Meimo News

  1. Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (‘PPKLH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Ir. Sigit Reliantoro, M.Sc menandatangani naskah kesepakatan bersama.

Acara penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan di Ruang Kalpataru, Gedung B Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Jakarta Timur, Selasa (4/4/2023).

Naskah kerjasama yang ditandatangani bersama tersebut terkait Sinergi Program dalam Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan.

Selain itu, dilaksanakan juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut Drs. Dasrul Chaniago, MM., ME., M.H dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado Franky Porawouw, S.H tentang Sinergi Program dalam Pelaksanaan Proyek Reduce, Reuse, Recycle to Protect The Marine Environment and Coral Reefs (3RPROMAR).

Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi dari perwakilan Konsultan dari Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) terkait penanganan sampah, pencemaran lingkungan, serta energi dan perubahan iklim. (lk)

Meimonews.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, IPU mendapat kepercayaan dari Universitas  Udayana Bali. Kepercayaan itu berbentuk penunjukkannya sebagai penguji tamu ujian tesis Strata 3 (doktor).

Penguji tamu dalam ujian disertasi pada universitas lainnya merupakan suatu kehormatan, kredibilitas dan kebanggaan bagi penguji.

“Saya respek dan berterima kasih karena dipercayakan oleh Universitas Udayana menjadi dosen penguji  promosi doktor. Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan sebagai seorang guru besar,” ujar Prof. Sompie.

Kehadirannya di Bali untuk menjadi penguji tamu, terkait pula dengan kesempatan untuk melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan dua universitas di Bali.

“Ibarat pepatah Sekali mendayung, dua-tiga pulau terlewati, kehadiran di Bali untuk menjadi dosen penguji, dimanfaatkan pula dengan melakukan MoU dengan Universitas Mahasaraswati dan Universitas Warnadewa,”
ujar Rektor.

MoU dengan Universitas Mahasaraswati Bali, khususnya beberapa laboratorium Fakultas Pertanian seperti Laboratorium Tanaman dan Lingkungan, Laboratorium Agroteknologi dan Laboratorium Teknik Pangan dan Gizi. (FA)

Meimonews.com – Tim Ahli Pertahanan dan Keamanan (Hankam) Badan Intelejen Negara (BIN) Pusat dipimpin Staf Ahli Bidang Hankam Laksamana Muda Prof.(H.C) Dr. Ivan Yulivan, S.E, CHMP,M.Tr (Han) berkunjung ke Unsrat Manado, Selasa (4/4/2023).

Tim BIN-RI tersebut diterima Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, MSc dan Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, MSc, DEA di Kantor Pusat.

Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki adanya kerjasama BIN dan Unsrat membangun Asrama Mahasiswa Nusantara sebagai upaya menumbuhkembangkan nilai dan sikap mahasiswa yang berwawasan nusantara.

Maksud dan tujuan ini direspon positif dan suportif oleh pihak Unsrat yang diwakili Prof. Gerung dan Prof. Sangkertadi atas nama Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU, yang berhalangan hadir karena ada kegiatan di Bali yakni sebagai dosen penguji disertasi S3 (doktor) dan menandatangani MoU dengan dua universitas.

Turut hadir Tim Hankam BIN Pusat yaitu Drs. Idham Malik, MSi (Staf Ahli SDA dan Lingkungan Hidup BIN) dan Prof. Dr. Imron Cotan (Staf ahli Wakil Kepala BIN) serta Kabinda Sulut Brigjen TNI Raymond Marojahan, SE. (FA)

Meimonews.com – Di awal kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) sebagai Walikota dan Wakil Walikota pada 8 Mei 2021, Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi masalah pelik karena masih terbatas jumlahnya.

Menurut data, hingga tahun 2020, penyediaan taman lingkungan, kelurahan, kecamatan, dan taman kota belum memenuhi target. Baru mencapai 6,13 hektar, sementara dalam Peraturan Daerah Kota Manado tentang RTRW 2014-2034, ditetapkan 237 hektar.

“Awalnya kondisi eksisting 54 taman kelurahan/kecamatan/kota dan 13 titik taman gantung, sebatas taman biasa yang kurang terawat,” ujar Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu kepada Meimonews.com, Senin (3/4/2023).

