Meimonews.com – Pelaksanaan Pit Stop Akreditasi Starkes RSUP Kandou yang diselenggarakan di lantai dasar rumah sakit, Selasa-Jumat (23-26/6/2026) sangat ramai dan antusias peserta sangat tinggi.

Ratusan staf/pegawai dan KSO RSUP Kandou terlihat memadati mulai dari tempat ceck-in, stand-stand yang ada hingga tempat check-out tempat kegiatan.

Dirut RSUP Kandou pun mengambil waktu untuk memantau pelaksanaannya, setelah bertugas beberapa hari di luar daerah.

Petugas Pit Stop memang sedikit kewalahan karena cukup banyaknya peserta yang mengantri tapi tetap dengan suasana kekeluargaan dan kemeriahan. Ada canda-gurau baik di antara peserta maupun dengan petugas.

 

Di meja sekretariat pertama (check-in) peserta melakukan pendataan, wajib memakai ID Card, melakukan akses e-Book (ada panduan praktis menuju mutu berkelanjutan),hafal nomor urut untuk mempermudah verifikasi di stand.

Kemudian, hunting stand (zona edukasi dan simulasi). Ada 16 stand yang harus dilalui, walau tidak harus berurutan. Di setiap stand ada edukasi dan aksi serta beberapa pertanyaan yang harus dijawab dengan benar untuk kemudian bisa melanjutkan ke stand berikutnya, ada dokumentasi, bahkan ada kuis (bagi beruntung dapat hadiah).

Setelah selesai mendatangi stand demi stand sampai menyelesaikan 16 stand, peserta diberikan pin, yang diserahkan petugas sekretariat check-out.

Ketua Akreditasi RSUP Kandou Ronaldy Tumbel dan Manager Hukum dan Humas RSUP Kandou Edwin Gidion Kristanto yang dihubungi terpisah di sela kegiatan, Jumat (26/6/2026) berterima kasih karena kegiatan ini telah berjalan dengan baik, apalagi diikuti banyak peserta dan antusiasme yang tinggi.

“Hal ini disebabkan karena momen begini sangat langka terjadinya,” ujar Tumbel. “Dan, karena adanya dukungan dari pimpinan rumah sakit (di bawah pimpinan Starry Homenta Rampengan – Red) dan jajaran termasuk staf/pegawai,” ujar Kristanto.

Tumbel menjelaskan, pit stop ini merupakan bagian dari rencana kerja (time line persiapan akreditasi RSUP Kandou, yang rencananya akan dilaksanakan awal September 2026.

Tujuan dari Pit Stop ini adalah untuk menyosialisasikan kembali apa yang dimaksud dengan standar akresitasi. “Standar akreditasi ada 16. Oleh karena itu, setiap standar itu dibuat stand. Jadi ada 16 stand di Pit Stop ini,” ujarnya.

Pelaksana Pit Stop, menurutnya, mendisain suasananya agar meriah, tidak tegang dan bukan sekedar belajar tapi ada pelepasan kepenatan di rumah sakit. Setiap stand dibuat familiar bahkan ada quis berhadiah agar aurahnya jadi positif dan agar pegawai/staf siap mengikuti akreditasi dan tepat sasaran.

Kalau biasanya bikin sosialisasi di aula terlihat kaku dan terasa lebih terbatas, maka dengan dibuat pit stop terlihat staf begitu antusias dan merespons renacana akreditasi RSUP dengan baik.

“Itulah tujuan dan harapan diadakannya pit stop menjelang akresitasi. Agar tidak tegang, tidak diselimuti dengan begini dan begitu. Persiapan dilakukan dengan serius tapi tetap dengan santai, dengan enjoy. Begitulah kira-kira maksud dan tujuan diadakannya Pit Stop,” ujarnya.

Pegawai atau staf yang telah berhasil melewati 16 stand, sebutnya diberikan pin bukti kelulusan (Pitstop Akreditasi Starkes RSUP Kandou).

