Meimonews.com – Komunitas Manajemen Hutan Indonesia (Komhindo) menggelar Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Pengelolaan Hutan Lestari di Unpati Ambon, baru-baru.

Rakernas dibuka pelaksanaannya oleh Sekretaris Daerah Maluku Sadli atas nama Gubernur Irjen Pol. (Purn) Murad Ismail.

Rakernas yang mengangkat tema Kolaborasi Para Pihak melalui Sinergitas Merdeka Belajar dan Pengelolaan Hutan Lestari tersebut dilaksanakan secara zoom meeting

Sebanyak 473 peserta yang terdiri dari 10 orang Dewan Penasehat, 13 orang Dewan Pengarah, 5 orang Pengurus Harian, 185 Bidang-bidang dan 189 mahasiswa tingkat akhir utusan institut mengikuti kegiatan ini.

Pelaksanaan Rakernas yang turut dihadiri utusan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo (UG) tersebut,.menurut Dekan Fakultas Kehutanan UG Daud Sandalayuk, adalah dalam rangka menyamakan persepsi pembangunan kehutanan dari pusat sampai daerah lewat Komhido yang dilaksanakan para sivitas akademik kehutanan dari Sabang sampai Merauke.

Selain itu, “sesuai penerapan ke depan lewat pendidikan MBKM di perguruan tinggi,” ujar Daud kepada Meimonews.com lewat telefon, Jumat (5/11/2021).

Diungkapkan, selama 30 tahun pembangunan kehutanan belum bisa menurunkan tingkat kerusakan hutan yang semakin meningkat sehingga terjadi dampak yang tentu merugikan masyarakat dengan adanya banjir, longsor.

“Tentu kita juga akan meningkatkan pengelolaan hutan yang seimbang untuk mencapai ekonomi, budaya sosial dan kelestarian hutan yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua Komhindo Aminudin MK .mengungkapkan, pengelolaan hutan ibarat dua sisi mata uang.. Dua-duanya penting yakni untuk kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan hutanpun ibarat dua sisi mata pichu, di mana ada sisi yang tumpul dan ada yang tajam.

Aminudin menjelaskan, pengelolaan hutan harua diselaraskan dengan UU Cinta Kerja yang mempengaruhi pasa upaya pengelolaan hutan lestari yang menyejahterakan masyarakat.

Kebijakan Mendikbudristek tentang Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), menurutnya, menjadi jembatan pengelolaan hutan. (lk)

Meimonews.com – Di Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo, ada sebuah cafe yang mengandalkan produk minuman kopi dengan takaran ilmiah/laboratorium di samping menu/cemilan lainnya.

Itulah sebabnya, cafe yang terletak di jalan Budi Utomo (Depan SMP Negeri 2 Gorontalo) dinamakan Kopilabs Caffee & Eatery.

Suami-istri pemilik cafe Yasmin Lahay dan Indah Singgih mengurai latar belakang mengapa sampai memilih nama Kopilabs dan menu-menu yang diunggulkan ketika berbincang dengan Meimonews.com di cafe tersebut, baru-baru.

Dinamakan Kopilabs, sebut Yasmin Lahay, karena proses penyeduhan kopi di sini menggunakan metode laboratorium. Proses penyeduhan itu prinsipnya ekstraksi. Pekerjaan ekstraksi itu pekerjaan laboratorium. Pekerjaan laboratorium itu harus punya daftar ilmiahnya.

“Makanya, kita di sini menyeduh kopi dengan suhu tertentu, ada langkah-langkahnya. Ada basah-basahnya,” ujarnya seraya menambahkan, kopinya dibasahi, diseduh dengan air dengan suhu / derajat tertentu. Diseduh dengan pola pengaliran tertentu agar muncul ekstrak enaknya, aromanya wangi dan tidak menimbulkan sakit mag.

Senyawa-senyawa yang menimbulkan mag ditekan jangan sampai keluar. Tapi rangsangan terhadap susunan saraf pusat didapat. Makanya kopi di sini enak dan wangi, bisa konsen tapi tidak menimbulkan sakit mag.

“Makanya cafe kopi di sini disebut Kopilabs. Tempat ini dijadikan laboratoriumnya kopi karena semuanya ada takarannya. Ada perbandingan antara kopinya dan airnya,” tegas Yasmin.

Yang diunggulkan di sini adalah kualitas kopinya dan teknis penyeduhan yang ilmiah.

