Meimonews.com – Komponen dan mesin Partai Demokrat Sulawesi Utara diminta fokus mempersiapkan diri menyongsong Pemilihan Unum (Pemilu) tahun 2024.

“Mulai saat ini, kita harus fokus mempersiapkan diri kita masing-masing juga mesin partai menyongsong Pemilu 2024,” ujar Ketua DPP Partai Demokrat Agus Hari Murti (AHY) ketika memberikan sambutan secara virtual pada acara Pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat se-Sulut Serentak, Sabtu (25/6/2022).

Sejalan dengan itu, AHY meminta seluruh komponen Partai Demokrat di Sulut untuk menjadikan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat se-Sulut sebagai momentum yang baik untuk melakukan konsolidasi organisasi, harmonisasi sekaligus rekonsiliasi.

Fokus tujuan tersebut, ungkapnya, adalah memenangkan kontestasi pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif baik DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota yang waktunya tidak lama lagi.

Oleh karena itu, “kita ingin Partai Demokrat menjadi partai yang semakin cerdas, modern dan adaptif juga semakin kuat dan terhormat serta makin mengakar, semakin mencintai dan dicintai oleh rakyat. Itu semua hanya bisa diwujudkan dengan kerja keras, ikhtiar dan doa yang tiada henti,” papar AHY.

Berkaitan dengan itu, menurutnya, dibutuhkan kepemimpinan dan kepengurusan yang visioner, solid dan efektif serta memiliki kapasitas dan integritas untuk bisa melipatgandakan segala sumber daya dan potensi yang kita miliki.

Putra mantan Presideñ Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menambahkan, kita harus senantiasa optimistis. Insyaallah terbuka jalan dan peluang sukses bagi Partai Demokrat pada Pemilu 2024.

Muscab itu sendiri, sebut Calon Presiden RI dari Partai Demokrat ini mengingatkan agar para peserta menunjukkan kedewasaan dan kesantunan dalam berpolitik dan berdemokrasi.

Dikemukakan, adanya perbedaan merupakan sesuatu yang wajar dan sehat. Yang penting, tetap dalam koridor dan semangat yang sama yaitu kita ingin tetap solid dan maju bersama, juara bersama, menang bersama sehingga siapapun yang terpilih akhirnya mari kita berikan dukungan yang penuh agar sukses. Siapapun yang terpilih, juga harus merangkul semua.

Menurut AHY, Demokrat adalah rumah besar. Untuk kita semua selalu ada ruang dan peran. “Bagi siapapun yang ingin berjuang dan mengabdi bersama Partai Demokrat. Bersama kita kuat, bersatu kita bangkit,” tanďasnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Demokrat Sulut Dr. dr. Elly Engelbert Lasut (E2L)  menyebutkan, kehadiran kader-kader Partai Demokrat untuk mengikuti Muscab adalah dengan satu kehendak.

“Kita bersama-sama memiliki semangat yang sama untuk kemudian membangun Partai Demokrat di Sulut menjadi Partai Demokrat yang sehat, Partai Demokrat yang kuat, yang sanggup memikul aspirasi dan harapan rakyat yang akan direalisasikan di dalam upaya membangun Sulut yang lebih baik,” ujarnya.

Untuk itu, Bupati Talaud ini mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pimpinan dan kader-kader Partai Demokrat yang telah hadir dalam pelaksanaan musyawarah cabang kali ini.

“Saya berharap, semoga kemudian para peserta dapat menyelesaikan Muscab ini, dan akan memberikan kontribusi pikiran-pikiran yang baik bagi pembangunan Partai Demokrat di Sulut,” ujar Calon Gubernur Sulut andalan Partai Demokrat ini.

E2L juga mengucapkan banyak terima kasih kepada DPP yang telah hadir baik secara offline, meninggalkan kesibukan mengorbankan waktu demi untuk bergabung bersama-sama dengan seluruh kadar Partai Demokrat Sulut untuk menyehatkan dan memperkuat organisasi Partai Demokrat ini dalam upaya menjemput kompetisi demokrasi yang akan dihadapi pada tahun 2024.

