Meimonews.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan road show ke sejumlah daerah untuk memantau langsung sejumlah kegiatan terkait PPKM Darurat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menjelaskan, Panglima TNI dan Kapolri mengunjungi sejumlah daerah di Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Kegiatan dilakukan hari ini sampai besok. Tujuannya meninjau langsung kegiatan vaksinasi massal, posko PPKM termasuk penyekatan jalan,” ujar Argo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Disebutkan, di Bandung, Jawa Barat Panglima dan Kapolri akan meninjau vaksinasi di GOR Arcamanik dilanjutkan ke Posko PPKM Taman Sari.

Kemudian di Yogyakarta, keduanya meninjau vaksinasi di GSA Lanud Adi Sutjipto diteruskan ke Pos Penyekatan di Prambanan.

“Di Jawa Timur selain meninjau vaksinasi dan pos penyekatan, Panglima dan Kapolri juga melakukan kegiatan internal,” ujar Argo. (lk)

Meimonews.com – Serbuan Vaksinasi yang gencar dilakukan Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado berakhir Rabu (7/7/2021). Namun, warga merangsek masuk ke area terlarang tepatnya di jalan akses masuk ke Shelter Base Ops Lanud Sam Ratulangi, Manado, Kamis (8/7/2021).

Masyarakat bersahut-sahutan mendesak untuk masuk ke lingkungan militer Shelter Base Ops Lanud Sam Ratulangi yang baru selesai dibangun. Banyak di antara warga yang mengayun-ayunkan spanduk protes dengan suara keras penuh amarah.

“Dari tanah kembali kepada tanah. Jadi jangan permainkan tanah!,” ujar salah seorang warga yang tidak puas dengan pembebasan lahan mereka yang merupakan tanah garapan, seperti dikutip Penerangan Lanudsri Manado, Kamis (8/7/2021).

Peristiwa ini merupakan bagian dari skenario pendudukan area bandara oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Akan menghambat operasi penerbangan militer maupun sipil serta dapat mengakibatkan kerugian jiwa dan harta benda yang tidak sedikit.

Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo menjelaskan, latihan Pasukan Huru Hara (PHH) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota Lanud Sam Ratulangi dalam menjaga aset negara yang dipercayakan kepada TNI AU dalam hal ini Shelter Base Ops Lanud Sam Ratulangi.

“Kegiatan hari ini adalah untuk meyakinkan bahwa Lanud tetap secure dari kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan. Hal ini juga harus tetap dilatihkan agar personil kita tetap siap menjaga pangkalan TNI Angkatan Udara,” ujarnya.

Lulusan AAU 1995 ini mengungkapkan, setelahnya berhasil melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) berupa Serbuan Vaksinasi berdasarkan Telegram dari Panglima TNI Nomor TR/578/2021 maka, mengasah kemampuan prajurit dalam pengamanan Pangkalan TNI Angkatan Udara tetap dilakukan secara rutin. (lk)

Meimonews.com – Kabar baik datang dari dunia penerbangan di saat pandemi Covid-19, bahwa masyarakat Sulawesi Utara memperoleh vaksinasi gratis apabila terdesak untuk melakukan perjalanan penting dan belum divaksin.

Program vaksinasi gratis di Bandara Internasional Sam Ratulangi dinisiasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Manado (KKP) dan difasilitasi oleh Angkasa Pura Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi serta dijamin pengamanannya oleh ‘Tentara Langit’ Lanud Sam Ratulangi.

Vaksinasi gratis ini digelar di Lantai I Lobby Keberangkatan Gedung Bandara Internasional Sam Ratulangi Mapanget, Manado, Selasa (6/7/2021).

Menurut dr. Priska Y.M.C Tolala, M.Kes selaku penanggungjawab kegiatan vaksinasi bahwa vaksin ini hanya bagi pelaku perjalanan yang mendesak untuk terbang dan belum mendapatkan vaksin tahap pertama.

“Saat ini, tersedia layanan vaksinasi di lantai satu lobby keberangkatan Bandara Sam Ratulangi Manado. Vaksinasi ini hanya bisa dilakukan oleh calon penumpang untuk vaksinasi tahap pertama dan bukan peserta vaksinasi gotong royong,” jelas Priska seperti dikutip Penerangan Lanidsri Manado, Selasa (6/7/2021).