Di samping menu kopi dengan kualitas dan teknis penyeduhan yang ilmiah, tambah Indah Singgih, kita punya juga cemilan-cemilan lainnya termasuk kebabs. “Kebabs di sini termasuk best seller,” tandasnya, yang dibenarkan Yasmin, sang suami.

Diungkapkan Indah, menu atau cemilan anak-anak muda mereka siapkan. Apalagi memang pemgunjung di sini kebanyakan anak-anak muda berusia 40 tahun ke bawah.

Beberapa menu cafe ini antara lain adalah Classic Coffe terdiri dari kofie bara, kofie bara susu, tubruk, tubruk susu dan Vietnam drip; Coffee terdiri dari single espresso, kopi susu aren, coffee milk, cappuccino latte, latte, hazelmut latte, caramel latte, creme brulee latte dan affogato; dan Single Original Coffe terdiri dari manual brew, Japanesse coffee dan Japanesse lime. (lexie kalesaran)

Meimonews.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kembali melakukan evaluasi mengenai tarif batasan tarif tertinggi (BTG) pemeriksaan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Prof. dr. Abdul Kadir,Ph.D,Sp.THT-KL(K), MARS mengatakan, evaluasi yang dilakukan melalui perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan RT-PCR, terdiri dari komponen – komponen jasa pelayanan/SDM, komponen reagen dan bahan habis pakai (BHP), komponen biaya administrasi, Overhead, dan komponen biaya lainnya yang kita sesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Dari hasil evaluasi, kami sepakati bahwa batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR diturunkan menjadi Rp. 275 Ribu untuk pulau Jawa dan Bali, serta sebesar Rp.300 ribu untuk luar pulau Jawa dan Bali,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (27/10/2021).

BTT pemeriksaan RT-PCR tersebut telah ditetapkan melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR, dan mulai berlaku Rabu (27/10/2021).

Kadir menekankan agar semua fasilitas pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit, Laboratorium dan Fasilitas pemeriksa lainnya yang telah ditetapkan oleh Menteri dapat mematuhi batasan tarif tertinggi RT-PCR tersebut.

“Hasil pemeriksaan RT-PCR dengan menggunakan besaran tarif tertinggi tersebut dikeluarkan dengan durasi maksimal 1×24 jam dari pengambilan swab pada pemeriksaan RT-PCR,” tulis siaran pers Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI.

Dinas Kesehatan Daerah Provinsi dan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota harus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan pelaksanaan BTT untuk Pemeriksaan RT-PCR sesuai kewenangan masing-masing.

Bilamana ada Lab yang memakai harga tidak mengikuti ketetapan pemerintah, maka akan dilakukan pembinaan melalui Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten. Apabila masih tidak mengikuti aturan yang ditetapkan maka sanksi terakhir adalah penutupan Lab dan pencabutan izin operasional. (lk)

Victor Mailangkay (tengah, berpakaian.loreng) bersama sejumlah pimpinan organisasi KB TNI-Polri

 

Meimonews.com – Victor Mailangkay kembali dipercaya untuk memimpin Generasi Muda (GM) Forum Komunukasi Putra Putri TNI – Polri (FKPPI) Sulawesi Utara masa bakti tahun 2021 – 2026.

Kepercayaan tersebut diberikan kepada Mailangkay (ketua masa bakti 2016 – 2021) saat Musyawarah Daerah (Musda) IX organisasi yang diselenggarakan di Makaodam XIII / Mdk, Senin (18/10/2021).

Dari semua Pengurus Cabang (PC) yang menjadi peserta forum tertinggi tingkat daerah tersebut, secara aklamasi memilih Mailangkay (setelah laporan pertanggungjawaban pengurus diterima) untuk menjadi nakoda GM FKPPI Sulut lima tahun ke depan.

Wakil Ketua DPRD Sulut itu menerima kepercayaan yang diberikan dengan tekad bersama PD yang akan disusun Tm Formatur membangun sinergitas bersama TNI – Polri dan Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw untuk membangun daerah Bumi Nyiur Melambai ini.

Musda GM FKPPI Sulut yang turut dihadiri perwakilan pimpinan organisasi keluarga besar TNI – Polri yakni PPM, KBPPP dan PPP Brimob tersebut dibuka pelaksanaannya oleh Pangdam XIII / Mdk Mayjen TNI Franky Mamahit di dampingi antara lain Waketum PP GM FKPPI Agus Sujanto, Kaban Kesbang Sulut Stevan Liouw (mewakili Gubernur Sulut, Wakapolda Sulut, perwakilan Danlanudsri, Danlantamal, Danrem 131 / Santiago.

