Meimo News

Meimonews.com – Polda Bali menanggapi berita viral perampokan dan penganiayaan WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, yang terjadi pada  12 Januari, sekitar pukul 04.00 Wita di wilayah  Kuta, yang mengakibatkan WNA tersebut terluka parah karena dipukuli secara brutal hingga dirawat di Rumah Sakit BIMC Kuta, Selasa (24/1/2023).

“Berita yang sudah terlanjur viral di medsos tersebut, sangat mengganggu kenyamanan wisatawan dan juga meresahkan situasi Kamtibmas Bali,” ujar Kombes Pol. Satake kepada Meimonews.com.

Saat ini, sebutnya, Polda Bali telah menurunkan tim untuk menyelidiki  dan mencari fakta, mulai dari bukti-bukti dan saksi-saksi di lapangan tentang apa yang sebenarnya dialami WNA tersebut.

Ditegaskan, dari hasil penyelidikan tim Polda Bali, melalui keterangan-keterangan saksi yang melihat apa yang dialami oleh WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, yang mengaku mengalami perampokan dan penganiayaan di wilayah Kuta, dinyatakan Lachlan Briam Hunt, yang bersangkutan diduga mengalami kecelakaan lalulintas tunggal (Out Control), karena pada saat itu yang bersangkutan berkendara dalam kondisi mabuk berat.

Saksi di TKP atas nama Muhsar Hadi, alamat Jl. Poppies 1 Kuta, menerangkan, WNA tersebut  sekitar pukul 04.00 Wita mengendarai motor honda vario berwarna merah dengan
kecepatan tinggi, diperkirakan WNA tersebut dalam keadaan mabuk berat dan ketika melewati polisi tidur (gundukan jalan) motor yg dikendarai oleng dan mengakibatkan WNA terjatuh dalam posisi tengkurap serta  pingsan. Kemudian sekitar pukul 04.30 Wita WNA tersebut bangun dengan muka penuh darah kemudian langsung pergi.

Berdasarkan hasil interogasi tim Polda Bali kepada WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, mengakui pada 12 Januari 2023 pukul 22.00 Wita, ia pergi dari Hotel Masa Inn Bali Jl. Poppies Lane 1 Kuta (tempatnya menginap) menuju Engine Room bersama temannya dengan menggunakan sepeda motor honda vario untuk minum-minum hingga selesai dan pulang dini hari sekitar pukul 03.30 Wita.

Di saat perjalanan pulang , yang bersangkutan merasa handphonenya terjatuh. Pada saat ia berusaha mengambil handphonenya ia merasa didorong oleh orang yg tidak dikenal. Selanjutnya korban tidak ingat lagi apa yang terjadi, dikarenakan yang bersangkutan dalam kondisi mabuk berat.

“Dan, Lachlan Briant Hunt juga mengaku tidak tahu siapa yang memviralkan dirinya dirampok dan dianiaya,” ujar Kombes Satake mengutip pengakuan Lachlan.

Dari hasil penyelidikan sementara tim Polda Bali, Kabid Humas menyampaikan WNA asal Perth Australia atas nama Lachlan Briam Hunt, diduga mengalami kecelakaan tunggal (OC) karena yang bersangkutan berkendara dalam kondisi mabuk berat dan tidak ditemukan adanya unsur perampokan maupun penganiayaan.

Pihaknya berharap kepada masyarakat Bali dan para wisatawan agar bijak menggunakan medsos dan tidak gampang mempercayai berita-berita hoax yang dapat memberikan citra negatif terhadap Bali.

“Mari kita sama-sama jaga situasi Kamtibmas Bali. Polda Bali menjamin keamanan para wisatawan sehingga para wisatawan merasa aman dan nyaman berkunjung ke Pulau Bali yang kita cintai ini,” ujarnya mengimbau. (Fer)

Meimonews.com – Pihak Unsrat Manado belum mengetahui identitas mahasiswa (yang menurut orangtuanya kuliah di Unsrat), yang orangtuanya mengadu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke daerah ini, baru-baru.

“Sampai saat ini, kami (Unsrat Manado) belum tahu siapa mahasiswa yang orangtuanya mengadu, menyampaikan unek-uneknya kepada Presiden,” ujar Humas Unsrat Dr. Max Rembang, MSi kepada Meimonews.com via telefon, Selasa ,(24/1/2023).

