksekusi, Kapolresta minta pihak ketiga melengkapi persyaratan/surat-suratnya. “Jangan main todong. Jangan gaya preman,” saran Kapolresta.

Menurut Kapolresta, kalau dijelaskan dengan baik-baik maka masyarakat (kreditur) bisa memahaminya. Bila mau diadakan negosiasi lagi, silahkan datang ke kantor. Akan ada opsi-opsi penyelesaian masalahnya.  Bila akan dilelang kendaraannya, mereka bisa mendapat dana bila ada kelebihan dari hasil lelang.

“Ini khan bagian dari edukasi. Saya yakin, bila langkah ini dilakukan, masyarakat pasti memahaminya. Bila hal ini sudah dilakukan namun tidak ada penyelesainnya maka diproses hukum/pidana. Bila sudah masuk rana pidana, polisi bisa melakukan penyitaan,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK turun langsung memantau lokasi-lokasi terdampak banjir di Kota Manado, Senin (30/1/2023).

Selain memantau lokasi-lokasi terdampak banjir, Kombes Pol. Sirait turut serta dalam melaksanakan pembersihan lumpur sisa banjir yang menghalangi jalan dan pemukiman warga masyarakat.

Kapolresta Manado menjelaskan, kegiatan peninjauan ini dilaksanakan untuk mengevaluasi serta menentukan langkah yang harus diambil agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Kita terus lakukan monitoring kondisi serta kerawanan di sekitar lokasi banjir ini sebagai bahan evaluasi dan pengambilan langkah ke depan sehingga kejadian seperti ini bisa kita minimalisir,” ujar Kapolresta kepada wartawan di lokasi kegiatan. (AF)

Meimonews.com – Bencana banjir dan longsor yang terjadi akibat cuaca ekstrim di daerah ini beberapa hari lalu tidak saja berdampak pada warga masyarakat biasa tapi juga personil Polri dan PNS di lingkungan Polri.

Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama keluarga besar Polri, Polresta Manado mengadakan Bakti Sosial, Minggu (29/1/2023).

Sejumlah personil Polri/PNS korban bencana yang ada di wilayah Polresta Manado diberikan bantuan berupa paket sembako dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Penyerahan bantuan dilakukan melalui perwakilan Polsek jajaran (Polsek-polsek yang ada di wilayah hukum Polresta Manado) untuk diteruskan kepada para korban di wilayahnya masing-masing.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK menjelaskan,  bantuan tersebut diserahkan kepada masing-masing Polsek jajaran Polresta Manado agar pembagian lebih cepat dan tepat  sasaran.

“Seperti diketahui bersama, bencana alam banjir dan tanah longsor ini terjadi hampir di seluruh wilayah di Kota Manado. Untuk memperlancar proses pendistribusian, kita libatkan Polsek jajaran Polresta Manado.” ujarnya, Minggu (29/1/2023).

Ditambahkan, bantuan ini secara langsung diberikan kepada personil Polri/PNS yang terdampak banjir dan tanah longsor.

“Kami secara langsung menyerahkan paket sembako kepada Personil Polri/PNS yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa sedikit meringankan beban ekonomi,” ujar Kombes Pol. Sirait. (AF)

Meimonews.com – Sebuah rumah warga Kelurahan Mahawu Kecamatan Tuminting terbakar, Jumat (27/1/2023) pukul 21.30 wita.

Mendapat informasi kebakaran tersebut, Polsek Tuminting dipimpin AKP Winifred Cynthia Lenti (Kapolsek) langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi kebakaran.

Kepada wartawan, Kapolsek Tuminting atas nama Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait menginformasikan adanya kebakaran rumah warga di wilayah hukum Polsek Tuminting.

“Iya benar, ada kebakaran rumah warga di Kelurahan Mahawu, pada saat saksi bersama dua rekannya berada di rumah tiba-tiba mendengar suara ledakan,” ujarnya.

Disebutkan, setelah mendengar suara ledakan tersebut, saksi langsung mengarah ke suara ledakan tersebut, dan suara tersebut berada di bagian dapur. Setelah itu saksi melihat api sudah membesar dan kulkas sudah dalam keadaan terbalik. Kemudian, saksi langsung keluar dan meminta bantuan.

“Sementara diduga penyebab kebakaran ini akibat dari korsleting arus pendek listrik,” ujarnya, Sabtu (28/1/2023).

