Meimonews.com – Perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang (AARS) terhadap penanganan masalah penyakit malaria terbilang. serius.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemkot Manado tersebut dengan memberikan penghargaan berupa sertifikat eliminasi malaria.

Penyerahan piagam tersebut dilakukan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Dr. dr. Max R. Rondonuwu, DHSM, Mars kepada Wakil Walikota Manado Richard Sualang di Ibukota Nusantara IKN, Kalimantan Timur, Kamis (15/6/2023).

Penghargaan ini diterima Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan AARS yang dinilai telah berhasil memberantas penularan lokal dari penyakit malaria. Setelah diperjuangkan lebih dari 5 tahun, status eliminasi ini bisa dicapai.

Diketahui, sebanyak 8 Kabupaten/Kota di Indonesia hadir menerima Sertifikat Penghargaan di IKN. (elka)

Meimonews.com – Dirut RSUP Prof. Dr. RD Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD menerima hasil audit keuangan tahun 2022 dari Konsultan Akuntansi Publik (KAP) di ruang webinar rumah sakit, Kamis (15/6/2023).

Saat menerima hasil audit rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou itu, Dirut di dampingi Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Dr. Erwin Sondang.Siagian, SSTP, M.Si.

Dokter Jimmy (sapaan Dirut) menyampaikan terima kasih kepada tim audit yang sudah melakukan pemeriksaan terkait kegiatan dan program dari RSUP Kandou (sebutan akrab RSUP Prof. Dr. RD Kandou) sepanjang tahun 2022.

Apa yang menjadi temuan tentu saja akan menjadi cermin bagi RSUP Kandou untuk melakukan perbaikan dalam rangka sehatnya organisasi RSUP Kandou ke depan.

“Ada beberapa hal yang menjadi pekerjaan rumah dari manajemen, dan tentu saja ada upaya dari kami untuk sekolahkan, kemudian menempatkan SDM tersebut di bagian tertentu dengan latar pendidikan yang sesuai dengan kompetensinya,” ujar dokter Jimmy. (Fer)

Meimonews.com – Ada empat  dampak positif dari donor darah. Itulah sebabnya, memberikan/mendonorkan darah kepada mereka yang membutuhkan diperlukan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) dr. Sumilat BSX Lapian ketika memberikan materi pada Edukasi Kesehatan tentang Donor Darah memperingati Hari Donor Darah Sedunia Tahun 2023 di ruang tunggu Poliklinik Bedah RSUP Kandou, Rabu (14/6/2023).

Kegiatan yang diadakan Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran (IPKP) pimpinan dr. Sekplin Sekeon, SpN, MPH ini diikuti para pasien dan keluarga pasien serta pengunjung lainnya.

Dokter Lapian lantas menguraikan keempat dampak positif tersebut. Pertama, donor darah adalah tindakan pelayanan yang mulia dan tanpa pamrih bavi umat manusia. Kedua, kesempatan untuk menjalani pemeriksaan medis umum oleh dokter yang memenuhi syarat, yang juga dapat membantu diagnosis penyakit kesehatan yang dicurigai.

Ketiga, donor darah dilaporkan dikaitkan dengan penurunan resiko penyakit kardiovaskukar para pendonor terutama pria paruh baya, 1, 2. Keempat, donor darah secara teratur dapat mengurangi resiko penyakit seperti kanker, serangan jantung, dan penyakit perlemakan hati.

“Donor darah memiliki manfaat luar biasa, yakni bisa mencegah kanker, serangan jantung, hingga stroke,” ujar dokter Lapian.

Terkait dengan siapa saja yang bisa menyumbangkan/mendonorkan darahnya, dokter Lapian menjelaskan pendonor harus berusia sekurang-kurangnya 17 tahun hingga 60 tahun untuk pendonor pertama kali dan pendonor ulang berumur di bawah 65 tahun dengan persetujuan/rekomendasi dokter.

Selain itu, ada persyaratan medik yang harus dipenuhi seperti pendonor dalam keadaan sehat,  berat badan ideal, nadi dan tekanan darah normal.

Untuk melakukan donor darah, menurutnya, ada interval waktu yang harus diperhatikan yakni dua bulan baik pria maupun wanita. Khusus untuk wanita, sesuai Permenkes No. 91/2012, hanya dibolehkan 4 kali setahun.

