Meimonews.com – Kemendikbudristek melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (PLPP/Puslapdik) resmi membuka kesempatan bagi mahasiswa baru di seluruh Indonesia untuk menjadi penerima KIP Kuliah Merdeka sesuai jenjang studinya baik sarjana maupun diploma untuk tahun 2024.

Hal tersebut terungkap pada webinar Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Dalam siaran persnya, Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Setjen Kementerian pendidikan, Kebudayaan riset dan teknologi (Kemendikbudristek) menjelaskan, Kemendikbudristek terus berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan dasar, menengah, dan tinggi untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul guna meningkatkan produktivitas, memajukan kebudayaan, dan mencapai kesejahteraan menuju Indonesia Emas 2045.

Wujud komitmen tersebut berfokus pada peningkatkan pembangunan SDM yang salah satunya dilakukan melalui Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi atau yang umum disebut Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) Merdeka.

Pelaksana tugas Kepala Puslapdik Abdul Kahar, mengatakan, Kemendikbudristek telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,9 triliun di tahun 2024. Dana tersebut, akan digunakan untuk membiayai Program KIP Kuliah Merdeka dengan total sasaran penerima 985.577 mahasiswa yang terdiri dari 200.000 mahasiswa penerima KIP Kuliah baru dan sisanya adalah mahasiswa penerima KIP Kuliah on going dan mahasiswa penerima bantuan biaya pendidikan on going.

Penerima KIP Kuliah Merdeka di 2024 akan mendapatkan pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi pada jalur UTBK-SNBT serta seleksi lain oleh perguruan tinggi bagi pelamar KIP Kuliah Merdeka yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan/atau menerima program bantuan sosial sesuai Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 4/PMK.02/2023.

Penerima KIP Kuliah Merdeka di tahun 2024 akan mendapatkan biaya pendidikan atau biaya kuliah (UKT/SPP) yang dibayarkan langsung ke rekening perguruan tinggi dan bantuan biaya hidup per bulan yang ditransfer langsung ke rekening mahasiswa yang besarannya ditetapkan berdasarkan perhitungan indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi.

Dana tersebut akan diberikan dalam 5 klaster besaran per bulan, yaitu Rp. 800.000, Rp. 950.000, Rp. 1.100.000, Rp. 1.250.000, dan Rp. 1.400.000.

Bantuan biaya hidup tersebut sepenuhnya merupakan hak mahasiswa yang digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama kuliah dan tidak boleh dimanfaatkan perguruan tinggi untuk biaya tambahan apapun.

Dijelaskan, pada tahun 2024 akan dilaksanakan peningkatan kualitas sasaran dan inovasi Program KIP Kuliah Merdeka. Di antaranya pertama, peningkatan kuota penerima KIP Kuliah Merdeka menjadi 200.000 penerima, meningkat kembali dari tahun 2022 dan 2023 sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk peningkatan sumberdaya manusia dan pemerataan akses pendidikan tinggi;

Kedua, integrasi data calon penerima yang lebih baik dengan Pusdatin Kemendikbudristek untuk data ekonomi calon penerima sebagai upaya peningkatan ketepatan sasaran; Ketiga,  peningkatan layanan KIP Kuliah Merdeka melalui pengembangan Monitoring Proses Pencairan;

Keempat, penyediaan layanan penyaluran biaya hidup melalui layanan keuangan digital (fintech) yang akan diujicoba bagi mahasiswa baru pada semester gasal tahun akademik 2024/2025.

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti mengatakan, Kemendikbudristek melihat bahwa kesempatan untuk melanjutkan kuliah pada program studi unggulan di kampus-kampus terbaik di seluruh Indonesia harus diberikan kepada seluruh anak Indonesia.

Pihaknya berharap, tunas bangsa yang menyelesaikan studinya tersebut nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan berkontribusi dalam membangun negeri.

“Diutamakan orang pertama dari keluarga miskin atau rentan miskin yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi, tidak perlu khawatir melanjutkan studi ke perguruan tinggi di prodi unggulan dengan akreditasi terbaik karena dijamin pembiayaan pendidikan sampai lulus sesuai jangka waktu pemberian KIP Kuliah Merdeka,” ujarnya.