Ditambahkan, program vaksinasi ini khusus untuk calon penumpang pesawat udara yang akan berangkat dari Bandara Sam Ratulangi Manado dengan menunjukkan KTP asli dan tiket atau e-ticket penerbangansesuai dengan jadwal penerbangan.

“Vaksinasi ini direkomendasikan dilakukan di bandara satu hari sebelum jadwal keberangkatan atau maksimal empat jam sebelum keberangkatan. Jangan lupa tunjukkan hasil negatif Test Swab PCR/Antigen yang masih berlaku untuk menjadi persyaratan perjalanan ” ujar Priska.

Hal senada dikatakan Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, S.H., bahwa perkembangan kasus Covid-19 dalam dua minggu terakhir di Provinsi Sulawesi Utara, telah menggerakkan berbagai pihak secara kolaborasi meningkatkan kewaspadaan serta melakukan tindakan pencegahan penularan.

Danlanudsri Manado ini menegaskan kembali pentingnya penerapan protokol kesehatan saat Serbuan Vaksinasi lagi digalakkan Pemerintah RI.

Program Vaksinasi Covid-19 ini bagi usia di atas 12 tahun, bagi ibu hamil usia kehamilan lebih dari 14 minggu. Tidak memiliki riwayat penyakit yang menjadi kontra indikasi untuk vaksin. Vaksin yang diberikan untuk dosis pertama. Program ini dikhususkan bagi warga negara Indonesia.

Masyarakat wajib mengikuti proses vaksinasi sesuai prosedur dan melaksanakan protokol kesehatan. Rencananya program vaksin gratis ini digelar dari 6 Juli 2021 sampai dengan waktu yang belum ditentukan. (lk)

Meimonews.com – Masyarakat seputaran Lapangan Kecamatan Mapanget antusias mengikuti kegiatan Serbuan Vaksinasi di Gedung Balai Prajurit Lanud Sam Ratulangi, Selasa (29/6/2021).

Komandan Lanud Sam Ratulangi Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo S.H, mengawasi jalannya kegiatan ini dengan mendatangi langsung lokasi pemberian vaksin di gedung yang berdekatan dengan kantor Satuan Polisi Militer Lanud Sam Ratulangi, Mapanget, Sulut.

Salah satu masyarakat yang dimintakan pendapatnya menyatakan ungkapan syukurnya dengan diadakannya kegiatan vaksinasi program Pemerintah, dalam hal ini melalui Rumah Sakit TNI AU Lanud Sam Ratulangi.

“Mendebarkan. Sebab, saya sangat takut akan jarum suntik,” ujar Linda Wajiran Tampilan. seperti dikutip Penerangan Lanud Sam Ratulangi dalam siaran persnya, Selasa (29/6/2021).

Linda sangat berterima kasih dan dengan sukacita dia ikuti kegiatan ini. Dia mengetahui vaksinasi ini melalui Mutiara, seorang petugas kesehatan di Rumah Sakit TNI AU.

“Saya meminta bantuan Mutiara untuk didaftarkan secara on-line,” ujar Linda kepada Petugas Penerangan Lanud Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado.

Sementara itu, menurut petugas kesehatan di Rumah Sakit TNI AU Lanud Sam Ratulangi, vaksin yang diberikan saat ini adalah vaksin dari Bio Farma atau Zinovac. “Setelah dua puluh delapan hari kemudian, akan mendapatkan vaksinasi kedua,” ujar Perawat Mega Subalolok.

Masyarakat mengetahui kegiatan ini melalui media sosial seperti IG dan FB. “Buat masyarakat yang belum divaksinasi, mohon segera divaksinasi. Tidak usah takut sebab vaksin ini halal dan aman,” ujar Mega mengajak masyarakat untuk aktif menyambut program pemerintah.

Diingatkan kepada masyarakat luas tentang pentingnya vaksinasi sebagai benteng diri terhadap pandemi Corona-19. Bintara Pembina Potensi Dirgantara sangat berperan penting dalam sosialisasi vaksinasi ini.