Berkat kecintaan terhadap keindahan kota, sebutnya, Walikota dan Wakil Walikota Manado (AARS) mulai membenahi dan memprioritaskan perawatan dan memperindah 67 taman eksisting secara kontinyu.

Tak berhenti di situ, AARS kemudian membangun 7 taman baru yang representatif yakni 3 taman pada tahun 2022 (Median Taman Patung Piere Tendean,  RTP bapenda, dan RTP Tikala TVRI), dan membangun 4 taman pada tahun 2023 (Median Taman Sario, RTP Ranomut, Taman Median Ringroad, dan Taman Median KONI.

Di penghujung tahun 2022 dan awal 2023, AARS kemudian secara sporadis menyulap pedestrian jalan Piere Tendean sepanjang 2,4 km dan  memperlebar pedestrian dari 2 meter hingga 8 meter sehingga menjadi ruang terbuka hijau dan taman ke – 7 bagi warga Manado.

“Kini, jalan Piere Tendean bukan lagi sekadar pusat kawasan bisnis (Boulevard on Bussines) tetapi menjelma menjadi taman dan tempat bercengkerama warga sambil menikmati keramahan dan keindahan tepian teluk Manado atau sekadar melepas kepenatan sehabis beraktivitas,” tandasnya.

Hadirnya 74 taman dengan 67 taman dirawat instensif dan 7 taman baru di tahun 2022-2023, sambungnya, menjadi karya konkrit AARS menata lingkungan kota yang lebih baik sehingga lebih asri, indah, dan menyenangkan menuju Manado Maju dan Sejahtera. (lk)

Meimonews.com – KTN (Komunitas Tolak Narkoba) menggelar Diseminasi Informasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ) di SMP Katolik 2 St. Rafael Kleak Manado, Senin (3/4/2023).

Sebanyak 250-an siswa pimpinan Henny Lani Tayu tersebut menjadi peserta kegiatan yang diadakan di kompleks sekolah dengan pembicara Kepala Seksi Rehabilitas BNN Manado dr. Gregorius Tobing dan Karmen (staf BNN Manado) serta Ketua KTN Lexie Kalesaran.

Di awal kegiatan, Kepala Sekolah Henny Lani Tayu mengingatkan para siswa tidak menggunakan narkoba karena akan merusak masa depan siswa itu sendiri. “Saya berharap, setelah ada sosialisasi bahaya narkoba, para siswa jadi tahu bahayanya dan tidak menggunakannya,” ujarnya.

Mendampingi Tayu dalam kegiatan ini adalah Wakepsek Bidang Kurikulum Herman Dien, Wali Kelas 9 Naenci Panjaitan, Wali Kelas 8 Susan Cicilia, dan Wali Kelas 7 Seske Wurangian.

Dalam pemaparan materinya Bahaya Narkoba : Apek Resiko dan Protektif Generasi Muda terhadap Penyalahgunaan Narkoba), Kalesaran antara lain menjelaskan apa itu narkoba dan bahayanya, apa penyebab dan pengaruhnya, serta bagaimana agar para siswa tidak terjerat pada penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Dikemukakan, penyebab penyalahgunaan narkoba, ada yang karena faktor internal yakni keluarga, ekonomi dan kepribadian, tapi ada pula karena faktor eksternal yakni pergaulan dan sosial masyarakat.

Untuk aspek resiko, penggiat dan relawan anti narkoba Sulut ini menyebutkan, ada empat aspek resiko yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba yaitu merugikan pribadi/individu, merugikan keluarga, merugikan masyarakat, dan merugikan negara.

Diingatkan bahwa beberapa kepribadian remaja yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, di mana hal ini menjadi potensi pasar potensial bagi pengedar, bandar dan pemilik pabrik narkoba.

Oleh sebab itu, diberikan beberapa langkah/upaya yang perlu dilakukan para siswa yang adalah generasi penerus bangsa ini agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

“Para siswa hendaknya tidak coba-coba pakai dan menjadi pengedar (walau tanpa sengaja) karena resikonya sangat merugikan baik saat ini maupun masa depan,” harapnya.