“Target kita jika kita kemudian bisa membangun struktur Partai Demokrat ini dengan sehat maka kita akan melihat rakyat akan memberikan kepercayaan kepada Partai Demokrat Sulut untuk memenangkan kompetisi pada tahun 2024,” tandasnya.

Kader Partai Demokrat, sebutnya, memiliki tugas untuk memenangkan Pilpres di mana Ketua Umum kita menjadi salah satu konsep yang akan hadir di dalam kompetisi tersebut. Kita akan memberikan dukungan baik secara mobile dan memberikan dukungan lainnya.

Kita akan berupaya untuk merealisasikan harapan Partai Demokrat Sulut untuk memenangkan Pilpres pada 2024 serta untuk membangun kesinambungan aspirasi warga Sulut dalam pembangunan nasional. Kita juga membutuhkan wakil-wakil rakyat dari Sulut untuk bisa duduk sebagai anggota DPR-RI.

Turut memberikan sambutan/arahan pada acara pembukaan yang juga dihadiri sejumlah DPD Partai Demokrat Sulut seperti Billy Lombok (Sekretaris), Brian Charles dan Ruben Kalalo (Ketua dan Anggota Badan OKK) dan Ketua-ketua DPC Partai Demokrat se-Sulut.
Wasekjen DPP Partai Demokrat Renada Bachtar dan Sekretaris Majelis Tinggi Andi Malarangeng.

Muscab yang berlangsung hingga 26 Juni ini dibuka secara virtual oleh  Bachtar dan pemukulan tetengkoren oleh Malarangeng di dampingi (antara lain) E2L dan Ketua-ketua DPC Partai Demokrat se-Sulut. (af)

Meimonews.com -Sebanyak 20 orang mengikuti Bimbingan Teknik (Bimtek) Pendamping dalam Rencana Aksi Pemberdayaan Alternatif pada Kawasan Rawan Narkoba yang diadakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut di Desa Warembungan, Minahasa, Selasa (21/6/2022).

Keduapuluh orang tersebut  adalah tokoh masyarakat, tokoh agama, BPMD, perangkat desa,  Babinkamtibmas dan Babinsa setempat serta perwakilan Polsek Pineleng.

Sejumlah narasumber ditampilkan pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. VJ Lasut di dampingi Korbid P2M Sam G. Reppy serta Terry Tikoalu (Staf Pemberdayaan) dan Dian Yuni Seria (Staf Pencegahan). Bertindak sebagai moderator/pemandu adalah Terry Tikoalu dan Andi Aprilia Wulandari (staf BNN Sulut).

Narasumber tersebut adalah Koordinator Bidang P2M BNN Sulut Sam G. Reppy yang membawakan materi Pendamping Masyarakat Binaan, Ketua KTN Lexie Kalesaran yang membawakan materi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba), Kaban Kesbangpol Minahasa Jani Moniung tentang Peran Pemerintah dalam mewujudkan Desa Bersinar dan Camat Pineleng Jonly Wua tentang Optimalisasi Pendamping Masyarakat Binaan.

Ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan, Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. VJ Lasut memaparkan bagaimana proses sehingga Warembungan dicanangkan sebagai Desa Bersinar (bersih dari narkoba).

Ada sejumlah tahapan yang dilalui dan dilakukan tindakan/upaya sehingga prosesnya pencanangan bisa terjadi beberapa waktu lalu.

“Ada sejumlah penilaian yang dilakukan dan rangkaian kegiatan yang kemudian Desa Warembungan ditetapkan dan dicanangkan sebagai Desa Bersinar,” ujar Lasut.

Pendamping, menurut Brigjen Pol. Lasut, memiliki peran dan fungsi penting dalam menjamin keberlanjutan program dan kegiatan kewirausahaan sehingga perlu dilakukan pembinaan bagi Pendamping.

“Hal ini juga dalam rangka menciptakan Desa Warembungan Bersih Narkoba menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar,” ujar Lasut.

Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran dalam pemaparan materinya menjelaskan hal-hal seputar bahaya narkoba dan dampaknya serta soal pemberdayaan masyarakat termasuk tujuan pemberdayaan masyarakat (dayamas), konsep dayamas, prinsip dayamas, strategi dayamas, sasaran program, tahapan dayamas.

Disebutkan, dalam upaya P4GN,  sangat diperlukan sinergitas dan keterlibatan atau peranserta masyarakat. “Tidak boleh ada lagi pikiran bahwa P4GN hanya urusan BNN atau Kepolisian. Semua pihak harus memiliki semangat dan sinergi yang sama untuk kemajuan bersama,” ujarnya.

Dalam kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat maka perlu ada lembaga/organisasi  termasuk satuan tugas (satgas), adanya penggiat/relawan, pelatihan, kegiatan/program, dukungan/sinergitas, komitmen serta pengembangan potensi masyarakat di kawasan yang rawan/rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Komitmen, sangat diperlukan. “Untuk upaya pemberdayaan/pelaksanaan kegiatan diperlukan adanya komitmen. Komitmen merupakan modal dasar dan penting untuk setiap gerak atau usaha. Beri dori menjadi acuan,” tandas Kalesaran yang adalah juga Ketua Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob. (af)

Meimonews.com – Demo Udara pada kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam XIII/Merdeka, Kamis (16/6/2022) mendapat dukungan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Sam Ratulangi (Lanudsri).

Pesawat C130 Hercules didatangkan dari Skadron Udara 32 Lanud Abd Rahman Saleh diawaki Mayor Penerbang Ebor. Sejalan dengan instruksi Komandan Lanudsri Marsma TNI M. Satriyo Utomo, S.H.

Para awak C130 A1316 Hercules mengangkut 16 penerjun Free Fall menuju Drop Zone atau sasaran dengan ketinggian 8500 feet dan kembali ke Lanud Sam Ratulangi Manado.

Keenam belas penerjun mendapatkan penekanan yang penting oleh Danlanudsri bahwasanya olahraga dirgantara selalu memiliki resiko yang tinggi. Sebab itu, diperlukan sikap kehati-hatian dalam hal ini.

Marsma Utomo berpesan kepada semua pendukung Demo Udara,  koordinasi intens harus dilakukan antara tim peterjun, crew pilot, maupun dengan Koordinator Demo Udara. “Tidak ada keraguan, tidak ada kira-kira. Di Angkatan Udara yang ada eksakta. Pasti !” ujarnya.

Selanjutnya, sambung Danlanudsri, kesiapan, mental dan parameter. Demo udara penuh dengan resiko. Dilarang untuk jumawa, arogan dan tidak pula menganggap enteng. Jika ada yang merasa tidak fit, tidak nyaman, segera mundur. Perencanaan harus matang. Planning adalah 90 persen keberhasilan.

Enam belas penerjun ini berasal dari FASI Sulut, Kopassus, Kostrad dan Kodam 13/Merdeka. Sebanyak lima penerjun FASI Sulut, tiga di antaranya wanita. Mereka melaksanakan Free Fall dan mendarat aman di Lapangan Rindam XIII/Merdeka.

Warna-warni payung atlet Free Fall menghiasi langit Kota Tomohon. Beberapa penerjun merentangkan bendera yakni bendera Merah Putih, bendera Provinsi Sulut, bendera Provinsi Sulteng, bendera Provinsi Gorontalo serta bendera Kodam 13/Merdeka.

Atlet penerjun wanita asal Sulut Pingkan Mandagi (peraih perak Pon XX Papua 2021) dan Liven Tuegeh (Fasida Sulut Atlit Pon XX Papua 2021) serta Chintia Doodoh (Fasida Sulut Atlit Pon XX Papua 2021), merupakan srikandi-srikandi yang turut memeriahkan ulang tahun Kodam 13/Merdeka di tahun 2022.