Harapannya, dengan kegiatan serbuan vaksinasi ini, masyarakat lebih peduli untuk menjaga diri terhadap bahaya Covid-19.

Sebetulnya, ungkap Karumkit Lanudsri dr. Ahmad Fauzi, ini adalah penyakit yang tidak kelihatan tapi efeknya nyata. Sudah banyak jatuh korban. Penting sekali untuk membentengi diri kita dengan vaksin.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia sedang gencar melaksanakan Serbuan Vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat. Mengingat pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman secara nasional.

Masyarakat diharapkan turut menyukseskan program ini dengan mendaftar secara online pada https://www.vaksinhebat.idsolution.co.id/. Dan kemudian mendatangi rumah sakit TNI AU di Lanud Sam Ratulangi untuk memperoleh vaksin secara gratis.

Hari pertama sejumlah 149 vaksin telah diterima oleh masyarakat, demikian pula hari ini sebanyak 194 vaksin telah diinjeksi kepada penerimanya. (lk)

Meimonews.com  – Saat ini, sekitar tujuh juta anak Indonesia mengalami stunting, yaitu hambatan pertumbuhan yang mengganggu perkembangan fisik dan kognitif mereka, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.

Selain itu, anak mengalami stunting berisiko terkena penyakit tidak menular, seperti jantung, hipertensi dan diabetes saat dewasa.​

​”Upaya mencegah stunting di Indonesia menemui kendala baru akibat pandemi covid-19 yang menyebabkan terjadinya disrupsi layanan kesehatan. Selain itu, covid-19 juga menyebabkan penurunan kemampuan daya beli keluarga sehingga menyulitkan anak mendapatkan asupan makanan bersumber pangan lokal kaya gizi,” demikian Unicef Indonesia.

Dalam postingannya di Facebook, Selasa (29/6/2021) disebutkan dalam rangka Hari Keluarga Nasional, warga diajak meningkatkan kesadaran bagi keluarga tentang pentingnya memberikan yang terbaik untuk tumbuh kembang anak yang optimal dengan memastikan bayi dan anak mendapatkan gizi yang seimbang.

Hal tersebut dimulai dari Inisiasi Menyusu Dini, ASI Eksklusif selama 6 bulan, dan pemberian Makanan Pendamping ASI yang tepat sejak berusia 6 bulan dan terus menyusui hingga 2 tahun atau lebih, serta membawa anak ke posyandu atau layanan kesehatan lainnya untuk memantau pertumbuhannya.

​”Ingat, anak sehat bebas stunting dimulai dari keluarga !” imbau Unicef Indonesia. (lk)

Meimonews.com – Seluruh masyarakat yang ada di Sulawesi Utara diajak untuk segera mengikuti vaksinasi covid-19. Ajakan itu disampaikan Kapolda Sulut Irjen Pol. Nana Sudjana saat melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi massal di auditorium Unsrat Manado, Sabtu.(26/6/2021)

Kegiatan vaksinasi massal ini digelar Polda Sulut bekerjasama dengan jabatan TNI dan Pemerintaj Daerah nelaluo Dinas Kesehatan menyambut HUT Bhayangkara 2021.

“Saat ini saya selaku Kapolda Sulut bersama rekan-rekan Forkopimda hadir dalam rangka pengecekan juga mengikuti vicon langsung mendengarkan arahan bapak Presiden terkait pelaksanaan Sehari Satu Juta Orang melaksanakan vaksinasi serentak di 34 wilayah polda,” jelas Irjen Pol. Nana Sudjana.

Kegiatan vaksinasi massal ini ungkapnya, dalan rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-75 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2021. “Polda Sulut sendiri menargertkan sebanyak 9.777 orang yang divaksin dalam sehari, yang dilaksanakan di seluruh jajaran polres di Sulut,” kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Pada kegiatan vaksinasi massal ini, jumlah vaksinator yang diterjunkan sebanyak 761 orang, terdiri dari 87 vaksinator asal Polri, 51 vaksinator asal TNI dan 623 dari Dinas Kesehatan.