Diharapkan pula agar para siswa berperan dalam upaya P4GN setelah mendapat informasi lewat diseminasi ini, di mana partisipasi masyarakat termasuk generasi muda dalam upaya P4GN telah diatur dalam UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

Meimonews.com – Penegakan terhadap Peraturan Daerah (Perda) No. 2 tahun 2019 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) dan Perda No. 1 tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah kembali dilaksanakan Jumat (31/3/2023).

Satuan Tugas Operasi Gabungan (Satgas Opsgab) kali ini melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Kecamatan Sario.

Di lapangan, Satgas Opsgab menemukan jumlah pelanggar di Kecamatan Sario dengan rincian Perda Trantibum 2 pelanggar dan Perda Pengelolaan Sampah 3 pelanggar.

Menurut Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Manado Herry Ratu, pihak Satpol PP Kota Manado sebelumnya juga telah mengadakan OTT di beberapa tempat yang ada di Kota Manado dan menemukan pelanggar.

“Beberapa waktu yang lalu kami telah melakukan OTT di beberapa tempat dan menemukan beberapa pelanggar. Pelanggar-pelanggar tersebut selanjutnya membuat surat pernyataan untuk mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku. Namun beberapa hari kemudian, kami kembali menemukan mereka melakukan pelanggaran yang sama. Mereka pun langsung kami arahkan untuk mengikuti Sidang Tipiring,” katanya.

Secara keseluruhan, ada 7 pelanggar yang diarahkan untuk mengikuti Sidang Tipiring di Kecamatan Sario. Namun yang hadir pada Sidang Tipiring hanya 3 pelanggar. Adapun yang menjadi majelis hakim pada Sidang Tipiring ini adalah Maria Sitanggang, SH. MH yang di dampingi oleh Jaksa, PPNS, dan Panitera.

Selama persidangan, para pelanggar bersifat kooperatif dengan mengikuti jalannya persidangan dan membayar denda sesuai yang diputuskan oleh Hakim yaitu sebesar Rp100.000. Untuk pelanggar yang tidak hadir, masing-masing tetap dikenakan sanksi dengan pilihan denda Rp100.000 atau kurungan 2 hari.

Jika dibandingkan pada OTT dan Sidang Tipiring sebelumnya, jumlah pelanggar mengalami penurunan. Maria pun mengapresiasi turunnya angka pelanggar ini. Menurutnya, masyarakat telah mengetahui mengenai penegakan terhadap kedua perda yang ada.

Namun terlepas dari itu, Maria tetap berharap agar masyarakat Kota Manado tetap mematuhi perda-perda yang ada sehingga tidak ada lagi pelanggar-pelanggar lain yang ditemukan ke depannya. (lk)

Meimonews.com – Banjir besar di Manado pada Januari 2023 menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan dan ruas jalan, termasuk ruas jalan Mapanget – Molas.

Terdapat dua titik kerusakan yang terjadi dan salah satu titik kerusakan menyebabkan amblasnya tanah sehingga ruas jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua.

Belakangan longsoran makin membesar sehingga disarankan jalan tidak dilewati kendaraan roda empat ke atas.

“Di media sosial kencang berhembus, kerusakan tersebut dibiarkan pemerintah, dan tudingan pembiaran dialamatkan kepada Walikota dan Wakil Walikota Manado,” ujar Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu kepada Meimonews.com, Jumat (31/3/2023).

Meskipun dalam akun media sosial tidak secara jelas menulis Pemerintah itu apakah Pemprov Sulut atau Pemkot Manado, sambungnya, tetapi dalam media online, ditulis secara jelas Walikota dan Wakil Walikota Manado.

Diungkapkan, setelah dikonfirmasi dengan pihak terkait, ternyata ruas jalan dimaksud adalah Jalan Mapanget – Molas, dengan dua titik kerusakan terjadi di ruas jalan dan yang satu lagi jembatan, tepatnya di Kima Atas.

“Dari klasifikasi jalan, ruas jalan dimaksud menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” ujarnya.

Meski demikian, sebutnya, sudah ada koordinasi. Ternyata, sejak kejadian pada pertengahan Januari 2023, Pemerintah Kota Manado atas arahan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang sudah melakukan koordinasi.