Terus terang, sambungnya, Pimpinan Unsrat belum tahu nama dan dari fakultas mana mahasiswa yang orangtuanya mencegat dan menyampaikan unek-uneknya kepada Presiden terkait dengan UKT (uang kuliah tunggal).

Saat ketemu Presiden di Malalayang Beach Walk Manado pada 20 Januari 2023,  Siti Mafirah tiba-tiba mencegat Presiden untuk menyampaikan keluhannya. Siti mengaku tidak memiliki biaya membayar UKT Rp. 3 juta anaknya yang berkuliah di Unsrat.

“Tolong kasiang kita bapak (tolong kasihani saya bapak),” ujar Siti Mafirah sambil memegang tangan Presiden Jokowi, yang langsung direspons Presiden dengan meminta anggota Polri mendata KTPnya. Setelah itu, Presiden Jokowi dan rombongan pergi meninggalkan lokasi.

Kejadian ini diekspos  Presiden Jokowi di laman resmi Facebooknya dengan videonya. Presiden menyebutkan, “Ibu Siti Mafirah menyeruak di antara masyarakat yang saya temui dalam kunjungan di Manado, pekan lalu. Setengah terisak, ia mengadukan masalahnya. Saya mencatat identitasnya dan mencari jalan keluar masalah yang ia hadapi,” ujar Jokowi.

Presiden kerap menemui dan menerima pengaduan langsung dari masyarakat setiap kali turun ke lapangan. “Dan, itulah tujuan saya ke lapangan: untuk mendengar langsung masukan atau keluhan masyarakat,” tandasnya.

Rembang menjelaskan, bila ada mahasiswa Unsrat yang tidak mampu membayar UKT, bisa mengajukan keringanan ke Pimpinan  Unsrat lewat mekanisme yang ada, yakni mengajukan ke Pimpinan Fakultas, yang nantinya diteruskan ke Rektor Unsrat, nanti dieksekusi Wakil Rektor. (Fa)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan Konsulat Amerika Serikat di Surabaya di ruang kerja Walikota, Selasa (24/1/2023).

Kehadiran Konsulat Amerika Serikat ini dalam rangka kunjungan kerja ke Sulut termasuk kunjungan kerja di Kantor Walikota Manado.

Adapun tujuan kunjungan kerja di Kantor Walikota Manado serta silaturahmi dengan Walikota ini adalah mengeksplorasi potensi kerjasama serta investasi di sektor pariwisata, industri kreatif, penanganan limbah kota, ketahanan pangan, air bersih, serta infrastruktur telekomunikasi dan informasi (ICT).

Sebelum pertemuan dengan mantan Ketua DPRD Sulut ini, pihak konsulat  telah mengunjungi Command Center Manado yang ada di Kantor Walikota.

Ketika berdialog yang berlangsung sangat akrab ini, Walikota di dampingi Kadis infokom Kota Manado Erwin Kontu SH, dan Kadis Perdagangan Hendrik Waroka SE. Sementara pihak konsulat Amerika yang hadir adalah Kepala Bidang Politik dan Ekononi Roshni Nirody, Asisten Bidang Politik dan Ekonomi Adrian Johan dan Kezia Saudale.

Selesai pertemuan, orang nomor satu di ibukota Provinsi Sulut ini menerima cenderamata dari pihak konsulat berupa bahan dan tas yang dibuat dari plastik bekas. (elka)

Meimonews.com – Dalam wejangannya sesudah Doa Angelus, di Roma, Minggu (22/1/2023), Paus Fransiskus menyampaikan salam perdamaian dan kebaikannya kepada mereka yang merayakan Imlek, tahun baru 2574 (tahun 2023).

“Hari ini, saya ingin menyampaikan salam perdamaian dan segala kebaikan dari saya kepada semua orang yang merayakan Tahun Baru Imlek di Asia dan di berbagai belahan dunia,” ujar Pemimpin Gereja Katolik Dunia ini.

Terutama,  pada kesempatan yang menggembirakan ini, Paus harus mengungkapkan kedekatan spiritualnya kepada semua orang yang telah mengalami saat-saat pencobaan akibat pandemi virus corona, dan dengan harapan agar kesulitan saat ini akan segera teratasi.

