Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI) mengadakan Welcome Dinner di salah satu hotel di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (13/5/3024).

Usai welcome dinner, para tamu dan undangan melakukan Ambassador Goes to Kampung KB.

Kegiatan ini dihadiri Deputy Head of Mission of the Embassy of Kenya to Indonesia Jackson Nyagaka Onkoba, Deputy Head of Mission of the Embassy of Finland to Indonesia Essi Evelina Ervasti, Counselor, Head of ASEAN Section of the Embassy of United Arab Emirates Matar Ali Fadhel Almansoori, Counselor of the Embassy of Malaysia to Indonesia Rosnita.

Counselor of the Embassy of Australia to Indonesia Simon Joseph Flores, Counselor of the Embassy of Canada to Indonesia Kevin Tokar, Program Officer of the Envoy of Seychelles to ASEAN Joshua G. Somba, Junior Advisor of the Embassy of Finland to Indonesia Julia Maria Malvina Hoffman dan Executive Assistant to The Envoy of Seychelles to ASEAN Erik Zikri Harivani.

Deputy Head of WHO Indonesia, Momoe Takeuchi; UNFPA Assistant Representative, Dr. Verania Andria, beserta jajaran, Director Program USAID Monica Pons beserta jajaran, Chief of Filed Office in Jawa (UNICEF) Arie Rukmantara, NPO-RMNCAH WHO Nurlely Sinaga. General Counsel, Head of Corporate & Regulatory Affairs Heinz ABC Lusia Mira. B beserta jajaran.

Technical Sectors Director Yayasan Wahana Visi Indonesia Yacobus Runtuwene, MEL Manager Program PASTI Silvia Sagita, Partnership Manager AMMAN Minerals Anindya Praharsacitta, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestandani, S.Pd, beserta jajaran, Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Nyigit Wudi Amini beserta jajarannya.

Duta Besar Thailand untuk Indonesia HE Prapan Disyatat beserta istri, Duta Besar Romania untuk Indonesia HE Dan Adrian Balanescu, Charge D’affaires of the Embassy of Zimbabwe, Viola Matongorere dan Special Envoy Seychelle to ASEAN Nico Barito.

Ambassador Goes to Kampung KB ini dilakukan untuk melihat potret sesungguhnya program BKKBN di tingkat akar rumput.

Setelah berhasil meraih penghargaan ‘The 2022 United Nations Population Award’ dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), BKKBN semakin giat dan aktif mempromosikan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di tingkat internasional.

Salah satu kegiatan promosi tersebut terlihat saat Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sip OG (K) diwakili Plt. Deputi Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN dr. Irma Ardiana, MAPS menyambut para tamu dan undangan tersebut.

Dokter Irma mengatakan,  di Kampung KB akan disuguhkan program Bangga Kencana yang sesungguhnya (yang bergerak) di tingkat ‘grassroot’ (akar rumput).  Di sana  dapat melihat potret/miniatur program Bangga Kencana yang pendekatannya adalah siklus kehidupan manusia mulai dari pranikah melalui calon pengantin, balita beserta keluarganya, remaja beserta keluarganya, lansia beserta keluarganya serta pemberdayaan ekonomi keluarga.

Selain itu, diberikan informasi tentang bagaimana upaya pemerintah melalui BKKBN  mengatasi stunting. Salah satunya melalui Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting). Edukasi dan informasi yang akurat dan jelas juga diberikan terkait perawatan bayi dan balita.  Terutama bagaimana menjamin asupan makanan sehat dalam 1000 hari pertama kehidupan.

“Bagaimana keseluruhan program terintegrasi dan tentunya didukung oleh seluruh jajaran pemerintahan,” ujar Special Envoy Seychelke to ASEAN Nico Barito,

Nico, menjelaskan, BKKBN memiliki tim di akar rumput. Dan, untuk itu mitra kerja internasional diundang  BKKBN untuk melihat langsung kegiatan program di Kampung KB.

BKKBN memiliki banyak program. Bukan hanya sektor kependudukan, tapi juga remaja dengan program GenRe (Generasi Berencana), dan kesejahteraan sosial.

“Kami dari Seychelle datang untuk ‘sharing’ dan belajar. Dan, rencananya, saudara kita dari Kenya berencana membuat ‘centre of excellence of family welfare for African profesional juga,” sebutnya.

