Meimonews com–  Selama 11 bulan di tahun 2022, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr  DR Kandou yang akrab disebut RS Prof Kandou pimpinan Dr. dr. Jimmy Panelewen, Sp-B, KBD (Direktur Utama) lewat Unit Transfusi Darah (UTD) berhasil mengumpulkan sebanyak 20.381 kantong darah biasa.

“Jumlah tersebut belum termasuk trombosit sebanyak 282 kantong dan resus negatif sebanyak 11 kantong yang diterima langsung dari pendonor di UTD Prof Kandou,” ujar Kepala UTD RS Prof. Kandou dr. Stephen Lapian kepada Meimonews.com, baru-baru.

Sebanyak 20.381 kantong tersebut, lanjut dokter Stephen, sapaan akrabnya, berasal dari pendonor baik yang datang langsung ke rumah sakit maupun lewat kegiatan donor dari di sejumlah tempat, yang merupakan hasil kerjasama dengan sejumlah pihak serta penerimaan dari PMI.

Dari UTD sendiri, rinci dokter Stephen di dampingi Sendy Sumakud (salah satu staf UTD), selang Januari hingga November telah terkumpul sebanyak 16.215 kantong.

Dari UTD Keliling (kerjasama dengan sejumlah pihak) telah terkumpul sebanyak 3.054 kantong selama sebelas bulan sedang dari PMI terkumpul sebanyak 1.112 kantong untuk jangka waktu yang sama (11 bulan).

“Darah-darah yang terkumpul dari para pendonor adalah darah biasa yakni golongan darah A, B, O, dan AB,” ujarnya.

Dokter Stephen mengakui banyaknya warga yang bersedia mendonorkan darahnya karena mereka melihat darah yang disumbangkan sangat bermanfaat bagi pasien-pasien yang ada di RS Prof. Kandou.

Selain itu, menindaklanjuti arahan pimpinan (Direksi) untuk memantapkan kerjasama dengan sejumlah pihak yang berkenan menggelar kegiatan kerjasama donor darah lewat UTD Keliling.

Atas nama pimpinan Rumah Sakit Prof. Kandou, dokter Stephen berterima kasih kepada sejumlah pihak yang telah berkenan bekerjasama melaksanakan kegiatan donor darah.

“Semoga di tahun-tahun mendatang, semakin banyak pihak yang berkenan bekerjasama dan semakin banyak darah yang terkumpul untuk kegiatan kemanusiaan ini,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRi) Cabang Paroki St. Josep Pelindung Pekerja (PP) Kleak Manado menggelar Pasar Murah di kompleks Gereja Paroki, Senin (12/12/2022).

Paket sembako yang ditawarkan dengan harga murah yakni beras 10 kilogram, gula pasir 2 kilogram dan minyak goreng 2 kilogram per kepala keluarga. Harga semuanya Rp. 100.000.

Ketua WKRI Cabang Paroki St. Josep PP Kleak Meity Koyongian kepada Meimonews.com menjelaskan, pasar murah ini merupakan program organisasi yang dipimpinnya untuk membantu warga Kleak dan Ranotana.

“Warga yang dilayani bukan hanya umat Katolik yang ada di kelurahan Kleak dan Ranotana tapi juga masyarakat umum yang ada di dua Kelurahan tersebut,” ujarnya.

Dan, sambungnya, mereka yang dilayani adalah warga atau masyarakat yang kurang mampu di dua kelurahan tersebut, yang membawa kupon yang telah disebarkan baik oleh pemerintah kelurahan atau pimpinan wilayah rohani di dua kelurahan tersebut.

“Semoga progam pasar murah ini akan membawa sukacita bagi warga atau masyarakat di dua kelurahan ini,” tandasnya di dampingi Ine Rengkuan (Sekretaris WKRI Cabang)

DItemui terpisah, Christina Rumayar (Bidang Organisasi WKRI Cabang) menjelaskan, setidaknya, ada 450 paket yang disediakan dan sudah habis disalurkan. Warga atau masyarakat  yang sudah ada kupon tinggal mengambilnya. “Pelayanan hanya hari ini dan sampai jam 12.00 Wita,’ ujarnya.

