Meimonews.com – Berbagai kegiatan lomba memperingati Hari Kartini tahun 2024 digelar Dharma Wanita Rumah Sakit Umum Pusat Dr. RD Kandou Manado yang akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou.

Kegiatan yang berlangsung dua hari, Selasa- Rabu (7-8/5/2024) ini dibuka pelaksanaannya oleh Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Ns Suwandi I Luneto, S.Kep, M.Kes mewakili Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes.

Turut hadir pada acara ini, Ketua Komite Medik Dr. dr. Erling David Kaunang, SpA (K), para Manajer dan Asisten Manager.

Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian RS Kandou Ns Suwandi I Luneto, S.Kep, M.Kes

Adapun kegiatan dan lomba yang telah dan digelar adalah Fashion Show, lomba masak keluarga, dan Halal Bi Halal.

Luneto menegaskan, Raden Ajeng Kartini memperjuangkan undang-undang untuk melindungi kaum wanita, terkait dengan kekerasan terhadap perempuan.

Ketua Dharma Wanita RS Kandou Manado drg. Elisa Mefilinda

Perempuan, menurutnya, menjadi  pengingat dalam satu kelompok dan keluarga seperti salah satu filosofi mengatakan bahwa kalau sudah tidak ada lagi yang ditakuti maka selesailah sudah kehidupan ini.

“Artinya, kalau ingin maju kita harus saling menerima masukan dari istri maupun sesama,” ujar Luneto seraya menyampaikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada Dharma Wanita RS Kandou yang sudah melaksanakan kegiatan ini.

Dokter Ivonne menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh Dharma Wanita RS Kandou. Jajaran Direksi sangat mendukung kegiatan ini. Peringatan ini menjadi momen penting untuk menghormati peran dan jasa jasa perempuan.

Ketua Dharma Wanita RS Kandou Manado drg. Elisa Mefilinda menjelaskan, kegiatan yang bertemakan Mandiri Kreatif dan Berkontribusi ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari RA Kartini untuk membuat civitas RS Kandou Manado bisa menikmati dan memaknai arti seorang Kartini.

Dokter Caca (sapaan akrabnya) berharap semuanya boleh terlibat langsung dalam kegiatan yang bertujuan untuk membangun kembali Dharma Wanita menjadi bagian dari kegiatan RS Kandou ini.

“Dalam rangka memperingati RA Kartini, Dharma Wanita RS Kandou akan melaksanakan beberapa kegiatan yaitu lomba fashion show, lomba masak keluarga, dan halal BI halal,” ujar dokter caca seraya berharap ke depannya seluruh wanita bisa menjadi kaum perempuan yang mandiri kreatif dan berkontribusi. (Fer)

Meimonews.com – Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang mengunjungi Korban Bencana Alam Erupsi Gunung Ruang Tagulandang di Pos Pengungsian Sentra Tumou Tou Manado Kementrian Sosial RI, Paal IV Manado. Senin (6/5/2024)

Dalam kunjungan tersebut, atas nama Pemerintah Kota Manado, Wawali menyampaikan terima kasih kepada Kepala Balai Sentra Tumou Tou Manado Kementrian Sosial RI, Dra. Meerada Saryati Aryani, M.Si.

Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang telah menampung dan mengcover 1300-an pengungsi erupsi Gunung Ruang yang tersebar di beberapa titik.

“Kami langsung membuat dapur umum untuk menangani penyediaan bahan makanan siap saji bagi pengungsi serta mendistribusikan makanan siap saji serta bantuan kebutuhan pangan lainnya kepada pengungsi yang ada di setiap kelurahan,” ujar Wawali.

Ditambahkan, anak-anak korban bencana difasilitasi juga oleh Pemerintah Kota Manado agar selama di pengungsian tetap mendapat pendidikan yang layak. (Afer)

Meimonews.com – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, pimpinan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou atau akrab disebut RSUP Kandou melakukan koordinasi dengan beberapa instansi.

Koordinasi tersebut dilakukan Jumat (3/5/2024) di tempat-tempat berbeda. Koordinasi dengan pimpinan Kejaksaan Tinggi (Kejati) terjadi di ruang Direksi RSUP Kandou yang diterima Dirut Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes di dampingi Dewan Direksi.