Seychelles sendiri sudah bekerjasama dengan BKKBN sejak lama dan memulai kolaborasi kembali di tahun 2017.
“Satu hal yang sangat menarik adalah Seychelles dan BKKBN mengembangkan satu program yang dinamakan Lingkungan Sehat Keluarga Sejahtera. Kami telah launching program ini di Kabupaten Kulonprogo (DI Yogyakarta), dua tahun lalu saat Covid-19. Program ini sudah berjalan dengan sangat baik,”  ujarnya.

Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan dapat membuka jalan kerjasama yang harmonis di masa depan dengan berbagai pihak. Terutama dengan negara sahabat, mitra dan lembaga internasional untuk menurunkan angka stunting di Indonesia dari 27,7 persen pada 2019 menjadi 14 persen di tahun 2024. (Fer)

Meimonews.com – Perwakilan BKKBN Sulut dipimpin Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg mengikuti Rakornis (Rapat Koordinasi Teknis) Kemitraan BKKBN dan Kick-of Bakti TNI Manunggal Bangga Kencana-Kesehatan 2024 yang diselenggarakan BKKBN RI di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (14/5/2024).

Pada acara Kick-off ada penandatangan MoU,  Pengukuhan Perkadis Nasional, dan Penyerahan Apresiasi Mitra Kerja, Paparan materi Rakornis, Sidang Rencana Aksi Mitra, dan Pembacaan Rencana Aksi.

Acara ini juga dihadiri Waaster Panglima Brigjen TNI Mars. Weridjan M.Han; Kapuskes TNI Mayjen. TNI Dr. dr. Yenny Pur, SP.A(K), M.Kes, Mars, MM; Wakil Aster Kasad,  Brigjen. TNI Terry Tresna; Kapuskesad, Mayjend. TNI Dr.dr. Sukirman, SH, Sp.KK, M.Kes; Kadispenad, Brigjen Kristomei Sianturi; para mitra Kerja dari IBI, Danrem, Kodim, dan Babinsa.

Kegiatan yang bertemakan Sinergitas Implementasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja ini dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sip OG (K).

Dalam sambutannya, Hasto menekankan pentingnya data yang presisi, penguatan kemitraan, penurunan angka kematian ibu dan bayi, usia ideal hamil dan melahirkan, serta pentingnya pembangunan berbasis perempuan pada masa bonus demografi untuk menghadapi ‘ageing population’ di tahun 2035.

“Hari in,i jajaran TNI sudah punya pilot project untuk kemudian membuat dapur-dapur umum juga untuk nanti melayani stunting. Saya kira ini strategi yang luar biasa. Saya melihat bahwa rekan-rekan Babinsa banyak yang membantu mengantar makanan dari rumah ke rumah,” ujarnya.

Hasto menjelaskan, angka stunting masih menunggu hasil dari sistem elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) karena masih terjadi perbedaan yang signifikan dengan hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI).

“Hasil survey itu hanya turun 0,1 tetapi laporan dari para Gubernur, Bupati dan Walikota yang didukung laporan oleh para Dandim, Kapolres dan jajarannya itu mendapatkan hasil-hasil dari posyandu angkanya cukup rendah Bahkan ada yang di bawah 10,” sebutnya.

EPPGBM adalah catatan berbasis masyarakat dan akan direview di Mei dan Juni 2024, diukur ulang tinggi dan berat badan bayi. Sehingga pada Juni akhir nanti hasilnya bisa dipaparkan kembali dan bisa diketahui angka-angka yang ada.

Menurut Hasto, zero angka kematian ibu dan bayi harus diwujudkan. Saat ini, di Indonesia Angka Kematian Ibu (AKI) tercatat 189 per 100 ribu kelahiran. NTT, Papua dan Maluku merupakan provinsi dengan AKI yang masih tinggi.

“Kematian bayi relatif lebih sukses dan ini sangat dipengaruhi oleh jarak anak, jumlah anak, usia hamil yang tidak terlalu tua dan terlalu muda,” tandasnya.

Dijelaskan pula struktur penduduk Indonesia yang cantik di mana penduduk yang bekerja jauh lebih melimpah daripada yang tidak bekerja (yang masih di bawah 15 tahun dan yang sudah di atas 65 tahun).

Dependency ratio antara yang bekerja dengan yang bekerja di tahun 2020  bisa mencapai angka 44,33, yang berarti setiap 100 orang bekerja hanya memberi makan  44 orang.

Diingatkan, beban pembangunan akan ada pada ageing population. Dan, populasi yang mengisi ageing population ini adalah orang-orang tua yang tidak produktif. Rata-rata pendidikannya 9 tahun di tahun 2035, ekonomi  menengah ke bawah, populasi perempuan lebih banyak dari laki-laki karena usia harapan hidup perempuan lebih lama dari laki-laki.