Untuk acara penutupan dilakukan Kapolda Sulut Irjen Pol. Nana Sujana di dampingi antara lain Pangdam, Danlanudsri, Dan Lantamal, Waketum PP GM FKPPI, dan Ketua PD terpilih. (lk)

Meimonews.com -Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi Asisten 3 MSC Provinsi Indonesia Hubertus Parera MSC dan Superior Daerah MSC Sulawesi dan Kalimantan Timur Pastor Herry Purasa MSC serta Frater Diakon Firovani Adikila Pr dan Frater Diakon Edi Nugroho MSC memimpin Misa 50 Tahun MSC Provinsi Indonesia di Gereja Paroki Hati Kudus Karombasan, Rabu (6/10/2021).

Misa syukur / pesta emas emas ini diselenggarakan secara live streaming dan kehadiran pastor (termasuk Ketua UNIO Keuskupan Manado Pastor Revi Tanod Pr, suster, frater, bruder dan umat secara terbatas,.mengikuti protokol kesehatan pandemi Covid-19.

Dalam kata pengantar misa, Mgr. Rolly (sapaan akrab Uskup Manado) menegaskan, kita patut bersyukur, walaupun di tengah pandemi Covid-19, kita bisa berkumpul di tempat ini dalam rangka memperingati 50 Tahun Provinsi Indonesia tanggal 6 Oktober 2021.

Oleh karena itu, Mgr. Rolly mengajak untuk tunduk sejenak kepada Tuhan, menyadari begala besar kasih Tuhan sehingga 6 Oktober 2021 ini boleh merayakan yubelium 50 tahun berdiri Provonsi MSC Indonesia dimekarkan dari induk / Provinsi MSC di Belanda, mengalami kebaikan Tuhan yang dianugerahkan terus – menerus selama 50 tahun ini, bukan hanya untuk MSC Indonesia tetapi juga untuk gereja, gereja lokal di mana MSC hadir dan berkarya untuk masyarakat di sekitar.

“Marilah kita sambil mensyukuri semuanya itu, kita mengakui bahwa sebagai misionaris Hati Kudus Yesus, kadang – kadang kurang mensyukuri apa yang Tuhan berikan kepada kita dalam rupa – rupa peristiwa perjumpaan dan tanda – tanda yang kita alam selama ini dan juga kadang – kadang kita kurang menangani kebaikan Tuhan itu di dalam kehadiran, di dalam gerakan – gerakan pelayanan kita,” ujar Mgr. Rolly.

Saat memberikan kotbah, mantan Provinsial MSC Indonesia ini menyampaikan banyak Selamat kepada MSC Provinsi Indonesia atas pesta emas ini. “Pesta emas ini adalah karya Allah yang patut disyukuri dan karya Allah ini bukan hanya pada masa lampau tetapi hingga sekarang,” sebut Mgr. Rolly.

Ada beberapa hal diminta Uskup kepada para anggota MSC, di antaranya untuk membaharui komitmen baik pribadi maupun secara komuniter di mana setiap Anggota merupakan bagian dari komunitas, melanjutkan karya bersama yang dipercayakan oleh gereja, bercermin dari keteladanan misioner pendahulu teristimewa pater pendiri, serta berkomitmen dalam menghidupi consecratio,. communio dan missio sebagai identitas dari seorang biarawan.

Usai misa, diadakan peletakan batu pertama pembangunan rumah biara MSC Paal 3 Karombasan (yang terletak di belakang gereja), yang turut dihadiri Walikota Manado Andrey Angouw. (lk)

Meimonews.com – Perang masa kini yang terjadi dan perlu diwaspadai oleh Indonesia, salah satunya adalah proxy war (perang modern).

“Proxy war tidak melalui kekuatan militer tetapi perang melalui berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, baik politik, ekonomi. sosial budaya, termasuk hukum,” ujar Handoyo Sugiarto ketika memberikan pembekalan kepada Calon Pengurus PMKRI Gorontalo pimpinan Jujur Marpaung di Sekretariat PMKRI Gorontalo, Sabtu (2/10/2021).