“Kami ditargetkan Kapolri, mulai tangal 6 sampai dengan 30 Juni harus mendapatkan target vaksinasi sebanyak 77.899 orang, dan sampai dengan tanggal 25 Juni, kami dari Polri yang dalam pelaksanaan di lapangan bersama dengan TNI dan Dinkes, sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak 61.233 orang,” sebut Kapolda.

Tentunya, kegiatan vaksinasi ini akan terus dilaksanakan sampai mencapai terget. “Kami berharap kegiatan vaksinasi massal dapat mempercepat herd imunitas atau kekebalan komunitas sehinga penyebaran covid dapat diminimalkan,” ujar Kapolda.

Kapolda berharap kepada masyarakat yang belum divaksin agar segera mendaftarkan diri untuk memperoleh vakisinasi.

“Meski sudah divaksin, saya berharap kepada masyarakat agar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan, mencuci tangan memakai masker dan menjaga jarak,” ujarnya.

Peninjauan kegiatan Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-Polri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75 ini, juga dihadiri oleh Forkopimda Sulut, di antaranya, Pangdam XIII/Merdeka Mayjej TNI Santos G. Matondang, Danlantamal Manado, Ketua DPRD Provinsi, Ketua PD Bhayangkari Sulut Ny. Shinta Nana Sudjana, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Rudi Darmoko dan para PJU Polda Sulut. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Manado menggelar jalan sehat dan door price yang berlokasi di Kawasan Megamas,Jumat (25/6/2021).
Meimonews.com

Sebanyak 30 orang baik yang berasal dari BNN Manado maupun dari lingkungan mitra yakni Satgas Desa Bersinar Karombasan Selatan, dan perwakilan PPP Brimob/KTN ikut dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BNN Reynold Bangkang ini merupakan rangkaian Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021 yang diketuai Diane Kawatu (Kasie P2M).

Kegiatan lainnya adalah pendakian Gunung Klabat (11/6), Paralayang Gunung Tumpa (18/6), penyelaman di Pantai Malalayang (24/6).

Tema HANI tahun ini adalah Perang melawan narkoba (war on drugs) di era pandemi covid-19 menuju Indonesia bersinar. (af)

Meimonews.com  – Guna mematangkan keberadaan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparawi Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Boalemo maka Pengurus LP3KD Provinsi Gorontalo menggelar raoat bersama Pengurus LP3KD Boalemo.

Rapat yang dipimpin Handoyo Sugiharto (Ketua LP3KD Gorontalo) di Sekretariat Paroki St. Theodorus Kaaruyen, baru-baru tersebut diikuti Pastor Paroki St. Theodorus Kaaruyen Pastor Nicodenus M. Rumbayan MSC.

Dalam rapat, selain mendengar laporan persiapan pembentukan/pengesahan dari Pengurus LP3KD Boalemo, dibahas pula langkah-langkah agar Pengurus LPK3D Kabupaten Boalemo bisa dilantik oleh Bupati/Pemerintah setempat.

Menurut laporan Ketua Pengurus LP3KD Boalemo Ermanto Banjarnahor, pengesahan/pelantikan Pengurus LP3KD Kabupaten Boalemo belum bisa terjadi karena terkendala di Pemerintah Kabupaten Boalemo.

“Belum bisa dilantik oleh Bupati karena belum ketemu beliau atau staf Pemkab,” ujar Ermanto yang dibenarkan Kathryn Surusa (Sekretais) saat rapat serta berharap agar ada jalan keluarga agar secepatnya Pengurus yang telah ada bisa melakukan aktivitas/kegiatan.

Sejumlah langkah disepakati untuk dilaksanakan dengan melibatkan pihak-pihak terkait agar Pengurus LPK3D Boalemo dapat dilantik oleh Pemerintah Kabupaten, dalam hal ini Bupati Boalemo.

Ada beberapa kegiatan/program disiapkan untuk dilaksanakan setelah adanya pengesahan/pelantikan pengurusnya.

Pastor Nico yang baru menjadi Pastor Paroki Kaaruyen mendukung keberadaan LP3KD di Boalemo dan berharap agar pengurus LP3KD Boalemo segera dilantik/disahkan.