Koordinasi dengan Pimpinan PDAM Manado dilakukan Direktur Layanan Operasional, dr Wega Sukanto, Sp, BTKV, serta Manager Hukum dan Humas Ruslianto A Urendeng, SH di Kantor PDAM Manado.

“Koordinasi dengan  PDAM Manado dan PLN Area Manado terkait permasalahan pelayanan di RSUP Kandou,” sebut rilis Hukormas RSUP Kandou, usai kegiatan. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, tidak ada cara lain untuk sejahtera selain memperbaiki kualitas pendidikan.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan arahan pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (2/5/2024).

“Tidak cara lain untuk sejahtera selain dengan pendidikan. Jadi, negara tidak akan sejahtera jika kualitas pendidikan rendah. Esensi ini yang harus dikembalikan,” ujar Walikota.

Itu sebabnya, Walikota mengingatkan agar program Merdeka Belajar yang harus semakin digiatkan. “Kita harus fokus meningkatkan kualitas pendidikan agar dapat memastikan daya saing bangsa kita,” tandas orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini.

Sebelum arahan tersebut, Walikota membacakan pidato Mendikbudristek RI Nadiem Anwar Makarim.

Pada upacara peringatan Hardiknas tersebut turut dilaksanakan penyerahan penghargaan dan tanda jasa serta Surat Keputusan Pensiun, serta Pencanangan Bulan Merdeka Belajar yang ditandai dengan pemukulan tetengkoren.

Hadir pada kegiatan ini, Ketua TP PKK Kota Manado yang juga Bunda PAUD Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan, Kepala-kepala SKPD, Anggota DPRD Kota Manado, Forkopimda Kota Manado, para Camat, perwakilan guru dan siswa serta undangan lainnya. (lk)

Meimonews.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Fasilitasi, Pembimbingan, Pengembangan dan Penguatan Penyiapan Pengasuhan 1000 HP yang diadakan di Ruang FJ Tumbelaka Kantor Gubernur Sulut, Kamis (2/5/2024).

Rakor yang diikuti perwakilan Dinas Dukcapil dan KB Sulut, Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut/Satgas PPS Sulut, TP PKK Sulut (Pokja IV) dan Dinas PPKB Kabupaten/Kota dan dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Dinas Dukcapil dan KB Sulut Christodharna SM Putra Sondakh, SH ini membahas beberapa hal.

Pertama, perlu ada kerja keras dan komitmen bersama untuk mencapai target penurunan stunting tahun 2024. Kedua, mendorong kabupaten/kota untuk merealisasikan anggaran. Ketiga, terfasilitasinya pelayanan intervensi sensitif dan spesifik kepada sasaran khususnya pada anak usia 0 – 24 bulan, ibu hamil dan ibu nifas.

Keempat, penyampaian terkait sasaran yang termasuk dalam EPPGBM & KRS, perlu ada pendampingan dan intervensi dari semua pihak terkait. Kelima, memprioritaskan program stunting dalam program anggaran daerah.

Keenam, mendorong peningkatan pengukuran balita di posyandu untuk mencapai minimal 95.persen di setiap kabupaten/kota sehingga intervensi dapat dilakukan tepat sasaran. Ketujuh, inovasi dari desa untuk memaksimalkan penurunan stunting melalui TP-PKK.

Kedelapan, pendampingan keluarga oleh TPK dimaksimalkan (BKKBN dan TP PKK). Kesembilan, perlu melibatkan organisasi untuk menjangkau remaja, keterlibatan genre kabupaten/kota dalam mencegah terjadinya peningkatan kasus pernikahan dini.

Di rakor ini ada pemaparan materi oleh Ketua Program Manager Satgas  Percepatan Penurunan Stunting Sulut
Danny Lalamentik mewakili Kepala.BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg dan Ketua Pokja IV TP PKk Sulut dr. Inggrith Giroth, M.Kes.(Fer)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut menggelar Pembinaan SDM dan Penguatan Bangga Kencana dan Halal Bi Halal di Hotel Sentra Manado, Selasa (30/4/2024).