Suharti berharap, KIP Kuliah Merdeka di tahun 2024 dapat berjalan lebih baik dan senantiasa  memberi asa bagi generasi muda Indonesia dari seluruh pelosok negeri untuk menggapai pendidikan tinggi sehingga dapat memutus mata rantai kemiskinan demi Indonesia yang lebih sejahtera di masa depan menuju Indonesia Emas tahun 2045. (Fer)

Meimonews.com – Sesuai Kalender Liturgi Gereja Katolik, mulai Rabu (14/2/2024), komunitas gereja Katolik memasuki masa Prapaskah tahun 2024, yang diawali dengan Perayaan Penerimaan Abu, tanda pertobatan.

Di hari itu juga, sesuai Kalender Pemerintah Indonesia, komunitas gereja Katolik  akan ambil bagian dalam Pesta Demokrasi untuk memilih Presiden/Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Di hari yang sama, sebagaimana sudah mulai menjamur dalam lingkungan kehidupan anak remaja dan orang muda serta orang dewasa, khususnya pasangan suami istri, ada merayakan Hari Cinta Kasih atau Hari Kasih Sayang.

Oleh karena itu, Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengeluarkan Surat Puasa Tahun 2024 yang ditandatangani 9 Februari 2024.

Surat Gembala Keuskupan Manado yang bertemakan Sejahtera Ekonomiku, Lestari Alamku ini ditujukan kepada para pastor, biarawan/biarawati dan umat Katolik di seluruh wilayah Keuskupan Manado, yang tersebar di tiga provinsi yakni Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah.

Tiga momen tersebut, menurut Mgr. Rolly, sapaan akrab gembala kelahiran Lembean, Minahasa Utara (dulu masih tergabung dalam Minahasa), punya nilai dan pesan penting untuk hidup pribadi, hidup berkeluarga, hidup menggereja dan hidup bernegara.

“Nilai yang memersatukan sebagai keluarga, warga gereja, dan warga  adalah Cinta. Dengan Cinta kita membangun hidup bersama lewat rupa-rupa perjumpaan. Itulah Cinta kepada sesama manusia yang semartabat,” sebut Mgr. Rolly.

Dengan kita menuju tempat pemungutan suara, jelasnya, untuk ambil bagian dalam pesta demokrasi sambil memilih Presiden/Wakil Presiden, dan Wakil-wakil Rakyat di semua tingkatan, itulah cinta untuk masa depan Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang kita cintai ini, itulah Cinta seorang patriot proklamasi (lagu Garuda Pancasila).

Dikemukakan, dengan Cinta, kita memasuki masa Prapaskah sambil mengupayakan pertobatan dan pembaruan hidup, sambil mengusahakan kesejahteraan ekonomi dan kelestarian alam, itulah cinta terhadap kehidupan dan alam sudah diciptakan Allah.

Dalam konteks masa Prapaskah, Komisi PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi – red) KWI (Konferensi Waligereja Indonesia – red) dan Keuskupan Manado, mengambil tema untuk Aksi Puasa Pembangunan 2024 ini yakni Ekonomi Berkeadilan Ekologis.

Muncul pertanyaan, mengapa Gereja mengangkat tema ini ? Mengapa kita harus peduli dengan ekonomi ekologis ?

Jawaban utama untuk pertanyaan tersebut, sebut Uskup, adalah kesadaran bersama bahwa manusia sejahtera tak terpisahkan dari fakta bumi yang subur. Manusia mengupayakam kesejahteraan hidup ekonominya sambil mengupayakan juga kesuburan alam yang menjadi tempat dan hidupnya.

Kesatuan atau ketakterpisahkannya manusia dari alam menegaskan tanggung jawab besar manusia. Manusia punya tanggung jawab untuk masa depan manusia dan juga masa depan alam. Itulah yang biasa dimengerti kalau kita berbicara tentang ekonomi dan ekologi berkelanjutan.

Orientasi permenungan dan aksi nyata dari tema ini, menurut mantan Superior Provinsial MSC Indonesia ini adalah Sejahtera Ekonomiku, Lestari Alamku.

Manusia dipersilakan mengambil manfaat dari alam demi kesejahteraan ekonominya, tetapi secara bertanggungjawab, yakni terhadap alam dan kekayaannya sehingga generasi-generasi selanjutnya masih dapat menikmati manfaat-manfaat dari alam itu.