Sementara itu, tim paralayang yang telah mendaki Gunung Lokon sejak semalam, dibatalkan melakukan lompatan disebabkan cuaca yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakannya penerjunan dari puncak Gunung Lokon.

Kali ini, jelas Kapen Lanudsri Mayo (Sus) Michiko Moningkey dalam siaran persnya, bertindak selaku Koordinator Demo Udara adalah Kadispotdirga Lanudsri Kolonel Pasukan Paulus Purwadi. (af)

Meimonews.com – Pangkalan TNI Angkatan Udara Sam Ratulangi (Lanudsri) menggelar Temu Kangen bersama wartawan/rekan media yang ada di Sulawesi Utara, Selasa (14/6/2022) pagi.

Sekitar 30-an wartawan/rekan media baik nasional maupun daerah, baik cetak, elektronik maupun online hadir dalam temu kangen ini. Sementara dari Lanudsri sendiri dihadiri antara lain Marsma M. Satriyo Utomo, SH (Komandan),   Kolonel Adm Darwis Akmal P., S.E., M.A.P (Kadis Personil), Mayor Adm Setyo Dwi Sasongko (Pekas) dan Mayor Michico Moningkey.

Temu kangen yang diadakan di Balai Prajurit Lanud Sri, Jl. AA Maramis, Lapangan, Mapanget (Manado) ini diisi dengan kegiatan senam aerobik, olahraga bersama, sarapan bersama serta door-price ini.

Dalam sambutannya, Marsma Utomo mengungkapkan keinginannya untuk bertemu dengan wartawan/rekan media sudah cukup lama diinginkan, namun karena kondisi yang belum memungkinkan maka keinginan tersebut belum bisa terwujud.

Pandemi Covid-19, menurutnya, telah membuat keinginannya dan jajaran untuk bertemu/bertatapmuka dengan rekan-rekan media jadi terhambat. Beruntung, karena situasi mulai terkendali sehingga temu kangen/silahturahni ini bisa terwujud. Dan Lanudsri berharap, ke depan, kegiatan seperti ini bisa terulang lagi.

Selain itu, pada forum ini diharapkan ada masukkan/saran dari rekan-rekan media untuk kemajuan Pangkalan TNI Angkatan Udara Sam Ratulangi ke depan. “Saya berharap pula sinergitas antara Lanudsri dengan rekan-rekan media terus terjaga,” ujarnya.

Sejumlah wartawan/rekan media pun berharap sama. Bahkan, kalau dimungkinkan ada iven yang dilaksanakan dengan melibatkan wartawan/media. (lk)

Meimonews.com – Langkah / upaya cerdas dilakukan RSUP (Rumah Sakit Umum Pusat) Prof. Kandouw pimpinan Dr. dr. Jimmy Panelewen, SPd, KBD terkait dengan penyiapan darah bagi pasien di rumah sakit yang terletak di Kecamatan Malalayang Manado ini.

Pihak rumah sakit telah menyediakan fasilitas bagi warga yang ingin menyumbangkan darahnya. Ada petugas UTD (Unit Transfusi Darah) yang akan melayaninya.

“Warga yang ingin menyumbangkan darahnya bisa langsung berhubungan dengan UTD RSUP Prof. Kandouw. Silahkan datang, kami siap melayani. Menampung dan menyimpan darah tersebut untuk stok darah bagi pasien rumah sakit di sini,” ujar Kepala UTD RSUP Prof Kandouw dr. Stephan Lapian.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang tunggu UTD dan ruang kerjanya, Senin (13/6/2022), dokter Stephan lantas menjelaskan prosedur dan mekanisme warga dan keluarga/kenalan pasien yang akan mendonorkan darahnya.

Diungkapkan, pelayanan donor darah ini sudah tersediakan mengingat banyak pasien-pasien di rumah sakit ini yang membutuhkan darah namun ketersediaannya masih terbatas. Oleh karena itu, bila ada warga yang bersedia dan peduli terhadap kegiatan kemanusiaan ini, pihak RS khususnya UTD sangat berterima kasih.