Turut hadir pada kegiatan ini perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut, BPS Sulut, Koalisi Kependudukan, Mitra Kerja lainnya.

Pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg tersebut beberapa pembicara ditampilkan baik terkait dengan kegiatan pembinaan maupun halal bi halal.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat memberi sambutan

Dalam sambutannya, Tandaju mengurai makna halal bi halal. Disebutkan, bulan  Syawal  tiba  sudah  menjadi tradisi bangsa ini untuk  saling  bersilaturahmi ke saudara–saudara  yang lain untuk saling meminta maaf, karena saling memaafkan adalah salah satu sifat terpuji yang sangat dianjurkan dalam agama.

Tradisi saling maaf-memaafkan diselenggarakan secara pribadi dengan acara  yang lebih formal dan khusus, yang lebih dikenal dengan sebutan  halal bi halal.

Menurut Tandaju, momentum  halal bi halal sebagai ajang silaturahmi   Perwakilan  BKKBN Provinsi Sulut dengan para stakeholder dalam memperkuat  hubungan kerjasama dalam  berbagai momentum dan bagi para pegawai dalam rangka meningkatkan kapasitas dan SDM sebagai Aparatur Sipil Negara.

Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, IPU Asean Eng.(guru besar bidang ilmu sains bangunan dan Wakil Rektor 4 Unsrat Manado) saat membawakan materi

Mengakhiri  sambutannya, Tandaju mengajak untuk dapat melapangkan dada,  membuka hati dengan rasa sabar dan penuh keiklasan atas ridho Tuhan, memohon dan memberi maaf atas kesalahan di antara kita semua, baik sengaja maupun tidak sengaja,

“Semoga dengan ikatan tali persaudaraan ini akan mempererat hubungan kita demi mewujudkan Sulut Hebat menuju Indonesia Maju,” ujarnya.

Ustadz Hi. Kudrat Dukalang. S.Ag. M.Pd. saat memberikan ceramah

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penyajian materi tentang Standar Rumah Tinggal yang Nyaman dan Sehat untuk Keluarga Reproduksi yang dibawakan Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, IPU Asean Eng.(guru besar bidang ilmu sains bangunan dan Wakil Rektor 4 Unsrat Manado).

Setelah itu, penyampaian ceramah tentang Kasih yang dibawakan Ustadz Hi. Kudrat Dukalang. S.Ag. M.Pd. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. RD Kandou Manado menjadi pusat perhatian bagi para ahli kardiologi pediatrik dari seluruh Indonesia dalam rangka Pediatric Cardiology Update XII.

Hal tersebut terlihat saat diadakannya Workshop Intervention Consultant di Gedung Cardio Vasculer Brain Venter (CVBC) Lantai 4 rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou itu, Selasa (30/4/2024).

Dalam kegiatan yang menampilkan para ahli terkemuka tersebut, perkembangan terbaru dalam diagnosis dan pengobatan penyakit jantung pada anak-anak mendapat sorotan.

Para peserta berkesempatan untuk belajar langsung dari praktisi-praktisi terbaik dalam teknik intervensi terbaru untuk kasus-kasus yang kompleks secara live.

Ketua Panitia Kegiatan Dr.dr. Erling David Kaunang, Sp.A(K) menyampaikan, pihaknya sangat senang dapat memberikan pengetahuan yang berharga dalam bidang kardiologi pediatrik.

Acara ini juga menjadi platform penting bagi pertukaran pengetahuan antara para profesional medis, memperkuat jejaring kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas perawatan kesehatan Jantung anak di Indonesia.

“Pediatruc Cardiology Update XII di Manado merupakan kegiatan tahunan, Jadi setiap tahunnya dokter  spesialis anak, konsultan jantung anak (super spesialis) berkumpul di center-center yang melaksanakan kegiatan pelayanan jantung anak, diantaranya Workshop Consultan Cardiologi,” jelas dokter David.

Disebutkan, Workshop Consultan Cardiologi dikhususkan untuk dokter-dokter konsultan jantung anak, akan diberikan ilmu-ilmu yang terupdate

Sehubungan dengan pelayanan jantung anak, di antaranya ada intervensi jantung anak yaitu tindakan  intervensi untuk kelainan jantung bawaan (penutupan jantung bocor) atau penutupan devec atau kelainan jantung.