“Dengan telah dilantik dan disahkannya kepengurusan LP3KG Boalemo maka diharapkan ada kegiatan yang sudah bisa dilaksanakan,” ujar Pastor Nico.
Hal senada disanpaikan Humas LPK3D Provinsi Gorontalo Talulembang Sule.

Oleh kiranya, sejumlah langkah disarankan untuk dilakukan Pengurus LP3KD Boalemo.

“Semoga dalam waktu tidak terlalu lama, Pengurus LP3KD Boalemo sudah dilantik dan disahkan oleh Bupati sehingga sejumlah progran yang telah disiapkan bisa segera dilaksanalan,” ujar Sule (lk)

Meimonews.com – Tanggal 22 Mei 2021 sore, pekuburan umat Katolik di Kelurahan Donggala Kecamarqn Hulontalangi Kota Gorontalo didatangi beberapa anak muda dengan ciri khas Baret Merah Maron dengan Jambul Kuning di atasnya.

Mereka adalah para pengurus dan anggota PMKRI Kota Jajakan Gorontalo yang sedang melaksanakan rangkaian kegiatan Dies NaNatalike-74 PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) yang jatuh pada 25 Mei 2021.

Salah satu kegiatannya adalah ziarah ke makam tokoh umat Katolik Gorontalo almarhum David Kountul atau yang biasanya dipanggil Opa David. Almarhum lahir di Sea, Minahasa pada 23 November 1932 dan meninggal di Kota Gorontalo pada 17 Mei 2020 dalam usia 87 tahun.

Apa istimewanya Opa David bagi warga PMKRI Gorontalo ? Dari fakta yang ada, terungkap bahwa jauh sebelum PMKRI hadir di Gorontalo, Opa David sudah terlebih dahulu mengambil prakarsa dan inisiatif untuk mencari, menemukan serta menghimpun para mahasiswa Katolik yang merantau di Gorontalo terutama para mahasiswa asal Papua. Ibarat gembala mencari domba-dombanya .

“Opa David sudah biasa mendatangi para mahasiswa Katolik yang waktu itu kebanyakan berasal dari Papua di asrama mereka, baik di Kota Gorontalo maupun di Kabupaten Gorontalo untuk berbincang dengan mereka seraya mengingatkan mereka untuk terus tekun belajar dan membangun persekutuan melalui kegiatan ibadah bersama.

“Tidak lupa Opa David di tengah keterbatasannya juga beberapa kali memberikan sekedar bantuan berupa mie instan atau bantuan lainnya yang mungkin kecil nilainya tapi sangat berarti bagi mereka,” kenang Sr. Aurelia Ratuanak DSY

Kenangan itu diungkapkan suster yang pernah mendampingi Opa David saat berkunjung ke asrama Papua di Limboto ketika bertugas sebagai anggota seksi Kelompok Kategorial Dewan Pastoral Paroki St Christoforus Gorontalo bersama Lembang Sule (saat ini Depertim PMKRI Kota Jajakan  Gorontalo) dan Stevan Lintang (saat ini menjadi Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo).

Dalam kaitan dengan hal tersebut Polce Kountul, putra bungsu Alm. Opa David menyatakan, waktu muda almarhum (ayahnya) banyak melibatkan diri dalam aktivitas sosial kemasyarakatan, mulai dari menjadi aktivis Partai Katolik, anggota PPS/KPPS hingga menjadi anggota DPRD Kota Gorontalo dari Partai Katolik pada tahun 1967, yang mendampingi beliau ketika disumpah yaitu P. H. Geurts MSC (almarhum).

“Ketertarikannya kepada mahasiswa Katolik dilandasi pada visinya tentang perlunya menyiapkan kader muda Katolik yang kelak akan menjadi tokoh awam Katolik serta pelayan masyarakat dalam berbagai medan pengabdian sesuai semboyan yamg selalu dipedomaninya yaitu Pro Ecclesia et Patria” ujar Polce yang dalam kesehariannya tinggal di rumah peninggalan almarhum di Kelurahan Ipilo Keamatan Kota Timur Kota Gorontalo.