Ini fenomena sehingga kemiskinan ekstrim berdasarkan pengalaman saya selalu diwarnai oleh janda-janda tua dan fakir miskin. Ini yang menjadi perhatian kita karena pendidikan rendah dan ekonominya juga rendah.

“Memberdayakan perempuan punya visi ke depan sehingga ketika ageing population terjadi, semua perempuan yang populasinya lebih banyak  masih produktif dan tidak menjadi beban. Inilah makna dari mengarusutamakan gender. Oleh karena itu, pembangunan berbasis perempuan juga sangat bermakna bagi kita,” ujarnya.

Wakil Aster Kasad Brigadir Jenderal TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom, MM, yang ditemui setelah acara pembukaan selesai menyatakan bahwa TNI AD sangat mendukung kegiatan BKKBN. Mereka membantu pelaksanaan di lapangan. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri Rapat Pemetaan Bidang Tanah di Kota Manado, yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Senin (13/5/2024)

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Manado Dr. Micler Lakat, SH, MH, Asisten II Atto Bulo, SH, MM, Kepala Bapenda Kota Manado Dr. Steven Rende, Kabag Prokompim Setda Kota Manado Gladly Taliawo, SIP, Kabag Tata Pemerintahan Setda Kota Manado Drs. Sonny Takumansang, M.Si, Kabag Umum Setda Kota Manado Noviyanti Mongkau, SE, serta para Camat dan Lurah se-Kota Manado.

Dalam sambutannya, Walikota memberikan gambaran umum tentang pemetaan bidang tanah di Kota Manado. Hal tersebut agar pemetaan bidang tanah ini dapat disinkronkan dengan berbagai program Pemerintah Kota Manado.

“Hal ini dilakukan untuk adanya kepastian hukum agar kita bisa membangun,” ujar Walikota.

Dikemukakan, ekonomi harus tumbuh supaya investasi jalan dengan baik. Ini semangat yang harus kita lakukan. Jadi sekali lagi, ini demi kepastian hukum dalam pelaksanaan pemerintah dan program-program pembangunan.

Walikota mengingkatkan kepada para peserta rapat yang hadir agar materi yang dibawakan oleh Kantor Pertanahan Kota Manado dapat menjadi perhatian karena merupakan hal yang penting dalam pelaksanaan pembangunan.

“Semua materi dari BPN ini semoga mendapat perhatian semua pihak sebab merupakan hal yang penting dalam pelaksanaan pembangunan Kota Manado ke depan,” sebut mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Rapat dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Kantor ATR/BPN Kota Manado Drs. Alexander Wowiling, M.Si yang menyampaikan tentang berbagai permasalahan tanah, sertifikat tanah, serta 39 ribu bidang tanah yang harus divalidasi di Kota Manado.

Bagi.Wowiling, diperlukan sinergitas dan dukungan dari Pemerintah Kota Manado terutama dalam hal koordinasi program serta pemecahan masalah demi kesejahteraan masyarakat. (Afer)

Meimonews.com – Tahun ini (2024) provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan kabupaten/kota di Sulut akan mencari pemimpin baru untuk periode tahun 2024-2029 lewat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Beberapa nama telah mencuat untuk dijagokan menjadi nomor satu baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ada yang diharapkan lewat jalur partai politik (parpol) atau gabungan parpol dan ada juga lewat jalur independen.

Ada satu nama yang dijagokan untuk menjadi orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini. Apalagi yang dijagokan adalah kaum perempuan, yang diharapkan memberi nuansa baru sebagai pemimpin di daerah ini.

Ir. Rita Maya Tamuntuan (RT) dikerumuni mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat Manado saat Dies Natalis ke-64 Faperta, baru-baru

“Figur tersebut dinilai pantas memimpin Sulut karena memiliki kriteria yang diharapkan untuk Sulut lebih maju dan bersinergi. Dia adalah Ir. Rita Maya Tamuntuan,” ujar Dr. Herry Pinantik, seorang akademisi dan mantan aktivis 98.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com via telefon, baru-baru, Pinantik lantas memberikan alasan mengapa menjagokan Rita, sapaan istri Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE.

RT bersama Koordinator Sahabat RT For Sulut One Dr. Herry Pinantik

Pinantik menjelaskan, berdasarkan pemantauannya di lapangan, nama tersebut banyak kali dibicarakan dan diyakni mampu memberi nuansa baru di daerah ini.