“Akhir kata, semoga kebaikan, kepekaan, kebersamaan dan keharmonisan yang dialami dalam keluarga-keluarga yang berkumpul menurut tradisi ini dapat selalu merasuk dan mewarnai hubungan kita, keluarga dan sosial, agar dapat menjalani kehidupan yang damai dan bahagia. Selamat Tahun Baru!” ujar Paus Fransiskus. (Fer)

Meimonews.com – Tahun Baru Imlek merupakan perayaan yang sangat penting bagi seluruh warga keturunan Tionghoa di seluruh dunia. Sebab, pada perayaan Tahun Baru Imlek, setiap warga Tionghoa melakukan ritual persembahyangan dan doa bersama, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas apa yang telah dicapai kepada para Dewa dan Leluhur menurut kepercayaan orang Tionghoa.

Perayaan Tahun Baru Imlek sendiri dimulai di hari pertama, bulan pertama pada penanggalan Tionghoa, untuk Tahun Baru Imlek ke 2574. Kali ini jatuh pada Minggu (22/1/2023) dan berakhir pada saat perayaan Cap Go Meh pada tanggal ke-15 (pada saat bulan purnama), menurut kalender Imlek.

Berkaitan dengan hal tersebut, guna menjamin kelancaran dan keamanan dalam perayaan tersebut, Polda Bali menerjunkan ratusan personilnya pada setiap Vihara dan Klenteng, pada perayaan Tahun Baru Imlek 2023.

Karo Ops Polda Bali Kombes Pol. Nuryanto, SIK, MSi, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol.  Stefanus Satake Bayu, SIK, MSi dan Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol. I Ketut Agus Kusmayadi, SIK melakukan pengecekan dan kesiapan personil pada pengamanan Perayaan Tahun Baru Imlek 2023, Minggu (23/1/2023).

Pada rangkaiannya, setelah persembahyangan juga dilakukan festival pada perayaan Tahun Baru Imlek 2023 yang bertempat di kawasan Heritage Gajah Mada pada 28 Januari nanti dan puncaknya pada  29 Januari 2023 yang nantinya juga akan diamankan oleh personil Polda Bali dan unsur terkait lainnya.

Kombes Pol. Nuryanto menyebutkan, di dalam kegiatan perayaan Tahun Imlek 2023, Polda Bali menyiagakan 17 – 25 personil pada masing-masing vihara dan klenteng untuk melakukan pengamanan, yang juga bergabung dengan unsur TNI, pecalang dan pengamanan swakarsa lainnya.

“Dalam pengamanan Tahun Baru Imlek ini Polda Bali menyiagakan personil kurang lebih 25 orang pada setiap lokasi. Di samping itu, ada yang mobile dan melaksanakan pengaturan lalu lintas, untuk memastikan perayaan Tahun Baru Imlek berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Ditambahkan, dari seluruh tempat ibadah yang dilakukan pengecekan, seluruh kegiatan persembahyangan pada Tahun Baru Imlek berjalan dengan lancar. ”Dari 3 lokasi persembahyangan yang kita cek, seluruhnya berjalan dengan aman dan lancar,” jelasnya.

Kombes Pol. Satake menjelaskan,  kegiatan pengamanan yang dilakukan personil Polri merupakan upaya Polri dalam menciptakan rasa aman setiap warga saat melaksanakan persembahyangan saat perayaan Tahun Baru Imlek 2023.

“Hal ini merupakan wujud dan tindakan personil Polri, khususnya Polda Bali untuk menciptakan rasa aman dan lancar kepada setiap warga yang melaksanakan persembahyangan pada merayakan Tahun Baru Imlek 2023,” ujarnya.

Untuk diketahui, terdapat 3 lokasi yang dilaksanakan pengecekan oleh rombongan dari Polda Bali ini, yaitu Vihara Satya Dharma yang berlokasi di Benoa, Pedungan, Griya Konco Dwipayana, Tanah Kilap, dan Vihara Dharmayana Kuta, Legian. Dari setiap lokasi, terdapat personil Polri bersama TNI dan unsur terkait lainnya yang disiagakan. (Fer)

Meimonews.com – Kobarkan semangat war on drugs, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN-RI) menggelar permusnahan barang bukti narkotika perdana tahun 2023, di halaman parkir Gedung BNN, Cawang (Jakarta), baru-baru.