Dikemukakan, pada masa tanggap darurat sudah diambil langkah dengan menyiapkan jalan memutar tetapi terkendala dengan penebangan 16 pohon dan kondisi jalan yang tidak memungkinkan.

Langkah lanjutannya adalah pelaksanaan lelang dengan pergeseran anggaran dari pihak terkait di Pemerintah Provinsi. Lelang akan dilaksanakan pada April 2023.

“Usai penandatanganan kontrak, pekerjaan akan dilakukan dengan percepatan dari target 6 bulan menjadi 3 bulan, sehingga dalam perhitungan, pada Juli 2023, jalan dan jembatan yang rusak sudah bisa dipergunakan kembali,” tandasnya.(lk)

Meimonews.com – Dengan didukung oleh WKRI Ranting Kleak pimpinan Merry Kaunang, PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob menggelar Diseminasi Informasi P4GN bagi OMK Kleak di salah satu rumah anggota, Kamis (30/3/2023) malam.

Ada dua pembicara pada kegiatan tersebut yakni Subkorbid Pencegahan dan Pemberdayaan  Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut Melky Kakomore, S.Theol dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran sedang memberikan materi

Kakomore membawakan materi tentang Strategi BNN dalam Upaya P4GN sedang Kalesaran membawakan materi Bahaya Narkoba (Aspek Resiko dan Protektif Generasi Muda terhadap Narkoba).

Dijelaskan Kakomore, ada dua strategi yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yakni demand reduction dan supply reduction.

Strategi P4GN melalui demand reduction, urainya, terdiri dari Pencegahan penyalahgunaan narkotika kepada masyarakat; Pemberdayaan masyarakat dalam P4GN; Mendorong pecandu narkotika melaporkan diri untuk direhabilitasi; dan melakukan rehabilitasi medis dan sosial serta pasca rehab.

Kakomore saat menyampaikan materi

Strategi P4GN melalui supply demand terdiri dari Memberantas jaringan peredaran gelap narkotika; Melakukan kerjasama nasional dan internasional; Memperkuat interdiksi mencegah masuknya narkotika; dan Memiskinkan jaringan dan sindikat narkotika.

Kalesaran, dalam pemaparan materinya, mengawalinya dengan menjelaskan apa itu narkoba, jenis-jenis narkoba dan bahaya penyalahgunaannya, penyebab penyalahgunaan narkoba baik oleh karena faktor internal yakni keluarga, ekonomi dan kepribadian, maupun karena faktor eksternal yakni pergaulan dan sosial masyarakat.

Menurut penggiat dan relawan anti narkoba Sulut yang telah banyak melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba ini menyebutkan empat aspek resiko yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba. Aspek resiko itu adalah merugikan pribadi/individu, merugikan keluarga, merugikan masyarakat, dan merugikan negara.

Disebutkan pula beberapa kepribadian remaja yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, di mana hal ini menjadi potensi pasar potensial bagi pengedar, bandar dan pemilik pabrik narkoba.

Salah satu peserta diseminasi bertanya di momen tanya-jawab

Ada beberapa tips/langkah/upaya yang perlu dilakukan guna terhindar dari penyalahgunaan narkoba, Hal ini harus dibuat oleh generasi muda yang adalah generasi penerus dan pemimpin di masa depan.

Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) ini berharap agar generasi muda termasuk OMK Kleak berperan dalam upaya P4GN setelah mendapat informasi lewat diseminasi ini. “Partisipasi masyarakat termasuk generasi muda dalam upaya P4GN telah diatur dalam UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujarnya. (*)

Meimonews.com –  Setidaknya, sudah hampir 100 siswa SMA Negeri 1 Manado yang dinyatakan lulus Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) jalur prestasi yang disebut SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi) tahun 2023 sudah mendaftar karena telah dinyatakan lulus.

Data sementara yang sudah masuk sampai Kamis (30/3/2023) jam 16.00 ini yang telah diterima di perguruan tinggi tanpa tes atau jalur prestasi (SNBP) mencapai 92 siswa,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jeremias kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (30/3/2023).