Pastor Paroki Stenly Mokodompit Pr dalam sambutan saat kegiatan akan dimulai menyambut baik program dari organisasi kemasyarakatan (Ormas) Katolik ini, terlebih dalam rangka Masa Adven (menyambut kelahiran Yesus Kristus).

Lurah Kleak Donvito Fourzany yang turut hadir pada kegiatan pasar murah ini menyambut positif kegiatan ini dan berterima kasih kepada WKRI dan Paroki yang senantiasa memberikan perhatian kepada bukan hanya umat Katolik tapi juga warga/masyarakat yang ada di wilayah Paroki Santu Josep Pelindung Pekerja Kleak.

Pemantauan Meimonews com di lokasi, terlihat warga atau masyarakat sangat antusias mengikuti program ini. Bahkan, sejumlah umat  yang ingin berbelanja tak bisa dilayani karena stok terbatas, dan kupon yang tersediakan sudah habis sehati sebelumnya. (Fer)

Meimonews.com – Gerak cepat dan wujud kepedulian terhadap korban gempa berkekuatan magnitudo 5,6 SR di Cianjur, Senin (21/11/2022), ditunjukkan Ketua Umum Bhayangkari Pusat  Ny. Juliati Sigit Prabowo.

Dengan mendatangi langsung korban di tempat pengungsian, istri Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo itu menyerahkan sejumlah bantuan seperti selimut, kasur, pakaian, dan celana.

Secercah senyum para pengungsi korban di Markas Polres Cianjur terlihat ketika dikunjungi dan mendapat bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari Pusat, Selasa (22/11/2022).

Para pengungsi bersyukur mendapat bantuan tersebut. Pasalnya, sejak mengungsi di tenda-tenda darurat, mereka tidur beralaskan tikar. “Alhamdulillah bermanfaat semoga bertambah rejekinya ibu Ketum Bhayangkari,” kata Cicih (63), warga Kampung Cikukuluk, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur Kota, Selasa (22/11/2022).

Ia mengatakan alasan mengungsi di tenda pengungsian karena kondisi rumah retak akibat gempa. Selain itu, mereka takut akan ada gempa susulan. “Alhamdulillah sekarang tidur lebih hangat ada kasur dan juga selimut,” ujarnya.

Kapolri pun ikut memberikan bantuan berupa sembako untuk warga yang wilayahnya terdampak gempa. “Bantuan sebanyak 3.000 sembako itu berasal dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Bantuan diberikan secara simbolis,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen. Pol. Dedi Prasetyo.

Dedi menjelaskan, pada hari ini, Kapolri juga akan ke Cianjur. Selain akan turun langsung mendistribusikan sembako, juga melihat penanganan dan evakuasi korban gempa Cianjur. “Bantuan ini sedikit untuk meringankan beban masyarakat,” sebut Dedi.

Menurut Dedi, perlu sinergitas, kerjasama dan kolaborasi dalam penanganan gempa dari TNI-Polri, BNPB, Basarnas dan pemerintah setempat, relawan dan juga masyarakat. “Yang menjadi fokus penanganan kita adalah evakuasi para korban mulai dari kemarin hingga saat ini,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Menyambut kelahiran (Natal) Sang Juru Selamat Yesus Kristus Tahun 2022, Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Manado (Ika Smansa) Angkatan 81 akan melaksanakan kegiatan Pra Natal.

Sehubungan dengan hal itu, Pengurus dan Anggota Ika Smansa 81 mengadakan pertemuan, yang bertepatan dengan HUT empat anggota yakni Noch Wakary (tanggal 4 November, ke-60). Effendy Danakusuma (5 November, ke-60), Franky Paat (7 November, ke-62), dan Noldy Rumimpunu (11 November, ke-60).