Berkaitan dengan tanggung jawab pelayanan darah atau yang bisa menyelenggarakan Unit Transfusi Darah (UTD), sebutnya, ada pada pemerintah, baik pusat dan daerah serta juga organisasi kemanusiaan yakni Palang Merah (kalau di Indonesia PMI).

Namun dijelaskan, khusus untuk PMI adalah tugas perbantuan yang mungkin saja suatu saat wewenang bisa dihapus. Sebab, tidak semua organisasi Palang Merah diberikan wewenang melakukan pelayanan darah.

UTD RSUP Kandou adalah bagian dari pemerintah pusat. “Yang dirikan UTD di RSUP Kandou adalah Direktur Utama saat ini (Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD),” ujar dokter Lapian. (Fer)

Meimonews.com – Direksi RSUP Kandou dalam hal ini Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke poliklinik eksekutif dan rawat jalan, Rabu (14/6/2023).

Sidak yang dilakukan dokter Ivonne (sapaan akrab Direktur SDM dan Pendidikan dan Penelitian) di dampingi Koordinator SDM Ns. Suwandi Luneto, S.Kep, M.Kes, Sub Koordinator Umum Novi Rapar, ST, Sub Koordinator Hukormas Novita SH ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pelayanannya.

Selain merupakan kegiatan rutin, sidak ini juga untuk memonitor kinerja pegawai RSUP Kandou saat melakukan pelayanan di lapangan.

“Selain tupoksi dari Direksi, sidak ini bertujuan untuk tetap menjaga kualitas pelayanan sesuai dengan standar dan SOP yang ada di RSUP Kandou,” ujar dokter Ivonne.

Sidak ini, tambahnya, merupakan wujud untuk pertegas pembinaan disiplin pegawai.Tekankan komitmen penggunaan seragam dinas saat bertugas. “Selain itu, absensi, seragam pegawai, kebersihan ruangan juga menjadi perhatian dari sidak kali ini,” tandasnya. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri kegiatan pembekalan/pembagian materi bagi para penulis MTPJ, RHK GMIM dan Khotbah edisi Februari 2024 – Januari 2025 yang diadakan di Ruang Pertemuan Dinas BKPSDM Kota Manado, Rabu (14/6/2023)

Dalam arahannya,  Walikota menyampaikan beberapa hal sehubungan kehidupan beragama di Kota Manado. Turut disampaikan terkait etos kerja yang dapat meningkatkan kualitas kinerja untuk kepentingan gereja dan masyarakat umum.

Tidak lupa, mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan tentang kebersihan lingkungan dan kesadaran masyarakat terhadap sampah. Hal lain yang menjadi perhatian Walikota adalah ketertiban umum, khususnya pemutaran musik yang mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Walikota menyampaikan selamat atas pelaksanaan kegiatan ini. “Selamat mengikuti pembekalan, semoga hasilnya dapat berguna dan bermanfaat bagi warga gereja, warga GMIM dan tentunya berdampak baik bagi kehidupan masyarakat di Kota Manado dan Sulawesi Utara,” ujar orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini. (elka)

Meimonews.com – Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan mengeluarkan Sertifikat yang menyatakan bahwa RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado telah memenuhi kualifikasi sebagai Institusi Penyelenggara Uji Kompetensi (Ukom) Jabatan Fungsional Kesehatan untuk jenis Jabatan Fungsional yang telah dilakukan penilaian dengan masa berlaku 5 Tahun.

Sertifikat tersebut diserahkan Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, kepada Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, saat pelaksanaan apel di halaman Kantor Pusat RSUP Kandou, Senin (12/6/2023).

Sertifikat tersebut, sebelumnya, telah diterima dokter Rotty dari Ditjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI.

Dirut menyampaikan apresiasi kepada Direktorat SDM di bawah pimpinan Dokter Ivonne Rotty karena RSUP Kandou saat ini mendapatkan sertifikat dari Kementerian Kesehatan. “Kalau tidak terakreditasi akan berdampak pada biaya, di mana kita akan bolak-balik keluar daerah untuk mengikuti Ukom,”ujarnya

Dengan keluarnya Sertifikat Rumah Sakit Terakreditasi Ukom, secara resmi RSUP Kandou bisa menyelenggarakan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional bagi seluruh Institusi. (Fer)

Meimonews.com – Dirut RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Dr. dr Jimmy Panelewen, SpB, KBD memimpin Apel Kendaraan Dinas milik Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) di halaman parkir Kantor Pusat, Kamis (8/6/2023).