Untuk korban jiwa, menurutnya, tidak ada, namun korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp. 200 juta.

Kepada korban musibah kebakaran, Kapolsek berpesan agar tetap sabar dalam menghadapi ujian. “Kita berikan dukungan dan semangat kepada bapak, ibu beserta keluarga. Ini adalah ujian dan kita harus sabar dalam menghadapinya,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Peduli terhadap masyarakat terdampak banjir, Polisi Wanita (Polwan) Polresta Manado melaksanakan kegiatan sosial dengan berbagi kepada warga masyarakat yang terdampak banjir akibat derasnya air hujan di Kota Manado.

Ada tiga lokasi pengungsian  yang didatangi personil Polwan untuk berbagi makanan siap saji dan paket snack kotak untuk warga yang terdampak banjir, Jumat (27/1/2023). Lokasi itu adalah Kampung Mahawu, SMP Siti Fatima Tuminting dan di Kairagi Weru.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian serta kehadiran Polwan dan Bhayangkari di tengah-tengah masyarakat yang terdampak banjir. Harapan kita semoga bermanfaat, dan masyarakat sekitar bisa tetap semangat dalam menghadapi musibah banjir ini,” ujar Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Ipda Agus Haryono.

Kapolresta berharap, bantuan yang diberikan ini bisa meringankan beban warga masyarakat yang terdampak banjir.

Di sela memberikan bantuan makan siap saji dan snack, Polwan Polresta Manado  memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga masyarakat yang terdampak banjir. (AF)

Meimonews.com – Tim Delta Resmob on the Road (ROTR) Polresta Manado berhasil mengamankan empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di wilayah hukum Polresta Manado. Pelaku adalah empat orang berjenis kelamin laki-laki.

‘Keempat pelaku adalah YS (24), warga Malalayang, RAP (25) warga Wawonasa Kapleng dan DJW (23), warga Banjer dan AAS (23), warga Werot Kecamatan Likupang Selatan Kabupaten Minahasa Utara,” ujar Kepala Satuan  Reserse Kriminal Umum (Kasat Reskrimum) Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso mewakili Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait.

Dalam keterangan persnya di Polresta Manado, Kamis (26/1/2023), Kompol Sugeng mengungkapkan, para pelaku beraksi pada 30 Desember 2022, 3 Januari 2023, 5 Januari 2023 dan 7 Januari 2023 di Kecamatan Mandolang, Tikala dan Kecamatan Pineleng.

Disebutkan, para pelaku melakukan aksinya dengan cara merusak kunci stang sepeda motor incaran mereka dan kemudian  menyambungkan soket start engine.

Dari masing-masing pelaku, tim ROTR Polresta Manado berhasil menyita sebanyak  tujuh buah sepeda motor yang dicuri di kawasan Kecamatan Mandolang , Kecamatan Tikala dan Kecamatan Pineleng.

Dua di antara keempat  pelaku, sambungnya, merupakan residivis. Untuk lelaki YS residivis spesialis kasus curanmor dan lelaki RAP residivis pelaku curanik.

“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.” tandasnya.

Kompol  Sugeng mengimbau kepada masyarakat  Kota Manado apabila mengalami kejadian pencurian untuk segera melapor ke nomor pengaduan Kapolresta Manado,  atau melapor ke Polsek terdekat dan juga bisa melapor di Mako Polresta Manado untuk ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait mengingatkan, saat pengamanan unjuk rasa, personil Polresta Manado tidak dibolehkan membawa senjata api (senpi).

Itulah sebabnya:, sebagai bentuk kesiapan pengamanan unjuk rasa oleh PT Silafanus di Kelurahan Malalayang Satu Kecamatan Malalayang, Propam Polresta Manado mengecek personil yang melakukan pengamanan untuk tidak membawa senpi, Selasa (10/1/2023).

Kapolresta menekankan kepada seluruh personilnya agar tetap memberikan pengamanan yang maksimal dan memberikan jaminan keamanan serta ketertiban selama aksi berlangsung,

Selain itu, tidak ada personil yang membawa senjata api (Senpi). Apabila ditemukan segera dititipkan ke personil Seksi Propam Polresta Manado.

“Dalam setiap pengamanan unjuk rasa personil Seksi Propam juga selalu melakukan pengecekan dan mengingatkan kepada personil pengamanan untuk tidak ada yang membawa senpi, ” tandasnya.