Exif_JPEG_420

Pertemuan yang dipimpin Olvie Atteng (Ketua) tersebut diadakan di rumah salah satu anggota (Ventje Tuegeh), belakang kompleks Bandara Samrat Manado, Paniki, Sabtu (12/11/2022).

Dalam pertemuan, diputuskan akan dilaksanakan kegiatan yakni Ibadah Pra Natal tanggal 2 November jam 17.00 Wita di rumah salah satu anggota (Ellen Senduk) di Kompleks Citra Land Manado dan penyerahan sembako kepada mereka yang membutuhkan.

“Mengenai waktu pelaksanaan penyerahan sembako dan kepada siapa sembako itu diberikan, akan diputuskan nanti,” ujar Atteng, yang berHUT ke-60 tanggal 10 Oktober.

Untuk pelaksanaan kegiatan, sambungnya, diputuskan beberapa teman-teman sebagai panitia. (Fer)

Meimonews.com – Perkumpulan Alumni Smanto 170.1 (berdiri pada 13 Oktober 2022) yang dipimpin Irjen Pol. (Purn) Drs. Carlo Bric Tewu sukses menggelar Tondano Culinary Festival pada 5 November 2022 di Lapangan Sam Ratulangi Tondano.

“Tondano Culinary Festival ini diadakan sekaligus untuk memeriahkan HUT ke-594 Minahasa, HUT ke-63 SMA Negeri 1 Tondano dan HUT ke-3 Perkumpulan Alumni Smanto 170.1, yang ditandai dengan peniupan lilin bersama,” ujar Bert Toar Polii, salah satu Pengurus Perkumpulan Alumni Smanto (SMA Negeri 1 Tondano) 170.1 kepada Meimonews.com via WA, Jumat (11/11/2022).

Selain acara puncak, sebutnya,.pihaknya juga menggelar berbagai kegiatan tambahan, seperti Fun Run dengan partisipasi Minahasa Runner, siswa SMA Negeri 1 Tondano dan para alumni sekolah ini; Zumba dan lion dance dari alumni dan komunitas lion dance Tondano;  Ice carving demo dengan mengangkat suminsim, hewan endemik danau Tondano sebagai maskot TCF 2022; Fruits/vegetables carving demo dengan tema budaya Minahasa; dan Cooking demo dari Indonesian Chef Assosiation target audience 100 orang masyarakat pengunjung dengan tema makanan western grill dan canapé.

Acara utama diawali dengan Culinary workshop di mana  narasumber berasal dari para akademisi pemerhati kuliner dan praktisi kuliner dari para chef hotel berbintang di Sulut. Kemudian ada Audience UMKM dan pengelola usaha kuliner di Tondano dan sekitarnya.

Acara puncaknya adalah Kompetisi masak dengan 3 kategori yakni student dari sekolah SMK tata boga se-Sulut; Junior chef peserta dari perorangan, alumni dan resto/cafe se-Sulut; dan Professional class (black box) peserta dari hotel bintang 5 di Sulut.

Para pemenang pelajar (pemenang pertama hingga ketiga) adalah Aldeis Sagindole (SMKN 1 Airmadidi),  Intan Naderayan (SMKN 1 Airmadidi) dan Friedrich Saputra (Unima). Junior chef pemenangnya adalah Rachmat Mopangga (Sentra Medika Hospital), Gerianto Pangayang (Novotel Hotel) dan Alfrit Paramulia (Ibis Hotel). Black Box pemenang pertama hingga keempat  adalah Team A Team B, Team D, dan Team C.

Sesuatu yang patut dicontoh adalah kerja bakti dari para alumni Smanto 170 untuk pembersihan lapangan Sam Ratulangi sesudah iven terutama karena saat pelaksanaan event hujan turun.

Santo Presiden dari Indonesia Chef Association mengapresiasi acara ini dan berharap kuliner Minahasa semakin eksis dan mendunia.