Ditegaskan, alam dan kekayaannya dimaksudkan oleh Pencipta untuk memberi manfaat kepada segenap generasi manusia, dan bukan hanya kepada generasi tertentu, atau generasi kita sekarang ini.

Firman Tuhan yakni penuhilah bumi dan taklukkan itu, berkuasalah ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang di bumi’ (Kej. 1:28), menurutnya, harus ditafsirkan dengan benar.

Perlu ditegaskan terkait teks ini adalah penafsiran benar tentang ‘menaklukkan bumi. Untuk menaklukkan bumi, manusia sudah diperlengkapi dengan akal budi, suara hati dan organ fisik, khususnya tangan.

Manusia diberi akal budi supaya berpikir dengan benar dan menghasilkan pengetahuan yang benar. Manusia diberi suara hati supaya merangkai kehendak yang baik. Manusia diberi organ fisik, khususnya tangan, supaya dapat bekerja dengan rajin.

Semua perlengkapan yang sudah diberikan Allah ini dimaksudkan supaya manusia menaklukkan bumi secara benar dan baik, menjaga dan melestarikannya, dan bukan merusak dan menghancurkannya.

Manusia diberi kewenangan untuk menaklukkan bumi sambil mengedepankan Cinta, yaitu Cinta ekonomis dan cinta ekologis.

“Memang  pada hidup sudah ditunjukkan lewat upaya-upaya serius untuk mewujudkan hidup  sejahtera. Sudah banyak tips yang dibagikan dan dipelajari seperti kerja keras, hidup hemat, budayakan menabung, demi terwujudnya hidup makmur dan sejahtera,” tegas Mgr. Rolly.

Menurutnya, keberpihakan pada alam juga sudah ditunjukkan lewat upaya-upaya serius untuk melestarikan alam. Alam adalah bagian penting dari hidup manusia. Kesejahteraan ekonomi manusia adalah bagian dari kelestarian alam. Alam adalah tempat di mana manusia berpijak.

“Sejahtera ekonomiku, lestari alamku dapat menjadi pada waktu semua pihak yang berkepentingan mengelola ekonominya sambil menunjukkan cintanya juga pada alam.

“Selamat memasuki Masa Prapaskah dengan Cinta ! Selamat merayakan Pesta Demokrasi, dan Selamat Datang di Tempat Pemungutan Suara dengan Cinta ! Selamat merayakan Hari Kasih Sayang dengan semangat Puasa dan Pantang !” sebut Uskup di akhir surat puasanya. (lk)

Meimonews.com – SMA Negeri 8 Manado melakukan softlaunching program unggulan sekolah Kamberu (kampanye bertani urban) di kompleks sekolah, Rabu (7/3/2024).

Softlaunching oleh Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut Dr. Femmy Sulut, M.Si itu dilaksanakan bersamaan dengan penutupan pelatihan Google for Education yang diadakan Senin-Rabu (5-7/2/2024).

Pelatihan Google for Education dilakukan untuk semua guru-guru karena sekolah ini merupakan salah satu sekolah rujukan Google di Sulut.

Launching Kamberu ini merupakan kelanjutan dari program sekolah penggerak (PSP) sekolah yang akrab disebut Smandel yang digagas untuk membuat branding baru SMA Negeri 8 PSP Kamberu.

Sekolah yang berfokus pada Merdeka Belajar Siswa dengan mengangkat semangat muatan budaya lokal Minahasa akan berjalan di TP 2025 bekerjasama dengan pelibatan penuh stakeholder (para guru, khususnya walikelas, seluruh orangtua siwa, para siswa).

Kepala SMA Negeri 8 Manado Dra. Mediatrix Maryani Ngantung, M.Pd menjelaskan, kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang  ada dipastikan dalam kolaborasi dan terintegrasi dari kegiatan green school, diving hingga robotik serta pihak luar Aqua Danone dalam progres serta persiapan yang sudah berjalan dari Unima yang dimotori  Dr. Mariana Rengkuan.

“Penanggungjawab dan kepanitian program sudah terbentuk,” ujar Mediatrix, yang adalah Kepala Sekolah Penggerak inovatif dan kreatif dalam membangun dan memajukan pendidikan di Sulut ni.