Sebanyak 222,697 kg ganja dimusnahkan dengan menggunakan mesin incinerator setelah sebelumnya disisihkan guna keperluan laboratorium serta ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pemusnahan barang bukti ganja yang dipimpin Direktur Pengawasan Tahanan dan Barang Bukti (Wastahti) BNN-RI Samudi, SIK, MH ini merupakan hasil pengungkapan peredaran gelap narkotika dengan modus pengiriman paket kargo pada pada bulan Desember lalu.

Tiga orang tersangka berinisial AE alias Adul, RJ, dan MF alias Fadil berhasil ditangkap petugas BNN bersama barang bukti ganja seberat 223,897 Kg, pada Rabu (7/12/ 2022).

Ketiganya diamankan setelah paket berisi ganja yang dikirim melalui ekspedisi cargo diserahterimakan di depan Mall Cijantung, Jakarta Timur. AE alias Adul dan MF alias Fadil ditangkap petugas usai menerima paket, sementara RJ ditangkap petugas saat melarikan diri ke arah Depok.

Berdasarkan hasil penyidikan, sebut rilis Biro Humas dan Protokol BNN-RI, diketahui bahwa para tersangka diperintah untuk mengambil paket ganja tersebut oleh seorang narapidana berinisial G yang berada di dalam Lapas Kelas I Tangerang.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan pasal 114 (2) Jo pasal 132 (1) sub pasal 111 (2) Jo pasall 132 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati. Pengungkapan ini telah berhasil menyelamatkan 111 ribu jiwa dari penyalahgunaan narkotika jenis ganja. BNN akan terus berkomitmen untuk perang melawan narkotika wujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). (Fer)

Meimonews.com – Negosiasi dan mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa (alternative dispute resolution) dapat menjadi upaya yang efektif untuk menyelesaikan kecenderungan meningkatnya sengketa medis pasien yang menggugat tenaga kesehatan (nakes).

Hal tersebut disampaikan Dr. Paulus Januar drg, MS, CMC pada seminar Professional Leadership Academy bagi tenaga kesehatan yang diikuti dokter, dokter gigi, perawat, dan apoteker di Jakarta, Sabtu (21 /1/2023).

“Negosiasi dan mediasi merupakan cara penyelesaian sengketa medis secara cepat, efektif, murah, serta adil,” ujar Paulus yang adalah Ketua Badan Kehormatan Etik Mediator dan Legislasi PKMBI (Perkumpulan Konsultan Mediasi Bersertifikat Indonesia).

Disebutkan, sengketa medis merupakan sengketa yang terjadi antara pasien dengan nakes atau antara pasien dengan rumah sakit/fasilitas kesehatan. Sengketa medis umumnya karena pasien tidak puas atau tidak senang dengan pelayanan kesehatan yang diperolehnya, serta dipandang penyebabnya karena kesalahan atau kelalaian tenaga nakes yang merawatnya.

Saat ini, masyarakat yang tidak puas terhadap pelayanan kesehatan yang diperolehnya cenderung dengan mudah menuntut dan menggugat. Sebagai akibatnya sengketa medis semakin meningkat intensitas maupun jumlahnya. Cukup banyak dokter, dokter gigi, perawat dan bidan yang diadukan dengan tuduhan melakukan malpraktik medis.

“Masyarakat umumnya berpandangan, sengketa medis lebih baik diselesaikan di pengadilan. Namun permasalahannya, penyelesaian melalui pengadilan relatif lama, biaya tidak sedikit, serta pembuktian di pengadilan tidak mudah,” tandasnya.

Sebenarnya, ungkap Paulus, terdapat alternatif penyelesaian sengketa medis dalam bentuk negosiasi dan terutama mediasi. Malah, pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan ditetapkan, dalam hal tenaga medis diduga melakukan kelalaian dalam menjalankan profesinya, harus diusahakan diselesaikan terlebih dahulu melalui mediasi.