Warga yang ingin jadi pendonor, begitu datang ke lokasi, ungkap dokter Stephan, dilayani dengan ramah oleh petugas untuk mengikuti prosedur standart medis.

Setelah mengisi formulir yang disediakan dan pemeriksaan, dan memenuhi syarat (tekanan darah normal, hb sesuai dan standart lainnya), petugas memasang alatnya untuk pengambilan darah hingga selesai.

Waktunya tidak lama. “Begitu pengambilan darah selesai maka setelah istirahat sejenak sambil disediakan snack, pendonor bisa langsung pulang, ” jelasnya.

Prosedur/mekanisme kegiatan pengambilan darah baik dari warga atau keluarga dan kenalan pasien yang akan mendonorkan darahnya telah beberapa kali dilihat Meimonews com.

Mekanisme / prosedurnya terlihat tidak rumit. Hanya beberapa saat saja, tetapi tetap mengikuti prosedur medis, kegiatan pengambilan darah sudah selesai dan pendonornya merasa senang, terlihat gembira.

Satu hal yang patut diapresiasi, saat berada di UTD RSUP Prof. Kandouw Meimonews.com melihat seorang penggiat kegiatan donor darah Paul Hendrata ikut menyumbangkan darahnya.

Paul sudah mendonorkan darah sejak lama. “Hari ini (13/6/2022) saya mendonorkan darah sudah yang ke-120 kali, dan akan terus memberikan darah saya,” ujarnya.

Paul mengimbau/mengajak warga yang ingin mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan agar mendatangi UTD RSUP Prof. Kandouw kapan saja. (lk)

Meimonews.com – Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Manado yang berada di Jalan Boulevard Manado diinspeksi Walikota Manado Andrei Angouw, Rabu (8/6/2022) siang.

Kehadiran Walikota di dampingi Kabag Umum Setda Noviyanti Mongkau di MPP tersebut untuk melihat kondisi kantor dan ruangan serta beberapa counter pelayanan yang ada di lokasi ini.

Baca juga : Walikota Manado : Pelaksanaan Parkir Bahu Jalan Harus Sesuai Konsep dan Visi Pembangunan Kota

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini ingin memastikan berbagai fasilitas yang ada dan tersedia menunjang aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Terdapat beberapa fasilitas yang masih kurang dan harus dilengkapi menjadi perhatian Walikota.

Kantor MPP ini, memang belum lama beroperasi. Sebab bangunannya baru selesai dibangun setelah bertahun-tahun terbengkalai.

Baca juga : Buka Kegiatan Penajaman Cascading Kinerja Pemkot, Walikota Ingatkan Tolok Ukur Pencapaian Target

Bagi mantan Ketua DPRD Sulut ini, kehadiran Kantor MPP yang sangat megah ini tentunya dimaksudkan untuk   menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Artinya, kehadiran MPP ini dapat membantu masyarakat dan mempermudah untuk berbagai urusan administrasi dan segala surat menyurat serta masalah perijinan. (lk)

Meimonews.com -Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ODSK Manado berhasil melakukan operasi perdana bedah digestif di Instalasi Bedah rumah sakit, Senin (6/6/2022).

Operasi dipimpin dr. Fransiskus Andi Silangen, SpB, KBD yang adalah Ketua DPRD Sulut bersama dr. Toar Mambu, SpB, KBD dan turut didampingi Tim Bedah Digestif RSUP Prof. Kandouw yang dipimpin Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD.

Kepada wartawan, dokter Andi (sapaan akrab Fransiskus Andi Silangen) menjelaskan, operasi yang dipimpinnya adalah operasi laparascopic cholecystectomy untuk mengeluarkan batu empedu dengan menggunakan alat semacam teropong berkamera yang dimasukkan ke dalam rongga perut pasien dengan sayatan rekatif kecil/minimal.

“Dengan teknik ini, jika tanpa komplikasi, pasien bisa pulang dalam 1-2 hari setelah operasi,” ujar  dokter ahli bedah digestif ini.