Tondano Culinary Festival ini digelar Perkumpulan Alumni Smanto 170.1 bekerjasama dengan Indonesia Chef Association (ICA) dan disponsori BRI, Pegadaian, BTN,  PLN Suluttenggo dan Pelindo Mandiri. (Fer)

              (Oleh : Bert Toar Polii)

Meimonews.com – Kota Tondano sebagai ibukota Kabupaten Minahasa termasuk salah satu kota yang langka di dunia ini tanpa disadari. Sebagai kota di tepi Danau terhitung sangat jarang ada di dunia ino, apalagi dikelilingi oleh pegunungan.

Memang ada beberapa di Amerika Serikat, sebut saja ada Michigan dan New Hampshire. Di China ada Danau Barat di Hangzhou, Danau Baikal di Kota Irkutsk Russia dan lain-lain. Tapi tidak banyak, paling sekitar 20-an.

Belum lagi danau yang ada pulau di tengahnya. Selain pulau Samosir di Danau Toba ada Pulau Bled di Danau Bled di Slovenia yang sudah menjadi daerah kunjungan wisata terkenal.
Kondisi Danau Bled hampir mirip dengan Danau Tondano. Danau ini terletak di antara Pegunungan Alpen dan juga Lautan Mediterania. Warna hijau zamrud dari danau ditambah adanya Pulau Bled di tengah-tengahnya akan jadi pemandangan utama ketika berada di sini.

Pemandangan danau Bled ini juga bisa dinikmati dari kastil yang dibangun di pegunungan sekitarnya.

Ini semua bisa dibuat di danau Tondano. Malah lebih keren lagi karena sudah tersedia jalan untuk mengelilingi Danau Tondano tanpa membosankan karena akan melewati banyak kampung yang juga sekalian bisa dijadikan kampung wisata.

Tentu saja yang pertama perlu konsentrasi adalah penanganan enceng gondok agar tuntas. Apa yang dibuat sekarang sepertinya tidak menyelesaikan masalah hanya menunda saja dan anggaran habis percuma.

Setelah enceng gondok terselesaikan maka pemanfaatan danau kemudian diatur sebaik mungkin. Jika memang karamba mau dipertahankan maka perlu diatur hanya daerah tertentu serta penerapan aspek lingkungan hidup yang ketat.

Lebih baik di atas karamba dibuat restoran terapung, pemancingan dan lain-lain tapi tertata rapih dan tidak merusak lingkungan danau.
Ikan-ikan khas Danau Tondano seperti nike, payangka, mujair dan lain-lain kembali disebar dan hanya nelayan dengan perahu bolotu dan menggunakan alat tangkap yang sudah diijinkan saja yang boleh menangkap ikan di Danau.
Namun agar nelayan dari Tondano bisa ikut maka sungai Tondano atau ‘teberan” perlu diperdalam lagi selain menghancurkan enceng gondok.

Ini juga nantinya akan menjadi alternatif transportasi di kota Tondano. Di tengah danau Tondano ada Pulau Likri yang mungkin perlu diperluas sedikit dengan cara reklamasi. Di pulau ini bisa dibangun Gereja Oikumene dan kegiatan terkait atau dibangun  replica bahtera Nabi Nuh.

Lingkungan di sekitar Danau Tondano bisa dibilang berhawa sejuk, karena berada di ketinggian 600 meter di atas permukaan laut, dan karena pasokan hawa dingin yang berasal dari pegunungan yang mengelilinginya, yaitu Gunung Masarang, Gunung Kaweng, pegunungan Lembean, dan Bukit Tampusu.
Di pegunungan ini telah banyak dibangun objek wisata, tempat menginap dengan view Danau Tondano.

Masih banyak yang bisa dibangun di sini seperti bukit doa, Kapel atau gereja yang unik. Apalagi kemudian di sampingnya ada kelenteng, masjid, pura , sinagoge. Bisa juga miniature Jerusalem dibuat disini.