Negosiasi merupakan penyelesaian sengketa yang dilakukan dengan perundingan antar para pihak yang bersengketa untuk mendapatkan kesepakatan bersama. Sedangkan mediasi merupakan penyelesaian sengketa yang dilakukan dengan perundingan antar para pihak yang bersengketa untuk mendapatkan kesepakatan bersama dengan difasilitasi mediator sebagai pihak ke tiga yang netral.

Dikemukakan, kerapkali negosiasi tidak berhasil mencapai kesepakatan karena kedua belah pihak bersikukuh dengan pendiriannya. Sedangkan mediasi merupakan negosiasi yang disertai peran mediator. Peran mediator menjadi unsur penting dalam penyelesaian sengketa karena berperanan dalam membantu saling pemahaman, mengendalikan proses, serta mendorong inisiatif mencari penyelesaian bersama.

Mediator, menurutnya, adalah pihak netral yang membantu para pihak yang bersengketa dalam proses perundingan mediasi guna mencari berbagai kemungkinan penyelesaian sengketa tanpa menggunakan cara memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian. Terdapat mediator bersertifikat berdasarkan pendidikan mediator yang diselenggarakan oleh lembaga yang terakreditasi oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Dalam kaitan dengan mediasi sengketa medis, diharapkan terdapatnya mediator profesional yang bersifat netral serta memahami permasalahan medis.

“Saat ini terdapat tenaga kesehatan seperti dokter, dokter gigi, dan perawat yang telah menempuh pendidikan mediator bersertifikat,” ujar mediator bersertifikat ini.

Dijelaskan, secara lebih mendasar, negosiasi dan mediasi merupakan perwujudan keadilan restoratif (restorative justice). Keadilan restoratif adalah penyelesaian sengketa dengan melibatkan pelaku, korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan, dan bukan penghukuman apalagi balas dendam.

Dalam penegakan hukum berlangsung pergeseran paradigma dari keadilan retributif yang cenderung punitif (menghukum) menjadi keadilan restoratif yang memperhatikan kepentingan pihak yang dirugikan.

“Keadilan restoratif pada hakikatnya hendak menempatkan fungsi penjatuhan hukuman sebagai ultimum remidium, yaitu solusi akhir apabila upaya hukum lainnya sudah tidak bisa digunakan lagi,” sebutnya.

Namun di lain pihak, sambungnya, negosiasi dan mediasi terhadap sengketa medis sebagai perwujudan keadilan restoratif, sama sekali bukan upaya impunitas untuk membenarkan yang salah, melainkan justru untuk semakin meningkatkan profesionalisme dan tanggung jawab pelayanan kesehatan.

Koordinator seminar Professional Leadership Academi Dr Hananto Seno drg, SpBM(K) MM CMC, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk bersama-sama mengatasi permasalahan maupun kebutuhan bersama para tenaga kesehatan.

Seminar ini diselenggarakan berkat kerja bareng PKMBI, Yayasan PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia), ICD (International College of Dentistry), IDI (Ikatan Dokter Indonesia), serta didukung alomedika dan Formula. (Fer)

Meimonews.com – Pemerintah Kecamatan Wenang tak main-main terkait dengan kebersihan yang ada di wilayah Kecamatan Wenang, Kota Manado. Petugas yang tak disiplin dipastikan akan kena sanksi bila lalai dalam melaksanakan tugasnya.

“Bila ada petugas kebersihan di Kecamatsn Wenang lalai.dalam melaksnakan tugasnya pasti diberikan sanksi,” ujar Camat Wenang Bonix Saweho di dampingi Kasie Pengelolaan Kebersihan Mexen F. Rumengan
kepada Meimonews.com di Taman Kesatuan Bangsa, Sabtu (21/1/2023).

Saat ini, tambah Saweho, sudah ada beberapa petugas yang diberikan sanksi berupa teguran. Bahkan, sudah ada enam petugas yang diberhentikan karena tidak melaksanakan tugasnya dengan baik.

Rumengan menjelaskan, di Kecamatan Wenang yang memiliki 12  kelurahan ada hanpir 100 petugas kebeesihan. Ada yang bertugas mengangkut sampah menggunakan truk-truk sampah tapi ada juga yang menggunakan motor sampah.

Mereka bertugas berdasarkan ret.  Untuk truk ada tiga ret dan sudah diatur jam-jam bertugasnya. Denikian pula yang menggunakan motor sampah. Sudah diatur jadualnya yakni 2 ret.