Diketahui, Pit Stop Akreditasi Starkes RSUP Kandou dibuka Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama Ekwanto (Direktur Perencanaan dan Keuangan) di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto dan Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagiani, Selasa (23/6/2026). (lexie kalesaran)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado menerima penghargaan sebagai Mitra Strategis dalam Optimalisasi Pengurusan Piutang Negara Tahun 2025 pada ajang Bentenan Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Kementerian Keuangan RI wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara (Suluttenggomalut), Kamis (25/06), di Gedung Keuangan Negara Manado, Kamis (25/6)2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan dukungan RSUP Kandou dalam mendukung optimalisasi pengelolaan serta pengurusan piutang negara sepanjang periode penilaian kinerja tahun 2025.

Penghargaan diterima Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan turut disaksikan jajaran pimpinan RSUP Kandou yakni Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, Manajer Tata Usaha dan Rumah Tangga Novi Rapar, Asisten Manajer BMN Djunarto, serta Asisten Manajer Mobilisasi Dana Yeheskiel Dondokambey.

Kanwil DJKN Suluttenggomalut sebagai instansi vertikal DJKN memiliki tugas melaksanakan koordinasi, bimbingan teknis, supervisi, pengendalian, evaluasi, dan pelaksanaan tugas di bidang kekayaan negara, penilaian, piutang negara, serta lelang.

Keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terjalin dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk RSUP Kandou.

Direktur Utama RSUP Kandou menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Kanwil DJKN Suluttenggomalut. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi RSUP Kandou untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan dan aset negara secara profesional dan akuntabel.

Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran RSUP Kandou dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang baik. RSUP Kandou mengucapkan terima kasih kepada Kanwil DJKN Suluttenggomalut atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi serta berkomitmen menjalankan pengelolaan keuangan, aset, dan piutang negara secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dirut.

Ditambahkan, kolaborasi yang baik antara instansi pemerintah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.

Melalui Bentenan Awards 2026, Kanwil DJKN memberikan apresiasi kepada para stakeholder yang telah berkontribusi dalam pencapaian target kinerja tahun 2025.

Penghargaan yang diterima RSUP Kandou menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan. (Fer

Meimonews.com – Kelompok Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (Pokja PWI) Manado bekerjasama dengan Pemerintah Kota Manado menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado.

Kegiatan dengan target pengumpulan 403 kantong darah yang diadakan di Aula Lantai 2 Kantor Walikota Manado, Selasa (23/6/2026) ini ditinjau langsung oleh Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang.

Saat mengunjungi lokasi kegiatan donor darah, Wawali mengungkapkan apresiasi Pemerintah Kota Manado dan memberikan respek positif terhadap kegiatan yang merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini adalah kegiatan yang sangat baik dan menyentuh kebutuhan kemanusiaan. Manfaatnya dapat dirasakan banyak orang, khususnya pasien yang membutuhkan transfusi darah. Saya memberikan apresiasi kepada Pokja PWI Kota Manado yang telah mengambil peran dalam aksi sosial seperti ini,” ujarnya.

Ditegaskan, donor darah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk menebarkan kebaikan.

Oleh karenya, diimbau warga Kota Manado yang sehat dan memenuhi syarat untuk tidak ragu mendonorkan darahnya demi membantu sesama yang membutuhkan.

“Setetes darah yang disumbangkan bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain. Karena itu saya mengajak masyarakat yang sehat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini,” sebutnya.

Wawali berharap, kegiatan donor darah yang diprakarsai Pokja PWI Kota Manado dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memiliki dampak sosial yang sangat besar bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali sempat menanyakan mekanisme pelayanan dan penyaluran darah kepada masyarakat yang membutuhkan saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Menjawab pertanyaan tersebut, Koordinator UDD PMI Sulut Julita Pinontoan menjelaskan, mekanisme penyaluran darah dilakukan melalui kerjasama resmi atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PMI dan rumah sakit.

Julita menegaskan, pasien peserta BPJS tidak dikenakan biaya tambahan terkait pelayanan darah sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa apabila stok darah tersedia di PMI, keluarga pasien tidak perlu lagi mencari pendonor pengganti.

“Jika stok darah tersedia, pasien dapat langsung dilayani sesuai kebutuhan medis tanpa harus mencari orang untuk mendonorkan darah terlebih dahulu,” ujarnya.

Ketua Pokja PWI Kota Manado Hut Kamrin menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang dalam kegiatan ini.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Manado yang terus memberikan dukungan sehingga kegiatan donor darah ini dapat terlaksana dengan baik. Semangat kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama adalah tanggung jawab bersama,” ujar Hut Kamrin.