Bisa juga  dikombinasikan dengan rumah jompo modern yang dilengkapi dengan rumah sakit berkelas untuk menarik para lansia dari Jepang dan Belanda yang mungkin saja ingin menghabiskan masa tuanya di daerah tropis yang tenang.

Selanjutnya, mari benahi Kota Tondano. Selama ini banyak yang menyebut Tondano itu kota mati dari dulu begitu-begitu saja.

Penulis justru melihat ini sebagai “Blessing in Disguise”. Kenapa? Justru keterbelakangan Tondano membuat kitab Isa menjadikan Tondano sebagai Kota Tua seperti Old Delhi yang kebetulan penulis sempat ke sana.

Tapi bisa juga tidak se ekstrim itu langsung menjadikan kota tua tapi bisa meniru cara China yang sempat penulis lihat di Wuyi. Pemerintah memilih satu kompleks dan menetapkan sebagai kampung wisata. Terpilihnya kompleks tersebut karena masih banyak rumah-rumah tua yang ada. Selanjutnya pemilik tidak bisa merubah tempatnya membiarkan seperti jaman dulu dan tentu saja pemerintah memberikan subsidi.

Ketika ke sana memang penulis melihat kehidupan jaman dulu seperti yang sering dilihat di film-film silat China.

Selanjutnya karena kondisi lalulintas belum sekusut di kota besar lainnya maka Tondano dengan jalan-jalan yang datar, udara yang sejuk bisa dijadikan kota sepeda.

Ini juga akan membuat masyarakat lebih sehat dan tidak malas. Jalan-jalan tertentu hanya boleh dilewati sepeda dan bendi ataupun kalau boleh motor hanya motor listrik.

Menjadikan kota sepeda bukan pekerjaan sulit karena rasanya ada pabrik sepeda yang bersedia menjadi sponsor. Dengan aplikasi maka peminjaman dan pengembalian sepeda menjadi mudah. Pemerintah tinggal menyediakan tempat peminjaman sepeda sekaligus tempat pengembalian.

Jika ini bisa terlaksana maka menjadikan Tondano sebagai Kota Hijau jadi lebih mudah. Tahun lalu Alumni Smanto 170.1 Tondano dan WAG Tondano Kinatouanku telah merintisnya dengan menanam tanaman hias tabebuia dan lomba menghias pekarangan rumah.

Kalau ini semua sukses maka pasar bawah Tondano bisa dibangun “fishmart’ di mana para pembeli bisa membeli ikan segar dan sayur-sayuran.

Kemudian, ada rumah makan tempat sewa untuk makan sekaligus memasaknya. Pembeli tidak bilang mau dimasak apa, pedas atau tidak pedas dan seterusnya. Tidak harus hanya ikan dari danau tapi bisa ditambah dengan ikan laut dan lain-lain.

Selanjutnya, tinggal memilih jalan untuk dijadikan seperti “night market” di Taiwan yang terkenal termasuk di beberapa kota besar Asia dan dunia.

Meimonews.com – Tim surveior dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) akhirnya menuntaskan tugas mereka terkait penilaian Standar Akreditasi Kesehatan selama 5 hari di RSUP Kandou Manado.

Ketua tim Surveior KARS dr. Tumpal Simatupang, SpOG(K), MH, MARS, FISQua di dampingi dr. Yanuar Jak, SpOG, MARS, PhD, FISQua, dr Islami Rusdianawati, MARS dan  Ns. Syafril Rahim, SKep, MKes mengatakan, sejak 31 Oktober sampai 04 November 2022, tim penilaian akreditasi KARS telah memotret RSUP Kandou Manado, secara daring dan luring.

“Hasil pada umumnya sudah baik, dan perlu kami sampaikan peluang peningkatannya masih ada. Hari ini surveior yang meneliti, esok hari, masyarakat yang menguji,” ujar Simatupang seraya menyebutkan, akreditasi merupakan suatu pembelajaran yang tiada henti.