Direktur RSUD ODSK dr. Enriko H. Rawung, MARS yang ikut mengawal jalannya operasi di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD ODSK menyambut gembira kesuksesan operasi ini.

Dokter Enriko menjelaskan, pasien yang dioperasi adalah seorang wanita berusia 70 tahun. Operasi dilaksanakan sejak jam 18:36-20:15 Wita, dan berjalan sukses.

“Ini membuktikan sistem internal RSUD ODSK telah handal dan sanggup melaksanakan operasi yang terbilang canggih ini,” ujarnya seraya menyebutkan, persiapan operasi cukup rumit, namun pihaknya gembira bisa operasi ini bisa berjala dengan baik.

Dari hasil laporan yang diterima, kondisi pasien pasca operasi baik dan stabil. :Jika tidak ada komplikasi besok atau lusa pasien bisa pulang,” ujar doktet Enrico.

Jenis operasi ini  adalah operasi canggih dengan menggunakan alat laparoscopi yang masih jarang dilakukakan di Sulawesi Utara.

Masalah penyakit batu empedu adalah masalah yang bisa mengganggu fungsi tubuh lain jika tidak ditangani dengan cepat.

Dikerahui, kalau meradang, si batu bisa menyebabkan fungsi liver terganggu, dan kolesterol jahat bisa tidak terkontrol.

Jika upaya mengeluarkan si batu dengan operasi bedah terbuka konvensional, maka pasien bisa dirawat berminggu-minggu di rumah sakit untuk menunggu luka operasi sembuh dengan resiko komplikasi infeksi pasca operasi.

Dengan teknik laparoskopi, hari ini operasi, besok pasien bisa pulang, karena luka sayatan operasi sangat kecil. (lk)

Meimonews.com – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-77 Pancasila dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Dokter Bhinneka Tunggal Ika (DBTI)
dan HUT ke-3 Gerakan Pembumian Pancasila (GPP), Pengurus DBTI dan GPP lewat Panitia menggelar Seminar di Gedung Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu (1/6/2022).

Sejumlah pembicara tampil pada seminar tersebut yakni Guntur Soekarno (Putra Bung Karno), Ganjar Pranowo (Ketua Alumni UGM), Daldiyono (sesepuh  DBT), Putu Moda Arsana (perintis DBTI dan Ketua Konsil Kedokteran Indonesia), Arief Hidayat (Hakim Mahkamah Konstitusi), Andre Rahadian (Ketua Ikatan Alumni UI), Antonius Manurung (Ketua Umum DPP GPP). Hariyono Wakil Ketua BPIP), dan Bondan Kanumoyoso (sejarawan dari UI).

Guntur mèngungkapkan, Bung Karno sering mengatakan bahwa yang terpenting bagi sebuah ideologi adalah pro rakyat. Pancasila merupakan ideologi yang pro pada rakyat karena digali berdasarkan kondisi dan keprihatinan rakyat.

Pembumian Pancasila, sebut Guntur mengutip perkataan Bung Karno (ayahhandanya), harus diartikan sebagai upaya menjadikan Pancasila sebagai way of life dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Menurut Bung Karno, Pancasila merupakan meja statis dan dinamis. Sebagai meja statis merupakan tempat di mana di atasnya terdapat wilayah negara Indonesia. Sedangkan meja dinamis adalah Pancasila sebagai dasar ke mana bangsa dan negara Indonesia menuju yaitu masyarakat sosialis religius yang berketuhanan,” ujar Guntur.

Ketua Alumni UGM Ganjar Pranowo menegaskan, dari segi perwujudan Pancasila, pembumian Pancasila berarti harus berani dan tidak ragu terhadap kaum radikal yang hendak mengganti Pancasila.

“Selain itu, perlu pula disertai contoh teladan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” tandas Gubernur Jawa Tengah ini.

Wakil Ketua BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) Hariyono mengemukakan, 1 Juni 1945 sebagai hari kelahiran Pancasila memiliki bukti historis yang dapat dipertanggungjawabkan.