Ia berharap target 403 kantong darah dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam memeriahkan HUT ke-403 Kota Manado. (*/elka)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado menggelar kegiatan Pit Stop Akreditasi Starkes di aula lantai 1 rumah sakit, Selasa – Jumat (23-26/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama Ekwanto (Direktur Perencanaan dan Keuangan) di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto dan Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagiani,

Ketua Akreditasi RSUP Kandou Ronaldy Tumbel dalam sambutannya menjelaskan, Pit Stop merupakan bagian dari rangkaian persiapan akreditasi yang bertujuan memastikan seluruh kebutuhan dan standar yang dipersyaratkan telah dipenuhi sebelum pelaksanaan survei akreditasi.

“Pit Stop ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tim akreditasi untuk mempersiapkan seluruh hal yang menjadi kebutuhan dalam proses akreditasi,” ujarnya.

Ekwanto dalam sambutannya mewakili Dirut RSUP Kamdou Starry Homenta Rampengan mengatakan, kegiatan Pit Stop menjadi momentum bagi seluruh insan RSUP Kandou untuk mengevaluasi kesiapan menghadapi Standar Akreditasi Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (Starkes).

Menurutnya, target RSUP Kandou bukan hanya mempertahankan predikat Akreditasi Paripurna, tetapi juga memastikan budaya keselamatan pasien dan mutu pelayanan benar-benar diterapkan dalam setiap aspek pelayanan rumah sakit.

“Akreditasi bukan sekadar dokumen di atas meja atau sertifikat di dinding. Akreditasi adalah cerminan nyata bagaimana kita mengidentifikasi pasien dengan benar, membangun komunikasi yang efektif, menerapkan kepatuhan terhadap hand hygiene, serta mengelola risiko di setiap unit pelayanan,” jelas Ekwanto

Ekwanto mengajak seluruh unit, mulai dari tenaga medis, keperawatan, penunjang hingga administrasi, memanfaatkan kegiatan tersebut secara maksimal dengan aktif berdiskusi, melakukan simulasi alur pelayanan, serta segera melakukan perbaikan terhadap setiap kekurangan yang ditemukan.

“Kita semua adalah satu kesatuan tim. Kekuatan sebuah rantai ditentukan oleh mata rantai yang paling lemah. Karena itu, mari bersama-sama menunjukkan dedikasi dan profesionalisme agar RSUP Kandou terus memberikan pelayanan yang aman dan terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara dan sekitarnya,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Ekwanto berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan semangat dan komitmen tinggi demi meraih hasil akreditasi terbaik.(Fer)

Meimonews,com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado meresmikan sekaligus melaksanakan serahterima penyelesaian pekerjaan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PT Rajawali Nusindo Indonesia untuk pengembangan Pelayanan Laboratorium Terpadu dan unit terkait di aula Dikkat rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou Manado tersebut, Senin (22/6/2026).

Peresmian diawali dengan pengguntingan pita oleh Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan gedung Laboratorium Terpadu yang baru.

Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta berita acara serahterima antara RSUP Kandou dan PT Rajawali Nusindo. Penandatanganan dilakukan oleh pihak PT Rajawali dan Direktur Utama RSUP Kandou di dampingi Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto.

Dalam sambutannya, Dirut menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan Laboratorium Terpadu yang merupakan hasil kerjasama kedua pihak.

“Puji syukur kepada Tuhan karena acara ini bisa terlaksana hingga tahap peresmian. Harapan kami bukan hanya memiliki gedung yang bagus, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang baik, cepat, dan tepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sulawesi Utara ini berharap kerjasama dengan PT Rajawali Nusindo dapat terus berlanjut demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUP Kandou.

Dirut turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan sebelumnya yang telah menggagas dan mengupayakan terwujudnya kerjasama ini.

Perwakilan PT Rajawali Nusindo menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam mengembangkan pelayanan laboratorium di RSUP Kandou.

Menurutnya, laboratorium bukan sekadar unit penunjang, melainkan menjadi jantung pemeriksaan diagnostik yang berperan penting dalam mendukung pelayanan medis.