Mediatrix menjelaskan, kamberu merupakan sebuah rencana aksi wirausaha pertanian di SMA Negeri 8 Manado yang menggerakkan seluruh elemen sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan pertanian berkelanjutan sebagai proyek pembelajaran.

Nama kamberu digunakan karena terinspirasi dari salah satu babak dalam tarian maengket yang disebut Maowey Makamberu, di mana gerak dan lagunya megungkapkan syukur kepada Tuhan atas hasil pertanian berlipat ganda.

Secara etimologis, kamberu berasal dari bahasa suku-suku Minahasa -beberapa dialek menyebut juga kan weru- yang berarti makanan baru. (Fer)

Meimonews.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikbudristek menyelenggarakan webinar bertajuk Menjadi Orangtua Bijak di Era Digital. Webinar disiarkan secara langsung melalui Youtube Ditjen GTK Kemdikbud RI, Rabu (7/2/2024).

Diselenggarakannya webinar ini dilatarbelakangi oleh kondisi dewasa ini, di mana gawai dan peranti digital semakin masif digunakan anak dan remaja Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh, baik untuk jenjang pendidikan anak usia dini hingga pendidikan tinggi.

Namun di saat yang sama, muncul pula berbagai permasalahan akibat meningkatnya intensitas penggunaan gawai tersebut.

Ketua DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kemendikbudristek Franka Makarim

Ketua DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kemendikbudristek Franka Makarim menjelaskan, isu yang diangkat dalam webinar ini sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi orangtua maupun pendidik terkait penggunaan teknologi digital di dalam dunia pendidikan.

Teknologi digital merupakan salah satu sarana untuk memudahkan pertukaran informasi namun menciptakan ekosistem pendidikan digital yang sehat bagi tumbuh-kembang anak-anak Indonesia masih menjadi tugas besar berbagai pihak terkait.

Tak dapat dipungkiri, kemajuan teknologi dapat mengoptimalkan pertukaran informasi yang berguna untuk menstimulasi keterampilan berpikir dan nalar kritis anak.

Di sisi lain, maraknya bahaya siber yang mengancam ketika berselancar di internet, membuat peran orangtua sebagai figur teladan pengguna teknologi digital yang cermat, kritis, dan produktif menjadi sangat penting.

Selain itu, anak-anak juga memerlukan bimbingan orang dewasa agar dapat mengeksplorasi fitur yang sesuai dengan rentang usia dan kebutuhan mereka.

“Di era ini, pengaruh teknologi digital tidak dapat dihindari sepenuhnya. Tapi sebagai orangtua, kita memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk mengatasi, berdialog, dan memberi pengertian kepada anak-anak dalam pemakaian teknologi,” ujar Franka.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi yang baik antara orangtua dan pendidik untuk menciptakan lingkungan digital yang aman bagi generasi masa depan. Selain itu, lingkungan keluarga dan sekolah diharapkan mampu menjadi tameng yang mampu melindungi anak dari pengaruh negatif dunia digital.

“Dalam tantangan era digital yang semakin besar ini, kita harus bisa saling membantu, saling memperkaya pengetahuan, dan tidak malu bertanya terkait isu ini, sehingga kita dapat menerapkannya baik di lingkungan rumah maupun sekolah,” jelasnya.


Direktur Jenderal GTK Kemendikbudristek Nunuk Suryani

Direktur Jenderal GTK Nunuk Suryani menjelaskan, webinar ini diselenggarakan karena Ditjen GTK melihat pentingnya peran orangtua dalam memastikan keamanan penggunaan teknologi digital yang semakin masif pada anak-anak.

Salah satu platform yang dikembangkan oleh Kemendikbudristek, yaitu Platform Merdeka Mengajar (PMM), merupakan salah satu praktik baik penggunaan teknologi sekaligus strategi implementasi dari Kurikulum Merdeka. Saat ini, sebanyak 2,6 juta guru sudah menggunakan PMM.

“Penggunaan PMM merupakan wujud kontribusi pemerintah untuk memastikan pendidik dan peserta didik di seluruh Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses konten pembelajaran yang kontekstual,” ujarnya.

Pihaknya percaya, perkembangan teknologi digital merupakan satu keniscayaan. Untuk menghadapinya, pemerintah proaktif menyiapkan regulasi agar peserta didik mampu menghadapi kemajuan teknologi dengan rasa percaya diri dan karakter yang unggul.