Apabila masih ditemukan personil yang membawa senpi, sebutnya maka akan langsung diamankan personil Seksi Propam. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK memimpin Apel Pagi Perdana di Tahun 2023 yang diadakan di lapangan apel Mako Polresta Manado, Senin (2/1/2023).

Hadir pada apel tersebut Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi, SIK, para Pejabat Utama Polresta Manado dan seluruh Personil Polresta Manado.

Dalam sambutan/arahannya, Kapolresta Manado menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru dan berharap semoga Tahun 2023 lebih baik dari Tahun 2022 dan pelayanan menjadi lebih baik.

Disampaikan pula apresiasi pimpinan terhadap pelaksanaan tugas Pengamanan (Pam) Tahun Baru sehingga dapat berjalan dengan baik,

Dikemukakan, tahun 2023 sudah memasuki tahun politik sehingga cara bertindak pun berubah dan hari ini Polda melaksanakan apel perdana Tahun 2023 yang dipimpin oleh Kapolda sehingga Polresta Manado harus menyesuaikan.

Di akhir sambutan/arahannya, Kapolresta mengajak kepada seluruh personil Polresta Manado untuk saling bersalaman sebagai wujud kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi.

Kapolresta juga memberitahukan, seluruh personil Polresta Manado dan jajaran akan melaksanakan Natal Bersama pada Selasa (3/1/2023) pukul 09.30 – selesai di Aula Pemkot Manado. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait mengingatkan kepada personil Polri Polresta Manado untuk lebih profesional dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Peringatan tersebut disampaikan Kapolresta terkait dengan sosialisasi Peraturan Kapolri (Perkap) No. 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Ruang Vicon Mako Polresta Manado, Rabu (28/12/2022) dilakukan Kasi Was Iptu Jani Ramoh dan Kasi Kum Iptu Utiarahman.

Kapolresta mengingatkan agar para personil lebih profesional dalam melakukan tugas di lapangan khususnya dalam penggunaan kekuatan dalam tindakan Kepolisian karena telah tertuang dalam Perkap No. 1 Tahun 2009.

Sosialisasi Perkap No. 1 tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian, agar payung hukum tersebut dapat lebih meyakinkan dan menjamin profesionalitas tugas Polri di lapangan.

“Dengan memahami Perkap ini pelaksanaan tugas di lapangan dalam melakukan tindakan Kepolisian menjadi jelas dan pastinya sudah sesuai dengan standar dan peraturan yang ada serta dapat dipertanggung jawabkan jika terjadi apa-apa nantinya,” ujar Kombes Pol. Sirait.

Kapolresta juga meminta Kepada para Kapolsek jajaran Polresta Manado untuk segera kembali mensosialisasikan Perkap tersebut ke personil jajaran Polsek dan kemudian direalisasikan dengan praktek dan latihan penggunaan kekuatan dalam tindakan Kepolisian kepada personel Polresta Manado secara berkala yang akan dilaksanakan di Mako Polresta Manado.

“Sosialisasi Perkap ini penting karena selain bisa menambah wawasan anggota tentang peraturan Kapolri yang ada di Kepolisian juga sebagai tugas bekal anggota di lapangan,” jelasnya. (AF)

Meimonews.com – Personil Polresta Manado bersama dengan masyarakat bergotong royong dalam memperbaiki jalan yang rusak di Kelurahan Mahakeret Timur, Manado, Selasa (27/12/2022).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait menjelaskan, perbaikan jalan yang dilaksanakan bersama-sama ini, supaya masyarakat yang melintas tidak mengalami kecelakaan.

Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang tersebut dapat menyebabkan kecelakaan. Makanya, diperbaiki dengan bergotong royong agar tidak terjadi kecelakaan.

“Dengan adanya perbaikan jalan yang dilakukan Polri bersama warga sekitar ini diharapkan dapat membantu kelancaran aktivitas masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/12/2022).

Disebutkan, kegiatan ini dapat meningkatkan tali silaturahmi. Dan melalui kegiatan ini, warga diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, serta mewujudkan kamtibmas yang kondusif.

Kombes Pol. Sirait mengimbau kepada masyarakat apabila mendengar atau mendapati indikasi dari gangguan Kamtibmas dapat melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian Polresta Manado. (AF)