Namun, tambahnya, 1 Juni 1945 tidak dapat dilhat sebagai suatu episode yang terpisah dari perjuangan bangsa dan tidak dapat ditafsirkan secara regimentatif. “Tanpa memahami sosok Bung Karno kita tidak dapat memahami Pancasila,” tegasnya.

“Pancasila jangan hanya dilihat hanya dari kelahirannya pada pidato 1 Juni 1945, tapi sebenarnya Bung Karno sudah memikirkannya jauh sebelumnya dan terus berproses sejak masih di Bandung,” tambah Bondan Kanumoyoso, sejarawan dari UI.

Pancasila, menurutnya, lahir dari keprihatinan bangsa Indonesia pada waktu itu. Pancasila bukan lahir dalam semarak gegap gempita, melainkan dari keprihatinan rakyat. Tanpa pemahaman yang utuh mengenai lahirnya Pancasila maka dapat terjadi disorientasi.

“Perlu juga melihat bagaimana perwujudan Pancasila dalam praktik nyata sebagai dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta juga melihat Pancasila yang tumbuh di antara bangsa-bangsa di dunia,” kata Bondan.

Dalam percakapan lewat telefon dengan Meimonews.com, Kamis (2/6/2022), Paulus Januar (Panitia Pengarah) menjelaskan, di akhir kegiatan peringatan Harla Pancasila, dibacakan Deklarasi yang disampaikan DBTI dan DPP.

Pada deklarasi tersebut antara lain diharapkan penetapan 1 Juni 1945 sebagai hari lahir Pancasila tidak hanya dalam bentuk Keputusan Presiden tapi sangat perlu dikuatkan dalam bentuk Undang-Undang.

“Selain itu, mengimbau Presiden Republik Indonesia agar menumpas seluruh kekuatan deideologisasi Pancasila,” sebut Paulus mengutip sebagian isi deklarasi. (lk)

Meimonews.com – Memperingati 60 Tahun Hidup Membiara Mgr. Josephus ‘Yos’ Suwatan MSC, Komunitas MSC Wilayah Sulawesi dan Kalimantan Timur (Sulkaltim) menggelar Misa Syukur di Kapel Biara MSC Paal 3 Karombasan Manado, Selasa (31/5/2022).

Mgr.Yos memimpin misa di dampingi Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC dan Superior Daerah (Supda) MSC Sulkaltim Pastor Herry Purasa MSC.

Usai misa, acara syukuran dilanjutkan dengan pemasangan lilin, pemotongan kue dan penyerahan kue dari Mgr. Yos kepada Mgr. Rolly, Pastor Tinggogoy MSC dan Pastor Agus Sumaraw Pr,  penyuapan kue dari Supda MSC Sulkaltim Pastor Herry Purasa kepada Mgr. Yos dan makan bersama di samping biara (didirikan tenda). Di sela acara, Mgr. Rolly didaulat Pastor Igo MSC untuk meminta menyanyikan lagu Ave Maria guna menghibur dan menyemarakkan acara.

Sejumlah pastor, frater, bruder, suster dan undangan terbatas menghadiri acara syukuran Mgr. Yos, Uskup Emeritus Manado tersebut dengan tetap mengikuti prokes yang ada.

Walaupun sudah berunur lansia (82 tahun),  namun biarawan kelahiran Tegal, 10 April ini masih kuat berdiri dan memimpin langsung misa termasuk memberikan kotbah.

Baik Mgr. Rolly, Pastor Herry, sejumah pastor lain, frater, bruder, suster maupun umat yang menghadiri perayaan syukur ini terlihat dan bersyukur karena Mgr. Yos masih diberi kekuatan dan memimpin langsung misa syukur 60 tahun mantan Uskup Manado dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) ini.

Mgr. Yos berterima kasih karena bisa merayakan ulang tahun hidup membiaranya yang ke-60 tahun. Banyak sukaduka dialaminya mulai dari ketertarikannya untuk masuk seminari dan komunitas MSC.