Depertim PMKRI Gorontalo dan juga Ketua Pengurus Daerah KB FKPPI Gorontalo ini lantas menguraikan tentang latar belakang / sejarah proxy, ancaman yang akan ditimbulkan, kegiatan, pentahapan, konsep menghadapi proxy war.

Dikemukakan, perang modern adalah perang yang sangat berbeda dengan konsep, metode dan teknologi militer sebelumnya, menekankan bagainana hambatan harus dimodernisasi untuk menjaga kelayakan pertempuran mereka.

“Karena itu, perang modern adalah siubyek yang berkembang, terlihat berbeda di waktu dan tempat yang berbeda,” tandas Handoyo.

Menurutnya, ada beberapa indikasi perang modern di Indonesia. Di antaranya, gerakan separatists, demonstrasi massa, penerapan regulasi yang merugikan, dan peredaran narkoba.

Terkait dengan pentahapannya, Handoyo menjelaskan tahap-tahapnya ada lima yakni infiltrasi, eksploitasi, politik adu domba, cuci otak (brain wash), dan invasi / pencapaian sasaran.

Meyinggung soal konsep menghadapi perang modern ini, dijelaskan, generasi muda (termasuk mahasiswa) adalah generasi baru yang cepat atau lambat akan menggantikan generasi sebelumnya. Regenerasi ini terjadi secara alamiah.

“Bukan tidak mungkin mahasiswa akan menjadi agen-agen perubahan dalam sejarah Indonesia,” sebut Kadis PU Provinsi Gorontalo ini seraya menyebutkan, oleh karena itu mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus berperan penting dalam upaya pencegahannya.

Untuk menangkal proxy war, menurut Handoyo, ada langkah-langkah konkrit upaya dilakukan yakni iidentifikasi dan kenal masalah, ahli sesuai bidang masing-masing, gerakan pemuda berbasis wirausaha, mengadakan komunitas belajar, dan program pembangunan karakter.

“Diharapkan, sebagai generasi penerus bangsa, memahami tentang proxy war dan mampu menghadapi proxy War dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan aturan atau perundang-undangan yang berlaku,” kata Handoyo. (lk)

Meimonews.com – Ratusan masker dan puluhan paket sembako dibagikan kepada warga/umat Katolik oleh ibu-Ibu yang tergqbung dalam Kaum Ibu Katolik (KIK) Santa Faustina Paroki Santu Kristoforus Gorontalo dalam kegiatan Peduli Covid-19, Rabu (29/9/2021).

Aksi nyata mendukung upaya memutus matarantai penyebaran Covid-19 dan membantu mereka terkena dampaknya tersebut dilakukan di beberapa lokasi di tiga Kabupaten di Provinsi Gorontalo.

Setelah dilepas dengan doa oleh Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo Pastor Marcelino Ronny Singal Pr di pastoran, rombongan KIK dan beberapa Pengurus dan Anggota KBK (Kaum Bapak Katolik) Paroki segera bergerak menuju lokasi sasaran sumbangan.

Lokasi awal yang dikunjungi adalah Desa Jati Mulya Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo. Dengan diantar Ketua Stasi Bongo Paroki St. Theodorus Kaaruyan Boalemo Panut Handoko, rombongan mendatangi rumah-rumah umat yang akan diberikan bantuan.

Setelah di Jati Mulya, rombongan menuju Desa Bulalo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. Belasan umat di Stasi Kwandang pimpinan Amandus B diberikan bantuan.

Ketika berada di pertigaan jalan menuju Pelabuhan Anggrek Kwandang, rombongan membagikan masker kepada warga termasuk pengemudi dan penumpang kendaraan termasuk bentor (kendaraan tradisional setempat) yang tidak memakai masker.

Kemudian, rombongan menuju lokasi berikut yaitu di Limboto Kabupaten Gorontalo. Puluhan masker dan sejumlah paket sembako diberikan kepada umat Stasi Limboto yang dipimpin Anneke Paula Rantung.

Aksi Peduli Covid-19 yang dimaksudkan pula untuk mendukung Surat Edaran Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC tahun 2021 tersebut mendapat dukungan Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo Pastor Marcelino Ronny Singal Pr dan Pastor Paroki St. Theodorus Kaaruyan Pastor Nico Rumbayan MSC serta sejumlah pihak termasuk KBK Paroki Gorontalo.