Berdasarkan data-data yang didapat di lapangan maka ia dan teman-temannya membentuk Sahabat RT For Sulut One sebagai bentuk dukungan kepada Ir. Rita Maya Tamuntuan (RT).

Pinantik dan kawan-kawan menilai dukungan tersebut dengan berbagai kajian sehingga melahirkan sebuah keputusan berupa dukungan.

“Ada beberapa kriteria yang dimiliki Ir. Rita Tamuntuan sehingga saya dan kawan-kawan membentuk Tim tersebut,” ujar Koordinator Sahabat RT For Sulut One.

Koordinator Sahabat RT For Sulut One Dr. Herry Pinantik

Pertama, RT sudah pengalaman dampingi Gubernur Olly Dondokambey di Pemerintahan Sulut. Kedua, RT adalah Ketua Umum Ikatan Alumni Unsrat dan Ketum IKA Faperta, Ketiga, reķam jejaknya bagus. Keempat, isu saatnya Gubernur Sulut Perempuan pertama, momen cetak sejarah di Sulut. Kelima, tokoh wanita GMIM representasi kelompok golongan Kristen terbesar dan tokoh perempuan Sulut yang populer dan berpengaruh, dengan meraih beberapa penghargaan secara nasional

Keenam, punya modal/capital yang tidak diragukan. Ketujuh, hubungan baik dengan mantan Presiden Megawati dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Kedelapan, saatnya Gubernur Sulut back to alumni Unsrat. Kesembilan, beberapa prestasi RT meraih penghargaan tingkat nasional bahkan dunia. (*)

Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang lewat Dinas Sosial (Dinsos,) telah menyalurkan bantuan tunai bagi lansia untuk triwulan 1 tahun 2024.

Dana triwulan 1 tahun berjalan bagi lansia (lanjut usia) yang telah berusia 70 tahun ke atas dan kurang mampu serta sudah terdaftar di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Dinas Sosial Kota Manado telah disalurkan secara tunai.

Dan, sebagai bentuk transparansi program bantuan lansia Pemerintah Kota Manado, berikut nama-nama para penerima bantuan lansia Kota Manado tertera di
https://s.id/datapenerimalansiat12024

“Jikalau ada yang menurut Ibu/Bapak tidak layak untuk mendapatkan bantuan, silahkan di WA ke 082296873040 (jam operasional 08.00-17.00 WITA),” tulis akun fb Pemkot Manado mengutip sumber data Dinsos Manado, Rabu (8/5/2024).

Masyarakat bisa turut berpartisipasi dalam memantau program ini, baik dalam proses penyaluran maupun kepesertaan.

“Mari bersama kita kawal program pemerintahan AARS untuk Manado Maju dan Sejahtera,” tutup postingan tersebut. (Afer)

Meimonews.com – Perkembangan yang ada di tempat pembuangan akhir (TPA) Sumompo terus dipantau dan dilakukan tindaklanjutnya oleh Walikota Manado Andrei Angouw.

Hal itu terlihat ketika AA, sapaan akrab orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini ketika mengadakan turun ke lapangan (turlap) di lokasi tersebut, Rabu (8/5/2024).

Mendampingi AA pada kegiatan ini adalah Asisten II Atto Bulo, SH., MM dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Supryatna.

Dalam tinjauan lapangan ini, AA melihat langsung aktivitas bongkar dan aduk sampah di TPA Sumompo. AA juga berdialog dengan pejabat teknis terkait efisiensi pekerjaan yang dilakukan di TPA Sumompo.

Dengan seksama, mantan Ketua DPRD Sulut ini mendengar dan bertanya kendala-kendala yang selama ini dialami, serta memberikan masukan kepada para pejabat teknis dalam rangka evaluasi program. (Afer)

Meimonews.com – Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen, SE Ak  memimpin Rapat Evaluasi Kinerja dan Penandatangan Perjanjian Kinerja Pejabat Struktural dan Fungsional Bapenda Sulut Tahun 2024.

Mendampingi June pada kegiatan yang diadakan di ruang rapat kantor Bapenda Sulut, Rabu (8/5/2024) adalah Sekretaris Bapenda Sulut Filma Kepel.

Semua pejabat struktural dan fungsional termasuk yang tersebar di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPT PPD) se-Sulut hadir pada kegiatan tersebut.

Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen,SE Ak

Dalam arahannya, June mengingatkan jajaran Bapenda di kabupaten/kota untuk melakukan koordinasi dalam rangka kerjasama terkait pelaksanaan opsen PKB dan BBN-KB PD tahun 2025.