Simatupang menyampaikan terima kasih sudah menerima dengan hangat, mengesankan, bersahabat, penuh kekeluargaan, dan kerjasamanya dengan tim surveior. “Mohon maaf apabila ada khilaf selama bertugas di RSUP Kandou,” pintanya.

Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyampaikan apresiasi kepada tim akreditasi, bahkan semua sivitas hospitalis RSUP Kandou yang telah bekerja keras memberikan yang terbaik untuk RS Kandou yang tercinta.

“Terima kasih saya sampaikan terutama surveior KARS yang telah membangunkan semangat tim RSUP Kandou, tentunya dengan gambaran ini, RSUP Kandou akan melakukan perbaikan jika ingin memenangkan akreditasi JCI tahun 2023 nanti,” ujarnya.

Disebutkan, begitu ada pencapaian pada tahap tertentu, maka ada ekspektasi lebih di atas, yang menjadi ruang tunggu bagi RSUP Kandou. “Ini merupakan potret atau refleksi diri bahwa kita harus cepat bangun,” tegqsnya.

Diungkapkan, surveior KARS yang bertugas di Rumah Sakit Kandou benar-benar menunjukan profesionalitas dalam melaksanakan tugas. “Saya mengamati bahwa mereka betul-betul menjaga kode etik sebagai surveior, selama menilai komponen-komponen yang ada di RS Kandou,” tandasnya (Fer)

Meimonews.com – Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) dan Tertib Berlalulintas (Tiblantas) disosialisasikan Ipda Noviandy Hiola dari Satuan Lalulintas Polresta Manado dan Ketua Perhimpunan Putra Putri Brimob Lexie Kalesaran kepada murid TK Sta. Theresia Manado.

Sebanyak 60-an murid TK pimpinan Rita Kaparang mengikuti kegiatan sosialisasi yang diadakan di kompleks TK, Selasa (1/11/2022).

Menariknya, sosialisasi tersebut tidak hanya diberikan dalam bentuk teori saja melainkan disertai dengan alat-alat peraga rambu-rambu lalulintas, dan langsung diadakan praktik/simulasi menyeberang di zebra cross.

Pada saat pemaparan materi, para murid terlihat antusias mendengarkan dan menjawab pertanyaan dari narasumber/pembicara. Bahkan, mereka berebutan ingin menjawab pertanyaan yang diberikan dengan mengangkat tangan.

Beberapa murid berusaha tampil atau mendekat kepada narasumber/pembicara agar dineri kesempatan menjawab pertanyaan yang diajukan.

Ketika praktik/simulasi menyeberang zebra cross, Ipda Hiola di dampingi Kalesaran memandu murid-murid bagaimana menyeberang dengan benar. Semua murid berkesempatan untuk praktik/simulasi menyeberang di zebra cross.

Bahkan, ada beberapa murid melakukan beberapa kali karena merasa senang bisa mengadakan praktik/simulasi menyeberang zebra cross, yang sering mereka lihat ada seperti di pertigaan atau perempatan jalan atau di tempat-tempat tertentu.

Kepala TK Sta. Theresia Manado Rita Kaparang berterima kasih kepada Satlantas Polresta Manado (pimpinan Kompol Benyamin Noldy Undap) dan PPP Brimob yang telah melakukan sosialisasi Kamsel dan Tiblantas di TK yang dipimpinnya.

Rita yakin apa yang sudah disosialisasikan akan bermanfaat bagi murid-muridnya baik untuk saat ini maupun di masa mendatang. (***)

Meimonews.com – RSUP Prof. Dr RD Kandou Manado melalui Kelompok Staf Medik (KSM) Bedah meluncurkan buku yang berjudul Terapi Hipotermia Pada Cidera Otak Berat, Senin (31/10/2022)

Karya ini merupakan inovasi dan implementasi serta semangat tim bedah RSUP Kandou untuk memberikan informasi kepada masyarakat, lewat buku yang diterbitkan pada tanggal 25 Oktober 2022 dengan 186 halaman.