Magretha Johana Tinangon (Ketua KIK Sta. Faustina Paroki St. Kristoforus Gorontalo), sangat senang dan berterima kasih karena kegiatan yang mendapat dukungan banyak pihak termasuk Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki Gorontalo dan pastor di dua paroki bisa berjalan dengan baik dan sukses.

Kegiatan yang difasilitasi Talulembang Sule (aktivis awam Paroki Gorontalo) ini diharapkan menjadi pemacu semangat ibu-Ibu Katolik yang di Paroki St. Kristoforus Gorontalo. Diharapkan pula agar ada aksi / kegiatan lanjutan / lain, setelah kegiatan Peduli Covid-19 ini.

Sejumlah umat / warga yang diwawancarai Meimonews.com sangat senang dan berterima kasih atas perhatian / kepedulian dari KIK Paroki St. Kristoforus Gorontalo ini.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Kaum Ibu Katolik (KIK) Paroki Kristoforus Gorontalo yang telah memberikan bantuan berupa masker dan sembako. Tuhan memberkati ” ujar salah satu penerima bantuan. (lk)

Meimonews.com -Jujur Marpaung terpilih sebagai Mandataris / Formatur Tunggal / Ketua Presidium PMKRI Calon Cabang Gorontalo St. Yohanes Paulus II pada forum Rapat Unum Anggota PMKRI Calon Cabang Gorontalo yang diadakan di Pastoran Paroki St. Kristoforus Gorontalo, Sabtu (18/9/2021).

Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gorontalo ini berhasil mengalahkan Calon lainnya yakni Stevan Lintang (Koordinator Pengurus PMKRI Kota Jajakan Girontalo) dengan perolehan lima suara sedang Stevan hanya memperoleh dua suara.

Pimpinan Sidang yang diketuai Andreas Hulu di dampingi Shorinji Kaporoh (Sekretaris) dan Maria KA Bay (Anggota) langsung mengesahkan hasil tersebut disaksikan Pastor Moderator Marcelino Ronny Singal Pr, Talulembang Sule dan Handoyo Sugiarto (Depertim), Ketua Presidium PMKRI Manado Andreas Buanglera, Anggota dan simpatisan serta sejumlah undangan seperti Rita Tinangon dan Ferdinand Kaporoh.

Kepengurusan PMKRI Gorontalo akan disusun Kapres (Ketua Presidium) dalam jangka waktu sebulan untuk pengesahan / pelantikan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI).

Dalam forum RUACC tersebut, selain pemilihan Mandataris / Formatur Tunggal / Ketua Presidium, diadakan pula pembahasan Nama Pelindung, Lambang dan Anggaran Rumah Tangga Calon Cabang (ARTCC) PMKRI Gorontalo.

Sebelum RUACC, diadakan Sidang Kehormatan dalam rangka Peningkatan Status PMKRI Gorontalo dari Kota Jajakan menuju Calon Cabang yang dipimpin Kapres PMKRI Cabang Manado Andreas Buanglera.

Pastor Moderator PMKRI Gorontalo / Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo Pastor Marcelino Ronny Singal Pr dalam sambutannya mengapresiasi atas peningkatan status ini dan mengungkapkan rasa bangganya dengan kehadiran PMKRI Gorontalo.

Pastor Ronny (sapaan akrabnya) telah melihat dan merasakan makna kehadiran PMKRI di Gorontalo. “Telah terlihat aktivitas PMKRI Gorontalo. Ada beberapa kegiatan yang telah dilakukan,” ujarnya.

Sejumlah kegiatan tersebut,.menurut data Meimonews.com, tak terlepas kaitannya dengan dukungan / bantuan dari Talulembang Sule dan Handoyo Sugiarto (Depertim), Daud Sandalayuk (Dosen), Wimala Weliangan dan lain-lain.

Semangat tersebut ,sambung gembala yang sangat menyuport kehadiran PMKRI Gorontalo, kiranya terus berkobar dalam diri anggota PMKRI Gorontalo untuk membangun gereja dan tanah air.

Depertim PMKRI Gorontalo Talulembang Sule berharap, adanya peningkatan status PMKRI Gorontalo dari Kota Jajakan menjadi Calon Cabang akan memacu semangat warga PMKRI Gorontalo intuk terus meningkatkan prakarsa dan inisiatif menjadikan PMKRI sebagai candradimuka bagi pembentukan calon-calon pemimpin yyang kelak siap menyumbangkan dharma baktinya bagi kemajuan gereja dan masyarakat dalam berbagai medan pengabdian.