“Di samping itu, ada juga pembahasan-pembahasan kasus dan metode terbaru tentang  pelayanan jantung anak dan penanganan-penangan terbaru,” ujarnya.

Diungkapkan, workshop dilaksanakan secara online. “Jadi, ada yang langsung mengerjakan, ada yang memantau langsung di ruangan kateterisasi laboratorium dr. David Waworuntu, Sp.A (K).

Ada juga yang dibicarakan di dalam workshop secara online. Begitu tindakan langsung dishot secara online baik tindakan maupun alat  penunjang diagnosis seperti ekocardiografi penunjangnya kateterisasi intervension, (Katerisasin jantung untuk melakukan tindakan intervensi),”sebutnya.

Ketua UKK (Unit Kerja Koordinasi) dr. Rizky Adriansyah, M.Ked (Ped), Sp.A(K) memberikan apresiasi dan terima kasih  kepada RSUP Kandou dan anggota dari UKKnya.

“Kegiatan ini sudah kita rencanakan dari tahun yang lalu sejak terakhir dilakukan di Bali, dan tentunya kita berharap layanan jantung anak berkembang tidak hanya di Indonesia bagian barat tapi juga di Indonesia bagian timur juga perlu pengembangan layanan jantung anak,” ujarnya

Ditambahkan, kalau dibandingkan dengan negara- negara lain kita masih jauh, tapi kita harapkan dengan pemerataan pelayanan yang ada, juga mendukung program Kemenkes untuk bagaimana menurunkan angka kematian bayi baru lahir, yang salah satu penyebab penyakit jantung bawaan.

Untuk  itu, diupayakan agar seluruh  dokter mulai dari layanan primer dan sekunder dari seluruh Rumah Sakit Umum Kabupaten/ Kota juga RSUP Kandou sebagai pusat rujukan, untuk layanan jantung anaknya berkembang lebih cepat.

Menurut dr. Rizky, melihat perkembangan yang ada, untuk itu kita mengundang para dokter terutama dokter-dokter yang selama ini kalau kita adakan acara di Indonesia bagian barat dokter dokter bagian timur sulit hadir .

“Sengaja kita buat khusus dokter-dokter yang ada di Indonesia bagian timur, (Sulawesi, Papua, Maluku) agar bisa belajar bersama-sama di sini untuk bagaimana layanan jantung anak di bagian timur bisa berkembang, dan kita memilih Manado karena dilihat lebih strategis untuk rujukan papua dan maluku,” ujarnya

Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes menyambut baik pelaksanaan kegiatan Pediatric Cardiology Update XII dan Workshop Intervention Consultant.

Dirut berharap, kegiatan ini dapat mengembangkan pengetahuan keterampilan serta pemahaman layanan kardiologi pediatric dalam melakukan tindakan intervensi yang aman dan tepat. (Fer)

Meimonews.com – Erupsi Gunung Ruang yang terletak di Kecamatan Tagulandang Kabupaten Kepulauan Sitaro (Siau Tagulandang Biaro) kembali terjadi pada Selasa (30/4/2024) pagi.

Dampak erupsi yang sudah pada level empat tersebut terasa sampai di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Utara termasuk di Kota Manado.

Oleh karena itu, karena Kota Manado terkena dampaknya seperti abu vulkanik yang tersebar cukup banyak maka Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Andrei Angouw sebagai Walikota dan Richard Sualang sebagai Wakil Walikota bertindak cepat.

Lewat akun facebook (fb) Pemerintah Kota Manado mengeluarkan imbauan agar masyarakat yang beraktivitas di luar rumah agar mewaspadai abu vulkanik tersebut.

“Masyarakat diimbau selalu menggunakan masker untuk menghindari paparan abu vulkanik dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak diperlukan,” akun fb tersebut.

Dijelaskan, abu vulkanik yang terhirup bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti radang saluran pernapasan atas akut, radang pada selaput mata, serta dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan radang di paru-paru. (lk)

Meimonews.com – Pemadanan data stunting antara elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM) dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) sangat penting.

Hal tersebut ditegaskan Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K)
pada acara Rakernas Bangga Kencana dan PPS di Jakarta, baru-baru.