Apel ini merupakan bentuk pertanggungjawaban serta akuntabilitas terhadap aset-aset milik pemerintah (RSUP Kandou) melalui Bagian Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).

Mendampingi dokter Jimmy (sapaan akrab Dirut) adalah Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang dr Yeheskiel Panjaitan, SH, MARS, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto, Sp.BTKV, Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Dr. Erwin Siagian, SSTP,  M.Si.

Dokter Jimmy menegaskan, kegiatan ini wajib dilaksanakan secara reguler, untuk melihat kuantitas dan kualitas Barang Milik Negara dalam bentuk kendaraan, sehingga pimpinan bisa mengetahui bagaimana kondisi dari aset yang dimiliki Kementerian Kesehatan di RSUP Kandou.

Kegiatan ini juga mengingatkan kepada mereka yang sudah difasilitasi oleh negara agar dapat menjawab itu dengan menjaga dan merawat dengan baik aset ini.

“Saya berharap kepada pejabat yang memegang aset negara agar dapat bertanggung jawab dan menjaga serta merawat dengan baik, karena aset ini juga untuk menunjang kelancaran tugas pekerjaan,” pinta dokter Jimny.

Ditegaskan pula, apel kendaraan ini adalah salah satu bentuk pengamanan barang milik negara.

“Banyak aset kita harus ditata dijadikan rapih sehingga proses pemilikan BMN menjadi jelas untuk mewujudkan pengelolaan BMN yang transparan dan akuntabilitas, dan semua harus taat terhadap regulasi yang ada,” tandasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatangan surat pertanggungjawaban oleh pejabat pemegang kendaraan dinas. (Fer)

Meimonews.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Samsat dan Rekonsiliasi Data Kendaraan Bermotor Samsat Sulut dalam rangka penelitian dan verifikasi data pelaporan pajak daerah, di NDC Molas,  Kamis (8/6/2023).

Sejumlah hal dibahas dalam kegiatan yang diikuti perwakilan instansi/lembaga terkait dan jajarannya yakni Bapenda, Kepolisan dan Jasa Raharja. Sekdaprov Steve AH Kepel di dampingi Plt. Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen membuka pelaksanaan kegiatannya.

Sekdaprov mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan ini sangatlah strategis, sebab mampu meningkatkan sinergitas kita semua dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik dan prima. ” Untuk itu, mari kita optimalkan bersama pelaksanaan kegiatan ini sehingga apa yang menjadi output dan outcomenya dapat kita raih demi pelayanan kesamsatan di seluruh wilayah Sulawesi Utara, yang lebih baik,” ujarnya.

Saat ini, sebut Sekdaprov, kita berada pada zaman yang serba digital dan berbasis teknologi. Hal ini, menuntut kita untuk terus beradaptasi dan menggunakan teknologi dengan bijak terlebih dalam penyelenggaraan pelayanan Samsat.

Diungkapkan juga, rekonsiliasi data kendaraan bermotor di Sulawesi Utara juga perlu didukung oleh penggunaan teknologi yang memadai sehingga prosesnya dapat berjalan dengan lebih efisien dan akurat.

Kita harus selalu terpacu melakukan perbaikan, meningkatkan kualitas untuk bisa menunjukkan standar pelayanan yang lebih tinggi. Apalagi kita sadari bersama, penyelenggaraan administrasi dan pelayanan publik terus dituntut untuk mampu menuju ke arah yang semakin efektif dan efisien.

Dalam artian, sistem dan mekanisme dari administrasi dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, semakin tertib serta berjalan sesuai dengan kondisi sebenarnya yang tidak berbelit-belit.

Sekdaprov berharap, rapat ini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan gagasan, masukan, dan solusi yang konstruktif serta untuk melakukan evaluasi dan pemantapan pelayanan kesamsatan Tahun 2023.