PMKRI Gorontalo, sebut mantan Ketua PMKRI Cabang Manado ini, harus menjadi organisasi kader. Tentu saja kader yang dihasilkan adalah kader yang paripurna yang memiliki kapasitas kepemimpinan yang mumpuni, ditopang oleh penguasaan Ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu,.”memiliki kepedulian dan kepekaan sosial maupun keluhuran budi pekerti atas dasar iman kekatolikan yang kuat berakar,” ujar Sule, yang bersama Lexie Kalesaran menjadi pemrakarsa / Penggerak kehadiran PMKRI di Gorontalo.

Peningkatan status PMKRI Gorontalo dari Kota Jajakan menjadi Calon Cabang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Pengurus Pusat (PP) PMKRI No. : 22/SK/PP-PMKRI/I-F/VIII/2021 tertanggal 30 Agustus 2021.

SK teraebut diadakan Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado Andreas Buanglera pada Sidang Kehormatan yang dipimpinnya di dampingi Koordinator Pengurus PMKRI Kota Jajakan Gorontalo Stevan Lintang dan Ketua Tim Kerja Peningkatan Status PMKRI Gorontalo dari Kota Jajakan menjadi Calon Cabang Shorinji Kaporoh.(af)

Meimonews.com – Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Amrin Ibrahim menyambangi Sekretariat PD KB FKPPI (Pengurus Daerah Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI/Polri) Provinsi Gorontalo yang berada di Jl. Prof. Dr. Aloe Saboe, Jumat (17/9/2021).

Kunjungan Danrem yang di dampiingi Kasiter Rem 133/Nani Wartabone Kol. Inf. Marthen Pasunda tersebut dimaksudkan untuk memantapkan jalinan silahturahmi PD KB FKPPII dengan Korem 133/Nani Wartabone.

Sejumlah personil PD KB FKPPI Provinsi Gorontalo yang diketuai Handoyo Sugiarto mendampingi Handoyo, di antaranya Sekretaris Acmad Hulopi.

Di momen silaturahmi tersebut, Danrem menyampaikan terima kasih kepada Ketua PD KB FKPPI Provinsi Gorontalo yang telah memberikan kesempatan kepada pejabat Korem untuk bersilaturahmi ke SSekretarit PD KB FKPPI Gorontalo.

Danrem memperkenalkan dan berharap agar kerjasama PD KB FKPPI dengan Korem terus dimantapkan bahkan ditingkatkan di waktu-waktu mendatang.

Di samping itu, saling memberi informasi apapun yang ada di dalam maupun di.luar FKPPI serta saling bekerjasama.

Danrem juga berharap agar anggota KB FKPPI dapat berperan aktif dalam upaya penanganan Covid-19 serta menjadi contoh dan pelopor protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 dapat segera terbatas.

Diiharapkan pula agar KB FKPPI berperan dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di Gorontalo.

“Salah satu fungus dari FKPPI adalah sebagai penegak NKRI dan mencegah adanya paham radikalisme dan terorisme,” ujar Brigjen Ibrahim.

Saat silaturahmi tersebut, Damrem mengungkapkan rasa bangganya karena Korem 133 / Nani Wartabone sudah meningkat statusnyaa menjadi tipe A dan Danremnya berpangkat brigjen, apalagi saat ini Danremnya orang Gorontalo. (lk)

Meimonews.com – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut Monica Satriawan menghadiri kegiatan sosialisasi tentang Paradigma Kehidupan Baru di Era Pandemi Covid-19.

Kegiatan yang diselenggarakan DWP Sulut tersebut diadakan di ruang out-door Restoran Pondok Hijau, Jumat (27/9/2021).

Sebelum memasuki ruangan kegiatan,. ibu Monic (sapaan istri Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor Jefry Lasut tersebut) melakukan rapat test, yang hasilnya negatif.

Ketua Relawan Anti Narkoba (RAN) Sulut yang sering menjadi pembicara di beberapa iven terkait anti narkoba di Sulut ini menegaskan, protokol kesehatan sudah menjadi budaya bariu di era pandemi Covid-19.

“Jadi, mariah kita bersama-sama menyesuaikan diri demi kesehatan kita bersama,” ujar pimpinan organisasi dengan jumlah anggota sekitar 12.000-an orang ini. (af)