Mantan Mahasiswa Fakultas Kedokteran ini tak menyangka bisa menjadi seorang imam, biarawan bahkan bisa menduduki jabatan pelayanan seperti Provinsial MSC Indonesia, Uskup Manado dan bahkan Ketua KWI tersebut.

Mgr. Rolly mengapresiasi perjalanan pengabdian, panggilan Mgr. Yos mulai dari saat menjadi seorang biarawan, seorang imam, bahkan sampai menduduki jabatan penting seperti Uskup Manado bahkan Ketua KWI.

“Mgr. Yos telah mengabdikan diri lewat komunitas (MSC), hidup bersama, lewat hidup doa, sebagai lansia dan sedang menerjemahkan sebuah buku dari bahasa Belanda ke bahasa Indonesia, untuk menunjukkan aktivitasnya  sebagai anak (Bunda) Maria. Ini menunjukkan semangatnya tetap ada,” ujar Mgr. Rolly.

Provinsial MSC Indonesia Pastor Samuel Maranresy dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asistem 3 Bruder Yanny Wati mengakui peran cukup beaar dari Mgr. Yos dalam karya pelayanannya termasuk untuk komunitas MSC.

Satu hal yang istimewa dalam diri Mgr. Yos Suwatan adalah kesetiaan beliau dalam komunitas.  Bukan hanya komunitas dunia nyata tapi juga dunia maya. Di era teknologi internet, beliau  juga tetap eksis dalam WA Group MSC Indonesia.

“Mgr. Yos selalu hadir dengan sapaan-sapaan beliau dan postingan-postingan yang memancing diskusi para konfrater. Misal yang terakhir adalah mengingatkan Hari Lanjut Usia Nasional (29 Mei),” sebut Pastor Samuel. (lk)

Meimonews.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Manado St. Thomas Aquinas Manado menggelar Rapat Umum Anggota (RUAC) di Margasiswa, Jln. Sam Ratulangi Manado, Jumat-Senin (27-30/5/2022).

Ada sejumlah agenda yang dibahas dalam forum tertinggi tingkat cabang tersebut. Di antaranya pemilihan Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado Periode 2022-2023, pemilihan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) PMKRI Cabang Manado dan Pembentukan Delegasi PMKRI Cabang Manado ke Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI Tahun 2022.

Baca juga : KTN Hadirkan Kepala BNN Sulut sebagai Pembicara Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA Katolik St. Ignatius Malalayang

Terpilih secara aklamasi Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado periode 2022-2023 adalah Avidian Paulus Kumarurung, yang pada periode 2020-2021 menjadi Presidium Gerakan Kemasyarakatan. Kepengurusan DPC PMKRI Cabang Manado selengkapnya akan ditentukan Ketua Presidium terpilih.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringan PKB

Untuk BPK PMKRI Cabang Manado periode 2022-2023 terpilih sebagai Ketua adalah Novena Moningka, Sekretaris Frederika Nona Suriman sedang Anggota Gabby Carolina Jennifer Mantik.

Untuk delegasi ke MPA, 18 orang menyatakan kesediaanya untuk ikut dalam forum tertinggi tingkat PMKRI Pusat, namun yang berhak menjadi delegasi empat orang, yang akan ditunjuk Ketua Presidium (Kapres) terpilih.

Baca juga : Peringati Dies Natalis ke-75 PMKRI, Depertim dan Moderator Ungkapkan Harapan kepada PMKRI Gorontalo

Dalam sambutanya, Avidian Paulus Kumarurung mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjadi nahkoda, pemimpin baru PMKRI Cabang Manado St. Thomas Aquinas Periode 2022-2023.

“Saya berterimakasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pemilihan ini. Semoga dengan amanah yang diberikan oleh forum RUAC sebagai forum tertinggi di PMKRI Cabang Manado boleh berdampak baik bagi Gereja dan Tanah Air,” ujar Avidian Paulus Kumarurung.

Semoga ke depannya, sambung Vidi (sapaan akrabnya),  perhimpunan ini dapat sejalan sesuai dengan arah gerak perhimpunan yang menjadi rekomendasi bersama dalam forum tertinggi ini. (af)