Dr. dr. Eko Prasetyo Sp.BS(K-Onko),FAACT (penulis buku) menjelaskan, penerapan terapi Hipotermia ringan (34-36 derajat Celcius) pada penderita cedera otak berat akibat trauma mengalami perbaikan klinis radiologis, dan biomarker secara nyata.

“Hal ini tercermin dari membaiknya skor FOUR dan gambaran CT Scan otak dalam dalam 72 jam. Jika dikaji lebih dalam tingkat biomarker dan genetik, kadar dan ekspresi MMP-9 sebagai marker inflamasi penting dalam kasus trauma otak juga menurun dalam 72 jam,” ujarnya di ruang bedah RSUP Prof. Kandou

Ditambahkan, tindakan hipotermia ringan menjadi neuroprotektor yang berfaedah dalam proses neuroinflamasi cedera otak akibat trauma yang beresiko tinggi.

Dokter Eko menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur Utama Dr. dr. Jimmy Panelewen,SpB-KBD, bersama dewan direksi yang selalu memberi dukungan penuh atas peluncuran buku ini.

“Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan mutu,khususnya publikasi,yaitu menerbitkan buku kesehatan,dan saat ini sudah ada dua buku yang terbit,dan buku lainnya akan menyusul,”ujar dokter Eko, seperti dikutip Hukormas. (Fer)

Meimonews.com – Guna mendukung pemulihan perekonomian masyarakat Sulut, berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey (Gubernur) dan Steven Kandouw (Wakil Gubernur).

Lewat Bapenda Sulut, Pemprov Sulut kembali membuat kebijakan berupa keringanan pajak kendaraan bermotor. Kebijakan kali ini, yang disebut Keringanan Pajak High Five akan berlangsung 1 November hingga 30 Desember 2022.

Yang merupakan objek pajak yang mendapat keringanan adalah PKB, BBNKB, denda PKB, progresif dan diskon PKB.

Untuk PKB (pajak kendaraan bermotor), keringanan yang diberikan adalah untuk tahun kedua diberikan keringanan dan pengurangan  sebesar 50 persen dari pokok pajak; untuk tahun ketiga 60 persen; untuk tahun keempat 70 persen; untuk tahun kelima 80 persen; untuk tahun keenam dan seterusnya 100 persen.

Pembebasan denda PKB, denda keterlambatan kendaraan bermotor pribadi milik orang pribadi atau badan yang telah lewat jatuh tempo dan belum membayar PKB diberikan pembebasan 100 persen; kendaraan milik pemerintah diberikan pembebasan denda PKB 100 persen.

Keringanan BBNKB (bea balik nama kendaraan bermotor) dan progresif, kendaraan bermotor untuk kedua dan seterusnya diberikan pembebasan pokok dan denda PKB sebesar 100 persen; untuk kendaraan bermotor yang terkena lapor jual oleh pemilik pertama dibebaskan dari penambahan pembebanan setara BBNKB kedua.

Diskon PKB, untuk kendaraan bermotor roda 2, 3,  4 atau lebih yang melakukan pembayaran 30 hari sebelum jatuh tempo diberikan keringanan dan pengurangan sebesar 5 persen dati pokok pajak; untuk kendaraan bermotor roda 2, 3, 4, atau lebih yang melakukan pembayaran di atas 30 sampai dengan 60 hari sebelum jatuh tempo diberikan keringanan dan pengurangan sebesar 7,5 persen dari pokok pajak;

Untuk kendaraan bermotor roda 2, 3, 4 atau lebih yang melakukan pembayaran lebih dari 60 hari sampai 90 hari sebelum tanggal jatuh tempo diberikan keringanan dan pengurangan sebesar 10 persen dari pokok pajak. (elka)