Selain itu, berbagai kebijakan Kemendikbudristek diterbitkan guna mengembangkan kompetensi pendidik agar proses pembelajaran dapat terselenggara sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik di era digital.

Dalam konteks pendidikan bagi anak, upaya pemerintah ini tentunya perlu dibarengi dengan peran dan kecakapan literasi orang tua sebagai pendamping anak. Menurut Dirjen, literasi bukan hanya kemampuan menggunakan gawai dengan cerdas, namun juga bijak dalam memilah konten yang sesuai.

“Kemendikbudristek terus mengakselerasi penggunaan teknologi digital. Oleh karena itu, kita sebagai orang tua perlu memahami kebijakan tersebut untuk kebaikan masa depan anak-anak kita,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Komunitas akademisi, alumni dan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengeluarkan pernyataan sikap seruan kebangsaan.

Pernyataan sikap tersebut dibacakan perwakilan pimpinan mahasiswa di taman Patung Unsrat, Rabu (7/2/2024).

Dikeluarkannya pernyataan sikap seruan kebangsaan itu merupakan respon atas keprihatinan situasi dan kondisi menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ada lima hal yang dinyatakan dalam seruan kebangsaan tersebut. Pertama, mengecam segala bentuk tindakan yang menekan dan menindas kebebasan berekspresi dan berpendapat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024.

Kedua, menuntut kepada pejabat negara, pejabat pemerintah, aparatur sipil negara, yang ada di Pusat dan di daerah; TNI/POLRI menjaga kewibawaan, mengedepankan etika, norma dan martabat sebagai aparatur untuk bersikap netral, jujur dan adil, mengedepankan sikap profesional, sesuai persyaratan perundang-undangan dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Ketiga, mendesak kepada semua penyelenggara Pemilu dari tingkat Pusat KPU, Bawaslu Tingkat Provinsi, Kabupaten, Kota sampai di Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) untuk menjaga integritas demi mewujudkan Pemilu yang transparan, jujur adil dan bermartabat, tidak berpihak dan terbebas dari intervensi pihak manapun.

Keempat, hentikan pemberitaan bohong (hoaks) yang dilakukan atas nama organisasi, kelompok, maupun individu melalui sosial media, serta framing penggiringan opini yang mendiskreditkan orang atau kelompok tertentu, sehingga mengakibatkan terjadinya perpecahan sesama anak bangsa.

Kelima, menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan dengan menjunjung tinggi persaudaraan sebagai anak bangsa, sikap saling menghargai perbedaan di tengah keberagaman, serta menolak isu-isu identitas yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu yang menghancurkan sendi-sendi toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (FA)

Meimomews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dan Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia Sulawesi Utara melakukan penandatangan memorandum of understanding (MoU).

Penandatanganan Mou dilakukan Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M. Eng Asean IPU Eng dan Ketua Pengurus Wilayah Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia Sulut Kyai Haji Yaser Bachmid di lantai 4 Kantor Pusat Unsrat, Rabu (7/2/2024).

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, melalui kerjasama ini diharapkan akan ada kemajuan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi khususnya mengenai pendidikan dan praktik agama Islam di lingkungan kampus.

Lewat MoU ini, berbagai kegiatan seperti pembinaan keagamaan dan pelatihan muballigh bagi mahasiswa muslim Unsrat menciptakan kader yang memiliki public speaking yang cukup baik dan mampu melaksanakan dakwah Islam yang berkemajuan di tengah masyarakat.

Ketua Pengurus Wilayah Badan Koordinasi Muballigh Indonesia Sulut dalam sambutannya menjelaskan, tanggung jawab bukan hanya sekedar mencetak orang-orang yang berilmu tapi  juga kita bertanggung-jawab bisa mencetak generasi kita yang memiliki mental spiritual yang memadai bahkan yang kuat dan mantap. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pimpinan Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng (Rektor) menggelar Sidang Terbuka Senat Unsrat Manado dengan acara wisuda periode IV tahun akademik  2023/2024 di auditorium Unsrat Manado, Senin (5/2/2024).

Sebanyak 945 sarjana diwisuda pada acara yang turut dihadiri Gubernur Sulut Prof. (Hc) Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE, Ketua Umum Ikatan Alumni Unsrat Manado Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan. Dengan demikian total sarjana yang telah diwisuda telah berjumlah 111.120 orang.