Oleh karena itu, Stevan Andrew Lintang (Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo) pada saat memimpin ziarah di makam Opa David menyatakan kegiatan ziarah dalam rangka Dies Natalis ke-74 PMKRI ini bertujuan selain untuk memberikan penghormatan kepada Opa David yang dalam hidupnya telah menunjukkan perhatian terhadap Mahasiswa Katolik juga untuk mendoakan agar almarhum beroleh kebahagiaan kekal di surga.

“Opa David sudah memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa Katolik di Gorontalo. Oleh karena itu ziarah hari ini selain bermaksud menghormati dan mendoakan almarhum juga bertujuan untuk membangkitkan motivasi kepada warga PMKRI agar terus bersemangat membangun organisasi PMKRI menjadi organisasi yang bermanfaat untuk Gereja dan Tanah Air, sebagaimana yang dicita -citakan Opa David,” ujar Stevan .

Puncak acara Dies Natalis ke-74 PMKRI akan dirayakan oleh warga PMKRI Gorontalo secara sederhana pada 25 Mei 2021 dalam bentuk Ibadah Syukur dan resepsi, pemotongan tumpeng tentu saja dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid 19. (lexie)

Meimonews.com – Pelbagai cara dan upaya dilakukan pimpinan sekolah dan guru agar SD Kartika Wirabuana 07 Manado menjadi lebih baik, maju dan berkembang sesuai dengan visi dan misi sekolah.

“Kami, pimpinan sekolah dan guru-guru senantiasa berupaya agar sekolah ini sejalan dengan visi dan misinya,” ujar Kepala SD Kartika Wirabuana 07 Manado Maximilian Kapoh kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Selasa (18/5/2021)

Dikemukakan, visi sekolah adalah terwujudnya siswa SD Kartika Wirabuana 07 Manado yang berakhlak dan berlandaskan religius, bermutu, berdaya saing yang tinggi, berbudaya dan berkarakter serta nendapat dukungan masyarakat.

Untuk misi sekolah yang berlokasi Kelurahan Pakowa Kecamatan Wanea ini terdiri dari pertama, bermutu dalam imtaq dan imtek; kedua, disiplin dalam berbagai aktivitas pendidikan; ketiga, menjadikan sekolah tempat pengembangan dan penggunaan iptek;

Keempat, menjadikan sekolah sebagai perkembangan profesi guru; melina, disiplin dalam pelaksanaan tugas, waktu, administrasi dan belajar-mengajar.

Sekolah yang dipimpinnya memiliki tujuan yakni pertama, siswa beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Mahaesa dan berakhlak mulia; kedua, siswa sehat jasmani dan rohani; ketiga, siswa memiliki dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi; .

Keempat, mengenal dan mencintai bangsa, masyarakat dan kebudayaan; kelima, siswa kreatif, terampil dan bekerja untuk dapat mengembangkan diri secara terus-menerus.

“Untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah, ada program-program kerja setiap tahunnya,” ujarnya serta menyebut,. khusus untuk tahun 2021-2022, setidaknya ada delapan program kerja.

Dijelaskan, program kerja 2021-2022 terdiri dari pertama, menciptakan prestasi didik yang handal, mandiri dan berprestasi. Kedua, meningkatkan kemandirian sekolah. Ketiga, pengetahuan di SD berguna bagi lingkungan. Keempat, menciptakan keterkaitan proses pembelajaran dengan lingkungan peserta didik.

Kelima, mewujudkan peserta didik yang nyaman dan santun. Keenam, menciptakan sekolah yang dicintai dan disegani oleh masyarakat. Ketujuh, mempercepat pelaksanaan iptek di sekolah. Kedepan, meningkatkan mutu berdasarkan perkembangan, yang sepenuhnya didukung peranserta masyarakat.

Sejumlah sarana/prasarana untuk kelancaran belaja-mengajar di sekolah yang kini memiliki sekitar 100-an murid dengan 10 guru (3 ASN dan 7 Pegawai Yayasan), sebut Kapoh, telah diupayakan pengadaannya, walau dalam jumlah yang terbatas tapi memadai. (af)