”Mari kita bangun sinergitas dan kolaborasi untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan terlebih untuk peningkatan penerimaan PAD khususnya pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor serta untuk mengatasi berbagai permasalahan terkait data kendaraan bermotor di Sulawesi Utara,” ujarnya berharap.

Hadir pada kegiatan ini, Ditlantas Polda Sulut, Pimpinan Jasa Rahardja, Kabid Pajak Bapenda Sulut Filma Kepel. (elka)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Dr. dr.Jimmy Panelewen, SpB-KBD bersama Dewan Direksi dan Pejabat terkait mendampingi Tim Konsultan Islamic Development Bank (IsDB) meninjau lokasi yang akan dibangun Gedung Kanker Terpadu, Kamis (8/6/2023) siang.

“Lahan seluas 2.200 meter dibutuhkan oleh IsDB untuk pembangunan Gedung Kanker Terpadu tersebut,. Lahan tersebut disiapkan di area parkiran depan Instalasi Rawat Jalan,” ujar Dirut.

Saat peninjauan, Tim Arsitektur RSUP Prof. Kandou dan Tim Konsultan IsDB langsung melakukan pengukuran area dimaksud.

Dokter Jimmy (sapaan Dirut) menjelaskan, ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Kesehatan RI melalui RSUP Prof. Kandou untuk mewujudkan pelayanan kesehatan secara maksimal di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Tak tanggung-tanggung, proyek pembangunan gedung setinggi 12 lantai tersebut bakal ditopang penuh oleh IsDB.

“Sejauh ini, pembahasan proyek berjalan dengan baik dibuktikan dengan peninjauan lahan yang mendapat respon baik dari tim konsultan IsDB,” ungkap dokter Jimmy.

Saat peninjauan, dokter Jimmy didampingi Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan, SH, MARS, Direktur Layanan Operasional dr. Wega Sukanto SpBTKV, Direktur Perencanaan, Keuangan dan BMN Dr. Erwin Siagian, SSTP MSi, serta Tim KSO RSUP Kandou. (Fer)

Meimonews.com – Memperingati HUT ke-65 Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Mdk dan didukung Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) pimpinan Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD menggelar kegiatan donor darah di Aula Grhadika Jaya Sakti Makodam, Rabu (7/6/2023).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kasdam XIII/Mdk Brigjen TNI M. Luthfie Beta, S.Sos, M.Si mewakili Pangdam Mayjen TNI Alfred Denny Tuejeh ini turut dihadiri Istri Pangdam, Pengurus Persit Kartika Candra Kirana, Kepala Rumkit Tk 2 RW Mongisidi dan jajaran Kodam.

Sebanyak 234 orang bersiap dan bersedia menjadi pendonor darah. Namun, dari jumlah tersebut hanya 184 orang yang lolos pemeriksaan dan diambil darahnya sementara 50 orang tidak bisa donasi karena tekanan darah tinggi atau rendah, kadar Hb kurang 12,7 atau lebih 17 dan lain-lain.

Beberapa pejabat utama Kodam dan istri mereka yang tergabung dalam organisasi Persit (Persatuan Istri Tentara) terlihat ikut mendonorkan darahnya dan lolos dalam pemeriksaan.

Di kesempatan itu, sebut Kepala UTD RSUP Kandou dr. Stephen Lapian kepada Meimonews.com, usai kegiatan, ada dua ibu Persit baru pertama kali mendonorkan darahnya yang berkenan ikut dalam kegiatan donor dara ini di momen HUT Kodam XIII/Mdk.

Dalam sambutannya, Kasdam mewakili Pangdam mengungkapkan, kegiatan donor darah dalam rangka HUT Kodam tahun ini dilaksanakan serentak di tiga tempat wilayah kerja Kodam XIII/Mdk, selain di Markas Kodam.

Disebutkan, kegiatan donor darah akan dilakukan di setiap perayaan di Markas Kodam dan wilayahnya dengan maksud untuk membantu masyarakat yang membutuhkan donor darah.

Banyak kali bila ada masyarakat menghubungi,  maka Kasdam bertanya perlu berapa pendonor dan sejumlah itu yang dikerahkan menuju UTDnya. “Kodam memiliki data lengkap golongan darah anggota,” ujar Kasdam. (AF)