Selain itu, melakukan pendataan/inventarisasi alat berat di seluruh wilayah Sulut dengan pendampingan dari kabupaten/kota. Untuk penetapan Pajak Alat Berat dikoordinasikan ke KP Bapenda.

Penandatangan perjanjian kinerja

Dalam kaitannya dengan penganggaran razia KB, June harap buat kertas kerja penambahan anggaran razia KB, labeling dan penelusuran.

“Usahakan untuk melakukan kolaborasi antar UPTD untuk efektivitas anggaran,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Tim Sentra Tumou Tou Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengadakan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Pusat Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou), Rabu (8/5/2024).

Kunjungan tersebut diterima Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou dr. Wega Sukanto, Sp BTKV (mewakili Dirut Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes) di dampingi Manager Hukum dan Humas Ruslianto Urendeng, SH.

Tim dari Sentra Tumou Tou Kemenkes RI terdiri Astutik, S.ST (Pekerja Sosial Ahli Pertama), Ronald U. Bau, S.ST (Pekerja Sosial Ahli Muda) dan Ariany PH Kaloh, M.Psi. (Psikolog)

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dan melakukan assesmen terhadap keluarga dan pasien (JT) berusia 48 tahun yang berasal dari Minahasa Selatan dan memberikan assessment terhadap kondisi keluarga dan pasien.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pasien mendapatkan perawatan yang tepat dan keluarga mendapatkan dukungan yang diperlukan.

RSUP Kandou menyambut baik kunjungan dari Sentra Tumou Tou Kementerian Sosial ini. Dokter Vega atas nama Direksi menyampaikan komitmen RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien dan keluarganya.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Sentra Tumou Tou Kementerian Sosial. Kami berkomitmen untuk memberikan perawatan yang terbaik kepada pasien (JT) dan mendukung keluarganya dalam menghadapi situasi ini,” ujar dokter Vega.

Dalam kunjungan ini, pihak Sentra Tumou Tou Kemenkes RI dan RSUP Kandou akan bekerjasama dalam melakukan assesmen terhadap kondisi pasien dan keluarganya. Langkah-langkah akan diambil untuk memastikan bahwa pasien mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisinya dan keluarga mendapatkan dukungan yang diperlukan.

Kunjungan ini menunjukkan kolaborasi antara RSUP Kandou dan pihak terkait dalam memberikan pelayanan yang komprehensif dan mendukung kepada pasien dan keluarganya. (Fer)

Meimonews.com – Review dan penilaian sementara dokumen 8 aksi konvergensi penurunan stunting kabupaten/kota merupakan tahapan penting dalam proses penilaian kinerja tahunan kabupaten dan kota dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting, termasuk menilai langkah-langkah atau kebijakan yang telah diambil.

Itulah sebabnya diadakan pertemuan yang diadakan di Aula Bappeda Sulut, Selasa – Rabu (7-8/5/2024) dan dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Bappeda Sulut Elvira Katuuk.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Perwakilan BKKBN Sulut  Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg dan jajaran, Perwakilan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulut, Dinas Kesehatan Sulut, Dinas Pangan Sulut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulut, Perencana Ahli Utama Provinsi Sulut dan Satgas PPS.

Dalam arahannya, Kepala Bappeda Sulut menegaskan, review dan penilaian sementara Dokumen 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting ini adalah tahapan penting dalam proses penilaian kinerja tahunan kabupaten dan kota dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting, termasuk menilai langkah-langkah atau kebijakan yang telah diambil.

“Melalui proses ini, kita dapat mengidentifikasi keberhasilan yang telah dicapai, mengevaluasi kekurangan yang masih ada, serta menemukan peluang untuk peningkatan lebih lanjut,” ujarnya.

Adapun tahapan penilaian kinerja penurunan stunting, sebutnya, meliputi beberapa langkah, yakni penyelenggaraan bimbingan teknis (bimtek) tentang penilaian kinerja bagi tim penilai, proses reviu dan penilaian sementara dokumen yang pada saat ini dilaksanakan selama 2 hari, pelaksanaan penilaian kinerja penurunan stunting secara menyeluruh, kunjungan lapangan untuk meninjau pencalonan kabupaten dan kota yang dinominasikan, serta rapat pleno untuk menetapkan hasil peringkat dari penilaian kinerja penurunan stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulut saat memberikan arahan.menguraikan hal-hal terkait hasil SKI tahun 2023 yang akan divalidasi kembali bulan Juni dan akurasi data diperkirakan akan dirilis pada bulan Juli-Agustus.