Karena itu, pengembangan fasilitas laboratorium diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat serta menjadi berkah bagi semua pihak.

Melalui peresmian Laboratorium Terpadu ini, RSUP Kandou menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan menghadirkan fasilitas yang modern, didukung pelayanan yang profesional, cepat, dan akurat dengan SDM yang berkompeten demi memenuhi kebutuhan masyarakat Sulawesi Utara dan kawasan timur Indonesia. (Fer)

Meimonews.com – Tanggal 18 Juli 2025 menjadi hari yang bersejarah baik bagi Prof. Dr. dr. Starry Homenta Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, Mars maupun bagi Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou)

Hal itu dikarenakan Starry (sapaan akrab Starry Homenta Rampengan) diangkat oleh Menteri Kesehatan RI sebagai Direktur Utama RSUP Kandou.

Sejumlah hal penting dilakukan Starry di dampingi jajaran direksi dan staf di masa setahun kepemimpinan yang berdampak pada peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang menjadi kebanggaan bumi Nyiur Melambai.

Menurut data RSUP Kandou, berbagai pembenahan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, yang fokus utamanya diarahkan pada peningkatan mutu layanan, penguatan tatakelola rumah sakit hingga pengembangan sumber daya manusia.

Di antaranya, penurunan waktu antrian pasien, penambahan kapasitas area parkir, pembukaan layanan kedokteran nuklir, penambahan klinik dan layanan spesialis hingga penguatan sistem digital rumah sakit, mengoperasikan clinic research unit, memperkuat layanan kanker terpadu, meningkatkan kesiapan implementasi KRIS.

Selain meraih berbagslai penghargaan nasional termasuk apresiasi dari Kementerian Kesehatan, berbagai kerjasama strategis terus dibangun dengan pemerintah, institusi pemerintah, dunia usaha hingga organisasi profesi untuk mendukung pengembangan layanan kesehatan di Sulut dan Kawasan Timur Indonesia.

Starry, yang barusan terpilih sebagai Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sulawesi Utara ini menegaskan, transformasi rumah sakit bukan hanya menghadirkan fasilitas moderen tetapi juga membangun budaya pelayanan yang lebih cepat, aman, nyanan dan berorientaai pada kebutuhan pasien.

“Rumah sakit yang hebat bukan hanya memiliki gedung dan teknologi yang baik, tetapi mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, aman, nyaman dan menyentuh hati masyarakat. Itulah arah yang terus kami bangun di RSUP Kandou,” ujar pejabat kelahiran Manado, 7 September 1973 yang telah mengikuti sejumlah pelatihan internasional dan memiliki sejumlah setifikat seperti Certifiet Patient Centered Care Professional (CPPCC).

Sejumlah program prioritas telah pula direalisasikan setahun kepemimpinan Dokter Subspesiqlie Kardiologi Intervensi (sejak 2017),
Wakil Ketua Komite Medik RSUP Kandou (2019),
Sekretaris Bagian/SMF Kardilogi dan Kedokteran Vascular Faked Unsrat (2015-2023) serta Kepala Bagian/SMF Kareiolpgi dan Kedokteran Vascular ini sebagai Dirut RSUP Kandou.

Program tersebut mulai dari renovasi fasilitas, peningkatan kualitas layanan, pembenahan sistem manajemen hingga penguatan budaya kerja yang profesional dan humanis.

Momen setahun kepemimpinan ini diharapkan menjadi pijakan bagi RSUP Kandou untuk melanjutkan transfornasi sebagai rumah sakit rujukan nasional yang unggul, modern, kompetitif dan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi maayarakat. (Fer)

Meimonews.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Gorontalo menggelar Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo, Kamis (18/6/2026).

Sebanyak 30 siswa kelas 7 dan 8, serta pengurus OSIS sekolah tersebut mendapat materi oleh Pengurus FKUB Rizam Adam dan Meiske Repi.

Turut hadir Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Yusni Hasan mewakili Kepala Sekolah Fransiska Salilama.

Kegiatan yang mengangkat tema Warna warni satu kanvas (Merajut harmoni dalam keberagaman) ini dibuka pelaksanaannya oleh Kabid Pengawasan Rizal Firdaus Ladupu mewakili Kaban Kesbangpol Kota Gorontalo Dandy Winardi Datau.