Perinciannya, sambung Jeremias, yang lulus di Universitas Indonesia 4 orang, UNDP 1 orang, UGM Jogyakarta  1 orang, Udayana Bali 1 orang, UNM Malang, Unima Tondano 6 orang dan Unsrat Manado 78 orang.

Mereka itu, sebut mantan Kepala SMA Eben Haezar Manado ini, adalah siswa SMA Negeri 1 Manado yang lulus penerimaan mahasiswa baru jalur prestasi (SNBP) yang melapor bahwa mereka sudah mendaftar lewat jalur online.

Jeremias memperkirakan akan ada lagi dari siswa sekolah yang kini dipimpinnya, yang telah dinyatakan lulus SNBP sehingga membuat jumlah total siswa SMA Negeri 1 Manado yang lulus SNBP tahun ini bertambah banyak jumlahnya.

“Semoga lebih dari 100 siswa kami yang diterima di universitas atau perguruan tinggi ternama di Indonesia dari sekitar 200 siswa yang ikut SNBP tahun ini,” harapan Jeremias, pimpinan sekolah yang memiliki akreditasi A Unggul ini. (Fer)

Meimonews.com – Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, IPU Asean.Eng menegaskan, akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Sam Ratulangi Tondano sangat penting untuk melihat sejauhmana sepak terjang pelayanan rumah sakit ini.

Penegasan itu disampaikan Bupati saat memberikan sambutan pada kegiatan Survei Akreditasi Starkes oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS-DHP) kepada RSUD Dr. Sam Ratulangi (acapkali disebut RS Samrat Tondano  di aula rumah sakit, Rabu (29/3/2023).

Akreditasi merupakan cara untuk mengukur sejauhmana pelayanan yang diberikan oleh sebuah rumah sakit. Namun, hal itu juga tak lepas dari kesiapan rumah sakit untuk memenuhi berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan.

Di sisi lain, ditunjang oleh kemampuan para tenaga dokter, tenaga keperawatan serta tenaga administrasi yang profesional dan mampu bekerjasama.

”Banyak hal yang dinilai untuk menentukan akreditasi yang bisa dicapai, di antaranya standar pelayanan, infrastruktur yang menunjang, kualitas tenaga dokter, perawat dan tenaga kesehatan dan sebagainya,: jelas Bupati.

Diungkapkan, Pemkab Minahasa bersama Direksi RSUD Sam Ratulangi Tondano menyambut dengan gembira kehadiran tim akreditasi.

Bupati menyampaikan selamat bekerja, semoga harapan yang diinginkan bisa terwujud. Dan, kepada pihak Direksi agar kooperatif dalam menjawab semua persyaratan akreditasi yang butuhkan dalam memudahkan tim untuk melaksanakan tugas.

”Kami berterima kasih sekali atas kehadiran tim Surveior. Kami siap bekerjasama untuk memberikan semua informasi dan kelengkapan lainnya yang dibutuhkan selama penilaian,” ujar Bupati.

Dirut RSUD Samrat Tondano Dr. Nancy C. Mongdong, MHSM, Sp.PD mengatakan Akreditasi Rumah Sakit yang selanjutnya disebut Akreditasi adalah pengakuan terhadap mutu pelayanan rumah sakit, setelah dilakukan penilaian bahwa rumah sakit telah memenuhi standar akreditasi.

“Akreditasi bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit; meningkatkan keselamatan pasien rumah sakit; meningkatkan perlindungan bagi pasien, masyarakat, sumber daya manusia rumah sakit dan rumah sakit sebagai institusi, mendukung program pemerintah di bidang kesehatan,” jelasnya.

Dirut mengatakan, akreditasi RSUD Samrat Tondano diharapkan bisa mendapatkan hasil paripurna atau bintang 5. Penilaian berlangsung Selasa-Kamis (28-30/3/2023). “Dan kita bisa mendapat nilai paripurna atau bintang 5,” ujarnya berharap.

Mendampingi Bupati pada kegiatan tersebut, Asisten 1, Kadis Kesehatan, Kabag Prokopim dan Kabid Anggaran BPKAD. Adapun tim Surveior LARS-DHP di antaranya drg. Irwanto Tandaan, MPH dan Tommy J. F. Wowor, S.Kep, Ns, MM, M.Kep. (Fer)