Dijelaskan, pemberian makanan tambahan serentak merupakan salah satu dari 8 langkah yang akan diselenggarakan oleh Wakil Presiden RI.

Diungkapkan, ada beberapa kabupaten/kota yang naik angka stunting, 2 di antaranya yaitu kabupaten Bolmong Selatan 33 persen dan kabupaten Bolmong Utara 27,8 persen

“Sudah dilakukan berbagai usaha yang maksimal oleh pemerintah daerah dalam Percepatan Penurunan Stunting. Bappeda dan BKKBN akan kerjasama untuk 8 aksi konvergensi,” ujarnya.

Disebutkan, pada  20 Mei 2024 akan diadakan evaluasi dan monitoring kepada Catin, Bumil dan Baduta/Balita. CSR Provinsi Sulut yang membantu tidak di 15 kabu/kota, sebagian besar hanya di Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara.

Dijelaskan pula, TPPS ada perubahan dari Bappenas yaitu Ketua TPPS sebelumnya Wakil Gubernur menjadi Gubernur yang ada di setiap Provinsi dan sebelumnya Wakil Walikota/Wakil Bupati menjadi Walikota/Bupati di Kabupaten/Kota. (Fer)

Meimonews.com – Berbagai upaya untuk tercukupinya kebutuhan darah yang akan digunakan pada pelayanan medis di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou) pimpinan Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes terus dilakukan pimpinan dan staf rumah sakit khususnya Unit Transfusi Darah (UTD).

Upaya tersebut dilakukan baik lewat kegiatan seperti sosialisasi maupun bekerjasama dengan pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan kemanusiaan seperti donor darah.

Selang Januari hingga Maret 2024 ada sebanyak 127 kegiatan donor darah dilakukan dengan darah yang terkumpul sebanyak 4967 kantong. Perinciannya, golongan darah A 918 kantong, golongan darah B 892 kantong, golongan darah O 3004 kantong dan golongan darah AB 153 kantong.

Untuk kegiatan UTD RS, dalam tiga bulan tersebut berhasil dikumpulkan 4561 kantong lewat 109 kegiatan. Golongan darah A sebanyak 838 kantong, golongan darah B 818 kantong, golongan darah O 2771 kantong dan golongan darah AB 134 kantong.

Perincian Januari ada 37 kegiatan dengan total 1784 kantong dengan rincian golongan darah A 313 kantong, golongan darah B 340 kantong, golongan darah O 1067 dan golongan darah AB 64 kantong.

Bulan Februari 35 kegiatan dengan total 1314 kantong dengan rincian golongan darah A 259 kantong, golongan darah B 239 kantong, golongan darah O 781 kantong dan golongan darah AB 35 kantong.

Bulan Maret 37 kegiatan dengan total  1463 kantong dengan perincian golongan darah A 266 kantong, golongan darah B 239 kantong, golongan darah O 923 kantong dan golongan darah AB 35 kantong.

Untuk UTD Keliling hanya Februari dan Maret 2024 dengan total 18 kegiatan dengan total darah yang berhasil dikumpulkan 406 kantong.

Perincian UTD Keliling Februari 9 kegiatan dengan total darah yang berhasil dikumpulkan sebanyak 237 kantong dengan perincian golongan darah A 48 kantong, golongan darah B 42 kantong, golongan darah O 138 antong dan golongan darah AB 9 kantong.

Untuk Maret 9 kegiatan dengan total darah yang berhasil dikumpulkan sebanyak 169 kantong dengan perincian golongan darah A 32 kantong, golongan darah B 32 kantong, golongan darah O 95 kantong dan golongan darah AB 10 kantong.

Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes lewat Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang (PMKP) dr. Jehezkiel Panjaitan,  SH MARS sangat mengapresiasi kinerja jajaran UTD RSUP Kandou karena telah berhasil melaksanakan kegiatan pengumpulan darah lewat kegiatan darah baik di UTD rumah sakit maupun UTD Keliling.

Tak kalah pentingnya, Direksi seperti dikutip Kepala UTD RSUP Kandou dr. Stephen Lapian kepada Meimonews.com  di Manado, Rabu (8/5/2024) sangat mengapresiasi pula atas pemberian diri dari masyarakat yang telah mendonorkan darahnya untuk kegiatan kemanusiaan.

Selain itu, kepada pihak-pihak yang telah menjadi mitra dalam kegiatan donor darah UTD Keliling. (Fer)