Dalam sambutannya, Rektor menjelaskan, dengan penuh integritas, wisudawan telah melalui tiga tugas pokok perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Rektor berharap, apa yang telah dipelajari di Unsrat akan menjadi motivasi untuk memanusiakan orang lain menjadi unggul dan Si Tou Timou Tumou Tou kiranya menjadi bagian dalam kehidupan para wisudawan.

Gubernur Sulut yang adalah juga Dewan Penyantun Unsrat dalam sambutannya mengingatkan, para wisudawan harus lakukan apa yang sudah dipelajari sesuai cabang-cabang keilmuan yang diapati, karena pengetahuan para wisudawan semua berbeda-beda.

“Dan, perbedaan itulah yang mempersatukan kita semua,” ujar gubernur. (FA)

Meimonews.com  – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pengurus Wilayah Sulawesi Utara mengadakan Perayaan Natal Yesus Kristus di Four Point by Sheraton Manado, Jumat (2/2/2024).

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng yang hadir pada acara tersebut, dalam sambutannya menegaskan, PII sebagai organisasi profesi insinyur terbesar di Indonesia, memiliki peran dan tanggung jawab yang besar dalam menghasilkan pengetahuan, teknologi, seni dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Oleh karenanya, Prof. Sompie mengajak PII  bersama-sama melangkah maju dengan harapan baru dan tekad yang lebih kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Selain itu,  tetap menjaga semangat Natal dengan menghidupkan nilai-nilai cinta, kasih dan toleransi dalam setiap tindakan sebagai pencerminan profesionalisme seorang insinyur. (FA)

Meimonews com – Sebanyak 54 orang yang terdiri dari 28 dokter dan 26 dokter spesialis Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dilantik dan diambil sumpah/janjinya di aula fakultas, Jumat (2/2/2024).

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini dilakukan dalam sidang senat terbuka fakultas yang dihadiri Dekan Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantouw, DAN , M.Sc, SpGK, Wakil-wakil Dekan, Pimpinan dan Anggota Senat Fakultas, pimpinan Unsrat Manado dan sejumlah undangan lainnya.

Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng dalam sambutannya mengatakan, momentum ini para dokter dan dokter spesialis mengemban tanggung jawab besar sesuai dengan profesi, dimana pengetahuan, keterampilan, sikap sosial dan moralitas harus diutamakan ketika melayani masyarakat.

Rektor berharap, keberhasilan para dokter dan dokter spesialis menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Unsrat, dukungan dan masukan mengenai kebutuhan yang diperlukan masyarakat  bisa meningkatkan layanan serta mutu institusi menghasilkan lulusan yang unggul dan berbudaya.

Gubernur Sulut Prof. (Hc), Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan Daerah dr. Jemmy Lampus, M.Kes dalam sambutannya mengatakan, dokter bukan hanya penjaga kesehatan tapi juga pilar moral dalam masyarakat.

Selain itu, pentingnya aspek profesionalisme, integritas dan kode etik profesi kedokteran didalam menjalankan tugas kedepannya.

Unsrat, menurutnya, memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi dokter yang tidak hanya mahir secara klinis tetapi juga Fakultas Kedokteran menjadi pusat unggulan yang menanamkan nilai-nilai ini dalam hati setiap mahasiswa. (FA)

Meimonews.com – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pembelajaran (LP3) Unsrat Manado menggelar Workshop Penyusunan Buku Ajar/Buku Referensi  di aula lembaga tersebut, Kamis (1/2/2024).

Puluhan dosen dari fakultas-fakultas yang ada di lingkungan Unsrat mengikuti kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng tersebut.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng (kanan) saat memberikan sambutan

Dalam sambutannya, Rektor yang di dampingi Kepala LP3 Unsrat Manado Dr. Max J. Runtuwene menegaskan, tujuan diselenggarakannya workshop ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dosen di dalam menyiapkan, menyusun, sampai menerbitkan buku ajar/buku referensi pada penerbit yang berkualitas.

Oleh karenanya, Rektor berharap, kontribusi para dosen untuk meningkatkan mutu pembelajaran Unsrat benar-benar terwujud dan menghasilkan lulusan yang berkualitas, unggul, serta berbudaya dapat diwujudkan bersama. (FA)