“Jadikan data itu harus diverifikasi. Ada data EPPGBM itu datanya dapat dari posyandu melalui penembangan. Alatnya sudah baru, petugasnya sudah dilatih, kemudian dia mengerjakan serentak, hasilnya dikumpulkan. Data ini harus diverifikasi, karena data yang di EPPGBM itu sudah jauh di bawah 20 persen stuntingnya,” ujar Hasto.

Dijelaskan, berdasarkan data EPPGBM jika dianalisis secara menyeluruh, angka stunting di Indonesia bisa di bawah 14 persen. Karena itu, ia menekankan penting untuk mengulas atau mereview data SKI dan EPPGBM, kemudian dipadankan sehingga ada keselarasan data.

Menurutnya, EPPGBM itu seperti real count, sedangkan SKI itu seperti quick count, karena survei. Oleh karena itu, yang perlu kita sikapi sekarang EPPGBM dimaksimalkan menjadi 100 persen, jadi penimbangan-penimbangan yang belum lengkap, dimaksimalkan sampai 100 persen.

“Kalau EPPGBM diverifikasi, saya yakin angkanya akan jauh di bawah 20 persen, sehingga saya yakin kalau menggunakan EPPGBM, datanya bahkan bisa di bawah 14 persen, tetapi kalau menggunakan angka survei, angkanya masih jauh, maka titik temunya saya kira ada diverifikasi EPPGBM bulan April, kemudian bulan Mei oleh Menteri Kesehatan,” katanya.

Ditegaskan pula, verifikasi dan validasi (verval) data EPPGBM bisa dilakukan dengan lebih akurat, karena di daerah sudah memiliki standar pengukuran balita yang jelas.

“Kalau dulu alatnya masih beda-beda, ada dacin, digital, itu belum seragam, sekarang seharusnya angka real count lebih bagus, dan sudah standar, karena alatnya sudah seragam,” jelasnya. (Fer)

Meimonews.com – Sebanyak 83 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2023 di lingkungan BKKBN Sulut dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg.

Pelantikan dan Pengangkatan PPPK yang terdiri dari 11 PKB Ahli Pertama, 4 PLKB Terampil dan 68 PLKB Pemula tersebut dilaksanakan pada apel kerja BKKBN Perwakilan Sulut di halaman Kantor,  Senin (29/4/2024).

Turut hadir pada kegiatan yang diikuti pegawai di lingkungan BKKBN Sulut ini adalah sejumlah Kepala Dinas OPD-KB se-Sulut.

Para PPPK dilantik dan diangkat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kepala BKKBN Perwakilan Sulut setelah melalui proses/tahapan seleksi yang telah diatur sesuai peraturan yang ada.

Ada beberapa hal penting yang disampaikan kepada PPPK tersebut saat Kaper memberikan sambutan.

Pertama, para PPPK siap ditempatkan di mana saja sesuai surat pernyataan yang sudah ditandatangani di atas meterai. Kedua, status kepegawaian serta penerimaan gaji dan tunjungan berada di BKKBN Perwakilan Sulut.

Ketiga, melaksanakan tugas di kabupaten/kota dan bersinergi dengan OPD-KB sesuai penempatannya. Keempat, sesuai perjanjian kinerja, PPPK memiliki masa tugas selama 5 tahun. Kelima, maksimalkan kinerja di lapangan sebagai Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dengan profesional, penuh tanggung jawab, berdedikasi tinggi, dan loyalitas untuk program Bangga Kencana PPS.

Keenam, perhatikan capaian atau target sesuai dengan perjanjian kerja. Ketujuh, wajib memasukkan laporan bulanan melakui aplikasi New Siga, Kedelapan, perhatikan kedisiplinan terkait presensi dan pengisian laporan kerja harian melalui aplikasi E-Visum. Berkoordinasi dengan lini lapangan sebagai pengampu Penyuluh KB. Kesembilan, berintegritas dalam penggunaan dana BOKN.

“Laksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab. Semoga dengan kehadiran PPPK di kabupaten dan kota akan membuat warna baru di lapangan dan dinas,” sebut Kaper di akhir sambutannya. (Fer)