Dalam sambutan Ladupu berterima kasih kepada pihak sekolah atas kesediaannya menerima sosialisasi ini.

Meiske Repi Rizam Adam memberikan pengertian mengenai kerukunan, toleransi, moderasi beragama serta 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45 sehingga terjadi hubungan yang harmoni antarumat beragama yang diakui negara.

Selain itu, bagaimana hubungan antarsiswa di sekolah yang beraneka tagam, agama, suku, etnis, budaya seperti warna warni bunga di taman yang kalau dipandang kelihatan Indah dan memikat. (FK/Lex)

Meimonews.com – Jalan Sehat dan Launching Gerakan Sensus Ekonomi 2026 mewarnai rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado.

Pembukaan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi Ibukota Provinsi Sulut Tahun 2026 ini ditandai dengan pelepasan balon, sementara pelepasan peserta jalan sehat ditandai dengan pengangkatan bendera start oleh Walikota Andrei Angouw di dampingi antara lain Wakil Walikota Manado Ricard Sualang.

Kegiatan yang dihadiri Forkopimda Kota Manado, Wakil Ketua TP PKK Kota Manado Merry Mawardi, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para Asisten, Kepala SKPD, Direktur Utama BUMD, Camat dan Lurah, serta seluruh jajaran Pemerintah Kota Manado ini diadakan di Malalayang Beach Walk (MBW) Manado, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang menjadi simbol dimulainya rangkaian perayaan HUT ke-403 Kota Manado ini juga dirangkaikan dengan Launching Gerakan Sensus Ekonomi 2026 oleh Badan Pusat Statistik yang dilaksanakan pada Mei hingga Agustus 2026.

Jalan sehat yang juga eiikuti Walikota dan Wakil Walikota Manado ini menempuh rute start dari Malalayang Beach Walk dan finish di Taman Berkat.

Sebelum melepas peserta jalan sehat, Walikota bersama Kepala BPS Kota Manado Simon Remiasa melakukan Launching Gerakan Sensus Ekonomi 2026.

Dalam sambutannya, Walikota mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Kami berharap masyarakat Kota Manado dapat membantu dan menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dikumpulkan sangat penting untuk mengetahui struktur ekonomi dan karakteristik usaha di setiap wilayah,” ujarnya.

Menurut Walikota, data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan serta pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi daerah. (elka)

Meimonews.com – Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sulawesi Utara menggelar Muayawarah Wilayah (Muswil) di Rumah Sakit Daerah ODSK Manado, Jumat (12/6/2026).

Agenda utama dalam Muswil yang diikuti para pimpinan atau perutusan rumah sakit di daerah Sulawesi Utara ini adalah pemilihan pengurus baru masa bakti tahun 2026 – 2030.

Setelah pembentukan Presidium Sidang, pembahasan tata tertib serta pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti empat tahun sebelumnya di bawah kepemimpinan Jimmy Panelewen, peserta Muswil melakukan pemilihan pengurus baru empat tahun ke depan.

Dalam proses pemilihan yang berlangsung demokratis tersebut, Starry Homenta Rampengan (Dirut RSUP Kandou) terpilih sebagai Ketua Pengurus Persi Sulut yang baru sementara Erwin Gidion Kristanto (Manager Hukum dan Humas RSUP Kandou) terpilih sebagai Ketua Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit (Makersi).

Dalam sambutannya, Rampengan menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh anggota Persi Sulut.

“Kepercayaan ini bukan hanya sebuah kehormatan tetapi juga tanggung jawab beaar untuk melayani, merangkul, menyatukan, dan bekerja bersama demi kemajuan rumah sakit di Sulawesi Utara serta kepentingan masyarakat,” ujar pejabat karier pemilik Certifiet Patient Centered Care Professional (CPPCC) di Komisi Akreditasi Rumah Sakit 2025 ini.

Rampengan menegaskan, Persi merupakan rumah besae bagi seluruh rumah sakit baik milik pemerintah, swasta, TNI/Polri, pendidikan, keagamaan maupun pemerintah daerah. Karena itu, dokter kelahiran Manado, 7 September 1973 ini mengajak seluruh anggota Persi untuk meninggalkan perbedaan pilihan pasca pemilihan dan fokus membangin organisasi yang lebih solid.