“Kami, dari Kecamatan senantiasa memonitor, memantau perkembangan di lapangan agar mengetahui kondisi pekerjaan petugas kebersihan yang bertugas,” ujar Saweho.

Mantan petinju andal Sulut ini menambahkan, selain dipantau ioleh petugas kecamatan, Pemerintah Kecamatan berharap kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada Pemerintah Kecamatan bila ada petugas yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Pemerintah Kecamatan Wenang, menurut  Saweho dan Rumengan memang bersikap tegas kepada petugas kebersihan, mengingat arahan Walikota dan Wakil Walikota (Andrei Angouw dan Richard Sualang) agar memberi perhatian serius terhadap kebersihan di daerah ini. (elka)

Meimonews.com – PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob mengadakan sosialisasi Kamseltiblantas (keamanan, keselamatan dan tertib berlalulintas) di SD Katolik 07 Manado, Jumat (20/1/2022).

Sekitar 240-an siswa sekolah pimpinan Telda Ticoalu itu ikut dalam sosialisasi yang menampilkan narasumber Lexie Kalesaran (Ketua PPP Brimob) tersebut.

Materi yang disampaikan, selain rambu-rambu yang ada di jalan-jalan raya tapi juga bagaimana baik pejalan kaki maupun pengemudi mengikuti aturan lalulintas yang ada serta juga para penumpang motor atau mobil.

‘Keamanan dan keselamatan berlalulintas sangat pentimg. Demikiam pun tertib berlalulintas. Bukan hanya untuk orang lain tapi juga untuk diri sendiri,” kata Kalesaran.

Ditambahkan, para siswa yang datang ke sekolah atau ke tempat lain dengan menumpang kendaraan roda dua (motor) hendaknya memakai helm; demikianpun yang naik mobil, kiranya memasang sabuk pengaman yang ada.

Saat sosialisasi terlihat antusiasme para siswa karena materi dibawakan dengan cara dialogis. Itulah sebabnya, saat pemateri bertanya, para siswa berkeinginan menjawabnya dengan mengacungkan tangan. Demikianpun, saat diberikan kesempatan untuk bertanya, para siswa berkeinginan tampil untuk bertanya.

Antusiasnya para siswa terlihat pula saat simulasi. Para siswa berkeinginan untuk tampil memperagakan simulasi menyeberang lewat zebra cross. (*)

Meimonews.com – Untuk tahun 2023, Unit Pelaksana Teknis Daerah  Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Manado menargetkan Pajak Daerah sebesar Rp. 292, 4 miliar lebih.

Hal tersebut diakui Kepala UPTD PPD Manado Christian Mingkid kepada Meimonews.com via telefon, Jumat (20/1/2023). “Bila dibandingkan dengan target perubahan tahun 2022 maka ada kenaikan sebesar Rp. 8 miliar lebih,” ujar Mingkid.

Kepala Seksi Pajak dan Retribusi UPTD PPD Manado Zulinda Surjani Takalamingan yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/1/2023) mengakui kenaikan tersebut. “Kenaikan tersebut antara lain dari PKB dan BBN-KB,” ujarnya.

Rinciannya adalah PKB target tahun ini Rp. 184 miliar lebih atau naik sebesar Rp. 6 miliar lebih bila dibandingkan dengan target perubahan tahun 2022 yang sebesar Rp. 178 miliar lebih.

Untuk BBN-KB, ditargetkan Rp. 101 miliar lebih atau naik Rp.884 juta lebih bila dibandingkan tahun lalu yang berjumlah Rp. 100 miliar lebih.

Mingkid optimis target tahun ini bisa tercapai bila ada sinergitas dari pihak Kepolisian, Jasa Raharja dan Bapenda/Dispenda di samping dukungan dari pihak perbankan (BSG dan BRI).

Sinergitas dan dukungan tersebut diakuinya sudah terlihat selama ini, dan diharapkan lebih meningkatkan di tahun berjalan.

Selain itu, ketaatan warga membayar pajak.”Pak Gub dan Pak Wagub berharap target terlaksana dengan optimis dengan mengajak warga untuk taat membayar pajak,’ tambah Mingkid. (Fer)