“Tidak ada lagi kelompok-kelomppk. Yang ada hanya satu semangat yakni menjadikan Persi Sulut semakin kuat, semakin solid dan semakin bermanfaat bagi seluruh anggotanya,” tandas peserta Khoo Teck Puat Hospital – Manjemen Rumah Sakit di Simgapura 2010, Fellow of International College of Angiology di International College of Angiology 2011 dan Fellow of American College of Cardiology di American College of Cardiology 2012 ini.

Wakil Ketua Komite Medik RSUP Kandou 2019, Sekretaris Bagian/SMF Kardilogi dan Kedokteran Vascular Faked Unsrat 2015-2023 serta Kepala Bagian/SMF Kareiolpgi dan Kedokteran Vascular ini memaparkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus kepemimpinannya empat tahun ke depan.

Program tersebut antara lain memperkuat solidaritas antarrumah sakit, meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, membangun budaya pelayanan prima serta mendorong peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, workshop, dan forum berbagi ilmu.

Tantangan dunia kesehatan ke depan, menurut mantan peserta Pelatihan Tata Kelola Etik mengacu Kodersi 2022 dan Penerapannya di Rumah Sakit di PERSI 2024 ini, semakin kompleks, termasuk dampak kondisi geopolitik global yang berpengaruh terhadap kenaikan harga obat dan biaya pelayanan kesehatan.

Karena itu, Persi Sulut diharapkan dapat menjadi mitra strategis, wadah komunikasi sertan pusat pembelajaran bagi seluruh rumah sakit dj Sulut dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Kristanto dalam sambutannya menyanpaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Makersi Sulut periode yang baru.

Dokter spesialis kedokteran forensik dengan pengalaman dalam menangani berbagai kasus forensik ini menegaskan, Makersi akan terus berperan sebagai lembaga independen yang mendukung penerapan etika rumah sakit, kepatuhan regulasi serta fungsi advokasi bagi anggota Persi.

Dijelaskan, perkembangan teknologi dan dinamika pelayanan kesehatan, menuntut pembaruan berbagai pedoman etik termasuk etika promosi rumah sakit dan tata kelola pelayanan kesehatan yang profesional.

“Kami ingin memastikan seluruh anggota mendapat dukungan, panduan serta akses terhadap berbagai dokumen dan standar etika yang diperlukan dalam pengelolaan rumah sakit,” ujar doktor yang telah menulis beberapa artikel/jurnal ini. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang membuka Festival Bung Karno Manado (FBKM) 2026 yang diadakan di Manado Beach Walk (MBW), Jumat (12/6/2026).

Pembukaan FBKM 2026 ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh Walikota Manado di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw Pinontoan, Wakil Walikota Manado serta jajaran Forkopimda Kota Manado.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda Kota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, dan Ketua DWP Kota Manado, Ny. Syenny Dandel-Tamuntuan, Kepala-kepala SKPD, serta undangan lainnya.

FBKM 2026 diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni.

Beragam kegiatan dan perlombaan digelar untuk memeriahkan festival ini, antara lain Bung Karno Run 2026, pembacaan fedication of life Bung Karno, pertandingan boxing, lomba pidato dan menggambar, turnamen e-sport mobile legends : Bang Bang, modern dance, serta berbagai penampilan hiburan dan pesta kembang api.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan Festival Bung Karno Manado 2026.

Wali Kota menjelaskan, pelaksanaan Festival Bung Karno setiap bulan Juni memiliki makna historis yang kuat. Bulan Juni merupakan bulan yang erat kaitannya dengan perjalanan hidup Bung Karno, mulai dari Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, hari kelahiran Bung Karno pada 6 Juni, hingga hari wafatnya pada 21 Juni.

Mantan Ketua DPRD.Sulut ini berharap, seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam festival ini dapat menjadi sarana untuk mengenang, memahami, dan mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno, khususnya semangat Trisakti yaitu berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Walikota mengajak masyarakat untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh sukacita, kebersamaan, dan semangat persatuan, serta turut menjaga Manado Beach Walk sebagai salah satu ruang publik kebanggaan masyarakat Kota Manado. (elka)